Asa Citra

Inilah Sebabnya Setiap Orang Perlu Travelling

12 posts in this topic

Istilah travelling berarti bepergian ke suatu tempat untuk berpetualang atau berwisata. Kegiatan ini tergolong sangat menyenangkan. Maka tidak heran banyak orang yang menjadikan travelling sebagai hobi mereka. Namun, sebagian orang lain merasa bahwa travelling adalah kegiatan yang sia-sia, membuang waktu, dan menghabiskan uang. Padahal, kenyataannya justru bertolak belakang dengan itu.
Travelling adalah suatu kegiatan yang dapat memberikan pengalaman dan pelajaran berharga dalam hidup. Hal inilah yang banyak membuat orang suka melakukannya. Bagi orang yang belum pernah travelling, tentu akan sulit untuk memahami apalagi merasakan manfaat dari kegiatan yang satu ini.

01a.jpg

Melihat Dunia Lewat Travelling

(Sumber: Flikcr. Credit: Raffaele Camardella)

 

 

Jika Anda termasuk orang yang belum mengerti manfaat travelling bagi kehidupan, coba simak ulasan di bawah ini. Siapa tahu, Anda bisa terinspirasi untuk segera memulai petualangan Anda dalam menjelajah tempat-tempat unik di seluruh dunia.
 

1. Menghindari Kejenuhan dan Stress
Banyak orang yang melakukan travelling untuk sekedar refreshing. Ini adalah manfaat utama dari kegiatan travelling. Tanpa travelling, seseorang akan terjebak dalam situasi yang sama, lingkungan yang sama, dan rutinitas harian yang sama. Hal ini tentu saja akan menyebabkan kejenuhan. Padahal, kejenuhan adalah pangkal dari stress. Orang yang terkena stress, cenderung akan mengalami penurunan performa dan kesehatan dalam hidupnya. Alhasil, kualitas hidup pun berkurang.

 

01b.jpg

Kejenuhan atas Rutinitas

(Sumber: Flickr. Credit: Fariza S.)

 
Dengan bepergian, meninggalkan segala macam rutinitas kehidupan untuk sementara, tentu kejenuhan akan berkurang. Apalagi, jika kita berwisata ke tempat-tempat yang menyenangkan, melakukan aktivitas yang kita suka, tentunya kita akan semakin jauh dari resiko stress.
 
2. Meningkatkan Kesehatan dan Stamina Tubuh
Berbagai jenis obyek wisata dan kegiatan bisa membantu kita meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh. Misalnya adalah penjelajahan alam seperti trekking, mountaineering, rock climbing, caving, dsb. Ketika melakukan kegiatan-kegiatan tersebut, fisik kita akan terlatih untuk berjalan jauh. Ini akan sangat menyehatkan jantung, tulang, dan juga sistem pernapasan kita. Kita semua tahu bahwa jantung adalah organ yang paling banyak terserang penyakit mematikan. Selain itu, penjelajahan alam juga akan membuat kita menghirup udara yang masih segar dan bersih. Tentunya paru-paru kita akan menjadi lebih sehat.

01c.jpg

Hidup Sehat dengan Udara Segar di Alam Bebas

(Sumber: Flickr. Credit: Akram Elsadawie)

 
Kegiatan travelling juga akan meningkatkan stamina tubuh kita. Dengan seringnya melakukan kegiatan dan berkeliling, tentu badan kita akan terlatih dengan aktivitas yang tinggi. Akibatnya, tulang dan otot-otot kita akan jadi lebih kuat dan tidak mudah lelah. Manfaat ini tentunya akan sangat terasa bagi kehidupan kita, baik di masa kini maupun di masa tua nanti.
 
3. Lebih Berani Mengambil Resiko
Travelling berarti meninggalkan rutinitas hidup. Meninggalkan rutinitas hidup berarti meninggalkan zona nyaman. Ini berarti, akan ada resiko yang harus kita ambil. Kegiatan travelling memang beresiko, apalagi jika tujuan kita cukup jauh. Misalnya, kita bisa saja tersesat, kita bisa saja kehabisan uang sebelum pulang, atau bisa juga kita tidak menyukai makanan yang ada di sana. Bagi sebagian orang, ini merupakan hal yang sangat tidak menyenangkan.

01d.jpg

Mengambil Resiko

(Sumber: Flickr. Credit: Jordi Puente)

 
Dengan memberanikan diri untuk berpelancong, kita akan memberanikan diri untuk mengambil resiko tersebut. Semakin sering kita bepergian, semakin besar resiko yang kita akan berani ambil. Mulailah mengunjungi tempat-tempat yang dekat dulu agar resikonya kecil. Lama-lama, kita akan semakin berani untuk mengunjungi tempat yang benar-benar jauh dan asing.
Tanpa disadari, travelling akan melatih kita untuk lebih mengambil resiko lain dalam hidup. Sementara kita tahu, berani mengambil resiko adalah salah satu kunci meraih kesuksesan dalam hidup. Maka, secara tidak langsung dapat kita simpulkan bahwa travelling dapat membantu kita meraih dalam meraih kesuksesan.
 
4. Lebih Kreatif dalam Menghadapi Tantangan dan Masalah
Saat berwisata, kita akan menghadapi berbagai macam tantangan, apalagi jika kita bepergian sebagai backpacker. Mulai dari kesulitan mensiasati budget, kebingungan mencari transportasi umum di kota tujuan, dan sebagainya. Jika kita memang berniat untuk travelling, maka kita akan memutar otak untuk mencari solusi terbaik. Semakin sering kita menghadapi masalah saat merencakan dan melaksanakan travelling, maka akan semakin sering kita memaksa otak kita untuk berpikir mencari jalan keluar. Dengan terbiasa berpikir seperti ini, otak kita tentunya akan jadi semakin kreatif dalam menghadapi tantangan.

01e.jpg

Mencari Jalan Keluar

(Sumber: Flickr. Credit: Beijing… Beijing…)

 
Otak yang kreatif bukan hanya bermanfaat dalam kegiatan travelling saja, tapi juga dalam setiap aspek di kehidupan kita. Kita bisa lebih kreatif juga di tempat kerja, lebih kreatif dalam menghadapi masalah sehari-hari, dan juga lebih kreatif dalam usaha meraih kesuksesan.  
 
5. Lebih Fleksibel
Pada saat travelling, tentunya kita sudah punya rencana untuk tujuan, rute, budget, dan lain sebagainya. Beberapa orang bahkan membuat perencaan travelling yang sangat detail dan terarah. Namun, pada saat sudah benar-benar di lokasi tujuan, seringkali keadaan tidak sesuai dengan apa yang kita rencanakan. Namun karena sudah kepalang tanggung, tidak mungkin kita pulang begitu saja. Alhasil, kita harus mencari jalan lain agar tetap bisa menikmati wisata yang kita inginkan. Misalnya, kita berencana jalan-jalan ke India. Sesampainya disana, kita mendapati bahwa hampir semua makanan mempunyai bumbu rempah yang kuat sementara kita tidak terlalu menyukainya. Akhirnya, kita mulai melatih lidah kita untuk lebih fleksibel dengan masakan rempah.
Orang yang perfeksionis mungkin sangat perlu melakukan travelling agar bisa melatih diri untuk lebih fleksibel. Bagaimanapun, kehidupan ini tidak selamanya akan berjalan sesuai dengan rencana dan keinginan kita. Orang yang tidak bisa fleksibel dalam menghadapi keadaan hidup tentu akan lebih mudah stress. Sebaliknya, dengan menjadi orang yang fleksibel, kita bisa lebih menikmati hidup.

01f.jpg

Sikap Fleksibel Membuat Kita Lebih Menikmati Hidup

(Sumber: Flickr. Credit: 希佳 曹 )

 
6. Mengenal Orang-Orang Baru
Semakin jauh kita bepergian, akan semakin asing lingkungan yang kita temui. Orang-orang di sana pun juga akan semakin berbeda dengan orang-orang yang ada di lingkungan kita sehari-hari. Di tempat yang kita kunjungi, orang-orang akan memiliki budaya yang berbeda, kebiasaan yang berbeda, bahkan selera berpakaian pun bisa juga berbeda jauh. Dunia ini begitu luas dan beragam. Semakin banyak tempat yang kita sambangi, semakin banyak keragaman yang kita temui.

01g.jpg

Bertemu Orang-Orang Baru

(Sumber: Flickr. Credit: New People)

 
Saat travelling, seringkali juga kita berjumpa dengan traveler lain, apalagi jika kita bepergian ke obyek wisata yang sudah terkenal di dunia. Bukan tidak mungkin kita bisa mendapatkan banyak teman baru dari berbagai belahan dunia. Semakin banyak teman yang kita miliki, tentu hidup kita akan semakin terasa menyenangkan. Apalagi, jika teman-teman kita berasal dari tempat dan budaya yang beragam.
 
7. Mendapat Pelajaran dan Inspirasi Hidup
Dengan menemui lingkungan dan orang-orang yang baru, kita dapat mengambil banyak pelajaran berharga, terutama pelajaran tentang kehidupan. Misalnya, di Singapura, kita akan belajar tentang toleransi beragama. Di desa wisata suku Badui Dalam, kita akan belajar tentang pentingnya menjaga kelestarian alam. Dari sesama traveler pun, kita juga bisa saling berbagi cerita dan pengalaman. Dari sinilah, kita juga dapat mengambil hikmah dan pelajaran yang berarti. Seringkali juga, pelajaran-pelajaran yang kita ambil saat berwisata dapat memberikan inspirasi untuk kehidupan kita.
Selain mendapatkan pelajaran secara langsung dari orang yang kita temui, kita juga bisa mempelajari pengalaman hidup traveler-traveler lain yang tidak kenal. Caranya adalah dengan mengikuti forum komunitas di internet atau membaca novel non-fiksi yang ditulis berdasarkan pengalaman hidup seorang traveler. Beberapa novel travelling yang cukup inspiratif antara lain: The Turk Who Loved Apples, Unlikely Destinations, The Geography of Bliss, dan masih banyak lagi.
 
8. Merubah Sudut Pandang Anda
Dengan berbagai macam tantangan yang kita hadapi dan pelajaran hidup yang kita terima dari orang-orang baru, kita akan semakin melihat bahwa ada begitu banyak hal di dunia ini yang belum pernah kita sadari sebelumnya. Hal-hal tersebut akan merubah cara Anda melihat dunia. Seringkali, pengalaman yang kita alami membuka mata kita pada suatu sudut pandang baru yang belum pernah kita lihat sebelumnya.

01h.jpg

Travelling Membuka Sudut Pandang Baru

(Sumber: Flickr. Credit: Lauren Parker)

 
Melihat dunia dengan sudut pandang yang luas dan beragam, akan membuat kita lebih bijak dalam mengambil keputusan. Kita juga akan lebih bisa menghargai dan memahami orang-orang lain di sekitar kita. Tentunya, kita juga akan bisa lebih kreatif dalam mencari jalan menuju kebahagiaan dan kesuksesan hidup.
 
9. Mengagumi Ciptaan Tuhan
Kita pasti sudah sering mendengar bahwa Tuhan menciptakan dunia ini begitu indah. Sebagai orang yang beragama, kita tentu percaya akan hal itu. Namun, tetap saja rasanya akan jauh berbeda ketika kita benar-benar melihat keindahan ciptaan Tuhan itu dengan mata kita sendiri. Cobalah mengunjungi tempat-tempat yang terkenal dengan keindahan alamnya, misalnya Pulau Komodo atau Raja Ampat. Coba lihatlah secara langsung keunikan alam dan keragaman makhluk hidup yang ada di sana. Hal ini tentunya akan membuat Anda benar-benar takjub dan kagum. Bagi orang yang beragama, mengagumi ciptaan Tuhan seperti ini dapat meningkatkan iman kita terhadap Tuhan.

01i.jpg

Mengagumi Alam yang Indah

(Sumber: Flickr. Credit: Moyan Brenn)

 
10. Mengenal dan Menyayangi Alam
Pepatah mengatakan, “tak kenal maka tak sayangâ€. Hal itu berlaku juga pada alam dan bumi tempat kita tinggal. Dengan berwisata ke tempat-tempat yang kondisi alamnya begitu indah dan menakjubkan, kita akan semakin merasa sayang pada bumi kita. Menikmati indahnya alam akan membuat kita menyadari betapa pentingnya menjaga kelestarian bumi tempat kita hidup.
Orang yang sering travelling ke obyek-obyek wisata alam, akan cenderung lebih suportif terhadap kampanye pelestarian alam. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka cenderung untuk tidak membuang sampah sembarangan, meminimalisir polusi, menanam lebih banyak tanaman di halaman rumah mereka, dan lain sebagainya. Sebaliknya, orang yang tidak pernah menghirup udara segar dari hutan dan gunung akan cenderung lebih acuh terhadap alam. Mereka tidak menyadari bahwa jika alam ini rusak, maka hidup mereka pun akan terancam.

01j.jpg

Peduli Pada Pelestarian Alam

(Sumber: Flickr. Credit: Sarah Cowan)

 
11. Lebih Banyak Bersyukur
Semakin banyaknya pengalaman hidup yang kita ambil dari setiap perjalanan kita akan membuat kita semakin menyadari bahwa banyak hal indah yang kita miliki dalam hidup kita. Bertemu dengan berbagai macam orang juga akan membuat kita sadar bahwa setiap orang memiliki kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Untuk itu, tidak ada gunanya membanding-bandingkan, apalagi merasa iri terhadap orang lain. Akhirnya, kita dapat lebih fokus atas apa yang kita miliki dan mensyukurinya. Orang yang lebih banyak bersyukur cenderung lebih santai dalam menjalani hidup. Rasa syukur akan membuat kita lebih bisa menikmati hidup.
 
12. Lebih Optimis dan Penuh Semangat
Travelling juga bermanfaat untuk meningkatkan semangat dan optimisme dalam menjalani hidup. Dengan jiwa yang jauh dari stress, tentunya pikiran negatif dan berbagai rasa takut akan terusir jauh dari otak kita. Selain itu, berbagai macam tantangan yang sudah kita hadapi saat travelling juga akan membuat kita menyadari bahwa kita mempunyai kemampuan untuk terus maju jika kita mau terus berusaha. Belum lagi jika dalam perjalanan kita bertemu dengan orang lain yang memiliki kisah hidup yang penuh perjuangan dan berakhir indah. Hal ini tentunya juga akan semakin memberikan inspirasi kita untuk bersikap pantang menyerah.

01k.jpg

Sikap Optimis

(Sumber: Flickr. Credit: Karen)

 
Optimisme dan semangat juang adalah hal yang penting dimiliki setiap orang yang ingin sukses. Karena, kesuksesan akan semakin mudah diraih jika kita selalu bersikap optimis. Setiap perjuangan yang kita lakukan dengan penuh semangat akan lebih membuahkan hasil yang baik daripada usaha yang kita lakukan asal-asalan.
 
13. Lebih Bijak dalam Mengelola Uang
Tak bisa dipungkiri, travelling adalah suatu kegiatan yang menghabiskan uang. Apalagi jika kita suka melakukan aktivitas-aktivitas yang unik seperti diving atau caving. Tentunya kita akan membutuhkan dana khusus untuk menyewa atau membeli peralatannya. Bepergian ke tempat yang jauh juga akan memakan banyak biaya, terutama untuk transportasi dan visa. Namun, jika kita memang sudah hobi, maka berbagai cara pun akan kita usahakan.

01l.jpg

Pengelolaan Uang yang Baik untuk Travelling

(Sumber: Flickr. Credit: epSos.de)

 
Untuk bisa memenuhi impian wisata kita, tentu kita perlu mengatur keuangan bulanan kita supaya dapat menabung. Uang tabungan tersebutlah yang nantinya akan kita gunakan untuk membiayai perjalanan dan petualangan kita. Semakin mahal wisata yang kita inginkan, akan semakin ketat kita dalam mengelola keuangan. Akhirnya, setiap pengeluaran akan kita pertimbangkan masak-masak. Jika dirasa tidak terlalu penting, otomatis kita akan mengurungkan niat kita. Besarnya keinginan kita untuk travelling akan membuat kita semakin menghindari hidup berfoya-foya.
 
14. Mendekatkan Hubungan
Travelling tidak harus dilakukan sendirian. Bisa juga kita mengajak keluarga atau pasangan untuk berpetualang bersama. Justru, travelling juga dapat memberi manfaat yang baik dalam hubungan kita dengan keluarga atau pasangan.

01m.jpg

Travelling dengan Pasangan

(Sumber: Flickr. Credit: Mikko Miettinen)

 
Bepergian bersama berarti menikmati hidup bersama, menghadapi masalah bersama, dan mencari solusi bersama. Ini akan meningkatkan kekompakan antara Anda dengan keluarga atau pasangan. Saat merencanakan atau melakukan travelling, sering kali pula Anda memiliki keinginan atau pendapat yang berbeda dari pasangan Anda. Berarti, kalian akan terlatih untuk lebih menghargai satu sama lain. Komunikasi pun akan terjalin lebih baik.
Pada dasarnya, sering menghabiskan waktu bersama keluarga atau pasangan memang akan lebih meningkatkan keeratan hubungan. Apalagi jika waktu tersebut dihabiskan untuk kegiatan yang berkualitas. Ajaklah seluruh anggota keluarga Anda untuk ikut berpendapat setiap kali Anda merencakan tujuan wisata untuk mereka. Dengan begini, mereka akan lebih merasa dihargai dan lebih semangat.
 
 
Bagi Anda yang belum pernah travelling, janganlah takut untuk memulai. Tidak ada kata terlambat untuk mencoba hal baru, mencari pengalaman baru, dan mengeksplorasi tempat baru. Cukup bulatkan tekad, rencanakan perjalanan, dan matangkan persiapan Anda. Jangan ragu untuk menghabiskan uang dan waktu Anda karena pengalaman yang akan Anda dapat bisa jadi tak ternilai harganya.

 
 
 
 
 
 
 

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah alasan nya banyak ya

tapi memang yang paling utama itu kebanyakan menghilangkan stress apalagi untuk yang kerja jenuh dengan rutinitas :)

 

hahahaaa... bener banget. dulu pas jaman aku kerja kantoran kerasa banget kalo ga kemana2 berasa jenuh.. jadi minimal sempetin ke gunungkidul buat main ke pantai ma temen2..

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Asa Citra

kalo kota bandung nya seh sama kayak malang ya lebih ke kuliner atau mall

kalo wisata nya seh di kabupaten nya banyakan, cimahi, lembang, dan biasanya perjalanan kesana sama kayak jakarta-bandung kalo weekend heeehee

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Asa Citra

kalo kota bandung nya seh sama kayak malang ya lebih ke kuliner atau mall

kalo wisata nya seh di kabupaten nya banyakan, cimahi, lembang, dan biasanya perjalanan kesana sama kayak jakarta-bandung kalo weekend heeehee

 

ooh gitu ya.. jadi wisatanya tuh bukan tepat di bandungnya.. padahal semua orang kalo ke lembang/cimahi ya ngakunya mau ke bandung.. hahaha

ya kalo gitu selamat ngemil cimol dan batagor saja.. heheh

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now