Sign in to follow this  
praspraspras

Gunung Halla, Tertinggi di Korea Selatan

5 posts in this topic

Beberapa waktu lalu, saya bahas mengenai gunung gunung tertinggi di Indonesia. sebut aja seven summit Indonesia. coba cek disini.

nah, kali ini saya coba kupa dikit soal gunung halla yang merupakan gunung tertinggi di korea selatan.

JEJU, memang gak pernah bisa berhenti dibicarain. banyak orang yang bercerita tentang keindahan salah satu propinsi di korea selatan ini. nah, dengan keindahannya ini, JEJU juga menyimpan sebuah gunung yang tidak hanya indah tapi juga sekaligus merupakan gunung tertinggi di korea selatan.

0023ae80a2120c991e8805.jpg

Walau medannya gak sebegitu seram atau gak sebegitu susah, Gunung Halla, gunung tertinggi di Korea Selatan ini tetep menawarkan keindahan yang tiada tara. mungkin karena kebersihan dan pengelolaan yang baik dari orang orang sana.

Mendaki Gunung Halla tidak membutuhkan kerir, gak butuh juga tenda, stok makanan, dan sebagainya seperti kita mendaki semeru. cukup pakai baju rapi, dan mendaki lah seperti layaknya jalan jalan (lebih berat treking nih :P ). sampai di puncak gunung yang memiliki ketinggian 1.950 dpl ini, semua keindahan tersuguhkan..

digunung ini juga lah terdapat yang namanya wisata yang sering dibicarain sama wisatawan. apa itu? kuil dari dinasti Goryeo. dan banyak lagi kuil kuil untuk peribadatan lainnya yang udah ditulis di beberapa topik di forum ini.silahkan di cek

Halla-san%20Mountain.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

gimana nih sama yang suka naik gunung? tertarik gak buat ngedaki kesini? ke korea gak dateng buat nyari K-POP tapi nyari gunung. hehe.. soalnya jeju emang bagus katanya, jadi sekalian aja ngedaki gunung halla nya, ya kan?

Share this post


Link to post
Share on other sites

keren ya gambar nya, pulau jeju kan emang dijaga banget di sana, orang-orang korea sendiri suka liburan ke pulau jeju kok hahaha

iya, mau nyobain naik gunung halla nya gak om? sekalian jalan2 ke koera? *eh*

yang bener jalan jalan ke korea sekalian ngedaki gunung halla ya? :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By DianRosa
      Halo, namaku Dian. Aku ada rencana mau ke Korea Selatan bulan Oktober 2017 nanti. Rencananya sih mau beli tiketnya pas di GATF 2017 pas tanggal 10 Maret nanti.
      Tadinya aku mau bareng sama salah seorang temen, tapi dia ternyata batal bareng sama aku, jadi sekarang sendirian. Nah aku mau cari teman pergi pas bulan Oktober nanti, gak jauh-jauh kok. Cuma di sekitar Seoul aja, wisata biasa. cuma kalau udah ada yang pengalaman ke Korea mau ngetrip lagi, boleh dong ajak aku. hehehe.
      Oh iya, kalau mau tanya-tanya lebih lanjut gimana-gimananya. Hubungi email aku aja ya di rosalinadian1605@gmail.com
      Thanks ^^
    • By DianRosa
      Hallo, kenalin namaku Dian. umurnya masih muda kok, tapi udah kerja, hehe. Aku anak baru yang baru pertama kali ikut forum nih. jadi agak kaku sih hahaha
      Aku gabung karena lagi pengen cari temen buat ikut gabung trip bareng ke Korea Selatan, rencananya mau beli tiketnya sih pas GATF 2017, Jumat ini. Dan berangkatnya kira-kira bulan Oktober pas musim gugur.
      kalau kalian ada yang tertarik buat pergi ke korea tahun ini. Kasih tau dong, biar kita bisa sharing.. ^^
    • By Keke Andriani II
      Hi all, 
      Perkenalan dulu kali ya, aku Keke yang cintanya saat ini masih terbagi antara korea dan indonesia. Aku fix berangkat ke korea di tanggal 23 maret 2017 dan will be back at 31 maret. Tapi problemnya adalah, aku pergi sendiri !!!! Akibat di php in temen, akhirnya aku pesen sendiri dan sampe saat ini masih sendiri. Sebenernya aku ga takut kalo sendiri, yg aku takutinnn aku foto sendiri pake tongsis, gitu aja sih sebenernya. Dan freak ga sih ga ada temen ngobrol??? 
       
      Thats why aku lagi gencar banget cari temen trip ke sana. Tolong banget ya, kalian yg liat postingan aku, misalny nih punya kenalan di korea, atau kalian bisa se trip bareng aku atau ada kerabat/temen kalian yg ke koreanya kaya tgl aku, pliss info aku di nomor wa aku 089636051970 
       
      Hope to get some good news soon 
      Blink blink - Keke
    • By Dantik
      Korea Selatan 5H4M (Hari 1)
       
      Hari 2 : Selasa, 8 Maret 2016
      Jeju – Seoul
       
      Hari ini kami full day di Jeju. Karena hanya one day tour kami memilih rute Middle East Part of the island, terdiri dari: Hamdeok Beach, Wol-jeong beach, Kymnyung Maze Park, Manjang Cave, Seongsan Ilchulbong, Seopjicoji, Seongeup Folk Village, Jeju Stone Park. Kami sewa mobil + driver one day tour KRW 180.000, utk lebih jelasnya silahkan lihat disini.
      Bangun pagi2, siap2 karena kami minta jemput di hotel jam 7 pagi  sekalian check out hotel. Jam 6 kami sdh standbye, sambil nunggu kami jalan2 dulu dekat hotel. Jam 7 pagi masih gelap, kyk baru jam 5 subuh di Indo.

      Jungang Underground Market adalah pasar bawah tanah yg berada di downtown Jeju. Foto di atas adalah tangga menuju Jungang.
       
      1. Hamdeok Beach


      Setelah dijemput tujuan pertama kami adalah Hamdeok Beach. Terletak 14 km sebelah timur dari Kota Jeju, memiliki pantai yg bersih dan air yg bening. Dsni klo pas musim panas rame sekali, bnyk org berenang.
      2. Wol-jeong beach


      Jika Anda ingin menikmati pemandangan pantai, duduk sambil minum kopi dan santai, disnilah tempatnya. Sepanjang jalan banyak kita temui cafe2, cocok bagi yg ingin menikmati pantai dengan orang2 yg terkasih. Waktu yg tepat ksni adalah sore hari.
      3. Kimnyoung Maze Park


      Pendiri labirin ini adalah seorang Professor berkebangsaan Amerika Dr Frederic H Dustin, (lahir di Bellingham, WA pada tahun 1930) pertama kali datang ke Korea pada tahun 1952. Beliau dan istrinya pindah ke jeju dari seoul pada tahun 1971. Labirin ini adalah bentuk apresiasi beliau atas cintanya pada Jeju.
      Perjuangan mencari jalan keluar, sempet bolak-balik kesasar terus. Akhirnya ketemu juga setelah 1 jam muter2 di dalam.
      4. Manjang Cave


      Puas main di Maze park, kami lanjut lagi ke Manjang Cave. Lokasi tidak jauh dari Maze park. Di sini kita masuk ke dalam gua yg panjang, terbentuk bekas aliran lava. Gua agak gelap dan banyak genangan air, usahakan pakai sepatu yg tidak berbahan kain. Gua ini terbentang sepanjang 13,442 m, namun yang terbuka untuk umum hanya 1 km (1000 m) saja. Perjalanan ke dalam memakan waktu 1 jam one way, karena kami menghemat waktu kami hanya setengah perjalanan 30 mnt one way, jadi pp 1 jam. Sampe ketemu Turtle Rock, kami balik lagi.
      5. Seongsan Ilchulbong


      Setelah dari Manjang Cave, kami lanjut ke Seongsan Ilchulbong. Pinginnya sih bisa lihat aksi Haenyeo alias penyelam wanita asal Pulau Jeju tapi waktunya ga pas. Kami sampe sana jam 11 siang, sedangkan show nya jam 10 pagi. Pas sampe sna udh pada selesai, telat 1 jam deh, hiks… Walopun ga sempet lihat tp kami puas kok bisa hiking sampe puncak. Jangan sampe kalah deh sama kakek nenek wisatawan laen.
      Tempat ini sangat tepat untuk menyaksikan matahari terbit. Pemandangan indah dan menakjubkan menjadi tawaran yang tidak dapat ditolak oleh para pencinta keindahan alam. Seongsan Ilchulbong adalah sebuah kawah gunung api dengan bentuk seperti contong yang menyembul dari permukaan laut. Tempat ini terbentuk karena proses erupsi hydrovulkanis dimana terjadi letusan gunung api yang sangat dahsyat, yang menyemburkan magma dalam jumlah ke angkasa sehingga meninggalkan bekas berupa kawah yang lebar dengan dengan tepi yang dangkal. Letusan ini terjadi di dasar laut yang dangkal lebih dari 100.000 tahun yang lalu, kawahnya menyembul ke permukaan air. Tempat ini berada di bagian timur landasan pantai Pulau Jeju.
      Klo msh ada waktu bisa ke Pulau Udo. Hanya butuh waktu 15 menit. berjalan dari Ilchulbong ke port Seongsan untuk pergi ke Udo. Setiap kapal keberangkatan setiap jam. Perjalanan hanya 15 menit ke Udo dengan kapal.
      6. Seopjicoji


      Seopjicoji ini cakeppp. Kami suka banget view tebing dan lautnya. Kerenn. Walopun bakal lebih keren lagi kalo datengnya pas musim semi. Sayang, Seopjicoji sudah di renovasi ga kyk dulu. Tapi udah dimodifikasi gitu sekarang jadi lebih warna-warni kayak jadi rumah permen deh. Akhirnya kami ga lama2 dsna, ga sampe masuk ke dalam rumah. Kalo mau masuk kesini bayar, jadinya kami nggak masuk. Foto2 di sepanjang jalan aja.

      Abis dari Seopjicoji, kami makan siang dulu. Diajaknya kami ke Gyo Rae Handmade Noodles Soup makan mie hijau (Green Tea Noodle). Tempatnya dekat dengan Sangumburi. Ini adalah mie herbal, mie yg dibuat dari green tea tanpa pengawet. Satu porsi nya banyak sekali, bisa untuk makan 2 orang.
      7. Seongeup Folk Village


      Setelah kenyang rencana kami mau ke Sangumburi, tp karena hujan kami skip lanjut ke Seongeup Folk Village. Ini adalah perkampungan asli penduduk Jeju. Tempat lokasi syuting filem Dae Jang Geum kyknya.
      Disini berdiri rumah tinggal, kuil konfusius, sekolah, kantor pemerintah, reruntuhan benteng yang arsitektur bangunannya masih bergaya tradisional. Ada banyak rumah dengan atap jerami dan dinding dari batu dan tanah liat. Tampilan kuno desa ini memang dipertahankan oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
      8. Jeju Stone Park


      Setelah dari Seongeup Folk Village, karena masih ada waktu kami ke Jeju Stone Park. Ini adalah rute terakhir kami di Jeju sebelum kami kembali ke Seoul malam ini.
      Jeju Stone Park adalah sebuah taman ekologi dan budaya yang menampilkan sejarah budaya batu yg sangat penting untuk sejarah dan budaya Pulau Jeju. Dengan kata lain Jeju Stone Park ini adalah museum sejarah bagaimana sejarah pulau Jeju ini. Mulai dari sejarah terbentuknya Manjang Cave sampe ke Seongsan Ilchulbong.
       
      Setelah dari Jeju Stone Park, rencana sih mau cari souvenir tapi ternyata tokonya udh tutup, hiks… Akhirnya kami minta di drop ke Jeju Airport aja. Sampe Jeju Airport rasanya sedih udh mau ninggalin Jeju, karena masih bnyk destinasi2 menarik lainnya di Jeju ini. Emg sih, waktu yg efektif utk explore Jeju Island itu 3 hari bukan 1 hari kyk kami.
      Setelah sampe di Seoul langsung ke penginapan taruh tas istirahat sebentar trus keluar lagi cari jajanan di sekitar Hongik Univ. Oiya, suhu di Jeju lebih hangat dibanding Seoul. Pas di Seoul dingin banget karena anginnya kencang. Usahakan bawa perlengkapan yg tepat biar ga kedinginan. Di sekitar sini banyak sekali pemusik-pemusik jalanan, banyak juga cafe2 tmpt hang out anak muda. Dan ternyata disitu jg lg ada kyk syuting film, ga tau utk film apa hehe...

       
      Bersambung... 
       
       
    • By Dantik
      Hari 1 : Senin, 7 Maret 2016
      KL – Seoul – Jeju
       

      Hari pertama kami langsung ke Jeju, menghemat waktu karena waktu kami ga banyak dsni. Seperti biasa schedule padat, fisik harus dijaga karena bnyk energi yg akan terkuras.
      Dari Incheon International Airport kami ke penginapan dlu di Hongik Univ. mau ngambil Long John yg saya pesan online via eBay utk diantar ke penginapan. Karena saya tinggal di Batam bukan di Jakarta, dsni ga ada yg jual Long John. Ada pun di Singapore, ga sempet cari2. Akhirnya lebih baik saya pesan langsung di Seoul via eBay yg sudah terbukti kualitasnya, minta diantar ke alamat hostel karena ga cukup waktu lagi klo dikirim ke Indo. Jangan lupa beli T-Money di 7/11.
      Subway Arex : Incheon Int'l Airport - Hongik Univ.

      Setelah ambil Long John dan Thermal Socks di hostel, kami mampir dlu di warung pinggir jalan nyobain Ddeokbokki sambil minum Soju. Setelah itu kami menuju Gimpo Airport utk lanjut ke Jeju naik pesawat Eastarjet. Di dalam pesawat ternyata isinya ibu2 Korea semua, rame banget.
      Subway Arex : Hongik Univ. - Gimpo Int'l Airport

      Perjalanan 1 jam, sampe Jeju kami naik bus ke hotel. Sampe hotel istirahat sebentar taruh tas, abis itu keluar lagi. Jalan kaki ke Yongduam (Rock of Dragon Head) karena Hotel Robero Jeju tmpt kami menginap dekat situ, pas di depan Gwandeokjeong jalan kaki sekitar 1 km. Sebelum ksna kami mampir dlu ke sevel utk cari makan. Foto2 di Yongyeon, Yongduam (Rock of Dragon Head).
      Bus No. 500, 70, 90 : Airport - Gwandeokjeong

      Setelah puas foto2 dsna, kami pulang utk istirahat krn besoknya full schedule 
       
      Bersambung... 
      Korea Selatan 5H4M (Hari 2)
    • By TravellingAddict
      NSeoul tower yang terletak di pusar pusat kota ini, landmark sekaligus menjadi tempat wisata favorit di Seoul. Korea selatan, sebelumnya kita bahas dulu sejarah pembuatan NSeoul tower, pertama kali di buka pada tahun 1980. Dan sempat mengalami renovasi di tahun 1995 tapi kemudian di buka kembali pada 9 Desember 2005. N sendiri memiliki arti Namsan, karena lokasi NSeoul tower berada di Gunung Namsan. Tinggi menara ini sekitar 236.7 meter. oh iya NSeoul tower juga  merupakan menara gelombang radio pertama di Korea, yang menyiarkan gelombang radio dan televisi di Seoul. Saat ini masih beroperasi untuk stasiun televisi KBS, MBC, dan SBS.
        Cara menuju NSeoul tower  :
        Pertama menggunakan Namsan Sunhwan Shuttle Bus >> Naik kereta bawah tanah ke Stasiun Itaewon (Subway Line 6) keluar di Exit 4 >> carilah bus nomor 03 dengan tujuan Namsan Tower. Bus berhenti di kaki Gunung Namsan dan kita harus berjalan kaki beberapa ratus meter ke atas (taksi dan bus dilarang memasuki wilayah Namsan Tower). Bus datang setiap 15 menit beroperasi dari pukul 7.30 hingga 23.30.   Kedua menggunakan Seoul City Tour Bus >> Tunggu busnya di Donghwa Duty Free di Gwanghwamun Plaza (Stasiun Gwanghwamun, Subway Line 5 Exit 6). Bus ini datang setiap 30 menit tapi untuk bus malam, biasanya hanya datang dua kali sehari, yaitu pada pukul 19.50 dan 20.00.   Ketiga menggunakan Cable Car >> Dari Stasiun Myeongdong (Subway Line 4) keluar di Exit 3 >> jalan sekitar 10 menit ke arah kanan jalan di Pacific Hotel >> menuju stasiun cable car. Buka pada pukul 10.00 hingga 23.00. dan saya pilih menggunakan cable car.   Harga naik cable car untuk Return trip 8.500 KRW dan One way 6.000 KRW (Tahun 2015) jika kalian perginya rombongan harganya bisa lebih murah lagi loh tapi harus lebih dari 30 orang. Saya beli tiket bulak balik karena biar praktis aja, biar entar pas mau turun ga usah beli tiket lagi dan antri lagi buat beli tiket turun menggunakan bus. setelah kita mendapatkan tiket kemudian kita naik keatas untuk naik ke dalam cable car. Dari dalam cable car pemandangan kota sudah terlihat, meskipun penuh sesak di dalam cable car saya tetap ga mau ketinggalan buat mengabadikan momen lewat jepretan kamera.    Saya kira begitu turun cable car langsung sampe NSeoul tower tapi ternyata belum sodara-sodara. Kita harus menaiki (lagi) anak tetangga tangga, ya begitulah kalo wisata di negara maju harus banyak olah raga kalo ga jalan jauh ya naik turun tangga. sesampainya diatas saya melihat banner bertuliskan FREE alias GRATIS naluri saya begitu kuat untuk menghampirinya. Ternyata ada peminjaman pakaian traditional GRATIS. Langsung saya mendaftarkan persyartannya juga ga ribet kita hanya tinggal menuliskan nama dan negara asal kalo tidak salah. kaya waktu di Gyeongbokgung palace.        Sebenernya yang membuat saya pergi ke NSeoul tower selain Observatory NSeoul tower yang dapat melihat jelas pemandangan 360 derajat kota Seoul, Teddy bear museum yang di dalamnya ada berbagai macam ukuran boneka teddy bear yang menggunakan pakaian tradisional korea. yaitu Gembok cinta di NSeoul tower hehehe.. padahal di jembatan Le Bridge Taman Impian Jaya Ancol atau di Balai kota bandung juga ada. tapi tetep aja beda sob soalnya di NSeoul tower pernah dijadikan tempat syuting drama “My Love from the Stars” ayo yang hapal sama drama ini angkat tangan.   Saking semangatnya mau mengkaitkan gembok, iya gembok! di Love lock NSeoul tower saya sampe bawa gembok dari rumah (Indonesia) yang saya beli di Ace hardware beberapa hari sebelum keberangkatan ke Seoul. Padahal ya di toko dekat Halte bus NSeoul tower juga ada #sad. untuk mengaitkan gembok ini ada 2 lokasi pertama di Terrace plaza 1F yang berbentuk pohon dan satu lagi di Roof Terrace plaza 2F disini gembok di kaitkan di pinggiran pagar, saya pilih di sini karena di Terrace plaza 1F keliatan penuh banget gemboknya.   Saat gembok yang lain ditulisi nama sepasang kekasih, pepatah-pepatah cinta, dan ada beberapa yang ditempeli foto stiker pasangan yang sedang berciuman atau berpelukan. saya haya bisa menuliskan pengharapan cinta "Travelling Adict Was Here" (dulu masih jones).Sekarang mah udah ada neneng Rodiyah #alhamdulilah, semoga neneng Rodiyah tidak cepat sadar. Amin.   Happy Traveling, Salam www.travellingaddict,com