Sign in to follow this  
Tarmizi Arl

Berwisata Di Pelabuhan Ratu, Menyusuri Jejak Nyi Roro Kidul

20 posts in this topic

Pelabuhan ratu berada 60 km arah selatan Sukabumi. Merupakan kawasan pesisir selatan Jawa Barat. Pantai di kawasan ini terkenal memiliki ombak yang sangat kuat sehingga berbahaya bagi perenang. Topografi Pelabuhan Ratu merupakan kolaborasi kawasan pantai curam dan landai serta bertebing karang terjal.

Membahas Pelabuhan Ratu, tak akan terlepas dari sosok fenomenal sepanjang masa. Siapa yang tak kenal Ratu Nyi Roro Kidul? Wanita misterius yang dipercaya oleh masyarakat jawa sebagai penguasa laut selatan. Sedikit menyapa kisah dan mitos yang begitu tersohor ini, tak ada salahnya jika kalian sempatkan berlibur dan membuntuti jejak sang Ratu Pantai Selatan di markas utama beliau di Pelabuhan Ratu.

 

Hari 1

            Perjalanan saya mulai dari Bogor selama 4 jam. Untuk kalian orang Bogor yang pergi dengan kendaraan umum, bisa naik Bus dari Baranang siang langsung ke Pelabuhan Ratu dengan tarif Rp35.000 (eko) dan Rp 40.000 (AC). Perjalanan tiap 1 jam sekali dari jam 5 subuh sampai jam 9 malam. Buat kalian yang dari jakarta setau saya harus melalui Sukabumi terlebih dahulu lalu dari Terminal Sukabumi naik Bus lagi ke Pelabuhan Ratu.

            Sesampainya di pelabuhan ratu, kalian bisa langsung memilih tempat menginap yang sesuai keinginan kalian. Untuk kalian yang mencari harga terminim, cobalah ke Jalan Kidang Kencana, disana ada ‘Wisma Sederhana’ yang tarif permalamnya Rp50.000. Kalau mau tambah kasur dikenakan tarif Rp5000, dan kalau mau pakai TV ada tambahan lagi Rp10.000. Harga yang cukup bersahabat untuk backpackeran.

Sedangkan untuk kalian yang mau lebih bernuansa ‘nyi roro kidul’ seperti judul yang saya beri yaitu membuntuti jejak Nyo Roro Kidul, tak ada salahnya mencoba menginap di Inna Samudera Beach hotel yang terletak di Jalan Raya Cisolok KM 7, Pelabuhan Ratu.

 

1. Kamar 308 Inna Samudera Beach Hotel

 

Inna Samudera Beach Hotel laksana sebuah hote tua bermagnet. Hotel yang diprakasi langsung oleh Presiden Soekarno ini, dibangun tahun 1962. Hotel ini sejak dahulu masih terus mempertahankan arsitektural khas tahun 70an, sehingga suasana kuno sangat kental terasa. Tarif menginap untuk standard room di hotel ini ialah  sekitar Rp765.000.

Menjadi sayang dilewatkan untuk menginap di Hotel ini karena di Hotel ini sudah sangat terkenal seantero bumi-langit di salah satu kamarnya di percaya merupakan kamarnya Sang Ratu Nyi Roro Kidul.

 

post-37373-0-24477700-1431416428_thumb.j

Hotel Inna Samudera

(sumber gambar : www.bandung.panduanwisata.id)

 

Kamar 308 di lantai 3 hotel, menjadi kamar penuh misteri dan begitu sakral. Tak hayal, puluhan bahkan ratusan orang tiap harinya menunggu giliran untuk bisa masuk ke kamar ini. Untuk kalian yang tidak menginap di Inna Samudra, kalian harus membayar sekitar Rp15.000 untuk sekedar melihat dan Rp125.000 untuk bersemedi maksimal 1 jam. Oh iya, untuk cewek yang lagi datang tamu bulanan, tidak bisa ikut serta mendatangi kamar ini.

 

Didalam kamar , kalian bisa melihat nuansa hijau sebagaimana yang kita sudah kenal selama ini. Single bed, seprei, bantal hingga dinding kamar bernuansa hijau. Lukisan sang ratu pun nampak begitu dominan dan menarik perhatian.

Salah satu lukisan rupa Ratu ialah Lukisan Karya Basoeki Abdullah. Lukisan ini nampaknya memiliki kekuatan tersendiri bagi siapa saja yang melihatnya.  Konon kabarnya, Basoeki Abdullah bertemu langsung dengan Nyi Roro Kidul dan melukisnya.

Tidak bisa terlalu lama menyapa sang Ratu di sini, karena antrian biasanya cukup banyak apalagi saat weekend. Jadi mari kita berpamitan sejenak kepada Ratu untuk kembali membuntuti jejak beliau di Petilasan Nyi Roro Kidul

 

post-37373-0-21827300-1431416621_thumb.j

suasana kamar 308

(sumber gambar : www.bandung.panduanwisata.id)

 

2. Singgah di Singgasana Sang Ratu di Pantai Karang Hawu

 

Berada tidak jauh dari Hotel Inna Samudra Beach, sekitar 2 km. Kalian bisa melanjutkan trip ke Pantai Karang Hawu. Pantai ini memiliki panorama yang sangat indah. Hamparan pasir yang luas berpadu dengan karang bertebing. Ditambah lagi dengan demburan ombak khas pantai selatan jawa, tentunya akan membuat kalian terlena.

Tapi ternyata, dibalik semua keindahan dan pesona itu, di karang yang menjorok ke laut itu merupakan singgasana Nyai Roro Kidul. Lokasi persis singgasananya ialah di bukit karang yang menjorok langsung ke Samudera Hindia. Di sanalah dipercaya Nyi Roro Kidul pernah bertapa. Bahkan juga dipercaya menjadi tempat beliau menceburkan diri karena frustasi dengan penyakit yang dideritanya. Hingga akhirnya setelah menceburkan diri, beliau sembuh dari penyakit kulit dan kembali cantik rupawan. Namun sang puteri tidak kembali ke darat hingga menjadi penguasa lautan. Ya... terdapat beragam versi kisah sang penguasa pantai selatan, antara masyarakat Jawa dan Jawa Barat memiliki versinya sendiri, tapi meskipun begitu, semuanya percaya bahwa Nyi Roro Kidul adalah Penguasa Pantai Selatan.

Di karang itu juga seringkali didatangi oleh pengungjung untuk mandi 7 sumur atau sekedar membasuh muka. Disebut mandi 7 sumur maksudnya ialah terdapat 7 cekungan batu yang tergenang air yang mana dipercaya air didalam cekungan ini memiliki keberkahan bagi yang menjalani ritualnya. Usai mandi 7 sumur, biasanya para peritual akan membuang pakaian dalam yang mereka kenakan sebagai simbol buang sial.

 

post-37373-0-45770600-1431416747_thumb.j

post-37373-0-84412800-1431416781_thumb.j

Pantai karang Hawu

 

Masyarakat Pelabuhan ratu sendiri, setiap tanggal 6 April yang merupakan hari Nelayan. Mereka mengadakan pesta rakyat di pantai karang hawu sebagai simbol syukur atas hasil bumi terutama hasil laut. Mereka biasanya akan melarung sesaji dan kepala kerbau kelautan lepas dari Pantai ini. Maka 6 april ialah waktu yang tepat jika kalian ingin menyaksikan ritual adat ini.

Selain karang yang dipercaya sebagai tempat bersemedinya Nyi Roro Kidul, tidak jauh dari pantai terlihat pula dua pegunungan, Pegunungan Winarum dan Rahayu. Di puncak pegunungan Winarum  terdapat makam para ulama dan juga tempat singgah Nyi Roro Kidul beserta paya dayangnya.

Menjelang malam, biasanya kawasan pantai pelabuhan ratu mulai sepi bahkan sangat sepi. Jadi saya sarankan di malam hari untuk berwisata kuliner terutama seafood di sekitaran pantai lalu segera kembali ke Penginapan.

 

Hari 2

Memulai perjalanan di hari kedua yang terlepas dari jejak Nyi Roro Kidul, siapkan amunisi energi yang lebih agar perjalanan lebih lancar dan tak terganggu dengan kelelahan yang tiada arti. Karena perjalanan pertama kita ialah ke arah barat laut dari Pusat kota Pelabuhan Ratu, atau sekitar 15 km dari Hotel Inna Samudra Beach.

 

3. Mata Air Panas Cisolok

 

Sumber air panas ini menjadi objek wisata yang cukup terkenal di Pelabuhan Ratu. Keunikan dari air panas ini ialah karena air panas yang keluar ialah berasal dari geyser (air panas yang keluar dari kerak bumi). Berbeda dengan biasanya yang berasal dari sumber mata air. Jadilah air yang keluar ialah ibarat air muncrat yang keluar dari bebatuan. Tinggi muncratan air ini bisa mencapai 5 meter dan menjadi hal unik bagi wisatawan.

Jika kalian ingin merasakan hangatnya air yang keluar ini secara langsung, kalian bisa turun menuju sungai dan sumber  air. Dari sini kalian dapat menikmati langsung sensasi semburat air yang keluar. Tidak hanya yang turun ke sungai, pengunjung yang berada di sekitar sumber air pun dapat merasakan cipratan air yang memang sangat kuat ini.

 

post-37373-0-53221500-1431494155_thumb.j

Semburan air panas

 

post-37373-0-83693500-1431494150_thumb.j

Berlatar semburan air panas

 

Namun, jika ingin dengan suasana yang lebih nyantai, pihak pengelola pun menyediakan kolam pemandian air panas. Di kolam ini pengunjung dapat berendam dan menikmati sensasi air hangat layaknya tubuh sedang dipijat-pijat. Tarif masuk ke kawasan ini ialah Rp2000, sedangkan untuk kalian yang mau berendam di kolam air hangat dikenakan lagi biaya Rp2000 untuk dewasa dan Rp1000 untuk anak anak. Selain itu semua, disini juga kalian bisa mencoba fasilitas kamar terapi dimana seluruh tubuh kalian akan disemprotkan dengan air hangat oleh terapis ahli. Terapi ini dapat kalian nikmati dengan biaya Rp30.000 dimana dipercaya dapat mengobati beragam penyakit seperti penyakit kulit, rematik, hingga stroke.

 

post-37373-0-79240800-1431416849_thumb.j

Kolam Pemandian air panas

(sumber gambar : www.disbudporakabsukabumi.co.id

 

 

Setelah merasa cukup hangat dengan semburat air panas, mari kita melanjutkan perjalanan kembali menyapa sang Ratu Nyi Roro Kidul di Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa.

 

4. Ada Sang Ratu di Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa

 

Sosok penguasa kerajaan lautan selatan ini begitu spesial, tak mengenal zaman, budaya, dan agama. Dibalik keberadaanya yang nampak hanya sebagai sebuah mitos dan legenda, tapi nyatanya beliau selalu ada bahkan di sebuah Kuil ini.

 

Vihara Nam Hai Kwan Se Im Pu Sa, atau karena terlalu menyulitkan lidah saya dan juga mungkin kalian, vihara ini juga dieknal dengan Kuil Dewi Kwan Im atau Vihara Loji. Lokasinya berada di Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Sukabumi. Dari Air Panas Cisolok memakan waktu sekitar 1 jam perjalanan, atau dari Pusat Pelabuhan Ratu sekitar 25 km.

Kuil ini berada di atas bukit dan berhadapan langsung dengan lautan lepas, sehingga menjadi pengalaman wisata yang sulit dilupakan. Kuil yang dibangun atas prakarsa warga Thailand bernama Anotahi Kamonwathin (dikenal dengan sebutan mama Airin) ini, pengunjung akan melalui sekitar 500 anak tangga (konon tidak ada yang sama perhitungan dalam jumlah anak tangganya). Namun, kelelahan itu pasti akan terbayar ketika kalian sudah sampai di bangunan utama kuil.

Memasuki gerbang, kalian akan melihat patung naga berkepala tujuh dengan ukiran khas Thailand. Setelahnya barulah kalian akan melalui tangga yang berjumlah 500 anak tangga seperti yang telah saya katakan sebelumnya.

 

post-37373-0-48981500-1431417061.jpg

Tangga awal menuju vihara

(sumber gambar : www.kaskus.co.id)

 

Aroma dupa khas kuil tentunya akan sangat terasa selama kalian menjelajahi kuil. Dilain hal, beberapa altar akan kalian temui pada masing-masing tingkat. Pada altar utama terdapat patung Sun Go Kong dan gurunya. Salah satu altar yang sangat menarik perhatian ialah adanya sebuah altar bernuansa jawa yaitu altar semar dan satu lagi yang dikhususkan untuk sang ratu pantai selatan, Nyi Roro Kidul.

post-37373-0-00302300-1431417228_thumb.j

Altar Semar

(sumber gambar : www.indonesiakaya.com)

 

Altar Nyi Roro Kidul yang menyerupai rumah ini dilengkapi dengan meja rias, tempat tidur, dan bernuansa hijau seperti di kamar 308. Selain itu terdapat pula meja kerja Presiden Soekarno dan fotonya. Bahkan di vihara ini juga ada foto ulama islam di bagian sudut bangunan Altar Nyi Roro Kidul. Nuansa yang sangat unik untuk ukuran sebuah vihara bukan?

 

post-37373-0-21768300-1431417231_thumb.j

Altar Nyi roro kidul

(sumber gambar : www.indoneisakaya.com)

 

Selain di altar, menyapa Sang Ratu juga dapat kalian lakukan dengan memandangi lautan selatan dari pelataran vihara. Pantai yang kalian akan lihat dari atas vihara ini ialah Pantai Loji. Pemandangan lautan dari atas bukit tentu dapat kalian bayangkan keindahannya. Bagi yang pernah ke Bali, mungkin ini seperti ‘Uluwatu’nya bumi Parahyangan.

 

post-37373-0-73880400-1431417335_thumb.j

post-37373-0-93580700-1431417339_thumb.j

Pelataran Vihara

(sumber gambar : www.jelajahsukabumi.com)

 

Hal yang perlu diperhatika ketika datang kesini ialah bahwa kalian harus menjaga tata krama, tidak membuang sampah, membawa minuman alkohol, berisik, dan membawa senjata.

 

 

 

Kembali turun dari atas perbukitan, kalian dapat menyembangi pantai yang telah kalian lihat dari atas vihara, yaitu Pantai Loji.

 

5. Pantai Loji

 

Sepanjang garis pantai di selatan jawa, rasa rasanya tak akan terlepas dari Nyi Roro Kidul, termasuk disini, di Pantai Loji. Terbukti dengan adanya vihara di pantai Loji ini yang juga menempatkan secara khusus keberadaan sang ratu di sebuah altar. Ini membuktikan bahwa Pantai Loji yang memang berdekatan dengan Pantai Pelabuhan ratu masih memiliki kekuatan dan kedekatan kuat dengan Nyi Roro Kidul.

 

Pantai ini merupakan pantai yang identik dengan karang-karangnya. Tidak banyak memang yang dapat kalian lakukan disini karena pantainya bukan tipe pantai berpasir putih, namun dari sini jugalah kalian dapat rehat sejenak sembari makan siang ditemani suara deburan ombak yang menerpa karang dan berpanorama perbukitan. Menyapa dan menengok sisi lain kekuasaan sang Ratu Pantai Selatan.

 

post-37373-0-21859400-1431417411_thumb.j

Pantai Loji

(sumber gambar : www.travel.detik.com)

 

Menutup perjalanan saya di Pelabuhan Ratu, maka satu objek wisata utama ini malah saya letakkan di list terakhir untuk di kunjungi, yaitu Pantai Pelabuhan Ratu tepat di depan Hotel Inna Samudera.

 

6. Salam Perpisahan dengan Sang Ratu di Pantai Pelabuhan Ratu

 

Menyusuri keagungan kisah Sang Penguasa Laut Selatan yang juga dipercaya menjadi penguasa kerajaan lautan, merupakan pengalaman yang tidak hanya sekedar kisah liburan biasa. Menutup perjalanan sembari memberikan salam perpisahan di Pantai Pelabuhan ratu adalah cara yang saya lakukan.

Pantai ini tidak berbeda jauh dengan pantai karang hawu. Topografi dan tipe pasir pantainya juga serupa. Namun yang pasti pemandangan yang dihadirkan pun tak akan pernah bisa cepat terlupa.

 

Menikmati deburan ombak yang begitu keras di siang hari, menambah keelokan pantai yang luas terbentang di hadapan kalian.

 

post-37373-0-00629000-1431418529_thumb.j

Pantai Pelabuhan Ratu

(sumber gambar : www.commons.wikediaor.org)

 

Begitulah sedikit kisah perjalanan saya selama di Pelabuhan Ratu. Ternyata berlibur tidak sekedar untuk menikmati keindahan alam, namun lebih dari itu. Membuntuti jejak jejak yang masih dapat kita temui tentang Sang Ratu, Nyi Roro Kidul.

Share this post


Link to post
Share on other sites

mksh @andregm .. terharu dibilang rapih.. whahaha :tersipu

 

Iya Bro...

ditambah dgn rangkuman sejarah di belakang-nya, sangat lengkap dan rapi...

tulisan anda level Jurnalis kawakan

 

Tapi kenapa foto2 lokasi bukan hasil sendiri? apa sama sekali tdk ada yg bawa kamera?

trus apakah story2 ttg hotel, vihara dll apakah hasil explore sendiri atau menyadur tulisan org lain?

sangat detail... salut

Trus kalo liat lokasi anda di Palembang, kenapa start dah di Bogor?

Lebih apik kalo FR diceritakan bener2 start dari lokasi anda... biar bisa jadi panduan juga utk yg berlokasi sama dgn anda...

 

Maaf jadi agak kritis... hihiihi...

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah saudara @andregm kritis sekali.. haah good bgt tapi,,

iya fotonya sih yg ada tinggal yg prnah di upload di fb (namanya laptop suka diinstall ulang jd file pd ilang) dan rata2 foto narsis ama temn2... rada gak informatif aja kalo ditaruh disini yg maunya ngasih info wisata.. kan mau liat objeknya, bkn muka gue.. hahah..

 

oh iya gue org plmbg tp itu emnag brngkt dr bogor,, itu acara fieldtrip kelas.. gue kuliah di IPB bogor.. hihi

 

kalo cerita tiap lokasi ya itu dr hasil informasi pmndu pas ksana tp juga kbnykan review dr berbagai sumber sih, gak komplit kalau cuma ngandalin crita slama disana.. jd harus eksplore kisah dan sejarah sendiri deh...

 

btw makash ya saran2 nya... biar lebih mateng lagi kalo nulis crita,,,

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 12/5/2015 at 3:16 PM, Tarmizi Arl said:

Pelabuhan ratu berada 60 km arah Selatan........................

     Maaf bukan Saya mengkritik tapi cuma mengUpdate & melengkapi saja.Baru-baru ini di tahun 2016 ini Saya & Orangtua Saya ke Pelabuhan Ratu bahkan iseng-iseng saja menyurvei Tarif Hotel Wisma Sederhana di Jl.Kidang Kencana demi kepentingan teman kantor Saya.Ternyata maaf ya,       Tarifnya sekarang sudah naik ialah  Rp.60.000 perHari untuk satu Kamar.

  Tarif yang di bahas dik Tarmizi memang benar tapi itu kan Setahun lalu & faktanya sekarang semua tarif Hotel di Pelabuhan Ratu terutama Wisma Sederhana sudah pada naik.Tapi maaf pertanyaan Saya sedikit pada Resepsionis Wisma ini jadi Saya belum tahu jumlah Tarif bila menggunakan fasilitas TV,Selimut dan lainnya.Semoga & Insya Allah bila Saya bisa ke Pelabuhan Ratu lagi & transit Hotel ini atau menginap sekalian bisa tanya lebih detail tarif fasilitasnya.

  Tarmizi dari Palembang yo.....macem mano Kabar kau ? Mamiku dari Palembang.Ma’ini masih Kuliah apo la Kerjo di mano kau Tar ?     

Share this post


Link to post
Share on other sites
11 minutes ago, Hendi P.K. said:

     Maaf bukan Saya mengkritik tapi cuma mengUpdate & melengkapi saja.Baru-baru ini di tahun 2016 ini Saya & Orangtua Saya ke Pelabuhan Ratu bahkan iseng-iseng saja menyurvei Tarif Hotel Wisma Sederhana di Jl.Kidang Kencana demi kepentingan teman kantor Saya.Ternyata maaf ya,       Tarifnya sekarang sudah naik ialah  Rp.60.000 perHari untuk satu Kamar.

  Tarif yang di bahas dik Tarmizi memang benar tapi itu kan Setahun lalu & faktanya sekarang semua tarif Hotel di Pelabuhan Ratu terutama Wisma Sederhana sudah pada naik.Tapi maaf pertanyaan Saya sedikit pada Resepsionis Wisma ini jadi Saya belum tahu jumlah Tarif bila menggunakan fasilitas TV,Selimut dan lainnya.Semoga & Insya Allah bila Saya bisa ke Pelabuhan Ratu lagi & transit Hotel ini atau menginap sekalian bisa tanya lebih detail tarif fasilitasnya.

  Tarmizi dari Palembang yo.....macem mano Kabar kau ? Mamiku dari Palembang.Ma’ini masih Kuliah apo la Kerjo di mano kau Tar ?     

@Hendi P.K.

oo udah naik ya harga nya ya bagus info update nya

ya pasti tiap tahun harga naik. Thx info nya :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 16/8/2016 at 1:09 PM, Hendi P.K. said:

     Maaf bukan Saya mengkritik tapi cuma mengUpdate & melengkapi saja.Baru-baru ini di tahun 2016 ini Saya & Orangtua Saya ke Pelabuhan Ratu bahkan iseng-iseng saja menyurvei Tarif Hotel Wisma Sederhana di Jl.Kidang Kencana demi kepentingan teman kantor Saya.Ternyata maaf ya,       Tarifnya sekarang sudah naik ialah  Rp.60.000 perHari untuk satu Kamar.

  Tarif yang di bahas dik Tarmizi memang benar tapi itu kan Setahun lalu & faktanya sekarang semua tarif Hotel di Pelabuhan Ratu terutama Wisma Sederhana sudah pada naik.Tapi maaf pertanyaan Saya sedikit pada Resepsionis Wisma ini jadi Saya belum tahu jumlah Tarif bila menggunakan fasilitas TV,Selimut dan lainnya.Semoga & Insya Allah bila Saya bisa ke Pelabuhan Ratu lagi & transit Hotel ini atau menginap sekalian bisa tanya lebih detail tarif fasilitasnya.

  Tarmizi dari Palembang yo.....macem mano Kabar kau ? Mamiku dari Palembang.Ma’ini masih Kuliah apo la Kerjo di mano kau Tar ?     

wah trima kasih updatenya biar pd dpt info trekini.,...

wahh kturunan palembng jg yo... masih suka balik kampung kah?

skrg udah krja buka usaha sendiri...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

Sama-sama,Selain Tarif Hotel Wisma Sederhana,Tarif Bis MGI dari Bogor ke Pelabuhan Ratu pun ikut naik Rp.5.000,-utk tiap Kelasnya.Cuma maaf Saya telat informasikan kenaikan tarif Bis karena Surveynya juga telat (baru-baru ini).

 

@Tarmizi Arl :

  Samo-samo.Kemarin AKu maco di suatu web ujinyo Tarif Bis MGI rute Bogor,Baranang Siang ke Pelabuhan Ratu lah naek Tarifnyo jadi Rp.45.000,- Ekonomi & Bis MGI Bisnis BerAC jadi Rp.50.000,- yang dulu pernah Tarmizi naikin.Ma'ini lah naik tarifnyo Rp.5.000,-.Mulo-mulo AKu idak percayo tapi pas Aku telpuni ke Terminal Bis Baranang Siang Bogor rupanyo memang benar lah naik galo Rp.5.000,- tiap kelasnyo.Memang mahal yo ke Pelabuhan Ratu.

   Lah Lamo Aku idak balik Kampung malah kemarin Kami berhari rayo di Jakarta samo Bicik & Mangcik.Kecuali kalu ado acara sedekahan di Palembang barulah Kami ke sano. Waduh Syukurlah Alhamdulillaah Buka Usaha dhewe,di bidang apo ? Lokasi usahanyo di mano ; Bogor,Jakarta apo Palembang ? Terimokasih perhatiannyo.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this