Sign in to follow this  
vie asano

Jalan-Jalan Ke Shizuoka: Tamiya Head Office Tour

10 posts in this topic

Jika dibandingkan dengan Tokyo, Kyoto, dan Osaka, kota Shizuoka jelas bukanlah kota yang populer untuk dikunjungi oleh wisatawan asing. Kota yang terletak di antara Tokyo dan Nagoya ini memang lebih dikenal sebagai daerah pertanian, pelabuhan, serta industri dibanding sebuah kota tujuan wisata. Namun siapa sangka jika ternyata, bagi sebagian wisatawan, Shizuoka justru menjadi tempat yang wajib untuk dikunjungi saat berada di Jepang, khususnya bagi pecinta plastic model kit dan Mini 4 WD (pasti pernah nonton anime Dash! Yonkuro dan Let’s Go! yang populer pada tahun 90-an dan awal 2000? kan). Itu karena Tamiya, pabrikan Mini 4WD, radio control, serta plastic model kit ternama, lahir dan berkembang di Shizuoka. Sampai saat ini kantor pusatnya pun masih terdapat di Shizuoka, begitu juga dengan museum-nya yang wajib dikunjungi oleh pecinta Tamiya setidaknya sekali untuk seumur hidup. Mau tahu detail lebih lanjutnya?

 

gallery_843_1101_211632.jpg

Logo Tamiya pada gedung Tamiya Head Office, via youtube 

 

Tentang Tamiya Head Office di Shizuoka

 

gallery_843_1101_4437.jpg

Gedung Tamiya Head Office, via tarletans32.rssing 

 

Semenjak perusahaan Tamiya didirikan di Shizuoka pada tahun 1946, berbagai produk keluaran Tamiya (seperti plastic model kit, Mini 4 WD, mainan radio control, dan lain-lain) sukses dipasarkan ke berbagai negara termasuk Indonesia. Penggemar Tamiya pun membentuk berbagai komunitas yang tumbuh pesat dimana-mana. Demi mengapresiasi dan mengakomodasi para penggemar yang antusias untuk melihat lebih dekat aneka produk Tamiya di tempat “kelahirannyaâ€, Tamiya Head Office pun membuka kantornya bagi siapa saja yang ingin berkunjung untuk melihat-lihat. Asyiknya, mengunjungi Tamiya Head Office ini tidak dipungut biaya. Kalian bebas mengelilingi setiap sudutnya (kecuali untuk area tertentu yang terlarang untuk publik), dan juga diijinkan untuk mengambil foto selama tidak ada tanda larangan terpampang di area tersebut.

 

Yang bisa kalian temukan di tempat ini.

Sejak baru masuk ke area kantor, kalian akan terpukau dengan area lobby-nya. Di area lobby ini kalian dapat melihat berbagai display aneka mesin yang bersejarah, seperti mesin FQ, Lotus 102 B, dan Tyrrell P34. Display berbagai model mobil Mini 4WD yang pernah dikeluarkan oleh Tamiya juga ditampilkan di area lobby yang sekaligus merangkap sebagai showroom ini. Penggila Mini 4WD dilarang melewatkan area ini jika nggak ingin menyesal!

 

gallery_843_1101_83305.jpg

Sebagian Mini 4WD yang dipajang di area lobby, via gigazine 

 

Salah satu hal menarik yang dipajang di area lobby dan showroom ini adalah mesin untuk mencetak berbagai model kit. Mau tahu bagian yang paling kerennya? Beberapa produk yang dicetak dari mesin ini dibagikan gratis sebagai souvenir untuk pengunjung lho. Kalian bisa sekaligus merakit aneka plastic model yang baru didapat di spot yang telah disediakan. Oya, di area lobby ini juga terdapat beberapa diorama berukuran besar.

 

gallery_843_1101_100228.jpg

Mesin pencetak plastic model, via gigazine 

 

Spot lain yang sayang untuk dilewatkan adalah area museum. Display berbagai produk yang pernah dikeluarkan oleh Tamiya dipajang disini. Jika selama ini kalian terlalu familiar dengan aneka plastic model maupun mobil-mobilan berbahan plastik yang dikeluarkan oleh Tamiya, di museum ini kalian akan mengetahui jika pada awalnya Tamiya mengeluarkan aneka produk modeling berbahan kayu, tepatnya model miniatur kapal perang dari kayu. Barulah sejak tahun 1950-an Tamiya bergerak dalam bidang plastic model mengikuti perkembangan tren penggunaan plastik.

 

gallery_843_1101_9607.jpg

Contoh miniatur kapal Yamato skala 1/800 produksi pertama Tamiya, via gigazine 

 

Setelah selesai mengelilingi area lobby, showroom, maupun museum, berkunjunglah ke toko resmi Tamiya yang ada di lantai 2. Kalian yang mengaku sebagai kolektor Tamiya pasti akan lupa waktu saat berada di toko resmi ini. Berbagai aksesoris produk-produk Tamiya –mulai dari stiker maupun cat warna- hingga T-Shirt resmi bisa kalian beli di area ini, begitu juga dengan aneka produk limited edition yang susah ditemukan di tempat lain. Terkadang ada juga produk tertentu yang di diskon dengan harga super miring lho.

 

gallery_843_1101_11798.jpg

Pembeli memadati area toko, via gigazine 

 

Di bagian atap, kerap dilakukan demonstrasi berbagai produk yang dikeluarkan oleh Tamiya. Demonstrasi ini boleh diikuti oleh siapa saja, dewasa maupun anak-anak. Jika sekedar ingin menonton maupun menikmati pemandangan di area sekitar gedung pun boleh.

 

gallery_843_1101_10225.jpg

Suasana di atap, via gigazine 

 

Sebagai penutup, dan sebagai tambahan informasi, di area lantai 3 merupakan area tempat proses kreatif desain dilakukan. Mengingat vitalnya proses desain bagi sebuah perusahaan seperti Tamiya, pengunjung dilarang mengambil foto di area tersebut.

 

Cara menuju ke Tamiya Head Office di Shizuoka.

Jika berangkat dari Tokyo, kalian bisa naik shinkansen Hikari (60 menit) dan Kodama (90 menit) dan turun di Stasiun Shizuoka. Jangan pilih shinkansen Nozomi karena tidak berhenti di Stasiun Shizuoka. Biayanya kira-kira 5830 yen* (untuk unreserved seat) dan 6350 yen* (untuk reserved seat) dan di cover oleh JR Pass. Dari Stasiun Shizuoka, cara termudah adalah dengan naik taksi hingga ke Tamiya Head Office (10 menit, 1200 yen*).

 

Sedangkan jika naik kereta biasa, biayanya kira-kira 3020-3350 yen* dengan lama perjalanan kurang lebih 3 jam. Turunlah di Stasiun Higashi-Shizuoka, dan dilanjutkan dengan naik bis yang menuju “Oshika Eigyo-sho†(naik dari terminal 8 dari pintu utara stasiun). Turun di “Oshika Eigyo-shoâ€, dan lanjutkan dengan berjalan kaki selama 5 menit menuju persimpangan terdekat. Kantor Tamiya langsung terlihat dari persimpangan.

 

gallery_843_1101_5529.gif

Peta lokasi Tamiya Head Office, via tamiya 

 

Detail teknis lainnya.

Alamat: 3-7, Ondabara, Suruga Ward, Shizuoka, prefektur Shizuoka

Telp: +81 54-283-0002

Jam operasional: Senin-Jumat, rata-rata pukul 09.00-16.30 (tutup saat hari libur nasional). Untuk Tamiya Shop, tutup saat libur musim panas dan libur musim dingin.

Google maps: < klik

Website resmi: < klik

Pendaftaran tur: < klik > Formulir dalam bahasa Jepang, namun kalian dapat menggunakan google translate untuk menerjemahkannya.  

 

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@vie asano

yuhu inilah SURGA bagi saya hahaah

thx udah di cover story shizuoka tamiya nya

salah satu destinasi saya maret nanti neh jelas bakalan borong hahahah

 

btw ada wisata apa aja ya di shizuoka dan penginapan yang murah disini mungkin bisa di cover juga 

ya untuk 2 hari atau 1 malam lah :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@vie asano

btw itu kalo dari Osaka gimana cara nya ya

via Shinkansen dan via kereta biasa

naik nya dari mana juga ?

 

btw kalo kamu ada niat kesini nitip donk hehehe

atau di area osaka juga ada toko tamiya terkenal nitip donk hehhe

Share this post


Link to post
Share on other sites

@vie asano

yuhu inilah SURGA bagi saya hahaah

thx udah di cover story shizuoka tamiya nya

salah satu destinasi saya maret nanti neh jelas bakalan borong hahahah

 

btw ada wisata apa aja ya di shizuoka dan penginapan yang murah disini mungkin bisa di cover juga 

ya untuk 2 hari atau 1 malam lah :D

 

Widihh, mau ke Jepang lagi mod? Ditunggu ajah trit Shizuoka-nya yah :D

 

@vie asano

btw itu kalo dari Osaka gimana cara nya ya

via Shinkansen dan via kereta biasa

naik nya dari mana juga ?

 

btw kalo kamu ada niat kesini nitip donk hehehe

atau di area osaka juga ada toko tamiya terkenal nitip donk hehhe

 

Dari Osaka waktunya kira2 2 jam-an naik shinkansen, 6 jam lebih naik kereta lokal. Jadi kyknya ga sempet ke Shizuoka krn jauh bingits dr Osaka. Klo ga salah di Tokyo juga ada kok pusat Tamiya gt

 

wah thread request-nya momod udah muncul aja,

orang sana masih pada aktif main Tamiya, btw itu foto orang-nya kok mosaic yah :D

 

Org Jepang sensi sm privasi, mas.. Di mosaic utk menghindari masalah di kemudian hari :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Bima TourTravel
      PROMO HARI RAYA IDUL FITRI LIBURAN KE PULAU PAHAWANG LAMPUNG 
      Tanggal Keberangkatan : 
      • 28 - 30 JUNI 2017
      • 29 JUNI - 1 JULI 2017
      PRICE : 475.000 / PAX
      Include :
      - Tiket kapal Ferry PP pel. Merak - Bakauheuni – Merak
      - Mobil PP Pel Bakauheuni - Dermaga Ketapang - Bakauheuni(Avanza/APV/ElF)
      - Makan 4x
      - Explore pulau (Maitem, Tegal, Tanjung Putus, Kelagian, Pahawang besar dan kecil)
      - Penginapan Homestay
      - Sewa Kapal keliling sekitar pulau Pahawang
      Exclude :
      - Sewa Alat Snorkling + Life Jaket 2 hari (Rp.80.000)
      MEETING POINT : PELABUHAN MERAK
      JADWAL
      HARI PERTAMA
      22.00 - 23.50 WIB : Meeting point Pelabuhan Merak (depan Indomaret)
      22.31 - 04.00 WIB : naik kapal ferry menuju Pelabuhan Bakauheni
      HARI KEDUA
      04.00 - 05.00 WIB : tiba di Pelabuhan Bakauheni kita Istirahat dan sholat Shubuh dulu
      05.00 - 09.00 WIB : Perjalanan ke Dermaga Ketapang dengan mobil APV/AVANZA/ELF yang sudah nunggu
      09.00 - 10.00 WIB : Sarapan di Dermaga Ketapang, persiapan basah-basahan
      10.00 - 11.00 WIB : Perjalanan Exploring Pulau MAITEM
      11.00 - 13.00 WIB : Lanjut Exploring Pulau Tegal
      15.00 - 18.00 WIB : Perjalanan Exploring Pulau Kelagian menunggu sunset .
      19.00 - 22.00 WIB : Makan malam, bbq, ngopi bareng,Pelepasan Lampion, modus barengan
      20.00 - 05.00 WIB : Istirahat bobo yang nyenyak
      HARI KETIGA
      05.00 - 06.00 WIB : Hunting Sunsrise
      06.00 - 07.00 WIB : Sarapan Pagi
      07.00 - 11.00 WIB : Exploring Pulau Pahawang Kecil,besar, dan Tanjung Putus
      12.00 - 13.00 WIB : Kembali ke homestay, packing persiapan pulang
      13.00 - 14.00 WIB : Menuju Pusat oleh-oleh yenyen
      14.00 - 17.00 WIB : Perjalanan menuju Pelabuhan Bakaheuni
      18.00 - 20.00 WIB : Perjalanan Menuju Bakauheuni - Merak
      20.00 - end WIB : sayonara para backpacker see you next trip
      Informasi & pendaftaran, segera hubungi
      Bima TourTravel
      Contact Person:
      Call/Whatsapp: 081380796096
      Pin BB : 2A568A6D
      Line Official : @bimatourtravel
      Website : www.bimatourandtravel.com
      Fanspage : @bimatourandtravel.com
      Twitter : @BimaTourTravel
      Email ke: bimatourtravel [at] yahoo [dot] com

    • By ibnuasmara
      Hutan Kera Ubud, juga dikenal sebagai Hutan Kera Suci Padang tegal, merupakan salah satu atraksi paling populer di Ubud; Tempat perlindungan hutan alam yang merupakan rumah bagi segerombolan kera ekor panjang abu-abu. Situs ini terawat dengan baik berkat program pengelolaan berbasis masyarakat. Hutan ini juga berlokasi strategis di dekat Pusat Kota Ubud, dan berada dalam jarak berjalan kaki dari wisma dan resor di sepanjang jalan utama Jalan Hanoman dan nama Jalan Monkey Forest.
      Selain menyaksikan monyet-monyet yang bermain-main di habitat alami mereka, berayun melalui kanopi, bermalas-malasan di sepanjang jalur atau makan pisang, situs ini menawarkan jalan-jalan yang sejuk di sepanjang jalur beraspal melalui hutan pala berdaun. Kuil kuno yang indah dengan patung-patung penjaga yang tertutup lumut juga ada di seluruh hutan. Mereka yang tinggal di luar Ubud dan datang untuk berwisata sehari biasanya memiliki Monkey Forest Ubud sebagai kunjungan wajib, dikombinasikan dengan sorotan tamasya di Istana Kerajaan Ubud dan berbelanja melalui Pasar Seni Ubud yang luas, hanya berjarak 10 menit berkendara dari hotel. .
       
      Apa yang dilihat
      Jauh di dalam hutan terletak Pura Dalem Agung Padangtegal ke-14. Tempat menarik lainnya adalah Pura Prajapati, yang didedikasikan untuk pemakaman desa. Sebagian besar peninggalan dan patung berlumut berlumut di bawah dedaunan lebat dengan sedikit sinar matahari, memberi situs-situs kecil ini nuansa misterius dan kuno mereka. Akar pohon beringin menggantung di atas tangga naga gelap menawarkan kesempatan foto eksotis. Anda juga dapat menemukan sebuah kuil kuno yang terletak di barat laut Ubud Monkey Forest, yang dikenal dengan Pura Beji, dapat diakses dari tangga dan di samping sungai. Di bali juga di waktu tertentu ada pertunjukan permainan tradisional Bali yang bertujuan untuk melestarikan kekayaan tradisi Bali
       
      Monyet
      Sebagai daya tarik wisata, Monkey Forest Ubud terkenal dengan upaya pelestariannya. Penelitian dan penelitian secara teratur dilakukan untuk mengamati kebiasaan kesehatan, diet dan pemeliharan monyet. Lebih dari seratus kera mendiami hutan, terbagi menjadi empat pasukan yang berbeda. Meskipun selalu tergoda untuk menyentuh atau memberi makan monyet, Anda disarankan untuk tidak melakukannya. Mereka adalah binatang buas. Aturan praktis lainnya adalah dengan menghindari mengenakan perhiasan atau pakaian longgar - kera dengan mudah bisa merebut kalung atau tas untuk sesuatu yang cukup menarik untuk dimakan.
       
      Senang mendengarnya
      Ubud Monkey Forest memiliki pemanError! Filename not specified.Error! Filename not specified.du lokal dan staf yang siap membantu Anda selama kunjungan Anda. Staf Wana Wenara juga dapat mencoba membantu Anda dengan mengambil kembali 'barang' yang dicuri oleh monyet. Panduan juga merupakan sumber informasi tentang signifikansi budaya dan sejarah tentang situs dan kuil di dalam tempat perlindungan. Seperti halnya situs suci di Bali, wanita selama periode mereka tidak diizinkan masuk ke halaman kuil.
       


       
      SUMBER
    • By onesecond
      Pesona Taman Bunga Wiladatika

      Di suasana yang jenuh saat bekerja atau kuliah, tentu kita membutuhkan waktu refreshing terutama dengan keluarga atau pun kerabat. Sering kali kita bingung tempat mana yang bagus untuk menjadi sasaran. Biasanya tempat yang menjadi sasaran adalah taman rekreasi atau taman hiburan. Jika hanya untuk sekedar piknik bersama keluarga dan tidak mengeluarkan banyak biaya, taman bunga wiladatika cocok untuk kalian yang ingin menghabiskan weekend bersama keluarga.

      Taman Bunga Wiladatika Cibubur yang terletak di Cibubur, Jakarta Timur ini memang terbilang cukup pas untuk tempat kumpul bareng keluarga atau teman. Dengan rumput yang luas, dan, pepohonan yang rindang membuat suasana terasa fresh. Lokasi ini berdekatan dengan perkemahan jambore Cibubur juga bersebelahan dengan Mall Cibubur Junction.


      Harga tiket masuk taman bunga ini senilai Rp 8000 untuk per orangnya. Harga tersebut adalah harga untuk pengunjung umumnya. Harga berbeda bagi pengunjung yang bukan umum seperti anggota pramuka (sedang mengadakan acara kepramukaan). Jam operasional taman bunga ini dari pukul 08.00-17.00 WIB. Salah satu yang menonjol dari taman wiladatika ini adalah air mancur yang berada di tengah-tengah taman. Air mancur ini sering kali menjadi lokasi syuting acara FTV. Taman bunga ini juga sering dijadikan sebagai tempat foto prewedding.

      Untuk para pengunjung yang hobi hunting foto, taman bunga wiladatika ini cocok untuk menjadi tempat tujuan, karena view yang cukup bagus dan banyak bunga-bunga cantik yang terawat.

      Tanah seluas 32 hektar ini memiliki beberapa fasilitas, diantaranya :

      ·         Saung
      Hanya saja tidak serupa dengan saung pada umumnya yang terbuat dari rotan. Saung ini tetap berlantai keramik dan memiliki tiang kayu. Tempat ini berfungsi apa saja sesuai dengan kebutuhan. Biasanya tempat ini untuk mereka bersantai dan menikmati piknik mereka.

      ·         Gedung
      Penyewaan gedung ini dapat digunakan untuk berbagai acara, salah satunya untuk pesta pernikahan.

      ·         Aneka permainan anak-anak
      Permainan yang terdapat di taman bunga ini tidak berbeda jauh dengan permainan di tempat-tempat biasanya. Seperti kereta anak, pesawat-pesawatan, dan bom-bom car. Agar bisa menikmati permainan anak ini, kita membutuhkan koin yang tentunya dengan mengeluarkan uang.

      ·         Kolam renang
      Bagi kalian pecinta renang, kalian bisa coba mengunjungi kolam renang di taman bunga wiladatika ini.

      ·         Warung jajanan
      Jangan khawatir jika kalian lupa atau tidak membawa jenis makanan dan minuman, kalian bisa membelinya disini.
      ·         Pendopo
      Pendopo ini seperti saung yang sudah disebutkan tadi. Hanya saja pendopo ini memiliki tempat yang lebih luas sehingga dapat diisi oleh banyak orang. Biasanya tempat ini cocok untuk arisan keluarga, dan senam.

      Selain itu, taman bunga wiladatika ini memiliki rumput yang luas dan bersih. Rumput ini dijadikan tempat piknik oleh para pengunjung. Kalian bisa membawa tikar dari rumah dan menggelar di atasnya, dan menikmati kebersamaan mereka.

      Selain sebagai tempat piknik keluarga dan hunting, taman ini juga menjadi tempat gathering para pekerja kantoran dan acara keakraban mahasiswa, dan kegiatan pramuka. Pengunjung bebas memilih tempat untuk mengadakan acara-acara tersebut. Baik itu di saung atau di atas rumput. Acara seperti ini identik dengan games. Maka dari itu untuk mendapatkan hasil yang bagus dan memuaskan, pengunjung lebih baik menggunakan fasilitas di atas rumput, karena lebih seru dan leluasa untuk melakukan games.


      Untuk soal kebersihan, taman ini dapat dikatakan sangat bersih. Karena petugas kebersihan disini bertanggungjawab pada lingkungan. Sampah yang ada di tong sampah segera dibuang jika sudah menumpuk. Tentu saja, tindakan ini tidak hanya dilakukan oleh petugas kebersihan, tetapi mereka juga membutuhkan para pengunjung yang bisa ikut serta dalam menjaga, dan merawat kebersihan taman ini.

      Maka dari itu, sebagai pengunjung yang baik. Ikuti peraturan yang ada. Jangan memetik bunga, jangan buang sampah sembarangan, dan hal-hal lain yang dapat merusak taman. Tetap jaga keindahan taman.

      Jadi, bagaimana? Apa kalian tertarik dengan taman wiladatika ini? Terlihat bagus bukan? Karena itu, luangkan waktu kalian bersama keluarga atau teman untuk berkunjung ke taman ini.


       
    • By anggryawn
      hai jalan-jalan goers! saya Anggrya, saya selaku marketing communicaton dari PT. Macan Asia Nusantara, lagi mau melakukan mini survey buat travelers tentang produk kami yakni susu sereal Jerry's (bisa cek instagramnya di: @jerrys1987). surveynya simple dan cuma butuh kurang lebih 3 menit dari waktu kalian. mohon dibantu untuk di klik link surveynya (dan diisi): http://goo.gl/forms/8YP1ZniW9z 
       
      terimakasih banyak dan good luck buat jalan2 kalian yang selanjutnya :D! 
    • By WISATA PANTAI NONGSA BATAM
      [color=rgb(106,106,106)][font=arial][size=1][b]Nagoya Citywalk[/b][/size][/font][/color][color=rgb(84,84,84)][font=arial][size=1] merupakan plaza yang menghadirkan konsep wisata belanja dan wisata kuliner yang berlokasi di pusat bisnis Kota Batam[/size][/font][/color]
    • By pleasejackys
      Punya Anak Bayi/Balita Bukan Alasan untuk Berhenti Jalan-Jalan; Ini Dia Caranya!
       
       
      Ketika masih single, orang belum memiliki tanggung jawab dengan orang lain. Dia hanya perlu menjaga dan mengurus dirinya sendiri saja. Dia bisa bebas ke sana ke mari sesuka hatinya. Itulah mengapa sebabnya sebagian besar traveller adalah orang yang berusia dewasa muda namun masih belum berkeluarga. Atas alasan itulah, banyak orang yang mengatakan, “Travelling-lah sepuas-puasnya, mumpung kamu masih muda dan single.â€
       
      Pendapat demikian seolah menyampaikan bahwa orang yang sudah menikah dan punya anak tidak mungkin bisa travelling. Pendapat itu memang membawa dampak yang bagus bagi para pemuda single karena hal itu memotivasi mereka untuk terus melangkah sejauh mungkin dan sesering mungkin. Namun di sisi lain, pendapat itu juga membuat banyak orang takut untuk menikah. Mereka khawatir, berkeluarga akan membuatnya harus diam di rumah dan tidak bisa jalan-jalan.
       
      Sebagian orang lain berpikir bahwa punya anak pun memang masih bisa jalan-jalan. Tetapi, itu baru bisa dilakukan nanti setelah anaknya cukup besar. Jika anak masih balita, apalagi masih bayi, rasanya mustahil untuk membawanya jalan-jalan. Alasannya bermacam-macam, mulai dari repot menyusui, repot mengganti popok, repot kalau rewel, takut kelelahan, takut si kecil terkena angin, dan masih banyak lagi.
       

      Si Kecil Mau Ikut Travelling
      (Sumber: sudocrem.co.uk)
       
      Mengurus bayi dan balita memang ribet. Tapi bukan berarti kita tidak bisa membawa mereka jalan-jalan. Kamu bisa saja kok jalan-jalan dengan nyaman meski sambil membawa anak yang masih bayi atau balita. Ini dia caranya!
       
       
      1. Konsultasi ke Dokter Anak dan Matangkan Rencana Sesuai Sarannya
       
      Banyak orang berpendapat bahwa membawa bayi untuk jalan-jalan adalah hal yang cukup membahayakan. Ada kemungkinan bayi akan kelelahan atau organ tubuh bayi masih terlalu lemah untuk perjalanan. Jika memang demikian, maka memaksakan bayi ikut travelling tentu akan beresiko mengganggu kesehatannya. Itulah mengapa banyak orang tua yang mengurungkan niat mereka untuk jalan-jalan selagi anak mereka masih bayi.
       
      Sebenarnya, mengajak bayi jalan-jalan bukanlah hal yang buruk selama memenuhi syarat-syarat kesehatan tertentu. Misalnya, bayi boleh naik pesawat setelah usia 3 bulan. Bayi prematur tidak boleh diajak berwisata ke tempat yang dingin. Udara malam tidak baik untuk kesehatan bayi. Dan masih banyak lagi. Sebagai orang yang tidak memiliki banyak ilmu di bidang kesehatan, tentu kita akan kebingungan dimana mencari tahu kondisi kesehatan seperti apa sajakah yang aman untuk bayi diajak travelling.
       

      Periksa ke Dokter Anak
      (Sumber: washington.providence.org)
       
      Tak perlu bingung masalah itu. Cukup bawa saja ke dokter anak terdekat dan konsultasikan rencana travelling yang kita buat. Perhatian utamanya adalah seberapa jauh perjalanannya kesana dan seperti apa medannya. Kondisi cuaca dan udara di lokasi tujuan pun menjadi pertimbangan penting juga. Dokter anak akan memeriksa keadaan bayi kita dan kemudian memperkirakan apakah rencana wisata tersebut cukup aman baginya atau tidak.
       
      Dari dokter anak, kita akan mendapat banyak informasi yang bermanfaat tentang kesehatan bayi kita. Dokter juga tentu memberikan beberapa saran tentang apa yang baik untuk dilakukan agar kita bisa mengajak bayi kita untuk travelling tanpa perlu merugikan kesehatannya. Informasi dan saran dari dokter anak itu tadilah yang kita gunakan sebagai acuan dalam mematangkan rencana petualangan kita. Setiap aspek dari perencanaan itu harus disusun baik-baik dengan memanfaatkan apapun yang dikatakan oleh dokter anak.
       
       
      2. Hati-Hati dalam Memilih Lokasi dan Jenis Kegiatan
       
      Tidak sembarang lokasi merupakan tempat yang baik untuk dikunjungi seorang bayi. Banyak hal yang harus dipertimbangkan bahkan untuk memilih destinasi wisata yang tepat. Hal pertama yang harus diperhitungkan adalah jarak. Jarak suatu destinasi berhubungan dengan waktu tempuh dan moda transportasi. Jarak yang jauh umumnya akan membutuhkan waktu tempuh yang lama. Padahal terlalu lama di perjalanan akan membuat bayi kelelahan dan gampang rewel. Perjalanan yang tidak nyaman pun juga akan membuat bayi merasa terganggu. Maka pilihlah destinasi yang bisa dijangkau dalam waktu singkat dengan perjalanan yang nyaman untuk dilalui.
       
      Kamu bebas memilih obyek wisata apapun untuk dikunjungi bersama anakmu selama kamu tahu apa-apa saja yang perlu dilakukan untuk menjamin keselamatannya. Misalnya, jangan mengajaknya menjelajah hutan atau mendaki gunung jika medannya berat dan resikonya tinggi. Tapi jika kamu yakin bisa melakukannya dengan baik, ya silahkan saja. Kenyamanan bayi selama bepergian pun harus dijadikan pertimbangan utama. Jika bayimu masih sensitif terhadap dingin, jangan paksakan untuk kamu ajak ke daerah bersalju.
       

      Naik Gunung Bersama Anak Bayi
      (Sumber: outsideonline.com)
       
      Berjalan-jalan keliling kota dan mengunjungi landmarknya termasuk jenis kegiatan yang aman untuk dilakukan bersama bayi. Obyek-obyek yang baik antaranya seperti kebun buah dan bunga, situs bersejarah, danau yang tenang, dan masih banyak lagi. Belanja di pasar tradisional pun sah-sah saja selama di dalam pasar nanti kita tidak berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya. Gunakan nalurimu sebagai orang tua untuk membantu menentukan apa yang baik atau tidak untuk dikunjungi bersama anak bayimu tercinta.
       
       
      3. Comforter
       
      Masalah lain yang membuat orang malas untuk jalan-jalan bersama bayi atau balitanya antara lain adalah kalau mereka rewel di tempat umum. Kita akan otomatis menjadi pusat perhatian di tempat umum jika anak kita menangis dan berteriak kencang. Sebagian besar pengunjung yang ada di sana tentu juga akan merasa terganggu kenyamanannya. Mereka akan merasa sebal dengan kita sebagai orang yang bertanggung jawab atas sang bayi. Belum lagi jika anak kita itu tidak mudah untuk ditenangkan kembali. Bisa jadi orang marah dan menganggap kita sebagai orang tua yang buruk sekaligus turis yang menyebalkan.
       
      Sebagai orang tua, tentu kita tahu apa-apa saja yang bisa membuat anak kita tenang. Maka, itulah yang harus kita jaga. Biasanya, bayi dan balita memiliki benda kesayangan masing-masing yang bisa membuatnya merasa nyaman. Benda seperti ini biasa disebut dengan istilah “comforterâ€. Benda-benda yang menjadi comforter biasanya adalah boneka, bantal, selimut, dan barang-barang lain yang teksturnya empuk. Jika anakmu memiliki comforternya sendiri, pastikan untuk selalu membawanya kemanapun kalian pergi.
       

      Boneka Sebagai Comforter Bayi
      (Sumber: cocukistiyorum.com)
       
      Comforter memang akan sedikit merepotkan untuk dibawa terutama saat kalian berkegiatan di obyek wisatanya. Akan tetapi, cara ini memang efektif untuk menjaga anak agar tetap tenang dan nyaman. Selain comforter, kita juga harus tahu hal-hal apa saja yang bisa menenangkan anak kita di saat rewel. Jadi jika si kecil merengek dan menjerit walaupun sudah ada comforter, kita bisa segera menenangkan anak kita sebelum ada pihak lain yang merasa terganggu dengan kerewelan anak kita tersayang.
       
       
      4. Perlengkapan Menyusui
       
      Menyusui anak yang masih bayi juga merupakan hal yang bisa merepotkan saat jalan-jalan. Di satu sisi, bayi sering merasa haus. Di sisi lain, saat jalan-jalan tentu akan sulit jika bayi minta minum. Tidak mungkin kita menyusui langsung di tempat itu juga dengan orang lain berlalu lalang di sekitar kita. Sementara, belum tentu kita bisa langsung menemukan tempat yang bersih dan tertutup agar bisa menyusui.
       
      Di jaman modern seperti sekarang ini, menyusui tidak lagi harus seperti itu. Kamu bisa membeli breast pump (pompa ASI) dan tas khusus penyimpanan ASI agar tidak perlu menyusui secara langsung. Kamu bisa pergi ke toilet sebentar untuk memerah asimu ke dalam botol. Kemudian, kamu bisa membawa asi botol dengan tas khusus itu kemanapun. Dengan begini, bayimu bisa minum kapanpun saat dia lapar tanpa kamu harus repot mencari tempat. Jika ingin menyusui secara langsung, kamu bisa membeli nursing apron alias celemek menyusui. Bentuknya agak mirip seperti celemek memasak namun bisa menutupi dada secara menyeluruh. Celemek ini digunakan saat menyusui di tempat umum agar tidak terlihat orang-orang. Kedua cara ini banyak digunakan oleh para ibu-ibu muda yang suka bepergian.
       

      Menyusui dengan Nursing Apron
      (Sumber: aliimg.com)
       
      Susu formula juga bisa dijadikan solusi agar tidak perlu repot menyusui saat jalan-jalan. Kamu cukup membawa botol minum dan susu bubuk dalam kotak kecil. Kedua benda ini tidak akan terlalu menghabiskan tempat dalam tas. Kapanpun diperlukan, kamu bisa langsung membuat minumannya dengan cepat. Akan tetapi, tidak semua orang tua mau memberikan susu formula pada anaknya, apalagi jika tidak disertai dengan petunjuk dokter. Maka, solusinya adalah dengan memberi ASI seperti cara di atas tadi.
       
       
      5. Stroller dan Carrier
       
      Meskipun kita menjalaninya dengan santai dan senang, kegiatan jalan-jalan tetap saja akan menyita tenaga kita bahkan jika kita pergi sendirian. Kaki yang pegal karena banyak melangkah dan kondisi tubuh yang lelah karena berkegiatan seharian sudah menjadi cerita klasik bagi para traveller. Lalu, bayangkan bagaimana jadinya jika masih harus menggendong bayi dengan kedua tangan saat travelling nanti? Selain bisa membuat tangan pegal, ini juga akan menyulitkanmu untuk bergerak dan melakukan banyak hal lain yang menggunakan tangan misalnya seperti makan, membayar, dan lain sebagainya.
       
      Jika anak sudah berusia balita, mungkin kamu bisa sedikit lega karena tidak lagi perlu menggendongnya sepanjang waktu. Akan tetapi, kamu juga tidak bisa mengharapkan mereka mau berjalan sendiri sepanjang hari selama jalan-jalan. Bagaimanapun, mereka masih terlalu kecil sehingga energi mereka terbatas. Mereka tentu akan lebih cepat lelah daripada orang dewasa. Tapi jika harus menggendong mereka saat mereka lelah tentu saja sulit. Badan mereka yang sudah agak besar tentu akan terasa sangat berat dan mudah melelahkan.
       

      Baby Carrier Agar Tidak Repot Menggendong
      (Sumber: travel.ninemsn.co.au)
       
      Jangan ketinggalan jaman. Agar bisa menggendong lebih baik, kamu bisa memanfaatkan baby carrier alias gendongan bayi modern. Ada banyak jenis baby carrier di pasaran, baik itu gendongan depan, samping, atau gendongan belakang. Baby carrier bisa membantumu menggendong bayi tanpa harus selalu dipegang oleh kedua tangan. Dengan begini, tanganmu bisa bebas melakukan hal lain. Selain itu, baby carrier juga efektif mengurangi resiko pegal.
       
      Selain baby carrier, kamu juga perlu membeli stroller alias kereta bayi. Setiap kali lelah menggendong atau jika kamu harus melakukan hal lain, kamu bisa meletakkan bayimu di stroller. Anak balita pun demikian. Kamu bisa meletakkan mereka di stroller dan mendorongnya setiap mereka merasa lelah berjalan sendirian. Praktis bukan? Umumnya, stroller bisa digunakan sampai anak berusia 3-4 tahun. Pilihlah jenis stroller yang dapat dilipat agar ringkas jika dibawa ke mana-mana.
       
       
      6. Au Pair atau Day Care
       
      Jalan-jalan seharian sembari mengurus anak bayi atau balita mungkin terlalu melelahkan bagi sebagian orang, terutama jika orang tersebut travelling sendirian. Bukan hanya melelahkan, travelling sendirian sembari membawa anak juga akan sangat merepotkan. Bisa jadi, waktu dan perhatianmu tersita terlalu banyak oleh urusan anak daripada untuk jalan-jalan. Memang bukan hal yang salah jika sibuk mengurus anak, namun sesekali kamu juga berhak bersenang-senang dan refreshing bukan?
       
      Untuk masalah ini, kamu bisa menyewa seorang Au Pair alias Babysitter. Jasa mereka akan membuatmu sedikit lega dan luang sehingga kamu bisa melakukan banyak hal lain. Tenagamu juga tidak akan terlalu terforsir untuk urusan anak. Dengan menyewa seorang Au Pair, kamu bisa membawa anak bayi/balita mu jalan-jalan bersamamu tanpa kamu perlu kerepotan dan kelelahan mengurusnya.
       
      Ketika sedang berpelancong, sesekali mungkin kamu memerlukan waktu untuk berkegiatan sendirian, tanpa membawa anak sama sekali. Misalnya, kamu ingin ke kafe di malam hari atau kamu ingin mendaki tebing. Di saat seperti ini, kamu bisa meminta sang Au Pair untuk menjaga anakmu sementara waktu.
       

      Titipkan Anak ke Au Pair
      (Sumber: assets.babycenter.com)
       
      Solusi lain adalah, kamu bisa menitipkan anakmu ke Day Care. Di sana, anak akan diurus dengan baik. Mereka juga akan puas bermain denga sebayanya dan bahkan mendapat pendidikan yang bermanfaat dari tenaga pengajar di sana. Day Care biasanya ada di kota-kota besar sehingga solusi ini tidak berlaku jika kamu jalan-jalan ke kota kecil. Jasa Day Care bermacam-macam. Ada yang menerima penitipan anak untuk beberapa jam saja, ada yang bisa sampai 24 jam.
       
       
      7. Perhatikan Keadaan Anakmu Setiap Waktu
       
      Segala cara sudah kita lakukan agar bisa tetap jalan-jalan dengan nyaman dan menyenangkan sambil membawa anak tanpa perlu mengabaikan kesehatan dan kenyamanannya. Walau begitu, kita tetap harus selalu waspada karena pada kenyataannya, bisa terjadi hal-hal yang di luar prediksi kita yang membuat si kecil merasa tidak nyaman atau terganggu kesehatannya. Sebagai contoh, anak bisa kelelahan, sakit, atau tidak nyaman.
       
      Maka dari itu, penting bagi kita sebagai orang tua untuk selalu bersikap perhatian dan tanggap terhadap anak kita sendiri. Periksa keadaan si kecil setiap waktu dan pastikan dia tetap dalam keadaan yang baik dan nyaman. Jika terlihat sang anak tampak seperti kelelahan, kedinginan, kepanasan, atau apapun yang membuatnya tidak nyaman, segeralah untuk pergi dari situ dan kembalilah ke hotel. Apabila anak terlihat tidak sehat, batalkan kegiatanmu saat itu dan segeralah pergi ke dokter anak untuk mengecek keadaannya.
       
       
      Jalan-jalan sambil membawa bayi tentu lebih sulit daripada jalan-jalan sendirian. Namun, bukan berarti itu adalah hal yang mustahil dilakukan. Jika kamu mau berusaha lebih, sebenarnya tidak sulit juga untuk kamu bisa jalan-jalan dengan senang dan riang sembari membawa buah hati kita yang masih mungil. Semuanya tergantung pada seberapa besar hasrat kita untuk jalan-jalan dan seberapa keras kita mau berusaha untuk mewujudkannya.
       
      Akan tetapi di balik semua itu, kesehatan dan kenyamanan anak tetaplah yang nomor satu. Jika keadaan tampaknya tidak mendukung untuk kita jalan-jalan sembari membawanya, lebih baik urungkan saja niat kita untuk jalan-jalan. Kita bisa mencobanya lagi lain kali jika keadaannya sudah lebih baik.
    • By pleasejackys
      Paling Jengkel Kalau Jalan-Jalan Kena Masalah yang Seperti Ini!
       
       
      Petualangan seorang traveller tidak akan pernah lepas dari yang namanya masalah. Baik itu masalah kecil atau besar, masalah yang muncul tak terduga atau masalah akibat kelalaian sendiri, dan lain sebagainya. Ya wajar saja kalau hal itu terjadi karena yang namanya hidup pun memang tak bisa luput dari masalah, bukan hanya travelling saja.
       
      Bagi seorang traveller sejati, masalah biasa dianggap sebagai tantangan yang bisa membuat petualanganmu terasa lebih berkesan. Bukan hanya itu, menghadapi masalah juga akan membuat kita banyak belajar. Pertama, kita belajar untuk bisa bersikap tenang dan menguasai diri agar tidak mudah panik saat harus menghadapi rintangan. Kedua, kita belajar untuk berfikir secara bijaksana dan kreatif dalam mencari solusinya. Ketiga, kita bisa juga belajar supaya lebih berhati-hati di kemudian hari supaya masalahnya tidak perlu terjadi lagi. Masalah juga dapat membuat traveller menjadi orang yang penyabar dan bijak dalam menghadapi hidup.
       

      Traveller yang Tertimpa Masalah
      (Sumber: travelandescape.ca)
       
      Meskipun begitu, ada juga beberapa jenis masalah yang tidak mudah untuk dihadapi dengan penuh kesabaran. Beberapa masalah tertentu dapat menimbulkan rasa tidak nyaman yang cukup parah sehingga hati menjadi kesal dan jengkel. Beberapa contoh masalah yang seperti itu antara lain:
       
       
      1. Delay Pesawat Waktu Akan Berangkat ke Tempat yang Jauh
       
      Saat akan travelling ke tempat yang jauh, biasanya kita menggunakan jenis transportasi udara alias pesawat terbang. Cara ini umum dipilih karena pesawat mampu membawa kita ke tempat yang jauh dalam waktu yang singkat. Sayangnya, tiket pesawat bukanlah barang murah sehingga kita harus berhati-hati saat membelinya. Semakin jauh suatu tempat, biasanya semakin mahal pula tiket penerbangannya. Untuk itu, seorang traveller akan mengatur perjalanannya sedemikian rupa agar pengalaman jalan-jalan dapat optimal dan sepadan dengan uang yang telah dikeluarkan.
       
      Salah satu cara untuk mencapai hal itu adalah dengan mengatur ittinerary yang detail dan terarah. Jadwal kegiatan pun dibuat padat sehingga tidak ada waktu yang tersia-siakan. Biasanya, kegiatan akan dimulai langsung setelah kita sampai di kota tujuan. Ittinerary yang dibuat ini nantinya harus diikuti dengan penuh komitmen supaya tidak ada obyek wisata yang terlewatkan selama kita berada di kota tersebut. Kita dapat mendisiplinkan diri agar bisa menaati ittinerary yang sudah kita buat sendiri tadi. Namun, hal itu tetap saja bisa dikacaukan oleh pengaruh dari luar. Salah satunya adalah keterlambatan jam penerbangan saat akan berangkat ke sana.
       

      Mati Gaya karena Pesawat Terlambat
      (Sumber: image.politico.com)
       
      Terlambat berangkat berarti terlambat sampai di tujuan sehingga kita punya waktu yang lebih sedikit untuk berpetualang. Padahal, jadwal yang padat sudah menanti kita di sana. Ini berarti kita harus membuat penyesuaian kembali terhadap jadwal kegiatan. Biasanya yang jadi korban adalah obyek wisata pertama yang akan kita kunjungi supaya pengaturan ulang jadwalnya tidak terlalu ribet. Lain halnya jika penerbangan yang terlambat adalah penerbangan pulang. Keterlambatan ini justru akan menyenangkan karena dapat memberikan kita lebih banyak waktu untuk jalan-jalan.
       
      Jika keterlambatannya hanya beberapa menit bukanlah masalah. Kita cukup mempersingkat alokasi waktu di satu obyek wisata yang kita datangi pertama kali. Masalahnya terasa menyebalkan ketika keterlambatannya sampai beberapa jam. Itu berarti, setidaknya kita harus membatalkan salah satu obyek wisata atau mengatur ulang seluruh jadwal dari awal.
       
      Antisipasinya untuk masalah ini adalah dengan mengatur ittinerary yang mudah diatur ulang. Obyek-obyek wisata yang sangat kita minati sebaiknya tidak diletakkan di hari pertama. Atau setidaknya jangan diletakkan sebagai obyek wisata pertama yang kita kunjungi begitu sesampainya kita di sana. Di hari pertama, buatlah kegiatan yang santai dan bukan obyek wisata yang begitu penting. Sehingga kita tidak akan merasa terlalu jengkel jika harus mengorbankannya.
       
       
      2. Tempat Wisata Tutup
       
      Sebelum menyusun ittinerary sebuah perjalanan, kita biasanya terlebih dahulu mencari informasi tentang potensi wisata di daerah tujuannya. Dari situ, kita akan tahu obyek wisata apa saja yang tersedia di sana. Ittinerary kemudian kita susun berdasarkan obyek wisata apa saja yang ingin kita kunjungi. Pemilihan obyek wisata tentu saja didasarkan pada minat pribadi kita masing-masing.
       
      Dari penyusunan ittinerary sampai akhirnya kita sampai di kota tujuan, pikiran kita tentu akan sering disibukkan dengan bayangan akan petualangan kita nantinya. Obyek wisata yang kita kunjungi, apakah akan terlihat seindah di gambar yang kita temukan di internet, apakah berkegiatan di sana akan terasa se-asyik yang orang-orang bilang di forum, dan masih banyak lagi pertanyaan yang mengusik rasa penasaran kita. Tak sabar rasanya menunggu waktu untuk membuktikan hal tersebut secara langsung.
       
      Lalu, bayangkan jika setelah memendam rasa penasaran sekian lama, ternyata kamu mendapati obyek wisata yang kamu minati ternyata tutup ketika kamu sudah sampai di sana. Tentu rasanya sebal bukan main. Apalagi jika obyek wisata itu merupakan obyek wisata yang paling kita ingin kunjungi. Mustahil rasanya jika kita memaksa pihak pengelola untuk membuka obyek wisata itu untuk kita.
       

      Anak Mendatangi Kebun Binatang yang Tutup
      (Sumber: i.huffpost.com)
       
      Beberapa obyek wisata yang sudah terkenal secara internasional biasanya memberikan pengumuman sejak awal jika akan tutup di tanggal-tanggal tertentu. Informasi ini mereka cantumkan pada website mereka masing-masing. Obyek wisata yang tidak terlalu populer pun juga akan demikian jika pengelolanya memiliki website dan cukup aktif dalam meng-update website mereka.
       
      Apabila kamu tidak ingin mendapati masalah yang seperti ini, kamu bisa mengunjungi website resmi dari obyek wisata yang kamu minati tersebut. Jika ingin lebih yakin lagi, kamu bisa menelepon kantor pengelolanya sebelum berangkat ke sana. Namun, cara ini jarang dilakukan orang karena memang jarang terjadi obyek wisata tutup tanpa ada alasan dan pemberitahuan yang jelas.
       
       
      3. Google Map Tidak Valid
       
      Seorang traveller yang berjiwa petualang biasanya suka berjalan-jalan sendiri keliling kota, baik untuk mengeksplorasi suasananya atau sekedar untuk mengunjungi obyek wisata yang diminatinya. Untuk berjalan-jalan, mereka tentu membutuhkan peta sebagai bekal pegangannya. Peta itulah yang membuatnya berani untuk melangkah sendiri karena ia jadi tahu ke arah mana dia harus berjalan. Tanpa peta, tentu dia tidak akan tahu ke mana harus pergi.
       
      Di jaman yang modern seperti ini, peta kertas yang konvensional sudah banyak ditinggalkan. Kebanyakan traveller menggunakan aplikasi GPS yang biasanya sudah otomatis ter-install dalam smartphone masing-masing. Peta konvensional sudah banyak ditinggalkan karena terasa repot jika kita harus berjalan membawa selembar kerta super lebar. Belum lagi cara membacanya pun agak sulit bagi sebagian orang. Sebaliknya, Google Map memang aplikasi yang sangat bisa diandalkan. Selain praktis karena tidak perlu dibawa-bawa, petanya pun cukup detail dan jelas. Kita juga bisa mencari alternatif jalan lain, mengetahui tingkat kemacetan, dan mengukur estimasi waktu yang diperlukan untuk sampai di sana.
       

      Peta dalam Genggaman
      (Sumber: image.bwbx.io)
       
      Namun rupanya tidak semua daerah tercakup dengan baik oleh aplikasi semacam ini. Ada juga daerah-daerah yang petanya bermasalah. Peta yang tidak detail membuat kita bingung saat kita menemukan jalan yang buntu atau tidak terdata dengan baik. Belum lagi jika rupanya peta tersebut merupakan peta lama yang mana keadaannya di dunia nyata sudah mengalami banyak perubahan. Terkadang bahkan ada gambar di peta yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Peta yang tidak valid beresiko membuat kita tersesat di kota yang tidak kita ketahui. Kita bisa gagal mencapai obyek wisata yang akan kita kunjungi. Otomatis, gagal sudah rencana kita untuk berwisata pada saat itu.
       
      Jika kamu berencana menggantungkan hidupmu pada Google Map pada saat akan berjalan-jalan mengelilingi sebuah kota, sebaiknya pastikan dahulu apakah peta yang ada sudah cukup update dan lengkap. Biasanya, kota besar memiliki data gambar yang lengkap dan update. Sebaliknya, kota kecil yang tidak terlalu populer biasanya tidak bisa terlalu diharapkan di aplikasi semacam ini. Walaupun sudah ada aplikasi peta GPS di smartphone, sebaiknya kamu juga membekali diri dengan peta konvensional di dalam tas. Selain itu, jangan merasa takut dan malu untuk bertanya pada penduduk lokal jika kamu menemukan sesuatu yang membingungkan di peta.
       
       
      4. Terlalu Banyak Biaya Tak Terduga
       
      Travelling membutuhkan biaya yang tidak sedikit, apalagi jika tempat yang dituju cukup jauh atau terpencil. Seringkali, urusan biaya ini menghambat para traveller untuk mewujudkan hasrat jalan-jalannya terutama mereka yang biasa travelling dengan budget minim. Maka dari itu, perhitungan dan perencaan yang detail sangat diperlukan agar biaya yang dikeluarkan dapat diperkirakan dan diatur dengan baik.
       
      Sebaik-baiknya perhitungan dan perencanaan, pada kenyataannya bisa saja kita mendapati pengeluaran lain yang tidak kita duga sebelumnya. Hal ini masih bisa dibilang wajar karena kenyataan biasanya tidak mungkin bisa sama persis dengan rencana. Setiap traveller pun biasanya sudah mengalokasikan dana untuk persiapan terhadap pengeluaran-pengeluaran mendadak semacam ini.
       

      Menghabiskan Uang
      (Sumber: thewalisses.files.wordpress.com)
       
      Namun terkadang, suatu tempat dapat menguras uang kita lebih banyak daripada yang kita kira. Ada saja pengeluaran itu, baik yang terpaksa kita keluarkan maupun pengeluaran yang berasal dari keinginan kita sendiri. Contoh pengeluaran yang terpaksa misalnya membayar ongkos taksi karena tidak menemukan transportasi umum atau menyewa hotel yang lebih mahal karena hotel yang murah terlalu tidak memadai. Sementara contoh pengeluaran yang kita inginkan sendiri adalah seperti kita melihat barang kerajinan lokal yang begitu indah kemudian kita beli padahal harganya cukup mahal.
       
      Pengeluaran tak terduga yang berasal dari keinginan sendiri akan membuat kita merasa galau karena membuat budget semakin menipis. Namun, hal itu masih tidak akan membuat kita merasa kesal. Namun jika pengeluaran tak terduga itu merupakan keterpaksaan dan nominalnya pun besar, pasti hati ini akan terasa sangat kacau. Apalagi jika budget kita sudah sangat tipis sehingga kita harus mengambil alokasi dana dari hal lain.
       
       
      5. Makanan Tidak Enak Terus
       
      Travelling tidak terasa lengkap jika kita belum mengeksplorasi nilai-nilai budaya lokalnya. Salah satu caranya adalah dengan berwisata kuliner. Mencicipi cita rasa khas suatu daerah memang merupakan pengalaman yang seru untuk dilakukan. Kegiatan ini bisa membuat kita merasakan aura dari suatu daerah secara lebih mendalam. Saat berada di suatu tempat, akan lebih seru jika kita dapat mencicipi sebanyak mungkin jenis makanan dan minuman khas daerahnya.
       
      Tidak ada jaminan bahwa kita akan menyukai rasa makanan yang akan kita santap. Memang itulah resikonya saat berwisata kuliner. Sesekali kita menemukan rasa yang benar-benar memanjakan lidah yang mungkin akan membuat kita rindu suatu hari nanti. Sesekali lain, kita menemukan rasa yang biasa-biasa saja yang mungkin akan kita lupakan. Sesekali pula, kita menemukan makanan yang begitu terasa aneh dan tidak nyaman di lidah. Begitulah dinamikanya berwisata kuliner.
       

      Makanan yang Tidak Bisa Dinikmati
      (Sumber: itspchan.files.wordpress.com)
       
      Terkadang, seseorang cukup sial untuk menemukan makanan yang tidak enak berkali-kali dalam waktu yang berurutan. Sarapan tidak enak, makan siang tidak enak, bahkan cemilan sore pun terasa tidak menyenangkan di indra pengecap. Padalah harga makanan tersebut tidak bisa dibilang murah juga. Kesialan seperti ini akan membuat kita sungguh merindukan masakan rumah atau masakan khas daerah tempat asal kita.
       
      Masalah seperti ini bisa dihindari. Sebelum membeli makanan, cari tahu terlebih dahulu informasi tentang makanan tersebut terutama informasi mengenai bahan dasar dan cara pemasakannya. Sebelum masuk warung makannya, coba untuk menghirup aroma masakannya, apakah terasa cukup menggiurkan atau tidak. Jika perlu tanyakan pada teman-temanmu yang sudah pernah mencicipinya, terutama ke teman-teman yang selera makannya mirip denganmu.
       
      Apabila ternyata kamu cukup sial untuk menemukan makanan yang tidak enak sampai berkali-kali secara berurutan, bisa jadi lidahmu memang tidak cocok dengan cita rasa lokal daerah situ. Kalau sudah begini, sebaiknya kamu cari makanan yang rasanya cukup familiar di lidah seperti McDonalds, nasi goreng, atau mie instan. Memang rasanya terlalu klise, namun masih lebih baik begini daripada tidak makan.
       
       
      6. Jadi Korban Kriminalitas
       
      Tidak ada daerah yang terjamin 100% keamanannya. Di setiap daerah, ada saja potensi kejahatan dan kriminalitas yang mengincar turis. Rata-rata jenis kejahatan yang mengancam turis atau traveller adalah yang berkaitan dengan harta benda. Beberapa contohnya antara lain pencopetan, penodongan, penipuan, dan masih banyak lagi. Menjelajah tempat yang asing, tentu kita akan sangat berhati-hati dalam bersikap, terutama dalam menjaga diri dan harta benda yang kita bawa. Namun, terkadang kita cukup sial atau lengah sehingga menjadi korban kriminalitas.
       

      Pencopetan Marak Menyerang Turis
      (Sumber: rand.org)
       
      Dimanapun itu, kehilangan handphone, uang, dokumen berharga, dan harta benda lain akan terasa menyedihkan. Kita pun juga merasa jengkel bukan main kepada pelaku kejahatannya. Jika hal itu terjadi di tempat yang jauh yang mana kita masih asing dengan daerahnya, hal itu akan terasa jauh lebih menyedihkan dan menjengkelkan. Ditambah lagi kita harus repot-repot mengurus laporannya ke pihak berwajib.
       
      Agar tidak menjadi korban kriminalitas seperti ini, memang kita harus bersikap sangat hati-hati. Cari tahu tentang kriminalitas apa saja yang biasa terjadi di obyek wisata yang akan  kamu datangi. Dapatkan informasinya dari internet, forum, atau dengan bertanya langsung ke warga atau polisi setempat. Jangan lupa, mintalah tips-tips untuk menghindari jenis kriminalitas tersebut.
       
       
      Masalah-masalah yang disebutkan di atas tadi memang bukanlah hal yang sering terjadi pada seorang traveller. Tidak semua traveller pernah memiliki pengalaman pahit yang seperti itu. Akan tetapi, jika masalah ini jatuh menimpamu, dijamin kamu akan merasa jengkel dibuatnya. Nah sekarang, dari beberapa contoh yang disebutkan di atas, adakah kejadian yang pernah menimpamu saat jalan-jalan? Atau kamu punya kejadian menjengkelkan lain yang kamu alami? Ayo ceritakan pengalamanmu di sini!