• 0
everydaysunday

Turing Jogja - Milan dengan Vespa Skuter :)

Question

hai jalan2ers.....

udah tau orang yang namanya ANDY LEEANO??

20120604115429412.jpg

yapp, dia seorang pemandu wisata yang sedang melakukan sebuah misi mulia dengan melakukan perjalanan darat menggunakan vespa skuter dari Jogja - Milan (Italy) - jarak +- 27.000km, tidak lain adalah untuk memperkenalkan Indonesia di mata dunia. karena jika ia sukses melakukannya, dia adalah orang pertama di dunia yang melakukannya :)

sayangnya, berita terakhir dia harus berhenti di Turki, salah satu negara perbatasan asia - eropa, dan rencana hari ini ia akan kembali ke Indonesia, unutuk beristirahat, dan akan melanjutkan perjalannya di bulan april 2013, soalnya dari kedutaan RI d Turki tidak menyarankan karena selain udara ekstirm, kendaraan khusus saja yang bisa melawati salju tebal :)

wahhhh, keren juga yaaaa..... tetep semangat buat bang Andy, semoga misi mulia nya tercapai :D

20120601Andy-Leeano-menuju-italia-010612-nov.jpg

sumber gambar : antaranews.com

553585_462552593788579_1636709023_n.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

6 answers to this question

  • 0

wow keren....

boleh nebeng gak yah?

sekalian liburan gratis naik vespa keliling dunia.

hahahaha...

ngomong2x, di foto dia mekakai blangkon terus. apa dia juga bakal jadi manusia pertama yang mengelilingi dunia dengan sepeda motor tampa memakai helm yah?

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

ngomong2x, di foto dia mekakai blangkon terus. apa dia juga bakal jadi manusia pertama yang mengelilingi dunia dengan sepeda motor tampa memakai helm yah?

iya nih, gimana donk yaa masalah helmnyaaa hehe

tapi ide n niatnya briliant bangettt.. mungkin beberapa dari kita juga udah ada kepikiran ya buat beginiii.. tapi yg terwujud pertama baru mas ANDY :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Kaywina Suraja
      Hi.
      Salam kenal untuk teman-teman di Jalan2.com. Ini post pertama saya di Jalan2.com dan mohon feedbacknya terkait dengan post-an agar saya dapat menceritakan pengalaman traveling saya kepada teman-teman semua dengan lebih baik. Boleh dilihat juga blog saya meskipun baru 1 post di http://vakaytion-essential.blogspot.com/.
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------
      Belitung?? Yes. 
      Bulan Mei 2017, saya pergi ke Pulau Belitung for weekend getaway. Meskipun saya pergi ke Belitung sudah cukup lama di tahun 2017, saya akan tetap share tentang keindahan pulau ini. 
      Saya sudah cukup lama (dari tahun 2013) ingin pergi ke Belitung, tetapi baru tahun 2017 saya berkesempatan untuk pergi dan explore Belitung.
      So, I checked one of my travel bucket lists.
      Mengapa Belitung menjadi salah satu my travel bucket list? Banyak orang yang mengatakan bahwa di Belitung hanya berisi pantai dan tidak ada mall seperti di Jakarta. Yes! Itu benar sekali di Belitung hanya ada pantai saja dan let me tell you that having a vacation in Belitung is totally worth it! Apalagi kita sebagai orang yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta dan kota - kota besar lainnya di Indonesia.
      First time landing in Belitung Island, pemandangannya sangat berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hamparan gunung dan pohon - pohon menyambut saya pertama kali saat landing di Bandara H.A.S Hannadjoeddin. Udaranya pun masih sejuk, tidak ada polusi, dan langitnya juga masih berwarna biru cerah serta dikelilingi oleh awan putih. Bener - bener scenery yang tidak akan didapatkan di Jakarta. 
      Sebagai orang yang baru pertama kali ke Pulau Belitung, Belitung Island is so beautiful.
      Selama 3 hari di Belitung, saya stunned dengan keindahan alamnya. 
      Pantai - pantai di Belitung yang masih bersih dengan pemandangan laut yang biru dan dihiasi dengan langit biru dan awan putih. Keindahan bawah laut di sekitar Pulau Lengkuas masih benar-benar terjaga dan sangat indah untuk dilihat. This makes Belitung Island become one of top diving spots in Indonesia. Batu - batu tinggi dan besar yang berada di Pantai Laskar Pelangi membuat pantai tersebut menjadi sangat indah. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika menikmati sunset di pantai ini dengan pemandangan laut lepas dan berada di atas batu yang besar. You will never get this moment in Jakarta. 
      How do I get there?
      Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara H.A.S Hannadjoeddin, Tanjung Pandan. Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Pandan memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap hari ada penerbangan yang menuju ke Tanjung Pandan dari pagi hari sampai sore hari dengan maskapai dosmetik. Sebaiknya mengambil penerbangan pagi hari untuk ke Belitung dan sore hari untuk balik ke tempat asal. 
      Selama di Belitung, lebih baik menyewa mobil atau mengambil local tour di sana karena sedikitnya transportasi umum. Tempat wisata di Belitung juga berjauhan sehingga membutuhkan mobil untuk pergi ke sana.
      Where do I stay?
      Selama 2 malam di Belitung, saya menginap di 2 hotel yang berbeda. Hari pertama, saya keliling daerah Belitung Timur dan menginap di Guest Hotel Belitung Timur. Hari kedua, saya pindah ke daerah Belitung Barat. Di Belitung Barat, saya menginap di Puncak Hotel.
      Dari sisi harga, hotel yang sangat inapkan di Belitung murah dan affordable. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan, hotel ini OK untuk diinapi. 
      How much does it cost?
      Berlibur di Belitung menghabiskan uang sekitar Rp 2.500.000,- dan sudah termasuk tiket pesawat, hotel, dan makan (sarapan, lunch, dan dinner), tetapi tergantung dengan tanggal keberangkatan.
      I suggest you to take the local tour if you want to go there.
       
      Additional
      3 hari adalah waktu yang cukup untuk berlibur dan menghabiskan waktu di Belitung. Kalian sudah banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat - tempat yang bagus di Belitung.
      Berikut adalah itinerary selama di Belitung 3 hari 2 malam.
      Day 1 
      - Kota Gantung Belitung Timur 
      - Replika Sekolah Laskar Pelangi 
      - Museum Kata Andrea Hirata 
      - Kampoeng & Rumah Ahok 
      - Klenteng Dewi Kwan Im 
      - Pantai Burung Mandi
      Day 2 
      - Pantai Tanjung Kelayang 
      - Island hopping (Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas (snorkeling spot), Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar (lihat bintang laut))
      - Pantai Laskar Pelangi/Tanjung Tinggi
      Day 3 
      - Bukit Berahu 
      - Danau Kaolin

      Replika Sekolah Laskar Pelangi
      Tempat yang pertama dikunjungi di Belitung adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Lokasi replika sekolah ini berada di Belitung Timur yang berarti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari airport menuju tempat ini. Sekolah ini memang bukan tempat syuting dari film Laskar Pelangi, tapi bolehlah untuk dikunjungi apalagi sudah jauh-jauh pergi ke Belitung.

      Museum Kata Andrea Hirata
      Next, tempat yang tidak jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Dari Sekolah Replika Laskar Pelangi hanya berjarak beberapa kilometer saja. If you are a big fan of Laskar Pelangi & Andrea Hirata, you should go to this museum. Karena saya bukan penggemar dari film Laskar Pelangi dan Andrea Hirata, saya tidak masuk ke dalam so I can't give the review for this. Dilihat dari depannya saja, tempat ini OK untuk dikunjungi.

      Burung Mandi Beach
      Pantai Burung Mandi terletak di Belitung Timur dan suasana di pantai ini benar-benar sepi. Untuk menambah foto dan mempercantik feed instagram, kalian dapat sepuasnya berfoto-foto di tempat ini. Pantai ini juga cocok bagi kalian yang menyukai ketenangan karena pantai ini benar-benar sepi.

      Tanjung Kelayang Beach (heading to islands)
      Untuk hopping island, starting pointnya adalah Pantai Tanjung Kelayang. Dari pantai ini, saya memulai perjalanan untuk melihat keindahan pulau - pulau kecil di Belitung. For your information, perahu yang digunakan untuk hopping island adalah seperti yang ada pada foto di atas dan harga sewa perahu bervariatif. Pantai ini juga menyediakan jasa penyewaaan alat - alat snorkeling bagi kalian yang ingin snorkeling. Sebaiknya island hopping dilakukan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

      *view from boat* Lengkuas Island
       
      Salah satu pulau yang terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas yang identik dengan mercusuar. Saat pergi ke Pulau ini, mercusuarnya tidak dapat dikunjungi sehingga tidak bisa melihat pemandangan dari atas. Di pulau ini, kalian bisa foto - foto di depan mercusuar atau di batu - batu sebelum kalian bersnokeling di sekitar Pulau Lengkuas.

      *view from Lengkuas Island*

      Lengkuas Island

      Add caption

      Laskar Pelangi Beach / Tanjung Tinggi Beach
      Yups! Di sini tempatnya untuk kalian berfoto-foto di batu tinggi seperti di film Laskar Pelangi. Pasti banyak yang penasaran di mana dapat foto dengan batu tinggi di Belitung, jawabannya adalah di pantai Laskar Pelangi. Pantai ini adalah tempat syuting film Laskar Pelangi. Banyak hal yang bisa kalian lakukan di sini seperti menikmati sunset di atas batu tinggi, foto-foto di antara batu tinggi, bermain canoe, atau berenang di laut karena lautnya sangat tenang.
      Menikmati sunset di atas batu tinggi dengan laut yang tenang dan langit yang indah adalah momen yang unforgettable dan ga bisa didapatkan di Jakarta. You should go here and enjoy the sunset.

      *enjoying the scenery before sunset*

      *enjoying sunset at Laskar Pelangi Beach*

      Kaolin Lake
      Last but not least, destinasi terakhir yang gua kunjungi di Belitung adalah Danau Kaolin. Danau ini terbentuk akibat dari penambangan timah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas pesawat saat mau mendarat di Belitung.
      Kalau kalian ingin pergi liburan singkat dengan budget yang low, you can choose Belitung as your destination. It's totally worth it to get lost in Belitung Island. 
      Note: Photos were taken with Iphone 5s and edited with VSCO cam. 
      Please kindly subscribe my blog: http://vakaytion-essential.blogspot.com/ and follow my instagram: kaywinas for the updates.
       
    • By Dantik
      Hari 1, 5 Mei 2018 : Athena
      Hari 2, 6 Mei 2018 : Roma – Day 1
      Hari 3, 7 Mei 2018 : Venice
      Hari 4, 8 Mei 2018
      Pagi ini kami sudah berada kembali di Roma. Setelah perjalanan selama 6,5 jam menggunakan kereta Trenitalia dari Venice S. Lucia ke Rome Termini. Naik kereta jauh lebih nyaman dibandingkan naik bus, walaupun hanya kelas ekonomi. Kita masih bisa mendapatkan harga murah jika memesan jauh-jauh hari, biasanya 3 bulan sebelum keberangkatan tiket sudah bisa dipesan. Tidak seperti pembeli yang kami temui di Stasiun dengan kelas yang sama tetapi harganya jauh lebih mahal karena membeli on the spot.
      Dari Rome Termini kami ke penginapan dulu untuk cek-in. Kami menginap di Marghera House dekat sekali dengan Stasiun Rome Termini, hanya berjarak sekitar 50 meter. Penginapan yang awalnya menurut kami kurang menyakinkan, tetapi setelah masuk kami merasa “feel like home”.
      1.Vatican City
      Itinerary hari ini adalah Vatican City, kami menggunakan Metro Line A Termini – Ottaviano-San Pietro. Waktu kami berjalan menuju Vatican Museum,banyak sekali yang menawarkan jasa Skip the Line. Memang Vatican City adalah tujuan “Must See” klo ke Roma, makanya ga heran klo banyak yang menawarkan jasa Skip the Line. Setelah tawar-menawar rata-rata mereka memberikan harga yang sama yaitu 2x-3x lipat harga normal. Tapi kalo mau mengantri harus siap-siap mengantri lama karena antrian yang panjang. Akhirnya kami hanya foto-foto di St. Peter’s Square.



      2. Castel Sant’ Angelo
      Setelah itu kami berjalan menuju Castel Sant’ Angelo, yang berada tidak jauh dari Vatican.

      3. Chiesa Nuova
      Dari Castel Sant’ Angelo kami berjalan ke Chiesa Nuova.

      4. Piazza Navona
      Kemudian kami ke Piazza Navona melewati Palazzo della Cancelleria. Di sini ada 3 fountains, di tengah adalah yang terbesar. Sayang, cuaca hari ini kurang mendukung karena langit mendung dan sudah mulai gerimis.


      5. Santa Maria ad Martyres Pantheon
      Saat perjalanan ke sini hujan sudah mulai sedikit deras. Beruntung kami berada di sini sehingga kami bisa berteduh walau sebentar.
      Pantheon mendapat cahaya dari sinar matahari yang masuk melalui atap. Tepat di atas kubah ada bukaan bulat. Jika hujan, air yang turun dari bukaan mengalir ke dalam lubang di lantai.

      6. Trevi Fountain
      Tidak akan lengkap kunjungan kita ke Roma bila tidak mengunjungi air mancur yang terkenal ini. Walaupun hujan, tidak mempengaruhi wisatawan yang ingin berfoto di depan Trevi Fountain.
      Pada dahulu kala diadakan kontes untuk merancang air mancur baru. Banyak arsitek penting yang berpartisipasi, tetapi pada akhirnya desain air mancur inilah yang memenangkan kontes. Trevi Fountain adalah air mancur terbesar di Roma. Ada di Piazza di Trevi. Konon katanya bahwa “Jika Anda melempar koin ke dalamnya air mancur dengan punggung Anda berbalik, Anda akan datang kembali ke Roma ”. Untuk alasan inilah banyak turis melempar koin ke dalam air mancur dan air mancur selalu penuh dengan koin. Koin-koin ini kemudian dikumpulkan dan digunakan untuk amal.

      7. Quirinale


       
      Karena hujan yang tidak berhenti, tidak banyak yang bisa kami kunjungi lagi. Kami sudah menunggu sampai malam, dan akhirnya harus pulang kembali ke penginapan.

    • By Dantik
      Hari 1, 5 Mei 2018 : Athena
      Hari 2, 6 Mei 2018 : Roma
      Hari 3, 7 Mei 2018
      Setelah perjalanan selama 6,5 jam dari Roma menuju Venice, akhirnya kami turun di Venezia (Tronchetto) – P.le People Mover Isola Nova. Tronchetto ini adalah tempat Bus and Car parking. Jadi seandainya kita sewa mobil pribadi dari Roma ato daerah lain ke Venice, kita harus parkir di tempat ini. Pengalaman naik Bus Center tidak seenak naik Flix Bus. Menurut kami Flix Bus lebih nyaman dari Bus Center. Dari segi tempat duduk, wifi, charger maupun toilet. Untung pulangnya naik kereta.

      Sebelumnya kami ke WC dulu untuk cuci muka dll karena People Mover baru buka pukul 08.00. People Mover menghubungkan Tronchetto dan Piazzale Roma. Harga tiket untuk sekali jalan 1.50 euro. Setelah People Mover beroperasi, kami adalah orang yang pertama karena di Tronchetto ini belum banyak orang seperti di Piazza Roma.

      1. P.Le Roma
      Tronchetto dan Piazzale Roma adalah satu-satunya tempat di Venice yang dapat diakses oleh mobil, bus dan trem. Di sini juga terdapat Vaporetto Piers yang bisa membawa kita kemana saja menggunakan Vaporetto (bus air). Piazzale Roma termasuk tempat yang tersibuk di Venice.

      Calatrava bridge adalah jembatan pertama yang kami lewati. Jembatan ini adalah salah satu dari 4 jembatan yang melintasi Grand Canal di Venice, yang menghubungkan Stasiun Kota dengan Piazza Roma. Dulu saya pernah nonton di NatGeo bahwa jembatan ini merupakan salah satu kesalahan konstruksi yang fatal karena panel kaca yang licin. Akibatnya pemerintah setempat harus merogoh kocek lagi untuk merenovasi jembatan tersebut.
      2. Basilica Dei Frari
      Dari Piazza Roma kami berjalan melewati Stasiun Santa Lucia menuju jembatan kedua yaitu Scalzi bridge.

      Sepanjang jalan kami melihat orang-orang lokal yang saling menyapa satu sama lain. Setiap gang-gang kecil yang kami lewati belum terlihat toko-toko yang buka hanya beberapa saja yang baru mulai menata barang-barangnya. Banyak juga toko yang menjual pernak-pernik karnaval, kain, hiasan kaca dan lain2. Akhirnya kami sampai di Basilica Dei Frari.

      3. Galleria Dell’Accademia
      Dari Basilica Dei Frari kami berjalan ke Galleria Dell’Accademia melewati Scuola Di S.Rocco dan Ca’Rezznico.

      Setelah sampai di Galleria Dell’Accademia, kami melihat jembatan ke 3 yaitu Accademia bridge sedang di renovasi. Sayang, kami tidak bisa mengambil foto di depan jembatan Accademia.

      4. Santa Maria Della Salute
      Kemudian kami berjalan menuju Santa Maria Della Salute. Dari kejauhan gereja ini sudah terlihat dengan kubah hijau yang besar.


      Ga kebayang klo kami sedang berada di Venice, hihi… macam mimpi aja (sambil saling memandang).

      5. Basilica Di S.Marco
      Dari Santa Maria Della Salute kami menyeberang menggunakan Traghetto. Klo kamu ingin coba naik gondola tapi ga ingin bayar mahal, mungkin naik Traghetto bisa menjadi pilihan. Traghetto adalah kapal penumpang yang melintasi Grand Canal di Venice. Traghetto itu adalah gondola besar tanpa hiasan busur, kursi yang dirajut, dan hiasan mewah lainnya. Mereka didayung oleh dua pendayung: orang yang berdiri di belakang penumpang seperti pendayung gondola tradisional, yang lain lebih dekat ke haluan. Carilah Traghetto Pier terdekat, biaya 2 euro per orang.

      Setelah menyeberang kami menuju Basilica Di S.Marco. Masuk melalui Correr Museum di sini banyak sekali wisatawan, baik yang mengantri untuk masuk ke dalam Basilica Di S.Marco maupun hanya berfoto di Piazza S.Marco.


      6. Ponte Dell’Arsenale
      Sebelum sampe di Ponte Dell’Arsenale kami melewati Chiesa S.Zaccaria, Chiesa Di S.Giovanni In Bragora dan Ca’ Di Dio. Akhirnya kami sampe juga di Ponte Dell’Arsenale setelah berjalan seharian dan tidak tahu sudah seberapa jauh kaki ini melangkah.

       
      7. Chiesa S. Maria Formosa
      Ponte Dell’Arsenale adalah titik terjauh perjalanan kami, kemudian kami kembali ke arah barat yaitu perjalanan pulang ke Stasiun Santa Lucia. Kami berjalan melewati Chiesa Dei Greci, Chiesa Di San Lorenzo.

      Karena kaki sudah keriting ada beberapa yang kami skip diantaranya Chiesa Di S.Giovanni E Paolo dan S.Maria Nova Church.

      8. Ponte di Rialto
      Ponte di Rialto adalah jembatan ke 4 di Venice. Jembatan yang paling terkenal dan pertama kali dibangun menyeberangi Grand Canal. Jembatan ini sudah mengalami renovasi dari bentuk awalnya yang terbuat dari kayu.

      Ponte di Rialto ini adalah last trip kami sebelum kami kembali ke Stasiun Santa Lucia. Dari sini lah kami merasa “Lost in Venice” karena banyak sekali marka jalan menunjuk arah yang sama. Sudah beberapa kali salah jalan, karena wisatawan menyebar ke segala arah membuat kami tidak bisa berpatokan pada arah yang kami tuju. Akhirnya kami menemukan jalan yang sama pada waktu kami berangkat. Dari situ segalanya mudah sampai kami ketemu Scalzi Bridge, lalu Stasiun Santa Lucia.
      Kami menunggu di depan Stasiun Santa Lucia sampai jadwal keberangkatan kereta kami tiba. Kami menggunakan Trenitalia dari Venice S. Lucia ke Rome Termini dengan harga 19.90 euro.

       
    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu, teman saya, seorang WNI yang menikah dengan pria Jepang, menceritakan kebingungannya mencari oleh-oleh khas Indonesia setiap kali akan berkunjung ke keluarga suaminya di Jepang. Adik saya yang menikah dengan pria Belanda pun kerap kebingungan mencari oleh-oleh untuk mertua tercinta. Dan saya rasa, teman maupun adik saya itu bukanlah satu-satunya yang kerap merasa bingung setiap kali mencari oleh-oleh khas Indonesia untuk dibawa ke luar negeri. Biasanya, yang bingung-bingung itu karena mereka terlalu memikirkan hal-hal berikut ini:
      1.Dari sekian banyak produk khas daerah di Indonesia ini, oleh-oleh apa sih yang paling merepresentasikan Indonesia?
      2.Oleh-oleh apa yang tahan dibawa untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki kemasan yang oke namun tetap terkesan Indonesia banget?
      3.Oleh-oleh apa ya yang kira-kira disukai oleh orang diluar Indonesia, apalagi diluar wilayah Asia tenggara? Soalnya kan selera mereka mungkin saja beda dengan selera orang Indonesia atau orang Asia
      Berikut saya ingin berbagi beberapa jenis oleh-oleh khas Indonesia yang cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau kerabat atau mungkin calon relasi bisnis yang ada di luar negeri, khususnya yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia. Oleh-oleh dibawah ini berdasarkan pengalaman saya beberapa kali memberikan oleh-oleh (minimal memberikan ide) untuk mereka yang berada jauh diluar Indonesia. Saya sengaja nggak menyebut produk khas per-daerah supaya teman-teman bebas mengembangkan imajinasi dan mengeksplorasi produk khas daerah masing-masing dari ide-ide berikut ini. Untuk alternatif oleh-oleh lainnya, bisa mampir ke thread yang sudah lebih dulu ada: Oleh-oleh apa yang khas Indonesia? 
       
      1. Kopi
      Saya cinta kopi walau sebatas pecinta kopi sachetan saja. Dan bicara tentang kopi, Indonesia memiliki beberapa jenis kopi yang khas yang mungkin saja sulit ditemukan diluar negeri. Berhubung akhir-akhir ini banyak produsen kopi yang mengemas kopi Indonesia dengan kemasan yang cantik, saya rasa kopi layak banget untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.
      Tips: coba cari produk kopi khas daerah masing-masing, jadi jangan terpaku dengan merk kopi yang banyak ditemukan di supermarket. Contohnya saja Kopi  Oey Jalan Braga, termasuk oleh-oleh kopi khas dari Bandung. Saya pernah juga memberikan oleh-oleh kopi Bali untuk oleh-oleh dan rata-rata kopi Indonesia selalu diterima dengan senang hati.
       
      2. Rokok kretek
      Walau saya anti rokok, namun saya mengakui jika rokok kretek termasuk salah satu produk khas Indonesia. Rokok kretek bisa jadi oleh-oleh khas Indonesia karena biasanya (sepanjang yang saya tahu) rokok di luar negeri (wilayah survei: Jepang dan Belanda) rata-rata tipenya mild. Biasanya mereka yang perokok berat akan suka diberikan oleh-oleh rokok kretek dari Indonesia.
       

      Foto 02:
      Salah satu merk rokok kretek Indonesia yang populer secara internasional [foto: wikimedia/creative commons]
       
      3. Sambal
      Sambal mungkin termasuk salah satu produk khas di wilayah Asia. Dan Indonesia termasuk negara yang juga mencintai sambal. Jadi kenapa nggak memberikan oleh-oleh sambal sebagai produk khas Indonesia? Tentunya pilih yang kemasannya oke dan tahan untuk dimasukkan dalam bagasi pesawat.
      Tips: jika ingin memberikan oleh-oleh sambal untuk mereka yang kurang terbiasa dengan rasa pedas, sebaiknya pilih sambal yang rasanya ringan dan tidak terlalu pedas.

      Foto 03:
      Contoh sambal dalam kemasan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      4. Makanan ringan
      Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari merupakan oleh-oleh khas Bandung yang populer. Tapi kedua jenis makanan tersebut agak sulit untuk dibawa keluar negeri (khawatir hancur jika dimasukkan dalam bagasi) sehingga kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia. Begitu juga dengan cemilan khas Indonesia lainnya seperti kembang goyang dan batagor. Wah, bisa-bisa hancur atau basi saat dibawa untuk perjalanan jarak jauh.
      Nah, jika memang ingin membawa oleh-oleh makanan, coba deh pertimbangkan untuk membeli oleh-oleh makanan kering dan punya kemasan menarik. Misalnya saja, aneka keripik singkong pedas, keripik pisang, atau mungkin dodol garut. Atau bisa juga membeli kerupuk mentah untuk digoreng sendiri.

      Foto 04:
      Keripik pisang dalam kemasan yang cukup menarik [foto: CamilanCamilun/wikimedia]
       
      5. Bumbu khas Indonesia
      Percaya atau tidak, teman saya yang warga Jepang suka banget kalau diberi oleh-oleh bumbu pecel lho! Itu menandakan jika bumbu khas Indonesia pun bisa dan layak dijadikan oleh-oleh yang mewakili Indonesia.
       
      6. Batik dan kain khas Indonesia
      Batik merupakan kain khas Indonesia. Jadi kenapa tidak memberikan batik sebagai oleh-oleh? Jangan hanya terpaku pada kain batik meteran saja. Kalian bisa lho memberikan batik sarimbit sebagai oleh-oleh, maupun batik yang sudah diolah menjadi produk lain seperti tas dan sepatu. Intinya, cari yang praktis namun menarik. Dan kain khas Indonesia tak hanya batik. Ada ulos, songket, dan banyak lagi. Bahkan dress pantai khas Bali pun menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho!

      Foto 05:
      Batik dalam bentuk produk fashion jadi juga cukup menarik dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      7. Teh
      Selain kopi, Indonesia juga memiliki banyak teh lokal yang memiliki rasa yang khas. Coba deh jangan melirik merk-merk teh yang mainstream dan banyak ditemukan di supermarket. Carilah produk-produk teh khas daerah kalian dan jadikan itu oleh-oleh yang mewakili Indonesia.

      Foto 06:
      Contoh teh khas Indonesia [foto: Midori/wikimedia]
       
      8. Produk spa dan kecantikan
      Spa termasuk salah satu perawatan kecantikan khas Indonesia yang banyak disukai oleh warga negara asing. Berhubung saat ini sudah banyak produk spa dan kecantikan lainnya yang dikemas cantik dan bisa digunakan untuk perawatan di rumah, coba deh memberikan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh. Saya pribadi beberapa kali memberikan set produk body lotion/body scrub/body butter dengan wangi khas Indonesia sebagai oleh-oleh dan ternyata produk-produk spa tersebut cukup disukai lho.
       
      9. Produk seni khas daerah
      Rasanya, masing-masing daerah di Indonesia memiliki produk seni yang khas, yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Sebut saja wayang golek, wayang kulit, angklung, dan lain-lain. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh yang relatif aman untuk siapa saja karena tidak untuk dikonsumsi, alias untuk pajangan saja.
       
      10. CD musik
      Saya rasa nggak banyak yang terpikir untuk memberikan CD musik penyanyi Indonesia sebagai oleh-oleh. Saya sendiri berani mengusulkan ini berdasarkan pengalaman memberikan CD musik untuk oleh-oleh adiknya adik ipar (WN Belanda). Ceritanya, saya sedang bingung akan memberikan oleh-oleh apa. Karena saya dapat informasi jika dia pecinta musik metal, saya pun iseng-iseng memberikan CD Power Metal dan Jamrud. Dan kalian tahu endingnya bagaimana? Sekarang dia jadi fans berat Jamrud! Yay, saya dapat teman Jamers baru!
      Daftar di atas saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman ada yang mau berbagi pengalaman aneka oleh-oleh khas Indonesia, ditunggu sharing-nya. Sebagai penutup, saya ingin berbagi tips bagi yang ingin mencari produk khas Indonesia sebagai oleh-oleh:
      1. Percaya dirilah dengan produk-produk khas Indonesia. Jangan terlalu memikirkan ini layak nggak untuk jadi oleh-oleh maupun produk ini kira-kira sesuai standar barat nggak ya, karena pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuat kita nggak pede dengan produk dalam negeri. Kalau kita sendiri nggak pede, gimana kita bisa meyakinkan orang lain kalau produk khas Indonesia itu bagus?
      2. Berpikir sederhana. Jangan karena semangat ingin memberikan oleh-oleh yang "wah" akhirnya malah membuat kita melupakan esensi dari oleh-oleh, salah satunya untuk menyambung silahturahim dan juga memperkenalkan produk khas Indonesia. Berpikirlah sederhana dan kreatiflah, karena bisa jadi produk-produk yang kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari ternyata menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Contohnya saja sandal jepit khas Indonesia, yang konon akhirnya jadi booming gara-gara dipakai oleh bintang Korea. Keren kan?
       
      Selamat berburu oleh-oleh khas Indonesia!
       
    • By petrus.sitepu
      Keindahan 3 Gili dan pantai kuta mandalika di bagian barat dari pulau Nusa Tenggara ibarat mutiara yang tersimpan baik dan rapi yang sangat disukai oleh wisatawan asing.
      Kota lombok atau yang lebih terkenal dengan sebutan pulau dengan seribu masjid ini memiliki spot wisata yang tidak kalah menarik dengan pulau dewata. Tapi sayangnya keindahannya ini tidak dinikmati baik oleh wisatawan domestik.
      Apakah ada pernah nama pantai kuta mandalika, pantai yang belakang ini menjadi trending topik di sosial media. Pantai kuta mandalika adalah pantai yang baru ini diresmikan presiden Joko Widodo, pantai ini diprediksi akan menyaingi kesuksesan dari pantai kuta di pulau dewata. Pantai ini sudah dilengkapi oleh tempat makan dan juga penginapan yang tentunya akan memudahkan wisatawan yang akan menikmati pantai kuta madalika. Jarak  yang perlu ditempuh dari kota lombok menuju pantai kuta mandalika sejauh + 39KM. Anda tidak perlu kuatir karena jalan yang akan ditempuh sudah cukup baik dan anda akan merasa nyaman untuk menuju pantai kuta mandalika.
      Menunggu matahari terbenam sambil membaca buku dan menikmati segelas es kopi bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas anda. Bentangan pasir putih dan juga arus ombak yang tidak terlalu deras akan membuat anda betah untuk bermalas-malasan disini.
      Tentunya tidak hanya pantai kuta mandalika, ada pula 3 gili yang bisa  anda kunjungi ketika berada di kota lombok. Gili trawangan, gili meno dan gili air merupakan nama dari 3 gili yang eksotik tersebut. Gili sendiri diartikan dengan pulau kecil.

      Gili Trawangan menjadi salah satu pulau yang paling sering dijadikan base ketika ingin meng-explore keeksotisan 3 gili tersebut. Anda tidak perlu kuatir untuk masalah penginapan ketika anda ingin meng-explore 3 gili karena di gili trawangan banyak pilihan hotel ataupun hostel (guest house) yang bisa anda pilih yang  dikelola baik oleh warga lokal atau turis asing. Ada beberapa hotel yang dikelola oleh turis asing menyediakan juga jasa untuk diving dengan harga yang bervariasi tergantung pilihan anda.
      Apabila anda ingin snorkeling di gili trawangan terdapat juga penawarkan paket untuk snorkeling di gili trawangan, gili air dan gili meno. Anda hanya cukup membayar Rp 100,000 anda sudah mendapatkan perlengkapan untuk snorkeling. Paket ini cukup menarik khususnya untuk backpacker yang ingin sekali  mengexplore keindahan bawah laut dari gili trawangan, gili meno dan gili air.
      Aktivitas lain yang ada harus lakukan ketika anda berada di gili trawangan yaitu menikmati matahari terbenam, karena gili trawangan merupakan spot yang terbaik untuk melihat matahari terbenam. Ada 2 cara anda untuk menikmati matahari terbenam yaitu dengan bersepeda mengelilingi gili trawangan ataupun duduk santai di sebuah cafe yang tersebar rapi dan cantik di sepanjang pinggir pantai gili trawangan.
      Cafe -cafe pinggir pantai tersebut juga memutarkan musik dan menyediakan spot foto yang menarik untuk mengabadikan memori anda selama di gili trawangan atau mensharing keberadaan anda di sosial media
      Selamat menikmati pantai kuta mandalika dan 3 gili, karena Indonesia lebih baik. 
      (www.jelajahtanpajejak.com)

    • By Jakjazzy
      Selamat malam rekaners jalan2.com
      saya punya rencana destinasi perjalanan ke jogja.
      ini list nya :
      1. Pantai timang
      2.  taman wisata alam kalibiru
      3. curug luweng sampang
      4. air terjun sri gethuk
      5. candi borobudur
      6. museum ullen sentalu
      7. gunung merapi
      kira- kira ini udah satu arah belum ya ?? misalnya utara ya diutara aja destinasi wisatanya.  
      mohon bantuannya, soalnya saya bulan februari depan mau kesana
       

       
      Terima kasiih