deffa

Krabi Yang Santai Nyaman Dan Damai

55 posts in this topic

Hola Momod Here !!!

 

Balik lagi dengan lanjutan Field Report perjalanan 10 hari 3 Negara, setelah kemaren KL dan Bangkok sekarang mau lanjut Krabi oiya cerita yang lain bisa di cek kesini ya.

 

KUALA LUMPUR MELAYU YANG MODERN

KULINER + JALAN JALAN + SHOPPING = BANGKOK

 

Oiya Field Report ini agak panjang karena saya nulis nya se detil mungkin buat kalian yang baru pertama kesini, jadi harap maklum ya :D

 

KRABI

 

Sebuah propinsi di timur Bangkok ini mempunyai wisata alam dan bahari yang cukup bagus, sering disebut2 sebagai Phuket versi Sepi atau Quiet Phuket, kenapa ? Karena ya emang disini lebih sepi dari Phuket atau Pattaya yang merupakan kota wisata bahari, yang crowded oleh wisatawan muda nya. Di Krabi lebih banyak wisatawan dewasa (berumur) jadi bisa di bilang lebih santai disini.

 

18 Februari 2014

 

Tiba pukul 17.00 WIB di Krabi International Airport dari Don Muang Bangkok perjalanan cuma 1 jam menggunakan Air Asia seharga 1.100 baht. Sampai di bandara saya kira karena Krabi ini kota kecil jadi bandara nya juga ya gak bagus. Namun lumayan bagus kok nuansa bandara itu Putih, dan cukup modern saya rasa lebih bagus dari bandara Husein Sastranegara Bandung :P

post-6-0-62661200-1394105774_thumb.jpg

 

Beres imigrasi, langsung ke counter Shuttle Bus, oiya saya sudah pesan penginapan di PN Guesthouse di Krabi Town 3 malam Double Bed seharga 1380 baht. Untuk Shuttle Bus dari Airport ada dua destinasi yaitu Krabi Town 90 baht peorang dan Ao Nang 120 baht perorang. Oiya sebelom nya aku jelasin dlo. Krabi ini terbagi dua daerah utama yaitu Krabi Town dan Ao Nang. Krabi Town ya di tengah kota, Ao Nang lebih dekat pantai. Jadi kalo pengen yang sepi pilih Krabi Town, tapi kalo pengen agak ramai dikit ke Ao Nang.

post-6-0-39105400-1394105796_thumb.jpgpost-6-0-21785600-1394105803_thumb.jpg

 

Ok naik Shuttle Bus ke Krabi Town perjalanan sekitar 20 menit, melewati lambang kota Krabi yaitu Crab Statue (Patung Kepiting) dan gak nyangka ternyata pool Shuttle Bus nya deket dengan Guesthouse saya tinggal gelinding 3 kali sampe hehehe.

 

Check in penginapan sekitar pukul 18.00 WIB resepsionis nya bisa English dan agak lucu menyenangkan, dia langsung tanya ke saya ada rencana apa besok, dan dia sodorin aja beberapa paket tour yang ada di Krabi, saya tinggal pilih dikasih diskon hotel katanya.

Saya dapet di lantai 2 Double Bed dan ada Balkon nya juga, penampakan kamar nya bagus luas ada TV Kabel, WIFI, Kamar Mandi Luas, Shower dan Toilet Duduk, Bersih. Saya rasa ini Worth untuk permalam Rp. 150 ribuan :D

post-6-0-32106000-1394106251_thumb.jpgpost-6-0-56683900-1394106254_thumb.jpg

 

Karena udah lapar saya putuskan untuk cari makan malam, setelah mandi sekitar pukul 20.00 WIB langsung menuju pelabuhan (Port) di dekat penginapan. Cukup dekat jalan kaki 500 meteran ketemu deh seperti foodcourt di pinggir pelabuhan aja. Oiya untuk soal makanan buat Muslim, hampir semua makanan di Krabi ini HALAL. Karena berbeda dengan Bangkok / Phuket / Pattaya. Di Krabi mayoritas agama ISLAM. Jadi jangan heran kalo kalian jarang nemuin tempat makan yang tidak ada logo HALAL nya (biasanya Chinese Food) heheheh

 

Malam itu saya pesan makanan Vegetables Mix Seafood + Rice + Ice Tea = 60 baht. Untuk makanan harga nya hampir sama murah dengan Bangkok seh, namun pilihan disini lebih banyak seafoodnya. Oiya kalo pesen Ice Tea pasti dikasih nya Red Thai Tea, kalo pengen Es Teh Gula, pesennya Ice Chinese Tea harga nya sama aja seh.

post-6-0-33909200-1394106576_thumb.jpgpost-6-0-72785600-1394106617_thumb.jpg

 

Beres makan malam sekitar pukul 22.00 WIB saya putuskan untuk balik ke guesthouse untuk istirahat, buat besok lanjut lagi :D

 

 

19 Februari 2014

 

yup Day 2 di Krabi hari ini belum ada tujuan pasti mau kemana, tapi udah ada bayangan seh yang pasti ke Tiger Cave temple wajib :D

 

Pukul 10.00 WIB beres mandi, sarapan roti + air mineral di sevel deket penginapan seharga 21 baht. Oiya disarnkan di Krabi sewa motor atau mobil (kalo destinasi yang jauh) karena selain jauh2, angkutan umum sedikit dan jarang. Jadi saya sewa dari penginapan, motor matic Yamaha Nouvo 200 baht (di tempat lain 250 baht). Isi bahan bakar dlo Petrol (mungkin sekelas Pertamax) 3 liter 111 baht. Cukup lah buat seharian.

Oiya kalo sewa di luar hotel biasanya di minta paspor nya, tapi kalo dari penginapan gak perlu :D

 

Ok tujuan pertama saya ke Ao Nang yang berjarak sekitar 40 km an dari Krabi Town. Kondisi cuaca di Krabi panasnya kayak Jakarta mungkin karena daerah pantai ya jadi ke kulit lengket (item lagi saya). Perjalanan gak ada macet, jarang ada kendaraan apapun lewat di jalan raya nya. Jadi perjalanan sekitar 1 jam 30 menit itu santai aja. Di perjalanan menuju Ao Nang ketemu dengan susunan Bukit Kars yang keren, itu pertanda kalo Ao Nang udah dekat.

post-6-0-36061600-1394107045_thumb.jpg

 

Destinasi pertama saya langsung ke Ao Nang Beach, akhirnya mantai juga, karena masih siang hari bolong pukul 11.30 WIB jadi masih sedikit orang disini, tapi udah ada bule2 yang berjemur tapi kebanyakan opa oma hehehehe. Oiya kalo mau ambil Boat ke Phi Phi Island atau 4 Island dan Hong Island bisa dari sini namun bukan paket tour ya. Yaudah sambil nyantai saya putuskan untuk makan siang dlo di kaki lima daerah Ao Nang Beach ini.

post-6-0-04000400-1394107658_thumb.jpgpost-6-0-47349100-1394107649_thumb.jpgpost-6-0-24945400-1394107280_thumb.jpg

 

Pukul 12.00 WIB saya makan siang milih menu Ao Nang Fried Rice Shrimp + Ice Tea + Morning Glory (Kangkung) = 120 baht. Dan lagi2 di Ao Nang ini makanan HALAL semua karena kata nya seh pusat penyebaran Islam di Thailand itu di Ao Nang, disini banyak banget Mesjid nya.

post-6-0-32036400-1394107769_thumb.jpgpost-6-0-43157600-1394107779_thumb.jpg

 

Pukul 13.30 WIB perut udah kenyang dan matahari panasnya udah agak berkurang lanjut lagi ke Ao Phra Nang Beach yang cuma 5 menit dari Ao Nang Beach. penampakan Ao Phra Nang Beach ini mirip Resort gitu,  dan disinilah dermaga kapal2 yang mau berangkat tour ke Phi Phi Island / 4 Island / Hong Island. Oiya di pantai ini juga ada pulau kecil yang kalo air lagi surut kita bisa jalan kaki ke sana, tapi biasanya cuma pagi hari surutnya sekitar pukul 7 - 9 pagi.

post-6-0-78812400-1394107853_thumb.jpgpost-6-0-41174200-1394107858_thumb.jpg

 

Udah puas di Ao Phra Nang Beach saya lanjutkan ke Fossil Shell Beach yang cukup dekat dari Ao Nang Beach sekitar 30 menitan lah naik motor. Ketika saya sampai sepi2 aja walaupun katanya ini salah satu wisata favorit di Krabi, kebetulan yang jaga tiket gak ada jadi saya masuk aja gratisan hahahaha.

Penampakannya disini adalah Pantai dengan garis pantai yang kecil, namun lebih banyak karang dan banyak Kerang-Kerang mati yang bertumpuk jadi karang lagi. Pukul 15.00 WIB saya putuskan balik ke penginapan dlo untuk ngadem karena Krabi panas. Oiya selama perjalanan pulang saya sempat foto2 di beberapa spot yang kayaknya di khususkan untuk ambil backgorund Bukit Kars

post-6-0-31735600-1394108011_thumb.jpgpost-6-0-26244800-1394108015_thumb.jpgpost-6-0-63763600-1394108061_thumb.jpg

 

Sekitar pukul 16.30 WIB saya cukup istirahat dan berangkat ke destinasi terakhir hari ini yaitu Tiger Cave Temple yang masih berada di Krabi Town jadi dekat perjalanan sekitar 20 menit naik motor. Penampakan temple ini adalah ada sebuah Temple yang di dalam nya ada kandang Macan. Yang konon katanya salah satu dewa agama Hindu. Namun yang menarik bukan Temple nya tapi mendaki 1237 anak tangga ke Temple diatas gunung nya. Oke lah saya jalanin.

post-6-0-21841200-1394108204_thumb.jpgpost-6-0-67988800-1394108201_thumb.jpgpost-6-0-59099200-1394108199_thumb.jpgpost-6-0-25206800-1394108196_thumb.jpg

 

300 anak tangga masih oke lah tenaga masih ada, namun setelah tangga ke 500 sekian udah mulai kram perut, napas habis, air minum habis pula. Untungnya banyak bule2 baik yang baru turun dari puncak dan mau membagikan air minumnya. Mereka selalu bilang "Don't rush, take your time, still long way to go, best of luck" hahahaha. Tangga ke 700an udah mau nyerah aja deh, tapi ke bayar ama pemandangan di atas ini keren, saya bersantai sejenak kebetulan ada WC di atas sini dan bersih loh. Oiya banyak monyet disini jadi hati2 barang2 nya. Ketika udah masuk anak tangga ke 900an ukuran anak tangga nya jadi lebih kecil dan lebih tinggi, jadi butuh tenaga 2 kali dari anak tangga biasa. Dan ketika udah liat di selusur pegangan tangga nya angka 1100an semangat 45 dah kebut ampe puncak.

post-6-0-40769300-1394108286_thumb.jpg

 

Pukul 17.30 WIB saya sampai di puncak. dengan perjalanan naik tangga selama 1,5 jam. Disini ternyata ada temple lagi dan patung Buddha yang gede. Ada pasangan dari India yang minta tolong di potoin dan saya juga minta tolong potoin hehehe. "Its Great To Be On Top"

Oiya ada tempat air minum juga, keran air gitu ya lumayan.

post-6-0-66532600-1394108432_thumb.jpgpost-6-0-80575600-1394108429_thumb.jpgpost-6-0-96472800-1394108421_thumb.jpgpost-6-0-20516800-1394108413_thumb.jpg

 

Dan satu kejadian lucu disini adalah saya ketemu dengan Supir Tour saya selama liburan di Phuket tahun 2012 lalu cek KESINI namanya Ray. Dia negur saya "Hey, where are you from ?" dan saya langsung spontan teriak "Ray Phuket" bahahahahahaa. One in a million chance banget donk bisa ketemu kenalan dari negara lain dan di daerah lain pula dan spesialnya itu di puncak Tiger Cave Temple. Setelah puas poto2 dan cerita2, dia lagi bawa tamu dari Phuket ke Krabi via darat  (mobil) Phuket - Krabi 4 jam an lah.

post-6-0-46746500-1394108555_thumb.jpg

 

Udah puas ngobrol dengan "Teman Lama" dan akhirnya saya turun ke bawah perjalanan turunnya seh gampang 30 menit an lah. Oiya sepanjang perjalanan turun saya juga jadi nyemangatin yang lagi mau naik hehhe.

 

Akhirnya sampai di bawah lagi Pukul 19.00 WIB, langsung cari minum, sialnya toko disana udah pada tutup. Untung pas keluar komplek Tiger Cave Temple ini ada warung gitulah beli minum dlo 10 baht.

 

Selama perjalanan pulang saya mampir dlo di lambang nya Krabi yaitu Mr Crab (Spongebob keles :P) tapi beneran loh Crab Statue / Pating Kepiting poto2 dlo, tapi lagi banyak tour yang kesini jadi gak dapet angle yang pas, ya lumayanlah :D

post-6-0-68110400-1394108741_thumb.jpgpost-6-0-44888000-1394108748_thumb.jpg

 

Pukul 20.00 sampe di penginapan istirahat dlo mandi, langsung cabut makan malam di tempat yang sama kayak kemaren. Kali ini makannya Ayam Bakar + Rice = 60 baht sajo. Didekat sini ada Andaman Tour & Travel nanya2 paketnya ke Phi Phi Island dan Hong Island, Phi Phi 1200 baht, Hong Island 1000 baht perorang. Kayaknya Phi Phi gak usah deh tahun 2012 udah cek KESINI. Kali ini saya pilih Hong Island aja saya tawar akhirnya turun jadi 800 baht lumayan lah udah include makan siang, pake Longtail Boat.

post-6-0-17985600-1394108808_thumb.jpg

 

Beres tawar menawar langsung ke Sevel beli semacam Pop Mie buat sarapan besok pagi karena di jemput Pukul 08.00 pagi seharga 20 baht.

 

Pukul 22.00 WIB balik ke Guesthouse istirahat :D

 

 

20 Februari 2014

 

Pukul 06.00 Pagi udah mandi dan bikin sarapan Pop Mie sekaligus prepare apa aja yang mau di bawa ke Hong Island, karena pasti ada Snorkeling nya saya siapin Waterproof Pouch untuk Iphone 4S saya biar bisa poto2 sambil snorkeling :D

 

Pas pukul 08.00 WIB mobil jemputan datang pake mini van gitu, ternyata saya peserta pertama di Krabi Town ini, ada 5 orang lagi yang di jemput, total 6 orang lah. Lanjut berangkat ke Ao Phra Nang Beach di Ao Nang.

 

Pukul 09.00 sampe, di data dlo oleh Tour Leader nya. Akhirnya kumpul semua peserta nya, karena yang ke Phi Phi dan 4 Island juga dari sini jadi keliatan banyak orang. Untuk yang ke Hong Island ber 18 orang. Pukul 09.30 WIB kapal berangkat menuju destinasi pertama.

post-6-0-19829700-1394108890_thumb.jpg

 

Pukul 10.00 WIB sampe lah di destinasi pertama Daeng Island, berupa kumpulan Batu Kars jadi gak ada pantai nya. Disini kita Snorkeling selama 1 jam. Sayang nya ombak nya lagi besar banget jadi agak kurang enjoy seh Snorkeling nya kebawa arus terus hehehe.

post-6-0-40310600-1394109057_thumb.jpgpost-6-0-24977200-1394109054_thumb.jpg

 

Ok next ke destinasi berikut nya Hong Island. Pukul 11.30 WIB sampai lah disini, dermaga nya rada unik pake dermaga plastik gitu. Pemandangan di Hong Island lumayan lah gak kalah ama Maya Bay nya Phi Phi Island. Disini dikasih waktu 1 jam. Saya maen air setengah jam disini, pemandangan khas bukit2 Batu Kars sangat kental banget dan eksplor area hutan nya terkking. Selama trekking ada petunjuk kalo disini dlo tempat warga sekitar ngungsi pas Tsunami 2004. Dan ada beberapa petunjuk untuk konservasi burung juga disini.

post-6-0-19135100-1394109295_thumb.jpgpost-6-0-66528900-1394109291_thumb.jpgpost-6-0-29172500-1394109287_thumb.jpg

 

Udah 1 jam akhirnya balik lagi ke kapal. Uniknya ketika saya naik kapal dan saya ucapkan salam "Assalamu alaikum" semua crew kapal dan petugas Dermaga Hong Island, spontan balas "Walaikum salam" heheh lumayan jadi pusat perhatian juga, turis lain pada heran soalnya. Akhirnya jadi bisa ngobrol ama crew kapal kalo di Krabi mayoritas Muslim dan dia jarang denger tamu2 nya ucapin "assalamu alaikum" ketika naik kapalnya :D

 

Destinasi berikut nya Hong Island Lagoon cuma berjarak 10 menit dari Hong Island, ya berupa laguna gitu kumpulan bukit2 kars kita menyusuri jalan di tengah nya, cuma poto2 dari atas kapal aja.

post-6-0-16960800-1394109375_thumb.jpg

 

Lanjut ke destinasi berikut nya Lading Island disini kita makan siang. Sampe sini sekitar Pukul 13.30 WIB, udah lapar banget. Tour Leader yang saya ajak ngobrol tadi langsung nyamperin saya kode nya "Makan duluan aja" yaudah saya makan paling pertama hahahaha. lading Island ini pulau dengan garis pantai yang kecil dan dikelilingi Bukit2 Kars yang tinggi bagus juga, namun sayang sarana prasarana nya kurang, Toiletnya kotor banget. Mungkin karena pulau tak berpenghuni seh. Disini kita habis kan waktu 2 jam.

 

 

Spoiler

gallery_6_859_81891.jpggallery_6_859_159374.jpggallery_6_859_169888.jpggallery_6_859_92726.jpggallery_6_859_61030.jpggallery_6_859_76397.jpggallery_6_859_132138.jpg

 

 

Ok beres pukul 15.00 WIB saat nya pulang ke Ao Phra Nang Beach perjalanan sekitar 1 jam. Sampe sekitar pukul 16.00 WIB. Langsung di antar lagi kali ini naik Tuk Tuk nya Krabi perjalanan sekitar 30 menit sampe ke Guesthouse. Istirahat bentar.

 

Pukul 19.00 WIB udah lapar, balik lagi ke tempat makan kemaren hehehe, masih banyak makanan yang beloms aya coba soalnya. Kali ini makan Seafood + Krabi Fried Rice + Morning Glory (Kangkung) + Ice Tea = 150 baht hahaha maklum lapar :P

 

Badan udah pegel2 pengen nyobain Thai Massage nya Krabi tapi udah capek banget yaudah pulang aja deh coz besok flight pagi 08.45 WIB. Sebelom ke penginapan saya mampir ke Pool Shuttle Bus , booking buat besok ke Airport paling pagi pukul 07.00 WIB seharga 90 baht.

gallery_6_859_169785.jpg

 

 

Pukul 21.00 WIB istirahat dah. :D

 

 

21 Februari 2014

 

Agenda saya hari ini cuma satu yaitu ke Airport untuk Flight Krabi - Kuala Lumpur, yak betul saya balik lagi ke Kuala Lumpur, jadi tahun ini saya 2 kali ke Kuala Lumpur hahahaha.

 

Bangun pukul 05.00 WIB mandi dan prepare packing, pukul 06.00 check out dari Guesthouse. Taro barang di shuttle bus dlo. Terus saya ke sevel beli Roti + Air Mineral = 15 baht

 

Pukul 07.00 WIB Shuttle Bus berangkat, mampir2 dlo ke beberapa Poolnya dan tiba di Airport sekitar pukul 07.45 WIB. Karena pagi ini Airport Krabi lagi penuh banget kayaknya. Untung yang destinasi Kuala Lumpur Air Asia masih sepi, yaudah saya check in langsung menuju ke Waiting Room. Eh pas di bagian Scanning Tas Kabin saya di stop donk. Karena botol sabun dan sampo saya kebih dari 100 ml. Disita donk, padahal isi nya masih banyak Bah.

 

Ya udah deh pasrah nunggu bentar di Waiting Room, Pukul 09.00 WIB Flight Air Asia - Kuala Lumpur Take Off. Bye Bye Krabi Kota yang Tenang dan Damai :D

 

Kesan di Krabi, seperti judul tulisan saya ini, Krabi itu kota yang tenang (santai), nyaman dan damai. Dari segi fasilitas publik masih kurang tapi cukup lah, karena di sini emang sepi seh bawaan tuh pengen nyantai terus disini. 

Untuk Hong Island overall lumayan lah walaupun masih belom se keren Phi Phi Island dan James Bond Island, tapi bagus kok :D

 

Tips di Krabi :

1. Selalu sedia Air Minum Botolan karena letak yang jauh2 belom tentu kalian bisa nemu warung / sevel lagi di tengah jalan. Air Minum yang pas ada di Sevel 6 baht judulnya 7 Select.

 

2. Lebih baik sewa motor atau mobil karena lokasi disini jauh2, juga angkutan umum jarang, kalopun naik angkutan umum dari krabi town- ao nang = 50 baht PP jadi 100 baht, sewa motor seharian 200 baht tapi bisa kemana2 worth kan :D

 

3. Krabi itu cuma ada 2 destinasi utama Krabi Town dan Ao Nang tapi kalo pengen yang anti mainstream ada satu lagi yaitu Klong Muang gak jauh seh dari Krabi Town

 

4. Bagi kalian yang takut item sediakan Sunblock Cream karena matahari nya nyengat banget, contoh hasilnya adalah saya jadi item gini :P

 

5. Pake provider lokal thailand untuk internetan saran saya dtac happy tourist package 300 baht free internet 7 hari + 100 baht free call. berguna banget. Ada di bandara kok, kalo gak di sevel juga ada

 

6. Karena disini ngandelin Wisata Bahari jadi kalo mau wisata shopping kayaknya salah tempat, tapi kalo weekend di Krabi Town ada Night Market juga kok banyak Kuliner dan Barang2 murah

 

7. Kalo kalian pengen tempat yang santai dan tenang pilih Krabi Town, kalo pengen yang agak crowded dan ada Nightlife nya pilih Ao Nang

 

8. Ini rekomendasi paket tour di Krabi namanya Barracudas Tour

 

Semoga Beguna ya Jangan Lupa Di Follow Topic Ini ya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

Sptnya sy pernah ngelewatin Bandara Krabi, adanya di sebelah kiri jalan kan kalo jalur menuju Hatyai.

Perjalanan Phuket - Krabi sptnya ga nyampe 10 jam dech mod, skitar 4jam-an lah...aq wkt naik bus menuju Hatyai, pas jam makan sia berangkat jam 9an sampe Hatyai skitar jam 7 mlm gt.

Anyway, bagus jg wisata bahari-nya...sayangnya sy takut air laut krn ga bisa renang. hehehe...

tiger cave temple sampe ribuan anak tangga...wah kalo aq ga sanggup tuh, dengkul bisa copot kali. :ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ deffa  good FR kebetulan nih tgl 17-25 juni 14 mau ke krabi.. (rutenya bdg-KL (1 mlm)-Krabi (3 mlm)-bkk (2 mlm)-chiang mai (2 mlm)-KL/bdg)..berguna nih infonya.

 udah booking hotel di ao nang beach.,,,baru tau ada Tiger cave temple.   tadinya mau ikut tour island2 aja....james bond island....phi phi island udah taon lau fr phuket.......... :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ deffa  nnt liat waktunya...4 island tour ma james bond island disatuin ngak tournya?  biar bisa ke krabi town ma ke Tiger Cave temple.....thx infonya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@tatang

oo gak bisa disatuin tour2 nya

karena pasti makan 1 harian tiap tour

jadi harus prepare perhari untuk 1 tour

apalagi james bond island tour itu lama banget dari jam 9 pagi ampe matahari terbenam :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ delfa dan semuanya mgkin perlu info tentang vietnam.

 

sy ngak pinter crita nih... :D 

sy coba ya...awal sy tertarik utk pergi 4 negara karena sering baca2 blog2 orang yg udah kesana....akhirnya taun lalu booking deh pas airasia promo....Jkt KL pp..tgl 6-13 Maret 2014...tgl 6 Maret lngsung ke Ho chi minh dan stay di HCM slma 3 mlm, tgl 9 maret ke pnom penh pake Mekong express booiking on line dpt 13 usd. 1 malam di pnom penh (tadinya 2 mlm tp ada perubahan flght dari AA ke bkk awal nya pagi jadi sore...so ke bkk nya dmajuin 1 hari karena tgl 12 maret udah hrs terbang ke KL) :D . jd itenerary nya HCM (3 mlm). PP (1 mlm) BKK (2 mllm) dan KL (1 mlm).

 

Sy  cerita vietnam dulu ya....jam 8.45  pesawat take off dari bandara sukarno hatta, sampe KL jam 11.45.. abis beres urusan imigrasi  cari dulu money changer utk beli vietnam dong ternyata ngak gampang cari viet dong..akhirnya dpt, beli sdkt dulu  19 Myr dpt 100 viet dong utk pegangan bayar bus ke distrik 1 Pham ngu lao dari airport tempatnya turis2 back packer. :D :D .

 

Abis tuker ringgit ke dong..jam 12.20 wkt malaysia makan dulu di foodcourt..agak ke buru2 soalnya flight ke HCM jam 02.45. slesai makan kita cepet2 check in.. dan baru tau klu yang ke HCM gatenya terpisah jadi ngak perlu ke lantai 1  utk pemeriksaan imigrasi dll..adanya di  Y gate sebelahan dengan gate penerbangan domestik...akhirnya balik lagi ke lobby ke gate domestik...ribet deh bo.....ktemu Y gate pas mau masuk.....eh ternyata utk yang ke HCM baru boleh masuk jam 1.30...ya tau gitu nyante2 aja dlo di food court...cape deh. :D :D ..akhirnya nunggu deh di lobby deket Y gate..jam 01.30 baru dibuka,  pemeriksaan imigarasinya kecil,.pas  masuk juga waiting room nya kecil hanya cukup utk penumpang 1 flight..so that's why  baru boleh masuk 1 jam seblm take off..

 

Baru 10 menit nunggu di waiting room gate udah dibuka utk boarding, .enak juga ngak lama  he3x.... tepat jam 02 45 pswt take off, jam 03.45 pas 2 jam pswt landing di bandara HCM....bandaranya lumayan bagus ngak trllu besar seh....beres urusan imigrasi (cepet banget) tuker USD ke viet dong..ratenya bagus disini 1 USD dapet 21000 dong, nyesel deh nuker ringgit di LCCT. :huh: :huh:  untung ngak banyak....(catetan utk tmn2 klu tuker dolar lebih baik di bandara rate  lebih bgs dripada di money changer di Pham ngu lao 1 usd  20.000-20.800 dong).

 

Selese tuker dolar lngsng kluar...kliatan  deh bus no. 152 yg ke arah Ben Tanh Market...kngsg naik 45 menit smp deh Ben Tanh Market cuma bayar 5000 dong kira2 3000 rupiah murah kan....untuk bus no 152 airport-ben tanh market beroperasi smp jam 18.00 so  klu mau kesana ambil flight yg smp vietanam sblm jam 18.00..lmyn berhemat.  Sampe ben tanh jam 17.00an,, jalan 10 menit sampe ke Pham ngu lao...daerahnya asyik..seru, bersih didepannya ada taman besar. tempat olah raga warga setempat, tamannya bersih, pohon2 besar dan rindang. betah banget....

 

Sebelum nyampe hotel...kita ngelawatin mekong express 275 F Pham ngu lao rd....ya konfirmasi aja dlo bookingan tiket utk bus tgl 9 maret ke Pnom penh biar beres urusan tiket bus...res beres...smp hotel wkt check in di tawarin utk tour2...Mekong Tour, Chuchi Tunnel, Cao Dai temple dll...tapi nnt deh mau cari2 di luar..yang lbh murah tentunya.... :D .

Istrahat bentar, mandi jam 7an kita kluar cari makan PHO tentunya..soalnya tadi deket penginapan ada PHO restaurant rame banget...ngiler deh,  kesitu deh.. oh lala hrgnya murah utk 1 mangkok gede (bikin kenyang poknya) hrgnya cuma 55 ribu dong atau 28 ribu murah ya,,,coba di jkt. setiabudi building makan PHO hrgnya 50rebong, mangkoknya kecil ukuran mangkok baso.....rasanya jangan ditanya eeennndang banget.dan halal soalnya pilihan dagingnya cuma beef ma ayam...wkt itu pilih beef, mereka ngak pelit..slice daging sapinya gede n banyak...poknya nnt mau makan sini lagi puas2in makan PHO di daerah asalnya. :D :D

 

abis makan kita jalan cari2 utk ikut tour bsk...di sepanjang jalan Pham ngu lao banyak banget tour akhirnya dpt tuh liat utk mekong tour 140ribu dong atau 7 usd.incl Lunch.di penginapan tadi 9 usd,,lmyn beda 2 usd...tp banding2in dulu ama tmpt lain yg paling top tuh Sinh Tourist di De Tham street..ngak jauh 3 menit jalan kaki..di sinh tourist utk tour yg sama 220 dong...akhirnya kita book ke tempat tadi karena disini paling murah..kita ambil utk besok mekong tour 140ribu...sekalian book juga utk hari berikutnya 7 dolar full day Cao dai Temple ama Chuci Tunnel. tour ini juga paling murah ditempat lain 8-10 usd.. :D :D :D  senemg banget sukses rasanya cari tour yang paling hemat.........tapi maaf lupa nama travelnya....tp jangan khawatir gampang koq nyarinya di Pham ngu lao street...ya liat2 aja n banding2in...(cat: jangan ambil dari hotel poknya).

 

Besoknya jam 08.30. ( sblmnya kita chek out dan pindah hotel. titip back pack) kita udah siap Mekong Tour full day sampe jam 5....bus penuh turis kita menuju ke kota kecil  3 jam ( harusnya bisa lebih cpet tapi di Vietnam jalanin bus nya boyooot banget cuma 40-60km/jam) mereka patuh sama aturan jadi ngak ada salip2an bus. mobil jadi untuy2an weh ceuk sunda mah.hahahahaha..lucu seh..tapi ngak pa pa deh jadi bisa liat kota HCM...lmyn bersih kotanya, sungai di HCM juga bersih dan rapih di pinggir sungai di sediain utk jogging track..lumayan cantik sepanjang riverside. Jam 11 an kita sampe kota kecil namanya lupa yang dilewati Sungai Mekong.....

 

Mekong tour dimulai..jadi baru tau uniknya .saking gedenya sungai Mekong di tengahnya ada pulau dan ada kehidupan normal di pulau ini,,skolah dll, transportasi di pulaui in delman ma motor. Pertama kita dibawa ke pulau tempat home industri Coconut candy...lmyn nyobain testernya berbagai rasa....ya belilah kripik pisang 40 ribu dong kira2 200 gram isinya. abis itu di bawa ke bbrp pulau klu ngak salah Bentre seru sih,,,terus naik Kano utk max 4 orang lewat sungai2 kecil dianter ke boat kita di sungai Mekong. abis itu makan siang,,,stelah makan siang boat kita ngelewatin apanya namanya klu di darat sih gang lah....jadi ngelewati gang kiri kanannya pohon kelapa,,,asyik juga. :D :D .

 

Tour selese jam 2an dan kembali ke HCM...jam 5an kita sampe dan turun di Ben Tanh market. masuk bntr liat2 tempatnya bersih dan rapih..trus City Tour on foot di mulai...klu mau ikut tour byr full day 10 USD half day 6 Usd secara jalan kaki juga bisa soalnya obyek wisatanya deket2....hahahahaahahaaa

Notre Damel. Post Office. city hall. Reunifacation Palace, Museum ( tapi udah pada tutup)  itu semua ada di Distrik 1 dan didepan City Hall ada taman bagus ada mall utk first class barang ber merk kiri kanannya....klu malam hari cantik banget didpn City Hall...ngak heran banyak turis datang ke taman n ber foto ria,,,pok nya keren abis serasa di perancis....he3x...jadi inget wkt di paris hiks....................klu mau bener2 mau nikmatin suasana didepan city hall kita bisa ngupi2 di Coffe bean viewnya ke air mancur dan city hall, cantik banget....

Jam 8an kita plng sembari cari2 oleh T shirt dan tempelan kulkas,,di sepanjang trotoar banyak yg jualan...enak trotoarnya gede dan nyaman, terus makan dlo Nasgor di Night Market sbelah Ben Tanh Market (tutup jam 06.00) ganti ma Night market. rame banget....

 

Jam 9 smp hotel..istrht utk tour full day bsk Cao dai temple dan chuchi tunnel.

besoknya jam 8 siap ke Cao dai temple 3 jam an..kurang saya recomend..selain jauh  cape juga ngak terlalu gimana geto ..ya krena murah aja 3.5 usd. dari Cao dai kita ke Chu chi tunnel tempat wkt perang vietnam...lumayan bgs jadi tau sejarahnya perang vietnam.

Tour selese jam 5an lngsg ke HCM lagi smp jam 6.30an...istrhat bntar ambil barang pndah hotel ke Bizu hotel di Bu Vien street..check in- mandi.. lngsg makan ke rest, PHO yg kemarin asyikkk. ternyata di jalan bu vien rame banget banyak turis lucunya mereka duduk adep2an sebrang2ang kyk mau nonton fashion show...mereka pada pesta pesta bir...soalnya murah banget 11-12 ribu dong.

selese makam balik hotel suasana jln bu vien seru banget 24 hours.

 

Besoknya abis breakfast kita jalan ke Mekong Express...jam 8.30 bus berangkat ke Pnom Penh... bye HCM.. dalam hati harus kesini lagi pengen nyobain Sleeper bus ke Mui ne dan Dalat...setiap pagi dan sore banyak bus sleeper bus...dan turis2 dari berbagai bangsa pada pergi ke berbagai kota Dalat, Ho ian, Mui Ne, Hanoi...bikin adrenalin kita naik pengen travel kesana...... :D :D :D ...

 

Catatan

 

- Ho chi minh kota cantik, ckp bersih. dan lmyn murah. cuma sdkit masalah di lalu lintas terutama motor

- Tuker usd di bandara

- sampe sana sblm jam 18.00 klu mau pake bus 152

- tour murah dengan usd 7 usd (Rp. 80 ribu) full day incl lunch.

- Tempat/kota lainnya ok...ngak heran turis di HCM banyak banget.

 

Semoga membantu wassalam (punten,kepanjangan ceritanya).

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By ko Acong
      Terima Kasih Thien Qung telah menjaga kami semua sehingga dalam kedaan Sehat Semua. Yuk kita lanjut napak tilas Jalur Sutra sesi 2. Setelah kami menikmati keindahan Crescent Lake terutama adanya oase alami di Gurun Gobi, waktunya kami diantar ke stasiun Dun Huang untuk pindah kabupaten yang jaraknya kurang lebih 800 km, memakai kereta sleeper train.
      Kami sepakat pakai tidur lunak, sekamar 4 tidur susun. Untuk antisipasi kebiasaan yang kurang bersahabat bagi kita, bila tidur keras 1 row isi 6 tempat tidur dan tidak berpintu. Nah, kami pakai tidur lunak, diperjalanan kami pun jadi tidur dengan nyaman,  tak terasa alarm alam membangunkan kami. Lalu kami siap2 ke restroom. 1 jam kemudian sampailah kami di stasiun Turpan.

      Ternyata kami sudah mulai memasuki daerah istimewa Tiongkok. Lalu hal pertama yang kami hadapi adalah petugas imigrasi, dengan wajah yang khas dan penuh curiga kepada kami. Oh ya, penduduk Turpan sudah berbeda jauh wajahnya,  yang mana tidak oriental lagi. Beres urusan imigrasi, kami pun mencari sarapan, dengan berbagai menu yang lumayan bersahabat dengan lidah kita dan halal.
      Setelah keluar imigrasi, nah disini lah kami mulai dikerubuti oleh para driver dengan memegang gambar-gambar destinasi wisata, sementara kami abaikan dulu, ngudud dulu, cari sasaran driver yang sreg dengan kita. Setelah terpilih, kami panggil driver tersebut ke pinggiran, dan terjadilah tawar menawar. Sambil saya tunjuk saya mau ke destinasi wisata yang ada di brochure tersebut, satu paket 5 destinasi dengan harga 300 RMB (kalau tidak salah). Kami sewa 3 mobil, jadi per kepala kena charge 90 RMB, durasi tour 8 jam dengan jarak kurang lebih 180 km sampai kami diantar ke hotel. Oh ya, jarak stasiun ke downtown kurang lebih 40 km, dan bila memakai antaran taksi 120 RMB, jadi kami mending pilih langsung sekalian tour. Semua komunikasi kami mempergunakan google translate yang ada suaranya, jadi lebih mudah berkomunikasi dengan driver.
      Pertama, kami diantar ke hotel dulu untuk check in dan bersih-bersih karena cuaca Turpan sangat panas, namun dingin sekali anginnya.
      Kedua, kami tadinya mau ke benteng gurun center kota, Bazeli Ten Thousand Buddha Monastery, namun hanya ditunjukan dan lewat karena waktu tidak mencukupi.
      Ketiga, kami diantar ke gunung api (Flaming Mountain) dan itupun hanya dilewati karena kami masih belum move on.
      Keempat, kami diantar ke gurun pasir Turkistan Shansan Countri, nah disinilah kami baru move on, karena tantangan pemandangan di depan seperti layaknya paris dakar rally. Kami ber-10 memakai kendaraan gurun pasir langsung menuju puncak gurun pasir, ternyata kami hanya diantar sampai tengah dengan harga 250 RMB per mobil.
      Setelah sampai kami main di tengah puncak, mulailah modus mereka keluar, maukah kalian kami antar ke puncak teratas gurun pasir dengan harga 400 RMB/mobil. Tentu kami semua menolak. Tapi, khusus kendaraan yang dipake saya, saya nego sampai dapat harga 200 RMB.
      Kami diantar ke basecamp, nah disini lah tantangan adrenalin kami diuji ternyata kita turun dari puncak itu langsung melompat lurus ke bawah
      bagai mobil meluncur lurus jatuh ke dasar jurang, mungkin lebih menantang dibanding naik jet coster. Setelah sampai khusus kendaraan yang dipake saya langsung naik ke puncak teratas gurun pasir. Disinilah pemandangan yang paling aduhai. Kami semua dalam keadaan bersuka ria, mulai tuh keluar semangat kita.

      Kelima, kami diantar ke musem Gaochang, begitu buka pintu mobil kami semua terkejut karena sinar matahari sangat menyengat, tapi tetap kami berfoto dulu sebentar dan tidak sanggup melanjutkan menuju gedungnya.

      Setelah sampai mobil saya tanya destinasi apa ini sebenarnya, para driver menjelaskan bahwa disinilah tempatnya suhu Gaocheng. Dalam misi menuju barat hampir menyerah dalam melaksanakan misinya dan terlihat table temperature menunjukan 41 derajat celcius berarti kalau di air setengah mateng. Wah kata driver coba tadi kalau berhenti di gunung api lebih lengkap ini ceritanya, semangat kita jadi on fire lagi.
      Lalu kita minta datang ke gunung api yang tadi sudah kita lewati, ternyata setelah turun bener-bener ini daerah panasnya bagaikan kita dengan dapur pemanggangan. Banyak relief yang menggambarkan Sun Go Kong yang menuju langit untuk meminjam kipas sakti para dewa dan Flaming Mountain yang sedang membara sekali kipas langsung hilang apinya.
      Keenam, kota Turpan sepanjang kami lihat dari kereta api tadi mungkin juga ratusan kilometer hanya terlihat gurun pasir tak terbatas. Ternyata kota Turpan adalah salah satu yang penghasil anggur dan buah-buahan serta perternakan terbesar untuk Tiongkok mainland.
      Kami semua heran, dimana datangnya kehidupan kalau tanpa air dan semua terjawab di museum Turpan Karez Underground Water System, harga tiket masuk 40 RMB. Yang dengan hanya melihat teorinya pun sudah menjawab keheranan saya, si Bocah Tua Nakal kan pinter.

      Dan jawaban keheranan saya makin terjelaskan pada esok harinya di Heavenly Lake. Tur akan dilanjut ke Grand Bazarnya Turpan, namun teman 2 orang terserang Dehidrasi. Ibarat kataa kalau mau manggang roti dikota turpan tak perlu pake oven cukup ditempel didinding disinari matahari bisa mateng tuh.

      Kami semua ingin buru-buru masuk Hotel dan Mandi. Namun setelah segar, sebagian teman-teman kabur juga tuh menikmati barbeque dan sop kambing nan lezat. Pastinya gak lupa cuci mata lah, secara disini orang-orangnya cantik dan garanteng Uhuuuiiii Prikitiwww.
      Malam terus berlalu walau jam 22.00 masih terang benderang, tapi kami harus segera tidur, mengingat esok hari harus pindah kota lagi dengan jarak tempuh 180 km menuju Heavently Lake.
      Heavently lake adalah danau raksasa dipuncak gunung diketinggian 2200 Mpdl, yang mana sejauh perjalanan kami hanya disuguhi gurun pasir nan gersang sejak dari Turpan. Namun ketika sudah sampai puncaknya dan kami tembus tunnel Kaki Gunung Himalaya, baru pemandangan berubah drastis. Sepanjang mata dimanjakan oleh pohon-pohon nan indah dan udara yang tiba-tiba bisa berubah drastis menjadi dingin menusuk tulang. Danau Thian Shan benar-benar danau yang sangat indah.

      Setelah puas didanau kami turun gunung sejauh 602 km lagi menuju Hotel. Namun ada trouble, kita berganti Hotel dan malam sudah tiba kami semua tidur.
      Nah keesokan harinya teman-teman sudah tidak tahan untuk kabur menuju Grand Bazarnya Urumgi, secara Urumgi adalah kota modern dan wisata budaya dan juga surga kuliner, sangat perlu diekplor dengan agak santai.
      Sore telah tiba kami semua akan mengakhiri napak tilah Silk Road “Middle” ini dan akan dilanjut bonus trip petualangan ektra cepat menuju Asalamuaikum Beijing. Di tunggu yah Field Reportnya
      Mohon Maaf, pasti bacanya capek kepanjangan cerita namun itu lah ceritanya apa adanya.
       






































    • By siti uko
      Hallo…
      Siti Uko disini, mau sharing keseruan kita kemarin, bersama temen2 KJJI di rafting Cisadane "Al- Nassr Rafting", dua hari sebelum puasa tepatnya tgl 04 juni 2016. HTM 200rb/0rg sudah termasuk wellcome drink, makan siang lengkap dgn minuman dingin dan kelapa muda, asuransi perjalanan dan dokumentasi 2 buah memori card, satu buat HP satu lagi buat laptop. Cukup ramah dikantong kaaan.. hehe..
      Letaknya ada di jln.raya sukabumi KM 16, sebelum pasar caringin sebelah kiri.
      Dr jakarta, keluar tol jagorawi kira2 ditempuh 10 menit perjalanan klo ga macet. Klo naik angkot nomor 02 jurusan Cicurug, ongkosnya 4000 rupiah.
      Semoga bermanfaat buat info liburan habis lebaran yak.. selamat menunaikan ibadah puasa besok.
      Salam KJJI..

      pasukan KJJI sudah siiiiiiaaaaaap...lengkap dengan baju pelampung, helm, dan dayung. sebenernya ada tiga orang diantara kami yg takut arung jeram termasuk saya sendiri, hehe.. tapi setelah dibujuk2 akhirnya mereka mau juga turun ke sungai cisadane, dengan hati yg deg2an tentunya.
       

      Ketinggiannya mencapai 3 meter sodaraaaah, dan itu yg bikin sahabat saya meni, bu rina teriak2 kaya orang kesurupanan... ahahaha.. ampun dah!
       

      Ven ven....spt nya cuma dia doang yang exited dengan arung jeram, lihat aja gaya tangannya udah bak sang juara memenangkan pertandingan dengan wajahnya yg sumringah, sementara yang lain masih dengan muka mengkerut merengut masih takuuuuuuut.. LOL

      hahaa.. spt nya mba meni sudah mulai jatuh cinta dgn arung jeram.....lihat expresinya, girang banget dah ahh..
       

      huuaaaaaaaa..,,, jantung serasa mau copot,, tapi seeerruuuuuuu!!
       

      dan akhirnya saya dan bu rina tertawa bahagia, pdhal sebelumnya sangatttt takut arung jeram... takut air...wkwkwk
       

      pemandangan disekitar camp rafting, indah sejuk dan adeeeeem... nyeeesss
       

      tempat makan siang setelah berafting ria, ada gazebo unik yang terbuat dr bambu, didepannya terdapat kolam ikan yang sangat luas, menambah asri pemandangan disekitar camp rafting
       

      terakhir.... inilah sajian makan siang dengan menu yang sangat menarik dan komplit, terdiri dari nasi putih, irisan ketimun dan tomat segar, tempe goreng, ayam goreng kampung yang ditaburi sambel peedas yg super maknyus, es teh manis, dan yang special adalah buah kelapa muda....,,, segeeeeeeerrrrr
      see you on the next trip....,,, Hollaaaaa!
    • By Titi Setianingsih
      Saya tidak bisa berenang, dan paling takut jika melakukan wisata air. Baik itu berupa naik perahu keliling pinggiran laut, diatas danau ataupun sungai, rasanya ngeri membayangkan jika perahunya mengalami kecelakaan, maka saya yang tidak bisa berenang akan klelep dan,,,,,,,,tidak berani membayangkan kejadian pahit itu.
       
      Namun tidak diduga sama sekali, mengapa tiba2 saya berani melakukan rafting ? Yang pertama karena selalu disemangati oleh sahabat saya yang sama2 punya hobby travelling. Kedua, kebetulan mendapat guide yang bisa meyakinkan saya untuk bisa melakukan rafting, bahkan dengan bahasa sederhananya “Ibu nanti di perahu diam saja, pegangan, dan menurut apa kata pemandu, In Sya Allah bisaâ€. Dan ternyata, pemadunya juga mudah dalam menyampaikan petunjuk rafting, hanya dengan 3 macam aba2 yang mudah diingat dan dilaksanakan. Bismillah,,,,,saya siap ber-rafting,,,!!!
       
      Dan,,,,,Songa rafting menjadi pilhan kami, karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal sahabat saya. Okeeyyy,,,,sesudah memakai peralatan berrafting berupa helm, baju pelampung dan dayung, kami naik ke mobil pick up untuk menuju Sungai Pekalen, kami mengambil tracking untuk pemula. Kurang lebih 30 menit kami sampai ke lokasi, debu jalanan menuju sungai Pekalen beterbangan seiring dengan hembusan angin yang kencang, karena saat itu musim kemarau. Air sungaipun tidak terlalu deras, maklum kami pemula, jadi belum berani mengambil kelas advance dimana di kelas tersebut banyak sekali jeram2nya bahkan ada air terjun yang siap diarungi.
       
      Kami satu perahu ber 6 termasuk pemandunya, hanya berdua yang tidak bisa berenang, yaaaaa harus dicoba karena itu sudah menjadi chalenge kami. Sebentar2 kami berteriak histeris jika mendapati jeram yang cukup deras. Masing2 jeram ada namanya tergantung deras / tidaknya air sungai dan macam bebatuan yang ada di sungai itu. Jika kami temui air sungai yang tenang dan tidak berbatu, peserta dipersilahkan turun untuk bermain-main air sungai dan berenang disitu. Sesudah puas berbasah2an perjalanan dilanjutkan lagi hingga sampai ke tempat persinggahan. Di sini para pserta dipersilahkan turun dari perahu, dan istirahat di rumah bambu untuk menikmati ubi rebus dan air kepala muda. Nikmatnya luar biasa.......sesudah itu melanjutkan perjalanan yang masih separohnya.
       
      Petualangan terakhir mengambil tracking yang agak berat, sungainya banyak bebatuan dan jeramnya lumayan kencang, agak panik ketika itu, karena kulihat pemandu agak kesulitan mengendalikan jalannya perahu. Oh ya, kami diiringi oleh satu perahu lagi yang memuat tim penolong /rescue team kurang lebih ada  4 (empat) orang.
      Dan, kami menjadi paham mengapa dalam rafting ini diperlukan adanya rescue team, karena kita tidak menyangka bakal terjadi kendala dalam tracking ini. Seperti ketika kami melewati jeram terakhir itu, batu besar menghadang perahu kami, dan perahu tersangkut di bebatuan, kami pada berjatuhan ke sungai, masing-masing menyelamatkan diri. Tentu saja, saya yang tidak bisa berenang paling lama dalam berjuang menyelamatkan diri. Dan karena tubuh saya yang terlampau besar, maka pemandu agak kesulitan mengangkat tubuh saya, begitupun saya tidak bisa berusaha mengangkat tubuh saya sendiri ke atas perahu,,,,,,,,,
       
      Di tengah perjuangan saya ini, terlihat teman2 saya yang sudah berhasil naik ke perahu tidak menyia-nyiakan waktu untuk berselfie ria, berpose heboh seperti layaknya tidak terjadi musibah kecil barusan,,,,,inilah salah satu kegembiraan berrafting hahahaha (kata mereka).
      Daaaan,,,dengan susah payah akhirnya saya bisa naik perahu, alhamdulillah...dan teman2 sayapun bersorak gembira melihat saya sudah bisa didalam perahu bersama mereka kembali,,,,,foto2 selfie pun dilanjutkan kembali,,,,,,amaziiing,,,terima kasih teman2ku, terima kasih pemanduku,,,berkat kalian saya bisa menikmati rekreasi yang menantang ini,,,,,,,,SUBHANALLAH,,,!!!!
       
      So, jangan takut wahai para pemula perafting, walau tidak bisa berenang buktinya saya bisa menikmati nya. Ayoooo jangan tunda lagi,,,cobalah, tidak terlalu mahal kok bayarnya, ketika itu Agustus 2014 tarifnya masih Rp. 210.000 untuk pemula.  Fasilitas yang didapat berupa minuman selamat datang (welcome drink), peralatan standar (helm, dayung, pelampung, perahu karet), air mineral bekal pengarungan, transportasi lokal (shuttle service), guide, rescue team, snack dan kelapa muda, makan siang, asuransi, rafting trip 10 km
       
      Dari manapun keberangkatan kalian, tujulah Surabaya terlebih dahulu, dari Surabaya bisa menggunakan bus jurusan Probolinggo, tiket bus tidak mencapai  Rp. 50.000,-
      Selamat mencoba berrafting yaaaaa,,,,,!!! Salam Jalan2,,,,,,

    • By hildaveronica
      hallo semua, salam kenaaaaal. masih nyubi disini tp mau share cerita tentang trip ke Lampung kmaren. muehhehee
       
      Hari Minggu kmaren baru banget pulang dari Lampung. Tujuan utamanya sih sebenernya liat sunrise di atas Gunung Anak Krakatau tp iten lainnya nemu pantaaaaaaaaaaaiiiiii.
      Berangkat dr Bandung jam 3 sore nyampe Merak jam 11 malem dan langsung naik kapal Ferry sekitar 3jam-an lamanya.Rasanya rontok badan bangeet! Tp perjuangan belum selesai masih harus naik angkot lg menuju Dermaga Canti sekitar 1 jam dengan posisi duduk yg disenderin bule besar . begitu sampai Dermaga Canti hilang sudah penderitaan 14 jam perjalanan panjang tersebut. Disini deh bangganya punya Indonesia #iyainajaa   dari Dermaga Canti langsung naik kapal menuju pulau Sebuku Kecil.    sesi pertama dimulai. Gk banyak penghuni laut yg bisa diliat disini tp viewnya ituloooh emmm bangeet. Abis dr situ berangkat menuju penginapan 2jam naik kapal ke Pulau Sebesi, beres" terus berangkat lagi   sesi 2 ke Cemara Satu. Karena sore hari disini ombaknya mulai besar saya punya cerita memalukan disini, pas nyemplung sih aman" aja tiduran diatas air dan gk sadar kalo udah jauh dr kapal. mau balik gk bisa, tenaganya gk cukup buat lawan ombak hahhaa dan minta tolong sama mas" gatau siapa buat di tarik ke kapal ahhhhahhaa abis dari situ menuju Pulau Umang-Umang buat ngejar sunset. pulaunya kreeeeeen bangeeeeeeeeeeeeeet!!! pasir putih dan ahh pokonya bagus bangeet pokonya. dr situ pulang ke penginapan 2jam kapal"an again.*hari esoknya*  Iten selanjutnya mari ke Gunung Anak Krakatau demi sang sunrise, subuh" jam 3 udah naik kapal aja, sampe dan trekingnya sih gk sepanjang si kunir di Dieng, tp disini pasir semua jd agak susah naiknya dan begitu sampai puncak, Tuhaaan bagus bangeet hahhaa foto" dan turun lalu   sesi 3 menuju Lagoon Cabe.nah disini nih penghuni laut numpuk. banyaak banget dan ombaknya gk terlalu besar soalnya masih siang muehehhe. selesai snorkling sesi 3 kaki kena cium karang tercinta huhu. kaki kaya abis kdrt abis itu menuju penginapan *2jam lg* packing dan pulaaaang kembali menikmati perjalanan super panjaaaang menuju Bandung. *foto narsisnya nyelip bolehlahyaa* muehhe
       

    • By Dantik
      Hari 1, 05 Mei 2018 : Athena
      Hari 2, 06 Mei 2018 : Roma Day 1
      Hari 3, 07 Mei 2018 : Venice
      Hari 4, 08 Mei 2018 : Roma Day 2
      Hari 5, 09 Mei 2018 : Roma Day 3
      Hari 6, 10 Mei 2018 : Santorini Day 1
      Hari 7, 11 Mei 2018
      Hari kedua yaitu hari terakhir di Santorini kami mengambil paket Day Tour yang telah disediakan oleh penginapan. Dengan harga 35 euro/pax, kami berkeliling dari barat ke timur, dari selatan ke utara.
      Sebelum mengikuti Day Tour yang dimulai pukul 10.30 kami pergi dulu ke Oia menggunakan Local Bus. Memang, sunset di Oia juga termasuk dalam paket Day Tour tetapi tentu berbeda antara suasana pagi dengan sore hari.
       
      1. Oia

      Dari Terminal Bus Fira kami menggunakan Local Bus ke Oia. Kemudian dari Main Bus Stop & Parking Lot kami berjalan menuju Oia Castle melewati large church at Nikolaou Nomikou square.

      Dari Halte Bus Utama & Tempat Parkir, berjalan kaki ke selatan 120 meter ke gereja besar di Nikolaou Nomikou square. Pergi ke barat di “jalan utama” sebagai ditunjukkan dalam peta ini. Oia Castle / Fortress memiliki pemandangan yang spektakuler.

      Kemudian kami kembali ke penginapan menggunakan Local Bus ke Terminal Bus Fira.
      2. Profitis Ilias Monastery

      Ini adalah tujuan pertama Day Tour kami yaitu Profitis Ilias Monastery yang merupakan puncak tertinggi di Santorini.

      3. Santo Wines

      Ini adalah tujuan kami yang kedua yaitu Santo Wines. Santo Wines adalah tempat dimana kita bisa mencoba semua Santorini wine, baik red wine maupun white wine. Harga yang ditawarkan pun bervariasi. Jika kita tidak ingin menikmati wine, kita bisa menikmati pemandangan dan hanya sekedar berfoto-foto disana.

      4. Light House

      Ini adalah tujuan kami yang ketiga yaitu Light House. Light House berada di ujung paling selatan Santorini.

      5. Red Beach

      Ini adalah tujuan kami yang keempat yaitu Red Beach. Dinamakan Red Beach karena memiliki tebing yang berwarna merah yang merupakan hasil dari lava vulkanik.
      Pantai merah ini bisa dibilang salah satu pantai paling terkenal dan indah dari Santorini. Terletak hanya beberapa langkah dari situs kuno Akrotiri. Ukuran pantai yang kecil menciptakan suasana yang ramai dan kami memilih untuk tidak sampai ke pantai dan mengagumi pemandangan unik dari batuan vulkanik merah dan hitam dari tanjung.

      6. Perissa

      Ini adalah tujuan kami yang kelima yaitu Perissa. Perissa adalah pantai dengan pasir hitam yang ada di Santorini. Banyak orang yang berenang, berjemur atau hanya sekedar makan siang di restaurant pingggir pantai sambil menikmati suasana laut.

      7. Firostefani

      Ini adalah tujuan kami yang keenam yaitu Firostefani. Firostefani adalah salah satu gereja yang paling banyak difoto dari Santorini. Dan ini adalah kali kedua kami mengunjungi Firostefani.

      8. Oia

      Ini adalah ending dari perjalanan Day Tour kami yaitu menikmati Sunset di Oia. Kali ini kami memulai perjalanan kami dari Bus Stop pertama.

      Tentu berbeda dengan suasana pagi hari, karena lebih banyak orang yang ingin menikmati Sunset di sini. Jika kita membawa pasangan tentu akan terasa lebih romantis, bukan.

       
      Santorini adalah tempat yang indah dengan pemandangan Kaldera dan Laut biru Aegea. Siapapun yang kesana pasti akan dibuatnya takjub dengan segala keindahan pemandangan dan budayanya yang khas. Sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan bagi kami.
      Ciao, Santorini!
       
    • By PrinceJuju
      Secuil Surga tersembunyi itu bernama Air Terjun Sumber Pitu

      Berawal dari batalnya Trip ke Air terjun Madakaripura, maka terpilihlah Air terjun Sumber Pitu, Pujon Kidul Kab. Malang sebagai destinasi trip tgl 13 September 2015.
      Air terjun Sumber Pitu yang terletak di Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang.
      Ajakan pergi beramai-ramai dengan teman-teman kadang sulit di realisasikan karena masing-masing punya kepentingan, sehingga trip kali cukup menghubungi teman ane yg mau berangkat saja. Akhirnya fix 6 orang berangkat termasuk ane. Personel kali ini 5 cewek dan 1 cowok yakni ane sendiri. Hihihihihi….
      Untuk trip touring kali ini kami menggunakan 3 sepeda motor.
      Ditentukan meeting point jam 6.00 pagi di depan Apotek Pleret daerah Pleret, Pasuruan.
      13 September 2015
      Jam 05.45 pagi ane meluncur menuju Meeting point dan ternyata teman-teman ane sudah menunggu disana, dan 2 teman ane yg lain menunggu di Alun-alun kota Batu. Its Ok lah…
      Jam 06.00 kami berempat meluncur menuju alun-alun kota Batu menemui 2 teman ane di sana. Perjalanan pagi ini cukup dingin karena beberapa hari terakhir angin cukup kencang jadi kami tidak terlalu cepat memacu laju motor kami cukup 60-70 km/j. hehehee..
      Berkendara kurleb 45 menit kami tiba di pertigaan karanglo, kami arahkan motor menuju arah Batu. Tidak jauh dari pertigaan kami mampir warung makan untuk mengisi perut dulu. Warung ini cukup murah untuk seporsi rawon dan teh hangat hanya membayar 13rb rupiah saja. Ada bermacam-macam lauk tambahan seperti tempe tepung, dadar jagung dll pokoknya mantappphhh. Ane lupa nama warungnya, lokasi depan pertigaan mau ke kampus 2 ITN, maju dikit kanan jalan persis pojok gang.
      Setelah puas makan dan kenyang, lanjutttttttt go to Alun alun Batu….
      Jam 08.00 tepat ane udah ketemu 2 teman ane yg sudah menunggu sedari tadi, oke maaf temansss membuat kalian menunggu.. hiks.. hiks… hiks…
      Perjalanan kami lanjutkan menuju dusun Tulungrejo, Pujon kidul. Kami arahkan motor melewati Wisata Payung Batu dengan di suguhi pemandangan khas perbukitan dan café-café kecil yg biasa berjualan jagung bakar, kopi dan makanan minuman lainnya.
      Akhirnya ketemu patung sapi, kalau ke kiri menuju Wana Wisata Coban Rondo, kami terus mengikuti jalan besar kira-kira 50 meter ada pertigaan dan pangkalan ojek di kiri jalan kami belok kiri dan mengikuti jalan aspal tersebut kira-kira 3 km setelah tanjakan ada pertigaan kecil dan petunjuk arah Sumber Pitu belok kiri mengikuti jalan cor-coran.
      Dari pertigaan tersebut kurleb 500 meter ketemu loket/pos registrasi tiket masuk yg di kelola komunitas Capung Alas. Dengan membayar 10rb tiap orang, kami lanjutkan perjalanan menuju pos parkir terakhir melewati jalanan makadam dan tanah yg berdebu ** maklum musim kemarau ** perjalanan kurleb 3 km kami lalui dengan susah payah karena seharusnya menggunakan sepeda trail namun kami menggunakan sepeda motor biasa. Mobil pun bisa masuk hingga parkiran atas, dengan catatan bukan musim hujan ya...  Saran dari ane mobil dgn bemper rendah seperti sedan sebaiknya jgn di bawah ke parkiran atas, mobil seperti avanza, xenia its okelah... Bagi rombongan yg menggunakan elf long bisa jg parkir di pos registrasi / loket... Hihihihi…
      ** Sekedar info jika musim penghujan maka batas parkir terakhir adalah loket registrasi dan selanjutnya di tempuh jalan kaki. Karena jalanan licin dan lumpur berbahaya jika di paksakan naik motor / mobil ke parkiran atas. ada jasa ojek trail menuju parkiran atas kog.
      Tiba di parkiran atas, kami tempatkan motor parkir rapi tentu sebelumnya bayar parkir 5rb tiap motor. Perjalanan masih di lanjutkan dengan berjalan kaki yg menurut info 1-2 jam. Wowwww…. Cukup lama juga ya.
      Awal perjalanan melalui trek cukup datar namun setelah 100 meter, trek mulai menanjak miring 30-45 derajat di tambah kondisi jalan tanah yg berdebu, apabila kita melangkah debu mulai berterbangan. Apalagi berpapasan dengan rombongan lain dapat di pastikan debu bertambah parah ditambah orang lain yg kadang menginjak tanah dengan keras entah sengaja atau tidak semakin menambah polusi debu. Hiks.. hikss.. saran ane musti bawa masker jika kesana saat musim kemarau.
      Melewati ladang penduduk sampailah di kondisi jalan agak datar terus melangkah hingga menemukan jalanan turun lumayan ekstrim karena untuk turun tidak bisa jalan seperti biasanya musti pelan dan berpegangan akar pohon agar tidak terpeleset jatuh. Sudah mulai terdengar gemericik suara air terjun, dan setelah turunan tersebut ada air terjun tunggal yg di namai Coban Tunggal. Kami istirahat sejenak di tempat ini sembari bernarsis ria. Hehehehee…
      Setelah energi terkumpul kembali kami ambil arah kiri dari Coban Tunggal menuju tujuan kami yg sebenarnya yakni Sumber Pitu. Akses kali ini benar-benar ektrims karena jalan sempit menanjak di bantu oleh tali tambang agar tidak terjatuh. Di sarankan tidak buru-buru saat melewati medan tanjakan ini, cukup di nikmati pelan-pelan. Kurleb 15 menitan sampai di Air terjun Sumberpitu. Total lama perjalanan dari parkiran atas +- 1,5 jam jalan santai.
      Sungguh indah sekali karya Tuhan semesta alam, ane cuma bisa terdiam tidak mampu berkata-kata menikmati anugrah pemandangan sangat indah ini. Benar-benar amazingggggg…
      Pemandangan indah yg harus kita jaga dan lestarikan salah satu caranya adalah dengan tidak membuang sampah sembarangan.
      Mengapa dinamakan air terjun Sumber pitu karena adanya aliran air sumber dari dinding tebing sejumlah 7, sebenarnya ada 9 namun entah mengapa di namakan Sumber Pitu seharusnya Sumber Songo.. hahahahaa
      Dari Air terjun Sumberpitu masih ada 1 air terjun lagi yakni Sumber Papat. Akses dari sumber pitu ke arah kanan menanjak kurleb 100 meter, medan kali ini tanpa tali dengan kemiringan lebih dari 45 derajat jadi harus sangat berhati-hati karena salah langkah bisa terpeleset dan jatuh ke bawah.
      Dari atas pemandangan air terjun Sumber pitu sangat indah sekali cocok buat narsis / selfie /wefie dll, namun tetap berhati-hati jika berfoto ria yg penting tetap jaga keselamatan.
      Tidak lama dari spot foto-foto tadi ketemu air terjun Sumber Papat / Coban Papat, sama seperti Sumber pitu aliran air berasal dari tebing tinggi namun jumlahnya hanya 4, dan aliran air ini mengarah ke Coban Tunggal yg tadi.
       
      Setelah puas menikmati karya Tuhan yg luar biasa ini kami memutuskan turun dan balik, jalanan turun lebih susah di banding naik, karena harus pelan dan sedikit ngerem agar tidak kebablasan, di tambah jika berpapasan dengan orang lain yg hendak naik ke Sumber pitu harus ada yg mengalah minggir agar tidak terjatuh.
      Selepas dari Coban Tunggal ke arah parkiran jalan sedikit tidak berat karena turunan, namun tetap saja debu mengganggu perjalanan ke parkiran. Hehehhee…
      Perjalanan kembali ke parkiran lebih cepat dari pada berangkatnya tadi. Sampai di parkiran jam 13.30 kami putuskan istirahat di warung sekitar dan mengisi perut yg mulai keroncongan dengan Indomie seleraku.. hihihihi…. Kami diskusi untuk rute selanjutnya, mestinya kami akan menuju Omah Kayu di kawasan Paralayang namun karena fisik dan kaki sudah gempor alias capek kami putuskan menuju alun alun Batu saja. Mungkin di lain waktu kami akan mengunjungi Omah Kayu.
       
      Akhirnya jam 15.30, kami sampai di alun alun kota Batu, setelah berunding sejenak maka di putuskan kami berpisah di sini karena teman ane ada keperluan dan ane juga ada keperluan ke rumah kakak ane di Batu.
      Jam 17.30 ane meluncur balik menuju Pasuruan. Seperti biasa setiap weekend arah Surabaya selalu padat cenderung macet mulai Karanglo – Singosari – Lawang, selepas itu lancar.
      Tepat jam 20.00 ane tiba di Pasuruan dengan selamatttt…
      Oke kawansssss… terima kasih buat touringnya… lanjuttt touring lain waktu yaaaaaa…..
      Ane banyak menemukan pelajaran baru dari trip kali ini, selain berkenalan dengan teman baru asal Tulungagung. Sharing-sharing sedikit pengalaman rupanya mereka bener-bener seorang traveler Sejati dan hanya berdua saja dalam mengunjungi lokasi lokasi wisata di berbagai tempat.
      Memang benar pergi beramai-ramai itu asyik dan seru namun identik dengan ruwet karena ada yg tiba-tiba batal hingga akhirnya batal semua, saling tunggu siapa pesertanya dan lain sebagainya. Namun jika benar ingin mengunjungi suatu tempat entah solo travelling atau berdua saja tetap akan di jalani, dan banyak sekali solo travelling di luar sana yg menginspirasi karena kita di tuntut benar benar mandiri, berinteraksi dengan alam budaya yg berbeda dan masih banyak lagi.
      So.. sederhana sekali, intinya ingin pergi kemana ya pergi saja… karena pengalaman dan pelajaran yg di dapat selama travelling tidak dapat di nilai dengan mata uang.
      Enjoy Yours Travelling
      Rincian pengeluaran :
      Bensin : 20.000,- ( jika berboncengan bisa di bagi berdua )
      Parkir Sumberpitu : 5.000,-
      Tiket Masuk  : 10.000,-
      Makan Pagi : 13.000,-
      Makan mie instan dan jajan di parkiran : 8.000,-
      Makan Malam : 18.000,-
      Total : 74.000,-
      ** total pengeluaran bisa lebih hemat jika bawa bekal makanan atau makan nasi bungkus
      Akses menuju Sumberpitu, Pujon Kidul:
      - Dari Surabaya : Surabaya – Pandaan – Karanglo – Batu – Pujonkidul
         Kendaraan umum ( ada 2 alternatif ) :
      Naik bus jurusan Malang, turun terminal arjosari, naik Angkutan ADL menuju terminal Landungsari, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun. Naik bus jurusan Jombang, turun terminal jombang, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Malang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun - Dari Pasuruan : Pasuruan – Karanglo – Batu – Pujonkidul
      Kendaraan umum : Naik bus jurusan Malang, turun terminal arjosari, naik Angkutan ADL menuju terminal Landungsari, ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun.
      - Dari Malang : Malang – Batu – Pujonkidul
      Kendaraan umum : naik angkutan menuju terminal landungsari ganti naik bus kecil Puspa Indah jurusan Jombang. Turun di patung sapi Pujon ( kondektur pasti ngerti ). Jalan kaki dikit ketemu pangkalan ojek dan pertigaan, lalu sewa ojek menuju pos registrasi Capung alas / sumber pitu kurleb 15rb coba tawar menawar saja selanjutnya jalan kaki menuju lokasi air terjun.
      Tips berkunjung ke Air terjun Sumber Pitu :
      1. Kondisi Fisik Prima ( wajib )
      2. Bawa Baju Ganti + Celana Pendek atau Celana ¾
      3. Pakai sandal gunung / sandal khusus / sepatu khusus yg tidak licin. ( jangan pake sandal yg licin seperti crocs / sandal jepit)
      4. Bawa Minum Air mineral karena jalan menanjak dan ekstrim
      5. Bawa Masker dan Sunblock. ( jalan berdebu saat musim kemarau )
      6. Bawa Tongsis / tripod agar maksimal untuk hunting foto.
      7. Bawa kembali sampah kita dan jangan buang sampah sembarangan.
      8. Jika naik kendaraan sendiri pastikan kendaraan anda dalam kondisi fit, Mesin, Oli, tekanan Ban, Rantai motor dll.
      9. Bawa duit tunai secukupnya.
       
    • By ko Acong
      Selamat Pagi Indonesia
      Kali ini Sibocah tua nakal akan berbagi informasi untuk siapapun tentang rute Trip Silk Road. Kali ini saya mengajak rekan2 traveller lainnya nya Di berbagai komunitas Backpacker dengan Cara Share Cost murni tanpa ada embel tersembunyi, beneran terang benderang kita saling kerja sama saling berbagi suka maupun susahnya. Alhasil semuanya happy dengan Budget seperempat dari harga tur umum nya, bahkan bisa pulang Via Beijing dengan jarak Urumqi ke Beijing 4000an km. Yup kita mulai rute nya.

      Hari 01
      Kita semua menuju bandara masing masing dan berkumpul di KLIA2. Sorenya kita Terbang menuju Xian dan tiba pukul 00.05, namun di imigrasinya wow 2 jam. Keluar imigrasi biasa ngudud mencari lokasi strategis dan mengincar seseorang supaya mengantar ke Hotel kami. Tertuju lah inceran saya ke satu orang dan mulai nego harga disepakati 150 RMB 1 mobil dengan jarak 40 km menuju kota Kalo nggak salah, kami perorang bayar 45 RMB. Sekalian dalam perjalanan kami nego untuk sewa mobil seharian anter makan piknik pulang ke hotel lagi 1200 RMB pake super Van.
      Hari 02.
      Kami piknik penuh Suka ria (namun tetap ada kekecewaan sedikit namun kami berterima kasih terhadap driver), karena telah dibantu informasi yang tidak kami sadari sampali last time, yang mana bakal merugikan waktu kami yaitu tentang STASIUN KERETA API!! Ya, kami nginap di hostel Xian lupa namanya namun ini tempat sangat ok buat Backpackers, per kepala Kurang lebih 140 RMB untuk 2 malam.
      TOTAL UANG KELUAR Di Xian: 40 RMB + 140 Hostel +120 van +150 Teracota 54 RMB = 504 RMB
      Hari 03.
      Pagi 05.00 kami bergegas ke Stasiun Fast train!! Ya, pastikan nama stasiunnya, by taxi kurang lebih argo 40 RMB /mobil, perkepala 13 RMB, tiket kereta 320 RMB, fast train Xian - Zhangye paling pagi. 7 jam kemudian diatas 2000 km kami telah berpindah propinsi dari Xianyang ke Chanye.
      Setelah tiba di stasiun Fast Zhangye Xi, strategi ngudud diulang sampai ketemu orang yang Sreg dan disepakati harga anter kami ke Danxia Rainbow Mount 80 RMB, lanjut anter makan dan pulang ke hotel, cekin seharga 260 RMB, permobil 3 mobil 720 RMB jadi per kepala 72 RMB dengan di antar 3 driver Cewek tangguh.
      Nego untuk ekplor Pinshan Hu / Phinshan Canyon seharga 1500 RMB 3 mobil, perorang kena 150 RMB. Tiket Masuk Pinshan Hu 328 RMB dan ke Hanging Temple Matisi.
      Total Uang keluar: Tiket Fastrain 320 RMB + Taxi 72 RMB + 80 RMB Tiket masuk + Hotel 196 RMB 2 malam = 356 RMB
      Hari 04.
      Pagi Dijemput untuk menuju Phinshan Canyon. Catatan: Danxia platform bisa pake Bus umum namun perlu waktu ekstra dan kejar waktu, harga tidak jauh dengan sewa taxi bila isi 4 orang. Begitupun bila mau ke Phinsanhu, harus sewa taxi umum, belum ada jarak. Tur kurang lebih 270 KM, 2 tempat dengan Hanging Temple Matisi. Jadi kami sewa taxi perorang kena 150 RMB (pelayanan dan harga sebanding bintang 5). Tempat destinasi yang ditawarkan sesuai gambar “kami buta hurup dan gagu terpaksa tiket masuk pinshan canyon 328 rmb.
      Total uang keluar:  150 RMB +328 Rmb + 30 Rmb = 218 RMB
      Hari 05.
      Disilah kami sebut Mereka pejuang rumah tangga tangguh. Membawa kita ke Destinasi Cresent Lake, mobil per orang Dari Zhangye anter Ke Jiayuguan Pass dan Dunhuang City ditunggu wisata Ke Cresent Lake dan dianter ke Stasiun untuk menuju Turpan.
      Total uang keluar: 200 RMB tiket masuk cresent lake + 120 yuan naik onta 100 yuan + 200 mobil = 420 RMB
       
      Nah saya cukupkan dulu Trip Silk Road sampai dengan propinsi Gansu, perbatasan Gurun Goby ini ya dan nantikan Silk Road edisi selanjutnya
      Jumlah uang keluar: 504 + 218 + 356 +420 = 1598 RMB
      Estimasi untuk makan minum sehari 65 yuan/hari
      Rate terkini 1 RMB Rp. 2160
      Jadi Kalo Menuju Danxia Rainbow Mauntain bisa di perkirakan biayanya bila jalur Silk roadnya middle. Semoga berguna buat teman-teman traveler, dengan rute saya ini ada gambaran spot-spot yang pentingnya.
      Mohon maaf ya saya tidak ngerti cara menulis yang baik namun niat saya hanya Untuk berbagi.