Sign in to follow this  
Luwaks

7 Benda yang Takkan Lulus 'Sensor' di Bandara

8 posts in this topic

Oleh-oleh atau suvenir, bisa menjadi hadiah untuk teman dan keluarga atau kenang-kenangan traveling. Tapi hati-hati, ada 7 benda yang tak bisa lulus sensor keamanan bandara.

Diintip dari Budget Travel, Jumat (19/10/2012) inilah 7 benda yang tak bisa lolos lewat gerbang keamanan bandara, terutama saat liburan di luar negeri:

1. Tumbuhan.

Seperti contoh di AS, Anda tak bisa membawa serta tanaman dan sejenisnya kecuali membuat kartu izin terlebih dahulu. Mungkin Anda mengira buket bunga bisa dengan mudah lewat dari pemeriksaan. Jangan salah, buket bunga yang berisi potongan buah berry, ujung daun cemara dan mengandung biji takkan bisa Anda temui lagi sesaat setelah lewat gerbang check out.

2. Gading.

Ini adalah salah satu barang yang ilegal dan pasti tidak bisa dibawa ketika penerbangan internasional.

3. Artefak kuno.

Dilarang karena mungkin barang curian dari negara tempat kita membelinya. Jadi kita harus berhati2.

4. Makanan dari Daging.

di beberapa negara, tidak boleh membawa daging, karena takut mengandung virus atau bakteri.

5. Suvenir dari negara bermasalah.

Kuba, Iran, Burma dan Sudan adalah 4 dari beberapa negara yang sering bermasalah. Membawa oleh-oleh dari sana sungguh bukanlah ide yang baik. Menjadikan cerutu khas Kuba bisa jadi oleh-oleh yang menarik. Agar barang-barang dari negara-negara tersebut bisa tetap jadi milik Anda setelah lewat pemeriksaan, usahakan barang yang Anda bawa bernilai kurang dari 100 USD (Rp 950.000).

6. Buah dan Sayuran.

Seperti daging, buah atau sayuran juga dilarang karena takut mengandung virus atau bakteri.

7. Barang Palsu

Masih di AS, mereka tidak menerima barang-barang palsu atau KW. Hati-hati pakaian atau oleh-oleh Anda ditarik karena ternyata itu bukan barang asli. Tas Birkin, kaus Disney, atau jaket Sponge Bob Anda bisa saja disita karena ternyata tak asli. Jika ingin berlibur ke AS, ada baiknya gunakan kaus dan pakaian yang bermerk asli, atau bermerk tidak copyright atau tak dilindungi.

Share this post


Link to post
Share on other sites

ternyata kalo melihat dari tulisan seperti ini sepertinya ketat sekali yah?

tapi, untuk saya sih tinggal lakuin aja. ga usah takut ama panik waktu melewati pemeriksaan. malahan yang terlihat paniik pasti bakal ditanya macem2x.

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah kalo senjata tajam n narkoba gmna tuh :D

yah pasti lah, masih banyak lagi sebenernya kalau mau disebutin.

tapi yang ini biasa orang ga tau kan. kl narkoba sama senjata tajam emang sudah ada peringatan gede2.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By anna22
      Baru dapat info dari teman jalan, kalau mulai per tanggal 22 Januari 2018. Maskapai Air Asia penerbangan Internasional di Soekarno Hatta Airport pindah ke Terminal 3 bergabung dengan Garuda dan beberapa penerbangan internasional lainnya. 
      Berikut ini adalah info penerbangan maskapai di Bandara Soekarno Hatta: 

      semoga bermanfaat yaaa 
    • By Dewi Calico
      BAD EXPERIENCE IS THE BEST EXPERIENCE
      안녕하세요,
      Haii dear.... Aku sengaja nulis judul seperti itu supaya kalian semakin menganggap aku gila haha.
      I wanna say:
      Terkadang hidup itu berat, dan itulah tantangan terbesar dan membuat diri semakin level up serta menghargai bahwa setiap pengalaman itu menyimpan pelajaran.
      Last month, bulan October aku tergoda untuk mencoba NAM air.
      Terbang dari Yogya menuju Bali.
      Karena Garuda Indonesia dan Air Asia sudah terlalu sering untuk penerbangan dari Yogya.
      Well aku dapat flight yang early morning.
      Taraaaa sukses booked ticket via Traveloka.
      Flight pertama jam 6am, otomatis Chek in sekitar jam 5am.
      Okay aku memulai pengalaman gilaku karena aku memutuskan untuk bobok manjaa ala menginap di Airport.
      I don't know why aku gila banget ingin melakukan itu hmm maybe karena aku ingin merasakan tidur di Airport dan siapa tau dapat teman baru.
      Aku berangkat H-1(eehh bener kan, itu sebutannya kalo flight besok jadi today adalah H-1), Semoga kalian paham haha.
      Yaa itu berangkat dan sampai depan Airport Yogya kondisi hujan deras.
      And i wanna cry karena payung unyu kesayanganku gak bisa terbuka, gila aja kan aku basah basahan ala Video klip India itu hahaha ala Video India yaaa bukan Miyabi hahha.
      Okay dan aku bingung bagaimana cara ke Airport dengan kondisi basah begitu dan payungku Error.
      Ada Taksi yang menawarkan diri mengantar ke Airport.
      Proses tawar menawar finally jatuh pada harga 30.000 IDR untuk diantar ke Airport.
      Ya sudah lah rada mahal dan emang mahal sih segitu tapi gimana lagi aku pasrah karena otak sudah overload.
      Touch down di Airport, dan aku duduk duduk.
      Eehhh ada yang aneh deh, something wrong terjadi.
      Aahhh GOD kok tiba tiba Mens sih padahal belum jadwalnya, oke jadwal maju.
      Jadi itu Rok ku sudah berlumuran darah, gila aja kan entah orang melihat aku seperti orang sedang akan melahirkan atau gimana.
      Aku udah nahan tangis, kok hidup ku begini banget sih dan rasanya pengen pulang ke Ngawi saja tapi kan udah beli tiket.
      Oke ke kamar mandi dan membersihkan diri.
      Setelah itu makan KFC sambil menunggu malam untuk bobok.
      This is my crazy experience di mulai.
      Jam 10pm ada petugas melakukan sweeping.
      Aku, dan banyak orang lagi kena sweeping.
      Rasanya tuh bener bener stress lhoo apaan sih macam Cabe-cabean kena razia atau gimana yaaa.
      Wanita se Cute aku kena sweeping??
      Ternyata itu kebijakan AIRPORT !!
      Jam 10pm lokasi Airport harus STERIL, tak ada yang stay di Airport.
      Mau berontak juga yaa sudah lah pasrah pokoknya.
      Dalam otakku hanya berpikir, aku tidur dimana?? Hotel kalo untuk sebentar rasanya rugi juga cause tomorrow jam 5am udah harus chek in untuk flight.
      Dan TUHAN mulai memberi keajaiban.
      Aku dipertemukan dengan 6 orang yang kebetulan bernasib sama.
      Mereka juga akan naik NAM AIR,tujuan Bali serta mereka asli Bali.
      Finally kami mencari penginapan murah di depan Airport.
      175.000/room dipakai ber-7.
      This is first experience aku bobok ramai-ramai.
      Jadi kami patungan 25.000/Person.
      Kamarnya yaa biasa banget.
      2 bed, tikar, TV udah itu saja.
      Kamar mandi di luar.
      Awalnya aku sedikit merasa aneh tapi seiring berjalan waktu menjadi terbiasa dan bisa tidur.
      Sangat aneh, aku tidur sangat nyenyak banget hahahhaa.
      Kami saling berkenalan dan berbagi kisah.
      Aahhh seperti keajaiban banget menemukan teman teman baru dan itu aku terharu banget.
      Keesokan harinya jam 4.30 am kami bersiap ke Airport.
      Masih HUJAN!!! dan entah KEAJAIBAN TUHAN itu payung kesayangan ku bisa terbuka dan kupakai jadi tidak errror.
      Aahhh THANK TUHAN, ini pengalaman luar biasa.
      Kami semua early morning dalam kondisi hujan jalan menuju ke Airport di Terminal 2 yang cukup jauh.
      Setelah chek in-Boarding.
      Aku said Terimakasih kepada mereka karena telah menjadi bagian dalam pengalaman luar biasa itu.
      Kami saling bertukar Facebook, jadi now mereka ada di friendlist FB aku.
      Dan akhirnya Flight ke Bali dengan cuaca yang mulai cerah,touch down di Bali dengan lancar.
      Sampai di Bali, aku berpisah dengan mereka.
      Aahhh aku sedikit menahan tangis di depan mereka.
      Aku benar-benar bahagia dengan Bad experience itu yang justru berisi banyak pengalaman berharga.
      Terkadang, teman itu bisa kita dapatkan saat mengalami bad experience.
      Terimakasih TUHAN telah memberi banyak pengalaman luar biasa.
      Dan untuk kalian yang terkadang takut dengan bad experience saat traveling, Believe me bahwa TUHAN selalu ada bersama kalian dan akan memberi banyak keajaiban.
      Happy Traveling,
      Salam Dewi Calico.
       
       









    • By vie asano
      Pada thread Inilah Aneka Tips Gokil Untuk Menghemat Biaya Akomodasi Saat Berwisata, pada poin ke-5 saya menulis tentang menginap di airport sebagai salah satu cara untuk menghemat biaya transportasi. Pasti tak sedikit di antara Jalan2ers yang berpikir “menginap di airport? Serius?!†dan menganggap itu hanya teori saja. Pada kenyataannya, menginap di airport memang bisa dilakukan lho.
       

       
      Foto 01:
      Menginap di bandara [foto: SUMBER]
       
      Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan menjadikan bandara sebagai tempat tidur semalam. Yang paling utama, wisatawan dapat menghemat biaya akomodasi. Coba pikir, saat berwisata biasanya orang hanya tidur selama beberapa jam saja. Bayangkan jika kalian datang dengan penerbangan paling malam dan langsung buru-buru pergi ke hotel. Baru juga check in dan tidur beberapa jam, kalian sudah harus check out. Berapa banyak biaya yang bisa dihemat dengan tidur di tempat gratisan seperti bandara? Wisatawan juga dapat menghemat biaya transportasi dari bandara menuju hotel dan bisa dialihkan untuk hal lainnya. Dan jika wisatawan berada di airport yang tepat, ada banyak fasilitas gratisan yang bisa dimanfaatkan di bandara mulai dari colokan listrik hingga kamar mandi yang nyaman, serta bangku yang empuk dan nyaman untuk tidur; dan semua itu tersedia gratis.
       
      Tertarik untuk menginap di airport? Kenali dulu tips dan triknya agar acara menginap di airport berjalan lancar, aman, damai, dan sejahtera (apaan sih?) yang disarikan dari berbagai sumber.
      1.Hal yang paling dasar adalah ketahui dulu apakah airport yang ada di negara tujuan wisata Jalan2ers termasuk ramah terhadap wisatawan asing atau tidak, dan kenali juga apakah airport tersebut dapat dijadikan tempat untuk menginap atau tidak. Ya, tidak semua airport mengijinkan wisatawan untuk menginap, kecuali untuk keadaan darurat seperti penerbangan ditunda karena cuaca buruk (saya pernah mengalami ini!). Memang sih belum tentu wisatawan akan langsung diusir saat akan menginap di airport, namun ada kemungkinan beberapa bandara tidak ramah terhadap para penginap. Dan tidak semua airport memiliki fasilitas yang nyaman untuk digunakan sebagai tempat menginap, seperti misalnya tidak memiliki bangku yang cukup nyaman untuk tidur sehingga wisatawan harus tidur di lantai atau menggunakan sleeping bag yang dibawa sendiri. Intinya, kenali dulu bandara tujuan sebelum memutuskan untuk mendamparkan diri disana, kecuali jika Jalan2ers termasuk suka melakukan petualangan lebih dan siap menghadapi berbagai situasi.
       
      2.Siapkan alasan mengapa kalian harus menginap di airport. Terkadang petugas keamanan yang berpatroli akan menanyakan mengapa kalian menginap di airport. Jika tak bisa menjawab itu, jangan heran jika wisatawan akhirnya digelandang ke kantor security untuk diinterogasi lebih lanjut. Terkadang wisatawan juga diminta untuk membuktikan alasannya tersebut. Jadi, menginap di airport hanya disarankan untuk wisatawan yang memiliki situasi khusus, seperti datang dengan penerbangan terakhir, mengincar penerbangan pertama, dan sejenisnya.
       
      3.Setelah mengetahui airport mana yang bisa diinapi dan juga menyiapkan alasan, kenali spot aman untuk menginap di suatu bandara. Cari tahu dimana kantor sekuriti, posisi CCTV, dan area paling aman untuk menginap. Sekuriti di bandara yang baik biasanya tak keberatan menunjukkan spot menginap yang paling aman.
       
      4.Jangan lupa untuk menyiapkan beberapa hal berikut ini saat memutuskan untuk menginap di airport:
      -Perlengkapan toiletries dan perlengkapan kebersihan (seperti tisu antiseptik, pembunuh kuman, dan sejenisnya) karena tidak semua bandara itu bersih, terutama kamar mandinya.
      -Air minum dan snack. Tak banyak toko makanan/minuman yang buka 24 jam di bandara, kecuali jika kalian menginap di bandara yang memiliki banyak vending machine. Jadi tak ada salahnya berbekal makanan/minuman untuk persediaan.
      -Peralatan untuk menunjang kenyamanan tidur, seperti penutup mata dan pemutar MP3 lengkap dengan earphone. Mengingat banyak yang menjadikan airport sebagai tempat menginap, wisatawan akan bertemu dengan banyak orang yang memiliki banyak kebiasaan tidur. Daripada cari ribut dengan pengunjung lainnya, lebih baik bersiap-siap untuk menghadapi kemungkinan adanya gangguan saat tidur.
      -Peralatan tambahan lainnya, seperti buku, majalah, dan powerbank. Utamanya sih untuk mengisi waktu selama berada di airport.
       
      5.Tak punya selimut? Perlu diketahui, beberapa bandara memiliki persediaan selimut lho. Biasanya selimut-selimut itu untuk mengantisipasi jika penumpang harus menginap karena penerbangan tertunda akibat cuaca buruk. Tak ada salahnya memastikan apakah wisatawan dapat meminjam selimut-selimut terebut pada pihak yang berwenang, baik dengan biaya tertentu maupun secara gratis.
       
      6.Tak semua bandara itu aman. Lindungilah selalu barang bawaan saat menginap di bandara. Jika tak ada tempat penitipan barang seperti loker koin, setidaknya lakukan beberapa usaha agar orang sulit untuk mengakses barang-barang kita. Caranya bisa bervariasi karena semua tergantung pada situasi di bandara tersebut. Tips lain yang menyangkut masalah keamanan adalah melakukan giliran jaga (jika pergi bersama teman/keluarga). Sedangkan jika pergi wisata sendirian, berkumpullah bersama wisatawan lain yang juga akan menginap di bandara.
       

       
      Foto xx:
      Sejumlah orang menginap di airport [foto: SUMBER]
       
      7.Ingin kenyamanan ekstra? Beberapa bandara menyediakan lounge yang dapat dimasuki dengan biaya tertentu. Ada lounge yang buka 24 jam (sehingga wisatawan bisa sambil menginap disana), ada juga yang baru buka di pagi hari. Ada juga beberapa bandara yang menyediakan sleeping box dengan biaya tertentu. Intinya sih tak ada salahnya mengenali fasilitas yang ada di bandara yang menjadi tempat tujuan menginap. Memang sih jadinya nggak gratis, tapi untuk pengalaman lebih, kenapa tidak?
       
      Tips paling wahid:
       
      Walau akhir-akhir ini aktifitas menginap di airport sudah sering dilakukan oleh wisatawan, tetap saja ada beberapa pihak di bandara yang berpikir jika airport bukanlah hotel. Terkadang ada aturan-aturan aneh yang dapat mengganggu kenyamanan wisatawan, seperti membangunkan saat dini hari. Kunci utama agar bisa “lolos†dari staff bandara adalah dengan bersikap sepolos mungkin. Bersikaplah seolah kalian terpaksa menginap di bandara dan ini merupakan kali pertama kalian, sekalipun sebetulnya sudah beberapa kali menginap di bandara. Biasanya staff akan lebih ramah pada wisatawan yang “kelihatan tak ingin menginap di airport†dibanding dengan yang memang berniat untuk tidur di airport. Dan jika kalian pergi sendirian (solo traveller), jika ingin minta dibangunkan pada jam tertentu, siapkan notes dengan catatan khusus (seperti “tolong bangunkan saya pada pukul ……). Biasanya wisatawan maupun pengunjung bandara lainnya akan dengan senang hati membangunkan kalian.
       
      Semoa bermanfaat!
    • By redocean
      Ketika kita mengalami layover yang mengharuskan kita menunggu beberapa jam, tentunya tidak mudah dan membosankan. Ada beberapa cara untuk mengatasi bosan tersebut. Dan percayalah, cara-cara berikut ini sangat mudah dan tidak repot. Silakan dicoba dan buktikan bahwa anda tidak akan bosan saat singgah di suatu bandara. Sekarang, dapat tiket pesawat promo mudah lho jd bisa terbang kemana saja :)   - Nikmati fasilitas bandara Salah satu cara mudahnya adalah menikmati fasilitas bandara. Anda bisa jalan-jalan keliling bandara dan melihat-lihat fasilitas yang disediakan. Ada sejumlah negara yang memiliki bandara dengan fasilitas hiburan terbaik yang luar biasa.    Sebut saja misalnya Bandara Changi di Singapura. Semua setuju kalau bandara yang satu ini memang bagus banget. Di bandara Changi ini terdapat bioskop, kolam renang, kebun, toko belanja, dan sebagainya. Anda bisa mampir sambil menunggu jadwal keberangkatan selanjutnya.   Selain Bandara Changi di Singapura, bandara lain yang terkenal banget sama bagusnya bandara ada juga Bandara Amsterdam di Belanda, Bandara Munich di Jerman, Bandara Incheon di Korea Selatan, Bandara Hong Kong di Hong Kong, sama Bandara Vancouver di British Coloumbia serta Bandara Zurich di Swiss.   Yang di bandara Belanda, ada tempat-tempat edukatif kayak perpustakaan, museum, ada juga kasino sih, hehe. Yang di Jerman ada tempat pembuatan bir, terus kolam renang outdoor, ada juga pasar natal. Kalau di Korea, ada sauna sma spa, pijat ala Thailand, bioskop, ice skating, dan pertunjukkan musik.   Di Hong Kong juga ada bioskop, taman edukasi, sama lapangan golf. Sedangkan di Coloumbisa itu ada awuarium yang terdapat pameran ubur-ubur gitu. Terakhir, di Swiss ada deck observasi dan miniatur bandara. Pokoknya nikmati saja fasilitas di bandara jika mau.   - Jalan-jalan di Bandara Selain menikmati fasilitas Bandara, jalan-jalan aja di bandara mungkin bisa membantu killing the time. Jalan-jalan berkeliling dan melihat-lihat bandara salah satu yang bisa anda lakukan di sela-sela waktu singgah anda. Selain menyenangkan, jalan2 juga tentunya sehat untuk tubuh anda.    - Mendengarkan musik Paling umum yang dilakukan seseorang saat menunggu adalah mendengarkan musik. Mendengarkan lagu-lagu kesayangan sambil bersantai atau meditasi juga membantu mengembalikan energi anda. Anggaplah peristirahatan sejenak anda ini peristirahatan yang berkualitas. Dengan begitu, anda akan lebih fit melanjutkan perjalanan.   - Mendengarkan audio book Selain musik, audio book juga bisa menjadi alternatif. Tentu jika anda malas dengan membaca buku. Mendengarkan audio book menjadi pilihan. Terkadang, mungkin anda lupa mengemas buku di dalam tas yang segan untuk dibongkar.   - Membaca Buku Membaca buku bisa jadi pilihan tepat. Sebaiknya, anda membawa buku sebagai teman perjalanan anda. Di luar negeri, membaca buku merupakan salah satu kegiatan paling umum yang dilakukan seseorang ketika sedang menunggu.   - Menulis Menulis bisa mengembalikan pikiran kembali segar. Anda bisa menulis kisah perjalanan anda yang masih fresh dirasakan dan diingat. Cari saja tempat yang nyaman untuk menulis dan menulislah. Siapa tahu, catatan perjalanan anda sangat menarik untuk dikonsumsi publik.   - Browsing internet Jangan ketinggalan berita. Anda tetap bisa memperbaharui berita anda dengan membacanya di internet. Browsing di situs favorit anda atau bisa juga mengunjungi situs negara terkait. Bosan? Masih ada media sosial yang bisa menemani anda. Nikmati waktu senggang anda.   - Menonton  Menonton nggak harus ke bioskop, bukan? Saat ini, anda sudah bisa menonton di mana saja, termasuk di hape anda. Sejumlah aplikasi streaming bisa didapatkan. Jika sulit dengan koneksi internet, anda bisa mempersiapkannya dari rumah. Memindahkan file video anda dari perangkat lain ke smartphone anda adalah cara yang cerdas untuk bisa menghabiskan waktu singgah anda.   - Download aplikasi dan games Selain itu, ponsel akan memberikan anda banyak keuntungan sebagai teman perjalanan. Bisa juga mengunduh sejumlah aplikasi dan juga games untuk anda mainkan. Tidak hanya mendownload, anda juga bisa menggunakan games yang sudah tersedia di hape anda. Anda gamers? Pasti anda melakukan hal ini.   Siap melakukan perjalanan ke luar negeri?
    • By Sari Suwito
      Sebagai warga negara Indonesia, entah harus merasa malu ataupun miris mendengar aduan dari salah satu tamu saya dari Malaysia. Bandara yang merupakan pintu gerbang masuk/keluar wilayah Indonesia ternyata menjadi salah satu aib bagi dunia wisata Indonesia dikarenakan oknum2 yang berada di dalamnya.

      Kejadian ini terjadi ketika tamu saya akan masuk boarding room di Terminal 3 Soekarno Hatta, tamu kan diwajibkan untuk scan semua barang bawaan, dan tamu saya membawa hand carry beberapa camilan yang di beli di Bandung serta buah salak yang sudah di packing rapi dalam kardus. Petugas menegur tamu saya, kalau buah salak itu berbau tajam jadi tidak boleh dibawa masuk ke kabin pesawat. Kemudian petugas tersebut dengan tanpa basa basi meminta uang supaya buah salak tersebut bisa dibawa ke atas pesawat. Alangkah terkejutnya tamu saya, karena ini bukan pertama kalinya membawa buah salak ke Malaysia dan tak pernah ada warning kalau buah salak dilarang dibawa ke dalam pesawat.

      Tamu saya otomatis merasa geram dan marah, pada awalnya berniat untuk membuang buah salak itu, tapi sayang juga buah salak sudah dipacking rapi. Tamu saya bilang seandainya buah salak itu tadi dibawa dalam plastik, tamu saya berniat menginjak-injak buah salak di depan mata petugas Bandara kemudian melemparkan ke tempat sampah di depan petugas bandara tersebut untuk menunjukkan ketidaksetujuan dengan attitude petugas Bandara tersebut. Tetapi tamu saya sudah terlanjur merasa jengkel dan malas untuk berdebat, akhirnya dengan terpaksa mencari-cari uang rupiah yang masih tersisa di dompetnya, dan sialnya yang tersisa tinggal 1 lembar uang 100ribuan. Walhasil uang 100ribu mendarat dengan terpaksa ke tangan petugas di Bandara dibarengi hati yang dongkol.

      Saya tak habis pikir bagaimana mungkin seorang petugas melarang buah salak dibawa ke dalam kabin, tapi begitu dikasih duit 100ribu buah salak tersebut boleh dibawa masuk ke kabin pesawat. Kejadian ini mungkin terjadi di beberapa bandara lain di Indonesia, dan apakah ini mental petugas Bandara di Indonesia yang hobby memalak penumpang pesawat?
      Sungguh memprihatinkan...
    • By moonlight
      Bandara, salah satu bagian terpenting dalam urusan travelling. Menunggu di bandara bisa menjadi hal yang membosankan, apalagi jika terjadi delay yang terlalu lama. Pernah ga sih kalian nunggu di Bandara dalam waktu yang lama? Terus apa aja aktivitas kalian selama nunggu di Bandara?   Tak banyak yang bisa dilakukan di bandara apalagi jika bandara tersebut minim fasilitas. Nah, beberapa aktivitas berikut ini bisa kalian lakukan untuk meminimalisasi kebosanan saat menunggu di Bandara. Apa aja?   1. Menengarkan musik Sepele, karena ketika kita mendengarkan musik tentu kita akan sedikit lebih baik. Simple sih dan biasanya ini banyak yang melakukannya. Jadi, Pastikan mp3 atau ponsel kalian menyala dengan baik agar bisa mendengarkan musik sambil menunggu di Bandara.   2. Bermain internet Fasilitas Wi-fi di bandara masih belum mumpuni memang untuk membuat kita nyaman berselancar di dunia maya. Karena itu, jangan mengandalkan wi-fi dan pastikan pulsa atau kuota internet kalian masih oke. Kita bisa bermain di dunia maya sambil menunggu di Bandara.   3. Cari teman baru Buat yang supel, tentunya hal ini akan sangat mudah. Tapi, buat kalian yang masih malu-malu, coba mulai dengan menyapa teman "senasib" yang memang lagi bosan menunggu. Obrolan-obrolan ringan akan membuat anda sedikit lebih nyaman.   4. Jalan2 Hm... yah kalau bosen, jalan2 di sekitar mungkin bisa membuat perasaan lebih baik. Kita bisa melihat-lihat dan siapa tahu waktu akan terasa lebih cepat.   Dilansir travel Kompas, sebuah situs pencarian Skyscanner melakukan survei kepada 10.000 pelancong tentang fasilitas apa yang diinginkan ada di Bandara. Hasilnya, sebanyak 49% ternyata memilih Bioskop!! Waw... setuju ga?   Bayangkan jika memang di Bandara-bandara disediakan bisokop. Kita yang terkena delay panjang bisa menyempatkan diri menonton film. Menunggu akan menjadi hal yang tidak terlalu membosankan dengan kehadiran fasilitas tersebut. Kalau di Soetta ada itu gimana ya??   Nah, selain bioskop, di peringkat kedua orang-orang ternayata memilih sleep pod atau fasilitas untuk tidur. Ya, saya sendiri juga setuju untuk fasilitas tidur semacam itu. Apalagi, kalau ratenya juga murah. Tentunya ini akan membuat kita lebih aman dan nyaman, terutama ketika ada penerbangan yang terlalu malam atau bahkan terlalu pagi.   Fasilitas sleep pod sudah diperkenalkan di salah satu bandara International, yaitu di Bandara International Abu Dhabi. Di sana, sleep Pod sudah dibuka pada sekitar bulan April lalu dan harganya pun cukup terjangkau. Para pelancong yang ingin tidur di sana dikenakan tarif yang harganya tidak lebih dari Rp 150.000. Cukup murah kan?   Para pelancong di survei tersebut memang banyak yang mengharapkan fasilitas hiburan. Hal ini dinilai wajar karena minimnya aktivitas yang bisa dilakukan di bandara. Selain bioskop, sleep pod atau tempat beristirahat, banyak juga yang meminta diadakannya ruang terbuka hijau atau berupa taman serta koneksi Wi-fi gratis dan toko bebas bea yang bagus.    Ruang terbuka atau taman hijau sudah ada di Terminal 3 Bandara International Soekarno - Hatta saat ini. Tempat tersebut konon menjadi salah satu fasilitas yang paling banyak diminati masyarakat.   Nggak ketinggalan, ada juga lho masyarakat atau para pelancong yang memilih fasilitas karaoke sebagai fasilitas penunjang di Bandara. Sisanya juga ada yang meminta fasilitas kebugaran agar bisa berlatih sambil menunggu. Ke depannya, bandara Soetta akan mengupayakan fasilitas yang lebih beragam, misalnya monorel bandara, tempat istirahat, lingkungan hijau yang lebih bagus, dan beragam fasilitas lainnya.   Kalau jalan2ers sendiri, fasilitas apa yang paling diidamkan untuk ada di bandara? Sharing yuk, sapa tau dibaca pihak pengelola hahahah....   
    • By bimo
      Halo Jalan2ers, tentunya temen2 suka berpergian dengan menggunakan pesawat kan, sering melihat kan banyak toko2 atau outlet di sekitar lingkungan bandara tersebut? Beberapa dari toko tersebut menjual benda2 yang kita inginkan, tapi ada baiknya kita tidak membeli benda2 tersebut di bandara. Misalnya :
      Duty Free Shop. Disini biasanya para turis menghabiskan sisa mata uang asing mereka untuk berbelanja, padahal disini barangnya tidak bisa ditawar dan pajaknya tinggi. Lebih baik langsung membeli di outlet resmi nya atau lwt online
      Menukar uang di money changer bandara termasuk mahal, oleh karena itu persiapkan jauh2 hari dengan menukar mata uang di luar bandara.
      Air mineral di luar negeri termasuk mahal. Oleh karena itu lebih baik kita menyediakan botol kosong lalu mengisi air minum di pancuran air minum yang memang layak minum kalau di luar negeri.
      Mau beli oleh2? sempetin deh sebelum masuk bandara. Karena harga suvenir disini jauh lebih mahal!
      Makanan di restoran bandara sudah pasti lebih mahal. Jadi kalau tidak laper2 banget, lebih baik sabar menunggu sampai kita keluar dari lingkungan Bandara :)

      Gimana tuh temen2? Lumayan kan tips nya untuk membantu kita berhemat selama travelling