Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
Jalan2

Makanan Malaysia ? Tak Perlu Pusing Kalau Ke Malaysia

Recommended Posts

Masalah makanan memang kadang terlihat sepele saat kita akan berwisata ke luar negeri. Tapi akan beda cerita bila Anda memiliki diet khusus, atau pun pantangan – pantangan makanan. Bila ini yang terjadi pada Anda, jangan buru – buru mengurungkan niat untuk berlibur ke luar negeri. Terutama bila negara impian yang ingin Anda jelajahi adalah Malaysia.

 

Negara yang kerap disebut dengan Negeri Jiran ini memang memiliki banyak persamaan dengan Indonesia. Dimulai dari keadaan demografis dan cultural yang serupa, bahasa yang mirip, serta akar ras yang juga sama. Sama halnya, makanan – makanan yang disajikan di Malaysia, kurang lebih sama dengan sajian yang kita kenal di Indonesia. Kebanyakan memiliki rempah yang kuat dan berbasis menu yang digoreng. Jadi sebenarnya, bila Anda memiliki diet khusus, Anda tidak perlu terlalu memusingkan hal tersebut. Namun bisa jadi, pantangan ini akan menjadi hal yang krusial bila terkait dengan kesehatan atau pun keyakinan.

 

post-1-0-99660600-1409112008_thumb.jpg

 

Tentu tidak akan menyenangkan bila agenda liburan yang sudah Anda rancang sedemikian rupa, berubah menjadi bencana karena alergi ataupun perasaan bersalah. Untuk menghindari hal tersebut, berikut tips – tips yang bisa Anda lakukan.

 

Saat Berada di atas Pesawat Terbang

 

Bagi wisatawan yang datang dari Indonesia, santapan yang disajikan di atas pesawat terbang, sebenarnya bukanlah hal yang terlalu memusingkan. Terbang dari Jakarta ke Kuala Lumpur misalnya, hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu setengah jam. Rasanya dalam durasi tersebut, tidak mengkonsumsi apa pun di atas pesawat, tidak akan menjadi masalah.

 

Tapi bila ngemil menjadi andalan Anda untuk membunuh bosan menanti pesawat menapak di bandara, ada baiknya Anda membawa bekal Anda sendiri. Ini untuk berjaga bila ternyata, menu yang Anda kira sudah sesuai dengan diet Anda, ternyata hadir tidak sesuai dengan bayangan. Bawa beberapa penganan kecil bisa sangat membantu. Tapi tetap saja, perhatikan beberapa regulasi yang ditetapkan sehingga Anda tidak terganjal karena membawa makanan yang sekiranya akan mengganggu dan melanggar peraturan.

 

Membawa Bekal  dan Sendiri

 

Ini biasanya menjadi perhatian bagi orang – orang yang memiliki diet sangat spesifik. Misalnya, orang dengan alergi tertentu atau pun wisatawan yang memiliki hobi mengkonsumsi satu atau dua jenis makanan tertentu.  Satu yang khas dari penduduk Indonesia adalah mengenai rokok. Ini sensitif, karena banyak orang yang fanatik dengan satu jenis rokok, dan perlu membawanya sebagai salah satu bekal dalam perjalanan.

 

 

Rokok yang bisa masuk ke Malaysia tanpa dikenai bea cukai, adalah rokok dengan total jumlah kurang dari 200 batang, atau cerutu kurang dari 50 batang, dan kurang dari 225 g tembakau. Lebih dari itu, maka barang yang Anda bawa sudah dimasukkan kategori barang import dan Anda harus mengurus cukainya.

 

Minuman beralkohol pun diperbolehkan untuk ikut masuk dengan kuantitas maksimal 1 liter. Nah, untuk makanan yang Anda bawa sendiri, Anda bisa melenggang dengan santai selama total nilai dari bekal yang Anda bawa kurang atau sama dengan RM 75. Sama halnya dengan rokok, lebih dari jumlah yang telah ditentukan, Anda harus membayar cukai untuk minuman Anda.

 

Obat – Obatan Pribadi

 

post-1-0-51090900-1409111834_thumb.jpg

 

Khusus yang ini terbilang spesifik dan agak menyulitkan. Wisatawan yang harus mengkonsumsi obat dalam rentang waktu tertentu dan berniat berkunjung ke Malaysia, wajib membawa serta surat keterangan dokter. Obat – obatan ini harus dibawa dalam kemasan yang tidak memungkinkan obat – obatan tersebut tercecer.

Satu yang penting, dalam kemasan obat tersebut, harus dicantumkan nama pengguna obat – obatan tersebut. Nantinya, setelah obat – obatan tersebut dicek, baru Anda bisa mendapatkan obat – obatan yang telah Anda bawa.

 

Wisatawan asing memang biasanya tidak tinggal di satu negara dalam kurun waktu lebih dari satu bulan. Karenanya, pihak imigrasi Malaysia menetapkan bahwa apa pun jenis obatnya, hanya diperbolehkan masuk bila total jumlahnya kurang dari atau sama dengan masa konsumsi satu bulan. Lebih dari itu, Anda harus membuang sisanya dan hanya diperbolehkan membawa masuk sesuai jumlah yang diperkenankan. Peraturan yang sama juga dikenakan untuk suplemen dan obat – obatan herbal, termasuk pula vitamin. Khusus tiga terakhir, memang Anda tidak membutuhkan resep dokter, tapi tetap harus menyertakan komposisi dari barang yang Anda bawa.

 

Satu yang pasti, jangan pernah berpikiran untuk membawa obat yang masuk dalam daftar obat – obatan terlarang ke Malaysia. Ancamannya tidak main – main. Berapa pun jumlah yang dibawa, bisa membawa pelakunya ke meja hijau dengan ancaman hukuman mati. Intinya, jangan mengambil resiko.

 

Memesan Makanan di Restoran

 

Gampang – gampang susah bila Anda memiliki diet khusus dan hobi melancong ke luar negeri. Terutama bila diet Anda terkait dengan alergi yang berakibat fatal. Sebelum mulai berburu, tidak ada salahnya Anda mengadakan riset kecil – kecilan mengenai menu yang umum ditemui di Malaysia. Anda yang memiliki alergi terhadap kacang misalnya, jelas tidak bisa mengkonsumsi rojak.

 

Tidak ada salahnya pula Anda mengadakan perbincangan kecil dengan koki yang akan meracik hidangan Anda. Biasanya, mereka berkenan untuk menghilangkan bahan makanan yang membuat alergi. Lagi pula, tentunya mereka tidak ingin mengambil resiko bila Anda akan sakit setelah menyantap hidangan dari mereka.

 

Beberapa wisatawan memberikan pengalaman menarik dengan alergi terhadap makanan tertentu di Malaysia. Mereka banyak menemukan rekomendasi yang bagus dari koki yang mereka ajak berbincang. Dan, bila cocok, bukan tidak mungkin mereka akan menjadi teman baru Anda saat melancong di Negeri Jiran. Menyenangkan, bukan?

 

Makanan Halal

 

post-1-0-13460600-1409111818_thumb.jpg

 

Karena Malaysia merupakan negara yang mayoritasnya adalah penganut ajaran Islam, Anda tidak akan kesulitan untuk menemukan sajian yang halal. Sangat mudah, hampir di seluruh pelosok negara. Mungkin Anda baru perlu menaruh perhatian khusus untuk mencari makanan yang halal bila kunjungan Anda adalah di Petaling Street atau mungkin di Penang. Kedua lokasi tersebut memiliki penduduk penganut keyakinan lain selain muslim yang cukup banyak. Tidak ada salahnya untuk menanyakan terlebih dahulu pada resto tempat Anda makan. Apakah sajian yang disajikan halal atau tidak.

 

Vegetarian

 

post-1-0-14398900-1409111803_thumb.jpg

 

Hobi jalan – jalan dan merupakan seorang vegetarian memang menjadi tantangan tersendiri. Bila kunjungan Anda adalah Singapura atau mungkin Thailand, Anda tidak akan kesulitan menemukan makanan – makanan yang memang hanya terdiri dari tumbuhan. Beda cerita bila Anda berkunjung ke negara yang kurang lebih sama seperti Indonesia, dimana daging dan produk hewani lainnya lebih umum dikenal dari pada sajian yang hanya terbuat dari tumbuh – tumbuhan.

 

Saat di tanah air, Anda pasti sudah menghafal di luar kepala, mana saja rumah makan yang bisa menyajikan makanan tanpa produk hewani, dan mana yang tidak. Bagaimana di Malaysia? Malaysia, sebenarnya kurang lebih sama seperti Indonesia. Saat Anda masuk ke dalam rumah makan dan Anda ragu apakah sajian yang dihidangkan benar – benar tidak berisi produk hewani atau tidak, tidak ada salahnya Anda bertanya.

 

Sebelum memilih resto mana yang bisa Anda kunjungi untuk bersantap, Anda harus tahu pasti, vegetarian jenis apa yang sedang Anda jalani. Vegetarian, ovo vegetarian, ovo lacto, lacto, pesco, atau pollo vegetarian. Dengan demikian, Anda bisa lebih mudah dalam proses mencari tempat makan. Penganut di luar vegetarian murni, terbilang lebih mudah mencari tempat makan. Makanan Malaysia, sebagaimana makanan Indonesia, meskipun bahan utamanya terdiri dari sayuran, tapi banyak pula yang diberi sentuhan produk hewani. Telur, susu, dan kaldu, biasanya susah untuk benar – benar tidak dicampurkan.

 

Cara paling mudah, adalah mencari resto – resto yang berada di sekitara kuil Buddhist atau pun kuil Hindu. Di tempat – tempat ini, resto vegetarian biasanya banyak tersedia. Maksudnya benar – benar vegetarian, tanpa menggunakan kaldu ataupun campuran telur di dalamnya.

 

Bila kunjungan Anda tergolong jauh dari kuil Buddhist dan Hindu, Anda bisa mencoba masuk dulu di resto, dan menanyakan apakah Anda bisa mendapatkan makanan vegetarian. Bila perlu, tegaskan pula diet yang Anda lakoni. Apakah itu berarti tanpa telur, tanpa susu, atau benar – benar tanpa produk hewani. Bila ternyata resto tersebut tidak bisa menyediakan menu yang Anda inginkan, ucapkan terima kasih dan minta maaf karena itu bertentangan dengan diet Anda.

Share this post


Link to post
Share on other sites
Sign in to follow this  

×
×
  • Create New...