• agoda-hemat.png

  • 0
Sign in to follow this  
denriizkii

Nanya : Jalan-Jalan Murah Di Lombok

Question

Mas dan mbak, mau nanya dong..

kalo mau jalan-jalan ke lombok dari bandara praya, enak nya kemana ya..? 

penginapan yg murah kemana aja ya..?  :senyum

ada rencana ke lombok 4 hari, tapi gak tau kemana aja.. budget nya cuma 1 juta free pesawat sihh..  :terharu   :tersipu

tolong rekomendasinya ya mbak dan mas   :cintaindo  :melambai

Share this post


Link to post
Share on other sites

10 answers to this question

  • 0

Rencana temen2 kantor pingin ngadain acara gathering ke lombok pesertanya sekitar 150 orang ada yang bisa bantu kasih penawaran terbaik bisa email ke saya: ameliapurnama@yahoo.com

 

makasih :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@denriizkii 

 

banyak kalo di Lombok, kalo mo gampang ya sewa motor aja, cari hotel di belakang mol mataram disono murah2 

follow aja twiter @infolombok 

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@denriizkii
Murah itu ya Lombok...
Asumsi Budget 1 juta dihabisin selama 4 hari :
1. Penginapan @75rb/hari                                            Rp. 300rb (ada yang 50rb/hari)
2. Sewa motor @60rb/hari                                             Rp. 240rb (ada yang 50rb/hari)
3. Bensin motor @30rb/hari                                           Rp. 120rb
4. Makan Minum @40rb/hari                                          Rp. 160rb
5. Tiket masuk dan parkir tempat wisata @20rb/hari      Rp. 80rb
6. BANDARA - MATARAM PP                                          Rp. 60rb
7. Lain2                                                                           Rp. 40rb

Catatan:

* point 1-4 masih bisa dihemat2in
* cari teman buat share cost (biar tambah hemat terutama point 2 & 3)
* Gabung di komunitas Backpacker Lokal (Lombok Backpacker) di group FB
   ada rumah singgahnya (gratis) sehingga hemat point 1.
* Sisa hemat2annya bisa berubah jadi oleh2.

Wisata yang bisa dikunjungi selama 4 hari:
* Gili Trawangan dkk, Senggigi dkk.
* Pantai Pink dan Tanjung Ringgit
* Jajaran Pantai Selatan di daerah KUTA Lombok
* Air Terjun Benang Stokel dan Benang Kelambu, Suranadi, Narmada

@audilahilda
Silakan gabung di komunitas Backpacker Lokal (Lombok Backpacker) di group FB,
banyak informasi bermanfaat untuk Backpackeran selama di Lombok


SEMOGA BERMANFAAT

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

Wahhh wahhh...

makasih ya agan agan yg ganteng, cantik dan baik hati..

baru buka forum nih.. tapi udah banyak yg ngerespon..  :senyum

Alhamdulillah.. temen ane udah berangkat gan.. heheee.. 

makasih infonya ya gan @Dhan Doank .. komplit banget.. semoga bermanfaat buat backpacker lainnya juga  :cintaindo  :cintaindo

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By aulia mutiara putri
      Assalamualaikum.
      Siapa tau ada yang minat join umtoh backpacking rencana berangkat insyaAllah awal syawal yaitu 7 juni 2019.
      Perkiraan Rincian Biaya :
      tiket cgk - jeddah : 3,7 jt
      tiket jeddah cgk : 5.5 jt
      Akomodasi (bis, penginapan, makan) + Muthowif : 6-7 juta
       visa 150 - 200 USD
      Vaksin : 350 (ke rs sendiri)
      selama 9 hari,
      harganya bisa lebih murah atau mahal tergantung banyaknya dan harga tiket pesawat.
      kalo mau join boleh email ke auliamutiara.putri@ymail.com nanti dimasukkan ke grup whatsapp.
       
      terimakasih,
      Wassalamualaikum Wr Wb.
    • By Ahook_
      Tanggal 20 April 2018.
      Kemaren itu aku hanya 4 hari di Belgium, terasa singkat banget ya. Dan kalau ditanya, selama 4 hari itu, ngapain saja di Belgium, aku malah bingung mau jawab apa. Karena ya itu, aku mah ngetripnya santai pakai banget. Bukan yang bangun pagi- pagi buat kesana -sini, terus pulangnya malam- malam. Eh, mungkin itu dulu kali ya.. Sekarang, sepertinya bergeser ala yang malas. Hahahaha... Tapi, kalau sesekali sih okey-lah, atau, memang harus, sudah tidak ada pilihan, seperti harus dailytrip atau local tour yang menarik hati, boleh sih.

      Toko- toko seputaran Cathedral.
      Setelah sadar kalau traveling itu kan semacam liburan. Traveling itu kan mau relax, mau menikmati hidup. Lha kalau diburu- buru, bagaimana mau menikmati waktu yang ada? Ini versi aku sih. Tujuan dari traveling kan beda - beda untuk masing- masing orang. Kalau aku sih, sebisa mungkin untuk santai, kalaupun harus grasak- grusuk, ya ayo juga.... 
      Jadi, 4 hari itu di Belgium, 3 hari-nya aku Brussels (bisa baca disini ) dan 1 hari-nya lagi aku jalan- jalan ke Antwerp. Aku naik Flixbuss jam 7 pagi dari North Station bayar 10, 2 Euro untuk pulang pergi ya. Dan pulang dari Antwerp itu jam 8 malam. Lama perjalanan butuh 1 jam untuk sekali jalan. 
      Aku hampir selalu beli online, tiket bus maupun penginapan selama trip aku di Eropa. Aku juga pisahin antara uang yang dibutuhkan keseharian. Jadi, berasa emak- emak setiap kali mau bayar, keluarin dompet kecil punya emak- emak gitu. 

      Central Station.
      Sepanjang perjalanan sih, tidak banyak yang bisa dinikmati. Lagian cuma 1 jam perjalanan saja, belum merem saja sudah sampai. Begitu sampai di Antwerp, penunpang diturunkan di Central Station. Masih terasa paginya di Antwerp. Masih sepi. Cuaca dingin, sejuk tapi tidak buat mengigil, begitupun matahari terik. 
      Seperti biasa, aku tidak punya itinerary buat daily trip di Antwerp. Aku bahkan tidak tahu harus ngapain. Yang aku tahu, aku jalan saja, ikutin kaki melangkah sembari bertanya pada om Google. Kemana kaki ini harus melangkah? Kemudian, ikutin rombongan demi rombongan saja, aku kok merasa, mereka pasti memberikan petunjuk kepada aku, mau ngapain saja. Lah, sudah pasti-lah, kemanapun rombongan itu pergi, sudah pasti, objek wisata yang dituju.
      Dari Central Station, aku berjalan menuju Meir, semacam Orchad rd gitu kalau di Singapore. Sepanjang jalan, kanan kiri butik ternama semua. Lha, ngapin ke sana ? Belanja? Kagak... Numpang lewat doang.. Kan itu akses jalannya, kalau mau ke beberapa objek wisatanya, lewati jalanan bermerk ini. Ya, boleh lah, pas lewat, cara berjalannya lebih sombong dikit, padahal mah, tidak berani ngelirik kanan- kiri. 

      Seputaran Cathedral
      Kalau masih pagi, masih sepi. Toko juga belum banyak yang buka. Orang- orang yang ada juga masih sedikit. Masih tidur kali ya? Wong, pagi- pagi, enakan tidur...Ya nih, kalau bukan untuk daily trip, aku mah tidurnya sampai kadang, teman- teman sekamar sudah pada berhilangan. 
      Maksud hati sih ingin masuk ke museum Rubenshuis, ehh.. pagi itu, masih tutup. Dia bukanya dari jam 10 pagi - jam 5 sore. Mau masuk, bayar ya. Karena aku tidak masuk, aku tidak tahu bagaimana bentukannya di dalam. Untuk sejarahnya, baca saja disini.

      Cathedral of Our Lady.
      Kaki berhenti tepat di depan Cathedral Of Our Lady. Kathedral Bunda Maria ini adalah Katedral Katolik Roma di Antwerp. Walaupun konstruksinya berakhir pada tahun 1521, tapi Kathedral ini tidak pernah selesai. Pada bulan Oktober 1533, gereja ini sempat dilahap oleh api dan sempat diselamatkan oleh  Lancelot II of Ursel. Gereja Gothic ini, pada awalnya, akan dibangun 2 menara bagian depan yang sama tingginya. Tapi ketika berakhirnya pembangunan ini, kedua menara tersebut malah tidak sama tinggi.
      Kemudian, pindah ke Het Steen yang tidak berapa jauh dari area Kathedral. Benteng dari pertengahan abad ke-13 ini berada disamping sungai Scheldt dan merupakan bangunan pertama yang terbuat dari batu.

      Het Steen
      Aku sendiri tidak begitu lama di Het Steen. Aku kemudian jalan sekenanya saja, jalan kaki, ikutin langkah kaki dan seperti biasanya, tidak jelas. Keluar masuk lorong- lorong tidak jelas, hingga ketemu pasar loak yang sedang banting harga. Lalu sok- sok macam bule lokal, duduk dan jemuran di taman gitu. Eh, benaran loh.. Lebih hangat ketika badan kena matahari. Tidak sedingin hati ini. #ciaattt....

      Pasar loak. 
      Hingga waktu makan siang tiba. Saat itu, seingatku, hampir 3 jam, betah duduk santai di salah satu tempat makan dekat Groenplaats. Maklum, ada dinas yang harus diselesaikan. Oh ya, keramaian Antwerp itu disekitaran Groenplaats dan Grote Markt.

      Museum Aan De Stroom.
      Terus, kali ini jalan kaki lebih jauh, ke MAS, Museum aan de Stroom. Yups, jalan kaki sekitar 30 menit. Menurutku sih, museum ini biasa- biasa saja. Ya, karena aku memang tidak masuk ke dalam ruangan museumnya. Aku lihat, yang datang kesini pada umumnya juga begitu. Tidak ada yang beli tiket. Jadi, langsung naik eskalator sampai rooftop untuk menikmati sekeliling kota Antwerp. Kalau betah, yang nongkrong di atas. Kalau tidak, ya turun, terus pulang.

      Okey, overall, menurutku kalau mau jalan- jalan ke Antwerp seharian doang, itu bisa! Bahkan, aku bilang sih, sudah termasuk yang santai. Walaupun begitu, jika ingin bermalam di Antwerp, itu okey juga. Kotanya lebih santai. 
      With Love,
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By farinalee
      Hai hai hai..
      Adakah yang ingin berlibur ke Korea di musim dingin bulan Januari?? Aku berencana solo traveling ke Korea di bulan Januari antara tanggal 3-14 Jan 2019
      Kalau ada yang mau barengan bisa hubungi aku di id line: farinamu atau PM aja. Diutamakan cewek ya, tapi cowok juga gpp 
      Aku suka dengan pemandangan dan suka pergi ke toko stationary seperti Kyobo, juga sedikit tau tentang drama dan kpop kalau ada yang sama interest nya bole gabung yah..
    • By andiana
      Perjalanan ke Lombok Utara nih. Sebenernya bukan jalan-jalan. Lebih tepatnya bertugas sebagai sukarelawan meski waktunya singkat banget, hanya 5 hari. Jadinya gak ada waktu untuk wisata sama sekali. Meski begitu, kalau urusan kuliner kayaknya sih teteup bisa... Soalnya kebanyakan disuguhin sama warga setempat. Hamdalah. 
      Ada juga bagian takjubnya liat banyak monyet liar di sepanjang jalan di daerah Pusut. Maklum, di Bandung gak nemu monyet keliaran cuek. Hihihi.
      Keliling Kota Mataram dan Cakranegara sebentaran, tapi gak sempat foto-foto juga. Saya telanjur terpana duluan. Maklum bukan fotografer, jadi naluri ambil kameranya ya gak ada. 
      Tujuan saya ke Lombok Utara, tepatnya ke Dusun Pawang Karya, Desa Senaru, Kecamatan Bayan. Saya berangkat membawa amanah dari donatur melalui Yayasan Gerakan Memakmurkan Masjid (GemaMasjid) untuk para korban terdampak gempa Agustus 2018 silam.
      Di tempat terpencil itu, saya berinteraksi dengan penduduk sekitar yang ramah dan sedikit pemalu. AlhamduliLlah jalanan mulus. Iya, karena termasuk jalur wisata menuju Gunung Rinjani.
      Inshaa Allah, lain kali ke Lombok bersama keluarga untuk jalan-jalan. Mungkin, bertemu lagi dengan warga yang pernah menjamu saya dan tim.
      Liputannya di Jalan ke Bayan Lombok.
      Salam.
       
      Lokasi pos koordinasi Gemas di Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara. Saya tidur di tenda biru itu... (tapi bacanya jangan sambil nyanyi napah....)