Sign in to follow this  
Amel

Situs Megalith Gunung Padang

8 posts in this topic

halo Jalan2ers...

hari ini saya mau sharing sebuah tempat wisata kita yang membanggakan di mata dunia, yaitu Gunung Padang. Pernah denger ngga? Gunung Padang ini bukan berada di sumatera barat, tapi berada di antara Cianjur dan Sukabumi. Tempat ini adalah situs megalith atau bebatuan peninggalan purbakala, dan sekaligus yang terbesar di dunia. Hebat kan, konon mengalahkan situs-situs serupa yang ada di negara peru dan Mesir. Dan di Asia Tenggara sendiri merupakan situs yang terbesar, pokoke kuereen deh :D

Disini kita bisa melihat bentuk dan ragam kehidupan jaman purbakala serta berbagai macam keunikannya. Konon situs ini sangat lekat dengan angka lima. Di situs gunung Padang ini terdapat 5 buah teras utama dan situs ini juga dikelilingi oleh 5 buah gunung lainnya. Selain itu di sekitar gunung Padang terdapat lima buah mata air, dan sebagian besar bebatuan yang berada di situs megalith ini berbentuk segi lima. Merinding ya jadinya....tapi memang seperti itulah faktanya..

Oleh karena itu bisa juga nih situs ini dijadiin tujuan wisata sekalian hiking. Sayangnya akses ke tempat ini masih agak sulit dan jauh. Letaknya di Desa Karyamukti, kabupaten Cianjur. Kira-kira berjarak 30 km dari pusat kota Cianjur ke arah desa Warung Kondang. Harus rajin nanya nih kalo gak mau nyasar hehehe....

Oke deh, sekian saran wsiata dari saya...kalau ada yang mau kesana ajak2 yaaa :P

post-4-0-21765300-1352901513_thumb.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya taun lalu pernah kesini sis, tempatnya memang keren banget sih..luas dan pemandangannya indah pas di puncaknya. Tapi perjalanann kesana nya perjuangan banget,jalannya banyak yang rusak dan kurang penunjuk jalannya :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah satu alasan lagi nih untuk bangga sama kekayaan alam Indonesia kita. Ternyata ngga jauh2 ada di jawa barat toh hehehe...sayang blumm pernah ke tempat ini. Baru tau malah :(

Share this post


Link to post
Share on other sites

Memang luar biasa kekayaan alam di negeri ini. tempat ini sangat indah. cocok buat bro-bro sekalian yang memiliki hobi fotografi. mungkin buat yang mau ekstrem-ekstreman, tempat ini sangat pas untuk dijadikan tempat pre-wedding...jarang kan ada pengantin yang mau nikah di foto pre-weddnya di situs purbakala yang merupakan peninggalan ratusan bahkan ribuan tahun yang lalu?

Share this post


Link to post
Share on other sites

sebenarnya akep banget tuh kalo bisa foto prewed disini bro, yang penting calon engantinnya mau aja bersusah payah untuk sampe ke puncaknya. Dan jangan lupa juga untuk bawa perlengkapan make up supaya gak keliatan abis keringetan dan panas2an :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

minggu lalu jg abis dr sini nih....dideket sana jg ada curug cikondang & stasiun Lampegan yg dah dr jadul....

Klo mo lebih keren lg coba kesininya pas bulan purnama, biasanya ky ada ritual2 gtu dr masyarakat sekitarnya....

Share this post


Link to post
Share on other sites

Wah satu alasan lagi nih untuk bangga sama kekayaan alam Indonesia kita. Ternyata ngga jauh2 ada di jawa barat toh hehehe...sayang blumm pernah ke tempat ini. Baru tau malah :(

 

hehe..iya mas, lain waktu kalau ada niatan untuk ke sini bisa ajak saya dan suami ya mas...biar ada temennya :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Hanzo Urang Ciwidey
      Izin Admin buat FR lagi meskipun ya ini perjalanan ane 3 bulan yang lalu 
       
      Berawal dari salah satu ajakan dari Hima kampus untuk menjadi petunjuk arah jalan-jalan one day trip menyelusuri cianjur selatan selama 1 hari full maka pada awal tahun 2015 ane sepakat berangkat bareng hima kampus untuk menelusuri cianjur selatan memakai motor dengan jarak yang di tempuh sekitar 200km pulang pergi.
       
      Berangkat : ciwidey-parigi-pantai jayanti-rancabuaya

       
      pulang : rancabuaya - cisewu - pangalengan - ciwidey

       
      07:00
       
      pagi2 ane langsung siap2 nyiapin motor untuk menunggu teman-teman Hima dari Bandung yang berangkat jam 5 shubuh dari sana "untuk menanggulangi macet di karenakan liburan tahun baru area ciwidey dan sekitarnya pasti macet parah".
       
      Ciwidey di pagi hari

       

       
      teman2 dari kampus sudah pada dateng

       
      Setengah jam kemudian setelah dari Hima kampus sampai di meet point dan mengecek persiapan kita dari bensin dan perlengkapan lainya kita pun berangkat, jarak yang dilalui memang termasuk unik awal-awal kita memasuki dataran tinggi melewati Perkebunan teh rancabali sampai ke perbatasan Kabupaten Bandung dan Cianjur lalu di lanjut melalui hutan-hutan kecil dan lembah2 yang di kelilingi oleh banyak air terjun sehingga kerap jalan yang kita lalui ini suka disebut jalan seribu air terjun.
       
      Armada + peralatan tempur   

       
      Kebun Teh Rancabali

       

       

       
      Pondok Datar  "pemandanganya lebih keren dari tebing keraton"   

       

       

       

       
      tugu perbatasan Kab Bandung dan Kab Cianjur "selamat datang ke jalur 1000 air terjun

       
      Air terjun dimana-mana     
       

       

       

       
      Curug Ceret "air terjun yang persis di pinggir jalan"   

       

       
       
       
      mungkin karena teman2 ane yang dari Hima kampus belum terbiasa perjalanan jauh maka kita pun beristirahat dahulu di salah satu warung baso di pinggir jalan sambil mengisi energi karena setelah jalur 1000 air terjun abis perjalanan berlanjut ke turunan hingga sampai pantai jayanti.
      Istirahat dlu bray 



       
      Perjalanan di lanjut banyak turunan bray

       
       
       
      Jam 11 pas akhirnya kita sampai juga di Cidaun kampung pesisir di cianjur selatan yang lebih terkenal dengan pantai Jayanti cuman sayang peran dari pemerintah sepertinya belum optimal sehingga fasilitas di pantai ini bisa disebut kurang memadai.
       
      Pantai Jayanti

       

       

       

       
       
       
      hanya 1 jam setengah kita di pantai jayanti ini karena tujuan utama ke rancabuaya maka perjalanan pun dilanjutan dengan menyulusuri pantai kita menuju rancabuaya , jalan yang lurus dengan disisi kanan jalan adalah pantai di sepanjang jalan menemani kita dengan jarak tempuh dari pantai jayanti ke rancabuaya selama 30 menit dan kita juga harus melintasi kabupaten cianjur karena rancabuaya masuk ke Kabupaten Garut
       

       

       

       
      Sampai juga di rancabuaya

       

       

       

       
      tidak terasa waktu sudah menunjukan sore hari.... supaya tidak kemalaman di jalan maka dengan berat hari kita pun harus berangkat pulang kali ini untuk pulang kita tidak mengambil jalan yang sama tapi jalan ke arah cisewu jam 4 kita sudah packing sudah siap2 sudah pulang.
       
      Perjalanan pulang

       

       
      Perbatasan Kab Garut - Kab Bandung "pangalengan"

       
      Kabut bray

       
      dan akhirnya setelah kurang lebih 9 jam berkendara (tidak termasuk berhenti dan main di lokasi) ane pun sampai kembali ke rumah pada jam 8 malam pengalaman yang tidak terlupakan karena dengan motor ane yang kapasitas tangki cuman 2 liter dan harus beberapa kali isi bensin tapi liburan di awal tahun 2015 sangat puas.
       
      kapan2 kalau ada yang mau one day trip lagi ane siap nemenin 
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       








    • By syuhadaali
      Cianjur adalah sebuah kabupaten yang berada di anatar Bandung, Sukabumi, dan Puncak. Banyak sekali keunikan yang tidak dapat kita temukan kecuali di Cianjur. Budaya Sunda yang masih kental dengan ciri khas cengkok saat percakapan dilakukan sudah jarang kita jumpai di daerah lain yang sama-sama menggunakan babasan Sunda, peribahasa Sunda, dan dialek bahasa Sunda, seperti Bogor contohnya.
      Saya berkesempatan untuk mengunjungi dan mengeksplorasi seluruh daerah Cianjur. Mulai dari Cianjur Selatan hingga daerah Cipanas yang merupakan daerah Cianjur dengan nuansa yang unik.
      Berikut ini beberapa kebiasaan masyarakat Cianjur yang saya saksikan ketika disana. Saya membandinhkan kebiasaan masyarak Cianjur di daerah desa denga daerah kota yang mempunyai keunikan tersendiri.
       
      1. Ngurek (memancing belut)
      Daerah Cianjur kita kenal sebagai salah satu sentra tanaman padi. Salah satu jenis padi yang merupakan ciri khas dari Cianjur adalah beras pandan wangi yang mempunyai tekstur dan aroma padi berkualitas yang sangat khas.
      Di hamparan luasnya sawah Cianjur, banyak ditemukan orang-orang yang mencari belut setiap sore hari. Hal ini biasa disebut ngurek dalam bahasa Sunda. Berbekal tali nilon yang sudah dililit dan diberi kail, masyarakat Cianjur biasa berburu belut pada sore setelah ashar hingga menjelang magrib.
      Menurut warga sekitar, saat ini belut yang mereka dapatkan jumlahnya berbeda jauh dengan waktu tahun 90-an hingga 2000. Saat itu, warga dapat mendapatkan hingga puluhan belut sehari. Sedangkan saat ini, 5 belut saja sudah susah di dapatkan.
      Menurut mereka, alasan utamanya adalah penggunaan pupuk kimia yang membuat berkurangnya jumlah belut. Selain itu, masa panen yang lebih pendek membuat umur belut untuk bertahan di sawah juga berkurang. Karena jika sudah dipanen, biasanya rumah belut akan tercungkil ketika sawah mulai di traktor untuk penanaman padi selanjutnya.
       
      2. Mosong
      Mosong adalah aktivitas dengan tujuan yang sama dengan ngurek, yaitu untuk mencari belut. Bedanya, ngurek dilakukan pada sore hari dengan ara memancing belut menggunakan umpan, lalu umpan digerakkan memutar menggunakan nilon supaya terlihat bergerak.
      Hal ini akan membuat belut tertarik dan memakan umpan tersebut yang sebenarnya sudah diberi kail. Bedanya dengan ngurek, mosong biasanya dilaksanakan dengan bantuan alat berbentuk jebakan.
      Waktu penjebakan biasanya dilakukan pada siang hari ketika belut belum terbangun, jebakan diisi oleh cacing, anak katak, atau ikan kecil. Selanjutnya posong (alat jebakan) ditaruh di dekat lubang belut dan ditutupi oleh jerami (rumput kering) supaya jebakan tidak terlihat oleh target.
      Setelah ditaruh pada siang hari, posong biasanya diambil pada waktu pagi (setelah shubuh). Diperlukan ingatan yang tajam untuk mengetahui di mana posisi menaruh jebakan. Luasnya sawah dan kemampuan kuatnya ingatan akan memaksimalkan hasil yang di dapat.
      Karena jika yang menyimpan jebakan lupa, maka terkadang banyak jebakan yang tidak ditemukan sehingga justru mengalami kerugian. Akan tetapi, serta orang Cianjur yang melakukan aktifitas mosong ini mempunyai daya ingat yang luar biasa. Pak Ahmad, salah satu masyarakat Cianjur di Kecamatan Cibeber yang saya temui bahkan mengetahui dengan pasti di sawah siapa ia menyimpan jebakan belutnya.
      Dalam sebuah sebuah jebakan, terkadang terdapat lebih dari satu belut yang masuk. Bahkan sering kali masyarakat mendapatkan korban tak terduga seperti ular. Oleh karena itu, diperlukan kehati-hatian ketika mengeluarkan hewan yang terjebak. Karena mungkin saja ada ular yang masih hidup terjebak di dalam posong.
      Dalam sehari, pak Ahmad mengklaim dapat membawa pulang setengah hingga 1,5 kg belut dengan bermodalkan ratusan posong yang ia bawa.
       
      3. Balapan Motor di Jalan Baru Cianjur
      Beda di daerah pedesaannya, beda pula di daerah perkotaannya. Jika di daerah pedesaan tadi saya melihat banyak aktifitas yang sangat kental dengan budaya dan kesederhanaan, di daerah Kota Cianjur yaitu di dekat Terminal Pasir Hayam banyak aktifitas yang kurang lebih sama dengan di kota-kota besar.
      Salah satunya adalah perlombaan balapan motor drag. Uniknya, perlombaan disini merupakan sebuah acara resmi yang biasanya diadakan pada setiap akhir pekan dan hari libur. bahkan, meskipun dilakukan di jalan umum, pihak polisi Cianjur sendiri yang menutup jalan sementara untuk dilakukan balapan motor.
      Tujuan dari kegiatan tersebut menurut salah satu anggota polisi polres Cianjur adalah untuk meminimalisasi tindakan kriminal. Salah satunya dengan memfasilitasi hobi anak muda yang jika tidak diselenggarakan dan diawasi oleh polisi berpotensi terjadi keributan. Dengan diadakannya balapan motor yang dikawal langsung oleh polisi, maka otomatis peserta dan penonton akan segan jika terjadi keributan.
      Alasan tersebut menurut saya unik dan tepat untuk meminimalisasi terjadinya keributan antar geng atau kelompok pemuda. Sehingga dengan diadakannya event semacam itu, maka hobi para bikers juga dapat tersalurkan. Hal ini juga bertujuan meminimalkan acara balapan liar di Cianjur.
       
      Itulah beberapa hal yang saya alami ketika berkunjung ke Cianjur untuk sedikit mengenal kebudayaan dan kebiasaan masyarakat di sana. Sebuah daerah yang menurut saya mempunyai keunikan tersendiri. Pasalnya, ada daerah di selatan Cianjur yang merupakan daerah yang budayanya masih kental dengan teknologi yang terbatas. Sedangkan di daerah kota terdapat masyarakat dengan kebudayaan modern yang masih tertata oleh pemerintahannya.
      SUMBER
    • By eka wibisono
      Kaya apa ya rasanya merayakan pergantian Tahun Baru rame2 dgn keluarga di alam terbuka?? Hmm... pastinya  sensasinya berbeda deh. Oleh karena itu kami sekeluarga besar memilih utk  kemping di malam Tahun Baru 2017 ini.

      Kemping di tempat yg agak mahal udh pernah cobain (Tanakita Riverside Cisaat), nah kali ini kami ingin cobain kemping dgn harga gak terlalu mahal tp mendapat fasilitas yg cukup oke alias gak menderita2 bgt kondisinya hehehe....  Setelah survey,  kami memilih kemping di Batu Tapak Camping Ground (“Batu Tapak”). Batu Tapak ini berlokasi di desa Cidahu, Cicurug, Sukabumi. Lokasinya gak sejauh ke Cisaat dan gampang banget arahnya.
      Kalo naik kendaraan pribadi , dari perempatan lampu merah setelah pintu tol Ciawi, ambil arah jalan raya ke Sukabumi,  pas sampai di daerah Cicurug kita akan lewatin pasar, pabrik Pocari Sweat, Pabrik Aqua (di kanan jalan), setelah lewatin rel kreta api nah kita  siap2  belok kanan, masuk ke jalan agak kecil menuju Batu Tapak ini. Lokasi Batu Tapak ini kebetulan berdekatan dengan Javana Spa yg terletak di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Dr jalan raya sekitar 30-45 menit lah baru sampai di lokasi krn kondisi jalan yg  agak sempit,  jd kendaraan mau gak mau harus pelan2 jalannya.
       

      Ada pilihan transportasi lain jg sih yaitu naik kreta api. Dari informasi yg didapat, naik kreta  jurusan Bogor-Sukabumi.  Nanti turun di Stasiun Cicurug dan tinggal pilih mo sewa angkot yg  byk  parkir di depan stasiun atau naik angkot yg ke arah Cidahu.
      Untuk harga sewa tenda menurut saya sih masih terjangkau ya krn cukup worth it lah dgn fasilitas yg didapat. Nah ini  list harga dan contact personnya.
       


      Asiiknya nih, utk liburan Tahun Baru, Natal dan Lebaran, harga di Batu Tapak ini gak ada tambahan biaya lho, jd harga sewa tenda dll ya sama dgn harga di hari weekdays atau weekend.  Spesial utk malam pergantian tahun, pengelola Batu Tapak membuat acara permainan, musik,  pertunjukan kembang api dan menyediakan makanan gratis utk semua tamu yg menginap.  Asiik kan
      Kebetulan kami semua memutuskan utk ambil paket tenda  yg VIP, dan fasilitas yg didapat yaitu breakfast (sesuai kapasitas tenda), 1 termos air panas, teh gula kopi (sachet ky di hotel), aqua botol, listrik yg menyala sepanjang malam, kamar mandi dgn air panas & dingin. Untuk api unggun, gak termasuk paket tp gak mahal kok, utk seikat kayu dikenakan biaya cuma Rp. 5.000. Oh iya, area kemping yg kita booking disebutnya Area Salak 2. Cocok bgt deh utk kami yg jumlahnya ber 26 org krn di depan tenda kita ada lapangan luas dgn pemandangan  yg  bagus bangeet... Jd anak-anak mo main apapun gak terganggu.
      Yuuk kita liat ada apa aja di lokasi kemping dan bentuk tendanya kaya apa.  
       

       
       
       
       
      Toilet

      Tempat breakfast (Restoran Batu Tapak)

      Males mo masak2 buat makan siang dan makan malam? Jgn kawatir tinggal pesen aja ke restoran yg dikelola oleh Batu Tapak atau beli di kantin yg terletak di parkiran mobil. Kebetulan keluarga kami sih bawa lauk yg udah matang, jadi cuma masak nasi aja..hehehe jg gak pusing urusan makan.
      Saran saya sih buat teman2 yg gak mau repot urusan makan, sebaiknya  tetap membawa indomie, teh, kopi & gula, cadangan aqua utk minum, kompor gas kecil utk masak air panas & indomie, spy gak repot kalau malam2 berasa lapar atau pingin minuman hangat krn restoran pengelola  dan kantin gak buka 24 jam.
      Hmm... apa aja yg bisa diexplore di lokasi kemping ini?

      Selain ke Taman Nasional Gunung Halimun Salak (yg pintu gerbangnya bersebelahan dng lokasi  Batu Tapak), so pasti  air terjun  yg terletak  di dalam lokasi kemping area. Keluarga kami  pilihnya explore air terjun aja sih krn anak2 pingin pd berendam di air terjun. Ada 3 lokasi air terjun g yg bisa kita explore dr  sini.:
      1.    Air terjun 1 paling deket bgt, cuma jalan kaki 10 menit dah sampe tapiii... air terjunnya kecil dan  agak keruh airnya,  ada kolam buatan jika anak2 mau main air. Tapi kurang menarik sih menurut saya.
       
       

      2.    Air terjun 2.
      Utk menuju air terjun ke 2 ini lokasinya agak di atas, jadi kita mau gak mau harus trekking  deh. Jgn kawatir trekkingnya gak ekstrem dan gak terlalu jauh kok. Dari lokasi kemping, yah paling cuma jalan kaki sekitar 30- 45 menit (jalan santai) dan sepanjang jalan mata kita disuguhi pemandangan yg menyegarkan mata lho.  
       

       
      Yg mesti  sedikit berhati-hati  sewaktu berjalan turun ke lokasi air terjun krn agak curam jalan setapaknya.
       
       

       
      Rasa cape terbayar tuh melihat air terjun yg walaupun gak terlalu besar tapi airnya bersih dan jernih bgt. Ini dia  air terjunnya.
       
       

       
       
      Air terjun ini termasuk aman kok buat yg mau berenang, tapi untuk anak-anak tetap disarankan  main airnya di pinggir aja ya.
       
       
      3.    Air terjun 3 disebut juga air terjun Javana Spa. Sayang kami gak sampe ke air terjun 3 tuh krn dr lokasi air terjun 2 kita harus jalan kaki lagi  sih sekitar 30  menit. Wah anak2 kecil langsung deh  teriak gak mau... hehehe... takut gak kuat pas jalan pulang krn gak ada ojek sih. Spy gak penasaran, ini dia air terjun Javana Spa (dicomot dr Google)

       
      Saran:
       -memakai sepatu kets atau sendal gunung krn trekking ke air terjun ke 2 agak licin jika hujan, terutama di jalur turun ke lokasi air terjun..
       -bawa payung  kecil atw jas ujan krn suka hujan tiba2
       -bawa air mineral
       
      Menariknya nih, selain kegiatan jalan2 ke  air terjun, pengelola juga menyediakan permainan  flying fox untuk anak2 tp harus bayar lho harga Rp.100 rb/anak utk 5 permainan. Dijamin pengunjung yg  bawa anak-anak gak akan berasa bosan.

      Pokoke recommended deh tempat kemping Batu Tapak ini.
       
      Nah teman-teman,  ayo jgn ragu utk membawa keluarga nginap di alam terbuka  dgn rasa aman. Salam jalan-jalan!
    • By coker
      ciletuh, sebuah kawasan yang cukup unik, karena teringkapnya batuan yang berumur paling tua di pulau jawa yang secara geomorpologi berbentuk amphitheatre (tapal kuda) menghadap ke samudra hindia. dulunya kawasan ini merupakan dasar laut yang kemudian terangkat ke permukaan karena proses subduksi (tumbukan) antara lempeng benua dan lempeng samudra. melihat apa yang ada ini, sangat pantas kiranya jika istilah geopark dilekatkan padanya.
      kunjungan kali ini merupakan kunjungan ke 2 setelah sebelumnya pada pertengahan mei 2004. jika pada kunjungan pertama melalui jalur laut, maka kali ini melalui jalur darat dengan menggunakan roda 2.
      berawal dari telepon seorang kawan beberapa hari sebelumnya:
      kawan: om cok, posisi?
      saia: di rumah
      kawan: masih inget ciletuh? 14-15 nov besok ada festival disana
      ----- cut -----
      jumat, 13 nov 2015, setelah mempersiapkan segala sesuatunya, pukul 19:30 sang kuda besi mulai meninggalkan rumah diiringi alunan suara jason aldean dan rintik hujan dengan rute bandung - cianjur - sukabumi - pelabuhan ratu - ciletuh. perjalanan sedikit tersendat karena adanya perbaikan jalan di jalur cianjur - sukabumi (disekitar simpang jalan masuk menuju situs gunung padang).
      memasuki kota sukabumi pukul 22:15. ok, waktunya cari warkop untuk sekedar menghangatkan badan sekaligus istirahat. karena hujan yg semakin deras, terpaksa istirahat jd makin panjang. pukul 22:50 kembali nge-gas ditemani linkin park. sekitar 10km sebelum pelabuhan ratu, motor dibelokkan ke kiri menuju ujung genteng. sekitar 15km di depan, di sisi kanan jalan, terlihat sebuah plang bertuliskan geopark ciletuh. ok, kita ikut dan motor pun dibelokkan  ke kanan sesuai petunjuk. setelah menempuh jalan yang berkelok, nail turun dan rusak selama lk. 2jam, pukul 13:12, sampailah di pantai palampang, tempat dimana ciletuh geopark festival berpusat.
      tujuan pertama adalah mencari 2 pohon di pinggir pantai untuk menggantung hammock dan... tidur...
      karena cukup sulit menulis melalui hp kecil di atas bis yang melaju kencang, maka akan disambung segera... 
    • By shata
      Lobster. Hewan laut yang satu ini punya banyak kelebihan: dagingnya banyak, proteinnya tinggi, dan rasanya yang enak. Cuma satu kelemahannya: harganya mahal  Gak heran sih kenapa harganya mahal, mengembangbiakan lobster cukup susah dan butuh waktu lama. Belum lagi biaya pengiriman dari tempat penangkapannya. Jadi hasil akhirnya harga lobster matang di tempat makan yang jauh dari tempat pengiriman lobster pada mahal2. Salah satu cara supaya bisa makan lobster yang murah adalah dateng langsung ke tempat makan yg dekat sama penangkaran lobster. Pilihan TS jatuh kepada Pusat Ikan Bakar & Resto Pelabuhan Ratu. TS sering denger kalau lobster di tempat ini murah dan enak.
       
      LOKASI
      Pusat Ikan Bakar & Resto Pelabuhan Ratu (PIBR) berada di dermaga yang sejajar sama pantai2 Pelabuhan Ratu. Dermaganya ditandai dengan gapura besar bertuliskan Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhan Ratu. Gak jauh dari situ ada Tempat Pelelangan Ikan (TPI), yang bersebelahan sama PIBR Pelabuhan Ratu. Buat alamat persisnya TS kurang yakin, tapi sepertinya antara Jalan Raya Cisolok-Pelabuhan Ratu atau Jalan Nasional III.
      Pelabuhan Ratu bisa dicapai dari Jakarta, Sukabumi, atau kota-kota lainnya. Karena TS udah ke Sukabumi duluan, TS ke arah Selatan menuju Pelabuhan Ratu. TS takjub sendiri liat jalanan Sukabumi-Pelabuhan Ratu yang sekarang udah mulus banget. Jadinya waktu perjalanan yang dibutuhkan lebih cepet, cuma sekitar 1 jam. TS ikutin semua petunjuk arah ke Pelabuhan Ratu sampai tiba di tengah kota Pelabuhan Ratu yang ditandai sama Pasar Pelabuhan Ratu. Pasar ini besar dan ramai banget, jadi gampang ditemukan. Di seberang pasar ada SPBU Pertamina dan disebelahnya ada PIBR Pelabuhan Ratu.
       
      PIBR PELABUHAN RATU
      PIBR tampak depan PIBR Pelabuhan Ratu berbentuk gedung 2 tingkat dengan warna cat bagian depan biru dan hijau. Di bagian atas gedung tertulis Pasar Ikan & Resto Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhan Ratu. Selain tulisan itu, ada juga spanduk2 bergambar foto2 seafood yang menggugah selera. Lantai 1 PIBR Pelabuhan Ratu digunakan sebagai tempat penyajian ikan dan hewan laut lain yang masih mentah biar pengunjung bisa pilih2 dulu mau hewan apa dan berapa banyak jumlahnya. Hewan2 laut ini berasal dari TPI dan pasar ikan yang ada di sebelahnya. Penjual di TPI dan pasar ikan tentu ngambil hewan laut dari hasil tangkapan hari itu, jadi Jalan2ers gak usah ragu sama kualitas dan kesegaran hewan lautnya.

      Hewan laut yang dijual Hewan laut yang bisa dipilih ada ikan kakap merah, kakap putih, bawal, tuna, tongkol, layur, salmon, kerapu, dan jenis ikan lainnya. Selain ikan, ada kepiting, udang, cumi, dan tentu saja LOBSTER! Jenis lobster yang ada di TPI dan PIBR Pelabuhan Ratu adalah Homarus americanus atau yang biasa disebut sebagai lobster amerika. Warnanya hitam kemerah2an, panjangnya rata2 10-15 cm. Hewan-hewan laut ini beberapa ada yang masih hidup, tapi banyakan yang udah mati. Yang masih hidup biasanya buat dikirim ke luar kota. Contohnya ke Jakarta, Bandung, dan kota2 besar lain yang membutuhkan supply lobster.
            
                                                  Mas2 yang bertugas melayani konsumen                                             Aneka hewan laut tampak dari dekat                                        
      Cara pesan seafood Kalau Jalan2ers bisa nentuin sendiri mana hewan laut terbaik menurut kalian, silahkan pilih terus bilang ke mas2 atau mbak2 nya biar ditimbang, dibersihin, dan dimasak. Kalau gak bisa nentuin sendiri macem TS, tinggal pasrah minta dipilihin sama mas2nya :") Oh ya, buat Jalan2ers yang mau beli hewan lautnya di pasar ikan atau di TPI boleh banget lho.. Nanti tinggal dibawa aja ke dalam PIBR dan minta dibersihin kemudian dimasak. TS malah saranin begitu karena pilihan hewan lautnya jauh lebih banyak dan bahkan bisa lebih murah karena bisa tawar-menawar. Pilihan cara memasak seafood nya gak sebanyak di tempat2 makan seafood di Jakarta, cuma bisa digoreng biasa, dibakar, bisa juga dimasak dengan saus padang, mentega, asam manis, dan saus tiram. Semua hewan laut bisa dihidangkan dengan cara masak tersebut. Spesial buat Jalan2ers, TS kasih rekomendasi berdasarkan hasil tanya2 dan coba sendiri. Udang paling enak dibakar, ikan dimasak saus asam manis, dan lobster dimasak saus mentega. Jangan lupa juga pesan nasi putih atau menu lain karena belum termasuk. 
      Tempat makan di PIBR Restoran / tempat makan PIBR ada di lantai 2. Jalan2ers yang udah selesai pesan, bisa langsung naik ke lantai ini nanti pesanannya akan diantar. Pesan minum atau lauk lain selain seafood bisa ke pelayan yang ada di lantai ini. Luas lantai 2 lumayan, bisa menampung sekitar 80 orang. Setiap meja adalah meja kayu dengan taplak kotak2 hitam putih, dilengkapi kursi plastik. Di lantai ini juga ada jendela yang cukup besar, dari situ kita bisa liat pemandangan langsung ke laut dan Pelabuhan Ratu.
      Pelayanan, rasa hidangan, dan total harga Kurang lebih 15 menit, semua pesanan TS, lengkap dengan nasi putih bakul dan lalapan, udah dateng. TS pesen 3 jenis seafood: udang bakar, lobster saus padang, dan ikan kerapu asam manis. Udang dan ikan kerapu nya terasa segar, enak, lobsternya juga tapi agak kurang pas sausnya. Makanya TS menyarankan buat pilih saus jenis yang lain untuk lobsternya. Buat minuman, pilihannya gak banyak dan gak tertera di menu. Jadi Jalan2ers bisa langsung tanya ke pelayan sekaligus pesan. 
      Pelayanan di PIBR tipikal pelayanan restoran daerah. Jumlah yang ada di lantai 2 hanya beberapa, semuanya pake baju bebas yang kasual, dan sibuk mondar-mandir sama kerjaan masing2. Agak susah buat manggil mereka. Untungnya mereka cepet dalam menyelesaikan pesanan dan Alhamdulillah pas TS gak ada pesanan yang salah.
      Seafood Pelabuhan Ratu TS bilang cukup murah. Total semua pesanan TS sekitar 300.000-an. Itu udah termasuk 1/2 kg udang, 1/2 kg lobster, 1 kg ikan kerapu, nasi 1 bakul, cah kangkung 1 porsi, tempe & tahu goreng 1 porsi, dan lalapan. Rincian untuk seafood: udang Rp 100.000/kg, lobster RP 200.000/kg, ikan kerapu 50.000/kg. Ini harga untuk yang masih mentah. Ada tarif tambahan buat masaknya sebesar Rp 10.000 buat 1/2 kg dan Rp 15.000 buat 1 kg. Tarif ini berlaku untuk satu jenis seafood, tapi berlaku buat semua cara masak. Mau digoreng, dibakar, dicampur saus, semua sama saja. 

      3 seafood, tempe tahu goreng, lalapan

      Lobster Saus Padang 1/2 kg

       Udang Bakar 1/2 kg

      Kerapu Asam Manis 1 kg
      Overall TS puas sama rasa seafood Pelabuhan Ratu, terutama lobsternya walau ukurannya gak sebesar yang TS bayangkan. Rasa dan harganya sangat sebanding. Next time kalau ke PIBR lagi TS mau beli hewan lautnya di TPI atau di pasar ikan supaya bisa pilih jenis hewan laut yang lain, yang lebih segar, dengan harga yang lebih murah juga. Jalan2ers yang sedang merencanakan atau bahkan sedang ada di Sukabumi dan sekitarnya, TS sarankan segera meluncur buat coba seafood ala PIBR 
    • By Debi anwa
      Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan Warungkondang, dijalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara. sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Gunung_Padang
      perjalanan ini sebenarnya dari sebuah keisengan ketika saya kembali ke Bandung menggunakan motor dari Tangerang.
      saya berangkat jam 10 pagi dari Tangerang, sekitar jam satu siang saya memilih untuk beristirahat di puncak bogor. karena waktu masih siang, saya memutuskan untuk mencari destinasi menarik di daerah puncak bogor. ketika browsing-browsing munculah sebuah artikel yang membahas Gunung Padang. untuk menghilangkan rasa penasaran saya, akhirnya saya bulatkan tekad untuk ke Gunung Padang dahulu sebelum kembali ke Bandung.
      perjalanannya cukup gampang, namun jika dari puncak bogor membutuhkan waktu sekitar dua jam.
      dari puncak bogor, kamu tinggal ambil arah ke Cianjur, ikuti jalan saja sampai ketemu perempatan bundaran cianjur, ambil kanan ke arah warung kondang, Sukabumi. nanti akan melewati pasar warung kondang, dari pasar tersebut kita lurus saja mengikuti jalan, sekitar -/+ 1km nanti kita akan melihat plang arah ke Gunung Padang. Plangnya berada di sebelah kiri jalan dan tidak terlalu besar, jadi jangan sampai terlewat gaes.
      setelah masuk ke gang / jalan yang menuju Gunung Padang, kamu hanya tinggal mengikuti jalan saja. jalanya cukup jauh, jika naik motor sekitar 45menit. nanti ada plang arah lagi yang akan menuntun kamu menuju Gunung Padang. nanti kamu akan menemukan kebun teh, dari kebun teh, Gunung padang tidak jauh lagi. jangan takut tidak ada parkir, karena pemerintah sudah menyiapkan lahan parkir yang cukup. dari tempat parkir kita harus menaiki sekitar 600 anak tangga untuk sampai puncak Gunung Padang.
      sekitar Gunung Padang masih ada Destinasi menarik lainya, seperti Terowongan Lampegan dan Air Terjun Cikondang. karena sudah sudah sore dan saya harus kembali ke Bandung, jadi saya tidak bisa menikmati kedua destinasi tersebut, saya hanya menikmati Gunung Padang saja.
      biaya
      - tiket masuk Rp.2500 satu orang (harga bulan Desember 2014)
      - tiket parkir Rp.2000
      tips buat kamu yang menggunakan motor.
      - isi penuh bensin kamu, ketika masih di jalan raya Sukabumi
      - bawa cemilan atau makanan dan minum
      ouh iyah gaes mohon baca dan taati aturan yang berlaku disana yah. jangan vandalisme.
       
      sekian dari saya. terima kasih. mohon maaf kalo ada kesalah kata dan kurang detailnya cerita.