Sign in to follow this  
Hasdevi

Itinerary Perjalanan Wisata Menjelajahi Singapura Yang Menakjubkan Selama 3 Hari 2 Malam

10 posts in this topic

          Jika kamu ingin menjelajahi suatu tempat dimana kamu dapat melihat suku Cina, Melayu, India dan Barat dapat hidup secara rukun dan damai, maka kamu harus mengunjungi Singapura. Singapura adalah sebuah negara kecil di semenanjung Malaysia.

 

          Sebagai salah satu negara yang berkembang pesat, Singapura mampu menjadi salah satu pusat perekonomian penting yang berada di Asia Tenggara. Nah, selain perekonomian, rupanya Singapura juga memiliki banyak tempat wisata yang dapat kamu kunjungi.

 

          Singapura memiliki banyak tempat wisata yang dapat kamu singgahi seperti pusat perbelanjaan, wisata kuliner, serta tempat bersantai untuk jalan kaki, bersepeda atau olahraga air. Singapura memiliki banyak tempat yang mampu membuat suasana liburanmu menjadi semakin menyenangkan.

 

          Saat ini terdapat sekurang-kurangnya 38 kali jadwal penerbangan Jakarta menuju Singapura yang dapat kamu pilih. Berbagai maskapai telah mampu mewujudkan keinginanmu untuk mengunjungi negara kecil nan menawan ini. Nah, berikut ini adalah itinerary perjalanan wisata menjelajahi Singapura yang menakjubkan selama 3 hari 2 malam.

 

Transportasi Menuju Singapura

Rute 1: Pesawat Langsung Menuju Singapura

 

post-35318-0-07886400-1425178659_thumb.j

Memasuki Singapura melalui Changi Airport via http://www.pegipegi.com/travel/wp-content/uploads/2014/06/changi-airport.jpg

 

          Saat ini, telah terdapat beberapa maskapai penerbangan yang melayani rute penerbangan Jakarta menuju Singapura. Jika kamu memilih penerbangan dengan low cost airlines, maka biaya yang kamu keluarkan adalah sekitar SGD 40 per sekali jalan.

 

          Namun, tentunya harga tersebut masih bersifat fluktuatif tergantung dari maskapai dan jadwal penerbangan. Jika kamu telah merencanakan liburanmu dari jauh-jauh hari, bukan tidak mungkin kamu mendapatkan harga yang lebih murah, tergantung tiket promonya.

 

          Nah, jika kamu memilih dengan maskapai penerbangan lainnya, perkiraan harga tiket per sekali jalan adalah sekitar SGD 80 hingga SGD 140. Lama waktu yang akan kamu tempuh pada perjalanan ini adalah sekitar 1 jam 35 menit.

 

          Selanjutnya, begitu tiba di Changi Airport, kamu dapat melanjutkan perjalananmu menuju ke pusat Singapura dengan menggunakan Subway MRT. Biaya yang akan kamu keluarkan dengan menggunakan SMRT ini adalah sekitar SGD 2.

 

          Nah, rute yang akan kamu pilih adalah Changi Airport menuju ke Stasiun Tanah Merah. Lama perjalanan pada perjalanan ini adalah sekitar 11 menit, namun kamu tidak perlu khawatir karena SMRT ini selalu ada setiap 10 menit. Menyenangkan, bukan?

 

Rute 2: Pesawat Menuju Batam Dilanjutkan dengan Menyebrang Menggunakan Kapal Feri Menuju Singapura

 

post-35318-0-87945700-1425178699_thumb.j

Memasuki Singapura Melalui Bandara Hang Nadim Batam via https://augustaracing.files.wordpress.com/2010/03/100_0872.jpg

 

          Selain menggunakan pesawat langsung menuju Singapura, kamu juga dapat melalui rute lain. Rute tersebut adalah menaiki pesawat menuju bandara Batam dan melanjutkan perjalanan menuju ke Singapura dengan kapal feri.

 

          Lama perjalanan dari bandara Soekarno Hatta menuju ke bandara Hang Nadim adalah sekitar 1 jam 45 menit. Terdapat beberapa maskapai penerbangan yang akan mengantarkanmu menuju Hang Nadim. Nah, biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 500.000,00 hingga Rp 950.000,00 per sekali jalan.

 

          Selanjutnya, kamu dapat menaiki taksi dari bandara Hang Nadim menuju ke Batam Center. Perjalanan ini akan memakan biaya sekitar Rp 100.000,00 hingga Rp 120.000,00. Lama waktu tempuh perjalanan ini kurang lebih sekitar 17 menit.

 

post-35318-0-50332500-1425178736_thumb.j

Melanjutkan Perjalanan dengan Kapal Feri via http://www.schahryar.com/photoblog/images/batam-fast-ferry.jpg

 

          Lalu, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan menggunakan kapal feri dari Batam Center menuju ke Singapura. Lama durasi perjalanan adalah sekitar 45 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 260.000,00 hingga Rp 320.000,00.

 

Rute 3: Pesawat Menuju Johor Bahru Kemudian Menaiki Taksi dan Kereta Menuju Singapura

 

post-35318-0-62104400-1425178760_thumb.j

Memasuki Singapura Melalui Senai International Airport, Johor Bahru, Malaysia via http://www.hintan.com/images/project/pro_airport/airport_expansion/airport_exp01.jpg

 

          Jika kamu ingin mencoba rute lain menuju Singapura, kamu dapat mencoba menaiki pesawat dengan rute Jakarta menuju ke Johor Bahru, Malaysia. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 1 jam 55 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 950.000,00 hingga Rp 2.100.000,00 per sekali jalan.

 

          Selanjutnya, begitu sampai di Bandara Senai, kamu dapat melanjutkan perjalananmu menggunakan taksi untuk mencapai Terminal Sembawang. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 30 menit dengan biaya berkisar antara Rp 250.000,00 hingga Rp 300.000,00.

 

          Setelah sampai di Sembawang, kamu dapat menaiki SMRT dari Sembawang menuju City Hall, Singapore. Perjalanan ini akan memakan biaya sekitar SGD 3. Lama perjalanan yang akan kamu tempuh adalah sekitar 38 menit.

 

          Tentunya, tarif biaya perjalanan menuju Singapura bersifat fluktuatif tergantung jadwal serta maskapai penerbangan atau moda transportasi lain yang kamu gunakan. Jadi, pastikan untuk mengecek setiap jenis transportasi yang kamu gunakan dan memastikan jadwalnya.

 

Memilih Penginapan di Singapura

 

          Singapura memang merupakan salah satu negara dengan living cost yang cukup tinggi namun tentunya wajib masuk dalam daftar negara yang wajib kamu kunjungi, bukan? Setelah puas mencari transportasi menuju Singapura yang terbaik, sekarang waktunya kamu memilih penginapan di Singapura.

 

          Nah, ada beberapa daerah di Singapura yang cukup strategis untuk dijadikan calon penginapanmu. Strategis di sini berarti dekat dengan transportasi, nyaman dan juga banyak direkomendasikan oleh teman-teman wisatawan lainnya.

 

          Kamu dapat memilih penginapan di sekitar daerah Geylang, Little India, Chinatown atau The Downtown Core. Geylang adalah daerah strategis karena terletak di antara bandara serta pusat kota sehingga memiliki banyak kuliner yang dapat kamu coba.

 

          Little India adalah sebuah kawasan yang terletak sekitar 2 km dari Marina Bay. Di tempat ini kamu dapat melihat perkampungan India serta juga merupakan tempat terbaik untuk mencoba kuliner khas India lengkap dengan karinya se-Singapura.

 

          The Downtown Core adalah sebuah tempat keren tempatmu dapat melihat banyak penginapan terbaik di Singapura. Tempat ini terletak tidak jauh dari Marina Bay Sand.

 

          Nah, tentu saja kamu dapat memilih sendiri daerah penginapan favoritmu. Berdasarkan hasil review dari banyak wisatawan yang mengunjungi Singapura, Chinatown adalah salah satu daerah terbaik. Sehingga, kami akan merekomendasikan Chinatown sebagai daerah untuk tempat penginapanmu selama di Singapura.

 

post-35318-0-44225800-1425181862_thumb.j

Memilih Penginapan di Chinatown, Singapura via http://www.asianurbanepicenters.com/wp-content/uploads/2012/03/Spore_Central_Chinatown_r07.jpg

 

          Jika kamu memilih untuk menginap di Chinatown, kamu dapat memilih penginapan berbentuk hostel atau hotel. Jika memilih untuk tinggal di hostel, kamu dapat memilih single bed in 8 mixed room dengan harga sekitar SGD 29.09. Fasilitas yang terdapat di kamar itu adalah AC, free wifi dan shared bathroom. Kamu juga mendapatkan complementary airport transfer setiap hari pukul 10 pagi, 3 sore dan 3 malam.

 

          Selain hostel, kamu dapat memilih menginap di hotel single standard room dengan harga sekitar SGD 50 per malam. Fasilitas yang tersedia di tempat ini adalah AC, alarm, TV, hair dryer dan free wifi. Terdapat pula complementary airport transfer setiap hari pukul 10 pagi, 3 sore dan 3 malam.

 

          Itulah dia beberapa standar biaya penginapan yang terdapat di sekitar daerah Chinatown. Tentunya, harga tersebut bersifat fluktuatif dan tergantung pada jadwal, serta penginapan masing-masing. Jangan lupa untuk mencatat nama dan alamat penginapanmu untuk kenyamanan wisatamu di Singapura.

 

Hari Pertama

Awali Perjalananmu Berwisata di Singapore dengan City Tour dan Mengunjungi Tempat-Tempat Wisata Terbaik di Singapura

 

post-35318-0-32816400-1425179717_thumb.j

Mengunjungi Merlion via http://www.wisatasingapura.web.id/wp-content/uploads/2014/07/merlion-esplanade.jpg

 

          Tempat pertama yang wajib kamu kunjungi adalah Merlion Park, landmark negara Singapura. Merlion terletak di One Fullerton, dekat dengan Central Business District Singapore.

 

          Untuk mencapai Merlion Park dari Chinatown, kamu dapat berjalan selama sekitar 17 menit. Patung setengah singa dan setengah ikan ini memiliki tinggi sekitar 8,6 meter dan merupakan objek wisata terfavorit di Singapura.

 

          Di Merlion Park, salah satu aktivitas yang wajib kamu lakukan adalah berfoto. Setiap harinya, terdapat banyak turis yang memfoto objek wisata memukau ini. Sebab, dari frame kamera, kamu dapat melihat Merlion dengan Marina Bay Sand sebagai background-nya.

 

          Selain itu, kamu juga dapat menggunakan kapal pesiar untuk mengelilingi Sungai Singapura. Dengan kapal pesiar tersebut, kamu dapat melewati Boat Quay dan Clarke Quay.

 

post-35318-0-94652300-1425179750.jpg

Mengikuti Free Singapore Tour via http://www.viasingapore.com/wp-content/uploads/2012/06/airport-facilities-free-sg-tour.jpg

 

          Setelah puas mengelilingi Merlion Park, kamu dapat menikmati free Singapore tour yang dikelola oleh The Singapore Footprints team. Tur ini diselenggarakan oleh mahasiswa dari Nanyang Technological University’s Tourism and Hospitality Management Club.

 

          Kamu dapat menemukan mahasiswa volunteer ini di sekitar Sungai Singapura. Mereka akan dengan sukarela mengantarkanmu menjelajahi Sungai Singapura. Mereka juga akan dengan senang hati menjelaskan kepadamu tentang sejarah Singapura.

 

post-35318-0-20267800-1425179777_thumb.j

Mengunjungi Gardens By The Bay, Singapore via http://www.yoursingapore.com/content/traveller/en/browse/see-and-do/nature-and-wildlife/stroll-among-trees/gardens-by-the-bay.html

 

          Nah, setelah puas mengikuti free tour, sekarang waktunya kamu mengunjungi salah satu taman terbaik yang ada di dunia. Taman tersebut adalah Gardens By The Bay.

 

          Untuk mencapai Gardens By The Bay dari Singapore River, kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 3 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar SGD 3. Selain menaiki taksi, kamu dapat berjalan menuju tempat ini selama sekitar 24 menit.

 

          Biaya yang kamu keluarkan untuk memasuki taman keren ini adalah sekitar SGD 12. Gardens By The Bay buka setiap hari pada pukul 9 pagi hingga pukul 5 sore.

 

          Di Gardens By The Bay, kamu dapat melihat berbagai tanaman dari berbagai belahan dunia kecuali Antartika. Di tempat ini, tanaman-tanaman dipamerkan dalam Cooled Conservatory yang spektakuler. Taman ini memiliki lebih dari 500,000 spesies tanaman dan terbagi dalam dua bagian yaitu Flower Dome dan Cloud Forest.

 

          Flower Dome mewakili iklim mediterania dan terdiri dari 9 jenis taman berbeda. Taman tersebut adalah Baobabs and Bottle Trees, Succulent Garden, Australian Garden, South African Garden, South American Garden, Califonia Garden, Mediterranean Garden, Olive Grove and the Changing Flower Field Display.

 

          Cloud Forest terdiri dari air terjun indoor dengan ketinggian 35 meter. Selain itu, di taman ini juga terdapat tulip dan berbagai tanaman lainnya. Rasakan pengalaman yang menarik dengan berkunjung ke Gardens By The Bay.

 

post-35318-0-95140400-1425179819_thumb.j

Melihat sunset di Changi Point Broadwalk via http://www.thesmartlocal.com/read/free-things-to-do

 

          Ketika hari sudah menjelang malam, kamu dapat mengunjungi Changi Point Broadwalk. Changi Point Broadwalk adalah sebuah pantai yang terletak di bagian timur Singapura dan merupakan tempat terbaik untuk melihat sunset.

 

          Untuk mencapai Changi Point Broadwalk dari Gardens By The Bay, kamu dapat berjalan kaki selama 22 menit menuju ke Bayfront Station. Selanjutnya, kamu dapat menaiki SMRT dari Bayfront menuju Bugis selama sekitar 3 menit seharga SGD 1 hingga SGD 2.

 

          Perjalanan dapat kamu lanjutkan dengan menaiki SMRT dari Bugis Station menuju Pasir Ris Station selama sekitar 21 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar SGD 1.

 

          Selanjutnya, kamu tinggal menaiki taksi dari Pasir Ris Station menuju Changi Point selama sekitar 7 menit. Perjalanan ini akan memakan biaya sekitar SGD 7 hingga SGD 8.

 

          Di Pantai Changi terdapat Changi Point Broadwalk yang merupakan viewing deck untuk melihat ke arah pantai. Di tempat ini kamu dapat menangkap salah satu sunset terbaik di Singapura. Di pantai ini terdapat banyak pohon tua yang menambah sejuk pemandanganmu.

 

          Salah satu atraksi unik yang dapat kamu saksikan di Changi Point Broadwalk adalah kamu dapat merasakan pengalaman mendengar pesawat tepat di atas kepalamu. Pesawat-pesawat tersebut sedang dalam perjalanan menuju ke Changi Airport.

 

Hari Kedua

Mari Berbelanja dan Berwisata Kuliner di Singapura

 

post-35318-0-21307000-1425179862_thumb.j

Mengunjungi Singapore Really Really Free Market via http://www.thesmartlocal.com/read/free-things-to-do

 

          Tentu kamu sudah sangat sering mendengar tentang Flea Market, tapi kali ini Singapura memiliki Singapore Really Really Free Market yang berarti semua barang di dalamnya adalah gratis. Di tempat ini kamu dapat meninggalkan dompetmu dan mengambil barang-barang secara gratis.

 

          Di Singapore Really Really Free Market, kamu dapat mengambil barang yang kamu suka secara gratis. Event ini digelar selama beberapa kali dalam setahun. Nah, siapa tahu waktumu berkunjung ke Singapura cocok, kamu dapat mengunjungi event ini. Kamu dapat mengecek facebook-nya untuk info lebih lanjut.

 

post-35318-0-80234600-1425179900_thumb.j

Berkunjung ke Mustafa Center via http://www.thesmartlocal.com/read/free-things-to-do

 

          Setelah mengunjungi Singapore Really Really Free Market, kamu dapat mengunjungi Mustafa Center. Nah, yang spesial dari tempat ini adalah tempat ini buka selama 24 jam sehingga kamu dapat mengunjunginya baik siang atau malam hari.

 

          Terdapat banyak produk yang dapat kamu beli di tempat ini, nah selain itu di tempat ini juga kamu dapat mendapatkan harga barang yang jauh lebih murah daripada harga barang di tempat lainnya. Menyenangkan, bukan?

 

          Untuk mencapai Mustafa Center dari Chinatown, kamu dapat menaiki SMRT yang akan mengantarkanmu dari Chinatown menuju ke Little India Station. Di tempat ini, kamu tinggal berjalan kaki menuju ke Mustafa Center. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 6 menit dengan biaya SGD 1.

 

post-35318-0-81471300-1425179950_thumb.j

Mengunjungi Little India via http://digitalnomadtravelmag.com/wp-content/uploads/2013/03/singapore-little-india-colors.jpg

 

          Tidak jauh dari Mustafa Center, kamu akan dapat melihat kawasan Little India. Tempat ini juga merupakan tempat yang menarik untuk kamu kunjungi.

 

          Nah, sesuai namanya, di tempat ini terdapat orang-orang India yang datang dan menetap di sini. Kamu akan menemukan peramal, tukang bunga yang menjajakan bunga melati, serta banyak toko menjual makanan khas India. Semuanya adalah pemandangan menyenangkan yang dapat kamu saksikan.

 

          Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner lezat di Little India. Kamu dapat mencoba untuk makan Banana Leaf Apolo and Muthu’s Curry di restoran vegetarian bernama Komala Villas, atau mencoba roti prata dan thosai di Tekka Market Food Center.

 

post-35318-0-76514700-1425180011_thumb.j

Menonton Konser Gratis di Esplanade via http://cdn.thesmartlocal.com/images/easyblog_images/2290/52%20Free%20Things/21288255547Esplanade_Outdoor_Theatre.jpg

 

          Menjelang malam, kamu dapat mencoba pengalaman seru untuk menonton konser gratis di Esplanade. Untuk mencapai Esplanade dari Little India, kamu dapat menaiki SMRT seharga sekitar SGD 2 hingga 3 selama sekitar 2 menit.

 

          Rasakan pengalaman seru untuk menonton konser gratis baik indoor maupun outdoor di Esplanade ini. Di tempat ini kamu dapat melihat pertunjukkan music, tari dan selalu menakjubkan untuk kamu nikmati. Pertunjukkannya selalu menakjubkan dan sayang untuk kamu lewatkan.

 

Hari Ketiga

Menjelajahi Chinatown Sebelum Kembali Pulang

 

post-35318-0-32318000-1425181081_thumb.j

Mengunjungi Urban Redevelopment Authority via http://www.lashworldtour.com/2013/02/10-free-things-singapore-chinatown.html

 

          Sebelum kembali pulang, pastikan kamu meluangkan waktumu untuk mengeksplor Chinatown. Kamu dapat mengunjungi Urban Redevelopment Authority ‘City Gallery’ untuk melihat maket negara Singapura dan mengetahuinya secara lebih dekat.

 

          Kamu juga dapat mengunjungi Red Dot Museum untuk melihat pameran karya seni Singapura. Museum ini memiliki keunikan berupa bangunan yang dicat dengan warna merah sehingga sangat menarik untuk dikunjungi.

 

          Nah, yang paling penting kamu dapat mengunjungi Chinatown Street Market untuk sekadar sightseeing atau membeli oleh-oleh. Di Chinatown Street Market terdapat banyak barang yang dapat kamu beli dengan harga yang lebih terjangkau.

 

          Itu dia itinerary perjalanan wisata menjelajahi Singapura selama 3 hari 2 malam. Singapura memiliki banyak tempat yang sebaiknya masuk dalam daftar perjalanan wisatamu. Jadi, bagaimana? Apakah kamu sudah siap untuk menjelajahi Singapura?

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Herlina Novianti
      Bismillahirrahmaanirrahiim..

      ( Part 1 )

      Disela2 kesibukan dikantor dan sibuk menerima orderan kue.. saya mencoba untuk membuat FR KL - Singapore Trip kemaren.. Well.. sebenarnya keinginan pergi ke 2 negara ini sudah terpendam sejak dari 5 tahun lalu, gegara liat postingan foto sahabat di FB yang lagi training ke KL-Singapore sama temen-temennya..( dalam hati mupeng pengen kesana.. hahaha ) tapi baru bisa terealisasi nya sekarang… ceritanya sih mimpinya yang tertunda, dan saya sudah bikin paspor dari setahun yang lalu dong yaa, cuma karena waktu tu belum ada temen traveling yah ter-pendinglah niat untuk mengisi paspor dengan cap2 imigrasi itu..

      Tapi saya percaya kok sekarang.. “Seindahh-indah & sebaik-baiknya rencana manusia… memang lebih indah-indah & baik-baik adalah rencana Allah SWT†karena saya bersyukur traveling saya yang kemaren itu alhamdulillah lancar karena dibekali dengan persiapan yang cukup matang.. mulai dari memilih & membeli tiket pesawat beserta rutenya, hotel, itinerary, duit saku dll…dan yang paling penting yaitu mengenai informasi dan tips2 tentang ke 2 negara tersebut dan saya cukup banyak mendapatkan informasi itu dengan ikutan & membaca di forum jalan.com ini serta juga membaca blog2 temen traveler.. Mengingat ini adalah pengalaman perdana saya ke LN dan juga masa waktu saya traveling yang hanya 5d4n tapi alhamdulillah saya cukup puas, berkesan dan unforgettable moment bangettttt.. hehehehe

      Oke kalo begitu langsung saja yaa.. soalnya intro nya sudah cukup panjang..

      Berbekal tiket pesawat dengan rute :

      * Balikpapan – Kuala Lumpur : 12 Juni 2014 jam 12.00pm by AirAsia ,
      * Kuala Lumpur – Singapore : 13 Juni 2014 jam 11.20am by TigerAir , idr 590/org

      * Singapore – Kuala Lumpur : 14 Juni 2014 jam 4.35pm by TigerAir, idr 276/org
      * Kuala Lumpur – Balikpapan : 15 Juni 2014 jam 8.20am by AirAsia

      Untuk tiket pesawat AA rute Balikpapan - KL saya mendapatkan harga PP 900an ribu/org..
      FYI saya traveling ber2 saja dengan sahabat saya Desy.. sama2 belum pernah ke LN hihihihihi


       Hari Pertama ( Rabu, 11 Juni 2014 ) :

      Akhirnya hari-hari yg ditunggu datang jugaaa…. hehehehe saya dan Desy sangat excited banget pagi itu. Jam 9 pagi saya & Desy sudah berada di Bandara Sepinggan, sambil nunggu checkin dibuka kami berfoto2 ria terlebih dahulu.. maklum kita ber2 foto addicted alias candu foto.. ahahahaha.. kebetulan Bandara Sepinggan di kota kami Balikpapan ini terbilang masih baru ( renovasi ), jadi yaa eksis2 dikit dulu gpp yaa..



      Jam 11.35 kami boarding dan take off jam 12.10 menuju Kuala Lumpur. Perjalanan dari Balikpapan ke KL memakan waktu kurleb 2 jam, lumayan agak lama diatas pesawat tetapi tidak membuat saya & Desy mengantuk ataupun bosan, karena mulai dari take off sampai dengan landing kami ber2 ada saja yang kami ceritakan sembari berceloteh “Akhirnyaaa..kita jadi pergi juga yaaa..hihihihi†( dasar wanita )

      Sesampai di KLIA2 jam menununjukkan pukul 2 lewat waktu setempat, setelah melewati imigrasi dengan selamat, kami berdua membeli simcard “Digi†seharga 21rm untuk smartphone kami, secara saya ber2 Desy tidak bisa lepas dari gadged.. mumpung lagi di LN kapan lagi bisa checkin di lokasi yang keren2 ahahaha..

      Setelah puas gadged bisa internetan dan mengabari orang rumah melalui BBM kalo saya sudah sampe di KL.. saya dan Desy memutuskan langsung menuju hotel Rainforest Bed & Breakfast di Jalan Mesui daerah Bukit Bintang yang telah kami reservasi melalui email dengan mencari loket KLIA Express untuk ke KL Sentral dan membeli kartu seharga 35rm per orang. Tidak lupa foto di "Arrival" versi Melayu nya juga heheheh..








      Perjalanan dari KLIA2 ke KL Sentral sekitar setengah jam.. setelah sampai di KL Sentral saya dan Desy sempat bingung sejenak.. langkah apalagi yang akan kami lakukan setelah di KL Sentral. Saya tau memang Hotel Rainforest tersebut didaerah Bukit Bintang ( itupun saya tau informasinya karena baca dari salah satu blog traveler, hehehee ) dan yang saya tidak tahu yaitu apakah posisi hotel tersebut jauh atau dekat dengan KL Sentral dan apakah bisa ditempuh dengan berjalan kaki atau menggunakan transportasi yang lain lagi. Kami sempat menggunakan aplikasi GPS “Sygic†yang udah didownload kan oleh suaminya Desy dengan harapan bisa digunakan kalo nyasar.. tapi tetap aja ya ini namanya wanita males rempong ngulak ngulik GPS ujung-ujungnya ehhh… pake ilmu “nanya†juga.. ahahahaha

      Akhirnya setelah bertanya dengan salah satu bapak2 yang ada di KL Sentral kami memutuskan untuk menggunakan Taxi ke hotel, dengan membayar 3rm diloket taxi, kami dianter ke hotel, jarak antara KL Sentral dan hotel ternyata hanya 4.5km dan kami pun membayar argo taxi seharga 18rm.

      Sesampai di hotel saya dan Desy langsung checkin di bagian receiptionist sambil menunjukkan bukti reservasi email yang sudah saya print . Di email tersebut saya memesan 3 Bed Dorm Female, karena ceritanya saya waktu itu berencana mo berangkat ber 3 dengan 2 orang teman saya, tetapi karena sesuatu & lain hal temen saya yg satu berhalangan pergi. Jadi karena hanya ber2, saya dan Desy memesan standart room saja dengan harga 115rm, hikss.. kalo di rupiahin sekitar 425rb ( kurs 1rm – Rp 3,700 ) jatuhnya lebih mehong yaaaa tapi untungnya share ber2, lumajan jadi 200an ribu.. walaupun hati tetap gak rela

      Waktu menunjukkan pukul 17 sekian… saya dan Desy cepat bergegas untuk mandi dan bersiap2 karena niat ingin berfoto ria di Petronas Tower, harapannya sih memang maunya bisa mendapatkan view fotonya siang dan malam gitu…huehhehe, jadi mumpung masih ada sinarmatari cepat2 deh kesana..
      Alhamdulillah setelah memakai jurus tanya menanya dengan 2 orang ibu2.. ( yang satu etnis China.. dan yang satu.. klo dengar dari bahasanya sih ada logat medhok Jawa-nya dan melayu gitu, hihihi..kalo menurut saya mungkin orang Indonesia - Jawa yang udah lama tinggal di Malaysia deh..) saya dan Desy akhirnya sampai juga di Petronas Tower, setelah berjalan kaki cukup jauh sekitar 1,5 km sambil meyusuri semacam jembatan penyebrangan ( tetapi tertutup ) yang menghubungkan dan membawa kami masuk ke dalam mall & foodcourt… lalu sambil mencari2 dimana letak jalan keluar… akhirnyaaa ketemu dehhh yang dicari-cari.. senengnyaa… dan takjub liat Petronas Tower itu keren banget..

      Foto2 di Petronas Tower sore hari itu ternyata cukup susye habis banyak banget juga turis2 yang ikutan berfoto.. alhasil hasil foto kurang begitu bagus… karena turis2 lain yang berfoto ikutan menjadi background foto kami tapi gakpapa lah masih ada session foto2 malam hari… heuehehe, dan sambil menunggu sang matahari terbenam saya dan Desy mengisi perut dahulu di foodcourt yang kami lalui tadi.. lumayan buat ngisi stamina, secara dari Balikpapan belum makan nasi.. wkwkwkk





      Setelah selesai mengisi perut.. badan bersemangat & bertenaga lagi dong yaa… hehehe, tanpa babibu saya dan Desy kembali mecari spot2 untuk berfoto ria.. dan malam itu Pertronas Tower asli lebih keren dari sore hari tadi… lampu2nya itu lohhh.. aduhhh jadi tambah semangat donk foto2nya ahahahaha…

      Dan memang susah2 gampang ternyata mendapatkan hasil foto yang saya inginkan di Petronas Tower itu..pengen nya sih hasil foto closeup yang bagus dengan view background menara kembar yang menjulang tinggi itu tanpa harus terpotong ujung menaranya.. setelah hampir setengah jam saya & Desy bergantian berfoto2… kami pun menyerah dan duduk2 dipinggir kolam… sambil berpikir “Bagaimana caranya yaa…..?†setelah cukup lama berisitrahat sambil memandangi indahnya menara Petronas.. saya dan Desy pun mendapat ide… hihihihi caranya ternyata cukup mudah jika ingin mendapatkan foto yang full sampe ke ujung menaranya harus sampai dengan posisi tiduran gitu.. ( kayak photographer2 profesional..) haduhh gak terpikir ya dari tadii..tapi kan saya dan Desy cuma modal kamera iphone & android.. masa harus se-ekstrim itu gayanya.. ahahahaha

      Akhirnya dengan cara posisi duduk dan merebahkan badan hampir 30 derajat dan tangan saya yang sebelahnya dipegang oleh Desy.. Saya dengan gampang me-foto Desy dengan background Petronas Tower itu sesuai hasil yang kami inginkan… hihihihi.. alhamdulillah.. foto close up dengan background Petronas Tower sudah didapatt…











      Pukul menunjukkan pukul 8.20 malam.. saya dan Desy memutuskan untuk kembali ke Hotel, karena besok pagi saya dan Desy harus checkout hotel dan melanjutkan kembali perjalanan ke Singapore… Sudah ga sabarannn hihihii

      Ohyaa… perjalanan dari Petronas Tower ke hotel saya dan Desy kembali melalui jalan yang pertama kami lalui tadi…lumayan PP jalan kaki 3km… dan tidak lupa kami mampir di Seven Eleven untuk membeli cemilan untuk dihotel.. maklum cewe2 suka ngemil dan sempet2nya lagi kami berfoto ria dipinggir jalan menuju pulang ke hotel… cucookk








      Okey misi be foto di Pertonas Tower selesai.. next siapin tenaga buat besok trip ke Singapore ceritanya… :) :)

      To be continue ke part 2 yaa..
    • By HeryRyanto
      Adakah yang punya pengalaman ke Batam melalui Singapura?
      Kalau ada  boleh share-nya. makasih :) 
    • By anna22
      18/8/2017  Flight Malam Jkt-KL. Karena kami menggunakan Lion Air, mendarat di KLIA 1, padahal besoknya kami ada flight dengan AA dari KLIA 2. Beruntungnya ada shuttle bus gratis antara KLIA 1 ke KLIA 2 yang beroperasi 24 jam. Begitu sampai di KLIA 2, kami mencari tempat untuk mengisi baterai HP sambil selonjoran.    19/8/20  Flight pagi jam 6 kami sudah check in jam 4 dan melewati imigrasi lalu menuju gate yang tertera di boarding pass. Saya dan salah satu teman yang muslim juga menuju musholla untuk melaksanakan solat Subuh sekitar jam 5. Ternyata kami baru sadar ada perbedaan waktu sehingga waktu solat Subuh baru sekitar jam 6. Tepat ketika adzan subuh berkumandang, salah satu teman menyusul dan mengatakan bahwa kami harus pindah gate. Kami pun buru-buru solat dan langsung berusaha berlari karena waktu boarding tinggal 10 menit lagi. Sedangkan kepindahan gate itu dari ujung ke ujung (paraaaah jauhnya). Gara-gara inilah, salah satu teman kami yang memang dari awal keberangkatan sedang tidak enak badan, mendadak drop begitu sampai Hanoi. Beruntungnya kami sampai tepat waktu di gate sehingga masih bisa naik pesawat walaupun ngos2an...   Sampai Hanoi Airport sekitar jam 9 (tidak ada perbedaan waktu dengan Indonesia). Begitu sampai, kami membagi tugas, ada yang membeli simcard (12 usd/7 hr utk paket data internet saja) dan mengambil uang di atm (ya, kami memang tidak menukar rupiah ke vnd di Indonesia, biaya tarik tunai sekitar 20rb rupiah). Sebelumnya saya sudah membaca kalau ada express bus dan public bus dari airport ke pusat kota. Tapi begitu kami tanya ke pusat informasi (yang anehnya, tidak ada satupun pusat informasi resmi, artinya pusat informasi yang tersebar di arrival hall adalah kepunyaan tour&travel, taxi/car rental, dan perusahaan simcard), mereka malah nawarin naik taxi. Karena kami ingin ngirit apalagi baru di awal-awal perjalanan, kami pun mencoba browsing lagi.  Ada bus no. 7 dan 17 dengan biaya 5000 vnd (sekitar Rp. 3000). Bus ini akan berhenti di setiap halte sehingga dipastikan memakan waktu lebih lama. Nah dari pintu keluar Kedatangan, kamu jalan ke arah kiri paling ujung nanti akan ketemu semacam terminal bus umum.    Pilihan lainnya adalah Express Bus 86 dengan biaya 30.000 vnd (sekitar Rp. 15.000). Dinamakan express bus dan lebih mahal karena hanya berhenti di beberapa halte di pusat kota Hanoi. Nah kalau penginapan kamu di sekitar Old Quarter, bisa pilih bus ini. Begitu keluar pintu kedatangan, ke arah kiri juga kemudian nyebrang dan ketika kamu berjalan, kamu akan ditawarkan untuk naik taxi, bilang saja dengan sopan kalau kamu mau naik bus 86. Mereka dengan senang hati akan menunjukkan kamu ke arah petugasnya. Bayarnya pas di bus aja, nanti kondekturnya akan nanya mau berhenti di halte apa. Sebelum berhenti, dia bakal ngasih tau kamu untuk segera siap-siap turun. Ternyata salah satu teman, sebut aja M, kondisi tubuhnya makin drop dan memutuskan untuk mencari klinik atau rumah sakit. Ceritanya cukup panjang, yang intinya adalah sore dan malam ini kami berputar-putar mencari klinik, rumah sakit, dan apotek. Untungnya ada Grab di Hanoi sehingga memudahkan mobilisasi kami. Terus bagaimana komunikasinya secara hampir sebagian besar driver kurang bisa berbahasa inggris? Kami selalu menyebutkan posisi melalui pesan dan menghafal jenis mobil serta plat nomornya. Kadang jika driver mengirim pesan dengan bahasa vietnam, kami menggunakan google translate untuk mengartikan dan membuat balasan (hahahaha). Ada kejadian lucu, salah satu teman saya sering disangka orang lokal karena penampilannya yang mirip, jadilah suka diajak ngobrol bahasa vietnam. Dan alhasil temen saya cuman bengong sambil bilang “I’m not vietnamnese”.
      Hari pun sudah menjelang malam dan kami lapar. Karena saya punya pantangan dalam makan dan beruntungnya saya punya teman yang pengertian, kami memutuskan mencari vegan restaurant terdekat. Ketemulah Loving Hut (ini sepertinya ada di mana-mana deh) yang menyediakan makanan khas vietnam dengan menu vegan. Dengan 3 jenis lauk dengan 4 nasi dan 4 minuman hanya habis skeitar 200.000 vnd (atau Rp. 100.000). Kenyang parah tapi ngerasa sehat (ya iyalah vegan food).   Setelah dari RS dan mengantarkan teman kami yang sakit ke GH untuk istirahat, sekitar jam 9 malam, kami bertiga memutuskan keluar menuju Old Quarter karena hari itu adalah malam minggu sehingga kawasan pinggir Hoan Kiem Lake ditutup untuk kendaraan (car free day). Niatnya mau mencoba egg coffee yang terkenal di Hanoi tapi cafe yang kami incar sudah tutup sehingga kami jalan kaki sambil melihat aktivitas warga lokal di malam minggu. Begitu sampai Old Quarter, kami menemukan sebuah cafe yang masih buka dan ada menu egg coffee. Penasaran kami memesan 1 cup (77.000 vnd inc.tax), sampai si pelayan bingung karena kami hanya memesan 1 cup kecil untuk bertiga.
      Karena sudah jam 11 malam, dan besok pagi ada halong bay tour, kami memutuskan kembali ke GH. Oiya kami memesan 1 day Halong Bay Tour dengan harga 42 USD/orang melalui staf GH saat kedatangan. Teman kami yang sakit memutuskan tidak jadi ikut karena dalam masa recovery. Karena pemberitahuannya mendadak, biaya hanya dikembalikan setengahnya.    20/8/2017 Tepat jam 7.30 pagi, guide datang menjempat kami di GH. Ada sekitar 21 peserta hari itu dari berbagai negara. Ternyata kami bertemu 4 kakak beradik asal Aceh. Perjalanan menuju Halong Bay cukup panjang sekitar 4 jam dengan berhenti 1 kali di tempat penjualan souvenir. Tenang aja toiletnya gratis dan cukup bersih kok dan kalian tidak diharuskan membeli souvenirnya. Sekitar jam 12 siang kami sampai pelabuhan. Sebelumnya di bus, guide kami membagi peserta ke beberapa meja di kapal. Kami kebagian meja 3 bareng sepasang turis asal Italia (yang ramah dan baik). Begitu duduk di kapal, awal kapal langsung menyuguhkan makan siang (kebanyakan seafood dan sayuran). Nah untuk minum tidak disediakan alias beli kalau gak bawa. Kapal pun berlayar sambil kami menikmati makan siang. Rasanya pun lumayan cocoklah dan porsinya banyak. Itinerary 1 day tour ini adalah menuju Surprise Cave dan Ti Top Island.    Untuk bisa mengikuti rangkaian kegiatan tour ini diperlukan stamina yang baik dan cukup minum karena harus menaiki anak tangga yang cukup banyak. Kami saja sampai kekurangan minum dan membeli disana (walaupun lebih mahal sih). Selain itu juga panas banget. Saya yg kurang cocok dgn cuaca panas bbrp kali harus berhenti saat menaiki tangga  ke puncak Ti top island. Bahkan setelah 3/4 perjalanan, saya menyerah dan memilih duduk istirahat. Sedangkan 2 teman saya lanjut. Setelah merasa cukup pulih, saya pun lanjut naik ke atas krn mikir2 sayang juga kalo ga sampai atas. 

       
       
      Kembali ke pelabuhan sekitar jam 5 sore dan sampai lagi di Hanoi jam 9 malam. Hari itu kami merasa lelah sekali sehingga tidak sanggup utk jalan2 malam lagi. Mana besoknya harus siap-siap ke airport untuk flight ke Ho Chi Minh.    21/8/2017 Penerbangan Hanoi-Ho chi minh dengan Jetstar jam 10 pagi. Kami sempat sarapan dulu. Seperti biasa pakai grabcar menuju airport. Baru kali ini di airport (domestic) kami harus melepas alas kaki saat pemeriksaan masuk ruang tunggu. Saya kira hanya khusus bagi warga asing tapi ternyata warga lokal pun membuka alas kakinya walau hanya menggunakan sendal jepit...   Sampailah di Ho chi minh airport jam 12 siang. Lgsg pesan uber menuju penginapan. Kali ini kami pesan Supe Homestay yg harganya 650rb/2 malam 4 bed dorm room. Kalau melihay review dan photo, hostel ini cukup bagus. Tapi ternyata kami kecewa karena kenyataannya berbeda. Begitu sampai, kami terkejut ketika staf mengatakan bahwa kamar penuh. Nah lhooo??? Tapi ternyata Supe ini punya cabang lain yg jaraknya 5 menit berkendara. Kenapa ga dikasih tau di awal..kan bisa email ato bgmn gitu ya..yg kedua begitu kami sampai, kayaknya ini penginapan jadi gudang barang2 jualan krn begitu banyak barang berserakan di lobi. Kamarnya pun berdebu seperti sudah tidak ditinggali lama. Kamar mandinya pun kurang bersih. Kecewa deh pokoknya.    Oke cukup curhatnya. Setelah check in, kami keluar mencari makan siang. Kami cari yg dekat bisa jalan kaki, cek2 di google, ketemulah resto india halal di daerah Bui Vien. Setelah makan dan kenyang, kami menuju Konsulat Indonesia. Wah ada apa yaa? Ternyata teman saya yg sakit itu belum puas dgn dokter di rs hanoi, jadi dia ingin meminta saran dan rujukan dari pihak konsulat yg mungkin lebih paham dgn kota ho chi minh. Yaaa jadi lagi2 hari ini dihabiskan dengan pencarian klinik dan rs. Beruntungnya ada Klinik international yg menerima turis dan berbahasa inggris di dekat konsulat. Setelah menunggu, periksa, tebus obat, sekitar jam 6 sore.    Hasil konsultasi dgn dokter, teman saya memutuskan utk lgsg ke bangkok (kebetulan ada temannya disana) tanpa ikut kami ke siem reap agar cepat pulih. Malam itu kami pun lgsg berembuk memesan tiket2 yg belum terbeli. Kami pun memutuskan utk ke cafe sekalian mencicip kopi vietnam. Cari2 di google yg reviewnya oke yaitu Bang Khuang Cafe. Dan ini adalah keputusan yg tepat, selain menu kopinya bervariasi, tempatnya juga nyaman dan cantik. Urusan memesan tiket bus ho chi minch-siem reap, tiket sleeper train bangkok-penang, dan tiket pesawat Ho Chi Minh-bangkok pun beres. Sedangkan utk tiket bus siem reap-bangkok rencananya akan kami pesan on the spot.    22/8/2017 Hari ini kami hanya keliling kota saja. Awalnya ingin ke cu chi tunnel tapi krn kondisi teman saya yg masih sakit, rasanya tidak mungkin pergi jauh2. Pertama kami ke Ben Tanh Market utk cari oleh2 dan brunch (krn disini banyak jual makanan). Setelah kenyang dan beli bbrp oleh2, kami menuju kantor pos, gereja, museum dan taman yg bisa dikelilingi dgn berjalan kaki. Karena lelah, kami kembali ke penginapan utk istirahat (yaa lagi2 kami tidur siang hahaha) kemudian malamnya keluar lagi utk cari makan. Ada 1 makanan yg khas vietnam tapi saya mau cari yg halal. Eh ketemulah Pho Muslim. Rasanya enak dan agak beda dengan pho yg pernah saya coba di jakarta. Rempah2 dan kaldu dagingnya lebih berasa plus terdapat potongan bakso homemade (hasil nanya2 yg punya). Warung Pho ini baru buka sore menjelang malam ya...
        Yaaaa sekian cerita edisi vietnam dari rangkaian 12 hari trip negara Asean. Masih ada 3 negara lagi...enjoy and happy reading!!!
    • By Muhammad Kurniawan
      Halo FR pertama (coba- coba).. semoga gak garing 
      meskipun perjalanannya sudah lewat February lalu, mungkin bisa manjadikan referensi tambahan yang mau flash packing dengan tujuan utama Legoland dan Universal Studios bersama keluarga dan anak- anak..
      Sebetulnya memang betul juga beberapa teman di jalan2.com bilang kalo cuma pergi ke Singapore tidak terlalu memerlukan itinerary yg detail, mungkin cuma karena dasarnya saya seorang planning engineer, jadilah trip kali ini saya semua yg buatkan itinerary termasuk pemesanan semua tiket atraksi di Legoland dan Singapore 
       
      Apa saja yang saya siapkan sebelum berangkat?
      Tiket keberangkatan Surabaya - Johor bahru (Air Asia) Ticket 2 Day Combo Ticket di Legoland Legoland Hotel reservation Apartment reservation di Singapore by airbnb.com Menyewa baby stroller di Singapore by JSS Rent Universal Studios admission Night Safari admission Tiket pulang Singapore - Jakarta (Air France) *Notes: untuk USS ticket memiliki masa berlaku selama 1 bulan, sementara untuk Legoland admission & Night Safari e-ticket hanya berlaku 1 hari saja. jadi diaturlah flexibility itinerary perjalanan kita. untuk pemesanan tiket secara online juga biasanya lebih murah daripada saat membeli langsung di ticket box. Ticket semua tidak perlu di-print, siapkan saja didalam HP, nanti saat masuk tinggal scan bar code yg ada di ticket tersebut dari HP. mudah sekali 
       
      DAY 1 (22 Feb 2016)
      Berangkat dengan Air Asia jam 06.25, pesan buat teman2 yang baru melakukan perjalanan international : perhatikan baik2 di ticket biasanya tertera "check in at least 90 minutes before departure", dasar kita kebiasaan local flight, hampir saja ditinggal pesawat karena baru tiba di bandara 05.45, belum lagi adik masih sempat pake acara pamit lagi sama mertua di depan pintu keberangkatan Juanda. jadilah adik dan adik ipar saya lari2 ala amazing race, pake dimarahin juga sama petugas imigrasi 
      Walhasil sampai juga di Bandara Senai Johor Bahru as scheduled 09.00 WITA, proses imigrasi, ambil bagasi dan money change, ya kira2 jam 11.00 sudah kelar semua dan siap keluar dari bandara. Awalnya kami berencana mencari bus LW1 dari bandara ke Legoland. tapi ternyata bus terakhir sudah berangkat jam 10.30, dan bus selanjutnya adalah jam 13.00, nasiibbb.. daripada lama2 nunggu bus, ya mau tidak mau kita pake taxi bandara saja yg harganya pasti lebih mahal daripada naik bus. dan kami harus ambil 2 taxi, karena kami 5 dewasa dan 2 anak2 kecil, termasuk barang2 bawaan yg segede geembrong 
      Tiba di Legoland, langsung check in dan titip barang. karena jadwal check in jam 16.00, dan sayangnya pada saat itu tidak bisa dilakukan early check in, kami langsung saja keliling Legoland (Theme Park), dan makan siang didalam theme park. setelah puas mengelilingi Legoland sampai sore, kami sudah bisa check in dan masuk ke kamar Hotel. sorenya, adik2 saya melanjutkan main di Water Park, maklum anak2 muda masih banyak penasarannya  kalo saja saya tidak membawa bocils, saya pasti sudah ikut join, cuma fisik para bocils ini adalah prioritas, jangan sampai semangatnya malah meredup karena kecapean..
      Legoland & Legoland Hotel
      wahana2 permainan di Legoland ini adalah semuanya benar2 wahana untuk keluarga dan anak2 kecil, jadi jangan berharap terlalu banyak buat seru2-an. Jadi tidak direkomendasikan buat pemuda pemudi yang suka dengan wahana2 yang menantang. Bahkan wahana permainannya lebih anak2 daripada Disneyland, hehehe.. menurut saya justru bagian terkeren dari Legoland ini sendiri adalah Legoland Hotel-nya.. beruntunglah saya memutuskan untuk bermalam di Legoland Hotel. kenapa? Karena kami hanya sehari saja di Legoland, maka segala urusannya lebih mudah jika bermalam di Hotel yg jadi satu dengan taman bermain Legoland itu sendiri, sehingga bisa menghemat tenaga dan waktu. Hotelnya sendiri sangat keren buat anak2.. mereka bisa terus bermain di kamar maupun di tempat bermain di Hotel. selain itu Legoland area ini bersebelahan dengan Mall Medini, dimana banyak mini market dan waralaba di sekitarnya, mudah sekali kalo mau makan malam. cuma, jam 21.00 biasanya sudah pada tutup..
      Legoland itu merupakan area yg jauh ditempuh dari kota, jadi kalo kita menginap di Hotel yg cukup jauh, benar2 harus memikirkan transportasinya. Jika menggunakan bus, maka jangan sampai lebih dari jam 18.00, karena bus sudah tidak beroperasi lagi yg ke arah Legoland. belum lagi Johor bahru ini memiliki area yg terpisah- pisah, lumayan lah minimal 1/2 jam kalo untuk berpindah2 area. saran saya benar2 di-explore jika ingin menentukan tempat bermalam jika bermain ke Johor Bahru. disana juga terdapat banyak apartment, cuma kebanyakan sedang dalam proses pembangunan dan penghuninya juga masih banyak yg sedikit (sunyiiii...)
      1 pesan buat teman2 yg baru akan pertama kali bermain di Legoland dan bermalam di LL Hotel; ambil mainan balok2 Lego-nya jangan tanggung2, karena ga pernah diperiksa, ambilah yg cukup banyak bisa buat main anak2 nanti di rumah  masukin aja di tas; 1 kamar Hotel Premium bisa untuk maximal 3 adults, Legoland admission untuk anak2 dibawah 3 tahun gratis, kecuali kalo mau main di Waterpark dikenakan biaya RM 11 untuk diapers dan perlengkapan anak..



      DAY 2 (23 Feb 2016)
      bangun pagi2 santay... nunggu bocil2 benar2 bangun dan lumayan segar, baru kita ajak sarapan di brick's restaurant dan sudah masuk kedalam pemesanan tiket Hotel. tempatnya keren, dan makanannya juga banyak sekali pilihan, yah pokoknya ada harga ada rupa.. gek nyesel lah.. apalagi kita doyan makan semua haha..
      setelah mandi, saya turun sebentar ke pelataran Mall Medini dan Halte Bus di Legoland untuk explore jalan terdekat menunggu bus dengan membawa barang2 bawaan kami yg segambreng.. (ini juga gara2 adik barusan menikah di Surabaya dan barang2nya dibawa semua untuk kembali ke Jakarta, betul2 kaya pindahan rumah..)
      dari Medini Mall kami menggunakan bus Causeway Link LM1 ke JB Sentral kira2 1 jam perjalanan. bus LM1 ini melintasi Medini Mall dan Legoland kalo ga salah sih setiap 40 menit. Jadwalnya ada terpampang di bus pick up point situ juga. Yang paling cape itu saat sudah sampai di JB Sentral dan harus naik ke JB Check point perjalanannya lumayan panjang, entah berapa lantai kami naiki. untungnya ada lift yg bisa digunakan,.. oh iya didalamnya kami tidak boleh foto2 karena saya pernah ditegur saat akan mengambil gambar area sekitar..
      dari JB check point naik bus ke Singapore Woodland alias imigrasi cuma sekitar 5 menit saja. disana kita mengisi formulir imigrasi sebelum diserahkan ke petugas imigrasi. sebenarnya prosesnya tidak terlalu lama, karena hari itu juga bukan weekend. tapi yg paling bikin kesel, saya bersama istri dan anak2 malah ditahan di imigrasi, hahahaha... kagak jelas maksudnye appeee?? kayanya gara2 nama saya, dan nama anak2 saya.. walhasil kami masuk ruang introgasi. penting2 amat sih gak, lama2 amat juga gak, cuma karena ruangannya agak jauh dan proses menunggu jadi lah 2 jam kami baru keluar dari Woodlands..
      tips : kalo bisa saat dari JB Sentral ke woodlands dan dari woodlands lagi menggunakan nomor bus yang sama, jadi tidak perlu bayar tiket 2x, hanya tinggal menunjukkan tiket bus saat awal naik di JB Sentral tadi..
      Yang pertama kali selalau membingungkan, bingungnya dari Woodlands ini naik bus nomor berapa dan mau kemana.. setelah berdiskusi dengan apartment host via telpon dan bertanya bolak balik sama orang,, akhirnya kita memutuskan naik bus 950 sambil mengandalkan google maps. didalam bus kami dibantu ibu2 India yang menyuruh kami untuk naik MRT dari Marsling St. terimakasih bu.. 


      Begitu kami sudah masuk ke MRT St. semuanya jadi agak lebih mudah, beli EZ Link dan search jalur perjalanan via google maps. yah tinggal bertanya sekali supaya ga salah memutuskan jalur MRT.. akhirnya kami tiba di Yishun IntChange. Apartment yg kami sewa ada di Yishun Area. Interchange adalah tempat bertemunya bus station dan MRT station. jadi dari Yishun Intchange kami harus berganti lagi dengan moda bus untuk menuju ke apartment. tapi sebelumnya kami putuskan untuk makan dulu, karena saat itu sudah jam 15.00 dan kami belum makan siang, rasanya kaya mau K.O, perut berteriak "Makaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnn...!!" di Yishun Intchange ini juga jadi satu dengan mall, di MRT St.-nya juga banyak tempat makan yg bukan restaurant, banyak pilihan makanannya, enak2 dan tidak mahal.. tinggal cari saja yg ada sertifikat "HALAL"-nya, atau saya biasanya cari saja yg pegawainya ada yg pake hijab, dijamin dah... 
      Lagi2 kami masih harus kebingungan saat mau naik bus nomor berapa.. karena saat kami bertanya2 dengan para sopir2 bus yg ada disana, saya hanya menanyakan lokasi Apartment kami di Eight Courtyards, terkadang belum semua sopir paham karena banyak sekali apartment disana. jadi ketahuilah halte bus apa/ nomor berapa yg terdekat dengan tujuan kita, itu adalah jalan terbaik. Untungnya ada juga sopir yg tau posisi apartment yg kami maksud, dan kami disarankan turun di halte Blk 174. yak 10 menit sampai.. dan Host kami Mr.Ang sudah menunggu di seberang jalan. ternyata mudah sekali memahami halte bus di Singapore ini. Beberapa Halte memiliki halte juga di seberangnya, yg biasanya namanya menjadi Opposite atau "Opp". seperti halte di belakang apartment kami, ada halte Blk 174 dan diseberang jalannya ada halte Opp Blk 174
      yah karena proses2 inilah, kami habiskan kira2 5 jam dari Legoland hingga tiba di Apartment kami di Yishun Area. dengan begitu membuat kami lebih cepat paham akan  jalur2 bus di Singapore. malamnya kami para pemuda hanya keluar untuk mendapat money changer dan beli cukup makanan2 kecil dan minuman2 softdrink, hehehe..
       
      DAY 3 (24 Feb 2016)
      Sebelum berangkat jalan2, saya janji ketemu dengan yg menyewakan baby stroller JS Stroller Rent. Karena baby stroller diantar ke apartment. ternyata pemilik usahanya adalah pasangan orang Indonesia juga. Makasih mas Joko
      Hari ini kami isi dengan kegiatan full day di Universal Studios, di Sentosa Island. yang perlu diketahui disini hanya sedikit wahana permainan untuk anak2 kecil. dan nasib sial saya ga bisa nyobain semua wahana di USS ini. karena bocil2 ini agak rewal kalo ditinggal ayahnya main, terlabih lagi hujan deras wahh... sebenarnya sih tetap bisa seru2an. adik2 saya tetap mencoba semua wahana permainan yang ada di USS ini. dengan modal rain coat yg dibeli didalam USS, kami aman dari basah, dan baby strollers bisa kami tutup dengan rain coat ini.. kami tetap berjalan2 sambil hujan hehehe.. cuma agak ribet waktu mau makan di suatu food court, karena hujan deras, ruangan makan indoor-nya sampe penuh, dan kami harus rela makan di meja payung outdoor..
      Sambil menunggu adik2 bermain di USS, kami keliling USS saja dan masuk ke Sea Aquarium. seperti biasa tiket untuk anak dibawah 3 tahun gratis. Isinya tidak terlalu istimewa sih sebenarnya di Sea Aquarium ini. Lagi2 nasib anak lagi agak rewel dan gak mau masuk kedalam arenan aquarium utamanya, hahaha..
      keliling hujan2 sampe jam 18.00 dan kami bersiap untuk kembali ke apartment. pengalaman jalan hujan2 sama bocil2 menjadi pengalaman yg tidak terlupakan juga, walaupun ga bisa nyobain wahana2 keren di USS 

      DAY 4 (25 Feb 2016)
      Hari ini adik saya jalan2 ke Little India, sementara saya istri dan bocil hanya berniat menghabiskan pagi dan siang di apartment saja sambil berenang. kami baru pergi sekitar jam 15.00, tujuan kami ke Singapore Zoo untuk menikmati Night Safari. perjalanan ke Singapore Zoo tidak ditempuh dengan MRT karena tidak ada jalur MRT ke arah sana. jadi hanya dengan bus saja. Perjalanan ke Singapore Zoo menghabiskan lebih 1 jam perjalanan dengan 1x berganti bus.
      Sesampaianya di Singapore Zoo, atraksi pagi hari sudah hampir tutup jam 18.00. sementara kami hanya mentargetkan untuk Night Safari yang baru akan bukan jam 19.00. saran saya sih jika ada rencana ke Singapore Zoo, sempatkan dari siang bisa ambil River safari dan lanjut ke Night Safari malam harinya..
      Night Safari ini adalah perjalanan didalam kebun binatang pada malam hari dengan menggunakan tram. tram yg umum digunakan adalah tram dengan kapasitas sekitar 20 orang dengan dipandu dalam bahasa inggris. sementara kita juga bisa memesan VIP tram dengan ukuran yg lebih kecil (private) dengan kapasitas 10 orang dan bisa berhenti dan meminta jalur yg lebih dekat dengan satwa sesuai keinginan kita.

      DAY 5 (26 Feb 2016)
      Hari ini kami habiskan seharian 12 jam mengelilingi tempat2 yg kami masih belum sempat kunjungi. dari marina bay untuk melihat dan berfoto dengan Merlion (sebagai syarat telah berkunjung ke Singapore ), naik ke Marina Tower dan Sky Deck di puncaknya, Gardens by The Bay, Little India, Bugis Street untuk berbelanja di Mustafa, sampai kami putuskan untuk kembali lagi ke Sentosa untuk menaiki semua jalur cable car. dari jam 10 pagi berangkat, sampai balik lagi ke apartment jam 10 malam.. hal yang paling berkesan adalah Sky Deck dan Cable Car-nya pada malam hari. sayang pada saat mencapai cable car, kamera kami pada habis batere, dan hanya tersisa kamera hapeee.. 

       
      DAY 6 (27 Feb 2016)
      Hari ini hanya kami gunakan untuk siap2 pulang dan santay.. perjalanan kami ke Changi diantar oleh host kami yg juga menyediakan jasa antar ke Changi dengan ongkos $55. yah Ok lah daripada kami harus gotong2 barang dan gendong anak sepanjang perjalanan dengan bus dan MRT, hehehe.. perjalanan dengan mobil tidak sampai 1 jam untuk mencapai Changi Airport. hemat waktu lebih banyak daripada harus menggunakan transportasi umum. Dan harganya juga jauh lebih murah daripada harus menggunakan Taxi maupun Uber, karena kami sempat search juga harga uber taxi,
      Pulang kembali ke jakarta dengan Air France sangat nyaman apalagi pas dapat tiket murah. bahkan lebih murah daripada Pesawat Lokal 

      Tips untuk keluarga yg membawa anak kecil :
      dari semua catatan perjalanan yg pernah saya baca dan pesan dokter adlah jangan lewatkan jam makan anak. jadi kemanapun perjalanan, utamakan jam makan anak. jika perjalanan cukup jauh dan panjang, siapkan roti untuk dimakan anak2 ditengah perjalanan sampai dapat tempat makan jaga mood anak2, jika anak2 ceria orangtua juga happy kalo hanya untuk ke Singapore gampang membeli susu anak disini. Karena susu anak umumnya produksi Singapore juga membawa vitamin buat anak Membawa baby stroller atau sewa, memudahkan daripada harus digendong. anak2 juga jadi nyaman dan tidak terlalu capek Sabar, heheehe.. Menginap di Apartment
      menginap di apartment yang lengkap fasilitasnya sangat memudahkan kita. karena kita bisa memasak, mencuci bahkan menyetrika baju sendiri. jadi gak perlu laundry service. harga sewa apartment juga lebih murah jika dibandingkan dengan fasilitas yg kita terima di Hotel. Carilah apartment yang posisinya strategis, dekat dengan tempat2 makan, mini market dan station angkutan umum. dan carilah pemilik apartment yg baik, yg kira2 akan banyak membantu kita 

      Ringkasan Biaya Utama
      Berikut beberapa ringkasan biaya per-item perjalanan kami. saya tidak masukkan biaya makan, dan biaya transaksi setiap kali kami naik angkutan umum. Karena sudah menggunakan EZ Link, jadi tidak kami hitung2 lagi. Alhasil sisa saldo pada EZ Link bisa kita uangkan kembali di Changi Airport, dan kartunya bisa kita bawa sebagai kenang2-an
      Harga Keterangan Legoland Hotel RM 1,300   Legoland Ticket RM 225   Taxi Senai - Legoland RM 68   Bus LM1 Legoland - JB Sentral RM 0.9 jauh murahnya dibanding naik Taxi Bus 950 dari woodlands SGD 2   Apartment EUR 182.25 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang tamu dan fasilitas gym & pool USS Ticket SGD 74   Night Safari Ticket SGD 42   Baby Stroller Rent SGD 80 untuk 3 hari sewa Sentosa Express SGD 4 dikenakan jika tidak memiliki EZ Link Sea Aquarium SGD 21.3 discount by Credit card Yoghurt Ice Cream di USS SGD 7   Rain Coat di USS SGD 4   Sky Park admission SGD 21.2 discount by Credit card Gardens By The Bay Sky Way SGD 5   Cable Car admission SGD 18.67 discount by Credit card  
      Semoga bisa menambah referensi ya, maaf kalo acak2-an karena FR pertama dan belajar menulis 
       
       
       
    • By Reyvel Bramasta
      jadi saya mahasiswa di salah satu univ di bandung , ingin tanya jika memimpin grup study tour ,urus imigrasinya bagaimana ya? ada tips tidak ya? durasi biasanya berapa lama ya? , di airport bagaimana
      , terima kasih
    • By paulsn23
      Sedikit sharing jalan jalan ke Sing dan Malay buat yang ingin tambah pengetahuan sebelum berangkat ke negeri tersebut.
      Yang utama di Singapura agan tidak akan tersesat karena petunjuk jalan jelas dan di bagikan peta gratis, dan kalau tersesat cari saja stasiun MRT pasti aman.

      Day 1.
      Kebetulan ane dapat tiket pagi ( air asia ) jam 7.25 wib dimana sampai di Changi pukul 10.35, setiba di changi terminal T1 langsung menuju pengurusan Imigrasi ( sedikit tips pengalaman ane cari petugasnya yg chinese atau melayu jangan India- jutek orangnya ).
      Setelah selesai langsung menuju ke terminal T2 ( jangan lupa ambil brosur dan peta singapura gratis bisa di ambil sebelum atau sesudah imigrasi ) mengunakan monorail gratis karena stasiun MRT ada di terminal T2 ( petunjuk jalan jelas sekali ).
      Setelah sampai langsung beli tiket MRT lewat mesin tiket, Ane sengaja beli tiket standart karena perhitungannya ane tidak lebih sing$15  total pakainya, silahkan agan buat itenary dulu sebelum berangkat dan bisa tahu berapa habisnya naik MRT buka saja web: http://journey.smrt.com.sg/journey/mrt_network_map/ atau https://gothere.sg/maps
      Kalau agan lebih dari sing$20 silahkan beli tiket langganan di loketnya harga tiket langganan $12 terdiri dari $5 harga kartu ( tidak bisa refund ) dan $7 yg bisa di gunakan. dan bisa di topup minimal $10. Dan satu lagi kejelakan kartu langganan minimal harus ada saldo $3.
      Dan kalau dalam satu hari pemakaian lebih dari $10 silahkan menggunakan tiket touristpass, kelebihan tiket langganan dan tourist adalah tidak perlu antri beli tiket. Tapi ngga perlu khawatir setiap stasiun banyak sekali mesin penjual tiketnya kalau lagi antri coba cari mesin di tempat lain jangan terpaku sama satu lokasi.
      Ini youtube cara beli tiket standart ane ambil punya youtube orang lain
      ( untuk anak kecil di bawah 5 th gratis naik MRT tetapi harus di mintakan tiket free di loket > bisa di pakai selama kita di singapura ).
      Tujuan kita adalah chinatown karena sudah sewa apartemen di daerah chinatown, sewa apartemen lebih murah dari pada hotel. MRT dari changi berakhir di tanah merah semua penumpang harus turun, turunlah sebelah kiri kereta untuk jurusan Joo Koon karena kalau kanan mrt menuju pasir ris.
      Dari changi menuju china town 2 perlu ganti kereta pertama turun di stasiun bugis ganti kereta warna biru tujuan akhir china town. yang ke dua turun di outram park ganti kereta warna ungu tujuan Punggol. Untuk cara ganti kereta juga gampang sekali, ketika sampai stasiun interchange turunlah dan cari petunjuk menuju jalur kereta berikutnya, jangan sampai keluar stasiun nanti beli tiket lagi.
      Setelah sampai di stasiun Chinatown kita menuju pintu keluar D karena kita menginap di apartemen People park Center kalau pintu C menuju people park complek, kebersihan lebih baik center pengalaman ane di people park complek kamarnya kecil kecil unggulnya turun langsung foodcourt. Kalau center menyebrang jalan dulu.
      Ane meninap di apartemen milik Uncle wong orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Sing silahkan telp/sms/ whatsapp +6596752143. Beliau juga bisa menyediakan tiket USS. garden by dan lainnya dengan harga lebih murah dari pada beli langsung atau online. Menuju apartemenya keluar stasiun langsung belok kiri 20m belok kanan langsung ada lift.
      Setelah urusan selesai selesai dengan apartemen pukul 13:00 kita menuju foodcourt people park complek untuk isi perut. Setelah isi perut kita menuju stasiun Raffles place untuk jalan jalan di patung singa yang terkenal itu. Untuk caranya bisa di pelajari di web yang di atas tadi sekalian biayanya berapa. Di stasiun raffles cari pintu keluar Battery road setelah keluar belok kanan dan susurilah sungai menuju jembatan ( hotel fullerton).
      Patung merlion ada di sebelah timur jembatan. Setelah berfoto ria kita berencana jalan kaki menikmati kota singapura sambil jalan jalan menyusuri sungai menuju Garden by the bay, arahnya dari merlion kita naik tangga menuju jalan terus belok kanan melewati jembatan. Sesampai ujung jembatan turun tangga lagi dan menyusuri sungainya ( jangan lupa sempatin membeli es potong, pengalaman ane kadang harga ngga sama anatara penjual es potong ).
      Dan ketika turun sebelah kanan itu gedung esplanade . Sayangnya kita tidak bisa melewati track F1 karena sedang ada persiapan F1 bulan september, akhirnya kita memutar dan menuju jembatan helix bridge http://www.wisatasingapura.web.id/2012/02/07/the-helix-bridge/ . Setelah melewati jembatan antik tersebut kita belok kiri menuju ke Garden By the bay.
      Ini keterangan lebih lanjut garden by : . Tiket kita beli lewat uncle wong seharga sing$23 kalau beli langsung seharga $28.
      Setelah puas di Garden by kita jalan menuju stasiun Bayfront untuk pulang ke china town, rencananya mau lihat pertunjukan sinar laser tapi karena capai rencananya bubar. Sampai china town pukul 8 malam langsung makan malam dan beli souvenir untuk oleh oleh, untuk beli oleh oleh di china town pengalaman ane kalau di mall people park complek harganya lebih mahal.
      Saran ane nyebrang saja lewat jembatan penyebrangan turun langsung banyak penjual cindera mata, jangan langsung beli satu toko tetapi bandingkan dulu harganya biasanya lokasi toko lebih masuk harganya lebih murah sedikit.
      Terus istirahat tidur dulu di sambung besok, oh ya untuk jalan jalan kali ini kita tidak pergi ke Orchad road atau bugis karena waktu terbatas dan dulu sudah pernah kesana ( orchad itu seperti Malioboro Yogya kepunyaan Singapura).

      Day 2
      Rencana hari ini kita wisata di USS dan sekitarnya. Malam langsung ke Malaysia
      Kita cek out apartemen dan menitip tas ke uncle wong karena ngga mungkin kita wisata sambil bawa tas dan koper, kita titip dan janji kalau jam 9 malam kita ambil tas tersebut. Setelah turun kita menuju stasiun MRT chinatown naik kereta unggu tujuan harbourfront > setelah turun mrt kita naik lantai 3 untuk naik monorail ke Sentosa.
      Kalau kita punya tiket langganan mrt bisa di pakai tuh untuk monorail dengan harga $3 tapi kalau tiket standar harga $4. Kita naik Monorail turun di stasiun Waterfront dan jalan jalan menuju USS > dan berfoto ria di depan bola dunia simbol USS sambil menunggu pintu di buka. Tiket USS kita beli juga di uncle wong dengan harga $65,
      harga $65 termasuk voucher makan $5 dan untuk beli souvenir $5. kalau kita beli langusng harga $73.
      Tips di USS:
      Usahakan antri di USS paling depan tepat jam 10:00 pintu di buka biasanya banyak orang akan lari menuju wahana transformer karena wahana tersebut paling antri, kalau sudah terlanjur antri banyak pilih wahana ini sore sekalian dimana antriannya sudah sedikit. Kemudian masuk wahana mummy, kalau masuk wahana ini tas harus di titip di loker loker kalau di bawah 30 menit simpan tasnya gratis, tetapi kalau lebih dari 30 menit kena biaya.
      Setelah itu antri masuk wahana Canopy flyer biasanya sudah antri agak panjang makanya usahakan urutan no 3 masuk wahananya. Oh ya untuk wahana Galatica sudah di tiadakan meskipun masih ada bangunannya, info yg saya dapat karena di ketemukan keretakan di wahana tersebut. Kemudian masuk wahana shrek 4 dimensi, tetapi jangan lupa sambil melihat jadwal pertunjukan water world. kalau ngga salah pukul 12:15 mulai di bukanya.Dan pilih tempat duduk
      di daerah dry. Kalau ingin kena cipratan air pilih splash, kalau ingi basah ya pilih wet saja > tapi jangan nyesel kalau di guyur air di wilayah ini.
      Kalau sudah wahana tersebut silahkan agan pilih sendiri wahana lainnya sambil foto foto dengan karakter macam macam.
      Kalau di USS  kalau tidak ingin basah basahan jangan masuk wahana Jurassic Park Rapids Adventure, permainan ini panjang antrinya juga bagi ane kurang menarik.
      Setelah puas di USS jam 17:00 kita keluar lokasi dan menuju pantai unruk main skyline and luge. Untuk wahana ini usahakan beli paket family kalau sendiri sendiri jauh lebih mahal. Pengalaman ane tahun lalu karena keluarga cuman 4 orang ane beli famili ber 8 sehingga bisa 2 kali menikmati wahana ini.
      Setelah selesai dan sedikit istirahan kita menuju stasiun monorail beach untuk tujuan  vivo city untuk pulang.
      Di Sentosa itu sebetulnya masih banyak lokasi wahana lain tahun lalu khusus sentosa ane 2 hari full di sini. silahkan lihar web: http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Homepage/Attractions .

      Kemudian kita naik MRT ungu menuju chinatown untuk ambil tas juga beli sedikit roti di sana untuk bekal di jalan. Kemudian kita menuju Golden mile complex untuk naik bus menuju malaysia ( genting Higland ).
      Perjalanan ke golden mile kita naik kereta biru tujuan busgis tetapi turun di stasiun promanade gantti mrt warna kuning tujuan harbour front, tetapi kita turun di nicole highway ( cuman 1 stasiun jaraknya dari promanade ) > kemudian kita jalan menuju golden mile complek. Di tempat ini banyak sekali makanan Thailand jadi agan bisa makan malam di sini.
      Kita telah pesan tiket bus via online http://www.easybook.com/ . Kita memilih bus paling murah adalah Srimaju, tempat duduknya luas dan nyaman kita ambil pukul perjalanan 23.30 > kita tetap harus menukar voucher online dengan tiket fisik di counternya.
      Sebenarnya ada cara lebih murah lagi untuk naik busnya, karena kita banyak anggota dan bawa anak kecil makanya kita tetap naik bus dari sini dengan harga $30 sing.
      Cara yang murah: agan bisa menuju ke johor bahru dengan naik bus SBS 170, Causeway link CW1 atau CW2 dari terminal Queen street dekat bugis menuju terminal Larkin johor bahru seharga sing $1.3 . dari sana silahkan bus yang agan pilih juga bisa beli online di web easybook tadi. harga johor ke kualalumpur atau genting hanya RM30-35. Cuma kalau rombongan besar agak susah karena ketika di penyebrangan imigrasi woodlands ramai sekali dan bisa ketinggalan bus.
      Tetapi kalau bus langsung di golden mile > penyebrangannya lewat Tuas chek Poin dan tidak ramai, ketika ane cek imigrasi hanya bus ane saja yang ada jadi lebih cepat.

      Day 3
      Bus yang kita tumpangi masuk genting sekitar pukul 05.00 di mushrom terminal dari sana ada bus jemputan menuju firstword hotel. Setelah do lobi hotel agan bisa titip tas ( khusus yang menginap saja ) kemudian jalan jalan di sekitar hotel.
      Ane seharian istirahat dan jalan jalan full di genting dan saran ane kalau mau meninap di firstword pesan online lewat webnya genting: ane ada pengalaman ngga enak lewat web lainnya A**** ( kasus ini hanya untuk firstworld saja karena lainnya ok kok ).

      Day ke 4
      Kita sudah pesan mobil untuk menjemput dari genting menuju kualalumpur harga nya jemputan RM200 tour dalam kota Rm55, agan bisa hubungi alex +60192086090 > kita start jam 9 menuju kualalumpur dam sekalian tour di batu cave, istana negara kemudia Kl tower dan menuju apartemen di bukit bintang tempat kita menginap: http://value4backpacker.com/
      Kemudian kita janjian sama driver untuk menjemput kami di petali jam 8 menuju i city shah alam biaya ke sana RM280, setelah masuk apartemen jam 12:00 kita makan siang di belakang mall fahenreit ( tempat apartemen ) kita menuju halte bus gratis menuju petronas : http://www.malaysia-traveller.com/KL-City-Bus.html
      Disana silahkan foto foto, kalau agan menginap lebih 1 malam agan kalau bawa anak anak bisa masuk ke petronas mengunjungi petrosaint di sana bagusa sekali untuk pengetahuannnya bisa di bilang saint park singapore kalah bagus.
      Setelah dari sana kita menuju ke pasar seni / petaling street china town bisa pakai LRT atau bus gratis lagi. Di petaling kita menikmati ikan bakar portugis lokasinya perempatan di teras hongleong bank belakang penjual es mata kucing.
      Kemudian di jemput alex menuju syah alam ke i city, setelah dari sana pulang ke partemen tidur..

      Day ke 5
      Bangusn pagi siap siap ke bandara sebelum jam 12 kita belanja di mall di bukit bintang atau sungai wang. jam 12 siang menuju bandara KLIA 2....

      Ok ini sebagian share jalan jalan di Singapura dan malaysia..

       
    • By Ikamarizka
      Hari ke 2 Jayan Jayaaaan 

      Pilihan jatuh kepada macritchie reservoir. Karena saya ga mau ke daerah2 mainstream a k a shopping mall dkk nya. Cek cek ternyata perjalanan kesana agak jauh yaah. Singapur pass bener2 jadi penyelamat bgt. Dari pod tempat saya menginap, saya naik di line kuning nichole highway. Daaan 20 pemberhentian berikutnyaaa barulah sampai ahahaha. Turun di distrik Caldecot dan langsung jalan kaki dengan bermodalkan tanya sana sini sama petugas dan penduduk disini.
      Jalan kaki bisa ditempuh sekitar 1 km dr stasiun ke gerbang si reservoir ini. Dan bener aja sepanjang jalan kaki di menuju kesini saya melewati hamparan hijau rumput dan toko bunga dimana mana. Wuiiiiiii.
       

      Di Macritchie reservoir ini gratisssss ya man temaaaan. Saya sukak bgt dengan pemandangan air nya, taman tamannya, aahhhh semua nya… yg punya uang lebih bisa banget main kano disini. Cuman 15$. Malah ada promo juga kalo kita punya Singapore pass maka akan diberi discount tambahan. Sayangnya karena saya mengejar waktu untuk acara nanti malam, saya tdk mau terlalu lelah. Jadi hanya duduk2 di pinggiran nya yg cozyyyyy bgtttt  lalu siap2 untuk lanjut jalan kaki lagi di track area nya.
      windy but cozy

      udara disini super duper segeeeeer bangeeeet! 
      kebanyakan yg datang kesini keluarga keluarga kecil untuk berpiknik, wanita wanita berbadan aduhai yg asik joging dan yoga, yg cowo2 juga banyak yg latian lari disini dgn tanpa busana (harus ya??) (kan jadi susah fokus)

      saya menghabiskan waktu sekitar 1 jam disini untuk dengerin musik sambil baca buku sambil sesekali nyelupin kaki ke airnya yg dingin ini. hoooooo... (pencitraan) (padahal buku komik) ahahahahaha.

      okeh puas disini, lanjuuuuuut...
       
       
      kano ing yg bener2 bikin ngiri.


      mari berjalan kakiiii...
      JENG JENG… ternyata tracking ke atas harus menempuh 4,5km. Dan saya lagi pake sendal jepit sama rok ajah sodara sodara ahahhahhahahaa. Whoooops. But hey! Bukan tukang jalan jalan namanya kalo bgini doang udah ciut. Sikhaaaaat.. akhirnya nekat naik ke atas bukit dgn lahan yg lumayan bgt terjal, licin dan sempit bgt medannya.
       
      Perjalanan ke atas tree top hill ini saya tempuh sekitar 2jam jalan kaki. Kalo cape di setiap km pasti ada kaya pendopo gitu untuk istirahat. Cuman jangan berharap ada yg jualan minuman atau makanan yh disini. Gak adaaaaa. (untung tadi bekel somay sama pie dari hostel hohohohohoho)

      nih info penting ya. SENIN TUTUP. jalan ke tempat ini mendingan dari pagi supaya ga buru2 pas turunnya.
      baru 1,5 kilo udah mulai tepar ahahahahaa. nanjaaaaak vrooooh


      Di 3km pertama jujur kaki udah mulai senut2, karena daritadi yang warawiri memang pada pake sepatu layak. Saya aja nih yg blagu bgt pake sendal krik krik krik.
      Wuiiiiiiiih akhirnya sampe deh di gerbang. Kebetulan cuaca juga cerah hari itu, jadi seneng bgt bias lihat view bird eyes nya.
      YAY SAMPE!!!!

      Voilaaaaaaa…… cakep bgt di atas sini. Tinggi sekitar 25 meter dan lebar jembatan ini hanya cukup untuk per orangan. Yg fobia tinggi mah siap2 keringet dingin ahahhahaa, karena jembatannya pun bergoyang goyang. Jadi kalo lagi ada angin samping jyaaaaaaaah… uhuuuy bgt ahahahaha. (anaknya ga bisa diem maklum ya)

      cekrek cekrek cekreeeeeeeek nya lama bgt 
       
      Kira2 seperti ini pemandangannya si tree top.
       
      Okay selesai menikmati pemandangan di atas, siap2 meluncuuuuur trail ke bawah sejauh 4,5 km lagi ahahahaaha (salaaaah perhitungan nih brooo siiis) kakiiiiii he eh bgt kwkwkwkw.

      Di tengah jalan saya pun nyerah akhirnya memilih nyeker aja. Lebih enak ga pake sendal jadi ceritanya menyatu sama alam.. azeeek.
      Selama perjalanan turun saya disuguhi pemandangan aliran2 air kecil dan beberapa monyet liar. Nah ini nih himbauan untuk turis, tas sempet ditarik sama mereka karena sepertinya mereka bisa mencium bau bekas makanan saya tadi. Turis Malaysia di belakang saya malah bener2 di keroyok sama mereka karena mereka bawa nasi bungkus. Alhasil akhirnya kita rame2 bantuin ngusir ngusirin monyetnya. Plus kita juga bantuin makanin bekalnya…… ahhahhaahahahahaha. You wiiiiish!!! (modus) (udah kelaperan berat)

      Okeh… setelah jalan ke gerbang belakang yang notaben nya berbeda bgt dr gerbang depan, saya ga sanggup jalan kaki lagi ke mrt terdekat. Akhirnya saya memutuskan naik bus aja dari halte di depan mata. Bus yang saya naiki juga ternyata bisa digunakan untuk dating ke reservoir ini, tapi tentunya memakan waktu yang jauh lebih lama.
      Jadi buat kamu yg punya waktu lebih dan pgn bgt nyoba naik bis tingkat keliling2 kota sing, bisa menggunakan si bus no 855 atau 852. Bus ini akan mengantarkan kamu ke pusat kota. Nah kebetulan bus ini mengantarkan saya ke Little India. Tempat makan fav saya dari dulu selama di Singapore. Nyuuuuuum!
      Ada yg suka dgn makanan Nasi Briyani? disini nih juaranya “Mubarak”  dari stasiun halte little India hanya jalan sekitar 100 meter saja. harga 8$ 

       
      Ga pake lama langsung pesen si nasi briyani kambing. Oh may god! Saya butuh banget makan satu porsi kuli ini setelah jalan lebih dari 10kiloooooo. Yatalaaam…
      penampakannya bikin air liur kemana mana. 
      selesai makan lagi lagi saya gatel bgt ngeliat warna warni di little india ini. Jadilah saya muter2 dulu sekitar 1 jam sambil nunggu sunset di sekitaran sini.

      unsur tradisional dari kultur mereka memang kental bgt disini. Bau dupa, sesajen untuk sembahyang dan jamuan jamuan lainnya bertebaran dimana mana.
       
      okhayyy jangan keasikan ZkaneChaaan... cuzz lari ke mrt menuju hostel, mandi, merem 1 jam dan siap2 berangkat ke stadium untuk motret si sesepuh Metalica. Walaupun di Album baru nya banyak yg saya ga tau lagu lagu nya. tapi mata saya bener2 dimanjain sama permainan lampu lampu di panggung yg juara kerennya. Dan harus saya akuin, penampilan opa opa ini ga ada mati nya. Energic dan lompat sana lompat sini. hadeuuuh takut salah urat aja sih AHAHAHAHA. 
      ditambah ketemu idola juga, mayan bisa nonton bareng doi... ihiiiiy

       
      selesai menonton si opa2 ini, saya bersama temen2 memutuskan untuk jalan jalan sebentar di sekeliling Haji lane. Nuansa malamnya berbeda banget dgn nuansa siang. cocok deh buat yg susah tidur kaya saya ini ehehehe. 
      sampai ketemu di hari ke 3 yaaaah