Sign in to follow this  
Skyfall

Jalan2 ke Pasar Apung di Bangkok

9 posts in this topic

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

Pasar apung Amphawa hanya buka pada sabtu sore dan minggu sore saja. Pedagang di sana biasanya mulai beraktifitas jam 3sore, dengan menggelar mulai dari seafood, jajanan pasar, pernak-pernik, hingga souvenir dengan harga yang miring. Walaupun begitu, kanal dan pasarnya terawat cukup bersih, karena warga Thailand lebih banyak mengunjungi pasar apung ini dibanding wisatawan mancanegara.

Menurut informasi, tidak mudah untuk menuju pasar ini, mengingat lokasinya yang berada di luar pusat Kota Bangkok. Silahkan pilih antara beberapa kali pindah bus atau sewa taksi dengan harga THB1200 (harga tahun 2011). Harap diingat, THB1=IDR315.

Jalan2ers sudah pernah ke pasar apung ini ataupun pasar apung yang lain di Thailand?

Sumber: mytravelnotes

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Kesannya boleh tradisional banget, tapi ternyata Thailand sama tradisionalnya dengan Indonesia kok mas, walopun Thailand itu adanya di luar negeri haha.

Yak bener, ada beberapa daerah di Thailand yang di dalam kotanya dilewati sungai besar ataupun kanal. Bahkan ada banyak canal tourism loh mas di Thailand, jadi semacam jalan2 di Thailand menyusuri sungai2 yang ada disana. Sayang sekali di Indonesia belum ada wisata kayak gini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah liat neh di drama korea Princess Hours pas si pangeran koreanya lagi berkunjung ke thailand ada adegan di pasar apung ini :D

Buahahaha, mas nya nonton drama korea, hati2 mas kecantol cewek korea, rada susah tuh nemuin yang begituan di Indonesia. :D

Oh ya ada? Di season 1 apa season 2 nya mas? Ntar saya mau tanya adik saya yang juga demen nonton drama korea deh.

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 11/14/2012, 10:16:56, Skyfall said:

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

 

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

 

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

 

 

spertinya foto terlampir itu bukan pasar apung amphawa, tapi Damnoen Saduak Floating market CMIIW

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 12/8/2015, 10:24:50, deffa said:

@brocoli

ayo mas di share cerita2 nya tulis aja ke forum Field Report jalan2 nya hehe :D 

tulisan ane ttg pasar apung belum selesai2 hehehe, keburu jalan jalan lagi terus... :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Azharchai
      Salam kenal semuanya,,,
      Saya Azhar, ada rencana jelajah Thailand 25 Nov - 30 Nov 2017
      itin Kasar:
      1. Bangkok -- hanya Ancient Siam + Asiatique the waterfront
      2. Ayutthaya
      3. Lopburi -- Sunflower farm
      4. Khao Yai -- Primo Piazza, Palio Village, Vineyard , Khao Yai national Park (kalo sempet)
       
      bagi yang minat bisa DM yaa..
       
      terima kasih :*
       
    • By Yulianayuchan
      Hi, sesuai dengan judul diatas, adakah yang ke Thailand bulan Januari 2018? Mungkin ada yang jadwalnya yang sama dengan itinerary Saya?
      Jan 13 -> CGK - Bangkok
      Jan 14 -> Lop buri dan (kalau sempat) Khao Yai
      Jan 15 -> Bangkok half day, move to Chiang Rai
      Jan 16 -> Chiang Rai
      Jan 17 -18 -> Chiang Mai
      Jan 19 - 21 -> Explore Bangkok
       
      Bila berminat, please send me a DM atau kirim email ke [email protected] 
      Yuk meet up dan nyasar bareng!  
       
       
       
    • By siskawul
      Khao Yai, daerah ini merupakan distrik di Thailand yang belum ramai dikunjungi oleh wisatawan yang datang ke Thailand. Objek wisata terkenal yang ada di sini antara lain Khao Yai National Park, Primo Piazza, Palio Village, Chocolate Factory, Sunflower field, dan kafe-kafe lucu dengan design design yang instagrammable yuhu.
      Kali ini saya tidak membahas objek-objek wisata tersebut, tetapi hanya yang kemarin sempat saya kunjungi pada liburan singkat di Thailand ala kere hore. 
      Yuk capcus. 
      How to get there
      1.    Langkah pertama, kalian harus bangun dari tidur cantik kalian. Pastikan kalian bangun dan siap2 lebih pagi dari biasanya, apalagi yang berniat just one day trip seperti kami kemarin. Kemarin, kami sudah bangun pagi, siap2 lebih pagi, tapi ada tragedi pencarian kunci hostel yang nyelip dulu saat mau keluar kamar. Yihuhu banget. Ditambah juga sulitnya mencari taksi yang akan membawa kami ke mochit bus station. 
      2.    Langkah kedua, pergilah ke Mochit bus station atau yang lebih dikenal dengan Mochit 2. Kalian bisa pergi dengan BTS ke Mochit dan dilanjut naik bis. Entah bis nomor berapa kemarin sempet searching tapi karena kami tidak memakai alternatif itu jadi lupa *maaf. Berhubung kami berlima dan setelah dihitung2 harga naik BTS nyambung sama saja dengan naik taksi atau grab (lebih disarankan naik taksi meter saja, karena berdasarkan pengamatan harga, lebih murah pakai taksi meter dari pada naik grab. Oiya, taksinya nyetop di jalan aja, tapi pake meter atau argo ya).
      3.    Langkah ketiga, belilah tiket bus jurusan Pak Chong. Tiket bisa dibeli di loket bis nomor (nah yang ini berdasarkan blog walking saya, ada yg bilang ke loket 68, ada jg yang bilang loket 48). Kemarin kami mengikuti ke loket 68. Tapi loketnya tutup dan loket 69 buka dan tertulis Pak chong juga di situ. Walhasil, belilah kami tiket di situ dengan harga 150 Baht per orang. 
      4.    Langkah keempat, menujulah ke gate bis sesuai arahan penjual tiket. Kemarin kami si di gate (gate atau Line ya) 70. Masuk bis, dan menunggu sampai bis berjalan ke Pak Chong.
      Oiya, kemarin kami menunggu lamaaaa banget buat bus jalan. Kami masuk bis jam 09.00. Dan bus baru jalan jam 10.45. What a banget. Sampe laper laper deh. Penjual tiketnya bilang perjalanan dua jam. Tetapi kenyataannya, perjalanan 3 jam lebih. Huowww. Lusuh deh kami. Kayaknya kami salah ambil bis deh. Kayaknya si, kayaknya ya, jadi bus yang lewat ke Pak Chong itu ada banyak penyedia gitu, nah yang kami beli itu bukan yang terbaik. Tapi yasudahlah kami sampai juga kok ke Pak Chong. Selama perjalanan, ada berhenti-berhentinya. Bisa buat pip*s atau nyari makanan. Kami si udah males. 
      5.    Langkah kelima, setelah disampaikan di Pak Chong, bingung deh kami. Kemudian muncullah Ibu Noch yang baik hati banget mengarahkan kami bagaimana how to get to Primo Piazza impian kami.
      Jadi seturunnya kami di Pak Chong (jadi dia bukan terminal, hanya semacam terminal bayangan di mana bis-bis kadang menurunkan penumpang di situ). Bilang aja si sama supir atau kernetnya kalau kalian mau ke Khao Yai. 
      Oiya, kemarin kami blind banget turunnya di Pak Chong sebelah mana. Bilang ke kernet sama supir buat diturunkan di Pak Chong, pake Google Translate atau pake Bahasa Inggris, merekanya jawabnya pake bahasa Thailand. Kami geleng2 dan desperate. Tapi akhirnya diturunkan di tempat yang benar juga si. 
      Lanjut ke Ibu Noch, jadi dari terminal Pak Chong, alternatif transport ke Khao Yai adalah dengan sewa motor seharga 300 baht/motor/24 jam atau dengan sewa mobil seharga 2500 Baht (kata blog). Kemudian Ibu Noch menawarkan kami untuk naik Songthaew dengan harga 1500 Baht untuk dua tempat tujuan. Dengan pertimbangan waktu saat itu sudah menginjak sore, dan kami berlima, sewa motor butuh 3 motor jadi 900 Baht ditambah bensin 100 Baht per motor. Jatuhnya sama saja harganya. Ditambah pula kami bakal butuh waktu buat baca maps. Iya kalau ketemu dan akurat. Finally kami ambil tawaran dari Ibu Noch. Jug ijag ijug, ternyata lumayan jauh lho menuju ke Primo Piazza. Kami bersyukur ambil tawaran Ibu Noch. Jadi bisa ngobrol-ngobrol cantik kan di dalem songthaew sambil lihatin jalanan Khao Yai yang alus dan gede beut. 
      Ngomong ngomong Ibu Noch, beliau baik banget dan yang asoy bisa bahasa Inggris. Hamdalah. Jadi sesampainya di Pak Chong, kami nanya toilet, diarahkan di mana toilet, kami nanya tempat sholat, dijawab gak ada tempat sholat (emang gak ada si). Terus kami diberikan waktu buat belanja2 di sevel dulu sebelum meluncur ke Primo dan Palio. Seselesainya dari trip, kami juga dicarikan dan ditungguin sampai kami dapat bis ke Bangkok. Dan oh, kami dapat tiket bis ke Bangkok just 120 Baht. Yaiyuy, kami rugi 30 Baht deh. Dan setelah kami dapet bus dan mau naik bis, ibu Noch gak minta komisi atau bayaran apapun dong. Saya dan temen2 sempet pandang-pandangan. Beneran nih masih ada orang baik di tempat wisata apalagi di luar negeri begini? Beliau cuma minta dipromoin ke teman-teman yang mau ke Khao Yai. That's why saya bikin postingan ini. 
      Setelah say goodbye dan thank you sama Ibu Noch, kembalilah kami ke Bangkok dengan bahagia namun lelah. Oiya ini nomor HP Ibu Noch bisa diminta via DM ya.
      Dan, ini sekilas pandang objek-objek di Khao Yai yang kami datangi.
      Primo Piazza
      Tiket masuk: 200 Baht 
      Isinya: komplek perumahan ala Eropa gitu deh. Sebelum ke Eropa beneran, bisa lah buat pemanasan di Primo Piazza ini. Cekrek cekrek yang banyak ya, udah bayar mahal sist. Feel fotografer kalian harus lebih jeli biar bisa menangkap ke-chic-an tiap sudut Primo Piazza. 
      Di samping komplek ala Eropa, kalian bisa beri makan kambing (kambing? Iya, kambing sama kayak yang ada di kampung saya). Ada juga alpaca si. Yang seolah olah berada di Australia. Tapi pas kemarin ke sana, cuma ada sedikit alpacanya. Itu pun pada menjauh dan gak bisa kami kasih makan. 
      Palio Village
      Tiket masuk: free
      Isinya: toko-toko yang jual barang apa saja dengan konsep pertokoan layaknya Eropa (duh, kenapa lagi lagi Eropa si). Harganya mahal mahal si. Enggak cocok buat traveler kere hore macam kami. Jadi di situ kami cuma lihat lihat sebentar dan pulang. 
      Sekian catatan flashpacker kami ke Khao Yai. Kalau saya si suka sama daerahnya. Dingin, adem, banyak makanan di night marketnya (kelihatan pas kami jalan tapi kami gak brenti), dan penginepannya yang kami lihat pas perjalanan ke Primo konsepnya unik-unik. Next time kalau ke sana lagi mau nginep ahhh. InsyaaAllah 
      Semoga membantu buat teman-teman yang mau ke sana ya.
      Kap kun Kha, Kap kun Khrap










    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
       
      Melanjutkan Field Report petualangan saya 28 April - 5 Mei di Thailand (Pattaya - Hua Hin - Phuket) 
      Yang sebelum nya saya Eksplor Pattaya 1 hari 2 malam di
       
      Kali ini saya menuju Hua Hin tepatnya area Cha Am yang katanya disini ada Santorini yang seperti di Yunani itu loh. 
      Ya mungkin gak mirip karena yang disini berupa Waterpark hehe. Namun perlu di ingat Hua Hin dan Cha Am itu berbeda ya. Mereka emang berdekatan hanya 30 menitan jarak nya namun Cha Am masuk Propinsi Petchaburi dan Hua Hin masuk Propinsi Prachuap Khiri Khan
       
      Destinasi saya kesini berawal dari Twitter ketika saya lagi di Bank dan iseng menulis status "Rampok bank dulu buat modal ke Santorini" eh ada yang Retweet mba @Sari Suwito "kalo ke Santorini di Thailand gak perlu mahal mod" dan saya langsung ingat kalau di Hua Hin memang ada sekilas Santorini nya heheh
       
      30 April 2015
      Nah saya tiba lagi di Bangkok pukul 11.00 WIB dengan menggunakan Pattaya Van dan langsung menuju Pool nya di dekat BTS Victory Monument, dan ternyata disini juga ada destinasi menuju Cha Am seharga 160 Baht, yasudah gak usah repot langsung saya ambil dan cuma menunggu 10 menit, mini bus nya pun berangkat 

       
      Perjalanan ditempuh selama 2 jam dan di dalam Mini Bus penuh dan saya kebagian kursi paling belakang, dan dalam perjalanan ini lagi-lagi tidak bisa tidur karena ya Demam saya mulai berulah lagi
       
      SANTORINI PARK
      Setelah 2 jam perjalanan sekitar pukul 13.00 WIB sang supir pun berteriak "Santorini Santorini" saya pun langsung bilang "Yes Please". Ternyata rute mini bus nya pas melalui Santorini Park jadi saya tinggal menyebrang jalan sedikit saja.

       
      Ini loh tampilan depan nya Santorini Park masih belum terlihat ya gaya khas Santorini Yunani nya hehe

       
      Ok saya masuk ke dalam dan udah mulai terlihat neh gaya bangunan khas Santorini yang ada di Yunani berupa bangunan kotak berdempetan dan penuh nuansa Putih dan Biru. Di loket masuk tertera untuk wisatawan asing seharga 150 Baht

       
      Dan ketika saya masuk, mulai lah saya sedikit terkagum-kagum dengan arsitektur nya yang memang agak mirip dengan yang saya sering lihat di Internet tentang Santorini di Yunani sana. Walaupun tidak terlalu mirip tapi mendekati lah. Dari arsitektur bangunan rumah-rumah nya yang khas kotak ditambah warna nya yang dominan putih dan biru.

       
      Lalu ada beberapa area yang di dinding rumah nya di khiasi taman gantung cukup unik dan cantik loh untuk spot foto-foto kalian hehe

       
      Pada dasarnya bangunan berupa rumah khas itu di fungsi kan juga sebagai Kafe, Restoran ataupun Toko Souvenir dan Baju. Jangan salah disini ada toko Adidas juga loh hehehe
       
      Oh ya saya sempat makan siang disini di salah satu restoran menu Jepang nya, saya pesan Chicken Katsu seharga 200 baht
       
      Ya walaupun sebentar cukup lah waktu yang di habiskan disini, memang disini lebih ke spot foto-foto, dengan bangunan-bangunan yang unik kita bisa dapat background yang bagus pula.
       
      Nah beres dari sini permasalahan berikut nya adalah bagaimana cara dari Santorini Park ke Penginapan saya di Blue Lagoon Guesthouse dekat Pantai Cha Am. Karena minim nya transportasi umum dan ketika saya tanya ke petugas Santorini, jika mau saya harus ambil semacam taksi saja seharga 400 baht ke Pantai Cha Am. Ya sudah saya ambil taksi deh.

       
      Pukul 16.30 WIB saya sudah berada di Blue Lagoon Guesthouse, reviewnya nanti ya, pemilik nya bernama Stuart, dan dia sangat baik sekali menjelaskan semua kegiatan dan destinasi wisata yang ada di Cha Am ini, hingga pas besok nya dia menawari mengantar saya ke Mini Bus Pool untuk kembali ke Bangkok. Oh iya saya booking via Agoda semalam harga nya 580 baht
       
      Karena badan sudah tidak enak jadi saya putuskan untuk istirahat saja, niat hati ingin eksplor Cha Am tapi ya apa boleh buat.
       
      Pukul 20.00 WIB saya bangun untuk cari makan malam, dan ternyata di malam hari di sini suasananya mirip di Krabi, dimana tidak berisik dan cukup tenang, banyak pedagang jualan makanan kaki lima. Akhirnya saya coba makan di salah satu resto dekat pantai dan order Thai Fried Rice Seafood seharga 100 baht + Thai Tea seharga 40 baht

       
      Beres makan Pukul 21.00 WIB saya putuskan untuk balik ke penginapan untuk istirahat dan saya ketemu lagi dengan Stuart dan dia sekali lagi menawarkan untuk mengantar saya ke Pool Mini Bus besok pukul 08.00 WIB dan saya meng iya kan
       
      01 Mei 2015
      Saya terbangun pukul 06.00 WIB langsung saya cari makanan untuk sarapan, karena di Pantai Cha Am ada Seven Eleven saya menuju kesana sekalian mau lihat pantai nya kayak gimana.
       
      Pukul 06.00 WIB pagi ini ternyata di Pantai Cha Am sudah banyak aktifitas dan ternyata juga pantai nya saya rasa kurang menarik dan tidak terlalu bersih, dan juga kurang mengenakkan nya banyak nya tenda yang di pasang di area pantai, mengurangi keindahan pantai itu sendiri.

       
      Ya sudah saya beli sarapan saja berupa Tom Yam Fried Rice di Seven Eleven seharga 50 baht.
       
      Oh iya di Cha Am ini ada satu lagi destinasi favorit yaitu Jetty Stone Cha Am. Berupa semenanjung dan tempat yang bagus jika kalan mengincar poto sunset. Sayang saya tidak sempat kesana

       
      Pukul 08.00 WIB saya sudah siap dan menunggu di lobby tidak lama kemudian Stuart datang dengan mobil nya dan langsung mengantar saya ke Pool Mini Bus untuk ke Bangkok, tidak terlalu jauh ternyata hanya 1 km dari penginapannya dan pas berada di perempatan jalan. Setelah saya mengucapkan terima kasih banyak ke Stuart saya langsung ke Pool Mini Bus tersebut dan membayar tiket seharga 160 Baht untuk menuju ke Victory Monument Bangkok

       
      Mungkin Web ini sedikit menggambarkan Santorini Park klik di SINI
       
      BANGKOK
      Perjalanan pulang hampir sama sekitar 2 jam an. Tiba di Victory Monument sekitar pukul 10.30 WIB. Tujuan saya disini hanya ke Platinum Mall untuk beli celana renang dan juga ke RCA Road untuk ke Siam Tamiya, yup apalagi kalo bukan beli Tamiya hahaha
       
      Ternyata di BTS Victory Monument ini kalo siang ini sangat ramai, mungkin karena lagi ada demo Hari Buruh Internasional ya bertepatan libur juga 1 Mei. Saya cukup lama antri untuk membeli tiket BTS ini. Tujuan saya ke BTS Siam untuk ke Platinum Mall namun melintasi Central World Mall dulu seharga 25 baht
       
      Kebetulan di Central World ini lagi ada pameran Toys & Hobbies Exhibition namun sayang gak ada Tamiya cuma ada Die Cast dan Action Figure

       
      Central World dan Platinum Mall hanya berjarak jalan kaki sekitar 10 - 15 menitan, disini saya cuma beli Celana Renang seharga 100 baht dan nyantai dulu di Starbucks nya minum Ice Chocolate seharga 70 baht
       
      Beres langsung balik lagi ke Central World untuk ke BTS nya kali ini naik BTS Chit Lom untuk menuju BTS Asok seharga 25 baht. Dan berganti ke MRT Sukhumvit menuju MRT Phra Ram 9 seharga 16 baht
       
      Tujuan saya adalah ke Siam Tamiya dari sini saya jalan kaki sekitar 1,5 km lumayan lah hahaha

       
      Dan setelah 30 menit jalan kaki akhirnya sampai juga di Siam Tamiya ini. Saya hanya beli 2 kit disini seharga total 700 baht

       
      Ok beres dari sini saya balik lagi ke Phra Ram 9 MRT Station tapi kali ini saya naik Bus aja deh seharga 10 baht langsung turun di MRT Station nya hahahha
       
      Ini peta BTS dan MRT Bangkok

       
      Sekarang tujuannya adalah ke Bandara Don Mueang karena nanti malam saya harus Flight pukul 20.35 ke Phuket, sekarang sudah pukul 18.00 WIB. Jadi dari Phra Ram 9 MRT Station saya menuju ke Mo Chit MRT Station seharga 30 baht
       
      Tiba di Mo Chit MRT Station saya harus menyebrang ke sisi sebelah nya karena saya berada di sisi Catchucak Market dan Bus A1 yang menuju Bandara Don Mueang ada di halte sisi sebelah nya, jadi saya menyebrang dan tidak lama Bus A1 khusus untuk ke Don Mueang tiba seharga 30 baht perorang.
       
      Tiba di Don Mueang sekitar pukul 19.30 WIB langsung saya Self Check in karena tidak ada bagasi, dan tinggal menunggu flight saya pukul 20.35 WIB ke Phuket.
       
      Sekian Petualangan saya ke Santorini Park Cha Am. Intinya jika kalian belum ada biaya untuk ke Santorini di Yunani, Santorini Park di Cha Am Thailand ini bisa jadi Opsi loh, walaupun tidak terlalu mirip tapi lumayan lah. 
       
      Ini perbedaan nya Santorini Yunani dan Cha Am Thailand, poto dari mas @chrisvild

       
      Ya saya bilang lumayan lah untuk Low Budget Santorini hehe
      Silahkan yang mau coba ke Santorini Park nya Cha Am di Thailand ya
       
      Pengeluaran Cha Am :
      Mini Bus Victory Monument ke Cha Am = 160 baht Tiket Santorini Park = 150 baht Makan Siang = 200 baht Penginapan = 580 baht Makan Malam = 140 baht Sarapan = 50 baht Mini Bus Cha Am ke Victory Monument = 160 baht Pengeluaran Bangkok :
      BTS Victory Monument ke BTS Siam = 25 baht Celana Renang = 100 baht Ice Chocolate Starbucks = 70 baht BTS Chit Lom ke BTS Asok = 25 baht MRT Sukhumvit ke MRT Phra Ram 9 = 16 baht Beli Tamiya = 700 baht Bus ke MRT Phra Ram 9 = 10 baht MRT Phra Ram 9 ke MRT Mo Chit = 30 baht Bus A1 ke Don Mueang = 30 baht UPDATE
      Untuk Mini Van dari Victory Monument ke Cha Am dan Huahin sudah pindah ke Bangkok Southern Terminal dan Ekkamai Terminal. Info dari @nashir

    • By iWei
      Halo.. Halo..
      Teman2 forum jalan2.. Saya dan keluarga (3org) berencana ke Bangkok backpacker-an awal Oktober..
      Tiket dan penginapan sudah lengkap.. Penginapan 4 malam di A-One Inn (daerah MBK dan BTS National Stadium)..
      Saya udah buat itienerary tapi mau minta pendapatnya teman2 yang udah biasa ke Bangkok, mohon bantuannya yaa.. 
      DAY-1
      Nyampe Bangkok sore - Hotel (jam 5-6 sore)
      -Asiatique
      DAY-2
      -Or Tor Kor Market
      -Chatuchak Weekend Market
      -Pratunam Market
      -Platinum Fashion Mall
      -Big C Supercenter
      -Silom Night Market (optional)
      DAY-3
      -Grand Palace
      -Wat Pho
      -Wat Arun
      -Wang Lang Market
      -Yaowarat (Chinatown)
      Day-4
      -MBK
      -Siam Square
      -Maddam Tussauds
      -Siam Center
      -Central World
       
      Mohon pendapatnya, siapa tahu ada yang dikurangin atau ditambahin.. Terima kasih..