mone

Asam Manis Membuat Visa Korea & Jepang

143 posts in this topic

Hai Jalan2ers semua.

 

Gimana yang abis pada Gathering Nasional ke-7, pasti menyenangkan. Saya pengen ikut sebenar'y tapi berhubung waktu yang bentrok ama perjalanan saya jadi saya tidak bisa ikut pergi kesana. Tapi saya bukan mau ngomongin gathering bsich hari ini, lebih ingin menceritakan pengalaman pribadi saya waktu akan mengajukan aplikasi visa korea selatan.

 

Awal mula dari kisah ini adalah cita - cita saya sejak SMP yang ingin sekali mengunjungi negeri ginseng karena terhanyut oleh drama korea yang tidak monoton dan selalu mempunyai daya tarik tersendiri untuk setiap serial'y. Nah sejak januari 2013 saya sudah mempersiapkan dana untuk pembelian tiket pesawat menuju korea selatan, dan pada januari 2014 saya berhasil mendapatkan tiket menuju korea selatan. Namun saya hanya membeli tiket pergi saja karena saya masih ragu untuk jadwal kuliah saya. Dan setelah saya menginformasikan promo tiket itu, ada teman dari forum ini yang berminat ikut yaitu mas @KABULRIYANTO. dan mas kabul pun membeli tiket dengan jadwal keberangkatan sama seperti saya. jadwal keberangkatan kami adalah saat musim dingtin yaitu pada bulan februari 2015.

 

Selama setahun lama'y saya mengumpulkan uang jajan untuk mempersiapkan dana liburan saya. Dan sampailah pada bulan desember sesuai dengan schedule saya untuk pengajuan visa. Namun saya mendapat kabar buruk dari mas @KABULRIYANTO, ternyata dia tidak bisa ikut dengan saya karena harus melanjutkan sekolah lagi yang jadwal'y bentrok dengan jadwal keberangkatan kami ke korea. Alhasil saya mengajukan sendiri visa korea selatan.

 

Pada tanggal 30 Desember 2014 saya mengambil cuti untuk apply visa korea, sebenar'y tidak perlu cuti juga bisa, tapi karena mau sekalian ketemu rekanan jadilah saya ambil cuti. Pagi hari saya berangkat menuju konsuler korea yang ada di alamat ini:

  • Alamat : Jl. Jendral Gatot Subroto Kav.57 Jakarta 12950
  • Tel : 62-21-2967-2555
  • Fax : 62-21-2967-2556/2557
  • E-mail :email.JPG
  • Jam Kerja : 08:30-12:00, 13:30-16:30

Saya datang kesana sendirian menggunakan busway, jarak'y hanya tinggal jalan sedikit aja dari halte busway. Nah saya langsung menyerahkan dokumen saya ke konsuler korea karena disana sangat sepi sekali dan hanya ada beberapa travel agent yang sedang mengurus visa juga. Setelah dokumen saya diserahkan, saya membayar biaya visa sebesar Rp. 480,000 dan mendapatkan bukti tanda terima dari staff konsuler korea. Dokumen yangt saya serahkan seperti yang tertera di website mereka seperti di bawah ini:

< Persyaratan Dokumen >

- Paspor Asli dan Fotokopi Paspor (halaman identitas beserta visa/cap negara-negara yang telah dikunjungi)
- Formulir Aplikasi Visa (dengan satu lembar foto yang ditempel pada kolom foto)
- Kartu Keluarga atau Dokumen yang dapat membuktikan hubungan kekeluargaan
- Surat Keterangan Kerja dan Fotokopi SIUP Tempat Bekerja- Jika tidak bekerja tidak perlu menyertakan
- Surat Keterangan Mahasiswa/Pelajar, bagi yang masih bersekolah
- Fotokopi Bukti Keuangan, pilih salah satu:
    * Surat Pajak Tahunan (SPT PPH-21) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
    * Surat Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dikeluarkan oleh Dirjen Pajak RI
    * Rekening koran tabungan 3 bulan terakhir dan surat referensi bank 
    * Surat keterangan dan copy kartu membership golf
    * Surat keterangan dan copy kartu membership hotel bintang 5
    * Surat keterangan pemegang program jamsostek
    * Slip gaji atau bukti tunjangan pensiun

** Untuk tipe visa C-3 Multiple silahkan untuk melihat persyaratan Multiple Visa
** Jika berstatus mahasiswa harus melampirkan surat keterangan mahasiswa dan bukti keuangan orang tua
** Ibu rumah tangga dan yang masih belum memiliki pekerjaan/penghasilan harus melampirkan bukti keuangan suami atau keluarga
** Bagi pengusaha yang ingin mengajak serta asisten rumah tangga, harus melampirkan surat sponsor dari Employernya (surat keterangan kerja, kartu keluarga, bukti keuangan tidak perlu dilampirkan)

** Dokumen yang telah dilampirkan jika dianggap masih belum lengkap oleh Consul maka pihak Kedubes Korea berhak untuk meminta tambahan dokumen
NB: Nanti saya share picture lampiran dokumen yang saya serahkan ke konsuler korea.

 

Saya diminta untuk kembali lagi pada hari brabu, 7 Januari 2015. Dan saya pun menunggu dengan was was sampai tanggal tersebut. Namun sebelum saya datang pada tanggal 7, saya diminta untuk menghubungi pihak konsuler terlebih dahulu.

 

.............

 

Tiba saat'y tanggal yang ditunggu2, yaitu tanggal 7 Januari 2015, saya sudah tidak sabar menunggu hasil aplikasi visa saya. Saya menghubungi pihak konsuler pada pukul 9 pagi, dan ternyata saya mendapat jawaban yang kurang memuaskan, yaitu saya harus menghubungi mereka sejam lagi. Saya tetap tidak putus asa dan saya coba telepon lagi saat jam 10 pagi. Namun jawaban mereka masih saja sama, saya suruh menghubungi mereka sejam lagi. Dan hari itu setiap jam saya menghubungi nkonsuler korea sampai tiba pukul 4 sore saya mendapat jawaban yang mengecewakan saya harus menelepon kembali besok.

 

Keesokn harinya saya telepon kembali konsuler korea jam 9 pagi, tapi sungguh bsangat menyebalkan, saya diberikan jawaban yang sama oleh mereka yaitu saya harus menelepon kembali sejam lagi. Saya masih tidak menyerah dan terus mencoba, dan ketika sore hari saya mendapatkan kekecewaan kembali, yaitu saya harus menelon kembali esok hari.

 

Hari ketiga yaitu jum'at 09 Januari saya coba kembali telepon setiap jam seperti sebelum'y karena saya mendapatkan jawaban yang masih sama. Namun ketika sore hari ada sedikit harapan yang muncul, saya diminta datang untuk interview pada hari selasa  11 Januari 2015. Saya agak sedikit senang dan bingung saat itu, karena saya baca2 d blog, belum pernah ada yang d interview untuk pengajuan visa korea. tapi saya tetap positive thinking, meskipun ragu. Saya diminta datang dengan membawa persyaratan sebagai berikut:

  1. Tagihan Kartu Kredit (Asli dan Copy)
  2. BPKB Kendaraan (Asli dan Copy)
  3. Rekening Tabungan (Asli dan Rekening Koran)
  4. Ijazah Terakhir (Asli dan Copy)
  5. SPT PPH21 (Asli dan Copy)

 

Saya menyiapkan semua berkas tersebut sebelum tanggal 11 Januari 2015, dan ketika hari selasa tiba saya bersiap untuk interview pada selasa siang. Saya ijin keluar kantor dan menuju konsuler korea pada siang hari. Saat tiba disana konsuler korea lebih sepi lagi dan hanya ada saya sendiri. Tapi setelah saya menyerahkan dokumen tambahan yang diminta saya disuruh menunggu hampir 20 menit. Setelah itu saya langsung dipanggil untuk interview. Saya diajak masuk ke ruangan konsuler untuk bertemu langsung dengan konsuler dan ditanya beberapa hal seperti berikut ini:

  1. Apa tujuan datang ke korea?
  2. Disana akan kemana saja?
  3. Disana ada saudara atau kenalan tidak?
  4. Pergi kesana bersama siapa?

(pertanyaan pake english yakh)

Saya menjawab seperti biasa, namun dia beranya juga kenapa di tiket saya tercantum nama lain'y, dan saya menjawab dia tidak jadi berangkat.

 

Saya kembali menunggu lagi hasil interview sekitar 10 menitan.dengan jantung deg - degan saya menunggu bhasil interview dan sangat gugup apakah visa saya diterima atau ditolak. Saya dipanggil oleh staf konsuler dan diberitahukan jawaban yang langsung membuat saya lemas. Dia bilang begini:

" mas maaf yakh visa tidak disetujui oleh konsuler, karena mas pergi sendirian dan juga mas baru pertama kali ke korea. Itu terlalu berbahaya."

Saya langsung shock, koq alesan'y gak logis banget yakh, masa cuma gara2 hal kaya gtu saya tidak bisa diberikan visa, padahal selama ini saya travel sendirian gak masalah tapi kenapa ini malah dijadikan alasan. DAn pihak staff tidak bisa berbuat apa2 karena itu adalah keputusan final, dia bilang saya tidak bisa mengajukan visa korea lagi sampai 3 bulan ke depan, jadi saya baru bisa mengajukan visa pada bulan april.

 

Saat itu saya sudah tidak mood lagi datang ke kantor, pasti teman sekantor bakal; bertanya, alhasil saya baru balik ke kantor setelah pukul 5 sore. Saya langsung ceritakan hal ini ke orang2 yang mengetahui proses pengajuan visa saya salah satu'y adalah momod @deffa. Mereka semua memberikan support ke saya yang sedang kacau karena mimpi ke korea gagal karena visa ditolak.

Namun setelah bercerita2 dengan momod @deffa terutama, saya diigatkan kembali oleh dia kalo masih ada jalan lain untuk menuju korea. Sebenar'y saya pernah menyampaikan hal ini sebelum'y ke momod ndi forum ini ketika dia akan pergi ke jepang, namun saya baru menyadari setelah diingatkan kembali oleh momod @deffa. (maklum lagi kacau abis pikiran :D ).

Ada satu cara supaya saya bisa tetap pergi ke korea, yaitu dengan cara saya harus apply visa jepang. karena menurut pertauran mereka kalo kita pergi ke jepang menggunakan visa jepang, maka kita akan bebas masuk korea selama 30 hari seperti penjelasan di bawah ini.

 

http://www.hikorea.go.kr/pt/InfoDeta...showMenuId=375
Transit tourists bound for another country
Eligible countries

Applicable to all countries (save for Cuba, and Macedonia) that are not granted visa-free entry into Korea.

Applicable to

Those with a visa or a re-entry permit for U.S., Japan, Canada, Australia, or New Zealand (5 countries) and traveling to any one of those countries through Korea.
Those traveling from any one of the five countries mentioned above, whose final destination is not Korea.

Requirements

Must have a confirmed onward flight ticket for departure within 30 days after entering Korea, in addition to having no record of criminal offence in the five countries mentioned above.


atau secara singkat
Punya visa U.S., Japan, Canada, Australia, or New Zealand
naik pesawat
transit di korea
Menuju atau dari U.S., Japan, Canada, Australia, or New Zealand
Menunjukkan tiket keluar korea dalam 30 hari setelah tiba pada tanggal yang pasti
Bukan warga negara Cuba, and Macedonia

 

Nah saya langsung mencari persyaratan untuk pengajuan visa jepang karena waktu saya sudah sangat mepet sekali. Dalam seminggu sejak tanggal 12 Januari 2015 saya mempersiapkan semua hal yang dibutuhkan untuk pengajuan visa jepang. Saya mempunyai harapan terakhir di visa jepang ini. tunggu kelanjutan penulisan visa jepang yakh kawan2...

 

Emoticon%20Terpesona2.gifEmoticon%20Terpesona2.gifEmoticon%20Terpesona2.gif

 

Attachment.

 

 

post-1835-0-74228300-1428987589_thumb.jp

post-1835-0-12088800-1428987606_thumb.jp

post-1835-0-51892900-1428987626_thumb.jp

post-1835-0-13863800-1428987644_thumb.jp

post-1835-0-41481300-1428987664_thumb.jp

post-1835-0-50450100-1428987677_thumb.jp

post-1835-0-92746300-1428987690_thumb.jp

post-1835-0-54349400-1428987704_thumb.jp

post-1835-0-86382000-1428987722_thumb.jp

post-1835-0-89250900-1428987746_thumb.jp

post-1835-0-97885700-1428987806_thumb.jp

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ikutan komen nih, untuk visa ke Korea kenapa jadi ketat sekarang? Soalnya semakin banyak imigran-imigran gelap yang datang ke Korea dengan menggunakan visa turis tetapi akhirnya malah bekerja di Korea. Oleh karena itu, sekarang Korea semakin memperketat orang-orang yang akan ke Korea sendirian karena mereka akan dianggap sebagai calon imigran gelap. Nah, sekarang di Korea juga lagi masanya penyisiran orang-orang asing yang visanya tidak sesuai izin atau kadaluwarsa. Jadi saran saya kalau mau kesana sebagai turis, jangan pernah apply sendirian, kalau bisa minimal 2 atau 3. Dan selalu ada tiket pp, jangan cuma pergi saja, Sekian mas @deffa dan mas @mone hehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

akhirnyaaa.....keluar jg nich curhatannya...

Iya mba sari, sebelum berangkat k korea curcol dulu dikit...

 

 

@mone semoga di approve ya visa jepangnya :D

Iya udah keluar koq min sesuai dengan jadwal'y.

 

 

@Jalan2

udah di approve min doi udah di incheon sekarang hehe

 

@mone

turut bahagia ya akhir nya perjalanan lika liku nya bisa berakhir happy ending

tapi jangan lupa oleh2 ku ya tar aku kasih alamat nya yang di Simbashi ya

via email

sbner'y saat itu kan masih ada masalah sich mod, untung bisa teratasi.

tenang oleh2 tinggal d kirim aja nie mod.

 

 

kalo pake epaspor bisa ga? tourist bound itu? 

kalo yang saya baca sich bisa koq mba, soal'y itu kan sama aja dengan visa jepang. ada yang udah pernah coba koq.

 

@RaIni SSi

kayak nya belom bisa tuh mba

karena E-Passpor kan free visa untuk jepang, sedangkan korea tetap menggunakan visa :D

bisa koq mod, udah ada yang pernah coba.

 

Ikutan komen nih, untuk visa ke Korea kenapa jadi ketat sekarang? Soalnya semakin banyak imigran-imigran gelap yang datang ke Korea dengan menggunakan visa turis tetapi akhirnya malah bekerja di Korea. Oleh karena itu, sekarang Korea semakin memperketat orang-orang yang akan ke Korea sendirian karena mereka akan dianggap sebagai calon imigran gelap. Nah, sekarang di Korea juga lagi masanya penyisiran orang-orang asing yang visanya tidak sesuai izin atau kadaluwarsa. Jadi saran saya kalau mau kesana sebagai turis, jangan pernah apply sendirian, kalau bisa minimal 2 atau 3. Dan selalu ada tiket pp, jangan cuma pergi saja, Sekian mas @deffa dan mas @mone hehe

saya denger dari mba @Beatrix Liniyati pas d koreasich memang seperti itu mba, tp saya udah trauma dan illfill sich mau apply visa korea lagi, mending saya apply visa jepang aja lebih mudah syarat'y dan simple. sekaligus bisa k dua negara.

hehehehehe...

 

@mega_yoora

wah nice info neh ternyata itu toh di balik susah nya visa korea :D

iya mod, kmren banyak penyisiran imigran gelap gtu, dan yang plaing banyak itu dari Indonesia kata'y.

 

 

wah... seru ceritanya.... ditunggu lanjutannya. hehehe....

ntar yakh mas d lanjut'y, pas baru balik jalan2 tugas kuliah udah menumpuk.

hahahahaha.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

oh bisa ya pake E-Passport Free Visa ke Korea

tapi apakah tetep harus ke Jepang dlo atau bisa langsung Korea ?

cc @RaIni SSi

 

alamat gue tar di PM mon

itu kirim nya di kardusin lagi ya mon biar gak penyok hehehe

terus kantong kresek yang ada logo nya bekas belanja di toko nya sertakan juga ya mon itu penting juga tuh ahhaha

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

oh bisa ya pake E-Passport Free Visa ke Korea

tapi apakah tetep harus ke Jepang dlo atau bisa langsung Korea ?

cc @ralni ssi

 

alamat gue tar di PM mon

itu kirim nya di kardusin lagi ya mon biar gak penyok hehehe

terus kantong kresek yang ada logo nya bekas belanja di toko nya sertakan juga ya mon itu penting juga tuh ahhaha

Bisa mod, ttp harus k jepang dunt, kan syarat'y k jepang mod.

 

busett dahh request-an'y banyak bner, untung tuh kantong plastik gak saya tinggalin d korea,ternyata itu penting toh???

hahahahaha.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@mone

hahaha malah kantong plastik itu yang mahal mon

bukti kalo belanja nya di jepang

kalo kit nya seh di indo juga ada hahaha

wkwkwkwkwkwkwkwk...

untung yakh org korea baik banget ampe dibalikin tuh tamiya, padahal udah ketinggalan d mobil org yang bantuin nyari alamat d korea mod. Masih rejeki sich yakh.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Mas @deffa waduh kalo berapanya aku g tau, suami yg urus hehe... ":senyum"

kemaren baca ada yg mau berangkat bacpack tgl 17 maret juga, tapi tak cari lagi kok g ketemu ya....

seneng deh masuk di forum ini, banyak yg bagi2 pengalaman jd lebih semangat nabung buat jln2 menikmati Anugerah Allah

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya mau tny yah @mone.

Kalo misalnya pake e paspor yg japan visa waiver itu bs ke korea tnp visa ga yah.

Dgn rute sbb:

Jakarta ---- tokyo(via kl) di tokyo stays 5 hari

Tokyo --- seoul (direct flight) di seoul stay 5 hari

Seoul ---- jakarta (via kl)

Apakah bs spt ini? KAlo ada yg pernah post, tolong bs ksh saya linknya ga. Thanks.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@anggiemulia

bisa kok mba pake E-Passport tenang aja

cuma paling tar di Bandara Indonesia nya yang agak ribet

karena Staff Ground Bandara Indonesia sebagian besar tidak tahu jika Visa Jepang (E-Passport) boleh masuk Korea juga

tapi pasti bisa kok, jadi saran datang ke bandara nya 3 jam lebih awal, karena pasti adu argumen dlo dengan bagian Check In Service

seperti yang di alamin @mone

 

tapi kasus Mone Air Asia ya, gak tau kalo maskapai lain

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya mau tny yah @mone.

Kalo misalnya pake e paspor yg japan visa waiver itu bs ke korea tnp visa ga yah.

Dgn rute sbb:

Jakarta ---- tokyo(via kl) di tokyo stays 5 hari

Tokyo --- seoul (direct flight) di seoul stay 5 hari

Seoul ---- jakarta (via kl)

Apakah bs spt ini? KAlo ada yg pernah post, tolong bs ksh saya linknya ga. Thanks.

Saya pernah baca di salah satu blog, bahwa dengan visa waiver japan juga tetap bisa masuk ke korea koq. ada yang pernah bilang sich bisa, soal'y kan visa waiver jepang itu sistem'y re-entry permit bukab free visa. tapi belum pernah ada yang coba sich mba.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@anggiemulia

bisa kok mba pake E-Passport tenang aja

cuma paling tar di Bandara Indonesia nya yang agak ribet

karena Staff Ground Bandara Indonesia sebagian besar tidak tahu jika Visa Jepang (E-Passport) boleh masuk Korea juga

tapi pasti bisa kok, jadi saran datang ke bandara nya 3 jam lebih awal, karena pasti adu argumen dlo dengan bagian Check In Service

seperti yang di alamin @mone

 

tapi kasus Mone Air Asia ya, gak tau kalo maskapai lain

untuk case anggie ini gak perlu dateng ke bandara lebih awal mod, karena rute dia itu bukan seoul dulu, tapi tokyo dulu mod. Saya yakin dia tetep lancar sampe tiba di tokyo.

Nah harus'y sich dya juga bisa aman saat meninggalkan jepang dan entry korea.

Share this post


Link to post
Share on other sites

@anggiemulia

kalo penggunaan e-passport belom nemu kayak nya karena kan baru itu e-passport

tapi sudah di pastikan boleh kok karena itu sudah berupa free visa kok e-passport

dan lagi kamu rute nya ke jepang dlo baru ke seoul jadi aman saja

bedanya dengan @mone dia ke seoul dlo baru ke jepang jadi Check In Counter Air Asia Indonesia belum tahu soal peraturan Visa jepang boleh masuk korea

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

  • Similar Content

    • By Gabriella Vania Wijaya
      2 hari lagi bakalan traveling ke Taiwan hehe
      karena punya stock visa yang lumayan jadi bisa digunakan untuk buat visa taiwan gratis. bikinnya cuma 5 menit aja hahaha
      buat step2nya bahasa inggris bisa cek di http://bit.ly/hasslefree-taiwanvisa
      program ini khusus untuk penduduk Indonesia, Vietnam, Laos, Myanmar, Cambodia dan India aja.
      we are so lucky guys buat included juga, karena lumayan loh harga single entry nya >< lebih mahal dari pada visa Jepang ....
      so gampang sih buatnya, yang penting punya visa/ resident permit yang expirednya tidak lebih dari 10 tahun dari tanggal kedatangan di Taiwan dari negara Eropa, Jepang, Australia, New  Zealand, UK &USA.
      langsung aja ke website https://niaspeedy.immigration.gov.tw/nia_southeast/
      setelah pilih bahasa, mereka akan menjelaskan alur dari pembuatan visa, lalu ada penjelasan term and condition dan juga persyaratan yang dibutuhkan untuk membuat visa ini.
      Selanjutnya tinggal isi aja deh data2 yang mereka tanyakan :)
      yang terpenting kalian sudah punya tiket pulang pergi, tempat penginapan dan juga visa yang kalian gunakan untuk mendaftar.
      simple banget, cuma 5 menit and its free!
        Selamat mencobaaaa   
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Tips Menulis Itinerary Untuk Syarat Apply Visa Jepang, karena baru-baru ini saya teringat akan sebuah pertanyaan di Facebook saya. Waktu itu seperti ini :
      A : Kang Deffa, nanya itu kalau Itinerary untuk Apply Visa Jepang nya di tulis lengkap gak ya ? 
      B : Gak perlu kok, yang penting inti nya saja
      A : Terus kan saya malam pertama nginap di Bandara Haneda, itu ditulis juga di bagian Tempat Tinggal ?
      B : Ya, di tulis saja tidak jadi masalah kok itu, asalkan di Malam berikut nya di tulis penginapan Fix dan alamat yang lengkap nya
      A : Ok, kang Hatur Nuhun
      B : Sami2
      Ya sedikit perbincangan tersebut membuat saya tercetus ide untuk menulis Panduan Menulis Itinerary untuk Apply Visa Jepang ini. Karena pasti bagi yang pertama kali ke Jepang masih agak bingung ya. Saya juga mengalami hal itu kok dulu pas pertama kali apply visa jepang, jadi sudah selayak nya saya bagikan tips-tips nya
      Tapi sebelum nya kalian harus tahu dulu syarat untuk Apply Visa Jepang ya.
      Dokumen-dokumen yang perlu dilengkapi dalam mengajukan permohonan Visa Kunjungan Sementara untuk Tujuan Wisata dengan Biaya Sendiri    
      Paspor maksimal 6 bulan sebelum masa berlaku habis Formulir permohonan visa. [download (PDF)] dan Pasfoto terbaru (ukuran 4,5 X 4,5 cm, diambil 6 bulan terakhir dan tanpa latar, bukan hasil editing, dan jelas/tidak buram) Foto kopi KTP (Surat Keterangan Domisili) Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila masih mahasiswa) Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal masuk-keluar Jepang) Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang) Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dlsb. (Bila pemohon lebih dari satu) Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan: Bila pihak Pemohon yang bertanggung jawab atas biaya * Fotokopi bukti keuangan, seperti rekening Koran atau buku tabungan 3 bulan terakhir (bila penanggung jawab biaya bukan pemohon seperti ayah/ibu, maka harus melampirkan dokumen yang dapat membuktikan hubungan dengan penanggung jawab biaya). Dokumen harus disusun sesuai urutan No. 2 - 8 sebelum diserahkan di loket.
      Bagi yang termasuk dalam kategori berikut, maka Pemohon maupun anggota keluarga (suami/istri dan anak) tidak perlu melampirkan bukti keuangan (tercantum pada nomor 8). (Bila diperlukan, dokumen tambahan akan diminta untuk melengkapi atau membuktikan hal tersebut).
      Pemohon adalah karyawan perusahaan yang terdaftar di Bursa Saham Indonesia. Pemohon adalah karyawan BUMN. Pemohon adalah karyawan dari perusahaan yang menjalin kerja sama dengan perusahaan di Jepang. Pemohon adalah karyawan dari perusahaan joint venture Indonesia - Jepang, atau anak perusahaan Jepang, atau cabang dari perusahaan Jepang. Pemohon adalah karyawan dari instansi pemerintah. Pemohon adalah budayawan/ seniman yang sudah go-international; atlit yang sudah diakui ; dekan, profesor, asisten profesor dari universitas; pimpinan museum, atau lembaga penelitian pemerintah maupun swasta. *Bila aplikan ingin mengajukan permohonan visa untuk kunjungan berkali-kali (Multiple Visa), maka harus melampirkan surat penjelasan alasan keperluan kunjungan berkali-kali ke Jepang atau surat penjelasan dari pihak Pengundang.
      *Untuk visa kunjungan berkali-kali, harap melihat persyaratan visa untuk kunjungan berkali-kali.
      *Biaya Pembuatan Visa :
      Single Entry = Rp. 330.000 Multiple Entry = Rp. 660.000 Info Lengkap kunjungi Website Embassy Jepang berikut KLIK
      Panduan Penulisan Itinerary Pada Formulir Jadwal Perjalanan Pengajuan Visa Jepang
      Di syarat Dokumen yang harus di siapkan di atas pada point no. 6 terdapat syarat "Jadwal Perjalanan [ download (DOC)] (semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang)"
      Ini berarti kita harus menuliskan semua rute wisata yang akan kita tempuh selama kunjungan kita di Jepang, lengkap beserta Alamat tempat kita Tinggal atau Menginap. Contoh Formulir nya yang telah di download dari link di atas adalah berupa File Microsoft Word seperti ini

      01. Tulis tanggal dari awal mendarat (menginjakkan kaki) di Bandara (wilayah Jepang) lainnya
      02. Untuk bagian Tempat yang akan di kunjungi cukup Tulis Inti nya Saja misal : Tokyo : Tokyo Disneyland, Tokyo Tower.
      03. Untuk bagian Tempat Menginap, tulis lah nama Penginapan sesuai dengan Bukti Booking penginapan tersebut beserta Alamat Lengkap.
      04. Jika selama beberapa hari menginap di Penginapan yang sama, di hari berikut nya cukup tulis nama Penginapan nya saja
      05. Jika malam pertama Menginap di Bandara. Tulis Bandara tempat Menginap. Misal : Haneda Airport atau Kansai International Airport
      06. Di bagian akhir paling bawah, isi lengkap Tanggal dan Tanda Tangan Pemohon Visa
      07. Saran walaupun kalian mengisi Itinerary nya hanya Garis Besar saja, namun untuk Tempat Menginap WAJIB SESUAI dengan Bukti Booking yang diserahkan untuk Apply Visa. Note: AirBNB sekarang sudah resmi di perbolehkan di Jepang, jadi kalian boleh menyertakan booking AirBNB sebagai syarat apply visa.
      08. Jangan Dummy Booking Tiket Pesawat! Bukti Booking Tiket Pesawat Jangan Dummy Booking, karena beberapa waktu lalu, ada kasus Apply Visa Jepang dengan mengajukan syarat Bukti Pembelian Tiket Pesawat dengan Dummy Booking. Visa nya Approved. Namun ketika di imigrasi Jepang. Bermasalah, karena Bukti Booking yang diserahkan ke Embassy Jepang ketika Apply Visa, berbeda dengan Tiket yang mereka pegang (Dummy Booking menggunakan Garuda, Tiket asli menggunakan Air Asia). Akhirnya mereka di DEPORTASI.
       
      Contoh Penulisan Itinerary Formulir Jadwal Perjalanan Pengajuan Visa Jepang

       
      Demikianlah semoga berguna untuk teman-teman sekalian, walaupun sepele tapi kadang bikin bingung dan bertanya-tanya. Silahkan di share jika berkenan  
       
    • By Ahook_
      Tanggal 18 April 2018.
      Drama penggantian paspor baru benar- benar berakhir begitu dikasih senyum manis sama petugas imigrasi Belanda. Hati langsung plong. Kenapa? Permasalahannya dimulai dari paspor yang masa berlakunya baru akan habis 2 tahun lagi, tapi halaman kosongnya sisa 1. Kemudian, tahun ini, berancana ke Cina lagi, daripada visa ditolak, karena tidak ada halaman untuk tempelan kertas visa, akupun memutuskan untuk perpanjang paspor saja. Hitung- hitung, aku sekalian tambah nama keluarga, yang mana, selama ini, paspor yang ada, cuma single name. 
      Okey, buat kamu punya single name dipaspor seperti aku, apalagi yang namanya umum dan banyak orang punya nama yang sama, harusnya punya pengalaman bagaimana harus menghadapi bawelnya petugas imigrasi dari beberapa negara. Jika tidak pernah, syukurlah.. Kalau pernah, berarti kamu akan mengerti. 
      Tidak menakutkan sih. Bukan juga sampai ditahan seperti apa. Mereka cuma memastikan nama kamu doang sesuai dengan data diri kamu. Pasalnya, banyaknya nama yang sama, mungkin buat mereka kesulitan, yang mana ya yang kamu? Atau dengan alasan lainnya, seperti kena random check, ketatnya imigrasi dan sebagainya. 
      Yang pasti, karena memang berencana mau perpanjang paspor. Aku mengambil kesempatan ini untuk menambah nama keluargaku. Aku tidak mengurusnya sendiri. Aku pakai jasa travel agent. Cukup mahal. Sama seperti paspor sebelumnya, paspor baru ini aku applied yang epassport. Dengan kondisi,  belum pernah ada penambahan nama keluarga di halaman endorsment. 
      Jadi, yang pertama dikerjakan adalah, daftarkan dulu nama keluarga dihalaman endorsment. Proses ini, katanya memakan waktu sekitar 3 hari. Setelah BAP kelar atau dihalaman endorsment sudah tertera nama kamu beserta nama keluarga kamu, selanjutnya, baru bisa proses pengajuan pembuatan paspor. Karena aku mau, dipaspor baru, halaman depan sudah langsung tercetak nama keluargaku. Jika tidak demikian, aku harus menunggu sampai kamu mengganti paspor baru lagi, nama keluarga baru bisa muncul dihalaman depan. 
      Maksudnya begini, nama di paspor yang masih berlaku Andy. Ingin menambahkan nama keluarga Lau. Jadi Andy Lau. Harus buat BAP dihalaman endorsment terlebih dahulu. Dihalaman 4 tersebut akan tertulis Andy Lau, sedangkan dihalaman depan, tetap Andy. Saat penggantian paspor, Andy Lau akan secara otomatis dipindahkan ke halaman depan.  Jika tidak urus halaman endorsment, maka, saat pengurusan perpanjangan paspor, Andy Lau cuma muncul di halaman 4 dan baru akan muncul di halaman depan, saat penggantian paspor berikutnya lagi. 
      Proses pengurusan paspor, aku butuh 20 hari. Dari urus BAP halaman 4, tunggu jadwal foto sampai paspor diterima. Itupun drama yang tidak terhindarkan saat proses pengambilan foto. Petugas imigrasinya bilang paspor aku tetap 1 suku kata saja seperti paspor lama. Baru bisa pindahkan nama dengan nama keluarga di paspor berikutnya. Aku ngotot dong, aku kan sudah buat BAP, halaman endorsment sudah jelas, sudah tertera ada nama keluarga. Bolak- balik keluar masuk kantor. Aku tetap ngotot dan sampai akhirnya, aku pulang. Kalau tidak, masa aku nginap? 
      Sampai pada akhirnya, setelah 20 hari paspor ditangan juga.
      Tapi drama selanjutnya dimulai, dengan paspor baru, yang sudah ada nama keluarga, berarti wajib merubah tiket- tiket yang sudah dibeli sebelumnya pakai paspor lama. Airasia, gampang banget, mau langsung ke kantornya, email atau via call center, urusan beres. Aku sih langsung ke kantornya, seketika itu, tiket- tiketku, berubah sesuai dengan identitas di paspor baru tanpa ada pertanyaan, tanpa biaya.

      Luxemburg City, negara mungil yang kece banget.
      Pernah beli tiket via Expedia. Haduh, yang ini, minta ampun, berminggu- minggu. Dari email yang tidak ada responnya sama sekali, telepon ke kantornya, di oper ke maskapai terkait. Dari maskapai minta harus urus ke Expedia, karena penggantian nama, penambahan nama harus ke tempat kamu beli tiketnya.  Email lagi, telepon lagi. Berkali- kali sampai akhirnya, ada email masuk, setelah sekian lama menunggunya. 
      Katanya dalam email itu, aku diminta tunggu, mereka akan konfirmasi dulu ke pihak maskapai, apakah bisa penambahan nama atau tidak? Oh ya, saat aku email ke pihak Expedia, aku lampirkan  paspor lama, paspor baru dan halaman endorsment. Proses menunggu keputusan ini saja butuh 2 minggu. Memang, setelah ada responded dari pihak Expedia, aku akui, pelayanan mereka bagus.
      Setiap 2 hari sekali telepon, kalaupun tidak, mereka email, hanya untuk memberitahu kalau masih menunggu kabar dari pihak maskapai. Dan entah sudah berapa banyak biaya pulsa yang aku habiskan, hahahaha.. jelas, aku tidak tunggu diam saja, aku telepon balik ke kantornya yang ternyata berpusat di Amerika sana, terus di email, minta telepon ke pihak kantor cabang di Malaysia. Mungkin, kasus ini ditangani langsung dari kantor pusat, pihak Malaysia cuma hah, heh, tambah kesel. Terus telepon balik lagi ke kantor pusat, email lagi. Hati ini sungguh, lelah. 
      Keputusannya, tiketku bisa diganti sesuai dengan permintaan karena penambahan nama keluarga. Ada biaya perubahan nama di tiket, dengan kode booking yang tetap sama. Katanya, ini adalah aturan pihak maskapai. Pihak Expedia tidak menarik satu sen pun. Ya sudahlah... Yang penting, satu urusan kelar.

      Bisa bersantai tenang sarapan di salah satu sudut kota Brussels, Belgium.
      Terkait VISA....
      Erhmmm...buat jantungan. Visa yang ditangan yang masih berlaku adalah Australia dan Schengen. Terus bagaimana? Okey... tarik nafas... hembuskan pelan- pelan... Setiap urusan, dikerjakan, pasti beres. Ikutin saja aturannya. 
      Untuk Visa Australia, seorang teman, sebut saja namanya Cindy, punya pengalaman yang hampir sama. Kalau dia, ganti paspor baru, nama tetap sama, tapi nomor paspor berbeda. Jadi, untuk Visa Australia, wajib lapor ke mereka. Begitu aturan tertulis yang aku baca. Berbekal arahan dari Cindy, terus petunjuk dari website resminya. Aku isi form permohonan perubahan/ penambahan nama keluarga di Visa. Aku sih pakai download, kemudian tulis tangan. Isi saja sesuai dengan petunjuknya. Gampang banget. Lengkapi dengan data- data yang diminta, upload terus email. Aku sendiri, kurang dari 24 jam ( hitungan aku ), sudah dapat email balasan beserta Visa perubahan sesuai dengan data baru yang aku submit. Bisa klik link disini untuk permintaan perubahan nama.
      Untuk Visa Schengen, aku dag- dig-dugnya entah sudah seperti apa. Hahaha.. Tanya pengalaman teman- teman yang sudah bolak- balik Eropa, macam pulang kampung saja, dia bilang tidak akan ada masalah. Tidak perlu apply visa baru. Tidak perlu lapor. Visanya masih berlaku kok, yang penting, masa berlaku visa yang ada masih ada. 
      Okey, begini, Visa Schengen yang masih berlaku dan tertempel di paspor lama adalah single name dengan nomor paspor lama. Sedangkan, paspor baru, sudah ada nama keluarga, yang mana, di Visa Schengen tidak ada nama keluarga. Ini yang buat aku jantungan. 
      Kenapa repot? Ya, tunggu saja, masa berlakunya habis. Buat baru... Pasalnya, lagi ingin keliling Eropa selagi Visa Schengen masih valid. Sayang dong. 
      Sangking repotnya, aku datangi kantor Kedutaan Perancis. Mereka bilang, tidak ada masalah. Kamu boleh saja traveling ke Eropa. Tapi, ini versi Perancis, karena setiap negara punya kebijakan masing- masing. Ada baiknya kamu tanya ke negara yang mau kamu datangi. Begitu kalimat tambahannya. Kan buat bingung kan ya. Dia bilang, asal bawa paspor baru dan paspor lama yang ada Visa Schengen-nya. 
      Kemudian pindah ke Kedutaan Belanda. Aku tidak tahu aturannya, ternyata harus buat janji dulu. Aku pulang tanpa hasil apapun.

      Grand Palace, Brussels, Belgium.
      Daripada repot, aku email Kedutaan Belanda, Italia, Hungaria dan Jerman. Sistem kerja yang sangat cepat. Malah, aku langsung ditelepon dari Jerman. Petugasnya bilang, harusnya tidak akan ada masalah. Asal bawa kedua paspor. Tapi, nah ini-nih.. ada tapinya, terkadang kita tidak tahu, oknum di lapangan. Mungkin saja, kamu bisa tidak diizinkan masuk. Kalau kamu tetap mau, silahkan saja. 
      Sedangkan yang dari Belanda dan Italy membalas emailku dengan kalimat yang buat hati senang. Aku bisa keliling Eropa dengan menggunakan kedua paspor itu. Itulah, kenapa aku terbang ke Eropa, memilih masuk dari Belanda dan keluar dari Italy. Aku sudah ada jaminan dari email itu. Aku print out buktinya dong. Hahahaha...
      Aku juga baca review dan pembahasan dari para traveler yang terangkum di google. Baca dari forum yang ada dengan kasus yang hampir sama. Mereka, rata- rata bilang, tidak ada masalah. Ini adalah hal yang wajar. Karena, bagaimana seorang perempuang kemudian menikah terus pakai nama keluarga suaminya. Dan berbagai contoh kasus lainnya. 
      Walaupun begitu, benar adanya kata pihak Jerman, bisa saja oknum di lapangan, mungkin kurang peka terhadap kasus beginian. Akhirnya jadi bermasalahan.

      Sudut kota Brussels, Belgium.
      Dan akupun, deg- deg- an saat antri imigrasi saat mendarat di Belanda 3 jam lalu. Semakin mendekat ke meja petugas, deg- deg- an makin kencang. Aku bawa print-an , bukti email tadi, tiket pulang, siapkan jawaban yang mungkin ditanya.
      TERUS......
      Ketika tiba giliranku... 
      Aku cuma ditanya, mau ngapain disini? Berapa hari? Sendiri? Total berapa lama di Eropa? Sudah.. itu saja. Dengan senyum manis, dia stempel pasporku, ceklek... yihaa... Kekhawatiranku yang berlebihan itu langsung sirna.... Plong... 
      Sekarang, duduk manis di Starbucks bandara Schipol, sambil menahan kantuk, aku buat artikel ini. Setelah terbang dari Kuala Lumpur dan ngemper semalaman di Dubai. Akupun, benar- benar plong...
      Karena itu, soal dokumen, surat- surat, akte- akte, persiapkanlah dengan baik, untuk segala kemungkinan. Sehingga tidak perlu repot- repot konfirmasi sana- sini. Buat pusing, khawatir, deg- deg-an. Dari awal, sebisa mungkin, tidak ada perubahan apapun. Kita, yang sudah terlanjur dari orangtua kita, ya sudah. Tapi untuk anak- anakmu, persiapkan dengan baik. Karena kita tidak pernah apa yang akan terjadi

      Frankfurt, Germany.
      Ya intinya, khawatir berlebihan saja sih...  Lagian, ada kan sudah data biometrik untuk Visa Schengen.   Karena beginilah hidup, kadang kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Kan tidak lucu, sudah mendarat di Belanda, terus tidak masuk karena masalah nama paspor berbeda dengan Visa yang ada, terus dipulangkan. Lebih baik pastikan dulu, kalau memang tidak bisa, ya lebih baik tidak berangkat. Capek, naik pesawatnya...
       
      Artikel ini di publish di Frankfurt, Germany. 
      With Love,
       
      @ranselahok
      www.ranselahok.com
      ---Semoga semua mahluk hidup berbahagia---
       
       
       
       
       
    • By Gulali56
      Sudah banyak memang yang menulis bahwa apply visa China itu gampang . Tetapi yang namanya sudah beli tiket pesawat pulang pergi , apply visa selalu membuat saya was was.
      Ini kali kedua saya apply visa, setelah sebelumnya apply visa Taiwan 2 tahun yang lalu. Yang bikin kuatir mungkin karena salah satunya adalah saya baru memperpanjang paspor pertengahan tahun ini.So far dengan paspor yang baru cuma ada cap Negara Singapura 2x dan Malaysia 1x.
      Untuk apply visa China sekarang tidak lagi di kedutaan RRC melainkan agen khusus yang ditunjuk yaitu di Chinese Visa Application Service Center di The East Mega Kuningan. Padahal Kedutaan RRC cuma 3 menit jalan kaki dari kantor saya. Sedangkan ke The East itu justru 10menitan.
      Pertama-tama saya mendownload form di https://www.visaforchina.org/ sebenarnya bisa sekalian isi online terus tinggal print tapi karena teman saya tidak ada internet akhirnya saya download saja dan isi manual tulisan tangan.
      Pertanyaannya tidak terlalu ribet, mungkin yang agak ‘tricky’ karena ada kolom itinerary tapi cuma dikasi jatah 5baris. Akhirnya saya tulis tanggal saya sampai di Beijing dan tanggal keluar dari Beijing.Haha.. asli culun. Maksud saya toh memang mau menyertakan itinerary di lembar terpisah.Ternyata pas di loket, dikembaliin tuh lembar itinerary yang di ketik bagus-bagus.Yang culun di aplikasi justru tak masalah.
      Jadi yang dibutuhkan untuk apply visa China itu adalah sbb:
      Form aplikasi yang sudah diisi lengkap dan di ttd. Oiya pake ukuran kertas A4 ya print nya. Foto 4x4.5cm latar belakang putih 1 lembar. Kalau saya ambil foto di Mal Ambassador lt.1,15-20menit saja harga Rp 40,000.Cukup bilang foto buat visa China ya.Orgnya sudah biasa bgt ngelayanin pembuatan foto buat visa jadi gak pake tanya ukuran foto.Iyalah daerah kuningan gudangnya kedutaan dan agen pembuat visa. Paspor asli dgn masa berlaku lbh dari 6bln dari tgl keberangkatan. Copy paspor, copy KTP Copy Ticket pesawat Copy booking hotel Saya datang jam 11.30 langsung diarahkan naik tangga ke lantai 2 pas di depan pintu masuk The East. Di lantai 2 ketemu satpam,ditanya mau ambil jalur regular atau express.Berhubung santai ya kita pakai jasa regular. Dikasi nomer urut.Baru duduk 2 menit sudah dipanggil nomer saya, karena memang saat itu kosong banget disana.
      Di loket langsung dicek kelengkapan dokumen, ternyata temen saya lupa copy passport nya untung mba petugasnya baik. Diterima
      aja tanpa embel-embel harus bayar fotocopy lagi. Langsung dikasi form pengambilan visa

      Saya submit aplikasi di hari selasa, visa bisa diambil di hari jumatnya. Yang paling oke lagi. Bayar nya pas visa jadi dan bisa pakai credit card.
      Akhirnya berhasil juga dapat visa China, padahal pas ambil pas sampai sana jam 4kurang 2menit.hehehe..
      Cuman lagi mikir aja. Betapa enaknya itu agen service visa yang di kasi hak exclusive itu. Harga single entry (reguler) yang Rp 300,000 jadi Rp 540,000. Ckckck..Kaya banget tuh agen.
      The East Building, Unit 6, 2nd Floor,
      Jl, DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav.E 3.2
      no.1 South Jakarta 12950, Indonesia.
      Office Hours:
      Monday – Friday
      Application Submission: 9:00AM to 3:00PM
      Payment and Passport Collection: 9:00AM-4:00PM
      The Center is closed on Saturdays, Sundays and Indonesian public holidays.
      Biaya Visa + Processing Fee
      Single Entry:
      Reguler(4hari) : 300,000 + 240,000
      Express (3hari): 300,000 + 200,000(extra fee) + 400,000
      Urgent (2hari): 300,000 + 300,000(extra fee) + 500,000
      Nah kebayang deh jadi berapa total biaya untuk entry dibawah ini.
      Double entry : Rp 450,000
      Multiple entry /6bulan : Rp 600,000
      Multiple entry/1thn: Rp 900,000

    • By Angela Regina Shinta
      Hallo, saya newbie di sini. 
      Transit di Hong Kong dan keluar bandara apakah perlu visa sekarang? Terima kasih
    • By Devi Santi Maharani
      Halo. Perkenalkan saya Devi
      Mau tanya info karna saya belum sempat utk tanya2 travel dan belum pernah ke luar negeri sama sekali
      Saya ingin beli tiket pesawat utk ortu saya dari Ecuador ke Indonesia. Tepatnya dari bandara Mariscal Sucre di Quito ke bandara Juanda di Surabaya.
      Ortu saya ini udah lama banget belum pulang ke indo jadi maunya saya pesankan dari Indonesia, ortu saya tinggal print tiketnya.
      Pertanyaan saya ada beberapa:
      Utk pembelian tiket lebih baik lewat suatu aplikasi/website spt Kiwi.com atau wego.co.id, atau saya memakai suatu jasa travel? Mungkin bisa sekalian rekom pakai aplikasi atau jasa travel yg mana? Saya sudah sempat search penerbangannya, dan ortu saya lebih memilih penerbangan yg transit beberapa kali tapi harganya lbh murah. Ini ada transit melalui US atau Eropa. Saran dari beberapa temen sih lewat eropa saja supaya gak ribet visa. Nah saya ini kan dari 0 gak ngerti apa2. mungkin ada yg bisa jelaskan kalo transit di Eropa spt lewat London dan Madrid, apa perlu visa transit, dan bagaimana ya proses visanya itu? Mohon bantuannya yg sudah pernah ke luar negeri, karna saya sendiri bingung gimana. hehe. takutnya saya sudah bayar sekian belas juta tapi ada kendala2 faktor x yg saya kurang paham
      Terima Kasih
    • By mone
      Annyeonghaseyo...
       
      Long time no see / Urinmaniya / Lama tidak berjumpa. Maklumlah sibuk gak jelas. 
      Kali ini iseng2 mau kasih tau beberapa cara dan syarat mendapatkan visa korea selatan atau lebih tepatnya visa multiple korea selatan.
      #efek baru approved multiple visa korea selatan
      #gak sombong cuma pamer
      #padahal pernah ditolak

       
      Jadi begini, minggu lalu baru aja approved visa korea yang multiple. Sebener'y sich agak iseng gtu apply visa ini. Belum tau kapan mau kesana, planning sich tiap bulan bahkan tiap minggu. Tapi apa daya dana tidak mencukupi jadi harus banyak2 menabung dulu biar bisa nongkrong d Starbucks Korea sambil makan sate ayam.
      Syarat visa Multiple Korea Selatan yang saya kumpulkan dan berikan ke pihak kedubes:
      -> Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan ketika berangkat (copy semua halaman paspor yang sudah tertera cap imigrasi dari negara lain).
      -> Formulir visa korea yang sudah diisi lengkap dan pas foto yang ditempel di formulir visa.
      -> SPT Tahunan (surat keterangan tidak memiliki SPT).
      -> Surat Referensi Bank dan Rekening koran 3 bulan terakhir.
      -> Bookingan tiket pesawat dan reservasi hotel (tidak wajib, tapi bisa menggunakan travel agent untuk minta booking).
      -> Itinerary selama di korea.
      -> Fotocopy KTP.
      -> Fotocopy Kartu Keluarga.
      -> Fotocopy Akte Kelahiran.
      -> Fotocopy NPWP.
       
      *Untuk apply multiple visa minimal sudah pernah ke korea sebanyak 4x (empat kali) dalam 2 tahun. Tapi ketika saya ajukan sudah 5 kali namun dalam 3 tahun dan tidak masalah.
      *Sebelum apply multiple, konfirmasikan dulu ke petugas loket karena petugas loket akan mengkonfirmasikan ke konsular untuk persetujuan apakah bisa apply multiple
      *Biaya visa multiple adalah sebesar Rp. 1.224.000 bayar dimuka dan ketika ditolak tidak dikembalikan
      *waktu pengambilan visa adalah 1x24 jam atau keesokan hari'y setelah apply.
      *bagi yang pertama kali akan apply visa korea selatan dianjurkan tidak sendirian atau minimal sudah mempunyai visa negara lain contoh jepang. meskipun tetap saja banyak yang di approved juga bepergian sendirian.
       
      Seperti'y itu saja sich. Seakan begitu mudah namun bagi saya yang pernah ditolak visa korea tetap saja ada keraguan meskipun kemungkinan approved multiple lebih besar. Selamat berlibur ke korea yakh. Kalo udah dapet multiple bisa tiap saat d korea. Sekarang fokus ngumpulin uang dulu yang banyak buat ke rusia. Eh salah korea ding.
      Kalo ada yang mau sharing pengalam buat visa korea juga silahkan.