Sign in to follow this  
Skyfall

Jalan2 ke Pasar Apung di Bangkok

9 posts in this topic

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

Pasar apung Amphawa hanya buka pada sabtu sore dan minggu sore saja. Pedagang di sana biasanya mulai beraktifitas jam 3sore, dengan menggelar mulai dari seafood, jajanan pasar, pernak-pernik, hingga souvenir dengan harga yang miring. Walaupun begitu, kanal dan pasarnya terawat cukup bersih, karena warga Thailand lebih banyak mengunjungi pasar apung ini dibanding wisatawan mancanegara.

Menurut informasi, tidak mudah untuk menuju pasar ini, mengingat lokasinya yang berada di luar pusat Kota Bangkok. Silahkan pilih antara beberapa kali pindah bus atau sewa taksi dengan harga THB1200 (harga tahun 2011). Harap diingat, THB1=IDR315.

Jalan2ers sudah pernah ke pasar apung ini ataupun pasar apung yang lain di Thailand?

Sumber: mytravelnotes

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Kesannya boleh tradisional banget, tapi ternyata Thailand sama tradisionalnya dengan Indonesia kok mas, walopun Thailand itu adanya di luar negeri haha.

Yak bener, ada beberapa daerah di Thailand yang di dalam kotanya dilewati sungai besar ataupun kanal. Bahkan ada banyak canal tourism loh mas di Thailand, jadi semacam jalan2 di Thailand menyusuri sungai2 yang ada disana. Sayang sekali di Indonesia belum ada wisata kayak gini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah liat neh di drama korea Princess Hours pas si pangeran koreanya lagi berkunjung ke thailand ada adegan di pasar apung ini :D

Buahahaha, mas nya nonton drama korea, hati2 mas kecantol cewek korea, rada susah tuh nemuin yang begituan di Indonesia. :D

Oh ya ada? Di season 1 apa season 2 nya mas? Ntar saya mau tanya adik saya yang juga demen nonton drama korea deh.

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 11/14/2012, 10:16:56, Skyfall said:

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

 

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

 

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

 

 

spertinya foto terlampir itu bukan pasar apung amphawa, tapi Damnoen Saduak Floating market CMIIW

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 12/8/2015, 10:24:50, deffa said:

@brocoli

ayo mas di share cerita2 nya tulis aja ke forum Field Report jalan2 nya hehe :D 

tulisan ane ttg pasar apung belum selesai2 hehehe, keburu jalan jalan lagi terus... :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By silvia_win
      Day 1 Jakarta-Kuala Lumpur
      Tiba di Klia2 sudah malam, makan dulu di Marry Brown, setelah itu ngitar2 di klia2 untuk foto2 suasana new year. Lalu cari lokasi yg kosong untuk tidur2an di klia2.
       
       
      Day 2 Kuala Lumpur-Chiang Mai
      Dini hari kami berangkat ke Chiang Mai, di airport Chiang Mai pesan taxi airport ke hotel (thb 150).
      Sampai di hotel belum bisa check in (katanya waktu check in 14:00). Hotel Western House di area kota tua. (@thb750/malam, deposit thb 500).
      Nanya info tour ke Chiang Rai dll, staf hotel memberikan brosur2 dari tour di suruh pilih yang dikehendaki, lalu dia tel ke tournya untuk tanya available ngga (staf hotel minta bayaran thb 20 untuk ongkos tel).
      Setelah konfirmasi dan bayar tour untuk besok (@thb1000), waktu check in hotel masih lama.
      Kamipun mulai jalan kaki mengitar kota tua ke chang puak gate, wat chiang man, three king monumen, wat prasingh. Di dalam kota tua banyak vihara2 besar dan kecil, yang masing2 menpunyai dekorasi yang unik. Setelah selesai berkeliling pulang ke hotel beristirahat, malamnya beli makan di seberang chang puak gate (dekat hotel), di sini ada 7-11, toko2 dan street food.
       
       

      Day 3 Local tour
      Pagi kami dijemput untuk ikut tour naik van, peserta tour belasan orang.
      Mobil tour membawa kami keluar kota tua, di luar kota tua terlihat pemandangan seperti kota2 pada umumnya, berbeda dengan kota tua yang banyak viharanya dan monumen. Kota tua dikelilingi oleh tembok kota yang sudah tidak utuh lagi.
      Stop 1: sumber air panas, airnya disemprotkan ke atas seperti air mancur, asap mengepul dari sumber air panas. Pedagang menawarkan telur mentah, yg bisa direbus di dalam sumber air panas.
       

      Sumber air panas di sini tidak terlalu luas, hanya satu sumber air panas di depan daerah wisata, di dalamnya ada toko makanan dan souvenir.
      Stop 2 : White temple, bangunan vihara ini adalah sebuah karya seni yang indah dengan warna putih.
      Untuk masuk ke dalam vihara perlu melewati jembatan yang dibawahnya banyak tangan menjulur ke atas (seperti makhluk di alam neraka sedang meminta makanan).
      Dinding di dalam vihara (tidak boleh foto) ada lukisan imaginer yang indah ada superman, minion dll.
      Banguan toiletnya berwarna emas.
       

      Stop 3 : Golden triangle, kami foto dulu di plang golden triangle yang ada peta negara Thailand, Laos dan Mynmar. Sebagian peserta naik perahu menyebrang sungai mekong ke Laos (katanya lihat sebuah pasar kecil di sana, jika ikut nyebrang ke Laos biaya tournya @thb1200). Kami makan di salah satu kedai makan di sepanjang sungai mekong, yang menu utamanya tom yam. Kami makan sambil menikmati pemandangan sungai mekong. Sebenarnya pemandangan sungai mekong tidak terlalu indah, air sungai berwarna kecoklatan tapi dari sini bisa melihat bangunan2 di seberang yang merupakan bangunan negara Laos jadi memberi nuansa yang istimewa.
      Setelah makan kami jalan ke sebuah vihara dengan patung Buddha keemasan di atas perahu. Sebelum sampai ke vihara ada dermaga, di mana banyak yang menawarkan untuk menyeberang ke Laos (dari sisi lain bukan dari tempat travel membawa peserta lain nyebrang).
       


      Vihara ini lumayan bagus, pemandangannya juga indah bisa melihat sungai mekong dari atas, dan juga ada teropong untuk melihat ke seberang.
      Stop 4: makan siang prasmanan, menunya lumayan banyak juda ada camilan thai.
      Stop 5: mengunjungi perkampungan suku leher panjang (suku Karen), di sini foto2 dengan suku leher panjang, yang memakai gelang di lehernya, yang terlihat hanya para wanitanya, semakin berumur gelang2 di lehernya makin banyak.
       

       
       
      Setelah ini perjalanan pulang ke chiang mai (+ 3 jam), mobil singgah sebentar di toko oleh2.
      Kami minta di drop di weekend night market.
       
      Pasar malam ini merupakan salah satu pasar malam yang terbaik yang pernah saya kunjungi, area pasar malamnya sangat luas, jalannya bercabang2, bingung juga mau jalan ke mana, lalu pilih jalanan yg tidak terlalu ramai. Beli camilan thai food yang disukai, keliling2 cuci mata dan belanja, di pasar malam ini tidak terlihat ada dagangan kaos, tas merek yang kw, tapi dagangannya adalah kaos, tas dll buatan kerajinan lokal. Di sepanjang jalan di area night market ada juga pemain musik tradisional yang menyanyi dan bermain musik (ngamen), ada juga seniman lukis yg menawarkan jasa lukis wajah, dan seniman lainnya yg menjajakan karya hand made yang dibuat di tempat.  
      Kemudian kami melewati Wat Chedi Luang yang ternyata halamannya ditempati pedagang pasar malam, walau bangunan dalam vihara sudah tutup, tapi di halaman ada patung Buddha dan pengujung sekalian sembahyang di sana, bangunan vihara yang cukup besar itu diterangi lampu memberi kesan megah dan indah, kami berkeliling di dalam dan duduk berisitirahat di taman.
      Setelah istirahat jalan keliling pasar malam lagi, sampai di sebuah ujung jalan waktu sudah malam, beli sedikit camilan lagi, lalu stop tuk tuk untuk pulang hotel. Tuk tuk thailand lebih luas dan nyaman dari bajaj di jakarta.  Tuk tuk berjalan melewati beberapa area yang masih merupakan area dari pasar malam,  yang ternyata dari hotel juga dekat pasar malam. Sampai di hotel sudah jam 11:30 malam.
       
       
      Day 4 Mengunjungi Wat Doi Suthep.
      Hari ini bangun agak siang, lalu keluar cari money changer tapi tidak ketemu, akhirnya tarik tunai atm saja (biaya adm thb 180), beli sarapan lalu pulang hotel.
      Check out hotel, titip bagasi di hotel.
      Ke terminal mangkal angkot di depan 7-11 (diseberang chang puak gate). Angkot jalan setelah penumpang penuh (@ thb 50). Doi Suthep adalah vihara yang terletak di atas bukit.
      Di sini naik lift ke atas. Di sini bisa melihat pemandangan kota chiang mai, viharanya cukup luas dan indah.
      Setelah berkeliling, kami naik pulang, sampai ke area kota penumpang angkot ini tinggal sedikit, kami pun charter supirnya untuk ke Arcade bus terminal untuk beli tiket bus ke Bangkok.
      Di terminal bus, kami ingin membeli tiket bus malam ke Bangkok, tapi berhubung masih liburan new year tiket dari semua operator bus sudah habis. (sebenarnya sudah mau beli kemarin, tapi staf hotel bilang terminalnya jauh dari hotel, dan sudah ditanyakan ke staf hotel apa bisa pesan di hotel, katanya ngga bisa mesti ke terminal, ngga apalah sedikit bumbu2 go show).
      Akhirnya kami beli tiket bus jam 7:30 pagi, juga tanya ke staf yg jual tiket hotel di sekitar sana yang bagus di mana. Kami berkeliling melihat beberapa hotel, hotel di sana lumayan murah harga 700 an sudah bisa dapat kamar yang bagus dan luas, ada juga model apartmen dengan sofa, tv, dapur dll.
      Tapi kami milih hotel yang seperti losmen saja, terlalu nyaman besok susah bangun pagi.
      Staf hotel di sini tidak seperti hotel sebelumnya tidak mengerti bhs inggris, jadi kami pun berkomunikasi dengan bahasa isyarat, awalnya staf hotel menunjuk angka 3 dengan jarinya (maksudnya thb 300), kemudian dia  menunjuk angka 4 dengan jarinya, yang mana maksudnya thb 300 untuk kamar non ac, thb 400 untuk kamar ac. Hotel ini seperti losmen, kamarnya cukup bersih lumayanlah buat 1 malam.
      Setelah booking hotel, kami mencharter tuk tuk untuk ke hotel western house ambil bagasi, supir tuk tuk seorang wanita muda yang bisa bicara bahasa inggris.
      Malam kami jalan2 ke star avenue (mall kecil di samping terminal).
       
       
      Day 5 Chiang Mai ke Bangkok
      Bus berangkat sesuai jadwal (thb 1700 utk 3 tiket). Di bus dibagikan air mineral, kopi, coca cola dan snack. Siang hari bus berhenti di tempat peristirahatan untuk makan siang, kami dibagikan voucher makan siang, jatahnya nasi+1lauk, jika mau tambah lauk bayar thb 10/lauk.
      Jam 6 sore bus sampai di terminal bus bangkok, kami antri taxi, tapi antrian panjang dan taxinya sedikit, lalu kami naik tuk tuk (thb 300), supir tuk tuk pasang harga mahal walau hotelnya ngga terlalu jauh, sudahlah antri taxi menghabiskan waktu.
      Check in hotel Bangkok 68 (thb 700/malam) dan beli makanan di resto di hotel, lalu bersiap2 explore kota bangkok. Dari bangkok jalan kaki ke MRT (cukup jauh juga + 10 menit), kami naik MRT+BTS ke taksin pier, dari sini naik free shuttle boat ke Asiatique. Shuttle boatnya sangat nyaman, mengarungi sungai Chao Praya yang pemandangan malamnya sangat indah, juga banyak boat dari hotel berbintang ataupun cruise yang hidir musik.
      Di Asiatique banyak resto2, toko2 juga ada arena permaian anak2, di sini tempat ngongkrong dan jalan2 yang asyik, kami makan KFC di sini lalu jalan2 dan menikmati pemandangan di sepanjang sungai.
      Setelah itu naik free shuttle bus (jadwal terakhir) ke halte taksin pear lagi.
      Banyak turis yg naik shuttle bus ini berhubung jadwal terakhir, semuanya antri beli tiket pulang ke tempatnya masing2, bule yang antri di depan kami mempersilahkan kami beli duluan, sambil melihat peta mereka bilang i want to make sure first. Setelah beli tiket kami pun naik BTS, tapi ternyata kami salah naik ke arah yg berlawanan, lalu kami turun ganti kereta. Saat kami mau ganti mrt ke hotel, ternyata stasiun mrt sudah tutup. Lalu kami menyetop taxi untuk pulang ke hotel, ternyata harga taxi tidak mahal malah lebih murah dari tiga tiket MRT. (mungkin sudah larut malam dan tidak macet)
       
       

      Day 6 Madame tussaud dan wat...
      Pagi ini, kami mau mengunjungi idola di Madame tussaud di Siam Discovery mall, berhubung harga taxi tidak terlalu mahal, langsung stop taxi saja dari hotel. Sampai di sini mallnya belum buka, kami tunggu di luar sambil lihat2 street food yang jual sarapan. Mallnya buka jam 10, kami pun masuk dan menuju madame tussaud (Beli tiket online @thb400). Di dalam Tussaud masih sepi, bisa foto sepuasnya berkali2.
      Siang hari kami ke wat emerald buddha (di samping grand palace, kami tidak masuk grand palace soalnya bayar tiket masuk , cukup lihat dari luar saja).
      Bangunan vihara ini bagus dan indah, merupakan vihara utama di bangkok yang di dalamnya ada patung Buddha dari Emerald.
      Dari sini naik tuk tuk ke pier untuk menyebrang ke wat arun, sampai di pier malas nyebrang (ternyata naik perahu kecil, dipikir perahunya mirip shuttle boat ke Asiatique). Setelah melihat2 sebentar wat arun yang berada di seberang sungai, kami naik taxi ke  wat traimit.
       
       
      Wat traimit berada di sekitar china town Bangkok, adalah vihara dengan patung Buddha dari emas yang tingginya 3 m dan beratnya 5 ton.
       
       
      Dari Vihara kami berjalan ke china town melihat2 toko2 dan penjual makanan chinese food, jalanan ramai dan macet karena ada pasar di sana.
       
       
      Dari sini kami naik MRT ke Huai Khwang, di sini ada lokal night market, jualan baju, makanan, buah dll,  keliling sebentar dan beli makan malam lalu naik tuk tuk pulang hotel.
       

       


       Day 7 Bangkok-Jakarta
      Pagi hari pulang ke jakarta via singapura (berhubung tiket direct flight mahal ngga apalah transit singapura). Karena masih suasana new year maka kamipun menikmati dekorasi new year di bandara bangkok dan singapura.
    • By khalda desiana
      Haloo,ada yang disini pernah ke ayuthayya dari don mueang airport?dan saran bagusnya ke kota mana aja di thailand selama 6 hari?
    • By Marilyn Dewi
      Cari teman jalan yang mau ke antara vietnam/thailand cuma bisa 21-23 juli 2017 (jumat-minggu) *belum pesen tiket
      Gak terlalu ribet soal makanan n hotel. 
      Kalo ada yang mau pergi ke salah 1 negara tsb pas tggl yang sama bisa contact line marinrinrinn ^^
    • By Unyilma
      Hi.. 
      Super last minutes..
      Ada yang nntn concert coldplay juga gak nanti tgl 7, yang pegang tiket standing A1 juga.. 
      Kalo ada mau ikut nimbrung bareng soalnya mendadak jadi single fighter, karna partner incrime saya mendadak batal.. 
      Detail trip saya sih 5-10 flight dr Jakarta, Jadi kalo mau ada acara dadakan kemana disana bisa diatur aja koq, totally flexible.. Ya.. intinya sih simple cari partner in crime explore selama disana nih.. 
      Semoga ada yg bersedia ditimbrungin.. 
    • By Radhen rama
      Sekiranya ada yg plan jalan2 ke turkey or thai akhir tahun 2017, boleh dong nanya2 siapa tau bisa gabung
    • By Dhea Andyna
      halo perkenalkan sya newbie mau tanya2 seputar thailand kpd suhu2 semua 
      saya liburan di krabi 2d1n, nah ini rencana saya sehari menjelajah krabi (seputar krabi town,tiger cave, pantai2) dan sehari lagi ikut one day tour (masih blm tau mau pulau2 yg mana, ada saran?)
      dan saya belum booking hotel karena bingung mau booking di sekitar ao nang apa di krabi town nya? karena saya backpackr berdua dgn teman dn rata2 untuk harga penginapan sama, ada saran untuk penginapan? 
      nah setelah selesai one day tour sya langsung cabut dari krabi ke hatyai lalu dari hatyai ke butterworth lalu ke penang karena flight pulang saya ke indo dari penang (makany saya hrs fast estafet biar ga ketinggaln pesawat) 
      pertanyannya saya : 
      1. dari krabi menuju ke hatyai? kalo naik bis/kereta bagaimana?apakah pesan tiketnya sehari sebelumnya apa bisa go show?
      2. lebih enk dan worth it naik kereta apa bis menuju penangnya? dan harganya 
      3. setelah saya sampai di butterworth untuk menuju penang bagaimana? naik fery kah?
      terimakasih, xx 
       
    • By RahmadR
      Hi guys
      Buat liburan nanti saya mau nyari teman backpacker ke singapore, malaysia , thailand  karena saya cuma berdua (masih amatir hehe) sama teman jadi mau nyari teman lagi biar lebih seru . untuk itinerary masih disusun belum fix. untuk kontak add line : rahmad_riyan97