Sign in to follow this  
praspraspras

Gunung Halla, Tertinggi di Korea Selatan

5 posts in this topic

Beberapa waktu lalu, saya bahas mengenai gunung gunung tertinggi di Indonesia. sebut aja seven summit Indonesia. coba cek disini.

nah, kali ini saya coba kupa dikit soal gunung halla yang merupakan gunung tertinggi di korea selatan.

JEJU, memang gak pernah bisa berhenti dibicarain. banyak orang yang bercerita tentang keindahan salah satu propinsi di korea selatan ini. nah, dengan keindahannya ini, JEJU juga menyimpan sebuah gunung yang tidak hanya indah tapi juga sekaligus merupakan gunung tertinggi di korea selatan.

0023ae80a2120c991e8805.jpg

Walau medannya gak sebegitu seram atau gak sebegitu susah, Gunung Halla, gunung tertinggi di Korea Selatan ini tetep menawarkan keindahan yang tiada tara. mungkin karena kebersihan dan pengelolaan yang baik dari orang orang sana.

Mendaki Gunung Halla tidak membutuhkan kerir, gak butuh juga tenda, stok makanan, dan sebagainya seperti kita mendaki semeru. cukup pakai baju rapi, dan mendaki lah seperti layaknya jalan jalan (lebih berat treking nih :P ). sampai di puncak gunung yang memiliki ketinggian 1.950 dpl ini, semua keindahan tersuguhkan..

digunung ini juga lah terdapat yang namanya wisata yang sering dibicarain sama wisatawan. apa itu? kuil dari dinasti Goryeo. dan banyak lagi kuil kuil untuk peribadatan lainnya yang udah ditulis di beberapa topik di forum ini.silahkan di cek

Halla-san%20Mountain.jpg

Share this post


Link to post
Share on other sites

gimana nih sama yang suka naik gunung? tertarik gak buat ngedaki kesini? ke korea gak dateng buat nyari K-POP tapi nyari gunung. hehe.. soalnya jeju emang bagus katanya, jadi sekalian aja ngedaki gunung halla nya, ya kan?

Share this post


Link to post
Share on other sites

keren ya gambar nya, pulau jeju kan emang dijaga banget di sana, orang-orang korea sendiri suka liburan ke pulau jeju kok hahaha

iya, mau nyobain naik gunung halla nya gak om? sekalian jalan2 ke koera? *eh*

yang bener jalan jalan ke korea sekalian ngedaki gunung halla ya? :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Yos
      Bingung mau start dari mana.....
      Jadi kali ini short trip to Korea, 7 hari aja periode 23 - 30 Oktober 2017.
      Karena keterbatasan bahasa dan versi ga mau ribet, kita putuskan untuk ambil tour aja. Awalnya ambil His travel eh menjelang deadline quota masih ga terpenuhi juga ya sudah banting setir ke Bayu Buana lagi... harga idem 13jt gitu all in.
      Korea ini visanya ribet ya, harus pake lampiran SPT tahunan segala jujur jadi males balik lagi kalau ribet mah, masih mending rekening 3 bulan masih normal euyyyy....
       
      Hari 1 dan 2 (Jkt - Seoul)
      Nah 23 oktober kita berangkat dengan pesawat malam dan 24 oktober paginya kita sudah sampai di Incheon Airport, Seoul.
      Seharusnya jadwal hari ini adalah bikin kimchi, terus ke Geyongbok tapi dikarenakan waktu yang ga memungkinkan 2 hal itu digusur switch ke hari terakhir. Jadi hari pertama ini kita hanya jalan2 keliling ke National Folk Museum dan lanjut ngejar pesawat ke Jeju Island dari Gimpo Airport.
      National Folk Museum itu sendiri rupanya menu wajib kalau kita ikut tour ke Korea. Isinya adalah sejarah kebudayaan Korea, dan sambil jalan kelilingin museum dijelasin sama si tour lokalnya.. Eh aku lupa bilang bahwa walau dari Jkt ada tour guidenya tapi semua tour yang dateng ke Korea didampingin oleh tour lokal yang fasih bahasa indonesia... Dan jujur memang kesulitan bahasa disini, orang Korea males dan ga mau belajar bahasa lain, bahasa inggris aja langka apalagi indo...
      Oh ya 1 lagi, orang korea itu paling anti difoto apalagi di videoin tanpa seijin mereka ... masalahnyaaaaa minta ijin pun ga bakal dikasih, ga ngerti deh kenapa mereka anti difoto, dan di banyak tempat seperti di dalam National Folk Museum ini pun ga boleh foto2... jadi hasilnya ga ada foto2 susasana di dalam National Folk Museum ini... kalau di luar sih boleh aja foto.

      Nah setelah dari National Folk Museum langsung lunch tapi lupa lunchnya apa terus langsung ke Gimpo Airport untuk penerbangan ke Jeju Island...
      Di Gimpo sambil nunggu boarding kepengen ngopi dan ketemu kopi yang ini


      Dan dasar ndesoooo aku baru tau dari temen bahwa caffee ini terkenal karena banyak di shoot di drama korea, lha mana aku tauuuu?
      Ok kita lanjut terbang ke Jeju dan bermalam di Jeju
      Dan ga lupa pas sampe hotel cari minimarket terdekat terus hunting2 teh, nah nemunya ginian... not bad lah untuk teh 2000 won dan hershey coklat cookiesnya promo 1000 won dpt 3 pak


       
      Hari 3 & 4 (Jeju Island)
      Pagi ini kita acaranya ke Seongsan Sunrise Peak, isinya adalah suatu pinggir laut gitu, isinya pemandangan pinggir laut. Ada sih beberapa pertunjukan lagi yaitu wanita penyelam tertua di Korea, tapi itu aja waktu tayangnya dan kalau mau nonton harus bayar lagi, terus kalau ikut tour pastinya ga keburu untuk liat atraksi yang ada... Sampai disini aku mulai ngoceh karena belum terasa suasana autum-nya...




      Kayaknya ga sah klo tiap pergi ga ada adegan kissing-nya... maaf yaaaa
      Nah sehabis dari Seongsan ini kita lanjut ke desa Jeju, katanya si tour guide lokal perempuan Jeju itu sesuatu banget... dan desa Jeju ini isinya masih asli rumah dan org2nya ga boleh dirubah ke modern oleh pemerintah korea. Nah sesampainya disana, perempuan Jeju itu menceritakan tentang sejarah budaya laki2 dan perempuan disana, tentang bagaimana dulu laki2 posisinya lebih tinggi dari perempuan karena jumlah laki2 1:10 dengan perempuan. Jadi poligami diperbolehkan, laki2 punya istri bisa 4 atau 5, ga perlu kerja, ongkang2 kaki, tinggal minta duit dan semua perempuan yang kerja,
      Beda dengan sekarang, perempuan justru posisinya lebih tinggi dari laki2... kalau dulu perempuan merit itu berarti sengsara karena harus melayani keseluruhan keluarga, kalau sekarang malah katanya laki2 korea yang cuci baju masak dll walau tetap bekerja juga... gitu katanya...
      Intinya sih di desa Jeju ini isinya mereka berjualan produk sejenis Goji Beri yang sudah diekstrak, madu khusus dan bubuk dari tulang kuda.
      Aku beli goji berinya karena harganya make sense dan sudah pernah minum yang versi barat dan manfaatnya bagus. Kalau madu dan tulang kuda duh ga dulu deh...
      Di desa Jeju ini juga tidak boleh foto2 apalagi video lho yaaa karena mereka ga mau dan ga jelas alasannya.
      Dari desa Jeju lanjut lunch dulu dong dan ini lunchnya ku sukaaa yaitu Babi Hitam (Gochan) yang memang khas peliharaan di Jeju... rasanya wowww enak.. dan untuk yang muslim maka dagingnya akan diganti dengan daging bebek

      Dan si tour guide lokal kasih kita coba soju rasa jeruk rasanya enak banget tapi sayangnya sampe pulang ga nemu lagi yang jual

      Setelah makan lanjut lagi ke Trick Eye Museum & Ice Gallery.. isinya itu seperti trick eye yang ada di ancol dan bali, tapi untuk koleksi sih maish lebih lengkap jakarta dan bali... menurutku lho yaaaa
      Ice Gallerynya oke tapi untuk foto hasilnya kurang bagus karena cahaya yang kurang di dalam ice gallery ini

      Lanjut lagi untuk nonton pertunjukan Nanta Show, dan aku acungin jempol untuk Nanta Show ini, isinya kocak, menghibur dan bikin sakit perut karena ketawa... dan skill mereka dalam memainkan alat2 dapur untuk jadi suatu pertunjukan aku acungi jempol. Tapi sayangnya ga boleh foto apalagi video jadi ga ada dokumentasi untuk ini. Durasi pertunjukan sekitar 90-120 menit.
      Setelah dari ini kita balik ke hotel tapi melewati dulu yang namanya Mysterius Road... dan ini adalah suatu jalan setapak kira2 300 meter, dimana tampaknya ada magnet alam di sepanjang ruas jalan itu. Jadi pas sampai di jalan itu mesin mobil bus dimatikan tapi anehnya bus tetap jalan walaupun jalannya menanjak... nah ada apa ayoooo
      Hari ke 4, rencana hari ini adalah pagi-pagi langsung ke Garden of Morning Calm, isinya adalah kebun bunga yang luas dan masih akan bertambah luas karena masih di expansi di beberapa bagian. Nah... akhirnya ketemu juga suasan autum disini asikkk, foto2 ahhh



      Dari Garden of Morning Calm kita lanjut ke Teddy Bear Museum, kecil sih museumnya tapi lumayanlah isinya....

      Dan abis itu ngebut ke Nami Island yang terkenal dengan lokasi shooting Winter Sonata.. Disini suasama autum juga sudah terasa, dan karena dibatasi waktu kita langsung cari patung khas icon disini, si winter sonata itu dan untuk foto dengan patungnya antri seperti kalau mau foto sama hachiko


      Pas mau balik dr Nami Island antri feri nya luar biasa, antrian udah dari bbrp puluh meter sebelum anjungan, buset deh.... Tapi pas dinnernya itu sesuatu banget karena menunya itu Sup ayam ginseng... wuih 1 ekor  ayam sedang untuk sendirian, pas banget malam2 makan sup ini, mantep deh plus minumnya dikasih soju atau sake ga tau persis... pasangan yang ideal

      Sesudahnya kita mampir sebentar aja ke Dragon Head Rock, tapi karena sudah malam ga bisa dokumentasi juga, dan bentuknya pun ga mirip dragon.... bingung.... Sudahlah balik hotel aja istirahat...
       
      Hari 5 (Mt Seorak)
      Nah pagi ini semangat karena mau ke Mt. Seorak yang katanya juga bagus itu.. karena kita nginepnya di Mt. Seorak juga maka perjalanan ke lokasi ga lama. Dan beruntung sampai cukup pagi karena kalau ga rasanya antri untuk naik cable car ke atas itu sesuatu. Buat temen2 yang ke Mt. Seorak inget ya kalau sudah naik cable car naik nanjak jalan kaki sampai puncak Seorak, karena worth it dan sayang banget kalau ga sampai puncak.

      Saran untuk temen2 yang mau ke Mt. Seorak lebih pagi datengnya lebih bagus karena pas pulangnya antrian untuk semua kendaraan menuju Mt. Seorak dah panjang banget berkm2 gitu. Saking padatnya arus kendaraan yang menuju Mt. Seorak maka mau ga mau kita jalan kaki menuju bus karena bus nya stuck macet antrian dan kalau nunggu bus itu weleh bisa berjam2 baru sampai...
      Akhirnya kita jalan kaki dan kok ga sampe2 ya ke bus nya? pas akhirnya kita bisa mendekati si bus yang juga usaha mendekati kita, ternyata kita sudah jalan kaki sebanyak 10600 langkah ini pun karena ada peserta tour yang bawa alat yang ngitungin jalan kaki berapa langkah itu lho... sinting berarti sekitar 6km lah jalan kakinya... laper deh....
      Untungnya abis itu langsung lunch dan lunchnya oke Roast Chic with Hengju Cheese, oke lah boleh juga sebelum menuju perjalanan sekitar 3 jam dengan bus ke Everland.

      Setelah lunch kita menuju ke Everland, versi kecilnya disneyland di korea, mulai dari design masuk semua persis sama dengan USJ, tapi secara saya kurang begitu suka dengan isinya plus kita sampe sudah sore, dan banyak wahana yang sudah tutup jam 6 sore wah sudahlah jalan2 aja keliling dan ga foto2 liat2 aja dan akhirnya kita dinner di KFC karena dinnernya yang kali ini bayar sendiri. Paket 7500 won sudah dapat 2 ayam, minum dan kentang. Mereka ga ada menu nasi di KFC nya dan jangan harap ketemu sambel ya semuanya cuma ada saos tomat.
      Akhirnya balik ke hotel lagi dan posisi sudah di Seoul lagi ya sekarang... hotel di Seoul lebih kecil secara size tapi nyaman dan breakfastnya beneran american breakfast, jadi sesuai selera, dan hunting lagi malam2 ke mini market untuk cari soju terakhir

       
      Hari 6 & 7 (Seoul)
      Hari ke 6 ini kita akhirnya ke Geyongbok yang pas hari pertama ga bisa karena waktu mepet, setelah itu latihan bikin kimchi dan cobain han book.
      Geyongbook Palace isinya itu gerbang berlapis-lapis, kalau masuk ke sana pake hanbook ga usah bayar tiket.
      Foto bikin kimchi belum disave karena difotoin sm fotoman yang ikut sama kita selama tour, jadi di akhir tour kita dikasih hasil cetakan foto2nya baik yang candid atau bukan sementara soft filenya akan dikirimkan menyusul, tentunya bayar untuk foto2 ini lho.
      Cobain hanbook itu 1 gedung dengan bikin kimchi, dan akhirnya aku beli nori berbagai rasa karena enak untuk dicampur nasi, dan hanbooknya sistim pake sendiri, copot sendiri, foto sendiri, taruh lagi di rak baju

      ini ceritanya versi suami pulang pagi foto han booknya
      Sehabis kimchi dan han book, sisa hari itu lanjut dengan belanja2 ke tempat2 kosmetik seperty duty free, ginseng shop...
      Sampai disini masih belum beli souvenir karena harga2 souvenir di tempat2 wisata itu OMG mahalnya dan ga worth it untungnya tour guide lokal kita kasih acara tambahan ke DOOTA di Duangdaemon, itu seperti mangga dua nya jakarta tapi jauh lebih bersih dan rapih... kita diajak naik ke lantai 6 dan begitu selesai eskalator lantai 6 di depan kita udah ada toko souvenir wah harganya baru asik
      gantungan kunci dan magnet kulkas per 8 atau 10 pcs harganya antara 4000 - 5000 won (kalau beli 10 set dapet free lg 1 set), sepasang sumpit dan sendok khas ada ukiran koreanya 1500 won, kalau sumpit yang isinya 5 pasang 5000 won, berbagai cemilan kekinian almond berbagai rasa itu 7500 won (padahal temen yang baru aja balik dr korea bilang harga jualnya 10000 won), nah akhirnya kesampean juga beli souvenir

      Nah sudah puas balik deh ke hotel...
      Hari ke 7, hari terakhir sebelum sore balik ke jakarta...
      Hari ini fokusnya ke Red Pine Shop (ini juga wajib karena versi mereka jualan red pine oil yang ternyata ga di eksport ke luar korea).... harganya mahal sih tapi karena di demonstrasikan dan test gratis kondisi pembuluh darah masing2 akhirnya aku beli untuk kami berdua minum... dan sssttt... efeknya sudah terasa lho khusus untuk suami istri
      Dari red pine sebelum ke airport mampir sebentar di salah satu tempat untuk mereka yang belum puas beli souvenir dan mau beli ramen2 itu lho, samyang dan teman2nya... dan bisa di pak dalam dus untuk masuk bagasi nanti si airport.
      Akhirnya... sampai juga di airport untuk keberangkatan pulang ke jakarta. Celingak celinguk cari wrapping dan ternyata ga ada wrapping di korea dengan alasan mereka akan scan bagasi dan akan langsung dibuka kalau dirasa ada yang mencurigakan. Bener aja, salah satu koper kami diminta untuk dibuka dan ternyata yang mereka curigai adalah kaleng bedak Herocyn sodara2... dan kaleng bedak itu meraka kocok2 duh untungnya ga dibuka karena kalau dibuka berhamburan kemana2 itu bedaknya... padahal ada versi bahasa inggrisnya di kaleng tapi mereka ga bisa baca, parah kan????
      Akhirnya setelah check in, berkeliaranlah kita cari makan di airport yang ternyata hanya ada di lantai 2 ya temans... makanannya enak2 dan harganya make sense menurutku. Dan inilah lunch terakhir kita sebelum pulang...

      Nah demikianlah short trip kali ini ke Korea...
      Kesan2ku adalah:
      1. Korea orang2nya kaku dan individualis, jangan sekali2 foto mereka, suamiku pernah minta aja tetep ditolak
      2. Makanan khasnya sendiri sebenarnya enak, jadi kemarin beruntung bisa cobain beberapa makanan uniknya
      3. Jangan berharap ada wrapping di airport korea
      4. Kalau memang bisa backpackeran dan oke dari segi bahasa lbh baik backpacker sih krn Garden of Morning Calm dan nami Island, dan Mt. Seorak ga puas kalau cuma sebentar
      5. Bikin visa-nya ribet karena harus ada SPT tahunan
      6. Untuk yang cewe lebih baik selalu sedia botol aqua kosong di tas karena toilet disana ga ada air semprotannya
      7. Kalau ke Jeju beli coklat jeruknya, itu unik dan yang crunchy enak (foto menyusul)
      8. Kalau mau beli souvenir murah ke Dongdaemon masuk dari DOOTA, terus langsung naik eskalator sampai lantai 6, lirik kiri dikit nah udah keliatan toko souvenir dan snacknya, harga bersahabat
      Demikian para suhu, semoga berkenan ya, maaf FR nya telat
      @deffa @twindry @HarrisWang @Hartono Hasian @Sahat









    • By Septian Budiman
      Hi jjer's..
      Ane cowok..dan rencana trip ke korsel selama 1 minggu sementara masih solo traveler..trip around seoul area saja..kali aja ada teman baik cewek atau cowok welcome yg berencana ngetrip pada tanggal tersebut..feel free to join dan feel free to ask ..
       
      Untuk itinerary sementara baru 50% (menyusul)
      Don't hestitate to contact me :)
      (WA : +62 852 65970135)
    • By DianRosa
      Halo, namaku Dian. Aku ada rencana mau ke Korea Selatan bulan Oktober 2017 nanti. Rencananya sih mau beli tiketnya pas di GATF 2017 pas tanggal 10 Maret nanti.
      Tadinya aku mau bareng sama salah seorang temen, tapi dia ternyata batal bareng sama aku, jadi sekarang sendirian. Nah aku mau cari teman pergi pas bulan Oktober nanti, gak jauh-jauh kok. Cuma di sekitar Seoul aja, wisata biasa. cuma kalau udah ada yang pengalaman ke Korea mau ngetrip lagi, boleh dong ajak aku. hehehe.
      Oh iya, kalau mau tanya-tanya lebih lanjut gimana-gimananya. Hubungi email aku aja ya di [email protected]
      Thanks ^^
    • By DianRosa
      Hallo, kenalin namaku Dian. umurnya masih muda kok, tapi udah kerja, hehe. Aku anak baru yang baru pertama kali ikut forum nih. jadi agak kaku sih hahaha
      Aku gabung karena lagi pengen cari temen buat ikut gabung trip bareng ke Korea Selatan, rencananya mau beli tiketnya sih pas GATF 2017, Jumat ini. Dan berangkatnya kira-kira bulan Oktober pas musim gugur.
      kalau kalian ada yang tertarik buat pergi ke korea tahun ini. Kasih tau dong, biar kita bisa sharing.. ^^
    • By Keke Andriani II
      Hi all, 
      Perkenalan dulu kali ya, aku Keke yang cintanya saat ini masih terbagi antara korea dan indonesia. Aku fix berangkat ke korea di tanggal 23 maret 2017 dan will be back at 31 maret. Tapi problemnya adalah, aku pergi sendiri !!!! Akibat di php in temen, akhirnya aku pesen sendiri dan sampe saat ini masih sendiri. Sebenernya aku ga takut kalo sendiri, yg aku takutinnn aku foto sendiri pake tongsis, gitu aja sih sebenernya. Dan freak ga sih ga ada temen ngobrol??? 
       
      Thats why aku lagi gencar banget cari temen trip ke sana. Tolong banget ya, kalian yg liat postingan aku, misalny nih punya kenalan di korea, atau kalian bisa se trip bareng aku atau ada kerabat/temen kalian yg ke koreanya kaya tgl aku, pliss info aku di nomor wa aku 089636051970 
       
      Hope to get some good news soon 
      Blink blink - Keke
    • By Dantik
      Korea Selatan 5H4M (Hari 1)
       
      Hari 2 : Selasa, 8 Maret 2016
      Jeju – Seoul
       
      Hari ini kami full day di Jeju. Karena hanya one day tour kami memilih rute Middle East Part of the island, terdiri dari: Hamdeok Beach, Wol-jeong beach, Kymnyung Maze Park, Manjang Cave, Seongsan Ilchulbong, Seopjicoji, Seongeup Folk Village, Jeju Stone Park. Kami sewa mobil + driver one day tour KRW 180.000, utk lebih jelasnya silahkan lihat disini.
      Bangun pagi2, siap2 karena kami minta jemput di hotel jam 7 pagi  sekalian check out hotel. Jam 6 kami sdh standbye, sambil nunggu kami jalan2 dulu dekat hotel. Jam 7 pagi masih gelap, kyk baru jam 5 subuh di Indo.

      Jungang Underground Market adalah pasar bawah tanah yg berada di downtown Jeju. Foto di atas adalah tangga menuju Jungang.
       
      1. Hamdeok Beach


      Setelah dijemput tujuan pertama kami adalah Hamdeok Beach. Terletak 14 km sebelah timur dari Kota Jeju, memiliki pantai yg bersih dan air yg bening. Dsni klo pas musim panas rame sekali, bnyk org berenang.
      2. Wol-jeong beach


      Jika Anda ingin menikmati pemandangan pantai, duduk sambil minum kopi dan santai, disnilah tempatnya. Sepanjang jalan banyak kita temui cafe2, cocok bagi yg ingin menikmati pantai dengan orang2 yg terkasih. Waktu yg tepat ksni adalah sore hari.
      3. Kimnyoung Maze Park


      Pendiri labirin ini adalah seorang Professor berkebangsaan Amerika Dr Frederic H Dustin, (lahir di Bellingham, WA pada tahun 1930) pertama kali datang ke Korea pada tahun 1952. Beliau dan istrinya pindah ke jeju dari seoul pada tahun 1971. Labirin ini adalah bentuk apresiasi beliau atas cintanya pada Jeju.
      Perjuangan mencari jalan keluar, sempet bolak-balik kesasar terus. Akhirnya ketemu juga setelah 1 jam muter2 di dalam.
      4. Manjang Cave


      Puas main di Maze park, kami lanjut lagi ke Manjang Cave. Lokasi tidak jauh dari Maze park. Di sini kita masuk ke dalam gua yg panjang, terbentuk bekas aliran lava. Gua agak gelap dan banyak genangan air, usahakan pakai sepatu yg tidak berbahan kain. Gua ini terbentang sepanjang 13,442 m, namun yang terbuka untuk umum hanya 1 km (1000 m) saja. Perjalanan ke dalam memakan waktu 1 jam one way, karena kami menghemat waktu kami hanya setengah perjalanan 30 mnt one way, jadi pp 1 jam. Sampe ketemu Turtle Rock, kami balik lagi.
      5. Seongsan Ilchulbong


      Setelah dari Manjang Cave, kami lanjut ke Seongsan Ilchulbong. Pinginnya sih bisa lihat aksi Haenyeo alias penyelam wanita asal Pulau Jeju tapi waktunya ga pas. Kami sampe sana jam 11 siang, sedangkan show nya jam 10 pagi. Pas sampe sna udh pada selesai, telat 1 jam deh, hiks… Walopun ga sempet lihat tp kami puas kok bisa hiking sampe puncak. Jangan sampe kalah deh sama kakek nenek wisatawan laen.
      Tempat ini sangat tepat untuk menyaksikan matahari terbit. Pemandangan indah dan menakjubkan menjadi tawaran yang tidak dapat ditolak oleh para pencinta keindahan alam. Seongsan Ilchulbong adalah sebuah kawah gunung api dengan bentuk seperti contong yang menyembul dari permukaan laut. Tempat ini terbentuk karena proses erupsi hydrovulkanis dimana terjadi letusan gunung api yang sangat dahsyat, yang menyemburkan magma dalam jumlah ke angkasa sehingga meninggalkan bekas berupa kawah yang lebar dengan dengan tepi yang dangkal. Letusan ini terjadi di dasar laut yang dangkal lebih dari 100.000 tahun yang lalu, kawahnya menyembul ke permukaan air. Tempat ini berada di bagian timur landasan pantai Pulau Jeju.
      Klo msh ada waktu bisa ke Pulau Udo. Hanya butuh waktu 15 menit. berjalan dari Ilchulbong ke port Seongsan untuk pergi ke Udo. Setiap kapal keberangkatan setiap jam. Perjalanan hanya 15 menit ke Udo dengan kapal.
      6. Seopjicoji


      Seopjicoji ini cakeppp. Kami suka banget view tebing dan lautnya. Kerenn. Walopun bakal lebih keren lagi kalo datengnya pas musim semi. Sayang, Seopjicoji sudah di renovasi ga kyk dulu. Tapi udah dimodifikasi gitu sekarang jadi lebih warna-warni kayak jadi rumah permen deh. Akhirnya kami ga lama2 dsna, ga sampe masuk ke dalam rumah. Kalo mau masuk kesini bayar, jadinya kami nggak masuk. Foto2 di sepanjang jalan aja.

      Abis dari Seopjicoji, kami makan siang dulu. Diajaknya kami ke Gyo Rae Handmade Noodles Soup makan mie hijau (Green Tea Noodle). Tempatnya dekat dengan Sangumburi. Ini adalah mie herbal, mie yg dibuat dari green tea tanpa pengawet. Satu porsi nya banyak sekali, bisa untuk makan 2 orang.
      7. Seongeup Folk Village


      Setelah kenyang rencana kami mau ke Sangumburi, tp karena hujan kami skip lanjut ke Seongeup Folk Village. Ini adalah perkampungan asli penduduk Jeju. Tempat lokasi syuting filem Dae Jang Geum kyknya.
      Disini berdiri rumah tinggal, kuil konfusius, sekolah, kantor pemerintah, reruntuhan benteng yang arsitektur bangunannya masih bergaya tradisional. Ada banyak rumah dengan atap jerami dan dinding dari batu dan tanah liat. Tampilan kuno desa ini memang dipertahankan oleh masyarakat dan pemerintah setempat.
      8. Jeju Stone Park


      Setelah dari Seongeup Folk Village, karena masih ada waktu kami ke Jeju Stone Park. Ini adalah rute terakhir kami di Jeju sebelum kami kembali ke Seoul malam ini.
      Jeju Stone Park adalah sebuah taman ekologi dan budaya yang menampilkan sejarah budaya batu yg sangat penting untuk sejarah dan budaya Pulau Jeju. Dengan kata lain Jeju Stone Park ini adalah museum sejarah bagaimana sejarah pulau Jeju ini. Mulai dari sejarah terbentuknya Manjang Cave sampe ke Seongsan Ilchulbong.
       
      Setelah dari Jeju Stone Park, rencana sih mau cari souvenir tapi ternyata tokonya udh tutup, hiks… Akhirnya kami minta di drop ke Jeju Airport aja. Sampe Jeju Airport rasanya sedih udh mau ninggalin Jeju, karena masih bnyk destinasi2 menarik lainnya di Jeju ini. Emg sih, waktu yg efektif utk explore Jeju Island itu 3 hari bukan 1 hari kyk kami.
      Setelah sampe di Seoul langsung ke penginapan taruh tas istirahat sebentar trus keluar lagi cari jajanan di sekitar Hongik Univ. Oiya, suhu di Jeju lebih hangat dibanding Seoul. Pas di Seoul dingin banget karena anginnya kencang. Usahakan bawa perlengkapan yg tepat biar ga kedinginan. Di sekitar sini banyak sekali pemusik-pemusik jalanan, banyak juga cafe2 tmpt hang out anak muda. Dan ternyata disitu jg lg ada kyk syuting film, ga tau utk film apa hehe...

       
      Bersambung... 
       
       
    • By Dantik
      Hari 1 : Senin, 7 Maret 2016
      KL – Seoul – Jeju
       

      Hari pertama kami langsung ke Jeju, menghemat waktu karena waktu kami ga banyak dsni. Seperti biasa schedule padat, fisik harus dijaga karena bnyk energi yg akan terkuras.
      Dari Incheon International Airport kami ke penginapan dlu di Hongik Univ. mau ngambil Long John yg saya pesan online via eBay utk diantar ke penginapan. Karena saya tinggal di Batam bukan di Jakarta, dsni ga ada yg jual Long John. Ada pun di Singapore, ga sempet cari2. Akhirnya lebih baik saya pesan langsung di Seoul via eBay yg sudah terbukti kualitasnya, minta diantar ke alamat hostel karena ga cukup waktu lagi klo dikirim ke Indo. Jangan lupa beli T-Money di 7/11.
      Subway Arex : Incheon Int'l Airport - Hongik Univ.

      Setelah ambil Long John dan Thermal Socks di hostel, kami mampir dlu di warung pinggir jalan nyobain Ddeokbokki sambil minum Soju. Setelah itu kami menuju Gimpo Airport utk lanjut ke Jeju naik pesawat Eastarjet. Di dalam pesawat ternyata isinya ibu2 Korea semua, rame banget.
      Subway Arex : Hongik Univ. - Gimpo Int'l Airport

      Perjalanan 1 jam, sampe Jeju kami naik bus ke hotel. Sampe hotel istirahat sebentar taruh tas, abis itu keluar lagi. Jalan kaki ke Yongduam (Rock of Dragon Head) karena Hotel Robero Jeju tmpt kami menginap dekat situ, pas di depan Gwandeokjeong jalan kaki sekitar 1 km. Sebelum ksna kami mampir dlu ke sevel utk cari makan. Foto2 di Yongyeon, Yongduam (Rock of Dragon Head).
      Bus No. 500, 70, 90 : Airport - Gwandeokjeong

      Setelah puas foto2 dsna, kami pulang utk istirahat krn besoknya full schedule 
       
      Bersambung... 
      Korea Selatan 5H4M (Hari 2)