• agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
Asa Citra

Fashion Tips: Tetap Stylish Dan Keren Saat Travelling

15 posts in this topic

Selalu tampil penuh gaya dan fashionable adalah impian setiap orang, terutama perempuan. Segala macam carapun dilakukan agar keelokan tetap terjaga. Tak jarang perempuan yang rela mengenakan pakaian yang ribet dan tidak nyaman hanya supaya terlihat menarik. Jika perlu, beberapa aksesoris dan make up akan ditambahkan untuk menyempurnakan penampilan. Hal semacam itu sangatlah wajar dan umum dilakukan oleh banyak orang.

 

Masalahnya, menjaga penampilan tetap fashionable seringkali sulit dilakukan saat kita travelling. Alasan pertama adalah karena ketika travelling, kita harus menomor satukan kenyamanan pakaian ketimbang keindahan penampilan. Selain itu, kita juga tidak mungkin membawa aksesoris yang terlalu banyak karena akan merepotkan dan memberatkan. Menggunakan make up pun bisa menyita waktu kita yang berharga.

 

23a.png

Tampil Stylish Saat Travelling

(Sumber: herpackinglist.com. Credit: Caroline Eubanks)

 

Segala keterbatasan dalam menjaga penampilan yang kita hadapi saat travelling bisa kita siasati dengan berbagai cara. Berikut adalah beberapa petunjuk yang bisa kita terapkan agar tetap cantik dan menarik selama travelling tanpa perlu repot dan ribet.

 

 

1. Andalkan Laundry untuk Travelling dalam Durasi yang Lama

 

Umumnya, pakaian yang dibawa seseorang ketika travelling disesuaikan dengan durasi travelling itu sendiri. Sebagai contoh, orang yang bepergian untuk dua hari mungkin hanya akan membawa satu pasang pakaian ganti saja. Masalahnya, bagaimana jika durasi travelling kita cukup lama? Sebagai contoh, misalnya kita akan keliling Eropa selama dua bulan. Tentu tidak mungkin kita membawa 30 pasang pakaian dalam satu koper. Selain berat dan merepotkan, membawa pakaian terlalu banyak bisa beresiko hilang atau tertinggal.

 

Solusinya, kita harus mengandalkan laundry selama travelling. Bawalah pakaian beberapa pasang saja dan cuci pakaian yang sudah dipakai secara berkala. Mencuci pakaian bisa dilakukan setiap dua atau tiga hari sekali. Dengan begini, kita tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian ganti walaupun kita akan bepergian dalam waktu yang cukup lama.

 

23b.png

Jasa Laundry Kilat

(Sumber: Flickr. Credit: Minie Gonzalez)

 

Jika kita berkunjung ke tempat-tempat yang sudah cukup berkembang, jasa laundry kilat tidak akan sulit untuk ditemukan. Biayanya pun tidak terlalu menguras kantong. Akan tetapi, jika ingin lebih berhemat, kita bisa mencuci sendiri pakaian kita di wastafel atau kamar mandi hotel.

 

 

2. Jenis Pakaian yang Wajib Dibawa

 

Ada banyak jenis dan model pakaian, terutama pakaian wanita. Untuk baju saja, jenisnya antara lain kaos, blus, kemeja, blazer, jaket, gaun, dan masih banyak lagi. Setiap jenis memiliki karakteristik masing-masing. Ada jenis pakaian yang ribet, dan ada juga jenis pakaian yang praktis. Keragaman jenis pakaian seperti inilah yang biasanya membuat seseorang pusing untuk mensortir pakaian ketika packing. Padahal, ketika akan travelling, kita harus bisa memilih jenis pakaian apa saja yang cukup praktis, nyaman, dan indah untuk kita bawa nantinya.

 

23c.png

Berbagai Jenis Pakaian yang Cocok untuk Travelling

(Sumber: Pinterest. Credit: youlookfab)

 

Jenis-jenis pakaian yang sebaiknya dibawa adalah jenis pakaian yang praktis dan mudah dipadu padankan dengan satu sama lain. Berikut adalah beberapa jenis pakaian yang paling direkomendasikan untuk dibawa saat travelling:

  • Scarf

Walaupun sederhana, scarf bisa membawa banyak manfaat saat travelling. Scarf bisa membuat penampilan kita tampak lebih menarik walaupun pakaian yang kita kenakan cukup sederhana. Scarf juga bisa melindungi leher kita di saat cuaca dingin dan melindungi kepala kita dari keringat yang mengalir di saat cuaca panas. Satu atau dua helai scarf dalam koper tidak akan menambah beban atau memakan banyak tempat. Jika tidak sedang digunakan, scarf juga bisa diikatkan ke tas tangan sebagai aksen.

 

  • Celana Jeans

Celana jeans cukup nyaman dipakai dan kita bisa bergerak bebas kemanapun dengannya. Celana jeans juga sangat mudah untuk dipadukan dengan hampir semua jenis atasan, baik itu kaos, kemeja, maupun blus. Akan tetapi, celana jeans bisa cukup memberatkan bawaan. Untuk itu, sebaiknya kita membawa satu atau dua helai celana jeans saja dalam sekali travelling. Jika perlu tambahan bawahan, kita bisa membawa rok atau celana kain yang lebih ringan.

 

  • Beberapa Kaos

Dari segala macam jenis atasan, kaos adalah jenis atasan yang paling direkomendasikan untuk dipakai selama travelling. Kaos tidak mudah kusut sehingga kita tidak perlu repot menyetrika. Bentuknya pun cukup ringkas untuk dimasukkan dalam koper. Kaos juga nyaman digunakan untuk berbagai aktivitas karena cukup elastis dan bisa menyerap keringat. Saat travelling, kita bisa membawa beberapa helai kaos untuk dipakai secara bergantian.

 

  • Sehelai Jaket

Sehelai jaket juga termasuk salah satu jenis pakaian yang sangat direkomendasikan untuk dibawa saat travelling. Jaket bisa melindungi kita dari suhu dingin, baik itu dingin dari cuaca maupun dinginnya AC. Jaket juga bisa dipadankan dengan pakaian lain untuk membuat penampilan kita lebih dinamis. Misalnya, jaket bisa pakai untuk luaran kaos dan juga bisa diikatkan di pinggang untuk pemanis.

 

  • Gaun Sederhana

Terlalu banyak kaos akan membuat kita terlihat terlalu santai dan praktis. Untuk mengimbanginya, kita bisa menggunakan gaun pada beberapa kesempatan. Sehelai gaun dengan desain yang sederhana adalah pilihan yang paling tepat untuk dibawa dalam koper. Gaun yang sederhana cenderung bisa dibuat terlihat formal atau casual dengan padu padan yang tepat.

 

  • Sarung Stylish

Selain scarf, sarung juga merupakan jenis pakaian yang sederhana namun memiliki banyak kegunaan. Sarung bisa kita gunakan sebagai selimut saat kedinginan di kamar hotel atau di pesawat. Sarung juga bisa gunakan sebagai handuk setelah mandi. Untuk urusan penampilan, sarung bisa kita manfaatkan sebagai bawahan pengganti rok. Sarung juga bisa gunakan sebagai penutup saat di pantai. Akan tetapi, sarungyang dibawa sebaiknya sarung dengan motif yang cantik, bukan sarung kotak-kotak yang biasa digunakan para pria untuk berangkat ke pengajian. Sarung yang stylish seperti itu banyak dijual di obyek wisata pantai.

 

 

3. Bahan Pakaian

 

Setelah mengetahui jenis-jenis pakaian apa saja yang akan kita bawa, hal selanjutnya yang perlu kita pikirkan adalah memilih pakaian dari tiap jenis yang ada. Secara naluri, pasti hal pertama yang terbesit dalam pikiran kita adalah untuk membawa pakaian favorit dari tiap-tiap jenis tersebut. Namun sebenarnya, hal itu bukanlah keputusan yang bijak.

 

Salah satu hal yang sebaiknya dijadikan pertimbangan dalam memilih pakaian yang mana untuk dibawa adalah jenis kain atau bahan material yang digunakan. Sebagai contoh, pilihlah pakaian yang kainnya tidak mudah kusut agar tidak perlu repot menyetrika. Bahkan jika bisa, pastikan semua pakaian yang kita bawa tidak ada yang perlu disetrika sama sekali. Jenis kain juga sebaiknya yang cepat kering, mengingat kita akan langsung menggunakannya kembali begitu selesai di-laundry. Bahan pakaian yang kita pilih juga sebaiknya yang tidak gerah dan bisa membuat kita bebas bergerak sehingga kita bisa jalan-jalan dengan penuh kenyamanan.

 

23d.png

Gaun Berbahan Kain Rajut

(Sumber: Flickr. Credit: Sherry)

 

Bahan pakaian juga perlu disesuaikan dengan keadaan saat travelling nanti, terutama pada aspek cuaca dan jenis kegiatan. Jika kita berencana liburan ke daerah tropis, maka sebaiknya kita membawa pakaian yang bahannya tipis dan ringan supaya kita tidak mudah gerah dan dehidrasi. Untuk aktivitas yang tinggi dan cukup ribet seperti mendaki gunung atau menjelajah hutan, hindari pakaian dengan bahan yang mudah rusak seperti kain rajutan atau sutra.

 

 

4. Palet Warna dan Kombinasi

 

Membawa pakaian dalam jumlah terbatas saat travelling berarti kita harus bisa kreatif dalam mengkombinasikan satu jenis pakaian dengan pakaian lain. Jika tidak, maka penampilan kita akan sama dan monoton dari hari ke hari. Tentu akan terlihat konyol di foto kenangan kita jika selama beberapa minggu kita mengenakan pakaian yang itu-itu saja. Contoh cara mengkombinasikan pakaian dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

 

Agar tidak sulit dalam mengkombinasikan pakaian, kita harus memastikan bahwa setiap jenis pakaian yang kita pilih bisa dipadu padankan dengan jenis pakaian lainnya. Jangan sampai scarf kita tidak cocok dengan kaos yang kita bawa atau rok tidak cocok dengan blus. Untuk menjamin kecocokan setiap jenis pakaian antar satu sama lain, cara paling mudah adalah dengan menggunakan palet warna.

 

Palet warna adalah satu rangkaian kombinasi warna yang cocok untuk dipadupadankan antar satu sama lain. Contoh palet warna yang paling gampang adalah palet warna yang terdiri dari warna-warna netral misalnya putih – abu – hitam – krem. Supaya tidak terlalu monoton, warna-warna netral tersebut bisa ditambahkan dengan satu warna yang cerah dan mencolok, misalnya pink atau kuning. Pada gambar di bawah ini, dicontohkan kombinasi pakaian dengan palet warna yang terdiri atas abu, hitam, krem, coklat, dan satu jenis pakaian berwarna pink.

 

23e.jpg

Kombinasi dari Empat Pakaian dan Beberapa Aksesoris

(Sumber: Pinterest. Credit: Alex)

 

Jangan takut untuk membuat palet warna yang lebih berani dengan mengkombinasikan beberapa warna pastel dan warna mencolok. Ini akan membuat penampilan kita terlihat lebih segar dan dinamis. Palet warna yang cerah cocok diterapkan jika kita mengunjungi daerah pantai atau kota modern di musim semi.

 

 

5. Make Up

 

Selain pakaian yang keren, make up juga merupakan elemen penting untuk membuat penampilan kita tampak menarik. Sama seperti pakaian, make up pun juga memiliki berbagai macam jenis, warna, dan fungsi. Tak jarang seorang wanita memiliki puluhan jenis make up untuk membantunya tampil cantik sepanjang waktu.

 

23f.png

Koleksi Make Up yang Cukup Lengkap

(Sumber: Flickr. Credit: Pinky Bratz)

 

Masalahnya, tidak mungkin kita membawa semua koleksi make up yang kita punya saat travelling karena koper kita akan penuh. Selain itu, terlalu banyak make up akan menyita lebih banyak waktu saat berdandan. Bisa jadi, waktu travelling kita yang berharga sudah banyak habis terlebih dahulu hanya untuk memoleskan make up pada wajah. Make up yang terlalu heboh saat travelling juga kurang baik karena bisa menarik perhatian, termasuk perhatian dari pencopet dan perampok.

 

Pilihlah aplikasi make up yang sederhana selama travelling. Make up yang sederhana tidak memerlukan banyak jenis make up. Kita hanya perlu membawa alas bedak dan bedak berwarna netral, mascara dan eyeliner hitam, blush on dan eye shadow warna netral (disesuaikan dengan palet warna pakaian), serta lipstick dengan warna cerah. Selain praktis, make up yang sederhana juga akan membuat kita tampak santai, cocok dengan suasana yang kita asakan saat travelling.

 

 

6. Aksesoris

 

Selain make up, satu lagi elemen pelengkap pakaian adalah aksesoris. Aksesoris bisa berupa perhiasan seperti kalung, gelang, dan anting. Akan tetapi, sebaiknya dihindari aksesoris yang semacam itu, apalagi yang material utamanya terbuat dari logam mulia seperti emas atau platina. Perhiasan semacam ini akan sangat mengundang resiko kriminalitas seperti perampokan atau penodongan. Walaupun tidak dicuri pun, bisa jadi perhiasan tersebut terjatuh dan hilang tanpa kita sadari saat sedang asyik beraktivitas. Hal itu tentu akan sangat membuat kita sedih, terutama mengingat harganya yang tidak murah.

 

Pilihan aksesoris yang disarankan adalah aksesoris non perhiasan, misalnya seperti scarf (sesuai dengan yang sudah kita bahas pada poin sebelumnya), topi, dan kacamata gelap. Pilihlah scarf dengan bahan satin atau sutra untuk memberikan kesan elegan. Jika ingin terlihat lebih santai, pilih scarf dengan bahan kain rajutan atau chiffon. Untuk kacamata, pilih frame yang sesuai dengan bentuk wajah akan tidak terkesan aneh ketika dipakai. Sementara bentuk topi bisa disesuaikan dengan lokasi kunjungan dan jenis kegiatan yang kita lakukan nanti.

 

23g.png

Scarf Satin yang Elegan

(Sumber: Flickr. Credit: Jolk design)

 

Jika ingin memakai perhiasan selama travelling, pastikan bahwa perhiasan yang kita pakai tidak terbuat dari logam yang mahal. Solusinya, kita bisa memilih aksesoris yang material utamanya kayu, plastik, manik-manik, atau logam yang tidak terlalu mahal misalnya tembaga atau kuningan. Dengan begini, kita bisa tampil trendy sesuai keinginan kita tanpa perlu khawatir akan diincar penjahat.

 

 

7. Tas Tangan dan Sepatu

 

Poin terakhir yang perlu kita pertimbangkan untuk urusan penampilan adalah tas tangan dan sepatu. Kedua barang ini sama-sama penting untuk selalu ada selama kita bepergian dan keberadaannya harus selalu disinkronkan dengan penampilan kita. Pilihan sepatu dan tas yang salah bisa membuat penampilan kita tampak aneh walaupun pakaian dan make up kita sudah cukup keren.

Kebanyakan wanita memiliki koleksi tas dan sepatu dalam jumlah banyak di rumah supaya mereka bisa dengan mudah memilih mana yang cocok dengan pakaian dan make up mereka hari itu. Akan tetapi, hal itu tidak mungkin kita terapkan saat travelling. Tas dan sepatu akan memakan banyak tempat dalam koper. Dalam sekali travelling, disarankan hanya membawa satu tas tangan dan maksimal dua pasang sepatu (atau alas kaki lain).

 

23h.png

Tas Tangan dan Sepatu

(Sumber: Flickr. Credit: Irena)

 

Tas sebaiknya pilih yang model selempang karena praktis dan nyaman dipakai. Tas selempang bisa diletakkan di sisi depan tubuh, tidak seperti ransel yang harus ada di belakang. Ini berarti, tas akan lebih mudah diawasi sehingga lebih aman dari incaran pencopet. Pilih tas dengan model yang simple dan warna yang netral seperti hitam atau krem supaya bisa cocok dipadukan dengan pakaian apa saja.

 

Untuk alas kaki, pilih tidak lebih dari dua pasang untuk dibawa. Jenis alas kakinya bisa kita sesuaikan dengan lokasi wisata kita dan kegiatan yang akan kita lakukan selama di sana. Jika kita berencana camping di gunung, maka sangat disarankan memakai sepatu keds dan membawa sandal gunung. Jika kita berencana mengunjungi kota yang modern dan berkeliling, bawalah sepasang sepatu flat semi formal (untuk mengunjungi museum dan pagelaran seni) dan sepatu santai (untuk berjalan-jalan di taman kota). Mengenai warna, usahakan tetap matching dengan tas tangannya.

 

 

 

 

Saat travelling, kita akan berjumpa dengan banyak orang. Selain itu, kita juga akan mengambil banyak foto untuk dibagikan dan dikenang. Maka dari itu, penting bagi kita untuk terlihat mempesona setiap waktu selama travelling. Di sisi lain, saat travelling kita juga harus merasa santai dan bebas. Ini berarti, kenyamanan dan kepraktisan menjadi faktor utama dalam memilih pakaian untuk dikenakan. Memang tidak mudah memilih pakaian yang penuh gaya namun tetap nyaman dan praktis. Akan tetapi, dengan sedikit usaha dan kreatifitas, bukan tidak mungkin kita bisa tampil menawan sepanjang waktu selama bepergian.

Share this post


Link to post
Share on other sites

jeans emang paling pas karena memang di buat untuk pemakaian dalam jangka waktu yang lama

pernah seh waktu itu nge laundry perjalanan sekitar 10 harian

tapi nge laundry nya nyuci sendiri di kamar mandi hotel jadi cuci kering pake hehehe

Share this post


Link to post
Share on other sites

nice tips! Bener banger kita bisa pake jasa laundry kalo ke traveling ke luar kota untuk memudahkan. Tapi kalo liburan ke tempat yang ekstrim seperti pantai atau pulau yang blm terjamah oleh mesin cuci, kita harus hemat2 pakai baju biar ga kehabisan baju hehehe.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Kalo masalah Fashion sih tergantung gantungan-nya....

kalo Bule mah biar gimana tetep keren aja kliatannya...

wkwkwk...

 

pretty-young-woman-tourist-hitchhiking-a

 

But when it comes to Indon :

wkwkwkwk... buluk

483909_4146945322208_1689297838_n-300x22

 

Hihihi....

 

(ket: gbr2 ambil dari Internet sbg Ilustrasi)

 

Tapi melancong di Indon memang seringkali terkendala masalah budaya/mistis,

misalnya di daerah tertentu ada larangan berpakaian Hijau,

ada juga larangan berpakaian Biru, juga ada larangan merah dst..

 

Akhirnya para traveller byk yg "cari aman" pake baju warna Abu2 ato Abu2 tua ato hitam...

Jadilah kulit sawo matang khas Indon dipadu pakaian warna2 gelap tadi,jadinya tambah buluk (kayak saya juga)...

wkwkwkwk...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@andregm

kocak gambarnya yang turis indoooo... :ngakak

eh emang tempat apa yang ga boleh pake biru dan ga boleh pake merah?

aku biasanya pake sesuka hati aja walopun secara mitos ga boleh... :P

 

Lupa juga dimana... apa bukan di Indon yah...

kayak-nya jaman doeloe pas ke Bangkok pake Tour, local guide-nya pernah suggest utk tidak pake warna Merah...

Share this post


Link to post
Share on other sites

oooh gitu ya..

kalo dasarnya mitos sih aku biasanya cuek karena emang ga percaya mitos...

tapi kalo dasarnya budaya ya aku ikutin buat menghargai locals..

 

Kalo aku rada timbang2 sih...

karena kan mitos juga datang-nya dari Locals..

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this