baihaki1985

Dari Venesia Hingga Menara Miring Pisa, Semuanya Ada Lho Di Suzhou

8 posts in this topic

Kalau berbicara tentang negara Italia, banyak hal yang bisa dijadikan bahan pembicaraan. Terlebih untuk sektor pariwisata. Italia tak bisa dilepaskan dari wisata di kota Venesia yang suasananya sangat khas kota air. Di negara tersebut juga terkenal dengan

Namun jangan salah, ternyata suasana seperti itu tak hanya bisa dijumpai di Italia lho. Kalau Italia terlalu jauh, bisa juga memperoleh kondisi seperti di Venesia dan Pisa dengan berkunjung ke negara Cina. Tepatnya adalah datang ke sebuah kota bernama Suzhou yang letaknya berada di sebelah barat kota Shanghai dan menjadi bagian dari Provinsi Jiangsu.

 

576px-Suzhou_montage.jpg

Landmark kota Suzhou (kredit: Wikipedia)


Suzhou ini pun merupakan salah satu kota besar yang ada di negara Cina, baik pada masa lalu ataupun masa sekarang. Suzhou merupakan sebuah kota setingkat prefektur yang berada di delta Sungai Yangtze. Kota ini juga merupakan kota yang sudah berumur sangat tua, didirikan pertama kali pada tahun 514 sebelum masehi, mempunyai sejarah lebih dari 2500 tahun. Tak mengherankan kalau banyak bangunan-bangunan kuno yang bisa dijumpai di kota Suzhou ini.

Bagi wisatawan yang suka dengan bangunan-bangunan bersejarah, bakal sangat terpuaskan ketika melakukan kunjungan ke tempat ini. Meski saat ini Suzhou dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan, namun bangunan-bangunan kuno di kota ini masih terjaga dengan baik.

 

576px-Zhouzhuang_1.jpg

Kanal air di kota Suzhou (kredit: Wikipedia)


Di negara Cina, kota Suzhou ini merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat populer. Biasanya, para wisatawan yang berkunjung ke sini pun melakukan rangkaian perjalanan tiga kota, yakni Hangzhou, Suzhou serta Shanghai. Tak mengherankan kalau wisatawan datang ke tempat ini. Terlebih keindahannya memang sangat menakjubkan. Bahkan pepatah Cina kuno mengatakan kalau di langit ada surga, maka di bumi ada Suzhou dan Hangzhou.

Zhouzhouang Water Town

Ada banyak tempat keren dan terkenal yang biasa dikunjungi oleh para wisatawan saat berada di kota Suzhou. Dan kalau ingin merasakan suasana ala di Italia, maka destinasi yang bisa dituju adalah Zhouzhuang Water Town. Tempat yang satu ini letaknya sekitar 40 kilometer dan masih merupakan bagian dari Prefektur Suzhou.

Kota yang satu ini berada di Kunshan County yang terletak di sebelah tenggara dari kota Suzhou. Tempat ini pun terkenal di negara Cina dan merupakan kota yang mempunyai berbagai bangunan kuno terjaga dengan baik. Selain itu, pemandangan di kota ini juga sangat unik, bahkan Zhouzhouang kerap disebut sebagai kota Venesia dari timur.

Para turis yang datang ke tempat ini pun biasanya memanfaatkan waktunya untuk berkeliling kota Zhouzhouang dengan menggunakan perahu. Akan ada banyak layanan tur yang tersedia dan bisa digunakan untuk mengelilingi kota air yang satu ini. Biasanya, ongkos untuk naik perahu tersebut berkisar di angka 20 hingga 40 RMB. Selain itu, ada juga biaya masuk yang harus dibayarkan, yakni sebesar 100 RMB per orang per hari.

Berbagai landmark pun bisa dijumpai pada saat berada di kota Suzhou. Di antaranya adalah:

Shuang qiao atau jembatan kembar

Sebagai sebuah kota air yang terbagi oleh sungai dan danau, tidak mengherankan kalau ada banyak jembatan yang bisa dijumpai di kota Zhouzhuang ini, total terdapat 14 jembatan batu di kota ini. Dan dari sekian banyak jembatan di kota air tersebut, terdapat jembatan yang sangat terkenal bernama Shuang qiao atau jembatan kembar.

 

twin-bridge-d.jpg

Jembatan Kembar di Zhouzhuang (kredit: chinaodysseytours)

Jembatan yang satu ini pun kerap disebut sebagai salah satu simbol dari kota Zhouzhuang. Jembatan kembar tersebut terdiri dari dua jembatan bernama Jembatan Shide serta Jembatan Yongan. Kedua jembatan ini dibangun pada era Wanli di masa pemerintahan Dinasti Ming.Selain Jembatan Kembar, ada pula jembatan lain yang sangat terkenal di kota air ini. Jembatan tersebut bernama Jembatan Fuan.

Shen House

 

shen-house03.jpg

Shen House (kredit:Timothy M. Ciccone)

Di kota ini juga terdapat sebuah tempat bernama Shen House yang menjadi milik miliuner pertama kota Jiangnan bernama Shen Wansan yang hidup pada masa awal pemerintahan Dinasti Ming. Bangunan rumah ini dibangun pada tahun 1742 dan mempunyai arsitektur bergaya Dinasti Qing. Area bangunan ini memiliki luas mencapai 2000 meter persegi dan di dalamnya terdapat 100 ruangan.

Zhang House

Ada pula rumah kuno lain yang juga sangat terkenal di kota Zhouzhuang bernama Zhang House. Rumah yang satu ini dibangun oleh Keluarga Xu yang hidup di era Zhengtong 91436-1449) di era Dinasti Ming. Namun rumah tersebut dijual kepada keluarga Zhang pada awal pemerintahan Dinasti Qing.

Dibandingkan dengan Shen House, rumah ini memang berukuran lebih kecil. Meskipun begitu, rumah ini tak bisa disebut sebagai rumah yang kecil juga sih. Zhang House yang berada di sebelah selatan Jembatan Kembar ini mempunyai luas total 1800 meter persegi dengan jumlah ruangan mencapai 70 ruang.

Share this post


Link to post
Share on other sites
Menara Miring dari Cina Pagoda Yunyan
 
Nah, seperti yang telah saya tuliskan di atas, kota Suzhou tak hanya menawarkan suasana ala kota Venesia di Italia. Di kota yang 42 persen wilayahnya tertutup air ini juga terdapat menara miringnya sendiri. Bukan seperti melainkan sebuah menara miring yang berbentuk pagoda. Pagoda tersebut mempunyai nama Tiger Hill Pagoda atau juga dikenal dengan nama Pagoda Yunyan atau juga kadang disebut dengan nama Tower Huqiu. 
 
Tiger Hill Pagoda ini sendiri merupakan sebuah pagoda yang sangat terkenal di negara Cina. Tak lain karena bentuknya yang miring. Tak heran kalau banyak yang menyebut pagoda ini sebagai Menara Miring dari Cina. Nggak jauh beda lah kalau dibandingkan dengan Menara Miring di Pisa. 
 
0013729928e61181aea025.jpg
Pagoda Yunyan (kredit:China.cn)
 
Kalau dibandingkan dengan Menara Miring di Pisa, tingkat kemiringan Pagoda Yunyan ini pun tidak terlalu jauh. Sebagai informasi, Menara Pisa sempat mempunyai kemiringan sebesar 5,5 derajat. Namun sempat dilakukan restorasi sehingga kemiringan Menara Pisa bisa diperkecil dan kini menjadi sebesar 3,99 derajat. Dan tingkat kemiringan itupun tidak terlampau jauh kalau dibandingkan dengan Yunyan yang miring sebesar 3,5 derajat ke arah utara. 
 
Pagoda Yunyan ini terletak di Tiger Hill yang ada di kota Suzhou. Pagoda ini pun dulunya merupakan sebuah kuil yang dibangun pada tahun 907 dan baru selesai pada tahun 961 Masehi. Selain itu, bagian tertinggi dari pagoda ini secara khusus ditambahkan pada masa pemerintahan Kaisar Chongzhen (1628-1644) yang merupakan kaisar terakhir dari Dinasti Ming. Dan pagoda ini pun dikenal sebagai pagoda tertua yang ada di kota Suzhou. 
 
Pagoda ini mempunyai tinggi mencapai 48 meter berbentuk oktahedron yang mempunyai tujuh lantai. Dan tentu saja, fenomena miringnya bangunan pagoda ini bukan disengaja ya. Tak lain karena pondasi yang kurang kuat, karena pondasinya sebagian adalah batu sementara sebagian lainnya adalah tanah. Di tambah lagi, dua kolom penyangga yang ada di pagoda ini juga retak. 
 
Sempat pula ada usaha untuk memperbaiki agar gedung pagoda ini tidak miring. Terlebih kalau terus-terusan miring, gedung ini bakal roboh dan tentunya hal ini sangat tidak diharapkan. Dan menariknya, pada saat usaha untuk memperkuat pondasi pagoda, ditemukan sebuah peti batu yang di dalamnya berisikan patung Buddha dan pada bagian luar peti tertulis kalau pagoda ini selesai dibangun pada hari ke-17 di bulan ke-12 pada tahun kedua era Jianlong (961 Masehi). 
 
Selain menjadi salah satu destinasi wisata populer di kota Suzhou, Pagoda Yunyan ini juga sudah dilabeli sebagai situs bersejarah serta kultural nasional di Jiangsu. Dan sebagai bentuk perlindungan, para wisatawan pun tidak diperbolehkan untuk berkunjung ke bagian teratas dari pagoda. 
 
Di Tiger Hill tak hanya terdapat pagoda yang unik ini. Terdapat pula beberapa tempat bersejarah lainnya yang tak kalah menarik untuk bisa dijadikan kunjungan. Terlebih sangat sayang dong kalau ada tempat yang berada tak jauh dari pagoda namun terlewatkan begitu saja. 
 
Sumur Lu Yu
 
Di Cina, nama Lu Yu merupakan sosok yang sangat dikenal berkat kontribusinya dalam sejarah kebudayaan teh. Bahkan sosok yang satu ini dikenal sebagai begawan teh. Dan di Tiger Hill, terdapat sebuah sumur bernama Sumur Lu Yu yang merupakan sumur hasil penggalian Lu Yu. Menariknya, dalam buku yang ditulisnya, sumur ini disebutkan sebagai mata air yang mempunyai kualitas air ketiga terbaik di negara Cina. 
 
Sword Testing Stone and Sword Pool
 
sword-pool-and-testing-stone-tiger-hill-
Sword Testing Stone and Sword Pool (kredit: mntravelogue)
 
Di masa lampau, terdapat seorang raja dari kerajaan Wu bernama Raja He Lu yang dikenal sebagai seorang kolektor pedang langka. Dan di sinilah dikabarkan merupakan lokasi Raja He Lu pada saat menguji pedang-pedang tersebut. Tak hanya itu, Sword Pool pun dikabarkan merupakan lokasi dari penyimpanan pedang tersebut. Dan konon pedang-pedang koleksi Raja He Lu sengaja dikubur di bawah kolam. 
 
Wanjing Villa
 
Suka dengan tanaman bonsai? Tentunya tahu dong kalau seni dalam mengembangkan bonsai berasal dari negara Cina. Dan di sini, terdapat ribuan tanaman bonsai yang bisa disaksikan oleh para pengunjung. Bahkan banyak di antara bonsai-bonsai yang dipajang di Wanjing Villa ini merupakan bonsai yang telah memenangkan kompetisi tingkat tinggi. 
 
4690268465_c53304a64f_b.jpgBonsai di Villa Wanjing (kredit: Flickr/jrthibault)
 
Pada saat menuju ke pagoda, di sepanjang jalan juga akan tersaji pemandangan yang indah. Bahkan di sini para pengujung juga dapat melihat berbagai warna tanaman bunga tulip yang sengaja ditanam untuk mempercantik pemandangan di sekitar pagoda.
 
colorful-welcome-with-colorful-balls-tigBunga tulip di sepanjang jalan menuju Paguda Yunyan (kredit: mntravelogue)
 
Untuk masuk ke area Tiger Hill, para pengunjung diharuskan untuk membayar tiket sebesar 60 RMB untuk bulan Januari, Februari, Maret, Juni, November serta Desember. Sementara untuk bulan April, Mei, Juli, Agustus, September serta Oktober, tiket masuknya menjadi sebesar 80 RMB. Oh iya, di sini juga cukup sulit untuk memperoleh taksi. Jadi, sarana transportasi yang cukup mudah digunakan adalah bus umum. 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now