hobijalan2poto2

pantai Karang Bata - pantai privat di Kebumen

7 posts in this topic

kota kebumen ini ternyata punya banyak lokasi wisata juga loh.. baru tau akuuu...

belum pernah sih ke kebumen, cuman udah banyak ketemu temen yg ternyata anak kebumen.

cerita2,

ternyata banyak juga lokasi wisatanya :D

karangbatu-menganti-2_320x240.jpg?w=300&h=225

ini salah satunya pantai Karang Bata..

kalo dari yogya, Kebumen sekitar 3 jam..

walopun perjalanan cukup jauh tapi gak sia-sia kok. pantainya bagus banget... sebenernya lebih cocok disebut teluk atau semenanjung sih karena lokasi pantainya yg melengkung kedalam.

pantainya pasirnya hitam. tapi bagus. bersih n belum banyak tercemar soalnya belum banyak yg tau, belum terlalu terekspose.

HTM aja belum diminta alias masih gratis..

tapi karena namanya serasa privat pantai jadi ya memang masih sepi, jangan harap banyak orang yang jual-jualan disekitar pantai :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah, bagus juga nih teluknya.

daripada ke pelabuhan ratu yang sudah sangat sumpek menurut saya, lebih baik kesini.

apalagi kalo sedang hari kerja, benar-benar seperti mempunyai pantai pribadi. hehehehe....

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo ke situ bisa buka tenda ga ya kalo pengen agak lamaan di sana?

tentunya bisa kalo mau buka tenda, tapi harus bawa sendiri soalnya belum ada persewaan tenda disana :D

apalagi kalo sedang hari kerja, benar-benar seperti mempunyai pantai pribadi. hehehehe....

iya, masih cukup sepi jadi kayak pantai pribadi ya, gratis lagi hihihih :lol:

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By dernz27
      Halo semua,
      Salam Kenal 
      Sesuai judul, saya ingin tanya pantai mana saja di daerah selatan malang yang kita bisa berenang atau main main air cantik gitu hehehe..
      ps : selain pantai tiga warna dan gatra ya, karena kesananya hari kamis dan pengelolanya tutup hari kamis.
       
      Sesudah capek2 di pantai, saat nya makan nih... tp butuh referensi juga kuliner enak unik di malang rekomendasi teman-teman jalan2.com
       
      Thanks before 
    • By Titi Setianingsih
      Hallow,,,,,apa kabar JJ’er ?? Lagi2, ketika saya dapat undangan married dari teman yang mantu, langsung terpikir untuk sekalian jalan2 kemana ya,,?? Kali ini undangannya di Purwokerto tanggal 6 Nopember 2016, langsung otak berputar, kira2 bisa jalan2 kemana saja dan mau ajak berapa orang ? Karena untuk urusan nginap rencananya akan nginap dirumah saya di Banyumas, jadi teman2 yang diajak itu prioritas teman yang mau diajak susah. Maklum, kamar Cuma ada 3, tentu tidak bisa untuk menampung 15 orang, jadi ada sebagian yang tidur lesehan di karpet atau sofa didepan TV. Dan untuk mencari 15 tentu mudah bagi saya, tinggal buka kontak whattsap dan broadcast ajakan mudik bareng,,,,blast,,,jawaban mereka singkat, cukup 3 huruf OKE.
      Well, kami ber11 berangkat bareng dari Jakarta menggunakan kereta api ekonomi Senja Utama Jogya menuju Purwokerto, tiket 185.000, ada juga yang berangkat dari Malang, dan meeting point di Stasiun Purwokerto.  Peserta dari Purwokerto juga ada yang mau gabung, jadi sesudah ngumpul di Stasiun Purwokerto kami lanjutkan menuju Rumah teman saya, Lina, di Karangklesem Purwokerto. Sewa mobil avanza dari Stasiun sampai Karang Klesem seharga 60.000. Dirumah Lina kami numpang mandi dan sarapan, karena kebetulan dirumahnya ada warung makannya juga. Sehabis sarapan barulah cuss menuju Rumah saya di Banyumas untuk jemput 3 orang lagi yang dari Malang dan Jakarta.  Kami rental mobil elf dari Purwokerto.

      Sehabis menurunkan barang2 / tas masing2, kami langsung melakukan perjalanan menuju Kebumen, hari pertama full untuk explore pantai dan bukit2 di sekitar Kebumen, selengkapnya sebagai berikut :
      Hari Pertama (5 Nopember 2016) : explore Kebumen
      1.      Pantai Menganti
      Pantai Menganti beralamatkan di desa Karangduwur, Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Berhubung kami menggunakan rental mobil, jadi kurang tahu dari mana kemananya, tapi kalau kita menuju arah Kebumen petunjuknya sudah lengkap, dan masyarakat di sekitarnya juga ramah2 jadi tidak mungkin tersesat, yang penting kita tidak salah menyebut nama pantainya, karena di Kebumen sangat banyak pantai2 yang dikelola oleh masing2 desa.
      Yang saya ingat jalanan menuju ke Pantai Menganti berkelok-kelok dan nanjak, jadi pastikan kendaraannya fit dan sopirnya handal. Lumayan juga dari Banyumas kurang lebih 2 jam baru sampai ke Kebumen, dan cuaca disana sangat terik jadi sangat bagus buat foto2 tapi bagi yang tidak tahan panas harus sedia topi lebar atau payung.

      Mobil tidak bisa sampai ke pinggir pantai persis, ada perkiran khusus di tempat dimana kendaraan wisatawan berada. Ya,,untuk menuju Mercusuar atau Tanjung Karangbata kami menggunakan mobil khusus yang disediakan secara gratis oleh pengelola, tapi kami kasih tips utk sopir 20.000 laah, karena jaraknya lumayan jauh dan nanjak. Kalau sudah sampai di lokasi ini, barulah Nampak ikon Pantai Menganti, deretan perahu nelayan yang berjajar di pinggir pantai, pasirnya yang putih, gubuk2 yang banyak bertebaran di pinggir pantai, karang2 dan laut selatan yang berombak, dan sangaaaat indah,,,,dan sudah dilengkapi dengan jembatan yang dihiasi bunga2 menambah cantiknya pemandangan di pantai ini. Jadi malas beranjak dari tempat ini deh,,,,,







      Tapi ketika lapar sudah memanggil, kamipun meninggalkan tempat ini dan menuju parkiran untuk makan siang di pinggir pantai, kami lesehan di atas tikar yang sudah disiapkan dari Rumah, juga menu makan siang special dari Ceff Lina,,,sedaap sekali,,,Alhamdulillah hanya dengan 200.000 kami bisa makan sepuasnya ber 15.


      HTM 15.000 per orang yaaaa….
      2.      Pantai Watu Bale / Tebing Tampomas
      Masih di kecamatan Ayah lokasi Pantai Watu Bale ini, tepatnya di desa Pasir, beruntung dapat sopir yang sabar, kami sempat berputar sekali karena sudah kejauhan jalannya, dan seperti yang saya bilang tadi, penduduk di sekitar sini ramah2 jadi dengan modal Tanya akhirnya kamipun sampai ke lokasi yang di cari.
      Dari lapangan parkir mobil, sudah terdengar deburan ombak Pantai Selatan, menderu-deru persis seperti yang diceritakan orang2. Batu2 di pantai ini sangat banyak, pasirnya hitam dan panas luar biasa. Kami hanya bisa menikmati keindahannya dari jauh, dan se-kali2 berfoto ketika ombak sedang ber-gulung2 serta main ayunan ditemani angin yang semilir. Diujung timur sana Nampak Tebing Titanic,,,,,pasti bagus, tapi kami sudah kecapean sesudah dari Pantai Menganti, kami gak ada yng berani nanjak menuju Tebing Titanic,,,,aahhh terlewatkan foto2 cantek di Tebing Titanicnya, kami hanya bisa foto dengan latar Tebing Titanic di kejauhan,,,may be next time akan kesini lagi deh…




      HTM 5.000 per orang, dan parkir mobil 5.000 juga.
      3.      Pantai Sawangan
      Pernah lihat postingan foto pantai dengan tulisan I  L  U ? Saya lihat di facebook KJJI, dan ketika baca hastagnya ternyata di Pantai Sawangan Kebumen, akhirnya kami cari juga hari itu. Dan dengan menunjukkan foto tadi, dapat jugalah Pantai I L U nya, ternyata kawasan itu bernama Pantai Sawangan. Jalan masuk masih tanah dan sempit, tapi ketika warga bilang mobil bisa masuk maka kamipun nekat masuk. Beruntung juga ketika hari itu tidak hujan sehingga jalanan tidak becek, dan gak berapa lama sampai juga di Pantai Sawangan.
      Ternyata juga banyak spot disini, lembah, bukit, lapangan luas buat camping, goa, laut, air terjun dan  hammock. Bisa dibayangkan, ke tempat ini butuh waktu yang lama supaya semua spot bisa dilihat semuanya. 





      Dari sekian banyak spot yang ada, kami hanya bisa menikmatinya beberapa saja, yaitu Pantai I L U dan Bukit Sumber Angin. Keduanya masih masuk wilayah Kecamatan Ayah.
      Kedua lokasi ini berdekatan, bahkan bersebelahan, tapi untuk menuju kesini kita harus tracking kurang lebih 30 menit dan sedikit nanjak, tapi capainya tidak terasa kok, karena kita bisa melihat pemandangan yang sangat cantik,,,
      HTM 5.000 rupiah saja dan kita sudah diberi pendamping satu orang, dia yang akan menceritakan tempat2 yang kita lewati dan bisa juga dimintai tolong untuk foto2 serta bawakan tas kita. Anehnya begitu kami turun kembali, si Bapak tidak mau di kasih tips. Katanya cukup promosikan saja tempat ini ke temen2nya supaya makin banyak yang mengenal Bukit Sawangan. Saya jawab : tentu saja pak,,,setelah kami sampai di Jakarta akan saya promosikan tempat ini ya,,,nanti tambah ngetop pak…









      Begitulah akhirnya di sela2 kesibukan kantor sayapun paksa untuk menyelesaikan FR ini…
      Hari Kedua (6 Nopember 2016) : Explore Purwokerto
      1.      Telaga Sunyi
      Telaga Sunyi masih masuk kawasan wisata Baturaden, salah satu wisata yang sangat terkenal di Kota Purwokerto, arahnya menuju Gunung Slamet karena lokasinya memang di kaki Gunung Slamet.
      Karena daerah pegunungan, maka  banyak sekali terdapat curug2 di sekitar Baturaden. Berhubung tgl 6 Nopember 2016 adalah hari penting saya (kondangan) maka destinasi yang diambil dengan pertimbangan mudah dijangkau supaya keduanya dapat, kondangan dan jalan2.  Dan teman2 juga tidak keberatan, senang sekali kalau punya teman yang mudah kompromi.
      Untuk menuju Telaga Sunyi kita arahkan kendaraan kita menuju Baturaden yang lewat jalur utama, kemudian begitu sampai Baturaden kita arahkan lagi ke kanan kearah wana wisatanya, dan kalau sudah sampai gerbang wanawisata kitapun masih belok ke kanan kearah Telaga Sunyi (petunjuknya jelas kok). Ikuti jalannya dan lokasi ada di kiri jalan. HTM 10.000 dan parker mobil 5.000.







      Hawa dingin sangat terasa, anginnyapun basah, siap2 saja menggigil, walau begitu teman kami ada yang penasaran dengan kejernihan airnya, merekapun lompat ke telaga,,,,bbbeeerrrrrrrr
      Memang bisa untuk berenang bahkan snorkeling sebenernya telaga ini, Cuma pengelola belum menyediakan alat snorkeling, jadi yang bisa berenang hanya bisa menikmati renang2 saja, tapi hati2 ya, kata mereka arusnya sangat deras, teman saya hamper kebawa arus, jadi yang gak bisa berenang jangan coba2 untuk nyebur,,,
      Yang gak bisa berenang bisa menikmati indahnya hutan pinus di sekitar telaga Sunyi,,,,cukup bahagia dengan bercanda dan berwefie.  
      2.      Curug Bayan
      Curug Bayan juga masih di kawasan Baturaden, posisinya jika dari Purwokerto, sebelum masuk Baturaden ada jalan kekiri, ikuti terus jalannya menuju Kalipagu. Kalipagu adalah jalur pendakian Gunung Slamet. Sebenernya kami mau menuju Curug Jenggala yg lagi ngehits, tapi krn hari Minggu jalanan menuju kesana full sehingga mbl elf tdk bisa masuk, bisanya hanya menggunakan ojek atau jalan kaki 45 menit. Teman2 tidak bersedia jalan akhirnya kami singgah di Curug Bayan ini karena lokasinya pas di jalan menuju Curug Jenggala. Hmmm masih ada PR ke Curug Jenggala niih…



      Curug Bayan sangat imut, tidak terlalu tinggi tapi airnya cukup deras sehingga terbentuk kolam yang cukup luas, bisa untuk berendam atau berenang. Hati2 karena batunya sangat licin. Di sekitar Curug Bayan terdapat cottage yang bisa dipakai untuk menginap jika akhir pekan. Sangat cocok untuk wisata keluarga karena tempatnya tidak nanjak, begitu parker langsung sudah sampai curug. Bagi saya kurang menantang,,,biar sudah lansia lebih senang destinasi yang ada treckingnya….
      HTM 4.000 dan parker mobil 5.000 yaaaa,,,
      3.      Small Word
      Dari arti katanya, mempunyai arti Miniatur Dunia, jadi berbagai keajaiban dunia ada disini dalam bentuk miniaturnya. Lokasinya ada di desa Ketenger, dari Curug Bayan tadi kita ambil lurus saja kemudian ketemu pertigaan kekiri sampailah ke desa Ketenger, posisi ada di kanan jalan. Jadi yang belum bisa menikmati tempat2 terkenal di dunia bisa menikmatinya di Kota Purwokerto.
      Small Word merupakan wahana rekreasi sekaligus edukasi, miniatur bangunan terkenal dari seluruh dunia ada disini beserta keterangannya, seperti  Kincir Angin khas Belanda dengan bunga tulip yang khas, Patung Merlion, Twin Tower, Big Ben, Colosseum, Angkorwatt, Menara Eiffel, Kinkakuji, Taman Bunga Sakura, Opera House Sidney dan banyak lainnya.









       


      Bangunan khas Indonesia juga ada seperti Rumah Tradisional dari daerah Sumatera dan Papua dengan rumah Honai, Tugu Monas, Patung Soedirman dan ada Miniatur Bundaran HI juga.
      HTM 15.000 dengan parker mobil 5.000 bisa dinikmati hingga jam 22.00 jika wiken. Wisata ini termasuk baru jadi belum rindang, kalau kita datang di siang hari bisa2 kepanasan, semoga kalau pas kesini lagi suasana akan lebih adem sehingga bisa ber-lama2 menikmati miniature dunia sambil berafirmasi agar suatu saat bisa kesana beneran…aamiin
      JJ’er…selesai sudah wisata kami selama 2 hari di Kebumen dan Purwokerto, dalam 2 hari kami hanya menghabiskan biaya 315.000 untuk keperluan sewa mobil elf, tiket masuk wisata, tips sopir, makan. Penginapan free karena nginap di Rumah saya to ? Jika ada yang kepengin tidur nyaman di hotel, di Banyumas juga sudah ada hotel di sebelah selatan alun2 Banyumas dengan rate per kamar sekitar 300.000-an.



      Sampai sini dulu yaaaa cerita jalan2nya,,,sampai jumpa di cerita lainnya.
      Salam Jalan2 Indonesia,,,!!
       
    • By Muhammad Harits Arfan
      Mau Tanya, saya kan rencananya mau tour 1 bus ke pantai indrayanti dari cirebon,
      nah saya pengen pagi itu sudah ada di daerah imogiri, sekitar jam 5.. nah kira-kira resto yang bisa dikunjungi jam 5 pagi untuk mandi, dan sarapan jam 6 pagi  dmn ya?
      mohon info alamat dan no telpnnya kawan,, :)
    • By Barajiwa Patria Soedarmo
      Hallo guys ketemu sama ane sang travler super alami sejati :wakaka di treat ane, kali ini ane bakal ngajak ente sekalian jalan-jalan di sekitar Jawa Barat tempat kedua ortu ane dilahirkan. Tempat yang pertama mungkin tempat yang biasa agan kunjungi karena pantainya memang sudah terkenal yaitu Pantai Pangandaran tapi kali ini ane bukan untuk main di pantainya melaikan untuk snorkling:wow , nyok kita liat map nya

      Tempat kedua kami juga pergi untuk merelaxkan diri di pemandian air panas Ciater :matabelo . Sebelum ke cerita ane mau memperkenalkan temen-temen ane yang ikut dalam perjalan kali ini
       
       
       
       
       
       
       

      Day 1, 26 Februari 2016
      Singkat cerita kami ber4 (ane, Mardha, Made, Arif) sudah sampe terlebih dahulu di tempat checkpoint kami yaitu di Rumah Makan dan Motel Saung Lembu, Citalok, Sumedang, Jawa Barat dari Semarang tanggal 25 Februari 2016:recsel .

      Di Saung Lembu kami kami bisa istirat dan makan sambil menunggu rombongan Jakarta yaitu Bernard, Grandy, Rico, sama Mbel dateng.:cd: Namun ketika siang pun kami merasa bosen karena tidak ada kegiatan maka kami memutuskan jalan-jalan sebentar ke tempat rekreasi sekitar sana:travel yaitu waduk Jatigede yang sebenernya tidak terlalu jauh namun karena kita nyasar yasudahlah :sorry . Nah ini gan kira-kira tempatnya kita ambil foto tidak banyak karena setelah sampe disana ada hujan dan kita emang kurang beruntung:mewek
       
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Masih ingatkah kamu dengan film Laskar Pelangi yang sempat menjadi legendaris? Film yang diangkat dari novel berjudul sama itu menceritakan kisah perjuangan anak-anak dari Belitung yang ingin mendapatkan pendidikan dengan sebagaimana mestinya.
      Nah, setelah melihat filmnya, tentu terbersit ide untuk mengetahui lebih dekat berbagai destinasi wisata yang menjadi lokasi syuting film ini. Film Laskar Pelangi menampilkan berbagai suasana destinasi wisata yang indah dan menyenangkan untuk disambangi.
      Apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui tentang berbagai destinasi wisata apa sajakah yang menjadi lokasi syuting film ini? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung berikut ini.
       
      1. Museum Kata Andrea Hirata


      Museum Kata Andrea Hirata via Mitra Belitung
       
      Untuk mengawali perjalanan wisatamu dalam menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung, kamu dapat memulainya dengan menyambangi Museum Kata Andrea Hirata berikut ini.
      Lokasi tepat dari museum ini adalah di Lenggang, Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung. Suasana yang disajikan oleh novel Laskar Pelangi langsung terasa ketika kamu mulai menginjakkan kaki di dalam museum ini.
      Foto-foto yang terpajang di museum ini akan sangat mengingatkanmu tentang perjalanan dari novel Laskar Pelangi ini. Laskar Pelangi sendiri merupakan salah satu karya sastra yang menjadi kebanggaan masyarakat Belitung.
      Di ruangan ini terdapat kalimat-kalimat dari sang penulis yang sangat inspiratif seperti “Bermimpilah karena Tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu.” Selain itu, kamu juga akan dapat melihat cuplikan dari novel yang telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa ini.
      Ketika masuk lebih dalam, kamu akan dapat melihat sebuah ruangan yang sangat nyaman lengkap dengan buku-buku yang berserakan. Di ruangan ini, dipajang juga foto-foto adegan Laskar Pelangi. Cover-cover Laskar Pelangi yang telah diterbitkan di berbagai negara juga terdapat di ruangan ini.
      Ruang utama ini menjadi penghubung ke ruang-ruang yang diberi nama berdasarkan tokoh-tokoh yang terdapat di film Laskar Pelangi. Ruang pertama adalah Ruang Ikal. Di ruang ini, kamu dapat melihat berbagai penggambaran sosok Ikal. Di ruang ini juga terdapat foto perpisahan antara Ikal dan Lintang.
      Di sebelah ruang Ikal, terdapat ruang Lintang. Di ruang ini digambarkan berbagai penggambaran mengenai tokoh Lintang yang sangat cerdas.
      Di sebelahnya, terdapat ruang Mahar. Mahar adalah sosok yang sangat mengerti seni. Di ruang ini terdapat foto mengenai inspirasi Mahar yaitu Rhoma Irama.
      Museum ini didirikan oleh Andrea Hirata pada tahun 2002. Tidak ada biaya yang dikenakan jika kamu ingin menyambangi museum ini.
       
      2. Pantai Tanjung Tinggi


      Pantai Tanjung Tinggi via Sumatra Tour
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata di Belitung yang dapat kamu sambangi sambil melihat lebih dekat lokasi syuting Laskar Pelangi. Destinasi wisata ini tergolong sudah cukup terkenal di Belitung.
      Destinasi wisata ini adalah Pantai Tanjung Tinggi yang terletak di Keciput, Sijuk, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Pantai Tanjung Tinggi adalah pantai yang diapit oleh dua semenanjung yaitu Tanjung Kelayang dan Tanjung Pendam.
      Nama Tinggi sendiri berasal dari ratusan batu granit besar yang terletak di Pantai Tanjung Tinggi ini. Pantai ini memiliki areal seluas 80 hektar, berpasir putih serta terdapat ratusan batu granit besar yang terdapat di dua semenanjung tersebut.
      Pantai ini terletak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Tanjung Pandan. Hamparan pasir putih serta air laut yang berwarna biru toska menjadi salah satu keunggulan dari Pantai Tanjung Tinggi ini.
      Berbagai aktivitas wisata bisa kamu lakukan ketika menyambangi pantai ini. Berbagai aktivitas wisata yang dapat kamu lakukan tersebut antara lain adalah berjemur, berenang, memancing, snorkeling, menyelam, dan menyewa jetski serta menjelajah dengan kano atau perahu karet.
      Ketika kamu melakukan penyelaman, kamu akan menjumpai berbagai jenis, bentuk dan warna spesies laut yang menghuni pantai ini beserta “rumah-rumahnya” yang terbuat dari terumbu karang.
      Setelah lelah beraktivitas, kamu dapat mencoba untuk mencicipi salah satu kuliner yang menjadi kebanggaan di daerah Belitung ini. Kuliner tersebut adalah Gangan. Gangan adalah masakan yang berupa sayur yang menggunakan kunyit sebagai bumbu utamanya, yang kemudian diolah bersama nanas muda dan kepala ikan. Gangan memiliki rasa asam pedas yang akan membuatmu semakin berselera dalam mencicipinya.
       
      3. Batu Berlayar


      Batu Berlayar via Mitra Belitung
       
      Selanjutnya, inilah dia destinasi wisata yang dapat kamu sambangi di Belitung. Destinasi wisata ini juga menjadi salah satu daya tarik dan merupakan spot lokasi syuting film Laskar Pelangi.
      Destinasi wisata ini adalah Batu Berlayar yang terletak di sekitar Pantai Tanjung Kelayang. Di pulau ini juga tersedia batu-batu granit berukuran raksasa yang sangat unik.
      Batu-batu ini berdiri di atas pulau berpasir putih yang lembut dan dikelilingi birunya air laut yang tenang. Tidak hanya batu granitnya saja yang indah, kamu juga dapat menyaksikan keberadaan biota-biota laut seperti ikan-ikan cantik dan bintang laut juga menjadi salah satu nilai tambah dari pulau ini.
      Batu Berlayar terdiri atas 2 batu granit utama yang berdiri secara vertical setinggi kurang lebih 10 meter. Di sekitarnya terdapat banyak batu granit dengan formasi yang tidak kalah artistic.
      Ada satu bagian yang unik dari pulau Berlayar, yaitu sebuah batu granit di tepi pantai yang sebagian tertutup air dimana bagian atasnya berbentuk seperti sirip ikan hiu atau mirip juga dengan gigi ikan hiu. Nah, untuk melengkapi perjalanan wisata mengunjungi berbagai lokasi syuting Laskar Pelangi, kamu dapat melengkapinya dengan menyambangi lokasi yang satu ini.
       
      4. Tugu Batu Satam


      Tugu Batu Satam via The Aroengbinang Project
       
      Nah, inilah dia lokasi syuting selanjutnya yang dapat kamu sambangi di Belitung. Lokasi ini adalah Tugu Batu Satam yang terletak di tengah kota Tanjung Pandan.
      Lokasi tugu ini yang terletak di pusat kota membuatnya selalu ramai dengan banyak mobil dan motor yang berseliweran, sehingga membuat agak sulit untuk memfoto tugu ini tanpa adanya mobil dan motor yang berseliweran.
      Di tugu ini, terdapat kolam air mancur yang airnya selalu mengucur hidup serta jalur jalan pedestrian yang mulus. Delapan pilar menyangga Batu Satam yang ukurannya cukup besar.
      Tugu Batu Satam ini dibuat bukan hanya sebagai salah satu landmark Belitung, tetapi juga untuk mengingatkan tentang Batu Satam. Batu Satam sendiri merupakan cindera mata yang khas dari Belitung dan biasanya diburu oleh para penggemar batu.
      Satam sendiri berasal dari bahasa Cina. Sa berarti pasir dan Tam berarti empedu. Batu satam ditemukan oleh para penambang timah darat di Belitung sehingga seolah empedu pasir meskipun warnanya hitam mengkilat bukan hijau gelap.
      Peran batu satam rupanya cukup efektif dari segi ekonomi, karena adanya Tugu Batu Satam ini juga efektif membuat para pengunjung ingin datang dan membeli batu satam ini.
       
      5. Replika SD Muhammadiyah


      Replika SD Muhammadiyah via Blog Mister Aladin
       
      Inilah dia destinasi wisata di Belitung lainnya yang dapat kamu kunjungi agar dapat melihat lebih dekat lokasi syuting Laskar Pelangi. Destinasi wisata ini adalah replika SD Muhammadiyah yang terletak di Desa Selingsing, Kecamatan Gantong, Belitung Timur.
      Kondisi SD Muhammadiyah Gantong saat ini sudah disemen dan dalam kondisi yang jauh lebih baik. Hal inilah yang kemudian mendorong dibangunnya replika gedung SD Muhammadiyah Gantong agar menjadi mirip dengan kondisi aslinya dulu.
      Sekolah Laskar Pelangi sendiri adalah simbol dan gambaran sekolah yang minim fasilitas dan serba kurang ideal. Dibangun di atas bukit penambangan timah, replika sekolah ini memang dibuat sedemikian rupa agar menjadi mirip dengan kondisi aslinya.
      Bangunan ini harus disangga dengan kayu agar tidak rubuh. Di salah satu ruangan kelas replika SD Muhammadiyah Laskar Pelangi ini terdapat beberapa meja dan juga kursi.
      Terdapat dua lubang besar pada atap seng yang akan membuat sinar cahaya matahari masuk dengan bebas. Pada waktu hujan juga akan membuat air hujan masuk perlahan ke dalam replika gedung ini.
      Pada list plang replika bangunan ini, terdapat dua buah papan dari kayu. Yang di kiri terdapat “SD Laskar Pelangi” berlatar anak-anak Laskar Pelangi tengah duduk di tepian pantai saat matahari terbenam. Sementara itu, di sisi kiri terdapat “SD Muhammadiyah Gantong” yang tulisannya sudah agak memudar.
      Jika tertarik untuk melihat lebih dekat replika SD yang dulu digunakan oleh Laskar Pelangi untuk menimba ilmu, kamu tentu dapat mencoba untuk menyambangi tempat ini. Jangan lupa untuk mengabadikan dirimu dalam foto ketika datang dan menyambangi replika gedung SD Muhammadiyah ini.
       
      6. Pantai Bukit Batu


      Pantai Bukit Batu via Pakai Ransel
       
      Belitung Timur memang memiliki berbagai destinasi wisata pantai yang indah dan tentu saja sayang untuk kamu lewatkan. Nah, salah satu destinasi wisata tersebut adalah Pantai Bukit Batu yang terletak di Burung Mandi, Damar, Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung.
      Pantai ini menyajikan pesona pantai yang indah dengan bebatuan yang menakjubkan. Hal ini membuat banyak pengunjung ingin datang dan menyambangi destinasi wisata yang satu ini.
      Pantai Bukit Batu Belitung Timur, letaknya di Desa Burung Mandi Kecamatan Damar Belitung Timur yang berdampingan dengan Pantai Burung Mandi dengan jarak kurang lebih 2 km.
      Biaya yang dikenakan jika kamu ingin memasuki pantai ini adalah sekitar 2 ribu hingga 5 ribu rupiah. Nah, biaya tersebut akan lebih mahal jika wisatawan menggunakan fasilitas tambahan seperti hiburan music dan juga fasilitas lainnya.
      Untuk mencapai pantai Bukit Batu memang susah-susah gampang. Dari pendopo utama, kamu harus menyusuri jalan setapak yang dibuat di tengah hutan. Namun, saat tiba di pinggir pantai, semua kelelahan akan sirna. Terutama setelah kamu melihat salah satu titik di bibir pantai yang kerap dijadikan lokasi pemancingan diantara batu besar di pinggiran pantai.
      Bukit Batu sendiri adalah pantai yang tidak begitu panjang. Pantai ini dibagi menjadi dua bagian, yaitu berbatu besar dan juga berpasir. Bebatuan granit dengan ukuran yang berbeda-beda membuat pantai ini terlihat cantik dan ciamik untuk kamu sambangi.
      Terdapat sebuah restoran yang menyerupai sebuah wisma yang terletak di tengah hutan lindung yang lebat, menimati kuliner sambil mendengar bunyi burung dan deburan ombak yang membuat perasaan tenang bila pengunjung berkunjung di kawasan ini.
      Pantai ini dilengkapi dengan beberapa bangunan gazebo yang dapat digunakan wisatawan untuk istirahat, bersantai sambil menikmatik keindahan pantai bukit batu. Ada juga beberapa fasilitas lainnya, seperti penginapan, toilet dan restoran. Itulah sebuah kawasan wisata Pantai Bukit Batu.
      Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Belitung dan ingin melihat lebih dekat pesona wisata yang ditawarkan oleh salah satu lokasi syuting Laskar Pelangi, kamu dapat mencoba untuk menyambangi Pantai Bukit Batu yang satu ini.
       
      7. Pulau Lengkuas


      Pulau Lengkuas via Tekooo
       
      Inilah dia salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona di Belitung. Destinasi wisata ini adalah Pulau Lengkuas yang terletak di Kepulauan Bangka Belitung.
      Pulau Lengkuas sendiri merupakan salah satu pulau dari sekian banyak pulau yang mengelilingi kawasan Bangka Belitung. Nah, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika menyambangi Belitung, jangan lupa sempatkan waktumu untuk menyambangi Pulau Lengkuas ini.
      Daya tarik utama dari Pulau Lengkuas ini adalah sebuah mercusuar tua yang dibangun pada masa kolonial Belanda yaitu sekitar tahun 1882. Mercusuar itu masih berdiri dengan sangat gagah hingga saat ini sehingga mengundang banyak wisatawan untuk datang dan berkunjung ke pulau yang satu ini.
      Hingga saat ini, mercusuar ini juga masih berfungsi dengan sangat baik dan mampu menjadi penuntun lalu lintas kapal yang melewati dan keluar masuk Belitung. Bagi kamu yang ingin mencoba memasuki mercusuar, kamu dapat mencoba untuk memasuki mercusuar yang memiliki tinggi sekitar 50 meter ini. Mercusuar ini memiliki belasan lantai yang akan membuat wisatawan merasa mampu dalam melihat berbagai pemandangan yang terdapat di sekitar Pulau Lengkuas ini.
      Untuk merasakan pemandangan baru yang berbeda, tentu kamu dapat mencoba untuk menyambangi dan masuk ke dalam mercusuar yang satu ini.
      Secara spesifik, lokasi dari Pulau Lengkuas ini berada di sebelah utara Pantai Tanjung Kelayang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Keindahan panorama di pulau ini dihiasi dengan banyaknya batu granit yang unik.
      Selain itu, pasir putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Lengkuas yang satu ini. Pulau ini memiliki luas yang tidak lebih dari satu hektar namun mampu menjadi magnet wisata bagi banyak pengunjung sehingga pulau ini tidak pernah sepi setiap harinya.
      Disekitar pulau terdapat batu-batu granit yang tersusun rapih, struktur batu-batu granitnya juga unik dan berbeda dengan tempat-tempat lain dengan kombinasi pantai yang berpasir putih dan pepohonan. Selain itu Pulau Lengkuas memiliki air alut yang benar-benar jernih, anda bisa dengan jelas melihat ke dasar laut termasuk ikan-ikan yang berenang di dalamnya.
       
      Nah, itulah dia penjelasan mengenai menyambangi berbagai destinasi wisata lokasi syuting Laskar Pelangi di Belitung. Menyenangkan sekali bukan ketika kamu dapat menyempatkan diri untuk berwisata sekaligus mengenal lebih dekat seperti apa kehidupan para Laskar Pelangi di zaman dahulu.
      Semoga artikel ini dapat menjadi panduanmu dalam mengunjungi berbagai destinasi wisata yang menyenangkan di Belitung.
      Happy traveling!
    • By gung

      Media sosial beberapa hari terakhir dihebohkan dengan foto peta yang diambil dari google earth. Yang mengagetkan, peta sebuah daerah itu menunjukkan gambar mirip lafadz Allah. Salah satunya adalah peta di daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel)
      Wartawan Radar Bolmong (JPNN Group) ini pun mencoba membuktikan keaslian foto tersebut. Dan benar, saat membuka google earth dan memilih Bolsel, terlihat jelas peta mirip lafadz Allah.
      Beberapa nitizen pun takjub melihat foto tersebut. 
      “Subhanallah... tak salah jika Bolsel disebut daerah religi. Tulisan itu begitu jelas tertanjap di Bolsel. Mari datang ke Bolsel dan saksikan sendiri,” tulis Abdul Malik Thawil di status facebook.
      Ya, Lafadz Allah itu membentang dari pantai Dudepo, Peangaso, Poni’i.
      “Insya Allah kedepan bisa dikembangkan menjadi salah satu icon wisata religi yang ada di Bolsel,” komentar dari Hermanti Tohopi.
       
    • By Mei Zahro
      Siang sobat traveler.. 
      Saya punya tempat eksotis yang masih jarang dijamahi para traveler lhoo.. Tempat eksotis yang keberadaanya jarang diketahui oleh tangan perusak itu adalah "Pantai Menganti Kebumen".
      Pantai menganti? pertama melihat foto teman saya yang berlokasi di pantai menganti, saya pun langsung jatuh cinta! mata saya dibuat mendelik olehnya.. karena usut punya usut banyak orang juga yang bilang kalau pantai ini kereen, bagus banget, indah, gak kalah sama pantai kuta bali, cuma bedanya di pantai ini gak ada purenya.  Kebetulan tempatnya juga tak begitu jauh dari kediamanku, mungkin hanya membutuhkan waktu 1,5 jam untuk bisa mencapai pantai itu.. saat saya mencoba untuk mendatangi menganti eh ternyata benar.. sensasinya wooww! *eksotis,,



      Namanya juga Si Eksotis Yang Tersembunyi, tentu saja kita harus melewati medan yang ekstreem juga untuk mencapai daerah pantainya. Maka dari itu kita harus berhati-hati dalam berkendara sepanjang perjalanan menuju pantai menganti ini. Tikungan tajam, jalan menanjak juga turunan curam akan kita temui sepanjang perjalanan. So, siapkan bahan bakar kendaraanmu se-full mungkin untuk mengantisipasi kehabisan bensin di tengah-tengah perjalanan. Parahnya lagi jika sampai berhenti di tanjakan atau turunan, waahh bisa berabe tuh urusan..

       
      Beberapa obyek wisata pantai Kebumen yang sudah terkenal, seperti Pantai Logending, Karangbolong, Petanahan dan Suwuk. Namun, tidak seperti pantai lain yang pasirnya hitam. Pantai Menganti Kebumen memiliki hamparan pasir putih yang memikat. Seperti pasir pantai di kepulauan Belitung. Lokasi Pantai Menganti Kebumen arah ke timur tidak jauh dari Pantai Logending (pantai yang sudah lebih lama dikenal sebagai wisata pantai Kebumen ), pantai yang sebelumnya hanyalah tempat berkumpulnya para nelayan lokal. Rasanya untuk mendiskripsikan keindahan Pantai Menganti Kebumen tidak cukup memuaskan hanya dalam bentuk tulisan, tanpa harus mendatangi dan melihat keindahannya sendiri.

      Pemandangan lebih indah bisa dilihat jika kita mendaki bukit di sisi timur pantai. Di puncak bukit terdapat Mercusuar buatan Belanda tahun (1912-1915) setinggi 20 meter yang bisa dinaiki hingga puncaknya. Dari lokasi ini, mata kita otomatis akan di arah untuk melihat seluruh kawasan pantai, lekuk-lekuk bukit karang membentang, hingga birunya samudera dan sesekali burung lawet beterbangan. Romantisme keindahan dan keagungan Tuhan.
      Indahnya pemandangan dari atas (source pribadi) Paduan Ombak Dengan Karang besar (source pribadi) sunset yang menakjubkan (source pribadi) bukit sebelum bibir pantai (source pribadi) keseluruhan pemandangan terlihat dari atas.. (source pribadi)
      jika sobat semua tertarik ingin mengunjungi bisa contact saya kok! Dengan senang hati saya antarkan..
      Karena ketagihan dengan cara alam menganti memanjakan mata saya, sesibuk-sibuknya waktu liburan pasti saya sempatkan untuk mampir ke Si Eksotis Yang Tersembunyi ini. Kayak pas kemarin sehari sebelum liburan berakhir, saya bela-belain berangkat demi keindahan Pantai Menganti.. :)
      *ngono yo ngono tapi ojo ngono lho!