• agoda-hemat.png

deffa

Krabi Yang Santai Nyaman Dan Damai

55 posts in this topic

Hola Momod Here !!!

 

Balik lagi dengan lanjutan Field Report perjalanan 10 hari 3 Negara, setelah kemaren KL dan Bangkok sekarang mau lanjut Krabi oiya cerita yang lain bisa di cek kesini ya.

 

KUALA LUMPUR MELAYU YANG MODERN

KULINER + JALAN JALAN + SHOPPING = BANGKOK

 

Oiya Field Report ini agak panjang karena saya nulis nya se detil mungkin buat kalian yang baru pertama kesini, jadi harap maklum ya :D

 

KRABI

 

Sebuah propinsi di timur Bangkok ini mempunyai wisata alam dan bahari yang cukup bagus, sering disebut2 sebagai Phuket versi Sepi atau Quiet Phuket, kenapa ? Karena ya emang disini lebih sepi dari Phuket atau Pattaya yang merupakan kota wisata bahari, yang crowded oleh wisatawan muda nya. Di Krabi lebih banyak wisatawan dewasa (berumur) jadi bisa di bilang lebih santai disini.

 

18 Februari 2014

 

Tiba pukul 17.00 WIB di Krabi International Airport dari Don Muang Bangkok perjalanan cuma 1 jam menggunakan Air Asia seharga 1.100 baht. Sampai di bandara saya kira karena Krabi ini kota kecil jadi bandara nya juga ya gak bagus. Namun lumayan bagus kok nuansa bandara itu Putih, dan cukup modern saya rasa lebih bagus dari bandara Husein Sastranegara Bandung :P

post-6-0-62661200-1394105774_thumb.jpg

 

Beres imigrasi, langsung ke counter Shuttle Bus, oiya saya sudah pesan penginapan di PN Guesthouse di Krabi Town 3 malam Double Bed seharga 1380 baht. Untuk Shuttle Bus dari Airport ada dua destinasi yaitu Krabi Town 90 baht peorang dan Ao Nang 120 baht perorang. Oiya sebelom nya aku jelasin dlo. Krabi ini terbagi dua daerah utama yaitu Krabi Town dan Ao Nang. Krabi Town ya di tengah kota, Ao Nang lebih dekat pantai. Jadi kalo pengen yang sepi pilih Krabi Town, tapi kalo pengen agak ramai dikit ke Ao Nang.

post-6-0-39105400-1394105796_thumb.jpgpost-6-0-21785600-1394105803_thumb.jpg

 

Ok naik Shuttle Bus ke Krabi Town perjalanan sekitar 20 menit, melewati lambang kota Krabi yaitu Crab Statue (Patung Kepiting) dan gak nyangka ternyata pool Shuttle Bus nya deket dengan Guesthouse saya tinggal gelinding 3 kali sampe hehehe.

 

Check in penginapan sekitar pukul 18.00 WIB resepsionis nya bisa English dan agak lucu menyenangkan, dia langsung tanya ke saya ada rencana apa besok, dan dia sodorin aja beberapa paket tour yang ada di Krabi, saya tinggal pilih dikasih diskon hotel katanya.

Saya dapet di lantai 2 Double Bed dan ada Balkon nya juga, penampakan kamar nya bagus luas ada TV Kabel, WIFI, Kamar Mandi Luas, Shower dan Toilet Duduk, Bersih. Saya rasa ini Worth untuk permalam Rp. 150 ribuan :D

post-6-0-32106000-1394106251_thumb.jpgpost-6-0-56683900-1394106254_thumb.jpg

 

Karena udah lapar saya putuskan untuk cari makan malam, setelah mandi sekitar pukul 20.00 WIB langsung menuju pelabuhan (Port) di dekat penginapan. Cukup dekat jalan kaki 500 meteran ketemu deh seperti foodcourt di pinggir pelabuhan aja. Oiya untuk soal makanan buat Muslim, hampir semua makanan di Krabi ini HALAL. Karena berbeda dengan Bangkok / Phuket / Pattaya. Di Krabi mayoritas agama ISLAM. Jadi jangan heran kalo kalian jarang nemuin tempat makan yang tidak ada logo HALAL nya (biasanya Chinese Food) heheheh

 

Malam itu saya pesan makanan Vegetables Mix Seafood + Rice + Ice Tea = 60 baht. Untuk makanan harga nya hampir sama murah dengan Bangkok seh, namun pilihan disini lebih banyak seafoodnya. Oiya kalo pesen Ice Tea pasti dikasih nya Red Thai Tea, kalo pengen Es Teh Gula, pesennya Ice Chinese Tea harga nya sama aja seh.

post-6-0-33909200-1394106576_thumb.jpgpost-6-0-72785600-1394106617_thumb.jpg

 

Beres makan malam sekitar pukul 22.00 WIB saya putuskan untuk balik ke guesthouse untuk istirahat, buat besok lanjut lagi :D

 

 

19 Februari 2014

 

yup Day 2 di Krabi hari ini belum ada tujuan pasti mau kemana, tapi udah ada bayangan seh yang pasti ke Tiger Cave temple wajib :D

 

Pukul 10.00 WIB beres mandi, sarapan roti + air mineral di sevel deket penginapan seharga 21 baht. Oiya disarnkan di Krabi sewa motor atau mobil (kalo destinasi yang jauh) karena selain jauh2, angkutan umum sedikit dan jarang. Jadi saya sewa dari penginapan, motor matic Yamaha Nouvo 200 baht (di tempat lain 250 baht). Isi bahan bakar dlo Petrol (mungkin sekelas Pertamax) 3 liter 111 baht. Cukup lah buat seharian.

Oiya kalo sewa di luar hotel biasanya di minta paspor nya, tapi kalo dari penginapan gak perlu :D

 

Ok tujuan pertama saya ke Ao Nang yang berjarak sekitar 40 km an dari Krabi Town. Kondisi cuaca di Krabi panasnya kayak Jakarta mungkin karena daerah pantai ya jadi ke kulit lengket (item lagi saya). Perjalanan gak ada macet, jarang ada kendaraan apapun lewat di jalan raya nya. Jadi perjalanan sekitar 1 jam 30 menit itu santai aja. Di perjalanan menuju Ao Nang ketemu dengan susunan Bukit Kars yang keren, itu pertanda kalo Ao Nang udah dekat.

post-6-0-36061600-1394107045_thumb.jpg

 

Destinasi pertama saya langsung ke Ao Nang Beach, akhirnya mantai juga, karena masih siang hari bolong pukul 11.30 WIB jadi masih sedikit orang disini, tapi udah ada bule2 yang berjemur tapi kebanyakan opa oma hehehehe. Oiya kalo mau ambil Boat ke Phi Phi Island atau 4 Island dan Hong Island bisa dari sini namun bukan paket tour ya. Yaudah sambil nyantai saya putuskan untuk makan siang dlo di kaki lima daerah Ao Nang Beach ini.

post-6-0-04000400-1394107658_thumb.jpgpost-6-0-47349100-1394107649_thumb.jpgpost-6-0-24945400-1394107280_thumb.jpg

 

Pukul 12.00 WIB saya makan siang milih menu Ao Nang Fried Rice Shrimp + Ice Tea + Morning Glory (Kangkung) = 120 baht. Dan lagi2 di Ao Nang ini makanan HALAL semua karena kata nya seh pusat penyebaran Islam di Thailand itu di Ao Nang, disini banyak banget Mesjid nya.

post-6-0-32036400-1394107769_thumb.jpgpost-6-0-43157600-1394107779_thumb.jpg

 

Pukul 13.30 WIB perut udah kenyang dan matahari panasnya udah agak berkurang lanjut lagi ke Ao Phra Nang Beach yang cuma 5 menit dari Ao Nang Beach. penampakan Ao Phra Nang Beach ini mirip Resort gitu,  dan disinilah dermaga kapal2 yang mau berangkat tour ke Phi Phi Island / 4 Island / Hong Island. Oiya di pantai ini juga ada pulau kecil yang kalo air lagi surut kita bisa jalan kaki ke sana, tapi biasanya cuma pagi hari surutnya sekitar pukul 7 - 9 pagi.

post-6-0-78812400-1394107853_thumb.jpgpost-6-0-41174200-1394107858_thumb.jpg

 

Udah puas di Ao Phra Nang Beach saya lanjutkan ke Fossil Shell Beach yang cukup dekat dari Ao Nang Beach sekitar 30 menitan lah naik motor. Ketika saya sampai sepi2 aja walaupun katanya ini salah satu wisata favorit di Krabi, kebetulan yang jaga tiket gak ada jadi saya masuk aja gratisan hahahaha.

Penampakannya disini adalah Pantai dengan garis pantai yang kecil, namun lebih banyak karang dan banyak Kerang-Kerang mati yang bertumpuk jadi karang lagi. Pukul 15.00 WIB saya putuskan balik ke penginapan dlo untuk ngadem karena Krabi panas. Oiya selama perjalanan pulang saya sempat foto2 di beberapa spot yang kayaknya di khususkan untuk ambil backgorund Bukit Kars

post-6-0-31735600-1394108011_thumb.jpgpost-6-0-26244800-1394108015_thumb.jpgpost-6-0-63763600-1394108061_thumb.jpg

 

Sekitar pukul 16.30 WIB saya cukup istirahat dan berangkat ke destinasi terakhir hari ini yaitu Tiger Cave Temple yang masih berada di Krabi Town jadi dekat perjalanan sekitar 20 menit naik motor. Penampakan temple ini adalah ada sebuah Temple yang di dalam nya ada kandang Macan. Yang konon katanya salah satu dewa agama Hindu. Namun yang menarik bukan Temple nya tapi mendaki 1237 anak tangga ke Temple diatas gunung nya. Oke lah saya jalanin.

post-6-0-21841200-1394108204_thumb.jpgpost-6-0-67988800-1394108201_thumb.jpgpost-6-0-59099200-1394108199_thumb.jpgpost-6-0-25206800-1394108196_thumb.jpg

 

300 anak tangga masih oke lah tenaga masih ada, namun setelah tangga ke 500 sekian udah mulai kram perut, napas habis, air minum habis pula. Untungnya banyak bule2 baik yang baru turun dari puncak dan mau membagikan air minumnya. Mereka selalu bilang "Don't rush, take your time, still long way to go, best of luck" hahahaha. Tangga ke 700an udah mau nyerah aja deh, tapi ke bayar ama pemandangan di atas ini keren, saya bersantai sejenak kebetulan ada WC di atas sini dan bersih loh. Oiya banyak monyet disini jadi hati2 barang2 nya. Ketika udah masuk anak tangga ke 900an ukuran anak tangga nya jadi lebih kecil dan lebih tinggi, jadi butuh tenaga 2 kali dari anak tangga biasa. Dan ketika udah liat di selusur pegangan tangga nya angka 1100an semangat 45 dah kebut ampe puncak.

post-6-0-40769300-1394108286_thumb.jpg

 

Pukul 17.30 WIB saya sampai di puncak. dengan perjalanan naik tangga selama 1,5 jam. Disini ternyata ada temple lagi dan patung Buddha yang gede. Ada pasangan dari India yang minta tolong di potoin dan saya juga minta tolong potoin hehehe. "Its Great To Be On Top"

Oiya ada tempat air minum juga, keran air gitu ya lumayan.

post-6-0-66532600-1394108432_thumb.jpgpost-6-0-80575600-1394108429_thumb.jpgpost-6-0-96472800-1394108421_thumb.jpgpost-6-0-20516800-1394108413_thumb.jpg

 

Dan satu kejadian lucu disini adalah saya ketemu dengan Supir Tour saya selama liburan di Phuket tahun 2012 lalu cek KESINI namanya Ray. Dia negur saya "Hey, where are you from ?" dan saya langsung spontan teriak "Ray Phuket" bahahahahahaa. One in a million chance banget donk bisa ketemu kenalan dari negara lain dan di daerah lain pula dan spesialnya itu di puncak Tiger Cave Temple. Setelah puas poto2 dan cerita2, dia lagi bawa tamu dari Phuket ke Krabi via darat  (mobil) Phuket - Krabi 4 jam an lah.

post-6-0-46746500-1394108555_thumb.jpg

 

Udah puas ngobrol dengan "Teman Lama" dan akhirnya saya turun ke bawah perjalanan turunnya seh gampang 30 menit an lah. Oiya sepanjang perjalanan turun saya juga jadi nyemangatin yang lagi mau naik hehhe.

 

Akhirnya sampai di bawah lagi Pukul 19.00 WIB, langsung cari minum, sialnya toko disana udah pada tutup. Untung pas keluar komplek Tiger Cave Temple ini ada warung gitulah beli minum dlo 10 baht.

 

Selama perjalanan pulang saya mampir dlo di lambang nya Krabi yaitu Mr Crab (Spongebob keles :P) tapi beneran loh Crab Statue / Pating Kepiting poto2 dlo, tapi lagi banyak tour yang kesini jadi gak dapet angle yang pas, ya lumayanlah :D

post-6-0-68110400-1394108741_thumb.jpgpost-6-0-44888000-1394108748_thumb.jpg

 

Pukul 20.00 sampe di penginapan istirahat dlo mandi, langsung cabut makan malam di tempat yang sama kayak kemaren. Kali ini makannya Ayam Bakar + Rice = 60 baht sajo. Didekat sini ada Andaman Tour & Travel nanya2 paketnya ke Phi Phi Island dan Hong Island, Phi Phi 1200 baht, Hong Island 1000 baht perorang. Kayaknya Phi Phi gak usah deh tahun 2012 udah cek KESINI. Kali ini saya pilih Hong Island aja saya tawar akhirnya turun jadi 800 baht lumayan lah udah include makan siang, pake Longtail Boat.

post-6-0-17985600-1394108808_thumb.jpg

 

Beres tawar menawar langsung ke Sevel beli semacam Pop Mie buat sarapan besok pagi karena di jemput Pukul 08.00 pagi seharga 20 baht.

 

Pukul 22.00 WIB balik ke Guesthouse istirahat :D

 

 

20 Februari 2014

 

Pukul 06.00 Pagi udah mandi dan bikin sarapan Pop Mie sekaligus prepare apa aja yang mau di bawa ke Hong Island, karena pasti ada Snorkeling nya saya siapin Waterproof Pouch untuk Iphone 4S saya biar bisa poto2 sambil snorkeling :D

 

Pas pukul 08.00 WIB mobil jemputan datang pake mini van gitu, ternyata saya peserta pertama di Krabi Town ini, ada 5 orang lagi yang di jemput, total 6 orang lah. Lanjut berangkat ke Ao Phra Nang Beach di Ao Nang.

 

Pukul 09.00 sampe, di data dlo oleh Tour Leader nya. Akhirnya kumpul semua peserta nya, karena yang ke Phi Phi dan 4 Island juga dari sini jadi keliatan banyak orang. Untuk yang ke Hong Island ber 18 orang. Pukul 09.30 WIB kapal berangkat menuju destinasi pertama.

post-6-0-19829700-1394108890_thumb.jpg

 

Pukul 10.00 WIB sampe lah di destinasi pertama Daeng Island, berupa kumpulan Batu Kars jadi gak ada pantai nya. Disini kita Snorkeling selama 1 jam. Sayang nya ombak nya lagi besar banget jadi agak kurang enjoy seh Snorkeling nya kebawa arus terus hehehe.

post-6-0-40310600-1394109057_thumb.jpgpost-6-0-24977200-1394109054_thumb.jpg

 

Ok next ke destinasi berikut nya Hong Island. Pukul 11.30 WIB sampai lah disini, dermaga nya rada unik pake dermaga plastik gitu. Pemandangan di Hong Island lumayan lah gak kalah ama Maya Bay nya Phi Phi Island. Disini dikasih waktu 1 jam. Saya maen air setengah jam disini, pemandangan khas bukit2 Batu Kars sangat kental banget dan eksplor area hutan nya terkking. Selama trekking ada petunjuk kalo disini dlo tempat warga sekitar ngungsi pas Tsunami 2004. Dan ada beberapa petunjuk untuk konservasi burung juga disini.

post-6-0-19135100-1394109295_thumb.jpgpost-6-0-66528900-1394109291_thumb.jpgpost-6-0-29172500-1394109287_thumb.jpg

 

Udah 1 jam akhirnya balik lagi ke kapal. Uniknya ketika saya naik kapal dan saya ucapkan salam "Assalamu alaikum" semua crew kapal dan petugas Dermaga Hong Island, spontan balas "Walaikum salam" heheh lumayan jadi pusat perhatian juga, turis lain pada heran soalnya. Akhirnya jadi bisa ngobrol ama crew kapal kalo di Krabi mayoritas Muslim dan dia jarang denger tamu2 nya ucapin "assalamu alaikum" ketika naik kapalnya :D

 

Destinasi berikut nya Hong Island Lagoon cuma berjarak 10 menit dari Hong Island, ya berupa laguna gitu kumpulan bukit2 kars kita menyusuri jalan di tengah nya, cuma poto2 dari atas kapal aja.

post-6-0-16960800-1394109375_thumb.jpg

 

Lanjut ke destinasi berikut nya Lading Island disini kita makan siang. Sampe sini sekitar Pukul 13.30 WIB, udah lapar banget. Tour Leader yang saya ajak ngobrol tadi langsung nyamperin saya kode nya "Makan duluan aja" yaudah saya makan paling pertama hahahaha. lading Island ini pulau dengan garis pantai yang kecil dan dikelilingi Bukit2 Kars yang tinggi bagus juga, namun sayang sarana prasarana nya kurang, Toiletnya kotor banget. Mungkin karena pulau tak berpenghuni seh. Disini kita habis kan waktu 2 jam.

 

 

Spoiler

gallery_6_859_81891.jpggallery_6_859_159374.jpggallery_6_859_169888.jpggallery_6_859_92726.jpggallery_6_859_61030.jpggallery_6_859_76397.jpggallery_6_859_132138.jpg

 

 

Ok beres pukul 15.00 WIB saat nya pulang ke Ao Phra Nang Beach perjalanan sekitar 1 jam. Sampe sekitar pukul 16.00 WIB. Langsung di antar lagi kali ini naik Tuk Tuk nya Krabi perjalanan sekitar 30 menit sampe ke Guesthouse. Istirahat bentar.

 

Pukul 19.00 WIB udah lapar, balik lagi ke tempat makan kemaren hehehe, masih banyak makanan yang beloms aya coba soalnya. Kali ini makan Seafood + Krabi Fried Rice + Morning Glory (Kangkung) + Ice Tea = 150 baht hahaha maklum lapar :P

 

Badan udah pegel2 pengen nyobain Thai Massage nya Krabi tapi udah capek banget yaudah pulang aja deh coz besok flight pagi 08.45 WIB. Sebelom ke penginapan saya mampir ke Pool Shuttle Bus , booking buat besok ke Airport paling pagi pukul 07.00 WIB seharga 90 baht.

gallery_6_859_169785.jpg

 

 

Pukul 21.00 WIB istirahat dah. :D

 

 

21 Februari 2014

 

Agenda saya hari ini cuma satu yaitu ke Airport untuk Flight Krabi - Kuala Lumpur, yak betul saya balik lagi ke Kuala Lumpur, jadi tahun ini saya 2 kali ke Kuala Lumpur hahahaha.

 

Bangun pukul 05.00 WIB mandi dan prepare packing, pukul 06.00 check out dari Guesthouse. Taro barang di shuttle bus dlo. Terus saya ke sevel beli Roti + Air Mineral = 15 baht

 

Pukul 07.00 WIB Shuttle Bus berangkat, mampir2 dlo ke beberapa Poolnya dan tiba di Airport sekitar pukul 07.45 WIB. Karena pagi ini Airport Krabi lagi penuh banget kayaknya. Untung yang destinasi Kuala Lumpur Air Asia masih sepi, yaudah saya check in langsung menuju ke Waiting Room. Eh pas di bagian Scanning Tas Kabin saya di stop donk. Karena botol sabun dan sampo saya kebih dari 100 ml. Disita donk, padahal isi nya masih banyak Bah.

 

Ya udah deh pasrah nunggu bentar di Waiting Room, Pukul 09.00 WIB Flight Air Asia - Kuala Lumpur Take Off. Bye Bye Krabi Kota yang Tenang dan Damai :D

 

Kesan di Krabi, seperti judul tulisan saya ini, Krabi itu kota yang tenang (santai), nyaman dan damai. Dari segi fasilitas publik masih kurang tapi cukup lah, karena di sini emang sepi seh bawaan tuh pengen nyantai terus disini. 

Untuk Hong Island overall lumayan lah walaupun masih belom se keren Phi Phi Island dan James Bond Island, tapi bagus kok :D

 

Tips di Krabi :

1. Selalu sedia Air Minum Botolan karena letak yang jauh2 belom tentu kalian bisa nemu warung / sevel lagi di tengah jalan. Air Minum yang pas ada di Sevel 6 baht judulnya 7 Select.

 

2. Lebih baik sewa motor atau mobil karena lokasi disini jauh2, juga angkutan umum jarang, kalopun naik angkutan umum dari krabi town- ao nang = 50 baht PP jadi 100 baht, sewa motor seharian 200 baht tapi bisa kemana2 worth kan :D

 

3. Krabi itu cuma ada 2 destinasi utama Krabi Town dan Ao Nang tapi kalo pengen yang anti mainstream ada satu lagi yaitu Klong Muang gak jauh seh dari Krabi Town

 

4. Bagi kalian yang takut item sediakan Sunblock Cream karena matahari nya nyengat banget, contoh hasilnya adalah saya jadi item gini :P

 

5. Pake provider lokal thailand untuk internetan saran saya dtac happy tourist package 300 baht free internet 7 hari + 100 baht free call. berguna banget. Ada di bandara kok, kalo gak di sevel juga ada

 

6. Karena disini ngandelin Wisata Bahari jadi kalo mau wisata shopping kayaknya salah tempat, tapi kalo weekend di Krabi Town ada Night Market juga kok banyak Kuliner dan Barang2 murah

 

7. Kalo kalian pengen tempat yang santai dan tenang pilih Krabi Town, kalo pengen yang agak crowded dan ada Nightlife nya pilih Ao Nang

 

8. Ini rekomendasi paket tour di Krabi namanya Barracudas Tour

 

Semoga Beguna ya Jangan Lupa Di Follow Topic Ini ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

Sptnya sy pernah ngelewatin Bandara Krabi, adanya di sebelah kiri jalan kan kalo jalur menuju Hatyai.

Perjalanan Phuket - Krabi sptnya ga nyampe 10 jam dech mod, skitar 4jam-an lah...aq wkt naik bus menuju Hatyai, pas jam makan sia berangkat jam 9an sampe Hatyai skitar jam 7 mlm gt.

Anyway, bagus jg wisata bahari-nya...sayangnya sy takut air laut krn ga bisa renang. hehehe...

tiger cave temple sampe ribuan anak tangga...wah kalo aq ga sanggup tuh, dengkul bisa copot kali. :ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ deffa  good FR kebetulan nih tgl 17-25 juni 14 mau ke krabi.. (rutenya bdg-KL (1 mlm)-Krabi (3 mlm)-bkk (2 mlm)-chiang mai (2 mlm)-KL/bdg)..berguna nih infonya.

 udah booking hotel di ao nang beach.,,,baru tau ada Tiger cave temple.   tadinya mau ikut tour island2 aja....james bond island....phi phi island udah taon lau fr phuket.......... :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ deffa  nnt liat waktunya...4 island tour ma james bond island disatuin ngak tournya?  biar bisa ke krabi town ma ke Tiger Cave temple.....thx infonya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@tatang

oo gak bisa disatuin tour2 nya

karena pasti makan 1 harian tiap tour

jadi harus prepare perhari untuk 1 tour

apalagi james bond island tour itu lama banget dari jam 9 pagi ampe matahari terbenam :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ delfa dan semuanya mgkin perlu info tentang vietnam.

 

sy ngak pinter crita nih... :D 

sy coba ya...awal sy tertarik utk pergi 4 negara karena sering baca2 blog2 orang yg udah kesana....akhirnya taun lalu booking deh pas airasia promo....Jkt KL pp..tgl 6-13 Maret 2014...tgl 6 Maret lngsung ke Ho chi minh dan stay di HCM slma 3 mlm, tgl 9 maret ke pnom penh pake Mekong express booiking on line dpt 13 usd. 1 malam di pnom penh (tadinya 2 mlm tp ada perubahan flght dari AA ke bkk awal nya pagi jadi sore...so ke bkk nya dmajuin 1 hari karena tgl 12 maret udah hrs terbang ke KL) :D . jd itenerary nya HCM (3 mlm). PP (1 mlm) BKK (2 mllm) dan KL (1 mlm).

 

Sy  cerita vietnam dulu ya....jam 8.45  pesawat take off dari bandara sukarno hatta, sampe KL jam 11.45.. abis beres urusan imigrasi  cari dulu money changer utk beli vietnam dong ternyata ngak gampang cari viet dong..akhirnya dpt, beli sdkt dulu  19 Myr dpt 100 viet dong utk pegangan bayar bus ke distrik 1 Pham ngu lao dari airport tempatnya turis2 back packer. :D :D .

 

Abis tuker ringgit ke dong..jam 12.20 wkt malaysia makan dulu di foodcourt..agak ke buru2 soalnya flight ke HCM jam 02.45. slesai makan kita cepet2 check in.. dan baru tau klu yang ke HCM gatenya terpisah jadi ngak perlu ke lantai 1  utk pemeriksaan imigrasi dll..adanya di  Y gate sebelahan dengan gate penerbangan domestik...akhirnya balik lagi ke lobby ke gate domestik...ribet deh bo.....ktemu Y gate pas mau masuk.....eh ternyata utk yang ke HCM baru boleh masuk jam 1.30...ya tau gitu nyante2 aja dlo di food court...cape deh. :D :D ..akhirnya nunggu deh di lobby deket Y gate..jam 01.30 baru dibuka,  pemeriksaan imigarasinya kecil,.pas  masuk juga waiting room nya kecil hanya cukup utk penumpang 1 flight..so that's why  baru boleh masuk 1 jam seblm take off..

 

Baru 10 menit nunggu di waiting room gate udah dibuka utk boarding, .enak juga ngak lama  he3x.... tepat jam 02 45 pswt take off, jam 03.45 pas 2 jam pswt landing di bandara HCM....bandaranya lumayan bagus ngak trllu besar seh....beres urusan imigrasi (cepet banget) tuker USD ke viet dong..ratenya bagus disini 1 USD dapet 21000 dong, nyesel deh nuker ringgit di LCCT. :huh: :huh:  untung ngak banyak....(catetan utk tmn2 klu tuker dolar lebih baik di bandara rate  lebih bgs dripada di money changer di Pham ngu lao 1 usd  20.000-20.800 dong).

 

Selese tuker dolar lngsng kluar...kliatan  deh bus no. 152 yg ke arah Ben Tanh Market...kngsg naik 45 menit smp deh Ben Tanh Market cuma bayar 5000 dong kira2 3000 rupiah murah kan....untuk bus no 152 airport-ben tanh market beroperasi smp jam 18.00 so  klu mau kesana ambil flight yg smp vietanam sblm jam 18.00..lmyn berhemat.  Sampe ben tanh jam 17.00an,, jalan 10 menit sampe ke Pham ngu lao...daerahnya asyik..seru, bersih didepannya ada taman besar. tempat olah raga warga setempat, tamannya bersih, pohon2 besar dan rindang. betah banget....

 

Sebelum nyampe hotel...kita ngelawatin mekong express 275 F Pham ngu lao rd....ya konfirmasi aja dlo bookingan tiket utk bus tgl 9 maret ke Pnom penh biar beres urusan tiket bus...res beres...smp hotel wkt check in di tawarin utk tour2...Mekong Tour, Chuchi Tunnel, Cao Dai temple dll...tapi nnt deh mau cari2 di luar..yang lbh murah tentunya.... :D .

Istrahat bentar, mandi jam 7an kita kluar cari makan PHO tentunya..soalnya tadi deket penginapan ada PHO restaurant rame banget...ngiler deh,  kesitu deh.. oh lala hrgnya murah utk 1 mangkok gede (bikin kenyang poknya) hrgnya cuma 55 ribu dong atau 28 ribu murah ya,,,coba di jkt. setiabudi building makan PHO hrgnya 50rebong, mangkoknya kecil ukuran mangkok baso.....rasanya jangan ditanya eeennndang banget.dan halal soalnya pilihan dagingnya cuma beef ma ayam...wkt itu pilih beef, mereka ngak pelit..slice daging sapinya gede n banyak...poknya nnt mau makan sini lagi puas2in makan PHO di daerah asalnya. :D :D

 

abis makan kita jalan cari2 utk ikut tour bsk...di sepanjang jalan Pham ngu lao banyak banget tour akhirnya dpt tuh liat utk mekong tour 140ribu dong atau 7 usd.incl Lunch.di penginapan tadi 9 usd,,lmyn beda 2 usd...tp banding2in dulu ama tmpt lain yg paling top tuh Sinh Tourist di De Tham street..ngak jauh 3 menit jalan kaki..di sinh tourist utk tour yg sama 220 dong...akhirnya kita book ke tempat tadi karena disini paling murah..kita ambil utk besok mekong tour 140ribu...sekalian book juga utk hari berikutnya 7 dolar full day Cao dai Temple ama Chuci Tunnel. tour ini juga paling murah ditempat lain 8-10 usd.. :D :D :D  senemg banget sukses rasanya cari tour yang paling hemat.........tapi maaf lupa nama travelnya....tp jangan khawatir gampang koq nyarinya di Pham ngu lao street...ya liat2 aja n banding2in...(cat: jangan ambil dari hotel poknya).

 

Besoknya jam 08.30. ( sblmnya kita chek out dan pindah hotel. titip back pack) kita udah siap Mekong Tour full day sampe jam 5....bus penuh turis kita menuju ke kota kecil  3 jam ( harusnya bisa lebih cpet tapi di Vietnam jalanin bus nya boyooot banget cuma 40-60km/jam) mereka patuh sama aturan jadi ngak ada salip2an bus. mobil jadi untuy2an weh ceuk sunda mah.hahahahaha..lucu seh..tapi ngak pa pa deh jadi bisa liat kota HCM...lmyn bersih kotanya, sungai di HCM juga bersih dan rapih di pinggir sungai di sediain utk jogging track..lumayan cantik sepanjang riverside. Jam 11 an kita sampe kota kecil namanya lupa yang dilewati Sungai Mekong.....

 

Mekong tour dimulai..jadi baru tau uniknya .saking gedenya sungai Mekong di tengahnya ada pulau dan ada kehidupan normal di pulau ini,,skolah dll, transportasi di pulaui in delman ma motor. Pertama kita dibawa ke pulau tempat home industri Coconut candy...lmyn nyobain testernya berbagai rasa....ya belilah kripik pisang 40 ribu dong kira2 200 gram isinya. abis itu di bawa ke bbrp pulau klu ngak salah Bentre seru sih,,,terus naik Kano utk max 4 orang lewat sungai2 kecil dianter ke boat kita di sungai Mekong. abis itu makan siang,,,stelah makan siang boat kita ngelewatin apanya namanya klu di darat sih gang lah....jadi ngelewati gang kiri kanannya pohon kelapa,,,asyik juga. :D :D .

 

Tour selese jam 2an dan kembali ke HCM...jam 5an kita sampe dan turun di Ben Tanh market. masuk bntr liat2 tempatnya bersih dan rapih..trus City Tour on foot di mulai...klu mau ikut tour byr full day 10 USD half day 6 Usd secara jalan kaki juga bisa soalnya obyek wisatanya deket2....hahahahaahahaaa

Notre Damel. Post Office. city hall. Reunifacation Palace, Museum ( tapi udah pada tutup)  itu semua ada di Distrik 1 dan didepan City Hall ada taman bagus ada mall utk first class barang ber merk kiri kanannya....klu malam hari cantik banget didpn City Hall...ngak heran banyak turis datang ke taman n ber foto ria,,,pok nya keren abis serasa di perancis....he3x...jadi inget wkt di paris hiks....................klu mau bener2 mau nikmatin suasana didepan city hall kita bisa ngupi2 di Coffe bean viewnya ke air mancur dan city hall, cantik banget....

Jam 8an kita plng sembari cari2 oleh T shirt dan tempelan kulkas,,di sepanjang trotoar banyak yg jualan...enak trotoarnya gede dan nyaman, terus makan dlo Nasgor di Night Market sbelah Ben Tanh Market (tutup jam 06.00) ganti ma Night market. rame banget....

 

Jam 9 smp hotel..istrht utk tour full day bsk Cao dai temple dan chuchi tunnel.

besoknya jam 8 siap ke Cao dai temple 3 jam an..kurang saya recomend..selain jauh  cape juga ngak terlalu gimana geto ..ya krena murah aja 3.5 usd. dari Cao dai kita ke Chu chi tunnel tempat wkt perang vietnam...lumayan bgs jadi tau sejarahnya perang vietnam.

Tour selese jam 5an lngsg ke HCM lagi smp jam 6.30an...istrhat bntar ambil barang pndah hotel ke Bizu hotel di Bu Vien street..check in- mandi.. lngsg makan ke rest, PHO yg kemarin asyikkk. ternyata di jalan bu vien rame banget banyak turis lucunya mereka duduk adep2an sebrang2ang kyk mau nonton fashion show...mereka pada pesta pesta bir...soalnya murah banget 11-12 ribu dong.

selese makam balik hotel suasana jln bu vien seru banget 24 hours.

 

Besoknya abis breakfast kita jalan ke Mekong Express...jam 8.30 bus berangkat ke Pnom Penh... bye HCM.. dalam hati harus kesini lagi pengen nyobain Sleeper bus ke Mui ne dan Dalat...setiap pagi dan sore banyak bus sleeper bus...dan turis2 dari berbagai bangsa pada pergi ke berbagai kota Dalat, Ho ian, Mui Ne, Hanoi...bikin adrenalin kita naik pengen travel kesana...... :D :D :D ...

 

Catatan

 

- Ho chi minh kota cantik, ckp bersih. dan lmyn murah. cuma sdkit masalah di lalu lintas terutama motor

- Tuker usd di bandara

- sampe sana sblm jam 18.00 klu mau pake bus 152

- tour murah dengan usd 7 usd (Rp. 80 ribu) full day incl lunch.

- Tempat/kota lainnya ok...ngak heran turis di HCM banyak banget.

 

Semoga membantu wassalam (punten,kepanjangan ceritanya).

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By braska
      Foto diambil dari Tokyo Tower - (k)
      Hallo semua,
      Tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Tokyo beberapa kali. Kebanyakan bersama teman2 (thx untuk teman2 II dan IV) dan beberapa kali dengan partner. Banyak yang bertanya ke saya tentang itinerary selama di Tokyo, jadi saya pikir lebih baik saya buatkan dalam satu Thread yang nantinya tinggal di share URL nya.
      Thread ini akan saya buat dalam beberapa tahap, dan diharapkan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember 2018 berakhir.
      Beberapa pokok bahasan yang akan diulas dalam Thread ini antara lain
      I Persiapan
      II Itinerary
      III Kereta di Tokyo
      IV Shopping
      V Tempat Wisata Gratis
      VI Tempat Wisata Berbayar
      VII FAQ
      PERNYATAAN :
      FOTO
      Semua Foto yang tidak ada tanda dalam Thread ini berarti di ambil dari Google dan Screenshot, sedangkan foto yang bertanda merupakan hasil jepretan dari 
      (i) I Edy S
      (a) Adhitya A W
      (k) R CJatmiko
      WEBSITE
      Saya tidak memiliki kepentingan apapun dengan website yang ada dalam thread ini. Moderator dapat menghapus link jika di perlukan
      MUSIM
      Yang di bahas dalam Thread ini hanya untuk keberangkatan pada Musim Dingin di Tokyo dan sekitarnya, anda dapat tetap membaca thread ini dengan melakukan beberapa penyesuaian jika ingin bepergian di Musim lain.
      STYLE
      Khusus Perjalanan ke Tokyo, perjalanan saya bukan perjalanan Backpacker, saya selalu membawa Koper, naik penerbangan Full Service, Tinggal di Hotel, tetapi mencari harga paling murah yang bisa di dapatkan  
       
      I Persiapan
      Saya selalu menikmati Tokyo (sama halnya dengan saya menyukai Bangkok) Kota ini sangat hidup, penuh dengan budaya Jepang yang kental di satu sisi dan teknologi modern di sisi lain. Khusus untuk Musim dingin, saya menyukainya karena
      1. Musim dingin tidak ada di Indonesia, 2. Tidak terlalu berkeringat, 3. Ada banyak foto indah yang bisa di peroleh di musim dingin, 4. Salju, 5. Harga Tiket dan Hotel lebih murah...(ya, bandingkan jika anda pergi ke Jepang untuk melihat Sakura mekar) Jika kalian ingin mencoba musim dingin di Tokyo ayo kita mulai persiapannya.
      1. Passport dan Visa
      Untuk keluar negeri tentu saja kita harus mempunyai Passport dan untuk bisa ke Jepang kita juga harus mempunyai Visa. Ada banyak cara membuat passport yang bisa di temui di Google karena itu saya tidak akan mengulas lebih lanjut. Silakan masuk ke www.google.co.id lalu ketikkan "cara membuat e paspor" dan kalian akan menemukan lebih dari 100.000 tautan.
      Yang ingin saya sampaikan disini adalah BUATLAH E-PASSPORT, jangan membuat Passport biasa. Membuat passport biasa untuk bepergian ke Jepang sangatlah menyusahkan, karena artinya kita harus mengurus Visa. Sedangkan jika menggunakan E Passport kita tinggal mengurus Visa Waiver.
      Berikut saya tunjukkan perbandingannya :

      Dari perbandingan di atas terlihat kan, mempunyai E Passport berarti anda mengurangi keribetan mengurus Visa, jika visa di tolak anda terpaksa harus merelakan tiket pesawat PP dan (mungkin) hotel yang hangus. Sebaliknya jika anda mempunyai E Passport anda tinggal mengurus Visa Waiver terlebih dahulu baru melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel, dll sesudah Visa Waiver di kabulkan. Anda juga bisa melewatkan ketakutan yang paling banyak di bicarakan orang saat membuat Visa "HARUS PUNYA DUIT MINIMAL SEKIAN PULUH JUTA", karena penguruan Visa Waiver hanya memerlukan E Passport anda. 
      Peluang untuk mendapatkan Visa Waiver juga sangat besar, jika anda orang baik2 tidak punya catatan kriminal, tidak pernah ditangkap di Jepang, maka saya bisa bilang Anda pasti dapat Visa Waiver.
      Cara mengurus visa waiver Jepang bisa di dapatkan dengan mengetikkan "cara membuat visa waiver jepang" di Google.
       
      2. Tiket
      Saya bukan orang yang anti dengan penerbangan Low Cost, pada dasarnya saya malah lebih sering menggunakan Maskapai Low Cost ketimbang Full Service, tapi mari saya tunjukkan kenapa saya lebih memilih penerbangan Full Service untuk pergi ke Tokyo
      Maskapai Low Cost hampir selalu menggunakan transit flight dari Jakarta ke Tokyo. Efeknya sangat berbahaya, saya sudah 2x mengalami kejadian tidak mengenakkan. Waktu transit biasanya hanya 1,5 - 2 jam. Akibatnya jika penerbangan dari Jakarta delay maka (hampir) dapat dipastikan (walaupun kita tidak ketinggalan pesawat menuju Tokyo) tidak cukup waktu untuk memindahkan bagasi kita. Kejadian paling parah yang saya alami adalah berada di musim dingin tanpa jaket tebal (yang tertinggal di Kuala Lumpur). Saat itu perlu 2 hari untuk bagasi saya sampai di hotel. Alhasil liburan sudah tidak lagi menyenangkan, dan saya harus rela kehilangan suara selama 2 minggu karena terkena radang tenggorokan (kupluk, syal dan semua baju ganti ada dalam koper di bagasi). Sekarang  bagaimana jika waktu transitnya lama, misal 16 jam. Anda mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar hotel di lokasi transit. Tentu saja ada pilihan untuk tidur di bandara. Tapi sebagaimana telah saya tuliskan di atas style perjalanan saya bukan backpacker. Jam kedatangan dan keberangkatan Maskapai Low Cost sering mengakibatkan anda kehilangan 1 hari di Hotel. Begini contohnya : Jika anda Tiba di Tokyo Pukul 23.00 maka sesudah proses imigrasi, pengambilan bagasi, transportasi dll maka kemungkinan anda akan tiba di hotel Pukul 01.00. Waktu Check in hotel biasanya adalah pukul 14.00 sehingga mau tidak mau anda telah kehilangan 1 hari di hotel yang telah anda bayar. Selain itu waktu keberangkatan juga seringkali jadi masalah. Maskapai Low Cost sering berangkat di jam-jam malam seperti 23.50, padahal waktu Check Out hotel Tokyo adalah 11.00 akibatnya ada waktu lebih dari 12 jam luntang lantung tanpa tempat istirahat. Ada biaya tambahan untuk bagasi di penerbangan Low Cost. Biasanya berkisar 400 - 700 ribu tergantung beratnya. Berarti kalau PP bawa bagasi maka ada tambahan biaya sekitar 1 juta dari harga tiket. Penerbangan ke Tokyo memakan waktu lama, direct flight saja bisa lebih dari 7 jam. Lalu di pesawat kita mau ngapain? duduk, diem, merenung dan tidur? jika anda memilih untuk mengisi perut maka ada biaya lagi yang harus di keluarkan untuk pemesanan makanan.  Ok, jadi kita akan memilih penerbangan full service yang menyediakan makanan dan minuman, entertainment flight, jarak antar kursi yang lapang, jam penerbangan yang tepat dengan kebutuhan, free bagasi, dan semua fasilitas lain yang tidak di dapatkan di penerbangan low cost. Mahal dong? Jawabnya TERGANTUNG. 
      Ini contoh penawaran maskapai low cost

      Dan ini tiket yang saya beli 

       
      Saya terbang menggunakan JAL yang masuk dalam daftar 5 Star Airlines. Bagasi 46 kg FREE, Full Service, dengan Jam kedatangan 15.45 dan Jam keberangkatan 17.45. Harga yang saya dapatkan lebih murah daripada maskapai Low Cost.
      Jadi bagaimana caranya? Saya menggunakan SkyScanner (silakan Googling). Dengan SkyScanner kita dapat melihat kapan, maskapai mana, dan website mana yang memberikan tiket paling murah. Tentu saja jika kita membeli dari jauh2 hari kita memiliki lebih banyak pilihan harga yang mungkin dapat berubah. Oh ya, sekali kita melakukan pencarian lewat SkyScanner maka saat membuka email, googling dan menggunakan media sosial iklan yang ditampilkan biasanya adalah iklan harga tiket yang paling murah. Rajin2lah mengecek harga tiket lewat SkyScanner karena FYI, harga tiket JAL biasanya 16juta sekali jalan. Harga 7,3juta PP saya dapatkan menggunakan Fasilitas "Dapatkan Info Harga" yang ada di situs SkyScanner. Fasilitas ini memungkinkan kita mendapatkan harga terbaru dari rute yang kita tuju.
      Sekedar tambahan, Tiket penerbangan dari Jakarta - Paris PP untuk Maret 2019 saya dapatkan dengan harga lebih murah daripada tiket ke Jepang. Lagi2 dengan SkyScanner.
       
      3. Hotel
      Rata-rata hotel di Jepang memiliki kamar yang kecil tapi harga yang "besar". Tokyo pun termasuk. Harga properti di Tokyo yang sangat mahal membuat Tarif Hotel juga tinggi untuk ukuran Indonesia. Walaupun demikian tetap saja jika bersedia susah sedikit masih ada kamar2 kapsul dan dormitory yang berharga di bawah 500ribu permalam. 
      Menyesuaikan style jalan-jalan, saya memberikan beberapa kriteria untuk memilih Hotel di Tokyo.
      Carilah hotel yang dekat dengan stasiun kereta. Kereta adalah transportasi nomor 1 di Tokyo. Dalam kondisi cuaca yang dingin akan lebih baik jika Hotel dekat dengan stasiun kereta sehingga kita tidak perlu berlama2 diluar. Hotel yang dekat dengan stasiun kereta juga memudahkan anda untuk menepati jadwal itinerary. Bawaan anda cenderung banyak, karena musim dingin membuat pakaian yang harus disiapkan berlapis2. Jika mendapatkan kamar hotel yang terlalu kecil maka anda akan kesulitan sendiri dalam meletakkan koper dan barang belanjaan Pastikan hotel anda memiliki sistem penghangat ruangan yang baik dan air panas yang mengalir 24 jam non stop. Saya tidak bisa membayangkan jika di tengah suhu 0 derajat lalu harus mandi pagi dengan air yang tidak terlalu panas karena sistem air panas dipakai beramai-ramai. Akan lebih baik jika Hotel menyediakan sarapan pagi. Buat anda yang terbiasa mengisi perut di pagi hari, tentu akan runyam jika harus jalan dulu mencari sarapan di tengah udara dingin. Hotel di sekitaran Tokyo memang lebih mahal daripada yang mengarah ke luar kota. Tetapi anda akan lebih mudah menentukan jalur tujuan jika berada di dalam kota. Dalam beberapa kesempatan, saya selalu memilih hotel yang sama untuk tempat menginap. Hotel Villa Fontaine Hatchobori. Hotel ini merupakan salah satu hotel dari jaringan Villa Fontaine yang tersebar di seantero Jepang. Saya memilih hotel ini karena semua kriteria yang saya sebutkan di atas dapat diakomodir. Harganya pun menurut saya termasuk murah. Sekitar 1,2 juta permalam, yang kalau di share bersama teman sekitar 600 ribuan permalam (sudah include sarapan), ukuran kamarnya juga sedikit lebih besar dari ukuran kamar di daerah Shinjuku dengan harga yang lebih mahal.
      Hotel ini hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Stasiun Kayabacho (uniknya Hotel Villa Fontaine Kayabacho justru sedikit lebih jauh dari stasiun Kayabacho, jadi jangan sampai salah hotel). Stasiun Kayabacho hanya berjarak 3 stasiun dari Ginza, 2 stasiun dari Otemachi, 3 stasiun dari Akihabara, bahkan hanya 5 stasiun dari Ueno dimana kita bisa melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen. Posisinya sangat strategis.

      Suasana luar hotel - (a)

      Lobby - (a)

      Lift - (a)

       
      4. Pakaian
      Tidak bisa dielakkan Pakaian Musim Dingin pasti lebih tebal dan berlapis dibandingkan jika kita ke Jepang di musim panas. Suhu udara di Tokyo sepanjang musim dingin berkisar di angka -2 sampai 7 derajat celcius. Demi kenyamanan anda saya menyarankan untuk menggunakan 3-5 lapis baju. Tentu saja hal ini bergantung dari ketahanan tubuh anda terhadap udara dingin. Berikut list pakaian yang perlu dibawa :
      Kupluk Syal Long John Jaket / Sweater / Vest Mantel / Jaket Salju Celana Panjang (bahan cordoray lebih bagus) / Celana Insulated Sarung tangan Jika ada rencana untuk bermain salju saya sarankan dari awal bawalah celana insulated, celana ini memiliki beberapa lapisan, bagian paling luar memiliki jenis parasut sehingga tidak mudah kemasukan air, dan bagian paling dalam merupakan lapisan yang menghangatkan kaki. Hindari bermain salju dengan celana jeans, karena dapat merembes dan membasahi kaki. Oh ya, harga barang2 di atas sangat bervariasi tetapi ada beberapa lapak di tokopedia yang menjual Perlengkapan musim dingin dengan harga sangat murah tetapi kualitasnya bagus. Sebagai contoh saya mendapatkan mantel dengan harga 400 ribuan dan celana insulated dengan harga 100 ribuan. Nyaman saat di gunakan. Coba saja di searching.

       
      5. Komunikasi
      Sebenarnya Tokyo adalah kota yang ramah Wifi, kira-kira kalau diterjemahkan banyak Free Wifi bertebaran dimana-mana, di dalam bus, di tempat2 wisata, di stasiun kereta, dan pastinya di hotel. Hal ini memudahkan anda untuk berkomunikasi baik via media sosial maupun aplikasi chatting. Fasilitas free wifi ini dapat di peroleh dengan melakukan sign in ke salah satu jaringan wifi yang akan meminta anda untuk mengklik tautan yang di kirimkan ke email anda. Biasanya anda akan mendapat kesempatan 5 menit free yang dapat digunakan untuk membuka email dan mengklik tautan untuk mengkonfirmasi penggunaan free wifi.
      Walaupun demikian saya tidak menyarankan anda untuk bergantung pada fasilitas Free Wifi. Saya tetap menyarankan untuk mempergunakan jaringan komunikasi sendiri. Ada beberapa alternatif yang bisa anda lakukan :
      Beli SIM Card di Jepang  Beli SIM Card dari Indonesia Sewa Paket Wifi Bagi yang berangkat dalam rombongan, saya lebih menganjurkan untuk menyewa paket Wifi. Dalam 1 router biasanya bisa dikoneksikan untuk 6-8 alat. Sehingga jika di share biaya sewanya jadi lebih murah. Contoh untuk router unlimited 4G yang saya sewa dari QL Liner (via Klook.com) saya hanya perlu membayar Rp 115.000 per hari. Alat ini dapat dipergunakan untuk 14 alat sekaligus. Sehingga jika di share biaya ke 7 orang (masing2 mempergunakan 2 alat), 1 orang hanya perlu membayar Rp 16.500 per hari. Harga ini jauh lebih murah daripada membeli SIM Card dari Indonesia atau membeli di Jepang. Tetapi wajib diingat, kelemahan Wifi adalah jika pembawa router terpisah lebih dari 10 meter maka teman2nya yang lain tidak lagi mendapat sinyal. Kemudian jika alat hilang atau rusak ada denda yang lumayan besar sekitar 42.000 yen. Selain itu jangan lupa untuk membawa Power Bank sebab jika router kehabisan batrei maka komunikasi anda juga akan terputus.
       
      Jika anda memilih menggunakan SIM Card maka anda akan terhindar dari keribetan menenteng router kemana2. Selain itu anda tidak perlu harus selalu berada di dekat router untuk melakukan komunikasi. Kapan saja anda ingin menghubungi teman, atau upload instagram dapat dilakukan langsung.
      Untuk SIM card tidak ada salahnya anda melihat2 di website GlobalKomunika, mereka memberikan banyak pilihan paket SIM Card (Paket Data SAJA). Dengan membeli SIM Card langsung dari Indonesia anda bisa langsung mengaktifkan HP Anda saat berada di Bandara Narita / Haneda. Sayangnya ada batasan Quota 4G yang harus anda perhatikan saat memilih menggunakan SIM Card. Untuk SIM Card seharga Rp 195.000 anda bisa mendapatkan Quota 4G sebanyak 3GB untuk waktu 8 hari. Setelah itu jika Quota habis maka kecepatan akan turun menjadi 2G. Jadi jangan terlalu sering melakukan Video Call atau berselancar di Youtube jika anda menggunakan SIM Card. Jika anda memutuskan menggunakan SIM Card harap di baca baik2 petunjuk penggunaannya (sudah disertakan bersama SIM Card), karena tidak semua HP secara otomatis melakukan pengaturan APN.

       
      6. Tiket Wisata
      Kepada siapapun yang ingin ke Jepang saya selalu menyarankan untuk mempersiapkan Itinerary dengan sebaik-baiknya. Sejak awal pastikan tempat-tempat yang ingin anda tuju. Lalu lakukan survey untuk melihat apakah tempat2 tersebut membutuhkan tiket masuk. Kenapa hal ini penting : karena banyak tempat wisata di Tokyo yang memberikan Harga Tiket lebih murah saat pemesanan di lakukan di awal ketimbang saat anda datang dan membeli langsung di loket. Selain itu anda dapat menghemat waktu untuk melewatkan antrian orang2 yang ingin membeli tiket pada waktu bersamaan.
      Beberapa tempat wisata bahkan TIDAK MENJUAL TIKET DI TEMPAT. Jika anda ingin mengunjungi Fujiko F Fujio Museum, atau Ghibli Museum maka anda harus melakukan pemesanan dari sebulan sebelumnya. Karena jika anda langsung datang ke tempat tersebut tanpa memiliki tiket maka bersiaplah untuk kecewa. Anda tidak akan bisa masuk.
      Ada banyak situs yang menjual tiket wisata secara online, saya secara pribadi lebih sering memesan lewat Klook. Silakan lakukan pengecekan apakah Tiket tempat wisata yang ingin anda tuju tersedia di website mereka. Tapi sekali lagi lebih baik anda membeli tiket lewat online karena harga yang di dapat sering lebih murah daripada membeli langsung, sekaligus memastikan rencana liburan anda tidak berantakan karena gagal mendapat tiket.
       
       
    • By min0ru
      Pagi itu, saya dan keluarga mendarat di Kansai International Airport (Osaka) pukul 08.30 waktu setempat. Ini kali kedua saya mengunjungi negara yang kawaii ini dan kota pertama yang akan saya kunjungi adalah Takayama. Seusai mengambil bagasi, saya bergegas menuju ke JR Office untuk menukarkan JR Pass (Japan Railway Pass). Antrian ternyata cukup panjang mengular dan menghabiskan waktu lebih dari 30 menit sampai akhirnya saya mendapatkan JR Pass.
      Cara Menuju ke Takayama
      Karena saya menggunakan JR Pass, jadinya kami bisa langsung naik ke Shinkansen (kereta cepat). Dari Kansai International Airport (KIX) kami mengarah ke Shin-Osaka Station dahulu baru nyambung kereta lagi ke Nagoya Station sebelum akhirnya menggunakan Hida Train (JR) dan turun di Takayama Station.
      Jalan Sore di Takayama

      Sesampainya di Takayama, saya langsung bergegas menuju hotel karena memang sudah waktunya check-in, lagipula repot rasanya jika harus berjalan-jalan menggeret koper. Kami menginap di J-Hoppers Takayama yang jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki dari Takayama Station.
      Saya bertanya kepada resepsionis hostel mengenai apa saja yang bisa dilihat di Takayama ini dan dijawab dengan sangat ramah olehnya. Jadi di Takayama ini ada bagian kota tuanya yang cukup ramai tapi hanya di akhir pekan dan banyak street food. Karena kami datang di hari biasa, jadi kami cukup manyun dan memutuskan untuk eksplorasi saja jalan-jalan di Takayama.
      Sebelumnya kami makan dulu di restoran ramen yang dipilih secara random karena cukup ramai. Rasanya pun cukup enak dan menghangatkan. Saat itu cuaca cukup dingin kalau tidak salah sekitar 5-10°C. Sayang banget karena kalap saya ngga sempet mengabadikan foto makanan maupun restorannya. 
      Berseberangan dengan restoran rame, ada sebuah jembatan kecil  untuk menyeberang sungai dan ada jalanan kecil di sisi sungai tersebut yang cukup cantik untuk berfoto. Jadilah ambil beberapa frame dulu ☺️. Ngga kerasa hari cepet banget gelap, suasana lampu bangunan tua satu persatu mulai menyalah membuat suasana malam itu makin cantik. Kebayang ngga sih bangunan tua yang kebanyakan berbahan kayu dihiasin lampu berwarna kuning atau lampion berwarna merah? 
      Malam itu kami kembali lebih cepat ke hostel, karena ngga banyak lagi tempat yang bisa dilihat dan memang tujuan ke Takayama ini hanya persinggahan untuk menuju ke Shirakawa-Go.
      Keindahan Desa Sejarah Shirakawa-Go (UNESCO's World Heritage Sites).

      Cara yang saya gunakan untuk menuju ke Shirakawa-Go dari Takayama adalah menggunakan tur yang di arrange oleh J-Hoppers Hostel. Kenapa saya memilih tur dari J-Hoppers? Karena harganya lebih murah ¥500 untuk orang yang menginap di J-Hoppers, kan lumayan 4 orang sudah jadi semangkok ramen. 

      Bus melaju dengan santai ke Shirakawa-Go, dalam waktu kurang dari 1 jam kami sudah tiba di situs bersejarah ini. Kami diberikan waktu bebas selama 2 jam di desa ini. Ngga pake lama, saya langsung ngacir turun dari bus dan cari spot buat pepotoan.


      Rumah-rumah di desa ini disebut Gasshō-style atau bebentuk seperti tangan sedang berdoa. Atapnya terbuat dari susunan jerami yang sangat kuat dari berbagai cuaca. Walaupun hanya terbuat dari jerami tetapi pada musim dingin tetap dapat menghangatkan dan sejuk saat musim panas.


      Senangnya saya liat sisaan salju yang masih terhampar luas dan tebal, pengen rasanya tambahin duren sama cendol trus sirup tjampolay~ *eh. 
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      POCKET WIFI di Jepang......
       
       
       
    • By ko Acong
      Bagi yang bosan di Kuala Lumpur boleh melipir ke Melaka cuma 2 jam perjalanan loh.
      Berapa uang yang saya habiskan selama main ke Malaka? Normalnya tiket pesawat PP 1 jutaan. Yang pasti tiket PP Indonesia-Kuala Lumpur kemarin saya dapat Rp 169.000 saja Malaysia Airlines Business Class (Promo).
      Mari kita hitung pengeluaran saya selama 2 malam 3 hari di Melaka:
      Tiket Bus, via Terminal BTS (Bandar Tasik Selatan) cukup 24 x 2 = 48 RM
      Jika langsung bus PP harganya 70 Rm, perbedaan waktu hanya 1 jam. Kelebihan transit di  BTS setiap 30 menit ada Bus. Kekurangannya, jika ketingalan jadwal bus harus buang waktu selama 3 jam.
      Hotel Saya Pake Hotel Hong https://goo.gl/maps/fhwLNd6fmzp
      yang terkenal buat Backpackers, karena serasa Hotel Keluarga ada di antar jemput di terminal bus dan ketika diantar mereka melepas kita satu persatu, sampai aman di terminal bus dan mengarahkan ke platform yang seharusnya. Terima kasih Ci Amey dan karyawan hotelnya yang bersih. Harga selama 2 malam kisaran Rp 550.000. 
      Tranportasi di Melaka semua ditempuh dengan berjalan kaki. Estimasi makan minum, cukup Rp. 100000 perhari, di tiap menu makanan perhari ada daging nya lumayan wah juga sih.
      Tinggal kita hitung oleh2 jajan yang aneh-aneh dan lainnya, jadi estimasi main di Melaka selama 2 hari:
      Bus 48 Rm = Rp 175.000 Hotel 2 malam = Rp 550.000 Biaya makan minum = Rp. 300000 Jumlah Rp 1.025.000.- sesuai Hitungan awal budget cukup 1 jutaan.
      Hehehe namun belum termasuk Cendol Musang King dan oleh-oleh Durian Jam San Shu Gong yang legenda, Wueeenak lembut banget. Nah bila mau lanjut main di Kuala Lumpur, cuma tinggal nambah hotelnya sekitar Rp 500.000 per malam.
      ____________________________________________________________________________________________________________











    • By Daniyah Isa
      Assalamualaikum 
      Salam kenal,
      Panggil saya, Nia
      Ini adalah pertama kalinya saya pergi ke LN dg mengurus semua keperluan sendiri. Biasanya, sdh terima beres dari kantor, karena memang ada urusan. Nah, destinasi yg saya pilih tdk jauh tp harus berkesan ! Melaka. Kota yg ditempuh dlm waktu 2 jam dari KLIA2. 
      Gimana caranya saya bisa sampai ke sana ? Inih dia, detailnya ;
      1. JKT-KLIA2
      Pesan tiket pesawat yg everyone can fly dari situs resmi. Lama waktu sekitar 2 jam, berangkat 10:10am sampai KLIA2 13:15pm.
      Di KLIA2, ikuti saja petunjuk arah yang ada, sambil ikuti arus kemana orang-orang pergi. Nanti, ada eskalator naik, lalu ada eskalator turun langsung ke tmpt imigrasi. Setelah keluar dari imigrasi, saya temukan mall dg counter-counter barang branded. Semacam Grand Indonesia, kalau di Jakarta.
      Buat yg terburu-buru sampai ke KL dg cepat, mgkn ada urusan meeting or apa, bisa lurus terus ke pintu keluar. Di samping pintu keluar ada loket pembelian tiket KL Ekspres, seharga 55RM dg waktu tempuh 33menit ke stasiun KL SENTRAL. Dari KL Sentral, bisa pilih kemana saja tujuan teman-teman yg mau dicapai. Ibarat di Jakarta nih, KL Sentral tuh Manggarai. 
      Tujuan wisata saya, dan teman saya adalah Melaka. Belajar dari blog dan bbrp artikel, butuh kendaraan bus utk sampai ke sana. Hanya bus saja, tdk ada kereta atau MRT yg menuju ke sana. Saya pun, turun lagi ke lantai G dg eskalator. Jangan takut kesasar ! Banyak petugas keamanan yg berjaga.
      Sampai di lantai paling dasar, ada sederet loket yang menjual tiket bus, taxi, sewa kereta (mobil). Langsung saja, membeli tiket bus Transnasional tujuan Melaka Sentral, seharga 24.10RM. Di tiket sudah tertera nomor tempat duduk, gate tempat menunggu. Wah, pokoknya tertib dan teratur! Meskipun busnya lebih bagusan DAMRI sih bagi saya, hehehe.
      2. Melaka dan Wisatanya 
      Selama 2 jam perjalanan dari KLIA2, sambil bengong-bengong liat pemandangan (apa bener gue di Malaysia? Ini mirip ke Ciawi yah ? Heheheh) yang membedakan tuh, sepanjang jalan lancar jaya. Mgkn supir bus kapalan nginjek gas, hehehe. Duh bahagia deh kalau Jakarta jalanannya kaya gini terus. Sampai tibalah saya di Melaka Sentral, ibaratnya Terminal Kp. Rambutan gituh. 
      Waduh, sepi banget ! Macam ga ada kehidupan. Bingung juga kan, mau ke hotel gimana ? Boro-boro kuota buat pesan taksi online, sinyal ajah ga dapat.
      Yaa, saya tanya ke petugas kebersihan, dan memang bus Panorama 17 tujuan Bangunan Merah, agak lama. Bukan karena macet yaa, ini karena jalanan di Melaka tuh Sehala (satu arah) jadi dia berputar dulu.
      Sejam menunggu, datanglah bus Panorama 17. Disinilah pengalaman dimulai, banyak yg Negor dan tanya "Indonesia ya ? Indonesianya mana ?" Agak bingung sih, ditanya begitu. Biasanya ditanya "Jawanya mana ?" Padahal sih, sama saja hehehe. 
      Saya menginap di hotel Hallmark Crown, 3H2M, seharga 147RM include Breakfest, free wifi. Wilayahnya dekat dengan mall Dataran Pahlawan, jalan kaki 10 menit lah. Jadi turun saja di Dataran Pahlawan, ongkos busnya 2RM saja. Hotelnya comfie banget ! Disetiap sudut ada galon. Jadi bisa refil sepuasnya, ditambah kulkasnya menyala dg sempurna. Wah, recomend deh!
      Saran utk teman-teman yg mau pesan hotel di Melaka, pesan di daerah sekitar Dataran Pahlawan (rate murah), Bangunan Merah, dan Jonker Street. Tiga tempat itu, sudah dekat banget kemana-mana. Jadi bisa jalan-jalan santai, foto-foto, interaksi sama penduduk lokal. Yg penting, rajin jalan kaki yaa, hehehe.
      Hari pertama saya mengunjungi Bangunan Merah, jalan kaki dari Hotel 15 menit. Melewati mall-mall Besar, dan rupanya ada carnaval becak hias, mobil hias dan barongsai. Jadi nggak berasa jauh dan capeknya.
      Di Melaka, ada yang saya lihat di maps Google itu jauh, ternyata dekatan. Menara Taming Sari, Bangunan Merah, Jonker Street dan River Cruise. Yang jauh, cuma Masjid Selat Melaka. Masjid Selat Melaka memang harus menggunakan taksi online, karena jaraknya terpisah dengan daratan Melaka kota dan masuk ke kompleks perumahan. 
      3.Kuliner dan Oleh-oleh Melaka
      Sempat bingung mau makan apa di Melaka. Hari pertama saya sampai di Melaka, sudah malam dan banyak yg tutup. Masa iyah sih, jauh-jauh ke Melaka, makanya McD? Nggak ada nasi lagi. Akhirnya mampir ke 7Eleven (horeee, Nemu 'sevel !) Beli nasi lemak instant dan mie instan. Lupa berapa harganya, tapi cukup menahan lapar. Serius deh, sebenarnya nggak lapar-lapar banget ! Cuma karena nggak mau masuk angin ajah.
      Terakhir perut diisi sama sandwich Subway yg beli di KLIA2. Hufh, gara-gara ngincer destinasi wisata jadinya lupa makan. 
      Hari kedua, masih hunting foto disekitar Bangunan Merah, Taming Sari, River Cruise. Cerah banget langit di Melaka, dan udaranya juga segar nggak ada polusi (kapan Jakarta begini ? Mungkin ga yah ?). Di samping Bangunan Merah, ada tangga menuju bukit. Diatasnya bangunan reruntuhan yang menghadap lautan lepas. Keren banget !!! Duduk-duduk saja sambil lihat pemandangan. 
      Oh Iyah, untuk beli oleh-oleh seperti gantungan kunci, kaos tulisan Melaka, tas Melaka, tempatnya di Medan Samudera. Tenang, ga jauh kok ! Ga perlu nyebrang. Dari Bangunan Merah, ambil sisi kanan dan lurus terus sampai lihat bangunan kapal pesiar. Nah di sana, yang paling murah ! Kaos dapat 10RM, gantungan kunci dapat 8RM, 6 gantungan kunci. Meski di Bangunan Merah juga ada lapak yang menjual, lebih baik beli di Medan Samudera, karena harganya lebih terjangkau. 
      Selain beli oleh-oleh, di tempat ini ada warteg Melayu loh ! Syukurlah, ada warteg juga. Awalnya sempat underestimate gitu. Makanannya mirip makanan warteg, dan ga lebih menarik dari warteg Jakarta. Karena Nggak enak sama Ibu penjualnya, yg tiba-tiba udah nyendokin nasi, mau ga mau dibeli. 
      Yaa sayur tumis kacang panjang dan ayam goreng jadi menu makan siang. Pas dimakan, enak ! Ini karena efek capek mungkin yaa. Minum air mineral, biar nggak makin haus. Tadinya sih mau makan nasi Briyani dan teh tarik, tapi dia hanya jual di hari Minggu. Seporsi makanan warteg Melayu cuma 6RM. Waah, amazing ! akhirnya bisa menghemat, heheheh.
      Lepas makan, lanjut belanja-belanja di sekitar Medan Samudera. Biasa, buat yang dirumah, mau dibeliin kaos dan gantungan kunci utk disebar, hehehe. Jalan lagi ke Bangunan Merah, baru ketemu kedai es cendol. Katanya sih, es cendol di Melaka itu khas banget. Yaudah, saya beli yang es cendol kacang merah. Rasanya ??? Waah, enak banget !!! Pass buat saya yang ga terlalu suka manis. Kuah santannya gurih, cendolnya segar dan kacang merahnya manis. 
      Wah, okeh banget lah ! Rencana kalau ngidam, maunya ngidam es cendol Melaka. Hahahah
      Menjelang sore, saya bersiap menuju Mesjid Selat Melaka. Menikmati sunset sambil menunggu waktu magrib. Magrib di Malaysia, setengah tujuh. Tapi langitnya seperti setengah enam, Jakarta. Waktu di Malaysia tuh cepat banget ! Mungkin ini planet Merkurius, satu menit tiga puluh detik. Semua terasa cepat.
      Saya dan teman-teman menuju Masjid Selat Melaka menggunakan taksi online. Sampai di sana, waah indah banget ! Lebih indah dari foto-foto Google. Garis cakrawala sudah menyapa di langit. Air laut biru bersih tanpa sampah. Saya berdiri di halaman belakang Masjid menatap langit sore. Diterpa angin laut, dan ada beberapa wisatawan lain berlalu-lalang. Sayang, lagi nggak sholat Magrib di sini. 
      Akhirnya cuma nunggu teman yang sholat Maghrib, sambil jaga sendal hahaha.
      Malam terakhir di Melaka, saya menuju rumah makan Eeji Ban Chicken, penjual makanan khas Melaka. Ada Rice Balls, Asam Pedas, Nasi Lemak, harganya pun terjangkau. Berkesan makan ditempat ini, karena rumah makan Eeji Ban recomend dari supir taksi online. 
      4. Check Out Melaka
      Hari terakhir di Melaka, saya merasa sedih banget ninggalin tempat ini. Padahal rumah ini kampung orang, negeri orang, huhuhu. Nggak mau repot karena tas udah beranak, jadinya saya dan teman-teman naik taksi online ke Melaka Sentral.
      Di Malaysia pada umumnya, jarang ada sirik-sirikan or persaingan. Contohnya di terminal Sentral Melaka. Tadinya mau naik bus Delima,  bus terkenal dikalangan blogger yg pernah kesana. Tapi sama kenek Delima, disuruh ke bus satunya lagi yg kurang eksis. But its OK ! Yg ptg sampai, heheheh.
      Dua jam perjalanan menuju terminal bus TBS (Terminal Bersepadu Selatan), amazing !!! Terminal Bus rasa Bandara Terminal 3. Bersih, tertib, rapi. Dibawahnya, ada stasiun menuju KL Sentral. 
      5. Sehari di Kuala Lumpur 
      Berhubung pesawat tengah malam, jadi siang masih bisa jalan-jalan sebentar di Kuala Lumpur. Hunting foto di KLCC, Dataran Merdeka dan jalan-jalan ke Mall *lagi. 
      Dari Terminal TBS, naik KL transit ke stasiun KL SENTRAL seharga 6.5RM. Dari KL SENTRAL, bisa ke Batu Caves, KLCC, Mesjid Jamek, KLIA2. Ada peta seperti peta yang ada di halte Transjakarta, di sana juga ada petugas yang membantu dan menanyakan "Can i help you ?" So, tak perlu takut tersesat. 
      Stamina udah low, meski cuma naik turun kendaraan umum tp cukup bikin lemas. Selain makan, kita juga butuh vitamin, kalau capek lebih baik istirahat.
      Di KL SENTRAL, ada loker penitipan dg kunci sensor wajah. Jadi kita ga perlu deh tengteng tas beranak kesana kemari. Harganya 20RM utk loker kecil dan 30RM utk loker besar. Sangat disarankan berpergian sama teman, biar segala biaya bisa ditanggung bersama. Tapi milih juga yaa, teman yang gimana buat diajak jalan jauh. Apalagi, ke LN yg jalan kakinya jauh-jauh.
      Baiklah, itu pengalaman pertama saya traveling ke Melaka, Malaysia. Saya sangat suka tempat itu, lebih indah dari yg saya bayangkan. Terutama yg hobi fotografi, ini banyak spot-spot bagus di Melaka. 
      Oh Iyah, makasih banyak buat Mba Vira. Mgkn dia jarang aktif di forum ini. Saya pun juga newbie. Ketemu jalan2.com karena random ajah, hehehe. Lagi bosen, drpd stalking sang EX atau baca berita hoaks, iseng-iseng cari soal Melaka. Tiba-tiba muncul situs ini, dan saya kenalan sama Mba Vira. Nggak ada sedikitpun curiga bakal gimana nnt disana, tinggal jalan ajah. Hehehe
      Nah buat teman-teman, semoga tulisan saya membantu dan jadi referensi kalau kalian mau ke sana. Ingat, No need bilang, barang ini murah atau mahal. Soalnya beda "Peradaban".
       








       
    • By seyakasamira
      Lalala-yeyeye..Setelah menunggu selama 7 Bulan lamanya, akhirnya nemu juga 5 orang korban lain (*eh?!) yang bersedia nge-trip bareng ke sini..uwowww jd terharu sayaa..  so, langsung saja..
      Day 1.
      Kita berangkat hari Jumat tgl 26 Sept'14, naik pesawat TriganaAir dari Jakarta menuju PangkalanBun. Sesampainya disana langsung dijemput oleh Tour Guide kami (Pak Andreas dari Yobel Tour), dan kita dicarterin taxi untuk menuju pelabuhan Kumai dengan jarak tempuh yg lumayan singkat yaitu 30 menit saja..Da..engingjrennggg... langsung terkesima dengan kapal yang akan kita kendarai selama 3 hari 2 malam mendatang..huhuhu..ga nyangka kapalnya oke banget,bersih dan ga se-prihatin yg saya bayangkan (mulai norak).
       
      Jadi awak kapal terdiri dari 1 orang kapten kapal, 1 orang crew kapal, 1 orang juru masak, dan Pak Andreas sbg Tour Leadernya. Kapal yg populer dinamakan kapal kelotok (karena bunyinya klotok..klotok..klotok) ini cukup luas buat kami ber 6 plus 4 orang awak kapal. Ada 2 dek, dek bawah itu untuk aktivitas awak kapal (buat nahkodanya, tempat menyimpan kasur2 tamu, tempat masak, dll). Dek atas disediakan untuk tamu. Fasilitasnya juga Ok bgt, kamar mandi pakai shower dan ada closet duduk, disediakan meja makan, ada balkon dengan 2 kursi leyeh2 untuk berjemur (what?berjemur??udah ky areng ginih -____- ! ) Oiya, jangan sedih..kita dapat 3x makan dan 2x snack dalam 1 hari. dan masakannya sungguhlah berlimpah dan super yummy..





       
      Di hari pertama ini kita langsung menuju Tanjung Harapan untuk lihat feeding time nya orangutan. Trekking masuk hutan sekitar 1 km dan sesampai di tempat feeding cuaca mulai mendung dan turunlah hujan. Eh, ternyata disana sudah menunggu beberapa rombongan tourist yg mau lihat proses feeding time ini. Dan dikarenakan wisata tanjung puting ini lebih populer atau diminati tourist luar, maka pemandangan disini adalah bule bule semua   . Disini kita menunggu ?-/+ 30 menit hingga orangutan yg masih ngumpet pada mau turun dari atas pohon menghampiri "panggung" yg berisi pisang2. Beruntung kita bisa melihat orangutan yg muncul dikarenakan kalau hujan biasanya mereka prefer leyeh2 di atas pohon (macam manusia yg kalo hujan lebih senang nedekem di rumah). Uwoww, beda lho rasanya ngelihat orangutan di ragunan/taman safari dengan orangutan disini. Kalo disini ada perasaan degdegan kalo mereka melintas dengan tubuh besarnya itu. Dikarenakan orangutan liar belum terbiasa disentuh oleh manusia (tdk sperti kbon binatang di jakarta), maka juga ada anjuran jangan sembarangan memberi makan orangutan, jangan berdiri diantara orangutan jantan dan betina, jangan bersuara terlalu keras/ribut yg akan mengganggu ketenangan orangutan dan beberapa rambu2 lainnya.







       
      Diperjalanan pulang, ketika melintasi sungai sekonyer kita bisa melihat sekawanan bekantan di kiri dan kanan pepohonan, kalau beruntung bisa melihat buaya pula. Dan saya beruntung melihat buaya dengan mata merahnya sedang mengincar mangsa.
      Malam harinya kita ber candle light dinner dengan lauk ikan nila bakar, tumis kangkung, tempe goreng, uhmm apa lagi ya lupa hehehe dan ditutup dengan dessert potongan buah mangga. Bener2 beruntung dapet chef yg jago masak.  Setelah kenyang, kapal menuju tempat dimana kita bisa melihat kunang2 dimana-mana..woww ga bisa dilukiskan dengan kata2 kita lihat pemandangan sejuta bintang dan kunang2 yg seprti pohon natal di kiri kanan kita..(sayang ga bisa ke photo). suasana malam hari disana sangat sunyi dan syahdu. Hanya ada suara jangkrik dan serangga2 lain yg bersahut2an dan Anyway kita tidur disediakan kasur beserta kelambu..Thanks God we had a marvellous momment and unforgettable experiences.
       
      Day2.
      Yang biasanya pagi2 di jakarta dibangunin sama kokok ayam, eh jangan sedihh disini kita subuh2 dibangunin sama suara bekantan jejeritan yg sedang bersendagurau..woww so sweet bgt ga sih dibangunin suara monyet.. hehehe..Setelah sarapan nasi goreng ikan asin yang banyaknya naujubilah (tapi abis dan kenyang) dan ngeteh2 cantik, maka berangkatlah kita menuju Pondok Tanggui dan dilanjutkan ke Camp Leakey. Di Pondok Tanggui trekkingnya seru, byk spot2 lucu buat foto2, nemu tumbuhan kantong semar, rayap, akar liana, dll tapi sayang setelah menunggu selama 1 jam, orangutannya ga ada yang mau turun di tempat feeding. Mungkin karena masih pagi dan byk bgt wisatawan yg berkunjung kesana jadi mereka malu-malu mau gitu kali ye..







       
      Perjalanan dilanjutkan ke Camp Leakey, pusat rehabilitasinya orangutan. Perjalanan lumayan jauh sekitar 8 km, namun pemandangannya mulai berubah, pohon2 lebih rindang, kiri kanan bisa lihat burung kingfisher, lihat buaya dan biawak berenang, pokoknya settingannya mirip film annaconda deh ngeri-ngeri sedap gitu heheheh.. dan air sungai berubah menjadi lebih jernih dan berwarna hitam. Warna hitam dikarenakan dasar tanahnya gambut namun bening sekali. Sampai bisa ngaca dan hasil fotonya mengagumkan bgt,krn pohon2 yg terpantul di air seperti ada reflection effectnya.  Begitu menginjakkan kaki disini, kita disambut oleh kedatangan Siswi, orangutan betina dewasa yang dari kecil sudah diasuh disini. Dikarenakan hujan, dia mulai ngumpet2 nyari tempat berlindung dan menutupi kepalanya dengan mencabut2 dahan2 yg ditumbuhi banyak daun. Uwoww lutunaaa.. Perjalanan ternyata masih panjang. Pak Andreas mengarahkan untuk ambil jalur masuk hutan sambil lihat2 tumbuhan endemik yang ada di hutan sini,jadi sekitar 1,5 km untuk sampai ke tempat feedingnya orang utan. Beruntung bisa lihat beberapa orangutan,uwa-uwak,squirel yg ke "atas panggung" buat ambil makanan. Yang menyenangkan lihat proses feeding ini adalah, kita jadi tahu gimana cara manggil orangutan supaya turun, gimana liat proses mereka bergelayutan dari pohon ke pohon, gimana cara mereka mengupas pisang dan memasukkan ke mulut, gimana cara ibu orangutan memberi makan anaknya, gimana mimik muka/ekspresi mereka mengendap2 atau mencuri makan lalu kabur, dan banyak lagi tingkah laku kocak lainnya. Adapula kedatangan babihutan yang ikut meramaikan suasana. Setelah sekitar 2 jam muncullah orangutan yg kita tunggu2 yaitu Tom, the king of Camp Leakey. Ya, si Tom ini penguasanya. Selayaknya raja, binatang lain akan mundur atau menyingkir ketika rajanya datang dan membiarkan si raja menghabiskan makanan yg disediakan. Jika ada orangutan dewasa disekitar sana yang dirasa mengancam kedudukannya, serta merta akan terjadi baku hantam disana. Hampir saja kami melihat proses baku hantam itu, yaitu ketika Ponorogo (salah satu orangutan dewasa ) terbirit2 dikejar oleh Tom karena lebih dahulu mengambil jatah makanannya. Namun sayang tidak terkejar dan Tom kembali duduk di singgasanannya sambil minum susu. Ya, makanan yg disediakan oleh Ranger hutan (petugas yg memberi makan orangutan) itu biasanya adalah pisang, tebu, dan susu dancow. wow. hehehe..Perjalanan trekking pulang, kita dihampiri juga oleh orangutan remaja bernama Gajah Mada. Serem ya namanya, tapi ternyata unyu2 gitu penampilannya hihihi..

      siswi

      the team
      Tom
      Gajah Mada
       
      Day 3.
      The Last Day, pagi2 seperti biasa kita dibangunkan oleh sekawanan bekantan, namun kali ini pemandangannya bekantan lagi pada lompat-lompat main air, ceritanya mau nyebrang pohon melintasi sungai, cuman ada aja jatoh2nya di sungai.. LUCU BGT, tapi ga sempet kefoto saking terseponanya. Oia, karena kita malam itu kapal berlabuh di pinggir rawa2 masih dekat Camp Leakey, maka paginya pun kita juga dibangunkan oleh kikikan burung kingfisher, iya kikikkan bukan kicauan karena ternyata suaranya macam kuntilanak yg lagi ngikik. hiiiii...
      Sepanjang perjalanan pulang ke pelabuhan kumai, puas2in berjemur (literally berjemur, panas sih untung byk angin dan hewan kece) demiii menikmati pemandangan yang sebentar lagi akan kami tinggalkan huhuhu..
      Jam 12 siang kami sampai di bandara pangkalan bun dan belum siap move on untuk menghadapi hiruk pikukknya jakarta