Hasdevi Agrippina Dradjat

Itinerary Perjalanan Wisata Di Kota Manila, Filipina, Selama 3 Hari 2 Malam

27 posts in this topic

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Tarmizi Arl
      Haiiii... udah lama gak nulis :)
      .
      Mau sharing pengalaman terbang ke Manila bulan lalu...
      Berbekal tiket promo dari Air Asia 900rb PP Jakarta-Manila, tanpa pikir panjang gue langsung pesen untuk perjalanan 19-22 Februari kemarin.
      Manila mungkin belum begitu jadi favorit banyak orang, tapi gue sendiri memang dari 3 tahun lalu tertarik dengan Filipina termasuk Manila, sejak lihat foto-foto beberapa bangunan bergaya eropa yang ada disana. Apalagi tahun lalu lagi tren drama tv Filipina, eh makin semangat deh buat kesana. Ntah kenapa suka aja ama budaya, bahasa, dan orang-orangnya.
       
      Hari 1
      Jadwal keberangkatan senin tanggal 19 Febuari jam 11 siang dan sampai Manila jam 4 sore waktu Manila (Waktu Manila lebih satu jam dari Indonesia). Sesampainya disana, seperti biasa ditanya-tanya di Imigrasi terutama tinggal dimana. Agak alot karena kami baru pesan untuk 1 malam, sedangkan 2 malam selanjutnya emang belum pesen karena mau lihat kondisi.
      Bandara Manila bernama Ninoy Aquino. Bandaranya gak begitu besar tapi pada saat sampai, kita akan disambut deretan pameran kebudayaan di Filipina.

      Pameran budaya di terminal kedatangan Bandara Ninoy Aquino Manila
       

      Area kedatangan bandara

      Loket Taksi bandara
       
      Tujuan pertama kami langsung ke Mall of Asia terlebih dahulu. Kok Mall? Iya, karena berdasar info, Mall of Asia (MOA) ini sempet jadi Mall terbesar di asia, dan berhadapan langsung dengan laut gitu dan ada alun-alun untuk bersantai dengan banyak wahana.
      Untuk keluar bandara, kami pilih naik Taksi. Dari pintu keluar kedatangan, belok kanan. Lurus aja sampai lihat tanda antrian Taksi. Nah disana kamu tinggal duduk dan antri sampai giliran kamu naik. Perjalanan dari bandara ke MOA sekitar 30 menit dengan argo hanya sekitar 150 Peso (Rp45.000). Oh ya, Mata uang Filipina itu Peso ( 1 Peso = Rp300 ;  maret 2018 ) Tapi gue sendiri kemarin tuker banyak duitnya justru di Bandara Soetta, harganya jadi lebih mahal 1 peso = Rp350. Padahal pas nukerin duit di Bogor, ya Cuma Rp 300 itu. Lumayan loh 50..hahaha...
      .
      Singkat cerita tibalah kami di MOA. Ternyata di samping MOA ini ada juga SM Arena, satu Hall besar tempat biasanya konser-konser internasional berlangsung.
      Seperti halnya mall besar, MOA memang sangat semarak. Dan memang gede sih kayaknya. Kebetulan udah rada malem dan belum makan, jadilah kami pilih nyari makan dulu. Gue udah ada tujuan yaitu Jollibee. Francise kyk KFC gitu tapi asli Filipina. Jollibee ini terkenal banget di Filipina, gak bakal susah cari Jollibee di Filipina terutama Manila.
       





      Ternyata gak salah kalo jadi favorit. Menunya beragam dan dari yang gue coba di hari pertama itu memang enak. Gue lupa namanya apa, tapi gue pesen nasi + kayak steak beef gitu. Bumbunya asin manis. Meskipun gak pake sambel, tapi masih cocok di lidah kok.. Apalagi kalo ada sambel sih.. pasti lebih wow. Untuk ayam nya sendiri memang biasa aja. Kalau disuruh pilih, gue masih suka ayam KFC ama AW lah. Tapi menu lain? Jollibee juara. Sekali lagi, beragam ! jadi gak bosen. Dari 3 hari di Manila, 6 kali makan berat, 5 kali nya makan di Jollibee. Ya, selain emang mau nyoba banyak menu juga karena MURAH PARAH. Satu paket nya itu  rata-rata cuma sekitar 70-100 peso. Berarti Cuma 20-30 ribuan doang. Gimana gak kalap?
      .
      Lanjut ! abis makan, mampir dikit ke SM By the Bay yang berada tepat di depan MOA. Disana memang cukup ramai dan banyak wahana rekreasi termasuk bianglala. Tapi karena masih hari pertama, kami santai-santai aja dulu disana.
      Gak lama, langsung cari taksi buat ke penginapan. Kami pilih penginapan di daerah Malate, namanya Wanderers Guest house. Pesen di Traveloka Cuma 190ribuan rupiah/malam. Jaraknya gak begitu jauh juga dari MOA, sekitar 30 menit udah sampai. Tarif taksi yang kami bayar juga cuma 120 Peso (36ribu).

      Untungnya lokasinya sangat strategis, rame, gemerlap, banyak toko dan minimarket. Jadi gak bakal susah kalau malem mau keman-mana. Untuk penginapannya sendiri karena ini Backpacker Hostel, jadi ya sebagaimana harga. Kamar mandi pun sharing. Tapi untuk sekedar tidur, masih oke kok. Apalagi ada cafe juga diatasnya, pemandangannya langsung gedung-gedung tinggi, jadi justru kelihatan menarik.

      Pemandangan dari cafe di Wanderers guesthouse
       
      Hari 2
       
      Kami memulai perjalanan menuju Intramuros. WAJIB ! . ini destinasi wajib liburan ke Manila. Intramuros itu kayak kota tuanya Manila. Intra (didalam) Muros (Benteng). Ya, karena memang kota tua nya dikelilingi oleh benteng.
      Awalnya kami jalan kaki berbekal Google Map. Trus naik Jeepney (angkotnya filipina) dan turun di Rizal Park. Sebelum ke Intramuros, kami akhirnya terpincut dulu buat menikmati kawasan Rizal park. Awalnya gue pikir Cuma ada monumen doang, ternyata disini jadi kawasan taman kayak Monas gitu. Jadilah lumayan lama disana.
       

      Kawasan Rizal Park

      Rizal Monument
       
      Selesai foto-foto, barulah jalan lagi ke arah Intramuros. Di jalan ada becak nawarin jasa. Disana namanya Padyak. Dia nawarin jasa keliling Intramuros sekaligus jadi guidenya. Tarifnya 300 Peso. Semua wilayah bakal didatangi katanya. Tapi gue pikir buat keliling sendiri aja biar puas foto-fotonya. Tapi karena pengen juga nyobain naik Padyak, akhirnya kami naik buat diantar sampai ke Gereja di Intramurosnya aja. Tawar-tawar, dia kasih harga 80 Peso (24ribu). Akhirnya kita naik Padyak, dan ternyata memang cukup jauh sih kalau jalan kaki.

      Sampai di Gerbang Intramuros. Masuk sedikit langsung disambut bangunan megah khas arsitektur Eropa. Itu adalah Manila Cathedral. Karena bagus dan fotoable, jadilah gue lama foto-foto di sana. Menariknya, wisatawan juga boleh masuk gratis. Yang Kristiani bisa juga ikut ibadah yang rutin diadakan tiap jam, sedangkan yang tidak bisa melihat-lihat dari belakang.
       

      -
      Disambung nanti ya J
       
       
    • By anna22

      18/8/2017  Flight Malam Jkt-KL. Karena kami menggunakan Lion Air, mendarat di KLIA 1, padahal besoknya kami ada flight dengan AA dari KLIA 2. Beruntungnya ada shuttle bus gratis antara KLIA 1 ke KLIA 2 yang beroperasi 24 jam. Begitu sampai di KLIA 2, kami mencari tempat untuk mengisi baterai HP sambil selonjoran.    19/8/20  Flight pagi jam 6 kami sudah check in jam 4 dan melewati imigrasi lalu menuju gate yang tertera di boarding pass. Saya dan salah satu teman yang muslim juga menuju musholla untuk melaksanakan solat Subuh sekitar jam 5. Ternyata kami baru sadar ada perbedaan waktu sehingga waktu solat Subuh baru sekitar jam 6. Tepat ketika adzan subuh berkumandang, salah satu teman menyusul dan mengatakan bahwa kami harus pindah gate. Kami pun buru-buru solat dan langsung berusaha berlari karena waktu boarding tinggal 10 menit lagi. Sedangkan kepindahan gate itu dari ujung ke ujung (paraaaah jauhnya). Gara-gara inilah, salah satu teman kami yang memang dari awal keberangkatan sedang tidak enak badan, mendadak drop begitu sampai Hanoi. Beruntungnya kami sampai tepat waktu di gate sehingga masih bisa naik pesawat walaupun ngos2an...   Sampai Hanoi Airport sekitar jam 9 (tidak ada perbedaan waktu dengan Indonesia). Begitu sampai, kami membagi tugas, ada yang membeli simcard (12 usd/7 hr utk paket data internet saja) dan mengambil uang di atm (ya, kami memang tidak menukar rupiah ke vnd di Indonesia, biaya tarik tunai sekitar 20rb rupiah). Sebelumnya saya sudah membaca kalau ada express bus dan public bus dari airport ke pusat kota. Tapi begitu kami tanya ke pusat informasi (yang anehnya, tidak ada satupun pusat informasi resmi, artinya pusat informasi yang tersebar di arrival hall adalah kepunyaan tour&travel, taxi/car rental, dan perusahaan simcard), mereka malah nawarin naik taxi. Karena kami ingin ngirit apalagi baru di awal-awal perjalanan, kami pun mencoba browsing lagi.  Ada bus no. 7 dan 17 dengan biaya 5000 vnd (sekitar Rp. 3000). Bus ini akan berhenti di setiap halte sehingga dipastikan memakan waktu lebih lama. Nah dari pintu keluar Kedatangan, kamu jalan ke arah kiri paling ujung nanti akan ketemu semacam terminal bus umum.    Pilihan lainnya adalah Express Bus 86 dengan biaya 30.000 vnd (sekitar Rp. 15.000). Dinamakan express bus dan lebih mahal karena hanya berhenti di beberapa halte di pusat kota Hanoi. Nah kalau penginapan kamu di sekitar Old Quarter, bisa pilih bus ini. Begitu keluar pintu kedatangan, ke arah kiri juga kemudian nyebrang dan ketika kamu berjalan, kamu akan ditawarkan untuk naik taxi, bilang saja dengan sopan kalau kamu mau naik bus 86. Mereka dengan senang hati akan menunjukkan kamu ke arah petugasnya. Bayarnya pas di bus aja, nanti kondekturnya akan nanya mau berhenti di halte apa. Sebelum berhenti, dia bakal ngasih tau kamu untuk segera siap-siap turun. Ternyata salah satu teman, sebut aja M, kondisi tubuhnya makin drop dan memutuskan untuk mencari klinik atau rumah sakit. Ceritanya cukup panjang, yang intinya adalah sore dan malam ini kami berputar-putar mencari klinik, rumah sakit, dan apotek. Untungnya ada Grab di Hanoi sehingga memudahkan mobilisasi kami. Terus bagaimana komunikasinya secara hampir sebagian besar driver kurang bisa berbahasa inggris? Kami selalu menyebutkan posisi melalui pesan dan menghafal jenis mobil serta plat nomornya. Kadang jika driver mengirim pesan dengan bahasa vietnam, kami menggunakan google translate untuk mengartikan dan membuat balasan (hahahaha). Ada kejadian lucu, salah satu teman saya sering disangka orang lokal karena penampilannya yang mirip, jadilah suka diajak ngobrol bahasa vietnam. Dan alhasil temen saya cuman bengong sambil bilang “I’m not vietnamnese”.
      Hari pun sudah menjelang malam dan kami lapar. Karena saya punya pantangan dalam makan dan beruntungnya saya punya teman yang pengertian, kami memutuskan mencari vegan restaurant terdekat. Ketemulah Loving Hut (ini sepertinya ada di mana-mana deh) yang menyediakan makanan khas vietnam dengan menu vegan. Dengan 3 jenis lauk dengan 4 nasi dan 4 minuman hanya habis skeitar 200.000 vnd (atau Rp. 100.000). Kenyang parah tapi ngerasa sehat (ya iyalah vegan food).   Setelah dari RS dan mengantarkan teman kami yang sakit ke GH untuk istirahat, sekitar jam 9 malam, kami bertiga memutuskan keluar menuju Old Quarter karena hari itu adalah malam minggu sehingga kawasan pinggir Hoan Kiem Lake ditutup untuk kendaraan (car free day). Niatnya mau mencoba egg coffee yang terkenal di Hanoi tapi cafe yang kami incar sudah tutup sehingga kami jalan kaki sambil melihat aktivitas warga lokal di malam minggu. Begitu sampai Old Quarter, kami menemukan sebuah cafe yang masih buka dan ada menu egg coffee. Penasaran kami memesan 1 cup (77.000 vnd inc.tax), sampai si pelayan bingung karena kami hanya memesan 1 cup kecil untuk bertiga.
      Karena sudah jam 11 malam, dan besok pagi ada halong bay tour, kami memutuskan kembali ke GH. Oiya kami memesan 1 day Halong Bay Tour dengan harga 42 USD/orang melalui staf GH saat kedatangan. Teman kami yang sakit memutuskan tidak jadi ikut karena dalam masa recovery. Karena pemberitahuannya mendadak, biaya hanya dikembalikan setengahnya.    20/8/2017 Tepat jam 7.30 pagi, guide datang menjempat kami di GH. Ada sekitar 21 peserta hari itu dari berbagai negara. Ternyata kami bertemu 4 kakak beradik asal Aceh. Perjalanan menuju Halong Bay cukup panjang sekitar 4 jam dengan berhenti 1 kali di tempat penjualan souvenir. Tenang aja toiletnya gratis dan cukup bersih kok dan kalian tidak diharuskan membeli souvenirnya. Sekitar jam 12 siang kami sampai pelabuhan. Sebelumnya di bus, guide kami membagi peserta ke beberapa meja di kapal. Kami kebagian meja 3 bareng sepasang turis asal Italia (yang ramah dan baik). Begitu duduk di kapal, awal kapal langsung menyuguhkan makan siang (kebanyakan seafood dan sayuran). Nah untuk minum tidak disediakan alias beli kalau gak bawa. Kapal pun berlayar sambil kami menikmati makan siang. Rasanya pun lumayan cocoklah dan porsinya banyak. Itinerary 1 day tour ini adalah menuju Surprise Cave dan Ti Top Island.    Untuk bisa mengikuti rangkaian kegiatan tour ini diperlukan stamina yang baik dan cukup minum karena harus menaiki anak tangga yang cukup banyak. Kami saja sampai kekurangan minum dan membeli disana (walaupun lebih mahal sih). Selain itu juga panas banget. Saya yg kurang cocok dgn cuaca panas bbrp kali harus berhenti saat menaiki tangga  ke puncak Ti top island. Bahkan setelah 3/4 perjalanan, saya menyerah dan memilih duduk istirahat. Sedangkan 2 teman saya lanjut. Setelah merasa cukup pulih, saya pun lanjut naik ke atas krn mikir2 sayang juga kalo ga sampai atas. 

       
       
      Kembali ke pelabuhan sekitar jam 5 sore dan sampai lagi di Hanoi jam 9 malam. Hari itu kami merasa lelah sekali sehingga tidak sanggup utk jalan2 malam lagi. Mana besoknya harus siap-siap ke airport untuk flight ke Ho Chi Minh.    21/8/2017 Penerbangan Hanoi-Ho chi minh dengan Jetstar jam 10 pagi. Kami sempat sarapan dulu. Seperti biasa pakai grabcar menuju airport. Baru kali ini di airport (domestic) kami harus melepas alas kaki saat pemeriksaan masuk ruang tunggu. Saya kira hanya khusus bagi warga asing tapi ternyata warga lokal pun membuka alas kakinya walau hanya menggunakan sendal jepit...   Sampailah di Ho chi minh airport jam 12 siang. Lgsg pesan uber menuju penginapan. Kali ini kami pesan Supe Homestay yg harganya 650rb/2 malam 4 bed dorm room. Kalau melihay review dan photo, hostel ini cukup bagus. Tapi ternyata kami kecewa karena kenyataannya berbeda. Begitu sampai, kami terkejut ketika staf mengatakan bahwa kamar penuh. Nah lhooo??? Tapi ternyata Supe ini punya cabang lain yg jaraknya 5 menit berkendara. Kenapa ga dikasih tau di awal..kan bisa email ato bgmn gitu ya..yg kedua begitu kami sampai, kayaknya ini penginapan jadi gudang barang2 jualan krn begitu banyak barang berserakan di lobi. Kamarnya pun berdebu seperti sudah tidak ditinggali lama. Kamar mandinya pun kurang bersih. Kecewa deh pokoknya.    Oke cukup curhatnya. Setelah check in, kami keluar mencari makan siang. Kami cari yg dekat bisa jalan kaki, cek2 di google, ketemulah resto india halal di daerah Bui Vien. Setelah makan dan kenyang, kami menuju Konsulat Indonesia. Wah ada apa yaa? Ternyata teman saya yg sakit itu belum puas dgn dokter di rs hanoi, jadi dia ingin meminta saran dan rujukan dari pihak konsulat yg mungkin lebih paham dgn kota ho chi minh. Yaaa jadi lagi2 hari ini dihabiskan dengan pencarian klinik dan rs. Beruntungnya ada Klinik international yg menerima turis dan berbahasa inggris di dekat konsulat. Setelah menunggu, periksa, tebus obat, sekitar jam 6 sore.    Hasil konsultasi dgn dokter, teman saya memutuskan utk lgsg ke bangkok (kebetulan ada temannya disana) tanpa ikut kami ke siem reap agar cepat pulih. Malam itu kami pun lgsg berembuk memesan tiket2 yg belum terbeli. Kami pun memutuskan utk ke cafe sekalian mencicip kopi vietnam. Cari2 di google yg reviewnya oke yaitu Bang Khuang Cafe. Dan ini adalah keputusan yg tepat, selain menu kopinya bervariasi, tempatnya juga nyaman dan cantik. Urusan memesan tiket bus ho chi minch-siem reap, tiket sleeper train bangkok-penang, dan tiket pesawat Ho Chi Minh-bangkok pun beres. Sedangkan utk tiket bus siem reap-bangkok rencananya akan kami pesan on the spot.    22/8/2017 Hari ini kami hanya keliling kota saja. Awalnya ingin ke cu chi tunnel tapi krn kondisi teman saya yg masih sakit, rasanya tidak mungkin pergi jauh2. Pertama kami ke Ben Tanh Market utk cari oleh2 dan brunch (krn disini banyak jual makanan). Setelah kenyang dan beli bbrp oleh2, kami menuju kantor pos, gereja, museum dan taman yg bisa dikelilingi dgn berjalan kaki. Karena lelah, kami kembali ke penginapan utk istirahat (yaa lagi2 kami tidur siang hahaha) kemudian malamnya keluar lagi utk cari makan. Ada 1 makanan yg khas vietnam tapi saya mau cari yg halal. Eh ketemulah Pho Muslim. Rasanya enak dan agak beda dengan pho yg pernah saya coba di jakarta. Rempah2 dan kaldu dagingnya lebih berasa plus terdapat potongan bakso homemade (hasil nanya2 yg punya). Warung Pho ini baru buka sore menjelang malam ya...
        Yaaaa sekian cerita edisi vietnam dari rangkaian 12 hari trip negara Asean. Masih ada 3 negara lagi...enjoy and happy reading!!!
    • By val_3373
       
      Hi JJ'ers.. udah lama nih ngga bikin field trip di sini.
      Trip kali ini ke Boracay- Manila berawal dari keisengan karena ada promo tiket murah dari Cebu Pacific dan kebetulan waktunya bertepatan dengan long weekend dii Indonesia , akhirnya mulai lah jari2 ku bergrak utk booking tiket lsg di www.cebupacificiar.com
      Flight ratenya : Jakarta- Manila PP  Rp 1.500.000/org
                               Manila - Boracay PP  Rp 900.000/org
       
      Day 0 : Jakarta  ( 4 Mei 2016)
      Sebagai Flashpacker yang waktu liburannya terbatas, sebelumnya masih tetap bekerja seperti biasa, karena jadwal pesawt ke manila tgl 5 Mei jam 00.35. Pulang kantor jam 5.30 sore lsg balik ke rumah, ternyata jalanan di ibukita macet total. Dari kantor di area sunter sampai ke rumah di kelapan gading makan waktu 1.5jam dan sudah mendengar dari teman2 yang berangkat juga lbh awal ke tujuan lain, tol bandara macet total. sempet was2 waduh keburu ngga ih.  Rencana awal berangkat dari rumah jam 8.30 malam akhirnya ipercepat, begitu sampe rumah ambil ransel yang sudah disiapkan sebelumnya dan lsg cuss ke bandara. Eh ternyata arah bandara lancar bingit... kecepetan dehsampe bandara jam 8 malam dan counter check in cebu pacific blm dibuka. Tepat jam 9 malam counter dibuka, proses check in dan menunggu boarding
      Day 1 Jakarta - Manila ( 5 Mei 2016)
      Boarding jam 00.20  delay dari jadwal karena pesawat datang terlambat dari manila. di pesawat lsg tidur untuk menghemat tenaga hehehehe.
      Jam 6.30 mendarat di Manila Airport AINA 3 proses imigrasi trus langsung menuju terminal transfer. Untuk menuju terminal transfer tidak perlu keluar dari bandara, dari imigrasi jalan lurus ke arah exit kemudian belok ke kiri, ikuti saja papan petunjuk transfer terminal. Setelah sampai di transfer termial kita laporan dgn petugas sambil menunjukan tiket dan disuruh menunggu. Dari terminal Transfer kita akan di anter ke AINA 4 (domestic terminal) dengan bus ( free). Oh iya sebelum ke terminal transfer saya mampir dulu di Wendy's utk sarapan (karena naik budget flight ngga dapat makan hehehhe) 1 set burger, kentang goreng dan coke Peso 171..
      Setelah bis datang saya kami menuju terminal 4 (domestic terminal) perjalanan sekitar 5 menit.  dari tempat perhentian bus kita jalan lurus ke arah pintu keluar dan belok kiri ke pintu masuk departure hall. Saya mengambil connecting fflight yang jam 10.00 sampai di Caticlan jam 11.10. Dari Caticlan airport saya harus ke jettyport untuk menyebrang menuju Boracay. Saya memesan airport transfer lsg dari Hotel di boracay seharga Peso 650/org di mana mereka akan menjemput di caticlan airport, naimobil menuju jetty port kurag lebih 5 menit, kemudian naik kapal ke boracay +/- 30 menit. samapi di Boracay kita akan naik mobil lagi diantar ke hotel masing2. Saran saya jgmn booking airport transfer dari Hotel karena lebih mahal. Ternyata cebu pacific menyediakan layanan airport transfer yang dapat kita pesan sewaktu di pesawat seharga Peso 450/org. 
      Di Boracay saya menginap di Jony;s beach hotel yang berada di station 2 whitesand beach. Hotel tidak langsung di tepi pantai tetapi harus menyebrang jalan menuju resto khusus Jonys beach hotel yang tepat berada di whitesand beach..
      Whitesand beach terbagi dalam 3 station : station 1 yang ramai  dgn resto dan toko2, station 2 yang agak sunyi dan station 3 yang sunyi. Jadi kita bisa memilih untuk meinap di mana sesuai dengan keinginan. Room rate utk Jonys beach hotel : Deluxe room : Peso 4.400/night included breakfast at Jonys resto dan welcome drink berupa Jus Mangga.
      Berhubung capek karena long trip dari Jakarta, hari ini saya hanya bersantai di Jonys resto yang berada di whitesand beach yang sangat terkenal, sambil menunggu sunset. Saya mencoba mkan Adobo rice yang ternyata nasi gorengnya philipine seharga Peso 248porsinya besar untuk ukuran saya bisa utk 2 org).
      Setelah lunch istirahat sebentar di pantai, kemudian  berenang. Kita bisa minta beach towel di Jonys resto. sambil berjemur dan menunggu sunset.
      setelah sunset kembali ke kamar untk mandi dan beristirahat sebentar setelah itu ke resto lg untuk Dinner. saya pesan Garlic rice, Grilled Mahi-mahi (ikan) dan chicken crispy,, juice mango, total Peso 828 (utk 3 org). Selesai dinner balik ke kamar dan istirahat untuk  besok pagi.
       
      Day 2 : Boracay ( 6 Mei 2016)
      Jam 7 turun ke resto utk sarapan dengan 3 menu pilihan, americano breakfast, philipino breakfast dan oriental breakfast. kemaren kami sudah memesan island hoping tour seharga Peso 2000 utk 3 org (6 hours tours including lunch).
      Jam 9.00 kami di jemput di jonys resto jalan kaki menuju meeting point dimana kapl sdh menunggu. 1 kamar bisa berisi 20-30 org. Perhentian 1 di crododile island, disediakan waktu 20 menit utk snorkeling ( ikannya ngga terlalu bagus.. tidak warna warni), Kemudian menuju ke Magical.... (hahahha lupa namanya) selama 1 jam. kita disa trekking atau diving. Setelah itu makan siang dan saya juga lupa nama tempatnya.. yg ingat cuma makanannya enak hehehehehe. Setelah makan siang kita menuju PUKA Beach dan berada di sana selam 40 menit. selelah dari PUka beach kembali ke whitesad beach. Tour selesai.
      Kembali ke hotel dan isitrahat sebentar setelah itu naik tricycle ( sejenis bajaj) peso 10/org jika sharing dgn org lain atau peso 20/org jika hanya rombongan kita sendiri mnuju D'mal di station 1. Jalan2 d sana sampai sunset kemudian kembali ke hotel untuk dinner dan berisitrahat.
      Day 3 : Boracay - Manila ( 7 Mei 2016)
      Berangkat dari hotel menuju Caticlan airport jam 5.30 pagi. booking airpot transfer dari Hotel seharga Peso 550/org. pesawat jam 7.50 dari caticlan menuju manila. sampai di manila Jam 9.00. Di manila saya menginap di Arrupe residence di Quezon city. macet total di manila karena hari terakhir kampanye pemilihan presiden. Biasa taksi dari bandara ke quezon city Peso 300-400,kami kena Peso 1000. Srtelah sampai di arrupe residence, kami ditunjukan kamar yang akan kami tempati, kemudia makan siang ( Gratis hehehehhee : tempat tinggal dan makan).
      Seelsai makan siang, kami diajak utk menuju Old city di manila (kota tua) nai kereta api Peso 24/org kemudian naik jeepniy (angkotnya manila yg unik bentuknya) Peso 8/org. Meilmati bangunan bangunan tua dengan berjalan kaki di Intromuros sampai jam 5.30, kemdian kami dinner di max's resto ( salah satu restoran tua di kota tua).
      Seleai dinner kami belanja souvenir terlebih dahulu kemudian balik ke arrupe residence.
      Day 4 : Manila _jakarta ( 8 Mei 2016)
      Karena saya beragama Katolik, jadi ingin mengikuti misa di Philipine, jam 6.30 berangkat dari arrupe berjalan kaki menuju Kapel Kesusteran terdekat untuk Misa di sana. Selesai misa, kami diajak makan pagi di kesusteran (grastis lagi hehehehhee). setelah sarapan, kami diajak keliling kesusteran sambil melihat karya mereka seperti tempat penampungan bayi2 yang ditinggalkan karena korban perkosaan. Banyak sekali bayi2 di sana yang lahir karena korban perkosaan. Kemdian juga pergi ke tempat penampungan anak2 di bawah umur korban kekerasan sexual. dari umur 2 tahun sampai 12 tahun. di sana anak tersebut di dampingi untuk mengatasi trauma mereka dan diajarkan kerajinan tangan. saya sempat membeli kartu ucapan hasil karya anak2 tersebut seharga Peso 20/card.
      Seelsai dari susteran naik jeepney menuju riverbank utk beli oleh2 polvoron yang sangat terkenal di [hilipine kemudian balik ke arrupe residence. Makn siang dan disiruh beristirahat karena jam 3 harus ke bandara. disuruh berangkat lebih awal takut kondisi jalanan macet dan lbh aman berada di bandara karena keesoka hari pemilu di sana. Jam 8.50 malam pesawat take off dari manila kembali ke Indonesia...... Liburan tlah usai...
       
       
       
       
       


    • By nashir
      Yang pernah ke manila butuh bantuan lah, kira-kira kami harus kemana lagi tempat-tempat yang asik di manila?
       
      Rabu, 10 February 2016
      17:00 Kumpul di Primajasa?
      Kamis, 11 February 2016
      00:30 - 05:30 Perjalanan dari Jakarta Menuju Manila
      06:00 - 07:00 Rempong-rempong di Bandara
      Beli Kartu Globe (Unlimited 6 hari 300 peso)
      Sewa Mobil
      07:30 - 08:30 Perjalanan dari Bandara ke Hotel Good Leap Apartelle
      08:30 - 10:00 Cehck in, siap2 muter2 kota
      10:00 - 11:00 Perjalanan dari Hotel ke Intramuros
      Hotel - Isetan - Intramuros
      Makan siang KFC
      Rute Perjalanan di Intramuros
      1. Fort Santiago
      2. Catherdral of Manila
      3. Casa Manila Museum
      4. St. Agustin Curch
      5. National Museum
      15:30 - 16:30 Perjalanan Menuju Quiapo Mosque
      16:30 - 17:15 Shalat di Quiapo Mosque
      17:15 - 18:30 Quiapo Mosque - Mall of Asia
      18:30 - 22:00 Mall of Asia
      Makan Malam
      22:00 - 23:00 Perjalanan MOA ke Hotel
      Jumat, 12 February 2016
      Manila Ocean Park (400 PHP)
      Buhay na Karagatan (Living Ocean) berjalan di bawah aquarium; 
      Rizal Park / Luneta Park (0 Km Republic of Philippine)
      melihat sunset di Baywalk (Roxas Boulevard)
      Malam mencicipi kuliner lokal Filipina
      Sabtu, 13 February 2016
      Manila Film Center (Cultural Center of Phillippines)
      Paco Market (Pasar lokal manila, window shopping)
      Ayana Triangle Gardens (Macati Central Business District)
      Minggu, 14 February 2016
      Nashir ulang tahun :)
      Sewa Mobil untuk city tour
      Jam 11 Nashir ke Airport duluan
      City Tour
      Jam 6 Sore udah di Airport
      08:45 Flight from Manila to Jakarta
      23:55 Sampe Jakarta
       
       

    • By Hasdevi Agrippina Dradjat

                Jika kamu memiliki kesempatan untuk mengeksplor Filipina dan menginginkan untuk datang ke sebuah kota di Filipina yang tergolong menawan dan memiliki banyak pesona wisata yang dapat kamu sambangi, kamu dapat mencoba untuk mengunjungi kota Davao yang satu ini.
       
                Kota Davao adalah sebuah kota yang terletak di Mindanao, Filipina. Kota ini merupakan kota terpadat keempat di Filipina dan merupakan kota terpadat di kawasan Mindanao. Kota Davao tercatat memiliki populasi sebanyak lebih dari 1.400.000 jiwa pada tahun 2010.
       
                Kota Davao merupakan pusat bisnis, serta komersial di Mindanao. Nah, ada sebuah fakta menarik dari kota ini. Kota Davao rupanya sangat menerapkan prinsip dilarang merokok, dan siapa pun yang merokok akan mendapatkan sanksi.
       
                Kota Davao merupakan tempat terletaknya sebuah gunung tertinggi di Filipina, yaitu Gunung Apo. Selain itu, kota ini juga terkenal dengan manggis, durian dan marang.
       
                Kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi Kota Davao? Nah, pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam itinerary menjelajahi kota Davao di Filipina selama 3 hari 2 malam.
       
      Transportasi Menuju Kota Davao
       

      Memasuki Kota Davao Melalui Davao Francisco Bangoy International Airport via http://dabawpinoy.com/wp-content/uploads/2012/04/story01-01.jpg
       
                Rute terbaik yang dapat kamu tempuh dari Jakarta menuju Davao adalah dengan menaiki pesawat langsung menuju Davao Francisco Bangoy International Airport. Saat ini, terdapat beberapa maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dengan rute Jakarta menuju Davao.
       
                Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 1.800.000,00 hingga Rp 3.200.000,00 per sekali jalan. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan adalah sekitar 6 jam 10 menit hingga 11 jam 15 menit.
       
                Selama perjalanan tersebut kamu mungkin akan mengalami transit di satu atau dua kota. Kota-kota yang mungkin menjadi tempat transitmu adalah Singapura, Manila dan Cebu.
       
                Setibanya di Davao, kamu dapat langsung menaiki taksi menuju ke pusat kota Davao. Perjalanan ini akan kamu tempuh selama sekitar 15 menit. Namun, jika kamu ingin berjalan dengan menggunakan harga yang lebih terjangkau, kamu dapat menggunakan taksi normal daripada menggunakan taksi bandara.
       
      Memilih Penginapan Selama Berada di Kota Davao
                Selama berada di Kota Davao, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis budget hotel, guest house atau hotel. Jenis penginapan ini tentunya dapat kamu sesuaikan dengan jadwal, budget serta partner traveling-mu.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di budget hotel, kamu dapat menginap di kamar dengan jenis single budget room with shared bathroom. Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di sini adalah sekitar Rp 103.000,00 per malam.
       
                Jika dikonversikan, biaya tersebut sama dengan 352 PHP. Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar ini adalah AC, kamar mandi bersama, toilet bersama serta handuk dan seprai.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis guest house, kamu dapat menginap di kamar dengan jenis single room. Biaya yang kamu butuhkan untuk menginap di kamar ini adalah sekitar Rp 391.000,00 per malam.
       
                Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar ini adalah AC, meja kerja, sofa, lemari, shower, peralatan mandi, toilet, kamar mandi pribadi, TV, dan free wifi. Jika dikonversikan ke peso Filipina, biaya yang kamu butuhkan adalah sekitar 1.334 PHP per malam.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis hotel, kamu dapat menginap di kamar dengan jenis single deluxe room. Biaya yang kamu butuhkan untuk menginap di kamar ini adalah sekitar Rp 361.000,00 per malam.
       
                Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar ini adalah AC, meja kerja, shower, peralatan mandi, toilet, kamar mandi pribadi, TV, telepon serta wake up call. Jika dikonversikan ke dalam peso Filipina, biaya yang kamu butuhkan untuk menginap di sini adalah sekitar 1.231 PHP per malam.
       
      Hari Pertama
      Awali Perjalananmu di Kota Davao dengan City Tour dan Mengunjungi Pulau Samal
       
       

      Mengunjungi People’s Park via http://davao-malls.com/wp-content/uploads/2013/04/peoples-park.jpg
       
                Untuk mengawali perjalananmu di Kota Davao, kamu dapat mengunjungi People’s Park. People’s Park merupakan sebuah taman public yang terletak di pusat Kota Davao. Taman ini diisi oleh lebih dari 1.000 spesies tanaman yang berasal dari berbagai belahan dunia.
       
                Tanaman yang terdapat di taman ini berasal dari Asia Tenggara, Afrika, Australia dan Amerika Selatan. Fasilitas yang penting untuk kamu kunjungi ketika kamu datang ke People’s Park adalah dancing fountain.
       
                 Dancing fountain ini seringkali beroperasi pada malam hari. Sehingga, kamu dapat menyaksikan atraksi dari dancing fountain ini yang tergolong cantik dan menarik.
       
                Selain itu, taman ini diberi nama demikian karena di dalamnya terdapat sculpture yang menggambarkan warga lokal di Kota Davao. Karena sculpture itulah, taman ini kemudian diberi nama People’s Park.
       
                Yang menarik dari tempat ini adalah bentuk visitor center-nya yang menyerupai bentuk buah durian. Buah durian memang merupakan buah lokal yang menjadi icon dari Kota Davao. Di sekitar visitor center itu juga terdapat banyak spesies bamboo.
       
                 People’s Park biasanya digunakan oleh para penduduk lokal dan wisatawan untuk melakukan aktivitas ringan olahraga pagi, seperti jogging dan bermain badminton. Jika kamu ingin merasa lebih dekat dengan penduduk lokal, tentunya mengunjungi People’s Park dapat kamu jadikan sebagai awal kunjungan wisata di Davao yang tepat.
       

      Mengunjungi Jack’s Ridge di Davao City via http://www.wonderingwanderer.com/wp-content/uploads/2013/12/Jacks-Ridge-Davao-City.jpg
       
                Setelah puas mengunjungi People’s Park, kamu dapat melanjutkan perjalananmu untuk mengunjungi Jack’s Ridge untuk mencari sarapan. Untuk mencapai Jack’s Ridge dari People’s Park, kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 15 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk taksi adalah 100 PHP.
       
                Salah satu rekomendasi restoran yang dapat kamu kunjungi setibanya di Jack’s Ridge adalah Karlo’s Coffee Shop. Oh iya, sebelumnya kamu diharuskan untuk membayar biaya masuk sebesar 20 PHP terlebih dahulu sebelum memasuki Jack’s Ridge.
       
                Karlo’s Coffee Shop menawarkan banyak menu kopi eksotis yang dapat kamu coba. Misalnya, kamu dapat mencoba menikmati durian coffee, mangosteen coffee atau marang coffee. Kopi ini dapat kamu coba untuk merasakan sensasi kopi yang baru di Kota Davao.
       

      Mengunjungi Samal Island via http://www.samal-island.com/wp-content/uploads/2013/09/slide-2.jpg
       
                Jika kamu merasa jenuh dengan kepenatan dan keriuhan yang terjadi di pusat kota, maka saatnya kamu untuk mengunjungi Samal Island. Samal Island merupakan sebuah pantai yang terletak di Davao. Pantai cantik ini merupakan salah satu pantai yang cukup populer juga di Davao.
       
                Untuk mencapai Samal Island dari Jack’s Ridge, kamu dapat menaiki bus dari Sasa Warf. Bus ini akan menempuh perjalanan selama sekitar 15 menit dengan biaya 30 PHP.
       
                Selanjutnya, kamu bisa juga menaiki feri untuk menyeberang menuju ke Samal Island. Lama waktu perjalanan yang kamu tempuh untuk menyambangi Samal Island ini adalah sekitar 10 hingga 15 menit.
       
                Terdapat berbagai aktivitas wisata yang dapat kamu lakukan di tempat ini. Kamu dapat melakukan kegiatan diving sambil menyaksikan keindahan bawah laut Samal Island. Kamu juga bisa melakukan kegiatan kayaking jika kamu berminat.
       
                Selama berada di Samal Island, kamu bisa menggunakan transportasi berupa habal-habal. Penduduk di Samal Island pun tergolong sangat baik dan ramah sehingga kamu akan merasa nyaman berada di pulau ini.
       
      Hari Kedua
      Melanjutkan Perjalanan Mengelilingi Samal Island dan Kembali ke Pusat Kota Davao
       

      Mengunjungi Hagimit Falls di Samal Island via http://harrybalais.com/wp-content/uploads/2013/02/Hagimit-Falls-01.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan hari keduamu di Samal Island, Davao, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Hagimit Falls. Hagimit Falls merupakan sebuah air terjun yang kecil namun sangat alami.
       
                Biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin memasuki Hagimit Falls adalah sekitar 45 PHP. Nah, kamu harus memastikan diri agar tidak lupa membawa baju renang ketika kamu mengunjungi Hagimit Falls ini.
       
                Banyak penduduk lokal membangun cottages di sekitar Hagimit Falls untuk menambah kenyamanan wisatawan yang datang berkunjung ke tempat ini. Tempat ini tergolong indah dan masih cukup sepi sehingga kamu dapat menemukan ketenangan ketika kamu berkunjung ke tempat ini.
       
                Selain itu, di Hagimit Falls kamu juga dapat menemukan banyak vegetasi dan juga pemandangan alam yang hijau dan menenangkan. Untuk melengkapi perjalananmu mengunjungi Samal Island, jangan lupa untuk berkunjung ke Hagimit Falls ini.
       

      Mengunjungi SM Lanang di Davao City via http://philippinesedirectory.com/wp-content/uploads/2014/04/SM-Lanang-Dancing-Fountain-J.P.-Laurel-Avenue-Lanang-Davao-City7.jpg
       
                Setelah puas mengelilingi Samal Island, kamu dapat melanjutkan perjalananmu untuk kembali ke Davao City. Destinasi selanjutnya yang dapat kamu sambangi untuk mencicipi makan siang adalah di SM Lanang.
       
                Untuk mencapai SM Lanang dari Samal Island, kamu dapat menyeberang kembali dengan menaiki feri. Lama waktu tempuh perjalanan yang kamu butuhkan untuk menyeberang kembali adalah sekitar 10 hingga 15 menit.
       
                Selanjutnya, kamu dapat menaiki bus dari Penaplata Station menuju ke Davao City. Setelah itu, kamu akan tiba di SM Lanang. SM Lanang merupakan salah satu pusat perbelanjaan terpopuler yang terdapat di Davao City.
       
                Nah, ada sedikit tips bagi kamu yang ingin mencoba mencicipi makan siang di SM Lanang ini. Kamu dapat menggunakan paspormu sebagai kartu identitas bahwa kamu bukan penduduk asli Davao City. Selanjutnya, kamu akan mendapatkan tourist discount karena paspormu tersebut. Menyenangkan, bukan?
       

      Mengunjungi Bankerohan Public Market via http://hellofromdavao.com/?p=29
       
                Nah, setelah puas menjelajahi SM Lanang, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Bankerohan Public Market. Bankerohan Public Market adalah sebuah pasar tradisional yang terletak di pusat kota Davao.
       
                Di tempat ini, kamu dapat berinteraksi dan mengenal lebih dekat para penduduk lokal Davao. Seperti halnya banyak pasar tradisional, di tempat ini kamu dapat menemukan berbagai bahan pangan sehari-hari seperti sayur mayur, ikan, dan lain-lain.
       
                Beberapa rekomendasi panganan yang dapat kamu beli di Bankerohan Public Market adalah permen, manggis, durian serta marang. Semua panganan tersebut merupakan asli Davao sehingga kamu dapat merasakan buah-buahan asli Davao yang dibeli langsung di pasar tradisionalnya.
       
                Harga yang ditawarkan di pasar ini juga tergolong terjangkau. Selain itu, kamu juga dapat menawar jika ingin membeli barang di tempat ini. Letaknya yang terletak di pusat Kota Davao juga membuatmu dapat merasa lebih mudah jika ingin mengakses pasar yang satu ini.
       
      Hari Ketiga
      Ayo Lanjutkan Perjalananmu Mengelilingi Kota Davao yang Satu Ini
       
       

      Mengunjungi Philippine Eagle Center via https://theadwanders.files.wordpress.com/2013/04/e-eagles.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan hari ketigamu di Kota Davao, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Philippine Eagle Center. Philippine Eagle Center adalah rumah bagi lebih dari 36 gagak Filipina. Selain itu, tempat ini juga merupakan rumah bagi lebih dari 10 spesies burung lainnya.
       
                Tempat ini juga memiliki koleksi berupa 4 spesies mamalia dan 2 spesies reptile. Biaya masuk yang kamu harus keluarkan jika kamu ingin memasuki tempat ini adalah sekitar 100 PHP. Tempat ini juga menyesuaikan kondisi dengan habitat asli gagak Filipina sehingga mereka dapat merasa nyaman untuk tinggal di tempat ini.     
       
                Ketika mengunjungi Philippine Eagle Center, pastikan kamu mengunjungi Pag-Asa yang merupakan gagak Filipina tertua yang terdapat di Philippine Eagle Center.
       
                Untuk mencapai Philippine Eagle Center, kamu dapat menaiki bus dari Annil Terminal menuju Calinan. Perjalanan ini akan kamu tempuh selama sekitar 20 menit. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 30 PHP.
       
                Selanjutnya, dari Calinan kamu dapat menaiki taksi. Lama waktu tempuh perjalanan yang kamu butuhkan adalah sekitar 10 menit. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 6 PHP.
       
                Harga tiket masuk untuk memasuki Philippine Eagle Center adalah sekitar 100 PHP. Di sini juga terdapat toko souvenir dimana kamu dapat membeli souvenir khas Davao City yang harganya cukup terjangkau jika dibandingkan tempat-tempat wisata lainnya.
       

      Mengunjungi Eden Nature Park via https://anakbackpacker.files.wordpress.com/2013/08/1040805_orig.jpg
       
                Bagi kamu yang ingin merasakan petualangan alami selama berada di Davao, kamu dapat mengunjungi Eden Nature Park. Eden Nature Park juga merupakan tempat yang tepat untuk kamu sambangi setelah kamu mengunjungi Philippine Eagle Center.
       
                Untuk mencapai Eden Nature Park dari Philippine Eagle Center, kamu dapat menaiki kendaraan umum L300 menuju Toril. Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki kendaraan ini adalah sekitar 30 PHP.
       
                Selanjutnya, kamu dapat menaiki jeepney menuju Mercury. Baru setelah itu, kamu dapat menaiki habal-habal yang akan membawamu persis berada di depan Eden Nature Park. Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki habal-habal ini adalah sekitar 200 PHP.
       
                Biaya masuk yang kamu keluarkan jika kamu ingin memasuki Eden Nature Park adalah sekitar 200 PHP. Kamu akan mendapatkan snack gratis sebagai complimentary untuk menambah kenyamananmu selama berada di Eden Nature Park ini.
       
                Eden Nature Park adalah sebuah taman yang didesain jika kamu ingin merasa lebih dekat dengan alam. Selama berada di Eden Nature Park, terdapat berbagai aktivitas wisata yang dapat kamu lakukan. Aktivitas tersebut adalah memancing, mengambil foto serta melakukan tur mengelilingi Eden Nature Park yang cantik ini.
       

      Mengunjungi Abreeza Mall via www.tripadvisor.com
       
                Untuk melengkapi perjalanan hari ketigamu di Davao, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Abreeza Mall. Abreeza Mall adalah sebuah pusat perbelanjaan yang terletak di pusat kota Davao.
       
                Abreeza Mall adalah sebuah mall pertama yang dibangun oleh developer Ayala (salah satu developer terkenal di Filipina) yang terletak di Mindanao. Mall ini memiliki tiga lantai dan berdiri di atas lahan dengan luas sekitar 10 hektar.
       
                Nah, selain memiliki mall, kompleks Abreeza ini juga ditunjang oleh beberapa fasilitas wisata lainnya guna menambah kenyamanan pengunjung. Fasilitas tersebut adalah hotel dan condominium.
       
                Itulah dia rahasia mengeksplor kecantikan Davao yang antimainstream di Filipina selama 3 hari 2 malam. Ternyata, masih ada kota-kota lain di Filipina yang sebaiknya masuk dalam daftar perjalanan wisatamu selanjutnya. Semoga itinerary ini mampu membantumu dalam mempersiapkan perjalanan terbaik menuju ke kota Davao.
       
       
                Happy traveling!
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat

                Ketika kamu masih ingin mengunjungi sebuah tempat cantik di Filipina, mungkin kota yang satu ini dapat kamu masukkan ke dalam daftar destinasi wisata impianmu. Ya, tempat tersebut adalah Bohol di Filipina. Namanya yang cenderung kurang sering didengar tentunya mengundang rasa keingintahuanmu untuk menjelajahi kota yang satu ini.
       
                Bohol adalah sebuah provinsi di Filipina yang terletak di daerah pusat Visaya. Provinsi ini terdiri dari sekitar 75 pulau kecil yang mengelilinginya. Ibukota provinsi ini adalah Kota Tagbilaran. Total area dari pulau ini adalah sekitar 4.821 meter persegi.
       
                Pulau Bohol juga merupakan pulau terbesar ke-10 di Filipina. Provinsi Bohol terkenal karena keindahan wisatanya yang berupa banyak pantai serta resorts. Pulau ini berbatasan dengan Cebu di sebelah barat, Leyte di sebelah timur laut serta Mindanao di bagian selatan.
       
                Kamu ingin segera menjelajahi pulau cantik yang satu ini? Berikut ini kita akan membahas tempat-tempat menarik yang ada di Pulau Bohol dalam itinerary menjelajahi Bohol di Filipina selama 3 hari 2 malam.
       
      Transportasi Menuju Bohol
      Rute 1: Menaiki Pesawat Jakarta menuju Tagbilaran, dan Melanjutkannya dengan Menaiki Bus
       

      Memasuki Bohol Melalui Tagbilaran Airport via http://www.gardencafetagbilaran.com/wp-content/uploads/2014/05/Tagbilaran_Airport_1.jpg
       
                Rute terbaik untuk memasuki Bohol adalah dengan menggunakan pesawat dengan tujuan Jakarta menuju Tagbilaran Airport. Saat ini terdapat beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan penerbangan dengan rute tersebut.
       
                Perjalanan ini akan kamu tempuh selama sekitar 7 jam 40 menit. Nah, kamu akan mengalami satu kali transit di Manila. Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar Rp 2.100.000,00 hingga Rp 3.700.000,00 untuk sekali jalan. Setelah tiba di Tagbilaran, kamu dapat menaiki bus untuk mencapai Bohol.
       
                Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan dari Tagbilaran menuju pusat kota adalah sekitar 2 jam 7 menit. Bus tersebut ada setiap satu jam sekali.
       
      Rute 2: Menaiki Pesawat dengan Tujuan Jakarta menuju Cebu, Selanjutnya Menaiki Feri dan Bus
       

      Memasuki Bohol Melalui Mactan Cebu International Airport via http://www.gardencafetagbilaran.com/wp-content/uploads/2014/05/Tagbilaran_Airport_1.jpg
       
                Rute kedua yang dapat kamu tempuh jika kamu ingin memasuki Bohol adalah dengan menaiki pesawat dengan rute Jakarta menuju Cebu. Saat ini, terdapat cukup banyak maskapai penerbangan yang melayani penerbangan dengan rute bandara internasional Soekarno-Hatta menuju bandara internasional Mactan Cebu.
       
                Biaya yang kamu keluarkan untuk penerbangan dengan rute ini adalah sekitar Rp 1.700.000,00 hingga Rp 3.100.000,00 per sekali jalan. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 6 jam 10 menit dengan satu kali transit.
       
                Selanjutnya, setelah tiba di Cebu, kamu dapat menaiki taksi selama 13 menit untuk menuju ke pelabuhan. Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki taksi ini adalah sekitar 190 hingga 230 PHP.
       
                Selanjutnya, dari Cebu, kamu dapat menaiki kapal feri untuk menuju ke Tagbilaran. Lama perjalanan dengan feri ini adalah sekitar 1 jam 40 menit hingga 2 jam. Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki feri ini adalah sekitar Rp 130.000,00 hingga Rp 170.000,00 (440 PHP hingga 600 PHP).
       
                Selanjutnya, dari Tagbilaran kamu dapat melanjutkan perjalananmu menuju ke pusat kota dengan menggunakan bus. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan dari Tagbilaran menuju pusat kota adalah sekitar 2 jam 7 menit. Bus tersebut ada setiap satu jam sekali.
       
      Memilih Penginapan di Bohol
       
                Setelah selesai memikirkan masalah transportasi, selanjutnya kamu dapat mulai menyusun masalah penginapan. Selama menginap di Bohol, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, resort, serta hotel.
       
                Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis hostel, kamu dapat menginap di kamar dengan jenis mixed dormitory room. Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di tempat ini adalah sekitar Rp 103.000,00 per malam.
       
                Jika dikonversikan, biaya tersebut sama dengan 353 PHP. Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar dengan jenis ini adalah AC, kamar mandi bersama, toilet bersama serta wifi.
       
                Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis resort, kamu dapat menginap di kamar dengan jenis standard queen room. Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di resort ini adalah sekitar Rp 352.000,00 per malam.
       
                Fasilitas yang kamu dapatkan di tempat ini adalah AC, lemari, shower, toilet, peralatan mandi serta handuk. Jika dikonversikan, biaya tersebut sama dengan 1.204 PHP.
       
                Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis hotel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis standard double room. Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di kamar dengan jenis ini adalah Rp 303.000,00 per malam.
       
                Jika dikonversikan, biaya tersebut sama dengan 1.037 PHP. Fasilitas yang kamu dapatkan di hotel tersebut adalah AC, shower, peralatan mandi, toilet, kamar mandi pribadi, TV kabel serta wake up call.
       
      Hari Pertama
      Awali Perjalanan Wisatamu di Bohol dengan Mengikuti Tema Panglao Tour
       

      Awali Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Air Terjun Mag-Aso via http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/5/55/Mag-aso_falls.jpg
       
                Jika kamu traveling dalam grup, kamu dapat menyewa mobil beserta dengan supirnya. Biaya yang kamu keluarkan perhari adalah sekitar 2.000 hingga 2.400 PHP.
       
                Untuk mengawali perjalanan wisatamu di Bohol, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi air terjun Mag-Aso. Air terjun Mag-Aso adalah sebuah air terjun yang sangat indah dan cantik di Bohol.
       
                Biaya masuk yang dikenakan bagi pengunjung yang ingin datang dan mengunjungi air terjun yang cantik ini adalah sekitar 25 PHP per orang. Jika kamu ingin menggunakan fasilitas cottage, kamu dapat membayar seharga sekitar 200 PHP hingga pukul 5 sore.
       
                Di atas pukul 5 sore, kamu harus membayar lagi sebanyak 300 PHP. Tempat ini merupakan tempat wisata alam yang sangat indah. Kamu dapat menyaksikan air terjun yang menawan ditambah dengan pemandangan alam berupa pepohonan yang menyejukkan mata.
       
                Jika kamu berminat untuk bermalam di resort daerah ini, tentu saja kamu dapat mewujudkannya. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin bermalam di sini adalah sekitar 1.000 PHP per malam. Namun, kamar resort tersebut cukup untuk sekitar 5 hingga 6 orang.
       

      Mengunjungi Bohol Bee Farm via http://www.seasidebohol.com/wp-content/uploads/2014/05/Bohol-Bee-Farm3.jpg
       
                Setelah puas menikmati pemandangan alam di air terjun Wag-Aso, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Bohol Bee Farm. Bohol Bee Farm adalah sebuah tempat dimana kamu bisa melihat berbagai produk olahan dari sarang lebah.
       
                Di sini, semua hasil produk olahannya berbentuk organic sehingga cukup sehat. Selain itu, di Bohol Bee Farm kamu dapat juga mengunjungi kebunnya dan ikut berkebun di sini. Kamu dapat mencoba berkebun dengan berbagai jenis sayuran di sini. Menyenangkan bukan?
       
                Yang tidak kalah menarik, kamu dapat juga menikmati fasilitas lain guna menambah kenyamanan bagi pengunjung. Selain kebun dan sarang lebah, kamu juga dapat menikmati fasilitas relaksasi berupa pijat di sini.
       

      Mengunjungi Panglao Island via http://kinabuhi.net/wp-content/uploads/pinr01.jpg
       
                Untuk melengkapi perjalananmu mengunjungi Bohol, kamu dapat mengunjungi Panglao Island ini. Panglao Island adalah sebuah tempat indah yang terletak di sekitar selatan Bohol.
       
                Panglao island rupanya telah menjadi salah satu destinasi wisata yang sebaiknya kamu kunjungi pada kesempatan liburanmu ke Filipina. Tempat ini terkenal dengan kecantikan koralnya, dan juga merupakan salah satu tempat yang memiliki banyak spot diving yang cantik.
       
                Untuk melengkapi kunjungan pada hari pertamamu di Bohol, tentunya kamu dapat mengunjungi Panglao island ini. Jika kamu berminat untuk bermalam di tempat ini, kamu dapat menemukan berbagai resort yang menawarkan pengalaman bermalam terbaik di sini.
       
      Hari Kedua
      Waktunya Mengunjungi Daerah Pedesaan di Bohol
       

      Mengunjungi Chocolate Hills via http://travel.spotcoolstuff.com/wp-content/uploads/2009/08/chocolate-hills-m.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan menyusuri daerah pedesaan di Bohol, kali ini kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Chocolate Hills. Chocolate Hills adalah formasi geografi berbentuk bukit.
       
                Keunikannya terletak pada warnanya yang berwarna cokelat. Bukit ini sebenarnya diselimuti oleh rumput yang hijau, namun warnanya berubah menjadi kecoklatan pada musim panas. Bukit-bukit ini berjumlah banyak sekali, sekitar 1.260 hingga 1.776 di atas lahan seluas 50 kilometer persegi.
       
                Chocolate Hills merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat terkenal di Bohol. Bahkan, tempat ini dijadikan sebagai simbol provinsi di lambang dan bendera Provinsi Bohol. Chocolate Hills merupakan wujud dari wisata alam Provinsi Bohol.
       
                UNESCO bahkan menerapkan bukit ini sebagai salah satu situs warisan dunia dengan kategori national geological monument. Bukit tertinggi mencapai sekitar 120 meter, namun rata-rata bukit di Chocolate Hills memiliki ukuran ketinggian sekitar 30 hingga 50 meter.
       

      Mengunjungi Simply Butterflies Conservation Center via http://www.wonderingwanderer.com/wp-content/uploads/2012/12/Butterfly-Collection.jpg
       
                Setelah puas menjelajahi bukit Coklat, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Simply Butterflies Conservation Center. Tempat ini merupakan pusat konservasi kupu-kupu pertama di Bohol.
       
                Tujuan didirikannya tempat ini adalah untuk melindungi dan memperkuat lingkungan alam dan habitat kupu-kupu melalui penelitian tanaman dan lain-lain. Tempat ini juga diperuntukan untuk konservasi bagi habitat kupu-kupu yang terdapat di Bohol.
       
                Fasilitas yang terdapat di tempat ini antara lain butterfly garden, butterfly enclosure, nature trail, visitor center, restaurant, barbeque stand, pagoda, gift shop, dan lain-lain. Butterfly garden merupakan taman terbuka yang ditanami dengan berbagai jenis tanaman yang dapat mengundang kupu-kupu.
       
                Sebanyak sekitar 60 spesies lokal kupu-kupu datang dan mengunjungi taman ini. Taman ini merupakan tempat yang tepat jika kamu ingin bersantai di alam terbuka dan menikmati banyak kupu-kupu yang datang.
       
                Butterfly enclosure adalah sebuah daerah yang diselimuti oleh jaring. Di tempat ini, kamu dapat menemukan air terjun, dan berbagai sumber air lainnya yang seringkali digunakan oleh kupu-kupu untuk beristirahat. Sementara di natural trail, kamu dapat menemukan berbagai tanaman dan berbagai spesies kupu-kupu.
       

      Bersantai di Loboc River via http://badladz.com/wp-content/uploads/2013/05/Loboc-Cruise-e1369186012127.jpg
       
                Setelah puas mengunjungi Chocolate Hills dan Butterfly Conservation, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan menyebrangi sungai di Sungai Loboc. Sungai Loboc memang terkenal dengan pariwisatanya dimana kamu dapat menyeberangi sungai.
       
                Selama menaiki kapal, kamu dapat melihat pemandangan berupa pohon kelapa yang terletak di sekitar sungai. Kamu juga dapat melihat pemandangan alam yang menakjubkan.
       
                Selain menyeberangi sungai dengan menggunakan kapal, di tempat ini kamu juga dapat melihat aktivitas wisata lain. Kamu dapat melihat penduduk lokal Bohol menari tarian tradisional Filipina di atas restoran terapung. Sungguh merupakan pengalaman yang menyenangkan, bukan?
       
      Hari Ketiga
      Lanjutkan Perjalananmu dengan Melihat Pantai-Pantai Cantik yang Terdapat di Pulau Bohol
       
       

      Mengunjungi Laut Bohol via http://badladz.com/wp-content/uploads/2013/05/Loboc-Cruise-e1369186012127.jpg
       
                Untuk mengawali perjalanan hari ketigamu di Bohol, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi pantai-pantai cantik yang terdapat di tempat ini. Yang pertama, kamu dapat mengunjungi Laut Bohol.
       
                Laut Bohol terletak di antara Visayas dan Mindanao. Di tempat ini, kamu dapat melihat pemandangan lautan yang cantik dan mengagumkan. Banyak wisatawan datang dan mengunjungi Laut Bohol yang menawan ini.
       

      Melakukan Aktivitas Melihat Lumba-Lumba di Laut Bohol via http://www.etravelpilipinas.com/tourism_news/images/Pamilacan-Dolphin-Whale-Watching.jpg
       
                Salah satu aktivitas wisata yang dapat kamu lakukan di Laut Bohol adalah melihat lumba-lumba. Kamu dapat menaiki boat dari tepi menuju ke Pulau Balicasag. Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki boat ini adalah sekitar 150 PHP. Nah, selama perjalanan tersebut, kamu dapat melihat lumba-lumba berenang dan mengambil fotonya jika kamu suka.
       
                Nah, sesampainya di Pulau Balicasag, kamu dapat melakukan kegiatan snorkeling. Kamu dapat meminjam alat snorkeling yang telah disediakan di pulau ini guna menambah kenyamanan para pengunjung. Biaya yang kamu keluarkan untuk menyewa alat snorkeling adalah sekitar 150 PHP.
       
                Selanjutnya, kamu dapat mencicipi makan siang di Pulau Balicasag. Di pulau ini, kamu dapat mencicipi makan siangmu sambil menikmati hamparan laut yang indah dan menawan.
       
                Setelah itu, kamu dapat juga mengunjungi Virgin Island jika kamu ingin. Tidak ada biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin mengunjungi Virgin Island alias gratis. Setelah itu, kamu dapat kembali menaiki boat untuk kembali ke starting point tadi. Lama waktu perjalanan yang akan kamu tempuh adalah sekitar satu jam.
       

      Mengunjungi Alona Beach via http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/9/9f/Alona_Beach,_Bohol.jpg
       
                Jika kamu masih ingin mengeksplor keindahan pantai di Bohol, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Pantai Alona. Pantai Alona terletak di Tawala, Panglao, Bohol.
       
                Di Pantai Alona, kamu dapat menyaksikan keindahan berupa pasir putih yang menyenangkan. Selain itu, kamu juga dapat menikmati beningnya air laut di pantai ini. Pantai Alona memang merupakan salah satu pantai terbaik yang dimiliki oleh Pulau Bohol.
       
                Aktivitas populer yang sering dilakukan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Alona adalah diving, snorkeling, island hoping atau hanya bersantai sambil mencicipi minuman dingin dan melihat keindahan Pantai Alona.
       
                Pantai Alona memiliki hamparan pasir putih sepanjang 1,5 kilometer. Sepanjang itu pula kamu dapat menikmati aktivitas berupa berjalan di atas hamparan pasir dan juga bersantai.
       
                Aktivitas lain yang juga tidak kalah menyenangkan yang dapat kamu lakukan di Pantai Alona adalah sunbathing dan berenang. Banyak wisatawan datang untuk berenang di pantai ini. Namun, kamu juga perlu tetap waspada dan memperhatikan keselamatanmu selama berada di Pantai Alona.
       
                Pantai Alona juga merupakan tempat yang tepat jika kamu ingin melakukan aktivitas snorkeling dan diving. Di sana terdapat banyak kapal yang menunggu kedatanganmu untuk melakukan aktivitas berupa diving dan snorkeling.
       
                Kamu dapat merasakan sensasi dan pengalaman baru yang menyenangkan untuk melihat keindahan bawah laut Pantai Alona. Seratus meter awal daerah pantai ini merupakan spot yang tepat jika kamu ingin melihat keindahan kehidupan bawah laut di Pantai Alona.
       
                Nah, itulah dia itinerary menjelajahi Pulau Bohol di Filipina selama 3 hari 2 malam. Bohol rupanya merupakan salah satu tempat di Filipina yang terkenal dengan wisatanya sehingga tidak berlebihan rasanya jika kamu hendak memasukkan tempat ini dalam destinasi wisatamu selanjutnya.
       
       
                Happy traveling!