Sign in to follow this  
ulie

Akuarium terbesar di dunia di Singapura...

9 posts in this topic

Akuarium Laut terbesar di dunia...

Baru2 ini Singapura meresmikan akuarium laut terbesar di dunia, tepatnya di kawasan taman laut Sentosa Resort World.

Taman Laut seluas delapan hektar ini dengan 45 juta liter air di dalamnya dapat menampung 100.000 hewan laut dalam 800 species.

Resort ini juga menawarkan kepada pengunjung yang ingin menginap di sana, disediakan kamar suite dengan jendela besar yang langsung menghadap pemandangan kehidupan di dalam akuarium.

1722032-akuarium-terbesar-singapura-620X310.jpg

Di jamin, pasti ngga bakalan tidur karena sibuk menghitung spesies yang lalu lalang.... hehehe

1715598-akuarium-terbesar-singapura-620X310.jpg

1724022-akuarium-terbesar-singapura-620X310.jpg

1726084-akuarium-terbesar-singapura-620X310.jpg

1750434-akuarium-terbesar-singapura-620X310.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

kalo untuk dewasa 29$ dan untuk anak-anak 20$, tapi untuk yang menginap belum tau tuh infonya, mungkin jalan2ers yang lain bisa menambahkan??

yang jelas lokasinya terletak di kawasan Resort World Sentosa (RWS) di Marine Life Park, Singapore.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Saya dah beberapa kali ke Sentosa. tapi blm pernah kesini sih.

kelihatannya kaya seaworld. tapi 29SGD kelihatan mahal banget.

mending ke kebun binatang 29SGD, itu bisa seharian. tapi ga tau juga sih blm pernah ksini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By paulsn23
      Sedikit sharing jalan jalan ke Sing dan Malay buat yang ingin tambah pengetahuan sebelum berangkat ke negeri tersebut.
      Yang utama di Singapura agan tidak akan tersesat karena petunjuk jalan jelas dan di bagikan peta gratis, dan kalau tersesat cari saja stasiun MRT pasti aman.

      Day 1.
      Kebetulan ane dapat tiket pagi ( air asia ) jam 7.25 wib dimana sampai di Changi pukul 10.35, setiba di changi terminal T1 langsung menuju pengurusan Imigrasi ( sedikit tips pengalaman ane cari petugasnya yg chinese atau melayu jangan India- jutek orangnya ).
      Setelah selesai langsung menuju ke terminal T2 ( jangan lupa ambil brosur dan peta singapura gratis bisa di ambil sebelum atau sesudah imigrasi ) mengunakan monorail gratis karena stasiun MRT ada di terminal T2 ( petunjuk jalan jelas sekali ).
      Setelah sampai langsung beli tiket MRT lewat mesin tiket, Ane sengaja beli tiket standart karena perhitungannya ane tidak lebih sing$15  total pakainya, silahkan agan buat itenary dulu sebelum berangkat dan bisa tahu berapa habisnya naik MRT buka saja web: http://journey.smrt.com.sg/journey/mrt_network_map/ atau https://gothere.sg/maps
      Kalau agan lebih dari sing$20 silahkan beli tiket langganan di loketnya harga tiket langganan $12 terdiri dari $5 harga kartu ( tidak bisa refund ) dan $7 yg bisa di gunakan. dan bisa di topup minimal $10. Dan satu lagi kejelakan kartu langganan minimal harus ada saldo $3.
      Dan kalau dalam satu hari pemakaian lebih dari $10 silahkan menggunakan tiket touristpass, kelebihan tiket langganan dan tourist adalah tidak perlu antri beli tiket. Tapi ngga perlu khawatir setiap stasiun banyak sekali mesin penjual tiketnya kalau lagi antri coba cari mesin di tempat lain jangan terpaku sama satu lokasi.
      Ini youtube cara beli tiket standart ane ambil punya youtube orang lain
      ( untuk anak kecil di bawah 5 th gratis naik MRT tetapi harus di mintakan tiket free di loket > bisa di pakai selama kita di singapura ).
      Tujuan kita adalah chinatown karena sudah sewa apartemen di daerah chinatown, sewa apartemen lebih murah dari pada hotel. MRT dari changi berakhir di tanah merah semua penumpang harus turun, turunlah sebelah kiri kereta untuk jurusan Joo Koon karena kalau kanan mrt menuju pasir ris.
      Dari changi menuju china town 2 perlu ganti kereta pertama turun di stasiun bugis ganti kereta warna biru tujuan akhir china town. yang ke dua turun di outram park ganti kereta warna ungu tujuan Punggol. Untuk cara ganti kereta juga gampang sekali, ketika sampai stasiun interchange turunlah dan cari petunjuk menuju jalur kereta berikutnya, jangan sampai keluar stasiun nanti beli tiket lagi.
      Setelah sampai di stasiun Chinatown kita menuju pintu keluar D karena kita menginap di apartemen People park Center kalau pintu C menuju people park complek, kebersihan lebih baik center pengalaman ane di people park complek kamarnya kecil kecil unggulnya turun langsung foodcourt. Kalau center menyebrang jalan dulu.
      Ane meninap di apartemen milik Uncle wong orang Indonesia yang sudah lama tinggal di Sing silahkan telp/sms/ whatsapp +6596752143. Beliau juga bisa menyediakan tiket USS. garden by dan lainnya dengan harga lebih murah dari pada beli langsung atau online. Menuju apartemenya keluar stasiun langsung belok kiri 20m belok kanan langsung ada lift.
      Setelah urusan selesai selesai dengan apartemen pukul 13:00 kita menuju foodcourt people park complek untuk isi perut. Setelah isi perut kita menuju stasiun Raffles place untuk jalan jalan di patung singa yang terkenal itu. Untuk caranya bisa di pelajari di web yang di atas tadi sekalian biayanya berapa. Di stasiun raffles cari pintu keluar Battery road setelah keluar belok kanan dan susurilah sungai menuju jembatan ( hotel fullerton).
      Patung merlion ada di sebelah timur jembatan. Setelah berfoto ria kita berencana jalan kaki menikmati kota singapura sambil jalan jalan menyusuri sungai menuju Garden by the bay, arahnya dari merlion kita naik tangga menuju jalan terus belok kanan melewati jembatan. Sesampai ujung jembatan turun tangga lagi dan menyusuri sungainya ( jangan lupa sempatin membeli es potong, pengalaman ane kadang harga ngga sama anatara penjual es potong ).
      Dan ketika turun sebelah kanan itu gedung esplanade . Sayangnya kita tidak bisa melewati track F1 karena sedang ada persiapan F1 bulan september, akhirnya kita memutar dan menuju jembatan helix bridge http://www.wisatasingapura.web.id/2012/02/07/the-helix-bridge/ . Setelah melewati jembatan antik tersebut kita belok kiri menuju ke Garden By the bay.
      Ini keterangan lebih lanjut garden by : . Tiket kita beli lewat uncle wong seharga sing$23 kalau beli langsung seharga $28.
      Setelah puas di Garden by kita jalan menuju stasiun Bayfront untuk pulang ke china town, rencananya mau lihat pertunjukan sinar laser tapi karena capai rencananya bubar. Sampai china town pukul 8 malam langsung makan malam dan beli souvenir untuk oleh oleh, untuk beli oleh oleh di china town pengalaman ane kalau di mall people park complek harganya lebih mahal.
      Saran ane nyebrang saja lewat jembatan penyebrangan turun langsung banyak penjual cindera mata, jangan langsung beli satu toko tetapi bandingkan dulu harganya biasanya lokasi toko lebih masuk harganya lebih murah sedikit.
      Terus istirahat tidur dulu di sambung besok, oh ya untuk jalan jalan kali ini kita tidak pergi ke Orchad road atau bugis karena waktu terbatas dan dulu sudah pernah kesana ( orchad itu seperti Malioboro Yogya kepunyaan Singapura).

      Day 2
      Rencana hari ini kita wisata di USS dan sekitarnya. Malam langsung ke Malaysia
      Kita cek out apartemen dan menitip tas ke uncle wong karena ngga mungkin kita wisata sambil bawa tas dan koper, kita titip dan janji kalau jam 9 malam kita ambil tas tersebut. Setelah turun kita menuju stasiun MRT chinatown naik kereta unggu tujuan harbourfront > setelah turun mrt kita naik lantai 3 untuk naik monorail ke Sentosa.
      Kalau kita punya tiket langganan mrt bisa di pakai tuh untuk monorail dengan harga $3 tapi kalau tiket standar harga $4. Kita naik Monorail turun di stasiun Waterfront dan jalan jalan menuju USS > dan berfoto ria di depan bola dunia simbol USS sambil menunggu pintu di buka. Tiket USS kita beli juga di uncle wong dengan harga $65,
      harga $65 termasuk voucher makan $5 dan untuk beli souvenir $5. kalau kita beli langusng harga $73.
      Tips di USS:
      Usahakan antri di USS paling depan tepat jam 10:00 pintu di buka biasanya banyak orang akan lari menuju wahana transformer karena wahana tersebut paling antri, kalau sudah terlanjur antri banyak pilih wahana ini sore sekalian dimana antriannya sudah sedikit. Kemudian masuk wahana mummy, kalau masuk wahana ini tas harus di titip di loker loker kalau di bawah 30 menit simpan tasnya gratis, tetapi kalau lebih dari 30 menit kena biaya.
      Setelah itu antri masuk wahana Canopy flyer biasanya sudah antri agak panjang makanya usahakan urutan no 3 masuk wahananya. Oh ya untuk wahana Galatica sudah di tiadakan meskipun masih ada bangunannya, info yg saya dapat karena di ketemukan keretakan di wahana tersebut. Kemudian masuk wahana shrek 4 dimensi, tetapi jangan lupa sambil melihat jadwal pertunjukan water world. kalau ngga salah pukul 12:15 mulai di bukanya.Dan pilih tempat duduk
      di daerah dry. Kalau ingin kena cipratan air pilih splash, kalau ingi basah ya pilih wet saja > tapi jangan nyesel kalau di guyur air di wilayah ini.
      Kalau sudah wahana tersebut silahkan agan pilih sendiri wahana lainnya sambil foto foto dengan karakter macam macam.
      Kalau di USS  kalau tidak ingin basah basahan jangan masuk wahana Jurassic Park Rapids Adventure, permainan ini panjang antrinya juga bagi ane kurang menarik.
      Setelah puas di USS jam 17:00 kita keluar lokasi dan menuju pantai unruk main skyline and luge. Untuk wahana ini usahakan beli paket family kalau sendiri sendiri jauh lebih mahal. Pengalaman ane tahun lalu karena keluarga cuman 4 orang ane beli famili ber 8 sehingga bisa 2 kali menikmati wahana ini.
      Setelah selesai dan sedikit istirahan kita menuju stasiun monorail beach untuk tujuan  vivo city untuk pulang.
      Di Sentosa itu sebetulnya masih banyak lokasi wahana lain tahun lalu khusus sentosa ane 2 hari full di sini. silahkan lihar web: http://www.rwsentosa.com/language/en-US/Homepage/Attractions .

      Kemudian kita naik MRT ungu menuju chinatown untuk ambil tas juga beli sedikit roti di sana untuk bekal di jalan. Kemudian kita menuju Golden mile complex untuk naik bus menuju malaysia ( genting Higland ).
      Perjalanan ke golden mile kita naik kereta biru tujuan busgis tetapi turun di stasiun promanade gantti mrt warna kuning tujuan harbour front, tetapi kita turun di nicole highway ( cuman 1 stasiun jaraknya dari promanade ) > kemudian kita jalan menuju golden mile complek. Di tempat ini banyak sekali makanan Thailand jadi agan bisa makan malam di sini.
      Kita telah pesan tiket bus via online http://www.easybook.com/ . Kita memilih bus paling murah adalah Srimaju, tempat duduknya luas dan nyaman kita ambil pukul perjalanan 23.30 > kita tetap harus menukar voucher online dengan tiket fisik di counternya.
      Sebenarnya ada cara lebih murah lagi untuk naik busnya, karena kita banyak anggota dan bawa anak kecil makanya kita tetap naik bus dari sini dengan harga $30 sing.
      Cara yang murah: agan bisa menuju ke johor bahru dengan naik bus SBS 170, Causeway link CW1 atau CW2 dari terminal Queen street dekat bugis menuju terminal Larkin johor bahru seharga sing $1.3 . dari sana silahkan bus yang agan pilih juga bisa beli online di web easybook tadi. harga johor ke kualalumpur atau genting hanya RM30-35. Cuma kalau rombongan besar agak susah karena ketika di penyebrangan imigrasi woodlands ramai sekali dan bisa ketinggalan bus.
      Tetapi kalau bus langsung di golden mile > penyebrangannya lewat Tuas chek Poin dan tidak ramai, ketika ane cek imigrasi hanya bus ane saja yang ada jadi lebih cepat.

      Day 3
      Bus yang kita tumpangi masuk genting sekitar pukul 05.00 di mushrom terminal dari sana ada bus jemputan menuju firstword hotel. Setelah do lobi hotel agan bisa titip tas ( khusus yang menginap saja ) kemudian jalan jalan di sekitar hotel.
      Ane seharian istirahat dan jalan jalan full di genting dan saran ane kalau mau meninap di firstword pesan online lewat webnya genting: ane ada pengalaman ngga enak lewat web lainnya A**** ( kasus ini hanya untuk firstworld saja karena lainnya ok kok ).

      Day ke 4
      Kita sudah pesan mobil untuk menjemput dari genting menuju kualalumpur harga nya jemputan RM200 tour dalam kota Rm55, agan bisa hubungi alex +60192086090 > kita start jam 9 menuju kualalumpur dam sekalian tour di batu cave, istana negara kemudia Kl tower dan menuju apartemen di bukit bintang tempat kita menginap: http://value4backpacker.com/
      Kemudian kita janjian sama driver untuk menjemput kami di petali jam 8 menuju i city shah alam biaya ke sana RM280, setelah masuk apartemen jam 12:00 kita makan siang di belakang mall fahenreit ( tempat apartemen ) kita menuju halte bus gratis menuju petronas : http://www.malaysia-traveller.com/KL-City-Bus.html
      Disana silahkan foto foto, kalau agan menginap lebih 1 malam agan kalau bawa anak anak bisa masuk ke petronas mengunjungi petrosaint di sana bagusa sekali untuk pengetahuannnya bisa di bilang saint park singapore kalah bagus.
      Setelah dari sana kita menuju ke pasar seni / petaling street china town bisa pakai LRT atau bus gratis lagi. Di petaling kita menikmati ikan bakar portugis lokasinya perempatan di teras hongleong bank belakang penjual es mata kucing.
      Kemudian di jemput alex menuju syah alam ke i city, setelah dari sana pulang ke partemen tidur..

      Day ke 5
      Bangusn pagi siap siap ke bandara sebelum jam 12 kita belanja di mall di bukit bintang atau sungai wang. jam 12 siang menuju bandara KLIA 2....

      Ok ini sebagian share jalan jalan di Singapura dan malaysia..

       
    • By Ikamarizka
      Hari ke 2 Jayan Jayaaaan 

      Pilihan jatuh kepada macritchie reservoir. Karena saya ga mau ke daerah2 mainstream a k a shopping mall dkk nya. Cek cek ternyata perjalanan kesana agak jauh yaah. Singapur pass bener2 jadi penyelamat bgt. Dari pod tempat saya menginap, saya naik di line kuning nichole highway. Daaan 20 pemberhentian berikutnyaaa barulah sampai ahahaha. Turun di distrik Caldecot dan langsung jalan kaki dengan bermodalkan tanya sana sini sama petugas dan penduduk disini.
      Jalan kaki bisa ditempuh sekitar 1 km dr stasiun ke gerbang si reservoir ini. Dan bener aja sepanjang jalan kaki di menuju kesini saya melewati hamparan hijau rumput dan toko bunga dimana mana. Wuiiiiiii.
       

      Di Macritchie reservoir ini gratisssss ya man temaaaan. Saya sukak bgt dengan pemandangan air nya, taman tamannya, aahhhh semua nya… yg punya uang lebih bisa banget main kano disini. Cuman 15$. Malah ada promo juga kalo kita punya Singapore pass maka akan diberi discount tambahan. Sayangnya karena saya mengejar waktu untuk acara nanti malam, saya tdk mau terlalu lelah. Jadi hanya duduk2 di pinggiran nya yg cozyyyyy bgtttt  lalu siap2 untuk lanjut jalan kaki lagi di track area nya.
      windy but cozy

      udara disini super duper segeeeeer bangeeeet! 
      kebanyakan yg datang kesini keluarga keluarga kecil untuk berpiknik, wanita wanita berbadan aduhai yg asik joging dan yoga, yg cowo2 juga banyak yg latian lari disini dgn tanpa busana (harus ya??) (kan jadi susah fokus)

      saya menghabiskan waktu sekitar 1 jam disini untuk dengerin musik sambil baca buku sambil sesekali nyelupin kaki ke airnya yg dingin ini. hoooooo... (pencitraan) (padahal buku komik) ahahahahaha.

      okeh puas disini, lanjuuuuuut...
       
       
      kano ing yg bener2 bikin ngiri.


      mari berjalan kakiiii...
      JENG JENG… ternyata tracking ke atas harus menempuh 4,5km. Dan saya lagi pake sendal jepit sama rok ajah sodara sodara ahahhahhahahaa. Whoooops. But hey! Bukan tukang jalan jalan namanya kalo bgini doang udah ciut. Sikhaaaaat.. akhirnya nekat naik ke atas bukit dgn lahan yg lumayan bgt terjal, licin dan sempit bgt medannya.
       
      Perjalanan ke atas tree top hill ini saya tempuh sekitar 2jam jalan kaki. Kalo cape di setiap km pasti ada kaya pendopo gitu untuk istirahat. Cuman jangan berharap ada yg jualan minuman atau makanan yh disini. Gak adaaaaa. (untung tadi bekel somay sama pie dari hostel hohohohohoho)

      nih info penting ya. SENIN TUTUP. jalan ke tempat ini mendingan dari pagi supaya ga buru2 pas turunnya.
      baru 1,5 kilo udah mulai tepar ahahahahaa. nanjaaaaak vrooooh


      Di 3km pertama jujur kaki udah mulai senut2, karena daritadi yang warawiri memang pada pake sepatu layak. Saya aja nih yg blagu bgt pake sendal krik krik krik.
      Wuiiiiiiiih akhirnya sampe deh di gerbang. Kebetulan cuaca juga cerah hari itu, jadi seneng bgt bias lihat view bird eyes nya.
      YAY SAMPE!!!!

      Voilaaaaaaa…… cakep bgt di atas sini. Tinggi sekitar 25 meter dan lebar jembatan ini hanya cukup untuk per orangan. Yg fobia tinggi mah siap2 keringet dingin ahahhahaa, karena jembatannya pun bergoyang goyang. Jadi kalo lagi ada angin samping jyaaaaaaaah… uhuuuy bgt ahahahaha. (anaknya ga bisa diem maklum ya)

      cekrek cekrek cekreeeeeeeek nya lama bgt 
       
      Kira2 seperti ini pemandangannya si tree top.
       
      Okay selesai menikmati pemandangan di atas, siap2 meluncuuuuur trail ke bawah sejauh 4,5 km lagi ahahahaaha (salaaaah perhitungan nih brooo siiis) kakiiiiii he eh bgt kwkwkwkw.

      Di tengah jalan saya pun nyerah akhirnya memilih nyeker aja. Lebih enak ga pake sendal jadi ceritanya menyatu sama alam.. azeeek.
      Selama perjalanan turun saya disuguhi pemandangan aliran2 air kecil dan beberapa monyet liar. Nah ini nih himbauan untuk turis, tas sempet ditarik sama mereka karena sepertinya mereka bisa mencium bau bekas makanan saya tadi. Turis Malaysia di belakang saya malah bener2 di keroyok sama mereka karena mereka bawa nasi bungkus. Alhasil akhirnya kita rame2 bantuin ngusir ngusirin monyetnya. Plus kita juga bantuin makanin bekalnya…… ahhahhaahahahahaha. You wiiiiish!!! (modus) (udah kelaperan berat)

      Okeh… setelah jalan ke gerbang belakang yang notaben nya berbeda bgt dr gerbang depan, saya ga sanggup jalan kaki lagi ke mrt terdekat. Akhirnya saya memutuskan naik bus aja dari halte di depan mata. Bus yang saya naiki juga ternyata bisa digunakan untuk dating ke reservoir ini, tapi tentunya memakan waktu yang jauh lebih lama.
      Jadi buat kamu yg punya waktu lebih dan pgn bgt nyoba naik bis tingkat keliling2 kota sing, bisa menggunakan si bus no 855 atau 852. Bus ini akan mengantarkan kamu ke pusat kota. Nah kebetulan bus ini mengantarkan saya ke Little India. Tempat makan fav saya dari dulu selama di Singapore. Nyuuuuuum!
      Ada yg suka dgn makanan Nasi Briyani? disini nih juaranya “Mubarak”  dari stasiun halte little India hanya jalan sekitar 100 meter saja. harga 8$ 

       
      Ga pake lama langsung pesen si nasi briyani kambing. Oh may god! Saya butuh banget makan satu porsi kuli ini setelah jalan lebih dari 10kiloooooo. Yatalaaam…
      penampakannya bikin air liur kemana mana. 
      selesai makan lagi lagi saya gatel bgt ngeliat warna warni di little india ini. Jadilah saya muter2 dulu sekitar 1 jam sambil nunggu sunset di sekitaran sini.

      unsur tradisional dari kultur mereka memang kental bgt disini. Bau dupa, sesajen untuk sembahyang dan jamuan jamuan lainnya bertebaran dimana mana.
       
      okhayyy jangan keasikan ZkaneChaaan... cuzz lari ke mrt menuju hostel, mandi, merem 1 jam dan siap2 berangkat ke stadium untuk motret si sesepuh Metalica. Walaupun di Album baru nya banyak yg saya ga tau lagu lagu nya. tapi mata saya bener2 dimanjain sama permainan lampu lampu di panggung yg juara kerennya. Dan harus saya akuin, penampilan opa opa ini ga ada mati nya. Energic dan lompat sana lompat sini. hadeuuuh takut salah urat aja sih AHAHAHAHA. 
      ditambah ketemu idola juga, mayan bisa nonton bareng doi... ihiiiiy

       
      selesai menonton si opa2 ini, saya bersama temen2 memutuskan untuk jalan jalan sebentar di sekeliling Haji lane. Nuansa malamnya berbeda banget dgn nuansa siang. cocok deh buat yg susah tidur kaya saya ini ehehehe. 
      sampai ketemu di hari ke 3 yaaaah
       
       
       



    • By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Dikarenakan Singapura ini masih menjadi tujuan favorit wisata luar negri untuk pertama kali
      jadi pasti MRT menjadi salah satu topik utama jika berkunjung ke Singapura
       
      Nah kali ini saya mau berbagi tips dan tata cara menggunakan salah satu moda transportasi andalan Singapura tersebut
      akan saya bagi jadi beberapa bagian ya silahkan di simak 
       
      Cara Baca Map MRT
      Ok pertama kali sebelum naik MRT nya minimal kalian harus paham dengan Map MRT Singapura ini
      Sebenernya gak terlalu sulit juga, tapi bagi yang kurang sense of directon dan gak bisa baca map
      bakalan jadi rumit, ini adalah method (cara) yang biasa saya pakai biar gak bingung :

       
      Selalu cek dan aware posisi kalian berada saat itu dimana, bisa dilihat kiri kanan pasti ada pertanda nama jalan / plang toko yang ada alamatnya dll Setelah ketemu posisi kalian baru lah baca map dan perhatikan Stasiun MRT terdekat, misal kalian berada di Bugis Junction berarti lebih dekat dengan Stasiun MRT Bugis  Tentukan tujuannya misal kalian dari Bugis mau ke Marina Bay MRT Singapura ini terdiri dari beberapa Line (Jalur) Utama dibedakan dengan warna (Red, Purple, Green, Circle Line (Yellow), Downtown Line / Blue) Di line (jalur) tersebut perhatikan ujung awal dan akhir, misal Green Line awal nya adalah Pasir Ris dan akhirnya adalah Joo Koon  Nah jika kita mau ke Marina Bay dari Bugis, berarti kita akan melalui dua line (jalur) karena Marina Bay itu berada di Red Line sedangkan Bugis berada di Green Line, logikanya kita harus turun dan ganti kereta di suatu tempat kan. Nah perhatikan pada Map ada stasiun2 yang dua jalur bersebelahan seperti stasiun City Hall atau Raffless Place berikut. Disinilah kita turun dan ganti kereta ke Red Line Marina Bay.                                                 Nah hal diatas itu berlaku untuk beberapa Interchange Station (Transit Station) seperti di Tanah Merah, Dhoby Ghaut, Jurong East, Outram Park, Serangoon dll  
      Jenis Tiket MRT
      Nah setelah kita sedikit paham dengan cara baca map MRT sekarang kita coba untuk membeli tiket MRT.
      Tiket MRT ada 3 Jenis yaitu Singapore Tourist Pass, Ez-Link Card, Single Trip Ticket. Kita akan bahas satu persatu ya
       
      Singapore Tourist Pass
      Singapore Tourist Pass adalah kartu khusus bagi wisatawan untuk menggunakan semua moda transportasi umum (MRT, BUS) sesuai dengan pilihan lama kunjungan. 

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di beberapa daerah berikut :
      Changi Airport, Orchard, Chinatown, City Hall, Raffless Place, Ang Mo Kio, Harbor Front, Lavender, Bugis, Bayfront
       
      Harga nya dari 1 hari 10 SGD, 2 hari 16 SGD, 3 hari 20 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Ez-Link Card
      Kartu Ez-Link ini berfungsi hampir sama dengan Singapore Tourist Pass dimana kalian bisa menggunakan di semua moda transportasi umum singapura. Namun beda nya menggunakan saldo (semacam pulsa) jadi kita harus isi dlo (Top Up) baru bisa di gunakan. Namun untuk kartu baru sudah terisi saldo.

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di semua Stasiun dan juga di 7-Eleven. Cara Top Up (Isi Saldo) juga di lakukan di sana
       
      Harga nya dari 10 SGD - 12 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Single Trip Ticket
      Hampir sama dengan Ez-Link Card 
      Kartu yang ini bisa digunakan untuk beberapa kali perjalanan, total 1 kartu bisa 6 kali di Top Up. 

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di semua Stasiun dan juga di Ticket Vending Machine di tiap Stasiun juga

       
      Harganya tergantung jarak dari Stasiun yang akan di tempuh start dari 0.20 SGD - 10 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Cara Menggunakan MRT
      Nah kali ini kita masuk ke tata cara menggunakan MRT pertama kali.
      Mungkin bagi kalian yang pernah naik Bus Transjakarta cara ini tidak akan terlalu aneh, namun bagi yang belum pernah pasti kebingungan dengan sistem nya :
       
      Ketika masuk ke Stasiun MRT ada 2 pilihan beli tiket yaitu manual dengan berbicara dengan petugas Ticket  Counter atau otomatis dengan menggunakan Ticket Vending Machine (Jika menggunakan Singapore Tourist Pass / Ez-Link Card langsung baca ke no 4) Jika kalian pilih Manual ke Ticket Counter sebutkan tujuan kalian dan berapa orang dalam bahasa English misal kalian dari Bugis mau ke Marina Bay "Marina Bay please for 1 person" maka akan diperoleh harga 1.30 SGD Jika kalian pilih Otomatis ke Ticket Vending Machine ini berupa Touch Screen, langsung sentuh layar pilihan bahasa English, lalu keluar map MRT tinggal sentuh di tulisan Marina Bay, lalu pilih jumlah orang nya, kemudian keluar nominal yang harus di bayarkan 1.30 SGD :  Jika kalian membayar dengan uang kertas 2 SGD atau 1 SGD x 2 masukkan uang kertasnya ke sini, lalu uang kembalian akan jatuh di bawah nya
      Jika kalian membayar dengan campuran uang kertas dan logam (1 SGD uang kertas dan 0.30 SGD uang logam), masukkan uang logam nya ke sini.
      Lalu Single Trip Ticket nya akan keluar dari sini
      Karena Single Trip Ticket bisa digunakan sampai 6 kali, kalian bisa Top Up lagi saldo nya dengan menaruh kartu tersebut disini, dan ulangi langkah nya dari awal
       
      4.  Langsung menuju ke Ticket Gate untuk tap (sentuh) kartu nya ke salah satu slot seperti ini

       
      5. Lalu menuju ke MRT Ram dimana tempat kalian naik Kereta MRT nya, tapi perlu di perhatikan biasanya MRT Ram ini terdiri dari dua sisi bahkan ada yang bertingkat seperti di Dhoby Ghaut dan City Hall nah perhatikan baik2 petunjuk arah nya sehingga kalian tidak salah ambil MRT

       
      6. Selama di dalam MRT perhatikan dengan baik petunjuk ini dan juga suara dari pemberitahuan setiap kali berhenti di stasiun, karena itu adalah petunjuk kalian untuk dimana harus turun sesuai dengan tujuan kalian

       
      Tips :
      Selalu pergunakan Smartphone kalian dan aktifkan internet nya karena Google Maps sangat membantu Jangan ragu dan malu untuk bertanya ke siapapun yang ada  Semua kartu di atas hanya untuk 1 Orang saja, jadi TIDAK BISA 1 kartu di pakai berdua atau lebih Ok demikian lah Tata Cara Menggunakan MRT Singapura yang mungkin berguna buat kalian yang baru pertama kali menggunakan MRT. Oiya cara ini juga berguna untuk MRT di negara lain seperti Kuala Lumpur Malaysia, Bangkok Thailand, Taiwan dll. Karena prinsip nya sama saja
    • By Fitria Rosaline
      Mau tanya dong. tahun depan kan saya mw ke singapura. perjalanan plm-kl-sg-kl-plm
      Nah rencana saya mw nyari nodle maker philips yg blm masuk ke indo. kira2 bisa gak yah saya bawa alat in? dan apakah saya kena biaya tambhana kayak bea cukai gitu? 
      Bisa si beli di indo via jasa titip gtuharga alatny aj 3,6jt ongkirny kena 15kilo T_T mihil ciiin.
      Klo beli d sg brrti sya harus bawa ke KL dlu nnti d KL ribet gak y urusanny? atau mending cari di KL aj?
    • By alexandra anastasya

      nuTonomy
      Singapura - Di kala banyak negara masih sibuk mengembangkan metode taksi tanpa pengemudi, Singapura sudah selangkah lebih maju. Kini taksi tersebut sudah bisa dipesan para traveler. 

      Memang sudah banyak negara yang berencana menggunakan taksi dengan mobil tanpa pengemudi. Namun belum ada yang benar-benar meluncurkannya. Singapura jadi negara pertama yang meluncurkan taksi tanpa pengemudi. 

      Ditengok dari BBC, Jumat (26/8/2016), Singapura telah meluncurkan taksi tanpa pengemudi. Bahkan di awal peluncurannya, taksi ini bisa digunakan para traveler tanpa harus bayar, alias gratis!

      Sebenarnya, ini baru percobaan. Namun percobaan yang cukup berani karena taksi ini sudah bisa dipesan oleh para traveler yang mungkin penasaran ingin mencoba. 

      Taksi ini menggunakan mobil mini yang bermuatan 3 orang. Mobil dan konsep tanpa pengemudi ini dikembangkan oleh nuTonomuy. Setiap mobilnya dilengkapi dengan software komputer dan beberapa kamera. 

      Sejauh ini sudah ada 6 mobil yang telah beroperasi. Namun jangkauan antar jemputnya masih di sekeliling pusat kota Singapura saja, tidak bisa terlalu jauh. 

      Saat ini baru segelintir orang saja yang bisa memesan. Namun dalam beberapa bulan ke depan, diharapkan taksi ini sudah bisa dipesan orang banyak, termasuk para traveler.   (shf/shf) Faela Shafa - detikTravel - Jumat, 26/08/2016 16:30 WIB
      SUMBER
    • By Muhammad Kurniawan
      Halo FR pertama (coba- coba).. semoga gak garing 
      meskipun perjalanannya sudah lewat February lalu, mungkin bisa manjadikan referensi tambahan yang mau flash packing dengan tujuan utama Legoland dan Universal Studios bersama keluarga dan anak- anak..
      Sebetulnya memang betul juga beberapa teman di jalan2.com bilang kalo cuma pergi ke Singapore tidak terlalu memerlukan itinerary yg detail, mungkin cuma karena dasarnya saya seorang planning engineer, jadilah trip kali ini saya semua yg buatkan itinerary termasuk pemesanan semua tiket atraksi di Legoland dan Singapore 
       
      Apa saja yang saya siapkan sebelum berangkat?
      Tiket keberangkatan Surabaya - Johor bahru (Air Asia) Ticket 2 Day Combo Ticket di Legoland Legoland Hotel reservation Apartment reservation di Singapore by airbnb.com Menyewa baby stroller di Singapore by JSS Rent Universal Studios admission Night Safari admission Tiket pulang Singapore - Jakarta (Air France) *Notes: untuk USS ticket memiliki masa berlaku selama 1 bulan, sementara untuk Legoland admission & Night Safari e-ticket hanya berlaku 1 hari saja. jadi diaturlah flexibility itinerary perjalanan kita. untuk pemesanan tiket secara online juga biasanya lebih murah daripada saat membeli langsung di ticket box. Ticket semua tidak perlu di-print, siapkan saja didalam HP, nanti saat masuk tinggal scan bar code yg ada di ticket tersebut dari HP. mudah sekali 
       
      DAY 1 (22 Feb 2016)
      Berangkat dengan Air Asia jam 06.25, pesan buat teman2 yang baru melakukan perjalanan international : perhatikan baik2 di ticket biasanya tertera "check in at least 90 minutes before departure", dasar kita kebiasaan local flight, hampir saja ditinggal pesawat karena baru tiba di bandara 05.45, belum lagi adik masih sempat pake acara pamit lagi sama mertua di depan pintu keberangkatan Juanda. jadilah adik dan adik ipar saya lari2 ala amazing race, pake dimarahin juga sama petugas imigrasi 
      Walhasil sampai juga di Bandara Senai Johor Bahru as scheduled 09.00 WITA, proses imigrasi, ambil bagasi dan money change, ya kira2 jam 11.00 sudah kelar semua dan siap keluar dari bandara. Awalnya kami berencana mencari bus LW1 dari bandara ke Legoland. tapi ternyata bus terakhir sudah berangkat jam 10.30, dan bus selanjutnya adalah jam 13.00, nasiibbb.. daripada lama2 nunggu bus, ya mau tidak mau kita pake taxi bandara saja yg harganya pasti lebih mahal daripada naik bus. dan kami harus ambil 2 taxi, karena kami 5 dewasa dan 2 anak2 kecil, termasuk barang2 bawaan yg segede geembrong 
      Tiba di Legoland, langsung check in dan titip barang. karena jadwal check in jam 16.00, dan sayangnya pada saat itu tidak bisa dilakukan early check in, kami langsung saja keliling Legoland (Theme Park), dan makan siang didalam theme park. setelah puas mengelilingi Legoland sampai sore, kami sudah bisa check in dan masuk ke kamar Hotel. sorenya, adik2 saya melanjutkan main di Water Park, maklum anak2 muda masih banyak penasarannya  kalo saja saya tidak membawa bocils, saya pasti sudah ikut join, cuma fisik para bocils ini adalah prioritas, jangan sampai semangatnya malah meredup karena kecapean..
      Legoland & Legoland Hotel
      wahana2 permainan di Legoland ini adalah semuanya benar2 wahana untuk keluarga dan anak2 kecil, jadi jangan berharap terlalu banyak buat seru2-an. Jadi tidak direkomendasikan buat pemuda pemudi yang suka dengan wahana2 yang menantang. Bahkan wahana permainannya lebih anak2 daripada Disneyland, hehehe.. menurut saya justru bagian terkeren dari Legoland ini sendiri adalah Legoland Hotel-nya.. beruntunglah saya memutuskan untuk bermalam di Legoland Hotel. kenapa? Karena kami hanya sehari saja di Legoland, maka segala urusannya lebih mudah jika bermalam di Hotel yg jadi satu dengan taman bermain Legoland itu sendiri, sehingga bisa menghemat tenaga dan waktu. Hotelnya sendiri sangat keren buat anak2.. mereka bisa terus bermain di kamar maupun di tempat bermain di Hotel. selain itu Legoland area ini bersebelahan dengan Mall Medini, dimana banyak mini market dan waralaba di sekitarnya, mudah sekali kalo mau makan malam. cuma, jam 21.00 biasanya sudah pada tutup..
      Legoland itu merupakan area yg jauh ditempuh dari kota, jadi kalo kita menginap di Hotel yg cukup jauh, benar2 harus memikirkan transportasinya. Jika menggunakan bus, maka jangan sampai lebih dari jam 18.00, karena bus sudah tidak beroperasi lagi yg ke arah Legoland. belum lagi Johor bahru ini memiliki area yg terpisah- pisah, lumayan lah minimal 1/2 jam kalo untuk berpindah2 area. saran saya benar2 di-explore jika ingin menentukan tempat bermalam jika bermain ke Johor Bahru. disana juga terdapat banyak apartment, cuma kebanyakan sedang dalam proses pembangunan dan penghuninya juga masih banyak yg sedikit (sunyiiii...)
      1 pesan buat teman2 yg baru akan pertama kali bermain di Legoland dan bermalam di LL Hotel; ambil mainan balok2 Lego-nya jangan tanggung2, karena ga pernah diperiksa, ambilah yg cukup banyak bisa buat main anak2 nanti di rumah  masukin aja di tas; 1 kamar Hotel Premium bisa untuk maximal 3 adults, Legoland admission untuk anak2 dibawah 3 tahun gratis, kecuali kalo mau main di Waterpark dikenakan biaya RM 11 untuk diapers dan perlengkapan anak..



      DAY 2 (23 Feb 2016)
      bangun pagi2 santay... nunggu bocil2 benar2 bangun dan lumayan segar, baru kita ajak sarapan di brick's restaurant dan sudah masuk kedalam pemesanan tiket Hotel. tempatnya keren, dan makanannya juga banyak sekali pilihan, yah pokoknya ada harga ada rupa.. gek nyesel lah.. apalagi kita doyan makan semua haha..
      setelah mandi, saya turun sebentar ke pelataran Mall Medini dan Halte Bus di Legoland untuk explore jalan terdekat menunggu bus dengan membawa barang2 bawaan kami yg segambreng.. (ini juga gara2 adik barusan menikah di Surabaya dan barang2nya dibawa semua untuk kembali ke Jakarta, betul2 kaya pindahan rumah..)
      dari Medini Mall kami menggunakan bus Causeway Link LM1 ke JB Sentral kira2 1 jam perjalanan. bus LM1 ini melintasi Medini Mall dan Legoland kalo ga salah sih setiap 40 menit. Jadwalnya ada terpampang di bus pick up point situ juga. Yang paling cape itu saat sudah sampai di JB Sentral dan harus naik ke JB Check point perjalanannya lumayan panjang, entah berapa lantai kami naiki. untungnya ada lift yg bisa digunakan,.. oh iya didalamnya kami tidak boleh foto2 karena saya pernah ditegur saat akan mengambil gambar area sekitar..
      dari JB check point naik bus ke Singapore Woodland alias imigrasi cuma sekitar 5 menit saja. disana kita mengisi formulir imigrasi sebelum diserahkan ke petugas imigrasi. sebenarnya prosesnya tidak terlalu lama, karena hari itu juga bukan weekend. tapi yg paling bikin kesel, saya bersama istri dan anak2 malah ditahan di imigrasi, hahahaha... kagak jelas maksudnye appeee?? kayanya gara2 nama saya, dan nama anak2 saya.. walhasil kami masuk ruang introgasi. penting2 amat sih gak, lama2 amat juga gak, cuma karena ruangannya agak jauh dan proses menunggu jadi lah 2 jam kami baru keluar dari Woodlands..
      tips : kalo bisa saat dari JB Sentral ke woodlands dan dari woodlands lagi menggunakan nomor bus yang sama, jadi tidak perlu bayar tiket 2x, hanya tinggal menunjukkan tiket bus saat awal naik di JB Sentral tadi..
      Yang pertama kali selalau membingungkan, bingungnya dari Woodlands ini naik bus nomor berapa dan mau kemana.. setelah berdiskusi dengan apartment host via telpon dan bertanya bolak balik sama orang,, akhirnya kita memutuskan naik bus 950 sambil mengandalkan google maps. didalam bus kami dibantu ibu2 India yang menyuruh kami untuk naik MRT dari Marsling St. terimakasih bu.. 


      Begitu kami sudah masuk ke MRT St. semuanya jadi agak lebih mudah, beli EZ Link dan search jalur perjalanan via google maps. yah tinggal bertanya sekali supaya ga salah memutuskan jalur MRT.. akhirnya kami tiba di Yishun IntChange. Apartment yg kami sewa ada di Yishun Area. Interchange adalah tempat bertemunya bus station dan MRT station. jadi dari Yishun Intchange kami harus berganti lagi dengan moda bus untuk menuju ke apartment. tapi sebelumnya kami putuskan untuk makan dulu, karena saat itu sudah jam 15.00 dan kami belum makan siang, rasanya kaya mau K.O, perut berteriak "Makaaaaaaaaaaaaaaaaannnnnn...!!" di Yishun Intchange ini juga jadi satu dengan mall, di MRT St.-nya juga banyak tempat makan yg bukan restaurant, banyak pilihan makanannya, enak2 dan tidak mahal.. tinggal cari saja yg ada sertifikat "HALAL"-nya, atau saya biasanya cari saja yg pegawainya ada yg pake hijab, dijamin dah... 
      Lagi2 kami masih harus kebingungan saat mau naik bus nomor berapa.. karena saat kami bertanya2 dengan para sopir2 bus yg ada disana, saya hanya menanyakan lokasi Apartment kami di Eight Courtyards, terkadang belum semua sopir paham karena banyak sekali apartment disana. jadi ketahuilah halte bus apa/ nomor berapa yg terdekat dengan tujuan kita, itu adalah jalan terbaik. Untungnya ada juga sopir yg tau posisi apartment yg kami maksud, dan kami disarankan turun di halte Blk 174. yak 10 menit sampai.. dan Host kami Mr.Ang sudah menunggu di seberang jalan. ternyata mudah sekali memahami halte bus di Singapore ini. Beberapa Halte memiliki halte juga di seberangnya, yg biasanya namanya menjadi Opposite atau "Opp". seperti halte di belakang apartment kami, ada halte Blk 174 dan diseberang jalannya ada halte Opp Blk 174
      yah karena proses2 inilah, kami habiskan kira2 5 jam dari Legoland hingga tiba di Apartment kami di Yishun Area. dengan begitu membuat kami lebih cepat paham akan  jalur2 bus di Singapore. malamnya kami para pemuda hanya keluar untuk mendapat money changer dan beli cukup makanan2 kecil dan minuman2 softdrink, hehehe..
       
      DAY 3 (24 Feb 2016)
      Sebelum berangkat jalan2, saya janji ketemu dengan yg menyewakan baby stroller JS Stroller Rent. Karena baby stroller diantar ke apartment. ternyata pemilik usahanya adalah pasangan orang Indonesia juga. Makasih mas Joko
      Hari ini kami isi dengan kegiatan full day di Universal Studios, di Sentosa Island. yang perlu diketahui disini hanya sedikit wahana permainan untuk anak2 kecil. dan nasib sial saya ga bisa nyobain semua wahana di USS ini. karena bocil2 ini agak rewal kalo ditinggal ayahnya main, terlabih lagi hujan deras wahh... sebenarnya sih tetap bisa seru2an. adik2 saya tetap mencoba semua wahana permainan yang ada di USS ini. dengan modal rain coat yg dibeli didalam USS, kami aman dari basah, dan baby strollers bisa kami tutup dengan rain coat ini.. kami tetap berjalan2 sambil hujan hehehe.. cuma agak ribet waktu mau makan di suatu food court, karena hujan deras, ruangan makan indoor-nya sampe penuh, dan kami harus rela makan di meja payung outdoor..
      Sambil menunggu adik2 bermain di USS, kami keliling USS saja dan masuk ke Sea Aquarium. seperti biasa tiket untuk anak dibawah 3 tahun gratis. Isinya tidak terlalu istimewa sih sebenarnya di Sea Aquarium ini. Lagi2 nasib anak lagi agak rewel dan gak mau masuk kedalam arenan aquarium utamanya, hahaha..
      keliling hujan2 sampe jam 18.00 dan kami bersiap untuk kembali ke apartment. pengalaman jalan hujan2 sama bocil2 menjadi pengalaman yg tidak terlupakan juga, walaupun ga bisa nyobain wahana2 keren di USS 

      DAY 4 (25 Feb 2016)
      Hari ini adik saya jalan2 ke Little India, sementara saya istri dan bocil hanya berniat menghabiskan pagi dan siang di apartment saja sambil berenang. kami baru pergi sekitar jam 15.00, tujuan kami ke Singapore Zoo untuk menikmati Night Safari. perjalanan ke Singapore Zoo tidak ditempuh dengan MRT karena tidak ada jalur MRT ke arah sana. jadi hanya dengan bus saja. Perjalanan ke Singapore Zoo menghabiskan lebih 1 jam perjalanan dengan 1x berganti bus.
      Sesampaianya di Singapore Zoo, atraksi pagi hari sudah hampir tutup jam 18.00. sementara kami hanya mentargetkan untuk Night Safari yang baru akan bukan jam 19.00. saran saya sih jika ada rencana ke Singapore Zoo, sempatkan dari siang bisa ambil River safari dan lanjut ke Night Safari malam harinya..
      Night Safari ini adalah perjalanan didalam kebun binatang pada malam hari dengan menggunakan tram. tram yg umum digunakan adalah tram dengan kapasitas sekitar 20 orang dengan dipandu dalam bahasa inggris. sementara kita juga bisa memesan VIP tram dengan ukuran yg lebih kecil (private) dengan kapasitas 10 orang dan bisa berhenti dan meminta jalur yg lebih dekat dengan satwa sesuai keinginan kita.

      DAY 5 (26 Feb 2016)
      Hari ini kami habiskan seharian 12 jam mengelilingi tempat2 yg kami masih belum sempat kunjungi. dari marina bay untuk melihat dan berfoto dengan Merlion (sebagai syarat telah berkunjung ke Singapore ), naik ke Marina Tower dan Sky Deck di puncaknya, Gardens by The Bay, Little India, Bugis Street untuk berbelanja di Mustafa, sampai kami putuskan untuk kembali lagi ke Sentosa untuk menaiki semua jalur cable car. dari jam 10 pagi berangkat, sampai balik lagi ke apartment jam 10 malam.. hal yang paling berkesan adalah Sky Deck dan Cable Car-nya pada malam hari. sayang pada saat mencapai cable car, kamera kami pada habis batere, dan hanya tersisa kamera hapeee.. 

       
      DAY 6 (27 Feb 2016)
      Hari ini hanya kami gunakan untuk siap2 pulang dan santay.. perjalanan kami ke Changi diantar oleh host kami yg juga menyediakan jasa antar ke Changi dengan ongkos $55. yah Ok lah daripada kami harus gotong2 barang dan gendong anak sepanjang perjalanan dengan bus dan MRT, hehehe.. perjalanan dengan mobil tidak sampai 1 jam untuk mencapai Changi Airport. hemat waktu lebih banyak daripada harus menggunakan transportasi umum. Dan harganya juga jauh lebih murah daripada harus menggunakan Taxi maupun Uber, karena kami sempat search juga harga uber taxi,
      Pulang kembali ke jakarta dengan Air France sangat nyaman apalagi pas dapat tiket murah. bahkan lebih murah daripada Pesawat Lokal 

      Tips untuk keluarga yg membawa anak kecil :
      dari semua catatan perjalanan yg pernah saya baca dan pesan dokter adlah jangan lewatkan jam makan anak. jadi kemanapun perjalanan, utamakan jam makan anak. jika perjalanan cukup jauh dan panjang, siapkan roti untuk dimakan anak2 ditengah perjalanan sampai dapat tempat makan jaga mood anak2, jika anak2 ceria orangtua juga happy kalo hanya untuk ke Singapore gampang membeli susu anak disini. Karena susu anak umumnya produksi Singapore juga membawa vitamin buat anak Membawa baby stroller atau sewa, memudahkan daripada harus digendong. anak2 juga jadi nyaman dan tidak terlalu capek Sabar, heheehe.. Menginap di Apartment
      menginap di apartment yang lengkap fasilitasnya sangat memudahkan kita. karena kita bisa memasak, mencuci bahkan menyetrika baju sendiri. jadi gak perlu laundry service. harga sewa apartment juga lebih murah jika dibandingkan dengan fasilitas yg kita terima di Hotel. Carilah apartment yang posisinya strategis, dekat dengan tempat2 makan, mini market dan station angkutan umum. dan carilah pemilik apartment yg baik, yg kira2 akan banyak membantu kita 

      Ringkasan Biaya Utama
      Berikut beberapa ringkasan biaya per-item perjalanan kami. saya tidak masukkan biaya makan, dan biaya transaksi setiap kali kami naik angkutan umum. Karena sudah menggunakan EZ Link, jadi tidak kami hitung2 lagi. Alhasil sisa saldo pada EZ Link bisa kita uangkan kembali di Changi Airport, dan kartunya bisa kita bawa sebagai kenang2-an
      Harga Keterangan Legoland Hotel RM 1,300   Legoland Ticket RM 225   Taxi Senai - Legoland RM 68   Bus LM1 Legoland - JB Sentral RM 0.9 jauh murahnya dibanding naik Taxi Bus 950 dari woodlands SGD 2   Apartment EUR 182.25 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, dapur, ruang tamu dan fasilitas gym & pool USS Ticket SGD 74   Night Safari Ticket SGD 42   Baby Stroller Rent SGD 80 untuk 3 hari sewa Sentosa Express SGD 4 dikenakan jika tidak memiliki EZ Link Sea Aquarium SGD 21.3 discount by Credit card Yoghurt Ice Cream di USS SGD 7   Rain Coat di USS SGD 4   Sky Park admission SGD 21.2 discount by Credit card Gardens By The Bay Sky Way SGD 5   Cable Car admission SGD 18.67 discount by Credit card  
      Semoga bisa menambah referensi ya, maaf kalo acak2-an karena FR pertama dan belajar menulis 
       
       
       
    • By dinayng
      hallo.
      well, seperti janji (yang secara tidak langsung) saya tulis di post tanya jawab tentang "perjalanan dari Singapore-Kuala Lumpur via jalur darat kereta api" pada kesempatan ini saya akan mencoba menulis field report nya. mohon maaf kalau FR nya baru release dan sedikit berantakan... hehehe.
      prolog :
      berbekal googling ke website ataupun blog pribadi para travelers yang sebelumnya telah menjajal bepergian dari Singapura-Kuala Lumpur via kereta api, maka saya pun tertarik untuk mengikuti jejak para pendahulu. alasan nya sih, selain karena itinerary yang sudah di susun mengharuskan saya untuk tiba di KL pada pagi hari, saya juga tidak menemukan jadwal penerbangan yang match dengan itinerary dan saya tidak tertarik sama sekali untuk menggunakan jalur darat bus.
      info sebelumnya yang saya dapat dari segala sumber (travel blogger maupun dari forum pejalan) kalau dari Singapura ke Kuala Lumpur bisa di tempuh dengan kereta api bernama Senandung Sutra. kereta tersebut melayani rute Singapura Woodlands - Malaysia KL Sentral via JB Sentral (wilayah Malaysia yang berbatasan dengan SG) dan disarankan untuk naik via JB Sentral karena harga tiket nya pakai rate MYR (kalau dari SG pakai rate SGD tjuy...)
      saya dan travel mates sih merasa santai kayak di pantai sampai pada H-sebulan keberangkatan dimana berencana untuk memesan tiket via online di website KTMB (website resmi pemesanan kereta api di Malaysia). tapi betapa kaget nya saya, di siang hari kala bulan puasa, buka browser untuk booking online, tidak ada sama sekali kereta yang melayani rute JB Sentral - KL Sentral (astagfirullah.... panik? iya jelas!) sempat mikir "wah browser nya eror nih..." tapi normal aja sampai akhirnya klik sana sini di website nya KTMB dengan sedikit bingung karena baca pengumuman di website nya pakai bahasa melayu. oke googling aja untungnya nemu yg english version, intinya sih "ada pergantian kereta api dari jenis diesel ke electronic train service (ETS) sehingga beberapa rute mengalami perubahan termasuk kereta Senandung Sutra yang sebelumnya melayani rute SG - KL dihapuskan dalam jangka waktu yg tertentu dan tidak bisa dipastikan sampai kapan. selain itu seluruh pemesanan atas kereta Senandung Sutra juga di return dan pengumuman ini berlaku sejak 13 May 2016"
      akhirnya dapat petunjuk rute dan harga kereta api untuk rute north - east line yang bisa di jadikan alternatif sekalipun resiko harus berpindah kereta, rute yang di tempuh untuk mencapai KL Sentral dari JB Sentral yakni:
      . kereta Shuttle JB Sentral - GEMAS keberangkatan pukul 23.40 tiba pukul 03.30 GMT+8 (price 21 MYR + 6 MYR ebanking charge)
      . kereta ETS Gold Gemas - KL Sentral keberangkatan pukul 04.30 tiba pukul 06.50 GMT+8 (price 31 MYR + 6 MYR ebanking charge)
      *jangan lupa "langsung di print" bukan cuma di "save as pdf". karena petugas bakal minta bukti print out ketika di counter check in dan pemeriksaan di dalam kereta.
      waktu kedatangan kereta dengan keberangkatan berikutnya mepet ya, kalau harus keluar platform dan check in lagi bagaimana? terlebih lagi harus check in 30 menit sebelum kereta berangkat. that's what I thought before bahkan ketika berada di dalam kereta sampai ketiduran (saking capeknya habis uyel-uyelan di bus dan marathon pas di Woodlands dan JB checkpoints).
      tapi Alhamdulillah nya, ketika tiba di Gemas yang waktu itu jam menunjukkan pukul 04.00 GMT+8, langsung buru-buru keluar dan memang kereta ETS Gold yang akan saya naiki berada di platform sebelah. cuma karena takut kalau diturunkan di tengah perjalanan karena belum melakukan prosedur check in di station keberangkatan, Gemas. langsung deh cari petugas terkait untuk menanyakan, "bisa langsung pindah kereta atau harus keluar station dan check in" ternyata bapak petugas bilang "langsung naik aja" baru sadar juga ternyata yang bingung berjamaah juga sama penumpang Shuttle lainnya. bagi masyarakat Malaysia, sistem transfer kereta seperti ini juga merupakan hal baru sih kayaknya.
      sejurus kemudian langsung cari gerbong kereta yang dicari dan hmm... jujur tampak luar yang beda 100 derajat dari kereta sebelumnya, bahkan penampakan di dalam kereta pun berbeda. much better dari kereta Shuttle yang mengantarkan saya dari JB ke Gemas. kalau boleh curhat sih... jadi, kereta Shuttle dari JB ke Gemas merupakan kereta jenis diesel seperti kereta di Indonesia pada umumnya tapi menurut saya pribadi kereta diesel di Indonesia lebih baik daripada kereta diesel Shuttle itu. kenapa?
      1. pas masuk ke gerbong nya, suasana suram dan cahaya lampu yang redup. kalau tujuan di dalam kereta hanya untuk tidur selama perjalanan sih, sebagian orang mungkin tidak masalah. tapi dibalik itu semua saya juga tidak tahu apakah pencahayaannya sengaja disetting untuk kondisi malam dan tidur atau memang lampunya yang redup. entah... tetap saja feels creepy.
      2. suhu di dalam gerbong dingin nya bukan main, rasa-rasanya sekitar 18 celcius dan tanpa pengatur suhu. tanpa crew on board nya ga ada yang melakukan pengecekan berkala baik untuk mengecek suhu atau kenyamanan penumpang. sehingga tidur pun nggak bisa nyenyak karena saking dinginnya dan meringkuk di kursi yang susah untuk di reclining.
      3. tanpa crew on board yang bertugas. hanya satu kali petugas dan masinis yang datang untuk melakukan pemeriksaan tiket, waktunya sekitar 30 menit setelah berangkat. menurut saya penting nya petugas yang mengecek berkala adalah untuk memberi arahan kepada penumpang tanpa menyebabkan terganggunya kenyamanan penumpang lain. jadi pada saat saya melakukan perjalanan, barengan saya adalah para remaja yang baru saja pulang dari darmawisata dengan bawaan koper ukuran jumbo (yang biasa dibawa kalau pergi haji) berjibun dan mereka selipkan di antara sisi kursi padahal sudah disediakan bagage and luggage spot di dekat pintu gerbong. efeknya, kursi saya tidak bisa di reclining karena kepentok sama koper mereka.
      4. "toilet broken", "toilet can't use", "rosak" atau apapun lah intinya susahnya mencari toilet. ketika suhu di gerbong dingin menggigil insting untuk cari toilet pasti ada tapi berjalan 4 gerbong tidak menemukan satu pun toilet yang normal dan bisa digunakan. adapun toilet tanpa tulisan rusak atau damaged tapi disisi lain tulisannya "staff only".
      5. tanpa adanya pemberitahuan by screen atau by speaker rute dan stasiun berikutnya. jadi untuk penumpang lain yang stasiun destinasinya selain di Gemas ya agak bingung, dini hari bangun tidur dan bingung udah sampai mana... saya pun juga demikian pukul 03.00 terbangun selain karena kedinginan, pengen ke toilet dan bingung "sudah sampai mana ini..."
      6. ada colokan untuk charge handphone tetapi tidak bisa digunakan jika anda harus menyambungkan adaptor universal yang super gede terlebih dulu. iya saya menggunakan adaptor universal all in one yang karena ukuran nya yang besar, bodi adaptor nya ga bisa "klik" karena kepentok sama penutup colokannya.
      7. bukan kereta bebas asap. ya okelah untuk di dalam gerbong memang free smoke karena non smoking area. tapi di celah antar gerbong saya melihat beberapa orang berdiri berjajar dengan membuka pintu kereta dan asik mengepulkan asap dari rokok. bahkan sempat terlihat salah satu petugas juga yang merokok. hmmm...
      di satu sisi mungkin saya juga yang salah dengan berharap terlalu berlebihan karena menuntut fasilitas yang bagus dibalik harga yang relatif murah.

      namun setidaknya kecewa ketika naik kereta Shuttle tidak terbawa ketika naik kereta ETS Gold dari Gemas-KL. feel much better karena memang apa yang saya keluhkan sebelumnya tidak terjadi. karena...
      1. suasana kereta yang sekalipun lampunya benderang tetapi suhu yang lebih hangat membuat saya dan travel mates saya bisa tidur pulas selama kurang lebih 2 jam perjalanan.
      2. perjalanan dengan kereta ETS Gold ini melakukan pemberhentian di banyak stasiun sebelum akhirnya tiba di KL Sentral. notification by screen dan by speaker sangat membantu.
      3. layar yang berada di dekat pintu masuk gerbong selain berfungsi sebagai papan informasi, saat itu tengah memutar film Divergent. tidak seperti layar pada kereta Shuttle yang hanya sebagai pajangan.
      4. berjalan dari gerbong ke gerbong saat kereta ETS Gold berjalan rasanya memang enak sedikit getaran dan goyangan nya. bahkan saya dengan aman dan nyaman bisa melakukan ibadah sholat subuh (sekalipun harus tetap jaga keseimbangan) di salah satu gerbong. ada satu gerbong selain tempat restorasi (makan dan minum) juga terdapat bilik sholat yang cukup untuk dua orang plus tempat wudhu di bagian dalam. (maaf no real pict karena saya gak terpikir untuk bawa hp saat itu) 
      5. sedihnya karena perjalanan dari Gemas-KL Sentral hanya memakan waktu 2.5 jam, padahal kereta nya nyaman banget. hahaha.

      oh iya, kalau sebelumnya saya berencana untuk naik kereta tipe sleeper saya ganti menjadi tipe kelas duduk biasa. karena saya tidak menemukan price list untuk kelas sleeper train di flyers jadwal dan harga tiket yang saya download di website KTMB. selain itu, dengan harus berpindah kereta rasanya aneh tidur di kelas sleeper train yang jadwal tidurnya terpotong-potong.
      info tambahan: ada pula kereta yang melayani rute Woodlands-JB Sentral dengan beberapa jadwal keberangkatan yang bisa dilihat flyers jadwalnya. tetapi saya tidak memilih options tersebut selain karena waktu tiba di Woodlands MRT station yang unpredicted dan sudah malam. jadi setelah keluar dari MRT Woodlands, saya oper dengan bus nomor 950 tujuan JB terminal dan mengeluarkan kalau tidak salah 1.6 SGD yang memang resiko uyel-uyelan kayak ikan teri dan harus lari-lari naik turun tangga ke tempat imigrasi (karena sudah larut malam, imigrasi lebih lebih dan lebih hectic). letak JB Sentral station berseberangan dengan JB Checkpoint (pemeriksaan imigrasi) jadi, setelah beres imigrasi tinggal ikuti arah ke JB Sentral station atau tanya petugas kalau bingung arah.
      ok, cukup sekian FR nya. semoga bisa menjadi referensi untuk teman-teman yang berencana bepergian dari Singapura ke Kuala Lumpur menggunakan jalur darat kereta api.