Sign in to follow this  
ulie

Taman Bunga Nusantara

7 posts in this topic

Taman Bunga Nusantara Cipanas, di Cianjur

Taman bunga ini memiliki ribuan spesies bunga dari berbagai negara dengan luas area mencapai 35 hektar...

Taman Bunga Nusantara juga memiliki berbagai keunikan diantaranya terdapat rumah kaca, jam raksasa, taman labirin, menara taman bunga nusantara, kolam teratai, bunga satwa raksasa.

Taman Bunga Nusantara terletak di Jalan Mariwati KM 7, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi-Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat ini memiliki beberapa fasilitas, diantaranya:

  • Taman air, taman mawar, taman Perancis, taman rahasia (labirynth), taman bali, taman mediterania, taman palem, dan taman gaya jepang, rumah kaca, danau angsa, rafflesia mini theater, gazebo, alam imajinasi, lokasi piknik, amphitheater (panggung terapung) kereta datto, mobil wira-wiri, menara pandang, poliklinik, nany’s galleria.
  • Taman Bunga Nusantara menyediakan kereta Datto, mobil wira-wiri untuk mengelilingi area seluas 35 hektar.
  • Tersedia sound yang sangat banyak, sebagai pemandu anda ketika mengelilingi setiap wilayah di Taman Bunga Nusantara.
  • di dalam taman, sudah disediakan kafetarian dengan berbagai jenis menu makanan pengganjal perut.

Untuk tiket masuk cukup Rp. 20.000,00 / orang.

taman-bunga-nusantara-7__1311684716_114.79.2.142.jpg

taman-bunga-nusantara-3__1311683909_114.79.2.142.jpg

taman-bunga-nusantara-5__1311684009_114.79.2.142.jpg

taman-bunga-nusantara-2__1311683867_114.79.2.142.jpg

taman-bunga-nusantara-11__1311776816_114.79.5.40.jpg

taman-bunga-nusantara-6__1311684609_114.79.2.142.jpg

taman-bunga-nusantara-9__1311776594_114.79.5.40.jpg

taman-bunga-nusantara-17__1311777068_114.79.5.40.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

sekarang semakin bagus loh taman bunganya.

jadi semakin warna-warni.

bagus sekali.

andaikan kalo di setiap kota ada taman yang seperti itu, rasanya bagus sekali yah?

seperti di film2x gt.

Share this post


Link to post
Share on other sites

wihhh bagus banget ini tempatnya ya.. Cantik dan rapi. Saya sendiri sich belum pernah pergi ke tempat ini, tapi kalau liat foto-fotonya sih familiar. Kayanya biasanya teman-teman fb ada yg post foto waktu lagi jalan-jalan kesana.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By syuhadaali
      Cianjur adalah sebuah kabupaten yang berada di anatar Bandung, Sukabumi, dan Puncak. Banyak sekali keunikan yang tidak dapat kita temukan kecuali di Cianjur. Budaya Sunda yang masih kental dengan ciri khas cengkok saat percakapan dilakukan sudah jarang kita jumpai di daerah lain yang sama-sama menggunakan babasan Sunda, peribahasa Sunda, dan dialek bahasa Sunda, seperti Bogor contohnya.
      Saya berkesempatan untuk mengunjungi dan mengeksplorasi seluruh daerah Cianjur. Mulai dari Cianjur Selatan hingga daerah Cipanas yang merupakan daerah Cianjur dengan nuansa yang unik.
      Berikut ini beberapa kebiasaan masyarakat Cianjur yang saya saksikan ketika disana. Saya membandinhkan kebiasaan masyarak Cianjur di daerah desa denga daerah kota yang mempunyai keunikan tersendiri.
       
      1. Ngurek (memancing belut)
      Daerah Cianjur kita kenal sebagai salah satu sentra tanaman padi. Salah satu jenis padi yang merupakan ciri khas dari Cianjur adalah beras pandan wangi yang mempunyai tekstur dan aroma padi berkualitas yang sangat khas.
      Di hamparan luasnya sawah Cianjur, banyak ditemukan orang-orang yang mencari belut setiap sore hari. Hal ini biasa disebut ngurek dalam bahasa Sunda. Berbekal tali nilon yang sudah dililit dan diberi kail, masyarakat Cianjur biasa berburu belut pada sore setelah ashar hingga menjelang magrib.
      Menurut warga sekitar, saat ini belut yang mereka dapatkan jumlahnya berbeda jauh dengan waktu tahun 90-an hingga 2000. Saat itu, warga dapat mendapatkan hingga puluhan belut sehari. Sedangkan saat ini, 5 belut saja sudah susah di dapatkan.
      Menurut mereka, alasan utamanya adalah penggunaan pupuk kimia yang membuat berkurangnya jumlah belut. Selain itu, masa panen yang lebih pendek membuat umur belut untuk bertahan di sawah juga berkurang. Karena jika sudah dipanen, biasanya rumah belut akan tercungkil ketika sawah mulai di traktor untuk penanaman padi selanjutnya.
       
      2. Mosong
      Mosong adalah aktivitas dengan tujuan yang sama dengan ngurek, yaitu untuk mencari belut. Bedanya, ngurek dilakukan pada sore hari dengan ara memancing belut menggunakan umpan, lalu umpan digerakkan memutar menggunakan nilon supaya terlihat bergerak.
      Hal ini akan membuat belut tertarik dan memakan umpan tersebut yang sebenarnya sudah diberi kail. Bedanya dengan ngurek, mosong biasanya dilaksanakan dengan bantuan alat berbentuk jebakan.
      Waktu penjebakan biasanya dilakukan pada siang hari ketika belut belum terbangun, jebakan diisi oleh cacing, anak katak, atau ikan kecil. Selanjutnya posong (alat jebakan) ditaruh di dekat lubang belut dan ditutupi oleh jerami (rumput kering) supaya jebakan tidak terlihat oleh target.
      Setelah ditaruh pada siang hari, posong biasanya diambil pada waktu pagi (setelah shubuh). Diperlukan ingatan yang tajam untuk mengetahui di mana posisi menaruh jebakan. Luasnya sawah dan kemampuan kuatnya ingatan akan memaksimalkan hasil yang di dapat.
      Karena jika yang menyimpan jebakan lupa, maka terkadang banyak jebakan yang tidak ditemukan sehingga justru mengalami kerugian. Akan tetapi, serta orang Cianjur yang melakukan aktifitas mosong ini mempunyai daya ingat yang luar biasa. Pak Ahmad, salah satu masyarakat Cianjur di Kecamatan Cibeber yang saya temui bahkan mengetahui dengan pasti di sawah siapa ia menyimpan jebakan belutnya.
      Dalam sebuah sebuah jebakan, terkadang terdapat lebih dari satu belut yang masuk. Bahkan sering kali masyarakat mendapatkan korban tak terduga seperti ular. Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian ketika mengeluarkan hewan yang terjebak. Karena mungkin saja ada ular yang masih hidup terjebak di dalam posong.
      Dalam sehari, pak Ahmad mengklaim dapat membawa pulang setengah hingga 1,5 kg belut dengan bermodalkan ratusan posong yang ia bawa.
       
      3. Balapan Motor di Jalan Baru Cianjur
      Beda di daerah pedesaannya, beda pula di daerah perkotaannya. Jika di daerah pedesaan tadi saya melihat banyak aktifitas yang sangat kental dengan budaya dan kesederhanaan, di daerah Kota Cianjur yaitu di dekat Terminal Pasir Hayam banyak aktifitas yang kurang lebih sama dengan di kota-kota besar.
      Salah satunya adalah perlombaan balapan motor drag. Uniknya, perlombaan disini merupakan sebuah acara resmi yang biasanya diadakan pada setiap akhir pekan dan hari libur. bahkan, meskipun dilakukan di jalan umum, pihak polisi Cianjur sendiri yang menutup jalan sementara untuk dilakukan balapan motor.
      Tujuan dari kegiatan tersebut menurut salah satu anggota polisi polres Cianjur adalah untuk meminimalisasi tindakan kriminal. Salah satunya dengan memfasilitasi hobi anak muda yang jika tidak diselenggarakan dan diawasi oleh polisi berpotensi terjadi keributan. Dengan diadakannya balapan motor yang dikawal langsung oleh polisi, maka otomatis peserta dan penonton akan segan jika terjadi keributan.
      Alasan tersebut menurut saya unik dan tepat untuk meminimalisasi terjadinya keributan antar geng atau kelompok pemuda. Sehingga dengan diadakannya event semacam itu, maka hobi para bikers juga dapat tersalurkan. Hal ini juga bertujuan meminimalkan acara balapan liar di Cianjur.
       
      Itulah beberapa hal yang saya alami ketika berkunjung ke Cianjur untuk sedikit mengenal kebudayaan dan kebiasaan masyarakat di sana. Sebuah daerah yang menurut saya mempunyai keunikan tersendiri. Pasalnya, ada daerah di selatan Cianjur yang merupakan daerah yang budayanya masih kental dengan teknologi yang terbatas. Sedangkan di daerah kota terdapat masyarakat dengan kebudayaan modern yang masih tertata oleh pemerintahannya.
      SUMBER
    • By pau26
      SELAMAT DATANG DI JOJO COLLECTION

       


       
      Sedang mencari kado special?
      Berpengalaman sejak tahun 2009, kami akan membantu anda untuk menyediakan berbagai boneka untuk gift, anniversary, koleksi, dll.
      Dapat juga kami bantu packing dengan kertas mika corak / kertas kado / tambahan bunga imitasi /  kartu ucapan / dibuatkan parsel , dengan harga yang TIDAK memberatkan kantong, sehingga menjadikan hadiah anda lebih bermakna.

       
      Berikut contohnya :



       

       
      Parcel bunga , boneka dan kado untuk lahiran baby
      ( tersedia warna pink, biru, hijau dan kuning )
      terdiri dari :
      - 1 baju baby 0-3 bulan
      - 1 celana panjang baby 0-3 bulan
      - 1 pasang kaus tangan
      - 1 pasang kaus kaki
      - 1 washlap
      - bunga imitasi, boneka teddy bear dan keranjang sepeda


      Harga Rp 165.000,-

      Dikemas dalam kemasan plastik mika dan pita ,
      Free - Gratis kartu ucapan selamat

      untuk keterangan lebih lanjut silahkan contact via :
      -              sms ke 0816 627 071 / 0812 2139 001 / 0816 4210 357  ---> SMS/ WA ONLY
      -              BBM : 7d733a37
      -              YMail : jo2collection@yahoo.com
      -              Instagram : jo2collection
      -              FanPages : Jojo Collection
      -              via website kami www.jo2collection.com ( untuk koleksi lebih lengkap )

       
      - atau dapat juga dengan mengunjungi halaman fan page kami, klik like dan lakukan pemesanan via inbox fans page 'jojo collection'

      http://www.facebook.com/JojoCollection2

       
      cara pesan:
      - tulis jenis boneka apa yang ingin dipesan
      - tulis nama kota dan kecamatan pengiriman
      - kami akan membalas ketersediaan stock dan ongkir. serta no rekening untuk transfer.
      - setelah transfer , bila boneka ditujukan langsung kepada penerima harap konfirmasi berupa:
      - Nama, No Hp dan alamat penerima
      - Nama dan No HP pengirim
      - isi ucapan
      - pengiriman dilakukan setelah transaksi diterima, akan dikirimkan 1-2 hari kerja setelah ( TIDAK menerima order mendadak )
      - Estimasi pengiriman reguler 3-4 hari kerja
      - Tracking bisa via : www.jne.co.id / email : customercare@jne.co.id
      telp : 021-2927-8888
      - keterlambatan pengiriman BUKAN tanggung jawab kami. Bila masih belum sampai setelah estimasi, silahkan hubungi jasa pengirimannya

       
      Satu Kuntum Mawar

      Harga Rp 4.500,-
      Tersedia warna : merah, pink, kuning, biru, putih, orange



       
      Satu Rangkai Mawar

      Terdiri dari 3 kuntum mawar
      Harga Rp 14.500,-
      Tersedia warna : merah, pink, kuning, biru, putih, orange
      [/spoiler]

       
      Bouquet Boneka, Bunga dan Coklat Ferrero Rocher
      boneka teddy bear, dengan karangan bunga imitasi serta coklat Ferrero Rocher ( 3 pcs )
      Harga Rp 100.000,-
      Pilihan boneka : Hello Kitty, teddy bear aneka warna, piggy, Stitch, Winnie The Pooh
      Dikemas dalam dus kado khusus ( bahan keras ) dengan tutup mika

       



       
      Special Bouquet Bunga dan Boneka couple
      Boneka teddy bear pasangan , dirangkai dalam aneka bunga , dikemas dalam dus khusus kado ( bahan keras ) . serta tutup menggunakan mika dan pita
      Harga Rp 200.000,-
      Ukuran dus besar = 30 x 30 cm



       

       
      FLOWER BOUQUET IN BOX

      Bouquet rangkaian bunga artificial, dirangkai dalam bunga pink dan merah berbentuk love , dan boneka.
      Pilihan boneka ada teddy bear, hello kitty, babi, stitch, winnie de pooh
      dikemas dalam dus cantik
      Harga Rp 175.000,-
      ukuran dus +- 40 x 20 cm, tinggi 12cm

       



       

       
      FLOWER BOUQUET, WINNIE DE POOH IN BOX

      Bouquet rangkaian bunga artificial, dirangkai dalam bunga pink dan merah dengan boneka.
      terdiri dari boneka winnie de pooh, piglet dan eeyore
      dikemas dalam dus cantik
      Harga Rp 195.000,-
      ukuran dus +- 40 x 20 cm, tinggi 12cm
      cocok untuk kado special, anniversary, birthday, dll
      [/spoiler]

       

       
      Bouquet Bunga, Sepeda dan boneka Micky dan Minnie Mouse
      Boneka micky dan minnie mouse dalam rangkaian bunga imitasi dan sepeda
      Harga Rp 165.000,-



       

       
      Bouquet Bunga dan Stitch
      Boneka stitch dalam rangkaian bunga dan sepeda
      Harga Rp 155.000,-
      * bunga imitasi, warna putih, biru
      ( bisa request warna bunga : merah, pink)


       
       


      Parcel bunga dan boneka piglet Small 03

      Harga Rp 75.000,-
      cocok untuk kado valentine, ulang tahun
      tinggi parcel 25cm
      bahan bunga imitasi
      Free - packing mika plastik dan pita

      Parcel bunga dan boneka teddy bear Pink Small 01

      Harga Rp 75.000,-
      cocok untuk kado valentine, ulang tahun
      tinggi parcel 25cm
      bahan bunga imitasi
      Free - packing mika plastik dan pita

      Parcel bunga dan boneka teddy bear coklat Small 02

      Harga Rp 75.000,-
      cocok untuk kado valentine, ulang tahun
      tinggi parcel 25cm
      bahan bunga imitasi
      Free - packing mika plastik dan pita

      Parcel boneka with love in bouquet -02

      cocok untuk hadiah ulang tahun, valentine, anniversary
      Boneka teddy bear dalam karangan bunga,
      Kemasan menggunakan kemasan mika corak beserta pita
      ukuran boneka 30cm, Harga Rp 110.000,-
      *menggunakan bunga imitasi

      Paket teddy bear with love in bouquet -01

      cocok untuk hadiah ulang tahun, valentine, anniversary
      Boneka teddy bear dalam karangan bunga,
      Kemasan menggunakan kemasan mika corak beserta pita
      ukuran boneka 20cm, Harga Rp 110.000,-
      *menggunakan bunga imitasi

      Boneka teddy bear with love in bouquet -05

      cocok untuk hadiah ulang tahun, valentine, anniversary
      Boneka teddy bear dalam karangan bunga,
      Kemasan menggunakan kemasan mika corak beserta pita
      ukuran boneka 30cm, Harga Rp 110.000,-
      *menggunakan bunga imitasi

      Boneka teddy bear with love in bouquet -04

      cocok untuk hadiah ulang tahun, valentine, anniversary
      Boneka teddy bear dalam karangan bunga,
      Kemasan menggunakan kemasan mika corak beserta pita
      ukuran boneka 30cm, Harga Rp 110.000,-
      *menggunakan bunga imitasi
    • By Titi Setianingsih
      Hallow Jalan2er,,   Ketemu lagi dengan saya, ibu2 rempong yang suka mengukur jalan, itu kata mereka yang tidak suka jalan2. Tapi bagi sesama penikmat keindahan alam, selalu akan bertanya "mau kemana kita wiken ini ?"  Nah, musim hujan tlah tiba, wisata gunung di stop dulu ya, saatnya kita jalan2 cantik yang hanya sehari bisa puas, kira2 dimana coba ? Tak usah jauh2, di Bogor masih banyak tempat2 bagus yang belum di explore. So, deal, kita ke Bogor yaaaa,,,,,tapi jangan lupa bawa payung biar gak kehujanan.   Dari Jakarta kami ber15, rencana mau start jam 06.00 ternyata ada yang telat datang, hingga jam 08.00 baru mulai jalan menuju Bogor, atau tepatnya Cipanas. Di Baranang siang ada 5 orang teman kami yang menghadang disana.    Jalan2 kami kali ini, hendak ber-foto2 cantik di taman bunga, ini berawal dari maraknya pemberitaan tentang traveller yang selfie di taman bunga dan saking asyeknya hingga merusak taman tersebut, memang bukan disengaja tapi karena kurang hati2 maka tanamannya ter-injak2 hingga rusak. Nah kami gak mau seperti itu.

      Karena hanya sehari, kami hanya bisa ke 2 tempat yaitu Kebun Raya Cibodas dan Taman Bunga Nusantara.
        1. Kebun Raya Cibodas

      Biasa disebut juga Cibodas Botanical Garden, lokasinya terletak di Kompleks Hutan Gunung Gede desa Cimacan Cipanas Cianjur. Ketinggian 1.275 m dpl, jadi masih bisa dijangkau dengan kendaraan langsung ke TKP. Suhunyapun belum terlalu dingin, jadi ke Kebun Raya Cibodas benar2 wisata cantik. Kebun Raya Cibodas merupakan cabang dari Kebun Raya Bogor yang ada di kaki Gunung Gede juga.
      Apa yang bisa kita nikmati di Kebu Raya sama dengan Kebun Raya pada umumnya yaitu koleksi tanaman tropis, yang beda adalah jenis2nya, karena masing2 mempunyai ciri2 yang mau ditonjolkan. Dan yang menarik mengapa kami sampai kesini adalah kepingin lihat bunga Sakura mekar, tp ternyata bulan2 mekarnya ada di bulan Januari-Pebruari dan Juli-Agustus, dan bunga mekarnya hanya bertahan selama 4 hari, jadi bener2 harus tepat waktu kunjungannya. Yang penting, waktu keliling kebun menggunakan kereta sudah tahu dimana lokasi bunga sakura, lain kali bisa diulangi lagi kesini. 
       
      Naik kereta ini tiketnya Rp. 8.500,- berkeliling ke kebun raya, jadi kita bisa menikmati keindahan pohon2an yang ada dari atas kereta, jika waktunya cukup akan lebih baik jika berjalan saja karena bisa menikmati lebih lama untuk ber-foto2. Ketika sampai ke Jalan Air, pingin sekali untuk turun, karena di dekat sini juga ada air terjunnya. Tapi rupanya kalau kita turun, maka kita akan lama lagi nunggu kereta yang lewat, dan jika kita naik lagi maka akan dikenakan bayaran lagi. Ini yang mengecewakan dari layanan di Kebun Raya Cibodas.
       
      Koleksi2 tanaman tropisnya bagus2 banget, dan kalau mau tahu satu2 memang harus turun siy. Apalagi kalau cuaca bagus, wow bakal betah seharian jalan2 disini,,,
                  Bunga2an tropis juga banyak di sekitar sini, untuk para penghobby fotografi yakin deh, bakal lama di Kebun Raya.                   Begitulah, hanya sedikit foto2 yang diambil di Kebun Raya Cibodas, maklum ngambilnya dari atas kereta yang tengah berjalan, bisa2 handphone jatoh rusaklah acaranya nanti. Tapi sudah saya niatkan, suatu ketika bakal balik lagi kesini dan menikmati mekarnya bunga Sakura di bulan Juli-Agustus.
      Cepat2 kami menuju parkir kembali, dan tukang parkir memberikan karcis retribusi senilai Rp. 20.000,- untuk mobil elf seperti ini (kalau di info2 web Kebun Raya parkir kendaraan roda 4 sebesar Rp. 15.000,-), lebih mahal dari tiket masuknya ya ?

       
           Jika kepingin beli oleh2 khas Cibodas, bisa mencari di kios2 di dekat area parkir kendaraan. Ada ber-macam buah2an atau makanan khas Bogor seperti kue mocci, gemblong dll, juga beraneka sayur mayur yang masih segar.   Perjalanan kami lanjutkan menuju Taman Bunga  Nusantara,,,
        2. Taman Bunga Nusantara 
      Terdapat 49 spot di Taman Bunga Nusantara, apakah bisa selesai sehari di jelajah ya ? Yakin tidak, karena kalau sudah masuk ke taman bunga biasanya betah dan gak mau pulang2, apalagi ibu2 pasti maunya selfie di tengah2 bunga yang cantik itu.    Taman bunga Nusantara tentu saja merupakan aset nasional, ketika itu yang meresmikan alm Bapak Presiden Soeharto tanggal 10 September 1995, denga luas lahan sekitar 35 hektar. Fasilitas didalam sudah sangat lengkap, tak heran jika tiket masuknyapun Rp. 30.000,- per orang.    Yang menjadi maskot Taman Bunga Nusantara adalah Angsa Hitam, yaitu unggas yang berasal dari Australia yang memiliki daya tahan yang sangat kuat, mudah beradaptasi dengan lingkungan dan mudah berkembang biak. Nah apa visi misinya di balik maskot angsa hitam ini ? Ternyata Taman Bunga Nusantara bergarap bisa selalu berinteraksi secara harmonis dengan masyarakat luas serta dengan lingkungan baik flora maupun fauna.      Ketika itu hujan besar, namun kami sudah sedia payung, dan memang sudah direncanakan payung walau gak hujan, maksudnya adalah untuk properti foto2. Tuh kalau ibu2 jalan2 propertinya lengkap dan persiapannya bisa 2 minggu sebelumnya.   Begitu memasuki pintu masuk Taman Bunga Nusantara, kita akan bertemu dengan kolam air yang berlapis-lapis seperti air terjun kecil, dan di depan kita terhampar taman2 bunga yang beraneka warna. Subhanallah,,,,,,indah sekali, saking kagumnya sampai gak sempat berpikir mau explore yang mana dulu supaya waktunya jadi efisien ya ?        Langsung duduk di dekat bunga, memandanginya dan berdecak kagum, berharap sang potografer mendekat dan menjepret kami.  Alhasil, kami masih bertopang dagu, terpana,,,,,dan gak mau beranjak pergi.  
      Harusnya kami mengambil gambar dari jauh, karena ternyata semak2 bunga yang tersusun itu merupakan ekor merak yang sedang mengembang, yang sengaja diciptakan dan diberi nama Topiari Merak. Topiari Merak merupakan topiari terbesar yang ada di Taman Bunga Nusantara, kurang lebih 25.000 tanaman berbunga untuk mengisi taman ini, dan untuk siplay karpetnya membutuhkan 60.000 tanaman bunga. Amazing,,,,,pekerjaan besar inipun masih selalu di ulang2 designnya setiap 2 atau 3 bulan sekali.      Jika kita berjalan kekiri, akan kita dapatkan Taman Air. Disini akan ditemu ragam tanaman air dengan bentuk yang indah dan menarik diantaranya lotus, teratai air, pisang dan lain2. Dan bahkan ada yang didatangkan dari Amerika Selatan diantaranya teratai raksasa Victoria amazonica.   Didepan Taman Air terdapat lapangan rumput yang sangat luas dan ada 2 Opa Dinosaurus yang tengah berdiri menambah cantik padang rumput ini.     Belum lagi kami berjalan jauh, tiba2 hujan turun, akhirnya kami memutuskan untuk berkeliling taman menggunakan kereta Wira Wiri dengan tiket Rp. 5.000,- dan kita bisa berhenti di mana saja untuk kemudian pulangnya numpang lagi kereta yang lewat.   
      Jadi walaupun hujan kami masih bisa menikmati keindahan taman. Nampak disebelah kanan kami Taman Perancis. Designnya diambil dari Taman Perancis masa Raja Louis ke 14 di abad ke 17 dengan ciri khas bentuk geometris dan pangkasan perdu pendek. Keindahan yang berbeda ya ?
              Begitu lihat ada gapura Bali kami turun, ternyata ini Taman Bali, tampilannya berbagai macam tanaman tropis berbunga dan berdaun indah.     Taman Bali berada disamping Gardu Pandang, kita bisa naik ke atas gardu pandang sehingga akan bisa menikmati keindahan taman dari atas, dan menikmati taman Labyrinth dari puncak menara. Jika tidak hujan, kita bisa bermain di taman Labyrinth untuk memecahkan misteri jalan tak berujung dengan luas 1 hektar, bayangkan jika kita tersesat, akan berapa lama bisa keluar dari taman Labyrinth ini ?       Sambil menunggu hujan reda, kami istirahat di koridor yang berhiaskan tanaman merambat, jadi walau payungnya kami letakkan di lantai, kami tak akan kehujanan. Jika dalam kondisi hujan dan dingin begini, sangat cocok jika makan makanan hangat seperti mie rebus atau bakso ada di depan gardu pandang ke arah pintu keluar. Dan kalau suasana tidak hujan, di Taman Bunga ini juga disediakan lokasi piknik, bisa gelar tikar sambil makan bekal kita atau bahkan buka tenda sekalipun.   Tak berapa lama kereta datang, dan kami ber-lari2an untuk ikut numpang menuju pintu keluar. Namun di tengah perjalanan pulang nampak ada Taman Jepang, kayaknya bagus nih, kamipun turun kembali untuk menikmati Taman Jepang. Tanaman bonsai dan bambu2an menjadi ciri khas Taman Jepang, juga tembok tinggi bercat putih, kolam, pagoda atau gazebo. Suasana juga menjadi berbeda disini, nampak tenang dan damai.    
      Setelah puas keliling2 dan ber-foto2, kami pulang menuju pintu keluar dengan berjalan kaki, karena rasanya sudah dekat, sambil menikmati taman2 yang terlewati. Nampak ada rumah kaca, dan tertulis tiket masuk Rp. 2.000,- olala,,,menikmati rumah kaca yang indah hanya dengan recehan 2.000 ??? Didalam terdapat taman tropis dan tatanan bunga yang indah seluas kurang lebih 2.000 meter persegi.
            Sebenernya belum puas keliling2, tapi apa daya hari sudah semakin gelap, ya operasional di Taman Bunga Nusantara dibatasi sampai jam 17.00, segera kami menuju parkir dan cus ke Jakarta. Untuk yang mau appointment dulu dengan pihak Taman Bunga ini alamatnya : Jl. Mariwati Km. 7, Desa Kawungluwuk, Kecamatan Sukaresmi, Kec. Cianjur, Jawa Barat 43254.   Sampai ketemu di lain trip,,,salam jalan2 Indonesia,,,!!!  
    • By Debi anwa
      Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan Warungkondang, dijalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara. sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Gunung_Padang
      perjalanan ini sebenarnya dari sebuah keisengan ketika saya kembali ke Bandung menggunakan motor dari Tangerang.
      saya berangkat jam 10 pagi dari Tangerang, sekitar jam satu siang saya memilih untuk beristirahat di puncak bogor. karena waktu masih siang, saya memutuskan untuk mencari destinasi menarik di daerah puncak bogor. ketika browsing-browsing munculah sebuah artikel yang membahas Gunung Padang. untuk menghilangkan rasa penasaran saya, akhirnya saya bulatkan tekad untuk ke Gunung Padang dahulu sebelum kembali ke Bandung.
      perjalanannya cukup gampang, namun jika dari puncak bogor membutuhkan waktu sekitar dua jam.
      dari puncak bogor, kamu tinggal ambil arah ke Cianjur, ikuti jalan saja sampai ketemu perempatan bundaran cianjur, ambil kanan ke arah warung kondang, Sukabumi. nanti akan melewati pasar warung kondang, dari pasar tersebut kita lurus saja mengikuti jalan, sekitar -/+ 1km nanti kita akan melihat plang arah ke Gunung Padang. Plangnya berada di sebelah kiri jalan dan tidak terlalu besar, jadi jangan sampai terlewat gaes.
      setelah masuk ke gang / jalan yang menuju Gunung Padang, kamu hanya tinggal mengikuti jalan saja. jalanya cukup jauh, jika naik motor sekitar 45menit. nanti ada plang arah lagi yang akan menuntun kamu menuju Gunung Padang. nanti kamu akan menemukan kebun teh, dari kebun teh, Gunung padang tidak jauh lagi. jangan takut tidak ada parkir, karena pemerintah sudah menyiapkan lahan parkir yang cukup. dari tempat parkir kita harus menaiki sekitar 600 anak tangga untuk sampai puncak Gunung Padang.
      sekitar Gunung Padang masih ada Destinasi menarik lainya, seperti Terowongan Lampegan dan Air Terjun Cikondang. karena sudah sudah sore dan saya harus kembali ke Bandung, jadi saya tidak bisa menikmati kedua destinasi tersebut, saya hanya menikmati Gunung Padang saja.
      biaya
      - tiket masuk Rp.2500 satu orang (harga bulan Desember 2014)
      - tiket parkir Rp.2000
      tips buat kamu yang menggunakan motor.
      - isi penuh bensin kamu, ketika masih di jalan raya Sukabumi
      - bawa cemilan atau makanan dan minum
      ouh iyah gaes mohon baca dan taati aturan yang berlaku disana yah. jangan vandalisme.
       
      sekian dari saya. terima kasih. mohon maaf kalo ada kesalah kata dan kurang detailnya cerita.
       
       






    • By Titi Setianingsih
      Hallow Jalan2er Indonesia,,,,,!!
      Rasa2nya kalau libur tidak jalan2 kaki ini protes, kalender selalu terpampang di depan meja, di buka2 dan dilihat kapan ada kalender merahnya ? Tanggal 2 Juni 2015 bertepatan dengan Hari Raya Waisyak,,,hhhmmmm teman2 sudah ramai menanyakan kemana kita ??? Dengan berbekal referensi di Forum ini, jadilah kami ke Situs Gunung Padang Cianjur.
      Dari Jakarta kami ber 14, supaya muat 1 mobil elf. Dari 14 orang tersebut banyak yang pada belum kenal, kami hanya kenal lewat facebook di Komunitas Jalan2 Indonesia (KJJI). Beruntung ada grup KJJI sehingga kami bertambah teman jalan2, terima kasih Mas Rudy dan Mas Deffa yang sudah mempertemukan kami, sejak ketemu di Trip Gunung Padang inilah, kami menjadi team yang solid, kompak, bersahabat dan bahkan bersaudara. Mereka adalah Bu Rina Dwi Cahyani, Mbak Kristina, mbak Dama Yanti, Mbak Nikmah, Mbak Ermaya, Mbak Rina, Mas Windhu, Mas Tohir Raden Mochamad, Mas Herru Jatmiko, mas Dimas Ario Bimo, anak saya Fitria, anak Bu Rina, mbak Yenni Zulkrida dan saya sendiri.
      Untuk menentukan meeting point pun awalnya agak sulit, karena ada peserta yang tempat tinggalnya jauh, bahkan ada juga yang akhirnya membatalkannya. Dan setelah deal meeting point di UKI Cawang Jakarta, kembali kami khawatir akan sulit mencari masing2 peserta karena belum saling kenal / bertatap muka, akhirnya kami putuskan untuk membuat kaos seragam. Jadi mudah kami menangkap basah setiap orang yang pakai kaos yang sama, apalagi sebelumnya kami sudah saling komunikasi melalui Wathsapp,,,jadi tinggal gunakan feeling saja. Begitulah awal persahabatan kami, dan setelah ketemu, keraguan itupun musnah seketika, karena kami ternyata baik2 semua, satu visi, suka menikmati jalan2. Yuhuuuyyyyyy,,,bahkan ketika mobil elf kami mogokpun tidak kami jadikan kendala, sambil menunggu di bengkel, kami gunakan moment itu untuk saling mengenal dan foto2,,,,,,,

      Gara2 ban mobil kami kena paku inilah, mendadak kami jadi salesgirl ban mobil hahahhaha,,,! Tak apalah, walau komen teman2 di facebook pada protes karena antara judul album foto dengan isinya beda, judulnya album Gunung Padang tapi kok fotonya ban mobil ????? xixixixixi,,
      Sebelum sampai Gunung Padang, terlebih dahulu kami singgah di Stasiun Lampegan, karena memang arahnya satu arah. Jalanannya sempit dan berjurang, sebenarnya lebih enak menggunakan sepeda motor. Untungnya sopir kami sudah berpengalaman jadi kami sampai juga ke lokasi ini walau sedikit terlambat.

      Stasiun Lampegan ini terletak di jalur KA Manggarai-Padalarang, terletak di Desa Cimenteng, Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur. Kenapa para travellers pada tertarik untuk singgah disini ? Lihat, stasiunnya unik, stasiun yang dibangun oleh Belanda sekitar abad 18 itu hingga saat ini masih kokoh berdiri dan terawat bersih, dengan ciri khas adanya terowongan yang panjang kurang lebih 600 meteran, membuat orang jadi penasaran untuk melihat dalamnya terowongan bahkan ada yang kepingin menaiki terowongan itu. 

      Ada kisah tersendiri dari nama terowongan Lampegan ini. Lampegan itu bukan nama desa, tapi nama terowongan ini. Dan asal kata Lampegan juga orang desat tersebut yang menamainya / menyebutnya walau berasal dari pendengaran yang salah. Ya, kata orang2 setempat, dahulu ketika sedang dilakukan pembangunan terowongan ini, Sang Belanda sering berteriak2 "Lamp,,,pegang" yang artinya tolong lampu dipegang. Namun sampai ke telinga masyarakat lokal menjadi Lampegan. Nama Lampegan pun dijadikan nama terowongan dan stasiunnya, sampai sekarang. Lucu ya ? Saya kira masih banyak kata2 yang diucapkan orang Belanda dulu yang saat ini dijadikan sebagai nama tempat ataupun nama permainan, misalnya permainan Sunda Manda / Engklek berasal dari "zondag-maandag" yang berasal dari Belanda dan menyebar ke Indonesia pada zaman kolonial. Ada juga permainan Ular Naga atau Slepdur yang asal kata bahasa Belandanya Sluip Door.......ah sutralaaah.....!!

      Tinggi terowongan lumayan tinggi kan ? Tapi Ibu2 gak mau kalah dengan bapak2nya, kami ikutan juga naik ke atas, walau agak kesulitan menaikinya karena memang tidak ada jalan khusus untuk naik, melainkan harus merayap ke tebing2 jalan yang licin.

      Kalau mau naik ke puncak terowongan harus hati2, karena ternyata lantai atas terowongan ini tidak rata, dan di atas terowongan sudah ditumbuhi rumput, begitu tahu kondisinya seperti itu, kami buru2 turun, beruntung ketika itu kami tidak "kejeglong", nah bahasa Jawa itu, silahkan  diterjemahkan sendiri ke bahasa Indonesia. 
      Stasiun Lampegan hanya berjarak sekitar 8 km dari Situs Megalitik Gunung Padang, yang merupakan cagar budaya nasional. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, masih satu Kecamatan dengan Stasiun Lampegan yaitu Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur.  Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 mdpl, dan areal situs ini sekitar 3ha. Dari parkiran mobil menuju papan nama ini naik ojek Rp. 5,000,-, sebenarnya jalan kaki juga bisa, tapi karena kami kesiangan datangnya sehingga memanfaatkan jasa ojek saja, baru pulangnya nanti bisa jalan kaki.

      Yaaaaaa,,,walau tidak terlalu tinggi lokasinya, tapi cukup menyita energi juga, karena jalanan berundak yang merupakan peninggalan aslinya lumayan curam. Disebelahnya siy sudah dibuat tanjakan yang landai, namun jalurnya menjadi lebih panjang. Nah saya dan beberapa teman ambil jalur yang landai, walau begitu beberapa kali berhenti istirahat, mungkin karena masih kurang latihan.

      Bagi anak muda mungkin bisa dicapai dalam waktu 20 menit melalui jalur tanjakan yang curam, tapi bagi saya hampir 45 menit baru sampai ke atas. Yah pelan2 saja, sambil menikmati pemandangan sekeliling Gunung Padang yang berbukit-bukit, walau curam dan sulit dijangkau tapi mengasyikan. Kompleksnya memanjang, menutupi permukaan sebuah bukit yang dibatasi oleh jejeran batu andesit besar berbentuk persegi.

      Tempat ini sebelumnya memang telah dikeramatkan oleh warga setempat. Penduduk menganggapnya sebagai tempat Prabu Siliwangi bertapa. Saat inipun masih ada yang suka melakukan tapa di malam hari terutama kalau sedang waktunya bulan purnama, tentu saja harus seijin Pengelola Gunung Padang.

      Kata pengelola Situs Gunung Padang, jika gundukan batu2 ini di gali terus, maka besarnya akan menjadi 3x lebih besar dari Candi Borobudur. Subhanallah, kadang pekerjaan orang jaman dulu masih menjadi teka teki orang masa kini. Bangunan yang tua dan masih kuat hingga sekarang itu terbuat dari apa siy ? Katanya, situs Gunung Padang ini murni merupakan buatan manusia, tapi sejak kapan dibangunnya ? Ada yang bilang situs ini lebih tua dari Piramida di Mesir ? Terbukti diantara batu2 yang disusun itu terdapat semen purba. Yaahhhh,,,kita tunggu saja hasil penelitian dari para ahli. Namun sepertinya penelitian itu terhenti, dan cagar budaya ini terbengkalai begitu saja. Kami para travellers yang penasaran dengan situs ini tidak mendapat jawaban yang pasti.

      Susunan batu2 ini masih asli seperti ketika pertama kali ditemukan, makanya pengunjung dilarang untuk melewati tali pengaman yang ada tulisan larangannya. Dikhawatirkan akan longsor. Batu2 yang ada di sekitar Gunung Padang bentuknya hampir seragam, katanya ini jenis batu andesit, namun jika dipukul berbunyi nyaring. Katanya jaman dulu ketika masyarakat melakukan pemujaan disini disertai dengan musik yang berasal dari batu2an ini. 

      Terlihat di gambar atas, bapak pengelola Situs Gunung Padang sedang memperagakan bunyi2an yang berasal dari batu itu. Yaaa batu itu berbunyi sangat nyaring meski hanya dibunyikan dengan tangan di kepal. 

      Memang luas sekali lokasi ini, jika sudah sampai di atas akan sangat lega dan suasana semilirnya angir pegunungan merangsang mata kita untuk mengantuk, jika memungkinkan kamipun mau juga untuk merebahkan badan dan tidur disana.

      Pohon2 rindang yang ada di sini membuat asri pemandangan di sekitar Gunung Padang. Lihatlah tumpukan batu itu, kabarnya ada diantara batu itu yang bertuah, dan membawa keberuntungan, namun di rahasiakan oleh pengelola ada dimana tepatnya, karena dikhawatirkan nantinya akan dicuri oleh pengunjung maupun masyarakat sekitar. Namun bagi muslim tentu tidak percaya hal ini kan ?

      Baiklah,,,berhubung hari sudah sore, akhirnya kami putuskan untuk pulang dan berjalan kaki hingga ke tempat parkir mobil. Oh yaaa,,,tempat makan di sekitar lokasi wisata sangat sederhana, kebanyakan hanya menyediakan nasi rames saja, jadi ketika pulang kami sempatkan untuk mampir ke Sate Meranggi yang ada di sekitar Puncak Bogor.
      Sepanjang perjalanan pulang, kami sibuk dengan pertanyaan2 yang sulit dijawab, karena diantara kami tidak ada ahli purbakalanya,,,,,yang jelas kami puas bisa menyaksikan dari dekat sebuah cagar budaya yang sangat termashur ini. 
      Indonesia itu luas banget yaaaaa,,,,,mari kita nikmati keindahannya dengan jalan2 asyeeekkkkkkk,,,,,,,!!!!
       
       
    • By suntoro
      Pusat Toko Bunga Surabaya di wilayah JAWA TIMUR lebih tepatnya berada di jalan pasar bunga kayon 60271, genteng surabaya. merupakan tempat perdagangan bunga terbesar di wilayah surabaya jawa timur, anda dapat memilih berbagai macam bunga potong atau rangkaian bunga dengan banyak variasi dengan model dan kreatifitas dari teman-teman sesama pedagang di pasar bunga surabaya
      Daerah lokasi yang strategis di tengah kota membuat para pengunjung betah untuk berwisata maupun hanya untuk sekedar berjalan-jalan. Aneka tanaman hias, tanaman buah-buahan, tanaman toga, tumbuhan air / teratai, tanaman anggrek dan aquarium, serta jasa pembuatan dekorasi taman rumah permanen, pembuatan relif, kolam dan tebing dapat anda temui di sisi sebelah selatan pasar bunga kayoon, terdapat juga tempat kuliner yang sudah populer di taman kayon surabaya. toko perhiasan batu permata akik yang kini lagi populer juga dapat anda temui di area batu permata kayon surabaya.
      Kawasan pasar bunga kayon kini sudah menjadi tujuan para pelancong dari mancanegara hanya untuk sekedar melihat keindahan warna-warni bunga yang akan memanjakan mata yang akan melihat. Selain itu andapun dapat mengunjungi monumen kapal selam dan plaza terkemuka di surabaya, yang berada persis tidak jauh dari sebelah utara pasar  bunga kayon. anda yang mempunyai hobby mancing bisa mendatangi di area pintu air atau rolak gubeng - kayon, berbagai macam ikan yang dapat anda pancing, lele, gabus, bader/tawes nila dan lain sebagainya tergantung musim ikan lokasi 50 meter ke utara dari pasar bunga kayon surabaya.
      Tertarik untuk berkunjung di pasar bunga kayon surabaya? anda bisa menjadikan objek wisata di akhir pekan dan anda yang sedang melancong di wilayah surabaya jawa timur jangan lupa untuk mampir di pusat perbelanjaan bunga terbesar di surabaya.
      email  : suntoro.kayon@gmail.com
      telp    : 085733331108, 0315481807
      site    : toko bunga surabaya murah online enggal santoso florist
    • By Mulyati Asih
      Ini cerita wisata hijau saya bersama teman-teman kantor awal Maret lalu.
       
      Memiliki pimpinan di kantor seorang pecinta dan peduli lingkungan merupakan kebanggan tersendiri buat saya, tapi jangan heran jika acara employee gathering nya pun harus berbau alam. "Malam terang bulan biasa aja emang, tapi coba nikmati di atas gunung pasti gak biasa," itulah kutipan kalimat dari email yang saya terima. Employee gathering akan diadakan di camping ground Sarongge, acara ini wajib diikuti oleh seluruh karyawan. Meskipun wajib pada kenyataannya banyak karyawan yang tidak bisa ikut, wajar sih karena kegiatan mendaki gunung memang tidak bisa dilakukan semua orang.
       
      Kurang lebih pukul tiga sore, Jumat awal Maret 2015 kami tiba di Desa Sarongge Cianjur Jawa Barat. Udara segar menghampiri kami yang baru turun dari mobil. Setelah beristirahat sejenak di Saung Sarongge kami melanjutkan trekking sejauh kurang lebih 2 kilometer menuju camping ground. Hijaunya perkebunan sayur milik warga menjadi pemandangan yang menyejukkan mata. Sesampainya di camping ground kami disuguhi teh sereh hangat dan kudapan kacang, ubi dan pisang rebus yang disediakan oleh pengelola. Lupakan sesaat kehidupan perkotaan mari nikmati apa yang diberikan oleh alam.
       

      Keseruan di camping ground
       
       
      Saatnya makan malam, sinar rembulan terang menyinari camping ground. Panasnya api unggun cukup menghangatkan dinginnya udara di ketinggian 1.560 mdpl. Kami duduk mengelilinginya sambil menyantap menu makan malam dan acara dilanjutkan dengan game. Aika menyalakan senter dan menyorotkannya ke salah satu peserta, bagi peserta yang ditunjuk harus menyebutkan 3 poin mengenai Aika yang diketahuinya. Game ini berlanjut sampai ke semua peserta, tujuannya adalah supaya saling mengenal. Karena kesibukan di kantor, banyak di antara kami yang tidak saling mengenal. Malam mulai larut diisi dengan acara bebas, Edgar memainkan gitarnya diiringi nyayian dari teman-teman membuat suasana semakin sahdu sebagai pengantar tidur buat saya yang telah meringkuk di tenda. 
       
       

       
      Di hari kedua gathering acara diisi dengan kegiatan tanam pohon dan edukasi hutan, trekking masuk ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Sarongge merupakan kawasan penyangga TNGGP, dulunya area camping ground ini digunakan oleh penduduk lokal sebagai lahan pertanian, melalui pendekatan dari Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Kementerian Kehutanan aktifitas pertanian di kawasan TNGGP mulai ditinggalkan oleh Warga. Sekitar tahun  2003 Green Radio bekerjasama dengan Balai Besar TNGGP melalui program Adopsi Pohon melakukan pembinaan dan pemberdayaan kepada penduduk setempat untuk menyadarkan akan pentingnya menanam dan merawat hutan yang ada. Adopsi pohon penting untuk menyelamatkan kawasan TNGGP yang mulai gundul.
       

      Foto by Danang DKW
       
      Dari camping ground Sarongge peserta terbagi menjadi dua kelompok, saya bersama 13 teman masuk kelompok yang memilih trek panjang sampai ke air terjun Ciheulang. Dibutuhkan waktu dua sampai tiga jam untuk mencapai air terjun. Dipandu Pak Dadan, Pak Wawan dan Pak Sapri kami meninggalkan camping ground. Di area adopsi pohon Hutan Sahabat Green kami menanam bibit pohon rasamala dan puspa. Satu pohon yang kami tanam bisa menyelamatkan dua jiwa. Pak Dadan bilang sebelum ditanam sebaiknya berdoa dulu supaya pohonnya bisa tumbuh. Kita juga bisa menamai pohon kita, suatu waktu kita bisa minta pengelola Sarongge untuk mengecek pohon kita jika mati akan diganti dengan pohon yang baru. 
       

       Satu pohon yang kami tanam menyelamatkan 2 jiwa
       
       
      Trekking akan melewati tiga lembah dan sungai, menerobos hutan primer TNGP yang kaya akan vegetasi dan fauna. Melewati semak perdu kami menemukan tanaman buah arbei (rubus reflexus ker) berwarna merah rasanya manis  asam dan segar kami diperbolehkan untuk memakannya. Tak hanya itu tumbuhan perdu lainnya yang kami temui adalah cecenet (physallis peruviana) buah yang dikenal dengan ciplukan ini bisa mengatasi pegal linu dan sakit pinggang. Kami terus berjalan di antara semak berbunga, hamparan taman bunga ungu yang cantik ini memberi warna dalam perjalanan kami. Namanya bunga pacar tere (Impatiens platypetala lindl) yang berkahsiat sebagai obat penurun panas. 
       

       
      Menembus lebatnya hutan primer TNGGP menghirup oksigen gratis yang segar, Pak Dadan mengenalkan pohon teter (solanum verbasifolium) yang bisa dipakai sebagai pestisida alami, terutama di bagian daun dan bunganya jadi jangan coba-coba untuk memakannya. Berjalan ke dalam gelapnya hutan Pak Wawan berhenti di salah satu pohon yang tinggi, ini adalah pohon saninten (castanopsis argentea) tinggi pohonnya bisa mencapai 15 meter menjadi tempat sarang burung. Pohon dan daunnya mirip pohon rambutan tapi rasanya seperti kelapa. Buahnya menjadi kegemaran primata, tanaman ini langka dan bibitnya sulit dicari.
       
       

      Pak Wawan pemandu kami menjelaskan tentang pohon Saninten
       
      Di lereng yang kami lewati di kemiringan kurang lebih 35 derajat, sekitar tahun 1975 area ini dulunya telah beralih fungsi menjadi perkebunan warga tapi kini pohon-pohon rasamala tumbuh tinggi di sini. Akarnya yang kuat bisa mencegah tanah longsor. Kami berjalan melewati sungai yang jernih dan menerobos semak-semak tinggi jalur ini sepertinya jarang dilewati, sampai lah kami pada area terbuka perkebunan milik warga. Dari sini air terjun Ciheulang sudah dekat, jaraknya kurang lebih 200 meter lagi. 
       
       
      Suasana di air terjun Ciheulang sepi pengunjung, hanya ada 4 orang pemuda sedang duduk di balai bambu. Air yang jatuh jernih sekali dari mata air pegunungan, tingginya kurang lebih 15 meter. Hanya Jay dan Rebeca yang berani mandi merasakan dingin dan segarnya di bawah kucuran air terjun. 
       

       
       
       
       
      Kami memilih jalur berbeda untuk kembali ke camping ground, masuk ke kawasan hutan rapat TNGGP. Selama trekking dilarang untuk membuang sampah, cukup tinggalkan jejak kaki sebagai kenangan.
       
                  ****



      Catatan:
      Di Sarongge kita bisa memilih wisata hijau mulai dari menelusuri hutan tropis, tanam pohon, tea walk, belajar soal sayur organik sampai cara membuat sabun sereh.

      Sarongge terletak di desa Ciputri, kecamatan Pacet, Cianjur Jawa Barat. Untuk menuju ke sana jika melalu Jakarta dan bawa kendaraan sendiri bisa melalui jalur puncak. Jika naik kendaraan umum dari Jakarta bisa naik kereta tujuan Bogor, dari stasiun naik angkot jurusan Terminal Baranangsiang lanjut jalan ke arah pintu tol dan naik mobil L-300 (warna putih) jurusan Bogor - Cianjur turun di SPBU Ciherang yang ada di sebelah kiri, nyeberang jalan ke arah pangkalan ojek lanjut naik ojek menuju Saung Sarongge.

      http://greeninitiativefoundation.org/indonesia