• agoda-hemat.png

  • 0
Mykee Eqel Hadala

Jalan-Jalan Bareng Ke R4, 18-20 April 2014

Question

Hi All...

 

Duuhhh.... dah lama banget gag maen kesini krn kesibukan di studio rekaman dengan berbagai proyek...

Terakhir yang ini proyeknya :

 

http://youtu.be/DB8UQ8qqr6E

 

Film tentang dokumenter Raja Ampat, n Gw terlibat dalam tim produksi musiknya dan bekerja langsung di bawah Mr. Wood (Multi Award Winning Music & Film Score Producer, who work with Sting, Steve Wonder, Bryan May Just a name a few). You can see Raja Ampat Through music in here and btw, i was in framed in the camera in this trailer.. Lol...

 

Anyway... enough with it.. tadinya pengen nulis FR tentang Pulau Matan yang Di Sorong, karena bulan kemaren abis maen aer & gosong"än di sana, but there is something more important than that...

 

Here we go :

 

Jalan-Jalan Bareng Ke R4 pada tanggal 18-20 April 2014

 

How's that sound???

 

Ok... not enough... how about if i said with Rp. 1,200,00,- you can explore Pyainemo (The Mini Wayag), Teluk Kabui, Pulau Arborek, Pulau Manswar dan Terakhir Pasir Timbul???

Yep... you are reading the correct numbers... Rp. 1.200.000,-!!!

 

Probably you will ask "How Come????"... well the answer is simple because i want to go for a vacation in R4 with My Friends and since i'm a local Sorong, i dont want to pay a frickin insane price for my vacation! That's why i managed to get that crazy price!

How can i get it, because i can!

 

Here's the general overview :
 

Gambaran Umum Rute Perjalanan "Jalan-Jalan Bareng ke Raja Ampat 18-20 April 2014"

  • Waisai adalah Perhentian pertama yang mana mungkin sebagaian besar sudah pernah ke Waisai, jadi bukan hal yang spesial untuk diberi gambaran.

 

  • Teluk Kabui adalah teluk kecil yang dipenuhi gugusan pulau dengan dikelilingi perbukitan yang mirip wayag. Terdapat beberapa pantai berpasir putih dan titik snorkling yang cukup bagus. Berfoto dan snorkling adalah merupakan kegiatan utama, dengan alternatif mendaki bukit, memakan waktu sekitar 1,5 - 2 jam untuk mengelilingi Teluk yang eksotis ini menggunakan boat.

 

  • Pyainemo adalah ""Mini Wayag" yang merupakan titik terjauh dari jalan-jalan ini. seperti julukannya "Mini Wayag" pemandangan yang ada sangat menyerupai Wayag, dengan kegiatan utama adalah hiking mendaki puncak bukit untuk bisa berfoto dgn latar belakang yang sangat mirip wayag, mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan yang luar biasa. Setelah puas akan ada sesi snorkling di spot yang ada di danau yang mirip bintang.

 

  • Arborek adalah pulau kecil dengan titik snorkling yang diakui oleh para snorkle dan diver dunia, di sini juga terdapat titik penyelaman. Pemandangan bawah air dan pantainya adalah LUAR BIASA! terlebih saat menikmati sunset. Terdapat penyewaan alat snorkling di arborek ini dgn varian harga 50 - 100 ribu. Bersnorkling di Jetty adalah wajib dengan mengambil foto-foto bawah air.

 

  • Manswar adalah pulau besar yang berisi berbagai desa wisata spt yenbuba, dll. Setiap desa memiliki keunikan dan keindahan tersendiri, di sini berbagai aktifitas spt menjelajah hutan dan melihat burung-burung cendrawasih, kakatua, urip di alam liarnya yang habitatnya masih asli! Jetty"dan titik snorkling yang ada di masing-masing desa menawarkan pengalaman luar biasa yang bisa ditemukan di bawah airnya!

 

  • Pasir Timbul adalah hamparan pasir yang muncul di tengah laut dan terletak di depan pulau manswar. Bersantai, berfoto dan bersnorkling di sini akan menjadi suatu kenangan yang tak terlupakan karena keindahannya pasir dan bawah airnya.

Secara umum, itulah gambaran tempat-tempat yang akan dikunjungi, dan kenapa Gw bisa ceritakan gambarannya spt di atas itu, karena Gw sendiri sudah kesana, bahkan saat Gw masih smp, seingat gw, waktu R4 ini masih sangat sunyi dan, tempat ini jauh lebih luar biasa dari sekarang, waktu itu keluarga gw punya 2 buah kapal 15 & 20 ton yang digunakan utk mencari hasil laut. Itulah saatnya pertama kali gw injak Raja Ampat ini, dan dulu sering menyelam utk cari lobster, kapal-kapal kami waktu itu pny alat-alat diving.

Ok, demikian gambaran yang Gw bisa kasih untuk sementara ini, karena banyak yang menanyakan rutenya seperti apa. Dan mohon diingat, ini rute kombo yang memakan bahan bakar minyak yang sangat banyak dengan kapasitas 20 org, dan jarak tempuh yang tidak pendek karena berkeliling selama seharian penuh. Silahkan lihat sendiri jarak yang ada di gambar peta yang ada. Dan ini menggunakan Speedboat bermuatan besar dengan mesin besar, tapi Gw berusaha untuk bisa dapat harga terbaik untuk kelas backpacker sekalipun yg notabene pny dana yg amat sangat terbatas.

 

Here's The Map :

1013330_560450370729708_1858252014_n.jpg

 

So Then... Here's The 1 Million Dollar Question : How Much????

 

As i say above!

 

Here's OFFICIAL POST :

Ala BACKPACKER RAJA AMPAT 2014
(Gath & Jalan-Jalan Bareng Kaskuser Sub Reg Sorong, Grup Fb Sorong & FP Backpacker Raja Ampat)

Waktu Pelaksanaan :
JUMAT 18 - MINGGU 20 APRIL 2014 (2 Hari 1 Malam) Bertepatan Dengan Liburan Paskah.

Peserta :
-Kaskuser Sub Reg Sorong
-Member Grup Fb Sorong
-Liker FP Backpacker Raja Ampat
-Umum
Total Peserta 30 Orang

Biaya :
Ala Backpacker Rp. 1,200,000,- Per Orang
(Termasuk Tur Sehari Penuh, Tiket PP Kapal Express Sorong-Waisai-Sorong, Kamar Hotel Dengan Sistim Berbagi Kamar)
Jangka Waktu Pembayaran Biaya Per Orang Dari Tanggal 10 MARET sampai dengan 7 APRIL 2014
Detil Lengkap Ada di Form Peserta.

Tujuan Kegiatan :
Silaturahmi & Rekreasi

Detil Jalan-Jalan :
Tur Kombo Sehari Penuh dengan Tempat Yang dikunjungi adalah Teluk Kabui, Pulau Gam, Pyainemo (Mini Wayag), Arborek, Manswar & Pasir Timbul. Lihat Gambar-gambar tempat yang akan dikunjungi lihat di kolom komentar. Detil lengkap ada di form peserta.

Download Form Peserta :
Hubungi Para Pengurus Dibawah Ini Utk Meminta Form Peserta!

Kepengurusan :
Aktifis Kaskus Sub Reg Sorong Om Chuang Kim Lung
Admin Utama Grup Fb Sorong Om Pace Noge
Koordinator Lapangan (Korlap) Om Fredie Sasiang
Planner Mykee Hadala

Didukung Penuh Oleh :
Kaskus Sub Regional Sorong
Grup Fb SORONG
FP Backpacker Raja Ampat
Rock on Sorong Sorong
Studio KM24 Sorong (Tempat Rekaman di Sorong)
(Jika masih ada yang berminat untuk turut mensponsori kegiatan ini, Silahkan Hubungi Kami).

Daftar Peserta Yang Pasti Ikut :
1. Om Chuang Kim Lung
2. Om Pace Noge (Not Yet Confirmed)
3. *Free Slot*
4. Om Dian ( Sam Po Kong )
5. Om Firman Ridwan *(Stand By)
6. Om Suryaviria
7. Om Amir Gani
8. Om Fajar Adi Kristianto
9. Om Vj' Aziz GuesStarnet
10. Om Fadly Rivaldy
11. Om Suleman Wallaby
12. Om Yadhie ( Datuk Panglima Kumbang )
13. Om Ovela Yosef
14. Om Jaja ( Jaja Crf )
15. Tante Darma
16. Adik Vincent
17. Tante Oni
18. *Free Slot*
19. Tante Astii Yosef Kristyawan
20. Tante S. Wallaby
21. Tante Ribka Tungga
22. Om Iman (Dari Om Chuang) *(Stand By)
23. *Free Slot*
24. Om Onal
25. Tante Haryhati
26. Om Michael Harold Buyung
27. Om Rahmat Takbir
28. Om Ammar Iyan Ramadhan
29. Wiriananda
30. Om Suryananda Mulasimadhi

 

 

>>> UPDATE PEMBAYARAN :
1. Om Ovela Yosef - LUNAS via TRANSFER MANDIRI
2. Tante Astii Yosef - LUNAS via TRANSFER MANDIRI
3. Tante Ribka Tungga - Tgl 4/5 April (Confirmed) (LUNAS)
4. Tante Haryhati - Tgl 4/5 April (Confirmed) (LUNAS)
5. Tante Darma - Tgl 4/5 April (Confirmed) (LUNAS)
6. Om Harold Buyung - (Confirmed) Setor Langsung ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
7. Om Rahmat Takbir - (Confirmed) Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
8. Om Aziz - Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
9. Om Fadly - Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
10. Om Dian - Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
11. Om Fajar - Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
12. Tante Oni - Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
13. Om Suleman Wallaby - 3 April (Confimed) (LUNAS)
14. Tante Suleman Wallaby - 3 April (Confimed) (LUNAS)
15. Adik Vincent - 3 April (Confimed) (LUNAS)
16. Om Wiryananda - 3 April (Confimed) (LUNAS)
17. Om Suryananda - 3 April (Confimed) (LUNAS)
18. Om Fredie Sasian - (Confirmed)
19. Tante Yuenita Siwu (Confirmed)
20. Om Chuang Kim Lung (Confirmed) (LUNAS)
21. Om Amir Gani (Confirmed) Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
22. Om Onal (Confirmed) Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
23. Om Ammar Iyan (Confirmed) Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung (LUNAS)
24. Om Yadi ( Datuk Panglima Kumbang ) (Confirmed) Setor Langsung Ke Chuang Kim Lung
25. Om Jaja (Confirmed) (LUNAS)

26. Om Suryaviria (Confirmed) LUNAS

Informasi Lebih Lanjut & Booking Tempat Silahkan Hubungi :
082238300949 - Via TELEPON!

 

Gw bukan travel atau jualan paket... liad aja harganya berbanding dengan rute perjalanannya... ingat ini Pyainemo atau Mini Wayag, jarak tempuh dari waisai ke pyainemo dengan speedboat turbo aja dah dua jam!

Gw tadinya hanya bersepuluh akhirnya jadi 15 dan akhirnya jadi 20...

Knp Gw post disini? utk memberikan kesempatan bagi yang ada disini, karena sebagian besar yg ikut adalah teman" gw yg lokal orang Sorong. Jadi grup kuota 10 ini hanyalah tawaran fair gw dengan harga yg segitu bagi teman" yang ada disini dan yg laen. Jika kuota 10 ini tdk terpenuhi maka, mohon maaf sebelumnya kalo tidak gw ikutsertakan, gw hanya mencoba membantu memberikan kesempatan.

 

Okay... That would be it... Nanya-nanya de el el.. silahkan telpon No yg diatas... SMS gag akan diladenin, Sorry...

 

And ohh yeaahh... next time, isn't going to be the same price.. remember i said that i just want some vacation of my own with some of my friends and i'm not a travel or a guy selling tour package??? yeah... you got it rite!
 

 

Ohh iyaa... nih ada ttg Pulau Matan di Sorong  yg maren gw pegi maen itu :
http://youtu.be/HUmcpaDnH2Q

 

So that's it...

 

Ciao Folks!

Share this post


Link to post
Share on other sites

85 answers to this question

  • 0

@Mykee Eqel Hadala

waw udah banyak ya mantap mas

Iya... niy senin mo ada lagi yang konfimasi... sekitar 5 org lagi dari Mdo... masih ada 1 dari Jkt juga... Total kuota 30 Org dengan 2 boat... Jalan" terbesar yang pernah sy alamin bareng temen-temen... hahahahaha... oh iya.. Yg backpacker diputusin dari rapat kita kemaren dapat kamar.. sekamar ber 6! Jadi gag kemping di alam terbuka.. Rata-rata sihh yg ikut ini temen bertemen jadi pada saling kenal.. ini yang bikin membengkak pesertanya...

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@Mykee Eqel Hadala

ok siap mas saya masih cek2 tiket neh :D

Wokehh Seepp... Jangan Lama-lama ntar dah dibayar orang tempatnya... karena mulai minggu ini dah pada mulai nyetor.. ada yg skema nyicil dan ada yang skema langsung lunas... kebanyakan langsung lunas krn byk yg baru pertama kali ke R4 jadi takut gag kebagian... hehehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

Updates :

 

Updates Recap Untuk  LIST PASTI IKUT Untuk Kuota 20 Orang Yang Sudah Konfirmasi :

1. Om Chuang Kim Lung
2. Om Fredie Sasiang
3. Om Sam Po Kong
4. Om Pace Noge
5. Om Firman Ridwan
6. Om @Aziz ( https://www.facebook.com/vjaziz.guesstarnet )
7. Om Fadly Rivaldy
8. Om @fajar Adi Kristianto ( https://www.facebook.com/FajarAdiKristianto )
9. Om Datuk Panglima Kumbang
10. Om Tora
11. Om Ogik Khashoggie
12. Om Jaja
13. Om Wawan
14. Om @Ovela Josef ( https://www.facebook.com/ovelayosef )
15. Tante @Astii Josef ( https://www.facebook.com/astiiyosef.kristyawan )
16. Tante @Yuenita Siwu (https://www.facebook.com/yuened )
17. Tante Norma/Nola
18. Tante Siti
19. Tante Oni
20. Bapak Suleman Wallaby
21. Ibu Suleman Wallaby

Menyusul LIST PASTI IKUT UNTUK Kuota 10 Orang!
Form Untuk Pembayaran Sudah BIsa Diunduh Di :
FILE GRUP SORONG... SUDAH SY TAG NAMA-NAMA nya...

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Ahook_
      Tanggal 16 Mei 2018.
      Setelah trip Eropa berakhir di Italy, aku terbang dari Roma ke Kuala Lumpur dengan menumpang Emirates. Maksud hati istirahat 2 malam di Kuala Lumpur untuk menyesuaikan jam biologis yang terpaut 6 jam antara Malaysia dengan negara Eropa yang aku kunjungi. Sombong... Istirahat saja harus di Kuala Lumpur... Bukan begitu brosis, aku punya trip selanjutnya ke Cina tanggal 18 Mei 2018, yang akhirnya aku batalin di jam- jam terakhir. Untungnya, rencana trip 10 hari di China belum ada booking apapun. Walaupun sayang, mau bagaimana lagi, toh harus ada yang diutamakan...
      Nah, selama 2 malam, aku pilih menginap di daerah KL Sentral. Supaya tidak terlalu repot kalau mau bolak- balik KLIA. Dan kali ini, aku pilih POD - The Backpacker`s Home. Letaknya belokan pertama kalau kita turun dari Monorail. Kalau kamu naik bus dari KLIA ataupun naik kereta, ya dekat banget. Kalau yang cari penginapan, yang pertimbangkan masalah jarak dekat, hostel ini boleh-lah. 

      Living Room.
      Eh, hostel ini sekaligus ada cafe-nya. Karena itu, ada live music kalau malam hari. Penyanyinya, ya, penghuni hostel kali, yang punya bakat. Kurang jelas juga sih. Karena, selama 3 malam di sini ( perpanjang 1 malam karena batal ke Cina ), yang nyanyi ya penghuni hostel. Seru sih, bisa request lagu.
      Per malam, aku bayar Rp 100.000,- ya, masih lebih mahal dibanding Flip Bunc, yang letaknya juga disekitaran KL Sentral, tapi masih agak jauh. Free wifi kencang baik di living room maupun di kamar sampai kamar mandi sekalipun. Kebetulan, aku nginap di lantai 4. Eitss, ada lift kok. Lift-nya lega, tidak seperti lift pada umumnya di Hongkong. Oh ya, harga segitu untuk 4 beds mixed dorm ya. Masing- masing dapat loker dan handuk mandi. Dan sudah termasuk sarapan. Aku sendiri tidak pernah bangun pagi, jadi tidak pernah sarapan. Lha, baru bisa tidur jam 5 pagi. Masih belum bisa move on dari Eropa. Jam 5 pagi Malaysia, di Eropa baru jam 11 malam shayyyy...

      Kamar 4 beds..
      Lainnya, bersih. Soalnya nyaman, tergantung masing- masing orang. Kalau aku sih nyaman. Tenang. Kamar mandi juga lega, shower air panas ( airnya tidak terlalu panas ), wc pisah. Memang, untuk kamar isi 4 beds, agak sempit. Kamar sebelah, kamar isi 10 beds, aku lihat sih lega banget.
      Staff-nya ramah dan informatif sih. Ada deposit kunci 20 RM dan dikembalikan saat check out. Sepertinya hostel ini 24 jam. Staff-nya standby terus. Malam terakhir, aku sampai jam 3 pagi, duduk nyantai sambil nge-youtube di living room.

       
      Aku kasih nilai 7,5 ya untuk hostel ini. Mungkin, aku akan kembali lagi ke hostel ini kalau ada main ke KL. Ya, kalau ingin menginap sekitaran KL Sentral sini.
      Tambahan,
      Setelah kali pertama itu aku nginap disini, aku masih beberapa kali balik ke hostel ini jika ada transit di KL. Pasalnya ya itu, karena dekat banget dengan KL Sentral, akses paling cepat ke KLIA. 
      Tapi, terakhir kali, sebelum terbang ke London Oktober 2018 dan Casablanca Desember 2018 lalu, ada kejadian yang kurang menyenangkan buat aku. Parah.
      Ceritanya, yang waktu transit ke London, aku memang booked kamar dorm isi 10 orang. Aku dapat ranjang dekat pintu di kamar lantai 3. Saat sedang tidur sih tidak ada kendala apapun. Setelah checked out pun begitu. Tapi setelah di airport, badanku mulai keluar bintik- bintik merah. Gatal. Dan makin lama, makin banyak dan semakin besar bentolannya. Jadinya, sepanjang penerbangan ke London garuk terus. Dan baru sembuh, setelah 1 minggu di London. Aku cuma kasih minyak oles saja. Dan aku tidak bisa memastikan, sumbernya itu dari hostel ini apa bukan? Karena kan, baru mulai gatal, setelah di airport. Setelah checked out, aku masih ada pergi ke pasar. Asumsiku ya mungkin digigit serangga dari pasar. Aku diam dan tidak komplain. Setelah dari London, aku masih nginap di sini, tapi ranjangnya bagian atas dan dekat jendela, kamar yang sama. 

      Ini yang pertama.. Bentolan sekitar pundak sampai ke lengan.
      Ketika mau transit ke Casablanca Desember 2018 lalu, kali ini sudah confirmed dari ranjangnya yang penuh serangga. 1 jam-an gitu setelah rebahan, badanku terasa gatal- gatal. Aku masih berpikir positif, aku bersihin spreinya sendiri. Tapi, kok semakin gatal ya. Terkejut, ketika melihat bentolannya sudah gede- gede banget. Tidak tahan lagi, langsung protes ke staffnya tengah malam itu juga. Aku minta pindah ranjang. Aku kasih lihat dong bentolan- bentolannya. Ya staffnya, minta maaf ( doang ). 
      Keesokan paginya, ya ampun, bentolannya semakin banyak. Merah kayak delima. Aku kasihkan lihat lagi ke mereka. Dan staffnya bilang, memang sih, sudah saatnya semprot anti serangga. Buset. Oh ya, itu ranjang yang sama dengan ranjang yang aku tempati saat mau ke London sebelumnya, kamar lantai 3, dekat pintu, ranjang bagian bawah.

      Dan terparah adalah ketika mau ke Casablanca. Kaki kiri bengkak, bentolan juga ada di pundak, lengan dan paha. 
      Dan sekarang, nilai yang pernah aku kasih 7,5 sepertinya tinggal 5 sih. Seharusnya, aku tidak mau balik lagi ke hostel ini, jika memang ada transit lagi di KL. Harga dorm isi 10 orang lebih murah, sekitar Rp 80.000 dan sudah termasuk dapat sarapan juga.
      Artikel ini bukan untuk menjelekkan hostel ini. Hanya sekedar bagi pengalaman tidak menyenangkan saja. Karena tidak berlaku untuk semua, karena kebetulan ( juga bisa saja ). Karena itu, mau nginap di hostel manapun, lebih waspada saja. Baca dengan seksama reviews dari yang sudah pernah nginap sebelumnya. Baik dari sisi kebersihan maupun keamanannya. Ini adalah pengalaman aku. 
      Ada baiknya, sebelum rebahan diranjang, bersihkan dulu sejenak. Atau bawa sprei cadangan, kalau perlu...
      Sebetulnya, aku cocok sama hostel ini. Oke- oke saja. Karena memang sesuai harganya lah. Asik, santai dan paling penting karena lokasinya strategis banget. 
      Tapi, pengalaman digigit serangga di hostel ini bukan yang pertama kali dan bukan yang terparah. Next, aku akan bagi pengalaman, bagaimana digigit serangga sampai harus ke 4 dokter baru sembuh. Dan itu gigitannya, aku dapat dari Sydney, Australia. 
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Ahook_
      Tanggal 16 Mei 2018.
      Setelah trip Eropa berakhir di Italy, aku terbang dari Roma ke Kuala Lumpur dengan menumpang Emirates. Maksud hati istirahat 2 malam di Kuala Lumpur untuk menyesuaikan jam biologis yang terpaut 6 jam antara Malaysia dengan negara Eropa yang aku kunjungi. Sombong... Istirahat saja harus di Kuala Lumpur... Bukan begitu brosis, aku punya trip selanjutnya ke Cina tanggal 18 Mei 2018, yang akhirnya aku batalin di jam- jam terakhir. Untungnya, rencana trip 10 hari di China belum ada booking apapun. Walaupun sayang, mau bagaimana lagi, toh harus ada yang diutamakan...
      Nah, selama 2 malam, aku pilih menginap di daerah KL Sentral. Supaya tidak terlalu repot kalau mau bolak- balik KLIA. Dan kali ini, aku pilih POD - The Backpacker`s Home. Letaknya belokan pertama kalau kita turun dari Monorail. Kalau kamu naik bus dari KLIA ataupun naik kereta, ya dekat banget. Kalau yang cari penginapan, yang pertimbangkan masalah jarak dekat, hostel ini boleh-lah. 

      Living Room.
      Eh, hostel ini sekaligus ada cafe-nya. Karena itu, ada live music kalau malam hari. Penyanyinya, ya, penghuni hostel kali, yang punya bakat. Kurang jelas juga sih. Karena, selama 3 malam di sini ( perpanjang 1 malam karena batal ke Cina ), yang nyanyi ya penghuni hostel. Seru sih, bisa request lagu.
      Per malam, aku bayar Rp 100.000,- ya, masih lebih mahal dibanding Flip Bunc, yang letaknya juga disekitaran KL Sentral, tapi masih agak jauh. Free wifi kencang baik di living room maupun di kamar sampai kamar mandi sekalipun. Kebetulan, aku nginap di lantai 4. Eitss, ada lift kok. Lift-nya lega, tidak seperti lift pada umumnya di Hongkong. Oh ya, harga segitu untuk 4 beds mixed dorm ya. Masing- masing dapat loker dan handuk mandi. Dan sudah termasuk sarapan. Aku sendiri tidak pernah bangun pagi, jadi tidak pernah sarapan. Lha, baru bisa tidur jam 5 pagi. Masih belum bisa move on dari Eropa. Jam 5 pagi Malaysia, di Eropa baru jam 11 malam shayyyy...

      Kamar 4 beds..
      Lainnya, bersih. Soalnya nyaman, tergantung masing- masing orang. Kalau aku sih nyaman. Tenang. Kamar mandi juga lega, shower air panas ( airnya tidak terlalu panas ), wc pisah. Memang, untuk kamar isi 4 beds, agak sempit. Kamar sebelah, kamar isi 10 beds, aku lihat sih lega banget.
      Staff-nya ramah dan informatif sih. Ada deposit kunci 20 RM dan dikembalikan saat check out. Sepertinya hostel ini 24 jam. Staff-nya standby terus. Malam terakhir, aku sampai jam 3 pagi, duduk nyantai sambil nge-youtube di living room.

       
      Aku kasih nilai 7,5 ya untuk hostel ini. Mungkin, aku akan kembali lagi ke hostel ini kalau ada main ke KL. Ya, kalau ingin menginap sekitaran KL Sentral sini.
      Tambahan,
      Setelah kali pertama itu aku nginap disini, aku masih beberapa kali balik ke hostel ini jika ada transit di KL. Pasalnya ya itu, karena dekat banget dengan KL Sentral, akses paling cepat ke KLIA. 
      Tapi, terakhir kali, sebelum terbang ke London Oktober 2018 dan Casablanca Desember 2018 lalu, ada kejadian yang kurang menyenangkan buat aku. Parah.
      Ceritanya, yang waktu transit ke London, aku memang booked kamar dorm isi 10 orang. Aku dapat ranjang dekat pintu di kamar lantai 3. Saat sedang tidur sih tidak ada kendala apapun. Setelah checked out pun begitu. Tapi setelah di airport, badanku mulai keluar bintik- bintik merah. Gatal. Dan makin lama, makin banyak dan semakin besar bentolannya. Jadinya, sepanjang penerbangan ke London garuk terus. Dan baru sembuh, setelah 1 minggu di London. Aku cuma kasih minyak oles saja. Dan aku tidak bisa memastikan, sumbernya itu dari hostel ini apa bukan? Karena kan, baru mulai gatal, setelah di airport. Setelah checked out, aku masih ada pergi ke pasar. Asumsiku ya mungkin digigit serangga dari pasar. Aku diam dan tidak komplain. Setelah dari London, aku masih nginap di sini, tapi ranjangnya bagian atas dan dekat jendela, kamar yang sama. 

      Ini yang pertama.. Bentolan sekitar pundak sampai ke lengan.
      Ketika mau transit ke Casablanca Desember 2018 lalu, kali ini sudah confirmed dari ranjangnya yang penuh serangga. 1 jam-an gitu setelah rebahan, badanku terasa gatal- gatal. Aku masih berpikir positif, aku bersihin spreinya sendiri. Tapi, kok semakin gatal ya. Terkejut, ketika melihat bentolannya sudah gede- gede banget. Tidak tahan lagi, langsung protes ke staffnya tengah malam itu juga. Aku minta pindah ranjang. Aku kasih lihat dong bentolan- bentolannya. Ya staffnya, minta maaf ( doang ). 
      Keesokan paginya, ya ampun, bentolannya semakin banyak. Merah kayak delima. Aku kasihkan lihat lagi ke mereka. Dan staffnya bilang, memang sih, sudah saatnya semprot anti serangga. Buset. Oh ya, itu ranjang yang sama dengan ranjang yang aku tempati saat mau ke London sebelumnya, kamar lantai 3, dekat pintu, ranjang bagian bawah.

      Dan terparah adalah ketika mau ke Casablanca. Kaki kiri bengkak, bentolan juga ada di pundak, lengan dan paha. 
      Dan sekarang, nilai yang pernah aku kasih 7,5 sepertinya tinggal 5 sih. Seharusnya, aku tidak mau balik lagi ke hostel ini, jika memang ada transit lagi di KL. Harga dorm isi 10 orang lebih murah, sekitar Rp 80.000 dan sudah termasuk dapat sarapan juga.
      Artikel ini bukan untuk menjelekkan hostel ini. Hanya sekedar bagi pengalaman tidak menyenangkan saja. Karena tidak berlaku untuk semua, karena kebetulan ( juga bisa saja ). Karena itu, mau nginap di hostel manapun, lebih waspada saja. Baca dengan seksama reviews dari yang sudah pernah nginap sebelumnya. Baik dari sisi kebersihan maupun keamanannya. Ini adalah pengalaman aku. 
      Ada baiknya, sebelum rebahan diranjang, bersihkan dulu sejenak. Atau bawa sprei cadangan, kalau perlu...
      Sebetulnya, aku cocok sama hostel ini. Oke- oke saja. Karena memang sesuai harganya lah. Asik, santai dan paling penting karena lokasinya strategis banget. 
      Tapi, pengalaman digigit serangga di hostel ini bukan yang pertama kali dan bukan yang terparah. Next, aku akan bagi pengalaman, bagaimana digigit serangga sampai harus ke 4 dokter baru sembuh. Dan itu gigitannya, aku dapat dari Sydney, Australia. 
       
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By aulia mutiara putri
      Assalamualaikum.
      Siapa tau ada yang minat join umtoh backpacking rencana berangkat insyaAllah awal syawal yaitu 7 juni 2019.
      Perkiraan Rincian Biaya :
      tiket cgk - jeddah : 3,7 jt
      tiket jeddah cgk : 5.5 jt
      Akomodasi (bis, penginapan, makan) + Muthowif : 6-7 juta
       visa 150 - 200 USD
      Vaksin : 350 (ke rs sendiri)
      selama 9 hari,
      harganya bisa lebih murah atau mahal tergantung banyaknya dan harga tiket pesawat.
      kalo mau join boleh email ke auliamutiara.putri@ymail.com nanti dimasukkan ke grup whatsapp.
       
      terimakasih,
      Wassalamualaikum Wr Wb.
    • By Ahook_
      Tanggal 20 April 2018.
      Kemaren itu aku hanya 4 hari di Belgium, terasa singkat banget ya. Dan kalau ditanya, selama 4 hari itu, ngapain saja di Belgium, aku malah bingung mau jawab apa. Karena ya itu, aku mah ngetripnya santai pakai banget. Bukan yang bangun pagi- pagi buat kesana -sini, terus pulangnya malam- malam. Eh, mungkin itu dulu kali ya.. Sekarang, sepertinya bergeser ala yang malas. Hahahaha... Tapi, kalau sesekali sih okey-lah, atau, memang harus, sudah tidak ada pilihan, seperti harus dailytrip atau local tour yang menarik hati, boleh sih.

      Toko- toko seputaran Cathedral.
      Setelah sadar kalau traveling itu kan semacam liburan. Traveling itu kan mau relax, mau menikmati hidup. Lha kalau diburu- buru, bagaimana mau menikmati waktu yang ada? Ini versi aku sih. Tujuan dari traveling kan beda - beda untuk masing- masing orang. Kalau aku sih, sebisa mungkin untuk santai, kalaupun harus grasak- grusuk, ya ayo juga.... 
      Jadi, 4 hari itu di Belgium, 3 hari-nya aku Brussels (bisa baca disini ) dan 1 hari-nya lagi aku jalan- jalan ke Antwerp. Aku naik Flixbuss jam 7 pagi dari North Station bayar 10, 2 Euro untuk pulang pergi ya. Dan pulang dari Antwerp itu jam 8 malam. Lama perjalanan butuh 1 jam untuk sekali jalan. 
      Aku hampir selalu beli online, tiket bus maupun penginapan selama trip aku di Eropa. Aku juga pisahin antara uang yang dibutuhkan keseharian. Jadi, berasa emak- emak setiap kali mau bayar, keluarin dompet kecil punya emak- emak gitu. 

      Central Station.
      Sepanjang perjalanan sih, tidak banyak yang bisa dinikmati. Lagian cuma 1 jam perjalanan saja, belum merem saja sudah sampai. Begitu sampai di Antwerp, penunpang diturunkan di Central Station. Masih terasa paginya di Antwerp. Masih sepi. Cuaca dingin, sejuk tapi tidak buat mengigil, begitupun matahari terik. 
      Seperti biasa, aku tidak punya itinerary buat daily trip di Antwerp. Aku bahkan tidak tahu harus ngapain. Yang aku tahu, aku jalan saja, ikutin kaki melangkah sembari bertanya pada om Google. Kemana kaki ini harus melangkah? Kemudian, ikutin rombongan demi rombongan saja, aku kok merasa, mereka pasti memberikan petunjuk kepada aku, mau ngapain saja. Lah, sudah pasti-lah, kemanapun rombongan itu pergi, sudah pasti, objek wisata yang dituju.
      Dari Central Station, aku berjalan menuju Meir, semacam Orchad rd gitu kalau di Singapore. Sepanjang jalan, kanan kiri butik ternama semua. Lha, ngapin ke sana ? Belanja? Kagak... Numpang lewat doang.. Kan itu akses jalannya, kalau mau ke beberapa objek wisatanya, lewati jalanan bermerk ini. Ya, boleh lah, pas lewat, cara berjalannya lebih sombong dikit, padahal mah, tidak berani ngelirik kanan- kiri. 

      Seputaran Cathedral
      Kalau masih pagi, masih sepi. Toko juga belum banyak yang buka. Orang- orang yang ada juga masih sedikit. Masih tidur kali ya? Wong, pagi- pagi, enakan tidur...Ya nih, kalau bukan untuk daily trip, aku mah tidurnya sampai kadang, teman- teman sekamar sudah pada berhilangan. 
      Maksud hati sih ingin masuk ke museum Rubenshuis, ehh.. pagi itu, masih tutup. Dia bukanya dari jam 10 pagi - jam 5 sore. Mau masuk, bayar ya. Karena aku tidak masuk, aku tidak tahu bagaimana bentukannya di dalam. Untuk sejarahnya, baca saja disini.

      Cathedral of Our Lady.
      Kaki berhenti tepat di depan Cathedral Of Our Lady. Kathedral Bunda Maria ini adalah Katedral Katolik Roma di Antwerp. Walaupun konstruksinya berakhir pada tahun 1521, tapi Kathedral ini tidak pernah selesai. Pada bulan Oktober 1533, gereja ini sempat dilahap oleh api dan sempat diselamatkan oleh  Lancelot II of Ursel. Gereja Gothic ini, pada awalnya, akan dibangun 2 menara bagian depan yang sama tingginya. Tapi ketika berakhirnya pembangunan ini, kedua menara tersebut malah tidak sama tinggi.
      Kemudian, pindah ke Het Steen yang tidak berapa jauh dari area Kathedral. Benteng dari pertengahan abad ke-13 ini berada disamping sungai Scheldt dan merupakan bangunan pertama yang terbuat dari batu.

      Het Steen
      Aku sendiri tidak begitu lama di Het Steen. Aku kemudian jalan sekenanya saja, jalan kaki, ikutin langkah kaki dan seperti biasanya, tidak jelas. Keluar masuk lorong- lorong tidak jelas, hingga ketemu pasar loak yang sedang banting harga. Lalu sok- sok macam bule lokal, duduk dan jemuran di taman gitu. Eh, benaran loh.. Lebih hangat ketika badan kena matahari. Tidak sedingin hati ini. #ciaattt....

      Pasar loak. 
      Hingga waktu makan siang tiba. Saat itu, seingatku, hampir 3 jam, betah duduk santai di salah satu tempat makan dekat Groenplaats. Maklum, ada dinas yang harus diselesaikan. Oh ya, keramaian Antwerp itu disekitaran Groenplaats dan Grote Markt.

      Museum Aan De Stroom.
      Terus, kali ini jalan kaki lebih jauh, ke MAS, Museum aan de Stroom. Yups, jalan kaki sekitar 30 menit. Menurutku sih, museum ini biasa- biasa saja. Ya, karena aku memang tidak masuk ke dalam ruangan museumnya. Aku lihat, yang datang kesini pada umumnya juga begitu. Tidak ada yang beli tiket. Jadi, langsung naik eskalator sampai rooftop untuk menikmati sekeliling kota Antwerp. Kalau betah, yang nongkrong di atas. Kalau tidak, ya turun, terus pulang.

      Okey, overall, menurutku kalau mau jalan- jalan ke Antwerp seharian doang, itu bisa! Bahkan, aku bilang sih, sudah termasuk yang santai. Walaupun begitu, jika ingin bermalam di Antwerp, itu okey juga. Kotanya lebih santai. 
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By farinalee
      Hai hai hai..
      Adakah yang ingin berlibur ke Korea di musim dingin bulan Januari?? Aku berencana solo traveling ke Korea di bulan Januari antara tanggal 3-14 Jan 2019
      Kalau ada yang mau barengan bisa hubungi aku di id line: farinamu atau PM aja. Diutamakan cewek ya, tapi cowok juga gpp 
      Aku suka dengan pemandangan dan suka pergi ke toko stationary seperti Kyobo, juga sedikit tau tentang drama dan kpop kalau ada yang sama interest nya bole gabung yah..
    • By Nanda Hartoph Rio
      Haloo Freak
      Mumpung ada waktu senggang gue mau kasih info buat traveler yang berkunjung di raja ampat bagian utara. karna kemarin kita uda bahas ya tentang raja ampat bagian selatan. nih dia tempat yang bisa lo kunjungi kalo dah di kota waisai tapi ga semua yaaa,Cekidooooot.!
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Masih banyak yang pengen gue share tempat tapi waktu senggang dah abis neeh.