• agoda-hemat.png

  • Similar Content

    • By val_3373
      Hi Jalan2er,
      Ini membagikan secuil pengalaman saat berkunjung ke Croatia tahun ini dari perjalanan ke Eropa. Setelah mendapat cuti dan tiket , kamilalu membuat itinerari yang diperlukan untuk bertualamgam di eropa dan coatia menjadi salah satu pilihannya karena jatuh hati pada saat browsing tempat wisata di Croatia. Saya tidak pergi ke Zagreb salah satu kota cantik do Croatia tetapi yang menjadi incaran saya yaitu PLITVICE National Park yang sangat indah banget

      Photo ini diambil dari google dan gara2 photo ini maka itinerari berubah dari rencana awal hanya menjelajahi Eropa barat melenceg jauh menuju Croatiaa walaupun cuma 1 hari hahahahahaaaa.. Indah banget kan , siapa yang ngga jadi mupeng
      Plitvice berada di croatia tengah dan berjaraj tempuh sekitar 2.5 jam dari Kota Zagreb dan ada bus dari Zabreb menuju Plitvice dan berhenti tepat di pintu masuk Plitvice, Kalau saya ke Plitvice dengan mobil sewaan dari Budapest dan menginap di homestay sekitar Plitvice seharga Euro 80/kamar
      Harga tiket masuk ke Plitvice berubah sesuai dengan waktu kedatangan kita, harga termahal pada saat bulan July-Agustus yaitu sebesar 180 Kuna (mata uang Coatia) setara dengan Euro 24. dan karena saya berkunjung di bulan Juni, harga tiket masuk 110 Kuna sekitar Euro 15l Ada 2 pintu masuk menuju Plitvice yaitu Entrance 1 (Higher Lake) dan entrance 2 (lower lake). Papan petunjuk menuju Plitvice sangat kecil sehingga yang berangkat dengan mobil pribadi harus berjalan pelan2 untuk dapat melihat papan petunjuknya.Di dalam Taman National disediakan boat dan bus untuk menjelajahinya dan juga jalur trekking bagi yang suka tantangan. Maksud hati hanya sebentar di Plitvice untuk melihat view seperti gambar diatas  dan photo2 sebentar setelah itu menuju ke tempat wisata lain di croatia tetapi karena kami masuk dari Entrance 2 (lower lake ) dan tidak mengerti kami terjebak di dalam selama 4.5 jam trekking naik turun yang cukup melelahkan tertapi terbayarkan dengan pemandangan yang dilalui selama trekking tetapi view dari atas tidak kami dapat hiks..hiks.. hiks...  untuk mendapat view seperti atas kita harus masuk melalui entrance 1. Seandainya masuk dari Entrance 2, seharusnya langsung menuju station Bus dan naik Bus menuju Station 1. Walaupun akhirnya kami bisa juga ke station 1 tapi sudah kehabisan tenaga untuk trekking lagi hahahahahahaa.. akhirnya diputuskan untuk menyerah saja karena kaki sudah sangat pegal
      Berikut photo2 yang kami dapatkan selama trekking :

      oh  ya sebelum rekking siapan air minum karena selama jalur trekking tidak tersedia yang toko/warung hahahahaa....
      Setelah Plitvice rencana selanjutnya menuju sebuah danau yang bisa dipakai untuk berenang karena di Plitvice kita tidak bisa berenang tetapi apa daya begitu keluar dari Plitvice jalanan macet karena ada kecelakaan berhubung jalanan menuju plitvice sempit dan hanya bisadilalui 2 kendaraan saja,maka antrian panjang sekali dan kami tertahan sekitar 3 jam dijalanan tanpa bergerak dan rencana ke danau batal karena kami harus mengejar flight selanjutnya. Belum puas rasanya untuk explore Croatia dan berjanji untuk datang lagi ke Plitvice dan Croatia..
      Semoga FR ini bisa membantu temen2 yang ada rencana ke Croatia
      Salam Jalan2..
       
       


    • By cnw
      Another Video, Photo, Budget cek disini http://www.sayalia.com/2016/12/dubrovnik.html
      Old City of Dubrovnik Dubrovnik berada di sebelah selatan Kroasia. Old City di Dubrovnik memang sangat terkenal sekali. Terletak di pinggir Laut Adriatik yang indah dan dikelilingi dengan dinding batu besar selesai pada abad ke-16. Sampai dijadikan lokasi shooting Game of Thrones The King’s Landing, dan membuat pariwisata Dubrovnik sangat mendunia. Jangan heran kalau disini bakal baaanyak banget turis dari mana pun dan di sepanjang jalan orang menawarkan walking tour The King’s Landing. Bahkan baru-baru ini Star Wars Rogue One juga mengambil setting filmnya di kota ini.
      Dubrovnik merupakan tempat turis, jadi segala sesuatu disini bisa dibilang agak mahal dibanding bagian Kroasia yang lain. Tapi bagi saya yang habis dari Scandinavia kesini rasanya semua serba murah! Biaya hidup di Eropa tengah memang nggak seberat Eropa Barat, bahkan bisa dibilang hampir sama dengan Jakarta. Untuk mengunjungi dan muterin Dubrovnik 2hari aja cukup karena kotanya kecil dan hiburannya cuma di sekitar Old Town aja.
      Di dalam area Old Town ini mencangkup banyak museum dan restoran. Tempat bersejarah seperti Lovrijenac, Stardum, St. Blaise’s Chruch, Dubrovnik Cathedal, dll ada di dalam Old Town ini. Yang terkenal adalah Walls Of Dubrovnik, mengelilingi benteng tua Dubrovnik dan melihat keindahan Old Town dari atas. Untuk mengelilingi benteng ini perlu membayar HRK50.
      Selain itu kalau punya budget lebih bisa main ke pulau seperti Lokrum atau Mljet. Karena ada di pinggir laut jadi banyak pulau kecil di sekitar Dubrovnik. Untuk harganya saya nggak fotoin jadi lupa berapa, karena saya nggak kesana hehe.  
      Atau mungkin naik Cable Car bisa jadi pilihan juga. Untuk naik ke Cable Car oneway HRK50 lengkapnya cek disini http://www.dubrovnikcablecar.com/.  
        Bagi yang suka masuk museum mending beli Dubrovnik Card. Disediakan beberapa pilihan 1day pass, 3day pass, 7day pass. Dubrovnik Card ini mencangkup tiket masuk museum dan bus pass. Lengkapnya bisa baca disinihttp://www.dubrovnikcard.com/.  
        Karena saya nggak masuk semua yang berbayar jadi saya jalan-jalan sekitar Old Town aja dan hunting lokasi shooting Game of Thrones sendiri sambil ngeteng walking tour orang hehehehehe. Waktu mau hunting lokasi shooting Game of Thrones saya nemu website bagus buat nyari dimana lokasi shootingnya tanpa ikut tur http://brandsandfilms.com/2014/09/my-own-private-game-of-thrones-tour-in-dubrovnik/.   CURRENCY Mata uang Kroasia adalah Kuna  
      1HRK = Rp 2.750,-  
        VISA Karena Kroasia tidak masuk negara Schengen Area jadi butuh VISA untuk kesini. Namun kalau punya Visa Schengen MULTIPLE ENTRY minimal 1hari sebelum expired bisa masuk Kroasia tanpa visa. Jadi kalau mau ke Kroasia dari Eropa, pas apply Visa Schengen minta yang Multiple Entry ya! FOOD Saya nggak banyak info soal makanan karena saya Cuma makan roti, roti dan roti disini (maklum belum menyentuh menu restoran). Yang hemat ya roti dan pizza slice di sepanjang toko-toko kecil pinggir jalan. Kemarin juga sempet ada pameran gallery di Old Town, sebenernya sih ini seperti acara bukan ditujukan untuk turis karena nggak ada bahasa Inggrisnya, tapi orang asing bisa masuk kedalam. Free wine and Croatian traditional food inside ;D  
        ACCOMMODATION Akomodasi di Dubrovnik kebanyakan berada di kota. Kalau mau cari sekitar Old Town ada juga tapi mahal. Sedangkan kalau ke kota harus naik bus dulu karena jalan kaki lumayan jauh. Kelebihan kalau tidur di kota nyari makanan yang harga bersahabat masih banyak sedangkan di Old Town kebanyakan restoran. Yaa terserah selera aja mau tidur di daerah mana sesuai budget aja J  
        TRANSPORTATION   Untuk transportasi di dalam kota cuma ada bus aja. Untuk tarif sekali naik HRK 15 sedangkan 1day pass HRK30 untuk 24jam. Kalau hotelnya di kota mending beli 1day pass aja lebih hemat karena bisa buat pulang pergi ke Old Town.  
       
    • By baehaki
      Kroasia mungkin bukan menjadi tujuan utama para backpacker dunia. Para pecinta jalan-jalan kebanyakan lebih memilih destinasi seperti Italia, Belanda, Belgia, Spanyol ataupun Hungaria. Namun, ada negara yang jarang disebut oleh para pecinta traveler yang mempunyai mutiara tersembunyi.
       
      Kroasia sendiri merupakan sebuah negara yang terdapat di Eropa bagian timur dan adalah pecahan dari Yugoslavia. Dulunya, negara ini sering dilanda konflik. Tapi sepertinya sekarang sudah nggak terlalu terdengar berita mengenai adanya konflik perang di negara yang mempunyai pemain sepakbola terkenal seperti Davor Suker dan Alen Boksic ini.
       
      Nah, di Kroasia terdapat sebuah danau bernama Danau Plivice yang mempunyai pemandanga indah dan termasuk dalam kategori UNESCO World Heritage. UNESCO sendiri mulai mencatatkan tempat ini sebagai world heritage sejak tahun 1976, jauh sebelum Kroasia berdiri sebagai negara yang merdeka. Danau ini berada di arah selatan ibukota Zagreb dan di antara Pegunungan Mala Kapela, Gunung Dinaric Apls dan Gunung Medvedak.

       
      Sebagai daerah yang dikategorikan UNESCO World Heritage, Danau Plitvice ini juga dijadikan sebagai taman nasional oleh pemerintah Kroasia. Di tempat ini pun dipenuhi dengan aneka satwa seperti beruang cokelat, elang, serigala hingga berbagai macam jenis burung. Danau ini pun menjadi rumah beraneka tumbuh-tumbuhan yang menjadi penyangga kehidupan.
       
      Lokasi danau ini yang berada di pegunungan pun memberikan pemandangan yang sangat indah dan asri. Tempat seperti ini tentunya cocok bagi jalan2ners yang ingin berlibur sejenak melupakan rasa penat. Selain itu, warna air danau ini pun sangat cantik, bisa berubah-ubah sesuai dengan musim yang tengah berlangsung. Kadang air danau ini akan berubah warna menjadi hijau, biru atau abu-abu. Fenomena ini terjadi karena lokasi danau yang berada di daerah pegunungan sehingga tanahnya mengandung banyak mineral. Mungkin kalau di Indonesia fenomena seperti ini bisa dilihat di Kawah Putih Bandung yang juga sama-sama berada di daerah pegunungan.
        
      Keindahan lain dari danau ini adalah adanya air terjun kecil yang alirannya berasal dari 20 kumpulan danau yang membentuk danau Plitvice ini. Ya, danau Plitvice memang bukan sebutan untuk sebuah danau, melainkan kumpulan danau yang membentuk satu danau besar. Danau Plitvice ini juga terbagi menjadi dua bagian, yakni bagian atas dan bawah. Beberapa danau kecil yang ada di atas antara lain adalah Proscansko, Ciginovac, Galovac dan lain-lain. Sementara danau kecil yang ada di bawah antara lain adalah Kozjak dan Milanovac. Air terjun kecil inilah yang menjadi daya tarik utama dari danau ini.
       

       
      Kawasan taman nasional Pletvice ini juga merupakan salah satu hutan tertua yang ada di Eropa, dan baru ditemukan oleh orang-orang eropa pada tahun 1949. Hal inilah yang membuat UNESCO memutuskannya sebagai salah satu bagian dari World Heritage. Selain itu, danau ini juga diakui banyak orang sebagai salah satu danau terindah yang ada di dunia. Hmmm... kalau melihat keindahan tempat ini dari foto, memang tidak salah jika orang mengatakan hal tersebut.
       
      Akses menuju pusat danau juga tidak terlalu berat. Karena pemerintah Kroasia telah membangun jalan setapak yang bisa dilalui hingga ke pusat danau. Dan, jalan tersebut tertata dengan cukup baik. Namun, yang perlu diperhatikan kalau datang ke tempat ini. Kawasan Danau Pletvice ini adalah daerah yang banyak dihidupi oleh hewan liar. Dan, danau ini juga menjadi lokasi di mana para hewan tersebut mencari air. Terlebih hewan liar yang berkeliaran di sini termasuk hewan karnivora seperti serigala atau beruang.
       

       

       
      Untuk masuk ke taman nasional ini juga sangat mudah. Terdapat bus yang bisa ditumpangi di kota Zagreb yang bisa berhenti secara langsung di depan pintu masuk taman nasional. Dan, yang perlu diperhatikan, bus-bus di Kroasia memiliki kebiasaan seperti orang Indonesia, tidak ontime. Bisa datang lebih awal, bisa datang lebih lama.
       

       
      Lalu apa saja kegiatan yang bisa dilakukan di danau ini? Kebanyakan para wisatawan yang datang ke sini memilih untuk berjalan – jalan dan hiking. Dan yang perlu diperhatikan, wisatawan tidak diperbolehkan berenang di dalam danau, hmmm... sangat disayangkan. Lalu, apakah jalan2ers sudah pernah ke sini?  
    • By Stefanus Sanjaya
      AKu mancoba share pengalamanku mengunjungi sebuah fenomena alam yang jarang kita temui di tempat lain yaitu ke Danau kembar Buyan & Tamblingan (mungkin hanya di Kelimutu dimana kita bisa melihat sekaligus lebih dari 1 danau dalam 1 tempat). LEtak kedua danau ini berada de Desa Munduk, Buleleng. Sebenarnya letaknya gak jauh dari Bedugul. Dari Bedugul kita lurus terus gak lama di sebelah kiri akan tampak Danau Buyan, ada pertigaan kita belok ke kiri ( hati-hati belokannya sangat patah ke kiri hampir seperti putar balik ). Setelah menyusuri sepanjang Danau Buyan, kita akan ketemu dengan 1 titik dimana kita bisa melihat danau Buyan di sebelah kiri dan danau Tamblingan di sebelah kanan. Di tengah kedua danau dipisahkan oleh hutan yang masih rimbun. kita bisa parkir mobil atau motor di situ dan berpuas diri foto-foto sambil menikmati keelokan panorama danau kembar. Udara di situ dingin walaupun siang hari. Kalau mau kesana sebaiknya pagi hari, karena siang hari kabut tebal sudah turun dan perjalanan menjadi sangat berbahaya. Di sekitar tempat parkir ada atraksi foto bersama ular, iguana, kelelawar, kadal, dll dengan 30.000 kita bisa berfoto sepuasnya bersama semua binatang tersebut. Di depan tempat parkir terdapat sebuah hotel dan restoran, jadi kita gak perlu takut kelaparan. Cuma herannya, walaupun dekat dengan Bedugul, namun tidak banyak wisatawan lokal yang mengunjunginya, mayoritas wisatawan asing. Berikut foto-fotonya:
      Danau Tamblingan
      Danau Buyan
    • By Skyfall
      Berdasarkan perbincangan dengan jalan2er Silverline disini, saya akan coba review mengenai Danau Kembar 2 di Kabupaten Solok, Sumatra Barat ini.

      Kembar itu artinya serupa, bahasa lainnya identik. Akan tetapi, kalau danau kembar itu maksudnya tidak selalu ada danau yang serupa. Seringkali, danau kembar itu diartikan danau yang berdekatan (letaknya), atau danau yang punya sumber mata air yang sama.

      Danau kembar di Solok, termasuk dalam jenis danau yang disebut kembar karena kedekatan lokasinya, yaitu hanya berjarak 300m. Danau Diateh (dalam bahasa aslinya, dalam bahasa Indonesia disebut juga dengan Danau Diatas), berlokasi justru dibawah dari Danau Dibawah. Disebut Danau Diateh karna lebih dangkal dari pada Danau Dibawah. Mungkin merujuk pada atas permukaan dan bawah permukaan air.


      Sumber Gambar

      Hanya berjarak 1.5jam dari Bandara Tabing di Padang, Sumatra Barat, pemandangan menuju ke danau kembar ini menyegarkan mata, karna disepanjang jalan kita akan melihat tumbuhan hijau. Udaranya juga dingin karena danau berada di ketinggian di atas 1000m di atas permukaan laut. Jangan heran kalau jalan2ers akan menemukan perkebunan teh sesampainya di sana. Jika ingin bermalam disana, jalan2ers bisa menginap di Guest House milik PT Perkebunan Nusantara VI yang hanya berjarak 15km dari danau kembar.

      Bagaimana? Ada yang tertarik mengunjungi salah satu danau kembar di Indonesia? :)

      Baca lengkap mengenai Danau Kembar ini disini.