Sign in to follow this  
Hasdevi

Saat Mengunjungi Darwin, Pastikan Kamu Memasukkan 10 Aktivitas Wisata Ini Dalam Daftar Lokasi Liburanmu

13 posts in this topic

          Pernahkah terpikirkan dalam benakmu untuk mengunjungi kota terdekat menuju Indonesia dari benua Australia? Tahukah kamu apa kota tersebut? Ya, kota tersebut adalah Kota Darwin yang merupakan ibukota Negara Bagian Australia Utara.

 

          Untuk menuju Kota Darwin, kamu dapat menggunakan direct flight dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. Perjalanan yang ditempuh akan memakan waktu sekitar 6 jam 20 menit dengan tempat transit di Denpasar atau Singapura.

 

          Darwin merupakan kota terbesar di Australia Utara dan juga merupakan kota terkecil diantara ibukota negara-negara bagian yang lain. Kota ini memiliki populasi sekitar 136.000 jiwa. Nah, iklim di Kota Darwin juga termasuk tropis sehingga tidak ada perbedaan dengan iklim Indonesia. Untuk itu, waktu terbaik untuk mengunjungi Darwin adalah sekitar bulan Mei hingga September atau pada waktu musim kemarau.

 

          Saat mengunjungi Darwin, sebaiknya kamu pastikan untuk memasukkan 10 aktivitas wisata ini dalam lokasi liburanmu. Penasaran dengan aktivitas tersebut? Kami telah merangkumnya melalui daftar berikut ini.

 

1. Awali Perjalananmu dengan Berbelanja Sambil Menikmati Sunset Hanya di Mindil Beach Sunset Market.

 

post-35318-0-93162000-1424400171_thumb.j

Rasakan Serunya Berbelanja sambil Menikmati Sunset di Mindil Beach Sunset Market via http://www.tourismtopend.com.au/images/events/images/Mindil%20Beach%20Sunset%20Markets872.jpg

 

          Melihat sunset sudah pasti menyenangkan. Berbelanja juga merupakan aktivitas yang menyenangkan. Lalu, bagaimana jika kedua aktivitas tersebut digabungkan? Nah, tentu saja bisa kamu lakukan di Mindil Beach Sunset Market.

 

          Pantai Mindil terletak sejauh 2 km dari pusat Kota Darwin. Untuk mencapai Pantai Mindil, kamu dapat menggunakan bus bernomor 4 atau 6 dari pusat kota.        

 

          Pantai Mindil adalah salah satu pantai terkenal yang menjadi kebanggaan penduduk Darwin. Di tempat ini kamu dapat mencicipi kuliner dari berbagai daerah seperti Thailand, Sri Lanka, India, Cina, Malaysia, Brazil, Yunani, Portugis dan lainnya dengan harga sebesar AUD 6-12.

 

          Pasar ini buka setiap hari Jumat hingga Minggu di malam hari. Selain berwisata kuliner, kamu juga dapat membeli banyak jenis barang di sini. Dari mulai perhiasan, pakaian, artefak asli Aborigin, dan berbagai barang dari Indonesia atau Thailand. Selain berbelanja, kamu juga dapat menikmati pertunjukkan api atau bersantai dengan cara dipijit di sini. Jangan lupa untuk menikmati indahnya sunset Pantai Mindil sebelum kamu berbelanja.

 

2. Nikmatilah Koleksi Aborigin yang Dapat Kamu Lihat di Salah Satu Museum Terbaik di Kota Darwin, yaitu Museum and Art Gallery of Northern Territory.

 

post-35318-0-23967600-1424400242_thumb.j

Menikmati Koleksi Aborigin di Museum and Art Gallery of Northern Territory via http://www.airasia.com/travel3sixty/wp-content/uploads/2014/04/Museum-and-Art-Gallery-of-the-Northern-Territory_Tourism-NT1.jpg

 

          Perjalananmu dapat dilanjutkan dengan mengunjungi salah satu museum terbaik di Kota Darwin. Museum ini terletak di Connacher Street. Untuk mencapai museum ini dari pusat kota, kamu dapat menggunakan taksi selama sekitar 3 menit dengan harga AUD 11-13.

 

          Lalu, apa saja yang dapat kamu saksikan di Museum and Art Gallery of Northern Territory ini? Kamu dapat melihat banyak koleksi asli khas Aborigin seperti ukiran dari Pulau Tiwi, lukisan dari Tanah Arnhem, dan lain-lain.

 

          Di bagian Maritime Gallery, kamu dapat menemukan kerajinan tangan yang unik dan menarik dari pulau-pulau terdekat Darwin atau Indonesia. Selain itu, fasilitas yang tersedia di museum ini adalah toko buku dan kafe. Nah, kamu dapat mengunjungi museum ini secara gratis, setiap hari dari pukul 9 am hingga 5 pm.

 

3. Kamu Wajib Mengunjungi Litchfield National Park dan Menikmati Pemandangan Air Terjun di Sana.

 

post-35318-0-59226600-1424400283_thumb.j

Nikmatilah Pemandangan Air Terjun di Litchfield National Park via http://www.myrv.com.au/wp-content/uploads/2012/11/Litchfield-National-Park-front-shot.jpg

 

          Litchfield National Park adalah taman nasional terbesar dan terpopuler di Australia Utara. Sehingga, perjalananmu mengunjungi Darwin akan terasa lebih lengkap jika kamu mengunjungi taman nasional ini. Litchfield berukuran sangat luas dan memiliki keistimewaan berupa air terjun yang tidak berhenti mengalir sepanjang tahun. Jadi, kamu tidak perlu takut tidak dapat menyaksikan keindahan air terjun di tempat ini, bukan?

 

          Taman nasional ini terletak sejauh 100 km barat daya Kota Darwin. Untuk mencapai Litchfield dari Museum and Art Gallery of Northern Territory, kamu dapat menggunakan menggunakan taksi menuju tempat pemberhetian bus greyhound Darwin. Selanjutnya, kamu dapat menggunakan bus greyhound menuju ke Litchfield National Park. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 1-2 jam.

 

          Sambil menikmati air terjun, kamu juga dapat berenang di Wangi Falls, Florence Falls, Tjaynera Falls dan Buley Rockhole. Tetapi ingat, jangan berenang di sungai Reynolds. Kamu juga dapat berjalan-jalan pada track yang ditentukan di sini, yaitu dengan panjang sekitar 1-3 km. Waktu terbaik mengunjungi Litchfield National Park adalah sekitar bulan Juni hingga September.

 

4. Rasakan Serunya Menjadi Warga Lokal Darwin dengan Bersantai Sejenak di The Darwin Waterfront.

 

post-35318-0-22608500-1424400323_thumb.j

Rasakan Serunya Bersantai Seperti Warga Lokal via http://www.waterfront.nt.gov.au/wp-content/uploads/2009/06/DWC-morning.jpg

 

          Jika kamu ingin merasakan rasanya menjadi warga lokal Darwin, maka kamu harus merasakan bersantai di The Darwin Waterfront. The Darwin Waterfront terletak di Kitchener Street, Darwin.  Di tempat ini terdapat banyak restoran, toko, serta taman yang akan dapat menambah santai perjalananmu.

 

          Kamu dapat berenang di laguna, makan seafood di sekitar tempat ini, bahkan kamu dapat berjalan-jalan sambil mempelajari sejarah Darwin serta menikmati karya seni publik yang terdapat di sini.  Laguna yang terkenal di tempat ini adalah Wave Lagoon yang buka setiap hari pada pukul 10 am hingga 6 pm. Nah, selain itu, kamu juga dapat bersepeda di sepanjang sungai karena terdapat track khusus untuk bersepeda di tempat ini.

 

          Kamu dapat melihat ada berbagai peninggalan sejarah dari suku Larakkia Aborigin. Selain itu, kamu bahkan juga dapat ikut melihat para nelayan memancing di beberapa spot di tempat ini.

 

          Untuk menuju ke The Darwin Waterfront dari pusat kota Darwin, kamu dapat menggunakan dua cara. Kamu dapat berjalan di Sky Bridge atau Smith Street East Walkway. Keduanya menawarkan pengalaman berjalan yang unik dan menakjubkan di Kota Darwin.

 

5. Selain di The Darwin Waterfront, Kamu Juga Dapat Merasakan Menjadi Warga Lokal di Smith Street Mall of Darwin.

 

post-35318-0-99461000-1424400367_thumb.j

Rasakan Serunya Menjadi Warga Lokal di Smith Street Mall of Darwin via https://pommepal.files.wordpress.com/2012/09/darwin-pc-a720-001_3264x2448.jpg

 

          Smith Street Mall adalah tempat dimana para warga lokal dan para turis dapat bertemu dan membeli barang asli Aborigin seperti perhiasan handmade dan pakaian tropis di sini. Di tempat ini terdapat Shady Rainforest Park yang seringkali dipakai sebagai tempat kegiatan outdoor di sini.

 

          Di Smith Street Mall, kamu dapat berjalan kaki sambil berbelanja dan merasakan menjadi warga lokal. Tempat ini merupakan pusat perbelanjaan terbesar kedua di Darwin. Terdapat banyak toko perbelanjaan besar yang terdapat di sini seperti Coles Supermarket dan Woolworths Supermarket, serta 200 toko lainnya.

 

          Selain bersantai dan berbelanja, kamu juga dapat mengakses internet gratis di sini. Fasilitas free wifi tersedia setiap satu jam sekali dan dapat kamu perpanjang hingga enam jam ke depan setiap harinya. Untuk mencapai ke Smith Street Mall dari The Darwin Waterfront, kamu dapat menggunakan sky bridge yang akan langsung menghubungkan kedua tempat ini.

 

6. Perjalanan Wisatamu di Darwin Akan Terasa Lebih Menyenangkan Jika Kamu Melengkapinya dengan Berkunjung Parap Market.

 

post-35318-0-24987200-1424400410_thumb.j

Lengkapi Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Parap Market via http://4.bp.blogspot.com/-PeCSoNRwtrk/UVZv32LbgOI/AAAAAAAAHmQ/R2LDwAyP1to/s640/parapdarwin.jpg

 

          Parap Market merupakan pasar yang dibuka setiap hari Sabtu dari mulai pukul 8 am hingga 2 pm dan buka sepanjang tahun. Kamu dapat melihat ada berbagai sayuran segar, salad buah, serta kopi yang diproduksi langsung dari produsen lokal.

 

          Kamu tidak perlu bingung, karena terdapat shuttle bus gratis yang akan mengantarmu menuju ke Parap Market. Shuttle bus tersebut dapat kamu akses dari Value Inn, Youthsack, YHA, Dingo Moon, Banyan View, C2 Esplanade, Mirambeena dan lain-lain yang mulai beroperasi dari pukul 8 am hingga 1 pm.

 

          Parap Market sendiri terletak di Parap Road yang berjarak sekitar 5 menit dari pusat Kota Darwin. Kamu dapat berwisata kuliner dengan menyantap bakery, masakan Cina, India dan masih banyak lagi. Terdapat fasilitas berupa take away atau delivery ke rumah bagi kamu yang berminat untuk menyantap makanan-makanan tersebut di rumah.

 

          Selain berwisata kuliner, kamu juga dapat mengunjungi art gallery di Parap Market yang menyimpan koleksi karya seni suku Aborigin, artefak dari Pulau Tiwi atau kerajinan tangan khas Australia. Karya seni lainnya seperti pajangan dinding, lukisan hingga mainan yang telah menyimpan nilai sejarah selama ratusan tahun.

 

          Selain itu, kamu juga dapat berbelanja di butik fashion atau perhiasan di tempat ini. Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah siap untuk menjelajahi Parap Market pada kesempatan akhir pekan liburanmu di Darwin?

 

7. Nikmatilah Kegiatan Berjalan Kaki, Memfoto Keindahan Sunset, Serta Mengambil Nilai-Nilai Sejarah di East Point Reserve.

 

post-35318-0-12232800-1424400448_thumb.j

Menikmati Sunset Sambil Berjalan Kaki di East Point Reserve via https://c2.staticflickr.com/8/7154/6816180329_d5395566ef.jpg

 

          East Point Reserve adalah tempat yang spesial bagi para penduduk Darwin maupun turis untuk berkunjung dan berekreasi. East Point Reserve juga merupakan salah satu tempat populer di sekitar Kota Darwin. Tempat ini juga tergolong mudah dijangkau dari pusat Kota Darwin.

 

          East Point Reserve berukuran sekitar 200 hektar, dengan 30 hektar bagiannya terdiri dari hutan alami. Kamu dapat berenang di Danau Alexander yang berair asin, merasakan serunya piknik dan barbeque di tempat ini, serta mempelajari sejarah militer di Royal Australian Artillery Association Museum.

 

          Pantai yang terkenal di daerah East Point Reserve adalah Fannie Bay Beach. Pantai ini juga biasa digunakan sebagai tempat piknik dan barbeque. Di pantai ini pula kamu dapat menikmati indahnya sunset East Point Reserve.

 

          Untuk mencapai East Point Reserve dari Parap Market, kamu dapat menggunakan taksi selama 1 menit seharga AUD 1. Namun, jika kamu ingin lebih menikmati perjalanan dari Parap Market menuju East Point Reserve, maka kamu dapat berjalan selama 12 menit.

 

8. Coba Pompa Adrenalinmu dengan Berenang Bersama Buaya Hanya di Darwin Crocosaurus Cove.

 

post-35318-0-85314200-1424400483.jpg

Rasakan Serunya Berenang bersama Buaya di Darwin Crocosaurus Cove via http://www.nttravel.com.au/images/content/darwin/activities/crocodile-swimming.jpg

 

          Crocosaurus Cove yang terletak di pusat Kota Darwin siap untuk menawarkanmu pengalaman tidak terlupakan berupa berenang dengan buaya. Buaya yang terdapat di Crocosaurus Cove adalah buaya air asin terbesar di Australia sehingga pengalamanmu tentu menjadi pengalaman yang tidak terlupakan.

 

          Crocosaurus Cove terletak di Mitchell Street, di pusat Kota Darwin. Untuk mencapai Crocosaurus Cove dari East Point Reserve, kamu dapat menggunakan taksi yang akan mengantarmu selama 18 menit. Total biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 35-40.

 

          Harga tiket untuk memasuki Crocosaurus Cove adalah AUD 32. Jika kamu ingin memacu adrenalin dengan berenang di dalam kotak yang dijatuhkan ke dalam kolam berisi buaya atau Cage of Death, kamu harus mengeluarkan biaya sekitar AUD 160.

 

          Di tempat ini kamu juga bisa merasakan memeluk bayi buaya atau memberi makan buaya. Nah, kamu juga bisa mengunjungi museum buaya di tempat ini. Jadi bagaimana, sudah siap memasukkan rekreasi bersama buaya ini dalam lokasi liburanmu di Darwin?

 

9. Mari Menjelajahi Parliament House of Darwin dan State Library of Northern Territory dengan Free Tour yang Telah Disediakan.

 

post-35318-0-18478700-1424400527_thumb.j

Menjelajahi Parliament House dan State Library of Northern Australia via http://3.bp.blogspot.com/_0oFUUFrHLIQ/TIxINwapK_I/AAAAAAAABdw/hqcO58rXlaI/s1600/IMG_2691+blog.jpg

 

          Parliament House Darwin adalah tempat pusat pemerintahan Australia Utara. Tempat ini telah dijadikan sebagai pusat pemerintahan Australia Utara sejak tahun 1994. Parliament House terletak di pusat kota Darwin, tepatnya di State Square. Tempat ini merupakan tempat yang tepat jika kamu ingin belajar mengenai sejarah dan pemerintahan Kota Darwin.

 

          Di tempat ini juga terdapat State Library yang menyediakan berbagai informasi tentang kota Darwin. Kamu dapat menanyakan banyak hal kepada para staf perpustakaan di sana, dan mereka akan dengan senang hati membantumu mencari informasi.

 

          Nah, di tempat ini juga terdapat tur gratis yang tersedia setiap hari Sabtu setiap pukul 9 am atau 11 pm. Tur gratis ini akan memakan waktu sekitar 90 menit. Para tour guide akan mengantarmu menjelajahi Kota Darwin dengan ramah dan menyenangkan. Tentunya, kamu dapat bergabung atau memisahkan diri sesuka hatimu.

 

10. Wisata Kuliner di Cool Spot Café akan Menambah Seru Pengalamanmu Berwisata di Kota Darwin.

 

post-35318-0-98961100-1424400563_thumb.j

Wisata Kuliner di Cool Spot Café via http://resources0.news.com.au/images/2014/08/16/1227026/431016-56b89586-2443-11e4-8146-f0e081345c95.jpg

 

          Pertokoan di Australia seringkali sudah tutup pada waktu sore menjelang malam, sehingga seringkali para turis atau penduduk lokal merasa kesulitan untuk makan malam di luar rumah. Nah, untuk itu, kamu dapat mencoba untuk pergi ke salah satu café terbaik yang dimiliki Darwin, yaitu Cool Spot Café.

 

          Cool Spot Café adalah sebuah kafe yang dibuka setiap hari dari pukul 7 am hingga 11 pm (kecuali hari Minggu 7 am hingga 9 pm). Tempat ini adalah salah satu tempat terbaik untuk mencicipi late night dinner dengan menyantap burger, fish and chips, atau sekedar minum kopi dan menikmati es krim.

 

          Cool Spot Café terletak di Keith Lane, Fannie Bay. Untuk mencapai tempat ini dari pusat Kota Darwin, kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 4 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar AUD 12-14.

 

          Harga makanan dan minuman yang ditawarkan di tempat ini pun tergolong terjangkau, dengan perkiraan makanan termahal adalah AUD 30. Tempat ini bukan hanya cocok untuk late dinner, karena kamu juga dapat bersantai sambil meminum kopi dan menikmati arsitekturnya yang simpel namun tetap elegan.

 

          Nah, itulah dia 10 aktivitas wisata yang sebaiknya masuk dalam daftar lokasi kunjunganmu jika kamu mengunjungi Darwin. Wah, ternyata Darwin juga memiliki banyak tempat wisata yang sayang untuk dilewatkan dan tidak kalah menarik dengan tempat wisata di kota-kota besar Australia lainnya, ya? Jadi, segeralah bersiap dan rencanakan liburanmu selanjutnya ke Kota Darwin.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Santi Fitrianingsih
      Perjalanan ke Warnambool, Country site of Melbourne ( please visit this city, if u please J)
      Sampai juga di Melbourne airport. Waktu sudah jam 8 pagi,,,,wuuussshh angin dinginnya brrrrr….sampai di airpot, kita sudah dijemput sama teman teman kita di sini, namanya Ian dan Marja, saya pikir kita langsung ke city of Melbourne, eeeh ternyata kita di bawa kaboooorrr dari Melbourne.  Jadi ceritanya kita akan munuju countrysite Melbourne namanya Warnambool. Menempuh kurang lebih 3 - 4 jam dari Melbourne aiport ke Warnambool. Dalam perjalanan ke warnambool, setelah 1 jam lebih, kita berhenti di satu daerah namanya Steiglitz, di daerah ini ada kota tua yang sudah tidak berpenghuni, ditinggalkan begitu saja oleh orang2 nya, abandoned city, menurut sejarahnya, dikatakan bahwa dulu orang2 membuka daerah ini untuk tambang emas, tapi lama mereka tidak menemukan emasnya…bukan Ballarat yah, kalau ballarat, memang tambang emas zaman dulunya.


      lihat gabarnya hampir tidak ada orang, karena memang seperti kota Steiglitz yang di tinggalkan.
      Lanjut lagi dari Steiglitz ke arah Meredith, dan ini waktunya makan siang, isi perut dulu sebentar, kita makan pie brokoli, dan pie jamur, sama minum the, uenaaaaaaaaakk (atau saking laparnya) ….ga tau restoran apa itu, café pinggir jalan….. Hehehe…lupa foto juga, akhirnya foto di pinggir jalan Meredith – Steiglitz ajah deh
      Pinggir jalan abis makan pie di Meredith
      Sepanjang jalan menuju countryside pemandangannya bagus, jalan mulus, sesekali (yang ternyata sering kali) kita temukan pelangi JJ dan jarang sekali kami berpapasan dengan mobil, tidak ada lampu lalu lintas, no polisi, penduduknya pun jarang terlihat, yang ada malah sapi, dan domba di hamparan lapangan yang sangaaaat luas dan hijau.

      Heading to Warnambool, ada apa sih di Warnambool. Sebenarnya kita ke Warnambool ini untuk stay one nite sebelum besok rencana menyusuri Great Ocean Road dan balik ke Melbourne city. Yuk kita lihat di Warnambool ada apa….
      Check in dulu di Best Western Tudor Motor Inn, small hotel tapi asyik, kamar standart, dan bersih. Terletak di 519 Raglan Parade, Warnambool, pasti langsung ketemu gampang di cari, rate nya sekitar Rp. 900.000,00 – 1.000.000 an juta/malam.  (breakfastnya enak, dan porsinya buesaaarr hahaha).

       Ngapain yah, yuk taruh barang, trus kita jalan sekitar hotel, yup waktu menunjukkan hampir pukul 5 sore. Dan….wow mereka kebanyakan tutup jam segitu…..doenk. Yo  wis kita jalan jalan keliling warnambool ajah deh….dan bener donk sepiiiiiiii……astaga mendekati matahari terbenam sama sekali ngga ada orang di kota kecil ini persis kaya kota mati dan kita berlima masih keliling-keliling fofotoan…. Di bawah ini tampak sisi kotanya, banyak mobil parkir tapi orangnya hilang entah kemana. JJJ

      Cantiknya kota kecil ini, bersih, rapi, ga ada sampah, hanya daun daun jatuh saja yang megotori jalan, tentu saja karena ini musim gugur. Selalu ada Art n Gallery dan library walaupun di kota kecil, suka deh,,,,,take a pic dulu aaah.

      Lanjut lagi jalan menuju salah satu  ujung kota, Danau Pertobe, melihat matahari terbenam ceritanya…..viuuuh jauh juga. Sebenernya ada 1 site pantai tempat orang biasa lihat ikan paus, tapi agak jauh, bentar apa yah namanya Logan Beach Whale Watching Platform, tapi ngga akan keburu udah jam segini,,,,,hahaha seriusan ini ga ada orang satupun, bahkan convenient store sedikit sekali, hmmm…. baru tau kalo kota kecil di sini sampe begini.

      Di tepi danau Pertobe.
      Nikmati suasana musim gugur di negeri orang, good scenery, n enjoy the beauty of Warnambool sembari nunggu restoran buka jam 7 untuk makan malam…..dan bener dong … jam 7 teng restoran buka dan orang orang mulai keluar dari rumah itu juga bagi yang ingin makan di luar atau pergi ke bar. Saya sama sekali tidak melihat anak anak begitu sampai kota kecil ini. Aktivitas restoran juga tidak begitu lama setelah selesai makan malam, ngobrol sebentar dan pulang. Kecuali bar mereka buka sampai tengah malam.
      Amazing yah, masyarakat di sini, mereka benar-benar  tutup 2 jam (jam 5 sampai jam7) untuk istirahat, berkumpul dengan keluarga, atau bagi restoran ya bisa prepare untuk dinner.
      Untuk makan malam kali ini kami berlima memilih makan steak, setelah itu, back to hotel n tidur, karena beberapa dr kami lumayan jetlag.
      Zzzzz, siap siap besok pagi Great ocean road, silahkan baca postingan saya selanjutnya di 4 pitstop in Great Ocean Road.
      Terimakasih sudah baca yah, semoga berguna, feel free to ask.
      Mpit.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Daniel Obernando Simandalahi
      Saya berencana ke Perth tanggal 27 November sampai 3 Desember 2017 (solo trip). Barangkali ada yang mau gabung, bisa berkabar ke obernandodaniel@gmail.com . Terimakasih :)
    • By Sahat
      Selamak pagi rekan-rekan jalan2ers, apa kabarnye? Ada yang sudah plan rencana jalan-jalannya tahun depan? Mungkin sudah pada banyak kali ya plan nya.
      SEBENARNYA INI MASIH TERLALU AWAL KALI YA, tapi Kebetulan saya ada plan untuk menghabiskan masa liburan hari raya idul fitri 2018 tahun depan di bali. Saya rencana berangkat ke bali tanggal 12 Juni 2018 dan balik ke Jakarta tanggal 23 Juni 2018 which is itu kira-kira 12 hari (tiket sudah issued). Tetapi setelah mikir-mikir menghabiskan 12 hari dibali sepertinya terlalu lama karena sebelumnya udah beberapa kali juga ke Bali. SO ane memutuskan kenapa gak pergi aja explore tempat lain. Setelah mikir-mikir berhari-hari wkwkwkkwkwkwkwkwkwkkwkwkwkw Akhirnya ane memutuskan untuk mencoba explore daerah yang rada dekat dengan bali. taraaaaaaaaa. Ane issued tiket Bali-Perth Australia PP 15 Juni 2018-21 Juni 2018.
      So buat teman teman yang sekiranya punya jadwal sama atau yang tertarik mau join. Bisa kontak saya ya. Untuk daerah australia nya saya masih berfikir untuk explore Perth nya, jika nanti plan nya berubah mungkin bisa sekalian depart lagi ke Melbourne atau ke Sydney.
      Untuk Itinerary kasarnya sih kira2 seperti berikut:
      - Visiting Perth Bell Tower
      - Sunset at Perth Kings Park
      - Roadtrip From Perth to Kalbarri
      - The Nature's Window at Kalbarri National Park
      - E Shed Markets: Cheap Souvenirs in Perth
      - Kailis Fremantle: The Best Seafood and Fish Market in Town
      - Free walking city tours
      - Explore Fremantle by bike
      - Free movies and yoga in Northbridge
      - See Perth's Cultural side 
      - Cottesloe beach
      - Lunch with a view
      - Sample some of Perth’s fine craft beer
      - Little Creatures Brewery (cited by David Gower as one of the best places to go in the city) is set inside a massive converted boat shed right on Fishing Boat Harbour. Get an insider’s look at the process with free tours of the brewery at 1pm, 2pm and 3pm.
      - Taste the Swan Valley. Lets chillin here
      - Explore the city for free (You can get around the city using the free CAT (Central Area Transit) bus.
      - The Pinnacles 
       
      BTW, untuk itin dapat berubah, dan itin diatas hanya gambaran saja. Jika nanti memutuskan untuk terbang lagi ke melbourne/sydney. Itin akan di buat ulang.
       
      Bisa contact saya di line/hp/WA : 081397839967
       
      Hatur Nuhun
    • By JasmineK
      Hi,
      I've read lots of guides on exploring Sydney general, like this one: What, Where And How To Visit Sydney: The Things You Might Not Know. But then I'm also wondering if there're other ways to explore Sydney. What kind of places should I visit? I don't have a long time - 2-3 days, a week max. Where do you think I should go, and what do you think I should eat?
    • By Santi Fitrianingsih
      Gold Coast to Tamborine Rainforest Skywalk, by car.
       
      Yuhuuuu,,,,,it’s me again, mpit, heheheh,    perjalanan kali ini ke GoldCoast, kita dapat waktu bebas, dari pagi sampai sore jam 6 harus kumpul untuk dinner, nah mau kemana yah.
      Selalu bersyukur dan senang punya teman di mana-mana, kali ini saya dan suami di jemput pakai mobil oleh salah seorang teman kakak saya yang berada di dekat Goldcoast. Mau kemana katanya, sebenernya blank juga ditanya mau kemana, aduh kita bisa kesini juga udah bersyukur. Kl liat di brosur macem2 tujuannya, tapi akhirnya kita pilih tamborine rainforest skywalk.

      Menempuh perjalanan sekitar kurang dari 1 jam, melewati highway dan countryside juga,  kita cus dr Soul Apartmen ke Tambourine Rainforest Skywalk. Yes, berasa orang kampung yang naik mobil sambari liat kiri kanan, hahahaha, mumpung di sini puas2 in liat (liat apa ajah sambil cerita2).
      Setelah 45 menit perjalanan kita melewati satu jalan yang cantik penuh dengan bunga, toko toko kerajinan, restoran kecil di halaman rumah, dan ada toko jam kuku, namanya German Cuckoo Clock Nest.  Pesti tau kan maksudnya,,, itu lho jam yang terbuat dari kayu dan tiap jam keluar burung yag bilang kuku…kuku…kuku, sesui jam,,,hahahah). Saya sangat suka toko ini, yuk kita liat…..sembari isi perut dulu sebentar, sebelum jalan di skywalk……Oiyah kl saya liat dip eta ini di Long Road, Eagle Heights, Queensland.
      Ini dia foto2nya….

       
      Nah ini di salah satu rumah di sepanjang jalan tadi. Mejeng dulu, ada tempat tempat souvenir, tempat jual wine,  foto di rumah yang penuh bunga bunga.


      dan ini the German Cuckoo Clock Nest dan hasilnya, memang toko ini jerman banget dweeeeeh…..sepanjang dan seluruh ruangan….yup, jam kuku….eh tunggu ternyata ngga cuma jam kuku, semua pernak pernik tentang jerman hahaha. Tuh ada topi penyihir juga ada Hansel n gretel
      Sekitar 10 -15 menit dr jalan Long Road tadi kita sampai di Tambourine Rainforest Skywalk….
      Here we go….hmmm, mu ngomong apa yah hahahaha, ternyataaaaa kita mau jalan jalan cantik di hutan, tapi jalannya ada 2 macam, jalan hutan biasa, dan jalan yang di buat seakan kita berjalan di forest canopy alias skywalk. Total jalan nya sepanjang 1,5 km. Sky walknya sendiri kurang lebih 300 meter, ditambah 40 meter jembatan gantung yang berada 30 meter diatas ngarai, sisanya jalan hutan biasa. Jadi  kiri kanan kita itu puncak pohon, jalan-jalan deh di kanopinya hutan tambourine, dan bila beruntung bisa ditemani sama tupai, dan burung-burung hutan ini, juga koala. Im so lucky, that I saw koala again….yeaaay….Oiyah karena Australia sendiri itu daerah subtropics makan pohon-pohonnya dan binatangnya banyak kesmaan dengan hutan di Indonesia.
      Bagi yang menggunakan kursi roda/stroller jangan berkecil hati sktwalknya cukup besar untuk kursi roda dan stroller, tapi hanya bisa di skywalk utama yah, yang jembatan gantungnya ngga bisa. Hutan ini bersih, ga ada sampah, ada sungai kecil di salah satu ujungnya.
      Selama kami jalan disini matahari agak malu malu muncul, beruntung sekali jadi ngga terlalu panas. Noted : pake sepatu yang nyaman yah…..sneakers, sepatu gunung ato sandal japit juga ok!

      yuk mulai jalan, dan sampe di ujung skywalk, thanks to Ching Ching, , yang walopun takut ketinggian tapi tetep mau anter n foto foto di skywalk ini.
       
      Ini jalan hutan biasanya, itu critanya foto gelatungan di akar pohon ( jadi tarzan, eeeh jane maksudnya)
      Oiyah sampe lupa loket penjualan tiket ada di depan. ada Birdwing café, yang menjual makanan ringan, kue2, n minum (ga ada nasi yah JJ). Nah ini gambar kupu- kupu hutan tamborine yang di awetkan.

      Gift shop juga ada, harga aduhai, tapi baguuuuss……(nah ini ga ada fotonya hehehe….)
      Tamborine Rainforest skywalk buka sepanjang taun kecuali hari natal.  Buka jam 9.30 pagi sampai jam 5 sore, last walk nya jam 4 sore.
      Harga tiket
      Dewasa (  17 th lebih) AUD 19.50
      Anak (6 -16) AUD 9.50
      Anak 5 th kebawah gratis
      Family (2dewasa 1 anak) AUD 44.00
      Family (2 dewasa 2 anak) AUD 49.00
      Tambahan per anak AUD 5.00
       
      That’s it. Itu tadi share pengalaman di Tamborine Rainforest Skywalk, sekarang saya harus balik lagi ke Peppers Soul Surfer Paradise Goal Coast for dinner JJJ
      Terimakasih sudah membaca,
      Feel free to ask,
       

      Mpit
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       

    • By Santi Fitrianingsih
      Apartemen Soul, di jantung Surfers Paradise, Gold Coast

      Pengalaman yang baru pasti terjadi ketika kita sedang ngetrip. Nah kali ini, saya diberi kesempatan untuk tinggal di apartemen,…..kebayang dong yang ada dalam benak saya adalah bangunan kotak tinggi semacam rumah susun JJJ, sumpek, isinya tempat tidur, dapur bareng bareng, dan sebagainya…….huft…..wkwkwkwk……Salah besar, kali ini saya mendapatkan Soul Apartments Surfers Paradise, yang setelah saya check di internet ini adalah one of Gold Coast Luxury Accomodation dan wait….. Surfers paradise??? It’s a must in Gold Coast . Terletak di 8 Esplanade Surfers Paradise, Queensland, bener-bener di jantungnya Surfers paradise deh…. Lihat saja bangunannya…..bikin ngiler….. apartemen ini memiliki tinggi 243 m (hampir 800 kaki) dengan 77 lantai, saya dapat apartemen nya di lantai 22. Dan  mengklaim dirinya sebagai bangunan tertinggi ke-2 di Gold Coast setelah Q1,

      Kolam renang terketak di lantai paling atas, cucoook buat honeymoon or berduaan,,,,view nya jangan tanya, it is surfers paradise from the top, with the beautiful beach,,,,,,wooow…

      nah ini pemaandangan pantai Gold Coast dai kamar apartemen......amazing
      Satu lagi yang bikin kita berdecak kagum adalah ocean view nya, hmm just imagine…..yang ada di gambar2 di internet tentang Gold coast….. hamparan pasir putih yang membentang sepanjang Gold Cost dengan pantainya yang biru, dan dari  ketinggian segini, ga ada yang bisa menghalangi pandangan,,,,,wow,,,,yup, and it is spot on. Melongo deh, dan yuk kita check gambar2 nya…..

       
      Ini lobby nya, minimalis simple, kereeeenn…..
      Sore itu free time sebentar sekitar 2 jam, sebelum dinner……so rencananya kita cepet2 masuk kamer taroh barang, dan pergi lagi…walhasil…..terbelalak sama indahnya kamar, saya mendapatkan apatemen 2 kamar (plus 1 dapur, 1 ruang makan dan keluarga),  dan teman saya mempersilahkan saya menempati kamar yang besar dengan kamar mandi dalam dan view yang aduhaaaiii,,,,,,,,begitu liat kamarnya, kita ga jadi cepet2 keluar kamer….hahaha…foto deh…xixixxi….

      yang sebelah kanan foto saya ambil dr internet, dan gambarnya persis dengan kenyatanm what a lovely bedroom

      ini living roomnya, 1 ruangan panjang dengan meja makan dan dapur cantiknya.

      Menurut saya apartemen ini sangat bagus dan mentereng,  menakjubkan sekali viewnya, interior designnya minimalis kereeeenn, finishing touchnya unbelievable. Dan saya pikir hanya peralatan masak sederhana yang di sediakan??? Ngga dong, full set perlengkapan masak, makan dan sebagainya. Perlengkapan cuci pakaian dryer n setrikaan. All free, hanya setelah pakai, bersihkan.

      Ini salah satu set perlengkapan dapur, masih ada beberapa set alat masak coffee maker, dll, yang sebelahnya adalah penampakan dapur dengan island table.
      Ada satu pengalaman unik yang di alami teman saya ketika naik taksi dari suatu tempat mau pulang ke soul apartemen, Di tanya tujuannya kemana maka dia bilang soul apartemen, dan supir taksiny terbelalak matanya,,,,what? Soul? the newest n tallest building here, dia memuji-muji bangunan itu, at the end si supir berkata beruntung sekali dia bisa mengantarkan teman saya kesini, the best building, and you know what, only rich people stay here….hahaha teman saya bercerita dan dia bangga sekali, berasa orang kaya, jadi deh kami iseng cek harga permalamnya, apartemen 2 kamar yang kami tempati minimal 630 AU$/malam. Doenk, ternyata memang mahal…….Bersyukur bisa menempati apartemen megah, for free JJJ, Thanks God.
      Lucky me n my hubby, malam itu ada night market just right in front of our hotel, sepanjang esplanade. Jadi kita malamnya sempet jalan jalan sebentar liat night market yang terkenal itu. Disini jual macem2 dari makanan, pakaian, pernak pernik, dan banyak lagi, sampe sabun dan all natural oil for beauty juga ada. Ajaibnya, pada pagi harinya, tidak ada bekas pasar malam baik itu bangunan maupun sampah yang tertinggal, padahal mereka jual sampai larut malam.
      Di sebelah apartemen ada Hurricane ribs, ini salah satu must try food bila ke Aussie katanya, dan legendaris pula karena selalu ramai, tapi kita ga sempet mencicipi, karena sudah kekenyangan di jamu di restoran...
      All in Goldcoast itu terhitung mahal menurut saya. Belilah barang yang memang unik, tapi kalau mau oleh2 seperti biasa ada banyak kalau di Gold Coast, ga usah kawatir. Orang Indonesia bangets kan kalo pergi, pulangnya harus bawa oleh2, saya juga jadi beli deh yang ada tulisannya Gold Coast. Hahahaha….
      Sooo….wanna try the soul apartmens, with my pleasure….
      Terimakasih sudah membaca, feel free to ask…

      Mpit.
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
    • By Alex Kus
      Hi teman jalan2, ini kali pertama saya nge-post, maaf ya klo belum terstruktur dan kurang enak dibaca :)
      Sebelumnya saya cuman puter2 asia aja, belum pernah jalan2 sejauh ini, hal pertama yg saya ingat kalau memang ada budgetnya mungkin ada baiknya pilih Garuda Indonesia atau penerbangan lain yg non-budget flight. Biasanya naek Air Asia seneng2 aja, kali ini badan pegel2 semua. Karena kita berburu tiket murah, akhirnya dapetnya yg connecting flight CGK-KUL_SYD berangkat dari CGK jam 3 sore, sampai di KUL jam 7 sore badan masih seger2 aja hehe secara udah biasa 2-3 jam di pesawat. Nunggu penerbangan selanjutnya 4-5 jam di KLIA 2 kita berangkat ke SYD jam 11.30 malem  saya pikir air asia X mungkin lebih lebar tempat duduknya dan ada entertaiment, ternyata sama kyak airasia biasa dan kalau mau ada entertaiment bayar lagi IDR.150.000, mulai muncul pelitnya ahahaha gak usah de pikirnya. Ternyata penerbangan 8 jam sungguh membosankan, mau tidur gak bisa juga. Tapi seneng juga karena ternyata kita 1 pesawat dengan CEO airasia Tony Fernandez, jd sempet foto bareng. Singkat cerita jam 10 pagi sampe dah kita di bandara ausie penuh dengan excitement.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Tony Hernandez CEO Air Asia (left)
      Bandara Sydney. (Right)
       
      Langkah pertama isi data buat handphone. Kita akan langsung ketemu dengan counter Vodafone & Optus. Untuk 7 hari biaya yg diperlukan AUD $20.
      Disebelah counter Optus ada toserba kyak 7eleven disitu kalian bisa beli kartu Opal untuk naik bus & kereta harganya per kartu AUD $40. Setelah itu kami keluar dan naek bus. Ada 2 pilihan, kalau kalian rela keluarin AUD $17.80 bisa naek kereta langsung ke kota dari bandara, buat yg pilih jalan hemat bisa juga naek bus sampe mascot atau stasiun terdekat baru lanjut kereta, karena kereta ke bandara harganya mahal bgt. FYI, kami pilih jalan hemat hahaha.
      Kami memilih penginapan menggunakan airbnb, kebetulan lokasi yg dipilih ternyata cukup jauh dari pusat kota, yaitu di Berala. Sampai di tempat penginapan, cukup puas dengan kamar yg disediakan, pemilik juga sangat ramah dan menyediakan berbagai kelengkapan. Biaya penginapan yg kami pilih sekitar AUD$ 46 untuk semalam. Selepas mandi, kami langsung berangkat ke Sydney Olympic Stadium dengan naik kereta, suasana mulai sore dan angin dingin mulai menusuk. Kami hanya berfoto dan berjalan2 sebentar, lalu kami jalan kira2 3km untuk ke IKEA namun sayangnya sudah terlalu malam dan mereka sudah tutup (Kebanyakan kegiatan bisnis tutup jam 5-6 di sydney).

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Lingkungan penginapan di Berala (Left)
      ANZ Stadium (Right)
       
      Karena hari sudah malam kami segera balik ke penginapan. Kereta di Sydney jalan sampai jam 12.30an. Hari ke-2 Jadwal kami adalah Circular Quay, banyak lokasi disini yg bisa dinikmati, terutama Captain Cook Cruise (Ferry yg akan berkeliling dan anda bisa naik turun), Taronga Zoo, Darling Harbour. Berikut foto2 yg kami ambil, mungkin lebih banyak berbicara.

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Train Station Circular Quay (Left)
      Captain Crook Cruise (Right)
      Admission: AUD $46
       

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Taronga Zoo
      Admission Adult : AUD $47 (2 Days)
       
       

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Taronga Zoo,kebun binatang yg lumayan besr, jika anda punya cukup waktu mungkin bisamenghabiskan seharian di tempat ini sekalian berfoto2, bagi saya pribadi saya lebih suka kebun binatang Batu Secret Zoo di Malang, Indonesia. Taronga Zoo tidak memiliki varian binatang yang banyak dan admission fee yang mahal. Jika anda ingin berfoto dengan Koala, maka akan di minta lagi AUD $25. Jauh berbeda dengan Batu Secret Zoo, keaneka ragaman fauna yg menarik dan berfoto dengan binatang di Batu hanya perlu merogoh kocek IDR. 10.000,-. Ternyata kebun binatang di Indonesia jauh lebih bagus, saya sangat bangga dengan hal itu :) Kami hanya sebentar di Taronga Zoo kami naik kembali ke Captain Crooks Cruise ke arah Darling Harbour. Di Darling Harbour kami mencobasantapan Hurricane Steak dan sekali lagi saya merasa Holy Cow lebih enak hahahaha :)

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Captain Crook Cruise (Left)
      Darling Harbour (Right)
       

       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Darling Harbour (Left)
      Hurricane Steak (Right)
      Hurricane Signature Steak AUD $48
       
      Sore kami berjalan dari Darling Harbour ke arah Market St. dimana banyak toko2 di tepi jalan. Disini kami hanya window shopping lalu pulang ke penginapan di Berala

       
       
       
       
       
       
      Market Street
       
      Saya akan sambung lagi report ini berikutnya...
      Cheers..