• 0
Sign in to follow this  
JUNASIKPARK

Misteri Harta Karun di pegunungan Superstition, Arizona

Question

Hi Jalan2ers & trekkers,

Saya kurang tahu nih thread ini cocoknya masuk subforum mana, tapi karena ini tentang pegunungan, jadi saya masukkan ke subforum Naik Gunung :P Awalnya saya sedang menikmati foto2 indah dari pegunungan Superstition di kota Apache Junction di negara bagian Arizona, AS; Dan nama Superstition memang tdk tercipta begitu saja tanpa sejarah.

749px-SUPERSTITIONS_AZ15.jpg

Sumber: http://en.wikipedia.org/wiki/File:SUPERSTITIONS_AZ15.jpg

Pegunungan Superstition memiliki ketinggian 1.542 meter. Diperkirakan penduduk pertama dari pegunungan ini tiba sekitar 5000 tahun yang lalu. Kebudayaan suku Hokokam dan Mogollon Indian berkembang di kawasan ini lebih dari dua ribu tahun yang lalu dan suku Indian Salado menghuni daerah ini dari 1000 masehi sampai 1400 masehi. Kira2 itu informasi yang saya dapat.

tumblr_m90o1gNe3O1rr0f74o1_500.jpg

Sumber: http://arizonanature.tumblr.com/

Ada banyak legenda, mitos dan kisah horor mengenai pegunungan Superstition ini. Diyakini bahwa suku Apache pernah memiliki pertambangan emas yang sangat berlimpah di kawasan pegunungan Superstition. Fray Marcos de Niza mungkin adalah org Eropa pertama yang datang kemari untuk mencari legenda Cibola, 7 kota emas. Tidak ada yang tahu pasti apakah dia betul2 sampai pada tujuannya.

210650574_1446abe681.jpg

Sumber: canyon waterfall

Salah satu legenda yang mungkin lumayan terkenal adalah "The Lost Ducthman Mine" kisah mengenai Jacob Waltz pada tahun 1860 yang berhasil menemukan tambang emas rahasia di pegunungan Superstition, dan membawa pulang 48 pounds emas ke dalam tempat tidurnya. Suatu hari sebelum dia meninggal, pria yang dijuluki The Ducthman (dari bahasa jerman Deutch) dia meninggalkan petunjuk letak tambang itu kepada pengurus pribadinya, Julia Thomas. Wanita itu bersama Ayahnya selama bertahun-tahun mencari tambang itu dan tidak pernah menemukannya.

tumblr_m83uzbmo0I1rcgobjo1_500.jpg

Sumber: http://thehornygeologist.tumblr.com/

Sampai hari ini, banyak orang berburu tambang emas yg hilang itu ke pegunungan Supertition, dan banyak dari mereka tidak pernah berhasil dan bahkan tidak pernah kembali lagi. Pegunungan Superstition dianggap sakral bagi orang Indian itu sebabnya banyak orang meninggal di sana. Ada banyak kisah pencarian yang berakhir dengan kematian dari yang saya baca, ada yang ditemukan tanpa kepala, ada yang mengaku ditembak oleh sniper, banyak orang menghilang secara misterius dan masih banyak lagi. Bahkan dibangun monumen utk mengenang mereka yg meninggal di pegunungan Superstition.

Share this post


Link to post
Share on other sites

3 answers to this question

  • 0

woooowwwwwwwww........ ceritanya bagus yaaaa......

apalagi pembahasan di yang bagian terakhir...

udah ky dongeng2 gitu yaaaaa........

sampe kepala hilang itu gmn ceritanya yaaa???

ya kalo sakral bagi masyarakat sekitar, sebaiknya bagi kita lebih baik menjadi wisatawan yang menikmati keindahan alamnya aja deh, jangan macem2 :D

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

wih tempat tinggal suku Indian Apache jaman dulu ya? Kayanya sering ada dech di film-film tentang kota yang dibangun dr emas. Kalau ga salah dulu saya jg pernah liat di tin-tin. Cerita manga kaya one piece jg mungkin terinspirasi dari ini nich, yang ada kota emas.

Share this post


Link to post
Share on other sites
  • 0

woooowwwwwwwww........ ceritanya bagus yaaaa......

apalagi pembahasan di yang bagian terakhir...

udah ky dongeng2 gitu yaaaaa........

sampe kepala hilang itu gmn ceritanya yaaa???

ya kalo sakral bagi masyarakat sekitar, sebaiknya bagi kita lebih baik menjadi wisatawan yang menikmati keindahan alamnya aja deh, jangan macem2 :D

Iya sebelum org eropa tiba di daerah ini, tempat ini dikuasai suku indian, mungkin legenda harta karun sudah lama dari jaman indian itu, iya katanya kalo kita mau ke sana harus pakai pemandu khusus. Saya kurang tahu gimana kisah kepala hilang, saya baca sekilas laporan2 kejadian dari tahun ke tahun secara singkat. Saya rasa ada byk sekali cerita2 pengalaman2 horor dari penduduk sekitar dan para pemburu harta.

wih tempat tinggal suku Indian Apache jaman dulu ya? Kayanya sering ada dech di film-film tentang kota yang dibangun dr emas. Kalau ga salah dulu saya jg pernah liat di tin-tin. Cerita manga kaya one piece jg mungkin terinspirasi dari ini nich, yang ada kota emas.

Kalo yg saya tonton tuh film Congo, ini kisah pencarian lokasi tambang Raja Solomon yg hilang, tambang ini penuh dengan intan, tapi dijaga oleh monyet2 raksasa pemakan manusia, serem bgt dah.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By pleasejackys
      Legenda Penciptaan Dunia Menurut Berbagai Kebudayaan (Part 2)
       
                     
      Hampir seluruh kebudayaan di dunia menceritakan kisah tentang bagaimana dunia bermula. Seluruh kisah tersebut berbeda-beda, namun seringkali memiliki unsur yang serupa. Tema yang biasa muncul dalam legenda-legenda tersebut termasuk terpisahnya langit dan bumi, banjir bandang yang memusnahkan umat yang ada saat itu, telur, raksasa, dan dewa-dewa.
       
      1.  China

      source : via Flickr
       
      Pada awalnya, sebuah telur terbentuk dari kekosongan alam semesta. Di dalam telur itulah konsep Yin dan Yang terbentuk. Setelah 18 ribu tahun, telur tersebut pecah, dan lahirlah Pan Gu. Pan Gu merupakan seorang raksasa dengan dua tanduk di kepalanya. Ia memakai pakaian yang terbuat dari bulu-bulu tebal dan memiliki sebuah kapak besar. Dengan ayunan kapaknya, ia memisahkan Yin dan Yang, membentuk langit sebagai Yang dan bumi sebagai Yin. Lalu, ia berdiri di antara keduanya dan mulai mengangkat langit. Hal ini berlangsung selama 18 ribu tahun, dimana setiap harinya langit menjadi 3 meter lebih tinggi, bumi menjadi 3 meter lebih tebal, dan Pan Gu menjadi 3 meter lebih tinggi.
       
      Setelah 18 ribu tahun, Pan Gu meninggal. Mayatnya menjadi unsur-unsur alami di bumi. Nafasnya menjadi angin, darahnya menjadi sungai, suaranya menjadi petir, dan kedua matanya menjadi bulan dan matahari.
       
      Terdapat beberapa versi mengenai awal mula manusia. Ada legenda yang mengatakan bahwa parasit di tubuh Pan Gu menjadi manusia-manusia pertama. Ada juga legenda yang menceritakan tentang dewi Nu Wa. Ratusan tahun setelah kematian Pan Gu, seorang dewi bernama Nu Wa membentuk manusia dari tanah liat. Manusia-manusia tersebut menjadi para aristokrat. Kemudian, Nu Wa mencelupkan sebuah tambang ke dalam adonan tanah liat, dan tetesan-tetesan yang jatuh dari tambang tersebut menjadi rakyat jelata.
       
       
      2.  Inca

      source : via Flickr
       
      Masyarakat Inca mengenal seorang dewa yang disebut Viracocha. Menurut legenda, Viracocha terlahir dari sungai Titicaca di masa kegelapan. Viracocha pun membawa cahaya ke dunia, dengan menciptakan matahari, bulan, dan bintang-bintang. Ia menciptakan manusia dari batu-batuan, namun ciptaannya tersebut tidak mampu berpikir. Akhirnya, ia menghancurkan manusia batu tersebut dengan banjir, dan membuat manusia yang baru dari bebatuan yang lebih kecil.
       
      Beberapa lama kemudian, ia mengirimkan kedua putranya, Imahmana Viracocha dan Tocapo Viracocha untuk mencari tahu apakah umat manusia masih mematuhinya. Di perjalanan, Imahmana dan Tocapo memberi nama pada tumbuh-tumbuhan, dan mengajari manusia tumbuhan mana yang dapat dimakan, mana yang beracun, dan mana yang dapat menyembuhkan. Setelah itu, Imahmana, Tocapo, dan Viracocha menghilang.
       
      Konon, Viracocha masih berkeliaran di bumi dengan menyamar sebagai seorang pengemis. Ia mengajari manusia berbagai hal dan melakukan berbagai keajaiban ketika diperlukan. Menurut legenda, Viracocha akan kembali ketika dunia membutuhkannnya.
       
       
      3.  Babylonia

      source : via Flickr
       
      Legenda ini dimulai dengan lahirnya dua makhluk, satu berjenis kelamin laki-laki dan satu lagi perempuan. Yang laki-laki dikenal dengan nama Apsu (air manis) dan yang perempuan dikenal dengan nama Tiamat (air asin). Dari perkawinan mereka, lahirlah berbagai monster dan dewa. Para monster dan dewa tersebut terus berkembang biak menjadi sangat banyak dan menyebabkan kebisingan, sehingga Apsu mengancam untuk membunuh mereka. Kemudian, karena takut akan dibunuh, salah seorang dewa yang bernama Ea membunuh Apsu.
       
      Ea memiliki seorang putra bernama Marduk, dewa yang paling tinggi dan paling sakti di antara seluruh dewa-dewa. Marduk memiliki kekuatan untuk mengontrol angin, dan badai yang dihasilkannya membuat para dewa tidak bisa beristirahat. Tiamat dan suaminya yang baru, Qingu, akhirnya memutuskan untuk melawan Marduk, namun pertarungan tersebut akhirnya dimenangkan oleh Marduk. Dari mayat Tiamat, Marduk membangun bumi. Ia membelah mayat Tiamat menjadi dua, satu ia angkat menjadi langit dan satunya menjadi bumi. Kemudian, ia menciptakan matahari, bulan, awan, pegunungan, kabut, dan angin dari organ-organ tubuh Tiamat.
       
      Dari darah Qingu, Marduk menciptakan umat manusia. Ia pun mewajibkan manusia bekerja untuk para dewa, dan menyediakan makanan di kuil-kuil. 
       
       
      4.  Yunani

      source : via Flickr
       
      Di permulaan waktu, lahirlah Gaia (bumi), Eros (cinta), Abyss (Tartarus), dan Erebus (kegelapan) dari kekosongan. Kemudian, tanpa pasangan, Gaia melahirkan Uranus (langit) dan menikahinya. Dari perkawinan tersebut, lahirlah enam pasang dewa-dewi pertama, yang dikenal dengan nama Titan dan dua monster, Hekatonkheires dan Cyclope. Cronus, salah satu dari para Titan, kemudian memutilasi Uranus dan menjadi pemimpin para dewa.
       
      Cronus memiliki banyak anak, namun karena takut akan dikhianati oleh anaknya seperti halnya ia mengkhianati ayahnya, ia memakan semua anaknya. Istrinya, Rhea, menyelamatkan anak mereka yang terakhir, yang bernama Zeus. Ia menutupi sebuah batu dengan selimut dan memberikannya kepada Cronus, yang kemudian memakannya. Sementara itu, Zeus disembunyikan di sebuah gua.
       
      Ketika Zeus dewasa, ia memberikan sebuah minuman kepada Cronus, yang membuatnya memuntahkan semua anak-anaknya yang lain. Zeus dan saudara-saudaranya kemdudian mengurung Cronus dan dewa-dewi Titan di Tartarus. Sejak saat itu, Zeus disembah sebagai pemimpin dari para dewa.
       
       
      5.  India

      source : via Flickr
       
      Pertama, para dewa menciptakan seorang manusia yang disebut dengan nama Purusha. Purusha memiliki seribu kepala, seribu mata, dan seribu kaki. Kemudian, para dewa mengorbankan Purusha untuk membangun dunia; lemak di tubuhnya menjadi binatang, matanya menjadi matahari dan bulan, nafasnya menjadi angin, dan tubuhnya menjadi manusia. Dari kepalanya lahirlah kasta Brahmana, dari lengannya kasta Ksatriya, dari pahanya kasta Waisya, dan dari kakinya kasta Sudra.
       
      Dalam versi yang lain, disebutkan bahwa dahulu hanya ada sebuah entity bernama Atman (atau Brahma). Karena kesepian, ia membagi dirinya sendiri menjadi dua, seorang manusia laki-laki dan manusia perempuan. Dari perkawinan mereka, lahirlah umat manusia. Kemudian, mereka berubah menjadi sepasang sapi, dan lahirlah para sapi. Mereka kemdian berubah lagi menjadi berbagai macam binatang. Setelah itu, sang Atman menciptakan api, soma dan para dewa. Ia juga memberikan para dewa berbagai kekuatan, membangun kasta, menetapkan dharma, dan lain-lain.
       
       
      6.  Aborigin

      source : via Flickr
       
      Masyarakat Aborigin mengenal banyak legenda penciptaan dunia, salah satunya adalah legenda Ular Pelangi. Pada permulaan dunia, bumi merupakan tempat yang kosong. Matahari, bulan, bintang, dan seluruh nenek moyang tertidur di bawah bumi. Beserta mereka ada makhluk yang dikenal dengan nama Ular Pelangi. Ketika waktunya tiba, sang Ular Pelangi terbangun dan pergi ke permukaan bumi.
       
      Sang Ular Pelangi merupakan pemimpin dari semua makhluk yang ada di bumi. Makhluk-makhluk yang tidak mematuhinya dihukumnya dengan cara dimakan. Tulang belulangnya dimuntahkan dan menjadi bebatuan dan bukit. Makhluk-makhluk yang mematuhinya dihadiahinya dengan dijadikan manusia.
       
      Ular Pelangi juga dikenal dengan sebutan si Wanita Tua, dan konon ialah yang mengajari manusia cara untuk mencari makan. Beberapa suku Aborigin percaya bahwa mereka keturunan dari binatang, dan sang Ular Pelangi menetapkan bahwa mereka tidak dapat memakan binatang yang merupakan nenek moyang mereka. Dengan begitu, tersedia cukup makanan untuk semua orang.
       
       
      7.  Finlandia

      source : via Flickr
       
      Dahulu kala, yang ada hanyalah lautan dan langit. Namun, sang langit memilki anak perempuan yang bernama Ilmatar. Suatu hari, Ilmatar turun ke lautan, mencari suatu tempat untuk beristirahat. Setelah mengapung selama 700 tahun, ia melihat seekor burung yang juga sedang mencari tempat untuk beristirahat. Kemudian, burung tersebut hinggap di lutut Ilmatar, dan mengeluarkan 6 butir telur yang terbuat dari emas dan besi. Telur-telur tersebut menjadi semakin panas, sehingga Ilmatar terbakar dan menyentakkan kakinya. Telur-telur tersebut terjatuh dan pecah di lautan, cangkangnya membentuk bumi, putih telurnya membentuk bulan dan bintang, sementara kuning telurnya membentuk matahari.
       
      Ilmatar menghabiskan ratusan tahun lagi mengambang di lautan sebelum akhirnya memutuskan untuk meneruskan penciptaan bumi. Ia membangun pegunungan dan bukit, serta para binatang. Suatu hari, ia melahirkan Vainamoinen, manusia pertama.
       
       
      8.  Dogon, Mali

      source : via Flickr
       
      Legenda penciptaan yang dikenal suku Dogon bermula dengan Amma, seorang dewa yang telah ada sebelum waktu dimulai. Amma, yang sendirian, merasa kesepian dan menciptakan Bumi. Amma kemudian menikahi Bumi, dan lahirlah Ogo dan sepasang ikan kembar bernama Nommo.
       
      Ogo, yang tidak memiliki pasangan, kemudian mencoba mengawini Bumi. Dari perkawinan ini muncullah darah menstruasi pertama. Darah yang mengalir dari Bumi menjadi tumbuh-tumbuhan dan binatang. Kemudian, Amma menciptakan matahari dan bulan. Konon, manusia yang berkulit putih lahir di bawah bulan dan yang berkulit hitam lahir di bawah matahari. Kemudian, ia menghukum Ogo dengan mengubahnya menjadi seekor anjing.
       
       
      9.  Blackfoot, Amerika

      source : via Flickr
       
      Masyarakat suku Blackfoot di Amerika percaya bahwa matahari menciptakan bumi. Mereka memanggil matahari dengan nama Napi—pria tua. Dahulu kala, hanya ada air di bumi ini. Di permukaan air tersebut, sebuah kapal mengapung. Di dalamnya terdapat sang Napi dan seluruh binatang. Napi ingin membuat pulau, maka ia meminta para binatang untuk menyelam dan mengambil tanah di dasar laut.
       
      Pertama, berang-berang menyelam, namun ia tidak dapat mencapai dasar laut. Tidak satupun binatang berhasil mencapai dasar laut, hingga akhirnya seekor tikus kesturi berhasil mengambil sedikit tanah dari dasar laut. Dengan tanah tersebut, Napi membangun pulau-pulau, membentuk sungai dan gunung, menumbuhkan hutan dan tanam-tanaman. Manusia pertama yang ia buat merupakan seorang wanita dan seorang anak dari tanah liat. Ia mengajari manusia cara berburu dan menyalakan api.
      Kemudian, ia mengumpulkan seluruh manusia di atas bukit dan memberikan mereka air dalam berbagai warna. Setiap warna merepresentasikan bahasa yang berbeda. Sejak saat itu, manusia berbicara dalam bahasa yang berbeda-beda.
       
       
      10.  Boshongo, Afrika

      source : via Flickr
       
      Pada zaman dahulu kala, hanya ada seorang raksasa berwarna putih bernama Mbombo. Saat itu, bumi merupakan tempat yang kosong, hanya ada air dan langit. Pada suatu hari, Mbombo merasakan sakit di perutnya, dan ia pun memuntahkan matahari, bulan, dan bintang. Panasnya matahari menguapkan air laut, sehingga terbentuklah awan dan daratan. Mbombo kemudian memuntahkan sembilan binatang; leopard, elang, buaya, ikan, kura-kura, macan, bangau, kumbang, dan kambing. Mbombo juga memuntahkan banyak manusia, salah satu manusia yang dimuntahkan Mbombo bernama Loko Yima.
       
      Kesembilan binatang yang dimuntahkan Mbombo kemudian menciptakan binatang-binatang lainnya. Salah satu dari mereka, Tsetse Bumba, seekor bangau putih, berbuat keonaran, sehingga Mbombo mengejarnya. Tsetse Bumba kabur ke langit, dimana ia menjadi petir. Hal ini menyebabkan bumi tidak memiliki api, sehingga kemudian Mbombo mengajarkan manusia cara untuk membuat api dari kayu. Setelah semua itu selesai, Mbombo pergi ke kahyangan. Loko Yima dipilih sebagai pemimpin di bumi.
       
                     
      Legenda-legenda tersebut mungkin berasal dari ingatan kolektif masyarakat tentang suatu kejadian besar yang telah lama terjadi, misalnya suatu bencana besar. Kemudian, cerita tersebut berkembang dari generasi ke generasi, menghasilkan legenda-legenda yang kita kenal sekarang. Meskipun legenda-legenda ini tidak memegang peran yang begitu penting lagi di masa kini, kita dapat mempelajari banyak hal dari cerita-cerita tersebut.
    • By pleasejackys
      Legenda Penciptaan Dunia Menurut Berbagai Kebudayaan (Part 1)
       
      Bagaimana awal mula dunia? Mungkin itu adalah salah satu misteri tertua yang dihadapi manusia, dan manusia telah menghabiskan ribuan tahun mencoba untuk menjawab pertanyaan tersebut. Masyarakat dari berbagai tempat di dunia muncul dengan jawaban yang berbeda-beda; masing-masing mencoba untuk menjelaskan asal mula dari kehidupan.
       
      1.  Jepang

      source : via Flickr
       
      Pada awal waktu, alam semesta merupakan sebuah materi tak berbentuk dan tak bersuara. Kemudian, muncullah cahaya dan berbagai partikel lainnya. Cahaya merupakan partikel yang paling cepat dan ringan, oleh karena itu ia berada di pucak alam semesta. Di bawahnya, partikel-partikel lainnya membentuk awan dan surga, yang disebut Takamagahara. Sisanya membentuk bongkahan keras yang menjadi bumi. Ketika Takamagahara terbentuk, lahirlah lima dewa pertama, yang disebut Kotoamatsukami. Kelima dewa tersebut tidak memiliki gender tertentu, dan setelah kelahirannya mereka pergi bersembunyi.
       
      Kemudian, lahirlah empat belas dewa lagi, yang disebut Kamiyonanayo. Dua diantaranya merupakan Izanagi dan istrinya Izanami. Izanami melahirkan berbagai pulau dan makhluk, namun ia meninggal ketika melahirkan Kagutsuchi, dewa api. Dalam kemarahannya, Izanagi membunuh Kagutsuchi dan mengunjungi istrinya di alam kematian. Ia pun akhirnya menemukan Izanami yang tersembunyi dalam kegelapan dunia kematian. Izanami berkata bahwa ia akan mencoba meminta izin agar bisa keluar dari dunia kematian, dengan syarat Izanagi tidak boleh melihat dirinya.
       
      Namun, ketika Izanami tidur, Izanagi menyalakan sebuah obor dan kaget ketika ia melihat bahwa istrinya yang dulu cantik kini telah membusuk. Ia pun mencoba kabur, namun Izanami yang marah mengirimkan setan dan iblis untuk mengejarnya. Izanagi berhasil kabur dan menutupi pintu masuk ke alam kematian dengan sebuah batu besar. Kemudian Izanami pun berjanji untuk membunuh 1000 orang manusia setiap harinya, dan Izanagi membalas bahwa ia akan menghidupkan 1500 manusia setiap harinya.
       
       
      2.  Mesir

      source : via Flickr
       
      Dahulu, Nun merupakan satu-satunya hal yang ada. Nun adalah air yang gelap dan bergejolak. Kemudian, lama-kelamaan, air tersebut menyurut, dan muncullah pulau-pulau. Pada hari pertama, di pulau yang pertama, tampaklah matahari terbit yang pertama.  Kejadian ini disebut sebagai permulaan dunia menurut masyarakat Mesir kuno.
       
      Pada puncak pulau yang pertama, berdirilah Atum, dewa yang pertama. Kemudian, Atum menciptakan Shu, dewa udara, dan Tefnut, dewi embun.  Shu dan Tefnut kemudian memiliki dua anak, yaitu Geb, dewa bumi, dan Nut, dewi langit. Shu pun mengangkat Nut sehingga ia menutupi Geb. Kemudian, dari Geb, dan Nut, lahirlah Osiris, Isis, Seth, dan Nephthys.
       
      Osiris diangkat menjadi raja di bumi, dengan Isis sebagai istrinya. Mereka pun memiliki anak bernama Horus. Ia merupakan raja yang baik dan memimpin dengan bijak dan adil. Namun, saudara Osiris, Seth, merasa iri pada Osiris dan kemudian memutuskan untuk membunuhnya. Ia memotong-motong Osiris menjadi ribuan bagian dan menyebarkanya di seluruh penjuru dunia.  Seth kemudian menjadi raja, namun ia tak sempat memerintah lama. Tak lama kemudian, Horus membunuh Seth untuk membalaskan dendam ayahnya. Sejak saat itu, Osiris pun tinggal di dunia kematian, sementara Horus menetap di bumi dan menjadi raja.
       
       
      3.  Fon, Afrika

      source : via Flickr
       
      Orang-orang Fon di Afrika mempercayai bahwa pada permulaan dunia, terdapat seorang dewa bernama Nana Buluku, yang bukan laki-laki maupun perempuan. Nana Buluku kemudian menciptakan seorang dewi bernama Mawu dan seorang dewa bernama Lisa. Mawu, dengan mengendarai seekor ular raksasa berwarna-warni yang disebut Aido Hwedo, mulai menciptakan segalanya. Setelah ia membuat bumi, ia pun meminta Aido Hwedo untuk menopang bumi.
       
      Aido Hwedo pun melingkari bumi dengan kencang, ujung ekornya berada di dalam mulutnya. Kemudian, Mawu membuat lautan untuk melindungi Aido Hwedo dari panas. Orang-orang Fon percaya bahwa gempa bumi terjadi akibat Aido Hwedo bergerak.
       
       
      4.  Maya

      source : via Flickr
       
      Masyarakat Maya mengenal dewa bernama Kukulkan dan Tepeu. Menurut legenda, sepasang dewa tersebut memutuskan untuk membuat laut, pulau, gunung, binatang, dan pepohonan untuk menyembah mereka. Namun, tidak satu pun dapat mematuhi mereka, maka mereka pun memutuskan untuk membuat makhluk yang serupa dengan mereka untuk meninggali bumi.
       
      Pertama, mereka membuat makhluk dari tanah, namun ternyata tanah terlalu rapuh, tidak dapat berkembang biak, dan tidak dapat berpikir. Mereka pun akhirnya menghancurkan mahluk tersebut. Kemudian, mereka membuat makhluk dari kayu, namun makhluk tersebut tidak memiliki jiwa dan melupakan mereka. Para dewa pun mengirimkan hujan dan banjir untuk memusnahkan manusia kayu tersebut. Para binatang, yang sebelumnya sering diperalat oleh para manusia kayu, ikut memukuli manusia kayu tersebut dan merusak wajah mereka. Para manusia kayu itu kabur bersembunyi di dalam hutan dan berubah menjadi monyet. Itulah sebabnya monyet memiliki kemiripan dengan para manusia.
       
      Kemudian, para dewa mencoba membuat manusia dari tepung jagung, yang bagi bangsa Maya merupakan makanan utama mereka. Manusia tersebut dapat berpikir, berbicara, dan merasa, dan kemudian mereka menjadi nenek moyang bagi seluruh manusia di bumi.
       
       
      5.  Korea

      source : via Flickr
       
      Legenda ini dimulai ketika langit dan bumi masih berupa satu kesatuan. Suatu hari, muncul kekosongan di tengahnya, dan semua yang ringan naik ke atas membentuk langit, sementara semua yang berat jatuh membentuk bumi. Kemudian, dari langit jatuhlah embun berwarna biru, dan dari bumi keluarlah embun berwarna hitam. Kedua embun tersebut bersatu, dan dari embun itu lahirlah semua jenis makhluk dan benda, kecuali matahari, bulan, dan bintang.
       
      Pimpinan dari seluruh dewa, Cheonjiwang, terbangun dan menciptakan dua matahari dan dua bulan, yang akan terbit bergantian di siang dan malam hari. Kemudian, ia bertemu dengan seorang gadis yang lebih cantik dari seluruh bidadari di surga, yang disebut Chongmyeon-agi (Gadis Bijak). Cheonjiwang pun menikahi gadis tersebut, dan malam itu pun sang gadis menjadi Chongmyeon-buin (Istri Bijak). Setelah empat hari, Cheonjiwang kembali ke kahyangan meninggalkan istrinya.
       
      Chongmyeon-buin melahirkan dua orang putra kembar yang diberi nama Dae-byeol dan So-byeol. Setelah dewasa, mereka berdua pun pergi ke kahyangan dan menemui ayahnya. Melalui kompetisi, Choenjiwang memberikan So-byeol tugas untuk memimpin dunia manusia dan Dae-byeol untuk memimpin dunia akhirat. So-byeol pun mulai memimpin dunia manusia, namun ia kebingungan. Pada saat itu, setiap harinya banyak orang mati terbakar dan setiap malamnya banyak orang mati kedinginan. Ia meminta tolong pada Dae-byeol, yang kemudian menghancurkan satu matahari dan satu bulan, yang pecah membentuk bintang-bintang di langit.
       
       
      6.  Sumeria

      source : via Flickr
       
      Pada awalnya, hanya ada kegelapan dan dewi laut yang bernama Nammu. Kemudian, Nammu menciptakan, Anki, alam semesta, yang kemudian menciptakan Enlil, udara. Enlil kemudian memisahkan Anki menjadi dua bagian, yaitu An, langit, dan Ki, bumi. Setelah itu, ia menciptakan Nanna, dewa bulan, yang kemudian menciptakan Utu, dewa matahari.
       
      Enlil dan Ki kemudian bergabung membentuk Enki, yang merupakan dewa air, tumbuh-tumbuhan, dan kebijaksanaan. Enki mengambil bagian dari Nammu dan menuangkannya ke bumi, menciptakan sungai Euphrat dan sungai Tigris. Ia pun menciptakan binatang dan tumbuh-tumbuhan untuk mengisi bumi. Sementara itu, di kahyangan, para dewa yang lain sedang mengadakan pesta. Mereka memutuskan untuk menciptakan manusia.
       
      Manusia yang pertama terbuat dari tanah liat. Mereka begitu rapuh, namun para dewa terlalu mabuk untuk menyadarinya. Manusia tersebut diturunkan ke bumi, dan tak lama kemudian jelaslah bahwa mereka tak dapat bertahan. Para dewa pun memutuskan untuk memusnahkan mereka dalam banjir besar. Namun, Enki memerintahkan dua orang manusia, Ziusudra dan Istrinya, untuk membangun sebuah kapal dan bersembunyi di dalamnya. Mereka pun selamat dan menjadi nenek moyang seluruh manusia.
       
       
      7.  Hawaii

      source : via Flickr
       
      Masyarakat Hawaii kuno percaya bahwa kegelapan merupakan tempat terjadinya penciptaan. Pada awal waktu, hanyalah kegelapan yang ada. Dari kegelapan ini, lahirlah Kane, dewa penciptaan. Ia mengambil sebuah labu raksasa dan melemparnya. Labu tersebut pecah menjadi dua bagian; langit dan bumi. Biji-bijinya membentuk bintang di langit. Langit berada di bawah kekuasaan dewa Rangi, sementara bumi dikuasai oleh dewi Papa.
       
      Kemudian, Kane memenuhi bumi dengan binatang dan tanaman. Ia memberikan hutan kepada dewa Ku dan memberikan tanaman-tamanan yang dapat dimakan kepada dewa Lono. Kemudian, ia memerintahkan para dewa untuk mencari sebuah benda untuk membuat manusia. Para dewa pun mencari dan mencari, hingga pada suatu hari mereka menemukan tanah merah yang lunak. Mereka pun memberikan tanah tersebut pada Kane, yang kemudian membentuk manusia dan meniupkan kehidupan kepadanya.
       
       
      8.  Nordik

      source : via Flickr
       
      Sebelum bumi yang kita kenal saat ini diciptakan, hanya ada sebuah kekosongan yang dikenal dengan nama Ginnungagap. Ginnungagap terletak di antara Muspelheim, dunia api, dan Niflheim, dunia es. Api dari Muspelheim mencairkan es dari Niflheim, meneteskan air yang jatuh di Ginnungagap. Dari air tersebut lahirlah seorang raksasa bernama Ymir, dan dari tetesan keringatnya muncul raksasa-raksasa lainnya.
       
      Dari tetesan lainnya, muncullah seekor sapi, Audhumbla, yang kemudian menjilati es di Niflheim. Jilatannya ini melahirkan Buri, yang memiliki seorang putra bernama Bor. Bor kemudian menikahi seorang raksasa bernama Bestla. Dari pernikahan mereka, lahirlah Odin, Vili dan Ve. Mereka bertiga membunuh Ymir dan membangun bumi dari mayatnya. Dari darahnya terbentuklah lautan, dari kulit dan dagingnya terbentuklah tanah, dari rambutnya terbentuklah tumbuh-tumbuhan, dan dari tengkoraknya terbentuklah langit.
       
      Setelah itu, para dewa menciptakan manusia pertama, Ask dan Embla, dari batang pohon. Mereka pun membangun pagar di sekeliling bumi untuk melindungi para manusia dari raksasa.
       
       
      9.  Siberia

      source : via Flickr
       
      Pada zaman dahulu kala, hanya ada sebuah samudra tak berujung. Kemudian, sang dewa Buga menyalakan sebuah api yang mengeringkan sebagian dari samudra tersebut, dan muncullah pulau-pulau. Setelah itu, Buga pun menciptakan cahaya dan menempatkannya di atas pulau-pulau tersebut. Namun, Buninka, seorang setan yang iri pada Buga, merusak lyra milik Buga, sehingga akhirnya Buga yang marah menantang Buninka untuk membuat sebuah pohon cemara yang dapat berdiri tegak di tengah samudra. Siapapun yang kalah harus tunduk kepada pemenangnya.
       
      Kompetisi tersebut dimenangkan oleh Buga, yang kemudian mengubah kepala Buninka menjadi besi. Kemudian, Buga menciptakan manusia; dagingnya diciptakan dari tanah, jantungnya diciptakan dari besi, dan darahnya diciptakan dari air. Buninka dilarang untuk mencelakai manusia. Ketika manusia mulai bertambah banyak, Buninka ingin menguasai sebagian dari manusia. Buga menolak untuk memberikan manusia yang masih hidup, namun ia setuju untuk memberikan Buninka jiwa dari manusia-manusia yang jahat. Maka, setelah meninggal, para manusia yang jahat akan menemani Buninka di neraka, dimana mereka akan dihukum.
       
       
      Di masa modern ini, tidak banyak masyarakat yang masih mempercayai legenda-legenda tersebut, namun di masa lalu, legenda-legenda itu merupakan aspek yang sangat penting dari kehidupan masyarakat yang bersangkutan. Seringkali, legenda tersebut merupakan dasar dari agama dan norma yang dianut oleh masyarakat tersebut.
    • By Imron369


      Nyale adalah sebuah pesta atau upacara yang dikenal dengan Bau Nyale. Kata Bau berasal dari Bahasa Sasak yang berarti menangkap sedangkan kata Nyale berarti cacing laut yang hidup di lubang-lubang batu karang dibawah permukaan laut.

      Bau Nyale merupakan sebuah acara perburuan Cacing laut. Acara ini diselenggarakan sekitar bulan Februari dan Maret. Tempat penyelenggaraan upacara Bau Nyale ini ada di Pantai Seger, Kuta. Terletak dibagian selatan Pulau Lombok.
      Pesta atau upacara Bau Nyale merupakan sebuah peristiwa dan tradisi yang sangat melegenda dan mempunyai nilai sakral tinggi bagi Suku Sasak, Suku asli Pulau Lombok. Keberadaan pesta bau nyale ini berkaitan erat dengan sebuah cerita rakyat yang berkembang di daerah Lombok Tengah bagian selatan.

      Putri Mandalika, seorang putri cantik jelita yang menjelma menjadi cacing nyale dan muncul sekali dalam setahun di Pantai Lombok. Siapa sangka cacing nyale yang diperebutkan dan dicari-cari setiap tahun oleh masyarakat Lombok ini adalah jelmaan dari seorang putri yang sangat cantik yang jaman dahulu diperebutkan oleh pangeran-pangeran dari berbagai kerajaan di Lombok.

      Putri Mandalika adalah putri dari pasangan Raja Tonjang Beru dan Dewi Seranting. Raja ini terkenal karena kebijaksanaannya sehingga rakyatnya sangat mencintainya karena mereka hidup makmur. Putri Mandalika hidup dalam suasana kerajaan dan dihormati hingga dia menginjak dewasa.

      Saat dewasa Putri Mandalika tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat cantik dan mempesona. Kecantikannya tersebar hingga ke seluruh Lombok sehingga Pangeran-Pangeran dari berbagai Kerajaan seperti Kerajaan Johor, Kerajaan Lipur, Kerajaan Pane, Kerajaan Kuripan, Kerajaan Daha, dan kerajaan Beru berniat untuk mempersuntingnya.

      Mengetahui hal tersebut ternyata membuat sang Putri menjadi gusar, karena jika dia memilih satu diantara mereka maka akan terjadi perpecahan dan pertempuran di Gumi Sasak. Bahkan ada beberapa kerajaan yang memasang senggeger agar Sang Putri jatuh hati padanya. Namun hal ini malah membuat sang Putri makin gusar.

      Setelah berpikir panjang, akhirnya sang Putri memutuskan untuk mengundang seluruh pangeran beserta rakyat mereka untuk bertemu di Pantai Kuta Lombok pada tanggal 20 bulan ke 10 menurut perhitungan bulan Sasak tepatnya sebelum Subuh. Undangan tersebut disambut oleh seluruh pangeran beserta rakyatnya sehingga tepat pada tanggal tersebut mereka berduyun-duyun menuju lokasi undangan.

      Setelah beberapa saat akhirnya Sang Putri Mandalika muncul dengan diusung oleh prajurit-prajurit yang menjaganya. Kemudian dia berhenti dan berdiri di sebuah batu dipinggir pantai. Setelah mengatakan niatnya untuk menerima seluruh pangeran dan rakyat akhirnya Sang Putri pun meloncat ke dalam laut. Seluruh rakyat yang mencarinya tidak menemukannya. Setelah beberapa saat akhirnya datanglah sekumpulan Cacing berwarna-warni yang menurut masyarakat dipercaya sebagai jelmaan Putri Mandalika.
    • By alf
      Pernah denger kan soal  The Flying Dutchman? Bahkan tokoh urban legend yang satu ini dijadikan sebagai salah satu karakter dalam kartun spongebob squarepants. Sebenarnya Flying Dutchman adalah kisah kapal hantu paling populer. Flying Dutchman merupakan kapal hantu yang tidak akan pernah bisa berlabuh dan harus mengaruyngi 7 lautan. Ciri2nya yaitu sering muncul dan hilang tiba-tiba, membawa hal buruk bagi yang melihat kapal ini, dan selalu di sinari sorot cahaya redup.
       

       
      Ada banyak versi soal ini, beberapa orang percaya kalau cerita ini berasal dari Belanda tapi ada juga yang bilang legenda ini berasal dari sandiwara di Inggris. Jadi menurut beberapa sumber.,dulu pada abad 17 seorang kapten Belanda bernama Bernard Fokke (versi lain menyebut kapten Ramhout Van Dam atau Van der Decken) mengarungi lautan dari laut Holland menuju ke Belanda, tapi dengan kecepatan luar biasa yang tidak wajar. Menurut legenda sebenarnya dia meminta bantuan iblis untuk kecepatan semacam ini, lalu pada saat perjalanan menuju ke Cape of God, cuaca tiba-tiba memburuk lalu kapal oleng.
       
      Seorang awak mengusulkan pelayaran dihentikan, tapi sang kapten menolak. Dia berkata dia bersumpah akan terus menembus badai sampai kota tujuan, kalau tidak dia dan awak kapalnya akan dikutuk selamanya. Dan ternyata kapal ini kalah dari badai, sehingga kapten dan anak buahnya dikutuk menjadi mayat hidup yang mengarungi kapal dan tidak bisa berlabuh. Jadi katanya kapal ini di kutuk hingga akhir jaman.
       
      Banyak saksi yang mengatakan mereka pernah melihat Flying Dutchman, bahkan dalam catatan kisah perjalanan Christoper Colombus, pernah ada awak kapal Colombus yang melihat kapal Flying Dutchman dari kejauhan kemudian awak kapal tersebut meninggal.
       
       
       
      Ada satu cara menangkal kapal tersebut, katanya dengan menggantukan tapal kuda di tiang layar.
    • By hobijalan2poto2
      setelah di renovasi berbulan2

      dan membuat para narsisme jogja vakum sekian lama karena gak bisa foto2 di tugu jogja yg terkenal banget iniiii...

      skarang tugu jogja udah dibuka lagi secara resmi...
      kurang tau sih resminya kapan, tapi sekitaran tanggal 17 november. pokoknya belum ada seminggu inii...

      bentuknya sekarang begini

      yg pastinyaaa kelihatan lebih baruu.. catnya masih putih bersih belum ternoda kotoran2 n debu.

      dan yg WOW-nya

      semua warna emas yg ada di tugu itu di cat pake lapisan emas lohhh. emas asliii..

      pantesan waktu perbaikan kemarin tugu kayak ditutup rapat.
      alhasil tugu kayak monas dehh. disepuh emas :D

      hayoooo jalan2ers udah foto disini belummm??