Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

deffa

Cara Mengupload Foto Dari Facebook / Website Lainnya

Recommended Posts

Hola Momod Here !!!

 

Kali ini mau share tutorial tentang upload foto. 

 

Ada dua cara upload foto ke forum ini :

  1. Dengan cara mengupload langsung foto dari komputer ke forum bisa lihat caranya disini >> Upload
  2. Dengan cara menyisipkan link dari website lain seperti Facebook / Twitter / Photobucket / Tinypic dll

Nah yang akan saya bahas adalah yang no. 2 saya kasih contoh disini dari foto Facebook ya disimak :

 

  • Setelah masuk ke New Topic kita tinggal copy Url / Link foto dari Facebook kita

post-6-0-99654800-1402632209_thumb.png

 

  • Kemudian klik icon Image di New Topic Forum

post-6-0-95278200-1402632349_thumb.png

 

  • Lalu Paste Link / URL tersebut ke kolom Image Properties dan klik OK

​post-6-0-35293000-1402632532_thumb.png

 

  • Voila foto mu udah ada di New Topic mudahkan, bisa digunakan untuk Link / Url webiste lain juga cara nya sama

1017155_10203272224347363_1609445635_n.j

Share this post


Link to post
Share on other sites

Bagaimana cara setelah upload foto terus di lanjutkan mengetik lagi. saya menulis kalimat tapi fotonya berurutan  Sedangkan saya ingin artikel diberi keterangan foto terus artikel lagi baru foto lagi. tapi belum berhasil mas. Jadi hasil tulisan saya bagian atas artikel bagian bawah foto semua:bingung

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Lidwina Meilie

contoh nya seperti ini ya http://jalan2.com/forum/topic/17379-sekeping-santorini-di-cha-am-thailand/

bisa kok itu cara nya setelah upload poto nya 

tanda kursor untuk mengetik di arah kan saja ke posisi yang di inginkan

baru klik tanda plus di bagian upload poto

Atau bisa juga ketika menulis nya jangan sekaligus semua nya. Tulis per paragraf lalu upload poto nya masukkan ke bagian bawah paragraf itu dengan klik tanda PLUS di bagian upload poto. Lalu di bawah poto lanjut lagi menulis paragraf baru dan begitu seterus nya :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites

  • Similar Content

    • By vie asano
      Thread ini secara nggak langsung merupakan kelajutan dari thread saya yang berjudul Cari Duit dari Traveling? Bisaaa.. Intip Tips-nya Disini!. Di thread tersebut, salah satu pointnya adalah kita bisa mendapat uang dari traveling dengan cara menjual foto-foto yang kita dapat saat berwisata. Nah, berhubung setiap perjalanan wisata hampir selalu identik aktifitas foto-foto, saya rasa pasti banyak yang tertarik untuk mencari tahu lebih detail tentang cara mendapatkan uang dari foto-foto traveling, sehingga aneka foto perjalanan kesini dan kesitu bisa lebih dari sekedar menghuni album foto di Facebook saja.
       
      Berikut beberapa tips yang bisa dicontek bagi mereka yang ingin menambah “uang jajan†dari jualan foto traveling yang saya sarikan dari berbagai sumber.
       
      Langkah pertama untuk mulai jualan foto traveling dan juga langkah yang paling dasar, adalah dengan membuat portfolio foto yang pernah kita ambil. Ada beberapa sub-cara yang bisa dipilih:
       
      1.Dengan membuat portfolio online melalui berbagai situs album foto online seperti (contoh) Flickr. Tujuannya untuk mengorganisir foto-foto yang kita miliki, berbagi informasi dan mempromosikan karya yang pernah kita ambil, sekaligus menjadi galeri online saat kita menawarkan foto-foto kita.
       
      2.Bergabung dalam berbagai berbagai komunitas foto maupun situs yang menawarkan jasa penyimpanan foto. Untuk langkah yang ini, sebaiknya survey dulu ke beberapa komunitas/situs online karena masing-masing situs memiliki aturan yang berbeda. Ada yang mengijinkan pengguna untuk melisensi fotonya, ada situs gratisan maupun berbayar (biasanya yang berbayar memiliki keuntungan lebih seperti bisa menyimpan foto dalam resolusi yang lebih tinggi, ada juga situs yang ‘menjual’ foto-foto kita dengan menerapkan sejumlah tarif jika pengguna lain ingin mencetak foto tersebut. Intinya sih cari situs mana yang paling sesuai dengan kebutuhan dan keinginan kalian.
       
      3.Untuk tampilan lebih profesional, bisa juga membuat website dengan domain nama sendiri/nama pilihan lainnya untuk menyimpan aneka foto kita. Kalian bisa mengatur sendiri, apakah website kalian hanya akan menjadi display saja, atau kalian sekaligus menjual aneka foto kalian.
       
      Tips untuk bagian ini:
      -Agar foto kalian lebih mudah dicari via search engine, lengkapi detail keterangan foto selengkap mungkin, mulai dari nama tempat, deskripsi foto, waktu pengambilan, dan sebagainya. Lebih baik dalam bahasa Inggris untuk memperluas pasar.
      -Jangan takut jika foto kalian akan dicuri oleh orang lain! Daripada disembunyikan/di setting private dan akhirnya foto kalian hanya duduk manis dalam album tanpa ada yang melihat, ambil resiko foto akan dicuri orang dengan menampilkannya untuk umum. Untuk meminimalisir, kalian bisa menuliskan hak cipta maupun membuat watermark, atau men-share foto resolusi rendah, dan baru membuka watermark maupun memberikan foto resolusi tinggi setelah tercapai kesepakatan tertentu.
       
      Langkah kedua, adalah dengan mencari tempat untuk memasarkan foto-foto kita. Berikut beberapa ide yang bisa dicontek:
       
      1.Majalah dan koran
       
      Banyak majalah, khususnya majalah traveling, memerlukan foto-foto bagus untuk ulasan tentang traveling. Mereka membutuhkan banyak foto baru untuk setiap edisinya. Begitu juga dengan koran, karena terkadang koran juga memuat ulasan tentang traveling. Alternatif lainnya, kalian bisa menghubungi pihak penerbit yang biasa menerbitkan buku-buku traveling.
       
      Tips: Jika kalian masih amatir, jangan langsung menyasar majalah maupun penerbit besar. Mulailah dengan majalah/penerbit kecil terlebih dulu. Sebisa mungkin jangan hanya sebatas mengirim email saja. Buat janji temu dan siapkan portfolio kalian. Walau kalian sudah memiliki portfolio online, ada baiknya mencetak beberapa lembar karena tak ada yang mengalahkan sensasi saat melihat foto di atas selembar kertas.
       
      2.Website
       
      Berbagai website membutuhkan foto bagus untuk situs mereka, dan kebutuhannya bisa sangat beragam. Misalnya saja situs traveling maupun perusahaan tour dan travel, khususnya yang sudah punya nama, selalu membutuhkan foto traveling yang bagus dan unik untuk ditampilkan dalam situs mereka.
       
      Tips: jangan terpaku pada situs lokal saja. Seorang teman pernah berkata jika dunia ini luas, dan kesempatan untuk menjual keahlian kita bisa datang dari mana saja, termasuk dari situs berbahasa asing.
       
      3.Perusahaan periklanan
       
      Perusahaan periklanan termasuk salah satu pasar yang mungkin akan membeli foto-foto wisata kita, karena iklan tak melulu apa yang ditayangkan di televisi maupun radio, namun juga berbentuk lain seperti iklan media cetak maupun billboard.
       
      4.Stock agency
       
      Jika masih bingung harus kemana memasarkan foto kita, coba pertimbangkan untuk menggunakan jasa stock agency. Stock agency (contohnya Getty, iStockPhoto, ShutterStock, dll) akan memasang foto kita dalam situsnya, dan jika ada orang maupun pihak lain yang berminat untuk membeli, maka fotografer akan mendapat komisi tertentu.
       
      Tips: jangan hanya terpaku pada satu stock agency saja. Sebar karya kalian ke beberapa situs, kecuali jika salah satu stock agency yang kalian ikuti menerapkan sistem yang ekslusif (tidak mengijinkan satu foto dipublikasikan di beberapa situs web).
       
      5.Mengkombinasikan keahlian memotret dan menulis
       
      Menjual foto akan lebih mudah jika kalian juga memiliki kemampuan untuk menulis, karena pangsa pasarnya akan lebih luas. Kalian bisa menjual paket foto+tulisan ke berbagai majalah traveling (cetak maupun online).
       
      Tips: tidak ada rumus pasti agar tulisan+foto bisa diterima di sebuah majalah, karena masing-masing majalah punya “penciuman†sendiri apakah tulisa+foto kalian cukup menarik atau tidak. Salah satu langkah yang bisa dicoba untuk memperbesar kemungkinan diterima adalah dengan mempelajari selera dari majalah yang akan diincar. Jika tak yakin dengan kemampuan menulis, selalu ada kok orang yang pandai menulis tapi kurang bisa memotret yang bisa dijadikan partner.
       
      6.Menjual sendiri hasil fotografi kalian dalam bentuk produk
       
      Jika kalian merasa memiliki bakat marketing dan jiwa pedagang yang kuat, disamping punya keahlian fotografi yang cukup, coba saja menjual aneka karya foto kalian dalam bentuk produk. Misalnya, foto-foto tersebut dicetak sebagai kartu pos dan dijual sebagai souvenir, atau dicetak dalam bentuk kartu ucapan, dan produk-produk fungsional lainnya (seperti tas, kaos, dan lain-lain).
       
      Langkah ketiga, ini bisa kalian lakukan jika kalian sangat percaya diri dengan kualitas dan keahlian foto kalian, yaitu mencetak buku kumpulan foto hasil traveling. Ada 2 alternatif cara yang bisa dilakukan:
       
      1.Mencari penerbit
       
      Ini susah-susah gampang, karena presentase untuk diterima tergantung dari selera penerbit. Jika kalian merasa kesulitan untuk menembus penerbit, coba deh kontak jasa agensi naskah yang sekarang banyak bertebaran di Indonesia. Agensi naskah bisa membantu menyalurkan foto kalian pada penerbit yang kira-kira sesuai dengan komisi tertentu, maupun sebatas memberikan konsultasi seputar masalah penerbitan buku.
       
      2.Menerbitkan sendiri
       
      Ada banyak keuntungan jika menerbitkan buku sendiri. Yang paling utama adalah kebebasan untuk menentukan tema maupun desain foto kita. Namun tentu saja ada resikonya juga, seperti distribusi dan marketing jadi sepenuhnya tanggung jawab kita; dan biaya yang dibutuhkan untuk mencetak buku sendiri cukup besar.
       
      Dari semua hal di atas, tips utama untuk bisa mendapatkan uang dari menjual foto kira-kira sebagai berikut:
      -Agar hasil foto kalian layak jual, setidaknya kuasailah dasar-dasar untuk membuat foto yang baik. Sehingga, walau peralatan kalian kurang memadai, tetap bisa menghasilkan foto-foto yang baik dan layak jual.
      -Jangan hanya terpaku pada pasar Indonesia saja. Dunia ini luas, dan konsumen bisa datang dari mana saja.
      -Konsistensi dan persistensi merupakan kunci utama keberhasilan, termasuk saat menjual aneka foto kalian. Jangan patah semangat jika gagal menjual dalam 1-2 kali mencoba, karena siapa tahu pintu baru terbuka di kesempatan ketiga.
       

       
      Contoh buku kumpulan foto traveling [foto: SUMBER]
       
      Selamat mencoba!
    • By fgroupindonesia
      Pernah terpikir untuk senantiasa menggunakan CD/DVD anda?
      Coba pikirkan kembali ketika anda menggunakan file Image CD/DVD berupa ISO, BIN, ataupun jenis Image CD lainnya. Maka anda tidak perlu lagi khawatir untuk dapat menggunakan CD/DVD anda ketika sudah rusak. Anda masih ada file Image CD/DVD yg telah tersimpan (terbackup) pada komputer anda.

      File ISO, BIN ataupun jenis Image CD lainnya adalah suatu format atau ekstensi pada file arsip yang berisi data-data dari sebuah kepingan CD/DVD. File ini di ibaratkan sebagai kaset CD/DVD virtual yang bisa disimpan di dalam komputer. Jadi jika kita ingin melihat data-data kita yang ada di dalam kaset, kita tidak perlu memasukan kaset tersebut ke DVD Drive pada komputer, kita hanya membuka file ISOnya yang sudah ada di komputer.

      Untuk dapat membuat file iso ini dibutuhkan kepingan disk berupa kaset CD/DVD yang akan kita jadikan file iso. Dan untuk bisa merubah CD/DVD menjadi file ISO harus menggunakan software atau aplikasi khusus yaitu PowerISO.

      Langsung saja Penjelasannya
      Langkah-langkah membuat file ISO dengan PowerISO dibawah ini
       
      1. Buka Power ISO.

       
      2. Masukan kaset CD/DVD yang akan dijadikan .ISO.
      3. Pada menu Tools, klik Make CD/DVD/BD Image File.


      4. Tentukan pengaturannya
      CD/DVD Drive untuk menentukan kaset CD/DVD berada, Output File untuk menetukan lokasi file ISO akan disimpan, dan jangan lupa pada Output Format pilih yang Standard ISO(.ISO) kemudian klik OK.


      5. Tunggu beberapa saat sampai prosesnya selesai.


      6. Check kembali file Image CD yang telah jadi.

       
      Selesai!
      Original source credits back to FGroupIndonesia.com
    • By Alfa Dolfin
      Bromo...wah jangan di tanya lagi keindahan dan eksotiknya. Sudah sedemikian terkenal dan sangat di minati baik pelancong dalam negeri maupun bule-bule, para mata sipit kulit kuning dari daratan China, Taiwan, Jepang, Korea. Bahkan ada yang mengatakan cukup dramatis...”jangan mati sebelum menikmati 3B”. Salah satu yang dimaksud adalah BROMO.
      Yang paling rame ke Bromo adalah saat sunrise, matahari terbit. Wah cakep bener...Suer cakep banget.... Aku aja 2 kali menikmati sunrise ngga puas...saking indahnya. Tetapi ada cara lain menikmati pesona Bromo dari ketinggian 33.000 feet, atau 10 ribu meter lebih di langit biru. Nah lho...ngga normal khan...? biasanya dari bukit Penanjakan atau dari bukit Kingkong. Kali ini dari “sudut” yang beda.
      Ya...aku pun tidak pernah menyangka bisa mendapat pengalaman yang sangat berkesan. Bermula bulan November 2007. Ceritanya akan kembali liburan dari Bali ke Jakarta. Aku menggunakan penerbangan pagi yang jam 7 take off dari Ngurah Rai. Memilih tempat duduk deretan kiri, jendela, 3 baris dari belakang. Sengaja milih ini karena ingin moto view dari udara. Barangkali bisa dapat view cakep ya. Siapa tahu....
      Sekitar 30 menit penerbangan, saat memperhatikan di bawah...wah...aku surprise, itukah Bromo...? sempat ragu-ragu. Mau tanya penumpang di sebelah, mereka lagi asyik tidur. Dalam hitungan detik aku meyakinkan diri itu benar Bromo. Segera aku on khan kamera....menggunakan fasilitas zoom meski kamera poket...crek...crek..bunyi suara tombol shutter. Beruntung...beruntun g banget cuaca cerah jadi terlihat jelas. Momen ini sangat singkat. Cuma sekitar 3 menit. Setelah itu berlalu.. Inilah perjumpaan perdana dengan Bromo dari ketinggian 33.000 feet kurang lebih. Surprise...senang...sudah pasti.

      Pertama kali mendapat view Bromo tahun 2007, November. Menggunakan kamera pocket Canon A-630. Bisa dilihat dari data EXIF-nya. Penebangan Denpasar Jakarta
      Aku bertanya, apakah bisa aku berjumpa Bromo lagi dari udara...? apakah ini momen yang kebetulan  semata? Apalagi aku bukan pilot. setelah pelajari, bertanya, jawabannya bisa. Bisa dipersiapkan. Caranya...? Pertama tergantung dari rute pesawat. Misalnya dari Jakarta ke Bali atau sebaliknya. Jakarta Lombok atau sebaliknya. Rekan ku seorang pilot kasih gambaran begini. Ambil peta Misalnya dari Jakarta ke Bali. Di peta itu tarik garis lurus antara Jakarta dan Bali. Itulah rute pesawat secara umum. Bisa di tebak kira-kira pesawat akan melintas apa saja. Setelah aku praktekan, eee...memang benar. Beberapa kali aku bisa jumpa Bromo.

      Bromo & Gunung Semeru, penerbangan Jakarta Denpasar
      Cara kedua. Pilih lah seat di jendela yang jangan kehalang sayap pesawat. Penumpang bisa milih kog. Sudah ku buktikan. Jika akan terbang misalnya dari Jakarta ke Bali atau Lombok selalu pilih seaat 5 baris dari belakang dan di segelah KANAN, JENDELA. Terserah nomornya berapa. Pokoknya kondisinya begitu. Setelah take off tunggu sekitar 40 menit. Jangan tidur. Lalu perhatikan ke arah kanan. Jika cuaca cerah pasti akan kelihatan Bromo.

      Close up Bromo
      Cari ketiga. Pilih penerbangan yang kira-kira cuaca bagus. Biasanya pagi. Aku biasa pilih flight pagi ke Bali atau Lombok, yang take off-nya jam 5.30. Memang harus berkorban bangun pagi. Tapi positifnya terhindar macet dan ya itu tadi...tujuan moto Bromo atau obyek lebih berpeluang tercapai jika cuaca cerah.
      Cara keempat. Siapkan kamera yang punya fasilitas zoom.Biasanya aku siapkan lensa zoom. Ngga perlu yang mahal-mahal lensanya. Atau pocket yang bisa di zoom. Khan banyak tuch jenis dan ragamnya. Bagaimana jika pake Smartphone?sekarang khan banyak yang pake. Nah yang satu ini aku ngga bisa komen. Berhubung jarang malah hampir tidak pernah pake smartphone tuk moto dari udara. 

      Sekalian close up Gn Semeru....
      Bagaimana dengan peluang keberhasilan...?pernah juga aku gagal. Beberapa kali. Waktu itu milih penerbangan dari Bali ke Jakarta siang sekitar jam 2 siang atau sore. Eee...ternyata cuaca berawan di lokasi yang aku perkirakan letak Bromo. Pernah juga aku ngga ngotot pilih seat, di kasih persis di pintu darurat. Ya gagal lah. Tapi aku ngga kecewa. Karena koleksi poto Bromo sudah banyak.
      Tertarik...? silahkan mencoba....semoga berhasil...mendapatkan view Bromo nun dari angkasa.

      Senyum puas setelah berhasil mengcapture Bromo dari 33.000 feet.
      Foto-foto lain aku sharing di Galeri ya.
       
      Cheers
    • By Alfa Dolfin
      Salah aktivitas yang aku suka saat bepergian naik pesawat bukan melirik pramugari yang cakep-cakep... Ngga kog. Moto, tepatnya. Lebih tepatnya lagi moto view. Momen landing, take off, biasanya momen bagus untuk ambil gambar. Salah satu yang momen yang bagus saat jelang landing di Manado. Selama kita duduk di seat kiri n tidak terhalang pesawat, akan mendapat suguhan...:

      Ini labh Gunung Manado Tua yang tampil cantik dan megah, serta pulau Bunaken di sebelah kanan yang terkenal keindahan bawah lautnya.

      Momen yang cepat berlalu, segera aku shoot pulau Bunaken, latar belakangnya kalau tidak salah Pulau Nain.

      Setelah itu kita akan segera landing di Bandara Sam Ratulangi. Di kalangan pilot, landing disini termasuk sulit dan berisiko. 
      salam
       
    • By PrinceJuju
      Haloww Jalan2ners, mimin dan momod,.....
       
      Mau tanya nih cara penggunaan spoiler agar foto yg di sisipkan di topic lebih rapi dan tidak langsung nongol fotonya.
      atau mungkin ada fitur lainnya..
       
      mohon bantuannya ya..
       
      makasihh all...
       
       
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Ketika sedang melakukan perjalanan wisata ke suatu tempat, jangan lupa untuk juga mengabadikan kegiatan wisatamu di tempat tersebut. Nah, kamu bisa merekam perjalanan wisatamu dengan foto, video maupun tulisan agar suatu saat kamu dapat mengenang kembali perjalanan wisatamu ke suatu tempat.

                Tentu saja pendokumentasian kegiatan wisata ini dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan serta keinginanmu. Nah, agar perjalanan wisatamu dapat terdokumentasikan dengan baik maka terdapat pula banyak tips yang dapat kamu terapkan.

                Nah, apakah kamu penasaran dan ingin mengetahui berbagai tips yang dapat diterapkan agar kegiatan pendokumentasian kegiatan wisatamu dapat berjalan dengan baik? Pada kali ini, kita akan membahasnya dalam abadikan perjalanan wisatamu dengan foto, video atau tulisan agar perjalananmu semakin bermakna.

       

       
      MENDOKUMENTASIKAN KEGIATAN WISATA DENGAN FOTO

                Bagi kamu yang menyukai fotografi atau ingin mendokumentasikan kegiatan wisata dengan cara yang paling sederhana, kamu dapat memilih untuk mendokumentasikan kegiatan wisatamu dengan foto.

                Salah satu keuntungan yang akan kamu dapatkan jika kamu memilih untuk mendokumentasikan kegiatan wisata dengan foto adalah kamu dapat langsung mengunggahnya di media sosial, seperti instagram. Berikut ini adalah tips mendokumentasikan kegiatan wisata dengan foto.

       

       
      1. Memanfaatkan Garis Horizon


      Memanfaatkan Garis Horizon via images.google.com

       

       
                Salah satu hal yang sebaiknya sangat kamu perhatikan jika kamu ingin mendokumentasikan kegiatan wisatamu dengan foto adalah memanfaatkan garis horizon.

                Tidak mengambil foto yang miring ketika kamu sedang mengambil foto kegiatan wisatamu adalah tantangan tersendiri yang harus kamu taklukan. Ya, cobalah perhatikan garis horizon lurus untuk mendapatkan foto yang baik.

                Salah satu cara yang dapat kamu terapkan adalah menggunakan aplikasi garis atau grid. Kamu dapat mendapatkan settingan grid ini dengan menggunakan sosial media Instagram atau mengaktifkan grid pada settingan kameramu.

                Dengan mengaktifkan settingan grid, kamu dapat memiliki foto dengan garis horizontal yang baik dan seimbang. Dengan ini, foto kegiatan wisatamu juga dapat menjadi semakin indah dan bagus.

       

       
      2. Mengunggah Foto


      Mengunggah Foto via

       

       
                Kegiatan lain yang dapat kamu terapkan untuk mendapatkan foto yang keren ketika sedang melakukan kegiatan traveling adalah mengunggah foto.

                Ya, ketika kamu sudah mendapatkan foto yang terbaik, lanjutkan kegiatanmu dengan mengunggah foto-foto tersebut ke dalam sosial mediamu. Sebelum memutuskan untuk mengunggah foto tersebut, pastikan sinyal yang kamu dapat juga baik.

                Nah, jika ternyata tempat yang kamu datangi tidak memiliki sinyal yang cukup baik, kamu dapat mencoba untuk menyimpan sejenak fotomu dan mengunggahnya nanti ketika kamu sudah mendapatkan sinyal yang baik.

       

       
      3. Memperhatikan Baterai


      Memperhatikan Baterai via

       

       
                Setelah memperhatikan garis horizon dan juga mengunggah foto, kamu juga sebaiknya memperhatikan baterai kamera atau smartphone yang kamu gunakan.

                Baterai merupakan kunci utama yang harus sangat kamu perhatikan. Ya, jangan sampai baterai kamera atau smartphone-mu habis karena hal tersebut tentu saja akan mengganggu produktivitasmu.

                Kamu dapat membawa powerbank untuk menjaga agar kamera atau smartphonemu tetap memiliki baterai yang penuh. Selain itu, kamu juga dapat mengaktifkan mode airplane mode. Dengan demikian, hal ini akan berguna untuk menghemat bateraimu agar tidak mudah habis.

       

       
       

       
      4. Memperhatikan Perlengkapan Tambahan


      Memperhatikan Perlengkapan Tambahan via

       

       
                Jika kamu berencana untuk membawa banyak perlengkapan tambahan, kamu dapat memperhatikan pula perlengkapan tambahanmu. Beberapa rekomendasi peralatan kamera yang dapat kamu bawa, antara lain adalah lensa, tripod dan tongsis.

                Dengan memanfaatkan lensa, kamu akan dapat mendapatkan efek-efek tertentu yang berbeda. Sebagai contoh, jika kamu memanfaatkan lensa wide, kamu dapat mendapatkan foto dengan pemandangan yang lebar.

       

       
       

       
       

       
      5. Menguasai Kamera

                Salah satu hal yang penting untuk kamu miliki agar dapat mendokumentasikan kegiatan wisatamu dengan foto adalah penguasaan kamera. Tidak terlalu penting apakah kamu memiliki kamera dengan jenis pocket, DSLR, mirrorless dan lain-lain, namun yang paling penting adalah kamu harus menguasai kameramu tersebut.

                Ya, pastikan kamu mengetahui seluk beluk kameramu itu. Hal ini akan berguna agar kamu dapat menghasilkan foto perjalanan yang indah dan menawan.

                Sebagai rekomendasi, kamu juga bisa mempelajari manual book yang berisi petunjuk penggunaan kamera yang akan kamu gunakan tersebut. Pastikan kamu telah mengetahui trik-trik terbaik untuk menggunakan kameramu.

       

       
      6. Melakukan Riset Sederhana

                Hal lain yang harus kamu lakukan adalah melakukan riset sederhana sebelum mengunjungi suatu tempat. Cobalah untuk mencari referensi mengenai tempat-tempat yang akan kamu kunjungi.

                Ya, lakukanlah riset-riset kecil tentang lokasi mana saja yang terbaik untuk kamu foto. Dengan melakukan riset sederhana ini, kamu dapat mendapatkan referensi foto-foto terbaik ketika mengunjungi suatu tempat. Pastikan hal ini akan dapat mempercantik kegiatan dokumentasimu.

       

       
      7. Membuat Catatan Kecil


      Membuat Catatan Kecil via

       

       
                Nah, kamu juga sebaiknya menambah catatan kecil dalam setiap foto-foto yang kamu ambil ketika kamu melakukan perjalanan wisata. Catatan kecil tersebut dapat berisi tentang informasi penting, serta kesan tentang momen yang kamu dapat ketika kamu melakukan perjalanan wisata.

                Kamu dapat menambahkan catatan kecilmu itu ke dalam setiap foto yang kamu ambil ketika kamu melakukan perjalanan wisata. Catatan kecil ini mampu menambah “hidup” foto-fotomu yang sedang melakukan perjalanan wisata.

       

       
      8. Mencari Tahu Momen Terbaik

                Ketika kamu sedang pergi ke suatu tempat dan berencana untuk mendapatkan foto terbaik, penting bagimu untuk mencari tahu momen yang paling sesuai untuk membidik kameramu.

                Dengan mengetahui momen terbaik untuk mengambil foto, kamu juga dapat memiliki koleksi foto yang memukau. Sebagai contoh, jika kamu ingin mendapatkan foto sunrise yang baik, kamu sebaiknya menyempatkan diri untuk datang pada waktu pagi hari.

       

       
      9. Mengambil Gambar Berurutan

                Hal lain yang dapat kamu lakukan untuk mendokumentasikan foto terbaik adalah dengan mengambil gambar secara berurutan. Dengan teknik ini, kamu dapat mengambil momen secara lebih detail. Gambar-gambar tersebut juga dapat kamu manfaatkan untuk menjadi narasi atau cerita selama perjalanan.

       

       
      10. Mengambil Foto Natural


      Mengambil Foto Natural via

       

       
                Jangan lupa untuk mengambil foto secara natural, terutama jika kamu ingin mengabadikan suasana destinasi wisatamu tersebut. Untuk mendapatkan foto yang natural, cobalah untuk pergi ke tempat yang penuh dengan keramaian dan memiliki banyak aktivitas.

                Cobalah untuk mengambil foto sebanyak-banyaknya secara natural atau candid. Kamu akan mendapatkan cerita sebenarnya tentang foto-foto tersebut. Memori yang akan kamu dapatkan tentang tempat di foto-foto tersebut juga akan terasa lebih alami.

                Dengan mengambil foto yang secara lebih natural, kamu juga akan terkejut karena mengetahui hasilnya justru lebih baik daripada ekspresi foto yang dipersiapkan. Ya, untuk melengkapi koleksi dokumentasi perjalanan wisatamu, pastikan kamu juga menangkap ekspresi natural penduduk di tempat tersebut.

       

       
      11. Memperhatikan Latar Belakang

                Ketika sedang pergi mengunjungi suatu destinasi wisata, pastikanlah kamu juga memperhatikan latar belakang dari foto-foto yang akan kamu bidik. Sebagai rekomendasi, cobalah untuk mencari latar belakang yang tidak terlalu mencolok.

                Kamu dapat mencoba untuk mencari posisi pencahayaan yang cerah namun memiliki latar belakang yang gelap. Tentu saja, latar belakang ini juga sangat cocok jika kamu ingin mengambil gambar wajah.

                Ya, pada intinya jangan sampai kamu memfoto sebuah objek dengan latar belakang yang terlalu ramai karena hal ini dapat membuat foto-fotomu menjadi kurang begitu focus.
       


       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Kali ini guide / tutorial untuk membuat Postingan di Forum Jalan2 terbaru ini. Simpel seh sebenarnya, cuma mungkin ada beberapa yang masih belum paham cara berforum sebelum nya. Oh iya sebelum nya kalian harus bikin ID (akun) Forum Jalan2 dulu ya baca caranya DISINI
      Akan di bagi menjadi 2 yaitu Cara Posting dari PC / Laptop dan Handphone
       
      Cara Posting Dari PC
      01. Masuk ke web http://jalan2.com/forum lalu Login (jika sudah punya username) atau Sign In (Daftar jika belum punya Username) baca INI
      02. Di halaman awal web, klik CREATE berada di Pojok Kanan Atas layar, lalu pilih TOPIC

       
      03. Klik Select, akan muncul pilihan Sub Forum, pilihlah sesuai materi yang ingin di tulis / di tanyakan. Misal jika ingin bertanya sesuatu, pilih sub forum Tanya Jawab. Lalu klik Continue

       
      04. Lalu akan masuk ke halaman untuk menulis Materi nya, tulis lah Judul yang jelas, dan isi Materi yang sesuai. Misal mau bertanya tentang Itinerary Bali 3 Hari. Setelah beres klik Submit Question, untuk menampilkan Postingan di Forum. Dan kalian akan langsung di arah kan ke postingan kalian tadi.

       
      06. Di Halaman awal web Forum Jalan2, postingan kalian ada di paling atas Latest Topics

       
      07. Jika mau menambahkan Foto di dalam Postingan baca cara nya di SINI
      08. Jika ada yang menjawab postingan kalian, akan ada notifikasi ke Email (Jika daftar akun melalui Email) atau Notifikasi di web Forum di Pojok Kanan Atas Layar.

       
      09. Selamat kalian sudah berhasil Posting di Forum Jalan2, jenis Postingan beragam : Tanya Jawab, Informasi Wisata, Field Report (Catatan Perjalanan), Informasi Umum, Berita, dll. Inti nya yang berguna bagi semua member dan orang banyak ya :)
       
      Sebelum Posting Hendak nya Ikuti Aturan Forum Baca Di SINI
×
×
  • Create New...