Sign in to follow this  
Followers 0
Skyfall

Jalan2 ke Pasar Apung di Bangkok

9 posts in this topic

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

Pasar apung Amphawa hanya buka pada sabtu sore dan minggu sore saja. Pedagang di sana biasanya mulai beraktifitas jam 3sore, dengan menggelar mulai dari seafood, jajanan pasar, pernak-pernik, hingga souvenir dengan harga yang miring. Walaupun begitu, kanal dan pasarnya terawat cukup bersih, karena warga Thailand lebih banyak mengunjungi pasar apung ini dibanding wisatawan mancanegara.

Menurut informasi, tidak mudah untuk menuju pasar ini, mengingat lokasinya yang berada di luar pusat Kota Bangkok. Silahkan pilih antara beberapa kali pindah bus atau sewa taksi dengan harga THB1200 (harga tahun 2011). Harap diingat, THB1=IDR315.

Jalan2ers sudah pernah ke pasar apung ini ataupun pasar apung yang lain di Thailand?

Sumber: mytravelnotes

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah liat neh di drama korea Princess Hours pas si pangeran koreanya lagi berkunjung ke thailand ada adegan di pasar apung ini :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah, kirain cuma kita aja yang punya pasar apung.

hahahaha....

ternyata thailand juga punya.

bearti, thailand juga seperti kalimantan yah, menggunakan sarana sungai sebagai transportasi utama.

Kesannya boleh tradisional banget, tapi ternyata Thailand sama tradisionalnya dengan Indonesia kok mas, walopun Thailand itu adanya di luar negeri haha.

Yak bener, ada beberapa daerah di Thailand yang di dalam kotanya dilewati sungai besar ataupun kanal. Bahkan ada banyak canal tourism loh mas di Thailand, jadi semacam jalan2 di Thailand menyusuri sungai2 yang ada disana. Sayang sekali di Indonesia belum ada wisata kayak gini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

pernah liat neh di drama korea Princess Hours pas si pangeran koreanya lagi berkunjung ke thailand ada adegan di pasar apung ini :D

Buahahaha, mas nya nonton drama korea, hati2 mas kecantol cewek korea, rada susah tuh nemuin yang begituan di Indonesia. :D

Oh ya ada? Di season 1 apa season 2 nya mas? Ntar saya mau tanya adik saya yang juga demen nonton drama korea deh.

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 11/14/2012, 10:16:56, Skyfall said:

Bukan hanya Banjarmasin di Indonesia yang punya pasar apung (ada yang pernah bahas di thread ini). Kota Bangkok di Thailand juga punya pasar apung. Tapi jalan2ers jangan tanya, siapa yang duluan punya pasar apung ini, karna saya pun tak tau jawabannya. Ada jalan2ers yang tau?

 

Pasar apung ini bernama Amphawa, berlokasi di downtown Provinsi Bangkok, distrik Thonburi. Dapat ditempuh dari pusat kota Bangkok selama 2jam perjalanan darat. Pasar ini mengapung di atas kanal (dalam bahasa local: Khlong) yang merupakan anak sungai Chao Praya.

 

201210-w-canal-cities-bangkok.jpg?1349453139

Sumber Gambar

 

 

spertinya foto terlampir itu bukan pasar apung amphawa, tapi Damnoen Saduak Floating market CMIIW

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 12/8/2015, 10:24:50, deffa said:

@brocoli

ayo mas di share cerita2 nya tulis aja ke forum Field Report jalan2 nya hehe :D 

tulisan ane ttg pasar apung belum selesai2 hehehe, keburu jalan jalan lagi terus... :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • Adakah yang sudah pernah mengunjungi 3 negara sekaligus (Singapura - Malaysia - Thailand)? Sharing dong!
      By akupenulis
      Dear teman-teman traveler,
      Mungkin ada beberapa traveler disini yang sudah pernah berlibur ke tiga negara sekaligus seperti (Singapore - Malaysia - Thailand) dari Jakarta boleh sharing dengan saya kah pengalamannya?Apakah 4 hari cukup ya untuk mengelilingi negara tersebut heuheuheu lalu saya ada beberapa pertanyaan seperti:
       
      1. Enaknya rute keliling tiga negara tersebut dimulai darimana dan diakhiri kemana ya?
      2. Sharing ittenary kalian selama berlibur kesana ya.
      3. Bagaimana budget transportasinya? Ohya rencananya saya ingin mengunjungi dari negara 1 ke yang lain dengan menggunakan moda transportasi kereta atau bus. Adakah saran untuk saya sebaiknya membeli tiketnya bagaimana? mending naik kereta atau bus?
      4. Hotel murah.... hihi penting dan restoran murah dan halal
      5. Destinasy favorit dinegara tersebut apa aja ya.
       
      Duh, maaf saya terlalu banyak tanya nih. Terima kasih. Cmiwwwww
       
       
    • Perjalanan wisata ke Bangkok dan Pattaya - Thailand untuk pertama kali
      By byarno
      Perjalanan ke Bangkok dan Pattaya di Thailand ini sebenarnya sudah saya rencanakan dari beberapa tahun lalu, namun selalu tertunda karena keraguan untuk berangkat menikmati Tempat Wisata di Bangkok dan Pattaya - Thailand kerana berbagai alasan, diantaranya, karena sulitnya mengajak teman yang mau bergabung untuk trip ke Thailand ini, alasan keamanan saat itu di Bangkok terjadi demo besar-besaran anti pemerintah, dan yang pasti kurangnya informasi yang saya ketahui tentang akomodasi selama di Bangkok - Pattaya Thailand, termasuk transportasi menuju tempat-tempat wisata di Bangkok dan Pattaya yang membuat saya makin ragu dan mengurungkan niat untuk berangkat ke Thailand.
       
      Namun keinginan untuk trip ala backpackers ke Bangkok dan Pattaya - Thailand selalu muncul, apalagi kalau mengingat trip ini untuk liburan sekaligus untuk bahan blog Informasi Tips Wisata ini, semangat untuk berkunjung ke Thailand semakin menjadi. Berburu tiket promo ke Bangkok pun saya gencarkan, karena tanpa tiket promo, penerbangan dari Surabaya ke Bangkok bisa lebih dari 3 juta PP. Sampai akhirnya saya mendapatkan tiket promo dari Air Asia untuk penerbangan Surabaya ke Bangkok PP dengan harga Rp. 1.666.000, tanpa pikir panjang tiket tersebut segera saya pesan, dan gayung bersambut, ada teman yang mau join juga untuk trip kali ini.

      Trip perjalanan Surabaya - Bangkok
       
      Tiket pesawat sudah ditangan, langkah selanjutnya adalah mempelajari tempat wisata di Bangkok dan Pattaya dan bagaimana tranportasi untuk berkeliling Bangkok dan Pattaya, berbekal bertanya teman sana-sini yang sudah pernah ke Bangkok - Pattaya, juga mencari informasi di google dengan mempelajari tulisan rekan-rekan traveler yang menceritakan pengalaman mereka di blog mereka masing-masing (seperti yang saya lakukan sekarang hee hee) akhirnya saya punya gambaran juga tentang kondisi tempat wisata di Bangkok - Pattaya dan transportasi untuk menuju tempat tersebut. Untuk hotel, saya memutuskan bermalam di Wall Street Inn Hotel di daerah Silom saat Bermalam di Bangkok dan A-One Star Hotel saat bermalam di Pattaya, hotel-hotel tersebut saya pesan sebelumnya melalui online booking.
       
      Perjalanan trip backpackers dari Surabaya ke Bangkok dan Pattaya di Thailand ini saya rencanakan selama 4 hari 3 malam (4D3N) dengan rincian dua malam di Bangkok dan semalam di Pattaya. Dengan kurs 1 baht saat itu Rp. 410. Setelah melakukan persiapan dan masa tunggu berbulan-bulan sejak pemesanan tiket pesawat, akhirnya hari yang ditunggu-tunggu untuk explore Bangkok dan Pattaya datang juga, the journey begin !!!
       
      Hari pertama 31 Januari 2016, Perjalanan Surabaya - Bangkok
      Setelah packing sehari sebelumnya, jam 9 pagi saya sudah harus berangkat menuju Bandar Udara International Juanda, penerbangan dari bandara Juanda - Surabaya ke bandara Don Mueang - Bangkok ini menggunakan maskapai Air Asia QZ 302, berangkat dari Surabaya pukul 11.35 dan estimasi sampai Bangkok pukul 15.40, jadi 4 jam lebih perjalanan menuju Bangkok dari Surabaya, tidak ada perbedaan waktu antara Surabaya dan Bangkok. Setelah proses check in dan boarding sekarang giliran antri di Imigrasi bandara untuk stamp paspor.
       
      Beberapa tips yang bisa saya share untuk penerbangan international (bagi para pemula) agar proses lebih cepat tanpa ada kendala adalah sebagai berikut :
      Datanglah ke bandara lebih awal, jangan terlalu mepet dengan jam penerbangan Persiapkan tiket dan paspor selama proses check in di counter maskapai Jika Anda membawa barang bawaan tanpa sewa bagasi (cuma bawaan kabin) pastikan berat bawaan kabin tersebut tidak melebihi berat yang ditetapkan oleh pihak maskapai, biasanya barang bawaan kabin hanya dibatasi 7 kg Pastikan dalam bawaan kabin Anda tidak terdapat senjata tajam (bahkan gunting pun tidak boleh), dan tidak ada cairan yang melebihi 100 ml (shampo, hand & body lotion, parfum dan barang cair lainnya), jika Anda tetap memaksa membawa cairan yang melebihi 100 ml di bawaan kabin, Anda harus rela barang tersebut di sita oleh pihak bandara Selama mengantri di Imigrasi, antrilah dengan rapi dan tunggu giliran Anda menghadap ke petugas Imigrasi untuk pengecekan dan stamp paspor (pastikan paspor Anda masih berlaku, minimal 6 bulan sebelum masa berlakunya habis) Tidak ada salahnya Anda membawa bolpoin (pen), karena selama di dalam pesawat, pramugari akan membagikan kertas yang harus Anda isi dan diserahkan di pihak imigrasi bandara di negara yang Anda kunjungi   
      Setelah semua proses itu selesai, kita tinggal bersantai di ruang tunggu sambil menunggu panggilan untuk masuk ke dalam pesawat. Penerbangan Air Asia saat itu on time, tepat pukul 11.35 pesawat lepas landas dari Bandara Juanda menuju Bandara Don Mueang - Bangkok. Penerbangan Surabaya - Bangkok sekitar 4 jam, pasti terasa jenuh duduk selama itu dan rasa lapar pun mulai terasa, akhirnya saya memesan makanan ke pramugari yang bertugas, teman saya beruntung pesanan nasinya masih ada, tetapi saya cuma dapat mie cup karena nasi sudah habis dipesan oleh penumpang yang lain, mie cup plus air mineral ini seharga Rp. 45.000.
       
      Tepat pukul 15.30 pesawat landing di Bandara Don Mueang - Bangkok, ini adalah pengalaman pertama saya berkunjung ke Thailand. Ada 2 bandara di Bangkok, yaitu Suvarnabhumi dan Don Mueang, Bandara Don Mueang dikhususkan untuk penerbangan low cost dan difungsikan untuk mengurangi kepadatan penerbangan di Bandara Suvarnabhumi. Langkah selanjutnya adalah mencari pintu kedatangan untuk keluar dari bandara dan proses imigrasi bandara. Proses imigrasi di bandara Don Mueang juga berjalan lancar tanpa ada satu pertanyaan dari petugas imigrasi (alhamdulillah).

      Proses imigrasi di Bandara Don Mueang - Bangkok
       
      Saya menyempatkan mengganti kartu sim card dengan sim card Thailand, agar selama perjalanan keliling Bangkok - Pattaya mobile data di HP bisa tetap on untuk searching data dan penggunaan GPS serta Google Maps untuk antisipasi jika tersesat (semoga tidak). Kartu sim card ini bisa di dapatkan setelah turun satu lantai dari pemeriksaan imigrasi, ada salah satu gerai "true" yang khusus menjual sim card khusus bagi para tourist atau pendatang, tinggal memilih mau paket yang mana dan kita akan dibantu penjualnya untuk setting HP sampai kartu sim card tersebut bisa digunakan langsung, saat itu saya memilih paket 7 hari unlimited internet seharga 299 Baht (setara 299 x Rp. 410 = Rp. 122.590). Proses di bandara mulai turun dari pesawat, pemeriksaan imigrasi, mampir di toilet, mengganti kartu HP, sedikit berfoto di bandara memakan waktu hampir 1 jam.

      Langkah selanjutnya adalah dari Bandara Don Mueang menuju pusat kota Bangkok, bisa menggunakan taksi atau bus, untuk yang mau praktis dan tidak mau ribet bisa memilih taksi, tinggal memesan taksi melalui taxi service counter di depan passanger terminal dengan biaya pemesanan 50 baht diluar biaya taksi. Saat itu saya memilih menggunakan bus lalu oper BTS untuk menuju pusat kota Bangkok, kita bisa menunggu bus melalui pintu exit 6 saat keluar dari bandara. Ada beberapa bus yang standby, pilihlah bus A1 dengan rute bandara Don Mueang dan turun di BTS station yang terdekat dengan bandara yaitu BTS Mo Chit. Bus berangkat sekitar pukul 16.30 dengan membayar 30 baht (Rp. 12.300), dari bandara Don Mueang menuju BTS Station Mo Chit sekitar 30 menit perjalanan. Selama perjalanan saya menyempatkan melihat kanan kiri, ternyata kota Bangkok tidak jauh beda dengan pemandangan kota Jakarta atau Surabaya.

      Exit 6 di Bandara Don Mueang - Bangkok, tempat menunggu shuttle bus menuju BTS Mo Chit
       
      Bus akhirnya sampai juga di BTS Station Mo Chit, di Mo Chit ini ada 2 jenis kereta yang bisa Anda pilih, yang pertama adalah MRT yang jalurnya berada di dalam tanah, dan yang kedua adalah BTS yang jalurnya berada di atas jalan raya dengan pagar beton sebagai penyangga jalan railway keretanya. Jadi jangan bingung ya apa itu MRT dan BTS (karena saya dulu sempat bingung apa itu MRT, BTS, ARL).

      Turun dari bus, BTS Station Mo Chit sudah langsung terlihat
       
       
      Dari BTS Mo Chit ini saya berencana menuju Wall Street Inn Hotel tempat saya menginap di daerah Surawong  Silom Bangkok, untuk menuju ke lokasi hotel dari BTS Station Mo Chit saya harus turun di BTS Station Sala Daeng dengan harga tiket 42 baht (Rp. 17.220), sebelum sampai di Sala Daeng harus turun di BTS Station Siam untuk pergantian kereta karena beda jalur. Jalur BTS di Bangkok ada 2 line, yaitu Sukhumvit Line yang menghubungkan BTS Mo Chit ke BTS Bearing dan Silom Line yang menghubungkan BTS National Stadium ke BTS Bang Wa, dengan station pertukaran di BTS Siam, untuk lebih jelasnya liat peta jalur BTS dan MRT di samping ini (klik pada gambar untuk memperbesar tampilan gambar)
       
      Untuk pembelian tiket BTS juga sangat mudah, kita tinggal menuju ke mesin pembelian tiket yang berada di sekitar station BTS, mesin tiket tersebut hanya menerima koin 1 baht, 5 baht dan 10 baht untuk pembayaran, jika tidak mempunyai koin bisa ditukarkan di petugas yang ada di sekitar mesin tiket.

      Mesin tiket BTS di Bangkok
       
       
      Langkah-langkah penggunaan mesin tiket BTS di Bangkok dan cara penggunaan kartunya sebagai berikut :
      Perhatikan peta jalur BTS di mesin tiket Lihat angka yang ada di station BTS tujuan Anda, angka tersebut menunjukkan berapa baht yang harus di bayar (kisaran 15 sampai 52) Pada mesin tiket, pencet angka sesuai yang tertera di station BTS tujuan Anda (select fare) Masukan koin 1, 5 atau 10 baht sesuai jumlah angka yang Anda pencet (insert coins) Jika jumlah koin yang di masukkan sudah pas atau lebih, maka tiket akan keluar secara otomatis (take ticket) Jika jumlah coin yang Anda masukkan tadi berlebih, mesin akan mengembalikan sisanya (take change) Jika tiket sudah di tangan, kita lanjut menuju gerbang pemeriksaan tiket, tiket tinggal kita masukkan ke lubang yang ada di gerbang (gate), maka gate akan terbuka otomatis, jangan lupa ambil kembali tiketnya dan simpan (tiket jangan sampai hilang karena diperlukan nanti saat keluar di BTS tujuan) Setelah sampai di station BTS tujuan, masukkan lagi tiketnya dan kita bisa melenggangkan kaki keluar dari station   Perjalanan dengan menggunakan kereta BTS dari Station Mo Chit ke Sala Daeng sekitar 40 menit, sesampai di BTS station Sala Daeng saya segera mencari lokasi hotel tempat saya menginap, sempat kebingungan juga sih untuk menemukan lokasi hotelnya, tetapi setelah beberapa menit jalan kaki mencari lokasi hotel, akhirnya ketemu juga Wall Street Inn Hotel tempat saya menginap selama 2 hari di Bangkok. Tepat pukul 18.00 saya sudah sampai di hotel, jarak antara lokasi hotel dengan BTS Station Sala Daeng juga tidak terlalu jauh, sekitar 7 menit jalan kaki.

      Kondisi jalan dari BTS Sala Daeng menuju Wall Street Inn Hotel Bangkok
       
      Sesampai di hotel, istirahat sebentar untuk mandi dan membereskan barang bawaan, dan lanjut berjalan kaki di sekitar hotel untuk mencari makan malam, melihat kondisi sekeliling hotel serta menikmati suasana malam di kota Bangkok. Sempat kesulitan juga mencari makan di sini, bukannya tidak ada yang berjualan makanan, tetapi kebanyakan menu makanan yang di jual mengandung babi (pork), waduuuhh jadi galau harus makan apa ??, kaki terus berjalan menyusuri jalanan dengan menahan lapar, sampai akhirnya saya dan teman yang lain memutuskan untuk makan di salah satu gerai fast food disekitar BTS station Sala Daeng, yaahhh .... jauh-jauh ke Bangkok menu yang di makan juga sama saja nasi putih plus ayam dengan saos. 
        Ternyata hotel tempat saya menginap dekat dengan pasar malam Patpong Night Market, tentu saja setelah perut kenyang terisi, langkah kaki berlanjut menuju Patpong Night Market. Beragam barang, pakaian, souvenir, dan bermacam barang lainnya di jual di pasar malam ini, ramai sekali dan harga juga murah serta masih bisa di tawar, saya sempat membeli satu baju yang lumayan bagus dari segi bahan dan model seharga 100 baht (Rp. 41.000) murah kan !!, hari semakin malam, waktunya kembali ke hotel untuk istirahat mengumpulkan tenaga untuk explore Bangkok keesokan harinya.

      Pengeluaran hari pertama : (kurs 1 baht = Rp 410)
      Makan Mie Cup + Air Mineral di pesawat ---> Rp 45.000 Beli sim card Thailand (299 baht) ---> Rp 122.590  Shuttle bus Don Mueang - Mo Chit (30 baht) ---> Rp. 12.300 Tiket BTS Mo Chit - Sala Daeng (42 baht) ---> Rp 17.220 Makan malam fast food (69 baht) ---> Rp 28.290 Beli baju di Patpong Night Market (100 baht) ---> Rp 41.000 Beli cemilan dan minuman di seven eleven (51 baht) ---> Rp 20.910 Total Pengeluaran hari pertama : Rp. 287.310
       
       
      ( bersambung ... )
       
      Kelanjutan dari artikel ini please visit http://infotipswisata.blogspot.co.id/
       
       
       
       
       
       
       
    • Nyicip Sedikit Kuliner Ala Thailand-ExploreAsia
      By Mei Zahro
      Jalan di Thailand itu kalo gak nyicip kulinernya kayaknya kurang afdhol deh.. Mangkanya di Traveling singkatku tahun lalu di tanah Gajah putih itu saya sempatkan nyicip-nyicip sedikit kuliner lezatnya.,
       Tom Yam Kung TOM YAM KUNG Kalau biasanya dirumah cuma bisa ngrasain Mie Sedap rasa Tom Yam atau Tom Yam asli bikinan restoran-restoran berbau khas Thailand, kali ini saya berkesempatan untuk mencicipi Tom Yam Kung asli buatan peribumi di tanah Thailand. Sup udang berkuah asam pedas ini berada di urutan nomor satu sebagai makanan paling enak di Thailand. Semangkuk tom yam kung yang berisi udang gurih dan kuah asam pedas. Harum aroma rempah yang menguar dari uap panas kuah tom yam bisa dibayangkan kan seberapa lezatnya? tom yam juga punya variasi bahan yaitu menggunakan daging ayam dan sayur-sayuran. Tinggal pilih saja mana yang paling cocok dengan seleramu.
      Manggo & Sweet Chilli

      Konon katanya warga Thailand menyukai mangga mentah yang cenderung asam. Mereka memakannya dengan bubuk cabe dengan berbagai variasi. Beberapa dari variasi itu adalah campuran gula pasir, cabe, dan sedikit garam. Tapi yang aku cicipi kemarin hanya yang memakai bumbu pedas. Rasanya asem-manis-pedas campur jadi satu enak deh pokoknya.. Ohya salah satu makanan khas Thailand yang sangat terkenal adalah Sticky rice with mango.. Khao Neeo Mamuang adalah nama makanan ini dalam bahasa Thai. Wujudnya berupa dessert yang terbuat dari ketan putih yang gurih, ditambah irisan mangga matang manis dan disiram sedikit kuah santan kental. Sticky rice with mango Perpaduan yang sedikit aneh memang bagi orang Indonesia, tapi rasanya enak dan ternyata pas banget. Sticky rice with mango adalah salah satu jajanan street food yang terkenal di kota Bangkok. Bangkok memang terkenal dengan makanan street foodnya yang banyak, bervariasi dan enak-enak. Dengan merogoh kocek 30 Baht (sekitar 9000 Rupiah), kita sudah dapat menikmati seporsi hidangan pencuci mulut yang satu ini. Tapi sayang kenapa kemarin saya tidak mencobanya?? huhuhu,, nyesell.. Coconut Ice Cream
      Pas mampir di salah satu supermarket Thailand saya melihat ada gerobak penjual Ice Cream. Kebetulan suhu di Thailand juga panas bingit ya jadinya beli deh.. setelah dimakan  ternyata rasanya coconut!  harga untuk satu cupnya kalo gak salah waktu itu sekitar 20 bath. Murah ya? lumayan buat ngusir panas.. Ice Bamboo 
      Kenapa dinamakan Ice Bamboo? karena cara penyajianya itu di dalam bambu hijau yang masih segar.. Ice bamboo banyak rasanya.. Ada Lemon tea, Orange, Ice tea, dll.. tinggal pilih selera kalian aja.  saya menemukanya di Floating Market. Gatau kenapa ya rasanya tuh di sana haus terus, hehe. Nasi Goreng khao phad
      Thailand memiliki  khao phad yaitu nama Nasi goreng khas Thailand dan termasuk hidangan yang populer. Ciri khasnya adalah paduan daun ketumbar dan kecap ikan. Saya menemukanya di Hotel  tempat saya beristirahat waktu itu. Es Campur Biji-Bijian 
      Penasaran seperti apa orang Thailand kalau jualan. Akhirnya saya angkat kaki dari hotel untuk melihat-lihat. Ternyata mirip juga sama orang Indonesia, pilihan topping untuk es campur dijejer-jejer seperti ini. Gatau namanya apa, pas ditanya si penjual gak bisa bahasa inggris, yaudah deh.. dia hanya menyebutkan harga untuk satu porsinya yaitu 50 bath. Rasanya enak, manis dan biji-bijianya terasa kayak kacang gitu,, pokoknya seger deh.. Di Thailand ini tiap hari ada, biasanya ada di Phuket.

      TAO KAE NOI

      TAO KAE NOI ini adalah snack rumput laut. Snack ini disebut nori yang terbuat dari rumput laut dan biasa digunakan untuk sushi. ‘tao kae noi’ merknya, rumput laut yang kering dan renyah. Sebenarnya sudah lama cemilan ini hadir di indonesia, agak mahal sih. Tersedia dalam kemasan kecil dan besar. Kalau di supermarket Thailand asli sekitar 150 bath kita udah bisa dapet 6 kemasan berukuran besar. Varian rasanya pun bermacam-macam.. Nah.. itu hanya beberapa dari banyaknya kuliner yang aku cicip hahaha! wah jadi pengen balik kesana lagi deh.. *imagine
      ohya pesen saya untuk sobat semua, terutama untuk yang muslim nih.. hati-hati berkuliner di Thailand. Kita harus slektif memilih makanan yang halal. karena dengan mayoritas penduduk non-muslimnya maka susah-susah gampang gitu lah nyari makanan halalnya..
      Okey, sekian dulu .. byebye
      note : tunggu cerita traveling ku selanjutnya yaaa.. bakal ada banyak sekali ceritaku baik itu konyol, berpendidikan, pokoknya macem-macem deh..
      *ngono yo ngono tapi ojo ngono lho!
    • Sekeping Santorini Di Cha Am Thailand
      By deffa
      Hola Deffa Here !!!
       
      Melanjutkan Field Report petualangan saya 28 April - 5 Mei di Thailand (Pattaya - Hua Hin - Phuket) 
      Yang sebelum nya saya Eksplor Pattaya 1 hari 2 malam di
       
      Kali ini saya menuju Hua Hin tepatnya area Cha Am yang katanya disini ada Santorini yang seperti di Yunani itu loh. 
      Ya mungkin gak mirip karena yang disini berupa Waterpark hehe. Namun perlu di ingat Hua Hin dan Cha Am itu berbeda ya. Mereka emang berdekatan hanya 30 menitan jarak nya namun Cha Am masuk Propinsi Petchaburi dan Hua Hin masuk Propinsi Prachuap Khiri Khan
       
      Destinasi saya kesini berawal dari Twitter ketika saya lagi di Bank dan iseng menulis status "Rampok bank dulu buat modal ke Santorini" eh ada yang Retweet mba @Sari Suwito "kalo ke Santorini di Thailand gak perlu mahal mod" dan saya langsung ingat kalau di Hua Hin memang ada sekilas Santorini nya heheh
       
      30 April 2015
      Nah saya tiba lagi di Bangkok pukul 11.00 WIB dengan menggunakan Pattaya Van dan langsung menuju Pool nya di dekat BTS Victory Monument, dan ternyata disini juga ada destinasi menuju Cha Am seharga 160 Baht, yasudah gak usah repot langsung saya ambil dan cuma menunggu 10 menit, mini bus nya pun berangkat 

       
      Perjalanan ditempuh selama 2 jam dan di dalam Mini Bus penuh dan saya kebagian kursi paling belakang, dan dalam perjalanan ini lagi-lagi tidak bisa tidur karena ya Demam saya mulai berulah lagi
       
      SANTORINI PARK
      Setelah 2 jam perjalanan sekitar pukul 13.00 WIB sang supir pun berteriak "Santorini Santorini" saya pun langsung bilang "Yes Please". Ternyata rute mini bus nya pas melalui Santorini Park jadi saya tinggal menyebrang jalan sedikit saja.

       
      Ini loh tampilan depan nya Santorini Park masih belum terlihat ya gaya khas Santorini Yunani nya hehe

       
      Ok saya masuk ke dalam dan udah mulai terlihat neh gaya bangunan khas Santorini yang ada di Yunani berupa bangunan kotak berdempetan dan penuh nuansa Putih dan Biru. Di loket masuk tertera untuk wisatawan asing seharga 150 Baht

       
      Dan ketika saya masuk, mulai lah saya sedikit terkagum-kagum dengan arsitektur nya yang memang agak mirip dengan yang saya sering lihat di Internet tentang Santorini di Yunani sana. Walaupun tidak terlalu mirip tapi mendekati lah. Dari arsitektur bangunan rumah-rumah nya yang khas kotak ditambah warna nya yang dominan putih dan biru.

       
      Lalu ada beberapa area yang di dinding rumah nya di khiasi taman gantung cukup unik dan cantik loh untuk spot foto-foto kalian hehe

       
      Pada dasarnya bangunan berupa rumah khas itu di fungsi kan juga sebagai Kafe, Restoran ataupun Toko Souvenir dan Baju. Jangan salah disini ada toko Adidas juga loh hehehe
       
      Oh ya saya sempat makan siang disini di salah satu restoran menu Jepang nya, saya pesan Chicken Katsu seharga 200 baht
       
      Ya walaupun sebentar cukup lah waktu yang di habiskan disini, memang disini lebih ke spot foto-foto, dengan bangunan-bangunan yang unik kita bisa dapat background yang bagus pula.
       
      Nah beres dari sini permasalahan berikut nya adalah bagaimana cara dari Santorini Park ke Penginapan saya di Blue Lagoon Guesthouse dekat Pantai Cha Am. Karena minim nya transportasi umum dan ketika saya tanya ke petugas Santorini, jika mau saya harus ambil semacam taksi saja seharga 400 baht ke Pantai Cha Am. Ya sudah saya ambil taksi deh.

       
      Pukul 16.30 WIB saya sudah berada di Blue Lagoon Guesthouse, reviewnya nanti ya, pemilik nya bernama Stuart, dan dia sangat baik sekali menjelaskan semua kegiatan dan destinasi wisata yang ada di Cha Am ini, hingga pas besok nya dia menawari mengantar saya ke Mini Bus Pool untuk kembali ke Bangkok. Oh iya saya booking via Agoda semalam harga nya 580 baht
       
      Karena badan sudah tidak enak jadi saya putuskan untuk istirahat saja, niat hati ingin eksplor Cha Am tapi ya apa boleh buat.
       
      Pukul 20.00 WIB saya bangun untuk cari makan malam, dan ternyata di malam hari di sini suasananya mirip di Krabi, dimana tidak berisik dan cukup tenang, banyak pedagang jualan makanan kaki lima. Akhirnya saya coba makan di salah satu resto dekat pantai dan order Thai Fried Rice Seafood seharga 100 baht + Thai Tea seharga 40 baht

       
      Beres makan Pukul 21.00 WIB saya putuskan untuk balik ke penginapan untuk istirahat dan saya ketemu lagi dengan Stuart dan dia sekali lagi menawarkan untuk mengantar saya ke Pool Mini Bus besok pukul 08.00 WIB dan saya meng iya kan
       
      01 Mei 2015
      Saya terbangun pukul 06.00 WIB langsung saya cari makanan untuk sarapan, karena di Pantai Cha Am ada Seven Eleven saya menuju kesana sekalian mau lihat pantai nya kayak gimana.
       
      Pukul 06.00 WIB pagi ini ternyata di Pantai Cha Am sudah banyak aktifitas dan ternyata juga pantai nya saya rasa kurang menarik dan tidak terlalu bersih, dan juga kurang mengenakkan nya banyak nya tenda yang di pasang di area pantai, mengurangi keindahan pantai itu sendiri.

       
      Ya sudah saya beli sarapan saja berupa Tom Yam Fried Rice di Seven Eleven seharga 50 baht.
       
      Oh iya di Cha Am ini ada satu lagi destinasi favorit yaitu Jetty Stone Cha Am. Berupa semenanjung dan tempat yang bagus jika kalan mengincar poto sunset. Sayang saya tidak sempat kesana

       
      Pukul 08.00 WIB saya sudah siap dan menunggu di lobby tidak lama kemudian Stuart datang dengan mobil nya dan langsung mengantar saya ke Pool Mini Bus untuk ke Bangkok, tidak terlalu jauh ternyata hanya 1 km dari penginapannya dan pas berada di perempatan jalan. Setelah saya mengucapkan terima kasih banyak ke Stuart saya langsung ke Pool Mini Bus tersebut dan membayar tiket seharga 160 Baht untuk menuju ke Victory Monument Bangkok

       
      Mungkin Web ini sedikit menggambarkan Santorini Park klik di SINI
       
      BANGKOK
      Perjalanan pulang hampir sama sekitar 2 jam an. Tiba di Victory Monument sekitar pukul 10.30 WIB. Tujuan saya disini hanya ke Platinum Mall untuk beli celana renang dan juga ke RCA Road untuk ke Siam Tamiya, yup apalagi kalo bukan beli Tamiya hahaha
       
      Ternyata di BTS Victory Monument ini kalo siang ini sangat ramai, mungkin karena lagi ada demo Hari Buruh Internasional ya bertepatan libur juga 1 Mei. Saya cukup lama antri untuk membeli tiket BTS ini. Tujuan saya ke BTS Siam untuk ke Platinum Mall namun melintasi Central World Mall dulu seharga 25 baht
       
      Kebetulan di Central World ini lagi ada pameran Toys & Hobbies Exhibition namun sayang gak ada Tamiya cuma ada Die Cast dan Action Figure

       
      Central World dan Platinum Mall hanya berjarak jalan kaki sekitar 10 - 15 menitan, disini saya cuma beli Celana Renang seharga 100 baht dan nyantai dulu di Starbucks nya minum Ice Chocolate seharga 70 baht
       
      Beres langsung balik lagi ke Central World untuk ke BTS nya kali ini naik BTS Chit Lom untuk menuju BTS Asok seharga 25 baht. Dan berganti ke MRT Sukhumvit menuju MRT Phra Ram 9 seharga 16 baht
       
      Tujuan saya adalah ke Siam Tamiya dari sini saya jalan kaki sekitar 1,5 km lumayan lah hahaha

       
      Dan setelah 30 menit jalan kaki akhirnya sampai juga di Siam Tamiya ini. Saya hanya beli 2 kit disini seharga total 700 baht

       
      Ok beres dari sini saya balik lagi ke Phra Ram 9 MRT Station tapi kali ini saya naik Bus aja deh seharga 10 baht langsung turun di MRT Station nya hahahha
       
      Ini peta BTS dan MRT Bangkok

       
      Sekarang tujuannya adalah ke Bandara Don Mueang karena nanti malam saya harus Flight pukul 20.35 ke Phuket, sekarang sudah pukul 18.00 WIB. Jadi dari Phra Ram 9 MRT Station saya menuju ke Mo Chit MRT Station seharga 30 baht
       
      Tiba di Mo Chit MRT Station saya harus menyebrang ke sisi sebelah nya karena saya berada di sisi Catchucak Market dan Bus A1 yang menuju Bandara Don Mueang ada di halte sisi sebelah nya, jadi saya menyebrang dan tidak lama Bus A1 khusus untuk ke Don Mueang tiba seharga 30 baht perorang.
       
      Tiba di Don Mueang sekitar pukul 19.30 WIB langsung saya Self Check in karena tidak ada bagasi, dan tinggal menunggu flight saya pukul 20.35 WIB ke Phuket.
       
      Sekian Petualangan saya ke Santorini Park Cha Am. Intinya jika kalian belum ada biaya untuk ke Santorini di Yunani, Santorini Park di Cha Am Thailand ini bisa jadi Opsi loh, walaupun tidak terlalu mirip tapi lumayan lah. 
       
      Ini perbedaan nya Santorini Yunani dan Cha Am Thailand, poto dari mas @chrisvild

       
      Ya saya bilang lumayan lah untuk Low Budget Santorini hehe
      Silahkan yang mau coba ke Santorini Park nya Cha Am di Thailand ya
       
      Pengeluaran Cha Am :
      Mini Bus Victory Monument ke Cha Am = 160 baht Tiket Santorini Park = 150 baht Makan Siang = 200 baht Penginapan = 580 baht Makan Malam = 140 baht Sarapan = 50 baht Mini Bus Cha Am ke Victory Monument = 160 baht Pengeluaran Bangkok :
      BTS Victory Monument ke BTS Siam = 25 baht Celana Renang = 100 baht Ice Chocolate Starbucks = 70 baht BTS Chit Lom ke BTS Asok = 25 baht MRT Sukhumvit ke MRT Phra Ram 9 = 16 baht Beli Tamiya = 700 baht Bus ke MRT Phra Ram 9 = 10 baht MRT Phra Ram 9 ke MRT Mo Chit = 30 baht Bus A1 ke Don Mueang = 30 baht
    • Flashpacking Bangkok Songkran Festival
      By Ihsani Sasha
      Adakah yang berencana nge-Bangkok pas Songkran Festival tahun ini? Saya rencana ke Bangkok tanggal 14-17 April. Sendirian nih, kali ada yang mau nemenin :')
      Kontak bisa ke line: ihsani.sasha
    • 7 Hari 2 Negara ( Liburan ke Malaysia & Thailand )
      By suhan
      Hallo smua...I'm Suhan
       
      Mau review perjalana saya bulan mei kemarin ke penang dan hatyai 5 hari 4 malam ( 5 mei - 12 mei.)
      Hari pertama saya kayaknya agak melelahkan juga karena harus naik 3x pesawat dalam sehari..sesuatu banget rasa nya tp namanya jalan2 pasti gak menjenuhkan walau harus menunggu di ruang tunggu..perjalanan saya di mulai dari bandara RADEN INTAN II bandar lampung untuk tujuan ke jakarta, pertama x naik garuda..hahaha...ternyata enak ya naik pesawat garuda indonesia...  . hahhaa. Dari rumah ke bandara saya gunakan taksi karena rempong kalau bawa koper naik angkutan umum. Saya akan kasih rute dari kota bandara lampung menuju bandara dengan angkutan umum yang cm +- harga nya 25rban sekali jalan. 
      1. Jika dari bandara raden intan pas keluar dari bandara tinggal tunggu saja nanti ada angkutan / mikrolet warna cokelat(seperti di gambar). nanti tinggal bilang supir nya jurusan terminal "RAJA BASA" setelah sampai di raja basa nanti jalan masuk terminal ambil bus warna hijau(dalam gambar) tujuan SUKARAJA - RAJABASA. ingat ya jangan ambil jurusana PANJANG - RAJA BASA itu beda rute...hahaha...karena pernah alami kayak gituan... gak tau saya lagi melamunin apa ampe salah masuk,hahaha. Dan kalau mau cari hotel itu bus nya bisa lewat daerah nama nya tanjung karang, di sana banyak hotel2 yang berdekatan mulai tarif 350rb an ampe 500rb an..



    • Sample Itinerary Bangkok 10 hari
      By suhan
      Karena dari permintaan mimin buat post ittenary acakan saya buat rencana ke bangkok nanti april tahun depan biar jadi patokan yang hendak ke sana...berikut ulasan sederhana saya / rencana yang akan di lakukan slama disana nanti...
      @deffa
       
      Day 1 :
                Setiba nya di bandara Don Mueang Bangkok pukul 20.30 waktu setempat, langsung menuju ke penginapan di kawasan Khaosan Road n beristirahat.
       
      Day 2 :
                Bangun pagi2 buat sarapan lalu jalan2 ke tempat wisata nya :
      1.    Grand Palace ( )
      2.    Wat Pho
      3.    Wat Arun
      4.    Chatucak Market jiga masih siang hari hingga sore hari
      5.    Mall MBK hingga malam hari
      Setelah itu balik ke penginapan untuk istirahat n siap2 untuk besok ke Pattaya.
       
      Day 3 :
                Bangun pagi2 sekali buat persiapan ke Pattaya n Check out dari hotel. Perjalanan dengan Bus +- 2 jam perjalanan dari Victory Monument. Setibanya nya di Pattaya langsung cari hostel tempat menginap buat drop koper n lanjut ke destinasi lain nya, yaitu :
      1.    Pattaya Beach
      2.    Pattaya View Point
      3.    Big Buddha ( WAT PHRA YAI TEMPLE )
      4.    WAT CHAI MONGKOL
      5.    Santuary of Truth
      6.    Nong Nooch Tropical Garden / Pattaya Garden n Resort
      7.    The Million Years Stone Park
      8.    Royal Grand/Garden Plaza Mall
      9.    Central Center Pattaya
      10.Pattay Night Bazar ( malam hari )
      11.Cabaret Show ( ALCAZAR SHOW )
       
      Day 4 :
                Bangun pagi cari sarapan lalu siap2 buat check out hotel dan pulang ke bangkok lagi. Setiba nya di bangkok langsung ke penginapan di kawasan siam dekat BTS jadi biar gampang mau kmana2. Setelah drop koper n siap melanjutkan perjalanan ke :
      1.    Mall Platinum / MBK Mall
      2.    Siam Discovery
      3.    Siam Center , ada Cafe Mr. Jones
      4.    Siam Paragon, ada Cafe After You
      5.    Siam Square
      6.    Ocean World ( Jika jadi )
      7.    Madame Tussaud ( Jika jadi )
      8.    Museum 3D Art ( Jika jadi )
      Sore hari pulang n istirahat sejenak di hotel n malam ke Night Market Pratunam.
       
      Day 5 :
                Bangun pagi siap2 untuk cari sarapan dan siap2 untuk ke desnitasi selanjutnya yaitu AYUTTHAYA, T4 wisatanya, yaitu :
      1.    Ayutthaya Historical Park
      2.    Wat Chai Wattanaram
      3.    Wat Phanancoeng
      Seperti cukup t4 wisata di sini jadi pp ½ hari cukup. Pulang ke bangkok lagi untuk ke CHOCOLATE VILLE n ASIATIQUE hingga malam hari n pulang ke hotel lalu istirahat.
       
      Day 6 :
                Bangun agak siangan dikit aja,lalu cari sarapan n siap2 untuk ke HUA HIN. Mungkin dsini cukup ampe sore saja n pulang kembali ke hotel.
       
      Day 7 :
                Wisata kuliner aja n jalan2 santai sekitar bangkok or cari destinasi lain
      1.    Terminal 21
      2.    Korea Town
      3.    Emporium Mall
      4.    EmQuartier Mall
       
      Day 8 :
                Shooping time di Mall , Night Market, Chatucak Market , dll.
      Day 9 :
                Memanjakan diri di hotel berbintang di Baiyoke Sky Hotel.
      Day 10 :
                Jalan2 santai lagi di pusat perkotaan bangkok sebelum pulang ke jakarta. Jam 2/3 sore ke bandara DON MUEANG untuk penerbangan pulang.