• Similar Content

    • By chrizz_msweb
      Bunaken adalah taman laut pertama di Indonesia, keindahan bawah lautnya terkenal sampai
      manca negara. Saya telah membuktikannya sendiri, selama freediving beberapa kali di
      Indonesia, yang terbaik menurut saya adalah di Bunaken.
      Sayang keindahan Indonesia ini tampaknya lebih banyak dinikmati orang asing daripada
      orang Indonesia sendiri. Terutama sejak Cina membuka penerbangan langsung ke Menado.
      Sepanjang saya di sana, hanya satu rombongan turis lokal yang saya temui. Sisanya adalah
      orang asing. Maklum kegiatan yang menarik di Bunaken adalah diving, bahkan snorkeling 
      seperti dianggap kegiatan nomor dua di sini. Mungkin olahraga diving masih terlalu mahal
      untuk ukuran kantong orang2 Indonesia.

      Karena tujuan utama saya adalah untuk freediving, susah susah gampang di Bunaken. Kapal
      dari operator diving hanya mau mengantarkan turis yang diving. Seperti nebeng turis lain
      yang diving ceritanya. Saat saya sedikit memaksa, mereka mengatakan mau mengantarkan
      tapi tetap dengan tarif diving.  Rugi, saya membawa perlengkapan seperti snorkel dan fin
      sendiri,  juga tidak memerlukan BCD atau regulator seperti orang diving.

      Tidak kehabisan akal, saya mencari penduduk lokal di warung yang bisa menyewakan kapal
      unuk snorkeling. Tak lupa juga mengajak turis lokal lain (satu-satunya rombongan turis
      lokal yang satu hotel dengan kami) untuk patungan. Mereka juga tidak diving, tentu saja
      mereka lebih senang dengan kapal penduduk lokal ini daripada kapal dari diving operator
      yang harganya gila gila an bila tidak dibarengi turis yang diving. Lumayan, kami
      mendapatkan harga 500 ribu untuk 5 orang. Tentu saja kapal nya kalah jauh dengan kapal
      dari diving operator, tapi inilah yang lebih pas di kantong.
      Banyak sekali spot yang menarik untuk snorkeling atau diving di bunaken. Keunggulan
      utamanya adalah jenis terumbu karang yang berbentuk wall. Di tempat lain jarang saya
      menemukan wall sebagus di Bunaken. Yang terbaik menurut saya adalah spot bernama Cela 
      Cela. Disebut Cela Cela karena banyak terdapat lubang atau celah di kumpulan terumbu
      karang,  di celah ini saya menemukan Lion Fish. Agak susah mengambil gambar nya,  saya
      harus sedikit masuk ke celah tersebut, dan harus berhati-hati juga jangan sampai terkena
      Lion Fish tersebut. Lion Fish memiliki racun di duri nya yang indah.
      Spot lain yang saya rekomendasikan adalah Lekuan. Di sini banyak terdapat penyu. Mereka
      suka bersarang di celah terumbu karang yang berbentuk wall. Guide kita menunjukkan ada
      penyu sedang tidur di sarangnya. Mungkin ini pengalaman sekali seumur hidup memotret
      penyu di sarang nya yang alami, biasa saya melihat penyu di perarian saja. 
      Di spot yang dangkal, lebih banyak ikan berwarna-warni. Salah satu yang menarik adalah
      Trumpet Fish berwarna kuning. Tidak setiap tempat bisa menjumpai Trumpet Fish. Tidak
      seperti Nemo (Clown Fish) yang bisa dijumpai di hampir semua tempat yang banyak Anemon
      nya.

      Sayang tidak terdapat ikan besar di Bunaken. Tidak ada Manta atau Whale Shark seperti di
      Lombok atau Kalimantan. Memang di Bunaken lebih terkenal dengan sususan terumbu karang
      nya. Namun yang menarik difoto bukan cuma ikan, banyak juga jenis tanaman yang menarik.
      Selain ikan, penyu, dan tanaman,  yang menarik difoto tentu saja turis lain yang sedang
      diving. Di Bunaken banyak orang belajar diving atau sekedar Fun Diving. Fun Diving
      adalah diving ditarik oelh instruktur, tidak perlu sertifikat, namun di kedalaman
      maksimal sekitar 6 meter.  Fun Diving inilah yang paling gampang difoto. Ingat bahwa
      semakin dalam maka cahaya matahari makin sedikit dan warna makin cenderung kebiru-
      biruan.
      Tidak banyak saya melihat turis yang freediving seperti saya. Freediving adalah kegiatan
      diving tanpa menggunakan tabung oksigen. Hanya mengandalkan fin, masker, dan kekuatan
      tahan nafas. Cara ini lebih praktis untuk saya, tidak perlu pusing memikirkan tetek
      bengek seperti safety stop, decompression time, license, dan lain lain. Dan tentunya,
      lebih bersahabat di kantong. Di kedalaman sekitar 6 meter saya menemukan kerang.
      Apa yang bisa kita nikmati di Bunaken selain pemandangan bawah laut nya ?  Jujur, tidak
      banyak. Hampir tidak ada apa-apa di sini. Bila tidak ada rencana basah-basahan, tidak
      disarankan untuk ke Bunaken. Beruntung saya mendapatkan foto sunset yang lumayan.
       
      Foto Lengkapnya : http://chrizz-photography.blogspot.co.id/2017/08/freediving-di-bunaken.html
       
       
       



    • By Alfa Dolfin
      "Ah kata siapa Bunaken udah hancur...Ngga tuch...". Beberapa kali aku mendengar kalau bawah laut Bunaken sudah banyak yang hancur. Karang-karangnya rusak. Banyak pencemaran. Barangkali ia di spot tertentu saja. Tapi aku sudah membuktikan sendiri. 5 hari kami turun (nyelam) di beberapa spot bagus di Bunaken. Satu hari rata-rata nyelam 3x di spot yang beda. berarti aku sudah menikmati 15 spot bawah laut bunaken. Ternyata masih ada kurang lebih 60 spot penyelaman yang bagus di Bunaken....
      Salah satu spot bernama : Muka Kampung. Memang letaknya di depan pemukiman di Pulau Bunaken. Yang istimewa di spot ini ada "rumah" penyu. Wuaaaa penyu...? aku termasuk suka jika bersua penyu. Di hari yang sudah di sepakati jadwalnya, kami turun di spot ini. Kami turun di sekitar 14 meter...sekitar 15 menit guide memberikan kode ada penyu yang lagi "tidur" di rumahnya. kami pun mengerti hand signalnya. segera kami mendekat untuk moto. Berada di jarak yang ideal beberapa rekan termasuk aku segera memainkan kamera bawah alut. 

      lagi asyik moto tiba-tiba sang penyu sisik (entah apa nama latinnya) merasa terusik dan berusaha kabur. Sebelum kabur ada rekan kami yang mencoba menghalangi misalnya memegang cakangnya. langsung guide kami menegor keras melalui hand signal, bahwa tindakan itu dilarang keras...!! akhirnya rekan kami di warning saat di permukaan. Aku pun sempat moto guide ku yang segera menyingkir memberikan jalan bagi si penyu untuk pergi.... Hehehe...ini salah satu pengalaman seru turun di Bunaken.
      Salam
      Note : mohon maaf kesulitan mengecilkan foto. Sudah coba beberapa tombol kog gagal ya. 
    • By thoxy
      Hallo sobat jalan2, kali ini aku akan berbagi sedikit cerita tentang pengalaman pertamaku snorkeling di Bunaken. Pengalaman pertama di Bunaken? yaa. Sebagai orang Manado, aib banget dah rasanya yaa kalau udah tuir begini belom pernah menginjakkan kaki (bukan nginjak2 karang lho yaa) di salah satu taman laut terkenal di dunia yang letaknya di kampung halaman sendiri. hehe...
      mohon maaf sebelumnya, postingan ini sedikit repost atau diringkas dari blog-ku di sini (part I) dan di sini (part II)
       
      Bunaken, 26 Desember 2014
      Entah sudah berapa banyak ulasan tentang Bunaken. Aku lihat di group ini juga sudah ada beberapa. Nah, ini  kutambah satu lagi nih.
       
      Siapa yang tidak kenal dengan Taman Nasional Bunaken? ayo tunjuk tangan??? kebangetan dah kalo belom pernah denger. Namanya sudah mendunia. Taman Nasional yang terletak di teluk Manado, Sulawesi Utara ini terdiri dari Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Montehage, Pulau Siladen, Pulau Nain dan Tanjung Pisok. Terletak di Segi Tiga Terumbu Karang Dunia (Coral Triangle), menjadikannya rumah bagi ratusan spesies terumbu karang, ikan dan mamalia laut. Makanya nggak heran lah kalo pesona taman lautnya itu menjadi magnet bagi para penyelam dari berbagai penjuru dunia. Jangankan para penyelam, yang nggak bisa nyelampun penasaran dengan keindahannya. Tidak hanya taman lautnya lho sobat, daratannya pun punya berbagai kekayaan ekosistem lainnya, seperti rusa, kuskus - bukan nama forum itu lho yaa - burung laut, kepiting dan hutan mangrove. Terdaftar sebagai Taman Laut pada tahun 1991, menjadikannya pula sebagai salah satu taman laut pertama di Indonesia. Kemudian terdaftar di UNESCO pada tahun 2005.
       

      Peta sebagian Sulawesi Utara, Bunaken di sebelah kiri atas (sumber: dephut.go.id)
       
      Nggak sulit kog kalau mau ke Bunaken. Dari pusat kota Manado, hanya berjarak beberapa menit saja ke Pelabuhan Calaca, sebuah pelabuhan kecil dimana terdapat banyak boat yang siap membawa anda ke Bunaken. Berhati-hati dalam memilih atau me-nego boat adalah suatu keharusan. Jangan sampe bernasib sama seperti kami kemaren. Panjang ceritanya, nggak usah ku posting di sini kali yaaa... nanti lah di sesi tanya jawab kalo penasaran. hehehe....

      Pelabuhan Calaca, Manado di sore hari
       
      Rata-rata harga sewa per boat Rp. 750.000,- sehari (PP). Biasanya tukang perahu akan membuka dengan harga lebih dar Rp. 800.000,-. Tinggal ditawar saja. Bisa juga menyewa perahu Katamaran, yang ada kacanya di bagian bawah buat liat-liat karang. Mungkin akan lebih mahal. Jangan lupa pastikan tersedia life jacket.
       
      Perjalanan yang ditempuh hampir satu jam. Sebaiknya datengnya pagi. BIar adem. Manado itu fanass.. hehe..
       
      Hampir tiba di pulau Bunaken, kami kemudian beralih sejenak dari speedboat ke kapal katamaran. Ini optional. Buat sobat yang takut nyebur, ya pake ginian. Tapi kalau niatnya mau snorkeling,  sesi ini di-skip saja lah. toh pemandangan langsung di bawah laut nanti lebih paknyuuuss... lakinya maknyuusss... hehe...

      ini nih yang namanya katamaran

      nah, itu lagi pada liatin kaca..

      nih view-nya.
       
      Kurang lengkap rasanya kalau tidak menginjakkan kaki di pulau Bunakennya. BIaya masuk Taman Laut Bunaken Rp. 7.500,- untuk wisatawan domestik dan Rp. 200.000,- untuk wisatawan asing atau apabila sobat ada yang merasa bule'. hehe... Di sini bisa menyewa perlengkapan snorkeling (wetsuit, snorkel, mask, fins) Rp. 150.00,-, kamera underwater Rp. 300.000,-, guide Rp. 150.000,- (optional), dan perlengkapan selam menyelam (gak sempat nanya). Mahal? menurutku sih iya. Apalagi setelah melihat kondisi fins-nya. Makanya aku bawa sendiri perlengkapannya.

      Pantai Bunaken
       
      Ada juga yang jualan cinderamata dan kaos khas Bunaken. Buat sobat yang mahir malang melintang dalam dunia tawar menawar, jurus anda tidak akan berlaku banget di sini. Yah, sukur2 dikasih korting Rp. 5000,-. Pendirian para penjualnya susah untuk digoyahkan... hehe...
       
      Nggak usah sesi mandi2 di sini kali yaa.. Pantainya sih menurutku biasa aja. Airnya juga agak kabur. Oh, ya. Yang terpenting dari semua aktifitas di pulau ini adalah sesi foto di icon pulaunya. Itu tuh, yang biasanya dilakukan orang-orang kebanyakan kalau dateng ke sini.

      narsis di sini wajib sob. hehehe.. Nyesel banget kemaren kaos Jalan2.com ketinggalan di rumah, padahal udah niat mau dipake foto di sini... hehe....
       
      Dari sekian banyak spot snorkeling atau diving di seputaran perairan Taman Laut Bunaken, kami dikasih 2 spot saja. Pantai Barat dan Timur. Oh, ya. Jangan lupa pada saat tawar menawar, pastikan juga spot-spotnya. Kadang hanya dikasih satu spot saja, padahal bisa 2 spot.
       
      Sorkeling di Pantai Barat Bunaken.
      Di sini karangnya sudah banyak yang rusak. Tapi ikan-ikannya banyaaakk bangeuuuuddhh... Easy going bin friendly lagi ikan2nya tuh. BIsa diajak ramah-tamah. hehe... di sini visibilitinya sangat bagus. Airnya sangat jernih. Tidak salah memang di beberapa artikel ada yang menyebutkan kalau taman laut Bunaken ini merupakan salah satu taman laut dengan visibility terbaik di dunia. Buat yang baru belajar atau belom lancar snorkeling, tempat ini bisa menjadi pilihan karena area dangkalnya lumayan luas. Tapi hati-hati kalau sudah mendekati bagian jurangnya. Kalo gak bisa berenang, gak pake pelampung trus panik yaa bahaya. Tapi justru di jurang inilah daya tariknya menurutku. Coba deh freediving di situ, pasti seru. Buat sobat yang suka wall diving, di sinilah tempatnya.

      siap2 mau turun snorkeling. tampak perbatasan antara sisi dangkal dan jurangnya yang dalam.

      tuh, ikannya lagi ramah tamah... hehe

      tuh, jurangnya.. hehe

      yang suka wall diving??

      freediving ke bawah seru juga lho

      Karena pengetahuanku yang masih kurang tentang perikanan dan kelautan, jadi nggak bisa menceritakan lebih lanjut spesies apa yang ada di foto itu. Nggak tahu sob, cuman asal jepret aja. hehe.... Pokoknya begitu kira-kira sedikit penampakannya.
       
      Oh, yaa. Menurutku, waktu yang tepat mengunjungi spot ini adalah saat cuaca cerah di jam siang, saat matahari mulai bergeser ke Barat. Cahaya sepertinya akan maksimal di sini.
       
      setelah belum puas dengan spot di Pantai Barat ini, kami beralih ke pantai Timur yang katanya lebih bagus terumbu karangnya. yuuukkk sob...
       
       
      Sorkeling di Pantai Timur Bunaken.
      Langsung saja yaa ke penampakan permukaan laut di Pantai Timur Bunaken.

      kalau diliperhatikan dari atas, di sini airnya kelihatan lebih hijau dari pantai barat tadi. Hal ini menyiratkan bahwa sepertinya keadaan terumbu karang bawah laut di spot ini lebih sehat dan lebih bagus dari spot pertama. Oke, mari kita buktikan....

      eh, beneran... di sini lebih rimbun. Karang-karangnya sehat wal afiat adanya. Banyak soft coralnya juga yang menari-nari dihempas arus laut yang untungnya tidak deras. hehe... mari kita explore lebih jauh lagi sob.

      aaaakkk... kaget juga ketemu sama ular laut ini. Baru kali ini aku melihat dari dekat, ternyata bentuknya kayak ular di darat. Tapi lebih pintar berenangnya. Untunglah ular laut ini katanya tidak agresif. Makanya dia cuek aja waktu aku coba ambil fotonya ini. Meski begitu, aku tetap nggak berani donk yaa deket2. Bisa-nya lebih mematikan dari cobra lho...
       
      oke, mari kita lanjutkan ke pemandangan yang lain. hehe...

       
      Nah, gimana? Terumbu karangnya bagus2 nggak? Ikannya di sini banyak banget. Sama seperti spot pertama tadi, di sini ikan-ikannya juga ramah-ramah dan suka dekat-dekat dengan manusia. Jangan lupa biskuitnya. Meski tidak dikasih biskuit, mereka pasti mendekat. Jangan biarkan mereka kecewa. Kalau dikasih makan, mereka lebih senang lagi. Jangan lupa pembungkus makanannya dibawah pulang yaa. hehe... Ikannya kurang banyak ya? nih kutambahin lagi...


      w
      wooyyyy... bisa geser nggak sih nih ikan2? aku lagi foto terumbu karangnya malah mereka menghalangi di depan.   heheheheheh
       
      Oke sobat jalan2, demikian sedikit catatanku waktu liburan sehari di Bunaken akhir tahun kemaren. Mohon maaf kalo kurang berkenan. Foto2 di atas itu mah nggak terlalu bagus, nggak  seberapa dibanding kalo sobat liat langsung, beeuuuhhhhh.. ajeeeebbb banget dah...
       
      Masih pengen kembali ke sini. Masih pengen banget menjelajahi spot-spot yang lain. Semoga suatu saat nanti kita bisa sama2 bareng liburan di sini. Thankss udah membaca
      regards,
      Thox
    • By Rahman Kabuik
      Program February Crazy Promo Diving Trip..... ALL IN... termasuk tiket penerbangan Jakarta - Manado - Jakarta dan para divers yang belum punya peralatan personal dan sudah punya tidak perlu repot membawa gear set...semua sudah kami siapkan....tanpa mengurangi fasilitas dan layanan yang ditangani oleh dive guide / dive operator yang berpenggalaman....jangan lupa bawa logbook  dan diving licence....   Harga berlaku selama bulan Februari 2014 (Min.2 orang untuk Bunaken dan Min. 4 orang untuk Bunaken + Lembeh ) dengan kondisi ketersediaan seat, info kepada kami yang tertarik dengan promo tersebut.....        Semoga Manado Cepat pulih kembali...dan kembali beraktivitas.....   B=Breakfast; L=Lunch; D=Dinner   H1:JAKARTA - MANADO (-|-|D) - Berkumpul/berangkat dari Bandara Soekarno Hatta, dan dijemput di Bandara Sam Ratulangi menuju Hotel/Villa/Resort dan check in - Check Dive at House Reef - Free program   HARI2: DIVE BUNAKEN (B|L|D) - Morning call, Makan pagi dihotel - Dive 1, Dive 2 - Makan siang di kapal - Dive 3   H3: DIVE BUNAKEN / LEMBEH (B|L|D) - Morning call, Makan pagi dihotel, menuju Bitung - Dive 4, Dive 5 - Makan siang di kapal - Dive 6 - Dari Bitung ke Manado kembali ke hotel   H4:MANADO - JAKARTA (B|-|-) - Makan Pagi di Hotel/Villa/Resort - Free program / mengunjungi tempat oleh-oleh / cinderamata - Transfer ke bandara menuju Jakarta     AKOMODASI Tateli Beach Resort       HARGA TERMASUK HARGA TIDAK TERMASUK - Tiket Pesawat Jakarta - Manado - Jakarta (Lion / Batik / Sriwijaya) - Bagasi sesuai ketentuan penerbangan - Akomodasi Hotel Bintang 4 - Transfer in/out Bandara - Hotel - Transfer in/out Manado - Bitung - Manado - Makan sesuai Program - 6x Dives + 1x Check Dive - Gear set (BCD, Regulator, Fins, Mask) - Dive Guide, Boat, Tank, Weight - Airport tax - Biaya Pribadi - Tipping - Asuransi - Overweight / kelebihan bagasi - Lainnya diluar program dan harga termasuk       N O T E - Memiliki sertifikat diving - Disarankan Reservasi dan Booking 15 hari sebelumnya - Harga bisa berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi ketersediaan saat reservasi - Javalindo Buana merencanakan kegiatan trip dan dalam menyelam baik teknis, panduan, instruksi mengikuti Dive Guide/Dive Master/Instructor/Dive Center partners kami - Keberangkatan dari kota lain , tamu manca negara dan informasi lebih lanjut email : info@javalindobuana.com Kontak Person
      SMS/Whatapp : 08111924381
      Pin BB : 29DDE5CF
      Email : kabuik [at] avonturir [dot] com
    • By costantes
      informasi promosi wisata yang ada di blog yang gw kelola, pada saat ini populer postingnya di ambil alih oleh tempat wisata yang ada di pulau sulawesi tepatnya sulawesi utara, yaitu Bunaken Beahes, Manado

      http://indotourists.blogspot.com/2012/10/bunaken-manado.html

      also read: Tourist Attractions and Beahes in Indonesia
      at Central Sulawesi
      1. togean island
      2. lore lindu national park
    • By ameryudha
      buat para pecinta olahraga diving, mungkin nama manado sudah ga asing lagi. taman laut nasional bunaken adalah tempat wajib untuk dikunjungi. namun begitu, harga untuk menuju manado sendiri tidak bisa dibilang murah , ditambah harga hotel yang entah kenapa sudah selangit, jarang sekali menemukan hotel dengan harga Rp.250.000 dengan pelayanan memuaskan dan dekat dengan objek wisata yang diinginkan.

      namun, ternyata ada tempat di Manado ini yang lumayan bisa mengobati sakit hati para galauers. namanya Selat Lembeh, ga begitu jauh dari Manado, bisa ditempuh pake bus ataupun angkutan transportasi umum, dan enaknya disini ga begitu panas, soalnya terletak diantara perbukitan dan pantai.

      keunggulannya banyak hotel-hotel murah untuk backpacker, banyak juga tempat penyewaan alat2 diving. lebih ga komersil dibanding daerah Bunaken deh gan pokonya. keindahan alamnya juga ga usah diragukan lagi.oh iya, Harga hotel nya masih ada yang Rp. 220.000 gan, lihat www.jalan2.com bagian hotel untuk lebih lengkapnya gan.

      ini nih fotonya.









    • By hobijalan2poto2
      nah, pasti pada udah sering denger kan bunaken??

      bahkan bunaken ini dimata dunia lebih terkenal loh daripada manado atau bahkan Indonesia.
      jelas aja. bunaken emang destination yg wajib dikunjungi buat para penyelam..
      pernah inget kan yang Indonesia pernah pecahin rekor dunia yg upacara di dasar laut? nah itu tu di bunaken masuk berita di kompas dan dimana-mana

      bunaken terkenal banget sama keindahan lautnya, sering disebut2 surganya para penyelam..
      didukung dengan airnya yg masih jernih bangetttt... aneka ragam penghuni laut, juga ketenangan ombaknya jadi tombak utama inceran para penyelam