Sign in to follow this  
Amel

Wisata Budaya ke Rumah Topeng Mimi Rasinah

5 posts in this topic

Halo temen-temen sekalian, kali ini saya mau sharing tentang sebuah wisata budaya ke Rumah Topeng Mimi Rasinah. Pasti pada bertanya-tanya kan tempat apa itu? Rumah Topeng Mimi Rasinah ini adalah tempat munculnya salah satu warisan budaya nasional kita yaitu Tari Topeng. Pasti pernah lihat kan tari Topeng, dimana penarinya menari dengan menggunakan topeng.

Tari ini adalah tarian asal Jawa Barat, nah sanggar Mimi rasinah ini adalah pelopor dari tari Topeng tersebut,khususnya versi Indramayu. Pendirinya adalah almarhumah Mimi Rasinah, dan sekarang tanggung jawab beliau sudah dilimpahkan ke cucu nya yaitu Aerli Rasinah. Mba Aerli ini di umurnya yang masih muda namun memegang peran yang sangat penting, yaitu melestarikan Tari Topeng yang diturunkan kepadanya. Perlu temen2 tahu bahwa tidak semua orang dapat menarikan tari Topeng ini dengan benar, meskipun kelihatannya mudah. Dari sekian banyak murid Mimi Rasinah, hanya Aerli Rasinah yang memenuhi syarat sebagai penerus beliau.

Nah, di Rumah Topeng inilah semua kegiatan bersumber. Aerli mengajak anak2 sekitar lingkungannya untuk belajar tari dengan gratis, demi terus memasyarakatkan tari Topeng ini. Secara prestasi, Rumah Topeng ini sudah melalanglang buana hingga ke Belanda, Jerman, dan lain-lain. Karena budaya kita lebih dihargai di luar negeri, makanya mereka sering mendapat undangan untuk pentas dan mengajar di luar negeri.

Tidak jarang tamu-tamu dari luar kota bahkan dari luar ngeri datang ke sanggar ini untuk belajar atau sekedar silaturahmi, bahkan kebanyakan dari mereka sampai menginap di sanggar tersebut, karena minimnya penginapan di sekitar sanggar Rumah Topeng. Meskipun tempatnya sederhana, namun atmosfirnya sangat kekeluargaan jadi banyak tamu atau wartawan yang datang hingga berulang kali untuk menjenguk Rumah Topeng ini.

kalau temen2 ada yang berminat untuk belajar tari Topeng atau main ke sanggar Rumah Topeng, silahkan loh mereka pasti akan menyambut dengan tangan terbuka..:D Tempatnya berada di kota Mangga yaitu Indramayu, tepatnya di Desa Pekandangan. Kalau naik kereta Cirebon Express, turun aja di Jatibarang dan lanjut naik angkot ke kota Indramayu, pasti akan melewati Desa Pekandangan ini. Tanya aja Rumah Topeng Mimi Rasinah pasti pada tahu karena sudah cukup terkenal di Indramayu :D

post-4-0-76670600-1352388508_thumb.jpgpost-4-0-54174100-1352388514_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mba erli rasinah ini kalo nda salah pernah muncul di trans 7 ya? acara Tupperware wanita2 berprestasi di Indonesia....salut deh untuk sanggar2 yang tetap mempertahankan eksistensinya...tetap semangat!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya kebetulan pernah membuat membaca tentang tari topeng ini, tapi dulu seinget saya tempatnya di Losari. Memang sih tari Topeng itu milik Jawa Barat, jadi tiap daerah memiliki gaya nya sendiri2 kali yaa...

Share this post


Link to post
Share on other sites

Setau saya Losari juga ada pencipta tari topengnya, tapi gerakan dan filsafatnya berbeda bro Arief. Kebetulan sanggar Mimi Rasinah ini cukup gencar dalam mensosialisasikan tari Topeng jadi sering diundang ke kota besar dan luar negeri :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By ms.dr
      Kita akan menyusuri geliat pariwisata di Kabupaten Kebumen Jawa Tengah yang menyimpan potensi keindahan alam berupa gua dengan ratusan air terjunya dan keindahan pantai serta konservasi Manggrove yang di galakan oleh komunitas sadar wisata di kawasan Kars Gombong.
      http://www.campatour.com/ID/package/explore-gua-seratus-air-terjun/
      Kami menggunakan jasa dari CAMPA TOUR dan baru konfirm 4 orang. Untuk memenuhi kuota kami mencari teman bareng (WANITA) untuk trip dibawah.
      Silakan email untuk informasi biaya (fast response)
      dian.ramadhani@yahoo.com
      Setiap korespondensi dengan CAMPA TOUR akan selalu saya cc kan dalam email.
      CAMPA TOUR
      www.campatour.com
      IG: @campatour
      Biaya: 10 orang dengan perhitungan 850ribu/pax.
      Apabila kurang dari 10 orang akan ada biaya tambahan.
      Day 1
      05.00 Tiba di Stasiun Kebumen’
      05.00 – 05.45 Persiapan di Pom Bensin Panjer
      05.45 – 06.15 Sarapan Nasi Penggel
      06.15 – 07.30 Perjalanan ke Goa Barat
      07.30 – 13.30 Goa Barat
      13.30 – 14.30Istirahat + Makan
      14.30 – 15.15 Perjalanan ke Menganti
      15.15 – 18.00
      Pantai Menganti
      18.00 – 18.30 Perjalanan ke homestay Petruk
      18.30 – istirahat + makan
      Day 2
      06.00 – 06.30 Sarapan
      06.30 – 07.00 Perjalanan ke Sawangan Adventure
      07.00 – 09.00 Sawangan Adventure
      09.00 – 09.30 Perjalanan ke Mangrove Logending
      09.30 – 12.00 Mangrove Logending + makan siang
      12.00 – 12.30Perjalanan ke Benteng Van der Wijck
      12.30 – 14.00Benteng Van der Wijck
      14.00 – 15.00Roemah Martha Tilaar
      15.00 – 16.30 Menuju Jembangan Wisata Alam
      16.30 – 19.00Jembangan Wisata Alam
      19.00 – 19.45 Menuju ke Kebumen
      19.45 – Istirahat penginapan Kebumen
      Day 3
      05.00 – 05.30 Perjalanan ke Bukit PI
      05.30 – 06.30 Pagi Bukit Pentulu Indah
      06.30 – 08.30 Menikmati Geowisata Karangsambung
      08.30 – 09.30 Sarapan iwak Lukulo
      09.30 – 11.00 Pulang ke Kota mampir di Kerajinan Batik
      11.00 – 12.00 Check out penginapan
      12.00 – 12.30 Perjalanan ke Ambal
      12.30 – 13.30 Kuliner Sate Ambal di desa langsung
      13.30 – 14.00Perjalanan ke Laguna Lembupurwo
      14.00 – 16.00 Laguna Lembupurwo + pembuatan nira
      16.00 – 17.00 Perjalanan ke stasiun Kebumen + oleh-oleh
      17.00 menuju stasiun
      Fasilitas
      - Akomodasi
      - makan selama tour (makanan khas kebumen)
      - guide
      - ranger gua
      - perlengkapan masuk goa
      - kapal jelajah manggrove
      - mineral
      Exclude
      - Tiket kereta api
      - makan diluar program
      - kebutuhan pribadi
      NOTE: Untuk peserta dari Jakarta ada opsi untuk sewa ELF dengan kapasitas maksimal 14 orang. Biaya akan diinfokan kemudian.
    • By JAVATRAV INDONESIA
      DCF#6
      31 Juli - 02 Agustus 2015 bersama Javatrav
      Meeting Point:
      Banjarnegara IDR 810,000
      Purwokerto IDR 850,000
      Yogyakarta IDR 875,000
      Include :
      FASILITAS
      1. Bus / Elf private ( sesuai jumlah peserta )
      2. penginapan / Homestay selama 2 malam 1 kamar 3-5 orang *(bed, km, air panas )
      3. makan 6x
      4. snack 1x
      5. tiket VIP DCF
      6. Pass Acara Ritual Cukur Rambut Gembel;
      7. Free Tiket masuk kompleks candi arjuna selama DCF;
      8. Free 1 kali masuk objek wisata Kawah Sikidang;
      9. Free 1 kali masuk objek wisata Telaga Warna;
      10. Kain Batik untuk upacara ritual;
      11. T-shirt (all size);
      12. GID Stick;
      13. Lampion
      14. lokal guide
      15. tour leader
      16. Goodie bag & souvenir JAVATRAV
      17. dokumentasi
      TIDAK TERMASUK :
      1. pengeluaran pribadi
      2. transport ke meeting point
      3. oleh-oleh
      Itenary :
      Jumat, 31 Juli 2015
      14.00 Berangkat menuju dieng
      16.00 Chek in home stay
      17.00 Acara Bebas (makan malam) & persiapan JAZZ ATAS AWAN
      19.30 FESTIVAL JAZZ DI ATAS AWAN
      23.00 istirahat
      Sabtu, 01 Agustus 2015
      03.00 - 03.30 Persiapan ke bukit sikunir.
      03.30 - 04.00 Tracking menuju sikunir.
      04.30 - 05'30 Meliat sunrise di sikunir.
      06.00 Kembali ke Home stay
      07.00 - 10.00 Mandi & Sarapan (include).
      10.00 - 12.00 Jalan-jalan kawah sikidang
      12.00 - 15.00 ISHOMA dan Bukit sidengkeng / Batu pandang ratapan
      15.00 - 18.00 Kembali ke Home stay dan Acara bebas
      18.00 - 19.30 ISHOMA
      20.00 - 23.00 Pelepasan lampion.
      23.00 - 05.00 Istirahat.
      Minggu, 02 Agustus 2015.
      05.00 - 06.30 Mandi & Sarapan (include).
      06.30 - 07.00 Check out.
      07.00 - 14.00 Melihat tradisi pencukuran rambut gembel dan Pelarungan di Telaga Warna.
      14.00 - 16.00 Perjalanan menuju Banjarnegara / Meeting point.
      itinerary
      bersifat tidak meningkat dan akan berubah sewaktu-waktu sesuai kondisi di lapangan
      perlengkapan yang harus dibawa
      * day pack
      * jaket tebal
      * kaos kaki
      * sarung tangan
      * obat-obatan pribadi
      * Bagi yang tiba di banjarnegara sebelum hari H atau tengah malam, disediakan home stay gratis untuk istirahat.
      more info dan reservasi
      CP :
      - Amy 082112854865 / 53D22ED8
      - Brian 081215894524/ 750D4274

    • By bie_masayu
      Baru2 ini saya membaca di koran lokal mengenai pergantian Sultan Buton, dari yang sebelumnya di pegang oleh La Ode Muhammad Djafar (Sultan Buton ke-39) digantikan oleh dr H La Ode Muhammad Izat Manarfa sebagai Sultan Buton yang ke-40. Izat Manarfa sendiri merupakan cucu dari Sultan Buton ke-38, yakni Sri Sultan Falihi Khalifatul Khammisi.

      Saya langsung teringat 1 hal yang sangat menakjubkan dari Kesultanan Buton yakni bentengnya atau yang dikenal dengan istilah BENTENG KERATON WOLIO (berada di Kotamadya Bau-Bau, Sulawesi Tenggara)

      Benteng Keraton Wolio Buton berdiri kokoh diatas puncak dataran tinggi, sehingga jika kita berada di atas benteng, maka akan nampak keindahan Kota Bau-Bau dan hilir mudik kapal yang melalui Selat Buton. Karena luasnya Benteng Keraton Wolio (kurang lebih 23 hektar), Museum Rekor Indonesia (MURI) menetapkan Benteng ini sebagai benteng terluas di Nusantara. Bahkan oleh Guiness Book Record pada tahun 2006 ditetapkan sebagai benteng terluas di dunia. WOW!!!

      Benteng yang memiliki panjang 2.740 meter, memiliki 12 pintu gerbang yang disebut Lawa dan 16 pos jaga yang dilengkapi meriam yang mereka sebut Baluara. Konon pada masa pembuatan benteng keraton ini bahan baku utama yang digunakan adalah batu-batu gunung yang disusun rapi dengan kapur dan rumput laut (agar-agar) serta putih telur sebagai bahan perekat.

      Menariknya, dalam kawasan benteng ini, dihuni oleh penduduk yang merupakan pewaris keturunan dari para keluarga bangsawan Keraton Buton. Kawasan ini (masuk dalam Kelurahan Melai) tercatat sebagai wilayah terpadat di kota Bau-Bau. Namun meskipun menjadi pemukiman, situs peninggalan sejarah masa lalu yang ada disana masih tetap terpelihara dengan baik. Rumah-rumah tua yang mencirikan khas budaya setempat tetap terpelihara hingga saat ini.
      Di tengah benteng terdapat sebuah mesjid tua dan tiang bendera yang usianya seumur mesjid. Yang dibangun pada abad ke – 16 pada masa pemerintahan Sultan Buton III La sangaji Sultan Kaimuddin yang bertahta antara tahun 1591 – 1596 (sumber : Wikipedia). Nah, hitung aja berapa umur mesjid sekarang ini . yang jelas banyak

      Ada yang unik dari masjid ini. Menurut cerita yang saya peroleh dari warga setempat, rangka masjid ini menggunakan 313 potongan kayu, sama banyaknya dengan jumlah tulang rangka manusia, serta dilengkapi 12 pintu dan jendela sebagai simbol jumlah lubang dalam tubuh manusia, seperti lubang hidung, telinga, mata, mulut, dan seterusnyaâ€. Satu hal lagi yang unik adalah ritual sholat jumat yang dilakukan di masjid ini (berhubung saya wanita dan tidak melaksanakan sholat jumat, saya hanya bisa mengorek cerita ini dari teman2 pria). Kalo dimesjid biasa, yang mengumandangkan adzan kan hanya satu orang, katanya klo di masjid ini ada 4 orang yang mengumandangkan adzan secara bersamaan. Wow! Unik kan?!!

      Nah, inilah sedikit hal yang menarik dan unik dari Benteng Keraton Wolio. Masih banyak hal yang bisa diceritakan dari sisi benteng ini. Tapi, daripada lewat cerita saya yang mungkin kurang menarik, mengapa tidak temen2 JJners meluangkan waktu berkunjung ke benteng terluas di dunia ini?
    • By ameryudha
      Apa sih maksudnya TS ?
      Ga ada maksud apa-apa sih, tapi TS pengen ngenalin yang namanya Kampung Tajur di Purwakarta, dimana Kampung Tajur ini merupakan sebuah daerah yang dikembangkan ( sengaja dibuat tepatnya ) sebagai tempat wisata .
      Di kampong ini juga kita dikenalkan dengan lingkungan dan budaya setempat dengan melibatkan peran serta masyarakat yang tinggal di area tersebut (Ecotourism based on community development).
       
      Oh jadi Kampung Ini Sebagai Alat Untuk Melestarikan Tradisi dan Budaya Ya ?
      Ga juga sih, tapi di desa ini tradisi dan budaya Sunda masih kental melekat pada masyarakat .Jadi ya kalau kamu kesini kamu bisa  langsung melihat l ingkungan yang masih asri, dengan rumah pangung khas Sunda tentunya.
       
       
       
      Terus Disini Ada Apa Aja Sih ?
      Kalo kamu ga tertarik sama budaya Sunda mah ga akan seru, tapi kalo kamu orangnya memang cinta negeri, TS yakin kamu disini bakal seneng banget. Back To Nature, Back To Tradition juga.
       
      Eh tahu ga sih u ntuk memasak juga masih memakai peralatan tradisional (kayu bakar), meskipun ada juga yang menggunakan gas bantuan pemerintah. Untuk menghasilkan beras tak jarang pula masih menggunakan lumpang dan alu untuk menumbuk gabah.
       
      Selain itu ada juga tradisi yang namanya  Ngencleng  yang masih di jaga  masyarakat kampung Tajur .
       
      Jadi masyarakat kampong ini  memiliki sebuah tradisi atau kebiasaan unik yang sampai saat ini masih dilakukan, namanya  Ngencleng dimana setiap warga meletakkan sebuah  bambu yang berisi beras di depan pintu rumah mereka masing-masing.
       
      Tradisi Ngecleng ini dilakukan oleh masyarakat untuk mengantisipasi bencana kelaparan apabila kampung mereka tertimpa musibah seperti gagal panen ataupun hasil panen kurang baik.
       
      Wah Gimana Sih Maksud Ngencleng Tuh…
       
      Jadi Ngencleng itu Pake Bambu…Biasanya batang bambu berisi beras yang berukuran 10 cm itu akan diambil oleh petugas keamanan pada malam hari lalu mengumpulkan dan menyimpan beras-beras tersebut di balai desa.
      Simpanan beras-beras tersebut akan dipergunakan jika panen gagal dengan membagikannya secara merata kepada setiap penduduk atau dijual kembali ke pasar dan hasil penjualannya untuk menutupi kebutuhan kampung seperti pembuatan pagar dan perbaikan jalan.
       
       
      Selain Ngencleng ada Tetunggulan…
      Kalo kamu beruntung kamu bisa lihat tradisi Tetunggulan dimana  tetunggungan atau kegiatan menumbuk padi ini tidak setiap hari dilakukan, hanya pada acara-acara khusus saja seperti penyambutan tamu, hajatan/syukuran, peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia (17 Agustus).
       
      Wah , Sunda Kampung Banget Ya…
      Iya, biasanya yang kesini anak sekolahana yang disuruh field trip atau bule-bule yang pengen belajar budaya Sunda. Kamu juga bisa berkunjung doang kesini.
       
      Fasilitas nya sendiri sudah cukup lengkap, karena banyaknya turis yang kesini jadi mereka udah prepare duluan. Adapun Fasilitas yang ada di Kampung wisata ini adalah :
      ·         Rumah tinggal yang menyatu dengan rumah penduduk (home stay)
      ·         Tempat Ibadah
      ·         Konsumsi, dapat diatur untuk masakan tradisional.
      ·         Tempat pertemuan
      ·         Untuk tambahan listrik dapat menyewa genset.
       
      Kegiatan nya apa aja sih TS ?
       
      Kamu juga bisa nginep beberapa hari disini ( layaknya kamu ke Kampung Baduy gitu) dimana aktivitas yang dapat dilakukan selama berada di desa wisata Kampung Tajur ini sama persis dengan apa yang dilakukan oleh penduduk desa sehari-hari, yaitu :
      ·         Kegiatan disawah
      ·         Kegiatan di Kebun
      ·         Menyadap aren
      ·         Membuat Gula Aren
      ·         Mengambil rumput untuk ternak
      ·         Membuat Rangginang
       
       
      Terus Caranya Gimana Kalo Mau Kesini ?
      Yang jelas kamu harus tahu caranya ke Purwakarta dulu, dan u ntuk mencapai Desa Wisata Kampung Tajur, Pasanggrahan, Purwakarta ini membutuhkan waktu kurang lebih 2,5 jam dari Jakarta.Ini TS ada petunjuk jalannya 
       
      1. Dari Jalan Tol Jakarta -Cikampek kemudian menuju ke arah Bandung (Tol Cipularang)
      2.Keluar di pintu Tol Jati Luhur, ikuti jalan (kurang lebih sejauh 21 Km) sampai pertigaan Sawit  Darangdan kemudian belok kiri.
      3.Ikuti jalan tersebut sampai bertemu dengan gapura dan papan petunjuk Madrasah Aliyah
      4.Kemudian masuk ke jalan tersebut. Pada ujung jalan akan ketemu dengan kelurahan (kira-kira sejauh 11 Km).
      5.Bis-bis berukuran besar hanya dapat sampai disini.
      6Masuk ke jalan desa kurang lebih 3 KM untuk mencapai Kampung Tajur.
       
       Informasi selengkapnya silahkan buka di www.kampungtajur.com
    • By ryaryuu
      Suku Baduy hidup di area seluas lebih dari 5000 hektar yagn berada di desa Kanekes Leuwidamar kecamatan lebak, lokasinya 38Km dari Rangkasbitung Banten. Baduy terdiri dari 2 bagian yaitu Baduy dalam dan Baduy Luar. Suku Baduy hidup di 3 kampung, yaitu Kampung Cikeusik, Cikertawarna, dan Cibeo.  Uniknya, suku baduy ini memiliki system pemerintahan nya sendiri, ketiga kampong tersebut dipimpin oleh seorang Puun.

      Ada 53 Kampung di Baduy, yang bisa anda jelajahi adalah Baduy Luar. Kebanyakan orang di Suku Baduy memiliki mata pencaharian sebagai petani. Yang mereka tanam adalah padi huma. Selain bertani, baduy juga membuat Tas Koja khas Baduy, selain itu juga mereka sering menjual gula aren ke berbagai daerah ( Banten adalah salah satu penghasil gula aren terbesar di Indonesia, terkenal karena aren batok dan sampai saat ini masih di ekspor untuk Negara Inggris). 
      Rute menuju Suku Baduy :

      Bagi anda yang ingin melihat kearifan suku asli Sunda ini, anda dapat menjelajahi hal-hal unik dari Suku Baduy ini. Caranya adalah :

      -Dari Jakarta, anda pergi ke stasiun kereta api Tanah Abang. Setelah itu , anda ambil jurusan Tanah Abang Rangkas Bitung dengan tariff Rp. 4000( ini pake ac, yang tidak pake Ac harganya Rp. 2000) apapun kelas yang anda pilih, perjalanan memakan waktu 2 jam.

      -Turun dari kereta, anda berada di Stasiun Rangkas Bitung. Keluar dari Stasiun, cari Angkot Rangkas-Aweh , turun di Aweh ongkosnya sekitar Rp. 4000. Dari Aweh , anda bisa melanjutkan perjalanan menuju Ciboleger dengan ongkos sekitar Rp. 12.000.. Sebenarnya , bila anda dating lebih dari 10 orang, anda bisa naik Elf dengan harga Rp. 350rb-Rp.500rb. Tawar2an saja, tapi saya lebih menyarankan anda charter angkot bila rombongan berkisar hanya 10 orang, karena tariff charter angkot lebih murah disbanding Elf.

      - Untuk yang pake mobil pribadi, anda bisa mengambil jalur Jakarta-Tangerang, nanti dari Tol Tangerang anda keluar Tol Balaraja Timur, ambil Tol Rangkasbitung, keluar dari situ rutenya ikuti angkot Aweh , sampai daerah Aweh tanyakan arah Ciboleger. Perjalann memakan waktu sekitar 3,5 jam. Tol sekitar Rp. 26.000 sekali jalan.

      -  Sampai di Ciboleger, anda bisa jalan kaki, untuk yang membawa kendaraan titipkan kendaraan anda di sekitar situ saja. Beri uang, dan pastikan mobil anda aman dengan mengkunci ganda dan menyimpan di tempat teduh, sebaiknya titipkan di rumah seseorang saja.

      -  Rute dari Ciboleger menuju Kampung Cibeo jalan sekitar 3,5 jam. Anda sebetulnya bisa naik ojeg. Tapi kurang ngena saja bila anda naik ojek. Sebelum anda sampai ke Kampung Cibeo, anda akan sampai di Kampung Cikakal terlebih dahulu, dimana anda hanya menempuh waktu 2 jam saja. Tidak ada track yang ekstrim, semuanya jalan biasa saja.

      - Sebagai Informasi, jangan dating bulan Januari hingga April. Ada tradisi namanya Hapit Lemah dan Kawalu dimana kampong Baduy tidak boleh dimasuki oleh pengunjung. Jadi daripada anda sudah susah payah berjalan jauh, ternyata puun tidak mau menerima anda. Bulan Juli Agustus juga banyak pengunjung, kebanyakan anak sekolah. Sebaiknya anda dating di akhir tahun saja. Bila dating di musim hujan, resikonya di tengah perjalanan , anda kehujanan. 

      Informasi yang sangat penting bagi anda yang belum pernah kesana mengenai Adat Istiadat Suku Baduy :

       
       
      Masyarakat Baduy memiliki 5000 hingga 8000 anggota, mereka menetapkan isolasi dari dunia luar, maka dari itu selama anda disana diharapkan anda tidak mengambil foto sembarangan. Mintalah ijin kepada sesepuh disana untuk mengambil gambar bila anda ingin mengambil gambar.
      Orang Baduy menggunakan bahasa sunda dengan dialek sunda-banten untuk keseharian mereka. Mereka sendiri bisa menggunakan bahasa Indonesia dengan lancer walaupun logatnya masih bernada jawa setidaknya bagi anda yang tidak mengeri bahasa sunda, anda bisa berbicara bahasa Indonesia dengan mereka. Orang Baduy sendiri tidak mengenal budaya tulis, dampaknya adalah adat istiadat mereka dan cerita mengenai nenek moyang mereka hanya tersimpan dalam lisan saja.

      Merekapun tidak ada yang mengenyam pendidikan di banku sekolah. Sekolah berlawanan dengan adat istiadat mereka. Sejak era Suharto, mereka menolak utnuk membangun fasilitas sekolah di desa mereka. Bahkan hingga hari ini, pemerintah telah berusaha memaksa mereka untuk mengubah cara hidup mereka untuk membangun fasilitas sekolah , tapi mereka tidak mau. 

      Masyarakat Baduy Luar dulunya adalah masyarakat baduy dalam, ada beberapa hal yang menyebabkan mereka dikeluarkan dari kampong baduy dalam, yaitu karena melanggar adat baduy dalam, atau memang berkeinginan keluar dari baduy dalam, serta mereka menikah dengan anggota baduy luar.  Hal yang membedakan baduy dalam dan baduy luar ( Wikipedia, diakses maret 2013) : 
       
      Bagi anda yang ingin jalan-jalan ke masyarakat Baduy, ini adalah itinerary yang dapat anda lakukan selama 3 hari anda disana :


       
      Hari pertama
       

      JAKARTA - RANGKASBITUNG - CIBOLEGER – GAJEBOH
      Anda bisa pergi ke Ciboleger di pagi hari, memakai mobil membutuhkan 4 jam berkendara. Pergilah jam 7 untuk menghindari kemacetan, nanti sampai disana kurang lebih jam 12.00 siang. Perlu diketahui Ciboleger merupakan gerbang tol menuju suku baduy. Dari Ciboleger, anda bisa trekking ke Kadu Ketug, Balimbing dan Marengo untuk menuju Gajeboh. Jangan lupa anda menyiapkan makan siang, disana tidak ada warung makan, anda siapkan nasi box sendiri saja dari rumah. Untuk penginapan, anda bisa tinggal di rumah puun. Di sore hari, anda bisa trekking ke bukit-bukit yang ada di Gajeboh, nanti disana anda boleh melihat keseharian masyarakat baduy.

      Hari ke 2
      GAJEBOH - KADU KETER - CIGULA - GUNUNG KENCANA - KAROYA
      Di pagi hari, anda bisa memburu sunrise. Setelah sarapan, anda bisa pergi ke Kadu Keter, lalu pergilah ke Cicakal dimana anda akan melihat masyarakat membuat kerajinan seperti tas dan gelang. Lalu dari situ , lanjutkan perjalanan ke Cigula. Untuk makan siang, anda bisa kembali ke Ciboleger. Dari Ciboleger, anda lebih dekat menuju Gunung Kencana, disbanding dari Gajeboh. Trekking ke Desa Jalupang, dimana desa ini merupakan batas masyarakat Baduy dan orang Normal. Kemudian anda bisa pergi ke Karoya dengan menempuh trek sepanjang 2.5 jam pemandangan menuju Karoya ini sangat indah. Sampai di Karoya berbicaralah dengan pemimpin disana untuk meminta ijin menginap, anda bisa lanjut ke Pamoean dimana anda akan mengunjungi masyarakat baduy dalam, setelah puas anda bisa kembali ke Karoya untuk menginap.

      Hari Ke 3 

      KAROYA - GUNUNG KENCANA - RANGKASBITUNG – JAKARTA
      Setelah sarapan , anda bisa memulai penjelajahan dari Karoya ke Jalupang. Perjalanan akan memakan waktu 2,5 jam. Di Jalupang sendiri anda akan melihat orang baduy dan orang normal melakukan barter. Orang Baduy sendiri tidak memiliki uang, mereka melestarikan dengan membarter keperluan mereka dengan barang yang mereka hasilkan. Biasanya pasar barter ini ada di minggu pagi. Setelah makan siang, anda bisa kembali ke Gunung Kencana untuk melanjutkan perjalanan ke Gajeboh dan pulang.
       
       
      Perlu diperhatikan :
       bagi anda yang akan kesana ada beberapa syarat sebelum anda pergi yang harus anda ketahui. Disana susah sinyal hp, dan tidak ada listrik, jadi persiapkan semuanya dengan baik, anda bisa mencharge di Ciboleger ( desa terahir yang ada listrik, begitu naik ke atas, sinyalnya langsung timbul tenggelam). Untuk makanan, anda bisa mempersiapkan dari kota, bicaralah dengan seseorang di Ciboleger ( karena banyak yang datang, anda bisa membeli makanan di sana, sekarang sudah banyak yang jual makanan di Ciboleger). Sebelum mengambil foto anda harus meminta ijin kepada ketua disana dimanapun anda berada selama disana.