mone

Asam Manis Membuat Visa Korea & Jepang

143 posts in this topic

Hai Jalan2ers semua.

 

Gimana yang abis pada Gathering Nasional ke-7, pasti menyenangkan. Saya pengen ikut sebenar'y tapi berhubung waktu yang bentrok ama perjalanan saya jadi saya tidak bisa ikut pergi kesana. Tapi saya bukan mau ngomongin gathering bsich hari ini, lebih ingin menceritakan pengalaman pribadi saya waktu akan mengajukan aplikasi visa korea selatan.

 

Awal mula dari kisah ini adalah cita - cita saya sejak SMP yang ingin sekali mengunjungi negeri ginseng karena terhanyut oleh drama korea yang tidak monoton dan selalu mempunyai daya tarik tersendiri untuk setiap serial'y. Nah sejak januari 2013 saya sudah mempersiapkan dana untuk pembelian tiket pesawat menuju korea selatan, dan pada januari 2014 saya berhasil mendapatkan tiket menuju korea selatan. Namun saya hanya membeli tiket pergi saja karena saya masih ragu untuk jadwal kuliah saya. Dan setelah saya menginformasikan promo tiket itu, ada teman dari forum ini yang berminat ikut yaitu mas @KABULRIYANTO. dan mas kabul pun membeli tiket dengan jadwal keberangkatan sama seperti saya. jadwal keberangkatan kami adalah saat musim dingtin yaitu pada bulan februari 2015.

 

Selama setahun lama'y saya mengumpulkan uang jajan untuk mempersiapkan dana liburan saya. Dan sampailah pada bulan desember sesuai dengan schedule saya untuk pengajuan visa. Namun saya mendapat kabar buruk dari mas @KABULRIYANTO, ternyata dia tidak bisa ikut dengan saya karena harus melanjutkan sekolah lagi yang jadwal'y bentrok dengan jadwal keberangkatan kami ke korea. Alhasil saya mengajukan sendiri visa korea selatan.

 

Pada tanggal 30 Desember 2014 saya mengambil cuti untuk apply visa korea, sebenar'y tidak perlu cuti juga bisa, tapi karena mau sekalian ketemu rekanan jadilah saya ambil cuti. Pagi hari saya berangkat menuju konsuler korea yang ada di alamat ini:

  • Alamat : Jl. Jendral Gatot Subroto Kav.57 Jakarta 12950
  • Tel : 62-21-2967-2555
  • Fax : 62-21-2967-2556/2557
  • E-mail :email.JPG
  • Jam Kerja : 08:30-12:00, 13:30-16:30

Saya datang kesana sendirian menggunakan busway, jarak'y hanya tinggal jalan sedikit aja dari halte busway. Nah saya langsung menyerahkan dokumen saya ke konsuler korea karena disana sangat sepi sekali dan hanya ada beberapa travel agent yang sedang mengurus visa juga. Setelah dokumen saya diserahkan, saya membayar biaya visa sebesar Rp. 480,000 dan mendapatkan bukti tanda terima dari staff konsuler korea. Dokumen yangt saya serahkan seperti yang tertera di website mereka seperti di bawah ini:

< Persyaratan Dokumen >

- Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi)
- Formulir Aplikasi Visa (dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto)
- Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
- Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja- Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan
- Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
- Fotokopi Bukti Keuangan, pilih salah satu:
    * Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
    * Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
    * Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank 
    * Surat keterangan dan copy kartu membership golf
    * Surat keterangan dan copy kartu membership hotel bintang 5
    * Surat keterangan pemegang program jamsostek
    * Slip gaji atau bukti tunjangan pensiun

** Untuk tipe visa C-3 Multiple silahkan untuk melihat persyaratan Multiple Visa
** Jika berstatus mahasiswa harus melampirkan surat keterangan mahasiswa dan bukti keuangan orang tua
** Ibu rumah tangga dan yang masih belum memiliki pekerjaan/penghasilan harus melampirkan bukti keuangan suami atau keluarga
** Bagi pengusaha yang ingin mengajak serta asisten rumah tangga, harus melampirkan surat sponsor dari Employernya (surat keterangan kerja, kartu keluarga, bukti keuangan tidak perlu dilampirkan)

** Dokumen yang telah dilampirkan jika dianggap masih belum lengkap oleh Consul maka pihak Kedubes Korea berhak untuk meminta tambahan dokumen
NB: Nanti saya share picture lampiran dokumen yang saya serahkan ke konsuler korea.

 

Saya diminta untuk kembali lagi pada hari brabu, 7 Januari 2015. Dan saya pun menunggu dengan was was sampai tanggal tersebut. Namun sebelum saya datang pada tanggal 7, saya diminta untuk menghubungi pihak konsuler terlebih dahulu.

 

.............

 

Tiba saat'y tanggal yang ditunggu2, yaitu tanggal 7 Januari 2015, saya sudah tidak sabar menunggu hasil aplikasi visa saya. Saya menghubungi pihak konsuler pada pukul 9 pagi, dan ternyata saya mendapat jawaban yang kurang memuaskan, yaitu saya harus menghubungi mereka sejam lagi. Saya tetap tidak putus asa dan saya coba telepon lagi saat jam 10 pagi. Namun jawaban mereka masih saja sama, saya suruh menghubungi mereka sejam lagi. Dan hari itu setiap jam saya menghubungi nkonsuler korea sampai tiba pukul 4 sore saya mendapat jawaban yang mengecewakan saya harus menelepon kembali besok.

 

Keesokn harinya saya telepon kembali konsuler korea jam 9 pagi, tapi sungguh bsangat menyebalkan, saya diberikan jawaban yang sama oleh mereka yaitu saya harus menelepon kembali sejam lagi. Saya masih tidak menyerah dan terus mencoba, dan ketika sore hari saya mendapatkan kekecewaan kembali, yaitu saya harus menelon kembali esok hari.

 

Hari ketiga yaitu jum'at 09 Januari saya coba kembali telepon setiap jam seperti sebelum'y karena saya mendapatkan jawaban yang masih sama. Namun ketika sore hari ada sedikit harapan yang muncul, saya diminta datang untuk interview pada hari selasa  11 Januari 2015. Saya agak sedikit senang dan bingung saat itu, karena saya baca2 d blog, belum pernah ada yang d interview untuk pengajuan visa korea. tapi saya tetap positive thinking, meskipun ragu. Saya diminta datang dengan membawa persyaratan sebagai berikut:

  1. Tagihan Kartu Kredit (Asli dan Copy)
  2. BPKB Kendaraan (Asli dan Copy)
  3. Rekening Tabungan (Asli dan Rekening Koran)
  4. Ijazah Terakhir (Asli dan Copy)
  5. SPT PPH21 (Asli dan Copy)

 

Saya menyiapkan semua berkas tersebut sebelum tanggal 11 Januari 2015, dan ketika hari selasa tiba saya bersiap untuk interview pada selasa siang. Saya ijin keluar kantor dan menuju konsuler korea pada siang hari. Saat tiba disana konsuler korea lebih sepi lagi dan hanya ada saya sendiri. Tapi setelah saya menyerahkan dokumen tambahan yang diminta saya disuruh menunggu hampir 20 menit. Setelah itu saya langsung dipanggil untuk interview. Saya diajak masuk ke ruangan konsuler untuk bertemu langsung dengan konsuler dan ditanya beberapa hal seperti berikut ini:

  1. Apa tujuan datang ke korea?
  2. Disana akan kemana saja?
  3. Disana ada saudara atau kenalan tidak?
  4. Pergi kesana bersama siapa?

(pertanyaan pake english yakh)

Saya menjawab seperti biasa, namun dia beranya juga kenapa di tiket saya tercantum nama lain'y, dan saya menjawab dia tidak jadi berangkat.

 

Saya kembali menunggu lagi hasil interview sekitar 10 menitan.dengan jantung deg - degan saya menunggu bhasil interview dan sangat gugup apakah visa saya diterima atau ditolak. Saya dipanggil oleh staf konsuler dan diberitahukan jawaban yang langsung membuat saya lemas. Dia bilang begini:

" mas maaf yakh visa tidak disetujui oleh konsuler, karena mas pergi sendirian dan juga mas baru pertama kali ke korea. Itu terlalu berbahaya."

Saya langsung shock, koq alesan'y gak logis banget yakh, masa cuma gara2 hal kaya gtu saya tidak bisa diberikan visa, padahal selama ini saya travel sendirian gak masalah tapi kenapa ini malah dijadikan alasan. DAn pihak staff tidak bisa berbuat apa2 karena itu adalah keputusan final, dia bilang saya tidak bisa mengajukan visa korea lagi sampai 3 bulan ke depan, jadi saya baru bisa mengajukan visa pada bulan april.

 

Saat itu saya sudah tidak mood lagi datang ke kantor, pasti teman sekantor bakal; bertanya, alhasil saya baru balik ke kantor setelah pukul 5 sore. Saya langsung ceritakan hal ini ke orang2 yang mengetahui proses pengajuan visa saya salah satu'y adalah momod @deffa. Mereka semua memberikan support ke saya yang sedang kacau karena mimpi ke korea gagal karena visa ditolak.

Namun setelah bercerita2 dengan momod @deffa terutama, saya diigatkan kembali oleh dia kalo masih ada jalan lain untuk menuju korea. Sebenar'y saya pernah menyampaikan hal ini sebelum'y ke momod ndi forum ini ketika dia akan pergi ke jepang, namun saya baru menyadari setelah diingatkan kembali oleh momod @deffa. (maklum lagi kacau abis pikiran :D ).

Ada satu cara supaya saya bisa tetap pergi ke korea, yaitu dengan cara saya harus apply visa jepang. karena menurut pertauran mereka kalo kita pergi ke jepang menggunakan visa jepang, maka kita akan bebas masuk korea selama 30 hari seperti penjelasan di bawah ini.

 

http://www.hikorea.go.kr/pt/InfoDeta...showMenuId=375
Transit tourists bound for another country
Eligible countries

Applicable to all countries (save for Cuba, and Macedonia) that are not granted visa-free entry into Korea.

Applicable to

Those with a visa or a re-entry permit for U.S., Japan, Canada, Australia, or New Zealand (5 countries) and traveling to any one of those countries through Korea.
Those traveling from any one of the five countries mentioned above, whose final destination is not Korea.

Requirements

Must have a confirmed onward flight ticket for departure within 30 days after entering Korea, in addition to having no record of criminal offence in the five countries mentioned above.


atau secara singkat
Punya visa U.S., Japan, Canada, Australia, or New Zealand
naik pesawat
transit di korea
Menuju atau dari U.S., Japan, Canada, Australia, or New Zealand
Menunjukkan tiket keluar korea dalam 30 hari setelah tiba pada tanggal yang pasti
Bukan warga negara Cuba, and Macedonia

 

Nah saya langsung mencari persyaratan untuk pengajuan visa jepang karena waktu saya sudah sangat mepet sekali. Dalam seminggu sejak tanggal 12 Januari 2015 saya mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan untuk pengajuan visa jepang. Saya mempunyai harapan terakhir di visa jepang ini. tunggu kelanjutan penulisan visa jepang yakh kawan2...

 

Emoticon%20Terpesona2.gifEmoticon%20Terpesona2.gifEmoticon%20Terpesona2.gif

 

Attachment.

 

 

post-1835-0-74228300-1428987589_thumb.jp

post-1835-0-12088800-1428987606_thumb.jp

post-1835-0-51892900-1428987626_thumb.jp

post-1835-0-13863800-1428987644_thumb.jp

post-1835-0-41481300-1428987664_thumb.jp

post-1835-0-50450100-1428987677_thumb.jp

post-1835-0-92746300-1428987690_thumb.jp

post-1835-0-54349400-1428987704_thumb.jp

post-1835-0-86382000-1428987722_thumb.jp

post-1835-0-89250900-1428987746_thumb.jp

post-1835-0-97885700-1428987806_thumb.jp

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ikutan komen nih, untuk visa ke Korea kenapa jadi ketat sekarang? Soalnya semakin banyak imigran-imigran gelap yang datang ke Korea dengan menggunakan visa turis tetapi akhirnya malah bekerja di Korea. Oleh karena itu, sekarang Korea semakin memperketat orang-orang yang akan ke Korea sendirian karena mereka akan dianggap sebagai calon imigran gelap. Nah, sekarang di Korea juga lagi masanya penyisiran orang-orang asing yang visanya tidak sesuai izin atau kadaluwarsa. Jadi saran saya kalau mau kesana sebagai turis, jangan pernah apply sendirian, kalau bisa minimal 2 atau 3. Dan selalu ada tiket pp, jangan cuma pergi saja, Sekian mas @deffa dan mas @mone hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

akhirnyaaa.....keluar jg nich curhatannya...

Iya mba sari, sebelum berangkat k korea curcol dulu dikit...

 

 

@mone semoga di approve ya visa jepangnya :D

Iya udah keluar koq min sesuai dengan jadwal'y.

 

 

@Jalan2

udah di approve min doi udah di incheon sekarang hehe

 

@mone

turut bahagia ya akhir nya perjalanan lika liku nya bisa berakhir happy ending

tapi jangan lupa oleh2 ku ya tar aku kasih alamat nya yang di Simbashi ya

via email

sbner'y saat itu kan masih ada masalah sich mod, untung bisa teratasi.

tenang oleh2 tinggal d kirim aja nie mod.

 

 

kalo pake epaspor bisa ga? tourist bound itu? 

kalo yang saya baca sich bisa koq mba, soal'y itu kan sama aja dengan visa jepang. ada yang udah pernah coba koq.

 

@RaIni SSi

kayak nya belom bisa tuh mba

karena E-Passpor kan free visa untuk jepang, sedangkan korea tetap menggunakan visa :D

bisa koq mod, udah ada yang pernah coba.

 

Ikutan komen nih, untuk visa ke Korea kenapa jadi ketat sekarang? Soalnya semakin banyak imigran-imigran gelap yang datang ke Korea dengan menggunakan visa turis tetapi akhirnya malah bekerja di Korea. Oleh karena itu, sekarang Korea semakin memperketat orang-orang yang akan ke Korea sendirian karena mereka akan dianggap sebagai calon imigran gelap. Nah, sekarang di Korea juga lagi masanya penyisiran orang-orang asing yang visanya tidak sesuai izin atau kadaluwarsa. Jadi saran saya kalau mau kesana sebagai turis, jangan pernah apply sendirian, kalau bisa minimal 2 atau 3. Dan selalu ada tiket pp, jangan cuma pergi saja, Sekian mas @deffa dan mas @mone hehe

saya denger dari mba @Beatrix Liniyati pas d koreasich memang seperti itu mba, tp saya udah trauma dan illfill sich mau apply visa korea lagi, mending saya apply visa jepang aja lebih mudah syarat'y dan simple. sekaligus bisa k dua negara.

hehehehehe...

 

@mega_yoora

wah nice info neh ternyata itu toh di balik susah nya visa korea :D

iya mod, kmren banyak penyisiran imigran gelap gtu, dan yang plaing banyak itu dari Indonesia kata'y.

 

 

wah... seru ceritanya.... ditunggu lanjutannya. hehehe....

ntar yakh mas d lanjut'y, pas baru balik jalan2 tugas kuliah udah menumpuk.

hahahahaha.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

oh bisa ya pake E-Passport Free Visa ke Korea

tapi apakah tetep harus ke Jepang dlo atau bisa langsung Korea ?

cc @RaIni SSi

 

alamat gue tar di PM mon

itu kirim nya di kardusin lagi ya mon biar gak penyok hehehe

terus kantong kresek yang ada logo nya bekas belanja di toko nya sertakan juga ya mon itu penting juga tuh ahhaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

oh bisa ya pake E-Passport Free Visa ke Korea

tapi apakah tetep harus ke Jepang dlo atau bisa langsung Korea ?

cc @ralni ssi

 

alamat gue tar di PM mon

itu kirim nya di kardusin lagi ya mon biar gak penyok hehehe

terus kantong kresek yang ada logo nya bekas belanja di toko nya sertakan juga ya mon itu penting juga tuh ahhaha

Bisa mod, ttp harus k jepang dunt, kan syarat'y k jepang mod.

 

busett dahh request-an'y banyak bner, untung tuh kantong plastik gak saya tinggalin d korea,ternyata itu penting toh???

hahahahaha.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

hahaha malah kantong plastik itu yang mahal mon

bukti kalo belanja nya di jepang

kalo kit nya seh di indo juga ada hahaha

wkwkwkwkwkwkwkwk...

untung yakh org korea baik banget ampe dibalikin tuh tamiya, padahal udah ketinggalan d mobil org yang bantuin nyari alamat d korea mod. Masih rejeki sich yakh.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mas @deffa waduh kalo berapanya aku g tau, suami yg urus hehe... ":senyum"

kemaren baca ada yg mau berangkat bacpack tgl 17 maret juga, tapi tak cari lagi kok g ketemu ya....

seneng deh masuk di forum ini, banyak yg bagi2 pengalaman jd lebih semangat nabung buat jln2 menikmati Anugerah Allah

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya mau tny yah @mone.

Kalo misalnya pake e paspor yg japan visa waiver itu bs ke korea tnp visa ga yah.

Dgn rute sbb:

Jakarta ---- tokyo(via kl) di tokyo stays 5 hari

Tokyo --- seoul (direct flight) di seoul stay 5 hari

Seoul ---- jakarta (via kl)

Apakah bs spt ini? KAlo ada yg pernah post, tolong bs ksh saya linknya ga. Thanks.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@anggiemulia

bisa kok mba pake E-Passport tenang aja

cuma paling tar di Bandara Indonesia nya yang agak ribet

karena Staff Ground Bandara Indonesia sebagian besar tidak tahu jika Visa Jepang (E-Passport) boleh masuk Korea juga

tapi pasti bisa kok, jadi saran datang ke bandara nya 3 jam lebih awal, karena pasti adu argumen dlo dengan bagian Check In Service

seperti yang di alamin @mone

 

tapi kasus Mone Air Asia ya, gak tau kalo maskapai lain

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya mau tny yah @mone.

Kalo misalnya pake e paspor yg japan visa waiver itu bs ke korea tnp visa ga yah.

Dgn rute sbb:

Jakarta ---- tokyo(via kl) di tokyo stays 5 hari

Tokyo --- seoul (direct flight) di seoul stay 5 hari

Seoul ---- jakarta (via kl)

Apakah bs spt ini? KAlo ada yg pernah post, tolong bs ksh saya linknya ga. Thanks.

Saya pernah baca di salah satu blog, bahwa dengan visa waiver japan juga tetap bisa masuk ke korea koq. ada yang pernah bilang sich bisa, soal'y kan visa waiver jepang itu sistem'y re-entry permit bukab free visa. tapi belum pernah ada yang coba sich mba.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@anggiemulia

bisa kok mba pake E-Passport tenang aja

cuma paling tar di Bandara Indonesia nya yang agak ribet

karena Staff Ground Bandara Indonesia sebagian besar tidak tahu jika Visa Jepang (E-Passport) boleh masuk Korea juga

tapi pasti bisa kok, jadi saran datang ke bandara nya 3 jam lebih awal, karena pasti adu argumen dlo dengan bagian Check In Service

seperti yang di alamin @mone

 

tapi kasus Mone Air Asia ya, gak tau kalo maskapai lain

untuk case anggie ini gak perlu dateng ke bandara lebih awal mod, karena rute dia itu bukan seoul dulu, tapi tokyo dulu mod. Saya yakin dia tetep lancar sampe tiba di tokyo.

Nah harus'y sich dya juga bisa aman saat meninggalkan jepang dan entry korea.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@anggiemulia

kalo penggunaan e-passport belom nemu kayak nya karena kan baru itu e-passport

tapi sudah di pastikan boleh kok karena itu sudah berupa free visa kok e-passport

dan lagi kamu rute nya ke jepang dlo baru ke seoul jadi aman saja

bedanya dengan @mone dia ke seoul dlo baru ke jepang jadi Check In Counter Air Asia Indonesia belum tahu soal peraturan Visa jepang boleh masuk korea

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Devi Santi Maharani
      Halo. Perkenalkan saya Devi
      Mau tanya info karna saya belum sempat utk tanya2 travel dan belum pernah ke luar negeri sama sekali
      Saya ingin beli tiket pesawat utk ortu saya dari Ecuador ke Indonesia. Tepatnya dari bandara Mariscal Sucre di Quito ke bandara Juanda di Surabaya.
      Ortu saya ini udah lama banget belum pulang ke indo jadi maunya saya pesankan dari Indonesia, ortu saya tinggal print tiketnya.
      Pertanyaan saya ada beberapa:
      Utk pembelian tiket lebih baik lewat suatu aplikasi/website spt Kiwi.com atau wego.co.id, atau saya memakai suatu jasa travel? Mungkin bisa sekalian rekom pakai aplikasi atau jasa travel yg mana? Saya sudah sempat search penerbangannya, dan ortu saya lebih memilih penerbangan yg transit beberapa kali tapi harganya lbh murah. Ini ada transit melalui US atau Eropa. Saran dari beberapa temen sih lewat eropa saja supaya gak ribet visa. Nah saya ini kan dari 0 gak ngerti apa2. mungkin ada yg bisa jelaskan kalo transit di Eropa spt lewat London dan Madrid, apa perlu visa transit, dan bagaimana ya proses visanya itu? Mohon bantuannya yg sudah pernah ke luar negeri, karna saya sendiri bingung gimana. hehe. takutnya saya sudah bayar sekian belas juta tapi ada kendala2 faktor x yg saya kurang paham
      Terima Kasih
    • By mone
      Annyeonghaseyo...
       
      Long time no see / Urinmaniya / Lama tidak berjumpa. Maklumlah sibuk gak jelas. 
      Kali ini iseng2 mau kasih tau beberapa cara dan syarat mendapatkan visa korea selatan atau lebih tepatnya visa multiple korea selatan.
      #efek baru approved multiple visa korea selatan
      #gak sombong cuma pamer
      #padahal pernah ditolak

       
      Jadi begini, minggu lalu baru aja approved visa korea yang multiple. Sebener'y sich agak iseng gtu apply visa ini. Belum tau kapan mau kesana, planning sich tiap bulan bahkan tiap minggu. Tapi apa daya dana tidak mencukupi jadi harus banyak2 menabung dulu biar bisa nongkrong d Starbucks Korea sambil makan sate ayam.
      Syarat visa Multiple Korea Selatan yang saya kumpulkan dan berikan ke pihak kedubes:
      -> Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan ketika berangkat (copy semua halaman paspor yang sudah tertera cap imigrasi dari negara lain).
      -> Formulir visa korea yang sudah diisi lengkap dan pas foto yang ditempel di formulir visa.
      -> SPT Tahunan (surat keterangan tidak memiliki SPT).
      -> Surat Referensi Bank dan Rekening koran 3 bulan terakhir.
      -> Bookingan tiket pesawat dan reservasi hotel (tidak wajib, tapi bisa menggunakan travel agent untuk minta booking).
      -> Itinerary selama di korea.
      -> Fotocopy KTP.
      -> Fotocopy Kartu Keluarga.
      -> Fotocopy Akte Kelahiran.
      -> Fotocopy NPWP.
       
      *Untuk apply multiple visa minimal sudah pernah ke korea sebanyak 4x (empat kali) dalam 2 tahun. Tapi ketika saya ajukan sudah 5 kali namun dalam 3 tahun dan tidak masalah.
      *Sebelum apply multiple, konfirmasikan dulu ke petugas loket karena petugas loket akan mengkonfirmasikan ke konsular untuk persetujuan apakah bisa apply multiple
      *Biaya visa multiple adalah sebesar Rp. 1.224.000 bayar dimuka dan ketika ditolak tidak dikembalikan
      *waktu pengambilan visa adalah 1x24 jam atau keesokan hari'y setelah apply.
      *bagi yang pertama kali akan apply visa korea selatan dianjurkan tidak sendirian atau minimal sudah mempunyai visa negara lain contoh jepang. meskipun tetap saja banyak yang di approved juga bepergian sendirian.
       
      Seperti'y itu saja sich. Seakan begitu mudah namun bagi saya yang pernah ditolak visa korea tetap saja ada keraguan meskipun kemungkinan approved multiple lebih besar. Selamat berlibur ke korea yakh. Kalo udah dapet multiple bisa tiap saat d korea. Sekarang fokus ngumpulin uang dulu yang banyak buat ke rusia. Eh salah korea ding.
      Kalo ada yang mau sharing pengalam buat visa korea juga silahkan.
       

    • By Yos

      Credit: blog.ezytravel.co.id
      Teman-teman, tanggal 3 April 2017 kemarin saya mengajukan pembuatan Visa Waiver ke Jepang setelah sebelumnya melakukan perubahan paspor biasa ke e-paspor.
      Kenapa sih saya susah payah bikin perubahan e-paspor? Karena saya posisinya sekarang "pengacara" alias pengangguran banyak acara makanya untuk memudahkan perjalanan ke Jepang kali ini saya merubah paspor biasa ke e-paspor.
      Sekedar info dari temans yang juga apply e-paspor akhir-akhir ini, kalau di Soekarno-Hatta prosesnya 10 hari kerja setelah pembayaran, @deffa melakukan proses di imigrasi Jakarta Selatan ya kalau ga salah prosesnya 14 hari kerja setelah pembayaran, teman saya di imigrasi Jakarta Barat 12 hari kerja setelah pembayaran, dan di imigrasi Jakarta Pusat ga bisa diproses katanya bahannya habis atau apalah gitu.
      Proses pembuatan Visa  Waiver dan Visa Biasa dilayani pukul: 09.00 WIB - 12.00 WIB
      Pengambilan Visa Waiver dan Visa Biasa pukul: 13.30 WIB - 15.00 WIB
      Ok, jadi senin 3 April 2017 saya meluncur ke Dubes Jepang pagi jam 5.30 dan sampai di sana 6.20 an kurang lebih. Ternyata benar di bagian parkir motornya sudah dibuatkan tenda yang cukup panjang untuk antrian visa, tapiiiii kursi yang tersedia hanya sekitar 15 dan itupun kondisinya suer butut2 banget tapi masih mending lah ya. Nah saya masih kebagian duduk jadi dapet nomor antrian 12 kalau ga salah.
      Setelah jam 7 antrian makin panjang ke belakang dan berdiri tentunya, sementara pintu dubes baru akan dibuka 8.15 jadi tipsnya kalau mau datang pagi ya pagi bener supaya kebagian duduk atau kalau ga siang bener supaya ga capek berdiri antrian lama.
      Jam 8.15 teng pintu dibuka dan antrian akan dibagi line up menjadi 3 baris di depan pintu, 1 untuk per-orangan, 1 untuk travel agent, dan 1 untuk orang Jepang, yang tentunya orang Jepang didahulukan masuk duluan, kemudian travel agent dan per orangan bergantian.
      Setelah dikasih giliran masuk pintu dubes, kemudian antri nomor ID dengan menukarkan KTP dengan nomor ID, antri yang rapih yaaaaa karena sebel banget deh pas pengambilan visa ada cewe yang nyelak, dan pas didalam krn nyelak dia hampir lupa nomor antriannya sendiri, harusnya dia gak denger supaya kapok ngambil nomor antrian lagi dr awal .
      Setelah penukaran KTP dengan ID, masuk ke pintu yang nomor 2 ya, terus jalan ke mesin untuk ambil nomor antrian ke loket, pencet loket yang A yang sebelah kiri. Note: kalau sampai nomor kita dipanggil dan kita ngeh atau ga di tempat maka ga bisa diulang, harus ambil nomor antrian lagi yang berikutnya alias paling belakang.
      Setelah itu prosesnya gampang banget, serahkan berkas, dan karena e-paspor form yang di isi cuma selembar, di cek, stempel dan dapat selembat kertas tanda terima untuk ambil visa ke-esokan harinya (proses 1 hari kerja).
      Selasa, 4 April 2017, saya sudah sampai di dubes jam 12.30 dan ga kebagian tempat duduk, dan entah kenapa hari itu proses pengambilan visa mundur sekitar 45 menit jadi jam 2.25 baru dibuka, katanya sih karena hari itu yang apply visa banyak banget jadi prosesnya mundur, pas saya boleh masuk antrian di belakang sudah uler-uleran 4 baris sampai gak tercover tenda, puanasnya itu lhooooo, kaki pun pegel karena harus berdiri nunggu hampir 2 jam.
      Urutannya sama, siapkan KTP, tukarkan dengan ID, dan masuk ke pintu nomor 2 ke ruangan yang sama, dan ambil nomor antrian seperti biasa, dan pas saya masuk nomor antrian sudah dimulai dengan 292, berarti hari itu yang paginya apply visa astaga banget jumlahnya.
      Begitu nomor antrian muncul dipanggil di loket, langsung datang serahkan tanda terima kemarin, sudah deh dapat Visa nya , Untuk e-paspor visa berlaku selama 3 tahun ke depan, jadi kalau selama 3 tahun mau bolak balik pulkam ke Jepang ga perlu urus visa lagi dengan catatan durasi perjalanan max 15 hari. 
      TIPS:
      1. Kalau mau datang baik apply visa waiver atau ambil visa, datang jauh sebelum jam dimulai supaya dapat tempat duduk atau sekalian datang siang supaya ga antri lama, karena jumlah tempat duduk terbatas sekitar 15 saja.
      2. Better dokumen lengkap semua daripada disana gedebak gedebuk ga jelas.
      3. Perhatikan nomor antrian di loket, mereka gak akan panggil nomor, max 3 kali di panggil, kalau orangnya gak ada maka harus ambil nomor antrian dari buntut alias belakang lagi dan itu nyesek lho kalau sampai begitu
      4. Selama di dalam ruangan jangan seru-seruan telepon pake hape, kalau gak mau ditegur, silent aja sih lebih bagus, WA-an masih boleh kok
      Apalagi ya? kayaknya itu udah semuanya sih, happy antri ya buat temen2 yang mau apply Visa Waiver atau Visa Biasa untuk Jepang, saran saya sih pake e-paspor, karena GRATIS dan berlaku 3 tahu plus persyaratan ga rempong, sejak ada tiket murah ke jepang jumlah antrian yang mau apply visa membludak 5-6x lipat, ini parah dibanding 2 tahun lalu saya apply visa juga ke jepang.
      @deffa @twindry @kyosash @Sahat dan teman-teman lain yang secara nama tampilan aku gak inget ngetiknya kalau lagi gak chat.
    • By Gabriella Vania Wijaya
      Jadi, sekitar sebulan-an lagi bakalan ke Jepang for the second time! (yang sebelumnya acara kuliah gitu hehe ..)
      Karena sibuk banget sama persiapan ujian akhir semester, plus papa mama baru pulang dari trip, jadi baru tadi bikin visa. padahal tinggal sebulan lagi berangkatnya 
      Nah, ini aku mau sharing tentang visa Japang yaa hehe
      Bikin visa Jepang itu gampang banget, isi form + lengkapin data-datanya, tinggal ikutin aja kayak post yang di share kak @deffa  
      Terus, buat kalian yang bakalan pakai AirBnb buat accommodation di Jepang, dont worry 
      Karena, sekarang its acceptable! jadi di bagian Accomodation tulis aja nama HOST, nomer telpnya, dan alamat tempat kalian tinggal, trus kasik keterangan kalau itu AirBnb 

       
      Terus, kok bisa dapet FREE Japan Visa?
      hehe, khusus buat MAHASISWA diploma / S1 / S2 FREE visa  dengan mentandatangani surat pernyataan hehe. 
      cuma perlu photocopy kartu tanda pelajar aja kok hehe, trus tanda tengan form 
      yuhuuu, lumayan lohh 


      Hehehe sekiaann 
       
      for my article in english http://bit.ly/JapanVisaforFREE
       
    • By Wulansari Denu
      Selamat siang, mau tanya nih. Kalau mau apply visa tapi belom beli tiket pesawat bisa kah? (krn takut visa ditolak dan tiket hangus)
      Kalau bagi yang historynya masih kosong dan solo travel apa ada kesempatan di approve visanya?
       
      Terima kasih responnya :))
      Wulan
    • By rianifitria
      Untuk teman2 yg sedang berniat ke Canada, berikut ini adalah sedikit tips dan trik untuk mengajukan visa turis ke Canada.   Berikut ini adalah pengalaman saya dan keluarga saya, dan ini subjektif sekali. Bagi saya cukup merepotkan urusannya, jadi saya berharap dengan ini dapat membantu.   1. 'Online' atau 'On Paper'   Pertama2: ada 2 cara aplikasi, yaitu melalui website (online) atau secara langsung datang dengan berkas2 kertas di tangan (on paper).   Saya telah melakukan keduanya karena sebab2 tertentu, dan ini pengalaman saya:   - Kalau melalui online, maka aplikasi akan memakan jangka waktu LAMA. Lamanya serius banget.   Pengalaman: Saya aplikasi online (sabtu) karena gak bisa ngambil cuti buat datang ke VFS. Teman saya aplikasi langsung karena lagi libur (senin).   Waktu aplikasi online: 16 hari (proses) + 5 hari (masukin passport)
      Waktu aplikasi langsung: 3 hari jadi   Untuk perbandingan:
      Menurut website rata2 waktu aplikasi: 10 hari
      Jawaban telp VFS tanya berapa lama: 24 hari
      Jawaban chat VFS tanya berapa lama: 21 hari   Untuk aplikasi Online
      http://www.cic.gc.ca/english/visit/visas.asp
      http://www.cic.gc.ca/english/visit/apply-how.asp   Untuk formulir2 aplikasi langsung / On Paper
      http://www.cic.gc.ca/english/information/applications/visa.asp?countrySelect=ID   Tempat masukin formulir/passport:
      http://www.vfsglobal.ca/canada/Indonesia/   Juga, saat memasukan formulir online, maka passport akan diminta dimasukkan melalui CIC di Singapura. Bila memasukan passport langsung, tidak diminta mengirim passport ke Singapura.   2. Pengisian Formulir
      Sebenernya cukup singkat untuk pengisian formulir ini, dan mudah ditemukan cara pengisiannya di website diatas   3. Berkas2 pelengkap Formulir
      Yang paling merepotkan: Menyiapkan berkas2.   Kalau Anda pergi ke Formulir Visa untuk Indonesia dan melihat daftar berkas2 di: Document Checklist [IMM 5484] dan Visa office instructions – Visit [IMM 5870] maka isinya sangat... enteng sekali. Tidak ada detail apapun mengenai apa sih yg sebenernya diperlukan.   Masalahnya, Imigrasi Canada ini sebenernya sangat ketat, jadi berkas2 harus lumayan detail.   Jadi untuk detailnya saya pergi ke requirement buat Singapura Formulir Visa untuk Singapura dan lihat Visa office instructions – Visit [IMM 5890]. Terutama bagian surat kantor dan bank account.   Jangan lupa bahwa semua berkas yg berbahasa Indonesia harus di terjemahkan ke Bahasa Inggris dengan cap notaris. Maka sebisa mungkin surat2 diminta dalam bahasa Inggris.   4. Pemberitahuan
      Online:
      - Anda akan menerima 2 email setiap kali ada update status
      - Email update status belum tentu benar
      - Cek email setiap hari
      - Kadang2 email baru sampai 1-2 hari sesudah status di update   Offline:
      - Cek status via website setiap hari
      - Kadang2 setelah visa jadi, tidak dikirimkan email/sms   Saya tidak menaruh lebih banyak detail, seperti pengisian formulir atau apa saja yg diperlukan karena permintaan imigrasi Canada lumayan sering ganti (kayaknya kemaren 3 bulan terus ganti gitu), jadi lebih baik Anda mendatangi situs2 diatas untuk informasi paling baru.   Sekian pengalaman saya. Untuk lebih tepatnya, nasehat paling berguna untuk aplikasi visa Canada: siap2 apply kira2 2 bulan sebelum tanggal keberangkatan.     PS: @deffa nanya biaya: Untuk standard 1 aplikasi (perorang) : CAN$100 / Rp 990 000 (ini dari kedutaan Canada) 
      Untuk biaya admin vfs 1 aplikasi (perorang)  : Rp 277000
      Update status pake SMS: Rp 20000
      Extra: Ongkir ke Singapura: Rp 751 000
      Dan harus tunai.
        Cheers, Rian  
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Tips Menulis Itinerary Untuk Syarat Apply Visa Jepang, karena baru-baru ini saya teringat akan sebuah pertanyaan di Facebook saya. Waktu itu seperti ini :
      A : Kang Deffa, nanya itu kalau Itinerary untuk Apply Visa Jepang nya di tulis lengkap gak ya ? 
      B : Gak perlu kok, yang penting inti nya saja
      A : Terus kan saya malam pertama nginap di Bandara Haneda, itu ditulis juga di bagian Tempat Tinggal ?
      B : Ya, di tulis saja tidak jadi masalah kok itu, asalkan di Malam berikut nya di tulis penginapan Fix dan alamat yang lengkap nya
      A : Ok, kang Hatur Nuhun
      B : Sami2
      Ya sedikit perbincangan tersebut membuat saya tercetus ide untuk menulis Panduan Menulis Itinerary untuk Apply Visa Jepang ini. Karena pasti bagi yang pertama kali ke Jepang masih agak bingung ya. Saya juga mengalami hal itu kok dulu pas pertama kali apply visa jepang, jadi sudah selayak nya saya bagikan tips-tips nya
      Tapi sebelum nya kalian harus tahu dulu syarat untuk Apply Visa Jepang ya.
      Dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi dalam mengajukan permohonan Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri    
      Paspor maksimal 6 bulan sebelum masa berlaku habis Formulir permohonan visa. [download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram) Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili) Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa) Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang) Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang) Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu) Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan: Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya). Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 - 8 sebelum diserahkan di loket.
      Bagi yang termasuk dalam kategori berikut, maka Pemohon maupun anggota keluarga (suami/istri dan anak) tidak perlu melampirkan bukti keuangan (tercantum pada nomor 8). (Bila diperlukan, dokumen tambahan akan diminta untuk melengkapi atau membuktikan hal tersebut).
      Pemohon adalah karyawan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Indonesia. Pemohon adalah karyawan BUMN. Pemohon adalah karyawan dari perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Jepang. Pemohon adalah karyawan dari perusahaan joint venture Indonesia - Jepang, atau anak perusahaan Jepang, atau cabang dari perusahaan Jepang. Pemohon adalah karyawan dari instansi pemerintah. Pemohon adalah budayawan/ seniman yang sudah go-international; atlit yang sudah diakui ; dekan, profesor, asisten profesor dari universitas; pimpinan museum, atau lembaga penelitian pemerintah maupun swasta. *Bila aplikan ingin mengajukan permohonan visa untuk kunjungan berkali-kali (Multiple Visa), maka harus melampirkan surat penjelasan alasan keperluan kunjungan berkali-kali ke Jepang atau surat penjelasan dari pihak Pengundang.
      *Untuk visa kunjungan berkali-kali, harap melihat persyaratan visa untuk kunjungan berkali-kali.
      *Biaya Pembuatan Visa :
      Single Entry = Rp. 330.000 Multiple Entry = Rp. 660.000 Info Lengkap kunjungi Website Embassy Jepang berikut KLIK
      Panduan Penulisan Itinerary Pada Formulir Jadwal Perjalanan Pengajuan Visa Jepang
      Di syarat Dokumen yang harus di siapkan di atas pada point no. 6 terdapat syarat "Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)"
      Ini berarti kita harus menuliskan semua rute wisata yang akan kita tempuh selama kunjungan kita di Jepang, lengkap beserta Alamat tempat kita Tinggal atau Menginap. Contoh Formulir nya yang telah di download dari link di atas adalah berupa File Microsoft Word seperti ini

      01. Tulis tanggal dari awal mendarat (menginjakkan kaki) di Bandara (wilayah Jepang) lainnya
      02. Untuk bagian Tempat yang akan di kunjungi cukup Tulis Inti nya Saja misal : Tokyo : Tokyo Disneyland, Tokyo Tower.
      03. Untuk bagian Tempat Menginap, tulis lah nama Penginapan sesuai dengan Bukti Booking penginapan tersebut beserta Alamat Lengkap.
      04. Jika selama beberapa hari menginap di Penginapan yang sama, di hari berikut nya cukup tulis nama Penginapan nya saja
      05. Jika malam pertama Menginap di Bandara. Tulis Bandara tempat Menginap. Misal : Haneda Airport atau Kansai International Airport
      06. Di bagian akhir paling bawah, isi lengkap Tanggal dan Tanda Tangan Pemohon Visa
      07. Saran walaupun kalian mengisi Itinerary nya hanya Garis Besar saja, namun untuk Tempat Menginap WAJIB SESUAI dengan Bukti Booking yang diserahkan untuk Apply Visa. JANGAN DUMMY BOOKING. 
      08. Berlaku juga untuk Bukti Booking Tiket Pesawat Jangan Dummy Booking, karena beberapa waktu lalu, ada kasus Apply Visa Jepang dengan mengajukan syarat Bukti Pembelian Tiket Pesawat dengan Dummy Booking. Visa nya Approved. Namun ketika di imigrasi Jepang. Bermasalah, karena Bukti Booking yang diserahkan ke Embassy Jepang ketika Apply Visa, berbeda dengan Tiket yang mereka pegang (Dummy Booking menggunakan Garuda, Tiket asli menggunakan Air Asia). Akhirnya mereka di DEPORTASI.
       
      Contoh Penulisan Itinerary Formulir Jadwal Perjalanan Pengajuan Visa Jepang

       
      Demikianlah semoga berguna untuk teman-teman sekalian, walaupun sepele tapi kadang bikin bingung dan bertanya-tanya. Silahkan di share jika berkenan