• 0
Sign in to follow this  
Indica Tour

Www.indicatour.com

Question

hi...

 

perkenalkan kami dari www.indicatour.com

 

kami bergerak di bidang tour dan travel agency yg berdomisili di probolinggo, jawa timur..

 

kami menawarkan paket pribadi wisata di pulau jawa dan bali...

 

Web : www.Indicatour.com
Email : cs@indicatour.com
Skype/FB/Twitter/G+ : indicatour
Phone : +62 822 3343 4747

Address :
perumahan bumi yuangga
gg1 blok b no.8
probolinggo - jawa timur
indonesia 67223

Share this post


Link to post
Share on other sites

2 answers to this question

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang merupakan tonggak utama dari Kabupaten Jawa Timur dalam dari sektor objek wisata. Berbagai jenis wisata ada disana mulai dari edukasi, keluarga, spot-spot foto corner, kuliner terlebih wisata alam Malang cukup menarik dikunjungi. Keindahan dari pantai bukit Teluk Asmara Malang cukup viral di berbagai sosial media, sudah banyak review positif membahas wisata alam Malang tersebut. Pantai Malang ini tergolong objek wisata baru di Malang, sehingga tentu masih terjaga keasrian serta kebersihan di sekitar pantai, air dan pesisir teluk asmara.

      Buat kawan seorang pecinta alam dan sedang mencari destinasi wisata untuk mengisi liburan berkesan bareng keluarga maupun teman, maka tak ada salahnya memasukkan Teluk Asmara beach kedalam daftar agenda wisata. Selain tergolong masih sepi pengunjung karena wisata baru, ketika kawan pertama kali menginjakkan kaki disini, maka langsung disuguhkan panorama pasir putih yang membentang begitu luas serta perpaduan fenomena gulungan ombak yang datang menghampiri bibir pantai. Hal tersebut lah membuat siapa pun dibuat betah berlama-lama disana walaupun sekedar berenang, seru-seruan bermain air atau hanya sekedar relaksasi.
      Kalau dari segi fasilitas disana masih tergolong minim kawan, ya wajar-wajar aja sih sebab wisata baru diantaranya minim penjual makanan-minuman, tempat ibadah belum ada. Ya, kita berharap aja kali, mungkin kedepan nya Pemkab Malang atau pihak swasta lebih memperhatikan potensi pantai Malang ini. Oleh sebab itu buat kawan memutuskan berlibur kesana, maka disarankan membawa bekal sendiri dari rumah ya. 

      Meskipun dari segi fasilitas memang sih kurang memadai, tetapi ada yang baru loh di Pantai Teluk Asmoro Malang yakni berupa spot-spot foto ciamik sehingga memberikan kesan wisata kekinian. Hal paling disenangi oleh pengunjung yaitu berswafoto lalu berpose di bukit cinta. Nah, kawan pun setelah berpuas berfoto ria, diperbolehkan kok bersantai diatas bukit sembari menyaksikan panorama pantai dari atas ketinggian. Dari atas bukit selain bisa menyaksikan keindahan air laut membiru, disana pun terlihat pula batu-batu karang hampir menyerupai pulau-pulau kecil mirip seperti di raja ampat deh.
      Lokasi Pantai Bukit Teluk Asmara Malang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang Provinsi Jawa Timur. Sedangkan harga tiket masuk wisata pantai Malang ini dirasa agak mahal bila dibandingkan objek wisata baru lainnya terlebih fasilitas wisata masih kurang lengkap. Harga tiket dibandrol Rp. 10.000 per orang, belum termasuk ongkos parkir kendaraan Rp. 5.000 hingga Rp. 15.000 per kendaraan.
      SUMBER
    • By satria11
      Kali ini ada video ttg perjalanan saya hihihi, ada 4 part sisanya bisa kunjungi channel sayaa....
       
       
      Soon Medan - Malaysia :>
    • By Linda Kusumo
      Hayooo ... siapa yang hobinya selfie-selfie ... ? Nah, kalo itu kamu dan lagi mampir di kota Malang, wah ... pas banget, tuh ... moment-nya. Soalnya ada sebuah lokasi buat selfie-selfie sampai sepuas hatimu , loh ... Namanya Kampung Warna-Warni Jodipan. Apaan, tuh ... ???
      Okelah ...  Ada istilah tak kenal maka tak sayang, ya. Jadi kita intip dulu, yuk ... sejarah terbentuknya Kampung Warna-Warni ini ...
      Berawal dari sekelompok mahasiswa Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yaitu GuysPro yang harus mengerjakan tugas kuliah praktikum PR dan Event Management di kampusnya. Mereka harus menggandeng klien yang nyata, loh ... Akhir kata mereka mendapatkan klien dari perusahaan cat Indana Paint yang punya pabrik di kota Malang. Pada tanggal 4 Mei 2016 mereka mempresentasikan rencana mewarnai kampung Jodipan di depan direksi Indana Paint.
      Sebelum dicat dengan tema "Decofresh Warnai Jodipan",  warga kampung Jodipan melakukan kerja bakti terlebih dulu untuk membersihkan kampung, baru kemudian dicat oleh tukang dan dengan cat yang keduanya sudah disiapkan oleh pihak Indana Paint. Ternyata ide ini justru menjadikan Kampung Jodipan sebagai salah satu tujuan wisata Kota Malang, loh ... Selain mengubah perilaku kurang baik dari warganya yang semula sering buang sampah sembarangan, keberadaan Kampung Warna-Warni ini ternyata juga dapat meningkatkan perekonomian warganya (suryamalang.tribunnews.com/5 September 2016). Nah ... Sekarang kita ulas kampungnya, ya ...
      Sebetulnya pintu masuk ke Kampung Warna-Warni ini ada 2, ya ... Cuma bagi kamu yang dari luar kota Malang, sebaiknya masuk dari Kampung Tridi saja yang jaraknya tidak jauh dari stasiun Kota Baru Malang. Apa lagi sih, Kampung Tridi itu ?
      Jadi Kampung Tridi itu berseberangan dengan Kampung Warna-Warni yang hanya dipisahkan dengan Sungai Brantas. Sesudah Kampung Warna-Warni booming, Kampung Tridi ini segera berbenah diri juga, ya ... Selain pemukiman penduduknya dicat warna-warni trus digambari juga dengan (maunya) gambar 3 dimensi. Cuma, ya ... jangan berharap lebih sama kualitas gambarnya, ya ... Maklumlah ... HTM-nya juga cuma Rp.2.500,- aja, sedangkan HTM Kampung Warna-Warni cuma Rp.2.000,- (jadi terlalu sadis kayaknya kalo kualitas gambarnya dibandingin sama museum 3D yang HTM-nya bisa puluhan ribu sampe seratusan ribu itu, loh ...hehehe ....).
      Pada tanggal 9 Oktober 2017, jembatan kaca yang menjadi penghubung antara Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi diresmikan oleh Walikota Malang. Jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,25 meter dan mampu menampung 50 orang. Inspirasinya, sih mengambil dari jembatan kaca di Tiongkok. Tapi memang gak seluruh lantai jembatannya dari kaca, ya ... Cuma sedikit saja, kok ... di tengahnya. Jadi gak usah ngeri, deh  pas melewatinya.
      Kalo kita bawa kendaraan roda 2, sih gak masalah karena bisa diparkir di halaman parkirnya kampung Tridi ini, ya ... Tapi kalo kita bawa kendaraan roda 4, sebaiknya memang diparkir di halaman stasiun Kota Baru-Malang trus kita jalan melipir, dah ... ke arah jembatan Jodipan. Naek becak juga bisa, sih ... Jaraknya memang nanggung, tuh ... Buat yang gak hobi jalan dan gak betah panas, ya ... sedikit jauh. Tapi kalo naek becak, juga terlalu dekat. Paling mahal Rp.10.000,- Di lokasi penduduknya juga banyak yang berjualan makanan dan minuman sampe jualan sandal japit warna-warni juga ada, loh ... hehehe ... Selain buat antisipasi kalo sepatu atau sandalnya lepas gara-gara keasikan foto-foto, bisa juga dijadikan cendera mata.
      O'ya ... kalo datengnya pas musim liburan, kusarankan datangnya sepagi mungkin, ya ... karena jam 6 pagi, kampung ini sudah menerima pengunjung, loh ... Selain hawanya masih segar dan tidak panas,  jumlah pengunjungnya juga masih sedikit. Soalnya semakin siang pengunjungnya semakin mbludak dan kita sudah gak bisa bebas lagi poto-poto di spot-spot kerennya. Jangan lupa juga bawa power bank, ya ... soalnya dijamin bakalan bolak-balik charge hp, tuh .... Banyak banget spot potonya yang keren-keren, loh ...  Zuerrrr .....
       
       
       
       
       
       





    • By Linda Kusumo
      Zuerr ... keliling kota Surabaya cuma pake duit Rp.7.500,-?
      So pasti, dunk ... kalau kita jalan-jalannya pake bis Surabaya Shopping And Culinary Track (SSCT). Mau ... ???
      Hayuukk ... kalau gitu ikutin terus, ya ..pengalaman jalan-jalanku pake bis SSCT di bawah ini.
      Jadi, sebelum memulai acara jalan-jalannya, kita harus beli tiketnya dulu di bagian Surabaya Tourism Information Center yang ada di gedung Balai Pemuda (jalan Gubernur Suryo 15, Surabaya). Rute bis SSCT ini ada 2, ya ... yaitu visit museum buat setiap minggu ganjilnya dan visit bahari buat setiap minggu genapnya (masing-masing setiap hari Selasa, Sabtu dan Minggu, dimulai jam 9.00 - 14.00).
      Kali ini aku memilih rute visit bahari . Pemberangkatan awalnya dari gedung Balai Pemuda dan kudu on time, loh .... jam 9 pagi tet .... gak pake nawar kalo gak mau ditinggal sama bisnya... hehehe .... Tempo hari itu, sih ... pemandunya Ning Suroboyo 2017 (yaitu Ning Astrid sama Ning Sheri. Hallo, Ning ... kita pada mejenx di sini, neh ... ).
      O'ya ... jangan kuatir kepanasan, ya ... karena bis SSCT-nya ber-ac dan selama ada di dalam bis, peserta dilarang makan dan minum kecuali minum air putih sekedar melepas dahaga. Harap maklum, sih ... bis SSCT-nya bersih bingit ... kan sayang kalo sampe harus dikotori remah-remah makanan.
      Hayuukk... kita mulai acara jalan-jalannya, yaaa ... Dari gedung Balai Pemuda, kita langsung ke :
      1.  gedung BALAI KOTA (jalan Walikota Mustajab-Surabaya) yang jarak tempuhnya cuma sekitar 15 menit saja karena kedua gedung ini memang letaknya berdekatan. 
      Gedung Balai Kota ini dikenal sebagai  Taman Surya yang dipergunakan sebagai kantor dinas Walikota Surabaya. Kita langsung dibawa masuk ke dalam gedung trus di-infokan asal usul dan lambangnya kota Surabaya berikut pendiri gedung Balai Kota.
      Gedung Balai Kota sendiri didirikan pada tahun 1923 pada masa walikota kedua Surabaya (GJ Dijkerman) dengan menghabiskan biaya sebesar 1000 gulden dan merupakan hasil karya dari arsitek berkebangsaan Belanda (GC.Citroen) dengan pelaksananya HV Hollandsche Beton Mij.
      Ternyata gedung Balai Kota yang ada sekarang sebetulnya cuma bagian belakangnya saja, loh .... dari rencana keseluruhan pembangunannya sendiri di masa penjajahan. Berhubung keterbatasan dana, ya akhirnya pembangunan  selanjutnya harus dihentikan. Wow ... halaman belakangnya sendiri saja sudah begitu luas, yaaa ... bagaimana kalo sampai pembangunan selesai keseluruhannya?
      Gedung Balai Kota ini sendiri dilengkapi dengan bunker bawah tanah, loh ... yang semula dipersiapkan sebagai tempat perlindungan dalam menghadapi Perang Dunia II (tahun 1939-1945) dan konon merupakan salah satu dari 257 bunker yang dibangun sebelum tahun 1942 pada gedung-gedung yang ada di Surabaya.
      Ning Astrid lagi in action, tuh ... di belakangnya persis terletak bunkernya. Hadooohhh ... beratnya itu pintu bunker pas ditarik. Di dalam bunker ada 2 anak tangga ke lorong bawah tanah yang bisa tembus ke kantor Gubernur Surabaya sedangkan di seberangnya adalah lorong bawah ke GPIB Maranatha (jalan Yos Sudarso nomor 11, Embong Kaliasin-Surabaya/sekitar 350 meter dari gedung Balai Kota). Untuk alasan keamanan, lorong-lorong ini  ditutup karena adanya gas beracun di dalamnya. Waaaa ... kalo gak ikutan bis SSCT, mana bisa masuk ke dalam bunker gedung Balai Kota, yaaa ...
      Dari gedung Balai Kota, kita lanjut, yukk ... ke :
      2. MONUMEN KAPAL SELAM (MONKASEL/jalan Pemuda 39, Surabaya).
      Di sini ada tiket masuknya sebesar Rp.10.000,-/orang. Kapal selam ini merupakan salah satu armada Angkatan Laut RI yang punya nama KRI Pasopati-410, buatan Rusia tahun 1952 dan pernah dilibatkan dalam pertempuran Laut Aru untuk membebaskan Irian Barat dari pendudukan Belanda. Panjang keseluruhannya 76 meter dan lebar maksimumnya 6,30 meter dan untuk sampai di tempatnya sekarang dilakukan pemotongan bagian per bagiannya terlebih dulu. Hayukk ... sekarang kita masuk ke dalamnya.
      Sempit, uiyyy ...Untung ada ac di dalamnya, ya ... kalo gak bisa pengap, neh ... kita soalnya seperti jalan di dalam lorong, loh ...Ada penampakan barak tempat tidur prajuritnya. Hehehe ... kalo kita-kita yang bobok di situ, dijamin bakalan ngglundung, tuh ... Oopss ... Ruang tinggal perwiranya disendirikan, tapi tetep sama sempitnya. Maklum ... ini di dalam kapal selam, uiyyy... bukan di kamar hotel .... hohoho ....
      Ruangan komunikasinya juga dipisahkan tersendiri. So pastinya ada kelengkapan mesin-mesin yang ada di dalam kapal selam. Puyeng, dah ...buat yang gak ngerti, hehehe .... Ada teropongnya juga buat lihat sikon di luar kapal selam. Dan dari lorong satu ke lorong lainnya, kita harus melewati lobang sempit yang cuma cukup buat 1 orang saja, yaaa .... Sesudah kita menyusuri seluruh isi kapal selam, kita dipandu ke dalam sebuah ruangan semacam mini theatre, gitu ... buat menyaksikan filem dokumenter tentang Angkatan Laut RI, ya ... Sayangnya kualitas gambarnya kurang bagus dan terkesan monoton. Coba kalo dibuat filem 3 dimensi, kayaknya bakalan seru, tuh ... hehehe ...
      Okey ... dari MONKASEL, kita lanjut terus, yuukk ... ke :
      3. MUSEUM SURABAYA (gedung Siola-Tunjungan, Surabaya).
      Gedung museumnya sendiri jadi satu sama pusat pelayanan terpadu pemkot Surabaya untuk warganya, loh ... keren .... Memang barang-barang koleksinya gak seberapa banyak tapi patut diacungi jempol pemikiran buat menyatukan museum ini sama pusat kegiatan masyarakat. Warga yang kebetulan jenuh nunggu antrian buat dilayani bisa mampir dulu ke museum ini lihat-lihat koleksinya, apalagi gak ada tiket masuk alias gratis, tinggal isi buku tamu saja. Ada pemandunya juga, loh ...Ning Sheri lagi in action, tuh ... jelasin perlambang dan maknanya pakaian daerah Cak dan Ning Suroboyo.
      Ada beberapa barang koleksi museum juga yang jadi perhatianku, ya ... diantaranya kursi roda kayu ini yang didapat dari rumah sakit di Surabaya. Kreatif bingit, loh ... dari kursi kayu biasapun jadi, tinggal dipasangi roda, pegangan tangan dan dudukan kaki. Ada 2 buah piano asli peninggalan penjajah Belanda yang diambil dari gedung Balai Pemuda. Dulunya piano ini dipergunakan penjajah Belanda untuk menghibur diri mereka. Sampai sekarang kualitas suaranya masih bagus dengan pemeliharaan yang teratur. Ada perlengkapan makannya juga buat sajian prasmanan pada masa itu.
      Cermin hias Ratu Belanda Wilhelmina kalo pas dia berkunjung ke Indonesia, ada juga, loh di sini ... yang  dibawa dari gedung Balai Pemuda. Di pinggir meja kecilnya ada lambang huruf W sebagai inisial namanya. Nyempetin mejenx, ah ... siapa tau ketularan jadi ratu, hehehe ....
      Dari Museum Surabaya, kita lanjut, yuk .... ke :
      4. TAMAN HIBURAN PANTAI KENJERAN (THP KENJERAN)/Jalan Pantai Ria Kenjeran-Bulak, Surabaya.
      Gak banyak yang aku ulas di sini berhubung full pengunjung. Pantainya juga keruh airnya dan gak punya bibir pantai. Ada panggung hiburan ndangdut yang dipasang di pinggir pantainya. Aku cuma nunut makan siang di sini. Gak bisa intip-intip juga berbagai kios souvenir di sepanjang pantainya berhubung keterbatasan waktu.
      Dari THP KENJERAN, kita lanjutin perjalanan ke :
      5. SENTRA IKAN BULAK (Jalan Sukolilo 7 nomor 24-Kedung Cowek-Bulak, Surabaya).
      Bangunannya sendiri bagus, bersih dan memanjang. Dipisahkan antara tempat para pedagang ikan segar dan para pedagang hasil olahan ikannya. . Anginnya lumayan besar. Maklum ... diseberangnya persis sudah pantai Kenjeran. Trus kalo kita beli krupuk dari kantong plastik besar itu, sesudah ditimbang sama penjualnya, nanti dimasukin ke dalam kantong plastik khusus bermerk dagangannya trus ujungnya dipress rapi pake mesin.
      Ok ... kita lanjut lagi, yuk ... ke :
      6. JEMBATAN SUROBOYO (Jalan Raya Pantai Lama, Kenjeran, Bulak-Surabaya)
      Sesudah menyusuri pantai Kenjeran yang banyak nongkrong pasangan muda-mudinya, bis wisatanya dibawa sama sopir pak Yit melewati Jembatan Suroboyo. Peresmian jembatannya sendiri, sih sebetulnya sejak tanggal 9 Juli 2016 lalu, tapi toh, tetep aja sampai sekarang masih banyak pengunjungnya, apalagi persis di bawah lengkungan jembatannya itu dan ... anginnya besar banget, uiyyy .... Pengunjung juga bisa naik ke atas lengkungannya, tapi hati-hati, ya ... soalnya kalo jatuh bisa langsung nyemplung langsung ke pantai Kenjeran ... hehehe ....
      Ada sekitar setengah jam kita dikasih kesempatan turun dari bis. Di sebelah kanan jembatan terdapat pemukiman penduduk dengan atap rumah yang sengaja diwarna-warni supaya menarik. Sedang di sebelah kirinya terdapat pantai Kenjeran dengan pemukuman penduduk serta perahu para nelayan.
      7. Hayuukkk ... kita lanjut ke Sentra UKM Merr (Jl Dokter Ir Haji Soekarno no.11/Medokan Semampir,Sukolilo-Surabaya).
      Tujuan terakhir kita adalah Sentra UKM Merr ... itu, tuh ... pusatnya semua produk UKM dijual. Gedungnya sendiri diresmikan sama Walikota Surabaya bu Risma pada tanggal 16 Desember 2014, full ac dan terdiri dari 4 lantai. Lantai pertama menjual berbagai macam produk kerajinan (rotan, hasil laut, dedaunan dan biji-bijian). Lantai dua menjual berbagai produk pakaian pria dan wanita berikut pernak-pernik perlengkapannya. Lantai tiga menjual berbagai olahan makanan dan lantai empatnya dipergunakan sebagai ruang pertemuan. Sedang toiletnya sendiri ada di lantai pertama dan ketiga.
      Harga produknya rata-rata relatif terjangkaulah ... hitung-hitung dengan membeli berbagai produk di tempat ini berarti kita juga turut memajukan produk ukm yang ada di Surabaya. 
      Ok, deh .... akhirnya selesai sudah acara jalan-jalan SSCT-nya ... jalan-jalan yang berkesan karena selain membuka wawasan pengetahuan, kita juga diajak berbelanja di sentranya sekaligus.
      Thanks buat SSCT, Ning Suroboyo (Ning Astrid dan Ning Sheri) dan sopiir Pak Yit ...  Sampai ketemu lagi, ya ....


















    • By Mehamidah
      Hai kaka2, boleh dong minta saran enaknya dari bandar Juanda ke Malang naik apa ya?
      trus juga tolong rekomendasiin dong hotel di Malang, Batu n Surabaya yg cocok utk honeymoon, lumayan deket dgn tmpat wisata n masih ramah di kantong hehe walopun judulny honeymoon tetep berusaha budget travelling
       
    • By Apriyani Indrawati
      Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh penghuni forum jalan2.com hehe saya gabung udah setahun tapi baru buka lagi hari ini x_x
      Salam kenal untuk member baru semuanyaaa dan salam hormat untuk suhu yang ada di sini 
       
      Kembali ke judul.
      Awal bulan Juli, setelah lebaran tepatnya, saya dan keluarga jalan-jalan ke Batu, Malang, Jawa Timur. Salah satu tempat yang kami kunjungi adalah BNS (Batu Night Spectacular). Kami berangkat pukul 07.00 wib dari Semarang, dan sampai kira-kira pukul 19.00 wib. Karena sudah malam, akhirnya sebelum sampai penginapan, kita mampir dulu ke BNS. Awalnya nggak tahu apa itu BNS *kudet dan setelah masuk, ternyata semacam taman lampion.

       
      BNS tampak depan, tapi orang-orangnya tak nampak. Gapapaaah
      Dari depan aja udah kelihatan kan ya, banyak lampu-lampu lucu gitu.
      Untuk HTMnya per orang Rp 40.000,- untuk weekend dan Rp 30.000,- untuk weekday
      Jam buka:
      15.00 – 23.00 Senin – Kamis (Weekday)
      15.00 – 24.00 Jumat – Minggu (Weekend)



      Setelah masuk, beginilah sebagian potret tempatnya *abaikan orang-orangnya
      Lokasinya dekat dengan Jatim Park 1, Jatim Park 2, dan Museum Angkut. Mereka kayak bergerombol gituloh deket-deketan . Kalau mampir ke sana, jangan kaget dengan parkirannya semacam tempat hitz yang masih diserbu banyak pengunjung. Oya, selain lampion-lampion juga ada banyak permainan (tiket bayar sendiri, kecuali pakai tiket terusan) nggak lupa juga ada pertunjukan water dancing. Yang sayang anak, recomended deh tempatnya.  Yang lain juga boleh cobain hehe. Nggak makan banyak waktu kalau mau ke tempat-tempat itu. Tapi bagiku, jajanannya mahal-mahal wkwkw *kayakemak2rumpi* tapi udah biasa lah ya tempat wisata yang memang harga jajannya lebih mahal dari aslinya.
      Untuk lebih jelasnya, kalian bisa ke link ini http://www.batunightspectacular.co.id/
      Sekian.
      Wassalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh.
       
       
    • By Florencia Maria
      Hai saya cari teman untuk berangkat ke Belgia, tiket sekitar 8-10 juta, start dari Jakarta tanggal 7 juli- 15 Agustus (Summer). Belum tau lanjut kemana kemungkinan tidak Polandia, Jerman, Belanda,Perancis& Italy karena baru selesai trip kesana, khusus yang domisili Surabaya bisa urus visa barengan :D.
      kl berminat join bisa email saya yah florenciamaria24@gmail.com. Itinerary menyusul rencana negara setelah explore Belgia adalah Luxembourg, Slovenia, Monaco dan Austria (Liechtenstein) 
       
      Lumayan bisa ke Belgia PP 6.9 silahkan cek tiketnya pakai Thai Airways :)