Jump to content
Forum Jalan2.com - Silahkan Berbagi & Bertanya Tentang Tujuan Wisata Anda
  • agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
Octobrian Panjaitan

Penang - Kl 4D3N (Part 1)

Recommended Posts

Fr : Penang – KL 4D3N

 

Liburan yang agak2 dadakan dengan persiapan sekitar 3 minggu, beli tiket tanggal 4 Agustus untul berangkat tgl 21-24 Agustus 2014

 

Backpack travel pertama gw, sebelumnya selalu dibayarin dan pake tour haha..

Kali ini bersama @kokoadit dan Tyo

 

CGK – KUL PP by Lion Air    Rp 1.037.100

KUL – PEN PP by Air Asia     RM 48 (promo)

 

Day 1  JKT-KL-PENANG

 

Akhirnya bisa ngeliat langsung bandara KLIA2. Karena ud web check in jadi santai aja, cari2 tempat mkn sekalian bwt nge cas karena flight ke Penang masih 1,5 jam lagi.

Tiba di Penang International Airport jam 15.10, langsung ngambil peta.

Rencana awal adalah mencari Sany Char Koay Teow yang di recommend oleh @shata

 

Langsung keluar bandara, nyebrang sedikit ke halte bus Rapid Penang naik no. 401E ke Jalan Mahsuri.

Tarif tiket Rapid Penang adalah RM 1,4 untuk 7 km pertama dan bertambah terus untuk km berikutnya maksimum RM 4.

Kami membayar RM 1,4 per orang. Jangan nyari loket bwt beli tiket bus Rapid Penang, karena memang ga ada. Langsung masuk ke bus bayar ke supir dan dia yang akan memberikan tiket. Harus selalu sediakan uang pas karena si supir tidak menyediakan uang kembalian.

OK turun di Jalan Mahsuri, clingak clinguk nyari keberadaan Sany CKT, akhirnya ketemu ehhh.. ternyata blom buka (damn…)

 

post-26936-0-55369600-1410147622_thumb.jpost-26936-0-87193900-1410147752_thumb.j

post-26936-0-29392400-1410147928_thumb.jpost-26936-0-50787400-1410148200_thumb.j

post-26936-0-33897000-1410400627_thumb.j

post-26936-0-99320700-1410400226_thumb.jpost-26936-0-46913500-1410401497_thumb.j

post-26936-0-24119700-1410147495_thumb.jpost-26936-0-01700200-1410148279_thumb.j

 

Kami kembali ke halte nunggu bus untuk ke Ryokan Chic Hostel tempat kami menginap di Lebuh Muntri, nunggu lama banget di sini. Dan karena langit masih terang kami tenang aja kirain msh sore, ehh ternyata ud jam 19.00 aje  hahahaa..

Akhirnya dapet tuh bus jurusan ke Georgetown. Kami penumpang terakhir di bus tersebut kemudian di turunin di Halte Kolam Ikan :D hahaa.. sori Halte Kampung Kolam Mengandalkan google maps kami jalan kaki, akhirnya sampe juga di Ryokan Chic Hostel very nice and recommended hostel. Ratenya sekitar Rp 120.000/night

Check in, naro tas bersih2 bentar langsung lanjut cari makan malam.

 

post-26936-0-61745700-1410400511_thumb.jpost-26936-0-19205700-1410398600_thumb.j

post-26936-0-09630500-1410398713_thumb.j

 

Muter2 akhirnya kami masuk ke Red Garden Food Paradise, klo dari luar terlihat wah apalagi pakiran isinya mobil semua tapi kami coba masuk aja, klo makanannya mahal2 ya langsung keluar aja hehee... Ehh ternyata enggak tuh, harganya standard.

Bentuknya seperti foodcourt, di kelilingi stall2 makanan baik yg halal maupun non halal dan di tengah ada panggung live music yg cukup menghibur walopun lagu yg di dendangkan lebih banyak ga ngertinya hahaha.

Disini saya memesan Mee with roasted pork, Nasi Hainam with Braised Pork dan Teh Tarik 2 gelas. Untuk yg suka pork, menu yg ke-2 recommended J

Setelah keluar ternyata kami menemukan mural, The Awaiting Trishaw Pedaler.

Kembali ke hostel tidoorrr…

 

post-26936-0-98443200-1410400911_thumb.jpost-26936-0-66012200-1410147943_thumb.j

post-26936-0-65567300-1410400820_thumb.j

 

 

Day 2  Penang Hill-Kek Lok Sie Temple-Gurney Drive

 

 

Memulai hari dengan sarapan di hostel, 2 sosis, 1 telur setengah matang, roti dan teh

Tujuan pertama hari ini adalah Bukit Bendera alias Penang Hill. Naik Bus 204, byr RM 1,4 turun persis di depan pintu masuk Penang Hill. Masih pagi dan pengunjung pun masih sedikit.

Harga roundtrip tiket untuk turis asing adalah RM 30 sedangkan untuk turis lokal RM 8 sahaja, ini mulai berlaku sejak May 2011. Kenapa? Karena sejak saat itulah digunakan funicular train modern berwarna biru buatan Swiss yang dapat mengangkut max 100 orang sekali jalan.

 

post-26936-0-16705900-1410401937_thumb.jpost-26936-0-76634200-1410402431_thumb.j

post-26936-0-10656300-1410400313_thumb.jpost-26936-0-27578000-1410402636_thumb.j

 

Sampai di atas, anginnya cukup sejuk. Di atas sini ada beberapa bangunan seperti Owl Museum, Sri Aruloli Thirumurugan Temple, Masjid Bukit Bendera, David Brown’s Restaurant dan di atas restoran ada dibuat semacam terrace dgn huruf LOVE yg besar plus railing untuk menggantungkan love padlock.Ada juga Ginger Gardens and Aviary, Halliburton Hill Bellevue Hotel dan kalau diteruskan berjalan sepertimya ada banyak bungalow2. Karena daerah ini hawanya sejuk, banyak orang2 malaysia yg membangun villa di sini, kaya daerah Puncak klo di Indonesia.

 

Kemudian kami berjalan ke bawah ke tempat funicular train tadi untuk perjalanan balik. Ada spot melihat view Penang dengan lebih jelas, disediakan juga bbrp teropong yg bisa digunakan dgn membayar RM 1 untuk 5 menit tapi ga saya pake. Pagi itu Penang Bridge bisa terlihat cukup jelas walaupun agak berkabut.

Owhya tadi sebelum masuk ke ruang menunggu train untuk naik ke atas, kami ditawari berfoto yg hasilnya berupa foto ukuran 5R seharga RM 30. Ini boleh dibeli boleh tidak.

 

post-26936-0-68454800-1410402885_thumb.jpost-26936-0-32775500-1410402941_thumb.j

post-26936-0-59721900-1410398535_thumb.jpost-26936-0-93638100-1410398519_thumb.j

post-26936-0-58603900-1410398564_thumb.jpost-26936-0-65675800-1410403291_thumb.j

post-26936-0-40445200-1410398621_thumb.jpost-26936-0-77453100-1410398479_thumb.j

post-26936-0-43904800-1410398557_thumb.jpost-26936-0-38157400-1410400291_thumb.j

 

 

Di luar gerbang Penang Hill sudah ada bbrp bus Rapid Penang yg ngetem, kami naik bus no. 201 ke Kek Lok Sie Temple kemudian turun di Halte Air Itam.

 

Jalan kaki sekitar 10-15 menit akhirnya smp juga di Kek Lok Sie Temple yg artinya Temple of Sumpreme Bliss. WOW.. komplek temple yg besar dan luas.

Tapi sayang Pagoda of Ten Thousand Buddhas sedang di renovasi dan ditutup untuk umum, jadi Cuma foto2 di depannya aja. Mengelilingi tempat ini dengan matahari yg cukup terik bikin basket bahkan jirket (basah kuetek & banjir kuetek)  :lol:  hahahaa…

 

post-26936-0-96472800-1410398510_thumb.jpost-26936-0-53256900-1410398503_thumb.j

post-26936-0-70153800-1410398496_thumb.jpost-26936-0-98602600-1410398525_thumb.j

post-26936-0-20229400-1410403557_thumb.jpost-26936-0-13477600-1410398491_thumb.j

post-26936-0-39600300-1410403852_thumb.jpost-26936-0-77647100-1410403858_thumb.j

post-26936-0-15712700-1410398542_thumb.jpost-26936-0-01883300-1410398401_thumb.j

post-26936-0-54727900-1410398427_thumb.jpost-26936-0-97575800-1410398300_thumb.j

post-26936-0-96225400-1410398410_thumb.jpost-26936-0-85571000-1410400213_thumb.jpost-26936-0-30742200-1410398637_thumb.j

 

 

Untuk sampai ke Kuan Yin statue kami naik Inclined Lift seharga RM 4 round trip klo ga salah.

And she stands there elegantly with her famous pose and smile, the Goddess of Mercy.

Patung Dewi Kuan Yin setinggi 30,2 meter yg terbuat dari perunggu.

Patung ini dibangun untuk menggantikan patung Dewi Kuan Yin sebelumnya yg pernah terbakar. Bagian kepalanya masih bisa diselamatkan dan di sematkan di bagian atas bangunan tempat jalan masuk.

Disini ada juga bbrp kuil lagi yg bisa kita lihat dan masuki. Tamannya di hiasi oleh patung2 dari semua Shio yg ada. Dan ada juga Pavillion di tengah kolam yg berisi banyak sekali ikan.

 

                                    post-26936-0-36902200-1410400267_thumb.j

post-26936-0-13769200-1410405185_thumb.jpost-26936-0-14536700-1410405193_thumb.j

post-26936-0-18680100-1410405204_thumb.jpost-26936-0-17106800-1410405294_thumb.j

 

 

Setelah itu kami kembali turun ke Liberation Pond, kolam yg berisi banyak kura-kura. Menurut saya Liberation Pond ini adalah bagian yg paling tidak terawat di komplek kuil ini. Cat pagarnya sudah usang dan kolamnya terlalu kecil untuk ditinggali begitu banyak kura-kura.

Dari sini kami berjalan menuruni tangga ke awah bawah, sepanjang jalan kanan kiri di isi banyak penjual souvenir Penang dan Malaysia. Kami beli bbrp souvenir, 1 set gatungan kunci (5 buah) dan magnet kisaran harganya RM 12-8 dan tentunya masih bisa di tawar.

 

Mampir di warung terdekat untuk minum dan istrht bntar. Saya pesen Ais Kacang di sini, lmyn seger tp msh lbh enak es doger :D

Lanjut jln sambil nyari makan siang, mampir di Hainam Chicken Rice sebrang halte Air Itam, masih laper saya pesen lg  seporsi Char Koay Teow, kenyang…

Ternyata di bawah plang arah Kek Lok Sie Temple ada penjual Asam Laksa, dan merupakan salah satu yg terbaik di Malaysia, usaha keluarga yg sudah berjalan selama 60 thn wuihhh… Tapi sayang perut ud kenyang.

 

post-26936-0-23454900-1410400235_thumb.jpost-26936-0-90724200-1410400256_thumb.j

 

Balik dulu ke hotel istrht bentar, setelah itu langsung jalan lagi ke Gurney Drive bwt makan mlm.

Naik Rapid Penang 304 turun di Gurney Plaza, Gurney Drive Hawker Center ada di balik mall ini. Kita bisa menemukan semua makanan khas Penang di sini dan pengunjungnya buanyakkk euy hampir tidak ada meja yg kosong. Saya pesan Nasi Lemak, berbagai olahan daging B2 yg di sate dan Tea O juga nyobain Rojak Pasembur. Owhya disini @kokoadit menemukan Char Kay Teow yg enak, terbukti dari antriannya yg panjang, cuman di stall ini yg pengunjungnya sampai rela antri panjang.

Perut ud super kenyang dan gerimis mulai mengundang :D, kami langsung jln plg dan benar saja hujan deras mengguyur sepanjang perjalanan pulang. Kita berteduh cukup lama tapi ujan ga kunjung reda dan jalanan ud mulai banjir, payung cuma bawa satu, akhirnya saya beli payung dan kami jln plg. Begitu sampe hostel ujannya ud reda, kamprettt…

 

post-26936-0-11944500-1410398390_thumb.jpost-26936-0-17773100-1410398631_thumb.j

post-26936-0-11514700-1410400279_thumb.jpost-26936-0-71847300-1410400242_thumb.j

post-26936-0-78011600-1410398442_thumb.jpost-26936-0-76430800-1410398328_thumb.j

 

Nantikan sekuel berikutnya :lol:

Share this post


Link to post
Share on other sites

nambahin @Octobrian Panjaitan , ternyata kalo cari Lebuh Muntri, orang lokal sana malah ga tau. lebih baik bilang Lebuh Chulia, abis itu tinggal jalan kaki ga jauh dari sana.

 

menu saya di Red Garden plus Nellcis Durian Cake (RM 7), ini uenaaak banget. tokonya dijaga sama engkong2 yang bahasa inggris nya bagus  :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Yang kayak nasi padang, isi kuahnya lebih kental, baunya lebih menusuk.. Biasanya ada udang yang besar2 salah satu menu nya

 

 

@kokoadit  nantilah klo ke malay lg :)

 

@kembali   Makanan india, kaya nasi padang sih klo liat penampakannya tapi ga tau rasanya blom nyoba soal nya hehe..

begitcu to mas... mudah2n bisa kembali ke malaysia lg... huhu antusias bgt

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya jadi ingat pertama kali saya ke penang masih menggunakan teknologi kuno , Nokia Map - Hp E 71

Tapi cukup lumayan , walaupun kesasar kemana ( naik motor bebek ) tetap bisa pulang kembali ke hotel ..

Makanan favorit saya adalah kwetiau , banyak sekali warung kwetiau di jalan , dan semua terasa enak .

 

Penang pulau kecil , jadi pakai motor kita sudah bisa keliling pulau itu seharian .

 

Mungkin next trip saya mau jelajah kuliner disana ...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@kokoadit

@Sari Suwito

nasi kandar yg kya gmna ya? kmren ke malaysia blum sempet nyobain :(

 

nasi kandar itu makanan india, di KL jg ada koq (kedai nasi kandar gitu tulisannya, dkt central market jg ada).

rasanya enaaak bangettt...aq suka makan ayam madu-nya...gurih2 manis. nasi kandar porsinya guedeee bangeet...sy makan 1/2 porsi aja ga habis. :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya jadi ingat pertama kali saya ke penang masih menggunakan teknologi kuno , Nokia Map - Hp E 71

Tapi cukup lumayan , walaupun kesasar kemana ( naik motor bebek ) tetap bisa pulang kembali ke hotel ..

Makanan favorit saya adalah kwetiau , banyak sekali warung kwetiau di jalan , dan semua terasa enak .

 

Penang pulau kecil , jadi pakai motor kita sudah bisa keliling pulau itu seharian .

 

Mungkin next trip saya mau jelajah kuliner disana ...

 

iya mas, seperti nya makanan kebanggaannya penang ya char kuay teow ini, jadi ada dimana2 :D

kemarin itu kami cuma manfaatin bus saja, jadi kemana2 mesti cari line bus nya. ga jadi ke batu ferringhi pun juga karena makan waktu terlalu lama. mungkin kalo naek motor malah enak ya ..

 

nasi kandar itu makanan india, di KL jg ada koq (kedai nasi kandar gitu tulisannya, dkt central market jg ada).

rasanya enaaak bangettt...aq suka makan ayam madu-nya...gurih2 manis. nasi kandar porsinya guedeee bangeet...sy makan 1/2 porsi aja ga habis. :senyum

 

loh, ternyata ada ayam madu nya? saya kira semuanya makanan berbumbu (pedas + asin + santan)

boleh deh kali lain beneran dicoba makan di nasi kandar :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Sari Suwito Wahh ada ayam madunya juga tohh..  Beneran harus nyoba nih next time

 

iyaaa. next time coba aja makan nasi kandar. di KL ada kedai nasi kandar yg selalu rame tapi lupa letaknya di jln apa, secara waktu tmn yg ngajakin kesana...kita cuma duduk manis disamping sopir. :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

pagi pa

ikut nimbrung nih

Betul kalo ke pinang harus ke Gurney Drive

Kwetiawnya lembut seafoodnya segar Di tambah Rojak pasembur  Di Area Muslim  Untuk cuci mulutnya kelapa muda myanmar Wah Mantabb

Share this post


Link to post
Share on other sites
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Daniyah Isa
      Haay, saya baru muncul lagi neeh,
      Maaf jarang-jarang main ke tempat ini, tapi kalau setiap saya jalan, dan dirasa penting untuk dibagikan sebagai petunjuk, saya akan tinggalkan jejak di web ini hehhe.
      Selain sebagai kenang-kenangan, siapa tahu, ada yang lagi cari referesi destinasi perpelancongan. Tulisan ini saya co-past dari wordpress saya, let's check this out gengss....:
      Hayhay, ini adalah kedua kalinya saya menapaki kaki di Negeri Ziran, Malaysia.
      2017 lalu, saya memilih Melaka – Kuala Lumpur untuk pelancongan pertama saya. Cerita sebelumnya bisa di click : Melancong ke Negeri Ziran (Melaka-KL 29-31 Oct 2017)
      Baiklah, kali ini saya memilih perjalanan menuju Utara Malaysia, dari Kuala Lumpur ke Pulau Penang. Tulisan ini, pengalaman pribadi saya sewaktu menjelajah di sana, jadi cukup bisa dijadikan referensi bagi kalian yang ingin menapaki kaki di negeri Ziran.
      What are we doing in Kuala Lumpur and Penang ? Let’s check it out :
      1. Hunting Foto di Icon Kuala Lumpur
      Berkunjung ke Kuala Lumpur, rasanya tidak lengkap bila tidak mengunjungi gedung iconic Menara Kembar Petronas.
      How to get there ?
      Titik terpenting untuk berpergian di Malaysia adalah KL Sentral. KL Sentral merupakan stasiun pusat dan transit terbesar di Malaysia. Untuk menuju KL Sentral, sangat mudah bila dari Bandara KLIA atau KLIA2. Kalian dapat menaiki bus dengan tarif 12RM saja, atau bisa naik kereta KLIA Ekspres dengan tarif 55RM.
      Dari KL Sentral, ambil jalur LRT dengan tujuan KLCC Stesien. Ingat, di KL Sentral harus banyak tanya ya! Karena banyak jalur kereta di KL Sentral, tidak hanya kereta lokal saja, tapi kereta ke daerah lainya, bahkan bisa menuju Thailand dan Singapore.
      Bandara KLIA/KLIA2 ⇒ Bus (12RM) ⇒ KL Sentral
      Bandara KLIA/KLIA2 ⇒ KLIA Ekspres (55RM) ⇒ KL Sentral
      Begitu sampai di KL Sentral, kalian bisa ke Mesjid Jamek- Dataran Merdeka, Menara Petronas KLCC, Batu Caves, Bukit Bintang, Central Market.
      Untuk tujuan : Mesjid Jamek-Dataran Merdeka, Central Market, Menara Petronas KLCC, kalian bisa naik LRT arah Gombak.
      Mesjid Jamek-Dataran Merdeka KL Sentral – Mesjid Jamek by LRT
      Nampak depan Masjid Jamek, Kuala Lumpur by : @daniyahisa Saya sudah dua kali ke tempat ini, untuk singgah sementara dan sholat Jama’ah pastinya. Memasuki kawasan Mesjid Jamek, baik laki-laki maupun perempuan harus dalam keadaan menutup aurat, tidak boleh berbaju ketat juga ya !
      Sebelum memasuki Mesjid kita mengisi buku tamu, dan tersedia jubah sewaan, gratis. Karena memasuki kawasan menutup aurat.
      Central Market KL Sentral – Central Market by LRT
      Pintu Masuk Central Market, Pusat Oleh-Oleh Malaysia by : @daniyahisa Area Central Market untuk Selfie by: @daniyahisa Bagi kalian yang mau belanja oleh-oleh banyak buat keluarga di rumah, sudah tak usah tenggok kanan-kiri tempat belanja mana yang akan kalian kunjungi, Central Market adalah tempat paling pas untuk berbelanja oleh-oleh dan bisa kalian tawar semurah-murahnya loh !
      Kaos bergambar icon menara kembar, pajangan rumah, hingga coklat, semua ada di sini. Tapi tetap hati-hati yaa, jangan sampai khilaf sampai lupa ongkos pulang. hehehe
      Menara Petronas KL Sentral – KLCC by LRT
      Twin Towers Petronas malam haridi Kuala Lumpur by : @daniyahisa Nah, kalau ke Kuala Lumpur, Malaysia nggak lengkap rasanya kalau nggak foto di spot ini yaa ! Jadi nanti pas turun dari LRT, kalian akan berada di loby bawah sebuah Mall.
      Keluar dari lobby tersebut, menyebrang ke arah kiri, dan cobalah tenggok ke atas. Bisa terlihat Menara kembar Petronas KLCC tower menjulang tinggi. Kenapa saya minta menengok ke atas, karena sudah 2x ke tempat ini, tapi kurang yakin, gedungnya yang mana. heheheh.
      Bukit Bintang KL Sental – Bukit Bintang by Monorail
      Simpang jalan Bukit Bintang Malaysia by : @daniyahisa Monorail transportasi umum yang paling tepat menuju Bukit Bintang, jika titik awal kalian dari KL Sentral. Ada apa saja di Bukit Bintang ?
      Sungei Wang Plaza (Belanja) Jalan Alor (Kuliner) Oh iyah, untuk jalur monorail kalian harus berjalan melalui mall NU Sentral yang masih satu bangunan dalam KL Sentral. Mengapa Monorail ? Karena kalau naik LRT, harus transit dulu. Tapi kalau naik monorail, kalian tidak perlu transit, dan langsung sampai di Bukit Bintang, tepatnya di depan Sungai Wang Plaza.
      Sungei Wang Plaza by : Google Images Berbahagialah kalian para wanita, di Sungai Wang Plaza, lantai dasar, terdapat VNC dengan harga miring. Saya hanya menemukan itu sih, untuk brand lain, tidak dicari lagi. Sediakan uang, dan tenaga yaa ! bila kalian benar-benar ingin berbelanja, heheh.
      Di Sungai Wang Plaza, juga terdapat toko coklat yang bisa kalian beli dengan jumlah banyak. Tapi, saya sarankan, lebih baik beli di Central Market saja, harganya lebih bersaing.
      Kalian ingin kuliner ??? Jalan Alor tempatnya. Kalian perlu jalan sebentar untuk mencari makanan yang lebih variatif. Jalan Alor seperti pasar malam pada umumnya, pedagang mulai dari Chinese food, Thai Food, Arabian Food, atau makanan khas Melayu, semuanya ada di Jalan Alor.
      Wisata Jalan Alor by : Google Images Tempat ini ramai sekali, pedagang dan pejalan kaki harus saling berbagi, terlebih lagi kalau ada mobil yang ingin lewat.
      Mohon maaf untuk kedua tempat ini saya ambil dari Google Images, karena sangat waspada di tempat keramian. Sebelumnya sempat ketemu sesama orang Indonesia yang Passport, dan dompetnya hilang di Bukit Bintang. Waduh, jadi takut-takut gimana gitu kaan!
      Duh, hati-hati di tempat keramaian dimanapun kalian berada, tetap waspada. Jaga pasport, dompet, handphone, pokoknya barang-barang berharga.
      Batu Caves Batu Caves merupakan tempat ibadah umat Hindu keturunan India yang tinggal di Kuala Lumpur, Malaysia.
      Pedagang di halaman Batu Caves untuk umat Hindu beribadah by : @daniyahisa Tempat ini juga merupakan objek wisata andalan para travelers. Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan patung dewa berlapiskan emas, dengan bukit menjulang tinggi dibelakangnya.
      Patung Emas Iconic Batu Caves, Kuala Lumpur by : @daniyahisa Nampak dari ketinggian menuju gua di dalam Batu Caves by : @daniyahisa Patung Dewa Krisna dan Sapi di sisi kiri Batu Caves by : @daniyahisa Tempat ini memang sudah Hits! di time line IG yaa. Nah, mau ke sini ?
      Begini caranya jika kalian tidak menggunakan travel agent, alias ngebolang sendiri. Tetap, titik awalnya adalah KL Sentral :
      KL Sentral – Batu Caves
      Stasiun Akhir Batu Caves by : @daniyahisa Sekali perjalanan membutuhkan waktu 40 Menit, dan biaya 3.2RM (2018). Di tempat ini tidak dipungut biaya, alias gratis. Waah, senang kaan!
      2. Pulau Penang
      Setelah puas dan lelah berkutat di Kuala Lumpur, saya melanjutkan perjalanan ke sebuah Pulau yang terpisah dari daratan Malaysia, Pulau Penang. Pulau Penang terletak di sebelah utara Kuala Lumpur, membutuhkan waktu sekitar 4-5 Jam melalui jalur darat.
      How to get there ?
      Menuju ke Terminal Bersepadu Selatan (TBS) dengan titik awal KL Sentral, menggunakan kereta KLIA transit.
      KL Sentral – Terminal Bersepadu Selatan
      Biaya yang dibutuhkan sekitar 6 RM dengan lama waktu perjalanan sekitar 9 menit.
      Sampai di Terminal Bersepadu Selatan (TBS) langsung ke counter pembelian tiket bus. Beda banget loh terminalnya, pertama kali lihat terminal di Malaysia amazing banget ! padahal cuma terminal. Bersih, rapi, tertib, ada foodcourt, dan tempat oleh-oleh juga. Paling bikin amazed lagi, pembelian tiket di terminal ini benar-benar teratur. Setelah kita memilih bus dan jam keberangkatan, penumpang di data sesuai pasport bagi warga asing / IC number bagi warga Malaysia. Kalau di Jakarta, bisa dibilang seperti naik kereta keluar kota.
      Saya memilih bus seharga 33.80RM tujuan akhir Pulau Penang, terminal Sungai Ningbo. kenapa saya tebalin nama terminalnya ? biar nggak salah turun. karena kalau kalian turun di terminal Butterwoth, harus nyambung kapal very lagi. Better turun di terminal Sungai Ningbo, biar lewat Penang bridge (jembatan diatas laut menuju Pulau Penang).
      Untuk mempermudah kalian mengecheck jadwal bus, atau ingin memperkirakan harga, bisa dicheck secara online di :
      BUS KE PULAU PENANG
      Karena tenaga sudah cukup habis sewaktu di Kuala Lumpur, sampai di Pulau Penang, saya memutuskan hanya ke satu tempat wisata yang sangat wajib kalian kunjungi di Pulau Penang.
      Bukit Bendera Bukit Bendera atau Penang Hills by : @daniyahisa Bukit yang menjulang tinggi menghadap lautan Pulau Penang. Berada di atas Pulau ini, kalian akan disuguhkan pemandangan memanjakan mata. Perbukitan hijau berpadu dengan biru lautan luas dan biru langit. Wah, nggak bisa berucap deh pokoknya keren banget ! Cocok nih buat kalian penikmat senja, pecinta cakrawala.
      How to Get there ?
      KOMTAR – Bukit Bendera
      Titik awalnya adalah KOMTAR (Komplek Tun Abdul Razak) yang terletak di George Town. Sangat mudah untuk menuju titik ini, karena KOMTAR adalah menara iconic setinggi 60 lantai di Pulau Penang. Di paling atas menara KOMTAR, bisa befoto ria dengan lantai trasnparan loh ! hayoo, siapa berani ?
      Pemandangan Menara KOMTAR (menara bulat dari Hotel  by : @daniyahisa Di bawah Menara KOMTAR adalah terminal bus dalam kota. Kalian bisa naik bus dari terminal KOMTAR menuju Bukit Bendera seharga 2RM saja. Tak perlu khawatir, karena Bukit Bendera adalah tujuan akhir Bus tersebut, bisa bobo manis lah yaa di dalam bus.
      Bus Rapid Penang di pemberhentian akhir, Bukit Bendera by : @daniyaisa Sampai di Bukit Bendera, pengunjung dikenakan HTM 30RM PP termasuk kereta menuju atas bukit.
      Kereta Wisata PP 30 RM menuju ke atas Bukit Bendera Pintu Masuk Bukit Bendera, Penang Hill untuk mengantri tiket masuk by : @daniyahisa Pemandangan dari atas Bukit Bendera by : @daniyahisa Rel Kereta menuju stasiun akhir Bukit Bendera by : @daniyahisa Puas memandang lautan, langit dan daratan Malaysia yang terpisah dari sebrang, saya kembali ke Menara KOMTAR. Ada apa sih di dalam Menara iconic pulau Penang ini ? Ada berbagai mall di dalamnya. Kaos, pajangan lemari khas Pulau Penang, dan kue khas Penang. Selain kopi yang sering dicari sama para travelers, yang belum banyak orang ketahui kue khas penang, yaitu Kue Tambun.
      Biskuit Tambun khas Penang, Malaysia by : goole images Mirip seperti kue nastar dalam ukuran besar, rasa originalnya asin-asin gurih, dan masih banyak varian rasa lainya seperti keju, coklat, durian. Harganya murah kok hanya 5RM saja. Anyway, maaf yaa itu foto nyomot dari Google, karena yang punya sendiri sudah habis, hehehe.
      Ingat yaa, usahakan beli di Menara KOMTAR jika ingin harga lebih murah dan banyak. Atau kalau kalian punya banyak waktu di Penang, bisa cari pabrik yang sekaligus menyedikan cafenya, semacam Bakpia Pathok kalau ke Jogja. Kalau beli di Bandara, harganya bisa 3x lipat. Woow!!! Sayang banget kan, heheh.
      Okay, begitulah liburan singkat saya yang masih penasaran sama Kuala Lumpur dan menjelajah pulang dari Pulau Penang.
      Semoga terinspirasi yaa.
      Terima Kasih.
    • By braska
      Foto diambil dari Tokyo Tower - (k)
      Hallo semua,
      Tahun ini saya berkesempatan mengunjungi Tokyo beberapa kali. Kebanyakan bersama teman2 (thx untuk teman2 II dan IV) dan beberapa kali dengan partner. Banyak yang bertanya ke saya tentang itinerary selama di Tokyo, jadi saya pikir lebih baik saya buatkan dalam satu Thread yang nantinya tinggal di share URL nya.
      Thread ini akan saya buat dalam beberapa tahap, dan diharapkan sudah bisa selesai sebelum bulan Desember 2018 berakhir.
      Beberapa pokok bahasan yang akan diulas dalam Thread ini antara lain
      I Persiapan
      II Itinerary
      III Kereta di Tokyo
      IV Shopping
      V Tempat Wisata Gratis
      VI Tempat Wisata Berbayar
      VII FAQ
      PERNYATAAN :
      FOTO
      Semua Foto yang tidak ada tanda dalam Thread ini berarti di ambil dari Google dan Screenshot, sedangkan foto yang bertanda merupakan hasil jepretan dari 
      (i) I Edy S
      (a) Adhitya A W
      (k) R CJatmiko
      WEBSITE
      Saya tidak memiliki kepentingan apapun dengan website yang ada dalam thread ini. Moderator dapat menghapus link jika di perlukan
      MUSIM
      Yang di bahas dalam Thread ini hanya untuk keberangkatan pada Musim Dingin di Tokyo dan sekitarnya, anda dapat tetap membaca thread ini dengan melakukan beberapa penyesuaian jika ingin bepergian di Musim lain.
      STYLE
      Khusus Perjalanan ke Tokyo, perjalanan saya bukan perjalanan Backpacker, saya selalu membawa Koper, naik penerbangan Full Service, Tinggal di Hotel, tetapi mencari harga paling murah yang bisa di dapatkan  
       
      I Persiapan
      Saya selalu menikmati Tokyo (sama halnya dengan saya menyukai Bangkok) Kota ini sangat hidup, penuh dengan budaya Jepang yang kental di satu sisi dan teknologi modern di sisi lain. Khusus untuk Musim dingin, saya menyukainya karena
      1. Musim dingin tidak ada di Indonesia, 2. Tidak terlalu berkeringat, 3. Ada banyak foto indah yang bisa di peroleh di musim dingin, 4. Salju, 5. Harga Tiket dan Hotel lebih murah...(ya, bandingkan jika anda pergi ke Jepang untuk melihat Sakura mekar) Jika kalian ingin mencoba musim dingin di Tokyo ayo kita mulai persiapannya.
      1. Passport dan Visa
      Untuk keluar negeri tentu saja kita harus mempunyai Passport dan untuk bisa ke Jepang kita juga harus mempunyai Visa. Ada banyak cara membuat passport yang bisa di temui di Google karena itu saya tidak akan mengulas lebih lanjut. Silakan masuk ke www.google.co.id lalu ketikkan "cara membuat e paspor" dan kalian akan menemukan lebih dari 100.000 tautan.
      Yang ingin saya sampaikan disini adalah BUATLAH E-PASSPORT, jangan membuat Passport biasa. Membuat passport biasa untuk bepergian ke Jepang sangatlah menyusahkan, karena artinya kita harus mengurus Visa. Sedangkan jika menggunakan E Passport kita tinggal mengurus Visa Waiver.
      Berikut saya tunjukkan perbandingannya :

      Dari perbandingan di atas terlihat kan, mempunyai E Passport berarti anda mengurangi keribetan mengurus Visa, jika visa di tolak anda terpaksa harus merelakan tiket pesawat PP dan (mungkin) hotel yang hangus. Sebaliknya jika anda mempunyai E Passport anda tinggal mengurus Visa Waiver terlebih dahulu baru melakukan pemesanan tiket pesawat, hotel, dll sesudah Visa Waiver di kabulkan. Anda juga bisa melewatkan ketakutan yang paling banyak di bicarakan orang saat membuat Visa "HARUS PUNYA DUIT MINIMAL SEKIAN PULUH JUTA", karena penguruan Visa Waiver hanya memerlukan E Passport anda. 
      Peluang untuk mendapatkan Visa Waiver juga sangat besar, jika anda orang baik2 tidak punya catatan kriminal, tidak pernah ditangkap di Jepang, maka saya bisa bilang Anda pasti dapat Visa Waiver.
      Cara mengurus visa waiver Jepang bisa di dapatkan dengan mengetikkan "cara membuat visa waiver jepang" di Google.
       
      2. Tiket
      Saya bukan orang yang anti dengan penerbangan Low Cost, pada dasarnya saya malah lebih sering menggunakan Maskapai Low Cost ketimbang Full Service, tapi mari saya tunjukkan kenapa saya lebih memilih penerbangan Full Service untuk pergi ke Tokyo
      Maskapai Low Cost hampir selalu menggunakan transit flight dari Jakarta ke Tokyo. Efeknya sangat berbahaya, saya sudah 2x mengalami kejadian tidak mengenakkan. Waktu transit biasanya hanya 1,5 - 2 jam. Akibatnya jika penerbangan dari Jakarta delay maka (hampir) dapat dipastikan (walaupun kita tidak ketinggalan pesawat menuju Tokyo) tidak cukup waktu untuk memindahkan bagasi kita. Kejadian paling parah yang saya alami adalah berada di musim dingin tanpa jaket tebal (yang tertinggal di Kuala Lumpur). Saat itu perlu 2 hari untuk bagasi saya sampai di hotel. Alhasil liburan sudah tidak lagi menyenangkan, dan saya harus rela kehilangan suara selama 2 minggu karena terkena radang tenggorokan (kupluk, syal dan semua baju ganti ada dalam koper di bagasi). Sekarang  bagaimana jika waktu transitnya lama, misal 16 jam. Anda mau tidak mau harus mengeluarkan uang lagi untuk membayar hotel di lokasi transit. Tentu saja ada pilihan untuk tidur di bandara. Tapi sebagaimana telah saya tuliskan di atas style perjalanan saya bukan backpacker. Jam kedatangan dan keberangkatan Maskapai Low Cost sering mengakibatkan anda kehilangan 1 hari di Hotel. Begini contohnya : Jika anda Tiba di Tokyo Pukul 23.00 maka sesudah proses imigrasi, pengambilan bagasi, transportasi dll maka kemungkinan anda akan tiba di hotel Pukul 01.00. Waktu Check in hotel biasanya adalah pukul 14.00 sehingga mau tidak mau anda telah kehilangan 1 hari di hotel yang telah anda bayar. Selain itu waktu keberangkatan juga seringkali jadi masalah. Maskapai Low Cost sering berangkat di jam-jam malam seperti 23.50, padahal waktu Check Out hotel Tokyo adalah 11.00 akibatnya ada waktu lebih dari 12 jam luntang lantung tanpa tempat istirahat. Ada biaya tambahan untuk bagasi di penerbangan Low Cost. Biasanya berkisar 400 - 700 ribu tergantung beratnya. Berarti kalau PP bawa bagasi maka ada tambahan biaya sekitar 1 juta dari harga tiket. Penerbangan ke Tokyo memakan waktu lama, direct flight saja bisa lebih dari 7 jam. Lalu di pesawat kita mau ngapain? duduk, diem, merenung dan tidur? jika anda memilih untuk mengisi perut maka ada biaya lagi yang harus di keluarkan untuk pemesanan makanan.  Ok, jadi kita akan memilih penerbangan full service yang menyediakan makanan dan minuman, entertainment flight, jarak antar kursi yang lapang, jam penerbangan yang tepat dengan kebutuhan, free bagasi, dan semua fasilitas lain yang tidak di dapatkan di penerbangan low cost. Mahal dong? Jawabnya TERGANTUNG. 
      Ini contoh penawaran maskapai low cost

      Dan ini tiket yang saya beli 

       
      Saya terbang menggunakan JAL yang masuk dalam daftar 5 Star Airlines. Bagasi 46 kg FREE, Full Service, dengan Jam kedatangan 15.45 dan Jam keberangkatan 17.45. Harga yang saya dapatkan lebih murah daripada maskapai Low Cost.
      Jadi bagaimana caranya? Saya menggunakan SkyScanner (silakan Googling). Dengan SkyScanner kita dapat melihat kapan, maskapai mana, dan website mana yang memberikan tiket paling murah. Tentu saja jika kita membeli dari jauh2 hari kita memiliki lebih banyak pilihan harga yang mungkin dapat berubah. Oh ya, sekali kita melakukan pencarian lewat SkyScanner maka saat membuka email, googling dan menggunakan media sosial iklan yang ditampilkan biasanya adalah iklan harga tiket yang paling murah. Rajin2lah mengecek harga tiket lewat SkyScanner karena FYI, harga tiket JAL biasanya 16juta sekali jalan. Harga 7,3juta PP saya dapatkan menggunakan Fasilitas "Dapatkan Info Harga" yang ada di situs SkyScanner. Fasilitas ini memungkinkan kita mendapatkan harga terbaru dari rute yang kita tuju.
      Sekedar tambahan, Tiket penerbangan dari Jakarta - Paris PP untuk Maret 2019 saya dapatkan dengan harga lebih murah daripada tiket ke Jepang. Lagi2 dengan SkyScanner.
       
      3. Hotel
      Rata-rata hotel di Jepang memiliki kamar yang kecil tapi harga yang "besar". Tokyo pun termasuk. Harga properti di Tokyo yang sangat mahal membuat Tarif Hotel juga tinggi untuk ukuran Indonesia. Walaupun demikian tetap saja jika bersedia susah sedikit masih ada kamar2 kapsul dan dormitory yang berharga di bawah 500ribu permalam. 
      Menyesuaikan style jalan-jalan, saya memberikan beberapa kriteria untuk memilih Hotel di Tokyo.
      Carilah hotel yang dekat dengan stasiun kereta. Kereta adalah transportasi nomor 1 di Tokyo. Dalam kondisi cuaca yang dingin akan lebih baik jika Hotel dekat dengan stasiun kereta sehingga kita tidak perlu berlama2 diluar. Hotel yang dekat dengan stasiun kereta juga memudahkan anda untuk menepati jadwal itinerary. Bawaan anda cenderung banyak, karena musim dingin membuat pakaian yang harus disiapkan berlapis2. Jika mendapatkan kamar hotel yang terlalu kecil maka anda akan kesulitan sendiri dalam meletakkan koper dan barang belanjaan Pastikan hotel anda memiliki sistem penghangat ruangan yang baik dan air panas yang mengalir 24 jam non stop. Saya tidak bisa membayangkan jika di tengah suhu 0 derajat lalu harus mandi pagi dengan air yang tidak terlalu panas karena sistem air panas dipakai beramai-ramai. Akan lebih baik jika Hotel menyediakan sarapan pagi. Buat anda yang terbiasa mengisi perut di pagi hari, tentu akan runyam jika harus jalan dulu mencari sarapan di tengah udara dingin. Hotel di sekitaran Tokyo memang lebih mahal daripada yang mengarah ke luar kota. Tetapi anda akan lebih mudah menentukan jalur tujuan jika berada di dalam kota. Dalam beberapa kesempatan, saya selalu memilih hotel yang sama untuk tempat menginap. Hotel Villa Fontaine Hatchobori. Hotel ini merupakan salah satu hotel dari jaringan Villa Fontaine yang tersebar di seantero Jepang. Saya memilih hotel ini karena semua kriteria yang saya sebutkan di atas dapat diakomodir. Harganya pun menurut saya termasuk murah. Sekitar 1,2 juta permalam, yang kalau di share bersama teman sekitar 600 ribuan permalam (sudah include sarapan), ukuran kamarnya juga sedikit lebih besar dari ukuran kamar di daerah Shinjuku dengan harga yang lebih mahal.
      Hotel ini hanya sekitar 1 menit jalan kaki dari Stasiun Kayabacho (uniknya Hotel Villa Fontaine Kayabacho justru sedikit lebih jauh dari stasiun Kayabacho, jadi jangan sampai salah hotel). Stasiun Kayabacho hanya berjarak 3 stasiun dari Ginza, 2 stasiun dari Otemachi, 3 stasiun dari Akihabara, bahkan hanya 5 stasiun dari Ueno dimana kita bisa melanjutkan perjalanan dengan Shinkansen. Posisinya sangat strategis.

      Suasana luar hotel - (a)

      Lobby - (a)

      Lift - (a)

       
      4. Pakaian
      Tidak bisa dielakkan Pakaian Musim Dingin pasti lebih tebal dan berlapis dibandingkan jika kita ke Jepang di musim panas. Suhu udara di Tokyo sepanjang musim dingin berkisar di angka -2 sampai 7 derajat celcius. Demi kenyamanan anda saya menyarankan untuk menggunakan 3-5 lapis baju. Tentu saja hal ini bergantung dari ketahanan tubuh anda terhadap udara dingin. Berikut list pakaian yang perlu dibawa :
      Kupluk Syal Long John Jaket / Sweater / Vest Mantel / Jaket Salju Celana Panjang (bahan cordoray lebih bagus) / Celana Insulated Sarung tangan Jika ada rencana untuk bermain salju saya sarankan dari awal bawalah celana insulated, celana ini memiliki beberapa lapisan, bagian paling luar memiliki jenis parasut sehingga tidak mudah kemasukan air, dan bagian paling dalam merupakan lapisan yang menghangatkan kaki. Hindari bermain salju dengan celana jeans, karena dapat merembes dan membasahi kaki. Oh ya, harga barang2 di atas sangat bervariasi tetapi ada beberapa lapak di tokopedia yang menjual Perlengkapan musim dingin dengan harga sangat murah tetapi kualitasnya bagus. Sebagai contoh saya mendapatkan mantel dengan harga 400 ribuan dan celana insulated dengan harga 100 ribuan. Nyaman saat di gunakan. Coba saja di searching.

       
      5. Komunikasi
      Sebenarnya Tokyo adalah kota yang ramah Wifi, kira-kira kalau diterjemahkan banyak Free Wifi bertebaran dimana-mana, di dalam bus, di tempat2 wisata, di stasiun kereta, dan pastinya di hotel. Hal ini memudahkan anda untuk berkomunikasi baik via media sosial maupun aplikasi chatting. Fasilitas free wifi ini dapat di peroleh dengan melakukan sign in ke salah satu jaringan wifi yang akan meminta anda untuk mengklik tautan yang di kirimkan ke email anda. Biasanya anda akan mendapat kesempatan 5 menit free yang dapat digunakan untuk membuka email dan mengklik tautan untuk mengkonfirmasi penggunaan free wifi.
      Walaupun demikian saya tidak menyarankan anda untuk bergantung pada fasilitas Free Wifi. Saya tetap menyarankan untuk mempergunakan jaringan komunikasi sendiri. Ada beberapa alternatif yang bisa anda lakukan :
      Beli SIM Card di Jepang  Beli SIM Card dari Indonesia Sewa Paket Wifi Bagi yang berangkat dalam rombongan, saya lebih menganjurkan untuk menyewa paket Wifi. Dalam 1 router biasanya bisa dikoneksikan untuk 6-8 alat. Sehingga jika di share biaya sewanya jadi lebih murah. Contoh untuk router unlimited 4G yang saya sewa dari QL Liner (via Klook.com) saya hanya perlu membayar Rp 115.000 per hari. Alat ini dapat dipergunakan untuk 14 alat sekaligus. Sehingga jika di share biaya ke 7 orang (masing2 mempergunakan 2 alat), 1 orang hanya perlu membayar Rp 16.500 per hari. Harga ini jauh lebih murah daripada membeli SIM Card dari Indonesia atau membeli di Jepang. Tetapi wajib diingat, kelemahan Wifi adalah jika pembawa router terpisah lebih dari 10 meter maka teman2nya yang lain tidak lagi mendapat sinyal. Kemudian jika alat hilang atau rusak ada denda yang lumayan besar sekitar 42.000 yen. Selain itu jangan lupa untuk membawa Power Bank sebab jika router kehabisan batrei maka komunikasi anda juga akan terputus.
       
      Jika anda memilih menggunakan SIM Card maka anda akan terhindar dari keribetan menenteng router kemana2. Selain itu anda tidak perlu harus selalu berada di dekat router untuk melakukan komunikasi. Kapan saja anda ingin menghubungi teman, atau upload instagram dapat dilakukan langsung.
      Untuk SIM card tidak ada salahnya anda melihat2 di website GlobalKomunika, mereka memberikan banyak pilihan paket SIM Card (Paket Data SAJA). Dengan membeli SIM Card langsung dari Indonesia anda bisa langsung mengaktifkan HP Anda saat berada di Bandara Narita / Haneda. Sayangnya ada batasan Quota 4G yang harus anda perhatikan saat memilih menggunakan SIM Card. Untuk SIM Card seharga Rp 195.000 anda bisa mendapatkan Quota 4G sebanyak 3GB untuk waktu 8 hari. Setelah itu jika Quota habis maka kecepatan akan turun menjadi 2G. Jadi jangan terlalu sering melakukan Video Call atau berselancar di Youtube jika anda menggunakan SIM Card. Jika anda memutuskan menggunakan SIM Card harap di baca baik2 petunjuk penggunaannya (sudah disertakan bersama SIM Card), karena tidak semua HP secara otomatis melakukan pengaturan APN.

       
      6. Tiket Wisata
      Kepada siapapun yang ingin ke Jepang saya selalu menyarankan untuk mempersiapkan Itinerary dengan sebaik-baiknya. Sejak awal pastikan tempat-tempat yang ingin anda tuju. Lalu lakukan survey untuk melihat apakah tempat2 tersebut membutuhkan tiket masuk. Kenapa hal ini penting : karena banyak tempat wisata di Tokyo yang memberikan Harga Tiket lebih murah saat pemesanan di lakukan di awal ketimbang saat anda datang dan membeli langsung di loket. Selain itu anda dapat menghemat waktu untuk melewatkan antrian orang2 yang ingin membeli tiket pada waktu bersamaan.
      Beberapa tempat wisata bahkan TIDAK MENJUAL TIKET DI TEMPAT. Jika anda ingin mengunjungi Fujiko F Fujio Museum, atau Ghibli Museum maka anda harus melakukan pemesanan dari sebulan sebelumnya. Karena jika anda langsung datang ke tempat tersebut tanpa memiliki tiket maka bersiaplah untuk kecewa. Anda tidak akan bisa masuk.
      Ada banyak situs yang menjual tiket wisata secara online, saya secara pribadi lebih sering memesan lewat Klook. Silakan lakukan pengecekan apakah Tiket tempat wisata yang ingin anda tuju tersedia di website mereka. Tapi sekali lagi lebih baik anda membeli tiket lewat online karena harga yang di dapat sering lebih murah daripada membeli langsung, sekaligus memastikan rencana liburan anda tidak berantakan karena gagal mendapat tiket.
       
       
    • By min0ru
      Pagi itu, saya dan keluarga mendarat di Kansai International Airport (Osaka) pukul 08.30 waktu setempat. Ini kali kedua saya mengunjungi negara yang kawaii ini dan kota pertama yang akan saya kunjungi adalah Takayama. Seusai mengambil bagasi, saya bergegas menuju ke JR Office untuk menukarkan JR Pass (Japan Railway Pass). Antrian ternyata cukup panjang mengular dan menghabiskan waktu lebih dari 30 menit sampai akhirnya saya mendapatkan JR Pass.
      Cara Menuju ke Takayama
      Karena saya menggunakan JR Pass, jadinya kami bisa langsung naik ke Shinkansen (kereta cepat). Dari Kansai International Airport (KIX) kami mengarah ke Shin-Osaka Station dahulu baru nyambung kereta lagi ke Nagoya Station sebelum akhirnya menggunakan Hida Train (JR) dan turun di Takayama Station.
      Jalan Sore di Takayama

      Sesampainya di Takayama, saya langsung bergegas menuju hotel karena memang sudah waktunya check-in, lagipula repot rasanya jika harus berjalan-jalan menggeret koper. Kami menginap di J-Hoppers Takayama yang jaraknya hanya 10 menit berjalan kaki dari Takayama Station.
      Saya bertanya kepada resepsionis hostel mengenai apa saja yang bisa dilihat di Takayama ini dan dijawab dengan sangat ramah olehnya. Jadi di Takayama ini ada bagian kota tuanya yang cukup ramai tapi hanya di akhir pekan dan banyak street food. Karena kami datang di hari biasa, jadi kami cukup manyun dan memutuskan untuk eksplorasi saja jalan-jalan di Takayama.
      Sebelumnya kami makan dulu di restoran ramen yang dipilih secara random karena cukup ramai. Rasanya pun cukup enak dan menghangatkan. Saat itu cuaca cukup dingin kalau tidak salah sekitar 5-10°C. Sayang banget karena kalap saya ngga sempet mengabadikan foto makanan maupun restorannya. 
      Berseberangan dengan restoran rame, ada sebuah jembatan kecil  untuk menyeberang sungai dan ada jalanan kecil di sisi sungai tersebut yang cukup cantik untuk berfoto. Jadilah ambil beberapa frame dulu ☺️. Ngga kerasa hari cepet banget gelap, suasana lampu bangunan tua satu persatu mulai menyalah membuat suasana malam itu makin cantik. Kebayang ngga sih bangunan tua yang kebanyakan berbahan kayu dihiasin lampu berwarna kuning atau lampion berwarna merah? 
      Malam itu kami kembali lebih cepat ke hostel, karena ngga banyak lagi tempat yang bisa dilihat dan memang tujuan ke Takayama ini hanya persinggahan untuk menuju ke Shirakawa-Go.
      Keindahan Desa Sejarah Shirakawa-Go (UNESCO's World Heritage Sites).

      Cara yang saya gunakan untuk menuju ke Shirakawa-Go dari Takayama adalah menggunakan tur yang di arrange oleh J-Hoppers Hostel. Kenapa saya memilih tur dari J-Hoppers? Karena harganya lebih murah ¥500 untuk orang yang menginap di J-Hoppers, kan lumayan 4 orang sudah jadi semangkok ramen. 

      Bus melaju dengan santai ke Shirakawa-Go, dalam waktu kurang dari 1 jam kami sudah tiba di situs bersejarah ini. Kami diberikan waktu bebas selama 2 jam di desa ini. Ngga pake lama, saya langsung ngacir turun dari bus dan cari spot buat pepotoan.


      Rumah-rumah di desa ini disebut Gasshō-style atau bebentuk seperti tangan sedang berdoa. Atapnya terbuat dari susunan jerami yang sangat kuat dari berbagai cuaca. Walaupun hanya terbuat dari jerami tetapi pada musim dingin tetap dapat menghangatkan dan sejuk saat musim panas.


      Senangnya saya liat sisaan salju yang masih terhampar luas dan tebal, pengen rasanya tambahin duren sama cendol trus sirup tjampolay~ *eh. 
    • By Dennis.Rio
      TOKYO 東京.....
      day 3
       
       
       
       
       
       
       
    • By Dennis.Rio
      POCKET WIFI di Jepang......
       
       
       
    • By ko Acong
      Bagi yang bosan di Kuala Lumpur boleh melipir ke Melaka cuma 2 jam perjalanan loh.
      Berapa uang yang saya habiskan selama main ke Malaka? Normalnya tiket pesawat PP 1 jutaan. Yang pasti tiket PP Indonesia-Kuala Lumpur kemarin saya dapat Rp 169.000 saja Malaysia Airlines Business Class (Promo).
      Mari kita hitung pengeluaran saya selama 2 malam 3 hari di Melaka:
      Tiket Bus, via Terminal BTS (Bandar Tasik Selatan) cukup 24 x 2 = 48 RM
      Jika langsung bus PP harganya 70 Rm, perbedaan waktu hanya 1 jam. Kelebihan transit di  BTS setiap 30 menit ada Bus. Kekurangannya, jika ketingalan jadwal bus harus buang waktu selama 3 jam.
      Hotel Saya Pake Hotel Hong https://goo.gl/maps/fhwLNd6fmzp
      yang terkenal buat Backpackers, karena serasa Hotel Keluarga ada di antar jemput di terminal bus dan ketika diantar mereka melepas kita satu persatu, sampai aman di terminal bus dan mengarahkan ke platform yang seharusnya. Terima kasih Ci Amey dan karyawan hotelnya yang bersih. Harga selama 2 malam kisaran Rp 550.000. 
      Tranportasi di Melaka semua ditempuh dengan berjalan kaki. Estimasi makan minum, cukup Rp. 100000 perhari, di tiap menu makanan perhari ada daging nya lumayan wah juga sih.
      Tinggal kita hitung oleh2 jajan yang aneh-aneh dan lainnya, jadi estimasi main di Melaka selama 2 hari:
      Bus 48 Rm = Rp 175.000 Hotel 2 malam = Rp 550.000 Biaya makan minum = Rp. 300000 Jumlah Rp 1.025.000.- sesuai Hitungan awal budget cukup 1 jutaan.
      Hehehe namun belum termasuk Cendol Musang King dan oleh-oleh Durian Jam San Shu Gong yang legenda, Wueeenak lembut banget. Nah bila mau lanjut main di Kuala Lumpur, cuma tinggal nambah hotelnya sekitar Rp 500.000 per malam.
      ____________________________________________________________________________________________________________











×
×
  • Create New...