Sign in to follow this  
asep2012

Great wall of China

8 posts in this topic

Ada yang pernah Great Wall? bagi2 pengalaman donk.

Selama ini sih cuman baru ngeliat lewat Internet sama film2, belum pernah k China sama sekali.

Yang saya tahu, kalau kita naik travel, kita cuman jalan dari satu tower ke tower yang lain.

Itu saja sudah cape banget karena jalannya itu nanjak, dan tiap anak tangga itu jaraknya lumayan jauh.

Jadi start di titik A, trs sampai d tower selanjutnya titik B, lalu untuk pulang harus ke titik A lagi.

Pemandangan katanya bagus karena letaknya tinggi banget. jadi bisa ngeliat sekeliling tanpa tertutup pohon.

Cuman bisa ngebayangin, semoga kalau emang jodoh bisa kesana tidak mengecewakan :D

post-25-0-69123400-1348833265_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya juga belum pernah ke great wall. Itu salah satu impian saya suatu hari bisa setidaknya menginjakkan kaki di sana. Katanya saking panjangnya great wall, kalau kita sebagai turis berhasil jalan sejauh jarak brp gitu, nanti bisa dapat sertifikat.

Share this post


Link to post
Share on other sites

the great wall of china adalah satu keajaiban dunia yang paling pengen saya kunjungi. beda sama piramida, great wall of china -menurut saya- punya filosofi nasionalisme yang kuat. pembangunannya bertujuan untuk melindungi kerajaan dari musuh yang mau menyerang. kepikiran gitu jaman segitu untuk bikin pertahanan begini (salut).

Share this post


Link to post
Share on other sites

the great wall of china adalah satu keajaiban dunia yang paling pengen saya kunjungi. beda sama piramida, great wall of china -menurut saya- punya filosofi nasionalisme yang kuat. pembangunannya bertujuan untuk melindungi kerajaan dari musuh yang mau menyerang. kepikiran gitu jaman segitu untuk bikin pertahanan begini (salut).

Ia tujuan utamanya buat lindungin dari Serangan Mongol.

Buat nambahin aja, katanya Great wall itu adalah salah satu bangunan yang bisa kelihatan di Bulan.

Jadi kelihatan garis temboknya...

Share this post


Link to post
Share on other sites

kayaknya ini salah satu tempat yang wajib di kunjungi. selalu ngeliat di tv terus tapi pengen sih ngerasain tempatnya. sodara saya pernah ke sana pas waktu musim dingin. katanya sih dingin banget jadi ga kuat jalan2 lama2 di situ.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Chans
      Share waktu jalan-jalan ke Pulau Hainan di China ya.. jadi sekarang lagi ada banyak tour-tour nawarin paket ke China, ada yang harganya lumayan murah (5jutaan) ini ke Hainan di China. Tempatnya lumayan bagus, banyak tempat-tempat yang instagrammable juga.
      Perjalanan dari Jakarta-ke bandara Haikou jam 7 malam, sampai di sana kira-kira 00.25 (waktu China yang lebih cepat 1 jam dari Jakarta), jadi perjalanan naik pesawat kira-kira 4 jam lebih. Langsung bermalam di hotel.
      Hari ke 2,  dapat makan sarapan dengan menu lumayan lengkap, ada nasi+lauk-lauknya, mie, bubur, roti dll, lalu naik bus menuju Sanya, agak lama naik bus dari Haikou ke Sanya,mungkin ditotal sekitar 5 jam-an (ada makan siang+stop buat ke toilet). Selama tour, tiap makan siang selalu dapat makan 9-10 macam menu Chinese Food.
      Di Sanya, pergi ke tempat namanya Deer Looking Back Sculpture, di sini bisa naik kereta kecil buat naik ke atas bukit dan bisa melihat pemandangan kota Sanya dari atas bukit. Dilanjutkan ke Dadong Sea dan mampir supermarket belanja makanan kecil. Di Hainan rata-rata yang dijual makanan olahan kelapa, mulai dari biskuit, permen, kopi.  Malamnya, optional tour bisa nonton show atau naik cruise, kita milih naik cruise 200 RMB ( 1RMB sekitar Rp.2.000,-). Di kapal nonton pertunjukkan tari-tarian, sulap, pertunjukkan topeng. Bisa juga naik ke atas dek buat foto-foto. 

      Hari ke 3, dibawa ke tempat yang menjual produk-produk bambu. Disini banyak produk yang menarik, seperti handuk yang bisa mengeringkan rambut sendiri (dibungkus pakai handuk 1 jam, rambut sudah kering), baju dalam yang bisa buat lampu nyala, tissue super bersih (bisa bersihin noda kecap dll sekali usap udah bersih) bisa dipakai 1 bulan jadi bisa dicuci dan dipakai lagi. Saya beli tissuenya, memang enak buat bersih-bersih, dll.
      Lalu mengunjungi tempat yang ada patung Dewi Kwan Im tertinggi di dunia, 108 meter, disini dapat makan makanan vege yang lumayan enak, tempat ini besar banget, cuma kita langsung dibawa ke tempat yang ada patung Dewi Kwan Im nya naik kereta kecil. Sorenya dibawa ke tempat yang jual Omega 3 Fish Oil. Pemandunya bisa berbahasa Indonesia, jadi penjelasan dalam bahasa Indonesia. Ada dijelasin seputar kesehatan juga, sepertinya bagus juga produk yang dijual, cuma harganya mahal dan bahannya terbuat dari hewan-hewan seperti anjing laut (tidak tega hehe).

      Hari ke 4, mengunjungi suku minoritas Yetian Minority Nationality Village, dibawa ke tempat berjualan obat Bao Fu Ling yang bagus buat luka bakar (sambil denger penjelasan produk, kita duduk sambil pakai mesin pijat di kaki, enak dipijat hehe) dan sorenya ke Desa Bali. Di sini beberapa peserta tour sempat nari dulu sama penari-penari yang didatangkan dari Indonesia.
      Hari ke 5, menuju Haikou lagi naik kereta cepat. 45 menit sudah sampai di Haikou. Haikou cuacanya lumayan dingin, kalau di Sanya dan di hari ke-3 dan ke-4 cuaca panas terik, di Haikou lebih dingin (pakai jaket 1 saja sudah cukup, walau ada peserta tour yang gak pakai jaket juga). 
      Di Haikou, pergi ke Qilou Old Street, disini yang banyak dibeli adalah pie durian (made in Vietnam). Menurut saudara yang dikasih oleh-oleh ini memang enak katanya, pantas pada beli banyak-banyak, saya gak mencicipi karena gak doyan durian.  Dari sana dibawa ke Movie Town, disini sangat banyak spot buat foto-foto. Ada 2 pintu masuk tempat disini, 1942 street dan Nanyang street.
      Di 1942 street, tempatnya kayaksetting film dengan rumah-rumah jadul yang terbuat dari kayu, disini ada studio buat foto sama Chiang Kai Shek. 
      Di Nanyang Street, tempatnya kayak setting film dengan bangunan yang lebih modern dari yang di 1942 street. Tapi dua-duanya sama bagus. Disini bisa foto studio sama mei ni yang pakai baju Shanghai (mei ni bahasa mandarinnya cewek cantik, tapi semua cewek juga dipanggil mei ni di China gak hanya yang cantik-cantik aja), fotonya nanti dicetak dan bisa diambil (yang gratis dapat ukuran kecil, yang besar bayar 20 RMB). 
      Disini waktunya agak terbatas, setelah foto-foto studio dan belanja sebentar, lalu jalan-jalan sedikit tau-tau waktu sudah habis, sudah waktunya pergi TT lihat di web nya rupanya masih banyak tempat-tempat yang bagus. Link: http://www.movietownhaikou.com

      Setelah dari Movie Town, dibawa ke Mall yang besar, memang China itu negara besar, jadi mallnya pun besar banget. Setelah itu makan malam dan dibawa ke airport untuk perjalanan pulang. 
      Karena kurs RMB (China Yuan) yang masih terjangkau, rasanya belanja dan makan-makan disini gak terlalu mahal.
      Next jadi mau ke China lagi, ke kota yang lainnya (kalau bisa backpacker tanpa ikut tour biar lebih puas). 
      Sekian share saya, dikit aja karena gak pinter bercerita, ada beberapa hal yang juga udah lupa hehe.
      Beberapa foto lainnya (Dari atas ke bawah: Deer Looking Back Garden, Old Street, di depan Stasiun Bullet Train, dan hotel Beauty Crown Tree).
    • By Zaza
      Halo para travellers!
      Travel Workshop Series by Polyglot Indonesia mempersembahkan :
      "SURVIVAL MANDARIN FOR TRAVELLERS"
      dimana negara China menjadi destinasi pertama kita.
      Tidak hanya membahas mengenai detil dari persiapan sebelum keberangkatan, teman-teman juga berkesempatan untuk belajar bahasa Mandarin secara langsung, yang pastinya akan berguna dalam perjalanan, cocok banget buat kamu yang backpacking tanpa guide  
      Agenda :
      1. Persiapan sebelum keberangkatan
      2. Tips dan Tricks ketika berlibur di Cina
      3. Belajar bahasa Mandarin dasar
      4. Belajar bahasa Mandarin untuk travelling
      5. Praktir bahasa Mandarin dengan tutor
      Investasi:
      Single : Rp. 250.000 / orang
      Group : Rp. 200.000 / orang
      Registrasi :
      26 November - 10 Desember 2017
      Lokasi : Jakarta
      Kirim ke : [email protected]
      subject : Regstrasi Workshop Mandarin
      Format ; workshop_(tipe investasi)_Nama Lengkap
      It's limited seat, so GRAB IT FAST!
      Polyglot Indonesia,
      Speak up!
      CP : 082277398873 (Zaza)

    • By Gabriella Vania Wijaya
      Haiiii, I'm back! 
       
      Jadi next trip aku bakalan ke China via HK, karena ortu pengen banget buat 'pulang kampung' gitu deh.
      so here is some notes about my next trip :
      - January (winter lagi... lagi .. ga kapok setelah awal tahun ini ke Jepang winter dashyat) 
      - kurang lebih 14 hari 
      - keluar masuk lewat HK, jadi arrive di hongkong, pulang harus lewat hongkong lagi.
      - sekeluarga, ber 5
      - pinginnya ke Guilin, Shenzhen, Guangzhou
       
      yang mau ditanyain :
      - nginep disana lebih enak pesen airbnb / hotel ya? karena ber 5 kalau hotel perlu 2 kamar
      - transport antar kota? dan di kota? (hongkong sudah kebiasaan, tapi di china baru first timer haha)
      - kemana aja? (we love shopping, eating, kemana aja ok kok)  
      that's it 
       
      Thank you! 
    • By Deeyan
      Hallo mau tanya dong.
      Aq kan beli bagasi air asia yg 20kg *krna pling rendah yg itu*, nah di koper aq bawa kopi excelso 5kg titipan temen yg disana, kira2 msti di declare atau lgsg cus aja??
      Trus klo koper sama ransel *males mau digendong sana sini, mmpung bagasi banyak*, niatnya mw aq wrapping di bandara sini, kira2 gppkah ntr di bandara beijingnya?? 
      Smpt nanya di page kenalan dan berhubung itu bkn page seharusnya jd sya pindah nanya kesini @ko Acong @Hartono Hasian mohon infonya, kali ada tmen yg jg senasib sepenanggungan. Niat backpack tp kena titip tmen.
    • By Deeyan
      Hi semua~ salam kenal!!!! 
      Mohon bantuannya untuk menjadi jalan2ers yang cihuuyy~~
      Oh iya, april bsok aq ada trip ke China, alone~~ alias solo travelling. Adakah yg mau kesana juga??
    • By noquba
      Jamur Cordyceps merupakan sejenis jamur yang tumbuh di pegunungan Himalaya dan dataran tinggi Tibet. Pada mulanya, tumbuhan ini dianggap memiliki kandungan zat yang efektif dipakai untuk penambah stamina. Saat ini, cordyceps juga diklaim bisa menyembuhkan penyakit pernapasan dan beragam kondisi lainnya.

      Jamur Cordyceps mempunyai asal usul yang panjang dalam penyembuhan penyakit menggunakan jamur. Awal pemakaian jamur ini ditemukan oleh seorang ahli medis Tibetian bernama Zurkhar Nyamnyi Dorje yang menjelaskan kecondongan tonic dari Yartsa gunbu (Cordyceps sinensis yang diubah nama Ophiocordyceps sinensis).

      Meskipun banyak yang meminta secara berulang kali bahwa cordyceps ini telah digunakan jutaan tahun lalu untuk obat tradisional China, sehingga sejauh ini tidak ada sumber yang tegas tentang kebenaran tersebut. Pada "Kitab Obat-obatan Tradisional Edisi Baru" tahun 1757 dan "Kumpulan Buku Obat-obatan Herbal" tahun 1759 dan beberapa buku pengobatan China, terdapat catatan rinci mengenai Cordyceps Mycellium.

      Cordyceps mycelium mengandung kira-kira 7% asam cordyceps sinensis, 25% protein, 8,4% lemak (diantaranya 82,2% merupakan asam lemak tak jenuh), memiliki 20 jenis asam amino (termasuk 8 jenis asam amino yang dibutuhkan tubuh manusia), dan banyak mengandung vitamin, mineral, ergosterol, hexoserol, serta bermacam basa da enzim biologis.
      Nah bicara tentang khasiat Jamur Cordyceps ini, berikut adalah manfaat jamur Cordyceps dengan tipe Mycellium untuk kesehatan seperti yang akan dikutip di dalam artikel ini.
      Manfaat terhadap Paru-Paru
      Ini beberapa penyakit yang berkenaan dengan paru-paru yang dapat disembuhkan dengan Jamur Cordyceps ini, yaitu sebagai berikut:
      · Batuk , napas pendek, bengek, asma, masuk angin berkeringat, TBC dan penyakit paru-paru lainnya.
      · Mengobati minim oksigen (hypoxia) dalam paru-paru.
      · Mengobati lemah paru-paru dan memulihkan fungsi gaya mekanik sel paru-paru.
      · Memperbesar pembuluh darah, sehingga menaikkan ketersediaan darah ke paru-paru.
      · Memberikan daya pemulihan dan pengoptimalan kesehatan yang menyeluruh dari penyakit - penyakit saluran pernapasan.
      Manfaat terhadap Jantung dan pembuluh darah
      Cordyceps dapat dengan lambat dan terus menerus mempercepat volume aliran darah pembuluh jantung, menyeimbangkan zat kalsium dan phosphorisasi. Memberi efek penyembuhan dan pemulihan yang normal. Cordyceps ampuh dalam menekan terjadinya penumpukan trombosit, daya tekanannya 13,3 % - 48,5 %, sampai menjadi anti pembekuan darah dalam pembuluh jantung yang mempunyai prospek besar. Menambah volume aliran darah pembuluh jantung.
    • By petrus.sitepu
      Tanggal 22 April 2016, hari ini penerbangan saya Beijing dengan menggunakan air asia dengan transit di Kuala Lumpur. Penerbangan ke Beijing dari Jakarta ditempuh selama 8-9 Jam.
      Tiba di Beijing jam 01.15am waktu Beijing tanggal 23 April 2016. Seperti biasa saya menunggu bandara hingga pagi untuk menuju kota Beijing dengan menggunakan transport umum. Jangan kuatir banyak juga penumpang yang menunggu di bandara hingga pagi, anda bisa menunggu di terminal kedatangan Bandara Internasional Beijing.
      Di terminal kedatangan masih ada beberapa toko yang masih buka seperti convenience store. Di terminal ini juga ada fasilitas air panas yang bisa anda manfaatkan secara cuma cuma, sebaiknya sebelum berangkat membawa persedian pop mie ataupun teh dan kopi.

      Apabila anda membutuhkan simcard, di bandara ketika anda sedang mengambil bagasi ada stand yang menjual simcard dan juga dapat membantu untuk mengkoneksikan internet, harganya tergantung seberapa bisa kuota internet yang anda inginkan. Sim card ini sangat membantu sekali ketika anda traveling di China. Perlu anda perhatiakan ada beberapa website yang tidak bisa dibuka di China. Apabila anda membutuhkan maps online anda bisa menggunakan apple maps.

      Tranportasi menuju kota ada beberapa jenis seperti bus dan kereta (subway), Untuk subway pertama kali beroperasi pada pukul 06.30am dan lokasinya ada dilantai B2 dari terminal kedatanga. Disarankan untuk traveling menggunakan kartu tranportasi umum (public card/yikatong) yang bisa dibeli di stasiun subway Beijing International Airport. Harga public card gratis tapi diharusnya membuat deposit 20 Yuan dan bisa melakukan top up dengan kelipatan 10 yuan.

      Daerah yang saya pilih untuk menginap pertama kali yaitu daerah di sekitar Forbiden City, yaitu Days Inn Forbiden City, yang perlu diketahui mengenai kebijakan hotel di Beijing bahwa mereka menerapkan sistem deposit dan pembayaran yang ada telah lakukan melalui online akan dikembali ke kartu kredit anda dan akan dipotong dari deposit dengan rate yang sesuai dengan hari itu. Jadi jangan kaget apabila nanti rate hotel yang ada sudah reservasi akan lebih mahal karena mereka akan mengikuti rate pada hari itu.
      Tujuan pertama saya adalah daerah Tiananmen Square, Forbiden City, dan Jingsan Park, dam Houhai, beberapa tempat in terdapat dalam satu kawasan yang bisa menghabiskan 1 hari anda apabila anda mengelilinginya. Rute disarankan adalah Tiananmen Square, Forbiden City, Jingshan Park, dan kemudian istirahat di Houhai.
      Gate Utama Forbiden City, spot untuk menikmati Tiananmen Square Di Tiananmen Square, ada akan hanya melihat lapangan terbuka yang menjadi saksi sejarah negara china. Spot yang disarankan untuk melihat Tiananmen Square dari atas pintu utama Forbiden City dengan anda membayar 35 yuan, catatan ketika anda naik ke pintu utama ini ada diwajibkan menitipkan tas ditempat yang sudah disediakan dengan membayar 10-20 yuan tergantung besar tas.
      Setelah anda menikmati pemandangan Tianamen Square, ada menuju Forbiden City. Disini ada akan melihat kemegahan istana yang menurut saya sudah hilang kemerlapnya. Kemegahan tempat ini hanya bisa saya nikmati hanyalah luasnya istana yang masih terjaga. Ketika anda masuk ketempat ini cobalah masuk kedalam bagian rumah dan anda akan menikmati bagaimana keadaan jalan kecil di kota beijing (hutong) jaman dahulu.
      Forbiden City dan Penjaga Jalan saja terus menuju utara dari Forbiden City anda akan menemukan pintu exit, tapi coba menyebrang jalan raya dari pintu exit forbiden city anda akan menemukan Jingshan Park. Jingshan Park adalah sebuah taman yang rindang untuk anda beristirahat, selain tempat istirahat bila anda nail terus ke atas anda akan dapat melihat forbiden city dari ketinggian dan ini patut anda coba. Harga tiket masuk untuk ke Jingshan Park sebesar 20 yuan.
      Jingsan Park Tiananmen Square sudah, Forbiden City sudah, dan Jingshan Park juga sudah, tetapi jangan anda lupa untuk ke Houhai yang berada di sebelah timur dan Forbiden City. dari forbiden city anda itu jalan jalan luar kearah kanan terus sekitar 2km anda akan menemukan Houhai, tapi jangan kuatir sepanjang jalan menuju Houhai anda ada temukan penjualan makan kecil dan minuma berupa yogurt yang patut dicoba selain itu anda juga akan menemukan penjual permen gula gula yang menjadi ciri khas dari china. Houhai sebenarnya sangat baik dinikmati pada malam hari karen lampu yang menyala membuat tempat ini menjadi romatis. Houhai juga baik dinikmati pada sore hari karena terasa nyaman karena disepanjang jalan ditumbuhi pohon kapas yang rindang. 
      Jingshan Park dari atas melihat Forbiden City
      Pada malam hari di hari pertama di Beijing saya menghabiskan di Wangfujing, apabila anda pernah dengan kalau china adalah negara yang suka meniru dan menjual barang KW tapi tidak di Wangfujing Street. Disini anda akan menemukan barang barang ber-merk dan asli, apakah ada yang membeli? Ada, tidak percaya silakan buktikan sendiri. Wangfujing semakin cantik pada malah hari, oleh karena itu cocok dinikmati pada malam hari. Apabila anda jalan terus menuju utara Wangfujing Street anda akan menemukan gereja katedral St Joseph. Pada malam hari di gereja ini anda akan melihat orang khususnya orang tua yang menari untuk melepas penat dari keseharian.
      Ibu saya di Wangfujing Street  
      Gereja katedral St Joseph Hari pertama yang penat, pada hari kedua berencana ke The Great Wall dan Ming Tombs di Beijing.
      Selamat traveling.
      silakan lihat blog saya https://petrussitepucerita.wordpress.com/