Sign in to follow this  
Followers 0
Skyfall

Jalan2 ke Pasar Apung di Bangkok

9 posts in this topic

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

Pasar apung Amphawa hanya buka pada sabtu sore dan minggu sore saja. Pedagang di sana biasanya mulai beraktifitas jam 3sore, dengan menggelar mulai dari seafood, jajanan pasar, pernak-pernik, hingga souvenir dengan harga yang miring. Walaupun begitu, kanal dan pasarnya terawat cukup bersih, karena warga Thailand lebih banyak mengunjungi pasar apung ini dibanding wisatawan mancanegara.

Menurut informasi, tidak mudah untuk menuju pasar ini, mengingat lokasinya yang berada di luar pusat Kota Bangkok. Silahkan pilih antara beberapa kali pindah bus atau sewa taksi dengan harga THB1200 (harga tahun 2011). Harap diingat, THB1=IDR315.

Jalan2ers sudah pernah ke pasar apung ini ataupun pasar apung yang lain di Thailand?

Sumber: mytravelnotes

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah liat neh di drama korea Princess Hours pas si pangeran koreanya lagi berkunjung ke thailand ada adegan di pasar apung ini :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Kesannya boleh tradisional banget, tapi ternyata Thailand sama tradisionalnya dengan Indonesia kok mas, walopun Thailand itu adanya di luar negeri haha.

Yak bener, ada beberapa daerah di Thailand yang di dalam kotanya dilewati sungai besar ataupun kanal. Bahkan ada banyak canal tourism loh mas di Thailand, jadi semacam jalan2 di Thailand menyusuri sungai2 yang ada disana. Sayang sekali di Indonesia belum ada wisata kayak gini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah liat neh di drama korea Princess Hours pas si pangeran koreanya lagi berkunjung ke thailand ada adegan di pasar apung ini :D

Buahahaha, mas nya nonton drama korea, hati2 mas kecantol cewek korea, rada susah tuh nemuin yang begituan di Indonesia. :D

Oh ya ada? Di season 1 apa season 2 nya mas? Ntar saya mau tanya adik saya yang juga demen nonton drama korea deh.

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 11/14/2012, 10:16:56, Skyfall said:

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

 

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

 

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

 

 

spertinya foto terlampir itu bukan pasar apung amphawa, tapi Damnoen Saduak Floating market CMIIW

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 12/8/2015, 10:24:50, deffa said:

@brocoli

ayo mas di share cerita2 nya tulis aja ke forum Field Report jalan2 nya hehe :D 

tulisan ane ttg pasar apung belum selesai2 hehehe, keburu jalan jalan lagi terus... :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Jalan2 Ke Chiang Mai
      By rianifitria
      Belum lama ini saya dan teman2 pergi ke Chiang Mai, Thailand. Ini tempat terjauh yg pernah saya kunjungi sampai sekarang (biasanya turis lokal di Jawa saja), pertama kalinya jalan dengan teman2 sekolah dulu dan pertama kalinya menjejakkan kaki di luar rumah tanpa tujuan yang jelas.
       
      Ini juga awalnya adalah budget holiday, tapi akhirnya gak budget sama sekali karena sebab2 tertentu.
       
      Kami tinggal di Chiang Mai selama 4D 3N sebelum pergi ke Bangkok 1N1D, karena teman saya maksa mau shopping di Terminal 21. Ini adalah ide yg buruk karena harga tiket pesawat-pun melambung. Direct flight ke Chiang Mai PP sekitar $240; ditambah transit ke Bangkok pas pulang jadi $400. Transit di Bangkok PP sekitar $280, tetapi jam-nya gak bagus.
       
      Kami tinggal di M Hotel Chiang Mai, semalamnya sekitar $60. Hotelnya bagus dan lokasinya juga lumayan strategis. Dan yang paling penting, di sebelah hotel ada Burger King 24 jam (kebetulan yg akan membantu banget nantinya). Juga karena lokasinya persis di sebelah Tha Phae Gate, gampang buat ngasih arah ke para supir2 tuk tuk, taxi, tour dll.
       
      Hari 1: Chiang Mai
       
      Mendarat di Chiang Mai jam 2 siang. Teman perlu makan, jadi makan mie di Bandara, THB 175. Taxi dari Bandara ke Hotel, THB 150.
       
      Mulai jam 4 keluar Hotel untuk mencari Travel Agent untuk menyelesaikan itinerary hari2 berikutnya.
       
      Tadinya saya mencoba membuat itinerary yg ala backpackers, tetapi karena permintaan teman2 agak berat, jadi agak susah juga jalan2 murah meriah. Selain itu ternyata diskon Travel Agent lokal itu lumayan banget. Misalnya, Jungle Flight, kalau dibook online mintanya THB 2100, kalau pakai Travel Agent lokal bisa cuma sekitar THB1800an.
       
      Kami memakai TravelHub yg kantornya persis di sebrang Tha Phae Gate.
       
      Dari TravelHub kami jalan sampai daerah pasar malam. Dari Tha Phae gate tinggal jalan lurus terus dan belok di jalan sebelum sungai. Intinya, kami mengikuti jalur hijau dari peta dibawah ini, dimulai dari no.18 (Tha Phae gate) ke no.23 (Anusarn Night Market).
       

       
      Sepanjang jalan ada 4 kuil yg bisa dikunjungi (Wat Mahawan, Wat Chetawan, Wat Bupparam dan Wat Saen Fang).
       

       
      Pasar malamnya ada di sepanjang jalan Chang Klang Road (garis vertikal hijau di peta). Melewati Kalare Night Market/Bazaar/Food Centre, yang menurut saya barang2nya lumayan menarik dan beda. Sedikit lebih mahal dari Sunday Night Market, tapi ada beberapa kios yg bener2 unik dan gak bisa ditemukan di tempat2 lain. Night Bazaar Trade Centre ini kaya Pasar Seni, banyak hasil2 kerajinan dan para pelukis yang bekerja langsung di tempat, kayaknya lebih ke export-import bukan suvenir masuk ransel. 
       
      Lalu sampai ke perempatan penting buat orientasi arah karena ada Le Meridian, McDonald, Burger King dan Starbuck, jadi mudah diingat. Lanjut menuju ke Anusarn Night Market yg berada di bawah tenda putih. Ada satu atau dua kios yang menarik, tapi kebanyakan barang2nya rata2 suvenir biasa.
       

       
      Di dalam Anusarn Night market ini juga ada Ladyboy Cabaret Show. Harganya THB 200 perorang dan dapet 1 minuman gratis. Mulai acaranya jam 9 malem. Kalau mau dapet tempat duduk yg enak di depan (dan bakalan diganggu sama penari), datang sekitar jam 8.30an.
       
      Biasanya gampang dicari karena para artis-nya ada di depan daerah panggung manggilin penonton. Teman saya lumayan terpesona oleh mereka. Setelah acara (2 jam) bisa foto dengan para artis di luar daerah panggung. Setelah foto perlu mengetip seorangnya THB 20 (mereka bakalan mengingatkan).
       

       
      Hari 2: Chiang Rai
       
      Bangun jam 5 pagi, sarapan jam 6, dijemput mobil untuk tur ke Chiang Rai jam 7.
       
      Jam 6an itu toko2 belum pada buka, dan satu2nya yg jualan makan pagi jam 6 di sekitar Hotel M cuma Burger King. Ada Subway 24 jam di belakang hotel, cuma mereka baru mulai jualan jam 7 pagi. Saya rasa ada banyak penjual makanan di pinggir jalan yg jual sarapan jam segitu, cuma gak nemu di sekitar hotel, jadi terpaksa BK (sekitar THB 175-195).
       
      Tur 1 hari ke Chiang Rai ini THB 1000 perorang, dari jam 7 dijemput di Hotel dan dibalikin ke Hotel jam 9 malem.
       
      Acaranya dalam tur:
      Visit Mae Khajan hot springs : Sebenernya cuma tempat peristirahatan yg ada semburan air alami. Wat Rong Khun (White Temple) : Bagus, disini cuma 50 menit, gak cukup waktu buat foto2 semua. Have lunch : Buffet, lumayan enak. Visit Golden Triangle : Sungai lebar dan gak ada apa2nya, paling cuma patung Buddha menandakan Thailand. Boat trip on the Mekong to Laos Island (nambah THB 300) : Kecil dan isinya tas2 palsu dari China dan arak ular. Visit border market at Mae Sai : Mae Sai itu perbatasan dan disini banyak batu2 untuk para pecinta batu. Visit Yao hill tribe village : Satu daerah, ini bagian depan. Visit Akha hill tribe village : Satu daerah, ini bagian belakang.
       

      Pulangnya kami minta diturunkan di Warorot Night Market untuk cari makan. Disini banyak penjual makanan ringan, tidak ada tempat duduk untuk makan. Harganya berkisar THB 5 (sate sosis dan sate bakso), THB 10-40 (serangga), THB 20 (smoothie buah, roti, cake), THB 30 (ketan dan mangga). Selain itu isinya penjual2 barang2 untuk kebutuhan lokal, seperti pasar biasa atau Mangga Dua.
       
      Pulang dari Warorot ke Hotel M naik seong thaew (mikrolet merah), THB 20 perorang.
       
      Hari 3: Chiang Mai
       
      Hari ini tidak ada tur, jadi kami bangun agak lebih siang, jam 9an. Sarapannya di rumah makan kecil di sepanjang jalan sekitar hotel (Mun Mueang Road), disebelahnya The An Teak hotel. Kho Soy, Nasi goreng dan Kwetiauw harganya sekitar THB 70-85, minuman (es teh, kopi dll) sekitar THB 45-50.
       
      Dari sini naik seong thaew ke kuil Doi Suthep yang ada di atas gunung, THB 100 per orang. Di Doi Suthep bayar tourist fee THB 30 per orang.
       


       
      Dari Doi Suthep pergi menjemput teman di Airport, melewati daerah Nimman (Nimmanhamin) yg baru dikembangkan dan mendapatkan reputasi sebagai pusat hipster cafe dan digemari para bule. Ini jalan memakai seong thaew lagi, THB 100 per orang, dan terjebak macet berat karena Raja lagi datang jadi banyak jalan yg ditutup.
       
      Dari Airport, belanja snack dulu di supermarket Top di Airport Plaza. Lumayan buat oleh2, harganya 1 snack sekitar THB 20-30 dan banyak pilihannya, termasuk serangga goreng. Sayangnya makan tempat banget di koper, karena packnya kaya potato chips. Naik taxi dari airport ke airport plaza THB 100.
       
      Dari Airport plaza, balik ke Hotel buat nurunin belanjaan, terus berangkat ke pusatnya kota tua: The 3 Kings Monument. Ini alun2 kota tua dengan 2 museum kebudayaan di depan dan belakang alun2, Wat Sadeau Muang (kuil tonggak fondasi pertama Chiang Mai), Lana Historical Centre, penjara Wanita, dan (yg paling penting untuk teman saya) Naraya cabang Chiang Mai. Naik tuk tuk dari Hotel THB 60.

       
      Malamnya kami pergi ke Khantoke dinner di Old Cultural Centre, Wua Lai. Makanan khas Chiang Mai (free refill) sambil menonton tarian2 tradisional Thailand. Harganya THB 620 per orang, diantar jemput dari Hotel. Tadinya berencana pergi ke Wua Lai Saturday Night Market yg ada di dekat situ, tapi karena besok bangun pagi gak jadi.
       

       
      Hari 4: Chiang Mai
       
      Sarapan jam 6 di BK lagi. Jam 7 dijemput di Hotel untuk pergi ke Jungle Flight, yaity Flying Fox di tengah hutan. Harganya THB 1800 per orang.
       
      Lumayan seru juga. Hehe. Ini foto2 teman segrup.
       
       

       
       
      Dibalikin ke Hotel jam 2an. Dari Hotel kami jalan ke Wat Chedi Luang yang strategis dekat dengan Sunday Night Market naik tuk tuk. Dari Wat Chedi Luang kami jalan pelan2 balik ke Hotel sambil melihat2 Sunday Night Market sepanjang Rachadamnoen Road. Dari peta diatas ada di jalur hijau dari no.15 ke no.18.
       
       

       
      Dari Hotel kami langsung menuju airport untuk menuju ke Bangkok.
       
      Hari 5: Bangkok
       
      Di Bangkok kami tinggal di Wellness Residence, harganya 1 malam $38, persis di seberang Terminal 21.
       
      Di Terminal 21, makanannya di Food Court ternyata murah. Harganya sekitar THB 30-50, minum sekitar THB 15-25, air THB 7.
       
      Harga barang2 lainnya gak murah, cuma variasinya lumayan banyak dan lumayan berbeda dari tempat2 lainnya (seperti Platinum Mall). Ada beberapa toko yang hanya bisa ditemukan disini (menurut teman2) seperti Merimies dll (sudah lupa yg lainnya).
       

       
      Dan begitulah perjalanan saya dan temen2 ke Chiang Mai dan Bangkok.
       
      Beberapa pesan:
      - Jangan lupa bawa obat2an, terutama Tolak Angin, obat diare dan handy-plast (plus antimo kalo perlu).
      - Cuacanya di bulan Apr-Jun itu panas terik luar biasa. Pas kami datang itu suhunya rata2 34 derajat, seminggu sebelumnya suhunya mencapai 42 derajat.
      - Rajin2 makan dan minum. Karena panas banget jadi setiap kali jalan penginnya minum saja, malas makan. Ini jangan diikuti, paksakan makan biarpun sedikit.
      - Nancy Chandler map berguna banget. Soalnya ada tanda2 buat restoran vegetarian dan halal. Kalau perlu bisa PM saya, saya punya scan-nya.
      - Es krim magnum di 7-11 THB 40, di tempat lain (warung dll) THB 50.
      - Pakai celana panjang atau bawa sarung/syal kalau jalan. Soalnya banyak kuil2 di jalan, jadi bisa keluar masuk tanpa ribet minjem kain dari kuil. Juga supaya gak kebakar sinar matahari.
      - Bawa traveller adapter/colokan listrik berbagai kepala dan steker tambahan (min 5 lubang). Hotel M stekernya banyak, tapi Wellness Residence cuma 2.
       

      Cheers,
      Riani
    • Trip bangkok - pattaya, 5D4N.. 17-21 may 2016
      By JoNoo
      Sawadikhapp.....:D

      HI semua.. sumon mimin n momod yg setia ngurusin n ngerapih2in rumah disini :)
      mau kasih field report nih, mumpung masih anget dalam ingatan, trip BANGKOK - PATTAYA 5D4N. ane berangkat sama keluarga besar, ada bonyok, ane n istri, tante om n sepupu. total ada 14 orang, didominasi sama opa oma berusia diatas 55thn
      nah, karna banyakan opa oma, gw udah fix buat nyewa VAN jauh2 hari.. rencananya 3 hari (17-19) bangkok-pataya bangkok. dapet 2500/hari. total 7500baht. lumayan murah sih menurut gw, secara 2 hari 1 malam dipattaya (normal price BKK-pattaya 3000-3500baht). mana seatnya jg ada 15 T.O.P 
      trus, karna grup kita puas dengan pelayanan sang driver (Mr. Manor),, 2 hari sisa dibangkok yang rencananya mau nyobain kereta n taksi n tuktuk batal. kita hire deh mobilnya 2 hari lagi. kite senang,, mang Manor jg senang.. hehehe

      ok skip perencanaan, masuk hari H..
      17 may
      ane berangkat dari purwakarta naek damri jam 2 pagi. takut telat soalnya flight jam 7 pagi. ternyata jam 3.30 udah nyampe. 1/2 jam kemudian om n tante gw yg dari bekasi jg nyampe.. langsung check in.. ternyata sekarang ada komputer buat self check in ya? haha katrok bgt. terakhir naek pesawat maret 2013 belom ada gitu2an soalnya.. beres check in, mau imigrasi. tapi karna masih tutup ya kita nongkrong dulu. yang sarapan sarapan.. jam 5 counter imigrasi buka, langsung ngurus imigrasi.lancar,, skip.. masuk ruang tunggu. 

      07.00 teng boarding
      07.05 - 11.20 Flight CGK - Donmueng... touchdown Bangkok!!!! yeaaay.. 
      11.30 - 12.00 imgrasi beli dtac dari Mr mori (penyedia mobil) loading kemobil, capcusss..
      12.00 - 14.00 karna kita 2 roombongan, rombongan verikutnya landing jam 2 an. jadi kita sempatin keortorkor market buat lunch n beli buah.. review :ortorkor market tempatnya nyaman, walau agak panas karna ruang terbuka/ Non AC. tapi karna makananya enak2 dan cukup murah, kita betah2 aja disini. buah2 disini jg enak n seger. cuma mahal om..  jam 2 balik lagi ke   don mueng buat jemput  rombongan kedua  
      14.00 - 15.00 Drop kehotel diKhaosan area.. nama hotelnya Rambuttri villa n villages hotel. hotelnya rame sama turis bule. pas check in diminta deposit 7000baht buat 7 kamar. kamarnya                             enak lah. cukup nyaman buat tidur dan istirahat. fast check in proses.beberapa review ditripadvisor n traveloka ada yang bilang jelek,, anyhow, gw ga ngalamin jelek2 yg                               dibilang. nyaman2 aja. kamar deluxe nya cukup lah.. ga besar, tp ga kecil jg. kasur doublenya cukup lah buat 2 orang ukuran asia.
      15.00 - 18.00  free time.. mo mandi, jalan, molor, sakarepe deweh.. klo gw sih milih jalan ama istri.. 
      18.00 - 20.00 jalan dikhaosan road ditutup dengan makan malam bersama dengan menu Tom yum, Ikan (gatau masak apa tp enak), kerang, pad thai, pork satai.. makan ber 14 cuma habis 1500baht... amazinggggggg murah bingittts.s.. 
      20.00 - seterusnya   waktu bebas n tidur

      cukup dulu dah ampe hari pertama.. ini disempet2in sambil kerja.. nanti hari kedua dan selanjutnya disambung kemudian
       





      Day 2:
      hari ke dua kita udah semangat mau jalan. semua kompak nuansa merah. ada sedikit insiden yang untungnya kena ke gw ,yang ngurus perjalanan ini dari booking hotel sampe nyediain makanan..dari nyewa mobil sampai beli tiket online n go show..
      salah satu kamar yang gw booking ga include sarapan.. amsyoong bgt bisa ga teliti gt pas bookingnya. (mana udah sempet ngoto2an ama recepcionistnya pulak )
      tp untungnya gw yang dapet itu kamar. ya udah nyari sarapan diluar yang ternyata ga kalah enak sama sarapan dihotel. beli sticky rice, ayam goreng thailand, jus marrkisa yang asem2 seger n pork apa gt.. kayak dikecap gt lah (FYI ini non halal ya). buat temen2 yang ga makan pork, mesti ekstra hati2 diBKK. tanya2 dlu sebelum beli, halal apa engga. soalnya dsana dominan makanan pake B2..  nah, udah dapet semua, balik lagi deh kehotel

      06.30 - 07.30 nyari kolam renangnya.. liat doank sih. ngeliat penuh yg pake jd males.
      ngider nyari sarapan sekitaran rambuttri sampe ke khaosan road. dapet sticky rice +pork (60Baht) + Ayam goreng (40Baht) + Jus 2 botol (60Baht).. mampir sevel beli chang buat temen makan dagingnya dihotel.. mantappp..
      07.30 - 08.30 sarapan dihotel, mandi, siap2 packing... 
      09.00 - 09.15  Kumpul dilobi bawah, check out. prosesnya cepat, untuk cek 7 kamar ga nyampe 10 menit. refund deposit jg lancar.. NEXT jalan2 bkk-pattaya.. 
      09.15 - 10.30  jalan ke Grand pallace... bujug bunengg.. rame banget.. padahal kan bukan  hari libur n udah masuk low season. tp ramenya minta ampun. satu lagi yang bikin kaget ternyata bangkok panas bgt. kemaren waktu nyampe ga terlalu nyadar coz banyakan  diindor. digrand palace ini mataharinya udah kayak ngajak ribut. akhirnyafoto2 lah disitu. ga lama, cuma 30 menitan. kita liat ga banyak turis yang masuk kedalam. karna memang panas bgt, opa oma dirombongan kita ga tahan, rencana masuk GP akhirnya dibatalin. kita foto2 diluar aja.. hahaha lumayan hemat 7000B   
      10.30 - 11.45 jalan ke Wat pho. gw bilang deket, jalan aja. nanti minta mobil jemput di watpho aja. ternyata lumayan juga. sempat khawatir yg tua2 ga kuat,, untung banyak pohon jadi agak kehalangin lah panasnya. nyampe wat pho. poto2an lagi lah. disini agak lama karna indor. semua suka,hehe 
      12.00 - 13.30 jalan menuju pattaya.. dijalan mampir ke Honey farm. oiya ane lupa ngasi tau kalo VAN yang dirental ngasih syarat mesti kunjungi 2 tempat  biar dapat harga sewa 2500B/ day (honey farm n gems gallery). buat gw ga masalah. soalny rombongan udah gw wanti2 untuk tidak beli apa2. tp tetep aja kecolngan.. pada beli madu yg 1Kgan. ini jadi musibah karna pas diairport 3 botol kebuang (1,6jt boo) 
      13.30 - 14.00 makan siang deket deket honey bee farm.. 
      14.00 - 14.30 lanjut mini siam.. beli tiket dari tripkita.com murah bingit...
      secara mataharinya masih anteng bgt diatas,, kita cuma sebentar disini. ga tahan panasnya. 30 menitan doang dah capcus
      15.00 - 17.00 Check in Hotel. A-one star hotel. lanjut waktu bebas. banyakan sih jalan kepantai soanya deket bgt. ada jg yang milih istirahat setelah seharian panas2an. sedikit review hotel: hotelnya masih baru kayakny. masih bersih interior kamarnya. overall nyaman lah. kamar mandi kecil, ga bisa mandi berdua. tp airpanasnya ga ada masalah. AC dingin, sarapan enak. overall memuaskan kalau liat harganya yang cuma 350rb/malam include B/F
      17.00 - 21.00 mandi, beres2 siap2 nonton alcazar cabaret show... dapet yang jam 8 malam. beli dari hotels2thailand. shownya asikk.. recomend lah. durasinya jg ga panjang. jadi ga sempat bikin bosan. beres show jam 9, kita makan di beach road2,, ada kaya pujasera/foodcourt gt dipinggir jalan.. yg unik beli beer chang gede bgt pictchernya.. muat 8-10 gelas. cuman 450Baht. kenyang.  balik kehotel istirahat

      day 3 dst lanjut nanti lagi..  cape
      grand palace


      honey bee farm


      Wat pho


      mini siam




       
    • Solo Trip to Phuket and KL
      By Pingkan
      Tiket yang sudah setahun lalu dibeli akhirnya akan digunakan juga..
      Segala persiapan untuk mengunjungi wilayah di sekitar Andaman sudah disusun dari 3 bulan sebelum keberangkatan.
      Dan sayangnya, perjalanan kali ini harus dilakukan sendiri. Hwiih.. My dream 2 years ago became true, being a solo traveller.
       
      Oke ini adalah gambaran perjalanan saya untuk solo trip kali ini, 
      1. Kamis, 05 May 2016 : Bandung - Kuala Lumpur (Batal)
      2. Kamis, 05 May 2016 : Kuala Lumpur - Langkawi (Batal)
      3. Sabtu, 07 May 2016 : Langkawi - Penang (Batal)
      4. Sabtu, 07 May 2016 : Penang - Kuala Lumpur (Batal)
      5. Sabtu, 07 May 2016 : Jakarta - Kuala Lumpur
      6. Sabtu, 07 May 2016 : Kuala Lumpur - Phuket
      7. Selasa, 10 May 2016 : Phuket - Kuala Lumpur
      8. Rabu, 11 May 2016 : Kuala Lumpur - Jakarta
      Hmm... Banyak yang tiket untuk perjalanan kali ini, ini semua karena promo air asia. Dan karena awalnya kami hanya berencana berkunjung ke Langkawi & KL, tapi di tengah perjalanan muncullah ide untuk melanjutkan tiket ke Phuket. Tapiiiii... berhubung bertepatan dengan libur panjang dan saya harus berusaha dari Jakarta ke Bandung dengan kondisi tol yang stuck, maka perjalanan ke Langkawi sukses batal. Tapi saya tetap melanjutkan perjalanan ke Phuket & Kuala Lumpur dengan membeli tiket yang baru.
      1. Kamis, 05 May 2016 .. Bandung - Kuala Lumpur - Langkawi
      Yaaa.. karena missed dengan jadwal booking travel dari Jakarta - Bandung, akhirnya saya dapat travel pk 04.45, yang ternyata baru jalan pk 05.00. Tepat di KM 4 mobil kami terhenti lumayan lama karena ada truck isi bawaannya terhambur di jalanan. Dan keadaan tidak berakhir bahkan sampai kami sampai di sekitaran wilayah Karawang, dan itu artinya pesawat yang harusnya saya tumpangi sudah take off ke Kuala Lumpur. 7 Jam dalam perjalanan Jakarta - Bandung benar-benar menjadi percuma, karena saya pun tidak bisa pindah flight, karena seluruh jadwal penerbangan penuh sampai dengan hari Jumat sore. Akhirnya saya kembali ke Jakarta dengan hati yang sangat kecewa.
      2. Sabtu, 07 May 2016 .. Jakarta - Kuala Lumpur - Phuket
      Akhirnya saya membeli tiket baru dari Jakarta menuju Kuala Lumpur, karena tiket Kuala Lumpur - Phuket sudah saya siapkan. Perjalanan kali ini berlangsung tanpa halangan. Dan akhirnya sukses mendarat di KLIA (Lion Air), lalu saya naik KL Express ke KLIA 2 (Air Asia) dan sorenya sampai di Phuket Int Airport. Dari Airport saya akan menuju ke daerah Patong dimana saya sudah memesan hotel di daerah sana. Tidak perlu khawatir bagi para solo traveler, dari airport ada mini van yang isinya kurang lebih 10 org untuk menuju ke area Patong, cukup membayar 180Bath (Flat rate), ditengah jalan kami berhenti di kantor operator bus untuk ditanyai mengenai tujuan kita, agar sie driver dapat langsung menghantar kita menuju ke tempat tujuan. Perjalanan cukup jauh dari airport ke daerah Patong, sekitar 1.5 jam kemudian saya sudah tiba di jalan hotel saya. Saya menginap di Casa Jip Hotel, tempatnya sangat bersih, ruangan luas, dekat dengan Jungceylon Mall. Dan malam ini saya habiskan untuk berjalan disekitaran hotel, melihat Bangla Road yang suasananya seperti di Bali, dengan berbagai bar dan kafe full dengan musik hingar bingar dan juga atraksi-atraksi dewasa. Jangan khawatir apabila kita belum memesan paket trip, sepanjang jalan terdapat berbagai macam toko yang menawarkan paket-paket trip. Dan karena saya besok akan menyebrang ke Phi Phi Island, maka saya mencari informasi mengenai ferry dan jasa penjemputan van, yang pada akhirnya dapat dengan harga 700 Bath (masi agak mahal..!). Malam semakin larut dan saya berusaha mencari Banzaan Market, yang setelah saya bolak - balik ternyata letaknya tepaaaaaat dibelakang Jungceylon Mall (fiiiuh...!!!). Malam itu saya menikmati manggo sticky rice (50 Bath) dan Pad Thai (30 Bath) plus coconut ice cream (60 Bath). Pulang dengan perut super kenyang, waktu nya untuk beres-beres dan beristirahat.
       
      Spoiler  
      3. Minggu, 08 May 2016 .. Phuket - Phi Phi Island
      Jam 7.15 saya sudah duduk manis di hotel bersama dengan 3 orang turis lainnya menunggu van yang akan menjemput kami menuju Rassada Pier. 5 Menit kemudian akhirnya kami dijemput dan dengan segera kami menuju Rassada Pier yang letaknya lumayan jauh kurang lebih 1 jam perjalanan dari area Patong. Kami naik Ferry yang cukup besar dan penuh dengan pengunjung hari itu. Sekitar 2 jam kemudian akhirnya kami sampai di Tonsai Pier, sebelum memasuki area pulau kami harus membayar retribusi sebesar 20 Bath. Selama di Phi Phi Island saya akan tinggal di Phi Phi Cozy Seafront. Hotel yang saya pilih sangat susah dicari, karena ternyata letaknya di balik Tonsai Pier dan letaknya sudah diujung pulau. Dengan backpack 65 lt yang saya bawa, perjalanan mencari dan kesasar amat sangat membuat stress. Dan sayangnya semenjak saya datang sampai check out, saya tidak pernah terhubung dengan wifi. Yaaah.. walaupun pemandangan dari sekitaran hotel sangat bagus, tapi untuk letak dan fasilitas, saya rasa ada banyak tempat di sekitaran Phi Phi yang bisa menawarkan dengan harga yang lumayan. Jangan khawatir apabila kita datang tanpa memiliki hotel, disana banyak sekali pilihan untuk berbagai pilihan fasilitas dan area.
      Setelah saya meletakkan seluruh barang-barang bawaan, waktunya untuk mencari paket tour untuk mengunjungi Maya Bay. Jangan juga khawatir, di Phi Phi Island ini ada banyak sekali operator tour, tempat makan, gift shop dan mini market. Akhirnya saya mengambil paket tour seharga 300 Bath untuk half day trip yang dimulai dari Pk 14.00 - 18.30. Bersamaan dengan turis lainnya kami mengunjungi Maya Bay yang untuk masuk kedalamnya kami harus membayar 200 Bath (tidak termasuk harga paket), lalu mengunjungi monkey bay, pirates bay dan menikmati sunset. Malam nya saya menghabiskan waktu berjalan di sekitaran Loh Dalum By menikmati sunset yang baru indah-indahnya sekitar pk 18.30, lalu mencari makan malam di restoran yang memiliki wifi sambil memesan chicken fried rice dan Thai tea (-/+ 175 Bath). Kalau kita makan di restoran yang tidak memiliki wifi, makanan nya jauh lebih murah kurang lebih sekitar 60 Bath dengan harga juice buah segar -/+ 40 Bath. Malam belum selesai ternyata di pulau ini, hiruk pikuk dentuman suara dan tawa dari para turis masi mewarnai malam di sekitaran Loh Dalum Bay yang memiliki banyak kafe-kafe.
       
      4. Senin, 09 May 2016 .. Phi Phi Island - Patong 
      Bangun pagi-pagi sekitaran jam 7 pagi, saya memutuskan untuk mengunjungi Phi Phi View Point yang ternyata perlu usaha yang luar biasa karena harus menaiki tangga hampir 3 KM untuk sampai ke titik teratas, sebaiknya beli minum untuk bekal di perjalanan. Walaupun tidak perlu khawatir karena di atas akan ada warung yang menawarkan banyak pilihan makanan dan minuman. Owya, sebaiknya mengunjungi Phi Phi View Point ini pagi-pagi, karena masi sangat sepi. Jadi kita punya kesempatan seluas-luasnya untuk berselfie ria. Siangnya, saya memutuskan kembali ke area Patong, dengan ferry dari Tonsai Pier. Sesampainya di Rassada Pier sudah ada supr-supir van yang membawa nama hotel, dan karena saya memesan untuk antar - jemput maka saya tinggal menghampiri supirnya dan melihat nama saya di list mereka. Maka akhirnya saya kembali ke Patong dan tinggal di Red Planet Hotel, kali ini hotel yang saya pesan terletak sebelum Jungceylon Mall, tapi dekat dengan Patong Beach. Setelah meletakkan barang-barang, saya dengan sesegera mungkin menuju pantai. Karena saat itu sudah pukul 6 sore, artinya saya hanya memiliki 30 menit untuk menikmati sunset di Patong. Pantai Patong ini panjaaaang sekali, dan berpasir putih. Banyak hal yang bisa dilakukan disekitar sini, water sport, berenang di laut atau hanya seperti saya menikmati hilir mudik orang sambil menikmati hangatnya matahari yang akan tenggelam.
      Malamnya kembali ke area Jungceylon Mall untuk mencari informasi mengenai bus untuk ke airport, tapi akhirnya harus pulang dengan tangan kosong, karena tidak ada satu pun orang yang mengerti tentang ini. Yah walaupun katanya ada bus di sekitar belakang jungceylon, ato bahkan ticket counter di depan sbux jungceylon. Yah intinya saya tidak ketemu itu semua. 
      5. Selasa, 10 May 2016 .. Phuket - Kuala Lumpur
      Pagi-pagi kembali saya bangun untuk ke pantai, menikmati indah dan bersihnya pantai Patong. Pagi ini sekitaran pantai banyak diisi dengan aktivitas orang untuk berolahraga. Tidak lama menghabiskan waktu di sekitaran sini, akhirnya saya kembali ke hotel dan berkemas. Sambil coba bertanya ke teman-teman yang baru saja pulang dari Phuket, diusulkan untuk menuju ke Phuket Town, dengan menaiki Songteuw dari depan Patong Beach. Sampai jam 11 kurang bus yang saya tunggu tidak kunjung datang, akhirnya saya mencoba bertanya pada supir taxi meter, yang akhirnya disepakati 450 Bath untuk menuju ke airport. Kurang lebih 1 jam-an saya sampai di Phuket Int Airport, disebelah bangunan yang saya masuki sepertinya sedang bersiap gedung airport yang baru, yang lebih megah dari bangunan yang ada sekarang. Yah saya rasa sudah sepantasnya mereka berbenah, karena ada banyak sekali turis dari mancanegara yang berkunjung ke daerah itu.
      Perjalanan hampir 2 jam dengan Air Asia akhirnya menghantar saya untuk bisa sampai ke Kuala Lumpur. Saya memutuskan untuk naik sky bus dari KLIA 2 ke KL Sentral, sambil menuju ke level 1 saya menuju ticket counter dan membayar 11 RMY. Dan kali ini saya akan menginap di sekitaran Bukit Bintang, Hotel Melange adalah hotel pilihan saya yang letaknya sangat dekat dengan pusat makanan malam JL. Alor. Naik monorail saya harus menuju area yang berbeda dengan area KTM, wlpn masi di sekitaran Nu Sentral Mall, saya harus membayara 2.60 RMY untuk menuju ke stasiun Air Asia Bukit Bintang.
      Setelah meletakkan barang bawaan saya, saya langsung berkeliling ke sekitaran Bukit Bintang melihat-lihat area mall, seperti Sungei Wang, Lot 10, Fahrenheit dan Pavilion. Lalu saya menuju ke Suria KLCC untuk melihat twin tower. Akses ke Twin Tower bisa melalui jembatan di dalam mall Pavilion, jembatan khusus ini cukuuuuuup panjang, saya butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Suria KLCC. Malam itu menikmati pertunjukan air mancur yang warna-warni dan tentunya sang Twin Tower yang berdiri tegak.
      6. Rabu, 11 May 2016 - Kuala Lumpur - Jakarta
      Hari terakhir saya bersolo traveling, dan karena sudah melalui perjalanan yang cukup melelahkan. Hari ini sebelum saya kembali ke Indonesia, saya memutuskan hanya akan mengunjungi Batu Cave. Dari KL Sentral saya terlebih dahulu menitipkan barang saya di loker yang letaknya ada di bagian pojok, dengan deretan-deretan loker berbagai ukuran, akhirnya saya memasukkan backpack 65 lt saya ke loker dengan membayar 20 RMY. Lalu membeli tiket KTM sebesar 3 RMY untuk menuju Batu Caves.
      Batu Cave adalah stasiun terkahir, jadi jangan khawatir kita akan kelewatan stasiun. Setelah turun, maka kita akan menemui area yang luas yang berisikan kuil-kuil. Dan tentunya beratus anak tangga yang perlu dinaiki untuk menuju kuil teratas. 
      Akhirnya setelah puas explore Batu Cave maka saya kembali ke KL Sentral dan dengan sky bus akhirnya saya kembali ke airport untuk menunggu penerbangan saya kembali ke Indonesia.
       
      Sekalipun banyak hal yang perlu diperhatiakn, tapi ternyata bersolo trip itu cukup membuat ketagihan. Walaupun tetap harus memperhatikan daerah yang kita kunjungi. Esp kalau anda adalah seorang perempuan.
       
       
      I'm not lucky, coz I'm blessed
      -Pingkan-
      IG @lets.go.again_pink
       
       
       






       
       

       
    • Berpetualang di Negeri Siam (Pattaya-Bangkok May 2016)
      By itsmeu
      Sawasdee ka~
      wahh liat banyak yg udh bikin FR thailand ya? tapi gapapa ya bikin lagi, semoga jalan ceritanya dan infonya beda dan bisa membantu buat yg pingin ke sana..
      oke. Jadi tanggal 4-7 May 2016 ak sama @Supeni akhirnya bisa jalan jalan ke negeri cacing. eh tulisan cacing maksudnya. Tiket udah dibeli hampir 1 thn sblm.
      Tiket
      Jkt-BK Tiger 943ribu
      BK-SG Scoot 642ribu (mampir ke sg sehari, FR menyusul)
      SG-Jkt Garuda 895ribu
      Total : 2480000 (emang lebih mahal drpd temen2 yg dpt promo, soalnya kita long weekend ga dpt harga murah hiks yaudahlah)
      HARI PERTAMA (4/5/16)
      Tgl 4 itu kami brangkat jam 10 siang, transit di changi sampe jam 3 sore dan sampe suvarnabhumi jam 5 sore. fyi, kami ber 8. iyes ber 8, cewe smua, blm pernah ke thailand. dan 2 org baru pertama kali ke luar negeri. nah kebetulan 1 tmn kami udh ada yg stand by di suvarnabhumi duluan, jadilah dia yg bertuga beliin tiket bus bk-pattaya, simcard dan makanan buat di bus.
      Harga Bus dll
      Harga Bus BK-Pattaya 120 B 
      Simcard DTAC 7days tourist 75 B (harga 1 simcard 300 B, kuota 1,5 G, pulsa 100 B kecepatan 4G, kita beli 2 simcard, ntr tinggal di tetheringlah)
      Makan 65B di MAGIC FOOD POINT (nasi briyani warbiayasak banyak + ayam + minum, yg halal di pojokan sblh kiri pokoknya)  
      yak lanjut, krg lebih 2jam perjalanan dr bangkok-pattaya.. bus berhenti di tempt pemberhentian trakhir di south pattaya. nah dr sana kita lgsg bercincai nawar songtheaw pake b inggris logat thailand + bahasa tubuh. akhirnya dapat harga nego 500B all in untuk 8 org udah dr pemberhentian bus, ke hostel, trus ke alcazar, kebetulan tmpt nginep kita di NEW NORDIC SUITES 1 sout pattaya, ini rekomen banget banget buat grup traveller, 1 unit apartment, isi 3 kamar, 1 ruang tamu, 2 kamar mandi, 1 dapur, 2 teras rooftop. mantap. cuman 215B per orang (ini udah dibagi 8)
      penampakan aparto kami 
       
      jadi 9.30 malam kami cus buat nonton Alcazar,tiket udah di beli dr indonesia di TripKita seharga 500 B per orang dan dapet kursi vip. amazing banget liat banci thailand, njiir ane yg cewe aja kalah cooy. bagus banget show nyaa, kapan kapan mau ntn show yg lain ah kayak tifanny dll.

      show berlangsung selama 1 1/2 jam - 2 jam klo ga salah inget, dikasih free soft drink juga. sellesai show, mbamas itu yg master masternya pada keluar tuh, sapa yg mau foto boleh tapi bayar sekitar 40B katanya, tapi suka diminta lebih.. kita foto diem2 ajalah..
      sekitar jam 11 malam balik ke aparto naik songthaew lagi seharga 300 B all in. mampir sevel dulu buat ganjel perut sama bli buat mkan pagi besok.
      HARI KEDUA (5/5/16)
      Subuh subuh, saya yg tidurnya kebagian di kamar depan teras rooftop, keluar kamar, kirain bakal sejuk..astaga...hawanya panas. jam 6-7 udah pada ready dan jam 8 kita udah dijemput abang songthaew yg tadi malem kita minta kontaknya. (yeaah nelpon si bapak pake bahasa inggris logat thai, geli) dapat 1000 bath all in, dari aparto-budha laser-nong nooch (ditungguin) - aparto lagi.
      tujuan pertama budha laser, krg lebih 60 menit dr aparto, atraksi yg satu ini gratis, tadinya ak pikir ah kurang worth it nih, batu gitu doang, eh tapi pas liat,, baguuus.

      sekitar 30menit puas foto foto, langsung menuju Nong nooch tropical garden yg jaraknya ga jaug dr budha laser. Masya Allah, ini tama ruaaaar biasa baguuuus. termasuk best 10 garden in the world loh. tiket udah kita beli dr indo juga seharga 500B. Dari jalan raya ke pintu masuk nong nooch tu jaoooh, mana ga ada kendaraan umum, utk sewa songthaew, pulangnya juga gitu.
      di nong nooch sekitar 2 1/2 jaman lah kita disana
       

      di nong nooch ini abis mengagumi keindahan tamannya trus bisa ntn show dance2 traditional dan elephant show. 
      dari nong nooch trus balik ke aparto lagi. ngesevel lagi (hidup sevel thailand!) trus check out. sekitar jam 1 siang kita sewa songthaew lagi 500B all in ke bali hai pier (buat foto sama tulisan pattaya city) trus ke terminal bus pattaya. naik bus ke bangkok sekitar 117B tapi masih jam 4 sore, perjalanan 2 jam dan baru sampe terminal ekkamai. akhirnya krn mikir takut kesorean akhirnya kita sewa van dr terminal pattaya sampe depan hostel kita di bangkok. kena 1100 B all in. yaudahlah ntr bagi 8.. mayan pake ac tinggal bobo sampe hostel.
       Pattaya will miss you!
       to be continued yaaaa. masih ada cerita selama di bangkok^^
       

       
       
       
       
       
       
    • Tempat recommended buat beli backpack/ransel/travelling bag di Bangkok?
      By Mehamidah
      Hai temen2 semua...
      Jadi, beberapa hari yang lalu saya ada baca disalah satu post kalo ada pernah beli backpack/ransel di Bangkok.. katanya di tempat itu lebih recommended dan lebih murah dari yang di Chatuchak. Cumaaaan, saya lupa itu post punya siapa lupa nyimpen pula hehehe
      Kalo ada temen2 yg tau ato punya pengalaman beli backpack dkk itu, mohon infonya yaa
      Makasiiiihh
    • Guest
      Lost in Bangkok Part 2
      By Guest
      Berhubung kemarin lagi BAPEr....hahahha.... jadi gak sempat buat lanjutan share perjalanan saya selama di bangkok.. Ok saat nya saya lanjutkan cerita saya selama di sana...
      Hari ke 3 ( 18 April )
      Bangun pagi masih berleha2 dulu di dalam kamar hotel, di sini hotel nya terbilang lumayan bagus n nyaman buat stay di pattaya terutama di daerah walking street nya. saya lupa untuk foto nama hotel nya, cuma saya masih ingat dari gardu yang ada tulisan walking street nya pas ketemu sevel pertama sebelah kiri akan ada gang dia hotel nya di gang itu cm satu dan paling pojok. Kisaran harga kemarin 350THB + deposit 700 THB di ambil pada saat check out, pelayanan juga ramah di sini dan paling penting gak terdengar suara cedam cedum speker lah ( sbnr nya sih cm dikit aja gak separah di khaosan road aja ) hehehe. Saya di sini 2 malam pertama sih coba dl berisik apa gak ternyata gak terlalu berisik. Dah siap semua saat nya perjalanan PATTAYA di lanjutkan, di sini songkran katanya mulai malam dan besok hari puncak nya jadi pagi2 dan siang gak ada aktivitas semprot2an, ada sih cm sedikit. Setelah cari sarapan di SEVEL akhir nya saya mencari tuk2 ( songtheaw khas PATTAYA ) untuk ke wisata BIG BUDDHA  ( WAT PHRA YAI TEMPLE ) akhir nya saya panggil supir tuk2 nya dan ketemu lah supir + anak istri nya seperti nya mereka mau jalan2 juga karena pakaian mereka pake kemeja warna warni gitu buat sambut songkran tp sembari cari penumpang ( sambil nyelam min air  hahaha ) akhir nya saya tunjukin gambar n dia tawari 130 THB ke sana. Ok lah saya pun mengiyakan saja. Supir nya ramah sih spertinya, akhir saya pun di antar ternyata t4 yang saya tuju ini menanjak n emang temple ini letak nya ada di puncak gt, pokok nya keren banget deh di sini.... Setelah sampai ternyata anak + istri nya ikutan ke atas buat jalan2 n foto2 ama anak nya, suaminya mah di dalam mobil kasian banget di tinggal.... Ini penampakan t4 wisatanya...


      Disini saya gak lama2 sih cm 30 menit, akhirnya saya pun turun untuk kembali ke supir tuk2 termasuk ama anak istri nya...hihihi...anak cantik sih... setelah samperin ke supir nya dan si supir nya langsung nawarin saya beberapa spot lain nya di pattaya. Sebenar nya sih saya udah ada rencana mau banyak t4 wisata tp kayak nya gak semua terlaksana, ini rencana saya sih ( Sanctuary Of Thruth , Floating Market, Mini Siam, Nong Nooch Tropical Garde, Pattaya Night Bazar, The Million Years Stone Park ) tapi akhir nya saya cuma bisa kunjungi Floating Market ama Mini siam aja karena harga yang lain nya lumayan mehong dan jauh x terutama yang Sanctuary Of Thruth harga kalau masuk tanpa delman 500 THB tp kalau pake delman 850 THB dari t4 masuk ke kuil itu jauh jalan nya. Kalau Nong Nooch ama Stone itu juga sama kisaran 500 THB. Jadi saya pilih yang Floating Market ama MIni Siam aja masih2 200 THB dengan biaya sewa tuk2 500 THB... OMG . hahaha ya apa daya karena saya bukan BACKPACKER ( karena istilah ini kan cari yang semurah2 nya dari t4 makan dan transport + hotel ). Awal nya mau cari mangsa sih bule2 atau warga indonesia yang mau sharing cm gak ketemu...apa iya harus buat spanduk gt di sana?hahahaha .  Perjalanan akhir nya di lanjutkan lagi ke Mini Siam ( nama nya pasti dah tau, ya ini adalah bangunan / t4 wisata yang ada di berbagai negara dalam bentuk mini kayak patung liberti, angkor wat, dll ) tapi kq indonesia kita candi borobudur gak ada ya?hiks..sedih... berikut penampakan nya... di sini juga ada penyewaan payung ( FREE ) tapi jangan lupa di balikin ya? hahhaha . 


      Di sini ajudubilah panas nya saudara2...walau pake payung juga rasa nya masih panas, kapan ya ada AC MINI portable gt colok power bank... setalah puas kepoin ini tempat akhir nya perjalanan di lanjutkan ke FLOATING MARKET nya pattaya, kenapa saya ambil di sini karena kalau di bangkok jauh2 cin...butuh waktu 2 jam perjalanan naik VAN dan saya liat kalau di pattaya ini sama aja kq kayak di bangkok walau ini buatan tp gak kalah gede nya kayak asli nya...hihihi...  Perjalanan ini gak gt jauh karena dekatan juga ama daerah mini siam ini jadi cepat sampai nya dan welcome to FLOATING MARKET PATTAYA pemirsa...  harga masuk nya ada 2 versi satu walking aja n ada yang naik sampan ( kapan kecil lewati sungai buatan ini ) saya ambil yang walking 200 THB kalau naik kapal 350 kalau ndak salah. Perlu di perhatikan walau ini buatan tp cukup luas loh saya aja ampe tersesat tak tau arah pulang bagaikan butiran debu...Loh kq nyanyi..hahahha  maklum masih sedikit Baper nya. Tapi iya hati2 aja tersesat dan cara cari exit cuma liat arah bawah yang ada perahu nya nanti pasti sampai...saya pun gt tanya yang jualan... hahahha... ini lah penampakan nya...

      Di sini juga ada OASIS nya kq yang gak tahan panas masuk aja ke sini...saya pun ujung2 nya ke sini sembari makan sih, sistem di sini kayak FOOD COURT pake kartu gt jadi deposit berapa ya nanti tinggal refund. Di sini jajanan nya juga aneh2 ada yang jual sate buaya, OMG..., stelah puas berlama2 disini akhir nya abis makan siang pukul 2 saya pulang ke hotel , oh ya di sini rada mahal sih barang2 nya tp kalau mau beli ya silahkan...hihihi, sesampai nya di exit ternyata gak bs pulang karena anak istri nya menghilang... OMG ternyata bukan hilang cm ikut masuk ke dalam sanking  asik nya dia lupa waktu..hahahha. saya pun menunggu sekitar 20 menit sementara si suami dah telp2 n marah2.. " kalian ini ke mana sih, bla bla " tak lama kemudia sang istri pun datang bersama anak nya cm cakap i'm sorry dan mobil pun jalan sampai lah saya ke hotel jam 3 kurang lalu istirahat n mandi sore karena sore mau ke mall apa nama nya lupa ( kalau gak salah lupa yang terkenal itu bersebelahan ama hotel aa gt) hahaha...itulah singkat perjalanan saya di PATTAYA .. :)
      Sudah pukul 4.30 sore akhir nya saya menuju ke mall dngan jalan kaki, di sini lah perjuang di uji, karena sudah mulai banyak turis yang bawa2 pistol mainan. Saya pun jalan dgn hati2 dan melihat radius berapa meter saya nyebrang jadi jalan saya zigzag aja..ya iyalah udah dandan masa tiba2 di sembor gak lucu dan akhir nya saya pun kena karena bule pake senjata laras panjang...basah setangah baju saya n buru masuk mall keringkan sejenak...hahaha...ini toh rasa nya songkran?sesuatu yang baru lah. Oh ya karena acara puncak tgl 19 April sdh di bangun kerangkeng besi buat acara nya, seperti dalam foto.

      Ini pas di depan mall central plaza nya dan mall2 juga udah buat panggung buat acara besok + artis2 nya di malah hari. yang lagu saya tau cm soundtrack nya I'm Fine Love You Thank You...hahaha...selebih nya gak...akhir nya saya kepoin mall ini aja semalaman dan sembari cari makan malam + duduk di starbucks nya. Aneh nya di sini kq gak ada WIFI ya?hahaha...kalau di indonesia mah "hello hari gini di starbucks gak ada wifi "...hahhaha... padahal rencama mau online tp gak jadi cm duduk sambil liat gemerlap lampu panggung n nyanyian saja. Saat mau pulang ini belum berakhir karena bingung pulanya gimana? karena jalan kiki pasti dah sembor nya bukan pake senjata tp ember...naik tuk2 juga sama gak bisa karena kalau duduk di depan gak di kasih. akhir nya ptus kan naik tuk2 aja tp sebelum itu wa masukin semua barang2 saya ke kantung plastik agar gak basah, gak lama kemudia datang lah se ember air ke dalam mobil tuk2 dan basah lah saya dan turis2 lain nya...hahaha...lucu sih ampe di walking street saya harus jalan lagi di berbagai orang yang bawa senjata...ha, ini belum berakhir saya pun harus menghindari orang2 yang bawa senjata tp tetap aja kena. Sesampai nya di hotel saya pun lega tp saya lupa beli minuman di SEVEL... akhir nya saya pun turun ke bawah lagi buat ke SEVEL cm 3 rumah dari hotel rasa nya kayak banyak teroris di luar...saya dari gang celingak celinguk kanan kiri mana nih yang aman, serasa udah aman saya pun lari ke SEVEL...hahahaha, pulang nya pun sama celingak celinguk dulu tapi apa daya tetap kena semprot ama cewek2 jadian pattaya nya sambil joget2...hahhaa... Perjalanan x ini sunggung menegangkan sekali rasa nya harus menghindari para teroris...hahahaha...Ok lah karena sudah malam akhir nya saya mandi dan istirahat karena besok mau pulang ke bangkok pagi2 karena kejar kereta ke AYUTTAHAYA...
       
       
       
       
    • Welcome to pattaya
      By Parkdaeok
      Hai...
      Welcome to pattaya.
      Jam 15.00 kami sampai di pattaya, udara panas membuat kami tertidur di mobil ber ac.
      Kita sampai di peternakan madu thepprasit.

      Disini kami ajarkan mengenal lebah dan madu yg dihasilkan nya, selain senang2 kami juga di edukasi mengenal madu asli dan palsu loh.
      Di tempat ini kalian juga bisa beli madu.
      Ok banget deh tempat ini.

      Lalu... kemana kita akan pergi ???
      Coba tebak...

      Taaaaaaaadddddaaaa.....
      Shopping again..
      Kesukaan kami perempuan keceh...
      Ini adalah pattaya floating market, memang pasar ini bukan asli pasar apung. Pasar ini buatan, kios2 di bangun di atas danau buatan supaya memudahkan pengunjung.
      Yg menyedihkan disini, aku kena semprot air dalam festival songkran.