Hasdevi Agrippina Dradjat

Miliki Liburan Di Bandung Yang Akan Membuatmu Menolak Lupa Dengan Paris Van Java Ini

22 posts in this topic

Sudah lama pasti kamu mendengar sebutan Paris van Java? Ya, tentu kamu juga sudah mengetahui bahwa Paris van Java ini merupakan sebutan untuk kota Bandung yang cantik di Jawa Barat.

Bandung merupakan kota metropolitan terbesar di Jawa Barat, sekaligus juga merupakan ibukota provinsi tersebut. Kota ini terletak sejauh 140 kilometer dari arah tenggara kota Jakarta. Kota ini juga merupakan kota terbesar ketiga di Indonesia setelah Jakarta dan Surabaya.

Bandung juga mencatat sejarah penting sebagai tempat berdirinya institute teknologi pertama di Indonesia, yaitu Technische Hoogeschool te Bandoeng atau yang sekarang bernama Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kecantikan Bandung rupanya telah ada sejak lama, sehingga kota ini seringkali disebut dengan sebutan Paris van Java. Selain itu, kota ini juga terkenal dengan sebutan kota kembang.

Bandung memiliki begitu banyak destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi pada liburanmu selanjutnya. Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi keindahan Bandung? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam miliki liburan di Bandung yang akan membuatmu menolak lupa dengan Paris van Java ini.

Transportasi Menuju Bandung

Moda Transportasi 1: Menaiki Kereta Api

post-36544-0-07307500-1432545805_thumb.j

Menaiki Kereta Api dari Jakarta Menuju Bandung via http://sekilasharga.com/wp-content/uploads/2015/03/kereta-api-argo-parahyangan.jpg

Salah satu moda transportasi yang kamu gunakan agar dapat menyambangi Bandung dari Jakarta adalah dengan menaiki kereta api. Kereta ini berangkat dari Stasiun Gambir (Jakarta) menuju ke Stasiun di Bandung.

Terdapat dua jenis kereta api yang dapat kamu jadikan moda transportasi, yaitu kereta api jenis bisnis dan eksekutif. Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki kereta api ini berkisar antara Rp 40.000,00 hingga Rp 100.000,00 per sekali jalan. Harga ini dapat berubah sewaktu-waktu.

Untuk mendapatkan tiket kereta, kamu dapat membelinya secara online, melalui agen perjalanan atau juga langsung di Stasiun Gambir. Nah, untuk masalah waktu tempuh, lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 3,5 jam.

Nah, perjalanan dengan menaiki kereta ini tentunya dapat kamu pertimbangkan dari segi waktu dan juga pengalaman seru. Saat ini, minat wisatawan yang berkunjung ke Bandung memang meningkat dengan cukup pesat sehingga seringkali mengakibatkan tol Cipularang macet.

Moda Transportasi 2: Menaiki Bus

post-36544-0-09289200-1432545955_thumb.j

Menaiki Bus dari Jakarta Menuju Bandung via http://www.jacktour.com/imgs/bus.JPG

Nah, selain menaiki kereta api, kamu juga memiliki alternative lain untuk menaiki bus dengan tujuan Jakarta menuju Bandung. Untuk menaiki bus dari Jakarta, kamu dapat memilih untuk menaikinya dari Terminal Kampung Rambutan, Lebak Bulus atau Depok.

Biaya yang kamu keluarkan untuk menaiki bus ini adalah sekitar Rp 35.000,00 hingga Rp 50.000,00 untuk sekali jalan. Untuk jadwal keberangkatan bus sendiri ada setiap jam sekali. Jika tidak terdapat kemacetan, kamu dapat mencapai Bandung dalam waktu 2-3 jam.

Moda Transportasi 3: Menaiki Shuttle Bus/Travel

post-36544-0-79648000-1432545989_thumb.j

Menaiki Shuttle Bus atau Travel dari Jakarta Menuju Bandung via http://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/Cititrans.jpg

Selain menaiki pesawat dan bus, kamu juga memiliki alternative lain untuk menaiki shuttle bus/travel dari Jakarta menuju Bandung. Nah, kamu dapat menemukan travel ini di banyak tempat di Jakarta.

Biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan dengan menggunakan travel adalah sekitar Rp 85.000,00 hingga Rp 160.000,00. Pemilihan harga ini tentunya dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhan, budget serta keinginanmu.

Memilih Penginapan Selama Berada di Bandung

post-36544-0-47944600-1432546018_thumb.j

Memilih Penginapan di Sekitar Daerah Cihampelas via http://www.bandungtourism.com/neobandungtourism/neoadmin/media/image/objekwisata/1336635347/cihampelas_1.jpg

Setelah puas mengurus masalah transportasi, selanjutnya kamu dapat mulai memikirkan masalah penginapan selama berada di Bandung. Nah, sebagai salah satu rekomendasi, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan sekitar Cihampelas.

Pemilihan lokasi di sekitar daerah Cihampelas sendiri karena daerah ini tergolong strategis walaupun tergolong cukup ramai. Tetapi, kamu jika kamu bingung akan melanjutkan perjalananmu ke mana, kamu dapat berjalan kaki ke Cihampelas Walk atau sekedar sightseeing di banyak toko yang terletak di Jalan Cihampelas ini.

Selain itu, banyak wisatawan maupun penduduk Bandung yang merekomendasikan tempat ini sebagai wilayah menginap (melalui situs TripAdvisor). Bagaimana? Dapat kamu jadikan sebagai pertimbangan, bukan?

Selanjutnya, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis guest house, hotel atau apartemen selama kamu menginap di Bandung. Jenis penginapan sendiri dapat kamu sesuaikan tergantung dengan kebutuhanmu.

Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis guest house, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis standard single room. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu menginap di sini adalah sekitar Rp 165.000,00 per malam.

Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar ini adalah meja kerja, area tempat duduk, kipas angin, lemari, toilet, kamar mandi pribadi, TV layar datar serta free wifi. Selain menginap di guest house, kamu juga memiliki alternative lain untuk menginap di penginapan berjenis apartemen.

Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis apartemen, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis apartemen 2 kamar tidur. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di sini adalah sekitar Rp 400.000,00 per malam.

Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar tersebut adalah AC, sofa, kamar mandi pribadi, shower, toilet, TV, dapur kecil serta free wifi. Selain menginap di guest house dan apartemen, kamu juga memiliki alternative lain untuk menginap di hotel.

Jika kamu ingin menginap di hotel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis deluxe double room. Biaya yang kamu keluarkan jika ingin menginap di kamar ini adalah sekitar Rp 375.000,00 per malam.

Fasilitas yang kamu dapatkan di kamar ini adalah AC, meja kerja, area tempat duduk, shower, toilet, kamar mandi pribadi serta free wifi.

Hari Pertama

Awali Perjalanan Wisatamu di Bandung dengan Mengunjungi Tempat Wisata di Lembang dan Sekitarnya

post-36544-0-93025000-1432546068_thumb.j

Awali Kegiatan Wisatamu di Bandung dengan Mengunjungi Tangkuban Parahu via http://bandung.panduanwisata.id/files/2011/08/kawah-domas4.jpg

Untuk mengawali perjalanan wisatamu di Bandung, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Tangkuban Parahu. Gunung Tangkuban Parahu adalah sebuah gunung aktif yang terletak di Bandung Utara, tepatnya di daerah Cikole, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Bandung.

Menurut legenda, dahulu terdapat seorang dewi yang bernama Dayang Sumbi turun ke bumi. Singkat cerita, ia memiliki seorang anak yang bernama Sangkuriang. Namun, suatu hari Sangkuriang diusir dari rumah karena telah membunuh Tumang yang menjelma menjadi binatang. Konon, Tumang adalah ayah kandung Sangkuriang.

Setelah merantau bertahun-tahun, Sangkuriang akhirnya kembali ke kampung halaman dan jatuh cinta pada seorang perempuan cantik. Rupanya, perempuan tersebut adalah Dayang Sumbi yang merupakan ibunya. Dayang Sumbi terlihat cantik karena ia tidak menua.

Kemudian, ketika Sangkuriang hendak memperistri Dayang Sumbi, Dayang Sumbi memikirkan berbagai cara untuk menolak Sangkuriang. Ia meminta dibikinkan perahu yang harus jadi dalam satu malam. Rupanya, Sangkuriang tidak berhasil memenuhinya. Alhasil perahu tersebut ia tendang dan jatuh dalam posisi telungkup. Konon perahu tersebut kini berubah menjadi Gunung Tangkuban Perahu.

Gunung Tangkuban Perahu memiliki ketinggian mencapai 2.084 meter dan suhu mencapai sekitar 17 derajat celcius pada siang hari. Nah, karena suhu yang tergolong dingin ini, kamu sebaiknya membawa jaket ketika mengunjungi Gunung Tangkuban Perahu.

Untuk mencapai Gunung Tangkuban Perahu, kamu dapat menaiki bus dari area Leuwi Panjang dan menaiki bus jurusan Bandung-Indramayu. Kamu dapat meminta turun di pertigaan Gunung Tangkuban Perahu. Harga tiket masuk ke gunung ini adalah sekitar Rp 20.000,00 hingga Rp 22.500,00.

post-36544-0-48843200-1432546109_thumb.j

Mengunjungi De Ranch

Setelah puas menyambangi Gunung Tangkuban Perahu, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi De Ranch. De Ranch merupakan wahana wisata outdoor dimana kamu dapat menikmati berkuda sambil menghirup udara segar Lembang yang sejuk.

De Ranch menawarkan suasana baru dalam wisata alam dimana kita diajak untuk kembali ke masa lalu dengan kuda sebagai moda transportasi utama. Kamu dapat menikmati suasana peternakan sambil menunggang kuda lengkap dengan mengenakan kostum cowboy.

Fasilitas wisata yang tersedia di De Ranch antara lain delman, kuda tunggang, kuda poni, fun boat, kolam pancing, flying fox, balon air, sepeda track, trampoline, panahan, riding out dan lain-lain. Untuk masalah biaya, setiap wahana bervariasi dari Rp 20.000,00 hingga Rp 40.000,00. Namun harga dapat berubah sewaktu-waktu.

De Ranch sendiri dibuka setiap hari kecuali hari Senin dari pukul 09.00 hingga 17.00. Sementara pada akhir pekan, De Ranch dibuka pada pukul 08.00 hingga 18.00.

post-36544-0-35402600-1432546149_thumb.j

Mengunjungi Floating Market Lembang via http://menerjemahkan.com/wp-content/uploads/2014/06/IMG_0495.jpg

Setelah puas mengunjungi De Ranch, kamu dapat mengunjungi Floating Market Lembang. Floating Market Lembang ini adalah pasar terapung yang terdapat di Lembang.

Untuk dapat menikmati suasana pasar terapung, kamu dapat mengunjungi Floating Market ini dari hari Senin hingga hari Sabtu. Floating market ini dibuka dari pukul 08.00 hingga pukul 21.00.

Jika kamu ingin memasuki floating market ini, biaya masuk yang harus kamu keluarkan adalah sekitar Rp 15.000,00. Dan biaya tiket parkir mobil adalah sekitar Rp 5.000,00. Tiket tersebut bisa langsung kamu tukar dengan welcome drink di pintu masuk.

Hal yang paling menarik yang bisa kamu dapatkan di floating market ini adalah kamu dapat membeli makanan dan minuman dengan menukarkan uangmu dengan koin khusus. Bagaimana? Menyenangkan sekali, bukan?

Hari Kedua

Waktunya Kamu untuk Melanjutkan Kegiatan Wisatamu dengan Mengunjungi Tempat Wisata Menarik Lainnya di Bandung

post-36544-0-53957500-1432546198_thumb.j

Awali Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Strawberry Farm

Untuk mengawali perjalanan hari keduamu di Bandung, kamu dapat mengawalinya dengan mengunjungi Strawberry Farm. Kebun stroberi ini masih terletak di sekitar daerah Lembang.

Di Strawberry Farm ini, kamu dapat mencoba aktivitas wisata Strawberry Walk dimana kamu dapat berjalan dan memetik sendiri strawberry yang kamu inginkan. Setelah itu, stroberi dapat kamu beli atau langsung diolah menjadi jus stroberi. Wah, nikmat sekali bukan?

Di daerah Lembang terdapat beberapa kebun stroberi yang dapat kamu coba sambangi sesuai dengan keinginanmu. Beberapa kebun stroberi tersebut adalah Happy Farm, Rumah Stroberi, Natural Strawberry Land and Resto, dan Terminal Wisata Grafika Cikole.

Untuk melengkapi kegiatan wisatamu selama berada di Bandung, tentu saja menyambangi kebun stroberi dapat kamu jadikan sebagai salah satu destinasi wisata.

post-36544-0-60570300-1432546238_thumb.j

Mengunjungi Dago Pakar Waterfall via http://sebandung.com/wp-content/uploads/2014/03/Dago-Pakar-Waterfall-Bandung.jpg

Setelah puas mengunjungi kebun stroberi, kamu dapat melanjutkan kegiatanmu dengan mengunjungi Dago Pakar Waterfall. Dago Pakar Waterfall merupakan sebuah air terjun buatan tinggi yang terdapat di sebuah perumahan elit di Dago. Yang paling menyenangkan, tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin melihat air terjun ini alias gratis.

Dago Pakar terletak di kawasan Jalan Ir. H. Juanda, sekitar utara Kota Bandung. Dago Pakar yang memiliki luas sekitar 590 hektar ini menawarkan pemandangan berupa hutan lebat dengan pemandangan alam yang asri dan indah.

Ketika memasuki Dago Pakar Waterfall ini, kamu akan melihat pemandangan berupa air terjun yang terlihat menawan. Di sekitarnya, terdapat dinding-dinding yang meniru batu alam. Namun, kekurangannya adalah kamu tidak dapat mendengar suara air terjun ketika mengunjungi tempat ini.

Nah, ketika mengunjungi tempat ini, jangan lupa untuk membawa serta kameramu dan mengabadikan keindahan tempat ini. Bagaimana? Kamu tertarik untuk mengunjungi air terjun buatan yang satu ini?

post-36544-0-13464900-1432546273_thumb.j

Mengunjungi Dago Tea House via http://bandungtraveler.com/wp-content/uploads/2012/07/art-dago-tea-house.jpg

Setelah puas mengunjungi Dago Pakar Waterfall, selanjutnya kamu dapat menyambangi Dago Tea House. Dago Tea House merupakan ikon rumah budaya Jawa Barat.

Dago Tea House terletak di Bukit Dago Selatan nomor 53 A. Di tempat ini biasanya diselenggarakan berbagai macam kesenian serta kebudayaan baik dari segi tradisional maupun kontemporer. Nah, yang paling menarik kamu dapat mengunjungi tempat ini pada waktu tahun baru karena biasanya terdapat kegiatan Bajidoran.

Nah, di tempat ini juga diadakan sanggar pelatihan terhadap berbagai macam kesenian dari mulai seni tari, teater hingga karawitan. Beberapa fasilitas wisata yang terdapat di Dago Tea House antara lain open air theater, teater taman, galeri pameran, sanggar seni tari, perpustakaan dan cindera mata.

Selain menikmati pertunjukkan wisata, di Dago Tea House ini kamu juga dapat menikmati city view Kota Bandung yang sangat indah terutama pada waktu malam hari lengkap dengan kerlap-kerlip lampunya.

Hari Ketiga

Lanjutkan Perjalanan Serumu Mengelilingi Bandung

post-36544-0-07778900-1432546313_thumb.j

Mengunjungi Cihampelas Walk via http://www.roberni.com/wp-content/uploads/2013/03/ciwalk2.jpg

Untuk mengawali perjalanan hari ketigamu di Bandung, kamu dapat mengunjungi Cihampleas Walk. Nah, kebetulan jika kamu juga menginap di daerah Cihampelas, kamu dapat berjalan kaki untuk mencapai Cihampelas ini.

Ciwalk sendiri telah hadir sejak tahun 2004. Tempat perbelanjaan ini memang dikonsepkan agar bersih dan nyaman sehingga dapat membuat pengunjungnya merasa betah berlama-lama berada di Ciwalk.

Yang paling menarik dari Ciwalk adalah ketika kamu berjalan-jalan, kamu dapat melihat indahnya juntaian dan lilitan lampu hias yang terdapat di pohon-pohon di sini. Selain itu, kamu juga dapat melihat suasana yang berbeda pada pagi, siang maupun malam hari.

Pada tahun 2009, Ciwalk memberikan nuansa baru kepada para pengunjung dengan membangun CX Cihampelas Walk Extension. CX Cihampelas Walk Extension ini sendiri terdiri dari butik, hotel dan skywalk.

Nah, itulah dia penjelasan mengenai berbagai tempat wisata yang dapat kamu nikmati di Bandung. Semua itu terangkum dalam artikel yang berjudul miliki liburan di Bandung yang akan membuatmu menolak lupa dengan Paris van Java ini.

Bandung rupanya memiliki begitu banyak destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi pada kesempatan liburanmu selanjutnya. Nah, semoga artikel ini dapat membantumu memberikan referensi guna merencanakan liburan terbaik di kota Paris van Java ini.

Happy traveling!

Share this post


Link to post
Share on other sites

Halooo Mbak @Asa Citra semoga tulisanku bisa membantu ya Mbak  :senyum

ssiiipp.. oke banget ni :rate

aku baru tau disana ada floating market. kirain cuma banjarmasin doang.. :berlayar 

strawberry farm itu musim panennya kapan ya? pengennya bisa kesana pas panen..

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Hasdevi Agrippina Dradjat

hahah kamu memasuki wilayah saya jadi akan saya koreksi dikit

  1. Tiket travel udah gak ada 50 ribu itu tahun 2006 Baraya, sekarang minimal 85 ribu - 160 ribu. Paling murah Baraya, paling mahal City Trans
  2. Tiket masuk Tangkuban Perahu, Wisatawan Lokal Weekdays Rp. 20.000, Weekend Rp. 22.500
  3. Tiket masuk De Ranch sekrnag Rp. 8.000 udahy dapat susu 
  4. Tiket masuk Floating Market Rp. 15.000 perorang, parkir mobil Rp. 5.000

Silahkan di update tulisannya :)

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 14/09/2015 at 2:49 PM, Ihda Novany said:

mohon info dong... petunjuk arah di Bandung membingungkan ga ya. mau bawa kendaraan sendiri keliling Bandung takut nyasar :)

google map udah oke mba

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Kaywina Suraja
      Hi.
      Salam kenal untuk teman-teman di Jalan2.com. Ini post pertama saya di Jalan2.com dan mohon feedbacknya terkait dengan post-an agar saya dapat menceritakan pengalaman traveling saya kepada teman-teman semua dengan lebih baik. Boleh dilihat juga blog saya meskipun baru 1 post di http://vakaytion-essential.blogspot.com/.
      ---------------------------------------------------------------------------------------------------
      Belitung?? Yes. 
      Bulan Mei 2017, saya pergi ke Pulau Belitung for weekend getaway. Meskipun saya pergi ke Belitung sudah cukup lama di tahun 2017, saya akan tetap share tentang keindahan pulau ini. 
      Saya sudah cukup lama (dari tahun 2013) ingin pergi ke Belitung, tetapi baru tahun 2017 saya berkesempatan untuk pergi dan explore Belitung.
      So, I checked one of my travel bucket lists.
      Mengapa Belitung menjadi salah satu my travel bucket list? Banyak orang yang mengatakan bahwa di Belitung hanya berisi pantai dan tidak ada mall seperti di Jakarta. Yes! Itu benar sekali di Belitung hanya ada pantai saja dan let me tell you that having a vacation in Belitung is totally worth it! Apalagi kita sebagai orang yang tinggal di ibukota Indonesia, Jakarta dan kota - kota besar lainnya di Indonesia.
      First time landing in Belitung Island, pemandangannya sangat berbeda dengan Bandara Soekarno-Hatta. Hamparan gunung dan pohon - pohon menyambut saya pertama kali saat landing di Bandara H.A.S Hannadjoeddin. Udaranya pun masih sejuk, tidak ada polusi, dan langitnya juga masih berwarna biru cerah serta dikelilingi oleh awan putih. Bener - bener scenery yang tidak akan didapatkan di Jakarta. 
      Sebagai orang yang baru pertama kali ke Pulau Belitung, Belitung Island is so beautiful.
      Selama 3 hari di Belitung, saya stunned dengan keindahan alamnya. 
      Pantai - pantai di Belitung yang masih bersih dengan pemandangan laut yang biru dan dihiasi dengan langit biru dan awan putih. Keindahan bawah laut di sekitar Pulau Lengkuas masih benar-benar terjaga dan sangat indah untuk dilihat. This makes Belitung Island become one of top diving spots in Indonesia. Batu - batu tinggi dan besar yang berada di Pantai Laskar Pelangi membuat pantai tersebut menjadi sangat indah. Dan hal yang paling berkesan adalah ketika menikmati sunset di pantai ini dengan pemandangan laut lepas dan berada di atas batu yang besar. You will never get this moment in Jakarta. 
      How do I get there?
      Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta menuju Bandara H.A.S Hannadjoeddin, Tanjung Pandan. Perjalanan dari Jakarta ke Tanjung Pandan memakan waktu sekitar 45 menit. Setiap hari ada penerbangan yang menuju ke Tanjung Pandan dari pagi hari sampai sore hari dengan maskapai dosmetik. Sebaiknya mengambil penerbangan pagi hari untuk ke Belitung dan sore hari untuk balik ke tempat asal. 
      Selama di Belitung, lebih baik menyewa mobil atau mengambil local tour di sana karena sedikitnya transportasi umum. Tempat wisata di Belitung juga berjauhan sehingga membutuhkan mobil untuk pergi ke sana.
      Where do I stay?
      Selama 2 malam di Belitung, saya menginap di 2 hotel yang berbeda. Hari pertama, saya keliling daerah Belitung Timur dan menginap di Guest Hotel Belitung Timur. Hari kedua, saya pindah ke daerah Belitung Barat. Di Belitung Barat, saya menginap di Puncak Hotel.
      Dari sisi harga, hotel yang sangat inapkan di Belitung murah dan affordable. Dari sisi kenyamanan dan kebersihan, hotel ini OK untuk diinapi. 
      How much does it cost?
      Berlibur di Belitung menghabiskan uang sekitar Rp 2.500.000,- dan sudah termasuk tiket pesawat, hotel, dan makan (sarapan, lunch, dan dinner), tetapi tergantung dengan tanggal keberangkatan.
      I suggest you to take the local tour if you want to go there.
       
      Additional
      3 hari adalah waktu yang cukup untuk berlibur dan menghabiskan waktu di Belitung. Kalian sudah banyak mengunjungi tempat wisata dan tempat - tempat yang bagus di Belitung.
      Berikut adalah itinerary selama di Belitung 3 hari 2 malam.
      Day 1 
      - Kota Gantung Belitung Timur 
      - Replika Sekolah Laskar Pelangi 
      - Museum Kata Andrea Hirata 
      - Kampoeng & Rumah Ahok 
      - Klenteng Dewi Kwan Im 
      - Pantai Burung Mandi
      Day 2 
      - Pantai Tanjung Kelayang 
      - Island hopping (Pulau Burung, Pulau Pasir, Pulau Lengkuas (snorkeling spot), Pulau Kepayang, Pulau Batu Berlayar (lihat bintang laut))
      - Pantai Laskar Pelangi/Tanjung Tinggi
      Day 3 
      - Bukit Berahu 
      - Danau Kaolin

      Replika Sekolah Laskar Pelangi
      Tempat yang pertama dikunjungi di Belitung adalah Replika Sekolah Laskar Pelangi. Lokasi replika sekolah ini berada di Belitung Timur yang berarti membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari airport menuju tempat ini. Sekolah ini memang bukan tempat syuting dari film Laskar Pelangi, tapi bolehlah untuk dikunjungi apalagi sudah jauh-jauh pergi ke Belitung.

      Museum Kata Andrea Hirata
      Next, tempat yang tidak jauh dari Replika Sekolah Laskar Pelangi adalah Museum Kata Andrea Hirata. Dari Sekolah Replika Laskar Pelangi hanya berjarak beberapa kilometer saja. If you are a big fan of Laskar Pelangi & Andrea Hirata, you should go to this museum. Karena saya bukan penggemar dari film Laskar Pelangi dan Andrea Hirata, saya tidak masuk ke dalam so I can't give the review for this. Dilihat dari depannya saja, tempat ini OK untuk dikunjungi.

      Burung Mandi Beach
      Pantai Burung Mandi terletak di Belitung Timur dan suasana di pantai ini benar-benar sepi. Untuk menambah foto dan mempercantik feed instagram, kalian dapat sepuasnya berfoto-foto di tempat ini. Pantai ini juga cocok bagi kalian yang menyukai ketenangan karena pantai ini benar-benar sepi.

      Tanjung Kelayang Beach (heading to islands)
      Untuk hopping island, starting pointnya adalah Pantai Tanjung Kelayang. Dari pantai ini, saya memulai perjalanan untuk melihat keindahan pulau - pulau kecil di Belitung. For your information, perahu yang digunakan untuk hopping island adalah seperti yang ada pada foto di atas dan harga sewa perahu bervariatif. Pantai ini juga menyediakan jasa penyewaaan alat - alat snorkeling bagi kalian yang ingin snorkeling. Sebaiknya island hopping dilakukan dari jam 8 pagi hingga jam 4 sore.

      *view from boat* Lengkuas Island
       
      Salah satu pulau yang terkenal di Belitung adalah Pulau Lengkuas yang identik dengan mercusuar. Saat pergi ke Pulau ini, mercusuarnya tidak dapat dikunjungi sehingga tidak bisa melihat pemandangan dari atas. Di pulau ini, kalian bisa foto - foto di depan mercusuar atau di batu - batu sebelum kalian bersnokeling di sekitar Pulau Lengkuas.

      *view from Lengkuas Island*

      Lengkuas Island

      Add caption

      Laskar Pelangi Beach / Tanjung Tinggi Beach
      Yups! Di sini tempatnya untuk kalian berfoto-foto di batu tinggi seperti di film Laskar Pelangi. Pasti banyak yang penasaran di mana dapat foto dengan batu tinggi di Belitung, jawabannya adalah di pantai Laskar Pelangi. Pantai ini adalah tempat syuting film Laskar Pelangi. Banyak hal yang bisa kalian lakukan di sini seperti menikmati sunset di atas batu tinggi, foto-foto di antara batu tinggi, bermain canoe, atau berenang di laut karena lautnya sangat tenang.
      Menikmati sunset di atas batu tinggi dengan laut yang tenang dan langit yang indah adalah momen yang unforgettable dan ga bisa didapatkan di Jakarta. You should go here and enjoy the sunset.

      *enjoying the scenery before sunset*

      *enjoying sunset at Laskar Pelangi Beach*

      Kaolin Lake
      Last but not least, destinasi terakhir yang gua kunjungi di Belitung adalah Danau Kaolin. Danau ini terbentuk akibat dari penambangan timah. Pemandangan ini dapat dilihat dari atas pesawat saat mau mendarat di Belitung.
      Kalau kalian ingin pergi liburan singkat dengan budget yang low, you can choose Belitung as your destination. It's totally worth it to get lost in Belitung Island. 
      Note: Photos were taken with Iphone 5s and edited with VSCO cam. 
      Please kindly subscribe my blog: http://vakaytion-essential.blogspot.com/ and follow my instagram: kaywinas for the updates.
       
    • By vie asano
      Beberapa waktu lalu, teman saya, seorang WNI yang menikah dengan pria Jepang, menceritakan kebingungannya mencari oleh-oleh khas Indonesia setiap kali akan berkunjung ke keluarga suaminya di Jepang. Adik saya yang menikah dengan pria Belanda pun kerap kebingungan mencari oleh-oleh untuk mertua tercinta. Dan saya rasa, teman maupun adik saya itu bukanlah satu-satunya yang kerap merasa bingung setiap kali mencari oleh-oleh khas Indonesia untuk dibawa ke luar negeri. Biasanya, yang bingung-bingung itu karena mereka terlalu memikirkan hal-hal berikut ini:
      1.Dari sekian banyak produk khas daerah di Indonesia ini, oleh-oleh apa sih yang paling merepresentasikan Indonesia?
      2.Oleh-oleh apa yang tahan dibawa untuk perjalanan jarak jauh dan memiliki kemasan yang oke namun tetap terkesan Indonesia banget?
      3.Oleh-oleh apa ya yang kira-kira disukai oleh orang diluar Indonesia, apalagi diluar wilayah Asia tenggara? Soalnya kan selera mereka mungkin saja beda dengan selera orang Indonesia atau orang Asia
      Berikut saya ingin berbagi beberapa jenis oleh-oleh khas Indonesia yang cocok dijadikan buah tangan untuk teman atau kerabat atau mungkin calon relasi bisnis yang ada di luar negeri, khususnya yang memiliki budaya yang jauh berbeda dengan Indonesia. Oleh-oleh dibawah ini berdasarkan pengalaman saya beberapa kali memberikan oleh-oleh (minimal memberikan ide) untuk mereka yang berada jauh diluar Indonesia. Saya sengaja nggak menyebut produk khas per-daerah supaya teman-teman bebas mengembangkan imajinasi dan mengeksplorasi produk khas daerah masing-masing dari ide-ide berikut ini. Untuk alternatif oleh-oleh lainnya, bisa mampir ke thread yang sudah lebih dulu ada: Oleh-oleh apa yang khas Indonesia? 
       
      1. Kopi
      Saya cinta kopi walau sebatas pecinta kopi sachetan saja. Dan bicara tentang kopi, Indonesia memiliki beberapa jenis kopi yang khas yang mungkin saja sulit ditemukan diluar negeri. Berhubung akhir-akhir ini banyak produsen kopi yang mengemas kopi Indonesia dengan kemasan yang cantik, saya rasa kopi layak banget untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia.
      Tips: coba cari produk kopi khas daerah masing-masing, jadi jangan terpaku dengan merk kopi yang banyak ditemukan di supermarket. Contohnya saja Kopi  Oey Jalan Braga, termasuk oleh-oleh kopi khas dari Bandung. Saya pernah juga memberikan oleh-oleh kopi Bali untuk oleh-oleh dan rata-rata kopi Indonesia selalu diterima dengan senang hati.
       
      2. Rokok kretek
      Walau saya anti rokok, namun saya mengakui jika rokok kretek termasuk salah satu produk khas Indonesia. Rokok kretek bisa jadi oleh-oleh khas Indonesia karena biasanya (sepanjang yang saya tahu) rokok di luar negeri (wilayah survei: Jepang dan Belanda) rata-rata tipenya mild. Biasanya mereka yang perokok berat akan suka diberikan oleh-oleh rokok kretek dari Indonesia.
       

      Foto 02:
      Salah satu merk rokok kretek Indonesia yang populer secara internasional [foto: wikimedia/creative commons]
       
      3. Sambal
      Sambal mungkin termasuk salah satu produk khas di wilayah Asia. Dan Indonesia termasuk negara yang juga mencintai sambal. Jadi kenapa nggak memberikan oleh-oleh sambal sebagai produk khas Indonesia? Tentunya pilih yang kemasannya oke dan tahan untuk dimasukkan dalam bagasi pesawat.
      Tips: jika ingin memberikan oleh-oleh sambal untuk mereka yang kurang terbiasa dengan rasa pedas, sebaiknya pilih sambal yang rasanya ringan dan tidak terlalu pedas.

      Foto 03:
      Contoh sambal dalam kemasan yang cocok untuk dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      4. Makanan ringan
      Brownies Amanda dan Molen Kartika Sari merupakan oleh-oleh khas Bandung yang populer. Tapi kedua jenis makanan tersebut agak sulit untuk dibawa keluar negeri (khawatir hancur jika dimasukkan dalam bagasi) sehingga kurang cocok untuk dijadikan oleh-oleh khas Indonesia. Begitu juga dengan cemilan khas Indonesia lainnya seperti kembang goyang dan batagor. Wah, bisa-bisa hancur atau basi saat dibawa untuk perjalanan jarak jauh.
      Nah, jika memang ingin membawa oleh-oleh makanan, coba deh pertimbangkan untuk membeli oleh-oleh makanan kering dan punya kemasan menarik. Misalnya saja, aneka keripik singkong pedas, keripik pisang, atau mungkin dodol garut. Atau bisa juga membeli kerupuk mentah untuk digoreng sendiri.

      Foto 04:
      Keripik pisang dalam kemasan yang cukup menarik [foto: CamilanCamilun/wikimedia]
       
      5. Bumbu khas Indonesia
      Percaya atau tidak, teman saya yang warga Jepang suka banget kalau diberi oleh-oleh bumbu pecel lho! Itu menandakan jika bumbu khas Indonesia pun bisa dan layak dijadikan oleh-oleh yang mewakili Indonesia.
       
      6. Batik dan kain khas Indonesia
      Batik merupakan kain khas Indonesia. Jadi kenapa tidak memberikan batik sebagai oleh-oleh? Jangan hanya terpaku pada kain batik meteran saja. Kalian bisa lho memberikan batik sarimbit sebagai oleh-oleh, maupun batik yang sudah diolah menjadi produk lain seperti tas dan sepatu. Intinya, cari yang praktis namun menarik. Dan kain khas Indonesia tak hanya batik. Ada ulos, songket, dan banyak lagi. Bahkan dress pantai khas Bali pun menarik untuk dijadikan oleh-oleh lho!

      Foto 05:
      Batik dalam bentuk produk fashion jadi juga cukup menarik dijadikan oleh-oleh [foto: Gunawan Kartapranata/wikimedia]
       
      7. Teh
      Selain kopi, Indonesia juga memiliki banyak teh lokal yang memiliki rasa yang khas. Coba deh jangan melirik merk-merk teh yang mainstream dan banyak ditemukan di supermarket. Carilah produk-produk teh khas daerah kalian dan jadikan itu oleh-oleh yang mewakili Indonesia.

      Foto 06:
      Contoh teh khas Indonesia [foto: Midori/wikimedia]
       
      8. Produk spa dan kecantikan
      Spa termasuk salah satu perawatan kecantikan khas Indonesia yang banyak disukai oleh warga negara asing. Berhubung saat ini sudah banyak produk spa dan kecantikan lainnya yang dikemas cantik dan bisa digunakan untuk perawatan di rumah, coba deh memberikan produk-produk tersebut sebagai oleh-oleh. Saya pribadi beberapa kali memberikan set produk body lotion/body scrub/body butter dengan wangi khas Indonesia sebagai oleh-oleh dan ternyata produk-produk spa tersebut cukup disukai lho.
       
      9. Produk seni khas daerah
      Rasanya, masing-masing daerah di Indonesia memiliki produk seni yang khas, yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Sebut saja wayang golek, wayang kulit, angklung, dan lain-lain. Produk-produk ini menjadi oleh-oleh yang relatif aman untuk siapa saja karena tidak untuk dikonsumsi, alias untuk pajangan saja.
       
      10. CD musik
      Saya rasa nggak banyak yang terpikir untuk memberikan CD musik penyanyi Indonesia sebagai oleh-oleh. Saya sendiri berani mengusulkan ini berdasarkan pengalaman memberikan CD musik untuk oleh-oleh adiknya adik ipar (WN Belanda). Ceritanya, saya sedang bingung akan memberikan oleh-oleh apa. Karena saya dapat informasi jika dia pecinta musik metal, saya pun iseng-iseng memberikan CD Power Metal dan Jamrud. Dan kalian tahu endingnya bagaimana? Sekarang dia jadi fans berat Jamrud! Yay, saya dapat teman Jamers baru!
      Daftar di atas saya susun berdasarkan pengalaman pribadi. Jika teman-teman ada yang mau berbagi pengalaman aneka oleh-oleh khas Indonesia, ditunggu sharing-nya. Sebagai penutup, saya ingin berbagi tips bagi yang ingin mencari produk khas Indonesia sebagai oleh-oleh:
      1. Percaya dirilah dengan produk-produk khas Indonesia. Jangan terlalu memikirkan ini layak nggak untuk jadi oleh-oleh maupun produk ini kira-kira sesuai standar barat nggak ya, karena pemikiran seperti itulah yang akhirnya membuat kita nggak pede dengan produk dalam negeri. Kalau kita sendiri nggak pede, gimana kita bisa meyakinkan orang lain kalau produk khas Indonesia itu bagus?
      2. Berpikir sederhana. Jangan karena semangat ingin memberikan oleh-oleh yang "wah" akhirnya malah membuat kita melupakan esensi dari oleh-oleh, salah satunya untuk menyambung silahturahim dan juga memperkenalkan produk khas Indonesia. Berpikirlah sederhana dan kreatiflah, karena bisa jadi produk-produk yang kita anggap sepele dalam kehidupan sehari-hari ternyata menarik untuk dijadikan oleh-oleh. Contohnya saja sandal jepit khas Indonesia, yang konon akhirnya jadi booming gara-gara dipakai oleh bintang Korea. Keren kan?
       
      Selamat berburu oleh-oleh khas Indonesia!
       
    • By desi asiah
      Ass. Mualaikum Wr.Wb
      Halloo teman Jalanâ€ners..udh tau donk sebelumnya tentang “Curug Malela†yang letak nya di Kabupaten Bandung Barat Org†sebut ntu Curug Litle Niagara….Curug Malela adalah Curug yg paling besar dan panjang dri sekian Curug yg pernah saya kunjungin….
       
      sedikit penampakan,
       

       
      Awal mula dari keinginan yg sudah lama terpendam hhahaha…saya  dan Teman saya sebut aja Kiki yg sama†mojang Bandung (Ehemmm) Janjian Pas Pulkam lebaran H+3 untk pergi kecurug Malela sebenrnya pengen banyakan cuman ngajakin teman sana sini pada gak mau katanya Jalannya OFF Road Banget,trs mlz lah,kapok lah, ada acara ini itu lah,dll…
      Dengan Modal Seadanya alias modal google map krna blom prnh kesana pukul 8.30 sya ktmu Kiki di cimohaii alias cimahi tepatnya depan alfamart setelah masjid alunâ€nya cimahi…kami putuskan untuk sarapan bubur  dlu..
      Setelah sarapan kmi melanjutkan perjalanan, krna disini kami menggunakan Motor dan masing†membawa motor ceritanya mau offroad nihh…TAPI…..(kita bahas nnti yaa..) lanjut, kami menuju arah padalarang nnti ada pertigaan ketemu jalan Cimareme belok kiri arah mau ke Cililin. Sya pikir jalannya ssh buat ke curug malela ternyata disetiap persimpangan ada tanda yg menunjukan tujuan ke curug malela…ya udh lbh gampang perjalanan kami ( tapi tak semudah yg dipikirkan pemirsa)…setelah mengikuti ptujuk jalan belok Kiri dan Kanan maka kmi memasuki desa Gunung Halu tak lama kmi mengisi bensin eceran dlu, krna disana gak ada SPBU. Buat klian yg lupa isi bensin jngn khawatir hampir di sepanjang jalan ada aja yg jualan bensin eceran…..Sya liat jam bru jm 10 kurng klo gak salah, trs saya nanya sama ibu yg jual bensin :â€sabaraha lami deui bu upami ka curug malela??â€, Ibu : “nya tebih keneh lah,sekitar jm 12 lah smpe ka curug.â€â€¦sya :â€elehhh elehhh geuningan meuni tebihh nyaaâ€. alias jauhh pisann euyy…hahahaha (dalam hati bisa tepos Pantat ini mah)…
      Lanjut perjalanan, awal†si jalan masi bagus mulus beraspal dan betony a walopun jln nya bolak belok seperti mau ke Puncak is ok lah….tp Lama kelamaan kmi melewati beberapa desa dan kiri kanan hutan,sawah, kebun tehh dan smpe akhirnya bertmulah dengan jalan yg LUMAYAN  JELEK, JELEK,  JELEK SEKALI, JELEK JELEK SEKALI SEKALI hahaha…

       
      smpe lah qt di gerbang menuju Curug tersebut, oia nnti ada dua jalan yg mau ke arh gerbangny curug sma jalan besar. Sebrnya Sblm gerbang qt kan ngelewati kebun tehh tuhh nahh nnti qt ktmu dengan sekawanan ojeg yg menawarkan/menanyakan kea rah Curug, kta mereka si ada dua jalan bisa Lurus terus Bisa kearah yg lain yg entah kemana jalan itu menuju yg jelas yg tau cuman para ojeg tersebut hehehe..tp kata si akangnya bisa aja lurus cuman jalannya JELEK JELEK SEKALI SEKALI…..Bukn JELEK SEKALI ya pemirsa…pdhl sblom smpe gerbang aja udh jelek bgt klo mnrt sya…tu jalan isinya Cuman batu kali yg gede sma tanah liat aja mana jalannya nanjak sma turunan kebayang lah klo ujan psti licin banget…

       

       
      Lanjut setelah Melewati gerbang kata penjaganya masi 2 kilo lagi neng trs sya nanya jalannya gmn a’??
      Katanya jelek lebih jelek dri sebelumnya…haha bener†Offroad ini mahh selama perjalanan gak nemu jalan yg bagus aslinyaa tah……tp pas pergi gak kerasa capenya, soalnya pengen cepet†sampe setelah beberapa menit jam menunjukan pukul 12.00 tepat sampe juga di curug…
      Alhamdulillah sampe juga…
       
      Ternyata sebelum qt sdh ada bnyak org yg berkndraan motor disana ada tmpat parkir dan 3 saung dri kayu yg 2 adalah warung yg 1 saung buat istrirahat kayanya si sengaja disediain buat pengunjung awalnya gak ngehh dipikir tu saung cuman buat duduk aja hehe tp setalh kembali dari curug baru sadar itu saung disediain buat apa…hahahaha (buat Geletakan setelah naik alias balik dri curug krna kecapean setengah matee)
       
      Sampe di sana langsung qt meluncur ke curugnya bertempat dibawah, jdi qt hrus jalan kebawah dulu buat smpe ke lokasi,,,lumayan lah sekitar 30 mnt prjalanan jalan smpe curug …turunnya si gak cpe tp pulangnya  baru kerasa setengah matii….cuuaaappeeee pake Buanget….Kapok Gakan Kesana kesana lagii…tp semuanya terbayar setelah smpe di curugnya hehe tapi sayang disana gak bisa terjun mandi coz alirannya ckup deras...kecuali yg nekad boleh" aja...
       

      perjalanan menuju curug,,,
       


      Curug Malela dilihat dari jauh,
       

      Curug Malela dilihat dari dekat...
       
       
      Rincian :
       
      Sarapan Bubur                       Rp. 10.000
      Bensin motor Pool tangki        Rp. 20.000
      Tiket masuk                            Rp. 5.000
      mineral + pocari                      Rp. 12.000
      Gorengan                               Rp. 1.500
      Makan Siang&sore (dirapel)   Rp. 15.000
      Bayar Toilet                            Rp.4.000
       
       TOTAL                                   Rp.67.500
       
       
    • By noped
      Sedikit Review naik KA MALABAR Bandung - Malang minggu lalu 
      Buat yang suka naik umum, kereta ini sangat cocok dan di rekomendasikan untuk menempuh perjalanan yang cukup panjang dari Bandung – Malang dan sebaliknya. Harga tiket untuk kelas Eksekutif 465k, bisnis 270k, Ekonomi 225k. Untuk menghindari kehabisan tiket, sayapun memesan 3 minggu sebelum keberangkatan menggunakan aplikasi favorite pegipegi
      Nama kereta api Malabar diambil dari nama gunung berapi yaitu Gunung Malabar. Gunung ini terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung dengan titik tertinggi 2.343 meter di atas permukaan air laut. Namun sebagian orang mengatakan nama Malabar tersebut berasal dari singkatan dari jurusan akhir kereta ini, yakni Malang-Bandung Raya (sumber wikipedia) atau lelucon dalam bahasa pejalan Malabar (Mantan Tak Lagi Berkabar).
      Kelebihan, sudah dilengkapi AC pada semua bagian kelas serta pengisian baterai. Tersedia TV hanya di bagian depan (kelas Eksekutif), Majalah “Rel” yang isinya ringan2 seperti kuliner,obyek wisata (kelas Eksekutif), Bantal mini yang telah tersedia di kursi sejak keberangkatan (kelas Eksekutif), untuk selimut disediakan saat mendekati jam tidur (kelas Eksekutif), AC sentral, bukan split seperti di kelas bisnis/ekonomi, menyewakan bantal tambahan dengan harga 7k
      Kekurangan kereta ini belum menyediakan wifi gratis, ruang khusus ibadah (mushola) dan AVOD di setiap bangku (kelas Eksekutif)
      Oh ya saran buat yang akan menggunakan kereta ini, di karenakan perjalanan malam hari dan kondisi suhu di dalam gerbong sangat dingin, gunakan pelindung kaki, jaket yang cukup tebal, pentup mulut dan telinga atau buff masker serta sarung tangan.
      saya post juga di noped.net
       
       



    • By petrus.sitepu
      Keindahan 3 Gili dan pantai kuta mandalika di bagian barat dari pulau Nusa Tenggara ibarat mutiara yang tersimpan baik dan rapi yang sangat disukai oleh wisatawan asing.
      Kota lombok atau yang lebih terkenal dengan sebutan pulau dengan seribu masjid ini memiliki spot wisata yang tidak kalah menarik dengan pulau dewata. Tapi sayangnya keindahannya ini tidak dinikmati baik oleh wisatawan domestik.
      Apakah ada pernah nama pantai kuta mandalika, pantai yang belakang ini menjadi trending topik di sosial media. Pantai kuta mandalika adalah pantai yang baru ini diresmikan presiden Joko Widodo, pantai ini diprediksi akan menyaingi kesuksesan dari pantai kuta di pulau dewata. Pantai ini sudah dilengkapi oleh tempat makan dan juga penginapan yang tentunya akan memudahkan wisatawan yang akan menikmati pantai kuta madalika. Jarak  yang perlu ditempuh dari kota lombok menuju pantai kuta mandalika sejauh + 39KM. Anda tidak perlu kuatir karena jalan yang akan ditempuh sudah cukup baik dan anda akan merasa nyaman untuk menuju pantai kuta mandalika.
      Menunggu matahari terbenam sambil membaca buku dan menikmati segelas es kopi bisa menjadi salah satu pilihan aktivitas anda. Bentangan pasir putih dan juga arus ombak yang tidak terlalu deras akan membuat anda betah untuk bermalas-malasan disini.
      Tentunya tidak hanya pantai kuta mandalika, ada pula 3 gili yang bisa  anda kunjungi ketika berada di kota lombok. Gili trawangan, gili meno dan gili air merupakan nama dari 3 gili yang eksotik tersebut. Gili sendiri diartikan dengan pulau kecil.

      Gili Trawangan menjadi salah satu pulau yang paling sering dijadikan base ketika ingin meng-explore keeksotisan 3 gili tersebut. Anda tidak perlu kuatir untuk masalah penginapan ketika anda ingin meng-explore 3 gili karena di gili trawangan banyak pilihan hotel ataupun hostel (guest house) yang bisa anda pilih yang  dikelola baik oleh warga lokal atau turis asing. Ada beberapa hotel yang dikelola oleh turis asing menyediakan juga jasa untuk diving dengan harga yang bervariasi tergantung pilihan anda.
      Apabila anda ingin snorkeling di gili trawangan terdapat juga penawarkan paket untuk snorkeling di gili trawangan, gili air dan gili meno. Anda hanya cukup membayar Rp 100,000 anda sudah mendapatkan perlengkapan untuk snorkeling. Paket ini cukup menarik khususnya untuk backpacker yang ingin sekali  mengexplore keindahan bawah laut dari gili trawangan, gili meno dan gili air.
      Aktivitas lain yang ada harus lakukan ketika anda berada di gili trawangan yaitu menikmati matahari terbenam, karena gili trawangan merupakan spot yang terbaik untuk melihat matahari terbenam. Ada 2 cara anda untuk menikmati matahari terbenam yaitu dengan bersepeda mengelilingi gili trawangan ataupun duduk santai di sebuah cafe yang tersebar rapi dan cantik di sepanjang pinggir pantai gili trawangan.
      Cafe -cafe pinggir pantai tersebut juga memutarkan musik dan menyediakan spot foto yang menarik untuk mengabadikan memori anda selama di gili trawangan atau mensharing keberadaan anda di sosial media
      Selamat menikmati pantai kuta mandalika dan 3 gili, karena Indonesia lebih baik. 
      (www.jelajahtanpajejak.com)

    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
      Wilujeng Sumping ka Bandung Sadayana :)
      Pasti banyak ya kalian yang ke Bandung itu tujuan utama nya ingin liburan menghirup udara segar dan menikmati keindahan alam. Istilah nya ingin liat yang ijo-ijo deh, bosan liat asap, polusi, gedung dan tingak stres pekerjaan sehari-hari.
      Nah yang dekat dengan DKI Jakarta selain Bogor dan Puncak. Biasanya Kota Bandung juga jadi pilihan utama, karena terdapat sebuah daerah bernama Lembang yang mempunyai keindahan alam yang masih asri dan terjaga.
      FYI Lembang ini tidak masuk wilayah Kotamadya Bandung atau bukan di kelola oleh Kang Ridwan Kamil. Melainkan masuk wilayah Kabupaten Bandung Barat, yang di pimpin oleh Bupati Drs. H. Abu Bakar. M, Si. Ya sedikit info tentang Lembang biar tidak salah karena banyak yang mengira Lembang itu di Kota Bandung.
       
      Cara Menuju Lembang
      Banyak cara menuju Lembang Bandung asumsi kalian berasal dari Luar Kota Bandung :
      Jalur Tol Cipularang keluar Tol Pasteur, Cimahi, Muhammad Toha atau Buah Batu. Pada umum nya jika kalian berkendara pribadi menggunakan tol Cikampek - Cipularang, asumsi pertama yang paling dekat adalah keluar Tol Pasteur, namun jika weekend dijamin macet sekali pas pintu keluar tol. Coba arahkan ke Pintu Tol Cimahi, Muhammad Toha atau Buah Batu untuk alternatif lain, walaupun agak lebih jauh namun terhindar dari macet yang bisa berjam - jam. Lalu jika sudah masuk area Kota Bandung, kalian arahkan ke Lembang yaitu ke arah Utara, plang petunjuk ke arah Lembang sangat banyak, atau Google Map juga cukup mudah                         Jalur Non-Tol. Nah untuk yang dari Jakarta melalu Non Tol kalian bisa melalui jalur Bogor - Puncak - Cianjur - Purwakarta - Subang - Lembang. Memang akan macet di wilayah Bogor - Puncak karena weekend biasanya ada jalur buka tutup satu arah. Tapi kalian bisa menikmati perjalanan ini melihat keindahan alam puncak.                                 -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 2 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Terminal Wisata Grafika Cikole Day 2 :
      De Ranch De Lodge Maribaya Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 3 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      De Ranch De Lodge Maribaya Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 4 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      Kampung Gajah Wonderland Curug Pelangi Dusun Bambu Day 4 :
      De Ranch De Lodge Maribaya Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      ITINERARY 5 HARI
      Day 1  :
      Tangkuban Perahu Kawah Domas Pemandian Air Panas Sari Ateur Day 2 :
      Terminal Wisata Grafika Cikole Taman Wisata Maribaya Kebun Begonia  Day 3 :
      Kampung Gajah Wonderland Curug Pelangi Dusun Bambu Day 4 :
      Observatorium Bosscha De Ranch Sapu Lidi Tahu Tauhid De Lodge Maribaya Day 5 :
      Floating Market  Tahu Lembang Farmhouse ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Info Harga Tiket Masuk Beberapa Tempat Wisata di Lembang
      Harga Tiket Gunung Tangkuban Perahu  
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      PETA WISATA LEMBANG
       
      -----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
      Itinerary di atas bisa berubah secara flexible sesuai yang kalian mau, tapi di atas itu di bikin searah agar perjalanan nya tidak pulang pergi. Masih banyak tambahan itinerary lain seperti Kuliner, Wisata Budaya dll. Kalian bisa konsultasi ke saya langsung jika perlu bantuan itinerary tambahan.
      Foto tempat wisata lain nya kalian bisa cari di Google. Dan harga tiket sewaktu-waktu bisa berubah
      Ya silahkan di coba itinerary nya, karena itinerary yang di bikin ini sudah searah dan bisa di lakukan sesuai hari yang di tempuh. 
      Jika perlu SEWA MOBIL MURAH Di BANDUNG cek ke SINI
      Wilujeng Sumping ka Lembang Bandung
    • By petrus.sitepu
      Pada saat anda mengunjungi sebuah kota yang belum pernah anda datangi, alangkah baiknya apabila anda mencari makanan dari kota khas tersebut. Seperti penulis lakukan ketika mendatangi kota cirebon, penulis mulai mencari makan khas dari kota Cirebon. Sebut saja tahu gejrot, nasi leko, dochang, dan tentu nasi jamblang. Pasti akan menjadi salah satu pilihan anda ketika wisata kuliner ke kota cirebon. 
      1. Dochang
      Makan asli cirebon ini merupakan perpaduan dari lontong, toge daun singkong, kerupuk yang dicampur dengan sayur oncom doge. Waktu yang tempat untuk makan docang adalah pagi hari, dan lokasi yang direkomendasi untuk makan docang di depan pasar keraton kanoman. Harga seporsi untuk docang seharga Rp 15,000.
      2 Nasi Leko
      Sego lengko merupakan sebutan untuk nasi leko oleh masyarakat cirebon. Nasi leko merupakan percampuran tempe, tahu, tauge, potongan timun yang ditaruh diatas nasi dan disiram dengan bumbu rujak dan kecap. Harga untuk satu porsi nasi leko seharga Rp 15,000.
      3. Nasi Jamblang
      Ketika makan nasi jamblangan rasanya sama ketika makan di rumah makan padang yaitu penuh dengan lauk. Satu bungkus nasi yang dibungkus dengan daun jamblang bisa menggunakan 3-4 lauk yang disediakan tentunya dengan porsi lauk yang tidak terlalu banyak. Hampir 15 lauk disediakan penjual dari tahu dan tempe bacem sampai dengan sate telor puyuh. Harga untuk satu porsi nasi jamblang dengan 2-3 jenis lauk seharga Rp 30,000 – Rp 40,000 tergatung pilihan lauk.
      Keunggulan dari nasi jamblang yaitu daun pebungkus nasinya yang menggunakan daun jamblang.
      4. Tahu Genjrot
      Tahu gejrot sendiri banyak ditemukan dikota kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta. Satu set tahu gejrot terdiri dari 2-3 tahu yang diiris sedang yang disiramkan dengan kuah yang sudah dicampur dengan bumbu antara lain cabe, bawang putih, bawang merah dan gula merah. Rasa yang ditimbulkan ketika anda memakan tahu gejrot yaitu semangat untuk mengeliligi kota cirebon. Harga untuk satu porsi tahu gejrot seharga Rp 10,000
      Jadi makanan apa yang pernah anda coba? selain tahu gejrot? Selamat menikmati wisata kuliner cirebon.