Sign in to follow this  
Anita Dwi Mulyati

Urban Traveler Adventure

2 posts in this topic

Hi Traveler!

 

Mau jalan-jalan explore tempat di dalam negeri Indonesia maupun di Luar Neger bareng Urban Taveler Adventure? Untuk mengisi waktu liburan di antara cuti kerja ayo ngetrip bareng kita dengan type Urban Traveler trip, menikmati serunya naek subway dan kereta antar perbatasan negara. Berburu landmark dan icon wisata pasti jadi jadwal padat dalam trip.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Helen Anggakusuma
      hai semua,
      baru coba nulis dan minta pendapat untuk trip ke china
      dimohon kalo ada masukan boleh sekaliii atau ada yg musti banget diliat di tempat2 ini
      18-21 APRIL - BEIJING
      DAY 1 - BEIJING
      Flight sampai beijing 18:05
      Check in - Some Rest  Qianmen Main Street Mall Strolling around the city (Nanluoguxiang Alley) DAY 2 - BEIJING
      Tian'a'men , Forbidden City, Jingshan Park National Museum of China Beijing 798 Art Zone Confucious Mansion Peking Opera Show Ticket
      DAY 3 - BEIJING
      Great Wall Qianmen Main Street Mall Bird Nest, Olympic , Museum of Performing 
      DAY 4 - BEIJING / XI AN
      Summer Palace Sackler Museum of Art Train to Xian
      DAY 5 - Xian
      Xian Terracotta Warrior Smalll Wild Goose Pagoda   Bell Tower 
      Train to Zhang Ye (ini possible ga ya kira2 dilakukan?)
       
      DAY 6 -
      Zhang Ye - Strolling around the city
       
      DAY 7 
      Daxian Mountain Enterance
      Train to Guang Yuan
       
      DAY 8 - 9 
      GuangYuan Bus to PengFeng Village Tibetan Hotel JiuZhaguo   Train to Cheng Du
       
      DAY 10 - 11
      Cheng Du
      Panda?
      DAY 12-15
      Zhangjiajie
      DAY 16-20
      Shang Hai
       
      mohon petunjuk buat map dan hostel/hotel hehe
       
      thank youuu!
       
    • By Julia Intan Rohmana Putri

      Berada di Negara yang memiliki dua musim yakni musim panas dan musim dingin, membuat seluruh masyarakat di Indonesia harus pandai memilah-memilih jenis bahan pakaian apa yang cocok dikenakan pada saat musimnya. Ketika musim hujan tiba mungkin kalian sudah mengerti pakaian apa yang cocok dikenakan agar nyaman seperti (Jaket, Sweater, kaos tebal, kaos lengan panjang, syal, sarung tangan, kaos kaki dll). Tapi tidak saat musim panas tiba. Benar tidak ?
      Salah penggunaan jenis bahan pakaian, membuat tubuh terasa lengket, gatal-gatal, ruam dikulit hingga gerah berkepanjangan. Bahkan niat hati ingin tampil rapih, bersih, enak dipandang justru kurang sedap dipandang mata. Mengetahui jenis bahan pakaian yang tidak boleh disarankan saat cuaca panas itu perlu yah ! Untuk itu, sebagai menambah wawasan teman-teman semua, inilah sebagai berikut jenis pakaian/ kaos yang tidak boleh dikenakan saat musim panas tiba :
      Bahan Nilon
      Apapun jenis pakaian, baik kaos polos, kaos main, kaos bergambar, jilbab dengan berbahan dasar nilon, lebih baiknya kalian hindari saat musim panas tiba. Jenis bahan nilon tidak mudah menyerap keringat sehingga saat cuaca panas pengguna akan merasa semakin gerah / panas. Selain itu jenis pakaian yang berbahan nilon juga bisa menyebabkan pakaian menjadi berubah warna menjadi kekuning-kuningan.
      Bahan Polyester
      Saat musim panas tiba, hindari penggunaan pakaian berbahan dasar polyester karena kurang maksimal dalam menyerap keringat, khususnya untuk kalian yang memiliki keringat berlebih / banyak.
      Bahan Sifon
      Tidak disarankan untuk teman-teman karena bahan jenis sifon ini memiliki texture yang tipis. Dan suatu ketika musim panas tiba, pakaian berbahan sifon akan cepat kusam, panas dan tidak bisa menyerap keringat.
      Bahan jeans/ denim
      Ketika cuaca panas hindari penggunaan rompi, jaket ataupun celana panjang dengan berbahan dasar jeans/ denim. Karena bahannya yang berat, tebal, kuat ini terkadang membuat panas dikulit, gerak tubuh terasa sulit dan warna nya pun mudah kusam ketika terpapar sinar matahari secara langsung.
      Saran pemakaian, hindari mengenakan pakaian / kaos berwarna gelap (abu-abu, hitam, navy dll), pakaian ketat, jeans yah teman-teman ..! Pakailah jenis kaos yang berbahan katun dan memiliki texture yang bisa menyerap keringat dengan baik, tidak panas saat dikenakan semisalnya kaos polos bahan cotton combed, cotton carded ataupun cotton bamboo. Terimakasih semoga bermanfaat bagi pembaca.
    • By Desyzulfiani
      Kawan jalan2 ada yg pernah ke Maroko gak,, share donk pengalaman nya..
    • By Endah Nurdianti
      Hi,
      Saya rencana mau ke Korea spring 2018 ini yaitu di bulan april. Mungkin tanggal 13-22 april sklian for my bday celebration on the 19th. Cari temen ( cewe) buat traveling bareng karna gk biasa solo travel juga. Untuk jalan2nya disana bisa diskusi lebih lanjut. 
      Line : 19frenchie
    • By Jhonykumincir
      Setelah menikah, Anda pasti ingin merasakan manisnya hari-hari menjadi pengantin baru dengan berlibur berdua. Namun, sudahkah Anda menentukan destinasi bulan madu Anda dan pasangan?  Jika belum, Anda bisa mendatangi Pulau Lombok dan merasakan indahnya bulan madu di pantai berpasir putih yang ada di sana. Namun, ada satu hal yang harus Anda persiapkan sebelum Anda berbulan madu ke pulau ini. Di manakah Anda dan pasangan akan menginap? Ya, memilih hotel memang merupakan hal yang sangat penting agar bulan madu Anda terasa lebih nyaman. Di pulau ini, tentunya ada beberapa hotel terbaik yang memberikan Anda pemandangan cantik yang cocok dijadikan tempat bulan madu Anda dan pasangan.
      merupakan pilihan Anda yang ingin menghabiskan masa bulan madu di tempat yang indah dan sangat cantik. Sesuai dengan namanya, Mahamaya yang berarti surga terindah ini memang sangat indah untuk bulan madu, lho! Keindahan hotel yang didominasi warna putih ini membuat siapa saja yang menginap akan merasa tengah berada di surga pribadi. Di sana, ada dua pilihan tempat menginap, yakni villa dan suite. Dijamin, dengan dua pilihan tersebut, Anda bisa merasakan indahnya bulan madu yang sangat asyik dan romantis tanpa gangguan. Uniknya, bangunan Mahamaya sendiri dibuat dari bahan yang ramah lingkngan, lho. Villa yang ditawarkan pun sangat nyaman dengan kamar mandi outdoor. Lombok Resorts Mahamaya yang ada di
       
      juga menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan liburan dalam rangka bulan madu yang sangat romantic. Resort yang didesain dengan model yang sangat cantik dan asri ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin merasakan atmosfer romantis bersama pasangan. Lampu-lampu kekuningan yang menghiasi setiap sudut ruangan hotel pun membuat suasana hangat yang nyaman bagi Anda dan pasangan Anda. Ada hal unik yang bisa Anda lakukan bersama pasangan selagi Anda menginap di sini, yakni mengikuti kelas dansa! Ya, pemilik resort ini memang merupakan juara dansa dunia yang sangat baik hati dan ramah kepada pengunjung. Berenang di sini pun memiliki keindahan yang sangat menarik hati dimana air kolam dan air laut nampak menyatu.Lombok Resort Puri Mas Boutique and Spa di
       
      Anda ingin merasakan keindahan bulan madu yang sepi, sunyi dan tak terganggu oleh siapa pun? Jeeva Beloam Beach Resort dapat menjadi solusi bagi pasangan yang bosan dengan bangunan hotel yang terkesan biasa saja. Resort ini mengadopsi bentuk rumah suku Sasak yang terbuat dari bambu. Selain itu, yang jelas Anda akan merasakan privasi yang sangat terjamin karena resort ini berada di tengah alam Lombok. Di pagi hari, Anda akan terbangun karena deburan ombak dan langsung berhadapan dengan pantai yang jernih. Tenang, Anda pun akan merasakan lezatnya makanan segar yang ada di sana karena di sana terdapat sebuah tenda restoran yang menawarkan makanan lezat setiap hari. Bagaimana, rasanya semakin ingin merasakan bulan madu di pulau ini, bukan? Segera akses Indonesia Travel sekarang juga!
       
       

    • By Klepon Latif Muchyidin
      Kami menawarkan wisata karimunjawa untuk para traveler maupun backpaker jalan jalan ke karimun untuk menikmati indahnya wisata di bawah laut.
      Untuk informasi bisa chek di website kami www.thekarimunjawa.com
      Tentukan pilihan hargamu
       
      http://thekarimunjawa.com/paket-homestay-karimunjawa-3h2m-kmp-siginjai-pp/
      http://thekarimunjawa.com/paket-hotel-karimunjawa-3h2m-express-bahari-pp/
    • By norma sofisa
       

       
      Pulau Santorini adalah salah satu destinasi wisata yang populer bagi traveler di seluruh penjuru dunia. Terletak di Laut Aegean, berjarak kurang lebih 200 km dari di selatan  Yunani daratan. Sebelumnya, Pulau Santorini disebut Thera atau Thira (sumber: Wikipedia). Menurut sensus yang dilakukan tahun 2011, Santorini memiliki luas daratan sebesar 90.623 km2 dengan jumlah penduduk permanen sebesar 15.550 jiwa (sumber: www.thira.gov.gr). Dengan ukuran pulau yang cukup luas, perkiraan saya sedikit meleset. Tadinya, saya membayangkan bisa mengelilingi pulau ini dengan naik dokar atau menyewa sepeda.
      Penerbangan ke Santorini, khususnya dari Eropa barat, biasanya melalui transit di Bandara Athena. Sewaktu berkunjung kesana pada Juli, musim panas lalu, kami memang mengunjungi beberapa tempat dahulu sebelumnya, termasuk Athena. Dari Athena, kami naik pesawat tengah malam dan sampai dini hari di Bandara Thira.
      Perlu dipertimbangkan pula, jika bepergian saat musim panas, rate penerbangan biasanya melonjak naik secara signifikan. Sebagai contoh, dari Amsterdam - Santorini pada Juli kemarin bisa mencapai lebih dari 200an Euro pulang pergi. Anggaplah 1 Euro setara dengan Rp 15000, biaya pesawat saja dapat menyentuh angka lebih dari 3 juta rupiah. Cukup mahal juga untuk ukuran backpaker seperti saya.
      Dikarenakan niat dan tekad kami begitu kuat pengin mencicipi keindahan Santorini, kami pun memutar otak. Akhirnya, setelah mempertimbangkan plus minusnya, kami memutuskan rute terbang Roma-Athena-Santorini. Tentu saja, dengan rute tersebut kami menghabiskan biaya pesawat yang kurang lebih sama, namun kami dapat sekaligus berkunjung ke kedua kota lainnya.
      Ada beberapa landmark terkenal yang wajib dikunjungi disini. Fira dan Oia, dua "kota" yang terkenal dengan rumah-rumah bercat putih biru di atas tebingnya. Di tempat ini, keindahan dan orisinilitas Santorini banyak diekploitasi oleh fotografer baik amatir maupun professional. Tak ketinggalan, selebriti tanah air dan internasional beberapa kali mengabadikan momen spesial mereka seperti foto pre-wedding atau saat berbulan madu di spot-spot cantik yang ada di Fira maupun Oia sehingga menginspirasi banyak orang untuk datang.
      Di bawah tebing Fira, terdapat Old Port Fira yang sayang juga dilewatkan. Jika kamu cukup kuat, kamu bisa menuruni tangga langsung menuju kesana. Namun jika ingin merasakan sensasi yang berbeda, kamu bisa menyewa keledai yang banyak dijajakan di pinggiran tangga. Tarif untuk naik keledai cukup fluktuatif. Jika sepi, kamu bisa mendapatkan harga yang cukup murah sekitaran 7.5 Euro pulang pergi. Alternatif lainnya yang cukup menarik adalah dengan naik cable car. Tarif menaiki wahana ini sekitar 5 Euro sekali jalan. Kami awalnya mencoba untuk turun ke bawah dengan berjalan kaki selama kurang lebih 30 menit (kadang berhenti sejenak  karena panas dan lelah), setelah menghabiskan waktu beberapa saat di tepi pelabuhan, kami kembali ke atas dengan cable car.

      Di Oia, jangan sampai absen untuk menikmati indahnya matahari yang terbenam. Satu tempat ideal untuk memotret sunset ada di semacam bukit kecil yang dekat dengan laut. Pada saat kami berada disana, ribuan orang berusaha mengabadikan momen sehingga cukup sulit untuk menuju ke tempat tersebut. Akhirnya, sehari setelahnya kami memutuskan untuk mengejar sunset di Fira. Yang jelas, pemandangannya tak kalah luar biasa.

      Perissa dengan pantai pasir hitam dan airnya yang jernih tidak boleh untuk dilewatkan. Kami mengunjungi tempat ini pada hari terakhir. Laut Aegean sangat tenang, airnya jernih dan segar. Pada musim panas, banyak sekali turis yang berenang atau sekedar main air. Tidak mau bermain air karena hitam tapi tetap ingin nongkrong di Pantai? Bisa juga! Seperti saya yang saat itu lupa membawa baju renang yang sudah dipersiapkan di hotel. Di sepanjang Pantai Perissa terdapat banyak restoran yang menyediakan payung payung beratapkan daun rumbia dan dilengkapi dengan kursi panjang di bawahnya, sehingga kamu bisa berlama-lama disana tanpa takut kepanasan. Dengan biaya sewanya 6 Euro saja, kamu bisa bersantai, tidur, membaca buku, maupun berfoto rio sepanjang hari disitu. Saat itu, kami sengaja berlama - lama di tempat ini sambil menunggu waktu pergi ke Bandara di sore hari.
      Kawasan wisata lainnya yang bisa masuk list kamu adalah Pyrgos dan Emporio. Di desa yang masuk kawasan Traditional area ini, cukup populer dengan rumah rumah kunonya. Pyrgos letaknya dekat dengan Fira, sedang Emporio berada beberapa kilometer sebelum Pantai Perissa. Jika kamu menggunakan bus untuk berkeliling Santorini, dua desa ini masuk dalam rute bus, sehingga cukup mudah dijangkau.
      Red beach, Black beach, Hot Spring Volcano, dan Wine Tasting juga bisa kamu agendakan lho saat kemari. Menurut pengalaman kami, jika kamu tidak mau repot merencanakan, kamu bisa ikut tur yang diselenggarakan para agen travel lokal. Biasanya tur dimulai pagi hari, sekitar pukul 8.00 dan kamu juga bisa memilih tempat wisata mana saja yang ingin kami kunjungi. Saat itu kami berencana mengikuti tur Hot Spring Volcano. Dengan fasilitas antar jemput dan juga sewa kapal ke sumber mata air panas, biaya yang harus dikeluarkan sekitar 30 Euro. Tentu saja, harga bisa sedikit bervariasi antar agen travel. Namun karena kami terlambat mendaftar dan waktu yang mepet dengan jadwal pulang, akhirnya kami pun mengurungkan niat.

      Pengalaman saya dan rekan di Santorini bisa dibilang seperti nano nano yang rame rasanya. Tentu saja, fasilitas dan kehidupan di pulau amat berbeda dengan Eropa daratan. Untuk lebih mengerti situasi kondisi saat berwisata ke pulau ini, berikut tips yang perlu diketahui:

      1. MEMILIH HOTEL
      Saat peak season di Bulan Juli hingga akhir Agustus, rate hotel di Santorini melonjak tajam. Jika di Bulan Mei, hotel pinggir pantai Perissa berkisar 25 Eur per malam, pada periode ini bisa naik sampai 100 hingga 200 Eur per malam. Jikalau ingin dekat dengan pusat keramaian dan landmark populer, sebaiknya memilih hotel atau penginapan di sekitar Fira atau Oia. Namun yang jelas ratenya pasti akan lebih mahal daripada penginapan di Emporio atau jalan besar menuju Perissa. Kami kebetulan menginap di daerah dekat Emporio yang kira - kira membutuhkan waktu 20 menit untuk sampai ke Fira dengan bus. Hotel yang kami tinggali tergolong lumayan. Fasilitasnya pun cukup oke, terdapat pula kolam renang di belakang hotel yang bebas digunakan oleh tamu hotel. Untuk kamar dengan double single beds, kamar mandi privat, handuk, dan dapur kecil, kami menghabiskan kira-kira 40 Eur per malam.

       
      2. TRANSPORTASI
      Perlu digarisbawahi, pusat keramaian Santorini berada di Fira, sehingga jalur transportasi publik seperti bus lokal dan taksi, terpusat disana. Rute semua bus lokal adalah dari dan ke Fira, berangkat setiap 15 hingga 30 menit sekali dengan tarif 1.8-2.4 Euro satu kali jalan. Beberapa desa dan tempat yang dijangkau oleh bus adalah Perissa, Kamari, Oia, Red Beach, dan Airport. Perlu diketahui bahwa bus di Pulau ini mirip dengan Bus Mira Ekonomi AC, yang selama kelihatannya ada tempat, penumpang boleh masuk. Jadi jangan kaget jika bus dengan rute dari Fira ke Oia biasanya penuh hingga berdesak-desakkan. Malangnya, saya termasuk gampang mabuk darat. Karena jalanan dari Fira ke Oia penuh liku -liku naik dan turun,  saya selalu berusaha mencari waktu - waktu tertentu dimana bus sedang tidak terlalu padat sehingga saya bisa mendapatkan tempat duduk.
      Pilihan lainnya yang lebih mudah dan easy going adalah menyewa mobil, motor, atau ATV per hari. Hal ini banyak dilakukan oleh turis karena memang mobilitas di Pulau akan cukup tinggi. Dengan kendaraan sewa, wisatawan dapat lebih fleksibel dan santai.
      Saat disini, kami menggunakan bus lokal karena kami lupa membawa SIM Internasional. Jadi bagi yang ingin menyewa kendaraan jangan lupakan SIM Internasional dan juga CREDIT CARD. Saya tidak terlalu paham aturan pada penyewaan mobil lokal, namun untuk rental mobil yang cukup bonafit seperti SIXT memberlakukan aturan, pengemudi wajib memiliki SIM dan Credit Card. Jadi harus dipastikan bahwa pengemudi memiliki SIM dan credit card dengan nama yang sama sebagai penjamin.

      3. MAKANAN
      Feta cheese dan Greek Yogurt adalah ikon makanan dari Yunani yang telah mendunia. Karena aromanya yang tidak terlalu kuat, Feta biasanya dihidangkan sebagai toping dalam salad sayur. Yang jadi favorit saya selama disana adalah Frozen Greek Yogurt! Rasanya 'nyess' banget apalagi jika dinikmati saat udara sedang panas-panasnya. Saat membeli yogurt di kafe biasanya kamu dihadapkan pada dua pilihan rasa yaitu plain yogurt alias yogurt tawar atau yogurt yang sudah diberi perisa buah. Favorit saya rasa mangga dengan toping buah-buahan. Pilihan toping lainnya juga tidak kalah seru seperti bubbles, jelly, hingga selai cokelat atau stroberi. Harganya bervariasi mulai 2.5 Euro ke atas tergantung banyaknya yogurt  dan jumlah serta variasi topingnya (dihitung dalam gram).
      Untuk main dishes atau makanan besar khas Yunani biasanya berbahan dasar ikan atau daging. Menurut saya pribadi, masakan disini bukan yang terbaik. Ada beberapa makanan yang terasa kurang cocok di lidah seperti sajian ayam dengan madu, atau ikan bakar yang terkesan terlalu kering. Kurangnya menu sayur di dalam komposisi makanan khas Yunani adalah salah satu hal yang "membuat kurang pas di hati. Mungkin karena saya suka juga masakan yang menyajikan banyak sayur di dalamnya. Namun jika ingin merasakan makanan lokal, ada baiknya mencari restoran yang agak masuk ke dalam dan tidak terlalu dekat dengan pusat keramaian.

       
      4. PAKAIAN
      Bagi pengunjung yang merencanakan datang saat musim panas atau Summer, siap siap menghadapi cuaca panas ekstrem dengan suhu berkisar antara 30 - 40 derajat celcius. Berbeda dengan udara di Indonesia, panas dan kering khas Mediterrania sangat mendominasi udara pada sekitar Bulan Juni hingga Agustus akhir. Saya sendiri tidak cukup tahan dengan panas yang menyengat ini. Mulai pukul 8 pagi, matahari sudah tinggi dan badan sudah berkeringat. Di musim panas, hampir semua turis mengenakan pakaian dengan bahan kaus yang tipis dan menyerap keringat. Topi dan kacamata hitam adalah asesoris wajib yang harus dikenakan untuk perlindungan, bukan hanya sekedar gaya.
      Jika kebetulan kamu tidak membawa baju yang tepat, jangan khawatir! Salah satu komoditi yang terkenal dari Yunani adalah katun. Nah, di Santorini banyak toko yang menjual baju - baju katun baik katun murni 100% maupun campuran. Yang spesial di Santorini, kamu bisa dengan mudah menemukan baju - baju dan gaun berwarna putih. Toko - toko pakaian yang dimiliki pengusaha lokal akan banyak kamu temukan di Fira. Harga yang dipatok untuk sehelai atasan atau gaun mulai 20 Euro hingga 100 Euro. Hal ini tentu saja dikarenakan kualitas kain dan presentasi katun yang dimiliki.

       
      5. TIPS BONUS...
      Santorini adalah salah satu tempat ini sangat romantis yang pernah saya kunjungi. Saran saya, ajak pasangan masing - masing untuk mengunjungi tempat ini, menikmati Froyo sembari berburu pemandangan saat matahari tenggelam. Syahdu sekali pastinya! Untuk saya, ini adalah salah satu mimpi yang masih tertunda (curcol :D).
      Demikian, beberapa tips dan informasi yang semoga dapat bermanfaat bagi kamu yang akan atau sedang merencanakan liburan ke Santorini.
      Satu hal yang kurang saya sukai dari Santorini adalah hampir semua spot strategis di Fira dan Oia telah dikomersialisasi menjadi restoran, resort, atau apartement sehingga wisatawan yang tidak menginap atau tidak ingin makan disana tidak bisa mengaksesnya. Hal ini tentu saja memiliki imbas dalam memilih makanan dan juga keleluasaan saat mengambil foto. Jika kita ingin duduk di tempat strategis untuk menikmati sunset yang masuk dalam area restoran, otomatis kita harus membeli makanan yang tentunya dipatok dengan harga yang kurang rasional. Begitu juga dengan spot berfoto. Sebagai contoh, Three Bells Fira berada satu area dengan sebuah hotel sehingga akses masuk kesana hanya diperuntukkan bagi tamu hotel. Yang melanggar tidak akan segan - segan untuk diusir keluar.
      Bagi kamu yang sudah pernah berkunjung ke Santorini, bisa share juga pengalamannya di bagian komentar di bawah ya!
      Kamu juga bisa baca artikel ini di link berikut: https://sofiehurif.wordpress.com/2017/12/11/santorini-dreams-tips-and-things-you-should-know/
      Terima kasih dan sampai bertemu di artikel selanjutnya