Sign in to follow this  
kolong langit

Makanan Korea Yang Paling Sering Ada Di Resto Korea Di Indonesia

44 posts in this topic

Suka makanan korea? Di Indonesia, sekarang banyak banget restoran Korea yang berdiri. Makanan Korea ini punya salah satu khas warnanya yang kemerahan. Kalau untuk orang Korea, mereka bilang pedas, tapi buat Indonesia, kayaknya ukuran pedasnya belum bisa dibilang pedas banget. Yang terkenal di Korea adalah kimchinya. Rasanya, hampir setiap rumah harus punya persediaan kimchi di kulkas masing-masing. Makanya nggak heran kalau makanannya juga banyak yang berisi kimchi. Di Indonesia, kimchi biasanya dihidangkan gratis yang dikeluarkan pertama kali untuk pembuka. tapi ada juga yang tidak memberikan kimchi gratis tersebut dan menarifkan atau memasukkannya ke dalam daftar menu. 
 
Apa saja makanan Korea yang paling banyak ditemui di restoran Korea di Indonesia? Juga termasuk yang populer? Ini dia.
 
Menu utama
Menu utama makanan Korea yang banyak dijumpai di Indonesia antara lain adalah bibimbap dan juga bulgogi. Apa sih makanan tersebut?
 
bibimbap-recipe.jpg
- Bibimbap
Bap dalam bahasa Korea artinya nasi. Bibimbap berarti nasi campur. Nasi campur Korea ini adalah nasi yang isinya sayuran seperti wortel, lobak, jamur, rumput laut, dan sebagainya, kemudian di tengahnya ada telur setengah mateng atau bahkan telur mentah. Cara penyajiannya di mangkuk panas banget dan cara memakannya harus mengaduk menjadi satu. Itulah mengapa disebut dengan bibimbap. Bibimbap ini ada yang rasa original atau rasa pedas. Di keduanya ada rasa agak manis sedikit. Bibimbap hampir bisa dijumpai di berbagai restoran Korea di Indonesia. Rata-rata menggunakan nama yang sama tapi bisa menambahkan kata lain sebagai nama menu. Karena menjadi makanan utama yang khas di Korea, festival memasak bibimbap digelar pada beberapa festival di Korea. Tak hanya itu, makanan ini juga menjadi simbol kuliner dan pariwisata Korea Selatan. Seperti beberapa waktu lalu, acara Festival Korea Indonesia dibuka dengan pengadukan bibimbap raksasa yang super besar.
 
- Bulgogi
Bulgogi juga merupakan makanan khas Korea yang sangat populer di Indonesia. Saking populernya, kamu juga tahu kalau ada mie instan dengan rasa bulgogi ini. Bulgogi merupakan daging yang dicincang dan dipanggang dengan bumbu Korea seperti kecap manis, bawang, minyak wijen, dan sebagainya. Rasanya juga bisa dibuat agak pedas. Bulgogi bisa juga dibuat dengan ayam atau cumi di Indonesia. Namun pada umumnya, bulgogi adalah daging sapi. Jika di Korea, daging sapi terbaik Korea adalah juaranya untuk dipanggang. Harganya juga sangat mahal sehingga daging sapi terbaik itu bisa menjadi kado sangat berharga untuk acara-acara spesial, seperti tahun baru misalnya. 
 
- Ramyeon
Siapa sih yang nggak suka mie? Di Jepang ada ramen, di Korea sebutannya adalah Ramyeon. Ramyeon bukan hanya jadi favorit di Indonesia tapi juga di Korea sana. Makan ramyeon enak kapan saja. Ramyeon adalah mie kuah sementara mie kecapnya disebut jajangmyeon yang mana mienya akan menjadi sangat hitam. Ramyeon ini bisa dijumpai di hampir semua resto Korea. Makan ramyeon ala Korea adalah makan dengan menggunakan panci dan tutupnya langsung. Kalau suka nonton Drama Korea, pasti langsung tahu bagaimana orang Korea makan ramyeon. Tutup panci digunakan sebagai penadah yang dipegang di tangan kiri ketika tangan lainnya menyumpit mie tersebut.
 
- Japchae
Masih bicara soal mie. Japchae juga merupakan mie. Tapi bedanya, mie yang digunakan adalah mie sejenis bihun. Japchae ini hampir bisa kamu temui di berbagai restoran Korea yang ada di Indonesia. Rasanya juga enak, mirip dengan cara penyajian mie bihun di sini. Tapi, Japchae adalah mie yang lebih kenyal dengan sayuran sebagai campurannya. Ada paprika., jamur, bawang bombay, dan lainnya. Mie disajikan digoreng dengan minyak wijen. Kalau kamu kurang suka rasa makanan Korea, Japchae biasanya lebih mudah dan lebih lidah orang Indonesia. Cita rasanya mirip-mirip dengan masakan kita.
 
Soup
Nah sekarang yang kuah-kuah alias supnya. Buat yang suka kuah dan suka makanan Korea, biasanya tahu nih makanan berikut ini.
 
sundubu.jpg
- Jiggae (Sundubu Jiggae / Kimchi Jiggae)
Jiggae adalah sup atau rebusan yang menjadi pendamping nasi putih. Jiggae yang enak banget kalau disantap panas-panas ini juga hampir bisa dijumpai di berbagai resto Korea di Indonesia. Ada banyak macamnya, misalnya Sundubu Jiggae atau Kimchi Jiggae. Sama-sama enak. Warnanya kemerahan dengan bumbu-bumbu Korea. rasanya pedas dan gurih, agak asem jika pilih Kimchi Jiggae. Nah Kimchi Jiggae ini biasanya sup berisi kimchi yang pasti, tahu, daging sapi, dan sayuran lain seperti jamur, daun bawang, dan lain sebagainya. Sementara untuk Sundubu lebih banyak lagi campurannya. Tahu, telur setengah matang (ketika pertama kali disajikan), tahu, seafood, dan sayurannya seperti jamur dan lain-lain. Ada sundubbu yang pakai mie tapi ada juga yang nggak pakai. Mienya juga mie bihun seperti itu. Nah, kalau saya sih suka banget sama sundubu dibanding kimchi jiggae nya. heheh.
 
- Galbitang / Kalbitang dan Samgyetang
Galbitang atau dibaca juga Kalbitang ini merupakan sup iganya Korea. rasanya seger banget dengan campur an berbagai bahyan di dalamnya, Galbitang biasanya dari iga sapi dan bisa dijumpai di berbagai resto Korea di sini. Selain Galbitang, ada juga Samgyetang yang banyak dijumpai. Samgyetang ini merupakan ayam 1 ekor tanpa dipotong yang langsung direbus dengan ginseng. Jadi, rasanya emang seger dan diyakini kalau Samgyetang ini bagus buat kesehatan. Nggak heran kalau Samgyetang sering jadi bawaan untuk orang sakit. Kalau pernah nonton drama Korea Marriage Without Dating, ada tuh adegan si cewe bawain Samgyetang buat cowonya yang lagi sakit hehe.
 
- Yukgaejang
Nah ini juga mirip mirip dengan jiggae tapi bahan utamanya adalah irisan daging sapi. Rasanya pedas dengan campuran sayuran lainnya. Yukgaejang juga banyak ditemui di restoran-restoran Korea. Enak, seger deh. sluuurp.
 
Cemilan
Selain makanan utama dan juga penutup, makanan yang agak ringan juga biasanya ada di berbagai resto Korea di Indonesia. Sudah banyak yang tahu dong jajanan pasar di Korea yang terkenal? nah, berikut cemilan atau makanan lain yang paling banyak dijumpai di resto Korea.
 
- Tteokboki
Yap tteokboki atau tokpoki adalah makanan snack yang pasti dijumpai di resto-resto Korea. Tokpoki ini adalah kue dari tepung beras yang rasanya kenyal-kenyal. Bentuknya silinder dipotong kecil-kecil. Ada kuahnya juga yang merah dan pedas. Biasanya dicampur juga dengan potongan sayuran dan biji wijen. Selain tokpoki, biasanya disajikan juga odengnya, dari tepung ikan. Yang membedakan enak nggak enak tokpoki adalah kekenyalannya dan juga kuahnya. Ada yang terlalu keras tapi ada juga yang pas. Kuahnya ada yang kentel dan ada yang encer. Harga tokpoki di Indonesia biasanya sih mulai dari 30 ribuan.
 
- Jeon
Jeon ini semacam gorengan di Korea. Ada berbagai macam jeon yang biasanya disajikan. Misalnya ada kimchi pajeon. Kimchi pajeon ini seperti bakwan. Kimchi dan sayuran lain yang dicampur tepung dan digoreng. Yaj mirip bakwan deh. rasanya juga enak. Namanya juga gorengan. Orang Indonesia suka banget kan sama gorengan. hehe.
 
Nah di antara semua menu di atas, ada lagi yang hampir di semua resto Korea di Indonesia ada. Apa itu? Ini dia:
 
- Samgyeopsal (Samgyupsal)
Korean_barbecue-Samgyeopsal-07.jpg
Samgyeopsal ini adalah daging babi yang dipanggang. Biasanya proses pemanggangan dilakukan di atas meja pelanggan langsung. Pork belly yang dihidangkan ini bisa matang banget atau setengah matang. Buat yang bisa makan daging babi, samgyeopsal ini bisa dicoba karena juga menjadi makanan paling favorit di Korea sana. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

waaahhh... kalau liat postingan makanan begini trus nyadar di sini nggak ada yang beginian.... di situ kadang saya merasa sedih.. hehehehe....
:tersipu

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa  kimchi itu sawi putih yg dikasi bumbu cabe khas korea sampe dia berfermentasi gitu.

 

bener om, @kolong langit   di resto korea kimchi disajikan include dg menu yg dipesan, saya lupa namanya tp pernah makan di Gandaria City

 

dapat kimchi, salad sm ubi goreng enyaakk :kesengsem

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ohhh maluku hihi hmmm mgkn bs coba beli bahan instannya via online hahah

owh... ada yaah yg jual online???? :tercengang jangan2 sampe di Halmahera sini keburu basi. hehe... :ngakak

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Tulisan kali ini terinspirasi dari thread yang dibuat momod Deffa yang berjudul Ask Maskapai Low Cost dari Tokyo Jepang ke Seoul Korea Selatan?. Sebetulnya pada thread tersebut mas Kyosash sudah memberi salah satu alternatif cara termurah untuk pergi ke Seoul. Namun saat mengulik lebih lanjut, ternyata pertanyaan sejenis cukup sering ditanyakan oleh wisatawan dari berbagai negara di banyak forum travelling. Setelah saya ingat-ingat, seorang rekan juga pernah bertanya hal yang sama beberapa waktu silam sehingga saya berkesimpulan cukup banyak juga yah wisatawan yang tertarik untuk melakukan kombo wisata ke Jepang dan Korea Selatan sekaligus.
      Nah, berhubung kemarin baru selesai menulis tentang aneka moda transportasi di Seoul dan lagi in the mood untuk menulis tentang transportasi, kali ini saya ingin berbagi beberapa hasil ulikan yang berkaitan dengan tema di atas, yaitu bagaimana caranya untuk pergi dari Tokyo/Jepang ke Seoul/Korea Selatan?. Yang akan saya informasikan bukan hanya aneka low cost atau budget airline saja, namun beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk pergi ke dari Tokyo/Jepang ke Seoul/Korea Selatan. Mudah-mudahan bisa membantu teman-teman yang berminat untuk wisata ke dua negara tersebut yah.
      Cara pertama: Menggunakan penerbangan internasional
      Oke, sudah jadi rahasia umum jika salah satu cara termudah untuk pergi dari Jepang ke Korea Selatan adalah menggunakan pesawat terbang (ya masa mau berenang sih?). Tapi mungkin masih banyak yang bingung menentukan pilihan maskapai penerbangan, menentukan titik keberangkatan, maupun memperkirakan berapa biaya yang harus disiapkan, jadi saya akan fokus pada hal-hal tersebut.
      Dewasa ini, nggak sulit menemukan penerbangan yang menghubungkan kota-kota besar di Jepang dengan Korea Selatan. Dari Jepang, yang paling mudah adalah berangkat dari Tokyo (via Narita Airport) maupun dari Osaka (via Kansai International Airport). Jika kota tujuannya adalah Seoul, maka bandara tujuan yang terdekat dari Seoul adalah Incheon International Airport yang terdapat di Incheon dan Gimpo International Airport. Diperkirakan setiap harinya terdapat 49 penerbangan dari Tokyo ke Seoul, dengan perkiraan 218 penerbangan/minggunya.
      Lalu maskapai mana yang menjadi favorit untuk bepergian dari Tokyo/Jepang atau Osaka/Jepang ke Seoul/Korea Selatan atau Busan/Korea Selatan dan sebaliknya? Dan berapa perkiraan harga tiketnya? Berikut daftar beberapa list maskapai favorit yang bisa saya kumpulkan (note = untuk informasi harga, sebaiknya langsung cek ke link yang saya sertakan untuk mengetahui promo terkini karena harga dapat berubah sewaktu-waktu):
      Vanilla Air (klik disini), rate mulai dari ¥7500* untuk Tokyo (Narita) - Seoul (Incheon).
      Eastar Jet (klik disini), rate normal kira-kira ¥20000* untuk terbang dari Tokyo (Narita International Airport) ke Seoul (Incheon International Airport). Namun kadang-kadang ada promo harga tiket hanya ¥4000* hingga ¥9000* untuk Tokyo-Seoul lho (syarat dan ketentuan berlaku), jadi rajin-rajin saja cek website resmi Eastar Jet untuk promo terbaru.
      Fly Peach (klik disini), rate termurah termurah yang diketahui mulai dari JPY6280*, berangkat dari Osaka (Kansai International Airport) ke Seoul (Incheon International Airport).
      Asiana Airlines (klik disini), termasuk salah satu penerbangan yang paling banyak direkomendasikan bagi yang ingin bepergian dari Tokyo ke Seoul. Rate-nya standarnya kira-kira ¥26690* untuk roundtrip Tokyo (Narita International Airport) - Seoul (Incheon International Airport).
      Itu hanya sebagian penerbangan antara Jepang-Korea yang bisa saya temukan, khusus untuk kategori budget airlines/low cost carrier. Jika masih kurang, dalam waktu dekat AirAsia Japan juga berencana membuka jalur penerbangan ke Seoul dan Busan lho, walau masih belum jelas kapan realisasinya. Untuk non-budget airlines, masih banyak maskapai lain yang bisa dipilih seperti Korean Air dan JAL.
      Cara kedua: Kombinasi antara kereta dan feri
      Cara populer kedua untuk mencapai Korea Selatan dari Jepang adalah menggunakan kombinasi jalur darat (via kereta) dan laut (feri express). Hanya saja, jika menggunakan feri, Anda tidak bisa langsung menuju ke Seoul karena semua feri merapat di Busan. Dari Busan, Anda tinggal naik kereta maupun bus untuk menuju ke kota tujuan selanjutnya (Seoul, Incheon, maupun kota lainnya).
      Ada banyak layanan feri dari Jepang menuju Korea, namun setidaknya 2 layanan berikut disebut-sebut sebagai yang paling populer:
      1. JR Kyushu Jet Ferry Beetle. Beetle ini merupakan ferry tercepat menuju Busan. Dari titik keberangkatan di Fukuoka Port International Terminal, Hakata, hanya diperlukan waktu kutang lebih 2 jam 55 menit untuk mencapai Busan. Feri ini beroperasi 4-5 kali dalam sehari, dan perkiraan biayanya kurang lebih ¥13000* untuk sekali jalan (atau ¥24000* pulang-pergi). Jika berangkat dari Tokyo, wisatawan bisa naik kereta shinkansen untuk mencapai stasiun Hakata (±6 jam perjalanan). Info tentang JR Beetle bisa lihat disini.
      2. Kampu Ferry Service. Berbeda dengan JR Beetle yang merupakan feri express, layanan feri ini adalah feri tradisional. Waktu tempuhnya pun jauh lebih lama dibanding JR Beetle karena bisa menghabiskan hingga 14 jam perjalanan. Harga tiketnya bervariasi antara Â¥9000*-12000* tergantung jenis kelasnya. Feri ini berangkat dari Shimonoseki, dan dibutuhkan waktu kira-kira 6,5 jam untuk mencapai Stasiun Shimonoseki dari Tokyo (menggunakan shinkansen).
      Menggunakan kombinasi feri+kereta mungkin kurang populer bagi budget traveller. Selain karena mahal (karena harus keluar uang untuk shinkansen+feri+Korail untuk mencapai Seoul), juga karena waktu tempuhnya lebih lama dibanding naik pesawat. Namun cara ini bisa jadi alternatif bagi wisatawan yang tertarik mencari pengalaman wisata yang lebih karena bisa merasakan kombinasi antara perjalanan darat dan laut. Oya, jika ingin lebih hemat, pertimbangkan untuk membeli JR Pass maupun KR Pass, sehingga biaya untuk naik shinkansen maupun Korail (shinkansen ala Korea) setidaknya sudah di cover oleh tiket terusan tersebut (jadi lebih hemat).
      Semoga informasinya bermanfaat.
      ***
      Udah sampai di Seoul dan bingung dengan moda transportasi disana? Baca ini yah:
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Subway Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Bus Guide (2-end)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (1)
      Never Lost in Seoul: Taxi Guide (2-end)
    • By vie asano
      Saya sudah berbagi sedikit info tentang panduan belanja di Seoul pada tulisan Seoul Shopping Guide: Belanja Dimana?. Untuk melengkapi tulisan tersebut, kali ini saya ingin sharing tips apa saja yang perlu diperhatikan agar momen belanja di Seoul terasa lebih afdol. Tips-tips tersebut saya ringkas dalam beberapa point, kurang lebih berikut isi tips-nya:
      Seputar tempat belanja
      Pada tulisan Seoul Shopping Guide: Belanja Dimana?, di bagian penjelasan tentang Dongdaemun Market, saya menulis jika Dongdaemun Market sebagai pusatnya fashion Korea yang sesungguhnya. Beragam trend fashion terkini awalnya dari Dongdaemun Market, namun bukan berarti disinilah tempat termurah untuk berbelanja fashion. Kenapa? Karena di Seoul, barang yang sama bisa dijual dengan harga yang berbeda tergantung lokasi penjualannya. Kaos seharga puluhan ribu won di daerah Apgujeong Rodeo Street bisa saja dijual seharga ribuan won di area sekitar kampus (seperti Hongdae dan Shinchon), dan bisa lebih murah lagi jika dijual di lapak temporer (berupa kios maupun truk). Dari sini ada beberapa tips yang bisa saya bagikan:
      -Jangan langsung membeli barang pertama yang dilihat, apalagi jika distrik tersebut termasuk kawasan mahal. Usahakan untuk membandingkan dulu dengan barang sejenis di toko yang ada di distrik lainnya.
      -Bagi budget traveller, disarankan untuk memilih toko yang ada di distrik level mahasiswa seperti Sinchon dan Hongdae. Banyak lho toko di sekitar kampus yang menjual barang dengan harga miring karena ketatnya persaingan antar toko.
      -Toko di pasar tradisional biasanya bisa lebih murah lagi. Namun konsekuensinya, dibutuhkan skill menawar yang cukup lihat, dan sayangnya nggak semua pedagang pasar tradisional menguasai bahasa Inggris.
      -Alternatif lainnya, belanjalah di sekitar subway (baik di luar stasiun subway maupun di subway underground shopping mall) karena harganya bisa jauh lebih murah dibanding aneka jenis tempat belanja lainnya.
      -Walau saya sebut Dongdaemun Market belum tentu memberikan harga termurah, nggak ada salahnya mencoba membandingkan 2-3 toko di Dongdaemun sebelum memutuskan untuk membeli sebuah barang karena biasanya harga termurah di area ini tetap saja lebih murah dibanding distrik mahal seperti Gangnam. Tips lainnya, belanja di toko kecil maupun lapak-lapak di Dongdaemun biasanya jauh lebih murah dibanding belanja di toko besar di Dongdaemun.
      Seputar waktu belanja
      Punya rencana untuk melakukan wisata belanja di Seoul? Berikut beberapa bocoran momen terbaik untuk belanja dan mendapatkan harga terbaik:
      -Salah satu waktu terbaik untuk belanja adalah pada akhir musim, atau biasanya di bulan Januari, April, Juli, Oktober, dan Desember (untuk department store). Memang sih Anda akan ketinggalan mode terkini di musim tersebut, namun disisi lain, pada akhir musim biasanya berbagai pusat perbelanjaan besar biasanya menggelar diskon khusus untuk menghabiskan stok barang.
      -Siapa sih yang nggak suka diskon? Bagi wisatawan yang ingin mengincar diskon belanja, periode diskon terpanjang biasanya terjadi sebelum dan sesudah Lunar New Year dan Chuseok. Sedangkan untuk kosmetik, biasanya ada diskon besar di akhir tahun.
      -Jakarta boleh punya Jakarta Great Sale. Seoul pun memiliki 2 event diskon besar-besaran, yaitu Seoul Summer Sale dan Korea Grand Sale (di musim dingin). Yang hobi berburu diskonan, jangan lewatkan kedua event diskon tersebut yah.
      Seputar tips menawar
      -Nggak menguasai bahasa Korea namun ingin mencoba tawar menawar? Biasanya sih bahasa Inggris dasar sudah cukup kok, jadi jangan terlalu takut untuk belanja di lapak tradisional yah.
      -Jika membeli di lapak pinggir jalan (seperti mobile kiosk maupun pedagang tenda), selalu usahakan untuk menawar jauh dibawah harga yang ditawarkan baru naikkan penawaran sedikit demi sedikit (misalnya bisa mulai dengan menawar setengah harga jual). Soalnya jika selisihnya tak begitu banyak, biasanya pedagang akan langsung mengiyakan padahal Anda masih bisa menawar lebih jauh lagi.
      -Sulit untuk tawar menawar? Setidaknya mintalah barang gratisan sebagai bonus. Misalnya, jika membeli 3-4 gantungan kunci, mintalah 1 untuk bonus. Atau jika membeli beberapa potong baju, minta 1 baju secara cuma-cuma, dan seterusnya. Jika pemilik toko/lapak tidak mau memberikan barang gratisan, lebih baik bersikap seolah akan pindah toko saja.
      -Tips lain bagi yang ingin berbelanja di lapak non-toko atau belanja di toko kecil. Jika Anda gagal menawar harga, pindahlah ke lapak sebelah dan sebutkan harga terakhir di toko saingan (untuk barang yang sama). Biasanya toko yang baru dimasuki akan memberikan penawaran khusus untuk Anda.
      Seputar harga dan metode pembayaran
      -Untuk metode pembayaran tak jauh beda dengan di Indonesia. Pedagang lapak kecil biasanya hanya menerima cash, sementara vendor besar menerima pembayaran menggunakan berbagai kartu kredit.
      -Jika ada keperluan dengan bank (misalnya ingin menukar uang), ingatlah selalu jam operasional biasanya antara pukul 09.30-16.30 Senin-Jumat.
      -Untuk wisatawan asing, di Seoul ada lho kebijakan Tax Refund yang berlaku di beberapa toko tertentu. Kapan-kapan akan saya bahas beserta ulasan tentang freepass khusus untuk wisatawan yang hobi shopping.
      Seputar ukuran baju
      Sudah jadi rahasia umum jika fashion menjadi barang favorit untuk diburu saat belanja ke Seoul. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda memilih baju yang tepat:
      -Jika memang sudah berniat akan belanja baju, sebelum pergi ke Korea Selatan, ketahui dulu ukuran baju Anda dalam ukuran Korea. Biasanya ukuran ditampilkan centimeter, kecuali untuk ukuran pinggang ditampilkan dalam inchi.
      -Beda lagi dengan ukuran sepatu. Biasanya ukuran sepatu ditampilkan dalam milimeter. Jadi agar lebih pasti, sebaiknya usahakan mencoba dulu setiap barang fashion yang akan dibeli.
      -Biasanya, orang asing susah menemukan ukuran baju yang tepat di Korea Selatan (terutama untuk bigsize, karena ukuran baju Korea kecil-kecil). Bagi yang kesulitan dengan ukuran ala Korea, cobalah berbelanja di daerah Itaewon yang sangat dikenal sebagai distrik multikultural.
      ***
      Kurang lebih demikian beberapa tips yang bisa saya bagikan. Jika ada yang mau menambahkan, boleh banget. Oya, saya juga pernah berbagi info seputar shopping guide di Jepang, monggo dibaca-baca juga (lihat disini: Japan Shopping Guide: Tokyo Area, Japan Shopping Guide: Kyoto Area, Khusus Shopaholic, Panduan Dasar Wisata Belanja di Jepang)
    • By Diny Puspa Dewi
      hallo hallo 
      aku lagi cari temen nih buat ke korea tahun depan tepatnya pas libur lebaran berarti sekitar tanggal 1 juni s/d 8 juni 2019, plan stay nya memang 1 minggu
      aku belum beli tiket pesawat atau apapun karena bener2 cari temen yang bisa bareng2 dari berangkat sampe pulang trus diskusiin semuanya brg2 biar enak ><
      pengalaman taun kmrn nekat berangkat sendiri jadi ngebego sendirian di perjalanan huhu
      but thanks to jalan2.com aku dpt tmn ngebolang pas diseoul 
      so kalau ada yang minat dan emg punya plan sama kaya aku boleh hubungin aku di WA 085314754967
      thank you
      ps: emang sih masih lama plannya tapi biar persiapannya lebih mateng aja jadi dr sekarang carinya hehe
    • By Putri Parameswari
      Hai,
      Salam kenal, aku putri
      Aku ada rencana ke korea di tanggal 18 - 24 april 2018
      Mau nyari temen untuk sharing cost dan bareng selama disana
      Sejauh ini aku baru berdua sama temenku

      Let me know kalo ada yang mau join
      Thank you!
    • By Endah Nurdianti
      Hi,
      Saya rencana mau ke Korea spring 2018 ini yaitu di bulan april. Mungkin tanggal 13-22 april sklian for my bday celebration on the 19th. Cari temen ( cewe) buat traveling bareng karna gk biasa solo travel juga. Untuk jalan2nya disana bisa diskusi lebih lanjut. 
      Line : 19frenchie
    • By Timaro
      rencana berangkat 6 february nanti, lagi ada korea grand sale. ini kaya gimana memaksimalkannya ya... mungkin ada yg pernah ngerasain tahun lalu? 
      kalau boleh di share disini...
    • By Timaro
      Aku udah lama mulai log in disini. Tapi belum ada cerita apapun(belum mulai traveling). Nah, tgl 7 - 10 february ini aku rencana ke korea berdua bareng teman. Mungkin ada member disini yang ke korea di tanggal yg sama...kita bisa ketemu disana