• agoda-hemat.png

SylarConan

8D7N Bangkok, Phuket, Phi2 Island

26 posts in this topic

Hai Para Travelers,

 

Setelah selesai membuat FR Jepang, kali ini saya akan membahas mengenai perjalanan saya selama di Thailand. Sebelum berangkat saya sudah mempersiapkan beberapa hal yang harus diurus sewaktu berada di Indonesia yaitu :

- Membeli tiket pesawat

  * Jakarta - Kuala Lumpur - Bangkok PP Business Class (via Malaysia Airlines 23-30 Juli 2011) =

    IDR 3.600.000 / 2 Orang (Sudah termasuk bagasi 80 kg, seat, makanan, wine sepuasnya)

  * Phuket - Bangkok (via Thai Airways 29 Juli 2011) = IDR 4.800.000 / 2 Orang

    (Sudah termasuk bagasi 40 kg, seat, snack)

 

- Hotel selama di Thailand via Agoda Website

  23 - 24 Juli 2011 = Sam's Lodge Hotel = IDR 655.368 / 2 malam

  25        Juli 2011 = Bus to Phuket = FREE

  26 - 28 Juli 2011 = Patong Swiss Hotel = IDR 616.545 / 3 malam

  29        Juli 2011 = Sam's Lodge Hotel = IDR 327.684 / malam

 

- Perincian biaya selama di Thailand untuk 2 Orang =

  Day 01 = Transportasi (THB 444), Entrance Ticket (THB 3.600)

  Day 02 = Transportasi (THB 586), Entrance Ticket (THB 1.300)

  Day 03 = Transportasi (THB 1.222)

  Day 04 = Transportasi (THB 300), Entrance Ticket (THB 2.000), Sea Walking (THB 1.600)
  Day 05 = Entrance Ticket (THB 2.000), Breakfast (THB 300)

  Day 06 = Entrance Ticket (THB 1.600), Breakfast (THB 300), Souvenir (THB 2.000)

  Day 07 = Transportasi (THB 1.380)

  Day 08 = Transportasi (THB 332)

 

- Bangkok Metro Map

- Baju yang diperlukan selama di Thailand. Karena cuaca disana waktu itu sedang panas2 nya maka kami hanya membawa pakaian yang tipis2 dan pakaian untuk berenang.

 

 

Berikutnya saya akan menceritakan perjalanan saya bersama pasangan selama di Thailand :

DAY 1 ( SIAM PARAGON MALL, MADAME TUSSAUDS, SIAM OCEAN WORLD )

Berangkat dari Jakarta 04.40 tiba di Kuala Lumpur 07.40 (120 menit). Kemudian transfer dari Kuala Lumpur 09.10 tiba di Bangkok Suvarnabhumi 10.15 (125 menit). Setelah mengambil semua bagasi, kami bergegas melewati Imigrasi dan pengecekan bagasi. Setelah sampai di pintu kedatangan kami segera naik Airport Rail Link Express dari Suvarnabhumi Airport menuju ke Makkasan (300 baht / 2 orang). Kemudian kami naik MRT dari Phetchaburi menuju ke MRT Sukhumvit (32 baht / 2 orang via MRTA Subway Line). Kemudian kami berjalan sekitar 300 meter menuju Sam's Lodge Hotel. Setelah sampai di hotel kami memasukkan semua koper ke dalam kamar dan melanjutkan perjalanan menuju Siam Paragon Mall dengan cara naik BTS Asok menuju ke BTS Siam (56 baht / 2 orang via Sukhumvit Line). Sesampainya disana kami mampir ke restaurant dulu untuk makan siang. Makanan thailand sangat pedas sekali sampai minum berapa gelas untuk meredakan tenggorokan..

 

post-7621-0-26736200-1397897483_thumb.jp      post-7621-0-82426800-1397897372_thumb.jp

 

                   AIRPORT RAIL LINK EXPRESS

 

post-7621-0-27484700-1397897366_thumb.jp      post-7621-0-52435700-1397897369_thumb.jp

 

Setelah selesai makan kami melanjutkan perjalanan menuju ke Madame Tussauds. Disini terdapat banyak koleksi patung lilin tokoh2 terkenal di dunia (Artis, Pemain Sepakbola, Tokoh Negara,dll). Kami membeli tiket masuk terlebih dahulu seharga 1.600 baht / 2 orang. Begitu masuk ke dalam kami menyempatkan diri untuk berfoto2 dengan tokoh2 terkenal diantaranya =

 

post-7621-0-08811900-1397897434_thumb.jp      post-7621-0-64542900-1397897436_thumb.jp

 

                           BARACK OBAMA                                                            OPRAH WINFREY

 

post-7621-0-70913800-1397897736_thumb.jp      post-7621-0-72170200-1397897641_thumb.jp

 

                           MAO TSE-TUNG                                                              PRINCESS DIANA

 

Setelah puas memutari seluruh patung lilin yang ada di dalamnya kami melanjutkan perjalanan menuju Siam Ocean World. Kami membeli tiket terlebih dahulu seharga 2000 baht / 2 orang. Di dalamnya terdapat banyak spesies hewan laut yang sangat mengagumkan.

 

post-7621-0-74236500-1397898059_thumb.jp      post-7621-0-20256200-1397898062_thumb.jp

 

post-7621-0-96553000-1397898104_thumb.jp      post-7621-0-24541500-1397898102_thumb.jp

 

                                                             SIAM OCEAN WORLD

 

Setelah selesai menikmati pemandangan hewan2 laut akhirnya kami perjalanan pulang menuju hotel dengan naik BTS Siam menuju ke BTS Asok (56 baht / 2 orang via Sukhumvit Line). Begitu sampai di hotel kami mandi dan kemudian langsung beristirahat..

 

 

 

DAY 2 ( GRAND PALACE, STANDING BUDDHA, SITTING BUDDHA, WAT PHO, WAT ARUN )

Pada hari ini kami bangun jam 07.00 dan kemudian makan pagi terlebih dahulu di hotel. Setelah selesai makan kami melakukan perjalanan menuju Grand Palace dengan naik BTS Asok menuju ke BTS Siam (56 baht / 2 orang via Sukhumvit Line) dilanjutkan ke BTS Saphan Taksin (68 baht / 2 orang via Silom Line). Sesampainya disana kami bergegas pindah naik Chao Phraya Express Boat dari Sathon Pier menuju ke Tha Chang Pier (300 baht / 2 orang). Setelah itu kami segera menuju ke tiket office di Grand Palace untuk membeli tiket masuk seharga 1.000 baht / 2 orang termasuk Vimanmek Mansion. Di dalam Grand Palace kami berfoto2 dengan Standing Buddha, Sitting Buddha, Palace, dll.

 

post-7621-0-57010500-1397898220_thumb.jp      post-7621-0-18282500-1397898224_thumb.jp

 

post-7621-0-78853300-1397898272_thumb.jp      post-7621-0-66330500-1397898305_thumb.jp

 

post-7621-0-15724300-1397898268_thumb.jp      post-7621-0-18791500-1397898303_thumb.jp

 

                                                             GRAND PALACE

 

post-7621-0-25555500-1397898576_thumb.jp      post-7621-0-74386700-1397898643_thumb.jp

 

                                                           STANDING BUDDHA

 

post-7621-0-28962700-1397898570_thumb.jp      post-7621-0-74310700-1397898572_thumb.jp

 

                                                            SITTING BUDDHA

 

Setelah melihat seluruh isi Grand Palace yang ternyata sangat luas dan cukup melelahkan, kami melanjutkan perjalanan menuju ke Wat Pho yang berada tepat di sebelah Grand Palace. Kami membeli tiket seharga 200 baht / 2 orang di Ticket Office kemudian kami masuk ke dalam dan berfoto bersama Wat Pho.

 

post-7621-0-78659400-1397898750_thumb.jp      post-7621-0-18187800-1397898753_thumb.jp

 

                                                                   WAT PHO

 

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju Wat Arun dengan naik perahu kecil dari Tha Tian Pier (6 baht / 2 orang). Kami membeli tiket seharga 100 baht / 2 orang di Ticket Office. Kemudian kami masuk ke dalam dan melihat-lihat keindahan Wat Arun.

 

post-7621-0-51964800-1397898491_thumb.jp      post-7621-0-89024700-1397898495_thumb.jp

 

                                                                  WAT ARUN

 

Hari tidak terasa sudah sore hari kemudian kami berencana untuk langsung pulang ke hotel karena tubuh kami sangat letih setelah seharian berjalan kaki terus menerus. Kami kembali menuju Grand Palace dengan naik perahu kecil (6 baht / 2 orang). Untuk menghemat waktu kami memutuskan untuk naik Taxi dari Grand Palace menuju ke hotel (150 baht). Sesampainya di hotel kami menyempatkan diri untuk makan malam terlebih dahulu, setelah itu kami langsung kembali ke hotel dan beristirahat.

Share this post


Link to post
Share on other sites

DAY 3 ( MBK CENTER, SOUTHERN BUS TERMINAL / SAI TAI MAI )

Pada hari ini kami bangun jam 07.00 kemudian mandi + makan terlebih dahulu. Setelah itu kami menuju receptionist untuk melakukan check out dikarenakan agenda hari ini pergi ke MBK Center kemudian menuju ke Southern Terminal Bus untuk pergi ke Phuket. Selesai check out kami berjalan kaki naik BTS Asok menuju ke BTS National Stadium (56 baht / 2 orang via Sukhumvit Line) dilanjutkan ke BTS National Stadium (30 baht / 2 orang via Silom Line). Sesampainya disana kami berjalan menuju ke MBK Center untuk melihat2 oleh2 yang akan dibeli untuk oleh2 keluarga di Indonesia. Sayang pada hari ketiga ini kami tidak berfoto sama sekali dikarenakan kami pergi sambil membawa banyak bagasi.. :bingung

Gambar saya copas dari google kurang lebih mirip seperti ini =

 

post-7621-0-60472600-1397924808_thumb.jp      post-7621-0-60506400-1397924805_thumb.jp

 

                                                                             MBK CENTER

 

Setelah selesai shopping, waktu menunjukkan pkl 14.00 kami bergegas menuju ke Southern Bus Terminal / Sai Tai Mai dengan naik BTS National Stadium menuju ke BTS Wongwian Yai (84 baht / 2 orang via Silom Line) dilanjutkan naik taxi ke Southern Bus Terminal (80 baht).

 

post-7621-0-48675900-1397925554_thumb.jp      post-7621-0-70070100-1397925552_thumb.jp

 

                                                           SOUTHERN BUS TERMINAL

 

Sesampainya disana kami membeli tiket bus menuju phuket (972 baht / 2 orang = 1st class AC Bus ) terlebih dahulu kemudian kami pergi untuk makan siang di KFC. Ada kejadian unik sewaktu makan di KFC yaitu ketika kami makan ayam menggunakan tangan kosong tanpa sendok / garpu, orang2 yang ada disekitar melihat kami semua :ngakak . Waktu kami sadar dan melihat balik cara orang Thailand makan ayam KFC ternyata mereka makan ayam seperti makan steak dengan menggunakan pisau dan garpu kemudian diiris2 kecil2 baru dimakan. :bingung

 

Setelah selesai makan kami melihat2 toko2 sekitar sambil menunggu bus. Sayang tidak ada barang yg menarik untuk dibeli sehingga kami langsung segera masuk ke ruang tunggu keberangkatan bus. Akhirnya waktu keberangkatan telah tiba yaitu pkl 17.00 kami segera masuk ke dalam bus dan mempersiapkan segala peralatan untuk tidur. Dikarenakan perjalanan bus dari Bangkok menuju ke Phuket memakan waktu sekitar 14 jam sehingga sampai di Phuket pkl 07.30 keesokan harinya. Beberapa saat kemudian bus berangkat juga dan kami tidur terlelap. Pada waktu jam 02.00 bus berhenti di tempat persinggahan. Akhirnya kami turun dari bus untuk ke wc sekalian makan sedikit.. Setelah itu kami kembali ke bus dan melanjutkan perjalanan.

 

post-7621-0-00011400-1397925667_thumb.jp      post-7621-0-91886600-1397925679_thumb.jp

 

 

 

DAY 4 ( RACHA YAI ISLAND, CORAL ISLAND )

Tidak terasa perjalanan sudah sampai di Phuket Terminal Bus jam 07.30.. Setelah itu kami menuju ke Tourist Information untuk bertanya mengenai paket2 destinasi wisata untuk hari ini.. Akhirnya kami memilih paket destinasi wisata menuju Coral Island dan Racha Island seharga 2.000 baht / 2 orang termasuk antar jemput dari hotel (http://www.phuket.com/tours/speedboat/raya.htm).. Setelah itu kami naik taxi menuju Patong Swiss Hotel yang berada di Patong Beach (300 baht). Sesampainya disana kami langsung menuju ke receptionist untuk melakukan check in.

 

post-7621-0-76436400-1397925781_thumb.jp      post-7621-0-72463500-1397925784_thumb.jp

 

post-7621-0-57411000-1397925787_thumb.jp      post-7621-0-55311800-1397925789_thumb.jp

 

                                                          PATONG SWISS HOTEL

 

Maap klo kamarnya berantakan.. :ngeledek .. Setelah mandi sebentar akhirnya kami dijemput mobil van untuk diantar menuju ke meeting point di pinggir pantai. Kemudian kami menaiki speedboat yg telah ditentukan untuk kemudian diantar menuju ke Racha Island.. Disini tempatnya sangat bagus dengan pasir yang bersih.. Cocok buat snorkeling melihat ikan2 kecil dibawah laut..

 

post-7621-0-45851600-1397926301_thumb.jp      post-7621-0-01196800-1397926304_thumb.jp

 

                                                                 RACHA ISLAND

 

Setelah puas menikmati snorkeling, kami makan siang berupa Thailand Buffet. Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju ke Coral Island.. Selama perjalanan kami diberikan softdrink, snack, fruit yang sangat lezat. Sesampainya disana kami segera mengenakan sunblock terlebih dahulu karena cuaca disana sangat panas.. Kemudian kami menikmati pemandangan pantai yang sangat indah..

 

post-7621-0-50878800-1397926148_thumb.jp      post-7621-0-89927900-1397926493_thumb.jp

 

                                                                 CORAL ISLAND

 

Dan juga kami mendaftarkan diri untuk mengikuti acara Sea Walking disana (dikenakan biaya 1.600 baht / 2 orang). Acara Sea Walking sangat menegangkan untuk pemula karena belum terbiasa dengan memakai helm yg sangat berat dan turun dengan kedalaman yg cukup dalam. Pada saat awal2 turun telinga kami agak sakit seperti waktu naik pesawat, tetapi begitu sudah lewat 10-15 menit kondisinya kembali normal.. Kemudian kami jalan mengikuti tali yang sudah dibuat sebagai jalur jalan, selain itu kami juga diberikan segenggam roti agar ikan2 datang untuk menggigit roti yang kami genggam.. Selain itu kami juga diberikan kesempatan untuk foto bersama dibawah laut.. Setelah selesai kami segera naik ke permukaan dan kembali ke pantai untuk membersihkan diri. Kemudian kami kembali ke speedboat dan diantar kembali ke hotel.. Sesampainya di hotel kami mampir ke Burger King untuk makan malam dan kemudian beristirahat..

Share this post


Link to post
Share on other sites

DAY 5 ( MAYA BAY, LOH SAMAH BAY, PI LEH LAGOON, VIKING CAVE, MONKEY BEACH, KHAI NOK ISLAND )

Pada hari ini kami bangun jam 06.00 kemudian mandi dan makan buffet di hotel (300 baht / 2 orang). Setelah itu kami membeli paket Phi2 Island Tour seharga 2.000 baht / 2 orang di sebelah hotel tempat kami menginap (http://www.phukettoursdirect.com/phi-phi-islands-tours.html). Beberapa saat kemudian datang mobil van menjemput kami untuk diantar ke Royal Marina dilanjutkan dengan naik speedboat menuju Phi Phi Leh Island.. Sesampainya disini kami mengunjungi Maya Bay sambil menikmati pasir putih yang mengagumkan..

 

post-7621-0-25172400-1398351651_thumb.jp      post-7621-0-09068000-1398351654_thumb.jp

 

                                                                             MAYA BAY

 

Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju ke Pileh Lagoon dan Loh Samah Bay..

 

post-7621-0-86893600-1398352061_thumb.jp      post-7621-0-09974100-1398352064_thumb.jp

 

                                                                         LOH SAMAH BAY

 

post-7621-0-97285600-1398352264_thumb.jp      post-7621-0-62582100-1398352268_thumb.jp

 

                                                                          PILEH LAGOON

 

Setelah berfoto2 kami melanjutkan perjalanan melewati Viking Cave yang merupakan Bird Nest terkenal di Thailand.

 

post-7621-0-08460700-1398352158_thumb.jp      post-7621-0-55193800-1398352160_thumb.jp

 

                                                                            VIKING CAVE

 

Kemudian kami melanjutkan perjalanan menuju ke Phi Phi Don Island.. Sesampainya disana kami melewati Monkey Beach (dinamakan seperti itu karena banyak sekali monyet yang berkeliaran di sekitar pantai).. Kami tidak turun ke pantai tetapi hanya melihat dari speedboat..

 

post-7621-0-57364500-1398352194_thumb.jp      post-7621-0-08086200-1398352197_thumb.jp

 

                                                                          MONKEY BEACH

 

Tidak terasa waktu sudah menunjukkan pkl 12.00, kami mampir Ton Sai Bay utk makan siang yang berupa buffet.. Setelah selesai makan kami melanjutkan perjalanan menuju ke Khai Nok Island.. Di tempat ini kurang lebih sama seperti pantai2 di Thailand pada umumnya yaitu airnya yg sangat jernih dan pasir berwarna putih..

 

post-7621-0-26211700-1398352124_thumb.jp      post-7621-0-71634900-1398352127_thumb.jp

 

post-7621-0-00202200-1398352305_thumb.jp      post-7621-0-04206900-1398352308_thumb.jp

 

                                                                          KHAI NOK ISLAND

 

Setelah menikmati pemandangan pantai dan berenang disana akhirnya kami perjalanan pulang menuju ke hotel.. Sesampainya di hotel kami mampir ke restaurant untuk makan malam dan kemudian beristirahat..

 

 

 

DAY 6 ( PATONG BEACH, PHUKET SIMON CABARET )

Hari ini kami bangun agak siangan 10.00 dikarenakan badan capek gara2 kemaren 2 hari penuh berjemur di pantai dengan sinar matahari yg terik. Kemudian kami mandi dan makan buffet di hotel (300 baht / 2 orang). Selesai makan kami pergi jalan2 di sekitar Patong Beach untuk berbelanja.. Di sepanjang pinggir Patong Beach terdapat berbagai macam toko yang menjual baju2 maupun souvenir khas Thailand hanya saja mereka biasanya mematok harga yg tinggi untuk turis2 asing. Oleh karena itu jangan ragu2 utk menawar 50% dr harga yg diberikan dan jangan ragu2 utk meninggalkan tempat jika harga tidak sesuai dgn keinginan karena siapa tau si penjual berubah pikiran dan memberikan barang sesuai dgn harga yg kita minta. :ngeri

 

Setelah puas berbelanja kami berjalan menuju ke Patong Beach untuk menikmati pemandangan laut..

 

post-7621-0-64418700-1398352786_thumb.jp      post-7621-0-11287400-1398352793_thumb.jp

 

                                                                           PATONG BEACH

 

Kemudian kami pergi ke Burger King untuk makan malam.. Setelah selesai makan malam kami kembali ke hotel terlebih dahulu untuk menaruh barang belanjaan sambil beristirahat sejenak.. Ketika waktu menunjukkan jam 18.00 kami bergegas untuk berjalan kaki menuju ke Phuket Simon Cabaret (300 meter dari hotel). Sesampainya disana kami segera membeli tiket untuk pertunjukkan jam 19.45 seharga 1.600 baht / 2 orang untuk VIP Seat. Sambil menunggu pertunjukkan dimulai kami mampir sebentar ke cafe yg ada di dalam untuk memesan Cocktail (Blue Curacao Liqueur).. Akhirnya pertunjukkan telah dimulai kami segera masuk ke dalam ruangan dan mencari seat yang sudah dipesan.. Karena di dalam tidak diperbolehkan untuk berfoto maupun merekam video selama pertunjukkan maka kami tidak memiliki dokumentasi selama di dalam.. Jadi kami akhirnya hanya menonton petunjukkan hingga selesai..

 

post-7621-0-13460900-1398352853_thumb.jp      post-7621-0-20311100-1398352855_thumb.jp

 

                            BLUE CURACAO LIQUEUR                                            INSIDE SIMON CABARET SHOW

 

Setelah pertunjukkan selesai kami keluar ruangan dan ternyata diluar ada acara foto bersama dengan artis2 yg tadi tampil di pertunjukkan.. Kami menyempatkan diri untuk foto bersama artis2 tersebut hanya saja diwajibkan untuk membayar 1000 baht / artis (Buseeettt mahal bener yahhh).. :tercengang

 

post-7621-0-65272700-1398353009_thumb.jp      post-7621-0-94927100-1398353011_thumb.jp

 

post-7621-0-57712300-1398353014_thumb.jp      post-7621-0-75360600-1398353016_thumb.jp

 

                                                                      SIMON CABARET LADY BOY

 

Setelah puas berfoto2 akhirnya kami kembali berjalan kaki menuju ke hotel.. Sesampainya di hotel kami memesan tiket pesawat dulu via website untuk penerbangan kembali ke Bangkok besok pagi dikarenakan terlalu letih jika harus menempuh perjalanan selama 14 jam via bus.. Selain itu kami juga memesan taxi untuk ke airport besok pagi di receptionist.. Setelah selesai memesan tiket dan taxi kami langsung beristirahat..

Share this post


Link to post
Share on other sites

DAY 7 ( VIMANMEK MANSION, VICTORY MONUMENT )

Pada hari ini kami bangun jam 04.30 kemudian mandi dan membereskan semua koper yang masih berantakan.. Setelah itu kami turun ke receptionist untuk check out dan diantar taxi menuju ke Phuket International Airport (800 baht).. Sesampainya di bandara kami menuju ke Counter Thai Airways untuk check in, kemudian kami makan pagi dl baru berjalan menuju ke ruang tunggu.. Harga tiket Thai Airways dr Phuket ke Bangkok sangat mahal dikarenakan belinya H-1 :terharu .. Akhirnya kami terbang menuju ke Suvarnabhumi Airport (07.25 - 08.50).. Sesampainya disana kami mengambil semua bagasi dan kemudian naik Airport Rail Link Express dari Suvarnabhumi Airport menuju ke Makkasan (300 baht / 2 orang) dilanjutkan naik MRT dari Phetchaburi menuju ke MRT Sukhumvit (32 baht / 2 orang via MRTA Subway Line). Kemudian kami berjalan sekitar 300 meter menuju Sam's Lodge Hotel untuk kembali menginap disini. Setelah menaruh semua barang di kamar kami melanjutkan perjalanan menuju ke Vimanmek Mansion dengan naik BTS dari Asok menuju ke BTS Victory Monument (74 baht / 2 orang) dilanjutkan naik taxi menuju ke Vimanmek Mansion (50 baht). Sesampainya disana kami langsung masuk karena kami sudah membeli tiket masuk sepaket dengan tiket Grand Palace. Tiket masuk Vimanmek Mansion valid hanya 7 hari setelah pembelian.

 

post-7621-0-18667400-1398353226_thumb.jp      post-7621-0-64411800-1398353223_thumb.jp

 

                                                                         VIMANMEK MANSION

 

post-7621-0-22941200-1398353221_thumb.jp      post-7621-0-51855200-1398353228_thumb.jp

 

                                                                                ROYAL PALACE

 

Disini kami mengikuti tour gratis yang disediakan untuk mengetahui sejarah raja2 Thailand yang pernah tinggal disini. Sayang di dalam tidak diperbolehkan untuk berfoto maupun merekam video sehingga tidak ada dokumentasi yg bisa di sharing. Setelah puas mengelilingi semua bagian istana akhirnya kami melanjutkan perjalanan kembali menuju ke BTS Victory Monument dengan naik taxi (50 baht). Disana banyak tempat untuk berbelanja maupun kuliner disekitar BTS Victory Monument.

 

post-7621-0-56077000-1398353230_thumb.jp

 

                           VICTORY MONUMENT

 

Kami mampir sejenak untuk makan sore dan melihat2 barang yang bisa dijadikan oleh2.. Selesai berbelanja kami melanjutkan perjalanan kembali ke hotel dengan naik BTS dari Victory Monument menuju ke BTS Asok (74 baht / 2 orang).. Sesampainya di hotel kami istirahat sejenak dan kemudian keluar untuk makan malam.. Setelah itu kami kembali ke hotel dan mengatur semua barang bawaan kami karena besok pagi kami sudah harus ke airport untuk kembali ke Indonesia.. Kemudian kami langsung beristirahat..

 

 

DAY 8 ( BANGKOK => KUALA LUMPUR => JAKARTA )

Hari ini kami bangun jam 07.00 kemudian mandi dan mempersiapkan diri lalu menuju ke receptionist untuk check out.. Setelah itu kami perjalanan menuju ke Suvarnabhumi Airport dengan naik MRT dari Sukhumvit menuju ke MRT Phetchaburi (32 baht / 2 orang via MRTA Subway Line) dilanjutkan naik Airport Rail Link Express dari Makkasan menuju ke Suvarnabhumi Airport (300 baht / 2 orang). Sesampainya disana kami langsung menuju ke counter Malaysia Airlines untuk check in dan kemudian kami ke restaurant untuk makan pagi terlebih dahulu.. Setelah selesai makan baru kami berjalan menuju ke ruang tunggu. Beberapa saat kemudian kami masuk ke pesawat dan terbang dari Suvarnabhumi Airport (11.05) menuju ke Kuala Lumpur (14.15) dilanjutkan penerbangan menuju ke Jakarta (16.25 - 17.30).

Share this post


Link to post
Share on other sites

Akhirnya seluruh ittienary di Thailand sudah selesai.. Bagi para2 jalan2ers yang ingin bertanya silahkan post di thread ini.. Saya akan berusaha sebisa mungkin untuk menjawab seluruh pertanyaan para jalan2ers sekalian.. Sekian dan terima kasih.. :salut:rate:terpesona

Share this post


Link to post
Share on other sites

@gigayordas

Tergantung perginya brp hari terus hotel nya mau yg versi sharing bathroom atau private.. Nanti coba aku perkirain ya soalnya skrng lg di korea..

@deffa

Klo ke thailand lg coba pergi kesana bagus lho bangunannya semua terbuat dr kayu jati besar2..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Timaro
      Temans, rencana tgl 25 mei (minggu ke 3  puasa) bulan  ramadhan mau ke bangkok. Mungkin ada yang berminat? 
      NB: ini akan jadi perjalanan pertama saya ke thailand
    • By braska
      Foto diambil dari Tokyo Tower - (k)
      Hallo semua,
      Tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Tokyo beberapa kali. Kebanyakan bersama teman2 (thx untuk teman2 II dan IV) dan beberapa kali dengan partner. Banyak yang bertanya ke saya tentang itinerary selama di Tokyo, jadi saya pikir lebih baik saya buatkan dalam satu Thread yang nantinya tinggal di share URL nya.
      Thread ini akan saya buat dalam beberapa tahap, dan diharapkan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember 2018 berakhir.
      Beberapa pokok bahasan yang akan diulas dalam Thread ini antara lain
      I Persiapan
      II Itinerary
      III Kereta di Tokyo
      IV Shopping
      V Tempat Wisata Gratis
      VI Tempat Wisata Berbayar
      VII FAQ
      PERNYATAAN :
      FOTO
      Semua Foto yang tidak ada tanda dalam Thread ini berarti di ambil dari Google dan Screenshot, sedangkan foto yang bertanda merupakan hasil jepretan dari 
      (i) I Edy S
      (a) Adhitya A W
      (k) R CJatmiko
      WEBSITE
      Saya tidak memiliki kepentingan apapun dengan website yang ada dalam thread ini. Moderator dapat menghapus link jika di perlukan
      MUSIM
      Yang di bahas dalam Thread ini hanya untuk keberangkatan pada Musim Dingin di Tokyo dan sekitarnya, anda dapat tetap membaca thread ini dengan melakukan beberapa penyesuaian jika ingin bepergian di Musim lain.
      STYLE
      Khusus Perjalanan ke Tokyo, perjalanan saya bukan perjalanan Backpacker, saya selalu membawa Koper, naik penerbangan Full Service, Tinggal di Hotel, tetapi mencari harga paling murah yang bisa di dapatkan  
       
      I Persiapan
      Saya selalu menikmati Tokyo (sama halnya dengan saya menyukai Bangkok) Kota ini sangat hidup, penuh dengan budaya Jepang yang kental di satu sisi dan teknologi modern di sisi lain. Khusus untuk Musim dingin, saya menyukainya karena
      1. Musim dingin tidak ada di Indonesia, 2. Tidak terlalu berkeringat, 3. Ada banyak foto indah yang bisa di peroleh di musim dingin, 4. Salju, 5. Harga Tiket dan Hotel lebih murah...(ya, bandingkan jika anda pergi ke Jepang untuk melihat Sakura mekar) Jika kalian ingin mencoba musim dingin di Tokyo ayo kita mulai persiapannya.
      1. Passport dan Visa
      Untuk keluar negeri tentu saja kita harus mempunyai Passport dan untuk bisa ke Jepang kita juga harus mempunyai Visa. Ada banyak cara membuat passport yang bisa di temui di Google karena itu saya tidak akan mengulas lebih lanjut. Silakan masuk ke www.google.co.id lalu ketikkan "cara membuat e paspor" dan kalian akan menemukan lebih dari 100.000 tautan.
      Yang ingin saya sampaikan disini adalah BUATLAH E-PASSPORT, jangan membuat Passport biasa. Membuat passport biasa untuk bepergian ke Jepang sangatlah menyusahkan, karena artinya kita harus mengurus Visa. Sedangkan jika menggunakan E Passport kita tinggal mengurus Visa Waiver.
      Berikut saya tunjukkan perbandingannya :

      Dari perbandingan di atas terlihat kan, mempunyai E Passport berarti anda mengurangi keribetan mengurus Visa, jika visa di tolak anda terpaksa harus merelakan tiket pesawat PP dan (mungkin) hotel yang hangus. Sebaliknya jika anda mempunyai E Passport anda tinggal mengurus Visa Waiver terlebih dahulu baru melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel, dll sesudah Visa Waiver di kabulkan. Anda juga bisa melewatkan ketakutan yang paling banyak di bicarakan orang saat membuat Visa "HARUS PUNYA DUIT MINIMAL SEKIAN PULUH JUTA", karena penguruan Visa Waiver hanya memerlukan E Passport anda. 
      Peluang untuk mendapatkan Visa Waiver juga sangat besar, jika anda orang baik2 tidak punya catatan kriminal, tidak pernah ditangkap di Jepang, maka saya bisa bilang Anda pasti dapat Visa Waiver.
      Cara mengurus visa waiver Jepang bisa di dapatkan dengan mengetikkan "cara membuat visa waiver jepang" di Google.
       
      2. Tiket
      Saya bukan orang yang anti dengan penerbangan Low Cost, pada dasarnya saya malah lebih sering menggunakan Maskapai Low Cost ketimbang Full Service, tapi mari saya tunjukkan kenapa saya lebih memilih penerbangan Full Service untuk pergi ke Tokyo
      Maskapai Low Cost hampir selalu menggunakan transit flight dari Jakarta ke Tokyo. Efeknya sangat berbahaya, saya sudah 2x mengalami kejadian tidak mengenakkan. Waktu transit biasanya hanya 1,5 - 2 jam. Akibatnya jika penerbangan dari Jakarta delay maka (hampir) dapat dipastikan (walaupun kita tidak ketinggalan pesawat menuju Tokyo) tidak cukup waktu untuk memindahkan bagasi kita. Kejadian paling parah yang saya alami adalah berada di musim dingin tanpa jaket tebal (yang tertinggal di Kuala Lumpur). Saat itu perlu 2 hari untuk bagasi saya sampai di hotel. Alhasil liburan sudah tidak lagi menyenangkan, dan saya harus rela kehilangan suara selama 2 minggu karena terkena radang tenggorokan (kupluk, syal dan semua baju ganti ada dalam koper di bagasi). Sekarang  bagaimana jika waktu transitnya lama, misal 16 jam. Anda mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar hotel di lokasi transit. Tentu saja ada pilihan untuk tidur di bandara. Tapi sebagaimana telah saya tuliskan di atas style perjalanan saya bukan backpacker. Jam kedatangan dan keberangkatan Maskapai Low Cost sering mengakibatkan anda kehilangan 1 hari di Hotel. Begini contohnya : Jika anda Tiba di Tokyo Pukul 23.00 maka sesudah proses imigrasi, pengambilan bagasi, transportasi dll maka kemungkinan anda akan tiba di hotel Pukul 01.00. Waktu Check in hotel biasanya adalah pukul 14.00 sehingga mau tidak mau anda telah kehilangan 1 hari di hotel yang telah anda bayar. Selain itu waktu keberangkatan juga seringkali jadi masalah. Maskapai Low Cost sering berangkat di jam-jam malam seperti 23.50, padahal waktu Check Out hotel Tokyo adalah 11.00 akibatnya ada waktu lebih dari 12 jam luntang lantung tanpa tempat istirahat. Ada biaya tambahan untuk bagasi di penerbangan Low Cost. Biasanya berkisar 400 - 700 ribu tergantung beratnya. Berarti kalau PP bawa bagasi maka ada tambahan biaya sekitar 1 juta dari harga tiket. Penerbangan ke Tokyo memakan waktu lama, direct flight saja bisa lebih dari 7 jam. Lalu di pesawat kita mau ngapain? duduk, diem, merenung dan tidur? jika anda memilih untuk mengisi perut maka ada biaya lagi yang harus di keluarkan untuk pemesanan makanan.  Ok, jadi kita akan memilih penerbangan full service yang menyediakan makanan dan minuman, entertainment flight, jarak antar kursi yang lapang, jam penerbangan yang tepat dengan kebutuhan, free bagasi, dan semua fasilitas lain yang tidak di dapatkan di penerbangan low cost. Mahal dong? Jawabnya TERGANTUNG. 
      Ini contoh penawaran maskapai low cost

      Dan ini tiket yang saya beli 

       
      Saya terbang menggunakan JAL yang masuk dalam daftar 5 Star Airlines. Bagasi 46 kg FREE, Full Service, dengan Jam kedatangan 15.45 dan Jam keberangkatan 17.45. Harga yang saya dapatkan lebih murah daripada maskapai Low Cost.
      Jadi bagaimana caranya? Saya menggunakan SkyScanner (silakan Googling). Dengan SkyScanner kita dapat melihat kapan, maskapai mana, dan website mana yang memberikan tiket paling murah. Tentu saja jika kita membeli dari jauh2 hari kita memiliki lebih banyak pilihan harga yang mungkin dapat berubah. Oh ya, sekali kita melakukan pencarian lewat SkyScanner maka saat membuka email, googling dan menggunakan media sosial iklan yang ditampilkan biasanya adalah iklan harga tiket yang paling murah. Rajin2lah mengecek harga tiket lewat SkyScanner karena FYI, harga tiket JAL biasanya 16juta sekali jalan. Harga 7,3juta PP saya dapatkan menggunakan Fasilitas "Dapatkan Info Harga" yang ada di situs SkyScanner. Fasilitas ini memungkinkan kita mendapatkan harga terbaru dari rute yang kita tuju.
      Sekedar tambahan, Tiket penerbangan dari Jakarta - Paris PP untuk Maret 2019 saya dapatkan dengan harga lebih murah daripada tiket ke Jepang. Lagi2 dengan SkyScanner.
       
      3. Hotel
      Rata-rata hotel di Jepang memiliki kamar yang kecil tapi harga yang "besar". Tokyo pun termasuk. Harga properti di Tokyo yang sangat mahal membuat Tarif Hotel juga tinggi untuk ukuran Indonesia. Walaupun demikian tetap saja jika bersedia susah sedikit masih ada kamar2 kapsul dan dormitory yang berharga di bawah 500ribu permalam. 
      Menyesuaikan style jalan-jalan, saya memberikan beberapa kriteria untuk memilih Hotel di Tokyo.
      Carilah hotel yang dekat dengan stasiun kereta. Kereta adalah transportasi nomor 1 di Tokyo. Dalam kondisi cuaca yang dingin akan lebih baik jika Hotel dekat dengan stasiun kereta sehingga kita tidak perlu berlama2 diluar. Hotel yang dekat dengan stasiun kereta juga memudahkan anda untuk menepati jadwal itinerary. Bawaan anda cenderung banyak, karena musim dingin membuat pakaian yang harus disiapkan berlapis2. Jika mendapatkan kamar hotel yang terlalu kecil maka anda akan kesulitan sendiri dalam meletakkan koper dan barang belanjaan Pastikan hotel anda memiliki sistem penghangat ruangan yang baik dan air panas yang mengalir 24 jam non stop. Saya tidak bisa membayangkan jika di tengah suhu 0 derajat lalu harus mandi pagi dengan air yang tidak terlalu panas karena sistem air panas dipakai beramai-ramai. Akan lebih baik jika Hotel menyediakan sarapan pagi. Buat anda yang terbiasa mengisi perut di pagi hari, tentu akan runyam jika harus jalan dulu mencari sarapan di tengah udara dingin. Hotel di sekitaran Tokyo memang lebih mahal daripada yang mengarah ke luar kota. Tetapi anda akan lebih mudah menentukan jalur tujuan jika berada di dalam kota. Dalam beberapa kesempatan, saya selalu memilih hotel yang sama untuk tempat menginap. Hotel Villa Fontaine Hatchobori. Hotel ini merupakan salah satu hotel dari jaringan Villa Fontaine yang tersebar di seantero Jepang. Saya memilih hotel ini karena semua kriteria yang saya sebutkan di atas dapat diakomodir. Harganya pun menurut saya termasuk murah. Sekitar 1,2 juta permalam, yang kalau di share bersama teman sekitar 600 ribuan permalam (sudah include sarapan), ukuran kamarnya juga sedikit lebih besar dari ukuran kamar di daerah Shinjuku dengan harga yang lebih mahal.
      Hotel ini hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Stasiun Kayabacho (uniknya Hotel Villa Fontaine Kayabacho justru sedikit lebih jauh dari stasiun Kayabacho, jadi jangan sampai salah hotel). Stasiun Kayabacho hanya berjarak 3 stasiun dari Ginza, 2 stasiun dari Otemachi, 3 stasiun dari Akihabara, bahkan hanya 5 stasiun dari Ueno dimana kita bisa melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen. Posisinya sangat strategis.

      Suasana luar hotel - (a)

      Lobby - (a)

      Lift - (a)

       
      4. Pakaian
      Tidak bisa dielakkan Pakaian Musim Dingin pasti lebih tebal dan berlapis dibandingkan jika kita ke Jepang di musim panas. Suhu udara di Tokyo sepanjang musim dingin berkisar di angka -2 sampai 7 derajat celcius. Demi kenyamanan anda saya menyarankan untuk menggunakan 3-5 lapis baju. Tentu saja hal ini bergantung dari ketahanan tubuh anda terhadap udara dingin. Berikut list pakaian yang perlu dibawa :
      Kupluk Syal Long John Jaket / Sweater / Vest Mantel / Jaket Salju Celana Panjang (bahan cordoray lebih bagus) / Celana Insulated Sarung tangan Jika ada rencana untuk bermain salju saya sarankan dari awal bawalah celana insulated, celana ini memiliki beberapa lapisan, bagian paling luar memiliki jenis parasut sehingga tidak mudah kemasukan air, dan bagian paling dalam merupakan lapisan yang menghangatkan kaki. Hindari bermain salju dengan celana jeans, karena dapat merembes dan membasahi kaki. Oh ya, harga barang2 di atas sangat bervariasi tetapi ada beberapa lapak di tokopedia yang menjual Perlengkapan musim dingin dengan harga sangat murah tetapi kualitasnya bagus. Sebagai contoh saya mendapatkan mantel dengan harga 400 ribuan dan celana insulated dengan harga 100 ribuan. Nyaman saat di gunakan. Coba saja di searching.

       
      5. Komunikasi
      Sebenarnya Tokyo adalah kota yang ramah Wifi, kira-kira kalau diterjemahkan banyak Free Wifi bertebaran dimana-mana, di dalam bus, di tempat2 wisata, di stasiun kereta, dan pastinya di hotel. Hal ini memudahkan anda untuk berkomunikasi baik via media sosial maupun aplikasi chatting. Fasilitas free wifi ini dapat di peroleh dengan melakukan sign in ke salah satu jaringan wifi yang akan meminta anda untuk mengklik tautan yang di kirimkan ke email anda. Biasanya anda akan mendapat kesempatan 5 menit free yang dapat digunakan untuk membuka email dan mengklik tautan untuk mengkonfirmasi penggunaan free wifi.
      Walaupun demikian saya tidak menyarankan anda untuk bergantung pada fasilitas Free Wifi. Saya tetap menyarankan untuk mempergunakan jaringan komunikasi sendiri. Ada beberapa alternatif yang bisa anda lakukan :
      Beli SIM Card di Jepang  Beli SIM Card dari Indonesia Sewa Paket Wifi Bagi yang berangkat dalam rombongan, saya lebih menganjurkan untuk menyewa paket Wifi. Dalam 1 router biasanya bisa dikoneksikan untuk 6-8 alat. Sehingga jika di share biaya sewanya jadi lebih murah. Contoh untuk router unlimited 4G yang saya sewa dari QL Liner (via Klook.com) saya hanya perlu membayar Rp 115.000 per hari. Alat ini dapat dipergunakan untuk 14 alat sekaligus. Sehingga jika di share biaya ke 7 orang (masing2 mempergunakan 2 alat), 1 orang hanya perlu membayar Rp 16.500 per hari. Harga ini jauh lebih murah daripada membeli SIM Card dari Indonesia atau membeli di Jepang. Tetapi wajib diingat, kelemahan Wifi adalah jika pembawa router terpisah lebih dari 10 meter maka teman2nya yang lain tidak lagi mendapat sinyal. Kemudian jika alat hilang atau rusak ada denda yang lumayan besar sekitar 42.000 yen. Selain itu jangan lupa untuk membawa Power Bank sebab jika router kehabisan batrei maka komunikasi anda juga akan terputus.
       
      Jika anda memilih menggunakan SIM Card maka anda akan terhindar dari keribetan menenteng router kemana2. Selain itu anda tidak perlu harus selalu berada di dekat router untuk melakukan komunikasi. Kapan saja anda ingin menghubungi teman, atau upload instagram dapat dilakukan langsung.
      Untuk SIM card tidak ada salahnya anda melihat2 di website GlobalKomunika, mereka memberikan banyak pilihan paket SIM Card (Paket Data SAJA). Dengan membeli SIM Card langsung dari Indonesia anda bisa langsung mengaktifkan HP Anda saat berada di Bandara Narita / Haneda. Sayangnya ada batasan Quota 4G yang harus anda perhatikan saat memilih menggunakan SIM Card. Untuk SIM Card seharga Rp 195.000 anda bisa mendapatkan Quota 4G sebanyak 3GB untuk waktu 8 hari. Setelah itu jika Quota habis maka kecepatan akan turun menjadi 2G. Jadi jangan terlalu sering melakukan Video Call atau berselancar di Youtube jika anda menggunakan SIM Card. Jika anda memutuskan menggunakan SIM Card harap di baca baik2 petunjuk penggunaannya (sudah disertakan bersama SIM Card), karena tidak semua HP secara otomatis melakukan pengaturan APN.

       
      6. Tiket Wisata
      Kepada siapapun yang ingin ke Jepang saya selalu menyarankan untuk mempersiapkan Itinerary dengan sebaik-baiknya. Sejak awal pastikan tempat-tempat yang ingin anda tuju. Lalu lakukan survey untuk melihat apakah tempat2 tersebut membutuhkan tiket masuk. Kenapa hal ini penting : karena banyak tempat wisata di Tokyo yang memberikan Harga Tiket lebih murah saat pemesanan di lakukan di awal ketimbang saat anda datang dan membeli langsung di loket. Selain itu anda dapat menghemat waktu untuk melewatkan antrian orang2 yang ingin membeli tiket pada waktu bersamaan.
      Beberapa tempat wisata bahkan TIDAK MENJUAL TIKET DI TEMPAT. Jika anda ingin mengunjungi Fujiko F Fujio Museum, atau Ghibli Museum maka anda harus melakukan pemesanan dari sebulan sebelumnya. Karena jika anda langsung datang ke tempat tersebut tanpa memiliki tiket maka bersiaplah untuk kecewa. Anda tidak akan bisa masuk.
      Ada banyak situs yang menjual tiket wisata secara online, saya secara pribadi lebih sering memesan lewat Klook. Silakan lakukan pengecekan apakah Tiket tempat wisata yang ingin anda tuju tersedia di website mereka. Tapi sekali lagi lebih baik anda membeli tiket lewat online karena harga yang di dapat sering lebih murah daripada membeli langsung, sekaligus memastikan rencana liburan anda tidak berantakan karena gagal mendapat tiket.
       
       
    • By min0ru
      Pagi itu, saya dan keluarga mendarat di Kansai International Airport (Osaka) pukul 08.30 waktu setempat. Ini kali kedua saya mengunjungi negara yang kawaii ini dan kota pertama yang akan saya kunjungi adalah Takayama. Seusai mengambil bagasi, saya bergegas menuju ke JR Office untuk menukarkan JR Pass (Japan Railway Pass). Antrian ternyata cukup panjang mengular dan menghabiskan waktu lebih dari 30 menit sampai akhirnya saya mendapatkan JR Pass.
      Cara Menuju ke Takayama
      Karena saya menggunakan JR Pass, jadinya kami bisa langsung naik ke Shinkansen (kereta cepat). Dari Kansai International Airport (KIX) kami mengarah ke Shin-Osaka Station dahulu baru nyambung kereta lagi ke Nagoya Station sebelum akhirnya menggunakan Hida Train (JR) dan turun di Takayama Station.
      Jalan Sore di Takayama

      Sesampainya di Takayama, saya langsung bergegas menuju hotel karena memang sudah waktunya check-in, lagipula repot rasanya jika harus berjalan-jalan menggeret koper. Kami menginap di J-Hoppers Takayama yang jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki dari Takayama Station.
      Saya bertanya kepada resepsionis hostel mengenai apa saja yang bisa dilihat di Takayama ini dan dijawab dengan sangat ramah olehnya. Jadi di Takayama ini ada bagian kota tuanya yang cukup ramai tapi hanya di akhir pekan dan banyak street food. Karena kami datang di hari biasa, jadi kami cukup manyun dan memutuskan untuk eksplorasi saja jalan-jalan di Takayama.
      Sebelumnya kami makan dulu di restoran ramen yang dipilih secara random karena cukup ramai. Rasanya pun cukup enak dan menghangatkan. Saat itu cuaca cukup dingin kalau tidak salah sekitar 5-10°C. Sayang banget karena kalap saya ngga sempet mengabadikan foto makanan maupun restorannya. 
      Berseberangan dengan restoran rame, ada sebuah jembatan kecil  untuk menyeberang sungai dan ada jalanan kecil di sisi sungai tersebut yang cukup cantik untuk berfoto. Jadilah ambil beberapa frame dulu ☺️. Ngga kerasa hari cepet banget gelap, suasana lampu bangunan tua satu persatu mulai menyalah membuat suasana malam itu makin cantik. Kebayang ngga sih bangunan tua yang kebanyakan berbahan kayu dihiasin lampu berwarna kuning atau lampion berwarna merah? 
      Malam itu kami kembali lebih cepat ke hostel, karena ngga banyak lagi tempat yang bisa dilihat dan memang tujuan ke Takayama ini hanya persinggahan untuk menuju ke Shirakawa-Go.
      Keindahan Desa Sejarah Shirakawa-Go (UNESCO's World Heritage Sites).

      Cara yang saya gunakan untuk menuju ke Shirakawa-Go dari Takayama adalah menggunakan tur yang di arrange oleh J-Hoppers Hostel. Kenapa saya memilih tur dari J-Hoppers? Karena harganya lebih murah ¥500 untuk orang yang menginap di J-Hoppers, kan lumayan 4 orang sudah jadi semangkok ramen. 

      Bus melaju dengan santai ke Shirakawa-Go, dalam waktu kurang dari 1 jam kami sudah tiba di situs bersejarah ini. Kami diberikan waktu bebas selama 2 jam di desa ini. Ngga pake lama, saya langsung ngacir turun dari bus dan cari spot buat pepotoan.


      Rumah-rumah di desa ini disebut Gasshō-style atau bebentuk seperti tangan sedang berdoa. Atapnya terbuat dari susunan jerami yang sangat kuat dari berbagai cuaca. Walaupun hanya terbuat dari jerami tetapi pada musim dingin tetap dapat menghangatkan dan sejuk saat musim panas.


      Senangnya saya liat sisaan salju yang masih terhampar luas dan tebal, pengen rasanya tambahin duren sama cendol trus sirup tjampolay~ *eh. 
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      POCKET WIFI di Jepang......
       
       
       
    • By ko Acong
      Bagi yang bosan di Kuala Lumpur boleh melipir ke Melaka cuma 2 jam perjalanan loh.
      Berapa uang yang saya habiskan selama main ke Malaka? Normalnya tiket pesawat PP 1 jutaan. Yang pasti tiket PP Indonesia-Kuala Lumpur kemarin saya dapat Rp 169.000 saja Malaysia Airlines Business Class (Promo).
      Mari kita hitung pengeluaran saya selama 2 malam 3 hari di Melaka:
      Tiket Bus, via Terminal BTS (Bandar Tasik Selatan) cukup 24 x 2 = 48 RM
      Jika langsung bus PP harganya 70 Rm, perbedaan waktu hanya 1 jam. Kelebihan transit di  BTS setiap 30 menit ada Bus. Kekurangannya, jika ketingalan jadwal bus harus buang waktu selama 3 jam.
      Hotel Saya Pake Hotel Hong https://goo.gl/maps/fhwLNd6fmzp
      yang terkenal buat Backpackers, karena serasa Hotel Keluarga ada di antar jemput di terminal bus dan ketika diantar mereka melepas kita satu persatu, sampai aman di terminal bus dan mengarahkan ke platform yang seharusnya. Terima kasih Ci Amey dan karyawan hotelnya yang bersih. Harga selama 2 malam kisaran Rp 550.000. 
      Tranportasi di Melaka semua ditempuh dengan berjalan kaki. Estimasi makan minum, cukup Rp. 100000 perhari, di tiap menu makanan perhari ada daging nya lumayan wah juga sih.
      Tinggal kita hitung oleh2 jajan yang aneh-aneh dan lainnya, jadi estimasi main di Melaka selama 2 hari:
      Bus 48 Rm = Rp 175.000 Hotel 2 malam = Rp 550.000 Biaya makan minum = Rp. 300000 Jumlah Rp 1.025.000.- sesuai Hitungan awal budget cukup 1 jutaan.
      Hehehe namun belum termasuk Cendol Musang King dan oleh-oleh Durian Jam San Shu Gong yang legenda, Wueeenak lembut banget. Nah bila mau lanjut main di Kuala Lumpur, cuma tinggal nambah hotelnya sekitar Rp 500.000 per malam.
      ____________________________________________________________________________________________________________











    • By Daniyah Isa
      Assalamualaikum 
      Salam kenal,
      Panggil saya, Nia
      Ini adalah pertama kalinya saya pergi ke LN dg mengurus semua keperluan sendiri. Biasanya, sdh terima beres dari kantor, karena memang ada urusan. Nah, destinasi yg saya pilih tdk jauh tp harus berkesan ! Melaka. Kota yg ditempuh dlm waktu 2 jam dari KLIA2. 
      Gimana caranya saya bisa sampai ke sana ? Inih dia, detailnya ;
      1. JKT-KLIA2
      Pesan tiket pesawat yg everyone can fly dari situs resmi. Lama waktu sekitar 2 jam, berangkat 10:10am sampai KLIA2 13:15pm.
      Di KLIA2, ikuti saja petunjuk arah yang ada, sambil ikuti arus kemana orang-orang pergi. Nanti, ada eskalator naik, lalu ada eskalator turun langsung ke tmpt imigrasi. Setelah keluar dari imigrasi, saya temukan mall dg counter-counter barang branded. Semacam Grand Indonesia, kalau di Jakarta.
      Buat yg terburu-buru sampai ke KL dg cepat, mgkn ada urusan meeting or apa, bisa lurus terus ke pintu keluar. Di samping pintu keluar ada loket pembelian tiket KL Ekspres, seharga 55RM dg waktu tempuh 33menit ke stasiun KL SENTRAL. Dari KL Sentral, bisa pilih kemana saja tujuan teman-teman yg mau dicapai. Ibarat di Jakarta nih, KL Sentral tuh Manggarai. 
      Tujuan wisata saya, dan teman saya adalah Melaka. Belajar dari blog dan bbrp artikel, butuh kendaraan bus utk sampai ke sana. Hanya bus saja, tdk ada kereta atau MRT yg menuju ke sana. Saya pun, turun lagi ke lantai G dg eskalator. Jangan takut kesasar ! Banyak petugas keamanan yg berjaga.
      Sampai di lantai paling dasar, ada sederet loket yang menjual tiket bus, taxi, sewa kereta (mobil). Langsung saja, membeli tiket bus Transnasional tujuan Melaka Sentral, seharga 24.10RM. Di tiket sudah tertera nomor tempat duduk, gate tempat menunggu. Wah, pokoknya tertib dan teratur! Meskipun busnya lebih bagusan DAMRI sih bagi saya, hehehe.
      2. Melaka dan Wisatanya 
      Selama 2 jam perjalanan dari KLIA2, sambil bengong-bengong liat pemandangan (apa bener gue di Malaysia? Ini mirip ke Ciawi yah ? Heheheh) yang membedakan tuh, sepanjang jalan lancar jaya. Mgkn supir bus kapalan nginjek gas, hehehe. Duh bahagia deh kalau Jakarta jalanannya kaya gini terus. Sampai tibalah saya di Melaka Sentral, ibaratnya Terminal Kp. Rambutan gituh. 
      Waduh, sepi banget ! Macam ga ada kehidupan. Bingung juga kan, mau ke hotel gimana ? Boro-boro kuota buat pesan taksi online, sinyal ajah ga dapat.
      Yaa, saya tanya ke petugas kebersihan, dan memang bus Panorama 17 tujuan Bangunan Merah, agak lama. Bukan karena macet yaa, ini karena jalanan di Melaka tuh Sehala (satu arah) jadi dia berputar dulu.
      Sejam menunggu, datanglah bus Panorama 17. Disinilah pengalaman dimulai, banyak yg Negor dan tanya "Indonesia ya ? Indonesianya mana ?" Agak bingung sih, ditanya begitu. Biasanya ditanya "Jawanya mana ?" Padahal sih, sama saja hehehe. 
      Saya menginap di hotel Hallmark Crown, 3H2M, seharga 147RM include Breakfest, free wifi. Wilayahnya dekat dengan mall Dataran Pahlawan, jalan kaki 10 menit lah. Jadi turun saja di Dataran Pahlawan, ongkos busnya 2RM saja. Hotelnya comfie banget ! Disetiap sudut ada galon. Jadi bisa refil sepuasnya, ditambah kulkasnya menyala dg sempurna. Wah, recomend deh!
      Saran utk teman-teman yg mau pesan hotel di Melaka, pesan di daerah sekitar Dataran Pahlawan (rate murah), Bangunan Merah, dan Jonker Street. Tiga tempat itu, sudah dekat banget kemana-mana. Jadi bisa jalan-jalan santai, foto-foto, interaksi sama penduduk lokal. Yg penting, rajin jalan kaki yaa, hehehe.
      Hari pertama saya mengunjungi Bangunan Merah, jalan kaki dari Hotel 15 menit. Melewati mall-mall Besar, dan rupanya ada carnaval becak hias, mobil hias dan barongsai. Jadi nggak berasa jauh dan capeknya.
      Di Melaka, ada yang saya lihat di maps Google itu jauh, ternyata dekatan. Menara Taming Sari, Bangunan Merah, Jonker Street dan River Cruise. Yang jauh, cuma Masjid Selat Melaka. Masjid Selat Melaka memang harus menggunakan taksi online, karena jaraknya terpisah dengan daratan Melaka kota dan masuk ke kompleks perumahan. 
      3.Kuliner dan Oleh-oleh Melaka
      Sempat bingung mau makan apa di Melaka. Hari pertama saya sampai di Melaka, sudah malam dan banyak yg tutup. Masa iyah sih, jauh-jauh ke Melaka, makanya McD? Nggak ada nasi lagi. Akhirnya mampir ke 7Eleven (horeee, Nemu 'sevel !) Beli nasi lemak instant dan mie instan. Lupa berapa harganya, tapi cukup menahan lapar. Serius deh, sebenarnya nggak lapar-lapar banget ! Cuma karena nggak mau masuk angin ajah.
      Terakhir perut diisi sama sandwich Subway yg beli di KLIA2. Hufh, gara-gara ngincer destinasi wisata jadinya lupa makan. 
      Hari kedua, masih hunting foto disekitar Bangunan Merah, Taming Sari, River Cruise. Cerah banget langit di Melaka, dan udaranya juga segar nggak ada polusi (kapan Jakarta begini ? Mungkin ga yah ?). Di samping Bangunan Merah, ada tangga menuju bukit. Diatasnya bangunan reruntuhan yang menghadap lautan lepas. Keren banget !!! Duduk-duduk saja sambil lihat pemandangan. 
      Oh Iyah, untuk beli oleh-oleh seperti gantungan kunci, kaos tulisan Melaka, tas Melaka, tempatnya di Medan Samudera. Tenang, ga jauh kok ! Ga perlu nyebrang. Dari Bangunan Merah, ambil sisi kanan dan lurus terus sampai lihat bangunan kapal pesiar. Nah di sana, yang paling murah ! Kaos dapat 10RM, gantungan kunci dapat 8RM, 6 gantungan kunci. Meski di Bangunan Merah juga ada lapak yang menjual, lebih baik beli di Medan Samudera, karena harganya lebih terjangkau. 
      Selain beli oleh-oleh, di tempat ini ada warteg Melayu loh ! Syukurlah, ada warteg juga. Awalnya sempat underestimate gitu. Makanannya mirip makanan warteg, dan ga lebih menarik dari warteg Jakarta. Karena Nggak enak sama Ibu penjualnya, yg tiba-tiba udah nyendokin nasi, mau ga mau dibeli. 
      Yaa sayur tumis kacang panjang dan ayam goreng jadi menu makan siang. Pas dimakan, enak ! Ini karena efek capek mungkin yaa. Minum air mineral, biar nggak makin haus. Tadinya sih mau makan nasi Briyani dan teh tarik, tapi dia hanya jual di hari Minggu. Seporsi makanan warteg Melayu cuma 6RM. Waah, amazing ! akhirnya bisa menghemat, heheheh.
      Lepas makan, lanjut belanja-belanja di sekitar Medan Samudera. Biasa, buat yang dirumah, mau dibeliin kaos dan gantungan kunci utk disebar, hehehe. Jalan lagi ke Bangunan Merah, baru ketemu kedai es cendol. Katanya sih, es cendol di Melaka itu khas banget. Yaudah, saya beli yang es cendol kacang merah. Rasanya ??? Waah, enak banget !!! Pass buat saya yang ga terlalu suka manis. Kuah santannya gurih, cendolnya segar dan kacang merahnya manis. 
      Wah, okeh banget lah ! Rencana kalau ngidam, maunya ngidam es cendol Melaka. Hahahah
      Menjelang sore, saya bersiap menuju Mesjid Selat Melaka. Menikmati sunset sambil menunggu waktu magrib. Magrib di Malaysia, setengah tujuh. Tapi langitnya seperti setengah enam, Jakarta. Waktu di Malaysia tuh cepat banget ! Mungkin ini planet Merkurius, satu menit tiga puluh detik. Semua terasa cepat.
      Saya dan teman-teman menuju Masjid Selat Melaka menggunakan taksi online. Sampai di sana, waah indah banget ! Lebih indah dari foto-foto Google. Garis cakrawala sudah menyapa di langit. Air laut biru bersih tanpa sampah. Saya berdiri di halaman belakang Masjid menatap langit sore. Diterpa angin laut, dan ada beberapa wisatawan lain berlalu-lalang. Sayang, lagi nggak sholat Magrib di sini. 
      Akhirnya cuma nunggu teman yang sholat Maghrib, sambil jaga sendal hahaha.
      Malam terakhir di Melaka, saya menuju rumah makan Eeji Ban Chicken, penjual makanan khas Melaka. Ada Rice Balls, Asam Pedas, Nasi Lemak, harganya pun terjangkau. Berkesan makan ditempat ini, karena rumah makan Eeji Ban recomend dari supir taksi online. 
      4. Check Out Melaka
      Hari terakhir di Melaka, saya merasa sedih banget ninggalin tempat ini. Padahal rumah ini kampung orang, negeri orang, huhuhu. Nggak mau repot karena tas udah beranak, jadinya saya dan teman-teman naik taksi online ke Melaka Sentral.
      Di Malaysia pada umumnya, jarang ada sirik-sirikan or persaingan. Contohnya di terminal Sentral Melaka. Tadinya mau naik bus Delima,  bus terkenal dikalangan blogger yg pernah kesana. Tapi sama kenek Delima, disuruh ke bus satunya lagi yg kurang eksis. But its OK ! Yg ptg sampai, heheheh.
      Dua jam perjalanan menuju terminal bus TBS (Terminal Bersepadu Selatan), amazing !!! Terminal Bus rasa Bandara Terminal 3. Bersih, tertib, rapi. Dibawahnya, ada stasiun menuju KL Sentral. 
      5. Sehari di Kuala Lumpur 
      Berhubung pesawat tengah malam, jadi siang masih bisa jalan-jalan sebentar di Kuala Lumpur. Hunting foto di KLCC, Dataran Merdeka dan jalan-jalan ke Mall *lagi. 
      Dari Terminal TBS, naik KL transit ke stasiun KL SENTRAL seharga 6.5RM. Dari KL SENTRAL, bisa ke Batu Caves, KLCC, Mesjid Jamek, KLIA2. Ada peta seperti peta yang ada di halte Transjakarta, di sana juga ada petugas yang membantu dan menanyakan "Can i help you ?" So, tak perlu takut tersesat. 
      Stamina udah low, meski cuma naik turun kendaraan umum tp cukup bikin lemas. Selain makan, kita juga butuh vitamin, kalau capek lebih baik istirahat.
      Di KL SENTRAL, ada loker penitipan dg kunci sensor wajah. Jadi kita ga perlu deh tengteng tas beranak kesana kemari. Harganya 20RM utk loker kecil dan 30RM utk loker besar. Sangat disarankan berpergian sama teman, biar segala biaya bisa ditanggung bersama. Tapi milih juga yaa, teman yang gimana buat diajak jalan jauh. Apalagi, ke LN yg jalan kakinya jauh-jauh.
      Baiklah, itu pengalaman pertama saya traveling ke Melaka, Malaysia. Saya sangat suka tempat itu, lebih indah dari yg saya bayangkan. Terutama yg hobi fotografi, ini banyak spot-spot bagus di Melaka. 
      Oh Iyah, makasih banyak buat Mba Vira. Mgkn dia jarang aktif di forum ini. Saya pun juga newbie. Ketemu jalan2.com karena random ajah, hehehe. Lagi bosen, drpd stalking sang EX atau baca berita hoaks, iseng-iseng cari soal Melaka. Tiba-tiba muncul situs ini, dan saya kenalan sama Mba Vira. Nggak ada sedikitpun curiga bakal gimana nnt disana, tinggal jalan ajah. Hehehe
      Nah buat teman-teman, semoga tulisan saya membantu dan jadi referensi kalau kalian mau ke sana. Ingat, No need bilang, barang ini murah atau mahal. Soalnya beda "Peradaban".