Sign in to follow this  
Followers 0
Jalan2

Tsim Sha Tsui Promenade - Hong Kong

22 posts in this topic

Kota Hongkong, sejatinya merupakan salah satu kota di Negara China yang menyimpan banyak sekali keunikan serta keistimewaan tersendiri. Selain menjadi kota wisata dan menawarkan banyak sekali objek-objek maupun kegiatan wisata menarik, kota yang secara geografis juga terdiri dari beberapa buah pulau-pulau kecil dan eksotik tersebut, telah menjelma sebagai salah satu kota dengan sejuta pesona dan terlihat begitu indah. Untuk alasan itulah, mengapa suasana perkotaan yang terlihat begitu megah dan mengesankan tersebut menjadi sebuah sajian yang begitu layak untuk kita saksikan.

post-1-0-26267800-1352880037_thumb.jpgpost-1-0-61796500-1352880037_thumb.jpg

Pesona serta nuansa indah yang ditampilkan oleh Kota Hongkong, sepertinya telah berhasil menetapkan kota ini sebagai salah satu tujuan pariwisata internasional yang begitu populer dan dikenal oleh banyak sekali kalangan wisatawan domestik maupun macanegara. Tidak salah bila kota yang berlokasi disekitar pesisir Semenanjung Kowloon, serta tampak dikelilingi oleh barisan kawasan perbukitan hijau dan eksotik tersebut, mampu memikat jutaan pasang mata untuk datang dan sekedar menikmati berbagai sajian pemandangan indah yang disuguhkannya.

Nah, bagi anda khususnya para wisatawan yang ingin menghabiskan waktu untuk sekedar mengagumi atau menikmati berbagai pesona serta keindahan suasana perkotaan yang ditampilkan oleh Kota Hongkong, sejatinya telah tersedia banyak sekali lokasi maupun objek wisata menarik yang dapat kita jadikan sebagai pilihan untuk melakukan kegiatan tersebut. Salah satunya, yakni sebuah kawasan wisata terkenal bernama Tsim Sha Tsui Promenade.

Tsim Sha Tsui Promenade, sejatinya merupakan sebuah kawasan wisata yang berlokasi pada sebuah wilayah bernama Tsim Sha Tsui atau sebuah kawasan yang terletak pada bilangan bagian selatan dari Distrik Kowloon. Lebih tepatnya lagi kawasan tersebut, juga berada persis pada bagian paling ujung Semenanjung Kowloon dan menghadap langsung kearah kawasan perbukitan Victoria atau lokasi dimana tempat berdirinya sebuah kota yang terlihat begitu megah, yakni Kota Hongkong. Disamping itu, kawasan ini, juga dikabarkan menjadi salah satu daerah yang menyimpan banyak sekali pusat-pusat wisata peninggalan sejarah yang menarik untuk kita kunjungi. Diantaranya, yakni beberapa kawasan pedesaan masa pemerintahan kolonial Kerajaan Inggris.

Saat ini, Tsim Sha Tsui telah menjelma sebagai salah satu kawasan komersial dan memiliki banyak sekali peran penting bagi Kota Hongkong. Diantaranya, yakni sebagai salah satu kawasan yang difungsikan sebagai pusat wisata, sekaligus pusat kebudayaan. Berjalan dan berkeliling disekitar kawasan Tsim Sha Tsui, akan menjadi sebuah kegiatan yang begitu menyenangkan untuk dilakukan. Pasalnya sepanjang perjalanan padangan kita akan disuguhkan dengan berbagai objek-objek yang begitu menarik untuk disaksikan. Mulai dari berbagai jenis pusat-pusat perbelanjaan modern, café dan restaurant berbintang, serta berbagai jenis pusat-pusat wisata dan hiburan lainnya. Nah, menarik sekali bukan?

Selain itu, Tsim Sha Tsui juga telah menjelma menjadi salah satu lokasi wisata yang begitu dikenal dan populer bagi berbagai kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Kawasan ini telah menjadi salah satu pusat wisata favorit dan menjadi lokasi yang menawarkan beberapa areal berupa platform yang dapat kita gunakan sebagai titik untuk mengagumi keindahan yang diuguhkan oleh Kota Hongkong. Ya, apalagi kalau bukan kawasan wisata Tsim Sha Tsui Promenade.

Selain menarik, Tsim Sha Tsui Promenade sejatinya juga merupakan sebuah lokasi wisata yang terlihat begitu indah juga mempesona. Letaknya yang tampak berada persis disekitar pesisir pantai menawarkan banyak sekali sudut pandang yang begitu indah dan mengesankan untuk disaksikan. Mulai dari berbagai jenis kapal yang tengah melintas pada kawasan perairan, barisan bukit-bikut yang berbaris dengan indah, hingga pesona dari berbagai bangunan pencakar langit di Kota Hongkong. Sebuah sajian yang mampu menghipnotis siapa saja yang memandangnya.

Beberapa fasilita wisata juga tampak telah disediakan pada kawasan wisata Tsim Sha Tsui Promenade tersebut. Diantaranya, yakni sebuah lintasan khusus bagi para pejalan kaki yang juga dilengkapi dengan beberapa tempat-tempat beristirahat. Lintasan tersebut, dapat kita gunakan sebagai areal untuk sekedar bersantai dan menghabiskan waktu sembari menikmati suasana serta menyaksikan berbagai pemandangan indah yang disajikannya. Selain dapat menjadi lokasi yang tepat untuk mengabadikan berbagai sudut-sudut indah lewat lensa kamera, lintasan tersebut juga menjadi salah satu areal yang seringkali dimanfaatkan oleh sebagian kalangan sebagai areal jogging, dan bersepeda.

Suasana kawasan wisata Tsim Sha Tsui Promenade biasanya akan tampak semakin ramai pada malam hari. Terlebih bila kita datang dan berkunjung pada musim liburan atau hari-hari libur pada penghujung pekan. Pasalnya pemandangan yang disuguhkan oleh Kota Hongkong, sejatinya memang akan jauh semakin terlihat begitu indah bila disaksikan pada malam hari. Sejauh mata memandang, kita akan disuguhkan dengan berbagai warna lampu yang menyelimuti seluruh permukaan kota. Nah, terdengar begitu indah bukan? Selain itu, kita juga dapat memilih untuk bersantai pada beberapa Café sembari menikmati berbagai sajian makanan dan minuman ringan.

Pada kawasan wisata Tsim Sha Tsui Promenade, juga terdapat sebuah lokasi bernama Avenue Of Stars atau sebuah lokasi yang khusus dibangun dan didedikasikan sebagai areal untuk menghormati berbagai tokoh atau bintang-bintang dunia perfilman. Terdapat banyak sekali objek-objek menarik yang sejatinya bisa kita temukan pada kawasan tersebut, diantaranya yakni sebuah patung replika aktor laga terkenal bernama Bruce Lee. Nah, mengagumkan bukan?

post-1-0-98186200-1352880037_thumb.jpgpost-1-0-34908300-1352880038_thumb.jpgpost-1-0-69769000-1352880038_thumb.jpg

post-1-0-02790200-1352880039_thumb.jpgpost-1-0-38560800-1352880039_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

waw kmaren sempet nonton Master Chef Indonesia pas episode di hongkong pas ada syuting di Avenue Of Stars dan the Peak keren banget ya

Share this post


Link to post
Share on other sites

bener mas...paling mantap di malam hari, duduk - duduk doank smbil mandangin lampu - lampu, wktu di sana saya ngebayangin ada pisang goreng mas...wadow kereen abis.. :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ini daerah-daerah yang deket-deket Kowloon ya? Kalau inget daerah-daerah ini, jadi inget filmnya Ekin Cheng... Young and Dangerous.. tempat-tempat yang banyak triadnya nich biasa kalau di film-film.. wkkw. Pengen sich suatu hari jalan-jalan ke sana.

Share this post


Link to post
Share on other sites

betul bgt, tsim sha tsui adalah jantungnya pulau kowloon, pusatnya di nathan road itu sepanjang jalan dari avenue of stars sampe ke mongkok.

kiri kanannya shopping centre smua yang bikin ngileeer..

 

aduh pengen bgt kesana lagi deh  :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

betul bgt, tsim sha tsui adalah jantungnya pulau kowloon, pusatnya di nathan road itu sepanjang jalan dari avenue of stars sampe ke mongkok.

kiri kanannya shopping centre smua yang bikin ngileeer..

 

aduh pengen bgt kesana lagi deh  :(

kebetulan ada rencana mau kesana niiy :) , kl dari avenue of stars ke mongkok kita bisa jalan kaki aja ga sih? atau perlu naik MTR ?

Share this post


Link to post
Share on other sites

kebetulan ada rencana mau kesana niiy :) , kl dari avenue of stars ke mongkok kita bisa jalan kaki aja ga sih? atau perlu naik MTR ?

bisa kok kl jalan kaki, cuma memang agak jauh, cuma itu masih dijalan yang sama nathan road itu  :)

tp kl jalannya sambil liat departemen store di kiri kanan jalan dijamin ga berasa kok  :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Betul! Waktu backpackeran ke Hong Kong akhir bulan Januari yang lalu aku nginepnya di Tsim Sha Tsui. Rame dan seru walau hanya buat jalan2 sightseeing.  :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites

Betul! Waktu backpackeran ke Hong Kong akhir bulan Januari yang lalu aku nginepnya di Tsim Sha Tsui. Rame dan seru walau hanya buat jalan2 sightseeing.  :senyum

 

nginepnya dimana mbak, boleh kasih informasi mbak, thanks yach ...

bangtoyibs likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

Pertama kali k hk, stay nya di tsim sha tsui. Emang rame sih, banyak kaki lima. Tp klo saya sih dmen nya ke causeway bay. Tiap pul kantor mampir sana dulu. Norak, maklum cuma sminggu.

Share this post


Link to post
Share on other sites

nubie mau tanya sekalian, sori kalo terlambat,

 

kalo di HK nongkrong sampe malam liatin lampu2, apakah ada kendaraan yang ready 24 jam tuk mengantarkan ke hotel ?

ga lucu aja harus jalan kaki malam hari di negara yang lum pernah saya jelajahi :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

nubie mau tanya sekalian, sori kalo terlambat,

 

kalo di HK nongkrong sampe malam liatin lampu2, apakah ada kendaraan yang ready 24 jam tuk mengantarkan ke hotel ?

ga lucu aja harus jalan kaki malam hari di negara yang lum pernah saya jelajahi :(

taxi 24 jam beroperasinya; bus cuma sampe jam 10-11 malem; kl nginep di TST mending jalan saja, paling 1-2km

symphony of the lights dari jam 20.00 sampai 20.15 jadi masih "sore"

Jalan2, bangtoyibs and deffa like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

taxi 24 jam beroperasinya; bus cuma sampe jam 10-11 malem; kl nginep di TST mending jalan saja, paling 1-2km

symphony of the lights dari jam 20.00 sampai 20.15 jadi masih "sore"

cc @bangtoyibs

bangtoyibs likes this

Share this post


Link to post
Share on other sites

med_gallery_27802_990_2925553.jpg

 

Numpang mejenk yaah... lagi shopping di Nathan Road... (Maret 2013)

Share this post


Link to post
Share on other sites

@andregm

ajib belanja apa tuh mas bro hahaha

ditunggu cerita2 field reportnya :D

 

Ane si doyannya koleksi Arloji... jadi kemana2 belinya Arloji (yg murmer) :tersipu

Nah ntu die, ane gk bisa bikin FR yg baik dan benar.... pernah nyoba, malahan ngalor ngidul gk karuan...

 

Jadinya cuman share photo2 ajah deh...

(biar photo yg bercerita) hihihihi...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@andregm

uwaw koleksi jam tangan ya mantap 

jam tangan analog atau digital

gak papa mas tulsi aja sesuai karakter mas aja FR nya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Jalan-jalan ke HK nggak perlu takut nyasar since transportnya integrated gitu hihih (ketauan deh pernah nyasar). Ya tinggal balik aja :/

Share this post


Link to post
Share on other sites

Jalan-jalan ke HK nggak perlu takut nyasar since transportnya integrated gitu hihih (ketauan deh pernah nyasar). Ya tinggal balik aja :/

 

Tapi kalo dari Tsim Sha Tsui mau ke Causeway Bay saya sempet bingung juga waktu itu mau naik apa...

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now
Sign in to follow this  
Followers 0

  • Similar Content

    • By Arif Irawan
       
       
      Dari bandara yang terletak di lantau island setelah sarapan langsung menuju  Garden avenue of stars yang terletak di tsim sha shui.  sebenernya ini taman sementara karena Avenue of stars baru direnovasi dari Oktober 2015 dan katanya selesai tahun 2018. jadi selama proses renovasi patung2 artis hongkong, & cetakan telapak tangan artis Hk ditaruh di taman ini. 

      dari bandara menuju garden of stars
       

      jembatan penyebrangan ada eskalatornya
      karena datang dari arah sebelah kiri jalan mesti menyebrangi jalan, udah disediakan jembatan penyebrangan, ada eskalatornya juga, ga perlu capek2 naik tangga.,  jembatan penyebrangannya keren ga kaya di kota2 kebanyakan di indonesia horor ( plat lantai sampai berlubang lubang ). 

      narsis dulu
       

      di depan eskalator
       

      jembatan penyebrangan dilihat dari tamannya
       
      begitu keluar dari bus, Brrrrr angin dingin bertiup kencang  suhu sekitar 10C. lokasinya di pinggir laut memandang ke laut terlihat gedung2 pencakar lagit di hongkong island, kalau malam tempat ini jadi spot bagus buat melihat symponi of light, sekitar jam 8malam waktu setempat, sayang kesininya pagi jadi ga bisa menikmati indahnya permainan lampu di gedung2 pencakar langit.
       
      kalau kalian ga begitu suka dengan artis2 HK, taman ini mungkin bukan apa2, cuman taman yang menarik aja kalau cuman buat foto2, kesini juga Free ga ada HTMnya, 

      anita mui
       

      bruce lee
       

      syuting sinetron kejar tayang ha ha....
      selain foto2 diatas ada cetakan tangan beberapa artis terkenal lainnya
       

       
      puas foto2, mo nyari gorengan anget2 ternyata ga ada PKL yang jualan wkwkkwkwk,  bersih banget tamannya ga ada yang jualan, orang ngamen. pengemis.  buang sampah, merokok sama meludah sembarangan di sini bisa didenda 1500HKD sekitar 2,65 jt.
      disini ga lama cuman 15 menitan langsung cabut lagi 

    • By doniarsyah
      Halooo, ini adalah first trip saya ke luar negri. Peserta trip saya beserta satu temen saya,kenapa berdua? Biar ada yang fotoin hehe.
      Sesuai judul, karena kebutuhan kita banyak sedangkan kita pengin jalan-jalan ke luar negeri kita memang nge-planning liburan kita seefisien mungkin, kalo gak mau dibilang pelit. Jadi jangan harap banyak hal mewah yang saya pamerkan di tulisan saya ini seperti seleb-seleb medsos yang lagi ngehits.
      Dah ah, cukup prakatanya
      DAY 0
      Book penginapan via agoda. Meskipun pelit, kita punya standar selama di hong kong. Akhirnya jatuh pilihan ke new hoover guest house di Chungking Mansion, Nathan rd., TST. Dari membandingkan beberapa situs dan aplikasi book online itu yang paling murah untuk kamar berisikan twinbed, kamar mandi dalam dan, AC. Sengaja kami pilih kamar bukan yang room untuk memudahkan shalat meskipun harus dilakukan di atas kasur karena keterbatasan kasur.
      Book penerbangan ke hong kong PP tanggal 20 Agustus 2016 – 24 Agustus 2016, ini gratis hehe.
      Book tiket cable car ke ngong ping via bukalapak. Baru kepikiran waktu dah di bandara.
      DAY 1
      Kita terbang pukul 23:45 WIB. Karena sudah malam gak banyak yang dilakuin selain tidur makan tidur.
      Sampai di HKIA kita disambut dengan hujan deras, jadi kita menunggu di dalam airport sambil connect wifi buat update lokasi path biar kekinian XD. Setelah beli octopus card dan tanya ibu-ibu TKW kita naik bis ke Tungchung. Kalo ada kesempatan mending duduk di upper deck paling depan, kapan lagi naik yang kaya gini.
      Tungchung station
      Ada Mall di sini, berhubung kami tidak tertarik (padahal mah takut liat label harganya) kami cuma numpang buang air. Setelah itu kita ke terminal cable car untuk melanjutkan perjalanan ke Ngong Ping Village. Berhubung kami sudah beli e-ticket sebelumnya jadi tidak perlu antri, cukup menukarkan e-ticketnya saja. Berhubung masih hujan kita berteduh dulu sambil sarapan roti yang dibeli di indomaret.
      Ngong Ping Village
      Karena berada di dataran tinggi meskipun sudah pukul 11:00 tetapi tidak terasa panas (iyalah habis hujan!). di sini main attractionnya adalah patung Buddha raksasa. Namun selain patung Buddha overall ngong ping village keren! Cocok buat spot foto foto. Kita sendiri tidak sampai naik tangga ke patung buddhanya karena capek.
      Pukul 14:00 kita balik ke Tung Chung untuk ke Disneyland via MTR.
      Disneyland
      MTR line Disneyland interior dan eksteriornya didesign dengan yang berbau Disney. Mulai jendela yang berbentuk mickey, sampai ada beberapa patung tokoh Disney di dalam gerbong. Sesampainya di sana, panas! Kita hanya foto2 di depan gerbang saja, karena kalau masuk akan merubah judul dari tulisan ini hehe. Setelah puas foto kita melanjutkan perjalanan ke guest house yang terletak ke Tsi Sam Tsui.
      bersambung di sini dulu ya~~
      lanjutan

      Overall yang kami dapat sesuai dengan yang dibayar, selain fasilitas yang telah disebutkan sebelumnya juga ada termos listrik, TV kabel, dan wifi yang kalo di Indonesia kecepatannya boleh diadu dengan hotel berbintang. Consnya, yang jaga ga ramah, ga marah juga sih. Selain itu cukup lama kami menunggu untuk checkin. Untuk mansionnya bagian dasarnya seperti pasar, mengingatkan saya dengan Pasar Besar Malang di kampong halaman saya. Banyak imigran yang ada di mansion tersebut, termasuk yang menjaga guest house juga imigran dari timur tengah.
      Sore itu kita habiskan dengan istirahat dan bersih-bersih badan. Setelah shalat Isya kita keluar ngeliat 3D lightshow di deket hong kong cultural centre. Di sini rame banget, untuk jalan pun agak susah. Show dan view gedung tinggi di sebrang pulau cukup ampuh untuk membuat perut amnesia kalo lagi lapar. Bagi yang ingin naik kapal menikmati laut hong kong malam hari juga bisa. Kapalna keren, seperti kapal jaman dahulu.
      Setelah cukup puas pukul 22.00 kita jalan-jalan di sekitar hotel sekalian cari makan.
      DAY 2
      Karena kecapekan (padahal mah males hehe) kita baru keluar hotel sekitar pukul 09.00. tujuan pertama Kowloon park, letaknya deket masjid Kowloon. Gak ada yang special, ada beberapa orang tua yang lagi latihan senam, mungkin Tai Chi(?), setelah itu kita jalan-jalan tanpa arah, tujuannya emang pengin lihat kehidupan warga hong kong seperti apa,jadi kita menghindari spot-spot wisata.
      Kemudian kita naik MTR untuk pergi ke the Peak. Saya sarankan bagi yang berencana ke sini jangan terlalu siang, karena antriannya panjang. Kita kurang lebih harus menunggu 40 menit untuk dapat naik. Kalau pengin cepat ada petugas yang menawarkan tiket terusan sky terrace dan museum madam tussaud, bagi pembelinya dapat prioritas masuk lebih cepat karena tidak perlu antri ke loket pembelian. Waktu antri sempet liat rombongan dari Indonesia, salah satunya ada yang pakai topi UGM.
      Karena ramai pengunjung seaktu naik tram kita tidak dapat tempat duduk, tapi ambil hikmahnya, kita bias berdiri paling depan ngelihat gerbong ditarik tali ke atas :D. sesampainya di sana kita ke sky terrace. Recommended ini mah! Kita bias lihat view hong kong dari atas, gak nyesel deh antri lama untuk ke sini. Setelah puas kita balik dan nyempetin “nge-galeri” bentar. Kebetulan ada eksibisi di deket antrian the peak.
      Sorenya kita lanjut ke wan chai, tujuannya ke masjid Omar Shidiq. Di tengah jalan sempet nemuin bule ngamen XD Setelah shalat kita ke Wan Chai market untuk nyobain masakan China yang halal. Nama warungnya Wai Kee. Harga makannya cukup terjangkau daripada harga makanan di Chungking mansion. Satu porsi roast duck cuma 30an hkd.
      Kita sempat keliling pasar dan nemuin ada orang yang jual jajan kiloan, lumayan kalau dibuat oleh2. Sayangnya kita gak beli karena berpikiran di ladies market ada yang jual kaya gitu juga. Malamnya kita kembali ke TST, ngemil dikit di McCafe kemudian tidur.
      DAY 3
      Kembali kita baru keluar kamar pukul 09:00. Tujuan pertama ke star avenue,sayang lagi ada pembangunan sehingga ditutup. Alternatifnya kita ke Garden of Stars. Intinya sama mungkin ya, ada telapak tangan bintang film hong kong di sana. Tapi karena terlalu panas kita malas untuk melihat lebih dekat hehe.
      Kemudian kita keliling museum2 di sekitaran TST, masuknya bayar, jadi kita skip. Setelah itu kita kembali ke hotel.
      Sore harinya kita ke Nan Liang Garden. Nuansa di dalamnya masih alami banget kecuali petugasnya yang pakai seragam. Kerennya lagi taman ini berada di tengah-tengah kota. Tidak buka sampai malam,jadi bagi yng ingin ke sini saya sarankan jangan terlalu sore.
      Malamnya kita lanjut ke ladies market untuk belanja oleh-oleh. Wajib nawar kalo di sini, kalo perlu seperempat harga. Lumayan 16 potong kaos I love hk dapat harga 200 hkd. Uniknya makin menjauh dari entrance stasiun harga barangnya makin murah. Jadi jalan dulu aja sampai ujung jangan beli di toko yang di awal.
      LAST DAY
      Kita checkout pukul 06:00. Kemarinnya kata yang jaga suruh ninggalin aja kuncinya di meja resepsionis kalo dia ga ada. Sempet kaget ternyata MTR baru beroperasi rada siangan, kalo tidak salah 08:30. Kita ke airport naik bis, ternyata octopus kita kurang, untung dibolehin minus haha.
      Di airport kita refund Octopus card. Deposit 50 hkd dipotong karena saldo kita kurang waktu naik bus ke airport.
      Dan akhirnya kita take off meninggalkan hong kong 09:00.
       
      Tips biar murah
      Pesan tiket2 spot wisata di klook, biasanya ada diskon, tapi butuh credit card. New hoover guest house, tempat kita nginap, Cuma Rp 680 ribuan untuk 3 malam. Bawa Pop Mie untuk sarapan, toko2 di sini bukanya siang. (penghematan paling besar terjadi di sini haha). Kita tiket PP gratis, dapet jatah. Total saya nukerin 2 juta rupiah dapat sekitar 1200 HKD masih sisa 460++HKD.
       
      Late tips, tips yang dikasih tahu orang-orang sepulang kita dari HK
      Di TST ada penginapan yang nyediain free air minum, berharga banget ini, air mineral di sana buat botol ukuran sedang bisa 9HKD. Di TST ada mansion yang nyediain tiket2 spot wisata lebih murah dari harga loket. lunas yak hehehe
      kalo ada yang mau tanya silahkan saja ga usah sungkan, foto-foto menyusul.
       

    • By min0ru
      Penerbangan menggunakan Cathay Pacific untuk jarak jauh kebanyakan akan transit di home base mereka yaitu Hong Kong. Untuk trip ke Jepang kali ini sengaja saya cari jam Transit 5 Jam di Hong Kong agar bisa main ke mainland (pusat kota). Mendarat jam 11.00 waktu setempat langsung menuju imigrasi dan keluar dari arrival area. FYI untuk transit dan mau jalan ke mainland ngga perlu repot2 lapor dan segala macamnya, cukup menunjukkan boarding pass pesawat selanjutnya di imigrasi.
      Keluar dari arrival area bisa langsung cari Airport Express counter, biaya normalnya HKD 100 tapi kemarin ini beli yang untuk group of 2 jadinya per orang PP hanya HKD 170 aja, lumayan kan irit HKD 30.

      Waktu tempuh kereta ni untuk mencapai mainland hanya 24 menit saja dan pada waktu itu kereta cukup sepi. Didepan tempat duduk saya kebetulan juga ada colokan untuk ngecharge (kebiasaan orang jaman sekarang lihat colokan dikit lansung seneng) di bagian atas (plafon) kereta seperti pada umunya terdapat petunjuk rute jadi kita bisa tau apakah keretanya masih jauh dari tujuan atau sudah hampir sampai.

      24 menit lewat akhirnya sampai juga di Hong Kong mainland, kalau tidak salah tiba di Hong Kong station dan diatasnya ada IFC Mall. Sebenernya perut agak laper tapi akhirnya memutuskan untuk keluar dulu lihat2 sekitar IFC Mall. Ternyata selain mall ada pelabuhan di depannya yaitu Central Pier dan ada juga Ferris Wheel di sekitar situ. Baru aja beberapa langkah keluar dari IFC Mall udara dingin menembus jaket, anginnya berhembus lumayan kencang dan suhu disana mencapai 15ºc, lalu saya lihat ada pengamen jalanan yang cukup keren (menurut saya) lengkap dengan soundnya dan yang saya kurang paham adalah alat apa yang dia mainkan tapi bersenandung sangat indah ditelinga.

      Jalan kaki sekitar 5-10 menit sudah sampai di Central Pier, disitu cuma foto2, duduk dan ngeliatin orang mancing haha walaupun kecil dapet aja loh si bapak2 ini mancing. Di dekat loket Ferris Wheel ini ada tempat jual makanan dan minuman yang mungkin disediakan untuk duduk2 menikmati hari, emang enak banget sih nongkrong dan bengong di sekitar central pier ini. Hanya sekitar 25 menitan nongkrong di Central Pier akhirnya memutuskan untuk balik ke IFC nyari makan siang dan ketemu yang ngga terlalu ramai Taiwanese Noodle gitu, rasanya biasa banget di basement menuju ke HK Station.

      Perut udah kenyang akhirnya jalan agak jauhan entah kemana itu arahnya tapi ke daerah perkantoran dan pertokoan (10 menitan). Foto2 narsis dipinggir jalan dan clingak clinguk entah lihat apa. Yang keren sih ada tram dengan warna warni berbeda mulai dari yang cute, old dan unik ala ala vintage begitu.

      Capek juga jalan jauh, balik ah ke IFC Mall nyari Starbucks! ngga jauh2 emang tempat nongkrong ya coffee shop sambil nunggu waktu buat balik ke HKIA. Anyway buat yang naik Airport Express dan cuma beli one way pas di airport, di IFC mall dijual juga tapi di Customer Service Station bukan di counter Airport Expressnya.
      Sampai ke HKIA tepat waktu tetapi ternyata Dragon Air delay selama kurang lebih 45 menit dan cerita sedikit tentang Dragon Air ini sepertinya low cost airlinenya Cathay, jadi ukuran tempat duduk dan interiornya sama seperti kalau naik AirAsia hanya saja di Dragon Air tetap ada makanannya.
       
    • By Saesario Indrawan
      Pesawat yang membawa kami dari Jakarta akhirnya mendarat juga di Hong Kong International Airport (HKIA) tepat pukul enam di pagi yang dingin dan berembun pada bulan Desember. Cuaca yang mendung membuat suhu udara terasa semakin menusuk tulang. Mengunjungi Hong Kong untuk berbelanja dan Macau untuk menikmati suasana kasino sepertinya memang menjadi aliran mainstream bagi wisatawan dari Indonesia, oleh karena itu kami akan mengajak pembaca sekalian untuk menemukan permata – permata yang tersembunyi di antara pencakar langit di Hong Kong dan gemerincing mesin judi di Macau.

                      Macau bisa ditempuh hanya dengan waktu satu jam dari Hong Kong dengan menggunakan perahu berlunas dua yang dikenal dengan nama jetfoil. Sebenarnya ada layanan jetfoil langsung dari HKIA tanpa perlu keluar terlebih dahulu dari imigrasi Hong Kong, namun karena jadwal pertama dari HKIA adalah pukul 09.00, maka kami memutuskan untuk naik bus dari bandara menuju Hong Kong Macau Ferry Terminal yang terletak di Shun Tak Centre, kawasan Central Hong Kong yang melayani perjalanan ferry selama 24 jam, karena sayang ada waktu terbuang cuma bengong di airport.

      Pada hari pertama kami berkelana di kawasan Senado Square (Largo do Senado) dan Ruins of St. Paul yang menjadi tetenger  alias landmark Macau. Tentu saja kedua tempat tersebut penuh dibanjiri oleh turis dan tidak sedikit di antaranya berasal dari Indonesia. Sayang setibanya di sana hujan turun dengan lebat dan membuat acara kami menjadi sedikit terganggu. Di hari kedua kekecewaan kami terobati dengan mengunjungi Panda Pavillion di dalam kompleks Seac Pai Van Parc. Taman Seac Pai Van (dibaca shek pay wan) terletak di Pulau Coloane dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30-40 menit dengan bus umum dari Senado Square. Perlu diketahui bahwa dulu Macau terbagi atas tiga wilayah. Pertama, Macau Peninsula (semenanjung Macau), kedua adalah Pulau Taipa, dan ketiga yaitu Pulau Coloane. Perkembangan Macau membuat selat diantara Taipa dan Coloane direklamasi sehingga hasil dari reklamasi tersebut dikenal dengan nama Cotai Strip yaitu singkatan dari Coloane dan Taipa. Di jalur Cotai inilah terletak kasino yang sangat tersohor seperti The Venetian Sands, Galaxy Macau, City of Dreams dan yang teranyar adalah Studio City Macau yang baru saja diresmikan di bulan November 2015 kemarin.

      Coloane, menjadi rumah dari dua ekor panda raksasa (giant panda) yang dihibahkan oleh pemerintahan Beijing pada saat Macau kembali ke pangkuan negeri Tirai Bambu dari tangan Portugis. Kai kai dan Shurong, demikian nama kedua panda tersebut tinggal di dalam paviliun yang megah dan dilengkapi pengatur suhu udara agar keduanya betah dan nyaman. Tiket masuk ke dalam Panda Pavillion hanya 10 Macau Patacas atau disingkat MOP yang nilainya kurang lebih setara dengan 1 Hong Kong Dollar (HKD). Jadi untuk mengunjungi Panda yang lucu dan imut itu cukup merogoh kocek sekitar Rp 17.800,-. Murah bukan? Ditambah lagi Seac Pan Vai Parc memiliki banyak koleksi burung – burung yang unik seperti Pink Flamingo. Walaupun tidak seluas dan selengkap Jurong Bird Park di Singapura, namun melihat Kai kai dan Shurong beraksi di kandang yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya dapat membuat hati menjadi riang gembira. Oh ya, apabila Anda ingin berkunjung ke sana pastikan datang sekitar jam 10 – 11 pagi karena pada saat itu adalah jam makan keduanya. Di luar jam – jam makan, maka dapat dipastikan yang bisa dilihat hanyalah dua gumpalan bulu berwarna putih hitam yang sedang tidur dengan damai.

      Dari Seac Pan Vai Parc, kami mengunjungi Vila da Coloane, alias Desa Coloane. Hanya membutuhkan waktu kurang dari sepuluh menit untuk mencapai lokasi ini dari Seac Pan Vai Parc. Memiliki wilayah di tepi pantai, Vila da Coloane menjadi tempat tinggal para nelayan. Di sini masih tersisa bangunan – bangunan bedeng yang  pernah menjadi tempat tinggal nelayan. Di Coloane ini pula terletak Kapel St. Francis Xavier (Santo Fransiskus Xaverius), seorang penginjil yang hidup pada abad XV dan pernah mengunjungi wilayah Nusantara bagian timur dalam rangka memperkenalkan agama Nasrani di wilayah Asia. Gereja ini dibangun pada tahun 1928, sempat menjadi tempat penyimpanan relik dari St. Francis Xavier bersama dengan 26 martir berkebangsaan barat dan Jepang yang disalib pada tahun 1597 oleh penguasa Jepang di Nagasaki, sebelum relik – relik tersebut akhirnya dipindahkan ke Museum of Sacred Art yang bersebelahan dengan Ruins of St. Paul.

      Kapel ini unik dengan warnanya yang kuning terang serta altarnya yang dicat biru muda, serta halamannya yang terbuat dari batu (cobblestone) berwarna putih hitam yang dibuat menyerupai ombak. Hal ini disebabkan karena St. Francis Xavier merupakan santo pelindung Hindia Timur yang kerap melakukan perjalanan dengan kapal untuk menyebarkan misinya. Selain dari itu, keindahan dan keunikan kapel ini adalah lokasinya yang menghadap teluk yang digunakan untuk pendaratan para nelayan sehingga pada masanya, bangunan kapel inilah yang pertama kali dilihat apabila seseorang menginjakkan kakinya di pantai Vila da Coloane. Tidak banyak turis yang mengunjungi Coloane pada hari kerja, oleh karenanya tak heran kalau daerah ini terasa begitu sejuk dan nyaman.

      Setelah mengunjungi kedua permata di Macau ini, kurang lengkap rasanya kalau tidak menyantap masakan khas Macau. Masakan Macau umumnya merupakan perpaduan antara masakan Eropa (Portugis) dan Asia (China – India). Terletak tepat di halaman Kapel St. Francis Xavier ini ada satu restoran yang menyajikan hidangan peranakan Portugis – China – India. Café Nga Tim, begitu namanya, terkenal dengan hidangan Portuguese Chicken alias Ayam ala Portugis yang menyerupai opor, namun dengan cita rasa kari India, dan rempah – rempah China. Makanan ini dihidangkan dengan ditaburi keju dan dipanggang terlebih dahulu di dalam oven. Dengan harga yang cukup terjangkau, tempat makan yang satu ini menjadi tujuan para wisatawan dan juga menjadi klangenan warga lokal. Untuk hidangan pencuci mulut jangan lupa memesan serradura  yaitu semacam krim yang dibekukan dan ditaburi dengan bubuk remah roti yang menyerupai serbuk gergajian kayu. Coloane ini juga menjadi tempat lahirnya Pasteis de Nata alias Portuguese Egg Tart di Macau. Kulit pastry yang renyah berisi krim custard nan lembut ini konon hasil ciptaan pria berkebangsaan Inggris yang kemudian lebih dikenal dengan julukan Lord Stow. Namun, menurut kami egg tart terenak di Macau adalah buatan Margaret's Cafe e Nata yang terletak hanya sepelemparan batu dari Largo do Senado.

      Setelah menjelajah Macau, sekembalinya ke Hong Kong ternyata ada juga tempat yang tenang dan menyenangkan untuk dikunjungi. Chi Lin Nunnery, sebuah padepokan Buddhis yang terletak di Kowloon , tepatnya di kawasan Diamond Hill. Dari kawasan Tsim Sha Tsui, Chi Lin Nunnery dapat ditempuh dengan naik kereta bawah tanah (MTR) atau dengan naik bus tingkat. Dikelilingi belantara beton, kuil ini memang kurang terkenal dibandingkan dengan Tian Tian Buddha yang terletak di Ngong Ping. Namun uniknya, Chi Lin Nunnery tidak hanya sekedar bangunan bernuansa Buddhis, namun juga masih menjadi tempat pengajaran agama Buddha. Didirikan di tahun 1934 dan kemudian dirombak besar – besaran pada tahun 1990, Chi Lin Nunnery dibangun dengan gaya arsitektur pada masa Dinasti Tang (618 – 907 M). Kayu menjadi bahan utama untuk membangun kawasan kompleks yang dilengkapi degan kolam teratai, kolam ikan koi, dan taman bonsai ini. Untuk masuk ke dalam kuil Anda harus melewati  satu diantara tiga Gerbang Langit (Celestial Gate) menuju ke pelataran utama sebelum menuju ke Istana Langit (Celestial Hall). Di dalam ruang persembahyangan utama terdapat patung Sakyamuni Buddha dan para Boddhisattva yang berlapis emas. Namun sebagaimana layaknya tempat suci lainnya, tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar di dalam ruang utama.

      Di seberang Chi Lin Nunnery terdapat sebuah taman yang tidak kalah indah, Nan Lian Garden namanya. Taman ini juga  dibangun sesuai dengan gaya pada era Dinasti Tang. Taman seluas 3,5 hektar yang memiliki Pagoda keemasan dan jembatan lengkung  ini dilengkapi pula dengan restoran vegetarian dan toko souvenir. Ada juga House of Rock sebuah museum yang didedikasikan untuk para penggemar batuan yang unik. Mungkin patut diusulkan supaya batu akik juga bisa menjadi koleksi museum tersebut? Replika rumah penduduk Tiongkok pada masa Dinasi Tang juga ada, namun sayang pada hari itu kami tidak dapat masuk karena sedang ada perawatan pada bagian interiornya. Song Cha Xie, sebuah tea house yang ada di Nan Lian Garden bisa menjadi tujuan bagi para penggemar teh. Untuk menikmati upacara minum teh klasik di Song Cha Xie, memang harus merogoh kocek cukup dalam. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati keindahan Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden? Jawabannya adalah gratis alias free of charge.

      Berkeliling Hong Kong dengan subway atau MTR memang lebih efisien dan cepat namun cukup menguras kantong apabila Anda sering bepergian dengan jarak yang jauh. Naik Bus menjadi alternatif yang lumayan murah walaupun pada jam – jam tertentu beresiko terjebak kemacetan. Ada satu lagi alternatif moda transportasi sekaligus bisa menjadi atraksi wisata bila ingin menyeberang dari Kowloon ke Hong Kong, yaitu Star Ferry. Ferry bertenaga uap ini mulai menggantikan sampan pada tahun 1888 yang mengantar penumpang menyeberangi Victoria Harbour. Saat ini tenaga penggeraknya sudah bukan uap lagi namun diesel-elektrik sejak 1933. Menumpang Star Ferry merupakan pengalaman tersendiri, dengan suasana kabin yang masih koeno, Star Ferry membawa kita kembali ke masa silam sejarah Hong Kong. Anda dapat memilih rute Kowloon (Tsim Sha Tsui) – Central atau Tsim Sha Tsui – Wan Chai, atau juga rute wisata yang menyinggahi  masing – masing pelabuhan (pier) Tsim Sha Tsui – Wan Chai – Central. Naiklah di dek atas, dan nikmati pemandangan pencakar langit di Victoria Harbour dengan tarif yang sangat murah, rata – rata HKD 2.5 pada hari kerja, dan HKD 3.4 pada akhir pekan. Sebuah pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan dengan ikut tour wisata Victoria Harbour yang bisa mencapai HKD 250 per orang.

      Bagi penggemar kuliner, adalah merupakan aib yang teramat sangat pabila berkelana ke Hong Kong tanpa menyantap dim sum dan roasted goose. Sulit rasanya menemukan dim sum yang tidak enak selama berada di Hong Kong. Banyak orang menyarankan untuk makan dim sum di Tim Ho Wan, restoran yang pernah mendapatkan satu bintang Michelin dengan harga warung kaki lima. Alih alih sarapan di Tim Ho Wan dimana lama antrean bisa mencapai 1-2 jam, kami memilih Saam Hui Yaat. Restoran yang sebenarnya lebih cocok disebut kedai ini tersembunyi diantara kawasan pemukiman di Pok Fu Lam Rd, Central, Hong Kong. Datang pada pukul 9.00 pagi hanya ada 1 turis selain kami yang bertandang sementara sisanya adalah warga lokal. Terkenal dengan hidangan cheung fun, shiu mai, har kau, dan lo mai kai makan berdua sampai perut membuncit hanya mengeluarkan uang tak lebih dari HKD 100. Semua pegawai tidak ada yang berbahasa Inggris, Anda harus menguasai bahasa Kanton untuk memilih menu yang ada, lihai berbahasa Tarzan, atau seperti yang kami lakukan yaitu membawa foto makanan yang ingin dicoba dan menunjukannya kepada pelayan. Voila! Dalam waktu 5 menit meja kami sudah penuh dengan dim sum yang lezat dan sepoci Chinese tea. Kurang dari 20 menit kemudian, semuanya sudah berpindah dengan sukses ke dalam perut.

      Bicara soal roasted goose alias angsa panggang, Yung Kee adalah pionir di bidang pengolahan unggas tersebut. Namun seiring dengan waktu, dari sekedar sebuah kedai Yung Kee tumbuh menjadi restoran besar dan membuat harga makanannya menjadi tidak lagi terjangkau bagi rakyat jelata seperti kami. Untungnya masih ada Yat Lok, kedai mungil yang terletak di Stanley St. Central, Hong Kong ini juga menawarkan angsa panggang dengan harga yang lebih miring. Seporsi nasi dan angsa panggang dibanderol dengan harga HKD 85. Kami menduga bahwa angsa panggang akan cenderung berlemak dan berbau agak amis tetapi begitu terhidang di meja, sama sekali tidak ada aroma amis. Kami lebih takjub lagi karena daging angsanya sama sekali tidak berlemak namun sangat juicy dan lembut. Kulitnya yang garing kecoklatan sangat rangup, renyah ketika digigit. Dicocol dengan saus plum yang manis, rasa asin dan gurih dari daging angsa panggang ini berpadu dengan harmonis di mulut dan membawa kami terbang ke langit ke delapan.

      Banyak tempat wisata yang indah dan tempat kuliner yang menggoyang lidah tetapi jarang dikunjungi oleh turis dan yang paling penting adalah harganya yang bersahabat dengan kantong backpakers. Berwisata ke luar negeri tidak harus mahal. Cobalah untuk mengunjungi tempat – tempat yang tidak begitu populer di mata turis, karena keindahan ataupun atraksi yang ditawarkan tidak kalah menarik tanpa harus mengeluarkan uang terlalu banyak.  Manfaatkan diskon – diskon untuk masuk ke atraksi wisata sehingga bisa menghemat biaya perjalanan. Mau tahu bagaimana tips dan trik berwisata murah ke Hong Kong dan Macau? Silakan cek tulisan di bawah ini:

      Tips dan Trik Wisata Murah Ke Hong Kong dan Macau

      Tiket pesawat dan akomodasi adalah komponen utama untuk berwisata keluar negeri. Banyak agen perjalanan on-line menawarkan pelbagai tiket murah untuk tujuan wisata populer. Perhatikan baik – baik dan selalu bandingkan dengan agen perjalanan yang lain. Terkadang di satu agen, hanya mencantumkan biaya pokok (basic fare) dan belum mencantumkan biaya lain seperti pajak, biaya pelayanan, dan biaya proses. Biaya yang tersembunyi ini baru muncul bila Anda akan melakukan pembayaran dan total biayanya bisa membuat anda terperanjat. Budget / Low-cost carrier memang harganya menggoda, tapi bila dihitung dengan biaya bagasi dan lainnya boleh jadi harganya akan sama atau terpaut sedikit dengan maskapai full service yang sedang memiliki program promosi. Cobalah cek laman maskapai full service untuk mengetahui promo yang kadang – kadang hanya dijual melalui laman mereka atau kunjungi travel fair yang sedang berlangsung. Biaya transportasi selama berada di negara tujuan juga merupakan aspek penting. Di Hong Kong,  umumnya tarif transportasi umum tersedia secara daring (on-line) sehingga Anda bisa mengkalkulasi terlebih dahulu berapa biaya yang perlu disiapkan. MTR sebagai operator subway memiliki program tiket kereta Airport Express (untuk perjalanan dari dan ke airport) yang sekaligus dapat digunakan untuk perjalanan dengan subway secara bebas selama 3 hari berturut – turut khusus untuk turis. Hal ini membuat biaya transportasi lebih murah bila Anda sering bepergian melalui jaringan subway. Alternatif lain untuk pembayaran transportasi di Hong Kong adalah dengan membeli Octopus Card, kartu pembayaran multifungsi. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar ongkos subway, bus, dan bahkan membayar belanjaan di 7-Eleven atau gerai makanan cepat saji. Membayar ongkos subway dengan Octopus akan lebih murah sekitar 10% daripada membeli tiket single-journey. Kartu ini bisa diperoleh seharga 150 HKD dari kios MTR, convenience store seperti  7-Eleven, Circle-K. Anda akan mendapatkan sebuah kartu dengan nilai awal HKD 100, dan deposit HKD 50. Sisa uang yang ada di dalam kartu bisa dikembalikan, sekaligus dengan deposit setelah dikurangi biaya administrasi sebesar HKD 9. Pengembalian bisa dilakukan di counter Airport Express di Bandara. Transportasi di Macau menggunakan bus umum dan taksi selain shuttle bus milik hotel dan casino, namun demikian jadwalnya teratur dan memiliki tarif flat sehingga Anda tidak perlu bingung. Cukup lihat tarifnya secara online, kemudian siapkan uang pas boleh dalam HKD maupun MOP atau keduanya. Bus tidak akan memberikan kembalian karena uang dimasukkan ke dalam kotak di dekat tempat duduk supir. Informasi pemberhentian bus akan disampaikan dalam empat bahasa, Kanton, Putonghua (Mandarin), Portugis, dan Inggris jadi jangan takut tersesat bila naik bus. Anda juga bisa memanfaatkan shuttle bus milik hotel dan kasino secara gratis. Dari Macau Airport, Outer Harbour Ferry Terminal, dan Taipa Ferry Terminal, gunakan shuttle milik Wynn Macau, Hotel Lisboa, atau Hotel Grand Lisboa untuk mencapai Senado Square. Bila ingin langsung ke Venetian, Galaxy, dan City of Dreams bisa menggunakan shuttle bus milik masing – masing kasino. Untuk bepergian antar kasino di wilayah Cotai Strip, ada Cotai Strip Shuttle, yang rutenya berputar ke masing – masing kasino yang ada di sana. Taksi umumnya menolak untuk bepergian jarak pendek, dan supir taksi jarang ada yang berbahasa Inggris. Akomodasi  di Hong Kong cukup mahal. Kamar hotel bintang dua di Hong Kong bisa jadi harganya sama dengan hotel bintang lima di Indonesia. Pilihan yang murah adalah tinggal di hostel yang banyak tersedia. Di kawasan Kowloon umumnya hostel – hostel ini terletak dalam satu gedung baik itu Chungking Mansion atau Mirador Mansion. Secara umum hostel di Mirador Mansion lebih manusiawi dan lebih bersih. Pilih yang memiliki reputasi baik dari Agoda atau Trip Advisor. Ukuran kamar dan tempat tidur umumnya kecil dan memiliki kamar mandi dalam serta air panas. Kami tinggal di Modern Inn di Mirador Mansion setelah membeli voucher melalui Agoda dengan diskon hampir 60%. Setali tiga uang, demikian juga dengan hotel di Macau. Pilih hostel di seputaran Senado Square karena akses yang mudah dan banyak tersedia tempat makan. Hotel Ole Tai Sam Un yang kami tinggali hanya berjarak 5 menit jalan kaki ke Senado Square. Di sekitarnya masih banyak hotel di antaranya Vila Universal, Hotel Man Va dan Hotel Kou Va. Tiket masuk ke atraksi wisata juga seringkali lebih murah bila dibeli secara on-line sebelum Anda berangkat. Salah satu penyedia layanan tiket atraksi dengan diskon yang cukup besar adalah www.klook.com. Tiket naik gondola di The Venetian Macau dijual dengan harga HKD 88 dari harga asli HKD 125. Klook juga menjual tiket Airport Express, The Peak Tram Combo + Madame Tussaud, dan Hong Kong Disneyland juga dengan diskon yang cukup lumayan. Selain Klook, ada www.asiatravelcare.com yang juga menyediakan layanan pembelian tiket dengan harga diskon. Hong Kong Disneyland kadang – kadang menawarkan promo untuk pembelian langsung dari laman mereka. Bila anda beruntung, bisa mendapatkan tiket Play and Dine, yaitu tiket masuk ditambah meal coupon untuk satu kali makan dengan harga di bawah harga tiket normal. Kami mendapatkan tiket one-day + meal coupon seharga HKD 499 per orang. Bandingkan dengan harga normal sebesar HKD 539 dan paket makanan paling murah termasuk minum seharga HKD 105. Untungnya porsi makanan cukup besar sehingga 1 paket dapat dimakan sepiring berdua. Air minum bisa diperoleh secara gratis dari pancuran air yang ada di dekat fasilitas umum sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. iVenture Card patut dijadikan pertimbangan bila Anda bepergian selama 5 hari di Hong Kong. iVenture Card menyediakan paket tiket masuk ke atraksi wisata yaitu Hong Kong 3D Museum, Madame Tussauds, Noah’s Ark, Ngong Ping 360, Sky 100, ditambah Dining Coupon di Galaxy Macau, Macau Tower, dan tiket Airport Express dengan harga murah ditambah bonus yang bisa dipilih salah satu dari Ocean Park, Big Bus Tour, Victoria Harbour Cruise, Meal Coupon Bubba Gump Shrimp Co., dan Disneyland Hong Kong (dengan biaya tambahan). Kartu ini bisa dibeli melalui Klook dan Asia Travel Care maupun di laman iVenture. Bagi yang ingin menyeberang ke Macau, coba kunjungi laman kedua operator layanan ferry, TurboJet dan Cotai Waterjet. Seringkali ada promo tiket yang hanya diberitahukan melalui laman mereka. Kami mendapat promo untuk pembelian tiket first class seharga kelas ekonomi tetapi harus dengan pembelian melalui  aplikasi android milik Cotai Waterjet. Selisih harga Cotai Class dan Cotai First bisa mencapai HKD 100 per orang, selain mendapatkan fasilitas berupa kursi yang lebih lebar, ruang kaki yang lebih luas, snack dan minuman, toilet di dalam ferry yang lebih bersih, enaknya lagi penumpang first class akan turun dari ferry terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan posisi agak di depan dalam antrian imigrasi.
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
                Hong Kong merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Ya, Hong Kong juga sudah menjadi salah satu tempat wisata favorit bagi traveler asal Indonesia. Mungkin, perjalanan menelusuri Hong Kong juga dapat kamu jadikan sebagai salah satu referensi wisatamu pada kesempatan liburan selanjutnya.
       
                Hong Kong adalah daerah administratif istimewa dari Republik Rakyat Cina (RRC). Kebudayaan dan gaya hidup yang berkembang di Hongkong sendiri merupakan campuran dari Cantonese Chinese dan kolonisasi Inggris. Hong Kong sendiri merupakan tempat penting bagi Asia Timur karena sebagian besar kota terkoneksi dengan Hong Kong.
       
                Karena selama kurang lebih 150 tahun menjadi tempat penjajahan Inggris, hampir keseluruhan desain dan infrastruktur yang terdapat di Hong Kong juga mengikuti dengan standar Inggris. Saat ini, Hong Kong terkenal sebagai pemimpin finansial dari Asia Timur.
       
                Hong Kong juga terkenal dengan transportasinya. Hong Kong sering mentransport volume barang dengan jumlah yang signifikan dari China ke seluruh penjuru dunia.
       
                Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi Hong Kong? Pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam rahasia menjelajahi Hong Kong dan menikmati keindahannya yang akan membuatmu susah move on dari liburan.
       
      Transportasi Menuju Hong Kong
       

      Memasuki Hong Kong International Airport via http://www.asap.co.uk/blog/wp-content/uploads/2009/04/hong-kong-international-airport.jpg
       
                Sebelum membahas mengenai transportasi terbaik untuk memasuki Hong Kong, ada berita baik untukmu yang ingin pergi menjelajahi Hong Kong. Kamu tidak diharuskan untuk memiliki visa jika ingin menjelajahi Hong Kong alias bebas visa selama 30 hari.
       
                Nah, jika kamu ingin menjelajahi Hong Kong selama 30 hari atau memiliki alasan kuat untuk berada di Hong Kong dalam waktu yang lama untuk tujuan sekolah atau kerja misalnya, barulah kamu diharuskan untuk mengurus visa. Untuk penjelasan selengkapnya, kamu dapat mengeceknya di sini: http://www.discoverhongkong.com/id/plan-your-trip/practicalities/immigration-and-customs/applying-visa.jsp
       
                Baiklah, kita lanjutkan kembali untuk membahas transportasi terbaik menuju Hong Kong. Saat ini terdapat sejumlah maskapai penerbangan yang akan membawamu terbang dari Jakarta menuju Hong Kong.
       
                Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Hong Kong adalah sekitar Rp 1.300.000,00 hingga Rp 3.000.000,00 untuk sekali jalan. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan juga bervariasi dari 4 jam 45 menit hingga 7 jam 20 menit.
       
      Memilih Penginapan Selama Berada di Hong Kong
       
                Selama berada di Hong Kong, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, guest house atau hotel. Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis 9 dormitory room.
       
                Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di tempat ini adalah sekitar Rp 406.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu menginap di tempat ini adalah city view, brankas, AC, shared toilet dan shared bathroom.
       
                Selain menginap di penginapan berjenis hostel, kamu juga memiliki alternative untuk menginap di penginapan berjenis guest house. Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis guest house, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis dormitory room.
       
                Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di penginapan ini adalah sekitar Rp 442.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu ingin menginap di penginapan ini adalah kamar mandi bersama, toilet bersama, TV serta free wifi.
       
                Selain menginap di penginapan berjenis hostel dan guest house, kamu juga mendapatkan alternative untuk menginap di penginapan berjenis hotel. Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis hotel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis mini double room.
       
                Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di hotel ini adalah sekitar Rp 765.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu ingin menginap di hotel ini adalah AC, meja kerja, kipas angin, shower, pengering rambut, peralatan mandi, toilet, kamar mandi pribadi dan lain-lain.
       
      Berkeliling di Hong Kong
      Menggunakan Octopus Card
       
       

      Menggunakan Octopus Card via http://www.discoverhongkong.com/eng/images/plan-your-trip/large/5.2.2.2.8-Octopus-card_03.jpg
       
                Ini dia salah satu kartu yang sebaiknya kamu beli ketika kamu hendak menjejalahi Hong Kong. Octopus card adalah prepaid debit card untuk transportasi yang dapat kamu beli di toko-toko seperti Wellcome, Parknshop, McDonald’s dan lainnya.
       
                Octopus card dengan jenis basic dijual dengan harga 150 dolar yang terdiri dari 100 dolar untuk kredit dan 50 dolar untuk deposit. Keuntungan yang didapat jika kamu memiliki Octopus card ini misalnya jika kamu ingin menaiki kendaraan dengan biaya 5 dolar, kamu dapat membayarnya dengan harga 2 dolar (atau terkena diskon 3 dolar).
       
                Balance dari Octopus card sendiri dapat kamu lihat setiap kali kamu melakukan transaksi untuk menggunakan transportasi umum. Octopus card hanya berlaku untuk satu orang dan dapat digunakan untuk menggunakan Mass Transit Railway (MTR) di Hong Kong.
       
      Hari Pertama
      Awali Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Tempat-Tempat Keren di Hong Kong
       
       

      Awali Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Mongkok Neighborhood via http://cdn-media-1.lifehack.org/wp-content/files/2014/12/ladies-market.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan wisatamu selama berada di Hong Kong, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Mongkok Neighborhood. Mongkok adalah salah satu tempat terpadat di dunia, namun tenang saja kamu tidak perlu khawatir.
       
                Mongkok sendiri merupakan surga bagi para pecinta belanja karena kamu dapat menemukan banyak barang-barang lucu di sini. Kamu dapat menemukan berbagai barang dari mulai sepatu hingga beragam peralatan rumah tangga.
       
                Pasar yang terdapat di Mongkok ini sendiri dibagi menjadi beberapa bagian. Yang paling menarik perhatian adalah di sini terdapat pasar bunga, pasar ikan serta pasar burung. Wah, menyenangkan sekali ya.
       
                Di pasar ini juga terdapat ladies market yang terdiri dari barang-barang yang dibutuhkan wanita. Ya, barang-barang tersebut misalnya adalah barang elektronik dan souvenir.
       
                Beberapa tips yang dapat kamu perhatikan jika kamu ingin berbelanja di sini adalah sebelum membeli barang dengan harga yang cukup mahal, pastikan kamu mengecek harga barang tersebut di tempat lain guna mendapatkan harga yang terbaik.
       
                Selain itu, kamu juga harus memastikan kamu menawar harga barang yang ingin kamu beli, terutama jika barang tersebut berasal dari ladies market. Jangan lupa untuk mengunjungi Dundas Street karena di sana biasanya terdapat banyak variasi jajan pasar yang dapat kamu coba.
       

      Melanjutkan Perjalanan Ke Bagian Flower Market Road via http://www.hongkong.net/sites/default/files/newimg/hk/flower-market1.jpg
       
                Untuk melanjutkan perjalanan wisatamu dari Mongkok, kamu dapat mencoba mengunjungi Flower Market Road yang juga masih terletak di dekat Mongkok ini. Di tempat ini kamu dapat menemukan banyak penjual bunga yang menjual bunga-bunga cantik dan indah.
       
                Untuk mencapai Flower Market Road ini, kamu dapat menaiki MTR dari Prince Edward Station dan keluar di B1. Setelah itu kamu dapat berjalan di sepanjang jalan Prince Edward barat sampai akhirnya menemukan Flower Market Road ini.
       
                Tempat ini dipenuhi dengan berbagai tulip, buket bunga serta tanaman dari berbagai jenis dengan berbagai ukuran. Nah, jangan lupa untuk mengambil foto-foto bunga terbaik ketika kamu mengunjungi tempat ini ya. Kamu dapat menghabiskan waktu kurang dari satu jam jika ingin mengeksplor tempat ini.
       

      Mengunjungi Hong Kong Museum of History via http://inzumi.com/images/destinations/HK_Hongkong_Hong_Kong_Museum_of_History.jpg
       
                Setelah puas mengunjungi Flower Market Road, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Hong Kong Museum of History. Tempat ini terletak di 100 Chatham Road South, Tsim Sha Tsui East, Kowloon.
               
                Museum ini telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam hal mendokumentasikan sejarah Hong Kong dari zaman prehistoris termasuk dinasti Cina. Semuanya dikemas dari mulai hari kelahiran Hong Kong hingga ketika Hong Kong menjadi modern seperti pada hari ini.
       
                Museum ini terdiri dari diorama, dokumentasi singkat, serta sejumlah dokumentasi lainnya yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu membuat pengunjung merasa tertarik untuk mengunjungi museum ini.
       
                Tips yang dapat kamu gunakan jika kamu ingin mengunjungi museum ini adalah kamu dapat mengunjunginya pada hari Rabu, karena pada hari tersebut tidak ada biaya masuk yang dikenakan untuk memasuki museum ini alias gratis. Museum ini juga biasanya tutup pada hari Selasa.
       
                Lama waktu yang kamu butuhkan untuk menjelajahi museum ini adalah sekitar 2 hingga 3 jam. Biaya masuk yang digunakan untuk mengunjungi museum ini juga tergolong tidak begitu mahal.
       
                Untuk mencapai museum ini dari Flower Market Road, kamu dapat berjalan kaki menuju Mong Kok East Station. Selanjutnya, kamu dapat menaiki MTR menuju ke Kowloon. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 3 menit. MTR sendiri ada setiap 5 menit sekali.
       

      Mengunjungi Kowloon West Promade via http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/65/West_Kowloon_Waterfront_Promenade_200710-1.jpg
       
                Untuk menutup serunya perjalanan wisata pada hari pertama di Hong Kong ini, kamu dapat mengunjungi Kowloon West Promade. Di tempat ini kamu dapat menyaksikan pemandangan menarik yang ditawarkan Hong Kong sebagai daerah pelabuhan.
       
                Untuk mencapai Kowloon West Promade dari Hong Kong Museum of History, kamu dapat menaiki Hong Kong Metro dari East Tsim Sha Tsui Station selama sekitar 3 menit. Selanjutnya kamu dapat berjalan kaki selama sekitar 21 menit.
       
                Di tempat ini kamu dapat melihat pemandangan unik dari Hong Kong. Selain itu, di tempat ini juga terdapat beberapa fasilitas wisata guna menambah kenyamananmu ketika menyambangi taman ini. Beberapa fasilitas wisata yang terdapat di sini adalah tempat bermain, track untuk bersepeda, serta track untuk jogging.
       
                Yang paling menarik dari tempat ini adalah track untuk jogging tersebut dapat menyalakan lampunya sendiri pada malam hari. Bagaimana, menyenangkan bukan?
       
                Iya, tempat ini bukan hanya menarik jika kamu nikmati pada siang hari namun juga pada malam hari. West Promade ini sungguh menyajikan pemandangan yang menyenangkan untuk melengkapi perjalanan wisatamu di Kowloon West Promade.
       
      Hari Kedua
      Lanjutkan Perjalanan Wisatamu di Hongkong
       
       

      Mengunjungi Hong Kong Disneyland via http://parksandresorts.wdpromedia.com/media/disneyparks/blog/wp-content/uploads/2013/02/whk118754LARGE.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan wisata hari keduamu di Hong Kong, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Hong Kong Disneyland. Ya, tempat ini memang telah lama menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi jika kamu memiliki kesempatan untuk menyambangi Hong Kong.
       
                Hong Kong Disneyland sendiri terletak di Teluk Penny’s, Pulau Lantau. Untuk mencapai Pulau Lantau sendiri pertama-tama kamu dapat menaiki Hong Kong Metro dari Hong Kong Station. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk mengunjungi tempat ini adalah sekitar 21 menit.
       
                Selanjutnya, kamu dapat turun di Sunny Bay Station. Dari Sunny Bay Station ini, kamu dapat menaiki subway dan turun di Disneyland Resort. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan adalah sekitar 4 menit.
       
                Hong Kong Disneyland sendiri merupakan salah satu wahana wisata terbesar yang terdapat di Hong Kong. Tempat ini telah dibuka sejak tahun 2005 pada pukul 13.00.
       
                Hong Kong Disneyland terdiri dari 7 bagian, yaitu Main Street, U.S.A., Fantasyland, Adventureland, Tomorrowland, Grizzly Gulch, Mystic Point, dan Toy Story Land. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin mengunjungi Hong Kong Disneyland ini adalah sekitar 499 dolar.
       
                Ya, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Hong Kong, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi Hong Kong Disneyland yang satu ini.
       

      Memanjakan Matamu dengan Melihat Pui O Beach via http://www.urban-outdoors.com/wp-content/uploads/2010/10/Pui-o.jpg
       
                Masih di Pulau Lantau, setelah puas menjelajahi Hong Kong Disneyland, kamu dapat melanjutkan petualanganmu dengan mengunjungi Pantai Pui O. Pantai Pui O adalah sebuah pantai cantik yang terletak di Pulau Lantau.
       
                Pantai Pui O sendiri tergolong tidak begitu ramai dan mampu menyajikan pemandangan berupa pemandangan alam yang indah serta air laut yang jernih. Bagi kamu yang menyukai ketenangan, tentunya kunjungan ke Pantai Pui O ini dapat kamu jadikan sebagai referensi.
       
                Pantai ini memang telah menjadi salah satu spot favorit untuk destinasi liburan di Hong Kong. Tentunya, menikmati pemandangan cantik yang ditawarkan oleh Pantai Pui O ini dapat kamu masukkan sebagai daftar kegiatan yang harus kamu lakukan di Hong Kong.
       
      Hari Ketiga
      Mari Lanjutkan Petualanganmu Mengeksplor Hong Kong
       
       

      Mengunjungi Cheung Chau Island via http://www.planetware.com/photos-large/HK/cheung-chau-island.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan wisata hari ketigamu selama berada di Hong Kong, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Pulau Cheung Chau. Pulau ini adalah sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 10 kilometer dari barat daya Hong Kong.
       
                Untuk mencapai tempat ini, kamu dapat menaiki perahu selama sekitar 30 menit. Di tempat ini kamu dapat menyaksikan banyak nelayan mencari ikan untuk menjual ikan-ikan tersebut. Pulau Cheung Chau ini juga menawarkan pemandangan cantik yang indah.
       
                Salah satu tips yang dapat kamu lakukan jika kamu ingin mengeksplor tempat ini adalah dengan menyewa sepeda untuk berkeliling di pulau kecil ini. Kamu dapat menyewa sepeda ini di tempat kamu berhenti setelah menaiki ferry.
       
                Beberapa pemandangan yang dapat kamu temui jika kamu mengeksplor tempat ini adalah Pak Tai Temple, Four Temples, Kwan Kung Chung Yi Ting, serta Pantai Tung Wan dan Kwun Yam Wan.
       
                Kamu juga dapat menyaksikan berbagai festival yang terdapat di tempat ini. Festival tersebut biasanya disesuaikan dengan kalender Cina. Beberapa festival yang diselenggarakan di tempat ini antara lain Festival Tahun Baru Cina, Lantern Festival, Ulang Tahun Yuen Mo, Bun Festival, Birthday of Tin Hau dan lain-lain.
       
                Nah, ternyata Hong Kong memiliki banyak pesona wisata yang menanti untuk kamu eksplor dan jelajahi. Untuk itu, jangan lupa untuk merencanakan liburan terbaik ketika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Hong Kong.
       
                 Itulah dia ulasan mengenai rahasia menjelajahi Hong Kong dan menikmati keindahannya yang akan membuatmu susah move on dari liburan. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam menyusun liburan terbaikmu di Hong Kong.
       
                  Happy traveling!
    • By baihaki1985
      Hong Kong terdiri dari empat bagian besar wilayah, yakni Pulau Hong Kong, Peninsula Kowloon, New Territories serta Outlying Islands. Dari keempat wilayah tersebut, Pulau Hong Kong menjadi menjadi tempat yang paling sentral karena penjadi pusat ekonomi, hiburan, politik serta pusat belanja.

      Namun dari sekian banyak tempat-tempat yang ada di Hong Kong, terdapat empat tempat yang saat ini menjadi spot terpopuler. Tempat-tempat tersebut dikenal selalu ramai, baik pagi ataupun malam. Dan seperti yang diungkapkan dalam berbagai artikel sebelumnya, Anda pun bisa berjalan dengan nyaman walau di malam hari, karena Hong Kong dikenal sebagai tempat yang aman.

      Penasaran dengan lima tempat terpopuler di Hong Kong tersebut? Berikut ini adalah kempatnya.

      Causeway Bay

      Causeway Bay merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang sangat ramai di Hong Kong. Bahkan kalau aktivitas belanja diibaratkan sebagai sebuah olahraga, maka Causeway Bay merupakan tempat perhelatan Olimpiade belanja. Hal ini pun menunjukkan bagaimana pentingnya kegiatan konsumerisme di wilayah ini.

      Setiap jengkal tanah yang ada di Causeway Bay hampir sepenuhnya ditujukan untuk kegiatan belanja. Dan meskipun mempunyai wilayah yang tak terlalu besar, Anda pun akan kesulitan kalau harus mengelilingi semua tempat yang ada di Causeway Bay ini. Hal ini karena banyak terdapat mall-mall, departemen store serta boutique yang bisa dikunjungi. Terlebih kalau Anda sangat suka berbelanja.







      Kepadatan bangunan di Causeway Bay (Wikimedia Commons)


      Causeway Bay dulunya merupakan pantai dengan tanah berlumpur. Bentuk pantai ini pun bisa dilihat secara langsung dalam gambar di bawah ini. Namun selanjutnya, tempat ini mengalami transformasi besar-besaran setelah pemerintah Hong Kong melakukan proses reklamasi atau pengurukan pantai.

      Dan seiring denga perkembangannya, Causeway Bay yang terletak di Pulau Hong Kong ini pun kini menjadi sentra perdagangan di Hong Kong. Bahkan nilai sewa bangunan di tempat ini sangat mahal, dibandingkan dengan di belahan dunia lain sekalipun. Nilai sewa bangunan di Causeway Bay sempat menjadi yang termahal dua tahun berturut-turut sebelum dikalahkan oleh Fifth Avenue di New York pada tahun 2012.

      Wan Chai

      Kawasan dikenal sebagai tempat pusat hiburan yang ada di Hong Kong, bahkan banyak yang menyebut Wan Chai sebagai distrik pesta. Tak hanya itu saja, Wan Chai juga dikenal karena tempat ini menghadirkan tempat yang menarik baik itu untuk sekedar jalan-jalan atau shopping-shopping menghabiskan duit.

      Tak hanya itu, Hong Kong juga dikenal sebagai red light distrik-nya Hong Kong, untuk yang ini tahu sendiri lah maksudnya gimana. Di sini, terdapat berbagai macam tempat hiburan malam yang bisa ditemukan. Kalau suka dengan tempat hiburan malam, Anda akan mendapati banyak bar, pub serta klub malam yang ada di tempat ini.

      Untuk keperluan belanja, Wan Chai biasanya menjadi rujukan bagi orang-orang yang ingin mencari perangkat elektronik murah. Baik itu iPhone murah ataupun laptop dengan harga yang miring. Namun yang menjadi permasalahan tentunya adalah kualitas dari produk yang ditawarkan.

      Tsim Sha Tsui

      Tempat ini bisa jadi merupakan surganya para pecinta belanja dan karena namanya yang cukup panjang, Tsim Sha Tsui kerap disingkat dengan nama TST. Tempat ini juga merupakan salah satu kawasan yang sangat ramai. Bahkan di manapun mata memandang, terutama pada saat berada di jalan, Anda akan mendapati lalu lintas yang padat dan jalan yang dipenuhi para pejalan kaki.

      Yang paling ramai di TST adalah Nathan Road, dan jalan-jalan lainnya juga cukup ramai. Namun keramaiannya tidak mengalahkan yang ada di Nathan Road. Terlebih Nathan Road menyediakan banyak tempat yang menjual produk-produk dari brand ternama dunia.







      Suasana di Nathan Road (FlickR/Connie Ma)


      Daya tarik lainnya dari TST adalah dari sini Anda bisa menyaksikan secara penuh cantiknya pemandangan Victoria Bay. Kalaupun masih kurang, Anda juga bisa menuju ke Avenue of Stars dan Tsim Sha Tsui Beach. Secara khusus, Anda bisa datang ke Tsim Sha Tsui Beach pada petang hari, karena di sini Anda akan bisa menyaksikan keindangan kota Hong Kong yang dipenuhi oleh cahaya lampu di malam hari.

      Mong Kok

      Mong Kok, sebuah area yang dikenal sebagai tempat terpada di dunia. Tempat ini sangat ramai, di kiri kanannya juga terdapat tempat yang sangat khas Hong Kong, dipenuhi dengan cahaya lampu neon. Selain ramai, Mong Kok juga dikenal sebagai tempat yang mempunyai beberapa pasar malam terpopuler di Hong Kong.

      Salah satu yang paling terkenal tentunya adalah Ladies Market. Selain itu, tentunya terdapat jalan-jalan lain di Hong Kong yang didedikasikan untuk para penjual produk tertentu. Di antaranya adalah Goldfish Market, Flower Market dan lain-lain. Namun yang perlu diperhatikan, tempat-tempat tersebut tak menjamin produk berkualitas tinggi. Yang pasti, mereka menjuak barang dengan harga murah.
    • By zeekyuryu
      Hong Kong, siapa yang tak kenal dengan kota yang memiliki sejuta pesona ini. Mulai dari bisnis hingga hiburan ada di Hong Kong. Hong Kong juga memiliki sebuah pulau yang terkenal karena kesejukan dan ketenangannya. Jika di pusat kota anda akan menikmati hingar binger dan hiruk pikuk segala jenis mobilitasnya, Pulau Lantau adalah pulau sejuk nan tenang dan menjadi tujuan para turis.
       
      Di Pulau Lantau ini terdapat sebuah desa kecil yang memiliki pesona wisata yang luar biasa. Adalah Ngong Ping Village nama desa tersebut. Jalan-jalan ke Hong Kong kurang lengkap rasanya jika tidak mampir ke desa di mana patung Budha terbesar di Hong Kong, Tian Tan Budha. Sebelum membahas tentang pesona Desa Ngong Ping, mari kita bahas transportasi unik dan menantang menuju desa tersebut.
       
      Ada yang terkenal dari Desa Ngong Ping selain patung Budha Raksasanya, yaitu Ngong Ping 360. Anda mungkin pernah naik kereta gantung di Taman Mini Indonesia Indah atau di Ancol, bagaimana rasanya? Cukup menantang, bukan? Lebih dari itu, Ngong Ping 360 menawarkan sensasi menikmati gondola atau kereta gantung dengan cara yang berbeda.
       
      Ngong Ping 360 merupakan gondola atau kereta gantung yang menjadi alternatif transportasi menuju Desa Ngong Ping. Untuk menikmati cable car atau gondola tersebut, anda bisa memulainya dari Hong Kong. Anda bisa naik MTR menuju stasiun terakhir, yaitu Stasiun Tung Chung. Sesampainya di Stasiun tersebut, anda keluar melalui Exit B dan berjalan menuju Citygate Outlets. Di sinilah, anda bisa membeli tiket Ngong Ping 360 yang juga sudah termasuk tiket mengunjungi Desa Ngong Ping itu sendiri.
       

       
      Kereta gantung Ngong Ping ini terbagi ke dalam 2 jenis, ada gondola regular dan ada juga jenis Crystal. Gondola reguler adalah gondola biasa seperti yang anda jumpai di tempat lain. Namun gondola dengan model Crystal adalah gondola dengan lantai yang transparan. Mungkin anda pernah membaca tentang The Edge Eureka Tower yang ada di Melbourne, Australia, sebuah wahana di mana semua sisi ruangannya terbuat dari kaca transparan dan berada di atas ketinggian 300 meter.  Serupa dengan itu, Ngong Ping 360 dengan jenis Crystal ini adalah gondola transparan yang akan membawa anda menuju Desa Ngong Ping di atas sana.
       
      Harga tiketnya bervariasi. Dari berbagai sumber, Anda yang naik regular atau standard akan dikenakan sekitar HK$ 80 hingga 135 kurang lebih. Sedangkan untuk tiket kabin gondola Crystal lebih mahal yaitu sekitar HK$ 188 hingga HK$ 213 kurang lebihnya. Kurs saat ini 1 HK$ = Rp 1.200-an. Untuk harga tiket anak-anak, tentunya lebih murah dari harga tiket dewasa yang tersebut di atas.
       
       
      Lintasan cable car ini adalah lintasan gondola yang sangat panjang, yaitu sekitar 5,7 km. Lintasan ini ditempuh dengan waktu sekitar 25 hingga 30 menit lamanya. Apa yang menarik? Tentunya adalah sensasi naik gondola dengan lintasan yang panjang dan juga ketinggian yang tidak main-main. Gondola ini disebut dengan Ngong Ping 360 karena dari dalam kereta gantung ini kita bisa menikmati berbagai pemandangan mulai dari teluk, laut, hutang, hingga bukit menuju Desa Ngong Ping.
       
      Oleh karenanya, jika anda ingin menikmati sensasi yang lebih, pilihan menggunakan Ngong Ping 360 Crystal adalah pilihan yang tepat. Bayangkan dengan lantai kabin yang transparan, semua pemandangan yang disebutkan di atas tadi bisa anda nikmati langsung hanya dengan menundukkan kepala. Belum lagi, hembusan angin kencang yang membuat Ngong Ping 360 ini bergoyang-goyang, sungguh pengalaman yang tak terlupakan, pastinya.
       

       
      Dari dalam gondola, anda bisa menikmati Hong Kong International Airport dan juga sejumlah tempat lainnya. Anda juga bisa melihat kawanan orang yang memilih hiking menuju Desa Ngong Ping di bawah kaki anda jika menggunakan Crystal Ngong Ping. Jangan lupa untuk mengabadikan setiap momen indah ini dengan kamera anda. Jika tidak membawa kamera, setiap kali anda memasuki gondola di Citygate Outlet, anda akan difoto oleh petugas. Nantinya hasil foto tersebut bisa anda tebus dengan biaya tertentu sesampainya di Desa Ngong Ping.
       
      Sebagai catatan, anda bisa membeli tiket sekali jalan saja atau tiket pulang pergi. Satu gondola bisa diisi hingga 10 orang, tapi jika ingin lebih eksklusif anda bisa meminta pada petugas untuk menempatkan anda dan teman-teman dalam gondola yang sama tanpa biaya tambahan. Antrian untuk naik Gondola ini akan ramai terutama saat anda pulang dari Desa Ngong Ping menuju Tung Chung Stasiun. Alternatif lain, anda bisa menggunakan bus dengan waktu sedikit lebih lama namun dengan harga yang lebih murah dan pemandangan yang tak kalah menakjubkannya.