• agoda-hemat.png

hobijalan2poto2

Lesehan Sayidan - Dinner romantis murah meriah - Jogja

12 posts in this topic

aku mau share lokasiku dinner m pacar yg murah-meriah, enak dan ROMANTIS :wub: :wub:

lokasinya di jogja, tepatnya di Lesehan Sayidan deket banget sama jembatan sayidan.

tau kan lagu jembatan sayidan yg terkenal ituuu.... :D

lesehannya daridulu udah rame, tapi aku baru nyobain mungkin tahun 2011 ato 2012 ini.. jadi tiap lewat jembatan sayidan kok tempat makanannya rameee bangettt... keliata banget banyak motornyaa.. tapi aku lihat di tempet duduknya (karena dipinggir jalan kok sepi).

penasaran eh penasaran. kita cek deh kesitu buat cobain..ternyata eh ternyataaaa... tempat makannnya tu masuk kedalam, turun tangga ke bawah gituuu. pantesan di liat dari depan sepi, ternyata di bawah yang ruameee :D

lesehan.jpg

nih dari depan keliatannya sepi, tapi pas masuk kedalem n turunnn, pasti deh rame...

dan tempat favorit yg kubilang romantis nih kayak giniii

3561758.jpg

jadi ada spot tempat makan pas di pinggir sungai, keliatan kan sungainyaaa :D :D

kalo malem keliatan romantisss... yah anggep aja lagi di venice :P

untuk menu makanan, rasa n hargaa... gak bikin kecewa deh yakin..

kalo menu andalanku, telur sari laut bakar.. jadi dia semacam telur dadar yg di campur pake seafood, murah cuma 3000. tapi belum sama nasi lhoooo....

buat buktiin, datengin ajaaa... pas di samping jembatan sayidan :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wahhh,,,,,,,,,,

ni lesehan cukup terkenal, yang punya view kali Code :D

asik n makanan nya juga enak lhooooooooo.........

iya memang menu makanannya enak2 :D

hehehehe kayaknya emang romantis kalo malem

tapi kalo siang berati keliatan jorok ya? hehehe kan kali code :D

hehehe lumayan jorok sebenernya karena air sungainya keruh hehe

apalagi pas siang aku pernah makan disana ada anak2 kecil yg lagi mandi di sungai hahahhaha :lol: :lol: :lol:

seneng sih tp liatnyaaa

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah, lokasi romantis ala anak jogja yaa? kelas mahasiswaaaa dong harganya yaaa :)

yang pasti pas kesini malem

karna t4 kumpulnya anak2 reggae jogja ya pasti rame asek seh :D

bareng shaggy dog dong mass???

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah, lokasi romantis ala anak jogja yaa? kelas mahasiswaaaa dong harganya yaaa :)

bareng shaggy dog dong mass???

yup betul saya kenal ama anak2 shaggy dog krna sya juga di band reggae Boys N Root :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

kemaren pas ksini jam 2 malam... ga kuat makan lagi karena udah makan terus malemnya...  tapi temen makan bebek bakarnya...

 

enak katanya, sambelnya ajibbb....

 

btw kok saya ga ketemu lesehan pas pinggir kalinya yah? apa harus turun 2x?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By satria11
      Di part ke 3 ini kita memberikan referensi buat yang mau jalan2 sekitaran kaliurang, Ada 1 tempat makan yang menurut kita cukup unik namanya "Kopi Bukan Luwak". Di Kopi Bukan Luwak kalian bisa makan makanan khas jogja yang di masak menggunakan kayu bakar sehingga rasanya khas mmmm yummy dan juga merasakan sensasi makan di bekas kandang sapi. Mau tau gimana keseruannya?? check link dibawah
       
       
    • By spiderkw
      Kemarin wisata kuliner kesini, terus jadi betah, cuman klo kelamaan duitnya yg ga betah. Cekidot gan
      Coba agan agan liat dweh
    • By Pande Putu
      anda mau tinggal di rumah adat Bali dengan suasana pedesaannya  coba saja tinggal di Rumah Tu7u . Rumah tu7u terletak 3 kilometer dari Danau Beratan dan Kebun Raya bedugul .
      15 menit dari Wisata Jatiluwih, 30 menit dari wisata Ubud .kami memiliki 6 kamar yang dimana 2 kamar king suite ( Bale daja) , 2 standard Room ( Bale Delod) , 2 Singel Room ( Bale Delod ) dengan Fasilitas yang lengkap seperti Ac , Air Panas dan Dingin , Lemari, Eletric kettel serta peralatan mandi.rasakan keramah tamahan kami selama anda tinggal di rumah kami 
      motto kami adalah anda datang seperti tamu pulang seperti Keluarga.
       







    • By RGB Resto
      Hallo Semua, Kami The Real Green Bean - RGB Resto memperkenalkan diri yang berjualan Makanan Minuman Dari Kacang Hijau Asli, Original dan Murni. Beralamatkan DI Mall Grand ITC Permata Hijau Jakarta Selatan. 

      Daftar Menu:
      Kaldu Kacang Hijau Favorite (Lontong, Daging Sapi)  Sangrai Kacang Hijau (Gantinya Ngopi, Asam Lambung Cocok) Bubur Kacang Hijau Biasa dan ada yang extra topping (Mutiara, Nangka, Ketan Hitam) Sari Kacang Hijau BakPia Onde-onde dan makanan minuman lainnya. Jika Berminat bisa hubungi via Whatsap 087.8855.41600
      Pengiriman pakai: GOSEND / GRAB INSTANT
       
      Terimakasih, Salam Kenal Ya Semuanya.. 
    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang tak cuman menawarkan keindahan alam saja bagi siapa pun pengunjung datang ke sini, berbagai wisata kuliner Malang pun menarik dicoba kelezatannya. Memang sih kudapan bakso Malang mendominasi pemburu kuliner lokal maupun datang dari pengunjung datang dari luar kota. Selain bakso, Malang juga memiliki kudapan khas Jawa Timur yang wajib dicoba yakni Rawon. Bentuknya mirip seperti soto daging sapi hanya saja warna kuah dan citra rasa rawon berbeda dengan soto. Di kota Apel terbanyak sejumlah warung-warung penjual kuliner rawon, salah satunya cukup terkenal dan sudah melegenda yakni warung rawon Nguling Malang. Hal tersebut lantaran rumah makan Malang ini mampu menjaga konsistensi kenikmatan dari citra rasa ditawarkan kepada pengunjung.

      Bila kita benar-benar cermat nama rumah makan rawon Nguling Malang berasa dari daerah Nguling, Kecamatan Tongas, Kabupaten Purbalingga. Hanya saja di kota Malang, kuliner tersebut sudah lama dibuka. Lokasi warung  berada di pusat kota Malang, tepat di dekat alun-alun yakni di jalan Zainul Arifin atau kata orang Malang sebagai daerah kidul Dalem.
      Kalau dari segi citra rasa, kelezatan rawon Nguling tak perlu diragukan kembali, dapat dikatakan sebagai satu diantara kuliner rawon paling enak di kota Malang. Kuah rawon terlihat tak begitu hitam, tentu rasa kuah terasa segar tak terlalu pekat. Nah kalau dari segi tekstur daging yang digunakan dalam bahan dasar rawon, terasa begitu lembut dan tak perlu mengunyah lama ketika di dalam mulut agar bisa menikmati kelezatan diberikan.
      Pihak rumah makan menyajikan dua jenis rawon kepada pelanggan yakni rawon biasa dan rawon dengkul. Dimana kedua menu rawon tersebut merupakan juga menu favorit di sini. Nah bagi kawan mencari menu lain selain rawon, ada juga beragam kuliner khas Jawa Timur seperti nasi Pecel dan Nasi Lodeh dan lain-lain. Hal tersebut sudah cukup membuat pelanggan datang ke rumah makan kuliner Malang ini tergiur, berbagai hidangan pelengkap disajikan di meja makan bersama menu utama. Diantaranya tempe, mendol, daging empal, babat, tempa dan paru, kesemua menu pelengkap tersebut disajikan berada di satu piring tersendiri.

      Harga satu porsi rawon Nguling Malang dibandrol seharga Rp. 27.000 per porsi, sedangkan rawon saja seharga Rp. 35.000, apabila memesan rawon plus nasi pisah harganya Rp. 40.000. Nah kalau nasi pecal di warung rawon Nguling Malang terlihat segar terdapat sayuran disajikan dengan bumbu kacang agak manis apabila dibandingkan dengan citra rasa nasi pecal di warung lain, meskipun demikian rasanya sangat enak. Dalam satu porsi nasi pecal seharga Rp. 16.000 gratis peyek kacang tanah atau peyek udang. Harga es jeruk di sini cukup mahal yakni Rp. 11.000 dan es dawet Rp. 9.000, sedangkan es teh dibandrol Rp. 6.000 saja.
      SUMBER
    • By Hasan Kareem
      Adanya perpaduan dari berbagai budaya, khususnya Eropa dan Asia, membuat masakan Mediterania memiliki cita rasa yang unik. Selain kaya rempah, jenis masakan ini kerap menggunakan biji-bijian dan buah kering ke dalam setiap hidangannya, mengingat daratan Mediterania sangat kaya akan hasil bumi yang berkualitas baik.
      Salah satu negara yang tersohor akan kuliner Mediteranianya adalah Turki. Berada di perbatasan Eropa dan Asia, membuat kuliner khas Turki begitu kaya akan rasa, apalagi dengan penggunaan rempah-rempah pada setiap masakannya. Berbeda dengan masakan Timur Tengah dan India, rempah-rempah yang digunakan dalam masakan Turki tidak terlalu kuat, sehingga masih terasa ringan.
      Tak perlu jauh-jauh ke Turki untuk menikmati berbagai hidangan Mediterania yang lezat, karena sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan bernama Istanbul Turkey Restaurant & Lounge menawarkan berbagai menu masakan Turki bercita rasa autentik.
      Berlokasi di Jalan Ampera Raya, restoran ini tampak gagah dengan logo nama yang cukup besar terpampang di depan dan eksterior bangunan berwarna merah bata. Terdiri dari dua lantai, Istanbul Turkey Restaurant & Lounge menjadi restoran dengan spesialisasi masakan Turki terbesar di ibu kota yang menempati lahan seluas 1,000 meter.
      Mengusung konsep casual dining, ruangan dari restoran yang telah beroperasi sejak tahun 2013 ini terkesan luas dan rapi. Ditambah dengan ornamen dan lampu pada setiap dinding ruangannya, semakin memperkuat kesan dan suasana ala Turki. Berbeda halnya dengan lantai dua Istanbul Turkey Restaurant & Lounge yang lebih santai dibandingkan lantai bawahnya. Sesuai dengan namanya, lantai dua tersebut berfungsi sebagai lounge dan diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin merokok atau menjajal shisha.
      Menunya sendiri sangat beragam, dan terdiri dari appetizer, starter, first course, main course, hingga dessert. Tak tanggung-tanggung, koki restoran ini didatangkan langsung dari Turki. Bahkan, beberapa bumbu dan bahan yang digunakan pun diimpor dari negara asalnya untuk mempertahankan cita rasa autentik dari masakannya.
      Saya pun memesan beberapa menu andalan yang ditawarkan oleh Istanbul Turkey. Menu pertama yang saya cicipi adalah Lahmajun (Rp 48 K), yakni roti isi daging kambing pedas. 
      Hampir mirip seperti hidangan pizza khas Italia, Lahmajun terdiri dari cincangan daging kambing yang telah dibumbui dan disajikan di atas roti naan yang tipis dan renyah. Tekstur daging cincangnya begitu lembut dengan cita rasa sedikit pedas, berpadu dengan renyahnya roti membuatnya sangat pas untuk disantap sebagai starter.
      Kemudian, untuk main course, saya memilih untuk mencicipi Lamb Khabsah (Rp 140 K), yang merupakan sajian nasi khas Timur Tengah yang dimasak dengan rempah dan daging kambing muda pilihan bersama saus khas Istanbul Turkey. Porsinya cukup besar, dan bisa dinikmati untuk dua hingga tiga orang. Rasa gurih langsung menggelitik lidah saat saya mencoba nasinya. Selain itu, tercecap rasa dari bumbu rempah-rempah yang ringan dan nikmat.
      Tekstur dagingnya sendiri sangat empuk, dengan cita rasa yang gurih dan sedikit pedas dari merica dan rempah lainnya. Jenis daging yang digunakan sendiri bukanlah daging domba, melainkan daging kambing pilihan yang berkualitas tinggi. Selain itu, daging kambing tersebut juga memiliki lemak yang lebih rendah, bahkan bila dibandingkan dengan daging ayam sekalipun, sehingga lebih sehat.
      Selanjutnya,  saya juga mencoba menu spesial dari Istanbul Turkey, yakni Chicken BBQ (Rp 98 K) yang terdiri dari ayam bakar dengan bumbu spesial khas restoran Istanbul Turkey, yang disajikan bersama roti dan salad. Sajian ayam tersebut dipanggang di atas arang terlebih dahulu, lalu dimarinasi dengan bumbu yang terdiri dari bawang putih, tomat, dan rempah spesial dari Turki. Kemudian, ayam dipanggang kembali hingga matang.
      Tak heran, tekstur dagingnya begitu empuk dan rasanya sangat gurih, meresap hingga ke dalam serat daging. Berbeda dengan sajian ayam bakar pada umumnya, bumbu pada hidangan ini memiliki tekstur yang lebih licin dan tidak lengket. 
      Selain itu, berbagai hidangan dari Istanbul Turkey juga menggunakan minyak zaitun dan bunga matahari agar kualitas masakannya tetap terjaga dan lebih sehat.
    • By vie asano
      Setelah jalan-jalan mengelilingi Tokyo menggunakan berbagai sample itinerary yang telah saya bagi dalam beberapa seri tulisan sebelumnya, supaya nggak jenuh, kali ini saya ingin berbagi sesuatu yang sedap-sedap dulu deh. Ya, kulineran! Hoho.. Namun kuliner yang akan saya informasikan kali ini bukanlah kuliner ala street food maupun kuliner yang biasa dikenal oleh para pecinta kuliner Jepang seperti sushi dan ramen, namun kuliner paling top di antara jajaran kuliner Jepang lainnya yaitu kaiseki ryori. Ada yang pernah dengar kuliner itu?
      Tentang Kaiseki Ryori
      Setiap negara yang memiliki sejarah kuliner yang panjang pastilah memiliki kuliner khas yang sangat istimewa dan bisa disebut sebagai haute cuisine. Maksud dari haute cuisine disini adalah kuliner tingkat tinggi yang membutuhkan persiapan khusus dan presentasi tingkat tinggi. Nah, dalam khasanah kuliner Jepang, haute cuisine di negara Matahari Terbit itu adalah kaiseki. Ada 2 jenis kaiseki, yaitu kaiseki ryori dan cha-kaiseki (kaiseki yang dihidangkan saat upacara minum teh) namun yang akan saya bahas kali ini adalah kaiseki ryori.
      Kaiseki ryori merupakan set makanan multi menu yang sudah mulai disajikan sejak ratusan tahun silam. Berawal dari set makanan yang disajikan saat upacara minum teh, kaiseki ryori kemudian berkembang menjadi menu yang biasa disajikan di kalangan bangsawan. Uniknya, nama kaiseki ryori sendiri tidak mengandung unsur haute cuisine, karena kaiseki dalam kaiseki ryori secara literal diterjemahkan sebagai batu di dada yang diambil dari kebiasaan pendeta Zen yang selalu menggunakan batu hangat untuk membantu menahan lapar. Bukan untuk dimakan yah, namun untuk dibungkus kain dan disimpan di dekat perut. Kalau dijelaskan terlalu detail nanti malah akan pusing sendiri, jadi kita skip dulu langsung pada inti kaiseki ryori yah.
      Yang membuat kaiseki ryori istimewa
      Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, menu kaiseki ryori terdiri dari multi menu. Dalam satu kali penyajian, jumlah menu yang ditampilkan bisa mencapai 9-10 menu atau lebih. Tenang, tak perlu khawatir akan kekenyangan karena seluruh menu disajikan dalam porsi mungil, dan tentu saja dengan presentasi yang sangat baik.
      Foto 01:
      Contoh set menu kaiseki ryori [foto: 663highland/wikimedia]
      Yang membuat kaiseki ryori ini menarik, dari seluruh menu yang disajikan, tidak ada pengulangan bahan makanan maupun pengulangan teknik memasak. Jadi jika saja (misalnya) wortel sudah digunakan pada satu menu, dia tidak akan digunakan pada menu lainnya. Kecuali untuk menu ikan yang bisa menggunakan beberapa jenis ikan, sehingga tak bisa disebut sebagai pengulangan bahan makanan. Tak hanya bahan makanan yang tidak diulang, namun teknik memasaknya juga tanpa pengulangan lho. Jadi jika ada 10 masakan, ya diolah dengan 10 cara yang berbeda.
      Tambahan lainnya, kaiseki ryori sangat mengutamakan bahan-bahan lokal. Jadi sebuah menu yang sama bisa terdiri dari kombinasi bahan yang berbeda jika dibuat di dua daerah yang berjauhan maupun dibuat pada musim yang berbeda. Mayoritas bahan dalam kaiseki ryori biasanya berasal dari pasar lokal dan menonjolkan keistimewaan dari daerah tersebut. Bagi yang bingung, dalam kaiseki ryori koki memang diijinkan untuk menambahkan bahan musiman yang bisa ditemukan di daerah tersebut, dan itulah yang membuat kaiseki ryori di seluruh Jepang bisa berbeda-beda dan kaya rasa.
      Menu-menu dalam kaiseki ryori
      Biasanya, menu kaiseki ryori dibagi dalam beberapa bagian: makanan pembuka, hidangan utama, shokuji (hidangan nasi), dan makanan penutup. Berikut ini detailnya, dan contoh fotonya mengambil menu yang disediakan di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo:
      Untuk makanan pembuka, bisa terdiri dari minuman beralkohol (biasanya ukuran kecil). Umumnya minuman beralkohol yang disajikan adalah alkohol produksi lokal maupun anggur manis. Tambahan lainnya adalah makanan pembuka ukuran kecil sebelum masuk ke makanan utama.
      Foto 02:
      Contoh menu pembuka: Steamed Tofu and Okura with sea urchin, with tiger prawn in jelly, eel sushi, steamed duck, and pike conger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk makanan utama, bisa terdiri dari beberapa menu yang diolah dengan teknik yang berbeda-beda. Beberapa menu yang masuk dalam list makanan utama ini antara lain: suimono (sup), sashimi (daging mentah yang diiris tipis), nimono (makanan rebusan), yakimono (makanan panggang), agemono (gorengan), mushimono (kukusan), dan sunomono (makanan berbahan cuka).
      Foto 03:
      Contoh menu rebusan: Terong dalam miso dengan bayam [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 04:
      Contoh menu gorengan: deep fried matsutake mushroom, zucchini, and pine leaf [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 05:
      Contoh menu sashimi: Snapper, with lobster, tuna and squid [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 06:
      Contoh menu bakar: Grilled wakasa (rockfish), with grilled beef in miso, potato, and decorative cut ginger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk shokuji, set-nya biasanya terdiri dari nasi, sup miso, dan tsukemono (acar). Biasanya set ini disajikan menjelang akhir acara makan, yaitu menjelang dessert.
      Foto 07:
      Contoh shokuji: Nasi dengan jahe [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk dessert, makanan penutup yang disajikan biasanya adalah buah lokal segar. Bisa juga makanan penutup tradisional khas Jepang lainnya.
      Foto 08:
      Contoh dessert di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo: menu buah-buahan [foto: Chris 73/wikimedia]
      Oya, contoh di atas betul-betul hanya contoh kasar saja ya. Masih ada beberapa menu dengan teknik masak yang berbeda yang belum saya masukkan dalam list di atas, seperti suzakana (makanan kecil untuk membersihkan piring), shiizakana (makanan sejenit hot pot), dan lain-lain.
      Foto 09:
      Contoh side dish: Jelly fish sashimi [foto: Chris 73/wikimedia]
      Dimana bisa menemukan kaiseki ryori?
      Tertarik mencoba kaiseki ryori? Kuliner ini bisa ditemukan di berbagai restoran tradisional Jepang. Namun perlu diperhatikan, tak semua restoran tradisional menyajikan kaiseki ryori yang asli lho. Ada tips-nya untuk membedakan mana restoran yang menyajikan kaiseki ryori asli dan abal-abal. Restoran yang tutup di siang hari biasanya menyediakan kaiseki ryori yang asli. Menyajikan kaiseki ryori membutuhkan persiapan yang sangat panjang, sehingga restoran yang betul-betul asli akan tutup di siang hari karena berkonsentrasi penuh untuk menyajikan kaiseki ryori malam hari.
      Alternatif lainnya, kaiseki ryori ini bisa ditemukan di berbagai ryokan alias penginapan tradisional Jepang. Biasanya ryokan akan menyediakan set menu tersebut saat makan pagi atau malam. Karena itulah harga menginap di ryokan lebih mahal dari jenis akomodasi lainnya karena sekaligus mencakup biaya makan. Untuk informasi dan panduan tentang ryokan, bisa baca disini: From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (1) dan From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (2-end).
      Foto 10:
      Contoh set menu yang disajikan di sebuah ryokan [foto: Tomo/wikimedia]
      Yang perlu diperhatikan
      Kaiseki ryori itu mahal, jendral! Untuk sebuah haute cuisine, jangan heran jika harga satu set kaiseki bisa mulai dari 15000 yen hingga 40000 yen per-orang. Memang sih ada juga kaiseki yang dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau antara 4000 yen - 8000 yen, namun tentu saja kelengkapannya akan berbeda dengan restoran kelas atas.
      Siap untuk mencoba kaiseki ryori saat wisata ke Jepang?
      ***
      *Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.