redocean

Tanya Cara Besarin Font Srt Di Tv

38 posts in this topic

Ahhh 

Converter mungkin berhasil.

ada sih aplikasi namanya Format Factory( rekomendasi versi 3.8.0)  dan ini support berbagai macam font dan berbagai macam warna  , lainya Freemake Video Converter tapi sayangnya walau bisa membesarkan subtitle video tapi sub nya gak bisa diwarnain juga, dan hanya beberapa font aja yang tersedia.

kadang bingung saya sama format factory,,, kadang kadang gak bisa convert suatu file , padahal niatnya subtitle mau dikasih warna hahaha

 

ada aplikasi lain yang memudahkan

kali aja ada script atau apalah gitu untuk edit sub secara mudah gak pake notepad gitu?

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya biasanya juga pake Format Factory kalau terpaksa harus gabung film dgn Sub nya..

sebenernya ini software buat convert bermacam file (video, audio, picture atau doc),
tapi di format convert video ada setting untuk menambahkan file SUB (srt, ass, idx)
ukurannyapun bisa dipilih ada default, small atau large.. saya biasa pilih default dan hasilnya ya standart kyk sub film di tv..
warna texs juga bisa diganti..

tapi masalahnya, berhubung ini sekalian convert... jadi lamaa... makin besar file video nya makin lama convertnya... he

Share this post


Link to post
Share on other sites
18 hours ago, Sableng SentoSa said:

Ahhh 

Converter mungkin berhasil.

ada sih aplikasi namanya Format Factory( rekomendasi versi 3.8.0)  dan ini support berbagai macam font dan berbagai macam warna  , lainya Freemake Video Converter tapi sayangnya walau bisa membesarkan subtitle video tapi sub nya gak bisa diwarnain juga, dan hanya beberapa font aja yang tersedia.

kadang bingung saya sama format factory,,, kadang kadang gak bisa convert suatu file , padahal niatnya subtitle mau dikasih warna hahaha

 

ada aplikasi lain yang memudahkan

kali aja ada script atau apalah gitu untuk edit sub secara mudah gak pake notepad gitu?

nah info bagus neh thx bro @Sableng SentoSa

11 hours ago, maipura said:

saya biasanya juga pake Format Factory kalau terpaksa harus gabung film dgn Sub nya..

sebenernya ini software buat convert bermacam file (video, audio, picture atau doc),
tapi di format convert video ada setting untuk menambahkan file SUB (srt, ass, idx)
ukurannyapun bisa dipilih ada default, small atau large.. saya biasa pilih default dan hasilnya ya standart kyk sub film di tv..
warna texs juga bisa diganti..

tapi masalahnya, berhubung ini sekalian convert... jadi lamaa... makin besar file video nya makin lama convertnya... he

I see noted 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Teks bisa dibesarkan pake xilisoft ultimate...video conventer..

Teks bs dibesarkan sampai 72..bisa diwarna juga..

Silahkan mencoba.

Gambar kedua saya edit font ukuran 28 warna kuning.Gambar atas font ukuran 38.

IMG-20171110-WA0000.jpg

DSC_0003.JPG

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 14/11/2017 at 6:54 PM, deffa said:

siap makasih info nya  @Su'id

Sama2.Harap vidio dkompres format avi/mpeg soalnya bebas disetel pada dvd player/tv.Kalau ingin buka setting subtitle pilih effect.

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 11/13/2017 at 1:53 PM, Su'id said:

Teks bisa dibesarkan pake xilisoft ultimate...video conventer..

Teks bs dibesarkan sampai 72..bisa diwarna juga..

Silahkan mencoba.

Gambar kedua saya edit font ukuran 28 warna kuning.Gambar atas font ukuran 38.

IMG-20171110-WA0000.jpg

DSC_0003.JPG

Convertnya berapa lama pak?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Hollywood memang sudah sering memproduksi film-film berkualitas yang tentu saja menyenangkan untuk ditonton. Nah, rupanya beberapa destinasi wisata di Indonesia juga pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood.
      Indonesia memang terkenal sebagai salah satu primadona wisata yang kaya dengan keindahannya. Berkat keindahan itu pula beberapa sutradara film-film Hollywood tidak segan untuk memilih Indonesia sebagai salah satu lokasi syutingnya.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui berbagai lokasi syuting film Hollywood di Indonesia? Yuk simak pembahasannya dalam menyambangi berbagai lokasi syuting film Hollywood di Indonesia.
       
      1. Pantai Padang-Padang dan Ubud, Bali – Eat Pray Love


      Film Eat Pray Love via Firmcithulk
       
      Inilah dia salah satu film Hollywood yang mengambil lokasi syuting di Pulau Dewata, Bali. Film ini adalah Eat Pray Love yang ditayangkan tahun 2010 dan dibintangi oleh Julia Roberts.
      Salah satu destinasi wisata yang dijadikan sebagai lokasi syuting film ini adalah pantai Padang Padang yang terletak sekitar 50 menit dari Kuta atau berada di sebelah utara Bali.


      Pantai Padang Padang via Griya Wisata
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata di Bali yang menjadi salah satu lokasi syuting Eat Pray Love. Destinasi wisata ini adalah Pantai Padang Padang.
      Lokasi pantai ini bersentuhan langsung dengan pebukitan membuat suasana alam yang unik dengan karang terjal di sekitarnya. Untuk mencapai pantai ini, kamu dapat berjalan menuju ke pantai yang searah dengan jalur Pantai Dreamland.
      Selain melewati pintu masuk Garuda Wisnu Kencana, kamu juga akan melewati pintu masuk Pecatu Indah Resort. Untuk memasuki pantai ini, kamu harus menuruni tebing dengan tangga yang sempit. Kamu harus memiringkan badan ketika memasuki tempat ini.
      Pantai ini sudah sejak lama menjadi salah satu destinasi wisata yang dikunjungi terutama oleh wisatawan asing. Pantai ini sempat ditutup ketika syuting film Eat Pray Love sedang dilakukan, namun hal ini justru malah membuat banyak orang beramai-ramai ingin mendatangi pantai ini segera setelah film tersebut selesai proses syutingnya.


      Ubud via Bali Indonesia
       
      Selain Pantai Padang Padang, rupanya ada lagi destinasi wisata lainnya yang dijadikan sebagai lokasi syuting film Eat Pray Love di Bali. Destinasi wisata tersebut adalah Ubud.
      Ubud sudah sejak lama menjadi salah satu destinasi wisata yang sering dikunjungi di Bali. Hal ini juga tidak terlepas dari seni yang memang sudah sejak lama sangat erat kaitannya dengan Ubud.


      Campuhan Ridge Walk via Rafting Bali
       
      Ubud memiliki banyak destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi. Sebut saja Campuhan Ridge Walk. Campuhan Ridge Walk sangat cocok jika kamu ingin merasakan serunya lari atau jalan pagi sambil menikmati pemandangan alam berupa perbukitan yang mempesona.
      Ketika menyambangi Campuhan Ridge Walk ini, kamu dapat merasakan pemandangan berupa perbukitan yang menyenangkan. Di sini, path yang harus kamu tempuh tergolong cukup membuatmu berkeringat jadi usahakan untuk memakai pakaian yang nyaman.
      Tenang saja, karena semuanya tentu akan terbayar dengan pemandangan alam yang sangat indah.


      Tegalalang via Shanti Bali Tour
       
      Selain Campuhan Ridge Walk, kamu juga dapat menyambangi destinasi wsata lainnya di Ubud. Destinasi wisata tersebut adalah Tegalalang yang menyajikan pemandangan berupa terasering yang indah.
      Sawah ini terletak di daerah utara Ubud menuju ke arah Kintamani. Sawah terasering di Tegalalang tergolong tidak begitu besar namun mampu menyuguhkan pemandangan terasering yang cantik dan menawan.
      Untuk lebih memaksimalkan kunjunganmu ketika mengunjungi Tegalalang ini, kamu dapat menyantap makan siangmu di tempat ini. Kamu dapat makan siang di restoran pinggir sawah sambil menikmati pemandangan berupa sawah berteras yang indah.


      Goa Gajah via Lucky Bali Tour
       
      Selama berada di Ubud, kamu juga dapat menyambangi Goa Gajah. Goa Gajah adalah sebuah goa buatan yang seringkali berfungsi sebagai tempat ibadah. Goa Gajah juga merupakan salah satu goa terindah yang terdapat di Ubud.
      Ketika memasuki kompleks Goa Gajah, kamu akan diberi pinjam berupa sarung yang sebaiknya kamu kenakan. Di tempat ini juga terdapat patung dengan air mancur menuju kolam.
      Ketika memasuki Goa Gajah, kamu juga dapat merasakan udaranya yang sejuk dan dingin sehingga kondisi ini akan semakin menambah kenyamananmu ketika mengunjungi Goa Gajah.
       
      2. Karangasem dan Nusa Lembongan, Bali – Alex Cross

      Selanjutnya, inilah dia film Hollywood lainnya yang mengambil lokasi syuting di Bali, Indonesia. Film ini adalah Alex Cross. Film ini merupakan film besutan Rob Cohen yang diproduksi tahun 2012.


      Karangasem, Bali via Bali Hello Travel
       
      Kabupaten Karangasem adalah sebuah kabupaten yang terletak di Bali. Ibukotanya berada di Amalpura. Nah, salah satu objek wisata yang menjadi primadona utama di Karangasem ini adalah Pura Besakih. Destinasi wisata lainnya yang terdapat di Karangasem adalah Bukit Jambul, Taman Ujung, Candi Desa dan masih banyak lainnya.


      Pura Besakih via Pedoman Wisata
       
      Inilah dia Pura Besakih yang merupakan salah satu destinasi wisata yang terletak di Karangasem. Pura Besakih adalah salah satu tempat persembayangan umat Hindu di Bali.
      Di dalam kompleks Pura Besakih ini terdapat banyak pura. Sehingga, Pura Besakih merupakan pura yang terbesar di Bali.
      Satu pura yang menjadi pusat di Pura Besakih adalah Pura Penataran Agung Besakih. Di sekitarnya, terdapat 18 pura pendamping. Di sini, terdapat anak tangga yang banyak serta gerbang yang besar.
      Di Pura Penataran Agung terdapat 3 arca atau candi utama simbol stana dari sifat Tuhan Tri Murti, yaitu Dewa Brahma, Dewa Wisnu dan Dewa Siwa yang merupakan perlambang Dewa Pencipta, Dewa Pemelihara dan Dewa Pelebur/Reinkarnasi. Pura Besakih masuk dalam daftar pengusulan Situs Warisan Dunia UNESCO sejak tahun 1995.


      Nusa Lembongan via Blog Vokarmo
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata yang dijadikan sebagai spot syuting di film Alex Cross. Destinasi wisata ini adalah Nusa Lembongan.
      Nusa Lembongan atau yang berarti Pulau Lembongan adalah sebuah pulau kecil yang terletak di sekitar Nusa Ceningan dan Nusa Penida. Bagi kamu yang ingin mendapatkan nuansa lain ketika menyambangi Bali, kamu dapat mencoba mengunjungi Nusa Lembongan ini.
      Di Nusa Lembongan, tidak ada mobil. Motor pun hanya berlalu lalang dalam jumlah yang tidak begitu banyak. Pantai dan suasana yang ditawarkan di Nusa Lembongan sendiri juga tergolong sepi sehingga dapat membuat para pengunjung merasa nyaman ketika datang ke tempat ini.
      Untuk menyambangi Nusa Lembongan, kamu dapat mengunjungi Pantai Sanur terlebih dahulu. Dari Pantai Sanur, kamu dapat menaiki kapal untuk mencapai Nusa Lembongan. Terdapat banyak kapal yang akan mengantarkanmu untuk mencapai Nusa Lembongan.
      Untuk menikmati keindahan yang ditawarkan oleh Nusa Lembongan, kamu dapat menyewa motor dan berkeliling di pulau ini. Inilah dia Nusa Lembongan yang menjadi salah satu destinasi wisata spot lokasi syuting film Alex Cross.
       
      3. Candi Borobudur, Jawa Tengah – Java Heat


      Java Heat via Kompasiana
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu film Hollywood yang mengambil lokasi syuting di Indonesia tepatnya di Candi Borobudur. Film ini adalah Java Heat. Film ini diproduksi sekitar tahun 2012 yang dibintangi oleh Kellan Lutz, Ario Bayu, Atiqah Hasiholan dan Mickey Rourke.
      Film ini mengeksplor berbagai sudut Candi Borobudur. Selain itu, juga banyak melibatkan masyarakat sekitar yang terletak di Candi Borobudur. Alhasil, hal ini dapat membuat banyak pengunjung datang dan menyambangi Candi Borobudur.


      Candi Borobudur via Cdn Indonesia Travel
       
      Candi Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang menawan. Candi ini dibangun pada tahun 800an masehi oleh bangsa Buddha Mahayana. Borobudur adalah sebuah candi terbesar di dunia dan juga merupakan salah satu monument Buddha terbesar di dunia.
      Pada aslinya, terdapat sekitar 504 arca Buddha di sekitar kawasan Candi Borobudur ini. Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
      Candi Borobudur sendiri telah masuk menjadi salah satu situs warisan dunia menurut UNESCO sejak tahun 1982. Borobudur sendiri telah dijadikan sebagai tempat ziarah keagamaan, terutama pada waktu hari Waisak.
       
      4. Pelabuhan Sunda Kelapa dan Lapangan Banteng, DKI Jakarta – Blackhat


      Blackhat via Savanna365
       
      Selanjutnya dia, inilah dia film Hollywood lainnya yang mengambil lokasi syuting di Indonesia. Film ini adalah Blackhat yang rilis pada tahun 2015.
      Salah satu actor yang terlibat dalam film ini adalah Chris Hemsworth. Film ini mengambil lokasi syuting di Jakarta seperti Pelabuhan Sunda Kelapa dan Lapangan Banteng.


      Pelabuhan Sunda Kelapa via Print Kompas
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata yang menjadi lokasi spot syuting film Blackhat. Lokasi syuting ini adalah Pelabuhan Sunda Kelapa.
      Desa yang terletak di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa diyakini sebagai cikal bakal Jakarta. Pada saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa direncanakan menjadi sebagai kawasan wisata karena memiliki nilai yang sangat tinggi.
      Saat ini, pelabuhan ini memiliki luas daratan yang mencapai 760 hektar. Tempat ini terdiri atas dua pelabuhan utama dan pelabuhan Kalibaru. Pelabuhan utama memiliki panjang area 3.250 meter dan luas kolam lebih kurang 1.200 meter yang mampu menampung 70 perahu layar motor.
      Dari segi lokasi, kawasan Pelabuhan Sunda Kelapa ini memang termasuk dalam kawasan dengan lokasi yang strategis. Hal ini karena pelabuhan ini terletak di sekitar kawasan-kawasan seperti Glodok, Pasar Pagi, Mangga Dua dan masih banyak lainnya.
      Tidak jauh dari Pelabuhan Sunda Kelapa, terdapat Museum Bahari. Di dalam Museum Bahari menampilkan dunia kemaritiman Indonesia masa silam serta peninggalan sejarah kolonial Belanda di zaman dulu.


      Lapangan Banteng via Geospotter
       
      Nah, selanjutnya inilah dia salah satu lokasi spot syuting yang juga terdapat di Jakarta. Spot syuting ini adalah Lapangan Banteng yang terletak di dekat Monas.
      Lapangan Banteng ini dulunya bernama Waterlooplein. Lapangan Banteng ini juga dikenal sebagai Lapangan Singa karena di tengahnya terpancang tugu peringatan kemenangan pertempuran di Waterloo dengan patung singa di atasnya.
       
      5. Candi Prambanan, Jawa Tengah – The Philosopher (After The Dark)


      After The Dark via Kaskus
       
      Selanjutnya, inilah dia salah satu film Hollywood yang juga mengambil spot lokasi syuting di Indonesia. Film ini adalah The Philosopher (After The Dark) yang disutradarai oleh John Hubbles. Film bergenre fantasi sains ini juga dibintangi oleh salah satu artis Indonesia yaitu Cinta Laura.


      Candi Prambanan via Juskardoman
       
      Salah satu spot lokasi syuting yang digunakan di film The Philosopher ini adalah Candi Prambanan. Konsep bangunan Candi Prambanan yang tua dan unik menjadikan John Hubbles memilih untuk menggunakan spot ini sebagai salah satu tempat lokasi syuting The Philosopher.
      Candi Prambanan ini memiliki tinggi yang mencapai hingga 47 meter, sekitar 5 meter lebih tinggi daripada Candi Borobudur. Candi ini terletak sekitar 17 meter dari pusat kota Jogjakarta dan saat ini dibangun taman pula yang bertujuan untuk menambah keindahan kawasan kompleks candi.
      Candi Prambanan memiliki nama lain Candi Loro Jonggrang. Candi ini merupakan kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi.
      Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Candi ini dibangun pada masa dua raja yaitu Rakai Pikatan dan Rakai Balitung.
       
      6. Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat – Savages


      Savages via Collider
       
      Inilah dia film selanjutnya yang mengambil spot lokasi syuting di Indonesia. Film ini adalah film Savages yang rilis tahun 2012. Film ini disutradarai oleh Olliver Stone.
      Beberapa artis yang bermain film di sini adalah John Travolta, Salma Hayek, Blake Lively, dan Taylor Kisch. Salah satu spot lokasi syuting film ini adalah Pulau Moyo, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.


      Pulau Moyo via Ayo Ke Sumbawa
       
      Inilah dia Pulau Moyo yang indah dan dijadikan sebagai salah satu lokasi syuting film Savages. Pulau Moyo memiliki sekitar 22.000 lebih hektar taman buru dan masih berpotensi untuk dikembangkan bagi potensi wisata.
      Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Moyo adalah sekitar bulan Juli-Agustus. Hal ini karena pada bulan Desember-April terdapat banyak ombak di pulau ini.
      Pulau Moyo yang terletak di Teluk Saleh memiliki cagar alam taman nasional Pulau Moyo. Taman Nasional Pulau Moyo berada beberapa kilometer dari pantai utara dan pulau ini dikelilingi oleh terumbu karang yang indah dan habitat untuk babi hutan, biawak berikut 21 jenis kelelawar, rusa liar dan terdapat juga kelompok kera pemakan kepiting, sapi liar, rusa, babi hutan dan berbagai macam spesies burung, ikan hiu dan kura-kura.
      Itulah dia sekilas mengenai Pulau Moyo yang dijadikan sebagai salah satu spot lokasi syuting film Savages.
       
      Nah, itulah dia beberapa film Hollywood yang mengambil lokasi spot syuting di Indonesia. Kita telah membahasnya dalam menyambangi berbagai lokasi syuting film Hollywood di Indonesia.
      Lokasi syuting film-film tersebut yang mengambil tempat di Indonesia rupanya juga memberikan nilai yang positif bagi pariwisata Indonesia. Sebagian lokasi syuting tersebut menjadi semakin ramai dikunjungi setelah film-film ini mengambil syuting di tempat tersebut.
      Film-film ini juga berkontribusi karena juga turut melibatkan banyak warga lokal yang berada di sekitar lokasi syuting tersebut. Banyak artis Indonesia juga turut terlibat dalam pembuatan film-film tersebut.
      Happy traveling!
    • By just0682
      Penuh dengan momen menyentuh dengan chemistry kuat dari kedua pemain utamanya, 'Room' merupakan drama tearjerker yang berkualitas. Namun lebih dari itu, ia juga merupakan film yang mencerahkan.

      Satu aspek yang membuat teror dalam Room begitu mencekat adalah relatibilitasnya dengan dunia nyata. Mungkin sulit dipercaya, tapi keberadaan predator seksual seringkali tak jauh dari lingkungan sekitar kita. Namun film ini bukanlah kisah nyata. Bukan pula sekedar thriller mengenai teror atau survival. Di tangan sutradara yang kompeten, ia bisa menjadi thriller berkualitas. Namun, Room lebih dari itu. 

      Hari ini adalah ulang tahun kelima Jack (Jacob Tremblay). Setelah bangun tidur, tak lupa ia mengucapkan selamat pagi pada lemari, wastafel, kulkas, televisi, kursi, bathtub dan kasur. Konyol ya? Kita pun sering melakukan hal-hal bodoh di masa kanak-kanak, jadi jangan salahkan Jack. Pagi itu, Jack akan membuat kue ulang tahun bersama sang ibu (Brie Larson). 

      Terdengar seperti film yang bahagia? Nope. Tak butuh waktu lama bagi penonton untuk menyadari bahwa ruang yang ternyata adalah tempat tinggal mereka merupakan penjara bagi keduanya. Tujuh tahun lalu, seorang gadis diculik dan disekap di ruang kedap suara kemudian diperkosa berkali-kali oleh pria yang disebutnya sebagai Old Nick (Sean Bridgers) hingga akhirnya ia melahirkan Jack. Pun demikian, ia diperbolehkan merawat Jack. Saat Jack sudah bertambah besar dan situasi semakin sulit, si ibu harus mengupayakan kebebasan mereka. 

      Diadaptasi oleh Emma Donoghue dari novelnya sendiri, cerita Room tak berakhir disini. Film ini bisa dibilang mempunyai dua bagian plot yang berbeda; tak hanya tentang bertahan hidup atau bebas namun juga bagaimana mereka beradaptasi dengan dunia luar. Keduanya sama-sama intens. Ada eksplorasi kompleks dari bagaimana cara kedua tokoh utama kita melihat dunia yang sama dengan cara yang berbeda. 

      Untuk membangun atmosfer dan memainkan dimensi, sutradara Lenny Abrahamson juga memanfaatkan aspek teknis. Pengambilan gambar yang sedemikian rupa dengan angle tertentu serta close-up menciptakan kesan bahwa ruangan sesempit itu lebih luas dari kelihatannya. Ketika Jack melihat sinar matahari untuk pertama kalinya, Abrahamson menggunakan eksposure berlebih untuk menciptakan kesan menyilaukan, persis seperti penglihatan Jack. 

      Donoghue melakukan pendekatan yang menarik dengan menuturkan cerita dari sudut pandang Jack dan bagaimana ia melihat dunia. Ia tak pernah tahu dunia luar. Interaksinya dengan dunia nyata terbatas pada jendela langit-langit, dimana ia bisa melihat sinar matahari atau bintang di malam hari. Jack percaya hanya ada dia dan sang ibu di seluruh semesta. Binatang dan manusia lain yang dilihatnya via televisi hanyalah fantasi, meski ia sempat meragukan hal itu saat Old Nick masuk ke ruangan untuk "berinteraksi" dengan si ibu, sementara ia ngumpet di lemari. Bagi Jack, ruangan ini adalah dunianya. 

      Sementara bagi sang ibu, ruangan ini adalah "sangkar"-nya, sumber kebenciannya. Satu-satunya alasan baginya tetap hidup adalah keberadaan Jack. Ia mendidik Jack menjadi anak yang cerdas dan sehat (kita melihat Jack belajar membaca dan berolahraga ringan ditemani ibunya). Di paruh kedua, kita menyaksikan karakternya yang lebih rapuh, saat ia melihat bahwa dunia tidaklah seperti harapannya. Ia jauh lebih sulit beradaptasi dibandingkan Jack. 

      Chemistry dan interaksi dari dua tokoh utama adalah elemen paling kuat dari film ini. Bagaimana Larson menghidupkan karakter ibu dengan kompleksitas emosional macam ini meski dibatasi dengan narasi dari perspektif Jack menunjukkan talentanya berakting. Hubungannya dengan Jack terlihat meyakinkan sebagai ibu dan anak. Tremblay tampil bersinar sebagai Jack. Bocah ini benar-benar bisa berakting dan akan mengubah opini kita bahwa kepolosan anak-anak selalu identik dengan kebodohan atau tingkah menjengkelkan.

      Berfokus pada kisah kasih sayang ibu-anak serta penuh dengan momen-momen menyentuh, Abrahamson tak merasa perlu untuk memaparkannya dengan gamblang; hal yang membuat Room menjadi drama tearjerker yang berkualitas. Namun film ini (lagi-lagi) lebih dari itu. Ia juga merupakan film yang mencerahkan. Ya, terkadang memang melodramatis, tapi sulit untuk memungkiri dampak emosional yang ditimbulkannya selesai menonton. 
       
      Sumber : Teguh Raspati, www.ulasanpilem.com
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
       
      Jadi minggu kemaren saya di ajak oleh pak dokter @Okky Kusumah nonton Premier film yang sangat di tunggu Tahun ini yaitu Fast & Furious 7
       
      Kenapa ditunggu-tunggu ? Karena seperti yang kalian tahu akhir desember 2013 kemarin, salah satu bintang utama nya Paul Walker. Meninggal dunia karena kecelakaan mobil yang di tumpangi nya bersama temannya. Jadi ada desas desus kalau Paul Walker tidak akan main di film ini. Padahal saat itu sedang berlangsung shooting film ini masih pertengahan jalan.
       
      Namun semua nya terjawab Paul Walker masih bermain di film ini sampai habis, dan tidak ada adegan beliau meninggal di film ini. Kok bisa ya ? Ya semua nya berkat teknologi CGI (Computer Graphic Image) yang sangat canggih dan juga melibatkan beberapa aktor tambahan yang mempunyai wajah yang sangay mirip beliau salah satunya kedua adik laki-laki Paul Walker yaitu Caleb dan Cody Walker. 
       
      Back to Movie, disini sutradara James Wan pasti merubah sedikit jalan cerita nya, dari desas desus yang ada seperti ending nya dan beberapa adegan Paul Walker yang disesuaikan dengan kondisi aktor pengganti.
       
      Film di mulai dengan adegan lucu keseharian Brian o'Conner (Paul Walker) yang baru yaitu mengantar anak nya bernama Jack o'Connor ke Sekolah dengan menggunakan mobil keluarga berupa mini van. Diman Brian sangat berusaha untuk menjadi seorang ayah yang panutan dengan selalu memasangkan seat belt pada anak nya dan menahan keinginan nya untuk ngebut
       
      Lalu setting berubah di rumah Dominic Toretto (Vin Diesel) mendapat kunjungan dari keluarga nya (Brian, Jack dan Mia), namun kunjungan ini berakhir tidak manis dimana, Toretto mendapatkan sebuah paket mencurigakan dari Jepang, yang ternyata berisi bom, yang menghancurkan Rumah nya. Lalu diketahui lah disini ada hubungannya dengan kematian Han (Sung Kang) di Jepang pada film The Fast and The Furious 3 : Tokyo Drift
       
      Ternyata mobil Han yang meledak saat itu di ledakkan oleh kakak dari Owen Shaw (Furious 6) yaitu Deckard Shaw (Jason Statham). 
       
      Dari sini di mulai lah petualangan tim Pembalap Jalanan ini, dari mencari alat pencari super canggih bernama God Eyes, sampai terbang bersama mobil termahal di dunia pada Etihad Tower Abu Dhabi
       
      Adegan yang paling saya sukai adalah ketika mereka mencari Ramsey (Nathalie Emmanuel) seorang hacker wanita yang menciptakan alat canggih berupa God Eyes. Dimana tim ini harus terjun bebas dari pesawat dengan menggunakan mobil nya masing-masing yang dilengkapi parasut, untuk menghindari pantauan musuh.
       
      Overall film ini WORTH 1000%. Sutradara James Wan berhasil membayar lunas rasa penasaran para penggemar film ini dengan tidak "menghilangkan" Paul Walker. 
       
      Seperti yang sudah di duga bahwa beberapa adegan Paul Walker diganti pemeran lainnya, yang paling terlihat adalah di adegan terakhir ketika Brian dan Toretto saling bertatapan di mobil masing-masing sebelum berpisah jalan, di adegan terakhir. Disini terlihat perbedaan bentuk muka, dan sudah di konfirmasi pas adegan itu adalah muka adik Paul yaitu Cody Walker dengan sentuhan CGI.

       
      Dan yang paling saya terharu adalah Quotes terakhir dari Toretto untuk Brian
       
       
       
       
      Salut untuk film ini semoga masih ada lanjutannya dan Brian O'Connor masih ada walaupun di perankan oleh adiknya
       
      Oh ya satu yang saya sedikit highlights adalah Abu Dhabi, mereka negara Islam yang sangat terbuka, di film ini terlihat mereka memperlihatkan kebebasan nya, berbeda dengan negara Islam pada umumnya
       

       
    • By marioboros
      source image : BicaraBerita
       
      Buat Kalian pasti pernah berkunjung ke salah satu minimarket yang bernama 7-Eleven. Pernah melihat salah satu produk yang dijual disana berupa makanan ringan dengan nama Tao Kae Noi?
      Ya benar, makanan ringan berupa rumput laut tersebut mempunyai rasa yang khas tersendiri terutama bagi para penggemarnya. Namun apa Anda tahu cerita inspiratif dibalik Tao Kae Noi tersebut?
       

       
      Tao Kae Noi adalah makanan rumput yang berasal dari negeri gajah putih, Thailand. Pemiliknya bernama Aitthipat Kulapongvanich atau Top Ittipat, seorang anak muda yang menginspirasi kita untuk berusaha dalam memperjuangkan apa yang dinamakan kesuksesan tanpa mengenal rasa putus asa dan malu.
       
      Jika Anda pernah Download film The Billionaire subtitle Indonesia dan sudah menonton film nya, Anda pasti akan sudah mengetahui bagaimana perjuangan seorang Top dalam mengejar kesuksesannya.
      Mulai dari menjual weapon dalam games online, yang akhirnya dibanned oleh pihak developer karena menjadikan game tersebut untuk komersial, lalu mulai mencoba membuka usaha dengan menjual barang elektronik berupa DVD namun ternyata dia ditipu karena DVD tersebut bajakan dan akhirnya rusak.
       
      Namun dia tidak patah semangat, sampai dia juga mencoba untuk menjadi seorang pedagang kacang goreng dengan membeli alat khusus otomatis untuk menggorengnya, pada awalnya usaha kacang goreng tersebut berjalan dengan lancar hingga akhirnya bangkrut karena pendapatan yang semakin berkurang dan sedikit masalah dalam hal penjualan.
      Hingga pada suatu ketika saat sedang bersama sang kekasihnya dan sedang memakan rumput laut dan dia merasakan kelezatan rumput laut tersebut dan mempunyai ide untuk membuat makanan ringan dengan bahan dasar rumput laut.
      Banyak kisah saat mencoba membuat cemilan rumput laut dengan rasa yang nikmat namun tetap saja gagal, hingga saat sang paman mengalami kecelakaan rumput laut dengan rasa lezat yang ditunggu-tunggu pun akhirnya bisa dibuat.
      Setelah dirasa berhasil mulai lah Top Ittipat mencoba peruntungannya dengan menawarkan produknya ke 7-Eleven, namun tidak semudah yang dibayangkan, dia masih harus melalui berbagai halangan mulai dari produk yang pada awalnya ditolak karena kemasan yang kurang bagus namun akhirnya diterima setelah diperbaiki, lalu harus melalui uji GMP (Good Manufacturing Practice) dari pihak 7-Eleven.
       
      Namun semuanya dilalui oleh Top Ittipat dengan percaya diri, keyakinan dan kerja keras hingga akhirnya semuanya berjalan dengan lancar dan pada akhirnya Top sudah bisa memiliki perusahaan sendiri dengan ribuan karyawan dan produk yang sudah dikirim ke berbagai dunia dan menjadi salah satu produk unggulan di 7-Eleven tersebut.
      Kisah Top Ittipat ini mengajarkan kita agar tidak pantang menyerah dalam mengejar suatu impian kita, walaupun ada beberapa sifat Top yang kurang baik dalam hal mengambil keputusan dan keras kepalanya.
      Kini Top sudah menikah dengan bintang FHM Magazine bernama Mint Prapatsorn.
    • By fariezetta
      Musim panas masih terus berlangsung. Kalau di luar negeri, musim panas merupakan musim liburan yang paling dinantikan. Karena itu, musim panas menjadi musim yang paling pas untuk merilis film baru yang seru. Meski di Indonesia nggak ada yang namanya musim panas, tapi film baru yang seru tersebut juga ikut ramai diputar di bioskop-bioskop. Apalagi, bertepatan juga dengan musim liburan anak sekolah. Nggak heran, film yang bertengger mulai Juni keren-keren dan pantas dinantikan. Ditambah lagi banyak film anak yang bisa ditonton semua umur. Bioskop jadi salah satu tujuan tempat berlibur.   Setelah bulan kemarin kita disuguhkan dengan berbagai film menarik, Bulan Juli kita masih akan dihadirkan berbagai film seru yang nggak kalah keren dengan bulan kemarin. Bulan Juni kemarin mulai dari Maleficent, 22 Jump Steet, sampai yang terbaru Transformer adalah film-film yang merajai bisokop. Dari dalam negeri kita tahu juga ada Cahaya dari Timur yang sukses membuat haru penontonnya.   Bagaimana dengan Bulan Juli ini? Tentunya ada sederetang film yang akan membuat anda penasaran, bukan? Ini dia beberapa film terbaru yang akan rilis di Bulan Juli 2014.   Dawn of the Planet of the Apes Film ini merupakan film yang pernah menjadi film terbaik saat rilis pertama kali di tahun .... dengan judul... Kali ini, para pecinta film Dawn of the Planet of the Apes akan kembali menyaksikan konflik antara manusia dengan kawanan para simpanse yang seharusnya sudah mencapai kata sepakat untuk berdamai.   Konflik terjadi ketika kedamaian para simpanse ini mulai terganggu lagi. Sekelompok manusia yang selamat dari virus mematikan dahulu kembali menyulut perang di antara mereka. Film ini kembali dibintangi oleh Gary Oldman ditambah juga oleh Jason Clarke, Kerri Russell, dan lain sebagainya. Kalau mau nonton, film ini bakal tayang di bioskop Indonesia kalau nggak salah 9 JUli 2014. Sekarang sudah bisa dilihat di bioskop kesayangan anda :)   Guardians of the Galaxy Satu lagi dari Marvel. Kalau nggak sabar dengan The Avengers 2, mungkin film ini bisa jadi salah satu penawarnya. Guardians of the Galaxy akan menampilkan aksi sejumlah superhero dengan konsep petualangan luar angkasa. Film ini pertama kali dibuat dari versi komiknya. Kalau di USA, film ini sih baru akan dirilis tanggal 31 Juli nanti, mungkin di Indonesia bakal tayang di Bulan Agustus kali, ya.   Guardians of the Galaxy juga punya sederet bintang papan atas di daftar pemainnya. Aa Chris Pratt, Zoe Saldana, dan Dave Bautista. Untuk pengisi suara karakter 2 superhero lainnya ada Vin Diesel dan juga Bradley Cooper. Hmm... walau ga lihat muka asli mereka, kita nantikan saja bagaimana film ini berjalan. Akankah sesukses blockbuster Marvel sebelumnya atau tidak. We'll see.   Begin Again Penggemar Adam Levine merapat! Bumbu banget emang ada pentolan Maroon 5 di film ini. Meski nggak jadi karakter utama, tapi kayaknya cukup jadi supporting actor yang menonjol. Begin Again diperankan oleh Keira Knightley dan juga si om Hulk alias Mark Ruffalo.    Film ini bergenre drama komedi musikal yang akan memperlihatkan kemampuan bernyanyi para aktornya. Bukan cuma Adam yang berperan sebagai penyanyi, Keira pun akan unjuk kebolehan kemampuan olah vokalnya di film ini. Keira akan memerankan karakter penyanyi wanita sekaligus penulis lagu dan mantan dari Adam Levine.    Adam ternyata menjadi superstar dan membuat Keira perlahan terlupakan. Tapi Keira akhirnya bertemu dengan Mark Ruffalo yang bergerak di industri musik namun terpinggirkan. Bersama, keduanya pun mulai merintis musik mereka dari sudut ke sudut jalan lainnya. Dalam film ini, Adam Levine mengakui banyak belajar akting dari Keira dan Keira juga bilang, selain suaminya yang mengajarkan bernyanyi, Adam juga banyak membantunya. Bahkan, Keira bilang kalau Adam ini support banget setiap syuting. Buat yang suka genre drama begini, bolehlah ditunggu-tunggu.   Blended Drama komedi? Nih, ada jagoannya drama komedi, Adam Sandler yang kembali lewat film Blended. Sandler bakal beradu akting dengan barry Moore dengan cerita tentang single parent yang sedang mencari jodoh kembali. Jadi, Adam dan Barry ceritanya udah pernah kopi darat tapi sayangnya nggak berhasil. Jadi pengalaman yang nggak enak untuk diingat-ingat, papa mama single parent ini saling janji nggak bakal ketemu lagi.   Tapi ternyata, takdir berkehendak lain. Keduanya malah bertemu lagi di Afrika. Kali ini mereka bersama anak-anak masing-masing. Di sinilah berbagai kisah baru dimulai. Lucu dan yang pastinya bisa jadi rekomendasi film kalau temen2 lagi bingung mau nonton apa. Blende udah masuk daftar Coming Soon di 21 cinema.    Planes: Fire & Rescue Kalau yang satu ini merupakan film yang bisa ditonton semua umur. Yang mau ngajak anak-anak, sepupu atau keponakan bisa ajak nonton film ini. Planes ini bercerita tentang tim pemadam kebakaran sama tim penyelamatan udara gitu. Nantikan aja aksi seu mereka di film ini.    Boyhood Boyhood merupakan film yang diprediksi menjadi film terbaik di tahun 2014. Mengapa begitu? Boyhood merupakan film yang mengambil waktu syuting terlama atau terpanjang, yakni lebih dari 12 tahun.    Boyhood menceritakan tentang perjalanan hidup seorang anak laki-laki dari usia 6 hingga 18 tahun. Menariknya, semua pemain yang ada di film ini benar-benar memerankannya selama 12 tahun tersebut.   Masih ingat dengan film Up yang membuat kita terharu dengan perjalanan dari muda hingga tuanya? Film animasi tersebut membutuhkan waktu sekitar 5 tahun untuk membuat sketch sketch tiap adegannya. dan kali ini, Boyhood menggunakan aktor yang sama selama 12 tahun dan memperlihatkan bagaimana ia tumbuh secara fisik maupun emosional.   Boyhood dibintangi oleh Ellar Coltrane sebagai Mason, Ethan Hawke dan Patricia Arquette sebagai orang tua Mason, dan Lorelei Linklater sebagai kakak perempuannya. Film ini disutradarai oleh Richard Linklater dan naskahnya juga ditulis oleh Richard Linklater.    Linklater juga memberikan soundtrack dari lagu-lagu yang pernah hits di zamannya, sekaligus apa yang menjadi tren mulai dari buku, film, dan sebagainya. Hal ini akan memberikan nostalgia tersendiri bagi mereka yang merasakan euforia di masa lalu.   Joe Film ini masuk ke dalam movie yang recommended karena berhasil mengambil alih perhatian di Venice Film Festival tahun lalu. Film ini menjadi independent film yang memperlihatkan Nicolas Cage, sang aktor, dan sutradara David Gordon Green kembali melakukan yang terbaik di film mereka.   Joe merupakan film yang diadaptasi dari novel Larry Brown dengan judul yang sama di tahun 1991. Joe adalah nama karakter (Joe Ransom) yang dimainkan oleh Nicolas Cage. Film ini akan menceritakan perjuangan Joe yang hidup susah, bertempramen tinggi yang kemudian bertemu dengan seorang anak berumur 15 tahun bernama Gary. Gary akan diperankan oleh Tye Sheridan. 
    • By zeekyuryu
      Dongeng dari Middle Earth, The Hobbit: Desolation of Smaug masih menduduki posisi teratas sebagai film terlaris di minggu ke-3 sejak tayang perdana pada 13 Desember 2013 lalu. Hobbit kedua ini tidak membiarkan para pendatang baru merebut posisinya. Padahal, minggu ini banyak film baru dengan sederet bintang Hollywood papan atas, seperti Wolf of Wall Street yang diperankan Leonardo Di Caprio Misalnya.   Dilansir sejumlah situs film, minggu ini The Hobbit: Desolation of Smaug meraup $29,9 juta dan disusul Frozen dengan $28,8 juta. Apa temen-temen jalan2 di sini pecinta trilogi The Hobbit?   The Hobbit: Desolation of Smaug ini merupakan film Hobbit ke-2 setelah sebelumnya The Hobbit: Unexpected Journey rilis di tahun 2012. Hobbit menceritakan petualang Bilbo Baggins, paman dari Frodo Baggins yang menjadi karakter utama di trilogi The Lord of The Rings.    Sama ketika The Lord of The Rings begitu dinantikan setiap kemunculannya dan bahkan novelnya, The Hobbit pun demikian. Dengan sutradara yang sama yaitu Peter Jackson, wajar saja jika Hobbit dinantikan para pecinta The Lord of The Rings. Sutradara yang sama itu membuat para penonton seolah masuk ke dunia Middle Earth yang benar-benar ada. Sejumlah pemain, karakter, bangunan, dan dari sisi sinematografi memang dibuat sama satu sama lain. Jadi nggak heran, siapa pun yang menonton The Lord of The Rings akan merasakan petualangan yang seolah berkelanjutan di The Hobbit.   Peter Jackson mendulang kesuksesan yang sama ketika trilogi Lord of The Rings diputar. Dengan durasi yang cukup lama setiap seri film yang ia luncurkan, penonton rasanya tak sabar menantikan petualangan selanjutnya.   Di Hobbit ke-2 ini, akhir cerita sangat menggemaskan. Cerita berakhir ketika naga yang menduduki Lonely Mountain terbang menuju penduduk di desa danau. Rasanya tak sabar menantikan seri terakhir yang baru rilis tahun depan. Serupa ketika Hobbit pertama berakhir, ketika Bilbo menatap Lonely Mountain dari kejauhan.    Hobbit ke-2 ini juga sangat menagih karena di sini diceritakan bagaimana Legolas dan Gimli akhirnya bisa berkawan di trilogi The Lord of The Rings. Gimli merupakan anak dari seorang dwarf atau kurcaci yang ikut petualangan dengan Bilbo merebut Lonely Mountain. Sedangkan Legolas sendiri merupakan peri hutan yang ingin mempertahankan kedamaian wilayahnya. Tapi sayangnya, masa penuaan seperti terbalik untuk Legolas. Legolas di The Hobbit 2 ini terlihat lebih tua dari Legolas di Lord of The Rings padahal setting waktu cerita seharusnya Legolas lebih muda di The Hobbit. Ya, wajar saja, hehehe...    Peran cincin the precious Lord of The Rings ini juga cukup berarti di sini. Bilbo banyak menggunakan cincin tersebut di film ini dan malah porsi kebangkitan naga lebih sedikit dari yang diperkirakan. Dengan judul Desolation of Smaug, saya pribadi mengharapkan pertarungan yang panjang dan menegangkan antara hobbit dan kawan2 dengan si Smaug itu sendiri. Meski begitu, perjuangan dwarf melawan Smaug cukup membuat saya ikut deg-degan.   Sebenarnya ada sejumlah bagian yang saya kurang mengerti maksudnya. Seperti mengapa Gandalf pisah dari rombongan. Jika bertujuan untuk menghimpun massa dan strategi seperti yang ia lakukan di Lord of The Rings mungkin masuk akal. Tapi kenapa malah masuk ke perangkap para Orcs. Hmm entahlah. Tapi ini juga yang bikin penasaran. Di The Lord of The Rings, Gandalf pernah diceritakan seperti tewas tapi ternyata tidak. Dan sekarang, ia ditangkap dan membuat penonton ikut penasaran bagaimana ia melepaskan dirinya.    Efek visual dari The Hobbit pun tentu jadi salah satu magnet lainnya yang membuat para pecinta epic ini menontonnya. Saya sebenernya sangat tergiur untuk menonton dalam format 4D, tapi sayangnya ga jadi karena kendala waktu dan harga hahah... Bayangkan ketika adegan para Hobbit berusaha lolos dari kaumnya Legolas dan bertarung melawan para Orcs si sungai, visual 2D saja sudah membuat saya terpesona, apalagi jika ikut merasakan keseruannya dengan format 4D... hhhhrrrgghhh pasti keren banget.   Ya, pokoknya, trilogi The Hobbit ini sama nagihnya dengan trilogi The Lord of The Rings. Jadi wajar jika film ini laris manis di tahun 2013. Info tambahan, The Hobbit pertama, An Unexpected Journey masuk ke dalam daftar Film yang paling banyak dibajak di tahun 2013. hahahha mungkin karena pada penasaran bagi yang belum nonton yang pertama dan mau nonton yang ke-2 atau yang sudah nonton mau mengingat lagi Hobbit yang pertama sebelum nonton Hobbit yang ke-2. The Hobbit: There and Back Again akan tayang Desember 2014. Sabar menanti deh ya...   
    • By redocean
      Film 2014 apa saja yang sedang jalan2ers tunggu-tunggu? Banyak banget film 2014 yang siap kita nantikan seperti tahun ini. Selain film baru, ada juga film-film lanjutan alias sekuel atau franchise2 dari blocbuster sebelumnya. Nah, karena gue lebih suka adv, action, epic, sci fic dan sejenisnya, film yang gue tunggu-tunggu berikut ini menyingkirkan genre drama ya... hehehe...   - Captain Ameria: The Winter Soldier Kenapa ini? Emang bagus? yah, sayang aja sih kalau nonton Captain AMerica pertama sama Avengers tapi ga nonton yang kedua ini, heheh.... Selain suka sama Chris Evan, ada si Scarlett Johansson juga si black widow... mayan banget deh, hhii. Penasaran juga sih sama sama SHIELD karena di sini katanya bakal diceritain banyak si ketua SHIELD itu.   - Noah Epic baru, kalau ga salah ya sebelumnya belum ada. Yang main Emma Watson sama siapa tuh lupa namanya, tapi dia yang jadi Raja Rouhan di Lord of The Rings (CMIIW). hohoo... Selain suka genre beginian, cukup penasaran karena ada bumbu kontroversi sejak peluncuran trailer (?) atau screening (?) begitulah... katanya menyinggung suatu golongan atau agama tertentu. Let's see ajah.   - Transcendence Another Johnny Depp's. Kenapa penasaran? Garis besarnya cerita tentang kehebatan komputer yang melebihi otak manusia. Alasan kenapa gue nungguin ini adalah karena berharap film Depp yang ini tidak mengecewakan. Rindu film2 keren Depp sih... yang Lone Ranger kan bisa dibilang gagal di pasaran. (walaupun karena menurut gue juga salah media yang udah kebanyakan ngritik bahkan sebelum film diputar perdana. Jadinya kebentuk opini publik deh). Kalau bahasa forum sebelah, kebanyakan spoiler   - Divergent Yang ini katanya bakal kayak Hunger Games. Ga tau sih belum kepoin banyak, tapi bisa deh jadi daftar film yang gue tunggu.   - The Amazing Spiderman 2 Jangan tanya kenapa, karena selain pasti bakal pada nonton ini, juga kalau gue karena Mas Garfield Maklum lah ya... cewe gitu... hahah... tapi pengen tau juga Jammie Foxx jadi penjahat cupu bijimane tingkahnya.   - Maleficent Sleeping beauty gitu deh. Ini filmnya Jolie nih. Buat mas-mas mbak-mbak yang kangen si tante Jolie bolehlah ngantri buat nonton ini. Jolie di sini antagonis. Jadi penyihirnya. Lihat behind the scene nya serem juga emang muka Jolie ye... Cocok lah ga jadi protagonis terus.   - The Hunger Games: Mocking Jay Part 1 Buat pecinta seri Hunger Games, tahun 2014 seri terakhir bagian pertama, The Hunger Games: Mocking Jay Part 1 bakal muncul nih. Gimana ya petualangan Katniss Everdeen ini? Hmm... mungkin bisa ditunggu deh nih.   - The Hobbit: There and Back Again Yes, sekuel terakhir dari The Hobbit. Ini wajib ditonton, pertama karena emang suka banget sama film ini dari sisi cast, sinematografi, cerita, sutradara, keren parah menurut saya. Apalagi, yang kedua kemarin nanggung banget. Jadi, yang ketiga ini wajib banget ditunggu :)   - The Wolf of Wall Street Kalau yang ini pengen ditunggu karena penasaran dengan aksi Leonardo di Caprio. Film kriminal komedi kayak Catch Me if You Can kayaknya. Yah sapa tahu memang menarik untuk ditunggu.   - Godzilla Godzila versi terbaru ini sapa tahu bisa jadi film yang ditunggu-tunggu.    - X Men: Days of Future Bagi pecinta X-Men, film ini juga pantas untuk dinantikan.   - 12 Years of Slave Brad Pitt akan kembali bermain dalam film yang katanya diangkat dari kisah nyata ini.    - Guardians of the Galaxy Belum tahu bagaimana konsep sebenernya ini film. APakah akan sepeti The Avengers atau bagaimana. Tapi film dari Marvel ini cukup bikin penasaran jadi masuk ke dalam salah satu film yang dinantikan.   Yah tadinya sih mau nungguin Fast and Furious 7 tapi sayangnya harus diundur ke tahun 2014 karena Om Paul sudah tiada. (RIP). Pending 1 tahun, lumayan lama ya heheh...