Hasdevi

Itinerary 3 Hari 2 Malam Menjelajahi Bangkok, Si Kota Nan Eksotis Di Asia Tenggara

13 posts in this topic

          Bangkok adalah sebuah kota eksotis di Asia Tenggara. Kota ini juga merupakan ibu kota dan kota terpadat di Thailand. Saat ini, Bangkok tengah menjadi kota metropolitan terbesar di Thailand. Nah rupanya, Bangkok juga memiliki banyak destinasi wisata yang sayang untuk dilewatkan.

 

          Bagi kamu yang berniat untuk mengunjungi Bangkok, tentunya tidak ada salahnya jika menyusun itinerary terlebih dahulu. Berikut kita akan membahas itinerary 3 hari 2 malam menjelajahi Bangkok, si kota nan eksotis di Asia Tenggara.

 

Transportasi Menuju Bangkok

 

          Untuk mengunjungi Bangkok, kamu dapat menaiki pesawat dari Bandara Internasional Soekarno Hatta menuju Bandara Suvarnabhumi Bangkok. Lama perjalanan yang akan kamu tempuh adalah sekitar 3 jam 30 menit dan tidak ada perbedaan waktu antara Jakarta dan Bangkok. Nah, biaya yang kamu keluarkan untuk mencapai Bangkok pun berbeda.

 

post-35318-0-66396800-1425036975_thumb.j

Memasuki Bangkok melalui Bandara Suvarnabhumi via https://rinaldimunir.files.wordpress.com/2014/03/suvarnabhumi-airport.jpg

 

          Pilihan pertama: jika kamu mendarat di Bandara Suvarnabhumi, maka biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp 1.300.000,00 hingga Rp 3.000.000,00 per sekali jalan. Namun, harga ini masih bersifat fluktuatif tergantung maskapai penerbangan dan jadwal keberangkatan.

 

          Bandara Suvarnabhumi menawarkan berbagai moda transportasi umum yang dapat membawamu menuju ke pusat Kota Bangkok. Moda transportasi tersebut antara lain kereta api, taksi dan bus umum.

 

          Jika kamu ingin menaiki kereta api, kamu dapat menaiki airport rail link yang beroperasi dari pukul 06.00 hingga tengah malam. Jalur kereta api ini melalui jalur express (tanpa henti) yang akan mengantarkanmu menuju stasiun Makassan selama 15 menit dengan biaya sekitar 150 baht.       

 

          Selain kereta ekspres, kamu juga dapat menaiki kereta lambat yang akan berhenti di semua stasiun menuju Phaya Thailand dengan harga sekitar 45 baht.

 

          Jika kamu ingin menaiki taksi, jangan memilih taksi calo yang menawarkan harga 1000 baht. Sebaiknya, kamu pergi ke level 1 Bandara Suvarnabhumi dan membeli taksi pada stand taksi. Kamu dapat mencapai pusat kota selama 1 hingga 2 jam dengan biaya sekitar 250 hingga 400 baht.

 

          Jika kamu ingin menaiki bus, kamu dapat menaiki bus antar jemput gratis ke terminal bus yang terletak beberapa kilometer dari terminal penumpang. Kemudian, kamu dapat menaiki bus umum menuju ke pusat kota yang beroperasi setiap 20 menit.

 

post-35318-0-15624100-1425037012_thumb.j

Memasuki Bangkok Melalui Bandara Don Mueang via http://images.detik.com/customthumb/2012/06/26/1025/img_20120626122528_4fe947c87a00c.jpg?w=600

 

          Pilihan kedua: kamu dapat mendarat di Bandara Don Mueang. Nah, karena padatnya Bandara Suvarnabhumi, maka dibangunlah bandara ini yang juga berada di Bangkok. Bandara ini dipusatkan untuk penerbangan low cost airlines.

 

          Jika kamu mendarat di Bandara Don Mueang, maka biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar Rp 800.000,00 hingga Rp 2.400.000,00 per sekali jalan. Meski demikian, harga ini masih bersifat fluktuatif dan tergantung waktu keberangkatan yang tentunya disesuaikan dengan jadwalmu.

 

         Selanjutnya, kamu dapat memilih menggunakan taksi atau kereta api. Jika kamu berniat menggunakan kereta api, terdapat kereta api yang menghubungkan Bandara Don Mueang dan Stasiun Lamphong Hua di pusat Kota Bangkok.

 

Memilih Penginapan di Bangkok

 

          Bangkok memiliki banyak tempat terbaik untuk dijadikan sebagai spot penginapanmu. Namun, kami akan merekomendasikanmu untuk memilih penginapan di daerah Sukhumvit Road.

 

          Jika kamu memilih penginapan di daerah Sukhumvit Road, kamu akan mendapatkan kemudahan untuk berjalan menuju ke skytrain station yang terletak di bawah tanah. Nah, dewasa ini skytrain adalah salah satu moda transportasi terbaik di Bangkok dan juga wajib untuk kamu coba.

 

          Melalui skytrain, kamu dapat mencapai berbagai tempat berbelanja yang menyenangkan di Bangkok. Kamu dapat menuju ke Siam Square, menjelajahi Patpong Night Market atau mengunjungi Chatuchak Weekend Market. Menyenangkan, bukan?

 

          Skytrain juga akan membantumu menuju ke banyak tempat wisata di Bangkok. Selain itu, skytrain juga menghubungkanmu dengan berbagai moda transportasi lain seperti kereta atau bus.

 

          Untuk masalah penginapan, terdapat berbagai macam penginapan di daerah Sukhumvit Road yang tentunya dapat kamu pilih sendiri. Penginapan yang dapat kamu pilih antara lain hostel, guest house atau hotel.

 

          Jika kamu memilih tinggal di hostel, kamu dapat mendapatkan hostel dengan jenis kamar mixed dormitory untuk kapasitas 4 orang dengan harga sekitar 315 baht per malam. Fasilitas yang tersedia antara lain AC, shared bathroom serta free wifi. Kamu juga mendapatkan sarapan setiap paginya.

 

          Jika kamu memilih tinggal di guest house, kamu bisa memilih untuk mendapatkan jenis kamar single room dengan fan atau AC. Jika memilih dengan fan, harganya adalah sekitar 552 baht. Sementara jika memilih dengan AC, harganya sekitar 638 baht. Fasilitas yang tersedia antara lain free wifi, shower serta TV.

 

          Jika kamu memilih tinggal di hotel, kamu bisa memilih untuk mendapatkan jenis kamar standard single dengan harga sekitar 765 baht. Fasilitas yang kamu dapatkan adalah AC, TV, kulkas, toiletries, shower, coffee/tea maker serta free wifi.

 

          Tentunya harga-harga tersebut masih bersifat fluktuatif tergantung ketersediaan kamar serta waktu kedatanganmu ke Bangkok. Jadi, jangan lupa untuk memastikan semua fasilitas yang tersedia pada calon penginapanmu untuk memastikan kenyamananmu selama di Bangkok.

 

Hari Pertama

Awali Kegiatan Wisatamu di Bangkok dengan Mencoba City Tour di Kota Bangkok.

 

          Setelah puas melakukan check in di penginapan, kini saatnya kamu untuk mulai berjalan-jalan mengelilingi Kota Bangkok. Untuk tempat wisata yang pertama, kamu dapat memulainya dari salah satu tempat wisata yang terletak tidak begitu jauh dari penginapanmu di Sukhumvit Road. Tempat itu adalah Siam Square.

 

post-35318-0-32377100-1425037159_thumb.j

Berbelanja di Siam Square via http://www.urbancapture.com/wp-content/uploads/2011/02/110227-Day-78-Siam-Square-Bangkok-Thailand.jpg

 

          Siam Square adalah salah satu pusat perbelanjaan menakjubkan yang terletak di pusat Kota Bangkok. Untuk mencapai Siam Square dari Sukhumvit Road, kamu dapat menaiki BTS Green Light atau Skytrain dari stasiun Phloen Cit menuju ke Siam.

 

          Lama perjalananmu adalah sekitar 3 menit dan biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 65 Baht. Kereta ini berangkat setiap 10 menit sehingga kamu tidak perlu khawatir akan ketinggalan kereta.

 

          Di Siam Square, kamu dapat menemukan bioskop, tutor schools, restaurant, tempat berbelanja serta night life. Siam Square adalah tempat terbaik jika kamu ingin berbelanja perhiasan, pakaian karya desainer lokal, aksesoris dan masih banyak lainnya.

 

          Di daerah Siam Square juga terdapat banyak pusat perbelanjaan lain yang menarik untuk kamu sambangi. Pusat perbelanjaan itu misalnya Siam Discovery Center and Siam Center, MBK Center - Mah Boon Krong, Siam Paragon dan Central World Plaza.

 

          Sedikit tips bagi kamu yang ingin kembali mengunjungi Siam Square di malam hari. Kamu dapat melihat pertandingan muay thai secara gratis di MBK Shopping Mall. Pertandingan muay thai ini dapat kamu saksikan setiap hari Rabu pukul 18.00 hingga 21.00. Kamu dapat melihat berbagai atlet junior unjuk kebolehannya dalam pertandingan muay thai.

 

post-35318-0-39755500-1425037197_thumb.j

Bersantai di Lumpini Park via http://media-cdn.tripadvisor.com/media/photo-s/02/67/9a/9d/filename-lumpini-park.jpg

 

          Nah, sambil menunggu malam hari untuk menyaksikan pertandingan muay thai di MBK Shopping Center, tidak ada salahnya jika kamu mengunjungi Lumpini Park. Lumpini Park adalah salah satu paru-paru Kota Bangkok yang terletak di pusat Kota Bangkok.

 

          Untuk mencapai Lumpini Park dari Siam Square, kamu dapat menaiki BTS Dark Green dari Siam Station menuju ke Sala Daeng Station. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 65 Baht dengan lama perjalanan sekitar 4 menit. Selanjutnya, kamu tinggal berjalan kaki selama sekitar 11 menit.

 

          Lumpini Park biasanya dimanfaatkan oleh penduduk lokal Bangkok untuk tempat jogging, aerobic, workout sederhana atau sekedar bersantai. Lumpini Park adalah salah satu tempat terbaik jika kamu ingin menghirup udara segar dari padatnya Kota Bangkok.

 

          Selain itu, di dalam Lumpini Park sendiri terdapat sebuah danau yang seringkali dimanfaatkan untuk rekreasi. Nah, kamu dapat memanfaatkan paddleboat yang disediakan dan berkeliling di danau tersebut. Danau ini biasanya ramai pada waktu hari libur atau akhir pekan.

 

          Lumpini Park adalah tempat rekreasi terbaik bagi semua usia. Di tempat ini, kamu juga dapat memanfaatkan fasilitas lapangan basket dan bermain basket sepuasnya. Sesekali, musisi lokal jazz sering unjuk gigi dan kamu dapat menikmati pertunjukan live music-nya secara free setiap hari Minggu. Menyenangkan, bukan?

 

          Di Lumpini Park juga terdapat wisata kuliner jika kamu berniat untuk mencoba panganan khas Kota Bangkok. Wisata kuliner ini berbentuk kaki lima, dan kuliner yang wajib kamu coba adalah pad thai (mie Thailand) serta jim joom (daging dan sayur).

 

          Lumpini Park dibuka setiap hari dari pukul 04.30 hingga pukul 21.00. Tidak ada biaya yang akan dikenakan jika kamu ingin memasuki Lumpini Park alias gratis.

 

post-35318-0-31163400-1425037244_thumb.j

Untuk Pengalaman Menjelajahi Bangkok yang Tidak Terlupakan, Kamu Harus Coba Menonton Pertunjukan Wayang Thailand (Baan Silain) via http://www.bangkok.com/magazine/artist-house.htm

 

          Seiring dengan perkembangan zaman, saat ini sudah tidak banyak lagi orang yang senang menonton pertunjukan wayang Thailand. Namun, untuk pengalaman menjelajahi Thailand, kami rasa pengalaman yang satu ini wajib kamu coba.

 

          Pertunjukan wayang ini terdapat di Artist’s House di sekitar kanal Thonburi. Kamu akan memasuki sebuah rumah tradisional Thailand yang keberadaannya sudah sangat jarang ditemui namun masih eksis di daerah ini.

 

          Untuk mencapai tempat ini dari Lumpini Park, kamu dapat berjalan kaki selama sekitar 11 menit menuju ke Sala Daeng Station. Selanjutnya, kamu dapat menaiki BTS Dark Green dari Sala Daeng menuju ke Pho Nimit Station. Perjalanan ini berdurasi sekitar 12 menit dengan tarif 55 hingga 65 Baht.

 

          Kamu dapat menikmati pertunjukan wayang Thailand ini setiap hari (kecuali hari Rabu) pada pukul 14.00. Selain menikmati pertunjukkan wayang, kamu juga dapat menjelajahi tempat ini yang memiliki lebih dari 600 stupa di halaman belakangnya.

 

          Tempat ini juga memiliki beranda yang menghubungkan langsung ke pemandangan kanal. Sehingga kamu akan menemukan pemandangan yang indah. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 18.00. Tidak ada biaya masuk untuk memasuki tempat ini alias gratis.

 

Hari Kedua

Menjelajahi Bangkok Dapat Membuatmu Menemukan Pesona Serta Kejutan di Dalamnya.

 

post-35318-0-93032700-1425037291_thumb.j

Menjelajahi Terminal 21 Untuk Menemukan Berbagai Spot Foto Terbaik via http://www.bangkok.com/magazine/artist-house.htm

 

          Bangkok terkenal dengan sebutan surga belanja karena kamu dapat menemukan berbagai mal dan pusat perbelanjaan terbaik di sini. Nah, mengawali hari keduamu di Bangkok, kamu dapat mencoba mengelilingi Sukhumvit Road dan menemukan salah satu surganya di Terminal 21.

 

          Jika kamu tidak begitu menyukai belanja, jangan khawatir karena tempat ini adalah salah satu mall terunik yang ada di Bangkok. Kamu dapat melihat berbagai lantai di dalam Terminal 21 yang didesain sesuai dengan kota-kota di dunia: Tokyo, San Fransisco, Paris dan London.

 

          Tentunya, kamu akan menemukan berbagai spot foto terbaik yang sayang untuk dilewatkan, bukan? Nah bahkan, mall unik ini juga mendesain toilet-nya dengan tema-tema tertentu sehingga akan semakin menambah menarik kunjunganmu.

 

          Mall ini buka setiap hari dari pukul 10.00 hingga 22.00. Kamu juga dapat mencoba alternatif untuk mengunjungi pasar malam Asiatique yang dapat kamu capai dengan shuttle bus gratis dari Saphan Taksin atau Mansion 7, sebuah mall dengan nuansa mistis.

 

post-35318-0-43918300-1425037320_thumb.j

Lengkapi Perjalanan Wisatamu dengan Melihat Pertunjukkan Tari Tradisional Thailand di Erawan Shrine via http://www.bangkok.com/magazine/artist-house.htm

 

          Setelah puas berfoto di Terminal 21, waktunya kamu melanjutkan perjalananmu untuk menyaksikan tarian tradisional Thailand di Erawan Shrine. Ya, di tengah hiruk pikuknya Kota Bangkok yang seringkali membuat penat, kamu tentu masih dapat menyegarkan pikiran dengan melihat pertunjukkan tari tradisional.

 

          Di salah satu sudut Erawan Shrine Shopping Malls, kamu dapat melihat pertunjukkan tari tradisional Thailand yang dibawakan dengan apik dan menawan oleh para penarinya. Beberapa kali dalam sehari, para penari akan menampilkan tarian tradisional ini yang sepertinya sayang untuk kamu lewatkan.

 

          Untuk mencapai Erawan Shrine dari Sukhumvit Road, kamu dapat berjalan kaki menuju Phrom Pong Station. Selanjutnya, kamu dapat menaiki BTS Light Green menuju Chit Lom Station. Lama perjalanan ini adalah sekitar 6 menit dengan biaya 65 Baht.

 

post-35318-0-81808900-1425037362_thumb.j

Mengunjungi Rot Fai Market via http://www.bangkok.com/shopping-market/rot-fai-market.htm

 

          Ketika mengunjungi Bangkok, tidak ada salahnya kamu mencoba berkunjung ke Rot Fai Market. Pasar malam ini terletak di belakang Seacon Square Shopping Mall dan buka setiap hari Jumat hingga Minggu dari pukul 17.00 hingga tengah malam.

 

          Untuk mencapai Rot Fai Market, kamu dapat berjalan kaki selama tiga menit menuju ke Chit Lom Station. Selanjutnya, kamu dapat menaiki BTS Light Green dari Chit Lom menuju Punnawithi Station. Lama perjalanan ini adalah sekitar 18 menit dengan tarif 65 Baht. Selanjutnya, kamu dapat menaiki taksi dengan biaya 85 Baht selama 8 menit menuju ke Rot Fai Market.

 

          Di Rot Fai Market, kamu dapat menemukan berbagai benda vintage unik dan juga benda-benda secondhand yang menarik. Kamu bahkan dapat menemukan miniature superman retro atau batman yang menarik.

 

post-35318-0-60657200-1425037439_thumb.j

Melihat Berbagai Benda Vintage yang Menarik di Rot Fai Market via http://www.bangkok.com/shopping-market/rot-fai-market.htm

 

          Walaupun kamu belum tertarik untuk berbelanja, percayalah Rot Fai Market adalah salah satu tempat terbaik untuk menghabiskan waktu malammu. Di tempat ini terdapat Market’s Zone, Warehouse Zone dan Rod’s Antique.

 

          Market’s Zone adalah zona tempatmu berbelanja sepatu, mainan anak-anak, pakaian hingga peralatan rumah. Warehouse Zone adalah tempatmu menemukan berbagai barang-barang vintage, secondhand, serta sepatu dan semua pakaian vintage.

 

          Nah, tempat yang paling menarik adalah Rod’s Antique. Di tempat ini kamu dapat menemukan berbagai barang-barang vintage dengan harga yang cukup lumayan. Kamu dapat melihat mobil kuno, motor kuno, bahkan patung manekin Elvis Presley yang dibuat persis seukuran aslinya. Semuanya dijual di sini.

 

          Ketika sedang berkunjung ke tempat ini, pastikan kamu juga mencoba berbagai kuliner di dalamnya. Di sini terdapat banyak kuliner khas Thailand yang dapat kamu coba seperti thai tea, pad thai hingga berbagai kuliner internasional. Jadi, jangan lupa untuk memasukan Rot Fai Market dalam daftar itinerary-mu.

 

Hari Ketiga

Puas Menjelajahi Bangkok, Waktunya Kembali Pulang dengan Perasaan Bahagia.

 

          Setelah puas menjelajahi Bangkok, sekarang waktunya kamu untuk kembali pulang dan melanjutkan rutinitasmu. Tentunya, kali ini kamu pulang dengan membawa berbagai cerita manis yang telah kamu dapatkan di Bangkok.

 

          Itulah dia itinerary 3 hari 2 malam menjelajahi Bangkok, si kota nan eksotis di Asia Tenggara. Rupanya, Bangkok memang memiliki banyak tempat wisata yang sungguh sayang untuk dilewatkan, bukan? Jadi, jangan lupa untuk mempersiapkan liburan terbaikmu di Bangkok pada kesempatan liburan selanjutnya.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 1/2/2016 at 10:58 PM, Echa bawazier said:

Pergi bersama balita kebangkok aman tidak sih? Jalanannya bersahabat dengan stroller nga ya? Thanks

kalo jalanan nya tergantung destinasi nya mba

kalo tengah kota Bangkok itu crowded dengan orang2 jadi agak susah strolling nya :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
3 hours ago, Ester_V said:

Mau tanya dong.. kalo dari bangkok mau ke farm village & winery (4 orang), mending naik apa?

Thanks a lot ^^

wow mayan jauh seh itu mba @Ester_V sekitar 4 jam an dari kota Bangkok nya

mending sewa mobil kalau ber 4 :) 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Jauh tp katanya tempatnya bagus.. jd pengen ke sana, heheee.... Kira-kira berapa kl sewa mobil dari Bangkok?

Btw Chocolate Ville di situ juga ya?

Thanks a lot :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 1/20/2017 at 4:23 PM, Ester_V said:

Jauh tp katanya tempatnya bagus.. jd pengen ke sana, heheee.... Kira-kira berapa kl sewa mobil dari Bangkok?

Btw Chocolate Ville di situ juga ya?

Thanks a lot :)

wah beda jauh itu Chocolate Ville mah masih di Bangkok mba kalau Village Farm & Winery udah luar kota, si @nashir pernah kesana baca aja tulisan dia ada kok atau search aja di forum ini :D

@Ester_V

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Ahmad Andi Affandi
      Halo Jalan2ers ...jangan bosan sama saya ya ... , Kali ini mau cari teman nonton MotoGP di Chang International Circuit Buriram Thailand
      MotoGP Thailand berlangsung dari tanggal 5-7 Oktober 2018. Rencananya saya hanya menonton Sesi Race hari Minggu nya tgl 7 Oktober 2018.
      Saat ini kebetulan baru hanya punya Ticket Early Bird Side Stand seharga 1776.1 THB. Rencana Trip dari Sabtu 6-9 Oktober 2018. Itin Sementara sudah ada.
      So buat Jalan2ers yang hobi nonton MotoGP dan ada niat nonton disana boleh kontak ya.
       
      Day 1 Jakarta – Bangkok, Sabtu, 6 Oktober’18
      11:00               Check In at Soekarno Hata Int Airport
      13:10               Take off To Bangkok Don Mueang by Thai Lion SL 119
      17.00               Landed at Bangkok Don Mueang
      23.45 – 04.35  Bangkok to Buriram by Bus Nakhon Chai Air Gold Class (VIP)
      Day 2,Minggu, 7 Oktober’ 18
       Check In & Drop Bag at Fueang Fha Palace Hotel, Buri Ram     
      240/9 Jira Rd, Nai Muang, Buri Ram, 31000 Thailand
                              Go to Buriram United International Circuit
                              MotoGP Race ( 20 laps)
      Day 3 Senin, 8 Oktober’ 18
                               Check In at QOO Hotel, 54/56 Thani road, Buriram City Center, Buriram,
      Day 4  Selasa 9 Oktober’ 18
                             To Buri Ram Airport
      07:30               Check In at Buri Ram Airport (BFV)
      09:15               Take off To Bangkok Don Mueang by Air Asia FD 3523
      10.20               Landing at Bangkok Don Mueang (DMK)
                              At Siam Bangkok
      19:05               Take off To Soekarno Hata Int Airport by Thai Lion SL 118
      22.35               Landing at Soekarno Hata Int Airport
       
      Terima Kasih 
      Andy WA : 08111698889

    • By Muhammad Firman Ali Putra
      Kabar gembira untuk semua pecinta Treveling dan Backpacker di Indonesia!

      Punya rencana Traveling ke Bangkok? Tapi masih bingung tentang penginapan atau hotel? Jangan khawatir Travelholic, Glur Bangkok Hostel & Coffee Bar hadir buat kamu!



      Glur Bangkok Hostel & Coffee Bar berlokasi di pusat kota atau lebih tepatnya No. 45 Soi Chareonkrung 50 Bangrak Bangkok 10500. Hostel kami juga berdekatan dengan Stasiun BTS Saphan Taksin dan Dermaga Satorn yang hanya berjarak 2 menit saja kawan. Pastinya mudah sekali bila ingin pergi kemanapun dan tentunya murah meriah.





      Banyak sekali tempat yang menarik di sekitar Hostel kami, kamu bisa ber-shoping-ria sepuasnya di Pasar Malam dan menikmati lezatnya kuliner khas Thailand bahkan merasakan sensai Pijat unik Khas Thailand.


      Glur Bangkok Hostel & Coffee Bar bukan cuma sekedar Hostel biasa yang hanya menyediakan tempat akomodasi biasa dengan kamar tidur bergaya asrama saja, TIDAK! Kami juga menyediakan Private Room untuk Pasangan, Grup, bahkan Keluarga. Kami juga memiliki fasilitas Restoran dan Thai Massage (Pijat khas Thailand) yang tentunya cocok dengan kantong kamu.





      Lokasi:
      No. 45, Charoen Krung Rd. Soi 50, Bangrak, Thailand 10500. Hostel kami terletak pada titik yang sangat strategis tepat berada pusat kota dan sungguh mudah dijangkau dengan berbagai moda Transportasi umum.
      a)     2 menit dari Saphan Taksin BTS Station dan Satorn Pier
         Menuju ke Grand Palace, Wat Pho (Sleeping Buddha), Wat Arun (Tample of Dawn) 
      § Taxi Metter 20-30 menit 100-150 THB
      § Kapal (dari Satorn Pier) 20 menit 15-60 THB
      § Bus No. 1 atau 15, 45 menit 9-20 THB
      § Tuk Tuk 30 menit, harga sekitar 200 THB (tawar-menawar)
      c)      Menuju Khao San Road
      § Bus No. 1, 15, dan 35, 30-45 menit harga 9-20 THB
      § Taxi Metter 30-45 menit 100-180 THB (tergantung lalu lintas)
      § Kapal (dari Satorn Pier) 30 menit 15-60 THB
      § Tuk Tuk 30 menit, harga sekitar 200 THB (tawar-menawar)
      d)     Menuju Pratunam Market, Central world, Platinum, Pantip Mall,  dan  Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI)
      § Bus No. 77 30 menit 9-20 THB
      § Taxi Metter 30-45 menit 100-150 THB (tergantung lalu lintas)
      § BTS skytrain 15 menit 40 THB (bisa turun di Rachathewi BTS station atau Chit Lom BTS Station)
      e)     Menuju Chatuchak Weekend Market, JJ Green Weekend Night Market, dan Mo Chit Bus Terminal (Northern Bus Terminal)
      § Bus No. 77, 30-45 menit 9-27 THB
      § Mo Chit BTS Station 25 menit 47 THB
      f)      Menuju Silom Complex dan Lumpini Park
      § Jalan kaki 30 menit
      § Bus No. 77, 15 menit 9-10 THB
      § Sala Daeng BTS Station 7 menit 25 THB
      § Taxi Matter 20 menit 60 THB
      g)     Menuju MBK Mall
      § National Stadium BTS Station 20 menit 37 THB
      § Bus No. 15, 30-60 menit 7 THB
      § Taxi Metter 30-45 menit 80-100 THB
      h)     Menuju Siam Paragon, Siam Square, Madame Tussauds Museum, Sea Life Bangkok
      § Siam BTS Station 15-20 menit 37 THB
      § Bus No. 15, 30-60 menit 7 THB 
      § Taxi Metter 30-45 menit 80-100 THB
      i)       Menuju Asiatique
      § Jalan kaki 30 menit
      § Kapal (Gratis) 15 menit
      § Bus No. 1, 15, dan 75, 15-30 menit 7-15 THB
      § Taxi Matter 15 menit 60 THB
      j)       Menuju Hualam Phong Train Station
      § Bus No. 1 dan 15, 15-20 menit 7-15 THB
      § Taxi Matter 15-20 menit 60 THB
      k)     Menuju China Town
      § Bus No. 1 dan 15, 15-20 menit 7-15 THB
      § Taxi Matter 15-20 menit 60 THB
      l)Menuju Sai Taimai Bus Terminal (Southern Bus Terminal)
      § Taxi Matter 60 menit 150-200 THB (tergantung Lalu Lintas)
      m)   Menuju Ekkamai Bus Terminal (Eastern Bus Terminal)
      § Taxi Matter 60-90 menit 150-250 THB (tergantung Lalu Lintas)
      § Ekkamai BTS station 35 menit 52 THB
      n)     Menuju Suvarnabhumi International Airport
      § Taxi Matter 60-90 menit 350-500 THB (termasuk biaya jalan Tol)
      § BTS Skytrain dan Airport Link 45 menit 87 THB
      o)     Menuju Don Mueang International Airport
      § Bus No. 77 turun di Chatuchak Market (9-27 THB) kemudian dilanjutkan Bus No. A1 menuju Bandara (35 THB), 60-90 menit.
      § Taxi Matter 45-60 menit 350-450 THB (termasuk biaya jalan Tol)
      p)     Menuju Damnoen Saduak Floating Market 
      § Taxi Metter ke Saitaimai Bus terminal terlebih dahulu 200-250 THB 45-60 menit, keudian di lanjutkan dengan Van 60 THB/orang 90-120 menit.

      SEKITAR HOSTEL
      A.     Bangrak Bazaar 
      Hanya berjarak beberapa langkah dari Hostel, kamu bisa ber-shoping-ria dengan harga yang terjangkau serta dapat menikati suasana sebuah Pasar Malam khas Thailand.

      B.     ROBINSON Mall
      ROBINSON adalah sebuah Pusat Perbelanjaan yang tepat berada di depan Hostel Kami. Hampir semua hal yang kamu ingingkan berada disini, mulai dari baju anak-anak sampai baju kakek-nenek pun tersedia disini, dari harga miring sampai barang ber-Merk Original ada disini.

      C.     Ban Oou Mosque (Masjid)
      Bagi Muslim Traveler, jangan khawatir tentang tempat beribadah karena Hostel kami berdekatan dengan sebuah masjid. Kamu juga bisa mendengarkan suara Adzan dari Hostel kami, jadi jangan takut lupa beribadah dan tidak tahu jam beribadah.

      D.     Thailand Street Food
      Baru pertama kali Ke Thailand dan ingin mencicipi kuliner khas Thailand? Atau sudah pernah ke Thailand dan sudah pernah merasakan kuliner khas Thailand, kangen dengan itu semua? Tenang, karena banyak sekali penjual jajanan khas Thailand di sekitar Hostel, dari yang normal sampai yang “Nyeleneh” ada disini.

      E.      Halal Food
      Kamu muslim? Ingin merasakan makanan khas Thailand tapi takut tidak Halal? Jangan sedih dulu, karena terdapat sebuah Restoran Halal di dekat Hostel kami. Kamu hanya perlu berjalan sekitar 7 menit dari Hostel kami dan dijamin bisa memanjakan lidah kamu semua.
       

      Fasilitas dan Jasa Pelayanan:
      A.     Thai Restaurant and Cofee Bar
      Selain menyediakan jasa akomodasi, kami juga mempunyai sebuah restoran yang mana menyediakan berbagai kuliner dan masakan khas Thailand. Bagaimana rasanya? Enak kah? Cita rasa yang sangat menggoda ditambah rempah-remapah pilihan khas Thailand, yang tidak bisa dipungkiri lagi dan bisa di katakan “Aroi-Mak-Mak”.  Kami juga mempunyai Coffee Bar yang menyediakan kopi serta Bir khas Thailand tentunya.

      B.     Thai Massage
      Tidak puas rasanya jika pergi ke Thailand tapi belum pernah merasakn terapi pijat khas Thailand bukan? Tenang, jangan sedih karena kami juga menyediakan jasa terapi pijat khas Thailand. Para terapis kami merupakan para ahli serta profesiaonal di bidangnya, jadi jangan ragu unntuk mencobanya. Kami jamin bahwa anda akan merasa segar bugar setelah menyelesaikan sesi terapi bersam kami, kepuasan anda adalah segalanya untuk kami.


      Keuntungan

      1.      Biaya penginapan sudah temasuk dengan Sarapan ”a la carte breakfast for FREE”
      2.      Wi-Fi super cepat 24 jam
      3.      Staf 24 jam
      4.      Staf dapat berbahasa Indonesia
      5.      Dapatkan diskon untuk tiket kapal
      6.      Peta kota Bangkok “gratis”

      Informasi lebih lanjut dapat menghubungi:

      ·        Telepon resmi 02-630-5595 atau +6295-656-5955
      ·        Firman (staf dapat berbahasa Indonesia) +6298-851-3840
      ·        E-mail resmi info.glurbangkok@gmail.com 
      ·        Website resmi www.glurbangkok.com 
      ·        Akun facebook resmi www.facebook.com/GLURBANGKOK/ 

      Jadi tunggu apa lagi? Pesan sekarang! Hanya di Glur Bangkok Hostel & Coffe Bar dan dapatkan pengalamamnya, karena “Hostel That Fits All”  adalah motto kami.


      Tips: 
      Dapatkan penawaran terendah dibandingkan online travel agent yang lainnya dengan melakukan pemesanan melalui website resmi kamiwww.glurbangkok.com
    • By deffa

      Hola Deffa Here!
      Wow, udah bulan April lagi, bagi kalian yang belum tahu, bulan April adalah salah satu bulan festival di Thailand, karena terdapat salah satu festival terbesar di Thailand bernama Songkran Festival. Songkran Festival merupakan perayaan Tahun Baru Thailand, yang biasanya berlangsung selama 3 hari, dari tanggal 13-15 April setiap tahun.
      Biasanya ketika Songkran ini di isi dengan perang air atau bermain air di jalanan. Bisa dengan pistol air atau balon yang di isi air dan di lemparkan ke siapa saja yang lewat dan gak boleh marah ya, karena makna nya adalah air sebagai sumber kemakmuran. Songkran Festival ini dirayakan bersamaan hampir diseluruh Thailand. Beberapa kota favorit untuk Songkran adalah Bangkok, Pattaya, Phuket dan Koh Samui.
      Nah, bagi kalian yang mungkin baru pertama kali mengikuti Songkran ada beberapa tips yang perlu kalian tahu, sebagai berikut:
      01. Bersiap Untuk Basah!
      Bayangkan saja, kalian terjun ke area perang air, ya jelas kan basah. Pakailah baju yang cepat menyerap air. Kalau punya, pakailah Wet Suit untuk berenang, agar gak masuk angin. 
      02. Jangan Salah Kostum!
      Setahu saya, belum pernah ada yang mengikuti Songkran menggunakan Formal Attire seperti Dress dan Jas. Jadi, jangan sampai salah kostum ya. Lebih baik menggunakan Kaos dan Celana Pendek baik pria dan wanita, bisa juga menggunakan celana jeans panjang. Biasanya penduduk lokal menggunakan baju Hawaiian Style yang bercorak warna-warni, mungkin kalian juga bisa memakai nya, banyak di jual kok.
      03. Jangan Lupa Waterproof Bag!
      Jika kalian akan membawa barang-barang seperti Handphone, Dompet atau Passport, maka harus punya Waterproof Bag. Karena, sudah jelas kalian tidak akan mau barang-barang tersebut basah dan berakibat rusak (handphone terutama). Tapi, di sarankan tidak perlu membawa Passport, cukup tinggalkan di tas dalam Hotel saja.
      04. Kacamata Renang Juga Perlu Loh
      Percaya deh, kacamata renang sangat berguna sekali ketika Songkran. Karena, kebiasaan para peserta Songkran itu menembak kan air nya ke muka, jadi terkadang bisa kena mata juga. Walaupun, mungkin tidak berbahaya tapi bisa sedikit mengganggu penglihatan, jadi ya kacamata renang ini sangat berguna.
      05. Jangan Mudah Tersinggung Ya
      Anggap lah ini permainan, jangan mudah tersinggung jika kalian tiba-tiba di tembak di muka atau di lemparin balon air dari rombongan yang menggunakan mobil. Karena, itulah esensi dari festival ini, kalian harusnya juga menembak kan air ke setiap orang yang ditemui jadi jangan bengong aja ya. 
      06. Beli lah Pistol Air Yang Besar
      Ya, kalian tetap harus membeli pistol air nya karena tidak ada penyewaan untuk Pistol Air. Biasanya harganya dari 150-800 baht. Biar tambah seru beli yang Super Soaker (paling besar), agar lebih berasa Songkran-nya.
      07. Jangan Beli Air!
      Maksudnya, air untuk refill pistol nya ya bukan untuk air minum (kalau air minum kalian tetap harus beli). Pemerintah setempat biasanya sudah menempatkan di beberapa titik Tanki Air khusus untuk me-refill Pistol Air kalian. Karena, memang ada beberapa warga yang membuka stand untuk me-refill pistol air dan itu bayar.
      08. Bertemanlah Dengan Warga Lokal!
      Ya paling asik kan kalau berkunjung ke negara lain bisa dapat teman baru, apalagi warga setempat. Nah, ketika Songkran ini, berteman dengan warga lokal bisa banyak untungnya seperti cari jalan pintas untuk menyerang kerumunan dari belakang, cari tempat refill pistol air yang terdekat dan juga cari makanan murah saat lagi perang air ini. Warga Thailand cukup open minded loh, apalagi pada waktu festival ini mereka akan sangat suka di sapa dan berkenalan dengan wisatawan.
      Demikian lah 8 Tips untuk mengikuti Songkran Festival yang akan berlangsung di tanggal 13-15 April nanti. Jika kalian belum mendapatkan penginapan untuk Songkran-an di Bangkok, coba cek artikel di bawah ini ada beberapa referensi yang bagus, apalagi untuk backpackers:

      Ini Dia Aneka Hotel di Bangkok yang Bakalan Bikin Backpackers dan Instagrammer Happy Berat!
       
      Bagi kalian yang akan bersiap kesana, have fun and "gun" ya.  
    • By silvia_win
      KL trip
      Day 1 (27 Des 2017) berangkat sore naik pesawat lion Jkt-KL, setelah tiba di KLIA naik bus dari airport ke China Town (tiket@ rm 10). Baru tahu ada bus ke China Town, sebelumnya hanya sampai KL sentral, ternyata busnya hanya sampai KL sentral, yg mau ke destinasi lain seperti pasar seni, china town, pudu dll, diantar pakai van, lumayanlah koper langsung angkat ke van tidak usah lanjut pakai Lrt,
      Van mengantarkan kami sampai di depan China Town, kami pun check in hotel lalu keluar cari makanan favorit kami.
      Day 2
      Hari ini rencananya mau ke Genting. Kami naik Lrt ke Titiwangsa untuk naik bus ke Genting (@rm 10), tapi ternyata busnya tidak langsung sampai genting tapi sampai ke awana highland tempat naik cable car ke genting, hmm padahal pingin naik bus yg langsung ke genting (dulu pernah naik dari sini), kalau cuma sampai ke stasiun cable car mending naik dari KL sentral lebih murah dan dekat. Yah sudahlah..., beli dulu tiket pulang ke KL sentral (@rm4.3). Lalu makan siang di food court dan keliling di awana highland yang merupakan premium outlet, setelah itu beli tiket cable car ke Genting (one way @rm8).
      Sebenarnya lebih prefer naik bus soalnya agak deg2 kan naik cable car, cable carnya sangat nyaman dan bisa menampung sekitar 8 penumpang, untuk yang bawa koper ada tambahan biaya.
      Kami berhenti untuk wisata dulu di Chin Swee Temple yang merupakan stop pertama dari genting cable car. Ini adalah kuil yang cukup besar dengan pemandangan di atas gunung yang indah. Dari hatle cable car pengunjung berjalan menuruni ekscalator yang panjang ke kuil, setelah melihat2 dan berfoto2, di sana turun hujan, kami pun kembali ke stasiun cable car untuk melanjutkan cable car ke Genting.
      Di Genting berkeliling di sky avenue melihat hiasan pohon natal yang di dominasi dengan tema tour of the world with snoopy (patung snoopy dengan pakaian dari berbagai negara), hmm theme parknya tempat bermainnya masih renovasi (sepertinya sudah bertahun-tahun).   Setelah berkeliling kamipun antri cable car untuk kembali ke awana highland. Sampai di awana highland sekitar jam 6 sore, tiket pulang ke KL sentral jam 8.30, kami mampir ke tempat jual tiket untuk menanyakan apa tiket bisa ditukar, kalau ngga bisa tukar pingin beli tiket baru saja untuk jam 6.30, karena harga tiket bus tidak terlalu mahal. Tapi semua tiket untuk hari itu sudah sold out , untunglah sudah beli tiket duluan walau jam 8.30 J, masih banyak waktu kami makan dan shopping dulu sebelum pulang...
      Day 2
      Sebenarnya tidak ada rencana yang pasti untuk trip kali ini, berhubung membawa anak-anak, trip  hari ini kami pergi ke planetarium naik taxi, supir taxi bilang dia tidak terlalu familiar dengan lokasinya tapi dia bersedia membawa kami dengan argo tentunya..., planetarium tidak terlalu jauh dari china town, tapi berhubung tidak ada mrt ke sini lebih baik naik taxi saja...argonya juga tidak mahal. Planetarium gratis untuk pengunjung, di sini kami bisa melihat peragascience yang berhubungan dengan  benda2 angkasa. Juga ada lift untuk naik ke lantai atas di mana ada menara pandang yang bisa melihat kota Kuala Lumpur.
      Di planetarium juga ada bioskop khusus untuk menoton film luar angkasa. (htm @ rm12), berhubung planetariumnya tidak terlalu besar dan tidak memerlukan waktu lama untuk berkeliling, kami pun membeli tiket untuk nonton di planetarium. Layar bioskopnya berbentuk setengah bola, filmnya tentang bintang2 yang terlalu ilmiah untuk dicerna...
      Dari planetarium kami ke KWC yang merupakan tempat belanja retail, makan dan shopping (tidak beli banyak takut kelebihan berat bagasi)... lalu pulang ke pasar seni lanjut cuci mata dan keliling2, di belakang pasar seni ada illution 3D art museum, kami mampir untuk melihat berhubung tiket masuk mahal (@rm48), kami tidak masuk.
      Makan di restoran mamak Yusoof and Zakhir favorit kami di samping pasar seni, cuci mata di pasar seni dan china town night market dalam perjalanan kaki menuju hotel.
      Day 3
      Hari ini pingin jalan2 santai saja, naik lrt ke Suria Mall, kami berjalan di dalam dan di luar suria mall, banyak pohon natal menghiasi interior dan eksterior mall.
      Berhubung rada malas ke tempat lain, kami pun masuk ke petrosains yang ada di dalam suria mall (@rm30), petrosains merupakan tempat bermain dengan alat2 peraga tentang sains, berhubung ini sudah yg kedua kali main ke sana, kesannya biasa2 saja, tapi berhubung membawa anak2, jadi sekalian menemani mereka main.
      Di KL kami menginap di D’Oriental Hotel Rp 300.000/malam untuk kamar triple
      Siem Reap Trip
      Day 4
      Hari ini kami melanjutkan perjalanan menuju Siem Reap.
      Booking taxi dari hotel (rm100) ke airport.
      Sampai di airport kondisi fisik sedikit capek, mampir ke watson beli vitamin C agar kondisi bisa lebih fit..., di pesawat tidur dan istirahat...
      Sampai di Siem Reap sudah segar lagi.., cuaca sangat panas di sana, turun dari pesawat harus jalan kaki ke terminal lagi, walau tidak jauh tapi cuaca panas sangat menyengat..
      Dari airport booking airport taxi ke hotel (usd 10 untuk sedan, usd 15 untuk van, usd 9 untuk tuk tuk), kami ber4 pesan yang sedan saja, karena antrian sedannya belum ada kami diantar pakai van.
      Dalam perjalanan ke hotel, supirnya menawarkan charter mobilnya untuk wisata sore ke kampong phluk floating market, yang katanya 30 menit dari kota siem reap, berhubung cuaca panas, kami tidak tertarik dan bilang mau istirahat di hotel, lalu dia pun menawarkan transportasi ke angkor wat keesokkan harinya (saat pesan taxi di bandara kami dibagi brosur bawa mereka menyediakan charter car ke angkor wat dengan harga usd 40 untuk sedan dan usd 45 untuk van), berhubung cuaca yang panas kami pun setuju naik mobil saja dibandingkan naik tuk tuk, nego harga dengan supirnya usd 40 untuk one day tour ke angkor wat.
      Check in hotel, minta peta tanya info jalan, minta bantuan staff hotel untuk pesan bus dari Siem Reap ke Bangkok. Staff hotel membantu pesan direct bus ke bangkok @usd 13.
      Setelah istirahat sebentar di hotel, kami keluar makan malam, kami mampir ke KFC untuk makan dikit dulu, lalu jalan ke pasar lama, di pasar banyak jualan souvenir dll, tapi tidak beli apa2, lalu ke seberang ada art center night market cuma melihat tidak beli apa2, lalu hunting street food umumnya harganya usd1, beli kelapa, pancake (martabak), mie goreng, nasi goreng, camilan lainnya...berkeliling di sepanjang pasar lama, pub street, night market, melihat suasana pergantian tahun di sana..., lalu naik tuk tuk pulang hotel (usd 3)
      Day 5
      Sarapan pagi di hotel menu 2 roti bakar, 2 telur goreng, teh/kopi dan buah.
      Kami di jemput jam 8 pagi di hotel, sepanjang perjalanan ke angkor wat, supir menawarkan mampir shopping ke toko batu mulia, sutera dll, yang semuanya kami tolak. Kami mengiyakan tawarannya untuk membeli tiket untuk dinner di Koulen restoran untuk dinner dengan menu prasmanan yang katanya kita bisa mencicipi lokal food di sana juga menonton tarian lokal (@usd12). Terlebih dahulu kami berhenti untuk beli tiket ke angkor wat @usd37 untuk one day tiket (anak2 di bawah 12 tahun gratis). Setiap pengunjung di foto dan fotonya dicetak di tiket, supir memberi info agar kami membeli gantungan name tag untuk tiket agar tiket tidak hilang berhubung tiket akan diperiksa di setiap pintu masuk candi yang akan dikunjungi.
      Kunjungan I ke candi angkor wat, cuaca cukup panas di sana, pengunjung berjalan melewati jembatan apung menuju candi, komplek candi cukup luas. Walau cuaca panas tapi di dalam candi cukup adem buat berisitirahat dan melihat2, mirip candi hindu di indo dengan beberapa ukiran halus di dinding, untuk menaiki candi dibuat tangga dari kayu (entah dulu aslinya pakai tangga apa). Di dalam candi terdapat tempat pemujaan untuk Buddha yang bukan merupakan bagian dari candi jaman dulu tapi adalah patung Buddha yang ditambahkan kemudian untuk sembahyang. Juga ada bhikkhu yang membaca paritta untuk pengunjung, kami memutari candi angkor wat dan keluar dari jalan samping candi di mana terdapat telaga kecil, yang merupakan tempat pengambilan foto best view untuk angkor wat di mana banyak tukang foto stand by menawarkan foto langsung jadi.
      Di dekat pintu keluar banyak pedagang menawarkan souvenir maupun makanan umumnya harganya usd1.
      Kami melanjutkan  perjalanan ke Candi Bayon, candi ini ukurannya lebih kecil dari angkor wat, kami melihat dan beristirahat sebentar di sini, mencicipi jajanan jagung rebus, lemang (ketan di dalam bambu), mangga, crepes...
      Lalu melanjutkan perjalanan ke candi Ta Prohm, di mana view yang khas di sini adalah akar pohon besar yang ada di candi.
      Kompleks candi angkor wat sangat besar kami hanya mengunjungi 3 candi utama, untuk candi lainnya rada malas karena cuaca yang panas, supir mengantarkan kami makan di resto yang ber AC, menu di sini cukup mahal berkisar usd 7-10, tapi ngga apalah pesan sedikit (berhubung malam mau dinner prasmanan nggak perlu makan banyak) sambil beristirahat dan ber wifi.
      Setelah itu supir mengantar kami pulang, di perjalanan dia mendrop kami untuk melihat toko batu mulia katanya lihat2 saja tidak perlu beli agar dia bisa mendapat kupon undian..., hm... tokonya tidak besar menjual batu permata dan souvenir, setelah melihat2 kami pulang hotel untuk beristirahat, sore kami jalan kaki ke koulen resto sebelumnya kami mampir ke lucky mall di seberang resto.
      Dinner di sini dengan harga usd12 tidak termasuk minum, untuk minum mesti pesan lagi.
      Makanan di sini cukup banyak, ada western food dan lokal food, minuman es campur, buah, kue dll, cocok buat makan santai dan beristirahat, juga ada tarian dan pertunjukkan alat musik lokal, yang mana iramanya agak lambat.
      Restorannya cukup besar dan banyak turis yang makan di sana.
       
      Hotel : Oral D' Angkor Rp 320.000/malam untuk quad room
       
       
      Bangkok trip
          Day 6
      Pagi sarapan di hotel, lalu di jemput bus untuk perjalanan ke bangkok, bus masih menjemput beberapa penumpang lagi lalu berangkat ke perbatasan kamboja thailand, sebelum sampai ke imigrasi kamboja, bus berhenti untuk ke toilet dan belanja. Jam 12 kami tiba di perbatasan, imigrasi kamboja hanya sebuah ruang kecil untuk cap paspor, antrian tidak sampai setengah jam sudah selesai, selanjutnya perlu berjalan kaki sekitar 1 km ke imigrasi thailand melewati pasar kecil dan sebuah kasino, di sini orang yang mau masuk ke thailand lumayan banyak, dan antrian cukup panjang perlu waktu 1 jam lebih untuk antrian cap paspor (entah karena peak season atau biasanya memang ramai), setelah keluar dari imigrasi kami langsung mencari bus kami, di mana sebagian penumpang sudah naik bus dan masih perlu menunggu penumpang lain yang antri imigrasi, cuaca cukup panas membuat kami malas mencari makan ke toko yang ada di sekitarnya, di tempat parkir tidak ada yang jualan makanan. Setelah menunggu agak lama bus berangkat jam 3 sore. Kami naik bus yang sama dengan bus yang kami naiki dari kamboja tapi supirnya sudah ganti orang (stir bus di sebelah kiri, walau stir kenderaan di thailand ada di sebelah kanan). Dalam perjalanan ke Bangkok kami melalui banyak titik kemacetan, mana belum makan siang lagi. Supir akhirnya berhenti di rest area sekitar jam 5 sore, semua penumpang turun mencari makanan, bus lalu melanjutkan perjalanan ke Bangkok. Kami sampai di bangkok jam 9 malam (13 jam perjalanan , sebelumnya diberitahu 8 jam).
      Bus berhenti di daerah Khao San, di sana ada sebuah wat/tempat pemujaan, banyak orang lokal yg sembahyang di sana, di dalamnya ada tempat sembahyang dengan patung raja Bhumibol. Banyak taxi yang standby menawarkan harga tertentu untuk penumpang yang berminat, kami masuk ke dalam wat untuk melihat2 dan masuk toilet, setengah jam kemudian taxi yg standby sudah tidak ada lagi,  kami menyetop taxi di jalan untuk ke hotel dengan argo tentunya J.
      Berhubung perjalanan yang panjang dan melelahkan, anak2 pada komplain lebih baik ke borobudur daripada ke angkor wat ö, menurut  saya kalau dibandingkan dengan borobudur, kompleks candi angkor wat lebih luas dan kawasan sekelilingnya banyak gapura dan candi yang lain dan melewati lapangan dengan pohon2 membuat candi angkor wat terlihat megah dan indah, kalau dari segi bangunan saya lebih menyukai candi borubudur dengan pahatan di dinding yang indah dalam bangunan candi yang menyeluruh dengan banyak patung Buddha. Di angkor wat tidak terdapat banyak pahatan patung melainkan ukiran halus di dinding dengan nuansa candi Hindu yang mana kemudian beralih fungsi menjadi candi Buddha. Yang pasti tiket masuk Borobudur sangat terjangkau dibanding tiket ke angkor wat yang harganya sekitar Rp. 500 ribu untuk turis asing, untuk warga lokal tiket masuk gratis.
       Day 7
      Meminta peta dan info ke hotel, serta menanyakan apa ada daily tour, tapi di hotel tidak menyediakan paket daily tour.
      Hari ini tidak berminat berwisata, ingin shopping saja...
      Kami berangkat naik taxi dari hotel ke Platinum mall (tempat shopping seperti mangga 2 di jakarta). Sampai di Platinum makan siang dulu di food court lalu mulai shopping, sampai sore hasil belanjaan cukup banyak.
      Dari Platinum kami naik taxi ke Saphan taksin untuk naik shuttle boat ke Asiatique,berhubung sore hari  di jam kemacetan, supirnya tidak mau pakai argo mesti menawar harga.
      Di Saphan taksin bts kami naik shuttle boat gratis ke Asiatique, boatnya cukup bagus dan nyaman, pemandangannya boat sepanjang sungai juga indah. Di Asiatique terdapat banyak resto di tepi sungai, juga toko2 untuk belanja dan tempat bermain seperti bianglala, komedi putar, dll. Kami mencari makan, mengitar toko2, dan menikmati pemandangan di tepi sungai chao phraya, lalu mengantri shuttle boat kembali ke saphan taksin, dalam perjalanan boat sekarang kami menikmati pemandangan sungai di malam hari dengan lampu2 hotel berbintang/gedung lain di tepi sungai, sebelumnya saat datang kami menikmati pemandangan di sore hari.
      Dari sini naik taxi ke hotel. Walau di sini ada BTS (mrt) tapi kami memilih naik taxi selama di Bangkok untuk menghemat tenaga dan waktu, karena harga taxi tidak terlalu mahal (< THB 100 untuk jarak dekat, <THB200 untuk jarak yang agak jauh), sebelumnya pernah naik BTS, mrt setelah dihitung X 4 orang ongkosnya lebih mahal...
      Day 8
      Hasil belanjaan kemarin membuat isi koper bertambah, ingin menambah bagasi Air Asia, setelah membuka web air asia untuk menambah bagasi, baru sadar tiket kali ini bukan beli di airasia.com tapi beli di traveloka, soalnya saat hunting tiket pada mahal, lalu beli tiket transit bangkok KL AA, KL jakarta Lion, setelah coba2 add luggage di web AA tapi tidak bisa, lalu send message minta bantuan traveloka untuk add luggage, kata traveloka tidak bisa mesti ke AA office, ya sudahlah screen shot alamat AA office nanti sekalian mampir.
      Hari ini ingin berwisata ke wat2 (temple) di Bangkok, dari hotel kami naik taxi ke Wat Arun, karena agak jauh jadi sekalian melihat pemandang kota bangkok sepanjang jalan.  Htm Wat Arun @thb50, jika cuma ingin sembahyang di vihara di sampingnya tidak usah beli tiket. Bangunan wat Arun seperti stupa dengan ornamen porselen, terletak di tepi sungai menambah keindahan pemandangan di wat arun, tapi cuaca yang panas membuat kami tidak betah berlama2 di sini, dari sini kami naik taxi lagi ke wat pho, sebenarnya naik boat tinggal nyebrang, berhubung kami termasuk wisatawan yang malas jalan, jadi naik taxi saja lah.
      Sampai di wat pho supir taxi menunjukkan dermaga yg tidak jauh dari wat pho katanya bisa menyebrang dengan perahu ke wat arun di sini, kami menyiakan dan bilang next time mau naik perahu.
      Tiket masuk wat pho @thb 100, wat pho adalah vihara yang indah dengan patung Buddha tidur yang besar, selain vihara utam di depan yang berisi Buddha tidur di dalam masih terdapat komplek vihara dengan banyak patung Buddha. 
       Kami masuk ke salah satu vihara di belakang dengan patung Buddha yang besar, banyak turis asing masuk dan duduk di sana, ada pengawasnya tidak boleh berdiri di dalam hanya boleh duduk dengan sopan, ternyata banyak yang duduk lama di dalam, ada juga yang meditasi, kami pun duduk cukup lama di sana, apalagi terasa sejuk di sana.
      Sebelum pulang kami mampir ke massage room di dalam vihara pho pingin mencoba massage di sana, tapi katanya mesti antri 1 jam, ya tidak jadi malas nunggu.
      Keluar dari wat pho banyak tuk tuk dan taxi yang mangkal, sudah tahu bakal nego harga dan nggak mau paki meter, ya kami coba tanya tujuan ke kantor air asia di khao san yang tiidak jauh dari wat pho, ternyata supir yang mangkal di sana bisa berbahasa Inggris dengan baik, yang pasti dia menanyakan jumlah penumpang sebelum membuka harga (biasalah kalau penumpang banyak harga lebih mahal) berhubung dia tahu letak kantor air asia yang kami cari ya kami menyiakan tawaran harga thb 200, mau jalan juga lokasi di sana luas sekali untuk jalan dari pintu keluar wat ke jalan raya juga jauh. Ternyata supir taxi ini mengoper kami ke taxi yang antri paling depan, lumayan juga etika mereka mencari penumpang tidak rebutan, kalau dapat penumpang dioper ke paling depan. Sopir taxi yang kami tumpangi juga lancar berbahasa Inggris, dia mengenalkan wat emerald buddha, grand palace yang berada di samping wat pho kepada kami, berbincang dengan kami dan menawarkan kami booking taxi untuk tour ke floating market dengan harga thb 1800 pulang pergi, yg ini kami kurang tertarik berhubung cuaca panas malas aktivitas outdoor, tapi berhubung sebelumnya saya pingin tour ke pattaya saya pun menanyakan harga booking taxi ke pattaya pp, supir taxi bilang harganya thb 2500, mau ke mana dan waktunya berapa lama... up to you katanya..., saya sangat tertarik..., saya tanya perlu bayar DP berapa dia bilang ngga usah, besok dijemput di hotel J, setelah perbincangan kami baru tahu bahwa besok bukan supir taxinya yang membawa kita jalan melainkan temannya, dia bilang sudah dibooking orang ke Hua Hin, saya tanyain harga taxi ke Hua Hin berapa, katanya dia bawa penumpang one way thb 2500, kalau pp thb4000.  
      Kemudian kami ke kantor Air Asia untuk membeli tambahan bagasi, saya tanya ke staff di sana apa bisa beli tambahan bagasi dengan telepon, katanya bisa tapi mesti bayar pakai kartu kredit.
      Kemudian kami mampir ke khao san road yang ada di dekat kantor air asia, yang terdapat toko-toko dan food street si sepanjang jalan, tapi anak2 lebih tertarik makan mac di. Setelah membeli sedikit camilan dan melihat2, kami pun menyetop taxi untuk ke tesco/lotus yang tidak jauh dari hotel, pingin belanja sedikit barang lokal di hypermarket.
      Pattaya trip
      Day 9
      Supir taxi menjemput kami di hotel untuk perjalanan ke Pattaya. Kami memilih tour ke pattaya karena lokasinya yang tidak terlalu jauh dari bangkok jadi tidak habis banyak waktu di jalan, juga menurut info banyak objek wisata yang menarik di sana. Sebelumnya saya ada tanya di hotel kalau ke Pattaya naik taxi thb 1800/one way, naik bus @ thb 140.
      Supir taxi yang mengantar kita ke pattaya bahasa inggrisnya tidak sebaik supir taxi kemarin, dia menanyakan kami mau ke mana, saya menunjukkan foto lokasi yang ingin kami kunjungi: laser Buddha, silver lake, wat big Buddha dan pattaya beach. Di pattaya banyak objek wisata yang bisa dikunjungi, kami memilih beberapa yang gratis tiket masuk saja.
      Di perjalanan kami mampir untuk makan di rest area, lalu melanjutkan perjalanan ke Pattaya, sampai di kota Pattaya kami melewati floating market pingin mampir tapi cuaca panas jadi malas.   
      Laser Buddha adalah kompleks vihara dengan latar belakang pahatan gunung yang ada gambar laser Buddha, setelah mampir dan melihat2 kami melanjutkan perjalanan ke silver lake perkebunan anggur yang letaknya tidak jauh dari laser buddha, di sini kami naik tram keliling kebun @thb180, selain kebun anggur di dalamnya terdapat kebun bunga dan telaga yang indah untuk spot foto.
      Selanjutnya kami menuju wat big buddha, di vihara ini terdapat patung buddha besar, juga bisa melihat pemandangan laut dari atas vihara.
      Lalu kami mampir untuk makan siang di pantai pattaya, di sepanjang pantai banyak kedai makan dan toko2, kami memilih makan tom yam di salah satu kedai, harganya tidak terlalu mahal dan rasanya enak...
      Selesai makan kami mampir ke pantai yang kebetulan saat sunset, kami menikmati pemandangan yang indah di pantai, memberi makan merpati dengan roti yang dibeli di sana...
      Setelah itu pulang ke Bangkok dan berpesan ke supir kami mau di drop di chatuchak week end market tidak usah balik ke hotel. Sepanjang perjalanan supir taxi menyalakan argo dan harga argo sampai kembali ke bangkok adalah thb 4500. Dan enaknya supir taxi ini juga tidak menawarkan kami pergi shopping atau apapun seperti supir di siem reap. Setelah sampai di chatuchak market kami membayar sewa mobil seperti yang disepakati ditambah sedikit tips (lumayan juga bayar saat turun, saat pergi tidak ditagih biaya apapun, juga tidak membayar biaya tol).
      Tiba di week end market tentunya mau shopping..., chatuchak market cukup besar, barangnya bervariasi dan banyak juga barang lama dan kuno, saya tidak belanja apapun di sini, cuma makan saja, karena sudah agak capek dan barangnya kelihatan agak old fashion jadi malas shopping, teman saya belanja baju2...
      Selesai shopping naik taxi pulang hotel.
      Day 10
      Hari ini kami akan pulang ke indo, tapi karena penerbangan malam masih ada waktu untuk jalan2, pagi kami istirahat di hotel sampai siang sekalian check out dan menitipkan koper, hari ini kami mau shopping saja ke platinum lagi... kami berhenti di seberang platinum mall yang katanya ada pasar yang menjual barang dengan harga lebih murah, tapi cuaca yang panas membuat saya agak pusing, saya cuma melihat sebentar lalu ke platinum mall, istirahat di food court, waktu mau mulai shopping kepala agak pusing, mampir ke toko mau beli obat, penjual merekomendasikan minyak angin lokal (merek siang pure), saya pun membeli sebotol kecil yang bisa roll on harganya thb35, penjual memberitahukan supaya setelah dipakai dipijat sedikit di kepala, dia bilang bisa buat pegal linu dan gigitan serangga juga. Setelah memakai minyak angin saya mencari tempat duduk untuk beristirahat, tidak lama kemudian saya sudah segar lagi, dan mulai semangat untuk shopping..., sebelum pulang saya mampir lagi ke toko tempat menjual minyak angin tadi, beli sekotak isi 6 untuk di bawa pulang, ternyata ada juga minyak angin siang pure yang hot dan yang untuk pilek, sekalian beli beberapa botol. Sore hari setelah puas belanja dan makan di platinum mall, kami pun menyetop taxi pulang, taxi mulai dengan penawaran harganya ..., beruntung kami mendapat taxi yang mau pakai argo, supirnya perempuan, di tengah perjalanan kami tanya apa bisa booking taxinya dari hotel ke bandara, diapun menyiakan..., sampai di hotel kami merapikan koper menata hasil shopping dan naik ke taxi. Harga taxi dari hotel ke bandara tidak terlalu mahal biaya lewat tol thb 70, harga taxi thb 150 lebih..., otw back home.
      Hotel di bangkok : Bangkok 68 harga 600.000/malam untuk 4 orang yang terdiri dari 2 kamar dengan pintu penghubung.
      Harga tiket pp 2.7 juta
       




    • By Pingkan
      Tiket yang sudah setahun lalu dibeli akhirnya akan digunakan juga..
      Segala persiapan untuk mengunjungi wilayah di sekitar Andaman sudah disusun dari 3 bulan sebelum keberangkatan.
      Dan sayangnya, perjalanan kali ini harus dilakukan sendiri. Hwiih.. My dream 2 years ago became true, being a solo traveller.
       
      Oke ini adalah gambaran perjalanan saya untuk solo trip kali ini, 
      1. Kamis, 05 May 2016 : Bandung - Kuala Lumpur (Batal)
      2. Kamis, 05 May 2016 : Kuala Lumpur - Langkawi (Batal)
      3. Sabtu, 07 May 2016 : Langkawi - Penang (Batal)
      4. Sabtu, 07 May 2016 : Penang - Kuala Lumpur (Batal)
      5. Sabtu, 07 May 2016 : Jakarta - Kuala Lumpur
      6. Sabtu, 07 May 2016 : Kuala Lumpur - Phuket
      7. Selasa, 10 May 2016 : Phuket - Kuala Lumpur
      8. Rabu, 11 May 2016 : Kuala Lumpur - Jakarta
      Hmm... Banyak yang tiket untuk perjalanan kali ini, ini semua karena promo air asia. Dan karena awalnya kami hanya berencana berkunjung ke Langkawi & KL, tapi di tengah perjalanan muncullah ide untuk melanjutkan tiket ke Phuket. Tapiiiii... berhubung bertepatan dengan libur panjang dan saya harus berusaha dari Jakarta ke Bandung dengan kondisi tol yang stuck, maka perjalanan ke Langkawi sukses batal. Tapi saya tetap melanjutkan perjalanan ke Phuket & Kuala Lumpur dengan membeli tiket yang baru.
      1. Kamis, 05 May 2016 .. Bandung - Kuala Lumpur - Langkawi
      Yaaa.. karena missed dengan jadwal booking travel dari Jakarta - Bandung, akhirnya saya dapat travel pk 04.45, yang ternyata baru jalan pk 05.00. Tepat di KM 4 mobil kami terhenti lumayan lama karena ada truck isi bawaannya terhambur di jalanan. Dan keadaan tidak berakhir bahkan sampai kami sampai di sekitaran wilayah Karawang, dan itu artinya pesawat yang harusnya saya tumpangi sudah take off ke Kuala Lumpur. 7 Jam dalam perjalanan Jakarta - Bandung benar-benar menjadi percuma, karena saya pun tidak bisa pindah flight, karena seluruh jadwal penerbangan penuh sampai dengan hari Jumat sore. Akhirnya saya kembali ke Jakarta dengan hati yang sangat kecewa.
      2. Sabtu, 07 May 2016 .. Jakarta - Kuala Lumpur - Phuket
      Akhirnya saya membeli tiket baru dari Jakarta menuju Kuala Lumpur, karena tiket Kuala Lumpur - Phuket sudah saya siapkan. Perjalanan kali ini berlangsung tanpa halangan. Dan akhirnya sukses mendarat di KLIA (Lion Air), lalu saya naik KL Express ke KLIA 2 (Air Asia) dan sorenya sampai di Phuket Int Airport. Dari Airport saya akan menuju ke daerah Patong dimana saya sudah memesan hotel di daerah sana. Tidak perlu khawatir bagi para solo traveler, dari airport ada mini van yang isinya kurang lebih 10 org untuk menuju ke area Patong, cukup membayar 180Bath (Flat rate), ditengah jalan kami berhenti di kantor operator bus untuk ditanyai mengenai tujuan kita, agar sie driver dapat langsung menghantar kita menuju ke tempat tujuan. Perjalanan cukup jauh dari airport ke daerah Patong, sekitar 1.5 jam kemudian saya sudah tiba di jalan hotel saya. Saya menginap di Casa Jip Hotel, tempatnya sangat bersih, ruangan luas, dekat dengan Jungceylon Mall. Dan malam ini saya habiskan untuk berjalan disekitaran hotel, melihat Bangla Road yang suasananya seperti di Bali, dengan berbagai bar dan kafe full dengan musik hingar bingar dan juga atraksi-atraksi dewasa. Jangan khawatir apabila kita belum memesan paket trip, sepanjang jalan terdapat berbagai macam toko yang menawarkan paket-paket trip. Dan karena saya besok akan menyebrang ke Phi Phi Island, maka saya mencari informasi mengenai ferry dan jasa penjemputan van, yang pada akhirnya dapat dengan harga 700 Bath (masi agak mahal..!). Malam semakin larut dan saya berusaha mencari Banzaan Market, yang setelah saya bolak - balik ternyata letaknya tepaaaaaat dibelakang Jungceylon Mall (fiiiuh...!!!). Malam itu saya menikmati manggo sticky rice (50 Bath) dan Pad Thai (30 Bath) plus coconut ice cream (60 Bath). Pulang dengan perut super kenyang, waktu nya untuk beres-beres dan beristirahat.
       
      3. Minggu, 08 May 2016 .. Phuket - Phi Phi Island
      Jam 7.15 saya sudah duduk manis di hotel bersama dengan 3 orang turis lainnya menunggu van yang akan menjemput kami menuju Rassada Pier. 5 Menit kemudian akhirnya kami dijemput dan dengan segera kami menuju Rassada Pier yang letaknya lumayan jauh kurang lebih 1 jam perjalanan dari area Patong. Kami naik Ferry yang cukup besar dan penuh dengan pengunjung hari itu. Sekitar 2 jam kemudian akhirnya kami sampai di Tonsai Pier, sebelum memasuki area pulau kami harus membayar retribusi sebesar 20 Bath. Selama di Phi Phi Island saya akan tinggal di Phi Phi Cozy Seafront. Hotel yang saya pilih sangat susah dicari, karena ternyata letaknya di balik Tonsai Pier dan letaknya sudah diujung pulau. Dengan backpack 65 lt yang saya bawa, perjalanan mencari dan kesasar amat sangat membuat stress. Dan sayangnya semenjak saya datang sampai check out, saya tidak pernah terhubung dengan wifi. Yaaah.. walaupun pemandangan dari sekitaran hotel sangat bagus, tapi untuk letak dan fasilitas, saya rasa ada banyak tempat di sekitaran Phi Phi yang bisa menawarkan dengan harga yang lumayan. Jangan khawatir apabila kita datang tanpa memiliki hotel, disana banyak sekali pilihan untuk berbagai pilihan fasilitas dan area.
      Setelah saya meletakkan seluruh barang-barang bawaan, waktunya untuk mencari paket tour untuk mengunjungi Maya Bay. Jangan juga khawatir, di Phi Phi Island ini ada banyak sekali operator tour, tempat makan, gift shop dan mini market. Akhirnya saya mengambil paket tour seharga 300 Bath untuk half day trip yang dimulai dari Pk 14.00 - 18.30. Bersamaan dengan turis lainnya kami mengunjungi Maya Bay yang untuk masuk kedalamnya kami harus membayar 200 Bath (tidak termasuk harga paket), lalu mengunjungi monkey bay, pirates bay dan menikmati sunset. Malam nya saya menghabiskan waktu berjalan di sekitaran Loh Dalum By menikmati sunset yang baru indah-indahnya sekitar pk 18.30, lalu mencari makan malam di restoran yang memiliki wifi sambil memesan chicken fried rice dan Thai tea (-/+ 175 Bath). Kalau kita makan di restoran yang tidak memiliki wifi, makanan nya jauh lebih murah kurang lebih sekitar 60 Bath dengan harga juice buah segar -/+ 40 Bath. Malam belum selesai ternyata di pulau ini, hiruk pikuk dentuman suara dan tawa dari para turis masi mewarnai malam di sekitaran Loh Dalum Bay yang memiliki banyak kafe-kafe.
       
      4. Senin, 09 May 2016 .. Phi Phi Island - Patong 
      Bangun pagi-pagi sekitaran jam 7 pagi, saya memutuskan untuk mengunjungi Phi Phi View Point yang ternyata perlu usaha yang luar biasa karena harus menaiki tangga hampir 3 KM untuk sampai ke titik teratas, sebaiknya beli minum untuk bekal di perjalanan. Walaupun tidak perlu khawatir karena di atas akan ada warung yang menawarkan banyak pilihan makanan dan minuman. Owya, sebaiknya mengunjungi Phi Phi View Point ini pagi-pagi, karena masi sangat sepi. Jadi kita punya kesempatan seluas-luasnya untuk berselfie ria. Siangnya, saya memutuskan kembali ke area Patong, dengan ferry dari Tonsai Pier. Sesampainya di Rassada Pier sudah ada supr-supir van yang membawa nama hotel, dan karena saya memesan untuk antar - jemput maka saya tinggal menghampiri supirnya dan melihat nama saya di list mereka. Maka akhirnya saya kembali ke Patong dan tinggal di Red Planet Hotel, kali ini hotel yang saya pesan terletak sebelum Jungceylon Mall, tapi dekat dengan Patong Beach. Setelah meletakkan barang-barang, saya dengan sesegera mungkin menuju pantai. Karena saat itu sudah pukul 6 sore, artinya saya hanya memiliki 30 menit untuk menikmati sunset di Patong. Pantai Patong ini panjaaaang sekali, dan berpasir putih. Banyak hal yang bisa dilakukan disekitar sini, water sport, berenang di laut atau hanya seperti saya menikmati hilir mudik orang sambil menikmati hangatnya matahari yang akan tenggelam.
      Malamnya kembali ke area Jungceylon Mall untuk mencari informasi mengenai bus untuk ke airport, tapi akhirnya harus pulang dengan tangan kosong, karena tidak ada satu pun orang yang mengerti tentang ini. Yah walaupun katanya ada bus di sekitar belakang jungceylon, ato bahkan ticket counter di depan sbux jungceylon. Yah intinya saya tidak ketemu itu semua. 
      5. Selasa, 10 May 2016 .. Phuket - Kuala Lumpur
      Pagi-pagi kembali saya bangun untuk ke pantai, menikmati indah dan bersihnya pantai Patong. Pagi ini sekitaran pantai banyak diisi dengan aktivitas orang untuk berolahraga. Tidak lama menghabiskan waktu di sekitaran sini, akhirnya saya kembali ke hotel dan berkemas. Sambil coba bertanya ke teman-teman yang baru saja pulang dari Phuket, diusulkan untuk menuju ke Phuket Town, dengan menaiki Songteuw dari depan Patong Beach. Sampai jam 11 kurang bus yang saya tunggu tidak kunjung datang, akhirnya saya mencoba bertanya pada supir taxi meter, yang akhirnya disepakati 450 Bath untuk menuju ke airport. Kurang lebih 1 jam-an saya sampai di Phuket Int Airport, disebelah bangunan yang saya masuki sepertinya sedang bersiap gedung airport yang baru, yang lebih megah dari bangunan yang ada sekarang. Yah saya rasa sudah sepantasnya mereka berbenah, karena ada banyak sekali turis dari mancanegara yang berkunjung ke daerah itu.
      Perjalanan hampir 2 jam dengan Air Asia akhirnya menghantar saya untuk bisa sampai ke Kuala Lumpur. Saya memutuskan untuk naik sky bus dari KLIA 2 ke KL Sentral, sambil menuju ke level 1 saya menuju ticket counter dan membayar 11 RMY. Dan kali ini saya akan menginap di sekitaran Bukit Bintang, Hotel Melange adalah hotel pilihan saya yang letaknya sangat dekat dengan pusat makanan malam JL. Alor. Naik monorail saya harus menuju area yang berbeda dengan area KTM, wlpn masi di sekitaran Nu Sentral Mall, saya harus membayara 2.60 RMY untuk menuju ke stasiun Air Asia Bukit Bintang.
      Setelah meletakkan barang bawaan saya, saya langsung berkeliling ke sekitaran Bukit Bintang melihat-lihat area mall, seperti Sungei Wang, Lot 10, Fahrenheit dan Pavilion. Lalu saya menuju ke Suria KLCC untuk melihat twin tower. Akses ke Twin Tower bisa melalui jembatan di dalam mall Pavilion, jembatan khusus ini cukuuuuuup panjang, saya butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Suria KLCC. Malam itu menikmati pertunjukan air mancur yang warna-warni dan tentunya sang Twin Tower yang berdiri tegak.
      6. Rabu, 11 May 2016 - Kuala Lumpur - Jakarta
      Hari terakhir saya bersolo traveling, dan karena sudah melalui perjalanan yang cukup melelahkan. Hari ini sebelum saya kembali ke Indonesia, saya memutuskan hanya akan mengunjungi Batu Cave. Dari KL Sentral saya terlebih dahulu menitipkan barang saya di loker yang letaknya ada di bagian pojok, dengan deretan-deretan loker berbagai ukuran, akhirnya saya memasukkan backpack 65 lt saya ke loker dengan membayar 20 RMY. Lalu membeli tiket KTM sebesar 3 RMY untuk menuju Batu Caves.
      Batu Cave adalah stasiun terkahir, jadi jangan khawatir kita akan kelewatan stasiun. Setelah turun, maka kita akan menemui area yang luas yang berisikan kuil-kuil. Dan tentunya beratus anak tangga yang perlu dinaiki untuk menuju kuil teratas. 
      Akhirnya setelah puas explore Batu Cave maka saya kembali ke KL Sentral dan dengan sky bus akhirnya saya kembali ke airport untuk menunggu penerbangan saya kembali ke Indonesia.
       
      Sekalipun banyak hal yang perlu diperhatiakn, tapi ternyata bersolo trip itu cukup membuat ketagihan. Walaupun tetap harus memperhatikan daerah yang kita kunjungi. Esp kalau anda adalah seorang perempuan.
       
       
      I'm not lucky, coz I'm blessed
      -Pingkan-
      IG @lets.go.again_pink
       
       
       






       
       

       
    • By Parkdaeok

      Entah apa yg membuat kami betah dan lengket dengan kasur.
      Morning call kami hiraukan...
      Sampai jam 7 kami terburu2 mandi dan sarapan.
      Masih dengan makanan ala westren campur ala2 thailand.
      Sebelum chek out saya sempatkan foto di depan hotel dengan baju yg kemarin saya beli di wat arun
       
      Kali ini kami akan kemana ya ???
      Lets see...

      Pattaya beach..
      Ini tempat yg indah banget, sayang nya karena kita harus mengejar waktu untuk kembali ke bangkok lagi. Kita hanya singgah sebentar untuk foto2.
       
      Entah apa yg membuat kami betah dan lengket dengan kasur.
      Morning call kami hiraukan...
      Sampai jam 7 kami terburu2 mandi dan sarapan.
      Masih dengan makanan ala westren campur ala2 thailand.
      Sebelum chek out saya sempatkan foto di depan hotel dengan baju yg kemarin saya beli di wat arun
       
      Kali ini kami akan kemana ya ???
      Lets see...
      Pattaya beach..
      Ini tempat yg indah banget, sayang nya karena kita harus mengejar waktu untuk kembali ke bangkok lagi. Kita hanya singgah sebentar untuk foto2.
      BeautyPlus_video_20160416092124.mp4

    • By Parkdaeok
      Hai...
      Welcome to pattaya.
      Jam 15.00 kami sampai di pattaya, udara panas membuat kami tertidur di mobil ber ac.
      Kita sampai di peternakan madu thepprasit.

      Disini kami ajarkan mengenal lebah dan madu yg dihasilkan nya, selain senang2 kami juga di edukasi mengenal madu asli dan palsu loh.
      Di tempat ini kalian juga bisa beli madu.
      Ok banget deh tempat ini.

      Lalu... kemana kita akan pergi ???
      Coba tebak...

      Taaaaaaaadddddaaaa.....
      Shopping again..
      Kesukaan kami perempuan keceh...
      Ini adalah pattaya floating market, memang pasar ini bukan asli pasar apung. Pasar ini buatan, kios2 di bangun di atas danau buatan supaya memudahkan pengunjung.
      Yg menyedihkan disini, aku kena semprot air dalam festival songkran.