Sign in to follow this  
Jalan2

Tips Menggunakan Taksi Di Singapura

14 posts in this topic

MRT memang menjadi andalan saat Anda sedang berada di Singapura. Moda transportasi massal yang murah dan super cepat ini seolah menjawab semua kebutuhan penduduk serta wisatawan akan mobilitas yang tinggi. Tapi ada kalanya, Anda membutuhkan sarana transportasi lain yang lebih privasi. Bila ini yang Anda butuhkan, Anda dapat menggunakan taksi saat berada di Singapura.

 

post-1-0-21761200-1400898960_thumb.jpg

 

Taksi di Singapura biasanya umum digunakan untuk antar jemput dari bandara serta di kawasan Central Business District. Karenanya, di dua lokasi ini, taksi paling banyak ditemui bila berada di Singapura. Tapi masih tetap sama, bila Anda membutuhkan taksi, kapan pun, Anda tinggal menelpon dan taksi akan menjemput Anda.

 

Sebenernya taxi2 di indonesia tidak kalah ama singapura, disini banyak yg mobil tua masih jadi taxi. di Jakarta sih rata2 uda bagus semua ya. Dan kalau jem pulang /pergi kerja cari taxi rada rebutan ya. karena jumlahnya di control juga. kalo di indo kan nambah terus tiap tahun ehhe

 

Tapi ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat memutuskan untuk menggunakan taksi di Singapura. Untuk kenyamanan baik pengguna taksi atau pun sesama pengguna jalan, ada aturan main yang ditetapkan oleh pemerintah Singapura. Ya, aturan yang ketat, memang seolah menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, Anda bisa nyaman menggunakan taksi tanpa perlu risau dengan kekacauan atau pun kemacetan yang mungkin terjadi. Tapi di sisi lain, bagi pendatang yang berasal dari negara dengan aturan yang tidak begitu ketat, ini bisa berarti menyiksa.

 

 

Hanya ada sedikit aturan main yang perlu Anda ikuti. Sebenarnya sama sekali tidak merepotkan, terutama tujuannya memang untuk tetap menjaga kelancaran lalu lintas dan kenyamanan Anda berkendara. Di beberapa area sibuk di Singapura, Anda tidak bisa seenaknya untuk mencegat taksi di tengah jalan kemudian melompat masuk. Pemerintah melarang keras hal ini. Karena akan menimbulkan kemacetan parah.

 

Di area – area tertentu, Anda hanya diperbolehkan untuk naik dan turun dari taksi di lokasi – lokasi yang telah ditentukan. Kurang lebih seperti pemberlakuan halte pada bis kota. Nama halte khusus taksi ini adalah Taxi Stop. Namanya juga Taxi Stop, maka diperuntukkan khusus untuk taksi. Ini yang harus Anda ingat. Bila Anda mencoba naik dari halte bis, supir taksi tidak akan menghentikan mobilnya dan terus melaju. Apalagi kalau Anda sekedar melambai – lambaikan tangan di pinggir jalan, sudah pasti akan dicuekin.

 

post-1-0-41854800-1400898965_thumb.jpg

 

Masih khas Singapura, saat menunggu di Taxi Stop, Anda juga wajib untuk antri. Pada jam – jam pulang kantor terutama, antrian di Taxi Stop bisa lumayan panjang. Jangan sekali – kali meyerebot. Menyerebot antrian bukan budaya yang patut untuk dilestarikan. Ikuti jalurnya dan ambil di posisi paling belakang bila memang Anda datang belakangan.

 

Nah, tidak semua area di Singapura memberlakukan Taxi Stop ini. Hanya beberapa lokasi yang sibuk luar biasa. Di Anson Road, Battery Road, Cecil Street, Claymore Road, Market Street, Raffles Quay, Robinson Road, Shenton Way, dan South Canal Road, Anda wajib untuk menggunakan Taxi Stop di jam – jam yang telah ditentukan. Pada hari Senin hingga Jumat, Taxi Stop beroperasi mulai dari pukul 07.30 hingga 18.00 setiap harinya. Khusus hari Sabtu, jam operasi tersebut sedikit berkurang hingga pukul 14.00.  Saat hari Minggu dan hari libur lainnya, Anda diperbolehkan untuk tidak menggunakan Taxi Stop.

 

Tapi ada pula daerah dimana Taxi Stop wajib digunakan selama 24 jam sehari. Daerah – daerah tersebut adalah Cairnhill Road, Collyer Quay, D'Almeida Street, Hill Street, Kramat Lane, New Market Road, North Bridge Road, Rochor Canal Road, Stamford Road, dan Upper Cross Street. Jam berapa pun Anda menunggu taksi, Anda wajib menggunakan Taxi Stop di lokasi – lokasi tersebut.

 

Alternatif lain adalah dengan menumpang taksi di Taxi Stand, atau pangkalan taksi. Taxi Stand ini biasanya ada di tempat – tempat yang memang memungkinkan permintaan taksi cukup tinggi, seperti pusat perbelanjaan, atau pun area perkantoran.

 

post-1-0-45419700-1400899085_thumb.jpg

 

Taksi di Singapura dibatasi untuk digunakan oleh empat orang dewasa. Tidak peduli jenis taksi apa yang Anda ambil. Bila Anda membawa anak kecil, boleh saja menumpang dengan tiga orang dewasa dan dua anak – anak. Tapi ini kembali ke supir taksinya, beberapa sama sekali tidak mau bila penumpang lebih dari empat orang. Bila Anda membawa koper yang cukup besar dan banyak, kuota penumpang bisa berkurang hingga minimal dua orang. Sebenarnya ini juga untuk kenyamanan berkendara Anda sendiri. Terlalu banyak penumpang dalam satu mobil, bisa membuat Anda kurang bisa menikmati perjalanan.

 

Setidaknya ada 26.000 armada taksi yang siap mengantarkan Anda ke seluruh penjuru Singapura. Taksi – taksi ini beroperasi selama 24 jam penuh. Jadi, ketika MRT sudah tutup, Anda bisa menggunakan taksi sebagai alternatif transportasi Anda saat berada di Singapura. Tetap nyaman dan aman, meskipun sedikit lebih mahal.

 

Untuk tarifnya, taksi di Singapura menggunakan tarif yang kurang lebih sama untuk armada dalam kelas yang setara. Tarif awal yang dikenakan untuk satu kilometer pertama adalah SGD 3.00 hingga SGD 3.40, itu untuk taksi normal yang paling banyak beroperasi. Tarifnya bisa sedikit berbeda tergantung armada yang Anda pilih. Perhitungan selanjutnya berdasarkan kilometer yang tercatat dalam argo. Bila perjalanan Anda berjarak 10 km atau kurang dari itu, tarif tambahannya adalah SGD 0.22 per 400 m-nya. Ketika jarak sudah menunjukkan lebih dari 10 km, tarif dihitung sebesar SGD 0.22 per 350 m. Dikenakan pula tarif tunggu sebesar SGD 0.22 per 45 detik.

 

Selain taksi normal, di Singapura Anda juga bisa menyewa limosin bila Anda berminat. Tarifnya sedikit lebih mahal dari taksi normal. Kilometer pertama dengan menggunakan limosin ditarif dengan biaya SGD 3.90. Tarif perhitungan kilometer selanjutnya sama dengan taksi normal. Nah, pendatang baru yang lebih mewah dari limosin adalah Chrysler. Mobil super mewah ini pas bila Anda harus menghadiri acara – acara penting di Singapura. Tarifnya untuk kilometer pertama adalah SGD 5.00. 

 

 

Sekilas, tarif – tarif tersebut memang terlihat sangat murah. Tapi tunggu dulu, tarif – tarif tersebut belum termasuk beberapa biaya tambahan lainnya yang mungkin dikenakan. Misalnya yang satu ini, Midnight Surcharge, akan dikenakan bila Anda menggunakan taksi pada tengah malam hingga 05.59 setiap harinya. Tarifnya cukup lumayan, mencapai 50% dari total argo yang tercatat.

 

 

Anda yang naik di peak hour pun harus membayar biaya tambahan pula. Peak Hour Surcharge dikenakan bila Anda naik dari pukul 06.00 hingga 09.30 setiap hari Senin hingga Jumat serta 18.00 hingga tengah malam pada hari Senin hingga Minggu dan hari libur lainnya. Tarifnya 25% dari total argo Anda. Ada pula City Area Surcharge yang mengharuskan Anda menambahkan SGD 3.00 dari total biaya argo Anda. City Area Surcharge ini berlaku setiap hari mulai dari pukul 17.00 hingga tengah malam.

 

Anda yang ingin menggunakan taksi saat berada di Singapura, bisa langsung mengangkat telepon dan meminta untuk dijemput. Sedikit catatan, setiap booking yang Anda lakukan, akan dikenakan biaya tambahan pula. Bila Anda booking pada hari Senin hingga Jumat pada pukul 06.00 hingga 09.30, Anda harus membayar SGD 3.30 untuk taksi normal, SGD 10.00 untuk limosin dan Chrysler. Tarif yang sama diterapkan setiap hari di pukul 06.00 hingga tengah malam.

 

Di lua jam – jam tersebut, tarif agak berbeda dikenakan pada taksi normal yang turun menjadi SGD 2.30. Tarif untuk armada limosin dan Chrysler tetap sama. Bila Anda booking agak lama, setidaknya setengah jam sebelum keberangkatan Anda, Anda akan dikenakan tarif tambahan sebesar SGD 8.00 untuk taksi normal, SGD 18.00 untuk limosin, dan SGD 20.00 untuk Chrysler.

 

Meskipun sekilas tarif – tarif tersebut terlihat ribet dan rawan untuk sang supir taksi main nakal, Anda tidak perlu merasa khawatir. Sistem taksi di Singapura terpadu dalam satu komando. Memang banyak perusahaan yang mengoperasikan taksi tersebut, tapi tetap tersentra dalam satu pengawasan. Ketika Anda mendapati kecurangan, Anda bisa langsung menghubungi Land Transport Authority. Anda juga bisa menghubungi perusahaan taksi Anda ketika Anda menemui masalah. Hal yang sama, bila Anda merasa kehilangan barang saat menggunakan taksi, Anda bisa menghubungi antara Land Transport Authority dan perusahaan taksi untuk menginformasikan barang Anda yang hilang. Bila barang Anda ditemukan, Anda akan dihubungi untuk bisa mendapatkannnya kembali.

 

Note : Harga yang tertera bisa berubah sewaktu – waktu.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Jalan2

mantap min info nya ajib

bagi yang suka ke spore dan pengen coba naik taksi spore bisa berguna neh

saya pernah kena midnight tax pas pulang dari spore karena pesawat pukul 5 subuh waktu itu 

Geylang - Changi di argo cuma 13 sgd pas bayar jadi 20 sgd :ngakak

sempet agak bingung seh, tapi ya udah lah bayar aja daripada ribet, terus sempetin baca forum pas nunggu di bandara. ternyata iya ada pajak tengah malam heheh :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Udah visit td tulisan Bang @deffa

Kalo saya kebetulan blm pernah stay di daerah Geylang..

Seringan si di Scotts Road situ, ato kalo lg pengen murmer paling di sekitaran Dickson Road....

Next time mo coba deh di Geylang, tertarik dgn info bang deffa, kalo disitu byk melayu food

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this