baihaki1985

10 Stasiun Kereta Subway Paling Keren Di Berbagai Belahan Dunia

6 posts in this topic

Kalau berbicara mengenai transportasi umum, Indonesia memang jauh tertinggal dibandingkan negara lain. Baik dalam hal ketersediaan ataupun masalah variasi transportasi publik yang ada. Salah satu yang kurang adalah pada keberadaan kereta bawah tanah.

 

Keberadaan kereta bawah tanah kalau di Indonesia sepertinya bakal sangat riskan ya. Masalah utamanya tentu saja adalah banjir. Bagaimana tidak, di atas tanah saja sudah terancam banjir, bagaimana kondisinya kalau lokasi sebuah stasiun kereta terletak di bawah tanah?

 

Tapi kalau ngomong tentang kondisi di Indonesia memang nggak pernah habis. Meski emang, bakal lebih banyak dongkolnya ketimbang sisi positifnya sih menurut saya. Dan kondisinya pun bakal berbeda kalau kita merujuk ke bagaimana kualitas transportasi publik, dalam hal ini adalah kereta bawah tanah alias subway yang ada di luar negeri.

 

Tak hanya mempunyai kualitas transportasi yang bagus, tak jarang stasiun subway di luar negeri juga mempunyai desain yang menarik. Dengan kondisinya yang sangat membuat mata nyaman itu, tentu diharapkan bisa membuat para pengguna layanan transportasi tersebut betah untuk menghabiskan waktu yang cukup lama di dalam stasiun. Terlebih di jam sibuk yang mana bakal banyak memberikan suasana yang tak mengenakkan.

 

Drassanes Station

 

Stasiun kereta yang satu ini boleh saja sudah berusia cukup tua, pertama kali dibuka untuk umum pada tanggal 14 Desember 1968. Meski begitu, desain Drassanes Station ini telah mengalami perubahan besar-besaran pada tahun 2007 karena mengalami banjir.

 

post-28968-0-00354900-1422781109_thumb.j post-28968-0-65795300-1422781326_thumb.j

kredit: (ki) on-a architecture lab (ka) openbuilding

 

Dan kini, stasiun ini pun hadir dengan desain yang modern. Para traveler yang ada di dalam stasiun pun bakal merasakan sensasi yang berbeda. Karena di dalam stasiun ini, para pengujungnya diajak untuk berada seolah-oleh di dalam kereta.

 

Candidplatz

post-28968-0-05216900-1422781092_thumb.j post-28968-0-50171200-1422781271_thumb.j

kredit: (ki)flickr/Achim Lammerts (ka)wackerart.de

 

Pada saat pertama kali menjejakkan kaki ke stasiun U-Bahn Munich Candidplatz ini, para traveler akan mendapati ruangan yang sangat artistik. Bagian-bagian ruangan di stasiun ini memang ditutupi dengan warna spektrum cahaya. Dan menyaksikan bagaimana peralihan warna di stasiun ini bakal menjadi pengalaman yang menarik.

 

Jiantan Station

 

Stasiun kereta yang hadir dengan desain menarik lainnya adalah Jiantan Station yang ada di Taipei, Taiwan. Sejak dibuka tahun 1997, stasiun ini memang sudah sangat terkenal karena bentuknya yang unik. Desain bangunan stasiun ini dibuat berbasiskan pada sebuah perahu naga.

 

post-28968-0-93890900-1422779626_thumb.j post-28968-0-80632700-1422781070_thumb.j

kredit: (ki) wikimedia commons/yulu (ka) wikimedia commons/Yonezawa-Shi

 

Tak hanya mempunyai desain yang unik, stasiun ini juga mempunyai lokasi yang sangat strategis. Berada di sebelah Shilin Night Market, stasiun ini bakal selalu diramaikan oleh masyarakat yang berlalu lalang, terlebih pada saat jam-jam sibuk.

 

Burj Khalifa/Dubai Mall Station

post-28968-0-67385100-1422779611_thumb.j

kredit: Shutterstock 

 

Burj Khalifa di kota Dubai, Uni Emirat Arab (UED) tak hanya dikenal sebagai Namun di gedung ini, JJners juga bisa menemukan sebuah staiun kereta yang hadir dengan desain menarik. Bahkan Burj Khalifa/Dubai Mall Station ini dikenal sebagai salah satu stasiun kereta tersibuk dunia dengan jumlah penumpang mencapai angka 3,180 juta jiwa pada tahun 2011.

 

Selain mempunyai desain yang menarik, stasiun kereta ini juga dilengkapi dengan jalur pejalan kaki yang terhubung secara langsugn dengan Dubai Mall. Ditambah lagi, jalur tersebut juga dilengkapi dengan AC yang tentu memberi kenyamanan lebih untuk para traveler.

 

T-Centralen

 

Kalau berjalan-jalan ke Swedia, JJners bisa menyempatkan waktu untuk singgah ke ibukotanya, yakni di Stockholm. Kita tidak sedang membicarakan mengenai tempat wisata yang ada di kota tersebut, melainkan tentu saja adalah bagaimana menariknya bentuk stasiun kereta bawah tanah di kota itu.

 

post-28968-0-26736200-1422779587_thumb.j  post-28968-0-83239000-1422780316_thumb.j

kredit: (ki) Flickr/Milton Correa (ka) Wikimedia Commons/Malter

 

Stasiun ini benar-benar memberikan suasana yang unik. Bagaimana tidak, T-Centralen ini didesain sehingga mirip dengan penampakan sebuah gua. Meskipun penampakannya berupa sebuah gua, bukan berarti stasiun ini tidak modern lho ya. Terlebih T-Centralen ini menjadi penghubung tiga jalur kereta bawah tanah.

 

Expo MRT Station

post-28968-0-62337500-1422779561_thumb.j post-28968-0-06297800-1422780080_thumb.j

kredit: (ki) Flickr/William Cho (ka) Wikimedia Commons/Sengkang

 

Negara tetangga Singapura juga mempunyai stasiun kereta yang tak kalah menarik. Stasiun tersebut adalah Expo MRT Station. Di sini, para traveler akan mendapati sebuah bangunan yang mirip dengan pesawat UFO dengan adanya sebuah kanopi yang terbuat dari bahan logam.

 

Arts et Métiers

post-28968-0-90415900-1422779520_thumb.j post-28968-0-74184300-1422779907_thumb.j

kredit: (ki) Shutterstock (ka) Wikimedia Commons/Emmanuel Broeks

 

Berlanjut ke Paris Perancis, terdapat stasiun Arts et Métiers. Stasiun ini pertama kali dibuka untuk umum pada tahun 1904. Namun pada tahun 1994, stasiun ini didesain oleh seorang pembuat komik dari Belgia bernama François Schuiten.

 

Dan karena yang mendesain adalah seorang pembuat komik, maka desain bangunan yang dihasilkan pun tak jauh dari kegiatan sehari-harinya. Stasiun ini dibuat dengan desain ala steampunk dalam novel fiksi hasil karya Jules Verne.

 

HafenCity Universität

post-28968-0-35067900-1422779493_thumb.j post-28968-0-53350400-1422779673_thumb.j

kredit: (ki) Flickr/Carzten Frenzl (ka) Flickr/Jamie Moore

 

Seperti halnya Candidplatz yang ada di kota Munich, HafenCity Universität di kota Hamburg, Jerman pun menawarkan desain yang menarik dengan variasi warnanya. Namun stasiun ini tidak menggunakan cat, tapi memakai balok warna-warni yang diletakkan pada bagian atapnya. Setiap boks tersebut berisikan sebanyak 280 lampu LED.

 

Park Pobedy Station

post-28968-0-92694800-1422779476_thumb.j post-28968-0-12949100-1422780718_thumb.j

kredit: (ki) flickr/somebody_ (ka) Wikimedia Commons/jaimrsilva

 

Berlanjut ke Rusia, tepatnya di Park Pobedy Station yang ada di kota Moskow. Stasiun kereta ini dibangun dengan desain yang sangat mewah menggunakan bahan marmer serta atap yang didesain melengkung. Selain itu, stasiun kereta ini juga dikenal sebagai stasiun kereta terdalam ketiga dunia dengan kedalaman mencapai 83 meter di bawah permukaan tanah.

 

Toledo Station

post-28968-0-83674500-1422779440_thumb.j post-28968-0-35506700-1422780474_thumb.j

kredit: (ki) shutterstock (ka) flickr/Zack Rathore

 

Nah sebagai penutup, terdapat stasiun Toledo yang ada di kota Naples Italia. Di kota yang menjadi homebase klub sepakbola Napoli ini, stasiun tersebut didesain dengan sangat cantik dengan tema kombinasi antara air dan cahaya. Tak hanya dari segi aestetik, stasiun ini juga didesain sehingga fungsionalitasnya terjaga.

 

sumber: thrillist.com

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now