• 0
Sign in to follow this  
Hasdevi

Itinerary Menjelajahi Berbagai Surga Destinasi Wisata Di Lombok Selama 3 Hari 2 Malam

Question

          Indonesia memiliki Lombok yang terkenal dengan berbagai destinasi wisatanya yang menakjubkan. Kamu tidak hanya menemukan pantai-pantai indah di sini, tetapi kamu juga akan menemukan berbagai kearifan lokal lainnya yang sayang untuk dilewatkan.

 

          Punya keinginan untuk menjelajahi Lombok? Tentunya keinginan itu dapat kamu wujudkan karena Lombok memang memiliki berbagai destinasi wisata yang terlampau indah serta wajib kamu kunjungi. Kali ini kita akan membahas itinerary menjelajahi berbagai surga destinasi wisata di Lombok selama 3 hari 2 malam.

 

Transportasi Menuju Lombok

 

          Kamu memiliki beberapa pilihan untuk mengunjungi Lombok. Nah, pilihan tersebut tentunya dapat kamu sesuaikan dengan partner traveling-mu, waktu yang tersedia serta budget yang kamu miliki.

 

          Rute pertama adalah rute yang paling praktis, yaitu menggunakan pesawat. Jika kamu memilih untuk menggunakan pesawat terbang sebagai rute transportasimu, kamu dapat menggunakan pilihan rute Jakarta menuju Denpasar. Ambillah penerbangan pagi sehingga kamu bisa memiliki cukup waktu luang untuk melanjutkan perjalananmu menuju Lombok.

 

         Range biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp 700.000,00 hingga Rp 1.000.000,00 untuk sekali jalan. Namun, jika kamu memang rajin untuk mencari promo tiket pesawat, bukan tidak mungkin kamu menemukan tiket pesawat dengan harga yang lebih miring dari harga normal.

 

          Dari bandara internasional Ngurah Rai, kamu dapat menggunakan taksi menuju ke Padang Bai, tempat pelabuhan menaiki feri menuju Lombok. Biaya perjalanan taksi ini adalah sekitar Rp 315.000,00 hingga Rp 365.000,00. Perjalanan ini akan kamu tempuh selama sekitar 90 menit.

 

post-35318-0-87039400-1424851487_thumb.j

Menggunakan Pesawat via http://www.teropongbisnis.com/wp-content/uploads/2014/02/6.-Kenaikan-Harga-Tiket-Pesawat-Ekonomi-Mulai-Berlaku-Hari-ini-2.jpg

 

          Rute kedua adalah rute menaiki kereta. Nah, perjalanan ini dimulai dari stasiun Jakarta Kota. Begitu sampai di stasiun, kamu dapat menaiki kereta api ekonomi dengan rute Jakarta-Surabaya (Stasiun Gubeng). Kereta ini berangkat dari Stasiun Jakarta Kota pukul 11.30 WIB dan tiba di Stasiun Gubeng pukul 01.50 WIB. Harga tiket untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 55.000,00.

 

         Jika ingin menaiki kereta yang lain, kisaran harga kereta untuk kelas bisnis adalah Rp 130.000,00 hingga Rp 140.000,00. Sementara jika ingin menaiki kereta kelas eksekutif, kisaran biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp 220.000,00 hingga Rp 300.000,00.

 

         Selanjutnya, kamu dapat menaiki kereta api dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Denpasar. Harga tiket yang kamu keluarkan bervariasi tergantung jenis kelas kereta api yang akan kamu gunakan. Harga tiket kereta api untuk kelas bisnis adalah Rp 100.000,00 sementara harga tiket untuk kelas eksekutif adalah Rp 120.000,00.

 

post-35318-0-67827300-1424851547_thumb.j

Menggunakan Kereta Api via https://farm4.staticflickr.com/3816/10879721023_833749c2bc.jpg

 

         Nah, kereta yang menuju Denpasar dari Surabaya hanyalah kereta Mutiara Timur sehingga kami menyarankanmu untuk menggunakan kereta tersebut. Ambillah jadwal keberangkatan kereta di malam hari pukul 22.25 WIB dari Stasiun Gubeng dan tiba di Stasiun Ubung Denpasar pukul 10.00 WIB.

 

post-35318-0-98351600-1424851577_thumb.j

Kamu juga dapat mencoba alternatif perjalanan dengan menggunakan bus via http://www.siem.ac.in/images/bus.jpg

 

          Rute ketiga kamu dapat menggunakan bus. Sekarang ini telah terdapat bus dengan rute Jakarta menuju Denpasar, sehingga kamu tidak perlu kesulitan memikirkan waktu dan juga rute ini tergolong cukup praktis. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 480.000,00.

 

          Nah, keberangkatannya pun bervariasi dan dapat kamu sesuaikan dengan jadwalmu. Keberangkatan Jakarta menuju Denpasar tersedia pada pukul 09.00, 11.30, 14.00 dan 15.00 WIB dengan lama perjalanan sekitar 12 hingga 14 jam. Selanjutnya, untuk menuju Padang Bai, kamu dapat menggunakan taksi.

 

post-35318-0-85961100-1424851618_thumb.j

Padang Bai, Pelabuhan untuk Menaiki Feri via http://vagablonding.com/wp-content/uploads/2009/06/img_7695.jpg

 

          Sesampainya di Padang Bai, kamu dapat memilih beberapa jenis feri yang kamu gunakan untuk menyebrang menuju Lombok. Kamu dapat menggunakan feri lambat dengan rute Padang Bai menuju Lembar dengan biaya sekitar Rp 40.000,00.

 

          Perjalanan dengan feri lambat ini akan memakan waktu sekitar 4 hingga 5 jam. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena feri ini berangkat setiap jam selama 24 jam. Sehingga, kamu tidak perlu takut akan ketinggalan feri lambat.

 

          Meski demikian, jika cuaca sedang buruk, kami menyarankanmu untuk menggunakan feri lain seperti feri Perama. Selain untuk alasan keselamatan, feri ini juga lebih nyaman untukmu. Harga tiket untuk menggunakan feri ini adalah sekitar Rp 200.000,00 hingga Rp 300.000,00.

 

          Feri Perama berangkat dari Pelabuhan Padang Bai menuju Lombok setiap hari pada pukul 13.30 WITA. Perjalanan ini akan kamu tempuh selama sekitar 6 hingga 7 jam. Tujuan destinasi yang ditawarkan oleh feri Perama adalah Lombok atau Pulau Gili.

 

Memilih Penginapan di Lombok

 

          Nah, berdasarkan rekomendasi dan review yang kami dapatkan maka salah satu tempat terbaik untuk menginap di Lombok yang kami rekomendasikan adalah yang terletak di daerah Pantai Senggigi. Di sekitar pantai yang terkenal ini terdapat berbagai macam hotel yang dapat kamu singgahi.

 

          Alasan memilih lokasi dekat Pantai Senggigi adalah karena kamu dapat berjalan kaki di sekitar Pantai Senggigi, selain itu tempat ini juga tergolong ramai. Nah, selain itu lokasi Pantai Senggigi juga terletak tidak jauh dari bandara dan pusat Kota Mataram.

 

          Alokasi budget yang dapat kamu keluarkan untuk memilih penginapan ini tentunya bervariasi. Sebagai tips, kamu dapat mempertimbangkan fasilitas yang disediakan oleh penginapan tersebut. Dari mulai kondisi kamar tidur, tersedianya sarapan atau tidak, penggunaan kipas angin atau AC, toilet hingga fasilitas Wifi.

 

          Budget yang dapat kamu siapkan untuk penginapan adalah sekitar Rp 290.000,00 hingga Rp 650.000,00 per malam. Dengan budget sekian, rata-rata kamu sudah mendapatkan fasilitas berupa sarapan, koneksi internet, AC, serta toilet di dalam kamar.

 

Hari Pertama

Ingin Mencoba Pengalaman Seru Snorkeling di Salah Satu Spot Snorkeling Terbaik di Indonesia? Nah, Waktunya Kamu Mengunjungi Gili Islands.

 

          Terdapat dua jenis transportasi yang dapat kamu gunakan untuk menuju ke Pulau Gili dari Pantai Senggigi, yaitu menggunakan travel atau transportasi umum. Pada perjalanan pertama kali di Lombok, akan lebih nyaman jika kamu menggunakan travel namun tidak ada salahnya juga jika kamu ingin mencoba menggunakan transportasi umum.

 

          Jika kamu memilih menggunakan travel, maka biaya perjalanan adalah sekitar Rp 150.000 (menuju Gili Trawangan) dan Rp 100.000 (menuju Pantai Senggigi). Nah jika kamu mengambil PP, besar kemungkinan kamu akan mendapatkan potongan biaya alias diskon.

 

          Jika kamu memilih menggunakan transportasi umum, maka kamu terlebih dahulu harus ke Pelabuhan Bangsal. Biaya yang kamu keluarkan tentunya tergantung dengan transportasi yang kamu gunakan. Kamu bisa menaiki taksi (Rp 150.000,00), angkutan umum/engkel (Rp 10.000) atau ojek (Rp 50.000,00).

 

          Nah, dari Pelabuhan Bangsal, kamu dapat membeli tiket penyeberangan ke Gili Trawangan seharga sekitar Rp 10.000,00 hingga Rp 50.000,00. Total perkiraan lama waktu yang kamu butuhkan untuk mencapai Gili Trawangan adalah sekitar 2 hingga 2,5 jam.

 

post-35318-0-49376400-1424851689_thumb.j

Bersantai di Pulau Gili via http://www.balitrips.net/lomboktours/images/gili-islands-indonesia.jpg

 

          Aktivitas yang wajib kamu coba di Gili Islands adalah snorkeling. Kamu dapat mengambil paket snorkeling ke 3 Gili yang dibimbing oleh seorang tour guide yang berpengalaman. Guide tersebut akan menjemputmu dan mengantarmu berkunjung ke titik-titik snorkeling terbaik di Pulau Gili.

 

          Di Gili Trawangan, kamu akan diajarkan cara menggunakan perlengkapan snorkeling hingga akhirnya kamu akan merasa terbiasa. Kemudian, barulah guide tersebut mengantarmu mengunjungi spot-spot snorkeling terbaik.

 

          Di Gili Trawangan, kamu dapat melihat karang biru serta ikan hias beraneka ragam yang cantik. Setelah puas mengelilingi Gili Trawangan, kamu dapat melihat Gili Meno dan Gili Air yang terkenal dengan ikan hias, penyu dan karang biru.

 

          Paket snorkeling yang ditawarkan adalah sekitar Rp 100.000,00 hingga Rp 200.000,00 lengkap dengan guide dan menyewa peralatan snorkeling. Selain snorkeling, aktivitas lain yang dapat kamu coba di Pulau Gili adalah berenang bersama penyu.

 

          Kamu juga dapat memesan makan siang dan melanjutkan snorkeling setelah selesai makan siang. Jika kamu ingin bersantai sejenak, kamu dapat mencoba untuk sunbathing di pantai sambil menikmati pemandangan Gunung Rinjani yang indah.

 

          Pastikan untuk kembali pulang sebelum hari beranjak terlalu sore karena dikhawatirkan kamu akan sulit menemukan transportasi untuk kembali ke tempat penginapanmu. Kamu tentu akan merasakan pengalaman yang menyenangkan berkunjung ke sini.

 

Hari Kedua

Ingin Merasakan Menjadi Orang Lokal Lombok? Pastikan Kunjungan Day Trip pada Hari Kedua Ini Menjadi Kegiatan Wisatamu yang Menyenangkan.

 

          Setelah lelah merasakan snorkeling pada hari pertama, sudah seharusnya kamu sedikit bersantai dan merilekskan diri pada hari kedua. Nah, pada hari kedua ini, kamu wajib mencoba day trip yang menyenangkan di Lombok.

 

post-35318-0-52057900-1424851729_thumb.j

Merasakan Menjadi Warga Lokal di Desa Banyumulek via http://2.bp.blogspot.com/-JBPnFj54PZ4/TeQCsYsiyPI/AAAAAAAABjI/RlDHFbbcm6s/s1600/Copy+of+1a.jpg

 

          Dari Senggigi, kamu dapat mengunjungi Desa Banyumulek. Untuk mencapai Desa Banyumulek, kamu dapat menaiki taksi dari Pantai Senggigi selama sekitar 25 menit dengan biaya sekitar Rp 110.000,00 hingga Rp 130.000,00.

 

          Desa Banyumulek terkenal sebagai desa para pengrajin tembikar asli Lombok. Begitu mengunjungi desa ini, kamu akan disambut dengan sejumlah pengrajin tembikar yang sedang membuat tembikar. Kamu bisa ikut mencoba belajar untuk membuat tembikar.

 

          Yang lebih menyenangkan lagi, kamu dapat membeli tembikar asli Lombok dengan harga yang dapat ditawar. Tentunya tembikar ini dapat kamu bawa pulang. Nah, tidak ada biaya masuk yang dikenakan untuk memasuki Desa Banyumulek alias gratis.

 

post-35318-0-81034900-1424851765_thumb.j

Mengunjungi Segenter, Desa Adat Tertua di Lombok via http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2012/09/25/172667_rumah-adat-segenter_663_382.jpg

 

          Perjalananmu mengunjungi Lombok akan terasa lebih lengkap jika kamu mengunjungi Desa Segenter, yaitu desa tertua di Lombok. Di desa ini kamu dapat melihat berbagai rumah sasak khas tradisional Lombok yang masih dipertahankan hingga saat ini.

 

          Desa Segenter memiliki luas sekitar 3 hektar dan memiliki satu pintu utama. Saat ini, di dalam desa ini terdapat 81 rumah yang ditinggali oleh 101 keluarga.

 

          Rumah tradisional Suku Sasak umumnya berbentuk persegi panjang dengan ukuran sekitar 6×7 meter. Dindingnya terbuat dari anyaman bambu, namun sekarang sudah ada beberapa rumah yang berdinding batu bata. Keduanya masih beratap tradisional, yaitu berbentuk limas dengan atap ilalang. Semua rumah adat tersebut masih berlantai tanah.

 

post-35318-0-98321800-1424851794_thumb.j

Menjelajahi Pasar Cakranegara via http://1.bp.blogspot.com/-EJ0Rwrcf51I/UDY2Jy_yRII/AAAAAAAAAjE/ciQ_yPNnFa8/s400/IMG_1210.JPG

 

          Setelah puas menjelajahi Desa Adat Segenter, kini waktunya kamu kembali ke Kota Mataram. Di pusat Kota Mataram, terdapat Pasar Cakranegara yang dapat kamu kunjungi.

 

          Untuk mencapai Pasar Cakranegara dari Desa Adat Segenter kamu dapat menggunakan taksi selama 18 menit. Perjalanan ini akan memakan biaya sekitar Rp 90.000,00 hingga Rp 100.000,00.

 

          Kamu dapat membeli berbagai macam cinderamata atau oleh-oleh khas Lombok di sini. Di tempat ini tersedia berbagai macam barang dan cinderamata yang ditawarkan dengan harga yang terjangkau. Kerajinan tangan yang tersedia, misalnya baju, tas, kerajinan tangan dan lainnya.

 

          Harga barang yang tersedia di Pasar Cakranegara memang tergolong lebih terjangkau jika dibandingkan dengan harga di tempat wisata lainnya. Kamu dapat mendapatkan barang dengan harga sekitar 30% hingga 50% lebih murah daripada harga di tempat lainnya.

 

          Nah, jika kamu ingin membeli mutiara, pastikan untuk tidak membelinya di pedagang asongan di sekitar pasar ini karena dikhawatirkan mutiara tersebut. Belilah mutiara di toko-toko yang terdapat di pasar ini.

 

post-35318-0-55122300-1424851828_thumb.j

Menikmati Sunset di Pantai Senggigi via http://panduanwisata.id/files/2012/07/pantai-senggigi-gitagemintangwp.jpg

 

          Jangan lewatkan serunya berwisata dan bersantai di Pantai Senggigi. Pantai ini adalah objek wisata yang paling terkenal di Lombok. Pantai ini memiliki garis pantai yang panjang, dan terlihat menakjubkan jika disaksikan dari kejauhan atau ketinggian.

 

          Pasir di Pantai Senggigi memiliki gradasi dari hitam ke putih. Air laut di Pantai Senggigi memiliki ombak yang tidak besar, jernih dan bersih. Aktivitas yang dapat dilakukan di pantai ini antara lain adalah berjemur, berenang, snorkeling dan lain-lain.

 

          Jangan lewatkan indahnya sunset di Pantai Senggigi di hari keduamu ini. Setelah itu, kamu juga dapat mencoba untuk berwisata kuliner di sekitar Pantai Senggigi karena terdapat banyak café dan restoran yang dapat kamu coba di pantai ini.

 

Hari Ketiga

Ingin Merasakan Serunya Bermain di Pantai yang Indah? Pink Beach Memang Sebaiknya Masuk Dalam Itinerary-mu.

 

post-35318-0-19993500-1424851859_thumb.j

Cantiknya Pink Beach via http://www.lomboktrans.com/wp-content/uploads/2015/01/Komodo-Island-Pink-Beach1.jpg

 

          Perjalananmu berwisata di Lombok akan terasa lebih lengkap jika kamu meluangkan waktumu untuk berkunjung di objek wisata yang terkenal ini. Objek wisata ini bernama Pink Beach.

 

          Untuk mencapai Pink Beach dari pusat Kota Mataram, kamu dapat menggunakan taksi menuju ke Praya, Lombok Tengah. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar setengah jam. Selanjutnya, kamu dapat melanjutkan perjalanan menuju ke Jerowaru di Lombok Timur selama sekitar 1 jam.

 

          Tidak lama dari situ, barulah kamu akan bertemu dengan medan yang terjal dan sulit menuju Pink Beach. Beberapa bagian jalan terlihat berlubang, tergenang air dan berlumpur. Kamu harus sangat hati-hati ketika melewati jalan ini.

 

          Itulah sebabnya Pink Beach dikatakan sebagai surga pantai yang tersembunyi karena medannya yang cukup terjal. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena perjalanan ini tentu akan sebanding dengan pemandangan Pink Beach yang indah.

 

          Pink Beach, atau yang penduduk sekitar kenal dengan nama Pantai Tangsi terletak di Desa Tangsi Kecamatan Jeruwaru, Kabaupaten Lombok Timur. Nah, untuk mencapai Pink Beach cara terbaik memang menggunakan mobil pribadi atau menyewa kendaraan karena tidak ada kendaraan umum di sekitar Pink Beach.

 

          Ombak di Pink Beach tergolong tidak begitu besar sehingga cukup aman jika kamu ingin bermain atau berenang di sekitar sini. Kondisi Pink Beach juga belum begitu ramai sehingga sangat tenang. Hal ini mungkin dikarenakan akses menuju Pink Beach yang masih tergolong sulit.

 

          Di dekat sini terdapat 3 pulau kecil yang juga dapat kamu singgahi. Untuk menuju 3 pulau tersebut, kamu dapat menaiki perahu kayu dengan biaya sekitar Rp 15.000,00. Tentunya harga tersebut masih dapat kamu tawar.

 

          Jika kamu belum tertarik untuk mengunjungi ketiga pulau tersebut, kamu dapat menaiki bukit di sekitar pantai ini. Dari atas bukit, kamu juga dapat menyaksikan pemandangan alam yang indah dan menenangkan. Tentunya, kesempatanmu mengunjungi Pink Beach adalah salah satu kunjungan yang menyenangkan, bukan?

 

          Namun, jangan lupa untuk mempersiapkan bekal sendiri sebelum kamu mengunjungi Pink Beach karena di tempat ini persediaan makanan dan minuman masih tergolong minim.

 

          Nah, itu dia itinerary perjalanan wisata di Lombok selama tiga hari. Tentunya, masih banyak tempat lain di Lombok yang dapat kamu kunjungi. Jadi, bagaimana apakah kamu sudah siap mengunjungi Lombok?

Share this post


Link to post
Share on other sites

14 answers to this question

  • 0

@deffa Iya mas deffa bener banget... ini saya lagi bikin lanjutannya hehe penasaran belum pernah ke Lombok :senyum

 

@kyosash Iya aku pun belum pernah ke Lombok... kayanya tempatnya memang nagih ya, baru liat dari foto-foto aja udah ngiler hehehe :senyum

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@Hasdevi Keren nih kayaknya,, aku lagi planning utk pergi di bulan April Mbak tp belum dpt tiketnya msh hunting best price, hehehe.. mudah2an terkabul bisa jalan2 k Lombok.  :terpesona

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@areyuri

dari bandung ada rute citilink baru bandung - lombok

mungkin bisa lebih murah

tapi kalo pengen irit seh mending ke bali dlo dari sana tinggal naik ferry aja lama seh sekitar 6 jam perjalanan cuma ya irit :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@deffa Wah iya Mas Deffa, itu lebih murah loh, utk tgl yg sama bisa tembus 1,345,000 per orang PP. Tp ke Bandungnya PE-ER banget ya, cuma demi ke bandaranya.. hahahaha...

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@areyuri

ya memang gitu seh tapi kalo misal beda nya jakarta n bandung sekita 500 ribu keatas ya worth ke bandung dlo :D

kalo kamu mau ke bali dlo dari bandung malah bisa lebih murah

Air Asia bandung - Bali biasanya PP 600 - 800an

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

Salam kenal mbak @Hasdevi
Maaf Sebelumnya, berhubung mbak belum pernah ke Lombok, sebaiknya mbak mencantumkan sumber informasi yang mbak posting ini, agar diketahui dengan jelas darimana informasi ini berasal.

Saya tidak tahu darimana informasi ini berasal, tapi ada beberapa kejanggalan dan kesalahan yang fatal (menurut saya)

Ijinkan saya menguraikan beberapa diantaranya :

 

 


          Alasan memilih lokasi dekat Pantai Senggigi adalah karena kamu dapat berjalan kaki di sekitar Pantai Senggigi, selain itu tempat ini juga tergolong ramai. Nah, selain itu lokasi Pantai Senggigi juga terletak tidak jauh dari bandara dan pusat Kota Mataram.

Faktanya :
* Pantai Senggigi berjarak tempuh 20 - 30 menit dari Kota Mataram (mungkin masih tergolong dekat)
* Dulunya Pantai Senggigi berjarak tempuh -+20 menit dengan Bandara Selaparang yang berada di Kota Mataram, namun kini Bandara telah dipindah ke Lombok Tengah yang dikenal dengan nama Bandara Internasional Lombok (BIL), jarak tempuhnya -+ 1,5 jam.


          Terdapat dua jenis transportasi yang dapat kamu gunakan untuk menuju ke Pulau Gili dari Pantai Senggigi, yaitu menggunakan travel atau transportasi umum. Pada perjalanan pertama kali di Lombok, akan lebih nyaman jika kamu menggunakan travel namun tidak ada salahnya juga jika kamu ingin mencoba menggunakan transportasi umum.

          Nah, dari Pelabuhan Bangsal, kamu dapat membeli tiket penyeberangan ke Gili Trawangan seharga sekitar Rp 10.000,00 hingga Rp 50.000,00. Total perkiraan lama waktu yang kamu butuhkan untuk mencapai Gili Trawangan adalah sekitar 2 hingga 2,5 jam.

Faktanya :
* Hanya dibutuhkan  -+ 1 jam s/d 1,5 jam perjalanan dari Senggigi ke Gili Trawangan

* Waktu 2 jam s/d 2,5 jam adalah waktu tempuh dari BIL ke Gili Trawangan

 

          Untuk mencapai Pasar Cakranegara dari Desa Adat Segenter kamu dapat menggunakan taksi selama 18 menit. Perjalanan ini akan memakan biaya sekitar Rp 90.000,00 hingga Rp 100.000,00.

Faktanya :
* Pasar Cakranegara ada di Kota Mataram dan Desa Adat Segenter ada di Lombok Utara, waktu tempuh mencapai 2,5 jam - 3 jam. Sengebut-ngebutnya Taxi tersebut, waktu yang mungkin akan berhasil dibukukannya adalah 2,5 jam.


attachicon.gifKomodo-Island-Pink-Beach1.jpg

Cantiknya Pink Beach via http://www.lomboktrans.com/wp-content/uploads/2015/01/Komodo-Island-Pink-Beach1.jpg

Faktanya :
* Perhatikan di akhir Link, Komodo-Island-Pink-Beach1.jpg
* Tidak ada Komodo Island di Pantai Pink (Pantai Tangsi) Lombok, itu artinya foto tersebut adalah penampakan Foto Pink Beach di Pulau Komodo NTT, yang sangat berbeda jauh penampakannya dengan Pantai Pink (Pantai Tangsi) di Lombok NTB.

 

          Ombak di Pink Beach tergolong tidak begitu besar sehingga cukup aman jika kamu ingin bermain atau berenang di sekitar sini. Kondisi Pink Beach juga belum begitu ramai sehingga sangat tenang. Hal ini mungkin dikarenakan akses menuju Pink Beach yang masih tergolong sulit.

          Di dekat sini terdapat 3 pulau kecil yang juga dapat kamu singgahi. Untuk menuju 3 pulau tersebut, kamu dapat menaiki perahu kayu dengan biaya sekitar Rp 15.000,00. Tentunya harga tersebut masih dapat kamu tawar.

Faktanya :
* Harga Penyewaan Perahu di Pink Beach mencapai Rp.350.000/perahu, sepuasnya (Mentok2nya ditawar Rp.200.000 s/d 250.000 untuk perjalanan singkat)
* Rp.15.000 itu kemungkinan harga lama, itupun Sharecost bersama 14 orang lainnya dalam 1 perahu (15orang x 15ribu = Rp.225ribu)


Semoga sedikit info ini bisa menjadi penyeimbang. Mungkin saja informasi saya ini juga tidaklah sepenuhnya benar. Saya serahkan kepada anda2 (mbak, mas, bapak dan ibu sekalian) untuk menilainya ketika datang ke Lombok.

Semoga Membantu dan Sampai Jumpa di Lombok :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@Hasdevi ... salam kenal dari lombok yah neng, :melambai

 

@Samuel Denah salam kenal juga ya mas.

Pantai Tangsi (PINK BEACH).

Praya itu ada di daerah Lombok Tengah, Bandara lombok (BIL) juga ada di Lombok tengah.

Sementara pantai tangsi itu ada di daerah Lombok Timur tapi ujung selatan.

Sepertinya klo menuju pantai tangsi mikir2 mas pake motor, blm lagi rute/jalannya yang blm begitu bagus.

Saran : sebaiknya rent mobil / travel.

 

klo selama di lombok kebingungan .... Di PM ajah mas.okay.

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

@Hasdevi ... salam kenal dari lombok yah neng, :melambai

 

@Samuel Denah salam kenal juga ya mas.

Pantai Tangsi (PINK BEACH).

Praya itu ada di daerah Lombok Tengah, Bandara lombok (BIL) juga ada di Lombok tengah.

Sementara pantai tangsi itu ada di daerah Lombok Timur tapi ujung selatan.

Sepertinya klo menuju pantai tangsi mikir2 mas pake motor, blm lagi rute/jalannya yang blm begitu bagus.

Saran : sebaiknya rent mobil / travel.

 

klo selama di lombok kebingungan .... Di PM ajah mas.okay.

nah semoga membantu neh bro @Samuel Denah

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Kaywina Suraja
      Hi.
      Salam kenal untuk teman-teman di Jalan2.com. Ini post pertama saya di Jalan2.com dan mohon feedbacknya terkait dengan post-an agar saya dapat menceritakan pengalaman traveling saya kepada teman-teman semua dengan lebih baik. Boleh dilihat juga blog saya meskipun baru 1 post di http://vakaytion-essential.blogspot.com/.
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------
      Belitung?? Yes. 
      Bulan Mei 2017, saya pergi ke Pulau Belitung for weekend getaway. Meskipun saya pergi ke Belitung sudah cukup lama di tahun 2017, saya akan tetap share tentang keindahan pulau ini. 
      Saya sudah cukup lama (dari tahun 2013) ingin pergi ke Belitung, tetapi baru tahun 2017 saya berkesempatan untuk pergi dan explore Belitung.
      So, I checked one of my travel bucket lists.
      Mengapa Belitung menjadi salah satu my travel bucket list? Banyak orang yang mengatakan bahwa di Belitung hanya berisi pantai dan tidak ada mall seperti di Jakarta. Yes! Itu benar sekali di Belitung hanya ada pantai saja dan let me tell you that having a vacation in Belitung is totally worth it! Apalagi kita sebagai orang yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta dan kota - kota besar lainnya di Indonesia.
      First time landing in Belitung Island, pemandangannya sangat berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hamparan gunung dan pohon - pohon menyambut saya pertama kali saat landing di Bandara H.A.S Hannadjoeddin. Udaranya pun masih sejuk, tidak ada polusi, dan langitnya juga masih berwarna biru cerah serta dikelilingi oleh awan putih. Bener - bener scenery yang tidak akan didapatkan di Jakarta. 
      Sebagai orang yang baru pertama kali ke Pulau Belitung, Belitung Island is so beautiful.
      Selama 3 hari di Belitung, saya stunned dengan keindahan alamnya. 
      Pantai - pantai di Belitung yang masih bersih dengan pemandangan laut yang biru dan dihiasi dengan langit biru dan awan putih. Keindahan bawah laut di sekitar Pulau Lengkuas masih benar-benar terjaga dan sangat indah untuk dilihat. This makes Belitung Island become one of top diving spots in Indonesia. Batu - batu tinggi dan besar yang berada di Pantai Laskar Pelangi membuat pantai tersebut menjadi sangat indah. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika menikmati sunset di pantai ini dengan pemandangan laut lepas dan berada di atas batu yang besar. You will never get this moment in Jakarta. 
      How do I get there?
      Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara H.A.S Hannadjoeddin, Tanjung Pandan. Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Pandan memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap hari ada penerbangan yang menuju ke Tanjung Pandan dari pagi hari sampai sore hari dengan maskapai dosmetik. Sebaiknya mengambil penerbangan pagi hari untuk ke Belitung dan sore hari untuk balik ke tempat asal. 
      Selama di Belitung, lebih baik menyewa mobil atau mengambil local tour di sana karena sedikitnya transportasi umum. Tempat wisata di Belitung juga berjauhan sehingga membutuhkan mobil untuk pergi ke sana.
      Where do I stay?
      Selama 2 malam di Belitung, saya menginap di 2 hotel yang berbeda. Hari pertama, saya keliling daerah Belitung Timur dan menginap di Guest Hotel Belitung Timur. Hari kedua, saya pindah ke daerah Belitung Barat. Di Belitung Barat, saya menginap di Puncak Hotel.
      Dari sisi harga, hotel yang sangat inapkan di Belitung murah dan affordable. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan, hotel ini OK untuk diinapi. 
      How much does it cost?
      Berlibur di Belitung menghabiskan uang sekitar Rp 2.500.000,- dan sudah termasuk tiket pesawat, hotel, dan makan (sarapan, lunch, dan dinner), tetapi tergantung dengan tanggal keberangkatan.
      I suggest you to take the local tour if you want to go there.
       
      Additional
      3 hari adalah waktu yang cukup untuk berlibur dan menghabiskan waktu di Belitung. Kalian sudah banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat - tempat yang bagus di Belitung.
      Berikut adalah itinerary selama di Belitung 3 hari 2 malam.
      Day 1 
      - Kota Gantung Belitung Timur 
      - Replika Sekolah Laskar Pelangi 
      - Museum Kata Andrea Hirata 
      - Kampoeng & Rumah Ahok 
      - Klenteng Dewi Kwan Im 
      - Pantai Burung Mandi
      Day 2 
      - Pantai Tanjung Kelayang 
      - Island hopping (Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas (snorkeling spot), Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar (lihat bintang laut))
      - Pantai Laskar Pelangi/Tanjung Tinggi
      Day 3 
      - Bukit Berahu 
      - Danau Kaolin

      Replika Sekolah Laskar Pelangi
      Tempat yang pertama dikunjungi di Belitung adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Lokasi replika sekolah ini berada di Belitung Timur yang berarti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari airport menuju tempat ini. Sekolah ini memang bukan tempat syuting dari film Laskar Pelangi, tapi bolehlah untuk dikunjungi apalagi sudah jauh-jauh pergi ke Belitung.

      Museum Kata Andrea Hirata
      Next, tempat yang tidak jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Dari Sekolah Replika Laskar Pelangi hanya berjarak beberapa kilometer saja. If you are a big fan of Laskar Pelangi & Andrea Hirata, you should go to this museum. Karena saya bukan penggemar dari film Laskar Pelangi dan Andrea Hirata, saya tidak masuk ke dalam so I can't give the review for this. Dilihat dari depannya saja, tempat ini OK untuk dikunjungi.

      Burung Mandi Beach
      Pantai Burung Mandi terletak di Belitung Timur dan suasana di pantai ini benar-benar sepi. Untuk menambah foto dan mempercantik feed instagram, kalian dapat sepuasnya berfoto-foto di tempat ini. Pantai ini juga cocok bagi kalian yang menyukai ketenangan karena pantai ini benar-benar sepi.

      Tanjung Kelayang Beach (heading to islands)
      Untuk hopping island, starting pointnya adalah Pantai Tanjung Kelayang. Dari pantai ini, saya memulai perjalanan untuk melihat keindahan pulau - pulau kecil di Belitung. For your information, perahu yang digunakan untuk hopping island adalah seperti yang ada pada foto di atas dan harga sewa perahu bervariatif. Pantai ini juga menyediakan jasa penyewaaan alat - alat snorkeling bagi kalian yang ingin snorkeling. Sebaiknya island hopping dilakukan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

      *view from boat* Lengkuas Island
       
      Salah satu pulau yang terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas yang identik dengan mercusuar. Saat pergi ke Pulau ini, mercusuarnya tidak dapat dikunjungi sehingga tidak bisa melihat pemandangan dari atas. Di pulau ini, kalian bisa foto - foto di depan mercusuar atau di batu - batu sebelum kalian bersnokeling di sekitar Pulau Lengkuas.

      *view from Lengkuas Island*

      Lengkuas Island

      Add caption

      Laskar Pelangi Beach / Tanjung Tinggi Beach
      Yups! Di sini tempatnya untuk kalian berfoto-foto di batu tinggi seperti di film Laskar Pelangi. Pasti banyak yang penasaran di mana dapat foto dengan batu tinggi di Belitung, jawabannya adalah di pantai Laskar Pelangi. Pantai ini adalah tempat syuting film Laskar Pelangi. Banyak hal yang bisa kalian lakukan di sini seperti menikmati sunset di atas batu tinggi, foto-foto di antara batu tinggi, bermain canoe, atau berenang di laut karena lautnya sangat tenang.
      Menikmati sunset di atas batu tinggi dengan laut yang tenang dan langit yang indah adalah momen yang unforgettable dan ga bisa didapatkan di Jakarta. You should go here and enjoy the sunset.

      *enjoying the scenery before sunset*

      *enjoying sunset at Laskar Pelangi Beach*

      Kaolin Lake
      Last but not least, destinasi terakhir yang gua kunjungi di Belitung adalah Danau Kaolin. Danau ini terbentuk akibat dari penambangan timah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas pesawat saat mau mendarat di Belitung.
      Kalau kalian ingin pergi liburan singkat dengan budget yang low, you can choose Belitung as your destination. It's totally worth it to get lost in Belitung Island. 
      Note: Photos were taken with Iphone 5s and edited with VSCO cam. 
      Please kindly subscribe my blog: http://vakaytion-essential.blogspot.com/ and follow my instagram: kaywinas for the updates.
       
    • By Satrio Primadani
      TOUR LOMBOK PACKAGE 3D/2N ALL IN
      KUOTA 5-6 Person (Innova)
      KUOTA 10-15 Person (Long Elf)

      Harga : 1.300.000/orang

      Whatsapp : 081252550811

      Harga termasuk :
      1. Full transport
      2. Penginapan homestay 2 malam
      3. 1x Kuliner Khas Lombok (Sate Rembige)
      4. Public Boat To Gili Trawangan
      5. Tiket masuk sesuai destinasi
      6. Boat & peralatan snokeling
      7. Guide lokal merangkap driver
      8. Snack & air mineral

      Harga tidak termasuk :
      1. Konsumsi Selama Tour
      2. Tiket Pesawat
      3. Keperluan Pribadi

      Jadwal Tour :
      Day 1 :
      - Penjemputan Bandara
      - Selong Belanak Beach
      - Mawun Beach
      - Kuta Beach
      - Tanjung Aan Beach
      - Kampung Sasak Sade
      - Menikmati Makanan Khas Lombok
      - Chek In Hotel

      Day 2 :
      - Explore Villa Hantu
      - Explore Bukit Malimbu
      - Explore Malaka
      - Gili Trawangan By Speedboat
      - Sunset Malaka Hill

      Day 3 :
      - Explore Kampung Tenun Sukerara
      - Visit Lombok
      - City Tour
      - Pusat Oleh2 Khas Lombok
      - Drop Bandara

      Note : Untuk kedatangan diusahakan pagi


    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu, teman saya, seorang WNI yang menikah dengan pria Jepang, menceritakan kebingungannya mencari oleh-oleh khas Indonesia setiap kali akan berkunjung ke keluarga suaminya di Jepang. Adik saya yang menikah dengan pria Belanda pun kerap kebingungan mencari oleh-oleh untuk mertua tercinta. Dan saya rasa, teman maupun adik saya itu bukanlah satu-satunya yang kerap merasa bingung setiap kali mencari oleh-oleh khas Indonesia untuk dibawa ke luar negeri. Biasanya, yang bingung-bingung itu karena mereka terlalu memikirkan hal-hal berikut ini:
      1.Dari sekian banyak produk khas daerah di Indonesia ini, oleh-oleh apa sih yang paling merepresentasikan Indonesia?
      2.Oleh-oleh apa yang tahan dibawa untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki kemasan yang oke namun tetap terkesan Indonesia banget?
      3.Oleh-oleh apa ya yang kira-kira disukai oleh orang diluar Indonesia, apalagi diluar wilayah Asia tenggara? Soalnya kan selera mereka mungkin saja beda dengan selera orang Indonesia atau orang Asia
      Berikut saya ingin berbagi beberapa jenis oleh-oleh khas Indonesia yang cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau kerabat atau mungkin calon relasi bisnis yang ada di luar negeri, khususnya yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia. Oleh-oleh dibawah ini berdasarkan pengalaman saya beberapa kali memberikan oleh-oleh (minimal memberikan ide) untuk mereka yang berada jauh diluar Indonesia. Saya sengaja nggak menyebut produk khas per-daerah supaya teman-teman bebas mengembangkan imajinasi dan mengeksplorasi produk khas daerah masing-masing dari ide-ide berikut ini. Untuk alternatif oleh-oleh lainnya, bisa mampir ke thread yang sudah lebih dulu ada: Oleh-oleh apa yang khas Indonesia? 
       
      1. Kopi
      Saya cinta kopi walau sebatas pecinta kopi sachetan saja. Dan bicara tentang kopi, Indonesia memiliki beberapa jenis kopi yang khas yang mungkin saja sulit ditemukan diluar negeri. Berhubung akhir-akhir ini banyak produsen kopi yang mengemas kopi Indonesia dengan kemasan yang cantik, saya rasa kopi layak banget untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.
      Tips: coba cari produk kopi khas daerah masing-masing, jadi jangan terpaku dengan merk kopi yang banyak ditemukan di supermarket. Contohnya saja Kopi  Oey Jalan Braga, termasuk oleh-oleh kopi khas dari Bandung. Saya pernah juga memberikan oleh-oleh kopi Bali untuk oleh-oleh dan rata-rata kopi Indonesia selalu diterima dengan senang hati.
       
      2. Rokok kretek
      Walau saya anti rokok, namun saya mengakui jika rokok kretek termasuk salah satu produk khas Indonesia. Rokok kretek bisa jadi oleh-oleh khas Indonesia karena biasanya (sepanjang yang saya tahu) rokok di luar negeri (wilayah survei: Jepang dan Belanda) rata-rata tipenya mild. Biasanya mereka yang perokok berat akan suka diberikan oleh-oleh rokok kretek dari Indonesia.
       

      Foto 02:
      Salah satu merk rokok kretek Indonesia yang populer secara internasional [foto: wikimedia/creative commons]
       
      3. Sambal
      Sambal mungkin termasuk salah satu produk khas di wilayah Asia. Dan Indonesia termasuk negara yang juga mencintai sambal. Jadi kenapa nggak memberikan oleh-oleh sambal sebagai produk khas Indonesia? Tentunya pilih yang kemasannya oke dan tahan untuk dimasukkan dalam bagasi pesawat.
      Tips: jika ingin memberikan oleh-oleh sambal untuk mereka yang kurang terbiasa dengan rasa pedas, sebaiknya pilih sambal yang rasanya ringan dan tidak terlalu pedas.

      Foto 03:
      Contoh sambal dalam kemasan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      4. Makanan ringan
      Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari merupakan oleh-oleh khas Bandung yang populer. Tapi kedua jenis makanan tersebut agak sulit untuk dibawa keluar negeri (khawatir hancur jika dimasukkan dalam bagasi) sehingga kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia. Begitu juga dengan cemilan khas Indonesia lainnya seperti kembang goyang dan batagor. Wah, bisa-bisa hancur atau basi saat dibawa untuk perjalanan jarak jauh.
      Nah, jika memang ingin membawa oleh-oleh makanan, coba deh pertimbangkan untuk membeli oleh-oleh makanan kering dan punya kemasan menarik. Misalnya saja, aneka keripik singkong pedas, keripik pisang, atau mungkin dodol garut. Atau bisa juga membeli kerupuk mentah untuk digoreng sendiri.

      Foto 04:
      Keripik pisang dalam kemasan yang cukup menarik [foto: CamilanCamilun/wikimedia]
       
      5. Bumbu khas Indonesia
      Percaya atau tidak, teman saya yang warga Jepang suka banget kalau diberi oleh-oleh bumbu pecel lho! Itu menandakan jika bumbu khas Indonesia pun bisa dan layak dijadikan oleh-oleh yang mewakili Indonesia.
       
      6. Batik dan kain khas Indonesia
      Batik merupakan kain khas Indonesia. Jadi kenapa tidak memberikan batik sebagai oleh-oleh? Jangan hanya terpaku pada kain batik meteran saja. Kalian bisa lho memberikan batik sarimbit sebagai oleh-oleh, maupun batik yang sudah diolah menjadi produk lain seperti tas dan sepatu. Intinya, cari yang praktis namun menarik. Dan kain khas Indonesia tak hanya batik. Ada ulos, songket, dan banyak lagi. Bahkan dress pantai khas Bali pun menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho!

      Foto 05:
      Batik dalam bentuk produk fashion jadi juga cukup menarik dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      7. Teh
      Selain kopi, Indonesia juga memiliki banyak teh lokal yang memiliki rasa yang khas. Coba deh jangan melirik merk-merk teh yang mainstream dan banyak ditemukan di supermarket. Carilah produk-produk teh khas daerah kalian dan jadikan itu oleh-oleh yang mewakili Indonesia.

      Foto 06:
      Contoh teh khas Indonesia [foto: Midori/wikimedia]
       
      8. Produk spa dan kecantikan
      Spa termasuk salah satu perawatan kecantikan khas Indonesia yang banyak disukai oleh warga negara asing. Berhubung saat ini sudah banyak produk spa dan kecantikan lainnya yang dikemas cantik dan bisa digunakan untuk perawatan di rumah, coba deh memberikan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh. Saya pribadi beberapa kali memberikan set produk body lotion/body scrub/body butter dengan wangi khas Indonesia sebagai oleh-oleh dan ternyata produk-produk spa tersebut cukup disukai lho.
       
      9. Produk seni khas daerah
      Rasanya, masing-masing daerah di Indonesia memiliki produk seni yang khas, yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Sebut saja wayang golek, wayang kulit, angklung, dan lain-lain. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh yang relatif aman untuk siapa saja karena tidak untuk dikonsumsi, alias untuk pajangan saja.
       
      10. CD musik
      Saya rasa nggak banyak yang terpikir untuk memberikan CD musik penyanyi Indonesia sebagai oleh-oleh. Saya sendiri berani mengusulkan ini berdasarkan pengalaman memberikan CD musik untuk oleh-oleh adiknya adik ipar (WN Belanda). Ceritanya, saya sedang bingung akan memberikan oleh-oleh apa. Karena saya dapat informasi jika dia pecinta musik metal, saya pun iseng-iseng memberikan CD Power Metal dan Jamrud. Dan kalian tahu endingnya bagaimana? Sekarang dia jadi fans berat Jamrud! Yay, saya dapat teman Jamers baru!
      Daftar di atas saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman ada yang mau berbagi pengalaman aneka oleh-oleh khas Indonesia, ditunggu sharing-nya. Sebagai penutup, saya ingin berbagi tips bagi yang ingin mencari produk khas Indonesia sebagai oleh-oleh:
      1. Percaya dirilah dengan produk-produk khas Indonesia. Jangan terlalu memikirkan ini layak nggak untuk jadi oleh-oleh maupun produk ini kira-kira sesuai standar barat nggak ya, karena pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuat kita nggak pede dengan produk dalam negeri. Kalau kita sendiri nggak pede, gimana kita bisa meyakinkan orang lain kalau produk khas Indonesia itu bagus?
      2. Berpikir sederhana. Jangan karena semangat ingin memberikan oleh-oleh yang "wah" akhirnya malah membuat kita melupakan esensi dari oleh-oleh, salah satunya untuk menyambung silahturahim dan juga memperkenalkan produk khas Indonesia. Berpikirlah sederhana dan kreatiflah, karena bisa jadi produk-produk yang kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari ternyata menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Contohnya saja sandal jepit khas Indonesia, yang konon akhirnya jadi booming gara-gara dipakai oleh bintang Korea. Keren kan?
       
      Selamat berburu oleh-oleh khas Indonesia!
       
    • By Gerald Audi Pramudya
      Halo guys balik lagi sama gue Gerald

      di ketikan gue kali ini, gue mau bagi" + sharing soal gimana cara backpackeran ke Lombok dan biaya yang dikeluarkan disana

      oke langsung aja gue mulai dari pertama kali gue berangkat dari Surabaya. Gue udah pesen tiket jauh" hari sebelum hari keberangkatan, itu salah satu cara biar dapet tiket pesawat murah gengs. kalian para backpacker pasti udah tau banget soal hal booking membooking kan hahahaha, so kita lanjut aja langsung perinciannya, gue disana 4 hari 3 malam dari tanggal 18 November - 21 November


      Jum'at 18 November 2016

      Hari pertama gue Berangkat dari airport Juanda Surabaya, gue memutuskan untuk ambil flight agak siang yang harganya murah hahahaha (Lion Air) Tujuan Surabaya - Lombok Praya International dengan biaya yang cukup memuaskan cuma 320rb hehehe. Jam 09.45 gue udah mulai terbang ke Lombok

       

      akhirnya setelah 1 jam terbang, gue sampe juga di bandara International Lombok pukul 11.45 karena WITA so nambah 1 jam hehehehe
       


       

      karena trip kali ini gue cuma pengen habisin waktu di gili trawangan guys, makanya gue langsung ke pangkalan Bis Damri yang ada di pintu keluar bandara lombok. Rute yang dipake ada 2 guys bisa lewat pantai Sengigi atau lewat Gunung Sari.

      kalo kalian rombongan orang banyak dan males repot kalian bisa charter mobil dari bandara yang mengantar langsung ke Pelabuhan Bangsal (Pelabuhan Bangsal itu salah satu dari sekian banyak pelabuhan tempat menyebrang ke Gili Trawangan). Biaya untuk sewa Mobil kisaran 400rb/mobil jadi agak murah kalo kalian rombongan orang banyak.

      lanjut kalo solo backpacker kaya gue mah nyari yang murah" aja hahahaha.

      Jadi lanjut cerita gue naik bis damri dengan tujuan Bandara Selaparang (Bandara Selaparang sekarang udah ga dipake lagi guys, di ganti sama Lombok Praya International). Biaya bis damri dari bandara ke bandara selaparang itu 35 ribu. kalian bingung kenapa gue ke bandara selaparang kenapa ? karena kalo turun di bandara selaparang itu lebih deket ke gili trawangan via Gunung Sari. Jadi gue naik Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal via Gunung Sari.
      di daerah gunung sari ini adem guys, ibarat kaya Puncak gitu jadi adem hawanya + disana masih banyak monyet yang berkeliaran di pinggir jalan. jadi kalo lewat sana kalo mau bisa berhenti dan foto" para monyet nya dulu hahahaha.
       
       

      maaf ya guys agak blur karena taksinya sambil jalan hehehehe.

      Perjalanan dari bandara ke bandara Selaparang memakan waktu kurang lebih 30 menit, dan dari Selaparang ke Pelabuhan Bangsal kurang lebih 25 menitan
      untuk biaya taksi, saya naik Blue Bird estimasinya 100rb, kemarin saya pas 98rb sekian gitu hehehe

      setelah sampai di daerah pelabuhan bangsal, taksi tidak boleh masuk ke area pelabuhan, ada kendaraan Cidomo ( Cidomo itu kaya delmannya orang Lombok guys) jaraknya cuma 250 meter dari pool taksi ke Pelabuhannya. kalo naik cidomo bayar 25ribu kalo males bayar kalian jalan aja deket kok hehehe

      Setelah sampai di Pelabuhan Bangsal kalian langsung masuk ke arah kiri ke arah loket. Biaya untuk penyebrangan Pelabuhan Bangsal ke Gili Trawangan adalah 15 ribu rupiah saja, murah banget kan ?

      Kapal di pelabuhan bangsal akan berangkat ketika penumpang sudah penuh, untuk kapal penuh membutuhkan paling tidak 40 penumpang, (untuk memenuhi kapal paling tidak membutuhkan waktu 20-30 menit

      sekarang What to do in Gili Trawangan,
      maaf banget TS saking girangnya sampe lupa foto didepan tulisan Gili Trawangan, nyebelin banget hahahaha

      Setelah sampai ada 2 pilihan alat transportasi di Gili Trawangan.
      1. Cidomo yang siap mengantar kalian keliling pulau
      2. Sepeda yang bisa disewa harian (biaya sepeda 50-80rb perhari)
      3. Jalan kaki (TS pilih jalan biar sehat biar kaya bule" hahahahaha)

      oh iya guys inget ini penting banget, jadi di gili trawangan dibiasain untuk booking hotel terlebih dahulu sebelum kesana, karena kadang Low Season di gili trawangan pun sering banget hotelnya penuh, so hati" jangan sampe tidur di pinggir pantai dibawah bintang sambil denger suara gemercik air (tsaaaaaaahhhh wkwkwkkwk)

      Jadi setelah sampai Gili Trawangan gue langsung menuju Hotel yang udah gue booking jauh" hari. Nama Hotelnya Mosaic Gili Bungalow. gue booking dengan low fare yang kualitas kamarnya lumayan, kalo dikasih * itu *3 lah kamarnya padahal harga permalam yang gue dapet itu 175rb/malam dan gue nginep 3 malam, not bad right ?

      ini penampakan Hotelnya
       

      dalem kamarnya lupa gue foto soalnya kecapekan langsung tidur hahahahaha
      setelah sampai kenalan dengan orang hotel karena hotel ini lumayan kecil jadi penjaganya gabanyak, cuma 3 hehehehe
      tapi pelayanan tetep sip kok!! hahahaha

      Setelah sebentar istirahat gue langsung mempersiapkan diri untuk melihat sunset, eh iya jadi gue sampe di gili trawangan itu 13.45 WITA. setelah istirahat gue langsung persiapan ke tempat yang terkenal sampe seluruh dunia yaitu Villa Ombak Sunset yang letaknya di sebelah Barat Daya pulau gili trawangan.

      karena gue jalan gue menghemat biaya sepeda biar bisa dipake makan hahahahaha
      ini penampakan yang gue lakuin di perjalanan. gue lewat jalan tengah jadi motong jalan gitu dan masih nemu perkampungan warga
       
       
       
       


      wala setelah jalan 20 menitan akhirnya gue memulai kebiasaan anak alay jaman sekarang yaitu foto" hahahahaha so ini penampakan pantai  di gili trawangan.

       

       

       

       

       

      dan setelah berjalan kisaran 30 menit sampai juga gue di Villa Ombak, sebelum di Villa Ombak gue sempet diminta foto bareng bule saking kerennya gue yakan wkwkwkwk
      (padahal gue yang ngajak mereka buat foto bareng hahahaha)
       

      Muka TS digelapin biar ga ke expose ya hehehehehe
      dan ini dia Villa Ombak Sunset Gili Trawangan

       

       

       
       
       
        walaaaaaaaaaaaa gimana gengs keren ga ? wkwkwkw model cantik yang ada di foto diatas gue juga ga kenal dan gak tau nama doi siapa, hehehehehe

      setelah sunset over gue memutuskan buat pulang dan mandi dulu sebelum makan karena habis jalan dan keringetan parah hahahaha.

      setelah mandi gue memutuskan buat Makan di Pasar Seni ( pasar seni yang ada di gili trawangan ini bukan pasar yang isinya pernik" itu lho ya, pasar seni di Gili Trawangan itu isinya makanan tradisional Indonesia dan Seafood.)

      Maaf ts ga ada fotonya karena ts ga bawa kamera dan bener" cuma pengen makan wkwkwkwkwk disana ada Nasi campur, ayam goreng / tumis, seafood, nasi goreng, bakso, soto ayam khas lombok, mie ayam.

      gue milih makan nasi campur (nasi mie kangkung telor gorengan) dan sebotol air mineral gue cuma kena 25ribu. heheheehe lumayan murah untuk tempat wisata international :))))))))

      sehabis itu gue langsung balik ke Hotel buat nongkrong bareng anak" hotel dan istirahat.

      Day 2 , 19 November 2016

      Karena gue semalemnya habis joget joget jadi gue bangunnya agak siangan hahahahaha, dan gue bangun siang karena gue udah booking untuk trip snorkling di 3 spot 3 pulau dengan biaya 150rb
      dengan 150rb itu kalian udah dapet kaki katak + kacamata snorkling dan itu glass bottom boat.
      Trip snorkling dimulai pukul 13.00 WITA, kenapa berangkat siang karena kita bakal balik sore untuk enjoy sunset di kapal, enak kan ? hahahaha

      Spot yang didatengin ada 3, spot pertama di Gili Trawangan Turtle. disana kalo lucky di kedalaman 2 meter kalian udah bisa melihat penyu / kura" yang berenang, gue ga ada fotonya sih kesel banget, tapi ada videonya 480P 60fps jadi puas liatnya wkwkwkwk.

      Spot ke 2 di Gili Meno, disana hal yang paling sering ditemukan juga penyu dan lagi" TS lupa ambil foto saking senengnya hahahaha

      Spot ke 3 ada di Gili Air, disana kalian bakal disuguhin pemandangan ikan yang luar biasa banget, kalian wajib bawa Roti kalo snorkling ditempat ini. WAJIB!!!! biar ikannya pada dateng ke kalian jadi bagus banget kalian di rebutin sama ikan" air asin yang bagus banget itu.

      Setelah 3 spot snorkling itu perahu akan berhenti sejenak di Gili Air untuk beristirahat selama kurang lebih 1 jam di sebuah restoran gitu, disana karena gue laper dan agak ngantuk karena angin sepoi" yang dilewatin selama snorking, gue pesen fish soup + Lombok coffee (karena namanya inggris jadi harganya lebih mahal, awas ya di cek dulu harganya sebelum pesen) ts bayar 52rb untuk sup ikan + kopi itu tadi.

      setelah 1 jam di gili air, kita semua kembali ke Gili Trawangan pukul 17.25 WITA

      ini penampakan boat + foto yang bisa TS ambil pas di atas boat
       
       

      (2 orang ini gue kenal di boat dan ngobrol asik dengan mereka sambil tidur"an hehehe)
       

       

      Setelah kembali TS agak capek jadi ga liat sunset sore itu dan langsung makan di Pasar Seni lagi, kali ini TS beli Ayam Goreng (25rb perpotong) + nasi + air mineral jadi total 35rb

      malam hari nya gue putusin untuk jalan keliling pulau dan kali aja dapet foto bintang yang bagus, (nunggu bulan muncul sampe 21,00 WITA tapi ga muncul juga karena mendung, jadi gue putus asa dan memutuskan untuk kembali ke Hotel) tapi walaupun agak jelek ini hasil jepretan gue malam hari itu, kali aja bagus menurut kalian
       
       
       
       

      dan setelah foto" sebentar gue kembali ke Hotel dan nongkrong bareng anak" hotel lagi (disini anak hotel yang gue maksud 3 penjaga hotel itu tadi + 2 tamu dari german yang seumuran jadi ngobrolnya asik,nama mereka Heiko sama Dave dari Berlin)

      Day 3 , 20 November 2016

      Setelah melewati malam yang asik di Party Island (disini TS gamau bohong ts seneng" dimalam hari dan subuh baru pulang wwkwkwkwk, karena pulau ini dujuluki Party Island sama orang" luar negri karena kehidupan malamnya yang asik banget disini, tapi inget tetep dalam batas wajar ya!! )

      Setelah pulang kisaran jam 3 pagi gue tidur sebentar sampai pukul 05.15 WITA untuk mengejar sunrise di daerah pelabuhan gili trawangan.

      Setelah cuci muka gue langsung berlari ke daerah pelabuhan karena ga mau melewatkan momen yang keren ini, ini dia sunrise di Pelabuhan Gili Trawangan, jangan ngiri yaaaaaa!!!
       

      ini sedikit lebih pagi sebelum golden sunrise yang gue kejar
       

      kucing ini nemenin gue foto" di pagi hari dan ngedeketin kamera terus ahahahaha cuteeeee
       
         
      Pelabuhan Gili Trawangan  

      Dan sang Mentari pun Mulai menampakkan diri
       

      GOOD MORNING SUNSHINE :))))))))))))))
       

      ini yang paling gue suka, di pagi ini sudah ada orang mancing ikan, pemandangan kaya begini dan mancing ikan bener" hal yang harus gue coba, seriusannnnnn

      itu dia golden Sunrise di Gili Trawangan, kalo kalian pada ngiri makanya kesini buruan wkwkkwwkwkwk, tapi inget ya hindari high season karena harga hotel makanan dan semua kebutuhan naik drastis disini bisa sampe 160%an

      Setelah golden sunrise itu, gue kembali ke hotel untuk istirahat sebentar.

      Siangnya pukul 11.00 WITA gue pergi ke penangkaran penyu untuk melihat penyu" yang nanti bakal di lepas ke lautan, tapi sayangnya pas hari itu ga ada penyu yang mau di lepas, jadi cuma bisa liat di penangkarannya aja

      ini dia penyu"nya
       
       
       
       
       


      siang pukul 14.00 gue kembali ke hotel untuk mengambil handuk dan pakain ganti untuk renang + snorkling di pinggiran pantai di gili trawangan, tapi karena cuaca panas banget gue memilih untuk tidur di pinggir pantai, saik banget dah pokoknya. hahahaha

      Setelah tidur"an di pantai gue kembali ke hotel pukul 16.00 WITA untuk mandi dan prepare untuk melihat sunset di salah satu beach bar yang ada di Gili Trawangan.

      pukul 16.30 gue sudah sampai di daerah villa ombak lagi dan memutuskan untuk jalan" sejenak di pinggir pantai dan menikmati pantai terakhir kali di gili trawangan.

      pukul 17.20 gue sudah ada di Malibu Beach Bar dan duduk santai sambil menikmati Jus Semangka (rp 30rb) dan melihat sunset sambil bikin timelapse hehehehehe

      Setelah sunset lewat, gue kembali ke hotel dan mandi lagi, karena cuaca agak panas dan karena gue jalan jadi keringetan gitu makanya gue mandi mulu tiap abis pergi kemana" hahahaha
      Malam hari terakhir di Gili Trawangan ga banyak hal yang gue lakuin disitu, cuma makan Mie Ayam (rp 15rb) dan jalan" biasa disekitar situ,

      Eh TS lupa buat masukin ini, inget jangan lupa beli Es Cream khas gili trawangan atau dinamakan Gili Gelato, itu es krim enak banget dan kalian harus nyoba. cita rasanya beda dari es yang biasa kita beli di kota" hehehehe icipin ya jangan sampe LUPA hehehehe

      Malam Hari ts cuma prepare buat check out besok pagi dan bad rest setelah 2 hari lalu pulang pagi terus hehehehehe

      Day 4 , 21 November 2016

      Hari terakhir ini gue pamit sama anak" hotel dan kembali ke Lombok, pukul 07.00 WITA gue udah check out dari hotel karena gue harus kejar pesawat pukul 12.00 WITA dan membeli oleh" khas lombok di daerah Sengigi.

      Untuk kembali gue naik kapal dari Gili Trawangan ke Pelabuhan Bangsal rp 15rb
      dan memilih naik ojek karena lebih cepet dan harganya lebih pasti daripada argo taksi rp 70rb. (harusnya bisa lebih murah lagi, ini gue mau karena dia gue suruh nyari tempat beli oleh" sekalian hehehehe)

      Setelah menemukan lokasi tempat membeli oleh" gue cuma membeli Manisan rumput laut / 30rb per pac
      dan dodol rumput laut / rp 25rb per pac

      dan kalo kalian mau cari kaos di bandara banyak dan harganya hampir sama dengan harga orang jualan di pinggiran.

      Gue gak sempet berhenti di sengigi karena waktu yang terbatas dan juga itu nanti mau jadi agenda kalo ke Lombok lagi hehehe. biarkan sengigi jadi misteri dulu, nanti bakal terkuak kalo gue ke lombok lagi hehehehe

      Setelah membeli oleh" di daerah sengigi, di jalan raya itu kalian bisa langsung nyegat bis Damri jurusan Sengigi - Lombok International Airport dengan biaya 35rb

      lama perjalanan dari Sengigi ke Bandara kisaran 2 jam, itulah yang bikin gue berangkat via gunung sari karena lebih deket.
      Setelah sampai di bandara, gue langsung check in naruh barang di bagasi dan nunggu pesawat untuk kembali ke Surabaya, Maskapai yang gue pake Citilink dengan biaya 315rb

      setelah menunggu lumayan lama 30 menitan, akhirnya gue mulai masuk pesawat dan meninggalkan Lombok.

      Sekian info dari gue mungkin bisa membantu kalian yang mau pergi ke Gili Trawangan nanti, inget jangan high season karena harga bisa melambung kaya tendangannya kiper.
      Good Bye guys! Have Fun



      Untuk Estimasi Biaya yang gue tekankan disini
      Pesawat PP (Lion + Citilink) = 680 rb
      Hotel 3 hari 3 malam @ 175rb = 575 rb
      Bis Damri 35k/trip x 2 = 70rb
      Taksi dari Bandara Selaparang ke Pelabuhan Bangsal = 100rb
      Menyebrang Via bangsal ke Gili Trawangan 15k x 2 = 30rb
      Ojek dari Pelabuhan Bangsal ke Sengigi = 70rb (ini bisa ditawar sampai 50rb, relax)
      Snorkling 130-150rb (harga beda" tiap agen wisata) = 150rb
      Uang Saku untuk makan + Bar + pub = 500-600rb (ini terserah kalian mau bawa berapa dan dipakai untuk apa)

      Grand Total = Rp. 2.275.000
      Kalian bisa menekan pengeluaran kalo ngga ngebar / ngepub kaya saya, dan fokus untuk jalan" aja hehehehe

      *jika kalian mau diving, scuba diving / free diving perkiraan 500-1jt / person ( gue ga diving karena belom ada lisensinya)

      Oke semoga ini membantu kalian! dont forget to Have Fun!!!
    • By eka wibisono
      Gak kerasa udh hampir 1 tahun mengikuti Gatnas KJJI ke 9 di Lombok bln Oktober 2015, dan timbul perasaan kangen  pingin kumpul2 dgn teman-teman ex Gatnas Lombok. Akhirnya pas bulan Juni 2016, beberapa dari kami @luxia, @siti uko, @menie ketemuan di rumah @sitiuko di Ciawi. Nah disitulah tercetus ide utk ajakin reuni teman2 ex Gatnas Lombok, pergi bersama-sama ke Lombok tgl. 18-20  November 2016, pastinya dgn rute yg berbeda  dengan thn 2015. Eh ternyata ngumpulin teman2 ex Gatnas Lombok utk jalan bareng2 lg susah-susah gampang lho hehehe.... ada yg udh daftar...tiba2 cancel. Akhirnya dari teman2 yg sudah daftar,  ini lah yg terkumpul:
       1.  saya 
         2. @titisetianingsih 
         3 . @luxia 
        4.   @sitiuko
              5. @menie  
               6. @dimaz
                       7. @dhan doank 
                     8. fb@dutynath 
                     9.    fb@nettyneh 
                10.  fb@gayatrinainggolan
                11. fb@onyadeisi
      Berhubung peserta reuni ex Gatnas Lombok sedikit, akhirnya diputuskan kami boleh ajak teman2 kami yg lain. Jadilah bertambah 4 orang yg salah satunya fb@Lenny Zein (ex Gatnas KJII 8 di Padang). Jadi total peserta 15 orang. Walaupun ada peserta baru, tapi gak kalah seru  suasana reuni kami ini hehehe... maklum biang gokilnya jd nambah. 
      Untuk acara kami ini, kami minta tolong ke Dimas untuk atur transportasi dan itinerary selama di sana. 
      Yuk kita mulai perjalanan reuni kami. 
      Hari 1: tgl. 18 November 2016:
      Gili Petelu, Pantai Tangsi (Pink Beach), Gili Segui (Pink Beach 2),  dan Gili Pasir (Lombok Timur)
      Kami berangkat dari M Hotel di kota Cakranegara sekitar jam 7.00 pagi WITA menuju Pelabuhan Tanjung Luar di daerah Lombok Timur  yg memakan waktu perjalanan sekitar +/- 1,5 jam. Dalam perjalanan sempet tuh kami mampir ke daerah Puyung (Lombok Tengah) utk cobain Nasi Balap Inaq Esun yg terkenal di Lombok. Utk menuju tempat makan ini, dr jalan raya kita harus jalan kaki 150 meter memasuki gang rumah penduduk. Gak nyangka, di rumah yg sederhana ini nasi balap yg terkenal itu dijual. Utk teman-teman yg belum tau nasi balap, nih sedikit info ya. Nasi balap yaitu nasi dgn lauk ayam suwir crispy bumbu pedes, ikan asin crispy, sambal dan kacang kedele goreng.

      Yg terkenal dari nasi balap ini ya pedesnya itu yg super (dijamin perut langsung panas & mules kalo yg gak tahan pedes hahaha...), tp buat yg gak doyan pedes bisa minta kok nasi balap yg tidak pedes dan pedes sedeng. Nasi balap Inaq Esun ini harganya Rp.15 ribu per porsi, enak, murah dan kenyang jg lho. Setelah kenyang, lanjutlah perjalanan kami ke pelabuhan Tanjung Luar.
      Setelah tiba di pelabuhan Tanjung Luar, gak buang waktu lg kami langsung dibagi menjadi 2 kapal utk explore  ke gili-gili.
       
       
      1.        Gili Petelu.
      Di Gili Petelu ini airnya bening dan keliatan tuh karang-karang yg di bawah laut. Sayang kami gak bisa main lama-lama disini karena arus bawah lautnya tiba-tiba makin kuat.
       

       
      Diputuskan langsung kami lanjut ke Pantai Tangsi (Pink Beach).
       
      2.        Pantai Tangsi/Pink Beach.
      Nah ini lah dia Pink Beachnya Lombok. Warna pasirnya ternyata udah gak terlalu pink lho senasib dgn pink beach di Pulau Komodo, mungkin krn udah byk orang yg berkunjung ya jd plankton pinknya berkurang. Pantai Tangsi ini bagus lho viewnya tp sayang kebersihan di pantai ini kurang terjaga, jd kita mau main air di sini jadi males. Setelah makan siang, krn gak pada mau main air, kita semua pergi ke bukit di Pantai Tangsi utk foto-foto aja deh.
       

       
      Setelah puas foto-foto, lanjut lah perjalanan kami menuju Gili Segui.
       
      3.        Gili Segui.
      Letak Gili Segui ini gak terlalu jauh dari Pantai Tangsi, dan Gili Segui ini dijuluki Pink Beach 2. Hmm...benar lho pantainya msh bersih krn belum banyak dikunjungi orang. Dan pasirnya memang lebih keliatan pinknya dr pada di Pantai Tangsi. Mana tahan deh gak main air di sini.
       

       
      4.        Gili Semangkuk.
      Dalam perjalanan dari Gili Segui ke Gili Pasir, kami diajak mampir sebentar utk snorkling di Gili Semangkuk ini.

       
      Airnya masih bersih dan karang-karangnya juga masih bagus.
       

      Nah istimewanya dr Gili Semangkuk yaitu ada sumur di dasar laut. So pasti bikin kita penasaran pingin tau. Ini dia tampilan sumurnya.
       

       
      Bagus kan?  Krn airnya msh bening, gak usah susah-susah nyelem dalam-dalam, dgn  modal alat snorkling dan ngapung-ngapung santai aja kita udah bisa liat tuh sumur.
       
      5.        Gili Pasir.
      Akhirnya tiba juga kita di Gili terakhir yg dikunjungi yaitu Gili Pasir. Gili Pasir ini akan muncul jika air laut surut menjelang sore hari.
       

      Bagus bgt Gili Pasir ini karena selain bentuk pulaunya,bintang lautnya unik lho krn  ada berwarna kuning dan pasirnya beralur-alur seperti pasir berbisik di Bromo.
       

       
       
      Kami semua menghabiskan waktu agak lama di Gili Pasir ini sambil menikmati sunset.
       
       

       
      Akhirnya lewat magrib kami baru mendarat lagi di Tanjung Luar. Satu hal yg disayangkan nih, fasilitas kamar kecil utk bilas kurang  banget krn jumlah kamar kecil cuma 2 dan air bersih utk bilas kurang. Jd terpaksa deh kami bilas sekedarnya...hehehe...lumayan bawa “oleh-oleh” pasir yg nempel di badan dan rambut.
      Dari gili-gili yg kami kunjungi hari ini, kesan aku sih bagus-bagus kecuali Pantai Tangsi/Pink Beach yg kurang memuaskan, ya itu krn kurang bersih.
       
      Hari 2: tgl 19 November 2016:  Pulau Paserang dan Pulau Kenawa di Sumbawa Barat.
      Terinspirasi dgn kunjungan Deffa dan Dimas ke 2 Pulau ini setelah selesai Gatnas Lombok 2015,  kami semua penasaran jg pingin liat keindahan Pulau Paserang dan Pulau Kenawa. Makanya 2 Pulau ini kami masukkan ke kunjungan utama kami. Perjalanan dari kota Cakranegara ke Pelabuhan Kayangan yg terletak di Lombok Timur ditempuh +/- 2 jam. Di Pelabuhan Kayangan ini banyak bgt penjual nanas krn Lombok Timur (daerah Masbagik) memang  terkenal dgn nanasnya. Sambil nunggu Dimas beli tiket, dr pada penasaran kami beli deh 2 ikat nanas. 1 ikat nanas (5 buah) dihargai Rp. 15 rb (incl. ongkos kupas & potong) murah kan. Wah ternyata enak lho nanasnya,seger dan gak asem. Kalau teman-teman nyebrang ke Pototano via pelabuhan Kayangan jgn lupa cobain nanasnya ya, oh iya  sebaiknya membeli jg bekal makan siang  di rumah makan yg ada di sini sebelum menyeberang krn lebih higienis.

      Kapal ferry dari pelabuhan Kayangan ke Pototano (Sumbawa Barat) berangkat setiap 1 jam sekali, beroperasi 24 jam dan perjalanan penyebrangan sekitar 2 jam. Setelah kapal keluar dari pelabuhan Kayangan kita  akan disuguhi pemandangan yg bagus bgt.

      Suasana di kapal ferry ini cukup bersih dan ada hiburan musik organ tunggal tuh. Siapa aja boleh minta lagu, mau joget atau mau nyanyi jg boleh asal nyawer ke pemain organ tunggal.  Nah disini lah Netty, Menie, Onya, Ven-Ven dan Abdy (adik Lenny Zein) unjuk kebolehan mereka berjoget hehehe..... pokoke heboh deh.

      Lumayan sih bikin perjalanan gak bosen.
      Setelah sampai di pelabuhan Pototano, kami berjalan kaki sebentar menuju ke dermaga kecil utk naik kapal yang akan antar kami ke Pulau Paserang dan Pulau Kenawa. Jgn kaget ya liat dermaganya, hehehe....ya a la kadarnya gitu deh.

      1.    Pulau Paserang.
      Dari dermaga ini, kita akan berlayar sekitar 30 menit sudah sampai di Pulau Paserang.

      Kesannya..... ya ampun ternyata sepi dan gersang bgt ya Pulau Paserang. Sebaiknya bawa bekal makan dan minum deh krn gak ada orang yg jualan di pulau ini. Setelah makan siang, gak buang waktu, langsung deh kami berjalan menuju puncak bukit.

      Untuk yg gak kuat jalan, gak usah kawatir trekkingnya gak jauh  dan gak berat kok... enaknya udah ada jalur trekking yg disemen, tapi.....siap-siap  kaki kebaret-baret dengan tanaman liar putri malu yg berduri itu...hehehe... yg minta ampun banyak banget.

      Setelah sampai puncak bukit, rasa perih di kaki gak berasa lagi krn kita udah terpesona dengan viewnya.

      Setelah puas foto-foto, cusss.... kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Kenawa.
       
      2.    Pulau Kenawa
      Dari Pulau Paserang cuma berlayar sekitar 15 menit  udah sampe deh kita  di Pulau Kenawa. 

      Apa yg istimewa dari Pulau Kenawa ini? Selain view dari atas bukit,  uniknya rumput savananya bergerombol sendiri-sendiri seperti tanaman padi gitu deh.  Sambil menunggu panas matahari berkurang, kami santai-santai dulu di warung yg dekat dermaga, ada juga teman2 yg snorkling krn memang lautnya masih bersih dan bagus. Untuk toilet, jgn ngarep toilet yg bagus ya, adanya toilet darurat gitu . Sayang ya, fasilitas umum belum dibikin yg bagus padahal pengunjungnya  sudah banyak lho  dan ada yg kemping jg.
      Setelah sinar matahari gak terlalu ngejreng, kami semua memulai trekking ke puncak bukitnya. Sepanjang jalan, mata adem rasanya liat padang rumputnya yg mulai keliatan warna hijaunya.

      Setelah melewati padang rumput, siap-siap trekking ke atas bukit, gak terlalu tinggi kok, paling cuma 10 menit, asal jangan buru-buru dan harus hati-hati krn selain menanjak byk batu krikil kecil2 yg bisa bikin kepleset.

      Semua rasa cape dan panas terbayar lho dengan pemandangan yg terhampar di depan kita. Ini buktinya.


      Gak kerasa, duduk2 sambil menikmati pemandangan, tiba lah waktu sunset di bukit ini. Baguus.....banget sunsetnya. Emang Pulau Kenawa top deh.

      Udah posisi PW gini males rasanya mo jalan turun lg, tp dr pada kemaleman di atas dan susah turunnya krn gak ada lampu senter, cepet2  kami jalan turun lagi menuju pinggir pantai. Pas sampe di pantai, hari udah lumayan malam dan akhirnya sekitar jam 19.30 WITA kami meninggalkan Pulau Kenawa untuk menuju dermaga asal. 
      Akhirnya kami sampai kembali di Cakranegara sekitar jam 12.30  dinihari.
       
      Hari 3: tgl.20 November 2016: Air Terjun Benang Stokel, Air Terjun Benang kelambu dan Bukit Merese di Tanjung Aan. 
      Baru tidur sekitar 3 jam, mau gak mau mata harus melek pagi2 lagi. Waktunya packing! Ini lah hari terakhir perjalanan reuni kami dan kami semua cepat-cepat sarapan dan check out dari Hotel karena gak sabaran pingin liat keindahan Air Terjun Benang Kelambu. 
       

      Air terjun yg akan kami kunjungi ini termasuk kawasan hutan  di kaki Gunung Rinjani tepatnya di Desa Aik Berik, Lombok Tengah. Dari Kota Cakranegara,  lama perjalanan sekitar 1 jam, kita  bisa menempuh jalur Mataram-Narmada-Sedau-Pancor Dau-Teratak-Desa Aik Berik.Ke 2 air terjun ini belum setenar air terjun Tiu Kelep di kalangan wisatawan, jadi gak heran pengunjungnya sebagian besar orang lokal Lombok.
       

      Oh iya kalo teman-teman merasa gak sanggup jalan kaki menuju air terjun, byk ojek motor yg sudah standby di gerbang masuk kawasan air terjun. Ada jg beberapa teman kami yg lsng sewa ojek motor seharga Rp.30.000,- pulang pergi, tp nyesel lho kalo naik ojek motor krn kita gak bisa liat Air Terjun Benang Stokel.Jalan kendaraan bermotor dan mobil ternyata langsung menuju ke lokasi Air Terjun Benang Kelambu.
       
      1.    Air terjun Benang Stokel.
      Setelah kita melewati gerbang masuk, kita mulai berjalan melewati kawasan  pepohonan yang rindang dan hiruplah udara segar yg belum kena polusi. Jalur menuju ke lokasi air terjun sudah dibangun undakan2, sehingga kita berjalan menuju ke air terjun dengan cukup nyaman sih. Dari pintu gerbang, kita akan berjalan sekitar 1 km untuk menuju air terjun Benang Stokel.
       
       

      Dr kejauhan kita udah bisa liat tuh  Air Terjun Benang Stokel. Di air terjun ini ternyata ada dua air terjun dan nama air terjun ini yaitu “Benang Stokel” dalam bahasa lokal memiliki arti “seikat benang”. Dinamai demikian karena bentuknya yang menyerupai ikatan benang. Air terjun ini memiliki dua air terjun, dengan ketinggian masing-masing sekitar 20 Meter. Airnya sangat jernih dan segar.
       
       

       
       
      2.    Air terjun  Benang Kelambu.
      Setelah puas foto-foto di Air Terjun Benang Setokel, lanjutlah perjalanan kami menuju Air Terjun Benang Kelambu. Jalur trekkingnya cukup nyaman sih, gak yg curam banget (lebih gempor trekking di Air Terjun Tiu Kelep hehehe...).
       

      Santai aja jalannya supaya gak terlalu capek.Kalo haus atau lapar, gak usah takut, sepanjang jalan setapak ada beberapa warung yg standby jual makanan dan minuman.
       
       
      Taraaa... dari jauh udh keliatan tuh air terjunnya. Baguss kan air terjunnya dan kita cuma bisa bilang memang ciptaan Tuhan indah .
       
       

      Air terjun ini dinamai Air Terjun Benang Kelambu karena terjunan airnya yang berbentuk seperti kelambu. Air terjun ini memiliki 3 tingkat. Tingkat yang paling atas berasal langsung dari mata air, dan memiliki ketinggian sekitar 30 Meter. Tingkat yang kedua merupakan lanjutan dari tingkat pertama, dengan ketinggian sekitar 10 Meter. Tingkat yang ketiga memiliki ketinggian hanya 5 Meter.

      Gak seperti Air Terjun Benang Setokel, Air Terjun Benang Kelambu tidak memiliki kolam, jadi cuma bisa basah-basahan di bawah terjun. Kalo mau berenang bisa juga sih, dibawah ada tuh kolam buatan utk pengunjung berenang.
       
       

      Nah utk jalan pulang kami cobain lewat jalur kendaraan bermotor, dan ternyata jalannya lebih landai dan gak usah menderita melewati jalan menanjak dan anak tangga yg bikin kaki pegel hehehe... 
       
      3.    Bukit Merese, Kuta, Lombok
       
      Setelah istirahat makan siang, langsung cuss... kita mampir dulu beli oleh-oleh di toko oleh-oleh Gandrung (jual kaos, baju dgn kualitas dr yg biasa sampai yg bagus) dan toko Lestari (jual oleh-oleh makanan lokal). Sebelum menuju ke Bukit Merese, kami antar teman kami bang Duty Nath ke Bandara dulu krn pesawat dia lbh cepat dr pd kita semua.
      Dr bandara ke Bukit Merese gak terlalu jauh sih... sekitar 45 menit lah. Arah menuju ke Bukit Merese, ternyata melewati Pantai Kuta dulu dan melewati Pantai Tanjung Aan.
      Bukit Merese ini menarik lho krn ada padang rumputnya yg bagus utk foto-foto dan kita bisa melihat Pantai Tanjung Aan dan Batu Payung di kejauhan.
      Ini lah dia, view Bukit Merese. Bagus kan teman-teman.
       
       

      Nah karena terlalu menikmati suasana di Bukit Merese ini, jd lupa waktu deh, gak berasa udh jam 18, waah..langsung kami semua panik takut telat sampai di Bandara. Untung sopir mobil Elf kami cepet tuh nyupirnya... pas jam 19 malam sampe di Bandara (pesawat kami sekitar jam 20 malam). Puji Tuhan gak telat.
      Nah teman-teman demikian sedikit cerita dari reuni ex Gatnas IX.  Semoga kami semua tetap kompak deh. Salam jalan-jalan!
       
       

       
       
       
    • By petrus.sitepu
      Keindahan 3 Gili dan pantai kuta mandalika di bagian barat dari pulau Nusa Tenggara ibarat mutiara yang tersimpan baik dan rapi yang sangat disukai oleh wisatawan asing.
      Kota lombok atau yang lebih terkenal dengan sebutan pulau dengan seribu masjid ini memiliki spot wisata yang tidak kalah menarik dengan pulau dewata. Tapi sayangnya keindahannya ini tidak dinikmati baik oleh wisatawan domestik.
      Apakah ada pernah nama pantai kuta mandalika, pantai yang belakang ini menjadi trending topik di sosial media. Pantai kuta mandalika adalah pantai yang baru ini diresmikan presiden Joko Widodo, pantai ini diprediksi akan menyaingi kesuksesan dari pantai kuta di pulau dewata. Pantai ini sudah dilengkapi oleh tempat makan dan juga penginapan yang tentunya akan memudahkan wisatawan yang akan menikmati pantai kuta madalika. Jarak  yang perlu ditempuh dari kota lombok menuju pantai kuta mandalika sejauh + 39KM. Anda tidak perlu kuatir karena jalan yang akan ditempuh sudah cukup baik dan anda akan merasa nyaman untuk menuju pantai kuta mandalika.
      Menunggu matahari terbenam sambil membaca buku dan menikmati segelas es kopi bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas anda. Bentangan pasir putih dan juga arus ombak yang tidak terlalu deras akan membuat anda betah untuk bermalas-malasan disini.
      Tentunya tidak hanya pantai kuta mandalika, ada pula 3 gili yang bisa  anda kunjungi ketika berada di kota lombok. Gili trawangan, gili meno dan gili air merupakan nama dari 3 gili yang eksotik tersebut. Gili sendiri diartikan dengan pulau kecil.

      Gili Trawangan menjadi salah satu pulau yang paling sering dijadikan base ketika ingin meng-explore keeksotisan 3 gili tersebut. Anda tidak perlu kuatir untuk masalah penginapan ketika anda ingin meng-explore 3 gili karena di gili trawangan banyak pilihan hotel ataupun hostel (guest house) yang bisa anda pilih yang  dikelola baik oleh warga lokal atau turis asing. Ada beberapa hotel yang dikelola oleh turis asing menyediakan juga jasa untuk diving dengan harga yang bervariasi tergantung pilihan anda.
      Apabila anda ingin snorkeling di gili trawangan terdapat juga penawarkan paket untuk snorkeling di gili trawangan, gili air dan gili meno. Anda hanya cukup membayar Rp 100,000 anda sudah mendapatkan perlengkapan untuk snorkeling. Paket ini cukup menarik khususnya untuk backpacker yang ingin sekali  mengexplore keindahan bawah laut dari gili trawangan, gili meno dan gili air.
      Aktivitas lain yang ada harus lakukan ketika anda berada di gili trawangan yaitu menikmati matahari terbenam, karena gili trawangan merupakan spot yang terbaik untuk melihat matahari terbenam. Ada 2 cara anda untuk menikmati matahari terbenam yaitu dengan bersepeda mengelilingi gili trawangan ataupun duduk santai di sebuah cafe yang tersebar rapi dan cantik di sepanjang pinggir pantai gili trawangan.
      Cafe -cafe pinggir pantai tersebut juga memutarkan musik dan menyediakan spot foto yang menarik untuk mengabadikan memori anda selama di gili trawangan atau mensharing keberadaan anda di sosial media
      Selamat menikmati pantai kuta mandalika dan 3 gili, karena Indonesia lebih baik. 
      (www.jelajahtanpajejak.com)