seyakasamira

field report Ohhmazing Zhangjiajie (China), 7D6N

37 posts in this topic

Fiuhhh setelah berbulan-bulan lamanya mencari teman trip ke  Zhangjiajie di berbagai forum termasuk forum jalan2 ini, dan tidak ada satu orangpun yang cucok jadwalnya dengan saya, ternyata susah juga ya mengajak orang ke tempat yang kurang mainstream ini (tsahhh) :bingung . Dannn tak dinyana tak disangka sahabat saya, Prita, teman satu kampus pada jaman jahiliah dahulu, yang akhirnya menemani saya berpetualang ke negeri China ini :terharu . Dan petualangan kami berdua ciwi2 cilik ini, memutuskan untuk pergi ala flashpacker tanpa menggunakan jasa travel maupun tourguide, yang mana kami berdua pun tidak ada yang bisa berbahasa mandarin ataupun membaca tulisan mandarin. :backpacking Xixiixixi..

 

Oia sebagian banyak referensi travelling mengenai Zhangjiajie, kami lihat dari traveler bernama Tim&Glo (http://youtu.be/jUlOFxOrkPg)

 

dan juga saya banyak sekali bertanya pada @ko Acong salah satu member di forum jalan2.com ini. Well, ko acong terima kasih banyak atas semua info dan saran2nya  :kesengsem  ..

 

DAY 1. Guangzhou  (12 Maret 2015)

Kami menggunakan pesawat TIGERAIR menuju Guangzhou dan memutuskan ke Zhangjiajie via darat (kereta api) dari sana. Kami sampai di Guangzhou dini hari (02.00pagi) dan  karena fasilitas metro (MRT) hanya beroperasi hingga jam 22.00 maka kami harus menggunakan taxi untuk ke Hotel.  Siang harinya kami sempat ke Shamian Island (kota tempo doeloe versi Guangzhou), dan malamnya harinya kami pergi menggunakan Night Train menuju Zhangjiajie. Ticket kereta api telah kami beli sebelumnya melalui situs www.ctrip.com. Dikarenakan perjalanan malam hari selama +/- 13-15jam maka saya membeli seat khusus hardsleeper yaitu kereta dengan fasilitas tempat tidur berupa bunkbed tingkat 3. Harga seat ditentukan dari pilihan tempat tidur yang kita inginkan apakah mau softsleeper atau hardsleeper, atau hardseat biasa. Harga juga dibedakan apakah mau mengambil bunkbed yang di paling bawah –tengah-atau atas.

 

Cost :

·         Taxi  :  80 RMB (dari Baiyun Airport Guangzhou  menuju Hotel di daerah Yuexiu District), Namun apabila malas mengantri taxi, banyak sekali yang menyewakan taxi gelap dengan biaya +/- 200 RMB.

·         Breakfast (noodle soup, kaki lima depan hotel ) : 10 RMB

·         Hotel Sotel Inn : 27 USD/night

·         Snack (streetfood semacam sate fishball, sate cumi, dll) : 10-15 RMB (dpt 3 tusuk)

·         Ticket MRT dr Hotel ke Shamian Island : 2 RMB

·         Shamian Island : Free

·         Ticket MRT dr Hotel ke Guangzhou Railway Station : 4 RMB.

·         Dinner Mc.D : +/- 20 RMB (Paket Burger +French Fries+Soda)

·         Ticket kereta Guangzhou-Zhangjiajie : 317,5 RMB (hardsleeper-low)

 

Shamian Island : post-25134-0-46704500-1432518085_thumb.j

Bunkbed Hardsleeper :post-25134-0-17206800-1432518097_thumb.j

 

DAY 2. Zhangjiajie (Wullingyuan) 13 Mar 2015.

 

Kami tiba di stasiun kereta Zhangjiajie pukul 8.30 pagi hari. Dan sesampainya disana yang dicari adalah breakfast hahaha. Untungnya disamping stasiun ada Mc.D dan supermarket. Jadi selain makan kami juga bisa berbelanja air mineral dan snack lainnya. Tidak hanya di Guangzhou, di Kota Zhangjiajie ini masyarakatnya pun sulit berbicara maupun membaca tulisan selain pinyin/mandarin. Jadi, sangatlah pe-er bagi kami bagaimana caranya menanyakan bus mana yang menuju daerah Wullingyuan tempat taman nasional Zhangjiajie berada. Wullingyuan ini jauhnya +/- 35-40 km dari kota Zhangjiajie (tempat stasiun kereta berada). Kami berencana menggunakan bus menuju kesana. Tempat terminal bus ada disamping Staisun Kereta, tepatnya di samping Mc.D. Jadi hemat tenaga deh narik2 koper setelah harus menjinjing koper ketika turun dari stasiun kereta api yang tidak ada eskalatornya (apalgi lift) :bingung ..

Akhirnya kami pun berhasil masuk di minibus nomor 19 yang menuju Wullingyuan. Thanks God minibusnya ada angka latinnya “19â€, saya sudah was2 saja, jgn2 angkanya menggunakan tulisan mandarin lagi. Xixixi…

 

Kami menginap di Hostel bernama : Wullingyuan Zhongtian Youh Hostel. Perjalanan menuju Wulingyuan +/- 30 menit dan lucunya kenek disini naik dan turun ditempat2 tertentu (bukan di terminal bus). Dan keneknya itu kebanyakan cewe kece yang modis dandanannya yg kita sendiri ga nyangka kalau dia itu kenek. Hehe.. selama perjalanan masuk ke daerah Wullingyuan kami disuguhi pemandangan tebing2 di kiri dan kanan yang spektakuler indah dan megahnya. Dan ketika sampai kami diturunkan di tempat di pinggir jalan yang katanya itu terminal bus wullingyuan. Namun tempatnya sangat tidak mirip terminal karena lagi ada renovasi bangunan disitu, dan tidak ada kumpulan bus2 layaknya di terminal. Jadi pe-er kembali bagi kami bagaimana caranya dari terminal menuju hostel. Karena berdasarkan info dr internet yang kami baca kami harus menaiki bus no.2 untuk sampai ke hostel. Namun tidak satupun ada bus disana hahahha..

 

Tapi kami tidak bête, karenaaaa ternyata kota kecil (desa sih sebenernya) yg namanya Wullingyuan itu indah bingits, jika kita berputar di tempat melihat kiri kanan depan belakang itu latar belakangnya dikelilingi sama kumpulan gunung, tebing, bukit yang berlapis2 dan apalah itu namanya. :kesengsem 

So, karna ga ada kendaraan bus lain, jadilah kami menyetop taxi untuk di drop sampai hostel. Jaraknya hanya 2 km ternyata dan 5 menit lgsg cuss sampai hostel. Hostelnya cukup OK dengan interior kayu dilobbynya dan Kevin sebagai pengelola disana sangat ramah dan helpful menjelaskan ini dan itunya mengenai taman nasional Zhangjiajie. Kami mendapat ruangan di lt.2 (1 lantai di atas lobby) dan menggunakan tangga naiknya (yaiyalah namanya juga hostel). Yang menarik di dinding2 tembok tangga penuh dengan coret2an tulisan turis2 dari berbagai macam Negara. Kebanyakan tulisan alay semacam “Sammy was Here (plus gambar bendera negaranya†wekekke..ada juga yang menggambar dan menulis suka duka di hostel ini. Kamar dan kamar mandinya cukup bersih.

 

Karena sampai disana jam 11an maka kami langsung mandi dan cuss menuju Taman Nasional Zhangjaijie. Kami harus mengejar waktu kesana karena Taman Nasional tsb tutup jam 18.00. Jarak dari hostel ke pintu masuk Taman nasional hanya +/-2 km. Naik taxi Cuma 5 menit. Thanks God cuaca disana sedang cerah2nya YEAYYY For Us. meski suhu masih dingin (menurut saya) yah +/- 15’C (karena resiko pergi di bulan Maret adalah cuaca peralihan dari winter menuju summer sehingga kabut/hujan mendominasi ). Sesampainya disana kami lgsg membeli tiket  terusan 3 hari dan registrasinya selain tiket plus juga harus scan jari untuk bisa masuk kesana.

 

Spot 1. Yuanjiajie Scenic Area: Fields and Gardens in the Air, Natural Bridge under Heaven.

Di Taman Nasional Zhangjiajie ada berpuluh2 spot wisata (lebih dari 20 spot kayanya) yang bisa dikunjungi, tidak cukup hny 3 hari, karena tidak akan bisa mengelilingi semuanya. Namun untuk menghemat waktu, tujuan awal adalah spot dimana menjadi inspirasinya film Avatar James Cameron dibuat, yaitu Hallelujah Mountain yang ada di district Yuanjiajie Scenic Area. Cara menuju kesana ada beberapa cara, menggunakan lift atau cable car, namun karena cable carnya sedang under maintenance saya tidak punya pilihan lain. Perjalanan menuju pintu masuk ke Bailong Lift menggunakan shuttle bus, selama 10 menit, dannn kami disuguhi pemandangan2 indah, danau berwarna turquoise yang dikelilingi oleh gunung dan bukit dan tebing disekitarnya.  Beruntung banget di hari 1 ini cerah cuacanya jadi feel ambience di zhangjiajie ini terasa bgt.

 

 Anyway,  Bailong lift adalah lift tertinggi kedua di dunia yang tingginya 1,070 feet (330 m), namun untuk sampai ke atas mencapai waktu 3 menit saja. Dari awal kami sudah diingatkan untuk naik lift dan cable car itu harus rela mengantri ber jam-jam lamanya. Dikarenakan kami pergi di saat low season maka, kami “Cuma†mengantri selama 15 menit saja, kabarnya apabila peak season bisa mengantri selama 2 jam hehehe.. Lift ini di design transparan di dindingnya, jadi kita bisa melihat pemandangan luar dari bawah basement hingga saat2 lift naik ke atas dan disuguhi cantiknya zhangjiajie.

Keluar dari lift kami harus sambung shuttle bus lagi menuju yuanjiajie scenic area. Dan ketika sampai disana, kami bingung bagaimana cara ke Spot Hallelujah Mountain. Papan petunjuk arahnya hampir semua bertuliskan huruf pinyin, dan hanya ada 1 papan di awal pintu masuk yang ada tulisan huruf latinnya. Namun itu pun tidak ada spot yang bertulisakan hallelujah mountain. Whattt :terharu â€¦hiks hiks hiks.. Namun akhirnya kita trekking/berjalan mengikuti  kebanyakan turis disitu hendak kemana. Namun spot2 yang kita temui pun tak kalah cantiknya. Spot tebing2 runcing menjulang dan terkesan menggantung. Ada spot yang dinamakan Fields n Garden in the Air karena spot itu terlihat seperti jembatan yang menggantung antara satu tebing dengan tebing lain. Setelah puas berfoto kami trekking kemana kaki kita melangkah saja, syukur2 bisa ketemu yang namanya spot Hallujah Mountain. Namun lagi2 karena mengejar jam tutup jam 18.00, maka kami memutuskan menjelajah besok hari saja.

 

Cost:

·         Breakfast Mc.d : 20 RMB

·         Minibus Zhangjiajie-Wulingyuan : 12,5 RMB

·         Taxi (terminal Wulingyuan-Hostel) : 10 RMB (Nego, tidak pake argo)

·         Hostel : Wullingyuan Zhongtian Youh Hostel : 69 RMB/Orang/Malam (via www.hostelbookers.com)

·         Taxi (Hostel-Pintu Masuk Taman Nasional) :10 RMB (Nego, tidak pake argo)

·         Tiket Taman Nasional 3 Hari :248 RMB

·         Bailong Lift : 72 RMB/ 1 kali naik

·         Pulang ke hostel : by feet (free) 

·         Dinner (resto depan hostel) : 20 RMB

 

Bailong Lift : post-25134-0-41621800-1432518321_thumb.j

Prita : post-25134-0-89967400-1432518092_thumb.j

Natural Bridge : post-25134-0-90166700-1432518103_thumb.j

Yuanjiajie Scenic Area : post-25134-0-87035300-1432518107_thumb.j,

 

DAY 3. Tianmen Mountain (tianmen glass skywalk, tianmenshan ghost valley plank)

Hari ini hujan dari pagi dan niatnya mau balik ke Yuanjiajie buat nyari Hallelujah mountain pun batal.  So krn ramalan di web acchuweather  cuaca mulai membaik jam 11.00an, maka kita berniat untuk ke Taman Nasional Tianmen Mountain saja. Untuk menuju tempat ini harus start dari kota Zhangjiajie, which is kita harus naik bus meninggalkan kota Wulingyuan dan naik cable car dari pusat kota Zhangjiajie menuju Tianmen Mountain. So, sesampai di stasiun cable carnya mengantrilah kita +/- 20 menit.

 

Perjalanan cable car dari pusat kota menuju puncak gunung memakan waktu 30 menit.  Cuaca masih gerimis dan pemandangan sepanjang di cable car hanya kabut putih2 yang kurang kece kalau difoto.  Sesampai disana ternyata masih kabut dan angin sangat, yah ada lah kira2 suhu 5’C. Namun demi mengejar waktu, nekatlah kita menembus cuaca yang dingin sangat. Kita berencana langsung ke Glass Skywalk. Udah ga sabar pengen foto di glass skywalk alias jalan yang dibuat berlantaikan kaca ( transparan ) dipinggir tebing. Jadi kita bisa berjalan sambil menikmati ketinggian gunung ini dengan melihat pemandangan dibawah kaki kita. Ngeri2 sedap kann.. Namun, Karena hambatan bahasa dan minimnya tulisan latin di penunjuk arah, maka nyasar lah kita ke spot ini. Kalau dipikir2 kita jadi harus mengelilingi gunung Tianmen ini baru bisa sampai spot ini. Tapi gpp disepanjang perjalanan banyak tempat kece buat berfoto ala2 winter. Karena cuaca berkabut dan peralihan dari winter maka ambience waktu trekking adalah kabut2 putih creepy yang kalau difoto mirip2 jalan di lembah berhantu deh. Tapi ternyata memang ada spot namanya tianmenshan ghost valley plank. Dan hampir 2 jam kita trekking,mampir di grand Buddha temple, ghost plank road,dll dan barulah sampai di Glass sky walk.

 

Di spot ini kita diharuskan mengalaskan sepatu kita dengan cover sepatu dari kain yg telah disediakan. Fungsinya adalah supaya sepatu kita tidak mengotori jalanan berkaca itu. Ndilalah, udah siap2 kaki gemeteran karena bayangin bisa melihat ketinggian dibawah kaki kita. Ehkann cuaca berkabut ya, walhasil yang kita lihat hanya putih saja dan berasa ada di atas awan..antara YEAY dan NAYY hihihi.. YEAY karena ga perlu takut lama2 foto disitu, NAYY karena sepertinya lbh cantik kalo ketinggian gunungnya terlihat hahaha.. gimana sih labil deh eike. Oia, sayang sekali akses menuju Tianmen Cave (lobang ‘surga’ ditengah tebing dengan mendaki 999 anak tangga) tutup pada hari itu karena cuaca kurang bersahabat.

Cost :

·         Breakfast (pop mie) : 3 RMB

·         Minibus (Wulingyuan-Zhangjiajie) : 12,5 RMB

·         Ticket Taman Nasional Tianmen Mountain : 258 RMB (Diskon menjadi 225 RMB krn periode low season)

·         Masuk area Glass Skywalk : 10 RMB

·         Lunch :20 RMB (makanan yg dijual di dalam tempat wisata relative lebih mahal )

 

Cable car :post-25134-0-14625200-1432518889_thumb.j

plank road :post-25134-0-45380900-1432518828_thumb.j

ghost valley :post-25134-0-72752700-1432518920_thumb.j,post-25134-0-79686300-1432519021_thumb.j

hanging bridge :post-25134-0-11293500-1432519123_thumb.j

glass skywalk :post-25134-0-07487600-1432518950_thumb.j

 

DAY 4 : Tianzi Mountain, Yuanjiajie Scenic Area (Ten Mile Gallery,Hallelujah Mountain)

Karena penasaran belum ketemu spot Hallelujah Mountain, maka balik lagilah kami masuk ke Taman Nasional Zhangjiajie. Karena lift mengantri sangat, maka kita berhenti dahulu di spot Ten Mile Galery. Di spot ini harusnya cantik ya dengan background the famous pilar Three Sister. Maksudnya adalah 3 tebing kembar yang menjulang. Namun, karena cuaca berkabut maka setelah capek2 trekking kesana kecewa tebingnya tak terlihat di foto. Setelah dari sana kita pasrah mengantri Lift selama 1 jam untuk ke Tianzi Mountain. Untuk menuju Tianzi Mountain, selain menggunakan lift ke daerah Yuanjiajie Scenic area harus disambung lagi menaiki shuttlebus berwarna coklat yang memakan waktu +/- 1 jam. Dengan kondisi jalanan yang berkelok dan berkecepatan kencang bagai naik wahana di dufan, saran bagi yg suka mabok mobil maka minumlah obat anti mabuk diperjalanan 1 jam  ini. Karena, perjalanan kami kurang beruntung dapat 1 bus yang ada 2 penumpangnya mabuk darat. Maka di perjalanan ada backsound “hoek2†yg tak kunjung henti. Sampai akhirnya 2 penumpang (beserta keluarganya) diturunkan oleh sang supir di tengah2 perjalanan. Thanks God..Hehehe..teganya ya si supir, cuman tiap beberapa menit selalu ada shuttle bus yang lewat kok jadi mereka tidak terlantar begitu saja di pinggir jalan. :ngeledek .

Di spot Tianzi Mountain yang mana di atas puncak gunung ternyata bertengger resto Mc.D yg luas bgt (penting banget buat gw yg ga tahan dingin, jadi bisa numpang makan dan menghangatkan badan disini, sementara si Prita sibuk hunting foto di luar). Sudah beranjak sore turunlah kita menuju Yuanjiajie lagi mencari Hallelujah. Dann..setelah trekking selama 30 menit ketemulah spot yang dimaksut. Sebenernya pemandangannya bagus banget dan spot “tebing menggantung†inspirasinya James Cameron juga amazing bgt, cuman karena cuaca ga terlalu cerah dan sedikit foggy jadinya hanya bisa dinikmati oleh mata telanjang secara langsung. Maklum kameranya cuman mengandalkan kamera HP bukan Dslr, maka hasil foto pemandangannya jadi tidak sebagus jika melihat langsung.

Cost :

·         Transport by feet dari hostel menuju taman nasional : free

·         Snack Sosis (di dalam Taman Nasional Zhangjiajie ) : 20 RMB

·         Lunch dan Dinner: mc.D

·         Bailong lift : 72 RMB (sekali jalan)

 

Oia, Tianzi mountainnya ga ke foto karena cuaca berkabut

Tianzi funeral : post-25134-0-46324500-1432519349_thumb.j

Mc.D area di Tianzi : post-25134-0-92925700-1432519365_thumb.j

The famous hanging Cliff di area Hallelujah Mountain : post-25134-0-43190000-1432519425_thumb.j

Spot Hallelujah Mountain : post-25134-0-05438300-1432519459_thumb.j

Jalan trekking di yuanjiajie scenic area : post-25134-0-16718500-1432519504_thumb.j.

 

DAY 5 : Yellow Dragon Cave, Baofeng Lake

Pagi2 kami sudah berangkat menuju Yellow Dragon Cave. Tempatnya masih satu kawasan di desa Wulingyuan, cuman agak jauh dari Hostel kami menginap. Yah kalo naik taksi sekitar 15 menit deh..Di kawasan tempat wisata Yellow Dragon Cave ini punya pemandangan yang cantik banget. Ada danau buatan dengan angsa yang lagi berenang plus taman bunga yang luas bgt berwarna kuning dan pink, serta pohon2 menjulur, dan tentu saja itu semua dikelilingi background gunung dan bukit berlapis2. Saking cantiknya pemandangan disini, jadi pengen foto maju mundur cantik plus pose mau bobok ala syahrini (lebay sangat..). Oia, di awal masuk parkiran ada bangunan yang didesign cantik bgt dengan atapnya yang unik. Bukan terbuat dari genteng, namun atap miring dibuat semacam lapangan rumput macam tempat main golf gitu.. keren yah..

Untuk masuk dan mengelilingi gua ini harus didampingi oleh tour guide yang disediakan dari sana. Jadi kita harus menunggu rombongan sebanyak 10 orang untuk bisa memulai masuk. Yellow dragon cave ini adalah gua yang banyak berisikan stalaktit dan stalagmite. Tempat ini dikelola dengan baik sekali. Rute gua dibikin sedemikian rupa sehingga kita harus berjalan melihat seluruh isi gua ini dengan cara trekking naik dan treeking turun menggunakan anak tangga yang banyaknya minta ampun ga abis-abis..tolong.. (Huhuhu.. Exit, mana exit huhuhu..dan tidak ada tulisan exit hingga mendekati rute akhir, damnn..) Tata pencahayaannya pun mengagumkan (yah mirip lampu disko warna warni, ehehe kidding..) Disini kita juga ada spot dimana harus menyusuri sungai dengan menaiki kapal kecil yg mirip2 kapal di istana boneka dufan hihihi..Karena luas banget, maka kita menghabiskan waktu 1,5 jam untuk mengelilingi gua. Ga tahan lama2 berada di ruangan gelap,bawah dan tertutup, dan begitu kita melangkah keluar terbayarkan dengan pemandangan cantik untuk berfoto maju mundur cantik.

Dari Yellow dragon cave kita naik taxi menuju Baofeng Geological Park.  Sebenernya tempat ini sangat dekat dengan hostel tempat kita menginap. Hanya 1 km saja, dan bisa jalan kaki menuju sana. Spot wisatanya pun ada banyak, namun yang kita tuju adalah Baofeng Lakenya saja untuk menghemat waktu. Untuk menuju Lake, harus trekking menyusuri jalan sejauh 500 meter dan trekking naik tangga sejauh 500 meter juga. Cukup melelahkan bagi gw yang baru aja dihajar naik turun tangga di yellow dragon cave. Fiuhh… Cuman yang namanya capek itu benar2 terbayarkan kalau udah sampai di spot yang kita tuju dengan pemandangan yang kece pula. Disini kita menyusuri danau dengan cara menaiki kapal selama 15-20 menit dan dipandu oleh guide local (tentunya berbahasa mandarin). Atraksi selama menyusuri danau juga menarik. Selain dijelaskan mengenai sejarah penamaan beberapa spot di area Danau, tiba2 ditengah2 danau ada dibangun beberapa rumah yang ketika kita melewatinya, kita disambut dan disuguhi nyanyian dari si orang yang tinggal di rumah tersebut. Lucu juga ya. Sore menjelang malam, kita berangkat menuju Zhangjiajie Railway Station menuju Kota Guangzhou, dengan menaiki Night train agar bisa menghemat waktu dan biaya menginap.

Cost :

·         Taxi (hostel-Yellow Dragon Cave) : 30 RMB

·         Tiket masuk Yellow dragon cave : 96 RMB

·         Taxi (Yellow Dragon Cave-Baofeng Geological Park ) : 30 RMB

·         Tiket masuk Baofeng Park : 95 RMB

·         Minibus (Wulingyuan-kota Zhangjiajie) : 12,5 RMB

·         Tiket Kereta Zhangjiajie-Guangzhou : 317,5 RMB (Hardsleeper-low)

 

View di entrance Yellow dragon cave : post-25134-0-94683800-1432519712_thumb.j; post-25134-0-07121600-1432519876_thumb.j; post-25134-0-85673100-1432519898_thumb.j

Yellow dragon cave : post-25134-0-26705300-1432519960_thumb.j

Baofeng Lake : post-25134-0-97131400-1432520013_thumb.j;post-25134-0-66154100-1432520629_thumb.j

Baofeng Geological Park : post-25134-0-34127400-1432520032_thumb.j

 

DAY 6 : Guangzhou (last day)

Sesampai di hotel langsung rebahan dan Itinerary seharian hanya ke : district elektronik untuk mencari kamera xiaomi yi action (go pro killer) dan tidak ketemu fiuhhh..dan belanja oleh2 dan baju ke pusat fashion shangxiajiu district.

Cost :

·         Hotel Sotel Inn : 27 USD/night

·         MRT ke tempat belanja : 2-3 RMB

·         Snack : bakpau isi : 1,5 RMB/piece

·         Lunch di foodcourt mall : +/- 13 RMB

·         Dinner fastfood samping hotel : 20 RMB

 

DAY 7 : Guangzhou Baiyun Airport menuju Jakarta

 

Suka duka selama di China MainLand yang sayang untuk tidak diceritakan :

1.     Bahasa. Tidak seperti di Hongkong yangmana penduduknya sudah familiar dengan bahasa inggris, di kota besar seperti Guangzhou pun tidak semua petugas public bisa berbahasa inggris, atau bisa membaca huruf latin. Signage atau papan penunjuk arah pun kebanyakan masih menggunakan huruf mandarin. Jadi, apabila ingin menanyakan sesuatu kepada orang disana haruslah siap2 menggunakan aplikasi google translate yang ada dihandphone, ataupun kita harus mencetak dikertas Nama tempat yg akan kita tuju (dengan huruf latin) plus disertai huruf Pinyin/Mandarin. Yahh, just incase mereka tidak bisa membaca huruf latin. Kebayang di kota besar seperti Guangzhou saja minim tulisan latin, apalagi di Zhangjiajie yang merupakan pedesaan (cry).

2.     Sanitasi. Buat orang2 yang rempong dengan urusan toilet (termasuk saya sendiri), hal ini jadi momok yang penting sekali. Bukan hal yang asing lagi kalau kita mendengar toilet2 umum di China itu joroknya minta ampun. Entah mengapa toilet disana tidak hanya bau pesing, namun masyarakat sana kok tidak hobi menyiram/men-flush hasil pembuangan yang mereka lakukan sendiri (fiuhh). Jadi selalu siap sedia lah yang namanya tissue kering, atau tissue basah. Atau tips yang saya sering lakukan ketika kebelet pipis ketika sedang berada di luar hotel adalah masukilah  mall dan pergunakan toilet di mall lantai2 atas. Kenapa jangan dilantai bawah, karena ada beberapa mall yang basement nya nyambung dengan stasiun metro (MRT). Jadi, otomatis toilet orang2 setelah keluar dari MRT lebih sering dipergunakan. Namun jangan juga menggunakan toilet di lantai yang ada foodcourtnya, karena sama padatnya. Atau masuklah hotel2 yang terlihat berbintang 4 atau lebih, karena dijamin toiletnya lumayan bersih. Namun jangan memasuki hotel2 bintang 2 atau bintang dibawahnya karena saya tidak yakin hotel disana menyediakan toilet umum di lobbynya. Nah, horror bagi saya adalah harus ke toilet di dalam kereta api 12 jam, atau di tempat2 wisata, ga kebayang itu joroknya masyainanggg…Yah itu lah tips dari pengalaman2 pribadi saya sebagai miss rempong.hehhehe..

3.     Meludah. Meludah menjadi habit bagi masyarakat disini terutama bagi bapak2. Di hampir setiap kami berjalan kaki pasti ada aja yang melakukan aksi perludahan. Lucunya adalah, mereka selalu mengambil ancang2 sebelum meludah. Dimulai dari tarikan panjang nada yang bersuara “hoeeeekkkk..†yang disusul dengan bunyi “cuuuuhhhhh..†diakhir meludah. Dan meludahnya tidak pakai menepi segala, mereka membuang reak/dahak bisa dimana saja, mau dijalanan samping tempat ia berdiri, mau di lemparkan ludahnya ke ujung manapun, bahkan di dalam lorong kereta juga mereka tidak peduli. Saya dan Prita sudah sedikit maklum dan terlatih menghadapi ini. Disaat kami mendengar ada suara ancang2 perludahan, kami langsung ngibrit entah kemana, asalkan jangan sampai terkena serangan ludah dari si empunya. Hiiii….

Mohon maaf bukan maksud menyinggung habit/culture budaya sana, saya cuman mau sharing saja dan kasih info untuk persiapan teman2 apabila ingin pergi ke China. Namun dibalik semua itu, saya tetap dan masih mau menjelajah tempat2 cantik di China dan saya akui disana top bgt untuk urusan wisata alamnya, tidak kalah dengan Indonsia.. dan Zhangjiajie ini termasuk one of the place u should visit before u die.

post-25134-0-01391600-1432518733_thumb.j

post-25134-0-13589800-1432519935_thumb.j

Gulali56, betmen, kyosash and 1 other like this

Share this post


Link to post
Share on other sites

@seyakasamira

wah keren akhir nya kesampean juga berangkat nya ya

kemaren juga @ko Acong dari sini hehe

 

jadi yang terkenal avatar itu Hanging Cliff area Halelujah Mountain ya ?

 

waw baofeng lake nya sedap di mata :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Hebat bgt sih, gak bisa bhs mandarin tapi berani kemari :rate

Kalau boleh tau tiket pswt nya total PP kurang lebih berapa Rupiah ya?

Saya juga minat kemari, tapi mo pake travel agent aja deh stlh baca ini.. :P

Share this post


Link to post
Share on other sites

bagus2 tempatnya, mudah2an bisa kesana juga someday :)

nice FR dan memang budaya orang China kaya begitu, mudah2an 10 taon lagi generasi muda-nya yg jadi senior udah ngga begitu haha semoga lebih civilized dari bapak2 tua :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Gulali56 tiket Tigerair PP JKT-Guangzhou-JKT (transit singapore) +/- 3,8 Jt

 

thank you :rolleyes:

berarti total keseluruhan kurang lebih hampir 9juta ya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

thank you :rolleyes:

berarti total keseluruhan kurang lebih hampir 9juta ya.

 

Betul..itu sebnernya cost gede ada di tiket masuk tempat wisata dan atraksimya. kalo nyusun itinerarynya fokus di 1 taman nasional aja sih ga terlalu makan budget besar. :oke    

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah keren2 viewnya, terutama view taman disekitar meja makan :D , btw nice share :salut

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ahay ko Acong terlambat Berita sangat lengkap ini Kren deh FR nya  Padahal (tapi udah beli tiket jauh hari) tambah 4 Jt Sambung ke Jiuzhaigou Huang loong Valey By Fliht  Zhang jia jie Chengdu jIu Zhai Huangloong Lengkap deh Destinasi Impian Versi Unesco Pulang Via chengdu Indonesia sealamat dan sukses Rasanya Jarang 2 cewe Backpacker Ketempat Asing dengan bahasa Asing Dan penduduknyapun Asing Kebayang sensasinya Acung 2 Jempol Deh @seyakasamira Dan rekan 

Hen Li Hay

Share this post


Link to post
Share on other sites

Kerennnnnn habissss @seyakasamira , makin ga sabaran pengen ke Sana hahaha ,kebetulan lg kumpulin info2 buat ke sana , (rencana maret/April '16 berangkat) tx utk share nya sangat membantu :)

Share this post


Link to post
Share on other sites

Lagi nyari data dan temen juga buat ke sana, seneng ketemu posting ini di Milist yg aku ikutin juga. seru banget tpi aku prefer Mei mungkin yah dimana kabutnya berkurang, walau kabut juga menambah suasana sperti negeri Avatar. bunkbed sleeper trainnya keren, belum kesampaian naek sleeper train. Rencana klo ke China pengen sekalian Zhangjiajie, Xian dan Beijing...Klo mau ke China lgi info2 yahh..

Edited by Anita Dwi Mulyati

Share this post


Link to post
Share on other sites

Lagi nyari data dan temen juga buat ke sana, seneng ketemu posting ini di Milist yg aku ikutin juga. seru banget tpi aku prefer Mei mungkin yah dimana kabutnya berkurang, walau kabut juga menambah suasana sperti negeri Avatar. bunkbed sleeper trainnya keren, belum kesampaian naek sleeper train. Rencana klo ke China pengen sekalian Zhangjiajie, Xian dan Beijing...Klo mau ke China lgi info2 yahh..

ya mba @Anita Dwi Mulyati silahkan tanya2 mba @seyakasamira dan @ko Acong yang pernah kesini :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

halo semua, salken
saya member baru disini
setelah search di gugel tentang backpack ke zhangjiajie yang sangat minim info, akhirnya ketemu disini :)

saya mai tanya, apa aman untuk solo backpacker wanita ke sana sendirian tanpa bisa menguasai bahasa mandarin.

satu lagi amankah bermalam di changsha airport?

soalnya flight saya nyampe hampir jam 12 malam.

terimakasih

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@kupriter

  Aman Istirahat Di Changsha Airport Tersediajuga Air Panas Buat seduh Kopi/ Mie Cup  Bus Airport  Pertama Menuju Setasiun Bus Selatan Barat Changsha Jam 8 pagi 50 menit Di STasiun Bus Changsa Selatan/Barat  Tinggal beli tiket Tujuan Zhangjiajie 140 RMB-/+  Durasi 4 s/d 5 jam Perjalanan untuk tidak bisa berbahasa mandarin Sebaiknya Bawa Print Alamat Hotel Versi Mandarin 

Share this post


Link to post
Share on other sites
39 minutes ago, ko Acong said:

@kupriter

  Aman Istirahat Di Changsha Airport Tersediajuga Air Panas Buat seduh Kopi/ Mie Cup  Bus Airport  Pertama Menuju Setasiun Bus Selatan Barat Changsha Jam 8 pagi 50 menit Di STasiun Bus Changsa Selatan/Barat  Tinggal beli tiket Tujuan Zhangjiajie 140 RMB-/+  Durasi 4 s/d 5 jam Perjalanan untuk tidak bisa berbahasa mandarin Sebaiknya Bawa Print Alamat Hotel Versi Mandarin 

cc: @kupriter

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!


Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.


Sign In Now

  • Similar Content

    • By Egisaputra
      Lanjutan dr part 1 gw kemaren
      langsung aja. Setelah cek in hotel d daerah tokyo malm hari nya akhirnya gw istirahat di Shinagawa prince hotel. Hotel nya ok .  . View nya langsung kota tokyo karna kebetulan kmren nginep di lantai 24

      Malam2 nya gak sempet jalan2 keluar karna besok mesti bangun pagi2 buat brngkt ke Disneyland
      Okay hari ke 2 nih men.. cuaca masih dingin krna di luar masih 7° celcius.. Mesti ttp pake pakean musim dingin nih. Dinginnya ngeselin bikin sakit ke tulang2.
      Hari ini kita seharian liburan di disneyland tokyo 
      Yeyyyyy finaly  seneng bangettt. . Gimana gak seneng orng di bayarin yaaa kan ... 
      Dr hotel tuh perjalanan kurang lebih 45 menit ke disneyland. Karna kita harus pagi2 jd brngkt dr hotel jm 7. Katanya disneyland rame jd klo g pagi2 nanti keburi penuh... padahal itu weekday

      Baru nyampe udh cekrek baru jalan dikit minta foto (maafin kealayan ini) 
      Oh iya di sini kita gak boleh bawa makanan dan minuman dr luar yah guys. Nanti di pintu masuk di periksa bawaan kita. 

      Ini tiketnya. Gw gak tau harganya berapa kayanya sih 1jutaan. . . Gak nanya2 namanya juga di kasih ya kan . Begitu udh dpt tiket langsung aja gw maen wahana2 disana 
      Tp sebelumnya kita di kasih peta dulu. Tujuannya biar gak ke sasar karna ini wahana gede bangett.. gak lucu kan klo tiba2 nyasar....

      Hal pertama pastu foto2 dong di pintu masuk. Gpp alay dikit yg penting ada dokumentasi karna kita hidup di jaman NO PHOTO = HOAX. 

      Oiyah di dlm wahana gak bisa foto2 men.. jd ya puas2in aja foto2 di luar deh

      Makin siang makin banyak aja orang yang datang. Waktu tunggu 1 wahana 1-2 jam. Jd hatus fit yah. Jgan lupa bawa vitamin biar gak cepet cape

      Di sini banyak cewek2 pake pakean jepang gitu. Unyu2 deh.. jd pengen bawa pulang 1. Ehhhhh...

      Saking banyaknya wahana gw samoe bingung nau naik yg mana.

      Liat nih antriannya. . Sadissss... tp d sini gak rebutan gak maen selak2an kaya di indonesia. D sini orng2 nya disiplin bgt

      Tolong jangan salah fokus yahh.  

      Hujan nih jd gak asik... sedih cape antri, ujan, pegel, dingin itu yg gw rasain but.. i'm very happy . . .

      Setelah cape2an seharian dr pagi sampe sore kita balik lagi ke hotel dr perjalanan gunung fuji keliatan tp kecil bgt men..

      Istirhat bnetar di hotel. Mandi terus siap2 keluyuran malem nih jalan jalan manja ke sekitaran hotel. Cari stbuck krna bnyak titipan tumbler hahha

      Sempet foto sm pegawai starbuck juga nih buat kenang2an.. 

      Jalan jalan menikamti suasana malam di tokyo. 

      abis dr sini balik hotel buat istrihat karna harus cekout hotel krna hari ke 3 kita pindah hotel di daerah gunung fuji. 
      Bersambung.. 
      Besok lanjut lagi part 3 nya. . .
      Makasih. . 
      Jgn lupa follow my IG yah @egi_saputraa
      Siapa tau nanti kita bisa trip bareng
       

    • By Egisaputra
      Postingan ke 2 nih 

      Awalnya gw pernah mimpi bisa pergi ke negaranya doraemon atau pokemon. Dan tahun ini mimpi itu bisa jadi kenyataan. Ini pencapaian yg luar biasa sih menurut gw. Bisa jalan2 dan lu ga ngeluarin duit sepeser pun buat tour dan akomodasi d sana termasuk hotel tiket masuk wisata dll. Malahan gw d kasih duit 75 USD. Emang klo rezeki anak soleh itu gak kemana. . .
       

      Sebenernya gw udh g perlu repot2 urus visa dll.. kr a emng udh d siapin. Istilahnya lu tinggal duduk manis aja.. 
      Klo gak salah proses pengajuan visa jepang itu biayanya kurang lebih 500rban. Dan syrt2 nya kalian serch aja d google.. gw g hafal

      Karna gw berangkat bulan feb infonya cuaca lg musim dingin jd perlengkapan yg gw bawa perlengkapan musim dingin semua. Perjalan jakarta - haneda di tempuh -+ 7 jam. Perbedaan waktu jkt sm jepang cuman 2 jam. Kmren gw naik maskapai garuda indonesia penerbangan langsung tanpa transit. Berangkat jam 24.00 wib malem smpe jm 7 pagi waktu jepang. Jd d pesawat cuman tidur aja. 
      sesampainya d jepang tepatnya di bandara haneda lu bakalan kaget krna d jalanan itu gak kaya d jkt. D sini sepi cuy. . G tau kenapa apa mungkin krna d bandara tp gw amatin emng jalanannya lengang.

      Nyampe bandara foto dikit lah. Hee
      Day 1 kita langsung d ajak buat city tour ke daerah tokyo dan sekitarnya tp sebelumnya kita d ajak buat makan2an ala2 jepang gitu 

      Pertamanya excited bgt nyobain ini makan. Tp rasanya gakkkk enak mennn.. pengen muntah makan nya. Mungkin krna lidah yg gak cocok maklum gw anak kampung g bisa makan beginian. Hahahaha. Tp serius ini gak enak.. baru hari pertama dan gw udh rindu warteg. Haha
      Selsai makan acara d lanjitin buat mengunjung kuil yg terkenal d jepang d daerah asakusa

      Dr t4 ini kelihatan tokyo skytree yg katanya salah satu menara tertinggu di jepang guys

      Perjalan pun di lanjutkan untuk meligat tokyo skytree 

      Dan betapa riang dan gembiranya ge ternyata gw bisa liat sakura di sana.  OmG . . Seneng bgt rasanya bisa liat sakura 

      Setelah dr sini perjalanan di lanjutkan menuju tokyo tower 
      Di sini tuh kaya pusat oleh2 khas jeoang gitu. Harganya men.. mahal2 gak sanggup belinya. Akhir ya gw beli ini payung seharha 50.000.. soalnya cuaca lg hujan abis itu kita d ajak dulu ke daerah ginza. Buat apa coba klo bukan buat shoping lagi. Yups d sini murah2 loh di banding di indonesia harganya kaya uniqlo dll d sini murah2

      Abis cape shoping time akhirnya kita cek in hotel
      Bersambung ke part 2....
      Jangan lupa follow my instagram @egi_saputraa
    • By Rawoniste
      Melanjutkan FR hari ke2 di Batu setelah sebetulnya ke bromo.  
      Setelah open trip bromo Berakhir,  kami berlima  dianter pulang ke mepo statsiun KA malang.  Akan terapi semua peserta tidak ada yg pulang hari ini Pada nambah nginep 1 malam,  Saya sendiri nambah 2 malam.  Ahir nya kita request kulineran di malang,  tentunya ada biaya tambahan 
      Tempat kulineran yg pertama di kunjungi adalah baso Kota cak man,  konon ada 3 baso Kota yg ngetop di malang.  Teman Saya ada yg udah nyuri star dulu an makan di baso malang president yg deket rel kereta api itu,  tp review nya jelek,  gak enak  katanya. 
      Baso cak man yg aku sambangi adalah  yg di ruko jln wr.  Supratman tinggal tanya RS lavallete saja. 
      ini tempat nya ini basonya,  kisaran harga 3k sampe 6k 
      Saya ngambil 5 jenis plus aqua Hanya 19k.  Kuahnya ternyata enak bgt  gak bau gajih2 gitu Apalagi setelah di tambah cacahan bawang mentah dan goreng Makin sedap saja. 
      Beres makan mlipir sedikit,  Teman Saya ada yg beli  malang strudel jgn Salah,  malang strudel ada gambar teku wisnu nya  :) harga kisaran 48k sampe 65k byk macem nya.  Kalo beli di statsiun KA tinggal tambahkan 15k saja dr harga outlet 
      Beres beli oleh2,  kita meluncur ke toko oen  yg byk di rekomendasikan. 
      Tdk ada yg menarik buat di coba,  mungkin pada masih kenyang.  Aku Cuma nyoba es krim tuti fruti (35k) temen yg lain nyoba es krim special nya  (55k) pada sepakat,  es krim nya GAK ENAKKKKKKK.....    mending magnum saja kamana2. 
      Beres Dr toko oen kita bubaran,  yg 2 dianter ke balava hotel,  yg 2 lg ke Haris hotel,  sedan kan aku naik grab ke batu  65k taripnya.  Ada sedikit insiden,  karena Saya Blum install grab,  sama Teman Saya di order kan,  ternyata Salah tujuan....  Menuju ke kabupaten malang.  Untung pas di Mobil driver nya nanya lagi,  Saya buru2 install grab, registration dan reorder lg.  Kali ini bener tujuan nya ke batu  hahaha. 
      Di tempuh kurleb 1 jam kira2 17km,  udah menjelang magrib sampe the batu villas nya.  Tujuan malam ini ke BNS dan  pos ketan legenda.  Tapi setelah mandi  kok ngantuk banget,  ahirnya gak jadi kamana2 alias tidur sampe bablas.  
      Pagi2 bangun langsung Pesan sarapan nasgor rempah,  hmm gak enak nasgor nya. Setelah ambil motor (ada sewaan 70k/hari)  Saya meluncur ke Jatimpark2.  Gak susah nyari jln nya tinggal puter balik langsung masuk jln oro oro ombo.  Dpt bocoran mending pagi2 kesana eco green udah buka jam 9, Jatimpark2 Baru buka jam 10. Saya beli tiket terusan 3 wahana. Eco green Park, secret zoo dan museum satwa.  Pas lg clingak clinguk nyari loket tiket,  di atrium ada jalur cepat kalo beli tiket terusan.  Harga tiket 150k. 
      Tujuan pertama eco green Park dulu (recommendation)  disediakan angkutan meskipun jalan jg gak jauh plng 200m. 
      Sebelum masuk kita di paksa di siram dulu,  katanya untuk sterlisasi gitu gak sampe basah,  seperti di semprot  avene eau thermal spray gitu  hahahaha 

      Namanya jg eco green Park Jd didominasi yg berbau Ramah lingkungan plus education nya.  Taman nya thematic, disini di dominasi sama burung yg entah berapa ratus koleksi nya,  jg serangga Dr berbagai negara Taman water music,  silahkan bermain2 disini awas kena seprot!!  Amankan hp Anda hahaha 
      Kalo cape dan lapar bisa istirahat dulu di food court nya.  Kalo jam 12an ada bird show disini  
       Byk jg wahana di sini  mulai 
      Masuk Ruangan kaca,  yg aku sendiri gak bisa keluar  hahaha 
      Simulasi Gempa,  lorong tambang,  masuk area jungle  sambil tembak2an semua lorong sangat bersih,  tidak ada yg bau2 cape menjelajah eco green Park,  lanjut ke secret zoo  
      Setelah kena seprot lg,  langsung disuguhi  tikus2 yg berat nya 10kg,  lanjut  area monyet yg byk bgt koleksi nya mulai yg unyu sampe yg seremsemua satwa disini sehat2, gemuk2 jg kalo beruntung pas jam berkunjung ada atraksi2 hewan seperti ngasih makan,  ngajak bermain2 dll. 
      Untuk menelusurinya semua wahana disini gak perlu takut ada yg kelewat,  asal jeli setelah puas lihat tinggal cari arah panah untuk wahana selanjutnya Maka seluruh wahana bisa di lihat.  Klo cape ada mini skuter siap di sewa 100k/3 jam.  Cape di tengah jln?  Tinggal call entar di anterin skuter nya.  selanjutnya masuk museum satwa   Byk sekali koleksi binatang awetannya,  sayang latar belakang nya lukisan.  Kalo pake photo Asli lebih hidup selesai jg Saya menjelajah 3 wahana.  Total 6 jam lebih jalan2 nya....  Gempor.  
      Balik ke hotel,  mandi,  makan nasi pecel lanjut lg ke museum angkut jam 5an sore.  2 jam menjelajah museum angkut ini. 
      Bagi yg suka otomotif wajib ke sini,  outdoor nya jg sangat keren Kota gangster 
      Tema Las Vegas itali German Paris area pesawat terbang mobile nya ada yg replica ada jg yg Asli jgn tanya deh berapa koleksi Mobil nya,  banyaaaaaaak bgt. 
      Gempor menelusurinya,  istirahat dulu di Pasar apung.  Sambil beli jamu beras kencur Dr sini msh ada museum DE topeng,  takjub jg berapa ribu ato ratusan ribu koleksi topeng nya.  selesai Dr sini  let go  BNS!  
      Ketika nyampe,  lihat Dr luar langsung urung saja....  Ah Cuma liat lampu2 doang  puter balik ke alun2 batu,  tujuan Utama  pos ketan legenda.  Eh buseet  penuh terus 
      Batal deh nyicip,  pulang dgn tangan hampa ada yg tdk kesampaian. 
      Pulang hotel,  bobo pulas. 
      Pagi2 udah bangun langsung ke coban Rondo 
       
      Selesai sudah trip nya 

      Selesai sudah trip nya. 
      Packing,  balik malang via grab kena 54k 
    • By Egisaputra
      Hai jalan2ners.. 
      Kenalin gw egi. Gw anak yg hobby jalan2. 
      Gw asli sumedang cuman stay di jkt. Klo weekend biasanya gw jalan2 drpd bt di kosan.
      Long weekend kemaren tgl 22 - 24 april 17. Entah kenapa gw pengen jalan ke Bandung rencana nya gw mau maen ke daerah maribaya
      Perjalanan jkt - bandung gw tempuh 3 jam naik kereta argo parahyangan (ekonomi 80rban , eksekutif 120rban)
      Klo gw sih pake ekonomi kmren krna lagi akhir bulan
       
      Okay. Cerita bermula ketika gw smpe bdg malem2 gw nebeng di kosan temen gw. Maklum budget pas2an
      Besoknya pagi2 jam 7 gw jalan dari daerah buah batu. Gw naik motor dr daerah buah batu ke maribaya krn gw takut macet
      Gw g tau jalan, dan gw hanya bermodalkan si google map.. setelah gw set lokasi meluncurlah gw dengan PD nya ngikutin tuh s om google. Ternyata gw d arahin lewat daerah terminal cicaheum belok kanan naik ke atas lewat jalan padasuka.. wahh dr situ jalanan udh mulai naik gan. Di sarankan kondisi kendaraan harus FIT buat mencegah hal2 yg tidak di inginkan. Perjalanan katanya 1.5 jam dan gw PD banget waktu itu gak nanya2 sm warga di sana bener apa engga nya.. 
      Dan men..  perjalanan ke sana makin naik naik naik dan naik.. 

      Pemandangan nya indah banget mennnn... berasa negri di atas awan gitu.  . . Ini di daerah caringin 3. D sini banyak warung2 gitu klo kalian mau istrht buat beli minum ato foto2 bentar. Gw cuman berhenti 10 mnit ambil foto beli minum langsung lanjut lg... 
      Ktnya dr sini 30mnitan lagi ke lodge maribaya. Gw masih ikutin google map. Jalan terusssssss dan alangkah terkejutnya gw gps bawa gw ke Bukit moko (orng ada yg bilang bukin bintang/ dermaga bintang) bukan maribaya. . 
      Yaudh drpd nanggung. Gw sempetin mampir dulu ke bukit moko ini kan lumayan buat foto2 
       
      Tiket masuk 15.000 pakrir 5.000

      Lumayan foto2 dgn backgrond hutan pinus. 

      Sama ada satu lagi di sini namanya dermaga bintang. Tp sayang agak kotor pihak pengelola g sediain tong sampah d dermaga bintang
       

      Dr sini barulah gw tanya2 rute ke maribaya. Dan men jalannya jelek bgt . . 
      Gw saranin kalian klo ke sini jgan bawa mobil. Soalnya banyak gw tmuin mobil yg ga naik d tanjakan alias mogok.. 
       
      Perjalanan gw lanjutin ke maribaya 1 jaman dr sini... 
      Dan kebetulan udh siang. Jd jalanan macet gilaaaaa.. salah strategi. Harusnya gw ke sana pagi2 bgt.. biar g macet.. 
      Nyampe maribaya jm 12. Antriannya udh kaya antri beras raskin guys.. panjang bgt.  
      Bayangin aja lu mau foto antri nya 4 jam fotonya gak sampe 2 menit. Disitu kadang gw merasa sedih . . 

      Hasil fotonya memang keren. Tp perjuangannya itu loh
      Oiya tiket masuk nya per orang 25.000
      Satu kali foto 10.000 jd klo lu mau foto 10x yaa tinggal kaliin aja men.. 
      Dia gak cetak.. cuman kirim soft copy nya aja.  


      Ini pengalaman gw liburan kemaren men... 
      Jgan lupa follo instagram gw yah @egi_saputraa
       
       
       
       
    • By Rawoniste
      Tglas 14 April Kemaren Saya nyoba ikut open trip paket ke bromo - river tubing X-maro,  ini sebetulnya trip buat Bulan Mei nanti,  beruntung trip bulan Maret ke ciletuh Geopark gagal,  Saya majuin saja ke April trip yg ini.  
      Naik KA Malabar yg di tempuh dalam waktu 12jam lebih cukup melelahkan,  akan terapi karena hari pertama aktitas yg yg ringan2 Jd nya pilih KA saja. 
      Meting point di statsiun malang Baru,  kedatangan Saya jam 7an dan langsung di jemput jam 8an kurang,  ada 2 peserta yg sudah Stanby di meting point  berasal Dr Jakarta.  Lha Cuma bertiga?  Iya...  Soalnya 2 lagi milih ke batu dulu.  Baru gabung ke bromo.  
      Kita bertiga langsung  menuju Candi Jago,  Candi yg udah di kepung rumah warga.  Tidak ada yg special di sini. 
      .. 
      Beres poto2 menuju homestay di setelah mandi dan makan kita istirahat dulu sebentar,  jam 11 kita di jemput untuk main river tubing,  horeee kesampaian jg main beginian.  Nyanpe di Basecamp kita di briefing dulu.  Nama Sungai nya X maro....  Tipikal Sungai deres dgn batu2 mecungul tapi gak dalam.  Gak punya dokumentasinya di sini,  karena gak punya underwater camera,  lagian ribet jg musti pegang2 kamera ketika  "bahaya"  mengancam.  
      Peserta Dr Jakarta yg gendut (maaf yah)  udah gak keitung berapa x terbalik hehehe sampe kacamatanya hilang,  saya sih cuma sekali jatuh cantik karena terpaksa Harus peganging go pro punya orng lain,  disebut jatuh cantik karena  udah secara sadar mau jatuh dan udah siap2 untuk jatuh. 
      Setengah perjalanan  kita istirahat dulu,  ngopi dan nyemil bala2. 
      Lanjut dan sampe finish.  Peserta nya 3 orang team rescue nya 5 orang hahaha. 
      Beres river tubing,  kita pulang menuju homestay.  Mandi dan istirahat.  Teman trip request untuk minta anter beli kacamata.  Ada keinginan untuk kulineran di malang,  tetapi Mobil nya di pake  jemput dulu peserta Dr Batu.  Jam 4 sore Baru Datang....  Eh gila ni sopir,  minta bayaran 400k,  jelas gw batalin saja cos,  Nyanpe malang pastinya jam 5 jam 7 paling telat harus pulang karena harus istirahat buat hiking ke bromo jam 2 malam.  
      Set alarm jam 1 pagi,  Dan langsung di jemput.  Di Mobil jeep udah ada 2 peserta   ce,  di Mobil 1 lg masih kosong,  cukup kesel jg nunggu 1 jam an kurang sama peserta yg 1 Mobil tsb.  Brangkat.....  Wuzzz. 
      Ternyata cukup jauh jg udah gitu jalananya jelek bergelombang jg,  tapi tetep semangat. 
      Kunjungan pertama udah pasti bukit penanjakan  untuk melihat sunrise.  Dgn jalananan yg di tembok cukup nanjak,  plus tanga yg berkelok2. Teman Saya yg gendut tiap  kelokan Selalu istirahat dulu,  demi kebersamaan gw jg ikut rehat jg.  Ahir nya Nyanpe ke puncak,  udah byk yg Stanby disana.  Saya Hanya  nyeruput teh Manis hangat di warung....  Semua harga gorengan dan minum an hangat 5ribuan 
      sunrise nya kurang Indah ternyataya
      tapi terbayar dgn view hamparan embun di bawah nya.....  Begitu Indah ninggali jejak dulu 
      Puas poto2 di sini kita turun lg menuju kawah bromo 
      peserta jeep yg 1 lg ternyata udah berada disini duluan views ketika turun Dr penanjakan 
      ningalin jejak dulu 

      Lagi...... 

      Selanjut nya kita menuju kawahnya,  Dr jauh udah kliatan nanjak bgt dan maceeet.  
      2 peserta ce nyerah gak mau ke puncak kawah,  2 lg byk istirahat.  Ahir nya gw minta Ijin naik duluan.  Klo antri begini,  ini tanga gak terasa jauh dan cape karena Baru 3 step aja udah berenti dulu 
      Nyanpe di puncak kawah,  ya ampun sempit bgt pantesan macet,  ini bener an di bibir kawah itu Hanya untuk 2 orang yg lewat bayangkan saja seperti pematang di sawah,  gak kuat lama2 diatas sini takut kesenggol ato nyengol orng bisa2 jatuh ke kawah ato ke sini sebelahnya 
      Kawahnya kedengeran mendidih. 
      Pas turun Saya ketemu peserta lain yg baru naik 
      Turun ah.....  Kaki udah gemelatak gini. 
      poto2 dulu di Pura 
      Saya istirahat di jeep sambil nunggu yg lain turun. 
      Lanjut ke pasir berbisik.....  Teman saya ada yg mupeng naik motor...  Tp nyewanya harus di pos tiket x yah 
      ya Hanya hamparan pasir Maha luas saja,  Dan ini Hanya ada beberapa gundukan batu di spot ini saja. 
      Kelar poto2 disini,  lanjut ke Bukit Teletubies lagi
      Pengen sekali guling2 disana,  tapi jauh bgt no 
      Area sini panas menyengat jg tp cukup sejuk,  gak bikin keringat deras 
      Puas poto2 kitapun pulang ke honestay lg,  mandi makan dan siap2 dijemput jam 2 siang untuk pulang.  Selesai sudah open trip nya.  Tetapi tidak ada yg pulang di hari tsb,  yg 2 ce nginep di balava malang,  2 lg di Haris.  Saya milih batu jadi nya kita minta kulineran plus dianter ke hotel.  Tujuan pertama baso kota cak man,  Baru pertama x makan baso seenak ini.  Lanjut toko oen.  Nyesel bgt ke sini,  es krim nya gak enak samsek. 
      Ntar di lanjut setelah jumatan  

    • By val_3373
      Hai Jj'ers
      Kali imi saya ingin membagikan pengalaman menjelajah Lampung selama 4 hari ( 13-16 April 2017) kemaren.  Selama ini Lampung hanya terkenal degan Pulau Pahawangnya, terus terang saya juga belum pernah ke Pahawang tetapi karena sudah banyak orang2 yang ke sana, ingin mencari sesuatu yang berbeda, akhirnya dipilihlah target utama trip kali ini yaitu Pantai Gigi Hiu yangterletak di daerah Kelumbayan, Tanggamus Lampung. Belum trlalu banyak orang pergi ke tempat ini dikarenakan akses jalan yang masih parahdan rusak. Akses jalan yang rusak tidak menyurutkan semangat untuk mendatangai tempat ini. Rencana dengan mobil pribadi dan kebetulan ada teman ngetrip yang bisa brgabung, maka saya bersama @Fu Cen serta suami dan anaknya ikut dalam trip ini. Kami berlima termasuk supir menuju ke Lampung
      Berikut itinerary perjalanan kami :
      Day 01. 13 April 2017 - Jakarta - Lampung
      Jam 10 pgi kami start menuju Lampung dimulai dari Mepo Rumah Sakit awal Bross di Cikokol dengan kendaraan pribadi mobil terios. Jalanan lumayan lancar, tiba di pelabuhan mrah sekitar jam 11.45 langsung dapat kapal erry sehingga kami tidak perlu menunggu, beli tiket ferry seharga Rp 325ribu/mobil, mobil lsg masuk ke dalam ferry. Sekitar jam 12.15 Ferry berangkat menuju Pelabuhan Bakauhueni Lampung. Kami beruntungmendapat Ferry yang bagus dan sepi serasa milik pribadi hehehehhee. Begitu dduk, lagsung menyantap bekal yang sudah disiapkan oleh Fu cen dai rumah yaitu nasi liwet dan ayam taliwang.... hmmmmm sedap deh. Sekitar jam 2.55 sore akhirnya ferry kami merapat juga di Pelabuhan bakauhueni.... Lampung, We are coming....
       Kondisi jalan dari Bakauhueni menuju kota Bandarlampung agak rusak sehingga kendaraan tidak bisa melaju dengan kencang, kami tiba di Teluk Betung sekitar jam 5.30 langsung menuju hotel yang sudah kami booking sebelumnyayaitu Jazz Guest house seharga Rp 172ribu/kamar. Istirahat dan mandi sebentar setelah itu kami keluar hotel untuk makan malam dan mencari oleh2, karena hotel dekat dengan pusat oleh2 di lampung yaitu Yenyen yangterkenal itu. Sambil membeli oleh2, kami juga bertanya2 dimana gerangan lokasi Panta Gigi Hiu yang menjadi target utama kami itu berada. Selesai beli oleh2, kembali ke Hotel untuk beristirahat karena subuh2 kami akan brangkat ke Gigi Hiu
      Day 02 14 April 2017 Teluk Betung-Gigi hiu
      Jam 2 subuh kami berangkat menuju Kiluan karena untuk sampai ke Gigi Hiu kami harus ke Kiluan terlebih dahulu, jadi sekalian ingin melihat Lumba-Lumba yang berada di teluk Kiluan. Target harus sampai di Teluk Kiluan paling lambat jam 6 pagi jika ingin melihat lumba-lumba. Arah menuju Teluk Kiluan searah dengan yang menuju Ke Pahwang, patokan yag kami ambil taitu jalan menuju padang cermin, sesampai perempatan padang cermin ke kanan, kami mengambil arah yang ke kiri, ikuti saja jalan tersebut. Kondis jalan sampai ke pelabuhan Ketapang untuk menyebrang ke pahawang sudah cukup bagus dari ketapang masih lurus saja untuk menuju ke teluk kiluan.... masih ada beberapa ruas jalan yang rusak. semakin mendekati teluk Kiluan kondisi jalan lebih banyak yang rusak. Kita akan menemukan gerbang selamat datang di Kiluan yang berda di sebelah kiri, masuk ke dalam gerbang tersebut dan ikuti saja jalannya sampai menuju  ke arah pantai... jalanan sudah bagus karena sudah di cor beton, tetapi sayang masih kurangnya papan petunjuk untuk menuju lokasi penyewaan perahu di teluk kiluan.
      Kami berhenti disembarang tempat karena tidak mengetahui arah dan lokasi yang dituju, kalo orang bilang traveller nekat... hahahahahaa tapi keberuntungan masih bersama kami, tempat kami berhenti teernyata slaha satu homestay di Teluk Kilian aitu Homestay "Pak Rusdi" kami tiba di teluk Kiluan jam 4.45 pagi dan hujanpun turun pada saat itu yang sempat menyurutkan semangat untuk melihat lumba-lumba. Kami nego harga untuk sewa jungkung jika ingin melihat lumba2. Sewa Jungkung Rp 300ribu/Jungkung. 1 jungkung max 3 org, karena kami berlima maka kami harus menyewa 2 jungkung. Sambil menunggu kami juga menanyakan bagaimana caranya jika ingin menuju ke pantai Gigi Hiu. dikarenakan akses jalan, kendaraan roda 4 belum bisa menuju ke sana. Untuk ke sana bisa dengan berjalan kaki atau sewa ojek sebesar Rp10ribu/ojek pp termasuk biaya masuk ke Gigi Hiu. Tepat jam 6 pagi, kami menuju ke Jungkung untuk berperahu melihat lumba2. Dari homestay kira2 memakan waktu 30 menit menuju lokasi pemburuan melihat lumba2. Tidak banyak yang berkunjung ke Kiluan pada saat itu, hanya 2 jungkung kami saja dan lumba2nya tidak banyak, tetapi Puji Tuhan kami masih bisa melihat lumba-lumba tersebut.
      setelah puas melihat lumba-lumba kami menuju Pulau Kelapa (Kiluan) untuk berphoto di pantaunya yang berpasir putih dan halus serta irnya yang sangat jernih dengan degrasi warna hijau tosca yang menyegarkan mata.
      Ingin rasanya brlama-lama di pulau ini, tetapi kami diingatkan oleh Pak Rusi karena ingin menuju Gigi Hiu, maka harus segera kembali ke homestay. SEsampainya di homestay, kami berisitirahat sebentar sambil mengganti pakaian yang basah karena percikan air laut serta hujan, tepat jam 10 kami berlima naik ojel menuju Gigi Hiu. Belum ada bayangan mengenai kondisi jalan yang akan kami lalui. Dalam benak saya hanya kondisi jalan yang rusak saja ternyata akses untuk menuju ke gigi Hiu bukan hanya rusak tetapi cukup extreme. Motor harus melewati tanjakan dan turunan tajam yang cukup panjang dengan kondisi jalan yang masih bebatuan atau tanah merah saja, kondisi jalan cukup lcin dikarenakan semalam hujan. Bettambah lagi deh tantangan yang harus kami lewati.... pada saat itu semua orang menjadi sangat religius karena berdoa sepanjang perjalanan semoga motor tidak jatuh Kali ini saya benar2 pasrah mengandalkan keahlian abang ojek dalam mengendalikan motornya.... hahahahahahaa. Perjalanan dari teluk kiluan mnuju Gigi Hiu kira2 memerlukan waktu 1.5 jam dengan ojek (=/-5km) Jikakondisi jalan bagus mungkin hanya 45 menit. Perjalanan yang panjang dan menegangkan terbayarkan dengan keindahan alam yang terhampar di depan mata kami.... hanya 1 kata yang trucap "WOW". Sayang sekali tempat yang begitu indah tidak dikelola dengan baik oleh Pemda setempat. Jika akses jalan baik, kami percaya bahwa gigi hiu akan menjadi salah satu Icon pariisata di Lampung Dari tempat parkir untuk menuju gugusan karang2nya memerlukan waktu =/- 20 menit berjalan kaki. Segala keepenatan dan ketegangan yang dialami hilang dalam hitungan detik melihat keindahan Gigi Hiu. Sayang sekali ombak lg tinggi sehingga kmi tidak bisa menyebrang untuk masuk ke tengah2 gugusan karangnya.
      Setelah puas menikmati keindahan Gigi Hiu, kami kembali ke homestay dan mengulang kembali ketegangan engan ojek hahahahaha ternyata pulang lebih menyeramkam daripada perginya, motor yang saya tumpangi sempat tergelincir karena tidak kuat menanjak. PujiTuhan tidak terjadi kecelakaan. Sampai  di Homestay jam 14.15, kami sudah disediakan makan siang oleh pak Rusdi berupa ikan goreng, tempe goreng, sayur asem dan sambal. Makan siang dihitung Rp 20ribu/org. Sebenarnya setelah makan siang yang telat, masih ada 1 tempat yang bisa dikunjungi di teluk kiluan yaitu pantai Laguna, dikarenakan kecapean karena ke Gigi hiu maka kami memutuskan untuk tidak ke sana. menggunakan waktu untuk berisitahat sambil meluruskan kaki yang pegal2 selama naik ojek. Jam 15.00 kami cabut dari Kiluan menuju Pringsewu dengan mengandalkan Gooegle map yang menuntun perjalanan kami. Tiba di Prinsewu jam di Regensy Hotel Pringsewu.jam 19.30. Harga kamar Rp 250ribu/kamar. Kami berisitiraht setelah perjalanan yang melelahkan.
      Day 03: 15 April 2017  Pringsewu-Kota Agung
      Selesai sarapan di hotel, tepat jam 8.00 kami menuju kota agung untuk melamjutkan perjalanan ke air terjun way Lalaan yang berada di Kota Agung dengan mengandalkan gooegle map kembali. Perjalanan dari hotel keWay Lalaan +- 1 jam perjalanan. Cukup mudah untuk mencapai air terjun ni karena berada tepat dipinggir jalan raya dari pringsewu menuju kota agung. HTM Rp 5ribu/org + parkir roda 4 Rp 5ribu Air terjun way lalaan mempunyai 2 air terjun aitu way lalaan 1 dan way lalaan2. Akses menuju ke way lalaan  sangat bagus sdh dibuatkan tangga dari semen . dari parkiran menuju air terjun way lalaan1 +- 10 menit. Dikarenakan musim hujan maka air di way lalaan keruh. menurut penjual warung2 di sana, jika musim kemarau, air di way lalaan sangat jernih.
      Setelah puas di way lalaan kami menuju Pantai Terbaya, hasil dari bertanya-tanya dengan ibu penjual makanan dan minuman di way lalaan. Pantai ini jugaa sangat mudah untuk dicapai karena tebat berada di pinggir jalan raya. dari way lalaan hanya sekitar 20 menit perjalanan dengan mobil. HTM Rp 7500/org parkir mobil Rp 12.500.
      Berdasarkan info dari pendududk setempat terdapat lagi salah satu tujuan wisata di darah Kota Agung yaitu Bendungan Batu Tegi . Jarak dari pantai terbaya ke batu Tegi sekitar 1.5 jam perjalanan, kali ini kami juga mengandalkan google ma untuk menuju ke sana. HTM Rp 3000/org. Biaya parkir sukarela. Ada2 tempat yang bisa kita kunjungi di Batu Tegi yaitu Demaga/Jetty dan Bendungannya. Di dermaga kita bisa berkeliling bendungan dengan menyewa prahu Rp 75ribu/perahu. Di sekitar danau yang terbentuk karena bendungan ii terdapat 2 air terjun yang bisa dikunjungi tetapi saat ii ditutup karena ada siswa SMA yang meninggal dunia tenggelam di ar terjun ersbut dan 1 lg air terjun yang aliran airnya sangat kecil langsung menju ke danau. Hanya air terjun ini daoat kami lihat dari perahu. Sayang sekali banyak sampah di sekitar air terjun tersebut yang mengurangi keindahannya.
      Kotajuga bisa melihat bendungan ini dari atas di gardu pandang yang sudah disediakan, pemandangan dari atas sangat indah.


      Setelah puas di Batu tegi, kami kembali menuju kota Lampung untuk berisiirahat. Tiba di hotel Jazz Guest House sekitar jam 7.30 sebelumnya kami makan malam dengan menyantap Bakso J=Haji Son Sonny yangt terkenal di lampung. kata Fu Cen blm ke lampung kalo belum mencoba bakso Sony....
      day 04 16 April 2017 Lampung-Jakarta
      Setelah sarapan, kami kembali ke Jakarta tepat jam 8 pagi. Sebelumnya kami memuttuskan untuk ke tempat wisata yang dilalui dalam perjalanan pulang kami ke jakarta, akhirnya kami memutuskan untuk pergi ke Pulau Mengkudu dan Pantai Batu lapis yang beradadi Kalianda.. Kembali mengandalkan google map untuk sampai ke tempat ini. Kami harus menuju pantai kahay terlebih dahulu, dari pantai Kahay kemudian menyewa perahu untuk sampai ke Pulau mengkudu dan Batu Lapis. Sewa perahu Rp 30ribu/org ke dua spot wisataini. Perjalanan dari pabtai kahay ke batu lapis sekitar 15menit berperahu. Batu lapis merupakan pantai dengan batu karang yang berlapis-lapis sehingga di sebut dengan pantai batu Lapis. HTM Rp 5000/org

      Setelah puas di bayu lapis kami melanjtkan perjalanan dengan perahu ke Pulau mengkudu selama 10 menit. Pulaumengkudu merupakan 2 pulau yang terhubungkan dengan gugusan pasir putih yang terbentang menyambungkan dua pulau yang terpisah. Sauang sekali banyak sekali sampah di sekitar pulau sehingga keindahan air laut yang berwarna hijau tosca tertutup dengan sampah yang berserakan. Jika kita hendak mandi2 dan lama di pulau mengkudu maka Tukang perahu akan kembali ke Pantai kahay terlebih dahulu dan kembali setelah kita puas bermain. Tukang perahu akan meninggalkan no Hpnya untukk kita hubungi. Tetapi karena kondisi pantai yang kotor, maka kami meminta tukang perahu untuk menunggu sebentar saja.  HTM Rp 5000/org . setelah itu kami kembali ke pantai kahay melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.....

      Bye2 lampung..... Salam Jalan-jalan
       
       
       
       

    • By Dimas Alfarizi
      15 September 2016, terbang ke Natuna (Kepulauan Riau) untuk tugas ke salah satu pulau yang belum teraliri listrik. Misinya? Nyalain listrik disana. Yaa, testcomm untuk mengaktifkan perangkat yang sudah dipasang oleh team saya disana. Dia sudah mendekam di desa selama kurang lebih 4 bulan. Saatnya saya meluncur kesana untuk menyalakan perangkat dan listrik sampai ke rumah masyarakat.
      Tapi tidak lengkap rasanya ke tempat baru, ke kampung halaman orang, kalo gak explore daerah itu. Berbekal searching, akhirnya diputuskan sebelum masuk desa singgah dulu ke ALIF STONE PARK. HTM nya murah, cuma 5 ribu, itu juga dimasukin ke kotak sifatnya sebagai restribusi kebersihan.