Sign in to follow this  
itto

Tana Toraja, nonton "zombie" LIVE

25 posts in this topic

salam semuanya,

di kampung halaman saya Sulawesi selatan, di slaah satu kabupaten yang cukup terkenal Tana Toraja, ada sebuah upacara adat yang sangat unik, yakni upacara pemakaman.

sebenarnya, seseorang telah menjadi mayat, namun belum bisa dikategorikan sah dikubur sebelum diadakan upacara adat dengan memakan waktu, biaya yang besar. semakin tinggi kasta seseorang, maka akan semakin meriah pula upacaranya, semakin banyak pula kerbau dan babi yang dikorbankan.

yang paling mendebarkan adalah ketika sang pemuka adat "memanggil" sang tubuh yang sudah tak bernyawa "berjalan" sendiri menuju kuburannya.

Ya! there's a dead man walking.

segala trik Hollywood yang tonton ternyata belum "secanggih" kekuatan sang dukun untuk membuat sebuah tubuh yang tak bernyawa berjalan sendiri ke kuburannya.

ada yang juga pernah melihat ini langsung?

Share this post


Link to post
Share on other sites

yang paling mendebarkan adalah ketika sang pemuka adat "memanggil" sang tubuh yang sudah tak bernyawa "berjalan" sendiri menuju kuburannya.

Ya! there's a dead man walking.

segala trik Hollywood yang tonton ternyata belum "secanggih" kekuatan sang dukun untuk membuat sebuah tubuh yang tak bernyawa berjalan sendiri ke kuburannya.

ada yang juga pernah melihat ini langsung?

uwaw.. ini TS pernah liat langsung?

Waktu itu pernah baca artikel tentang ritual ini, plus ada fotonya juga pas jenazahnya lagi berdiri

masih berlangsung sampe sekarang ya ternyata ritual-ritual seperti ini..

nggak kebayang, kok bisa ya tubuh udah nggak bernyawa berdiri bahkan berjalan :o

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya dari dulu penasaran banget tapi ada rasa ga percaya mereka bisa berjalan sendiri. ada yang pernah liat langsung ga? cari videonya juga susah. saya denger dari cerita teman-teman, tapi mereka sendiri juga belum liat langsung.

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya nih, sering dengernya dari temen. kemarin dia sempet backpackingan ke sana sambil tinggal ikut bantu-bantuin masyarakatnya untuk nyiapin upacara.

kondisi mayat ya, tergantung lama-cuacanya... kalo udah jadi tengkorak yaaa tengkorak lah yang berjalan, kalo ada daging dikit yaa begitulah..

namanya zombie ya?

tapi keren banget mesti..

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah lihat langsung.

awalnya sang tubuh diberdirikan dan dipapah oleh keluarganya, kemudian oleh dukun dibacakan mantra dan dilakukan ritual yang hanya boleh dan bisa dilakukan oleh orang tertentu/ kemudian, si tubuh dilepas dan kemudian berjalan sendiri secara perlahan.

saya cukup beruntung karena ritual begitu sudah sangat jarang sekarang. selama si tubuh berjalan, tidak boleh ditegus, misalnya keluar kata-kata dari yang menonton "eh kok bisa ya mayat berjalan sendiri" karena bisa membatalkan mantra dan mayatnya bisa jatuh....

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah lihat langsung.

awalnya sang tubuh diberdirikan dan dipapah oleh keluarganya, kemudian oleh dukun dibacakan mantra dan dilakukan ritual yang hanya boleh dan bisa dilakukan oleh orang tertentu/ kemudian, si tubuh dilepas dan kemudian berjalan sendiri secara perlahan.

saya cukup beruntung karena ritual begitu sudah sangat jarang sekarang. selama si tubuh berjalan, tidak boleh ditegus, misalnya keluar kata-kata dari yang menonton "eh kok bisa ya mayat berjalan sendiri" karena bisa membatalkan mantra dan mayatnya bisa jatuh....

Itu keliatannya seperti apa ya? Maksudnya.. si tubuh itu sendiri, yang TS liat langsung misalnya matanya dalam keadaan terbuka atau gimana? trus tampak seperti 'bernyawa' atau memang terlihat sebagai tubuh nggak bernyawa yang digerakkan?

Share this post


Link to post
Share on other sites

gak, matanya tertutup, ya sesuai dengan kondisi terakhirnya. sebenernya bukan mayat yang bangkit hidup dr alam kubur gitu. cuman beberapa manttra itu memanggil seperti "makhluk halus" untuk menjalankan badan menuju ke pemakamannya. yaa bener, seperti tubuh gak bernyawa yang digerakkan.

karna biasanya upacara begini bisa sampai ratusan juta bahkan milyaran, biasanya mayat udah disimpan bertahun2 sementara anak cucunya "nabung" bikin upacara begini. jadi yaa, kondisi mayat tentunya a la kadarnya..

Share this post


Link to post
Share on other sites

karna biasanya upacara begini bisa sampai ratusan juta bahkan milyaran, biasanya mayat udah disimpan bertahun2 sementara anak cucunya "nabung" bikin upacara begini. jadi yaa, kondisi mayat tentunya a la kadarnya..

Wow, biayanya gede juga ya.. :o

Share this post


Link to post
Share on other sites

oiya mas, bikin upacara adat begini sulit. Keluarga teman saya baru mengadakan upacara yang kaya begini. Keluarganya nabung sampe 8 taun. jadi yang meninggal ini nenenya yang sudah meninggal 8 taun lalu, namun upacaranya baru sekarang. keluarganya habis sampe Rp.800jt mas, ini tuh rangkaian upacara ya katanya?

pengen sih liat langsung , tapi harus ada timing yang tepat, kan kata mas yang di atas ga selalu ada.

Share this post


Link to post
Share on other sites

oiya mas, bikin upacara adat begini sulit. Keluarga teman saya baru mengadakan upacara yang kaya begini. Keluarganya nabung sampe 8 taun. jadi yang meninggal ini nenenya yang sudah meninggal 8 taun lalu, namun upacaranya baru sekarang. keluarganya habis sampe Rp.800jt mas, ini tuh rangkaian upacara ya katanya?

pengen sih liat langsung , tapi harus ada timing yang tepat, kan kata mas yang di atas ga selalu ada.

yoiii,,,bener banget. kata temen saya yang orang toraja juga begitu. jadi upacaranya akan dilaksanakan sampe ada uang gitu.... jadi ya selama belum ada mayat nya juga masi disimpan gt.......

sereeeemm jugaaaaaaa :o

Share this post


Link to post
Share on other sites

iya, temen baikku juga ada yg anak toraja... katanya dia memang pernah lihat upacara pemakaman ini dulu pas kecil..

katanya memang bukan mitos, tapi beneraaannn...

aku sih percaya temenku gak boong, tapi sampe sekarang masih gak nyangka..

gak bisa ngebayangin, gimana ya? kok mayat bisa jalan? sedangkan setauku mayat tu kaku bgt... hehehe

jadi serem tapiii :unsure:

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo orang toraja bilang Ma 'nene namanya.... saya belum pernah liat langsung sihh, tapi seru2 serem gitu deh kyny :)

ni gambar yang saya dapat dr mbah google :

ritual-ganti-pakaian-mayat-leluhur-toraja-003-debby.jpg?20120825093310

begitulah kira2, serem juga yaaaaa..........

(maaf yaaa kalo gambarnya agak ekstrim, tapi saya menyertakan gambar ini, biar kita juga tau :D )

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya juga sering mendengar hal yang seperti ini.

malahan saya tertarik ke tanah toraja karena ada hal yang seperti ini.

tapi, sayang dananya masih belum tercapai.

hehehehe....

ngomong-ngomong, itu mayatnya memang berjalan sendiri?

atau dikeraskan dahulu, sehingga menjadi kaku, lalu kita memapahnya agar seperti berjalan gt..?

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw itu gambar orang nya udah jadi mayat ya gila bsa gtu ya ilmu nya tingkat dewa neh

Bener2 tingkat dewa mod :D

yaaa jelas mayat duonksssss

saya juga sering mendengar hal yang seperti ini.

malahan saya tertarik ke tanah toraja karena ada hal yang seperti ini.

tapi, sayang dananya masih belum tercapai.

hehehehe....

ngomong-ngomong, itu mayatnya memang berjalan sendiri?

atau dikeraskan dahulu, sehingga menjadi kaku, lalu kita memapahnya agar seperti berjalan gt..?

wah kalo untuk itu saya kurang tau bgmn teknis nya :D

mungkin ada member jalan2ers dsini yang pernah liat langsung atw berdarah toraja dan masih sering bertemu yang beginian, ayooo... bisa dsharingkan :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

nah iya, gambarnya begitu persis...

jadi awalnya mereka dipapah, kalau masih make sense (*kondisi tubuhnya, mereka bisa jalan sendiri) kalo engga ya dipapah terus sama keluarganya..

juara bener nih dukun toraja..

Share this post


Link to post
Share on other sites

nah iya, gambarnya begitu persis...

jadi awalnya mereka dipapah, kalau masih make sense (*kondisi tubuhnya, mereka bisa jalan sendiri) kalo engga ya dipapah terus sama keluarganya..

juara bener nih dukun toraja..

uwaw trnyta emang beneran ada ya zombie itu kirain cuma film aja hehehe dewa banget neh dukun nya...kyknya produsen2 film di barat yg cerita2 zombie harus belajar lgsg ke sini nh

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya takut komen salah nih TS haha, tadinya saya mau bilang ini agak horor, tapi ini kebudayaan yg sudah turun menurun. Ngomong2, kita boleh ga merekam upacara mayat berjalannya dg kamera video? Kalo mau ikutan nonton ada syarat2nya ga? Kalo mau nonton upacara ini bagusnya kapan ya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah berlibur ke Toraja selama 5 hari menginap disana termasuk mengunjungi 2 upara kematian - termasuk sebagai tamu kehormatan dan cukup lama berbincang-bincang dengan keluarga yang punya hajat.

Memang benar, sebelum dilakukan upacara kematian, mayat disemayamkan di sudut rumah. Memang benar, upacara kematian bisa menghabiskan biaya milyaran.

Namun cerita mengenai mayat yang berjalan sulit dikonfirmasi kebenarannya. Foto mayat pria berjalan yang ada di internet adalah hoax.

Selain foto tsb. masih ada foto serupa beredar di internet tapi perempuan.Hasil manipulasi photoshop

Saya tanya kebanyak orang disana - dari yang muda sampai yang tua yang "sedikit lagi ikutan" namun tak ada satupun yang benar-benar mengakui pernah melihat mayat berjalan dengan mata kepala mereka sendiri

Yang ada adalah "katanya" atau "kata orang tua" atau "katanya jaman dulu, saat masih sering perang" dsb ....

tapi banyak yang sangat percaya bahwa hal teresebut pernah terjadi.

 

Anyway, ini beberapa kuburan di Toraja yang cukup populer tsb.

 

Yang ini high rise condo - paling mahal

 

kuburan_batu_2.jpg

 

Agak murah ditaruh digoa batu - salah satu keranda, pemiliknya adalah lulusan universitas terkemuka di USA.

kuburan_gua.jpg

 

Sepertinya di alam sana harga rokok mahal sehingga perlu di supply dari sini

tengkorak.jpg

 

nah yang ini cuma town house, tapi masih gress,

kuburan_batu.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

saya pernah ke Tana Toraja cuma kebagian upacara adat yang Adu Kerbau, dan dipampang lah Kerbau yang katanya harganya ratusan juta.

setelah itu, setalah melakukan upacara nyanyi2 seperti mendoakan, baru adu kerbau di lapangan dan banyak warga yang taruhan. Itu upacara seminggu, jadi ga sempet liat yang mayatnya dibangunin karne saya cuma dua hari disana. Buat wisatawan yang dateng pada saat itu tidak dipungut biaya apapun, malah kita ditawarin makan bersama. 

Sampe sekarang sih penasaran mau liat langsung mayat berjalannya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Erick McEju

      Dengan banyaknya pilihan tempat wisata yang ada di Indonesia, Tana Toraja merupakan salah satu tempat wisata yang layak dikunjungi. Terletak di Sulawesi Sulatan, Tana Toraja merupakan pilihan terbaik bagi wisatawan yang ingin melihat sisi eksotis dari keberagaman suku di Indonesia. Dengan keindahan alam dan budaya, bukan sesuatu yang mengejutkan kalau Tana Toraja banyak memikat wisatawan bukan hanya wisatawan dalam negeri tapi juga turis asing. Nah, jika anda ingin mengunjungi Tana Toraja, mengetahui objek objek wisata terbaik yang ada di Tana Toraja tentunya sangat membantu karena bisa menghemat waktu anda. Selain itu, ada beberapa aktifitas menarik yang tentunya sangat sayang untuk dilewatkan jika anda mengunjungi Tana Toraja.
      Mengenal Budaya Tana Toraja, Rambu Solo
      Dikutip dari solatasky.com, Tana Toraja diketahui sebagai tempat konservasi budaya peradaban Proto Melayu Austronesia. Mulai tahun 2009, Tana Toraja merupakan salah satu situs warisan dunia yang terdaftar di UNESCO. Masyarakat Tana Toraja sangat menjaga budaya leluhur ditengah gencarnya pengaruh budaya modern. Karena keunikan adat istiadat inilah, banyak wisatawan baik domestic maupun mancanegara yang tertarik untuk berkunjung ke Tana Toraja. Salah satu budaya yang terkenal di Tana Toraja adalah upacara pemakaman yang disebut dengan Rambu Solo.
      Rambu Solo merupakan prosesi pemakaman yang ada di Tana Toraja dimana upacara pemakaman ini dilakukan untuk menyenangkan dewa mereka. Masyarakat Tana Toraja percaya bahwa dengan melakukan upacara pemakaman ini, orang orang yang sudah meninggal dapat diterima di surga nanti. Upacara ini berlangsung selama satu minggu penuh. Upacara pemakaman ini sendiri sangat dinanti oleh banyak wisatawan terutama wisatawan asing yang ingin menyaksikan langsung. Selama upacara pemakaman ini berlangsung, ada banyak kerbau yang disembelih untuk dikorbankan. Banyaknya kerbau yang dikorbankan tergantung dari seberapa besar upacara pemakaman ini. Selama berlangsungnya proses upacara adat Rambu Solo, turis juga bisa menikmati atraksi lain seperti adu kerbau. Adu kerbau adalah atraksi beberapa kerbau yang saling diadu sebelum mereka dikorbankan. Jangan lewatkan juga atraksi tarian khas Toraja dan music. Selain melihat upacara pemakaman khas Tana Toraja, ada hal menarik lainnya yang tidak boleh dilewatkan.
      Aktifitas Selama di Tana Toraja
      Ada banyak hal menarik yang dapat dijelajahi selama berkunjung di Tana Toraja, berikut beberapa object wisata yang tidak boleh dilewatkan :
      Rumah Adat Tongkonan
      Salah satu keunikan lain dari Tana Toraja adalah adanya rumah adat khas yang disebut dengan Tongkonan. Rumah adat ini memiliki atap yang melengkung dan menyerupai perahu. Dibagian depan rumah adat ini, wisatawan bisa melihat deretan tanduk kerbau. Selain sebagai tempat tinggal, Tongkonan juga digunakan untuk menyimpan mayat. Arti kata Tongkonan sendiri berarti duduk bersama. Bentuk rumah adat inipun mengikuti strata sosial yang ada di masyarakat Tana Toraja. Salah satu jenis Tongkonan yang terkenal adalah Tongkonan Pallawa, wisatawan dapat mengunjungi rumah adat ini yang letaknya 12 km arah utara dari Rantepao. Kawasan Pemakaman Gua Londa, Tampang Allo, dan Lemo
      Bagi wisatawan yang berkunjung ke Tana Toraja, tidak lengkap rasanya jika tidak menyempatkan diri untuk mengunjungi kawasan kuburan gua Londa. Wisatawan dapat melihat boneka boneka kayu khas Tana Toraja yang terdapat dibagian luar gua. Boneka boneka ini diletakkan diluar bukan tanpa maksud. Masyarakat Toraja menganggap bahwa boneka boneka ini adalah representasi dari jasad yang meninggal. Boneka boneka ini hanya dibuat untuk masyarakat Tana Toraja yang mempunyai strata sosial di Tana Toraja. Selain Londa, Tampang Allo dan Lemo bisa menjadi pilihan menarik buat turis yang ingin menyaksikan area pekuburan yang sudah sangat terkenal ke dunia internasional. Berbelanja Kain Khas Tana Toraja
      Selain mengunjungi kawasan kuburan gua Londa, wisatawan juga dapat berbelanja kerajinan tangan khas Tana Toraja seperti kain khas Tana Toraja atau yang lebih dikenal sebagai parambak. Kain khas ini memiliki motif dan warna yang kaya, wisatawan dapat memperolehnya di desa Sadang Tobarana. Di desa ini, wisatawan juga dapat melihat aktifitas para wanita yang sibuk menenun dan memintal benang. Berkunjung Ke Desa Kete Kesu
      Dengan berkunjung ke Desa Kete Kesu, turis bisa melihat deretan rumah adat Tongkonan. Selain melihat rumah adat Tongkonan, desa ini juga sangat terkenal dengan kerajinan tangannya seperti kerajinan tradisional dan ukiran bambu. Pasar Bolu dan Pasar Makale
      Buat para turis yang masih punya banyak waktu, jangan lupa untuk berkunjung di dua pasar terbesar di kabupaten Tana Toraja. Kedua pasar ini mencerminkan budaya masyarakat Toraja. Batu Tumonga
      Kawasan Batu Tumonga yang terletak di lereng gunung Sesean bisa menjadi salah satu pilihan menarik buat turis yang ingin menikmati keindahan panorama terasering sawah. Kawasan ini juga terkenal dengan kerajinan tenun ikat khas Tana Toraja. Di Batu Tumonga, turis juga bisa melihat batu menhir, sebuah batu besar yang memiliki ketinggian antara 2 sampai 3 meter. Arung Jeram Sungai Sa'dan
      Sungai yang memiliki lebar sekitar 80 meter dan panjang 182 km bisa menjadi pilihan bagi turis yang ingin menikmati aktifitas arum jeram. Palawa
      Dikenal sebagai pusat tenun Tana Toraja, Palawa bisa menjadi pilihan buat turis yang ingin berbelanja beberapa kerajinan tradisional khas Tana Toraja. Desa ini juga memiliki 15 lumbung padi khas Toraja dan 11 bangunan khas Toraja. Kuliner di Tana Toraja
      Menikmati liburan di Tana Toraja tidak lengkap rasanya jika tidak mencicipi beberapa masakan khas Tana Toraja. Ada banyak pilihan restoran yang dapat dipilih selama anda berkunjung di Tana Toraja. Salah satu makanan khas Tana Toraja adalah pakpiong ayam. Masakan ini dimasukkan ke dalam bambu yang berisi daging ayam, daging ikan mas, dan juga daging babi. Daging daging ini tidak dicampur menjadi satu melainkan dicampur dengan bumbu dan sayur. Bumbu sayur ini terdiri dari jahe, garam, cabe, dan juga daun bawang. Untuk sayurnya sendiri menggunakan batang pisang atau buah nangka muda. Selain Pa'piong, masakan tradisional khas Toraja yang bisa turis coba adalah pudding labu, sate keong, dan makanan khas lain yang kebanyakan masih menggunakan alas pisang sebagai medianya. Selain menikmati masakan tradisional khas Tana Toraja, jangan lupa untuk mencicipi kopi khas Tana Toraja. Kebanyakan turis yang berkunjung ke sini pasti ingin mencoba kopi khas Tana Toraja. Merupakan salah satu jenis kopi yang terkenal. Kopi ini termasuk dalam jenis kopi arabika.
       
      Tips Berkunjung ke Tana Toraja
      Buat turis yang ingin berkunjung ke Tana Toraja, ada beberapa tips menarik yang perlu disimak. Kebanyakan turis mungkin menganggap bahwa berkunjung ke Tana Toraja membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Anggapan ini tidak sepenuhnya benar, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan buat turis yang ingin berkunjung ke Tana Toraja.
      Berangkat Pada Malam Hari Menggunakan Jalur Darat
      Perjalanan ke Tana Toraja dapat dicapai melalui perjalanan darat dari Makasar, waktu yang dibutuhkan berkisar antara 8 sampai 9 jam. Ada banyak pilihan bus bus yang siap mengantarkan turis dari Makasar menuju Tana Toraja. Beberapa bus seperti bus Bintang Prima, Metro Permai dan lain lain dapat menjadi pilihan untuk menempuh perjalanan dari Makasar menuju Tana Toraja. Menyewa Sepeda Motor
      Kebanyakan area wisata di Tana Toraja sangat sulit diakses menggunakan mobil sehingga menyewa sepeda motor bisa menjadi pilihan menarik terutama bagi turis yang berpergian sendiri atau berdua saja. Harga sewa sepeda motor di Tana Toraja terbilang lebih mahal daripada di Bali tapi buat turis yang ingin menjelajah area area wisata di Tana Toraja, ini bisa menjadi pilihan terbaik. Patuhi Adat Istiadat Masyarakat Toraja
      Selama berkunjung di Tana Toraja, sangat penting untuk mengikuti adat istiadat yang ada di Tana Toraja. Seperti diketahui, masyarakat Tana Toraja sangat menjunjung tinggi budaya leluhur. Selama berkunjung ke rumah adat Tongkonan, kebanyakan rumah adat di Tana Toraja memiliki lorong lorong yang rendah jadi sangat penting untuk memperhatikan kepala anda. Menjelajahi beberapa objek wisata yang ada di Tana Toraja sebenarnya bisa dilakukan dalam satu hari namun buat anda yang menyukai tantangan, ada beberapa tempat penginapan pilihan yang bisa anda gunakan jika anda ingin menginap di Tana Toraja. Berikut beberapa pilihan penginapan yang bisa dicoba:
      Hotel Sahid Toraja
      Merupakan hotel berbintang tiga yang ada di Tana Toraja, beberapa fasilitas yang ditawarkan meliputi lapangan tenis dan kolam renang. Fasilitas kamar sendiri meliputi TV satelit dan area duduk yang nyaman. Hotel ini juga menyediakan fasilitas penyewaan mobil. Hotel Pison
      Buat turis yang ingin mencari hotel dengan harga yang terjangkau, hotel Pison bisa menjadi pilihan yang menarik. Beberapa fasilitas yang ditawarkan adalah area khusus merokok, WIFI, dan balkon pribadi. Heritage Toraja
      Salah satu hotel berbintang tiga yang ada di Tana Toraja dan memiliki gaya rumah adat Tongkonan. Terletak di Rantepao, hotel ini bisa menjadi pilihan bagi turis yang ingin merasakan menginap di Hotel dengan arsitektur rumah adat Tongkonan. Beberapa fasilitas yang ditawarkan meliputi balkon pribadi, WIFI, dan beberapa fasilitas premium seperti area fitness. Dengan beberapa pilihan tempat wisata yang bisa dikunjungi, berwisata ke Tana Toraja tentunya memberikan pengalaman liburan yang berbeda bila dibandingkan dengan tempat tempat wisata lain yang pernah anda kunjungi. Merupakan salah satu situs warisan dunia yang masuk dalam daftar UNESCO, Tana Toraja bisa menjadi salah satu pilihan liburan yang menarik bagi anda dan keluarga yang ingin melihat keindahan budaya salah satu suku di Indonesia. Pilihan transportasi yang disediakan disini pun beragam mulai dari sepeda motor, mobil sampai bemo. Buat turis yang ingin menjelajah lebih jauh terutama sampai daerah pedesaan, menyewa sepeda motor atau mini bus bisa menjadi pilihan yang bagus. Jika ini pertama kalinya anda berlibur ke Tana Toraja, akan lebih baik untuk membuat perencanaan terlebih dahulu dengan menggunakan jasa agen wisata.
    • By Berangan Trip Organizer
      Tana Toraja adalah tanah dimana mereka yang mati sangat diagung-agungkan. Budaya pesta pemakaman yang berbiaya miliaran, serta kuburan-kuburan di goa dan di atas tebing, menarik minat banyak wisatawan lokal dan mancanegara.  Keunikan budaya Toraja pun dilatarbelakangi dengan keindahan alamnya yang berupa persawahan dan perbukitan hijau.     Date : 15 – 17 Juli 2016 Itinerary :   Hari 1 : MAKASSAR – RAMMANG-RAMMANG – TORAJA (L, D)
      Peserta dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 09.00, kemudian melakukan perjalanan dengan mobil menuju Rammang-Rammang yang merupakan gugusan karst terbesar ketiga di dunia. Kita akan menyusuri sungai dengan perahu untuk menjelajah kompleks karst ini. Setelah itu, kita kembali melakukan perjalanan menuju Tana Toraja. Malam hari tiba di Toraja, lalu menuju hotel untuk beristirahat.   Hari 2 : TORAJA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita akan mengunjungi objek-objek wisata di Toraja, seperti Lemo (kuburan gantung), Londa (kuburan dalam goa), dan Kete Kesu (kompleks rumah adat Toraja). Kita juga akan melihat upacara pemakaman adat Toraja jika kebetulan ada acara di hari tersebut. Sore hari kembali ke hotel.   Hari 3 : TORAJA – MAKASSAR (B, L)
      Setelah makan pagi di hotel, kita kembali melakukan perjalanan dengan mobil menuju Makassar. Di perjalanan kita akan mampir di Enrekang untuk menikmati keindahan Gunung Nona. Tiba di Makassar sekitar pukul 17.00, dan trip berakhir (ambil flight pukul 20.00).   (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)   Price : Rp 1,450,000/pax   Quota : min. 10 pax   Include : Mobil AC + driver + BBM Tiket masuk objek wisata Perahu tour Rammang – Rammang 2N Hotel Toraja (1 kamar 2 orang) Makan 7x Guide lokal Tour leader Exclude : Tiket pesawat   Terms & Conditions : Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp. 750.000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat. Contact :   Intan Primadewati
      Call/WhatsApp : +6281233843907
      Pin BB : 5368F674   Indra Yulianto
      Call/WhatsApp : +6281286944675
      Pin BB : 75A0A51D   Email : marketing@berangan.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip Instagram : @berangan_trip Website : www.berangan.com  
    • By Dezi Kurniawan
      Nah kali ini saya akan bercerita tentang kota di kaki gunung-Sulawesi Selatan yaitu Tana Toraja/Toraya. mungkin tidak asing lagi untuk kalian karena daerah yang satu ini sering sekali masuk TV Nasional, Makale dan Rantepao dihuni oleh Suku Toraja mempertahankan gaya hidup yang khas Austronesia yang asli dan mirip dengan budaya Nias di Sumatra Utara. Daerah ini merupakan salah satu obyek wisata yang sangat menarik dan tidak boleh kamu lewatkan, bisa dibilang wisata uji mental apa lagi perginya pas malam hari.
      Berikut ini adalah daftar beberapa tempat yang fardu a'in kamu kunjungi di Toraja :

      I. Tongkonan Pallawa adalah salah satu tongkonan atau rumah adat yang sangat unik. Tongkonan tersebut  didekorasi dengan sejumlah tanduk kerbau yang ditancapkan di bagian depan rumah adat, hapir mirip sama rumah adat batak di bagian atapnya.

      II. Londa adalah bebatuan curam di sisi makam khas Tana Toraja. Salah satunya terletak di tempat yang tinggi dari bukit dengan gua yang dalam dimana peti-peti mayat diatur sesuai dengan garis keluarga, kebayangkan seremnya.

      III. Batu Tumonga kamu dapat menemukan sekitar 56 batu menhir dalam satu lingkaran dengan 4 pohon di bagian tengah. Kebanyakan batu menhir memiliki ketinggian sekitar 2 – 3 meter. Dari tempat ini anda dapat melihat keindahan rantepao dan lembah sekitarnya. Terletak di daerah Sensean dengan ketinggai 1300 Meter dari permukaan laut.

      IV.  Kamu dapat melihat mayat yang disimpan di udara terbuka, di tengah bebatuan yang curam. Kompleks pemakaman ini merupakan perpaduan antara kematian, seni dan ritual yang disebut Lomo, bagi yang tidak kuat silahkan laibaikan tanga ke camera, hehehe.
       
      V. Tradisi pemakaman yang sangat sangat unik.
       
      Berada di Toraja/Toraya tidak membuat kamu bosan dan betah berlama lama, makan makanan khas, pemandangan alam yang indah, sejuk, gadis gadis yang cantik ramah dan tidak sombong daaannn yang tak terlupakan adalah kopitoraja.
       
      Nah, Kapan Kalian Kesini ?
       
       



    • By Berangan Trip Organizer
      Tana Toraja adalah tanah dimana mereka yang mati sangat diagung-agungkan. Budaya pesta pemakaman yang berbiaya miliaran, serta kuburan-kuburan di goa dan di atas tebing, menarik minat banyak wisatawan lokal dan mancanegara.  Sedangkan Tanjung Bira sangat menawan dengan lautnya yang biru dan pasir pantainya yang sehalus bedak.
       

      Date :
      9 – 13 Maret 2016 Itinerary :
      Hari 1 : MAKASSAR – RAMMANG-RAMMANG – TORAJA (L, D)
      Peserta dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 09.00, kemudian melakukan perjalanan dengan mobil menuju Rammang-Rammang yang merupakan gugusan karst terbesar ketiga di dunia. Kita akan menyusuri sungai dengan perahu untuk menjelajah kompleks karst ini. Setelah itu, kita kembali melakukan perjalanan menuju Toraja. Malam hari tiba di Toraja, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 2 : TORAJA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita akan mengunjungi objek-objek wisata di Toraja, seperti Lemo (kuburan gantung), Londa (kuburan dalam goa), dan Kete Kesu (kompleks rumah adat Toraja). Kita juga akan melihat upacara pemakaman adat Toraja jika kebetulan ada acara di hari tersebut. Sore hari kembali ke hotel.
      Hari 3 : TORAJA – TANJUNG BIRA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita kembali melakukan perjalanan dengan mobil menuju Makassar. Di perjalanan kita akan mampir di Enrekang untuk menikmati keindahan Gunung Nona. Sore hari tiba di Tanjung Bira, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 4 : PULAU LIUKANG LOE – PULAU KAMBING (B, L, D)
      Snorkeling dan island hopping ke Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing. Menikmati sore hari di Pantai Bara.
      Hari 5 : TANJUNG BIRA – MAKASSAR (B, L)
      Setelah makan pagi di hotel, check-out dan melakukan perjalanan kembali ke Makassar. Dalam perjalanan kita akan singgah di Tana Beru, yaitu sentra pembuatan kapal phinisi. Sore hari tiba di Makassar, lalu menuju Pantai Losari dan toko oleh-oleh khas Makassar. Setelah itu diantar hingga bandara, dan trip berakhir (ambil flight pukul 20.00).
      (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)
      Price : Rp 2,750,000/pax
      Quota : min. 10 pax
      Include :
      Mobil AC + driver + BBM Tiket masuk objek wisata Perahu tour Rammang-Rammang Speed boat untuk island hopping 2N Hotel Toraja (1 kamar 2 orang) 2N Hotel Tanjung Bira (1 kamar 2 orang) Makan 13x Guide lokal Tour leader Exclude : Tiket pesawat
      Terms & Conditions :
      Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp. 1.500.000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat. Contact :
      Intan Primadewati
      Call/WhatsApp : +6281233843907
      Pin BB : 5368F674
      Indra Yulianto
      Call/WhatsApp : +6281286944675
      Pin BB : 75A0A51D
      Email : marketing@berangan.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip
    • By Berangan Trip Organizer
      Tana Toraja adalah tanah dimana mereka yang mati sangat diagung-agungkan. Budaya pesta pemakaman yang berbiaya miliaran, serta kuburan-kuburan di goa dan di atas tebing, menarik minat banyak wisatawan lokal dan mancanegara.  Sedangkan Tanjung Bira sangat menawan dengan lautnya yang biru dan pasir pantainya yang sehalus bedak.

      Date :
      9 – 13 Maret 2016 13 – 17 Agustus 2016 Itinerary :
      Hari 1 : MAKASSAR – RAMMANG-RAMMANG – TORAJA (L, D)
      Peserta dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 09.00, kemudian melakukan perjalanan dengan mobil menuju Rammang-Rammang yang merupakan gugusan karst terbesar ketiga di dunia. Kita akan menyusuri sungai dengan perahu untuk menjelajah kompleks karst ini. Setelah itu, kita kembali melakukan perjalanan menuju Toraja. Malam hari tiba di Toraja, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 2 : TORAJA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita akan mengunjungi objek-objek wisata di Toraja, seperti Lemo (kuburan gantung), Londa (kuburan dalam goa), dan Kete Kesu (kompleks rumah adat Toraja). Kita juga akan melihat upacara pemakaman adat Toraja jika kebetulan ada acara di hari tersebut. Sore hari kembali ke hotel.
      Hari 3 : TORAJA – TANJUNG BIRA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita kembali melakukan perjalanan dengan mobil menuju Makassar. Di perjalanan kita akan mampir di Enrekang untuk menikmati keindahan Gunung Nona. Sore hari tiba di Tanjung Bira, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 4 : PULAU LIUKANG LOE – PULAU KAMBING (B, L, D)
      Snorkeling dan island hopping ke Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing. Menikmati sore hari di Pantai Bara.
      Hari 5 : TANJUNG BIRA – MAKASSAR (B, L)
      Setelah makan pagi di hotel, check-out dan melakukan perjalanan kembali ke Makassar. Dalam perjalanan kita akan singgah di Tana Beru, yaitu sentra pembuatan kapal phinisi. Sore hari tiba di Makassar, lalu menuju Pantai Losari dan toko oleh-oleh khas Makassar. Setelah itu diantar hingga bandara, dan trip berakhir (ambil flight pukul 20.00).
      (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)
      Price : Rp 2,750,000/pax
      Quota : min. 10 pax
      Include :
      Mobil AC + driver + BBM Tiket masuk objek wisata Perahu tour Rammang-Rammang Speed boat untuk island hopping 2N Hotel Toraja (1 kamar 2 orang) 2N Hotel Tanjung Bira (1 kamar 2 orang) Makan 13x Guide lokal Tour leader Exclude : Tiket pesawat
      Terms & Conditions :
      Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp. 1.500.000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat. Contact :
      Intan Primadewati
      Call/WhatsApp : +6281233843907
      Pin BB : 5368F674
      Indra Yulianto
      Call/WhatsApp : +6281286944675
      Pin BB : 75A0A51D
      Email : marketing@berangan.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip
    • By Berangan Trip Organizer
      Tana Toraja adalah tanah dimana mereka yang mati sangat diagung-agungkan. Budaya pesta pemakaman yang berbiaya miliaran, serta kuburan-kuburan di goa dan di atas tebing, menarik minat banyak wisatawan lokal dan mancanegara. Sedangkan Tanjung Bira sangat menawan dengan lautnya yang biru dan pasir pantainya yang sehalus bedak.

      Date :
      - 9 – 13 Maret 2016
      Itinerary :
      Hari 1 : MAKASSAR – RAMMANG-RAMMANG – TORAJA (L, D)
      Peserta dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 09.00, kemudian melakukan perjalanan dengan mobil menuju Rammang-Rammang yang merupakan gugusan karst terbesar ketiga di dunia. Kita akan menyusuri sungai dengan perahu untuk menjelajah kompleks karst ini. Setelah itu, kita kembali melakukan perjalanan menuju Toraja. Malam hari tiba di Toraja, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 2 : TORAJA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita akan mengunjungi objek-objek wisata di Toraja, seperti Lemo (kuburan gantung), Londa (kuburan dalam goa), dan Kete Kesu (kompleks rumah adat Toraja). Kita juga akan melihat upacara pemakaman adat Toraja jika kebetulan ada acara di hari tersebut. Sore hari kembali ke hotel.
      Hari 3 : TORAJA – TANJUNG BIRA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita kembali melakukan perjalanan dengan mobil menuju Makassar. Di perjalanan kita akan mampir di Enrekang untuk menikmati keindahan Gunung Nona. Sore hari tiba di Tanjung Bira, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 4 : PULAU LIUKANG LOE – PULAU KAMBING (B, L, D)
      Snorkeling dan island hopping ke Pulau Liukang Loe dan Pulau Kambing. Menikmati sore hari di Pantai Bara.
      Hari 5 : TANJUNG BIRA – MAKASSAR (B, L)
      Setelah makan pagi di hotel, check-out dan melakukan perjalanan kembali ke Makassar. Dalam perjalanan kita akan singgah di Tana Beru, yaitu sentra pembuatan kapal phinisi. Sore hari tiba di Makassar, lalu menuju Pantai Losari dan toko oleh-oleh khas Makassar. Setelah itu diantar hingga bandara, dan trip berakhir (ambil flight pukul 20.00).
      (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)
      Price : Rp 2,750,000/pax
      Quota : min. 10 pax
      Include :
      - Mobil AC + driver + BBM
      - Tiket masuk objek wisata
      - Perahu tour Rammang-Rammang
      - Speed boat untuk island hopping
      - 2N Hotel Toraja (1 kamar 2 orang)
      - 2N Hotel Tanjung Bira (1 kamar 2 orang)
      - Makan 13x
      - Guide lokal
      - Tour leader
      Exclude :
      - Tiket pesawat
      Terms & Conditions :
      1. Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp. 1.500.000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran.
      2. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan.
      3. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus.
      4. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan.
      5. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%.
      6. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%.
      7. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat.
      Contact :
      Intan Primadewati
      Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6287703039763
      Pin BB : 5368F674
      Indra Yulianto
      Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245
      Pin BB : 75A0A51D
      Email : marketing@berangan.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip
      Website : www.berangan.com
    • By Berangan Trip Organizer
      Tana Toraja adalah tanah dimana mereka yang mati sangat diagung-agungkan. Budaya pesta pemakaman yang berbiaya miliaran, serta kuburan-kuburan di goa dan di atas tebing, menarik minat banyak wisatawan lokal dan mancanegara.  Keunikan budaya Toraja pun dilatarbelakangi dengan keindahan alamnya yang berupa persawahan dan perbukitan hijau.
       

       
      Date :
      8 – 10 Januari 2016 Itinerary :
      Hari 1 : MAKASSAR – RAMMANG-RAMMANG – TORAJA (L, D)
      Peserta dijemput di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar pada pukul 09.00, kemudian melakukan perjalanan dengan mobil menuju Rammang-Rammang yang merupakan gugusan karst terbesar ketiga di dunia. Kita akan menyusuri sungai dengan perahu untuk menjelajah kompleks karst ini. Setelah itu, kita kembali melakukan perjalanan menuju Tana Toraja. Malam hari tiba di Toraja, lalu menuju hotel untuk beristirahat.
      Hari 2 : TORAJA (B, L, D)
      Setelah makan pagi di hotel, kita akan mengunjungi objek-objek wisata di Toraja, seperti Lemo (kuburan gantung), Londa (kuburan dalam goa), dan Kete Kesu (kompleks rumah adat Toraja). Kita juga akan melihat upacara pemakaman adat Toraja jika kebetulan ada acara di hari tersebut. Sore hari kembali ke hotel.
      Hari 3 : TORAJA – MAKASSAR (B, L)
      Setelah makan pagi di hotel, kita kembali melakukan perjalanan dengan mobil menuju Makassar. Di perjalanan kita akan mampir di Enrekang untuk menikmati keindahan Gunung Nona. Tiba di Makassar sekitar pukul 17.00, dan trip berakhir (ambil flight pukul 20.00).
      (B = Breakfast, L = Lunch, D = Dinner)
      Price : Rp 1,450,000/pax
      Quota : min. 10 pax
      Include :
      Mobil AC + driver + BBM Tiket masuk objek wisata Perahu tour Rammang – Rammang 2N Hotel Toraja (1 kamar 2 orang) Makan 7x Guide lokal Tour leader Exclude : Tiket pesawat
      Terms & Conditions :
      Konfirmasi keikutsertaan dengan mengirimkan DP sebesar Rp. 750.000 ke rek. Mandiri 1410013079603 (a/n Indra Yulianto). Harap konfirmasi setelah melakukan pembayaran. Pelunasan dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Jika terjadi pembatalan dari pihak peserta setelah pembayaran, maka pembayaran dinyatakan hangus. Apabila destinasi tujuan tidak memungkinkan untuk dikunjungi karena bencana, cuaca yang tidak mendukung, penutupan tempat wisata, atau sebab lain di luar kendali kami, maka peserta tidak berhak meminta kompensasi atau pengembalian biaya yang telah dibayarkan. Apabila kuota trip tidak memenuhi kuota minimal, maka peserta trip tetap dapat mengikuti trip dengan biaya yang menyesuaikan, atau peserta trip dapat membatalkan keikutsertaan dengan pembayaran yang dikembalikan 100%. Apabila terjadi pembatalan dari pihak kami di luar sebab-sebab di atas, maka biaya yang telah dibayarkan oleh peserta akan dikembalikan 100%. Harga dan itinerary dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi setempat. Contact :
      Intan Primadewati
      Call/WhatsApp : +6281233843907 . +6287703039763
      Pin BB : 5368F674
      Indra Yulianto
      Call/WhatsApp : +6281286944675 . +6285645412245
      Pin BB : 75A0A51D
      Email : marketing@berangan.com
      Facebook : Berangan Trip Organizer
      Twitter : @berangan_trip
      Website : www.berangan.com