deffa

Facebooker Indonesia Itu Gak Suka Sharing

25 posts in this topic

Hola Momod Here !!!

 

Balik lagi dengan cuap cuap kepo saya di dunia Social Media

kali ini yang saya fokuskan di Facebook, karena FB tetap jadi socmed no 1 di Indonesia, walaupun sudah banyak SocMed2 lainnya

 

Facebooker Indonesia itu Gak Suka Sharing

 

Kenapa saya ambil judul itu karena berdasarkan pengalaman saya sebagai Social Media Expert, mempunyai beberapa akun Fanpage dengan total Fans Likes 400.000++ 

 

Yang saya perhatikan adalah habit mereka (facebooker). Jika kita perhatikan keseharian dari 3 tombol Facebook di bawah ini

post-6-0-78699000-1398841131_thumb.jpg

800 Likes dan 3 Share

 

Dari 3 tombol tersebut (Likes - Comment - Share) pasti kalian tahu mana yang facebooker indonesia paling favorit pake.

Yup, tombol Like atau Jempol itu memang favorit banget, terus perbandingan nya dengan tombol Comment mungkin 3 : 1 (3 Like. 1 Comment) masih ok lah ya. 

Nah gimana dengan tombol Share ? Bisa jadi perbandingan nya 100 : 1 (100 Like, 1 Share), kenapa bisa begitu ?

 

Tombol like / jempol ini bagi Facebooker Indonesia seperti sebuah status sosial, semakin banyak like yang di dapat, semakin populer lah update status yang dia bikin, sampai2 ada yang disebut FAKIR JEMPOL. Pasti kalian pernah dapet chat gini kan "KK bagi jempolnya dnk"

 

Kita lihat beberapa contoh akun Fanpage Indonesia dan kita perbandingkan dengan yang di luar negri berapa persentasi nya :

 

Air Asia Indonesia : 500 ribu ++ Fans Likes

post-6-0-23386700-1398842780_thumb.jpg

Di postingan ini 146 Likes dan 17 Share jadi perbandingan nya 7%

 

Air Asia Philipines : 700 ribu ++ Fans Likes

post-6-0-06335700-1398842699_thumb.jpg

Di postingan ini 832 Likes dan 174 Share jadi perbandingan nya 22%

 

Stand Up Comedy Indonesia : 200 ribu ++ Fans Likes

post-6-0-11551600-1398843136_thumb.jpg

Di postingan ini 1067 Likes dan 41 Share jadi perbandingan nya 2%

 

SGAG Singapore : 200 ribu ++ Fans Likes

post-6-0-82116600-1398843247_thumb.jpg

Di postingan ini 389 Likes dan 209 Share jadi perbandingan nya 80%

 

Kenapa bisa begitu ya padahal apa susah nya nge klik SHARE / BAGIKAN jika info itu BAGUS DAN BERGUNA, apakah di anggap promosi Fanpage tersebut jika klik SHARE ?

Saya rasa enggak juga, jika tidak suka dengan promosi, untuk apa dari awal mereka me LIKES / SUKA Fanpage tersebut, dengan kita me LIKES fanpage itu udah jelas kita akan mendapatkan apapun yang fanpage posting 

 

Analisa saya berpendapat tingkat berbagi facebooker indonesia itu masih rendah, mereka lebih suka meng "COPAS" materi yang di info kan oleh satu akun, dan dia posting kembali di akun masing2. 

 

Ada satu kasus lagi yang agak aneh dari Fanpage saya pribadi, jadi saya memberikan sebuah postingan informasi yang layak untuk disebarkan ke Fans saya, si akun B ini cukup dengan me Like / Jempol, lalu dia "COPAS" materi nya ke akun dia. Kemudian dia menceritakan hal tersebut mouth to mouth (chat / wall post) ke Temen2nya, dan akhirnya postingan itu pun nyampe lagi ke wall fanpage saya, seakan2 info tersebut berasal dari dirinya. 

 

Walaupun hal diatas mempunyai satu kesamaan yaitu menyebarkan informasi yang berguna, namun secara etika Kurang Baik.

Mungkin kalian punya pendapat lain silahkan di reply ya :D

 

Yuk biasakan klik SHARE / BAGIKAN 

 

NB : Analisa diatas berdasarkan data dari Fanpge pribadi saya dan beberapa Fanpage yang saya ikuti

Share this post


Link to post
Share on other sites

menurut gw sih cara share bisa dengan facebook or apapun tapi yang lebih penting isi konten yang di sharenya tersebut "benar" atau "engga benar" . sekarang ini menurut gw banyak orang baca berita yang "engga benar", maksud gw ga benar adalah, orang2 baca berita tapi hanya sekedar " baca" tanpa menelusuri lebih lanjut.

 

contoh : 

 

kalo lihat gambar ini : 

 

988435_733993763308047_1484868197_n.jpg

 

apa yang kita pikirkan ? dampaknya apa ? 

 

coba lihat hasil polling tersebut periode tahun berapa emang ini? 2004 or 2009?  kriteria yg korupsi itu juga tidak dijelaskan( misal: 40 orang golkar itu kasus korupsinya dimana daerahnya bagian apa saja dan berapa yang dikorupsi) kalo ternyata total korupsi 40 orang golkar dibanding 1 orang PKS lebih besar 1 orang PKS ini bagaimana ? 

 

contoh diatas hanya ilustrasi dari berita2 ngawur yang banyak dishare. 

 

kalo percaya berita asal2an begini ya gimana mau maju!!!

 

seharusnya kita lihat berita bukan hanya asal lihat dan baca, tapi menelusuri asal muasal kebenaran untuk selanjutnya disintesa sendiri. barulah share supaya benar berguna untuk orang lain. CMIIW. 

 

kalo masih banyak orang yang ga bisa "baca" dengan benar, menurut gw malah bagus kalo ga banyak pengguna facebook yang share, daripada banyak share tapi berita tersebut " engga benar" dan dampaknya lebih kearah negatif. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ameryudha

ya ada benar nya soal berita Benar dan Gak Benar untuk ukuran Facebook sangat banyak penyimpangan Konten yang seperti itu, berarti menurut anda balik lagi ketingkat penelaahan individu terhadap sebuah konten kan ya, kasarnya inteleknya cukup gak untuk membedakan berita Benar dan Tidak Benarnaru di share.

 

Apakah ada yang lain mau berpendapat ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ada benernya juga tuh... kebanyakan masih suka men'copas' tanpa mencantumkan sumbernya. yang mustinya tinggal klik share, tapi malah Copy isinya dan buat postingan sendiri... itu yang ane perhatikan di beberapa akun fanspage.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa 

Kebanyakan FP yang sering copas sekarang sudah pada saya unlike, malah menuh2in beranda dan beritanya sama saja dengan FP yang lain. Mungkin malahan lebih bijak para Blogger, walaupun copas masih mau mencantumkan link aslinya. Meskipun gak semuanya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@handoko89ndok

yup setuju makanya saya sekarang lebih milih Likes FP personal misal Band / Artis daripada Brand karena kalo brand belom tentu materinya asli, tapi FP saya semua nya asli loh *promosi :ngeledek

 

@Sari Suwito

ayo mba biasakan klik share ya :D

@deffa

Hahaha.... siiippp.... boleh deh ntar ane like tuh FP, apa namanya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Pembahasannya berat nih. Hehehe

Sebelumnya ini studi kasusnya di facebook aja? Kalo diliat dari fb mungkin iya, kebanyakan orang males ngeshare atau gak tau fungsinya tombol share itu apa :D

cuman kalo menurut pandangan saya orang indonesia gak terlalu pelit share. Buktinya banyak orang yang copas sebuah artikel dan itu salah satu indikasi orang kita gak pelit info.

Masalahnya:

- orang kita kurang sadar untuk mencantumkan sumber dari mana dia dapat info itu.

- orang kita juga pengen instan dengan cara copas seluruhnya tanpa diedit dulu. Sehingga tanpa mencari kebenaran suatu info tersebut.

Sedangkan kalo ditwitter misal, kita bisa share info dengan fitur retweet. Tinggal kita lihat elektibilitas akun yang akan kita retweet tweetnya dan mengkonfirmasi kebenaran info tersebut. Dan saya rasa cukup mudah dan banyak orang yang berbagi informasi. Hehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

@adeperdhana

ya di indonesia memang masih kurang untuk pelajaran etika ber internet (Copyright)

orang awam tau nya internet itu tempat mendapatkan semua informasi GRATIS

 

Kalo soal twitter memang lebih gampang dengan fitur RT nya dan biasanya (Copyright) nya udah ada disana dengan username kita tercantum di RT nya. Namun skala nya twitter di Indonesia itu masih SocMed no 2. Di indonesia Facebook masih tetap no. 1. Jadi pokok bahasan lebih di alihkan ke kebiasaan di SocMed no. 1 :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@adeperdhana

ya di indonesia memang masih kurang untuk pelajaran etika ber internet (Copyright)

orang awam tau nya internet itu tempat mendapatkan semua informasi GRATIS

Kalo soal twitter memang lebih gampang dengan fitur RT nya dan biasanya (Copyright) nya udah ada disana dengan username kita tercantum di RT nya. Namun skala nya twitter di Indonesia itu masih SocMed no 2. Di indonesia Facebook masih tetap no. 1. Jadi pokok bahasan lebih di alihkan ke kebiasaan di SocMed no. 1 :D

Okok. Hehehe

Mungkin sebelum menangkap sebuah info di sebuah akun facebook, alangkah baiknya di konfirmasi lagi dari sumber yang lain. Takutnya banyak akun palsu yang berkeliaran disana. Hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

@adeperdhana

ya ada benarnya juga karena tiap orang juga harus bisa memilih2 apa yang akan dia share, namun masalah diatas adalah Konten asli, Konten menarik, Likesnya banyak, tapi tetap share nya sedikit, itu yang terjadi pada facebooker indonesia.

Di atas saya udah kasih perbandingan antar Fanpage asli indonesia dan fanpage asli luar negri dengan konten2 menarik yang terbukti tingkat likesnya tinggi, cuma fanpage indonesia tingkat sharenya rendah :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa ga ada hubungan nya bukan sama intelektual tapi ini soal kebiasaan aja, coba deh biasanya kita baca ya sekedar baca, tapi kita ga dibiasain mencari sumber yang jelas, jangan sampe kita dapet sumber ga jelas sehingga informasi yang ditelan ya jadi salah. 

 

balik lagi ke topik lo, fb sependapat sama mas @adepherdana user ini kasus lo ini ga ngerti soal yang namanya "copyright" ya karena ga dibiasain nyari sumber yang benar.  dan bisa jadi user interface facebook pas kira  ngeshare ini buat orang indo ( kebanyakan ) tergolong "rumit" ga semudah lo "comment" or "like"

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ameryudha

kalo gw kan seperti yang gw tulis diatas dari data FB yang gw ikuti habit mereka ya emang kurang suka Sharing, gak masalah konten nya benar atau gak, menarik atau gak, bagi mereka cukup dengan menerima dan membaca udah mendapatkan kepuasan pribadi. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa yah kalo menurut gw sebagai orang yang baik harusnya kita menshare apa yang menurut kita bermanfaat untuk orang, bukan cuman hujatan, hinaan, atau apapun yang menjuru ke segi negatif. yang tidak layak ga usah di share. menurut gw juga, percuma kita share kalo emang ga bermanfaat untuk orang lain malah nimbulin fitnah dan prasangka negatif CMIIW. 

 

eh btw  gw baru ngeh , ada yg mau gw tanyain deh, ini lo cara ngitungnya gimana ? 

 

Air Asia Philipines : 700 ribu ++ Fans Likes

post-6-0-06335700-1398842699_thumb.jpg

 

Di postingan ini 832 Likes dan 174 Share jadi perbandingan nya 22%. 

 

kalo mau dibandingin apa ngga 1: 20,9 ya bukan 22%? atau ada cara itung lain, sorry kalo gw salah. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ameryudha

ya kalo lo itung pake skala perbandingan, bener 1 : 20,9 (20 Likes = 1 Share)

itungan gw kan persenan kurang lebih dari 832 likes cuma 20 an persen yang mau nge share, sama aja seh cuma tinggal cara pandang aja

 

ya back to topic dari contoh di atas gw cuma kasih contoh yang aku ikutin dan gw yakin konten mereka benar dan bisa dipertanggung jawabkan (kecuali kalo lo punya pendapat lain tentang konten mereka), jadi data analis gw juga dari konten yang mereka bikin.

 

Memang belom tentu juga misal konten air asia kasih promo orang bisa minat, semua itu kan balik dari pandangan orang tersebut. Tapi yang di permasalahkan tingkat mereka untuk share itu kurang, lebih menarik bagi mereka untuk like saja, atau karena udah cukup puas dengan like, atau karena tombol share itu tidak populer, atau karena tombol share di anggap promosi, atau karena lain hal yang membuat sebagian besar facebooker yang saya kasih contoh diatas kurang minatnya untuk share.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ameryudha

ya kalo lo itung pake skala perbandingan, bener 1 : 20,9 (20 Likes = 1 Share)

itungan gw kan persenan kurang lebih dari 832 likes cuma 20 an persen yang mau nge share, sama aja seh cuma tinggal cara pandang aja

 

ya back to topic dari contoh di atas gw cuma kasih contoh yang aku ikutin dan gw yakin konten mereka benar dan bisa dipertanggung jawabkan (kecuali kalo lo punya pendapat lain tentang konten mereka), jadi data analis gw juga dari konten yang mereka bikin.

 

Memang belom tentu juga misal konten air asia kasih promo orang bisa minat, semua itu kan balik dari pandangan orang tersebut. Tapi yang di permasalahkan tingkat mereka untuk share itu kurang, lebih menarik bagi mereka untuk like saja, atau karena udah cukup puas dengan like, atau karena tombol share itu tidak populer, atau karena tombol share di anggap promosi, atau karena lain hal yang membuat sebagian besar facebooker yang saya kasih contoh diatas kurang minatnya untuk share.

 

oh gitu, gw saran ya bro kalo mau dipersen setau gw  pernyataannya jadi gin bray, dari 834 yang nge like hanya 20,9% yang share. bener ga sih ? 

 

iya, menurut gw kalo hipotesis lo bener untuk orang indonesia, yg bisa facebook lakukan yaitu evaluasi tombol share dan cara share nya. tombol share mungkin ga semudah like dan comment ini . hehe. menurut pandangan gw sih gitu. yah semoga orang2 yg suka share berita/info yg berguna bukan yang hujat2an ga jelas kaya sekarang.  

Share this post


Link to post
Share on other sites

@ameryudha

ya ok thx saran lo bagus soal persenan

tapi intinya lo udah ngerti kan bukan hitungan persenan yang kita permasalahkan tapi rentang perbandingan antara Habit Facebooker Indonesia dan Facebooker luar negri itu beda jauh, misal gw tulis 15% juga tetep aja jauh kan bedanya :D

 

ya untuk facebooker indonesia tombol share terlihat banget bukan sebuah tuntutan sosial (status sosial) yang mungkin bisa di banggakan, maklum seh dari facebook FP yang gw ikutin itu rata Facebooker kelas C dan D jadi mungkin status sosial (khususnya di SocMed FB) masih berpengaruh :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By deffa
      Hola Deffa Here!!!
      Karena Januari 2018 nanti saya dan istri memutuskan untuk kembali mengunjungi Jepang, maka dari sekarang sudah membuat Itinerary nya. Karena cukup lama juga 12 hari dan mencakup beberapa daerah seperti: Osaka, Kyoto, Kobe, Takayama, Shirakawago, Tokyo, Yokohama, Chiba, dll.
      Jadi saya mau membagikan ke teman-teman semua Itinerary yang sudah kami bikin, dengan harapan semoga bisa berguna juga sebagai Referensi kalian. 
      Jika ada saran tambahan Destinasi dan Informasi berguna lainnya silahkan di Komentar ya. Thx u

      Jika ada yang mau versi PDF nya boleh silahkan ke Blog saya di 
      12 Days Itinerary in Japan: Kansai to Kanto
      Btw kali ini selain jalan berdua dengan istri saya juga membawa Bodyguard yaitu om @betmen hahahahah
      colek @twindry @Sahat @betmen @Dewi Julianti @Vernal Avianza @Yos
    • By kyosash
      Hello Jalan2ners
      Biasanya waktu luang pada ngapain yah?
      Kalau saya biasanya di-isi dengan nonton film atau cuplikan2 yang menarik.
      dan baru2 ini saya nonton cuplikan animasi durasi pendek dimana animasi ini berhasil mendapatkan beberapa Award termasuk nominasi Oscar "Best Short Animation" dengan judul "The Dam Keeper" 

      source: https://www.thedamkeeper.com/
       
      walaupun ceritanya simple tapi konsepnya cukup menarik perhatian saya, selama film berlangsung tidak ada percakapan sama sekali dan konsep animasinya bermain dengan cahaya dan bayangan menggunakan "Paint Brush/Cat Air".
       
      Bagi yg penasaran langsung saja di -
      https://www.youtube.com/watch?v=GR0z7UtTzY4
       
       
       
      Silahkan post disini disertai link bagi kamu yg ingin bagi2 sesuatu (cuplikan2 pendek, dll) yang menarik, lumayan untuk isi waktu luang, relaks mungkin juga bisa menghilangkan stress   
    • By Stefanus Ardhito Prasetya
      Halo teman teman jalan2,
      Saya lagi iseng bikin riset kecil2an
      pengen tau nih, kalo temen2 di sini pada suka "pamer" foto traveling di social media (instagram,fb, twitter, path,etc) mana sih? Dan kenapa suka post disitu?
      Kalo saya sendiri sih prefer di Instagram, soalnya saya suka tampilan yg simple dan feednya jelas isinya pasti gambar/video hehe. Lagian juga instagram enaknya ad discover jadi siapa tau foto saya di like sama orang random yg berpengaruh terus dpt followers banyak
      Kalo temen2 gmn,,
    • By hal9000
      Saya mau share aja gan pengalaman mengurus sendiri visa ini, mudah2-an bisa jadi referensi yg berguna. Visa ini memperbolehkan kita untuk travelling selama 1 tahun & bekerja untuk men-support travelling kita selama di australia. Syarat dasarnya: 
      Umur 18-30 tahun. Punya ijazah setara D3/S1 atau setidak-tidaknya pernah kuliah selama 2 tahun. Punya skill english level fungsional, dibuktikan dg score TOEFL/IELTS. Punya dana minimal AUD $5000 yang mengendap selama 3 bulan. Punya surat dukungan dari pemerintah RI. Syarat lengkapnya bisa cek di sini:
      http://www.immi.gov.au/visitors/working-holiday/462/indonesia/eligibility.htm
       
      Step pertama adalah mengurus surat rekomendari dari pemerintah RI. Syaratnya hampir mirip dengan syarat visanya sendiri. Bisa cek di sini: http://www.imigrasi.go.id/index.php/en/layanan-publik/rekomendasi-work-and-holiday-visa#persyaratan
      Surat ini hanya bisa didapat dari imigrasi jakarta, jadi saya yang berdomisili di daerah mau tidak mau harus ke jakarta untuk menyerahkan salinan (fotokopi) berkas dan wawancara. Sebelum ke jakarta, saya lengkapi semua salinan berkas, minta cap/stempel sana-sini (dari kampus, notaris, catatan sipil, dll.) karena syaratnya semua salinan harus disertifikasi. Setelah itu cari2 tiket promo ke jakarta
       
      Ketika di imigrasi jakarta saya diminta menyerahkan salinan dan menunjukkan berkas aslinya, jadi jangan lupa berkas asli harus dibawa semua Wawancaranya sendiri tergantung pewawancaranya, kadang ditanya & diminta jawab dalam english. Yang ditanyakan umumnya apa motivasi ke aussie, apa aja rencana di aussie, bagaimana cara mengenalkan budaya indo di aussie, dll. Kelar wawancara kita diminta tunggu dalam 5 hari surat rekomendasi akan dikirim via email.
       
      Step kedua setelah mendapatkan surat rekomendasi, ajukan semua berkas aplikasi ke AVAC jakarta, karena saya tidak di jakarta maka aplikasi dikirim via kurir yang ditentukan mereka. Selanjutnya AVAC akan meneruskan ke embassy aussie &  lalu dalam 1 minggu berikutnya kita akan menerima surat rujukan untuk medical checkup ke rumah sakit yg sudah ditentukan oleh embassy, umumnya cuma rontgen dada saja. Waktu itu saya rontgen di RS elizabeth semarang karena paling dekat dengan kota saya. Seminggu setelahnya, akhirnya visa saya digranted
       
      Rincian ongkosnya:
      Test TOEFL ITP       300rb Tiket PP JOG-CGK   700rb Biaya AVAC+kurir     230rb Biaya visa                   3,5jt Biaya checkup          240rb                             TOTAL : 4,9 jt
       
      NB:
      Lebih baik urus sendiri, kalo pake agen biaya akan lebih muahal dan tidak menjamin aplikasi anda akan diterima. Cek dulu kurs IDR-AUD, waktu itu saya bayar pake kartu kredit jatuhnya lebih murah karena kurs AUD sedang turun. Surat rekomendasi dari imigrasi itu gratis, jadi kalo diminta bayar oleh oknum jangan dikasih, laporkan saja ke kantornya. Kuota visa ada 1000 per tahunnya (mulai bulan juli 2012). Biaya visanya naik terus tiap tahun jadi kalo syarat berkas sudah lengkap secepatnya ajukan saja keburu biaya naik atau kurs AUD melesat lagi atau kuota habis.  
      Sekian, semoga berguna
    • By fariezetta
      Jejaring sosial merupakan media di mana anda bisa mencurahkan berbagai momen, perasaan, dan ide anda di dunia maya juga membaginya dengan semua temen-teman anda di akun media sosial anda. Namun anda pasti tahu bahwa tidak selamanya jejaring sosial bagus buat anda. Ada kalanya anda sebaiknya mengambil cuti atau bahkan berhenti selamanya bermain media sosial. Tapi menurut saya, mungkin lebih bijak kalau cuti aja dan kembali dengan lebih bijak dalam penggunaannya. Ada anda benar-benar sebaiknya tidak menggunakan media sosial untuk sementara, momen itu adalah ketika anda sudah mengalami beberapa hal berikut ini:     1. Ketagihan media sosial dan panik jika tidak bisa menggunakannya Salah satu alasan mengapa anda sebaiknya berhenti sementara dari media sosial adalah ketika anda sudah mulai ketagihan dengan media sosial tersebut. Anda merasa bahwa hidup anda kurang jika belum menggunakan media sosial. Bahkan, anda akan kesal ketika anda tidak bisa membuka jejaring sosial tersebut. Ketagihan yang berlebihan ini akan membuat anda panik dan seolah hidup anda berhenti jika anda tidak bisa mengunggah status atau melihat aktivitas orang lain di media sosial. Jika anda sudah mulai merasakan hal tersebut, sebaiknya anda mulai berhenti.   2. Tidak memedulikan orang lain di kehidupan nyata Salah satu efek media sosial adalah anda bisa terfokus dengan gadget anda tanpa memedulikan orang lain di sekitar anda. Anda mulai mengabaikan keluarga, sahabat, bahkan aktivitas lain yang lebih nyata. Hal ini bahaya karena anda tak bisa lebih memedulikan kehidupan media sosial anda ketimbang kehidupan nyata anda. Anda harus mulai meninggalkan media sosial jika sudah terlalu banyak kritikan dari orang di sekitar anda yang merasa diabaikan. Begitu juga dengan kegiatan atau pekerjaan anda yang terabaikan ketika anda terlalu fokus bermain media sosial. Anda harus bijak karena bermain media sosial bisa menyita waktu anda jika tidak dihentikan. Ia akan terus menyedot perhatian anda tanpa henti. Di situlah, anda harus berhenti.   3. Anda mulai merasa iri Ada hal yang baik secara sadar maupun tidak anda alami ketika bermain media sosial, yaitu perasaan iri ketika melihat postingan lain. Anda melihat bagaimana orang lain di media sosial anda melakukan kegiatannya. Misalnya jalan-jalan, makan enak, dan lain sebagainya. Jika anda mulai merasa iri dengan kegiatan mereka, maka sebaiknya anda mulai berhenti. Anda tidak bisa membandingkan diri dengan orang lain. Bersyukur adalah kuncinya. Karena itu, jika anda selalu iri dengan kegiatan orang lain, sebaiknya anda berhenti dan mensyukuri apa yang sudah anda dapat. Meski anda di rumah, anda bisa melakukan sesuatu yang juga bermanfaat. Ketika postingan orang lain malah membuat anda rendah diri berarti ada yang tidak sehat dan sebaiknya anda mulai mengurangi dan memperbaiki sifat tersebut.     4. Anda mulai merasa tidak diperhatikan Ada yang menarik dari sebuah studi tentang bagaimana like, love, RT, atau komentar memengaruhi para pengguna media sosial. Ketika seseorang mengunggah momen mereka baik itu foto, status, dan lain sebagainya ke akun mereka, like love dan komentar sangat berarti buat mereka. Padahal, ternyata, tidak semua like di facebook itu menyatakan bahwa ia benar2 suka momen anda. Ada yang hanya merasa suatu kewajiban melakukan hal tersebut ketika melihat postingan anda. Sebaliknya, sebagai pengunggah momen, ketika tidak ada yang memberikan like love komen dan sejenisnya itu ia bisa merasa sedih dan merasa rendah diri. Merasa momennya kurang disukai atau dia yang juga kurang disukai. Jika itu mulai anda rasakan, anda tidak bisa membiarkannya. Terlalu sempit menilai kualitas diri anda hanya dari banyaknya like love atau komentar di postingan anda. Jangan anggap semuanya terlalu serius dan nikmati kehidupan nyata anda. Menjadi pribadi yang menyenangkan di kehidupan nyata lebih penting.   5. Kehidupan mulai terusik Hati-hati para pengguna media sosial. Jika tidak mengatur keamanan dengan benar, bisa jadi anda mulai menjadi incaran para pengganggu. Karena itu, bijaklah dalam bermain media sosial dan tidak memberikan celah bagi para orang iseng dan jahil di dunia maya. 
    • By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Kali ini mau share tentang salah satu kegiatan unik dan menguntungkan di dunia social media yaitu Buzzer.
      Berawal dari pagi2 ketika sang #WhatsappExpert me WA saya minta tips cara jadi Twitter Buzzer
      yaudah saya coba bantu menurut pandangan dan cara yang saya gunakan.
       
      Buzzer ini identik dengan salah satu aplikasi social media yaitu Twitter.
      Dimana twitter ini merupakan aplikasi social media terbesar kedua di Indonesia FACT

       
      Jadi sekarang banyak orang berlomba2 untuk menjadi seorang Buzzer karena selain menyenangkan juga menguntungkan dan juga jika secara teori kerja nya sangat mudah dan penuh kreatifitas.
       
      Beberapa Jenis Buzzer Yang Saya Tahu :
       
      Ads Buzzer
      Buzzer ini sudah jamak di dunia per twitteran. Ciri utama nya Followers Original nya banyak.
      Cara mereka untuk mempunyai Followers banyak itu tidak lah mudah dan di butuhkan kreatifitas dan analisa yang bagus
      Akun twitter sebuah brand lebih disukai dari pada personal Pencitraan akan tema dari akun twitter yang kalian buat misal @pepatahku sesuai akun nya twitt pasti berisi pepatah dan wejangan2 sosial Informative sangat diperlukan dari tiap sisi, misal pada bagian profile cantumkan semua informasi brand yang diperlukan dengan detil. Time plan schedule. Kalian harus bisa menganalisa waktu2 kapan yang terbaik untuk mengeluarkan tweet kalian. Hal ini bisa dilakukan dengan analisa dan coba2 di jam2 tertentu bagaiman reaksi nya seperti RT atau Favorite atau Mention dll Penggunaan Hastag yang berlebih itu percuma, gunakan satu yang kalian rasa perlu. Paling bagus adalah menggunakan Salah Satu Hastag dari Trending Topic. Pilihlah yang relevan dengan tweet kalian Be Creative. Ya twitter itu cuma 140 karakter jadi pintar2 lah menggunakan kalimat yang menyentil orang untuk meRetweet. Apalagi jika twitter kalian ini berhubungan dengan website sebuah brand yang sedang di promo kan. Gunakan keywords yang mengandung SEO web tersebut. Mention lah Seleb Tweet atau Social Media Climber yang tentu nya mempunyai Followers banyak, dengan harapan beliau akan meng RT dan followersnya akan nyangkut menjadi followers kalian Interaction. Harus selalu ditanamkan jika ber sosial itu berinteraksi maka jika ada Interaksi pada akun kalian coba lah untuk selalu di jawab  
      Spam Buzzer
      Selain Ads Buzzer ada juga yang disebut Spam Buzzer. Kebalikan dari Ads Buzzer yang punya followers original banyak, Spam Buzzer mempunyai sedikit followers namun akun yang banyak. Fungsi nya ya untuk bom spamming ke tiap twitter misal akun2 politik seperti Pasukan Nasi Bungkus atau dlo saya pernah jalanin untuk kampanye PKB di JATIM @bangoma1 - 20
      Fungsi utama untuk spamming, jadi pilihlah target yang sesuai dengan kriteria Brand yang di promokan Bikin akun spam lebih dari 10 untuk cadangan, karena biasanya akun spam buzzer ini sangat cepat untuk di banned oleh twitter Pemilihan content yang tepat 140 karakter dan jelas, upayakan ke tiap twitter user yang di spamming kalimatnya di bedakan sedikit agar menghindari di banned twitter. Misal : tweet 1, pilih bang oma sebagai presiden RI. Tweet 2, pilihlah bang oma sebagai Presiden RI. Time plan juga penting karena ini sistem copas, jadi jangan terlalu cepat. Beri jeda 10 menit untuk tiap tweet per akun. Karena kalian tidak memerlukan followers, jadi yang penting disini berapa banyak tweet yang kalian keluarkan dalam 1 hari Goal utama nya adalah Building Awareness jadi biar orang tahu dlo tentang brand kalian itu langkah awal dari pencitraan  
      Personal Buzzer
      Walaupun saya bilang di atas Twitt Brand lebih disukai, tidak menutup kemungkinan Personal Twitt juga ada peminatnya. Hal ini di sebut dengan Seleb Tweet atau Social Media Climber
      Seleb Tweet, cara termudah adalah jika kalian Public Figure otomatis akun kalian mempunyai banyak followers dan dengan mudah bisa menjadi Personal Buzzer. Apalagi jika sudah menerima Verified Account dari twitter Social Media Climber, nah yang ini jika kalian bukan Public Figure tapi Climbing to be a Seleb Tweet. Biasanya tweet yang digunakan lebih mengarah kepada para Seleb Tweet (pro / Kontra) sehingga menimbulkan perdebatan aka Twit War yang mempunyai banyak efek seperti Followers bertambah dan dikenal secara social media Jika kalian bukan kedua hal tersebut bisa menjadi Personal Buzzer Normal. Biasanya mereka ini mempunyai followers yang cukup sehingga dapat menggunakan tools sebagai seperti SociaBuzz atau Goviral. Fungsinya untuk mendapatkan "Job" mempromokan suatu brand dan kalian dibayar tiap tweet tersebut. Karena ini tweet personal jadi mengenai Time Plan tidak begitu utama, namun perlu dipelajari  
      Tips untuk impact tweet kalian lebih baik gunakan lah beberapa Tools berikut :
      Hootsuite - is a must jika kalian juga berkecimpung di dunia Facebook Fan Page dan juga dliengkapi dengan analytic tools yang bagus namun harus bayar Bufferapps - auto time schedule nya sangat bagus untuk tweet impact kepada followers kalian Tweetdeck - is a must have if you choose to be a spam buzzer. Kalian bisa bikin 100++ akun dalam satu deck dan bisa di schedule sesuka hati. Salah satu tools favorit untuk membuat TRENDING TOPIC Klout - Apps ini untuk mengukur nilai akun kalian sudah sampai mana 0 - 100, biasanya nilai ini di minta ketika suatu brand ingin meng hire kalian menjadi buzzernya Jangan pelit Follow Back ya kecuali emang dilarang oleh Brand yang kalian promo kan Masih banyak tipe Twitter lainnya seperti Sponsored Tweet dan Verified Account.
      Namun hal ini suatu sistem berbayar dari Twitter dan biasanya digunakan oleh Brand dan Official Product

       
      Sekian tips dan saran dari saya mengenai pandangan dan pengalaman saya soal Twitter Buzzer
      Saya pribadi bukan buzzer aktif cuma pernah jadi Buzzer karena mengidolakan Bang Oma hahahahahha
      Semoga berguna ya yang pingin menjadi #SocMedExpert
    • By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Jadi pasti kalian pada tau Social Media saingannya Facebook bikinan Google ini
      Yak Google+ saya udah lama seh ber main di sini cuma kurang aktif, lebih sering di facebook n twitter
       
      Nah kali ini pengen aktif lagi dan nambah temen baru. Pas saya cek2 lagi fitur2 nya ternyata cukup menarik.
      Ya hampir mirip lah dengan Facebook tapi tampilannya lebih "Bersih" aja
       
      Ini Google+ saya di klik and add circle ya >>>>>> Deffa Utama
       
      Yuk di share Google+ nya disini biar semua tau dan bisa di add
       

       
       
      List Google+ :
       
      @Deffa >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>   Deffa Utama 
      @Dewi Julianti >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>    Dewi Julianti
      @Sari Suwito >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>    Sari Suwito
      @albertorazzi >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>    Albertorazzi
      @adel_lia >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>    Adel_lia
      @adeperdhana >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>  Ade Perdhana Putra
      @FadlanMom >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Yovita Resanti