Sign in to follow this  
Urang Kampung

Liburan Di Perkebunan Teh Malabar Pangalengan Bandung

3 posts in this topic

perkebunan-teh-malabar.jpg

Apakah Anda pernah berwisata ke perkebunan teh malabar di bandung?  Adalah perkebunan teh Malabar Pengalengan Bandung memiliki pemandangan yang sangat indah. Anda harus mencoba datang ke perkebunan teh malabar dan menikmati pemandangan alam di sekitarnya.

 

Perkebunan ini berada di ketinggian 1.550 mdpl, sehingga tidak heran jika udara di sana terasa sangat sejuk dan bahkan sering terasa dingin. Suhu rata-rata di perkebunan teh Malabar Pengalengan sendiri diketahui 16-26 derajat celcius. Menikmati keindahan alam di perkebunan teh Malabar Pengalengan ini pun sudah menjadi satu hal wajib yang dilakukan jika Anda berlibur ke Bandung.  Sejauh mata memandang Anda akan dibuat takjub oleh hamparan hijau pohon teh yang mirip permadani hijau raksasa. Dingin Bukan ???

Hanya dengan membayar Rp 2000 saja per mobil Anda bisa berkeliling dengan mobil menjelajahi tempat wisata Bandung yang masih asri ini sampai puas. Perkebunan sangat luas dan sejuk. Sangat cocok untuk berlibur bersama keluarga atau orang terkasih. Seperti yang anda tahu kualitas teh yang dihasilkan di perkebunan teh Malabar adalah teh kualitas unggulan. Anda pun berkesempatan mencicipi langung kualitas teh nomor wahid tersebut di Malabar Tea Corner yang berada di kompleks kantor perkebunan. Di Malabar Tea Corner Anda juga bisa membeli teh, suvenir, dan bermacam oleh-oleh khas Malabar lainnya. Sangat menarik bukan.
 

Selain menikmati hamparan pohon teh dan udara yang sejuk, Anda bisa juga mendatangi peninggalan berwisata ke Bandung pun bisa menyewanya sebagai penginapan dengan harga terjangkau.
bersejarah berupa rumah dan makan orang ilmuwan keturunan Belanda bernama KAR Bosscha. Rumah peninggalan Belanja tersebut dibangun di tahun 1894. Sekarang ini rumah tersebut sudah direnovasi dan ditambah jumlah kamarnya menjadi 11 kamar oleh PTPN VIII Wisma Melati dan Wisma Malabar.  Para wisatawan yang berwisata ke Bandung pun bisa menyewanya sebagai penginapan dengan harga terjangkau.

Sementara untuk makamnya sendiri diketahui terdapat di hutan kecil tepat di tengah perkebunan teh dengan kondisi yang terawat, dikelilingi pagar dan tanaman Coleus berwarna-warni. Tentu nama KAR Bosscha sudah tidak asing bagi Anda, karena namanya pun digunakan sebagai nama sebuah tempat observatorium di daerah Lembang yang tidak jauh dari Wisma Malabar.

 

Sumber : http://www.easytourbandung.com/2015/02/keindahan-wisata-alam-perkebunan-teh.html

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Urang Kampung keren dapat View fotonya

perkebunan malabar

emang benar2 Indah pemandangannya udaranya benar2 bersih sangat baik untuk bersihkan paru2 kita

tidak terlalu padat pengunjung Bisa dijangkau R4

bawa bekal beli di pasar pangalengan makan bersama Wuih Pokoe jempol

dulu suka kesana kalo mau ke Gng Papandayan

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Mukhlas Al Abrar
      Wisata Bandung - Kota Bandung memang menjadi salah satu tujuan wisata di Indonesia. Dari mulai wisata alam, wisata kuliner, wisata belanja, wisata budaya semua ada di sini. Udaranya yang sejuk, serta lengkapnya fasilitas yang disediakan menjadi alasan wisatawan selalu berkunjung ke Bandung. Selain itu setiap tahunnya Bandung selalu menyuguhkan objek wisata yang baru yang mampu memikat hati para wisatawan untuk datang berkunjung lagi ke kota bandung.   Apabila kamu berlibur ke Bandung, berikut 8 tempat wisata baru di Bandung dan sekitarnya yang wajib dikunjungi      1. Farmhouse Lembang 
      Pakaian dan Nuansa Ala Eropa Klasik di Farmhouse Lembang, Bandung   Berkonsepkan suasana ala Eropa, Farmhouse menjadi objek wisata baru di Bandung yang wajib dikunjungi. Beralamat di jalan Raya Lembang 108, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tempat wisata ini selalu ramai di kunjungi wisatawan dalam maupun luar kota, terutama saat libur weekend. Disini kamu akan menemukan nuansa kental Eropa klasik, seperti peternakan ala Eropa, Desa Kurcaci dan masih banyak lagi. Pastikan kamera kamu selalu siap, karena setiap sudutnya bisa dijadikan objek foto yang keren.   Fasilitas yang disediakan pun terbilang lengkap seperti Mushola, Cafe hingga Toko Souvenir ada disini.
      Harga Tiket  : Rp.20.000 Lokasi          : Lihat Disini 
        2. Dusun Bambu 
      Naik Perahu di Dusun Bambu Cisarua, Bandung   Bagi kamu yang ingin rekreasi keluarga, Dusun Bambu adalah tempatnya. Beralamat di Jalan Kolonel Masturi KM 11, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Tempat wisata baru di Bandung ini mengusung konsep Back to Nature. Disini kamu bisa merasakan suasana liburan ala Desa nan Modern. Banyak kegiatan yang dapat dilakukan disini seperti bersepeda, naik perahu kayu, atau sekedar bersantai bersama keluarga sambil menikmati sejuknya udara pergunungan Lembang.
      Fasilitas yang disediakan disini pun cukup lengkap. Bagi kamu yang ingin menginap, disini juga disediakan villa unik dengan konsep Cottage.
      Harga Tiket  : Rp.15.000 Lokasi          : Lihat Disini 3. Kampung Gajah Wonderland
      Rekreasi Wisata Alam Kampung Gajah Wonderland Bandung   Kampung Gajah Wonderland merupakan tempat wisata baru di Bandung. Berlamat di Jalan Sersan Bajukari KM 3.8, Cihideung, Parompong, Kabupaten Bandung Barat. Di sini kamu bisa berwisata kuliner dan berwisata belanja. Selain itu tempat ini juga memiliki banyak wahana permainan, seperti ATV, Side Car, Tubby, Bumperboat, dan masih banyak lagi. Bagi kamu yang ingin ingin bermain aktivitas air, disini juga ada Waterboom. 
      Harga Tiket  : Rp.10.000 - 20.000 Lokasi          : Lihat Disini
        4. Sendang Geulis Kahuripan
      Berenang di Sendang Geulis Kahuripan Cikalong Wetan, Bandung   Sendang Geulis Kahuripan merupakan Objek wisata alam baru di Bandung. Terletak di Desa Ganjarsari, Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat. Tempat wisata yang dikenal dengan nama telaga Cikahuripan Padalarang ini merupakan sumber mata air alami. 

      Airnya sangat jernih dan bersih, saking jernihnya kita bisa berfoto selfie di dalam airnya. Tak heran tempat ini begitu fenomenal di kalangan para anak muda kekinian. Fasiltas yang disediakan pun cukup lengkap seperti warung, tempat bilas dan saung tempat bersantai.
      Harga Tiket  : Rp.10.000 Lokasi          : Lihat Disini 5. Sangyang Heuleut
      Bersantai Menikmati Keindahan Sanghyang Heuleut Cipatat, Bandung   Sanghyang Heuleut merupakan objek wisata alam baru di Bandung. Tempat ini sedang hits bagi kalangan traveller. Terletak di Kecamatan Rajamandala Kulon, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Tempat ini merupakan sebuah danau kecil yang dikelilingi bebatuan yang berbukit. Disini kamu bisa berenang, bersantai di tepi danau atau bahkan berkemah bersama teman. Fasilitas disini memang masih sangat minim. Namun panorama alamnya sangat indah.    Harga Tiket : Gratis Lokasi : Lihat Disini   6. Curug Bubrug 
      Bersantai Sembari menikamati indahnya Curug Bubrug Parompong, Bandung   Curug ini merupakan wisata alam baru di Bandung. Terletak di Desa Kertawangi, Kecamatan Parompong, Kabupaten Bandung Barat. Objek wisata satu ini masih sangat terjaga keasriannya.  Sejuknya udara serta indahnya panorama alam Curug Bugbrug mampu membuat kamu betah berlama - lama di Curug tersebut.  Selain itu kamu bisa menyaksikan air terjun yang jatuh dari atas ke bawah membentuk sebuah kolam sedalam 3 meter. Tapi sangat disayangkan, kamu tidak bisa berenang di kolam tersebut, karena terdapat pusaran air di dalam kolamnya.   Tapi kamu tak usah kecewa, disini kamu dapat bersantai menikmati sepiring indomie dari atas saung sembari menikmati keindahan panorama alam Curug Bugbrug yang akan memanjakan mata kamu. .     Harga Tiket  : Rp.7.500 Lokasi          : Lihat Disini   7. Stone Garden
      Pemandangan Stone Garden Cipatat, Bandung   Stone Garden merupakan tempat wisata baru di Bandung yang selanjutnya wajib dikunjungi. Terletak di kampung Girimulya, Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat. Dari atas ketinggian 900 Mdpl kamu dapat menyaksikan hamparan hijau pepohonan yang sangat indah. Puncak bukit ini sendiri mempunyai taman batu. Taman ini menjadi incaran bagi para pengunjung yang ingin berfoto selfie.   Harga Tiket  : Rp.5000 Lokasi          : Lihat Disini  8. Tebing Keraton 
      Keindahan Panorama Alam Tebing Keraton Bandung   Bagi kalangan traveller tebing ini mungkin tempat yang wajib di kunjungi. Tebing keraton merupakan objek wisata alam yang baru dan cukup populer di Bandung. Berada di atas Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Dari atas ketinggian kamu bisa menyaksikan pemandangan yang sangat indah, tampak keindahan kota Bandung begitu jelas dari atas ketinggian Tebing. Pastikan kamera kamu selalu siap karena tempat ini sangat cocok dijadikan objek foto dengan latar belakang pemandangan kota dan hamparan pepohonan nan hijau.   Harga Tiket  : Rp.11.000 Lokasi          : Lihat Disini  

      Baca Juga :8 objek wisata di lombok yang terkenal dan wajib dikunjungi

      Demikian ulasan seputar tempat wisata baru di Bandung.
    • By vie asano
      Sepertinya, hampir sepanjang tahun 2016 ini hujan rutin turun menyapa bumi. Batasan antara musim kemarau dan musim penghujan pun nyaris kabur karenanya. Kondisi tersebut tentu saja memiliki sisi positif dan negatif, tergantung dari perspektif mana kita memandangnya.
      Jika dilihat dari kaca mata traveller, sisi positifnya suhu udara di beberapa kota (khususnya yang selama ini temperatur rata-ratanya cukup tinggi) menjadi lebih sejuk. Aktifitas outdoor pun terasa lebih nyaman karena cuaca tak seterik biasanya. Sedangkan sisi negatifnya, rencana perjalanan mungkin saja terganggu karena hujan mendadak turun saat kalian tengah berwisata. Kalian pun mungkin saja terjebak cuaca buruk, dan akhirnya membuat agenda traveling jadi berantakan.
      Tapi, seandainya kalian tetap ingin melakukan aktifitas traveling saat musim masih tak menentu seperti saat ini, nggak masalah kok. Apalagi jika Bandung yang menjadi kota tujuan wisata kalian, karena kota ini pun cukup asyik untuk dinikmati saat cuaca sedang kurang bersahabat. Namun tentu saja ada beberapa hal yang harus disiapkan agar rencana wisata kalian nggak terganggu oleh cuaca buruk:
      1. Sebelum mulai kegiatan wisata, kalian bisa melakukan riset hal-hal apa saja yang harus disiapkan saat melakukan wisata dalam cuaca kurang bersahabat. Untuk detail lebih lengkapnya, silahkan baca tulisan ini: Ide Traveling di Musim Hujan yang Nggak Bikin Mati Gaya
      2. Lakukan riset daerah mana saja di Bandung yang kerap terkena banjir saat musim hujan tiba, terutama jika kalian ingin berwisata ke daerah Bandung Selatan dan Bandung Timur. Biasanya akses akan menjadi lebih sulit karena jalan kerap terendam banjir setelah hujan lebat menyapa Bandung. Sekalipun tidak kena banjir, beberapa ruas jalan kerap mengalami macet parah saat musim penghujan karena mendapat limpahan kendaraan dari akses lain yang putus oleh banjir. Sesuaikan itinerary kalian dengan hasil riset tersebut.
      Info: beberapa daerah yang kerap terkena dampak saat musim hujan tiba (baik itu berupa banjir maupun macet parah) antara lain Bojongsoang, Bale Endah, Dayeuhkolot, Majalaya, Rancaekek.
      Berikut ini beberapa tips wisata agar nggak mati gaya jika terjebak cuaca buruk di Bandung:
      1. Lupakan Obyek Wisata Outdoor, dan Beralihlah ke Obyek Wisata Indoor.
      Melakukan wisata outdoor memang asyik, apalagi Bandung saat ini punya banyak obyek wisata yang keren banget untuk dikunjungi. Misalnya saja, aneka taman kotanya yang keren punya, atau beberapa ruas jalannya yang fotogenik banget untuk di jepret oleh kamera, atau mungkin juga aneka obyek wisata outdoor yang ada di Bandung Utara dan Bandung Selatan.
      Hanya saja, saat cuaca sedang tak menentu, cukup riskan untuk mengunjungi obyek wisata outdoor. Memang sih kita selalu bisa mengenakan payung atau jas hujan. Tapi, memangnya kalian bisa maksimal menikmati obyek wisata outdoor saat hari hujan? Nah, jika kalian terlanjur berada di Bandung saat hujan turun, daripada mendadak mati gaya karena batal jalan-jalan, mending alihkan wisata kalian ke aneka obyek wisata indoor. Di Bandung ada beberapa obyek wisata indoor yang cukup keren untuk dikunjungi kok. Misalnya saja beberapa obyek berikut ini:
      A. Trans Studio Bandung

      Trans Studio Bandung, via pustaka-alamat.blogspot
      Salah satu tempat wisata indoor terbesar di Indonesia telah hadir di Bandung, yaitu Trans Studio Bandung. Theme park ini menawarkan berbagai atraksi seru dan menantang yang bakalan siap menceriakan liburanmu di Bandung. Karena theme park ini sepenuhnya indoor (kecuali untuk wahana roller coaster-nya), kalian dijamin nggak bakalan mati gaya sekalipun cuaca di luar sedang kurang bersahabat.
      Ngomong-ngomong, Trans Studio Bandung ini berada satu bangunan dengan Trans Studio Mall. Jadi, dengan berkunjung ke taman bermain ini, kalian bisa melakukan combo aktifitas wisata, mulai dari bersenang-senang hingga cuci mata dan kulineran.
      B. Upside Down World

      Upside Down World Bandung, via upsidedownworldbandung/instagram
      Ini dia salah satu obyek wisata indoor terbaru yang hadir di Bandung, yaitu Upside Down World. Resmi beroperasi pada tanggal 10 Oktober 2016, obyek wisata yang berlokasi di Jalan H.Wasid no.31 ini menawarkan ruang-ruang unik yang ditata seolah-olah terbalik. Para tamu bisa bebas bergaya dan mengeluarkan berbagai pose unik yang bakalan tampil keren di kamera. Per-bulan Oktober 2016, harga tiket masuk ke Upside Down World ini adalah Rp.100000 (untuk dewasa) dan Rp.50000 (untuk anak-anak). Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
      C. Museum Geologi

      Museum Geologi, via saaih
      Siapa bilang berkunjung ke museum itu membosankan? Setidaknya, kalian dijamin nggak bakalan bosan kalau berkunjung ke Museum Geologi, Bandung. Tempat ini tak sekedar memiliki aneka display berbagai batuan dan mineral dari Indonesia dan berbagai negara lainnya lho. Museum Geologi Bandung juga dilengkapi dengan berbagai perlengkapan interaktif, spot pemutaran video, simulator, dan display digital dengan penjelasan yang informatif. Selain itu, di museum ini juga ada berbagai kerangka dinosaurus yang bakalan bikin kalian terpukau saat melihatnya. Jangan kaget kalau kalian bakalan lupa dengan cuaca buruk saat berada di museum ini.
      D. Gardenice PVJ

      Gardenice, via gardenice-pvj
      Musim hujan memang identik dengan cuaca dingin. Jika kalian suka dengan suhu dingin namun malas berbecek ria di ruang outdoor, saatnya melangkahkan kaki ke area Paris Van Java. Di rooftop mall yang berlokasi di Jalan Sukajadi tersebut ada sebuah arena ice skating indoor (saat ini satu-satunya ice skating indoor di Bandung) yang cukup luas dan keren. Seandainya pun kalian nggak berminat main ice skating, kalian bisa nongkrong di kafe-nya sambil mengamati mereka yang tengah asyik bermain di atas es.
      *             *             *             *             *
      2. Namun, Jika Kalian Lebih Suka Shopping, Bandung Punya Banyak Mall Keren Untuk Dijelajahi.
      Bandung memang punya banyak factory outlet (FO) dan distro keren untuk disambangi. Namun jika kalian terlalu malas untuk berpindah-pindah FO dan distro, apalagi saat hujan sedang turun, kenapa nggak menghabiskan waktu saja di dalam sebuah pusat perbelanjaan? Selain bisa cuci mata, kalian juga bisa sekalian kongkow cantik dan melupakan cuaca buruk yang ada di luar sana.
      Berikut ini beberapa mall keren untuk disapa selama berada di Bandung:
      A. Cihampelas Walk

      Cihampelas Walk, via ciwalk
      Mall yang satu ini cukup beken saat hari cerah, karena pengunjung bisa puas menikmati ruang outdoor-nya yang keren. Tapi di hari hujan pun mall ini tetap memukau karena fasilitas di dalamnya yang cukup lengkap.
      B. Paris Van Java

      Paris van Java, via kotawisataindonesia
      Salah satu mall kesayangan mereka yang hobi foto-foto karena suasananya yang cukup Instagramable.
      C. Trans Studio Mall

      Trans Studio Mall, via pegipegi
      Salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Bandung. Kalian bisa sekaligus main ke Trans Studio Bandung yang ada di dalam mall ini.
      D. Bandung Indah Plaza

      Bandung Indah Plaza, via lippomalls
      Pusat perbelanjaan tertua di Bandung yang sampai saat ini masih nggak bikin mati gaya.
      E. Festival CityLink

      Festival Citylink, via Ikung Adiwar/panoramio
      Di hari biasa, pusat perbelanjaan ini sebetulnya nggak terlalu ramai pengunjung. Namun tetap saja mall ini bisa menjadi alternatif untuk menghabiskan waktu, apalagi jika kalian terjebak cuaca buruk saat berada di sekitar Pasir Koja.
      *             *             *             *             *
      3. Lupakan Cuaca Buruk Sambil Menyecap Kopi di Aneka Coffeeshop Instagramable.

      Salah satu coffee shop di Bandung, via infobandung
      Hujan nggak melulu menyebalkan kok. Apalagi jika kalian menikmati hujan sambil menyecap secangkir kopi hangat. Makin asyik lagi jika kalian melakukannya sambil santai di aneka coffeeshop yang Instagramable. Beberapa rekomendasi coffeeshop Instagramable di Bandung bisa kalian lihat dalam artikel berikut ini: Nggak Sekedar Memanjakan Lidah, Beberapa Tempat Ngopi di Bandung Ini Juga Kece Badai Untuk Feed Instagrammu
      *             *             *             *             *
      4. Manjakan Perut dengan Menikmati Kuliner Hangat Ala Bandung!
      Untuk menghibur hati (sekaligus mengenyangkan perut) saat cuaca sedang kurang bersahabat, kenapa nggak melakukan wisata kuliner saja? Bandung punya banyak kuliner yang terkenal kelezatannya. Beberapa kuliner tersebut enak banget disantap saat cuaca dingin. Berikut ini beberapa diantaranya, dan dimana kalian bisa mendapatkannya.
      A. Cuanki

      Cuanki, via duniakulinerbandung
      Kuliner cuanki (konon merupakan singkatan dari ‘cari uang jalan kaki’) selalu menjadi jajanan favorit di Bandung. Kalau tinggal di perumahan, biasanya nggak sulit menemukan tukang jualan cuanki yang lewat sambil menjajakan dagangannya. Ngomong-ngomong, cuanki sejatinya merupakan kuliner yang isinya bisa kalian pilih sendiri, mulai dari bakso, tahu goreng, tahu putih, hingga siomay. Kuliner ini dihidangkan bersama kuah panas, sehingga enak banget disantap saat hujan turun.
      Tapi di Bandung ada beberapa cuanki populer yang bisa kalian sambangi kapan saja, karena cuanki yang satu ini telah berupa sebuah kedai. Salah satu yang paling yang paling terkenal adalah Cuanki Serayu, yang sudah memiliki 3 cabang di Bandung: di Jalan Serayu, Jalan Bengawan, dan Jalan Babakan Sari. Selain Cuanki Serayu, kalian juga bisa mencicipi kelezatan cuanki Dara Kembar (di Jalan Gajah dan di Food Plaza IBCC) dan Cuanki Lakoca (Cimahi).
      B. Mie Bakso

      Mie Bakso, via dining.grivy
      Nah, kalau menu yang satu ini sih memang enak banget disantap saat hujan turun. Kalian nggak bakalan sulit menemukan tempat yang menjual mie bakso, karena kuliner ini bisa ditemukan di hampir seluruh penjuru Bandung.
      Namun, jika kalian tengah berada di Bandung Utara, tepatnya di sekitaran Dago Atas, kalian bisa mampir ke Warung Lela yang ada di Rancakendal. Warung Lela sudah sangat terkenal akan menu mie bakso-nya, begitu juga dengan varian lain dari menu bakso seperti bihun bakso, mie ayam, maupun yamien. Sedangkan jika ingin merasakan bakso terbaik di Bandung, Bakso Panghegar yang ada di daerah Holis bisa menjadi pilihan yang tepat.
      C. Batagor

      Batagor kuah, via thefoodtag
      Menyebut nama kuliner khas Bandung belum sah kalau belum menyebut nama batagor, alias bakso tahu goreng. Aslinya, batagor memang disajikan sebagai makanan yang digoreng. Namun saat ini sudah ada varian lain dari batagor, seperti batagor kuah (batagor disajikan dengan kuah panas). Nah, batagor kuah ini paling nikmat disantap saat hujan turun karena sensasi panas dari kuah kaldu.
      Ada beberapa tempat makan batagor populer di Bandung, seperti Batagor Riri dan Batagor Kingsley. Namun tidak semua tempat menyajikan menu batagor kuah. Jika kalian penasaran dengan batagor kuah, jangan lupa bertanya dulu sebelum memesan makanan ya.
      D. Mie Kocok

      Mie Kocok, via tempatwisatadibandung
      Satu lagi kuliner yang enak banget disantap saat cuaca lagi nggak bersahabat, yaitu mie kocok. Di Bandung ada beberapa tempat makan mie kocok yang sudah terkenal di kalangan pecinta kuliner. Salah satu yang paling populer adalah Mie Kocok Mang Dadeng yang berlokasi di Jalan Banteng no 67. Adapun mie kocok lain yang nggak kalah enak untuk dicoba, adalah Mie Kocok Persib (di area parkir stadion lama Persib), Mie Kocok Pak Enco (depat toko Kartika Sari Kebon Kawung), dan Mie Kocok SKM (di Jalan Sunda).
      E. Seblak Basah

      Seblak basah, via lifestyle.okezone
      Jangan salah, seblak termasuk salah satu kuliner yang enak disantap saat musim hujan tiba. Apalagi jika kalian menambahkan sedikit sambal, yang akan membuat seblak panas makin terasa membara di mulut dan perut. Warung seblak cukup mudah ditemukan di berbagai perumahan yang ada di Bandung. Namun jika ingin mencari warung seblak yang lokasinya paling dekat dengan tempat kalian menginap, kalian bisa bertanya pada mbah Google maupun pada google maps. Jangan kaget saat melihat betapa banyak lokasi warung seblak yang ada di Bandung ya!
      *             *             *             *             *
      5. Nonton Bioskop di Hari Hujan? Kenapa Tidak!

      Blitz Megaplex di Miko Mall, via zerosumo
      Kalau cuaca lagi jelek, jangan sedih dulu. Masih banyak kok aktifitas lain yang bisa kalian lakukan sambil melewatkan waktu. Misalnya saja, dengan nonton di bioskop.
      Bandung memiliki banyak bioskop keren yang bisa ditemukan di berbagai mall. Ada jaringan Cinema 21, XXI, hingga Blitz Megaplex. Range harganya pun cukup bervariasi lho, sehingga kalian bisa memilih sendiri bioskop mana yang paling sesuai dengan budget. Atau, kalian bisa juga memilih bioskop yang ada di mall yang kalian inginkan, jadi kalian bisa langsung shopping maupun cuci mata setelah selesai nonton.
      *             *             *             *             *
      6. Kadang, Cuaca Buruk Pun Bisa Terasa Indah Jika Dinikmati dari Ketinggian

      View dari Padma Hotel, via padmahotels
      Cuaca buruk pas lagi traveling memang menyebalkan. Apalagi jika kita sudah memiliki agenda wisata yang harus dilakukan, namun terpaksa batal karena cuaca buruk. Namun, karena marah-marah pun nggak akan merubah cuaca jadi cerah dalam sekejap, kenapa nggak sekalian saja menikmati cuaca buruk dan menjadikannya sebagai momen wisata?
      Salah satu cara yang asyik untuk dilakukan, adalah dengan pergi ke tempat yang relatif tinggi dan nikmati perubahan cuaca di sana. Misalnya saja, kalian bisa sengaja memilih kongkow di kafe yang ada di Bandung Utara, dan menikmati dramatisnya suasana yang turun di langit kota Bandung dari balik jendela kafe. Atau, jika kalian menginap di hotel dengan view indah seperti Padma Hotel yang ada di Ciumbeuleuit, hujan yang jatuh di area lembah justru akan memberikan sensasi suasana yang berbeda. Masih banyak lho hotel keren lainnya yang nggak bakalan bikin bosan sekalipun cuaca Bandung lagi nggak bersahabat.
      *             *             *             *             *
      7. Jika Perlu, Lakukan Improvisasi Itinerary!

      Ilustrasi, via selectitaly
      Gimana kalau cuaca di Bandung betul-betul nggak bersahabat, dan kalian sudah terlalu mati gaya untuk melakukan tips-tips di atas? Saatnya melakukan improvisasi itinerary. Coba lakukan riset, daerah mana di sekitar Bandung yang memiliki cuaca cukup cerah. Ingat, Bandung itu luas lho (baca: Sebelum Traveling Ke Bandung, Simak Dulu Beberapa Fakta dan Tips Ini Yuk!). Hujan di Bandung Utara nggak selalu berarti badai di Bandung Selatan. Begitu juga saat terjadi banjir di Bandung Selatan, siapa tahu Bandung Barat malah kering kerontang. Jadi, jangan malas untuk melakukan riset dan kreatiflah dalam menyusun itinerary selama berada di Bandung, oke?
      *             *             *             *             *
      Note:
      Seluruh foto diambil dari google (sumber tercantum) tanpa editan tambahan selain resize.
    • By vie asano
      Traveller yang berencana untuk melakukan traveling ke Bandung, khususnya first time traveller, kerap mengajukan pertanyaan seperti ini:
      “Saya hanya punya waktu 1 hari untuk menjelajah Bandung. Enaknya saya mulai dari mana dulu? Lembang, Dago, atau…?”
      “Dari Lembang ke Kawah Putih jauh nggak sih?”
      “Minta tips dong untuk menyusun itinerary wisata ke Bandung supaya lebih maksimal!”
      “Kalau di Bandung, dimana tempat yang enak untuk kulineran sambil beli oleh-oleh?”
      Masih banyak lagi pertanyaan lainnya yang kerap diajukan oleh calon turis yang ingin menjelajah Bandung.
      Sebetulnya, mudah saja untuk memberikan macam-macam contoh itinerary untuk menjelajah Bandung. Nggak sulit juga untuk merekomendasikan tempat-tempat terbaik untuk dikunjungi selama berada di Bandung. Tapi supaya lebih mantap, ada baiknya kita mengenal dulu hal-hal basic tentang Bandung. Setelah itu, mudah-mudahan calon traveller bisa menentukan sendiri itinerary yang paling pas untuk kebutuhan masing-masing.
      *             *             *             *             *
      Hal Pertama yang Harus Diketahui

      Jembatan Surapati Bandung, via Kaskus Dimension
      Semua orang mungkin sudah tahu kalau Bandung adalah ibukota Provinsi Jawa Barat. Namun tahukah kalian kalau Bandung itu bukan hanya terdiri dari Bandung kota saja?
      Yuk, mari kenalan dulu dengan Bandung yang sesungguhnya.
      Saat menyebut nama ‘Bandung’, kata tersebut setidaknya mengandung 3 kemungkinan: Kota Bandung (alias Kotamadya/Kota Bandung), Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat. Kota Bandung merupakan sebuah wilayah yang ada di tengah-tengah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat, yang dipimpin oleh seorang walikota. Kabupaten Bandung memiliki wilayah yang lebih luas dan mengelilingi Kota Bandung. Sedangkan Kabupaten Bandung Barat merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Bandung. Namun tetap saja ketiganya (terutama di mata wisatawan) dikenal dengan sebuah nama: Bandung.
      Itu baru pembagian berdasarkan wilayah administrasi. Tapi sebetulnya, istilah “Kota Bandung”, “Kabupaten Bandung”, dan “Kabupaten Bandung Barat” itu sendiri nggak terlalu populer di kalangan wisatawan. Biasanya wisatawan lebih mengenal istilah Bandung Utara, Bandung Tengah, Bandung Selatan, Bandung Timur, dan Bandung Barat; tanpa mengenal batasan administrasi pemerintahan (detail bisa dibaca di bagian selanjutnya). Itupun bukan batasan yang saklek, dan sebetulnya jarang digunakan (kecuali untuk beberapa kawasan populer sebagai tujuan wisata seperti Bandung Utara dan Bandung Selatan).
      Jadi, saat mengatakan ingin berwisata ke Bandung, bagian Bandung manakah yang ingin kalian jelajahi?
      *             *             *             *             *
      Mengenal Pariwisata di Bandung
      Banyak traveler yang hanya tahu Lembang sebagai tujuan wisata di Bandung. Kadang agenda wisata pun hanya berpatokan “obyek wisata mana yang paling dekat dari Lembang?”. Atau, “Berapa lama [isi dengan nama tempat] kalau dicapai dari Lembang?”
      Padahal, Bandung itu luas lho. Baik Bandung Utara, Bandung Tengah, Bandung Selatan, Bandung Timur, dan Bandung Barat; semua memiliki daya tarik wisata masing-masing. Percaya deh, Bandung nggak hanya melulu berisi Lembang saja kok! Untuk lebih detailnya, coba kita ulik lebih lengkap daya tarik yang ada di seluruh Bandung. Supaya lebih mudah menemukan lokasi yang dimaksud, silahkan klik link google maps yang ada di masing-masing sub-topik.
      Disclaimer: pembagian kategori berikut ini hanya berdasarkan perkiraan saja tanpa mempedulikan batasan administrasi. Tujuannya agar calon traveller lebih mudah membayangkan posisi tempat wisata yang berada di area yang sama/cukup berdekatan.
      *             *             *
      A. Bandung Utara
      Sebetulnya, tak ada batasan pasti dimana saja area Bandung Utara itu. Begitu juga dengan area Bandung Tengah, Selatan, Barat, dan Timur. Jika dikira-kira, kawasan Bandung Utara itu mencakup wilayah yang ada di sisi Utara Bandung dan sebagian wilayah Kabupaten Bandung Barat, seperti kawasan Dago, Punclut, dan Lembang.
      Secara umum, Bandung Utara terkenal karena memiliki banyak variasi obyek wisata (alam maupun buatan), pusat perbelanjaan, hotel-hotel berbintang, dan tempat makan. Berikut ini beberapa kawasan wisata favorit di Bandung Utara:
      *             *             *
      Kawasan Dago
      < google maps >

      Tebing Keraton di Dago Atas, via keepo
      Jika menyebut nama ‘Dago’, ada 2 kemungkinan: Dago Bawah (meliputi Jalan Ir.H.Juanda), dan Dago Atas (di sekitar Dago Pakar). Dago Bawah merupakan tempat favorit untuk shopping dan kulineran, karena Jalan Ir.H.Juanda dipenuhi dengan berbagai factory outlet dan kafe keren. Sedangkan Dago Atas lebih populer sebagai spot untuk kulineran romantis, karena di kawasan tersebut banyak terdapat kafe yang menawarkan view ke arah kota Bandung. Terdapat juga Taman Hutan Raya Djuanda yang asyik banget dijadikan tempat kongkow, karena di kawasan tersebut (dan sekitarnya) terdapat beberapa coffee shop populer.
      Kawasan Dago ini juga terkenal karena memiliki banyak pilihan akomodasi. Mulai dari akomodasi sekelas bed & breakfast hingga hotel berbintang 5, semua bisa ditemukan di Dago.
      *             *             *
      Jalan Cihampelas
      < google maps >

      Cihampelas Walk, via hotelgeulisbandung
      Dikenal sebagai sentra jeans. Di jalan tersebut juga terdapat sebuah pusat perbelanjaan populer, yaitu Cihampelas Walk. Nggak jauh dari Jalan Cihampelas, ada Jalan Ciumbuleuit yang memiliki banyak spot kuliner keren dan Instagramable. Ngomong-ngomong, Jalan Cihampelas ini cukup dekat dari Kawasan Dago, sehingga bisa dikunjungi dalam satu kesempatan.
      *             *             *
      Jalan Sukajadi
      < google maps >

      Bandung Carnival Land, via Wisata_Sunda/twitter
      Sebetulnya, Jalan Sukajadi bukan spot wisata favorit. Tak banyak yang ditawarkan di jalan ini. Namun disini terdapat sebuah pusat perbelanjaan yang cukup populer, yaitu Paris Van Java (PVJ). Di ujung Jalan Sukajadi (sebelum ke Jalan Setiabudhi) terdapat beberapa obyek wisata favorit, yaitu Karang Setra Waterpark dan Bandung Carnival Land.
      *             *             *
      Jalan Setiabudhi
      < google maps >

      GH Universal, via blog.reservasi
      Populer sebagai spot untuk wisata belanja dan wisata kuliner. Untuk daerah Setiabudhi atas yang mengarah ke Lembang, ada beberapa hotel berbintang dengan suasana keren terdapat di sana. Salah satunya adalah Hotel GH Universal yang dirancang dengan nuansa gothic.
      *             *             *
      Kawasan Lembang dan Sekitarnya
      < google maps >

      Dusun Bambu di Lembang, via dusun-bambu
      Ini dia kawasan wisata paling favorit di Bandung, terutama untuk wisatawan yang datang dari arah Jakarta. Lembang memang cukup mudah di akses dari Jakarta, apalagi jika wisatawan datang melalui jalur Subang. Secara wilayah, sebetulnya Kawasan Lembang ini masuk dalam wilayah Kabupaten Bandung Barat. Namun secara kawasan, Lembang bisa dimasukkan dalam wilayah Kawasan Bandung Utara.
      Di Lembang ini banyak sekali terdapat obyek wisata favorit. Floating Market, Gunung Tangkuban Perahu, Ciater, de Ranch, Dusun Bambu, Kampung Gajah, hanyalah sebagian kecil obyek wisata yang bisa kalian kunjungi di Lembang. Begitu juga jika ingin melakukan wisata bertema alam, di Lembang banyak sekali pilihan obyek wisata alam favorit seperti Air Terjun Maribaya dan Taman Hutan Jayagiri.
      Tak hanya memiliki banyak obyek wisata, Lembang juga kaya akan restoran keren. The Peak, Sapulidi, Kampung Daun, adalah sebagian tempat makan beken yang bisa kalian temukan di Lembang. Namun jika selera kalian bukan restoran kelas populer, Lembang juga kaya akan spot wisata kuliner lainnya. Kalian bisa mencoba mencicipi yoghurt Lembang, susu murni Lembang, ketan bakar, hingga tahu susu; semua bisa ditemukan di Lembang.
      *             *             *             *             *
      B. Bandung Tengah
      Sama seperti Bandung Utara, tak ada batasan pasti dimana saja batas Bandung Tengah itu. Namun jika dikira-kira, Bandung Tengah merupakan sebutan untuk daerah yang ada di pusat kota Bandung dan sekitarnya. Di Bandung Tengah ini kalian akan menemukan banyak spot untuk wisata kuliner, wisata belanja, taman kota, wisata sejarah, hingga taman bermain modern.
      Berikut ini beberapa kawasan wisata favorit yang bisa kalian temukan di Bandung Tengah beserta deskripsinya:
      *             *             *
      Jalan Braga
      < google maps >

      Jalan Braga, via babirun
      Populer sebagai tempat untuk melakukan wisata sejarah. Di sepanjang Jalan Braga banyak terdapat bangunan kuno, sehingga jalan ini menjadi salah satu spot foto favorit di Kota Bandung. Jika ingin melakukan wisata kuliner, Jalan Braga ini salah satu tempat yang asyik, khususnya untuk kulineran di malam hari. Oya, di Jalan Braga ini juga ada sebuah pusat perbelanjaan, yaitu Braga City Walk.
      *             *             *
      Jalan Asia Afrika
      < google maps >

      Gedung Merdeka, via telusur-bandung.blogspot
      Salah satu jalan penting di Kota Bandung yang juga populer untuk menikmati banyak bangunan kuno yang masih terawat dengan apik. Salah satu contohnya adalah Gedung Merdeka dan Museum Konferensi Asia Afrika. Di sekitar Jalan Asia Afrika ini juga banyak spot keren lain untuk foto-foto, seperti Jalan Cikapundung Timur yang kini dikhususkan untuk pejalan kaki.
      *             *             *
      Jalan Gatot Subroto
      < google maps >

      Trans Studio Bandung, via anekahotelmurah
      Nggak banyak yang bisa dilihat di jalan ini, selain sebuah pusat perbelanjaan bernama Trans Studio Mall. Di pusat perbelanjaan ini terdapat sebuah theme park indoor yaitu Trans Studio Bandung, dan hotel berbintang 6 yaitu Trans Studio Hotel.
      *             *             *
      Jalan Burangrang
      < google maps >
      Memiliki beberapa spot kuliner dan nongkrong yang cukup asyik. Beberapa kuliner beken di Bandung, seperti Batagor Riri dan Martabak San Fransisco pun bisa ditemukan di Jalan Burangrang. Jalan ini juga nggak terlalu jauh dari Pasar Buku Palasari.
      *             *             *
      Jalan Riau (atau Jl. R.E.Martadinata)
      < google maps >
      Salah satu spot favorit untuk belanja dan melakukan wisata kuliner. Di sepanjang Jalan Riau bertabur kafe dan tempat makan, serta bermacam factory outlet. Berbagai pilihan hotel juga terdapat disini.
      *             *             *
      Jalan Veteran
      < google maps >
      Dikenal sebagai salah satu spot wisata kuliner di Bandung. Di sekitar jalan tersebut juga terdapat beberapa hotel budget.
      *             *             *
      Jalan Cibaduyut
      < google maps >
      Dikenal sebagai sentra sepatu di Bandung.
      *             *             *             *             *
      C. Bandung Selatan
      Istilah ‘Bandung Selatan’ biasanya digunakan untuk merujuk wilayah di Kabupaten Bandung yang berada di sisi selatan Kota Bandung. Daerah Bandung Selatan lebih terkenal akan wisata alam dan wisata petualangannya. Karena aksesnya cukup jauh (terutama bagi wisatawan dari luar kota), sebaiknya kawasan Bandung Selatan ini dijelajahi di waktu yang terpisah dengan penjelajahan di Bandung Utara (maupun kawasan Bandung lainnya) untuk menghemat waktu.
      Beberapa kawasan wisata favorit di Bandung Selatan antara lain sebagai berikut:
      *             *             *
      Bale Endah
      < google maps >

      Tektona Waterpark, via kampungbatu
      Sebetulnya, di Bale Endah ini tidak ada obyek wisata mayor. Bale Endah umumnya populer sebagai jalur yang menghubungkan Bandung Tengah dengan Bandung Selatan. Namun di Bale Endah ini ada beberapa spot wisata yang cukup menarik untuk dipertimbangkan, seperti Kampung Batu Malakasari dan Tektona Waterpark.
      *             *             *
      Ciwidey
      < google maps >

      Kawah Putih, via jelajahindo
      Ini dia primadona pariwisata Bandung Selatan. Ciwidey sangat dikenal akan wisata alamnya, pemandian air panas, sightseeing, hingga terdapat beberapa hotel dan resort yang siap menjamu wisatawan. Beberapa obyek wisata yang bisa dikunjungi di Ciwidey antara lain Kawah Putih, Taman Wisata Alam Cimanggu, Situ Patenggang, Kebun Strawberry, Perkebunan Teh Rancabali, Pemandian Air Panas Ciwalini, dan masih banyak lagi.
      Di Ciwidey juga terdapat opsi tempat menginap, mulai dari akomodasi setara hostel, hingga resort yang menyediakan fasilitas glamping seperti Ciwidey Valley Resort.
      *             *             *
      Pangalengan
      < google maps >

      Situ Cileunca, via infofotografi
      Pangalengan sangat terkenal akan susu sapi-nya, karena disana terdapat pabrik susu KPBS. Bermacam panganan olahan susu pun bisa ditemukan di Pangalengan, mulai dari permen karamel, hingga kerupuk susu.
      Untuk obyek wisata, Pangalengan sangat terkenal akan wisata alamnya dan pemandian air panas. Beberapa contoh obyek wisata untuk disambangi di Pangalengan antara lain Situ Cileunca, Pemandian Air Panas Cibolang, wisata air terjun, perkebunan teh, aneka cagar alam, kampung adat, dan lain-lain. Wisatawan juga dapat mencoba berbagai paket rafting yang ada di Pangalengan.
      *             *             *             *             *
      D. Bandung Timur
      Sebetulnya, wilayah Bandung Timur bukan merupakan primadona wisata di area Bandung. Umumnya wisatawan cenderung mengenal Bandung Utara, Bandung Tengah, dan Bandung Selatan saat membicarakan tentang pariwisata Bandung. Tapi bukan berarti Bandung Timur miskin obyek wisata lho. Kawasan Bandung Timur justru memiliki beberapa obyek wisata alam yang cukup keren, seperti Curug Cinulang (terletak di perbatasan Kabupaten Bandung dan Garut), Curug Batu Templek, dan lain-lain.

      Curug Batu Templek, via travtou
      Bandung Timur juga cukup kaya akan tempat untuk berkemah. Jika Bandung Selatan memiliki Bumi Perkemahan Ranca Upas dan Bandung Utara memiliki Grafika Cikole sebagai tempat kemping favorit, di Bandung Timur ada tempat kemping bernama Oray Tapa. Tempat ini memiliki beberapa keunikan, diantaranya karena tempatnya dipenuhi oleh pepohonan besar, serta karena adanya mata air yang hanya muncul di musim kemarau saja.

      Oray Tapa, via hemoyus.wordpress
      Sedangkan jika ingin mencari wisata romantis ala Lembang, kalian bisa main ke Caringin Tilu (atau Cartil). Tempat ini merupakan salah satu obyek wisata bersejarah di Bandung Timur yang terletak di ketinggian. Dari sini kalian dapat menikmati view ke arah Bandung.
      *             *             *             *             *
      E. Bandung Barat
      Sama seperti Bandung Timur, pariwisata di Bandung Barat juga masih kalah pamor dibanding Bandung Utara, Tengah, dan Selatan. Padahal, sebetulnya Bandung Barat juga cukup kaya dengan obyek pariwisata, khususnya wisata alam. Oya, agar tidak terjadi kebingungan, istilah ‘Bandung Barat’ disini bukanlah Kabupaten Bandung Barat, melainkan kawasan yang ada di sebelah barat Bandung (seperti Padalarang, Batujajar, dan area lain di Barat kota Bandung).
      Beberapa obyek wisata yang bisa kalian temukan di Bandung Barat antara lain adalah Sanghyang Heleut, Sendang Geulis Kahuripan, Curug Anom, Curug Malela, Stone Garden, dan banyak lagi.

      Stone Garden, via tukangjalan
      *             *             *             *             *
      Setelah melihat daftar obyek pariwisata yang tersebar di seluruh penjuru Bandung (tanpa mempedulikan batasan wilayah administrasi), dapat disimpulkan jika Bandung sangat kaya akan obyek wisata. Jadi, jangan melulu berpatokan harus ke Lembang ataupun harus ke Ciwidey. Masih banyak obyek wisata lain yang menunggu untuk dijelajahi. Kalian hanya perlu menyusun itinerary yang tepat agar bisa lebih maksimal dalam menjelajahi kota Bandung.
      Lantas, bagaimana caranya menyusun itinerary yang tepat untuk mengeksplorasi Bandung? Berikut beberapa langkah yang bisa dicoba:
      1. Tentukan Jenis Wisata Apa yang Ingin Dilakukan di Bandung
      Mana yang paling kalian sukai: wisata belanja, wisata kuliner, wisata alam, sightseeing, wisata petualangan, atau mungkin kombinasi dari beberapa jenis wisata? Setelah menentukan jenis wisata yang ingin dilakukan, kalian dapat mulai men-survey obyek mana saja yang ingin dikunjungi di Bandung.
      *             *             *
      2. Membuat Daftar Obyek Wisata yang Ingin Dikunjungi
      Setelah menentukan ingin melakukan wisata apa selama di Bandung, saatnya menentukan obyek wisata yang ingin dikunjungi. Jika masih bingung, kalian bisa memilih kawasan mana yang ingin dikunjungi lebih dulu selama berada di Bandung.
      Sebagai contoh, jika ingin melakukan wisata arsitektur, daerah Bandung Tengah bisa menjadi pilihan yang oke. Jika ingin melakukan wisata kuliner dan wisata belanja, Bandung Tengah dan Bandung Utara lebih banyak menawarkan pilihan. Sedangkan jika ingin melakukan wisata alam, Bandung Utara dan Bandung Selatan perlu masuk dalam daftar itinerary. Namun jika ingin wisata alam yang nggak terlalu mainstream, Bandung Timur dan Bandung Barat bisa dijadikan alternatif yang menarik.
      *             *             *
      3. Realistis dalam Menyusun Itinerary
      Masalah inilah yang cukup sering menghantui wisatawan yang ingin pergi ke Bandung: bagaimana caranya supaya bisa maksimal dalam menjelajah Bandung?
      Salah satu kunci agar itinerary bisa maksimal adalah dengan bersikap realistis. Maksud ‘realistis’ disini bukan semata masalah budget, namun juga masalah waktu. Beberapa obyek wisata di Bandung jaraknya sangat berjauhan satu sama lain, dan akan membutuhkan waktu lama untuk mencapai obyek-obyek wisata tersebut. Misalnya saja, dari Bandung Utara ke Bandung Selatan membutuhkan waktu 2,5-4 jam perjalanan menggunakan mobil. Begitu juga antara Bandung Timur dan Bandung Barat. Selain itu, Bandung juga masih belum bebas dari kemacetan di beberapa ruas jalannya, yang dapat membuat durasi perjalanan semakin lama.
      Jadi, sebuah tips bagi traveller (khususnya first time traveller) yang ingin mengunjungi Bandung: utamakan mengunjungi obyek-obyek wisata maupun kawasan yang saling berdekatan saja. Jika hanya punya waktu wisata selama 1 hari saja, jangan memaksakan diri untuk mengunjungi Lembang dan Kawah Putih (Bandung Selatan), karena waktu kalian akan banyak terbuang di jalan. Sedangkan jika ingin menghabiskan waktu wisata di Bandung Tengah, sebaiknya survey dulu jalan mana saja yang rentan akan kemacetan. Atau, kalian bisa menggunakan aplikasi seperti Google Maps untuk memperkirakan durasi perjalanan.
      Semoga bermanfaat!
       
    • By yctravella
      Buat kamu yang sedang ingin liburan ke Bandung, ini ada rekomendasi paket wisata yang cocok buat kamu!
      Paket 1 Day Bandung City Tour ini cocok banget buat kamu yang punya waktu liburan singkat tapi pengen puas berwisata di Bandung. Pelayanan kami yang ramah bakal berusaha bikin liburan singkat kamu terasa full & berkesan di Bandung!

      Durasi: 8:00am - 9:00pm

      Itinerary & Destinasi:
          8:00am: Dijemput ke Stasiun/Bandara/Penginapan
          9:00am: Bandung Zoo
          12:00pm: Tahura - Goa Jepang - Goa Belanda
          15:00pm: Lembang (Pilih Antara: Farmhouse/Floating Market/De Ranch)
          19:00pm: Punclut
      Harga: Rp 1.500.000,-/paket (Untuk Max. 6 orang)

      Termasuk:
          Transportasi Minibus
          Driver / Local Guide
          BBM
          Tiket Masuk Semua tempat wisata
          Parkir
      Tidak Termasuk:
          Penginapan
          Makan
          Jajan
          Tiket Pesawat/Kereta, dsb
          Keperluan Pribadi

      Untuk Itinerary, Destinasi masih bisa dicustom sesuai keinginan/kebutuhan wisatawan.
      Untuk pertanyaan dan lainnya,
      Silahkan Langsung hubungi kami di:
      Hotline : 0811 2016 543
      BBM : 5850CCC5
      Line : yctravella
      WA Marketing 1 : 0813 7618 3553
      WA Marketing 2 : 0856 5935 2233
      WA Marketing 3 : 0853 2041 4455
      Website : http://wisatabandung.ycentz.com | http://bandungyuk.blogspot.com
      Facebook : http://facebook.com/yctravella
      Instagram : http://instagram.com/yctravella
    • By vie asano
      Bandung juga dikenal sebagai kota kembang. Ada yang berpendapat julukan tersebut mengacu pada nama alias kota Bandung, yaitu Paris Van Java, yang konon disematkan pada kota Bandung karena memiliki keindahan layaknya kota Paris di Prancis. Namun, ada juga yang mengatakan julukan kota kembang tersebut merujuk pada geulis-nya (=cantik) para mojang Bandung, yang kepopulerannya kerap digambarkan dalam berbagai literatur mengenai sejarah kota Bandung.
      Apapun itu, jika kalian berkunjung ke Bandung akhir-akhir ini, kalian pasti akan mengerti mengapa Bandung sangat layak disebut sebagai Kota Kembang. Itu karena sejak terpilihnya Bapak Ridwan Kamil, seorang arsitek kebanggaan Indonesia yang telah memiliki reputasi internasional, menjabat sebagai Walikota Bandung periode 2013-2018, beliau serius membenahi berbagai taman di Bandung yang semula hanya menjadi pelengkap elemen kota saja.
      Tak hanya sekedar memperbaiki pagar dan melakukan upacara seremonial, pak Ridwan Kamil mengubah berbagai taman pasif alias hanya dijadikan lahan penghijauan saja, menjadi berbagai taman aktif yang bisa dimanfaatkan oleh semua orang! Kerennya, aneka taman tersebut dibuat dengan tema-tema tertentu, yang akhirnya membuat warga Bandung betah lama-lama nongkrong di taman, dan menarik minat warga diluar Bandung yang penasaran dengan ragam taman tematik di Bandung.
      Bagi kalian yang bosan dengan wisata Bandung yang itu-itu, kalian harus mempertimbangkan untuk main ke berbagai taman tematik nan keren di kota Bandung. Berikut ini beberapa taman tematik yang saat ini sudah selesai dibangun, dan percayalah, masih banyak taman tematik lainnya yang sedang dalam tahap perencanaan!
      *             *             *             *             *
      1.Mari Mulai dari Taman Khusus bagi Kalian yang Masih Single, yaitu Taman Jomblo.

      Foto: bandung.jacktour.com
      Dari berbagai taman baru di Bandung, mungkin taman inilah salah satu yang paling fenomenal. Bukan karena desainnya yang wah, tapi karena namanya yang menyebut kata “jomblo”; sebuah kata yang terasa sensitif bagi beberapa orang. Namun penamaan tersebut bukan sekedar olok-olok lho. Taman yang aslinya bernama Taman Pasupati/Taman Cikapayang ini (karena lokasinya memang berada di bawah jalan layang Pasteur-Surapati -biasa disingkat Pasupati- tepatnya di jalan Cikapayang) ini dipenuhi dengan bangku-bangku berbentuk kubus yang dicat berwarna-warni. Uniknya, bangku-bangku tersebut dibuat dengan ukuran yang cukup untuk diduduki oleh satu orang saja, cocok bagi yang masih single alias belum punya pasangan alias, jomblo.
      Tambahan lainnya, taman ini terbilang unik karena mendobrak image jika taman harus melulu berisi pohon dan bunga. Taman Jomblo ini hanya berisi bangku saja, namun tetap fungsional karena bisa dijadikan sebagai tempat aktifitas warga.  Berita baiknya, taman ini sering dikunjungi oleh para muda-mudi yang tertarik untuk nongkrong maupun sekedar foto-foto. Siapa tahu setelah berkunjung ke taman ini kalian yang masih single malah menemukan jomblo lainnya yang juga tengah mencari pasangan, betul nggak?
      *             *             *             *             *
      2. Tak Seperti Namanya, Taman Lansia ini Tak Hanya Keren Bagi para Senior, Tapi Untuk Siapa Saja

      Foto: wisatabdg.com
      Taman ini sebetulnya sudah lama sekali ada di Bandung, hanya saja dulunya lebih dikenal dengan nama Taman Cilaki maupun Taman Cisangkuy (karena lokasi taman ini memang diapit oleh kedua jalan tersebut). Namun karena taman ini populer sebagai tempat olahraga para lansia, akhirnya taman ini populer juga dengan nama Taman Lansia, yang akhirnya menjadi nama resmi taman ini. Taman Lansia ini pun kemudian dibangun ulang dan dilengkapi dengan beberapa fasilitas tambahan yang menarik, seperti jalan dengan batu-batu yang menonjol yang bisa dimanfaatkan untuk refleksi.
      Walau disebut Taman Lansia, bukan berarti anak muda nggak boleh gaul di tempat ini lho. Apalagi karena di sekitar Taman Lansia ini terdapat banyak sekali tempat makan yang siap untuk menggoyang lidah namun nggak sampai mengguncang dompet terlalu dalam, seperti Yoghurt Cisangkuy dan Pasar Cisangkuy. Jadi, jika kalian berencana untuk mengagumi keindahan Gedung Sate, coba deh sekaligus melangkahkan kaki ke taman yang jaraknya hanya selemparan batu dari Gedung Sate.
      *             *             *             *             *
      3. Suka Dengan Fotografi dan Segala Pernak-perniknya? Taman Fotografi Ini Jadi Taman yang Tepat untuk Kalian Semua!

      Foto: airfotonetwork.wordpress.com
      Satu lagi taman lama yang dipermak dengan nuansa baru. Awalnya taman ini bernama Taman Cempaka. Namun kemudian dirombak dan diubah menjadi sebuah taman tematik bertema fotografi, dan lalu diberi nama Taman Fotografi. Taman ini memang ditujukan bagi mereka yang menyukai fotografi, karena di taman ini terdapat beberapa spot yang menarik untuk berfoto, baik untuk memotret model maupun sekedar narsis menggunakan tongsis. Taman yang punya ciri khas huruf “C” berukuran besar ini juga dilengkapi dengan berbagai kelengkapan yang menunjang fotografi, seperti display aneka foto, cermin, dan lain-lain. Dan, karena taman ini populer dikalangan berbagai komunitas fotografi, siapa tahu terbuka peluang bagi kalian untuk berkenalan dengan para master fotografi.
      Namun, jika kalian nggak terlalu doyan dengan fotografi, taman ini tetap menarik untuk dikunjungi kok. Selain terdapat berbagai fasilitas bermain untuk anak-anak (salah satu yang paling ikonik adalah panjatan berbentuk kamera), juga karena di taman yang cukup asri ini terdapat area yang luas untuk jalan-jalan maupun olah raga, serta WiFi Bandung Juara.
      *             *             *             *             *
      4. Bagi yang Ingin Menikmati Suasana Taman Sambil Ngeceng, Taman Musik Centrum inilah Tempatnya

      Foto: mananingal.blogspot.com
      Taman yang berlokasi di Jalan Belitung ini termasuk salah satu taman yang paling sering dikunjungi oleh muda-mudi. Itu wajar saja, karena lokasi Taman Musik Centrum ini dekat dengan SMAN 5 Bandung dan SMAN 3 Bandung. Sesuai namanya, Taman Musik Centrum ini dilengkapi dengan berbagai patung dan pernak-pernik yang berkaitan dengan musik. Bagian yang paling menarik, taman ini membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengadakan pertunjukan musik disini. Hanya saja, agar tidak terjadi bentrok jadwal, kalian harus mengurus ijin dulu ke pihak Diskamtam (atau pihak kepolisian jika acara yang diadakan berskala besar).
      *             *             *             *             *
      5. Suka Sepakbola? Kunjungi Taman Persib yang Ada di Jalan Supratman, Bandung

      Foto: buahatiku.com
      Persib dan Bandung adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Jadi jangan heran jika di Bandung ada sebuah taman yang mengambil nama tim yang berjuluk ‘Maung Bandung’ tersebut. Taman yang dulunya hanya berupa lapangan sepakbola saja ini direncanakan akan menjadi taman sekaligus museum terbuka yang akan menampilkan berbagai figur pemain Persib dari masa-ke-masa.  
      *             *             *             *             *
      6. Mencari Romantisme Sambil Nonton Film? Jelas Bisa, Karena di Bandung Kini Ada Taman Film

      Foto: ngasih.com
      Sama seperti Taman Jomblo yang terletak di bawah Jembatan Pasupati, Taman Film ini juga terletak di bawah jembatan yang sama. Sesuai dengan namanya, Taman Film ini diperuntukkan bagi para pecinta film, baik komunitas sineas kota Bandung, pengamat film, maupun bagi mereka yang menjadi penggemar film dan ingin berkenalan dengan berbagai komunitas pecinta film di Bandung atau ingin menikmati berbagai film yang kerap diputar di taman ini.
      Ya, sesuai dengan namanya, Taman Film ini juga dilengkapi dengan fasilitas untuk menonton film. Malah fasilitasnya tergolong keren dan yahud! Taman ini dilengkapi dengan teknologi videotron raksasa berukuran 4x8 meter, dan didukung dengan sound system berkualitas baik dengan daya listrik 33000 watt. Bagian yang paling kerennya, taman berkapasitas 500 penonton ini menawarkan 2 opsi tempat duduk bagi mereka yang ingin menikmati aneka film yang diputar di taman ini, yaitu apakah duduk di tempat duduk yang dibuat dengan desain bertumpuk seperti terasering sawah, maupun duduk selonjoran di rumput sintetis yang ada di depan layar. Desain taman yang cukup unik dan keren ini pun menjadi daya tarik bagi mereka yang sekedar ingin berfoto-foto
      *             *             *             *             *
      7. Taman Identik Dengan Bunga, dan Taman Pustaka Bunga Ini Salah Satu yang Paling Keren di Bandung

      Foto: infobdg.com
      Mau tahu kenapa Bandung layak disebut sebagai Kota Kembang? Mungkin salah satu jawabannya bisa dilihat di Taman Pustaka Bunga alias Taman Kandaga Puspa, yang lokasinya tak begitu jauh dari Gedung Sate ini. Sesuai namanya, Taman Pustaka Bunga ini memang dipenuhi dengan banyak bunga. Konon sih di taman ini terdapat lebih dari 100 ribu bunga yang terdiri dari beragam jenis, mulai dari Amaryllis, Kalanchoe, Rhododenron, Poinsettia, dan berbagai anggrek langka yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia.
      Selain terdiri dari berbagai macam bunga, taman ini juga dilengkapi dengan aneka papan nama yang memperkenalkan ragam jenis bunga tersebut. Taman ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti kursi taman, WiFi gratis, dan juga tersedia jalur untuk pejalan kaki yang ingin menikmati sejuknya udara di taman ini. Jika kalian berminat datang ke taman ini, ketahui rules utama yang berlaku di taman tersebut, antara lain dilarang berjalan di atas rumput, dilarang makan dan minum, serta nggak boleh bawa binatang peliharaan.
      *             *             *             *             *
      8. Merasa Jago Main Skateboard, Atau Sekedar Ingin Belajar dari Ahlinya? Mainlah ke Taman Skateboard

      Foto: infobdg.com
      Jembatan Pasupati memang memiliki jalur yang cukup panjang karena membentang dari Pasteur hingga jalan Surapati. Jadi nggak heran jika di kolong jembatannya dapat diolah menjadi beberapa tempat hangout dengan tema yang berbeda. Setelah ada Taman Jomblo dan Taman Film, di kolong Pasupati ini juga terdapat Taman Skateboard yang letaknya tak begitu jauh dari Taman Jomblo. Nggak sulit untuk menebak jika Taman Skateboard ini dirancang untuk para pecinta skateboard, dan memang demikian adanya. Di taman ini terdapat lapangan yang cukup luas dan secara bertahap akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas keren untuk para pecinta skateboard. Tertarik untuk menyalurkan hobi skateboard kalian, maupun sekedar nongkrong dan menikmati suasana di taman ini? Datang langsung saja ke Taman Skateboard!
      *             *             *             *             *
      9. Mungkin Inilah Taman Paling Aman di Bandung, karena Banyak Superhero Nongkrong di Taman Superhero

      Foto: businesslounge.co
      Dulu ada lelucon klasik bagi warga Bandung (yang mungkin juga diketahui oleh warga non-Bandung). Katanya, jika kalian ingin melihat Batman, Spiderman, Superman, dan superhero lainnya berada dalam satu frame, datang saja ke Jalan Cihampelas yang populer sebagai sentra celana jins. Itu karena di jalan tersebut terdapat banyak patung superhero yang menghiasi berbagai toko di Cihampelas. Namun sekarang, para superhero tersebut juga menghiasi Taman Superhero yang berlokasi di antara Jalan Bengawan dan Jalan Anggrek. Taman seluas 600 meter persegi ini memang layak disebut sebagai Taman Superhero, karena di taman tersebut aneka superhero luar seperti Spiderman dan Batman terlihat ‘akrab’ bercengkrama dengan superhero lokal seperti Gatot Kaca dan Gundala Putra Petir.
      *             *             *             *             *
      10. Taman Balaikota Memang Nggak Pernah Mati Gaya, Apalagi Karena Sekarang Disana Ada Gembok Cinta

      Foto: anggakdinata.wordpress.com
      Sudah sejak lama Taman Balai Kota ini menjadi tempat favorit untuk hangout, terutama bagi mereka yang hobi bersepeda maupun main sepatu roda. Dan, taman ini pun kini semakin keren karena adanya berbagai fasilitas tambahan yang semakin memanjakan pengunjung. Mari mulai dengan fasilitas WiFi gratis yang akan disukai oleh para generasi muda yang nggak bisa hidup tanpa koneksi internet. Dan kini ada patung LOVE yang ikonik dan populer sebagai spot foto narsis, serta gembok cinta. Nama terakhir ini mengacu pada fasilitas yang khusus disediakan bagi mereka yang berharap dapat ‘mengunci’ cintanya dengan mengunci sebuah gembok di tempat khusus yang letaknya tepat dibawah patung LOVE.
      Satu lagi ‘fasilitas’ yang akan menunjang aktifitas hangout kalian di Taman Balaikota, adalah karena pada waktu-waktu tertentu, di taman ini terdapat beberapa pedagang makanan yang menjajakan beragam cemilan, mulai dari ketan bakar hingga sosis bakar. Jadi, dengan berkunjung ke taman ini, kebutuhan akan internet gratis hingga urusan perut bisa terpenuhi.
      *             *             *             *             *
      11. Beberapa Bangunan Kuno di Kota Bandung Bisa Kalian Nikmati di Sekitar Taman Vanda

      Foto: jdih.net
      Habis jalan-jalan dari Balaikota, coba deh jangan dulu langsung naik mobil dan melenggang begitu saja, karena nggak jauh dari Taman Balaikota ada sebuah taman keren bernama Taman Vanda. Taman ini lokasinya berada di jalan Merdeka, dan nggak begitu jauh dari beberapa bangunan kuno di Bandung seperti Gereja Kathedral Santo Petrus dan gedung Kepolisian Wilayah Kota Besar (Polwiltabes). Dengan sedikit berjalan kaki, kalian juga bisa melihat gedung Bank Indonesia yang lama, dan Gereja Bethel Indonesia yang juga sudah berusia cukup tua. Atau jika kalian malas berjalan kaki namun ingin berpose di depan bangunan keren, gedung baru Bank Indonesia yang lokasinya tepat di sebelah taman ini juga punya desain yang super oke untuk dijadikan obyek kamera kalian.
      *             *             *             *             *
      12. Nggak Hanya Manusia yang Doyan Hangout, Tapi Hewan Juga. Karena Itulah di Bandung Ada Pet Park.

      Foto: blog.hi-indonesia.com
      Jika kalian memiliki hewan peliharaan, maupun sekedar mengaku sebagai pecinta hewan, mungkin kalian akan tertarik untuk hangout di tamannya para hewan di Bandung. Pet Park, nama taman tersebut, memang dibangun dengan tema khusus, yaitu menjadi sebuah taman yang ramah terhadap hewan peliharaan. Di taman yang terletak di Jalan Cilaki ini (tak jauh dari Taman Lansia dan Taman Pustaka Bunga) ini memang tak hanya dipenuhi dengan rimbunnya pepohonan yang akan membuat para pemilik hewan merasa senang, namun juga dilengkapi dengan aneka fasilitas khusus untuk hewan, seperti fasilitas ketangkasan dan juga toilet khusus untuk hewan. Jadi, walau taman ini khusus bagi hewan dan pemiliknya, diharapkan para hewan tidak buang kotoran sembarangan. Hmm, konsepnya menarik dan keren ya!
      *             *             *             *             *
      13. Bikin badanmu berotot sambil hangout di Taman Fitness

      Foto: beritadaerah.co.id
      Ingin fitness tapi nggak pede untuk latihan di fitness center? Atau kantong tak bersahabat untuk hangout gaul di sport center? Atau kalian malas latihan di fitness center karena nggak betah lama-lama berada di dalam ruangan? Kalian bisa melatih badan, sambil hangout, di salah satu taman tematik di Bandung, yaitu Taman Fitness. Asyiknya, taman yang berlokasi di Jalan Teuku Umar-Jalan Imam Bonjol ini bisa dinikmati secara cuma-cuma alias gratis! Jadi, jika kalian bermimpi punya badan berotot seperti Ade Rai dengan harga minimalis sambil tetap hangout di ruang outdoor, mampirlah ke Taman Fitness kebanggaan kota Bandung ini.
      *             *             *             *             *
      14. Lapangan Rumput Sintetis Bukan Hanya Monopoli Lapangan Sepakbola, karena Taman Alun-Alun Bandung Juga Punya. Bahkan Lebih Luas dan Lebih Keren!

      Foto: lifestyle.sindonews.com
      Inilah salah satu taman tematik yang paling happening di Bandung. Taman yang diresmikan di penghujung tahun 2014 ini berlokasi di Alun-Alun Kota Bandung, tepatnya di depan Masjid Raya Bandung (dulunya bernama Masjid Agung Bandung). Taman dengan luas kira-kira 12.000 meter persegi ini memang dilengkapi dengan rumput sintetis dengan motif kotak-kotak, dan warga boleh menginjakkan kaki dan melakukan berbagai aktifitas yang disukainya asalkan terlebih dahulu melepaskan alas kakinya. Biasanya, aktifitas favorit yang dilakukan para warga bervariasi, antara duduk santai, tidur-tiduran, maupun sekedar ngobrol. Dan, bagi warga yang datang membawa anak-anak, di taman ini juga tersedia berbagai fasilitas permainan anak yang pastinya akan menambah keceriaan bagi para pengunjung.
      *             *             *             *             *
      What’s Next?
      Jangan dulu terkagum-kagum dengan banyaknya variasi taman tematik yang sudah disebut di atas. Kabarnya, kota Bandung merencanakan setidaknya terdapat 30 taman tematik yang tersebar di berbagai penjuru kota, yang rencananya akan dilakukan secara bertahap. Jadi jangan heran jika beberapa bulan atau tahun lagi kalian dapat menemukan berbagai taman dengan tema yang unik di Kota Kembang ini, seperti Taman Lampion, Taman Dinosaurus, Taman Zikir, dan banyak lagi. Hmm, menarik juga untuk kita nantikan seperti apa kecantikan kota Bandung yang pastinya akan semakin molek dengan banyaknya aneka taman tematik tersebut.
      *             *             *             *             *
      Note:
      Tulisan ini merupakan tulisan lama yang saya repost ulang. Pasti saat ini sudah banyak penambahan taman tematik baru lainnya di Bandung, atau mungkin ada update di taman yang telah ditulis di daftar ini. Yuk, share apa taman tematik terbaru lainnya yang kalian sukai di Bandung. Feel free juga untuk meng-update dan menambahkan informasi yang belum tertulis di daftar ini.
    • By Zakki Al-Fikri
      Hallo I'm jack from Bandung I am a student at a state university in Bandung I offer my self to be an English / Indonesian Tour guide    I'm willing to help u to travel all around Bandung and tell u the story while we are traveling   The places that u could visit are  • North Bandung: Tangkuban parahu mountain, Floating Market, Sariater Hot Spring, Kampung Gajah, The Ranch, Pakar cave, and all traditional restaurants etc • South Bandung: Kawah Putih Crater, Situ patenggang (Lake), etc • Central Bandung: Braga street (café, club & resto), Night club & bar, Factory outlet, etc I'm also ready to accompany you to travel all around the world if u need an English speaking guide   If u have any question, please let me know Note: my service is not included the car & driver, hotel booking, entering ticket.   NO/ WA/ LINE: +6281910377943 FB/ email: [email protected]<script cf-hash='f9e31' type="text/javascript"> /* */</script> / Zakki Al-Fikri Twitter: zakki / @zakkiEF BBM pin: 7D39F436   thanks a lot  


    • By jarot
      Jalan-jalan Ke Bandung (I)
       
      Bandung yang dikenal dengan Paris van Java ialah salah satu tujuan wisata para turis baik lokal maupun mancanegara. Seolah sudah menjadi kebiasaan bila sudah akhir pekan akan banyak pengunjung asal Jakarta dan sekitarnya yang melancong ke Bandung untuk mengeksplorasi berbagai sudutnya. Entah wisata bertemakan alam, budaya, teknologi, belanja, dan lainnya. Namun sebelum masuk ke pembahasan soal tempat-tempat wisata apa saja yang ada di Bandung, akan dijabarkan terlebih dahulu bagaimana cara berkunjung ke Bandung terutama dari arah Jakarta.
       
      Mengapa Jakarta? Karena mayoritas pengunjung yang datang ke Bandung berasal dari Jakarta dan sekitarnya, termasuk para turis asing yang biasanya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Sebuah pepatah legendaris mengatakan bahwa “banyak jalan menuju Rhomaâ€. Begitu juga dengan Bandung yang sangat mudah dijangkau terlebih sekarang ada jalan tol panjang yang menghubungkan Jakarta – Bandung. Jarak kedua kota tersebut sekira 150 km yang mana dapat ditempuh dengan waktu 2 jam saja.
       
      Ada beberapa mekanisme yang bisa ditempuh untuk sampai di Bandung.
       

       
      Mobil pribadi
       
      Ke Bandung, salah satunya Anda bisa menggunakan mobil pribadi—tentu saja bila Anda sudah memilikinya, atau bisa juga menyewa. Jika menggunakan kendaraan pribadi, setidaknya ada tiga jalur yang bisa dilalui. Pertama, jalur Cipularang (Cikampek, Purwakarta, dan Padalarang sampai akhirnya masuk ke Bandung. Jalur Cipularang tentu saja merupakan jalur yang paling umum digunakan karena waktu tempuhnya yang hanya 2 jam saja.
       
      Jalur keduanya ialah via tol Jagorawi masuk ke Puncak, Cianjur, masuk tol Padaleunyi dan tibalah di Bandung. Sebelum adanya jalur Cipularang, jalur ini merupakan favorit karena, terutama, melewati jalur Puncak dengan perkebunan tehnya yang sangat luas. Yang terakhir jalur tol Jagorawi masuk ke Cibubur, Jonggol, Ciranjang, masuk tol Padaleunyi dan sampailah di Bandung. Jalur ini merupakan alternatif terutama bila jalur Puncak macet parah—biasanya terjadi pada momen tertentu seperti Lebaran dan Tahun Baru.
       
      Sepeda motor
       
      Bila menggunakan sepeda motor, juga ada 3 jalur alternatif yakni:
      Rute 1 via Cikampek. Kota-kota yang dilewati bila menggunakan jalur ini ialah Pulogadung - Bekasi Barat – Bulakkapal – Cibitung – Karawang – Cikampek – Sadang – Purwakarta – Padalarang – Cimahi – Bandung. Waktu yang dihabiskan sekira 2,3 jam.
       
      Rute 2 via Puncak. Jalur yang dilewati ialah Jakarta – Cibinong – Bogor – Tajur – Puncak -  Cipanas – Cianjur – Padalarang- Rajamandala – Cimahi – Bandung.
       
      Rute 3 via Jonggol. Dari Jakarta – Cisalak – Cibubur – Cileungsi – Jonggol – Cikalong Kulon -  Ciranjang – Rajamandala – Padalarang – Cimahi – Bandung.
       
      Bila Anda tak mau capek atau belum memiliki kendaraan pribadi, bisa juga menggunakan kendaraan umum sebagai berikut.
       
      Kereta api. Beberapa kereta yang melayani rute ke Bandung ialah KA Argo Parahyangan jurusan Gambir – Bandung. Anda bisa naik dari stasiun Gambir atau Jatinegara dengan ongkos yang sangat terjangkau yakni berkisar antara Rp 35 ribu sampai Rp 80 ribu dari kelas Eksekutif sampai Bisnis.  Selain itu, ada juga kereta api jurusan Jakarta Kota – Bandung yang berangkat darintiga stasiun yakni Jakarta Kota, Senen atau Jatinegara. Kereta ini akan berhenti di stasiun Kiaracondong Bandung. Jenis kereta ini sangatlah murah yakni Rp 20 ribu saja (kelas Ekonomi).
       

       
      Bus
       
      Selain dengan kereta, ke Bandung juga bisa menggunakan bus. Ada banyak operator bus yang bisa digunakan untuk bepergian ke Bandung dengan berbagai macam kelas. Yang paling terkenal tentu saja operator bus Budiman. Operator lainnya: Gagak Rimang, Gardena, Harum, Kramat Djati, Sinar Pasundan, Purba Mulya, Primajasa, Arimbi. Ongkosnya sangat terjangkau yakni berkisar antara Rp 20 ribu sampai Rp 50 ribu saja.
       
      Travel
       
      Atau bila ingin simpel Anda juga bisa menggunakan travel yang akan mengantarkan Anda sampai ke tujuan. Ada banyak travel yang bersedia mengantarkan Anda sampai ke tanah Parahyangan, seperti travel Budiman, Primajasa, dan Cipaganti.
       
      Transportasi dalam kota
       
      Bagaimana dengan transportasi dalam kotanya? Transportasi di dalam kota di Bandung ada tiga mekanisme yakni:
       
      Sepeda
       
      Bandung semakin maju saja. Kini kota cantik ini semakin dilengkapi dengan berbagai sarana transportasi dari yang ramah lingkungan sampai yang boros BBM. Sepeda merupakan salah satu moda transportasi hemat di Bandung. Ada komunitas bersepeda di Bandung yang dikenal dengan ‘Bike Sharing†yang memiliki sampai 5 shelter. Salah satu shelternya berada Jalan Ir. H Djuanda. Bukanya dari jam 08.00 sampai 16.00 dengan tarif perjamnya Rp 3.000 saja.
       
      Becak
       
      Becak merupakan salah satu moda transportasi yang murah meriah. Di Bandung, moda transportasi sederhana ini ternyata masih eksis. Ongkosnya sangatlah bervariasi tergantung dari jauh-dekatnya tujuan, kisarannya mulai dari Rp 7 ribu sampai Rp 20 ribu. Soal ongkosnya tentu saja sangat bergantung dari daya lobi kita sebagai penumpangnya. Naik becak merupakan salah satu alternatif bertransportasi di Bandung.
       
      Bus umum
       
      Sebagaimana di kota-kota lainnya, bus umum juga tersedia di Bandung dengana tarif yang terjangkau yakni Rp 4.500. Kekurangan bus umum bahwa moda transportasi ini tidak bisa menjangkau daerah-daerah di luar kota dan juga waktu keberangkatannya yang tidak menentu.
       

       
      Angkutan kota
       
      Angkutan kota (angkot) merupakan moda transporasi lainnya yang juga bisa dimanfaatkan ketika berkunjung ke Bandung. Di Bandung ada banyak jurusan angkot yakni hijaul, cokelat muda, biru muda, kuning dan lainnya. Tarif angkotnya sendiri tergantung dari jarak tempuhnya. Misalnya saja, jarak tempuh dari Jalan Cihampelas sampai ke Bandung Indah Plaza berkisar antara Rp 2 ribu sampia Rp 4 ribu.
      Angkot di Bandung dapat digunakan sebagai sarana transportasi alternatif bila ingin bepergian ke berbagai pelosok Bandung.  Namun tentu saja bila ingin nyaman dan fleksibel Anda bisa memanfaatkan mobil travel, sewa atau membawa kendaraan pribadi sehingga bisa menjangkau kota/ tempat wisata manapun. So, tertarikkah?