Sign in to follow this  
Hasdevi Agrippina Dradjat

Rahasia Menjelajahi Hong Kong Dan Menikmati Keindahannya Yang Akan Membuatmu Susah Move On Dari Liburan

26 posts in this topic

          Hong Kong merupakan salah satu destinasi wisata yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Ya, Hong Kong juga sudah menjadi salah satu tempat wisata favorit bagi traveler asal Indonesia. Mungkin, perjalanan menelusuri Hong Kong juga dapat kamu jadikan sebagai salah satu referensi wisatamu pada kesempatan liburan selanjutnya.

 

          Hong Kong adalah daerah administratif istimewa dari Republik Rakyat Cina (RRC). Kebudayaan dan gaya hidup yang berkembang di Hongkong sendiri merupakan campuran dari Cantonese Chinese dan kolonisasi Inggris. Hong Kong sendiri merupakan tempat penting bagi Asia Timur karena sebagian besar kota terkoneksi dengan Hong Kong.

 

          Karena selama kurang lebih 150 tahun menjadi tempat penjajahan Inggris, hampir keseluruhan desain dan infrastruktur yang terdapat di Hong Kong juga mengikuti dengan standar Inggris. Saat ini, Hong Kong terkenal sebagai pemimpin finansial dari Asia Timur.

 

          Hong Kong juga terkenal dengan transportasinya. Hong Kong sering mentransport volume barang dengan jumlah yang signifikan dari China ke seluruh penjuru dunia.

 

          Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera menjelajahi Hong Kong? Pada kesempatan kali ini kita akan membahasnya dalam rahasia menjelajahi Hong Kong dan menikmati keindahannya yang akan membuatmu susah move on dari liburan.

 

Transportasi Menuju Hong Kong

 

post-36544-0-11096800-1433402500_thumb.j

Memasuki Hong Kong International Airport via http://www.asap.co.uk/blog/wp-content/uploads/2009/04/hong-kong-international-airport.jpg

 

          Sebelum membahas mengenai transportasi terbaik untuk memasuki Hong Kong, ada berita baik untukmu yang ingin pergi menjelajahi Hong Kong. Kamu tidak diharuskan untuk memiliki visa jika ingin menjelajahi Hong Kong alias bebas visa selama 30 hari.

 

          Nah, jika kamu ingin menjelajahi Hong Kong selama 30 hari atau memiliki alasan kuat untuk berada di Hong Kong dalam waktu yang lama untuk tujuan sekolah atau kerja misalnya, barulah kamu diharuskan untuk mengurus visa. Untuk penjelasan selengkapnya, kamu dapat mengeceknya di sini: http://www.discoverhongkong.com/id/plan-your-trip/practicalities/immigration-and-customs/applying-visa.jsp

 

          Baiklah, kita lanjutkan kembali untuk membahas transportasi terbaik menuju Hong Kong. Saat ini terdapat sejumlah maskapai penerbangan yang akan membawamu terbang dari Jakarta menuju Hong Kong.

 

          Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menempuh perjalanan dari Jakarta menuju Hong Kong adalah sekitar Rp 1.300.000,00 hingga Rp 3.000.000,00 untuk sekali jalan. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan juga bervariasi dari 4 jam 45 menit hingga 7 jam 20 menit.

 

Memilih Penginapan Selama Berada di Hong Kong

 

          Selama berada di Hong Kong, kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, guest house atau hotel. Jika kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis 9 dormitory room.

 

          Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di tempat ini adalah sekitar Rp 406.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu menginap di tempat ini adalah city view, brankas, AC, shared toilet dan shared bathroom.

 

          Selain menginap di penginapan berjenis hostel, kamu juga memiliki alternative untuk menginap di penginapan berjenis guest house. Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis guest house, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis dormitory room.

 

          Biaya yang kamu keluarkan untuk menginap di penginapan ini adalah sekitar Rp 442.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu ingin menginap di penginapan ini adalah kamar mandi bersama, toilet bersama, TV serta free wifi.

 

          Selain menginap di penginapan berjenis hostel dan guest house, kamu juga mendapatkan alternative untuk menginap di penginapan berjenis hotel. Jika kamu ingin menginap di penginapan berjenis hotel, kamu dapat mendapatkan kamar dengan jenis mini double room.

 

          Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin menginap di hotel ini adalah sekitar Rp 765.000,00 per malam. Fasilitas yang kamu dapatkan jika kamu ingin menginap di hotel ini adalah AC, meja kerja, kipas angin, shower, pengering rambut, peralatan mandi, toilet, kamar mandi pribadi dan lain-lain.

 

Berkeliling di Hong Kong

Menggunakan Octopus Card

 

 

post-36544-0-19620800-1433402575_thumb.j

Menggunakan Octopus Card via http://www.discoverhongkong.com/eng/images/plan-your-trip/large/5.2.2.2.8-Octopus-card_03.jpg

 

          Ini dia salah satu kartu yang sebaiknya kamu beli ketika kamu hendak menjejalahi Hong Kong. Octopus card adalah prepaid debit card untuk transportasi yang dapat kamu beli di toko-toko seperti Wellcome, Parknshop, McDonald’s dan lainnya.

 

          Octopus card dengan jenis basic dijual dengan harga 150 dolar yang terdiri dari 100 dolar untuk kredit dan 50 dolar untuk deposit. Keuntungan yang didapat jika kamu memiliki Octopus card ini misalnya jika kamu ingin menaiki kendaraan dengan biaya 5 dolar, kamu dapat membayarnya dengan harga 2 dolar (atau terkena diskon 3 dolar).

 

          Balance dari Octopus card sendiri dapat kamu lihat setiap kali kamu melakukan transaksi untuk menggunakan transportasi umum. Octopus card hanya berlaku untuk satu orang dan dapat digunakan untuk menggunakan Mass Transit Railway (MTR) di Hong Kong.

 

Hari Pertama

Awali Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Tempat-Tempat Keren di Hong Kong

 

 

post-36544-0-88661400-1433402611_thumb.j

Awali Perjalanan Wisatamu dengan Mengunjungi Mongkok Neighborhood via http://cdn-media-1.lifehack.org/wp-content/files/2014/12/ladies-market.jpg

 

          Untuk mengawali perjalanan wisatamu selama berada di Hong Kong, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Mongkok Neighborhood. Mongkok adalah salah satu tempat terpadat di dunia, namun tenang saja kamu tidak perlu khawatir.

 

          Mongkok sendiri merupakan surga bagi para pecinta belanja karena kamu dapat menemukan banyak barang-barang lucu di sini. Kamu dapat menemukan berbagai barang dari mulai sepatu hingga beragam peralatan rumah tangga.

 

          Pasar yang terdapat di Mongkok ini sendiri dibagi menjadi beberapa bagian. Yang paling menarik perhatian adalah di sini terdapat pasar bunga, pasar ikan serta pasar burung. Wah, menyenangkan sekali ya.

 

          Di pasar ini juga terdapat ladies market yang terdiri dari barang-barang yang dibutuhkan wanita. Ya, barang-barang tersebut misalnya adalah barang elektronik dan souvenir.

 

          Beberapa tips yang dapat kamu perhatikan jika kamu ingin berbelanja di sini adalah sebelum membeli barang dengan harga yang cukup mahal, pastikan kamu mengecek harga barang tersebut di tempat lain guna mendapatkan harga yang terbaik.

 

          Selain itu, kamu juga harus memastikan kamu menawar harga barang yang ingin kamu beli, terutama jika barang tersebut berasal dari ladies market. Jangan lupa untuk mengunjungi Dundas Street karena di sana biasanya terdapat banyak variasi jajan pasar yang dapat kamu coba.

 

post-36544-0-57848800-1433402669_thumb.j

Melanjutkan Perjalanan Ke Bagian Flower Market Road via http://www.hongkong.net/sites/default/files/newimg/hk/flower-market1.jpg

 

          Untuk melanjutkan perjalanan wisatamu dari Mongkok, kamu dapat mencoba mengunjungi Flower Market Road yang juga masih terletak di dekat Mongkok ini. Di tempat ini kamu dapat menemukan banyak penjual bunga yang menjual bunga-bunga cantik dan indah.

 

          Untuk mencapai Flower Market Road ini, kamu dapat menaiki MTR dari Prince Edward Station dan keluar di B1. Setelah itu kamu dapat berjalan di sepanjang jalan Prince Edward barat sampai akhirnya menemukan Flower Market Road ini.

 

          Tempat ini dipenuhi dengan berbagai tulip, buket bunga serta tanaman dari berbagai jenis dengan berbagai ukuran. Nah, jangan lupa untuk mengambil foto-foto bunga terbaik ketika kamu mengunjungi tempat ini ya. Kamu dapat menghabiskan waktu kurang dari satu jam jika ingin mengeksplor tempat ini.

 

post-36544-0-30521900-1433402695_thumb.j

Mengunjungi Hong Kong Museum of History via http://inzumi.com/images/destinations/HK_Hongkong_Hong_Kong_Museum_of_History.jpg

 

          Setelah puas mengunjungi Flower Market Road, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dengan mengunjungi Hong Kong Museum of History. Tempat ini terletak di 100 Chatham Road South, Tsim Sha Tsui East, Kowloon.

         

          Museum ini telah melakukan pekerjaan yang hebat dalam hal mendokumentasikan sejarah Hong Kong dari zaman prehistoris termasuk dinasti Cina. Semuanya dikemas dari mulai hari kelahiran Hong Kong hingga ketika Hong Kong menjadi modern seperti pada hari ini.

 

          Museum ini terdiri dari diorama, dokumentasi singkat, serta sejumlah dokumentasi lainnya yang dibuat sedemikian rupa sehingga mampu membuat pengunjung merasa tertarik untuk mengunjungi museum ini.

 

          Tips yang dapat kamu gunakan jika kamu ingin mengunjungi museum ini adalah kamu dapat mengunjunginya pada hari Rabu, karena pada hari tersebut tidak ada biaya masuk yang dikenakan untuk memasuki museum ini alias gratis. Museum ini juga biasanya tutup pada hari Selasa.

 

          Lama waktu yang kamu butuhkan untuk menjelajahi museum ini adalah sekitar 2 hingga 3 jam. Biaya masuk yang digunakan untuk mengunjungi museum ini juga tergolong tidak begitu mahal.

 

          Untuk mencapai museum ini dari Flower Market Road, kamu dapat berjalan kaki menuju Mong Kok East Station. Selanjutnya, kamu dapat menaiki MTR menuju ke Kowloon. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk perjalanan ini adalah sekitar 3 menit. MTR sendiri ada setiap 5 menit sekali.

 

post-36544-0-43931900-1433402729_thumb.j

Mengunjungi Kowloon West Promade via http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/6/65/West_Kowloon_Waterfront_Promenade_200710-1.jpg

 

          Untuk menutup serunya perjalanan wisata pada hari pertama di Hong Kong ini, kamu dapat mengunjungi Kowloon West Promade. Di tempat ini kamu dapat menyaksikan pemandangan menarik yang ditawarkan Hong Kong sebagai daerah pelabuhan.

 

          Untuk mencapai Kowloon West Promade dari Hong Kong Museum of History, kamu dapat menaiki Hong Kong Metro dari East Tsim Sha Tsui Station selama sekitar 3 menit. Selanjutnya kamu dapat berjalan kaki selama sekitar 21 menit.

 

          Di tempat ini kamu dapat melihat pemandangan unik dari Hong Kong. Selain itu, di tempat ini juga terdapat beberapa fasilitas wisata guna menambah kenyamananmu ketika menyambangi taman ini. Beberapa fasilitas wisata yang terdapat di sini adalah tempat bermain, track untuk bersepeda, serta track untuk jogging.

 

          Yang paling menarik dari tempat ini adalah track untuk jogging tersebut dapat menyalakan lampunya sendiri pada malam hari. Bagaimana, menyenangkan bukan?

 

          Iya, tempat ini bukan hanya menarik jika kamu nikmati pada siang hari namun juga pada malam hari. West Promade ini sungguh menyajikan pemandangan yang menyenangkan untuk melengkapi perjalanan wisatamu di Kowloon West Promade.

 

Hari Kedua

Lanjutkan Perjalanan Wisatamu di Hongkong

 

 

post-36544-0-24460100-1433402761_thumb.j

Mengunjungi Hong Kong Disneyland via http://parksandresorts.wdpromedia.com/media/disneyparks/blog/wp-content/uploads/2013/02/whk118754LARGE.jpg

 

          Untuk mengawali perjalanan wisata hari keduamu di Hong Kong, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Hong Kong Disneyland. Ya, tempat ini memang telah lama menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi jika kamu memiliki kesempatan untuk menyambangi Hong Kong.

 

          Hong Kong Disneyland sendiri terletak di Teluk Penny’s, Pulau Lantau. Untuk mencapai Pulau Lantau sendiri pertama-tama kamu dapat menaiki Hong Kong Metro dari Hong Kong Station. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan untuk mengunjungi tempat ini adalah sekitar 21 menit.

 

          Selanjutnya, kamu dapat turun di Sunny Bay Station. Dari Sunny Bay Station ini, kamu dapat menaiki subway dan turun di Disneyland Resort. Lama waktu tempuh yang kamu butuhkan adalah sekitar 4 menit.

 

          Hong Kong Disneyland sendiri merupakan salah satu wahana wisata terbesar yang terdapat di Hong Kong. Tempat ini telah dibuka sejak tahun 2005 pada pukul 13.00.

 

          Hong Kong Disneyland terdiri dari 7 bagian, yaitu Main Street, U.S.A.FantasylandAdventurelandTomorrowlandGrizzly GulchMystic Point, dan Toy Story Land. Biaya yang kamu keluarkan jika kamu ingin mengunjungi Hong Kong Disneyland ini adalah sekitar 499 dolar.

 

          Ya, untuk melengkapi perjalanan wisatamu ketika mengunjungi Hong Kong, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi Hong Kong Disneyland yang satu ini.

 

post-36544-0-41222400-1433402792_thumb.j

Memanjakan Matamu dengan Melihat Pui O Beach via http://www.urban-outdoors.com/wp-content/uploads/2010/10/Pui-o.jpg

 

          Masih di Pulau Lantau, setelah puas menjelajahi Hong Kong Disneyland, kamu dapat melanjutkan petualanganmu dengan mengunjungi Pantai Pui O. Pantai Pui O adalah sebuah pantai cantik yang terletak di Pulau Lantau.

 

          Pantai Pui O sendiri tergolong tidak begitu ramai dan mampu menyajikan pemandangan berupa pemandangan alam yang indah serta air laut yang jernih. Bagi kamu yang menyukai ketenangan, tentunya kunjungan ke Pantai Pui O ini dapat kamu jadikan sebagai referensi.

 

          Pantai ini memang telah menjadi salah satu spot favorit untuk destinasi liburan di Hong Kong. Tentunya, menikmati pemandangan cantik yang ditawarkan oleh Pantai Pui O ini dapat kamu masukkan sebagai daftar kegiatan yang harus kamu lakukan di Hong Kong.

 

Hari Ketiga

Mari Lanjutkan Petualanganmu Mengeksplor Hong Kong

 

 

post-36544-0-93424300-1433402821_thumb.j

Mengunjungi Cheung Chau Island via http://www.planetware.com/photos-large/HK/cheung-chau-island.jpg

 

          Untuk mengawali perjalanan wisata hari ketigamu selama berada di Hong Kong, kamu dapat memulainya dengan mengunjungi Pulau Cheung Chau. Pulau ini adalah sebuah pulau kecil yang terletak sekitar 10 kilometer dari barat daya Hong Kong.

 

          Untuk mencapai tempat ini, kamu dapat menaiki perahu selama sekitar 30 menit. Di tempat ini kamu dapat menyaksikan banyak nelayan mencari ikan untuk menjual ikan-ikan tersebut. Pulau Cheung Chau ini juga menawarkan pemandangan cantik yang indah.

 

          Salah satu tips yang dapat kamu lakukan jika kamu ingin mengeksplor tempat ini adalah dengan menyewa sepeda untuk berkeliling di pulau kecil ini. Kamu dapat menyewa sepeda ini di tempat kamu berhenti setelah menaiki ferry.

 

          Beberapa pemandangan yang dapat kamu temui jika kamu mengeksplor tempat ini adalah Pak Tai Temple, Four Temples, Kwan Kung Chung Yi Ting, serta Pantai Tung Wan dan Kwun Yam Wan.

 

          Kamu juga dapat menyaksikan berbagai festival yang terdapat di tempat ini. Festival tersebut biasanya disesuaikan dengan kalender Cina. Beberapa festival yang diselenggarakan di tempat ini antara lain Festival Tahun Baru Cina, Lantern Festival, Ulang Tahun Yuen Mo, Bun Festival, Birthday of Tin Hau dan lain-lain.

 

          Nah, ternyata Hong Kong memiliki banyak pesona wisata yang menanti untuk kamu eksplor dan jelajahi. Untuk itu, jangan lupa untuk merencanakan liburan terbaik ketika kamu memiliki kesempatan untuk mengunjungi Hong Kong.

 

           Itulah dia ulasan mengenai rahasia menjelajahi Hong Kong dan menikmati keindahannya yang akan membuatmu susah move on dari liburan. Semoga artikel ini dapat membantumu dalam menyusun liburan terbaikmu di Hong Kong.

 

            Happy traveling!

Share this post


Link to post
Share on other sites

@andregm Sharing Masssss :senyum

 

Ooh... kirain Field Report...

 

aku jadi kangen ama Hongkong...

Muter2 di Cameron Road sama Nathan Road...

 

di HK walopun susah cari makanan Halal, tapi begitu di tengah kota (deket Tsim Sha Tsui)

ada mesjid gedee yg di sekelilingnya byk makanan Halal

Share this post


Link to post
Share on other sites

Ooh... kirain Field Report...

 

aku jadi kangen ama Hongkong...

Muter2 di Cameron Road sama Nathan Road...

 

di HK walopun susah cari makanan Halal, tapi begitu di tengah kota (deket Tsim Sha Tsui)

ada mesjid gedee yg di sekelilingnya byk makanan Halal

ya katanya di sini ada Muslim Center nya ya bro @andregm

Share this post


Link to post
Share on other sites

@andregm

ya ya mantap 

yang nahan2 untuk makan di sini tempat nya buat puas2in :D

 

Emang sih bukan Warteg ato Padang, kebanyakan masakan India Gujarat atawa Pakistan dgn kari2 warna merah menyala...

tapikan tau sendiri, kalo di HK, Makan McD mah siyeun... mkn KFC aja tebel gitu rasanya di Lidah, jgn2 digoreng pake Lard...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@andregm

ya sama seh di thailand juga makan Mc D n KFC gak jamin

tapi ya memang paling ke makanan india aja :D

 

Yoi di Thai mah noodle2 gitu pasti pake kaldu B2

 

Tapii, secara resep sih harusnya Tom Yum Goong Sea Food gk pake Pork / Lard, jadi yah bismillah aja deh... hihihi...

 

Dan di hotel2 Thai gk dibilang mana beef mana pork...

jadi yah, kalo sarapan di hotel di Bkk / PTY, saya mostly omelette ajah sama roti2 sama baked/fry potato

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Gabriella Vania Wijaya
      Hi all! 
       
      Setelah beberapa kali tanya itinerary, sempet galau mau kemana akhirnya memutuskan untuk memberanikan diri buat ke China. Ngga cuma mampir gitu ke Shenzhen & Guangzhou yang relatif dekat dengan Hong Kong, tapi juga ke Guilin. #harusberani
       
      Jadi kurang lebih itinerary nya seperti ini hehe
      tapi ini masih belum lengkap, jadi tolong suggestionnya yaa 
      masih ada tapi lagi hahaha 
      note : no Disneyland or Ocean Park 
       
      jadi itinerarynya kayak gini
       
      14 Jan - flight dari Surabaya menuju Hong Kong, stay di Stanford Hotel di daerah Mong Kok. (to be honest, mahal2 ye hotel di Hong Kong.) Dinner ke Tim Ho Wan terdekat, terus jalan2 daerah Ladies Market (sekalian jalan pulang ke hotel)
      15 Jan - breakfast ke Australia Dairy Company, and I dont know mau ngapain lagi hahaha
      16 Jan - masih clueless mau ngapain
      17 Jan - check out, menuju ke Shenzhen, dan stay di One39 (this is super deal sih di China, kamar super luas harga terjangkau hehe); masih belum ada gambaran mau kemana sorenya
      18 Jan - Window of the World, Splendid China and Folk Culture Village, any suggestion breakfast & dinner dimana?
      19 Jan - no idea kemana hahaha mungkin hari ini belanja (?)
      20 Jan - Check out, lalu naik train ke Guilin. minta dijemput sama hotel hahaha I stay at Aroma Tea house (ini super super deal sih, 5stars murah banget hahhaa)
      21 Jan - Li River Cruise, malem nonton lightshow, all minta tolong pihak hotel untuk bantu arrange dgn local tour disana
      22 Jan - Day tour to reed flute cave, seven star park, fubo hill, elephant trunk hill - ngambil day tour dari travelchinaguide hehe
      23 Jan - Check out dari guilin ke guangzhou, entah juga mau ngapain di guangzhou hehe nginep di PengmanA-mall Apartment hehe super deal juga loh hahaha
      24 Jan - Baiyun Mountain, trus entah kemana
      25 Jan - masih clueless mau kemana di guangzhou
      26 Jan - guangzhou balik ke hong kong stay di best wester harbour view
      27 Jan - ke Ngong ping mungkin hehe
      28 Jan - Balik surabaya haha, besok kelas haha
       
      sekian kurang lebih itinerarynya ..
      tolong dibantu 
       
      Thank youuu happy planning hehe
    • By Arif Irawan
       
       
      Dari bandara yang terletak di lantau island setelah sarapan langsung menuju  Garden avenue of stars yang terletak di tsim sha shui.  sebenernya ini taman sementara karena Avenue of stars baru direnovasi dari Oktober 2015 dan katanya selesai tahun 2018. jadi selama proses renovasi patung2 artis hongkong, & cetakan telapak tangan artis Hk ditaruh di taman ini. 

      dari bandara menuju garden of stars
       

      jembatan penyebrangan ada eskalatornya
      karena datang dari arah sebelah kiri jalan mesti menyebrangi jalan, udah disediakan jembatan penyebrangan, ada eskalatornya juga, ga perlu capek2 naik tangga.,  jembatan penyebrangannya keren ga kaya di kota2 kebanyakan di indonesia horor ( plat lantai sampai berlubang lubang ). 

      narsis dulu
       

      di depan eskalator
       

      jembatan penyebrangan dilihat dari tamannya
       
      begitu keluar dari bus, Brrrrr angin dingin bertiup kencang  suhu sekitar 10C. lokasinya di pinggir laut memandang ke laut terlihat gedung2 pencakar lagit di hongkong island, kalau malam tempat ini jadi spot bagus buat melihat symponi of light, sekitar jam 8malam waktu setempat, sayang kesininya pagi jadi ga bisa menikmati indahnya permainan lampu di gedung2 pencakar langit.
       
      kalau kalian ga begitu suka dengan artis2 HK, taman ini mungkin bukan apa2, cuman taman yang menarik aja kalau cuman buat foto2, kesini juga Free ga ada HTMnya, 

      anita mui
       

      bruce lee
       

      syuting sinetron kejar tayang ha ha....
      selain foto2 diatas ada cetakan tangan beberapa artis terkenal lainnya
       

       
      puas foto2, mo nyari gorengan anget2 ternyata ga ada PKL yang jualan wkwkkwkwk,  bersih banget tamannya ga ada yang jualan, orang ngamen. pengemis.  buang sampah, merokok sama meludah sembarangan di sini bisa didenda 1500HKD sekitar 2,65 jt.
      disini ga lama cuman 15 menitan langsung cabut lagi 

    • By doniarsyah
      Halooo, ini adalah first trip saya ke luar negri. Peserta trip saya beserta satu temen saya,kenapa berdua? Biar ada yang fotoin hehe.
      Sesuai judul, karena kebutuhan kita banyak sedangkan kita pengin jalan-jalan ke luar negeri kita memang nge-planning liburan kita seefisien mungkin, kalo gak mau dibilang pelit. Jadi jangan harap banyak hal mewah yang saya pamerkan di tulisan saya ini seperti seleb-seleb medsos yang lagi ngehits.
      Dah ah, cukup prakatanya
      DAY 0
      Book penginapan via agoda. Meskipun pelit, kita punya standar selama di hong kong. Akhirnya jatuh pilihan ke new hoover guest house di Chungking Mansion, Nathan rd., TST. Dari membandingkan beberapa situs dan aplikasi book online itu yang paling murah untuk kamar berisikan twinbed, kamar mandi dalam dan, AC. Sengaja kami pilih kamar bukan yang room untuk memudahkan shalat meskipun harus dilakukan di atas kasur karena keterbatasan kasur.
      Book penerbangan ke hong kong PP tanggal 20 Agustus 2016 – 24 Agustus 2016, ini gratis hehe.
      Book tiket cable car ke ngong ping via bukalapak. Baru kepikiran waktu dah di bandara.
      DAY 1
      Kita terbang pukul 23:45 WIB. Karena sudah malam gak banyak yang dilakuin selain tidur makan tidur.
      Sampai di HKIA kita disambut dengan hujan deras, jadi kita menunggu di dalam airport sambil connect wifi buat update lokasi path biar kekinian XD. Setelah beli octopus card dan tanya ibu-ibu TKW kita naik bis ke Tungchung. Kalo ada kesempatan mending duduk di upper deck paling depan, kapan lagi naik yang kaya gini.
      Tungchung station
      Ada Mall di sini, berhubung kami tidak tertarik (padahal mah takut liat label harganya) kami cuma numpang buang air. Setelah itu kita ke terminal cable car untuk melanjutkan perjalanan ke Ngong Ping Village. Berhubung kami sudah beli e-ticket sebelumnya jadi tidak perlu antri, cukup menukarkan e-ticketnya saja. Berhubung masih hujan kita berteduh dulu sambil sarapan roti yang dibeli di indomaret.
      Ngong Ping Village
      Karena berada di dataran tinggi meskipun sudah pukul 11:00 tetapi tidak terasa panas (iyalah habis hujan!). di sini main attractionnya adalah patung Buddha raksasa. Namun selain patung Buddha overall ngong ping village keren! Cocok buat spot foto foto. Kita sendiri tidak sampai naik tangga ke patung buddhanya karena capek.
      Pukul 14:00 kita balik ke Tung Chung untuk ke Disneyland via MTR.
      Disneyland
      MTR line Disneyland interior dan eksteriornya didesign dengan yang berbau Disney. Mulai jendela yang berbentuk mickey, sampai ada beberapa patung tokoh Disney di dalam gerbong. Sesampainya di sana, panas! Kita hanya foto2 di depan gerbang saja, karena kalau masuk akan merubah judul dari tulisan ini hehe. Setelah puas foto kita melanjutkan perjalanan ke guest house yang terletak ke Tsi Sam Tsui.
      bersambung di sini dulu ya~~
      lanjutan

      Overall yang kami dapat sesuai dengan yang dibayar, selain fasilitas yang telah disebutkan sebelumnya juga ada termos listrik, TV kabel, dan wifi yang kalo di Indonesia kecepatannya boleh diadu dengan hotel berbintang. Consnya, yang jaga ga ramah, ga marah juga sih. Selain itu cukup lama kami menunggu untuk checkin. Untuk mansionnya bagian dasarnya seperti pasar, mengingatkan saya dengan Pasar Besar Malang di kampong halaman saya. Banyak imigran yang ada di mansion tersebut, termasuk yang menjaga guest house juga imigran dari timur tengah.
      Sore itu kita habiskan dengan istirahat dan bersih-bersih badan. Setelah shalat Isya kita keluar ngeliat 3D lightshow di deket hong kong cultural centre. Di sini rame banget, untuk jalan pun agak susah. Show dan view gedung tinggi di sebrang pulau cukup ampuh untuk membuat perut amnesia kalo lagi lapar. Bagi yang ingin naik kapal menikmati laut hong kong malam hari juga bisa. Kapalna keren, seperti kapal jaman dahulu.
      Setelah cukup puas pukul 22.00 kita jalan-jalan di sekitar hotel sekalian cari makan.
      DAY 2
      Karena kecapekan (padahal mah males hehe) kita baru keluar hotel sekitar pukul 09.00. tujuan pertama Kowloon park, letaknya deket masjid Kowloon. Gak ada yang special, ada beberapa orang tua yang lagi latihan senam, mungkin Tai Chi(?), setelah itu kita jalan-jalan tanpa arah, tujuannya emang pengin lihat kehidupan warga hong kong seperti apa,jadi kita menghindari spot-spot wisata.
      Kemudian kita naik MTR untuk pergi ke the Peak. Saya sarankan bagi yang berencana ke sini jangan terlalu siang, karena antriannya panjang. Kita kurang lebih harus menunggu 40 menit untuk dapat naik. Kalau pengin cepat ada petugas yang menawarkan tiket terusan sky terrace dan museum madam tussaud, bagi pembelinya dapat prioritas masuk lebih cepat karena tidak perlu antri ke loket pembelian. Waktu antri sempet liat rombongan dari Indonesia, salah satunya ada yang pakai topi UGM.
      Karena ramai pengunjung seaktu naik tram kita tidak dapat tempat duduk, tapi ambil hikmahnya, kita bias berdiri paling depan ngelihat gerbong ditarik tali ke atas :D. sesampainya di sana kita ke sky terrace. Recommended ini mah! Kita bias lihat view hong kong dari atas, gak nyesel deh antri lama untuk ke sini. Setelah puas kita balik dan nyempetin “nge-galeri” bentar. Kebetulan ada eksibisi di deket antrian the peak.
      Sorenya kita lanjut ke wan chai, tujuannya ke masjid Omar Shidiq. Di tengah jalan sempet nemuin bule ngamen XD Setelah shalat kita ke Wan Chai market untuk nyobain masakan China yang halal. Nama warungnya Wai Kee. Harga makannya cukup terjangkau daripada harga makanan di Chungking mansion. Satu porsi roast duck cuma 30an hkd.
      Kita sempat keliling pasar dan nemuin ada orang yang jual jajan kiloan, lumayan kalau dibuat oleh2. Sayangnya kita gak beli karena berpikiran di ladies market ada yang jual kaya gitu juga. Malamnya kita kembali ke TST, ngemil dikit di McCafe kemudian tidur.
      DAY 3
      Kembali kita baru keluar kamar pukul 09:00. Tujuan pertama ke star avenue,sayang lagi ada pembangunan sehingga ditutup. Alternatifnya kita ke Garden of Stars. Intinya sama mungkin ya, ada telapak tangan bintang film hong kong di sana. Tapi karena terlalu panas kita malas untuk melihat lebih dekat hehe.
      Kemudian kita keliling museum2 di sekitaran TST, masuknya bayar, jadi kita skip. Setelah itu kita kembali ke hotel.
      Sore harinya kita ke Nan Liang Garden. Nuansa di dalamnya masih alami banget kecuali petugasnya yang pakai seragam. Kerennya lagi taman ini berada di tengah-tengah kota. Tidak buka sampai malam,jadi bagi yng ingin ke sini saya sarankan jangan terlalu sore.
      Malamnya kita lanjut ke ladies market untuk belanja oleh-oleh. Wajib nawar kalo di sini, kalo perlu seperempat harga. Lumayan 16 potong kaos I love hk dapat harga 200 hkd. Uniknya makin menjauh dari entrance stasiun harga barangnya makin murah. Jadi jalan dulu aja sampai ujung jangan beli di toko yang di awal.
      LAST DAY
      Kita checkout pukul 06:00. Kemarinnya kata yang jaga suruh ninggalin aja kuncinya di meja resepsionis kalo dia ga ada. Sempet kaget ternyata MTR baru beroperasi rada siangan, kalo tidak salah 08:30. Kita ke airport naik bis, ternyata octopus kita kurang, untung dibolehin minus haha.
      Di airport kita refund Octopus card. Deposit 50 hkd dipotong karena saldo kita kurang waktu naik bus ke airport.
      Dan akhirnya kita take off meninggalkan hong kong 09:00.
       
      Tips biar murah
      Pesan tiket2 spot wisata di klook, biasanya ada diskon, tapi butuh credit card. New hoover guest house, tempat kita nginap, Cuma Rp 680 ribuan untuk 3 malam. Bawa Pop Mie untuk sarapan, toko2 di sini bukanya siang. (penghematan paling besar terjadi di sini haha). Kita tiket PP gratis, dapet jatah. Total saya nukerin 2 juta rupiah dapat sekitar 1200 HKD masih sisa 460++HKD.
       
      Late tips, tips yang dikasih tahu orang-orang sepulang kita dari HK
      Di TST ada penginapan yang nyediain free air minum, berharga banget ini, air mineral di sana buat botol ukuran sedang bisa 9HKD. Di TST ada mansion yang nyediain tiket2 spot wisata lebih murah dari harga loket. lunas yak hehehe
      kalo ada yang mau tanya silahkan saja ga usah sungkan, foto-foto menyusul.
       

    • By min0ru
      Penerbangan menggunakan Cathay Pacific untuk jarak jauh kebanyakan akan transit di home base mereka yaitu Hong Kong. Untuk trip ke Jepang kali ini sengaja saya cari jam Transit 5 Jam di Hong Kong agar bisa main ke mainland (pusat kota). Mendarat jam 11.00 waktu setempat langsung menuju imigrasi dan keluar dari arrival area. FYI untuk transit dan mau jalan ke mainland ngga perlu repot2 lapor dan segala macamnya, cukup menunjukkan boarding pass pesawat selanjutnya di imigrasi.
      Keluar dari arrival area bisa langsung cari Airport Express counter, biaya normalnya HKD 100 tapi kemarin ini beli yang untuk group of 2 jadinya per orang PP hanya HKD 170 aja, lumayan kan irit HKD 30.

      Waktu tempuh kereta ni untuk mencapai mainland hanya 24 menit saja dan pada waktu itu kereta cukup sepi. Didepan tempat duduk saya kebetulan juga ada colokan untuk ngecharge (kebiasaan orang jaman sekarang lihat colokan dikit lansung seneng) di bagian atas (plafon) kereta seperti pada umunya terdapat petunjuk rute jadi kita bisa tau apakah keretanya masih jauh dari tujuan atau sudah hampir sampai.

      24 menit lewat akhirnya sampai juga di Hong Kong mainland, kalau tidak salah tiba di Hong Kong station dan diatasnya ada IFC Mall. Sebenernya perut agak laper tapi akhirnya memutuskan untuk keluar dulu lihat2 sekitar IFC Mall. Ternyata selain mall ada pelabuhan di depannya yaitu Central Pier dan ada juga Ferris Wheel di sekitar situ. Baru aja beberapa langkah keluar dari IFC Mall udara dingin menembus jaket, anginnya berhembus lumayan kencang dan suhu disana mencapai 15ºc, lalu saya lihat ada pengamen jalanan yang cukup keren (menurut saya) lengkap dengan soundnya dan yang saya kurang paham adalah alat apa yang dia mainkan tapi bersenandung sangat indah ditelinga.

      Jalan kaki sekitar 5-10 menit sudah sampai di Central Pier, disitu cuma foto2, duduk dan ngeliatin orang mancing haha walaupun kecil dapet aja loh si bapak2 ini mancing. Di dekat loket Ferris Wheel ini ada tempat jual makanan dan minuman yang mungkin disediakan untuk duduk2 menikmati hari, emang enak banget sih nongkrong dan bengong di sekitar central pier ini. Hanya sekitar 25 menitan nongkrong di Central Pier akhirnya memutuskan untuk balik ke IFC nyari makan siang dan ketemu yang ngga terlalu ramai Taiwanese Noodle gitu, rasanya biasa banget di basement menuju ke HK Station.

      Perut udah kenyang akhirnya jalan agak jauhan entah kemana itu arahnya tapi ke daerah perkantoran dan pertokoan (10 menitan). Foto2 narsis dipinggir jalan dan clingak clinguk entah lihat apa. Yang keren sih ada tram dengan warna warni berbeda mulai dari yang cute, old dan unik ala ala vintage begitu.

      Capek juga jalan jauh, balik ah ke IFC Mall nyari Starbucks! ngga jauh2 emang tempat nongkrong ya coffee shop sambil nunggu waktu buat balik ke HKIA. Anyway buat yang naik Airport Express dan cuma beli one way pas di airport, di IFC mall dijual juga tapi di Customer Service Station bukan di counter Airport Expressnya.
      Sampai ke HKIA tepat waktu tetapi ternyata Dragon Air delay selama kurang lebih 45 menit dan cerita sedikit tentang Dragon Air ini sepertinya low cost airlinenya Cathay, jadi ukuran tempat duduk dan interiornya sama seperti kalau naik AirAsia hanya saja di Dragon Air tetap ada makanannya.
       
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
                Setelah puas menjelajahi New York City, tidak ada salahnya jika kamu melakukan road trip untuk menjelajahi kota-kota besar lain yang ada di Amerika Serikat. Nah, salah satunya kamu dapat menjelajahi Washington DC yang merupakan ibukota negara ini.
       
                Sejak tanggal 16 Juli 1790, Washington DC telah resmi menjadi ibukota negara Amerika Serikat. Kota ini diberi nama Washington yang berasal dari nama presiden pertama Amerika Serikat yaitu George Washington. Letaknya yang juga masih berada di sekitar East Coast membuat kota ini masih dapat kamu jangkau dari New York City.
       
                Pada tahun 2014, kota ini memiliki populasi lebih dari 650.000 penduduk dan menjadikannya sebagai kota terpadat ke-23 di Amerika Serikat. Sebagai kota pemerintahan, Washington DC merupakan rumah bagi pemerintah pusat Amerika Serikat serta bagi banyak kedutaan besar negara-negara lain (sekitar 176 negara) untuk Amerika Serikat.
       
                Washington DC yang bersejarah juga tempat dari banyaknya museum dan monumen milik Amerika Serikat. Berikut ini, kita akan membahas panduan perjalanan mengunjungi Washington DC.
       
      Memilih Penginapan di Washington DC
       
       
       
       
                Salah satu alternatif terbaik untuk menginap di Washington DC adalah dengan memilih penginapan di sekitar Downtown. Washington DC memiliki banyak tempat yang menjadi incaran para turis seperti monumen, museum dan tempat-tempat bersejarah sehingga memilih kawasan di sekitar Downtown adalah salah satu pilihan yang tepat.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di kawasan Downtown, kamu dapat berjalan kaki menuju stasiun metro tempat kereta. Bahkan, bukan mustahil pula kamu dapat berjalan menuju tempat-tempat wisata yang kamu inginkan.
       
                Untuk kamu yang menginginkan kepraktisan, pilihan berkendara dengan menggunakan taksi masih dapat kamu perhitungkan. Pastikan untuk memilih taksi berargo ketika kamu hendak menggunakan taksi.
       
                Memilih penginapan di area Downtown juga dapat kamu sesuaikan dengan budget, jadwal, kebutuhan serta partner travelingmu. Kamu dapat memilih untuk menginap di penginapan berjenis hostel, hotel atau apartemen.
       
                Jika kamu memilih untuk menginap di hostel, kamu dapat menginap di kamar berjenis bed in 8-mixed bed dormitory bedroom dengan harga sekitar USD 49.95 ditambah pajak kota senilai USD 14.50. Kamu akan mendapatkan fasilitas berupa free wifi, shared bathroom, dan AC.
       
                Jika memilih untuk menginap di hostel tersebut, kamu dapat menggunakan taksi untuk mencapai Washington Monument selama sekitar 6 menit. Selain itu, kamu juga dapat mencapai Lincoln Memorial selama sekitar 9 menit berkendara.
       
                Kalau kamu memilih untuk menginap di hotel, kamu dapat mendapatkan kamar berjenis double room with two beds dengan harga sekitar USD 129 dengan pajak 14,5 %. Fasilitas yang kamu dapatkan adalah AC, meja, heater, toilet di dalam ruangan, TV, free wifi dan coffee machine.
       
                Hotel ini terletak sekitar 1 mil dari US Capitol. Selain itu, hotel ini juga berjarak 2 mil dari White House dan 2 mil dari US Holocaust Memorial Museum.
       
                Nah, kalau kamu memilih untuk menginap di penginapan berjenis apartemen, kamu dapat mendapatkan kamar berjenis double room with balcony dengan harga USD 126 dan pajak 14,5 %. Fasilitas yang kamu dapatkan adalah balkon, TV, AC, meja, sitting area, free toiletteries, toilet, heating dan alarm clock.
       
                Begitulah kira-kira penjabaran tentang penginapan yang dapat kamu pilih selama kamu menginap di Washington DC. Untuk kenyamanan dan keselamatanmu, jangan lupa untuk selalu mencatat nama dan alamat penginapanmu kemanapun kamu pergi.
       
      Hari Pertama
       
      Awali Perjalananmu di Washington DC dengan Mengunjungi National Air and Space Museum, Lincoln Memorial dan Washington Monument
       
       
      Mengunjungi National Aerospace Museum di Smithsonian Museum, Washington DC
       
                Kamu dapat mengawali perjalananmu di Washington DC dengan mengunjungi National Aerospace Museum atau Smithsonian National Air and Space Museum. Museum ini terdiri dari dua lantai yang mengoleksi banyak roket dan pesawat luar angkasa yang mengagumkan.
       
                Untuk memasuki museum ini, kamu diharuskan melewati security check sebab keamanan bagi museum ini tetap menjadi prioritas. Jangan heran, karena ada banyak sekali orang yang berdatangan ke museum ini sehingga museum ini terlihat begitu ramai.
       
                Kamu tidak diperbolehkan membawa makanan dan minuman dari luar. Dan yang paling penting, kamu tidak diperbolehkan untuk memakan permen karet. Sederhana memang, tapi jujur saya sangat kagum akan kedisiplinan para penduduk Amerika Serikat.
       
                Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin memasuki museum ini. Selain itu, terdapat pula fasilitas free wifi yang akan membuatmu semakin nyaman berada di dalam museum.
       
                National Air and Space Museum ini adalah tempat pameran pesawat dan roket yang terbesar di seluruh dunia. Tempat ini merupakan pusat penelitian bagi sejarah dan ilmu pengetahuan tentang penerbangan dan pesawat terbang.
       
                Pada tahun 2007, museum ini memiliki sekitar 61 pesawat, 51 artefak besar dan 2.000 benda yang lebih kecil. Keseluruhan koleksi tersebut masih berhubungan dengan penerbangan.
       
                Di tempat ini selain kamu dapat melihat banyak replika pesawat terbang hingga roket, kamu juga dapat menikmati pameran interaktif pesawat. Jangan lewatkan untuk menyaksikan film tentang penerbangan dan luar angkasa yang diputar di IMAX dengan tiket sekitar USD 9.
       

      Mengunjungi Lincoln Memorial
       
                Selanjutnya, kamu dapat melanjutkan perjalananmu dalam melihat isi kota Washington DC. Setelah puas mengelilingi Smithsonian National Air and Space Museum, kamu dapat mengunjungi Lincoln Memorial. Tempat ini dibangun untuk menghormati jasa salah satu presiden Amerika Serikat, yaitu Abraham Lincoln.
       
                Untuk mencapai Lincoln Memorial dari Smithsonian National Air and Space Museum, kamu dapat berjalan kaki selama 5 menit menuju ke Metro Center. Selanjutnya, kamu dapat menaiki Metro Washington DC menuju ke Foggy Bottom. Perjalanan ini akan memakan waktu sekitar 3 menit.
       
                Nah, biaya yang kamu keluarkan untuk perjalanan ini adalah sekitar USD 3. Selain menggunakan metro, kamu dapat juga menggunakan taksi untuk mencapai Lincoln Memorial. Biaya yang kamu keluarkan jika menggunakan taksi adalah sekitar USD 3 dengan waktu tempuh selama 3 menit.
       
                Lincoln Memorial dibangun untuk menghormati presiden Amerika ke-16, yaitu Abraham Lincoln. Monumen ini terletak di kawasan National Mall, dan berseberangan dengan Monumen Washington.
       
                Ketika pertama kali menginjakkan kaki di Lincoln Memorial, kamu akan melihat sebuah bangunan dengan pilar tinggi berarsitektur klasik. Kamu kemudian akan berjalan kaki menaiki banyak anak tangga untuk kemudian dapat melihat patung raksasa Abraham Lincoln yang sedang duduk di dalamnya.
       
                Pada dinding Lincoln Memorial, terdapat tulisan-tulisan pidato terkenal Abraham Lincoln, yaitu The Gettysburg Address dan Second Inaugural Address. Lincoln Memorial telah dibangun sejak tahun 1922 dan masih merupakan salah satu magnet wisata Kota Washington DC hingga saat ini.
       
                Bangunan ini memiliki tinggi sekitar 30 meter dengan kolom-kolom setinggi 13 meter. Bangunan ini memang terkenal dengan arsitektur khas Yunani. Pada bagian atas bangunan, terdapat nama 36 negara bagian yang ada di Amerika Serikat tepat pada saat Abraham Lincoln meninggal dunia.
       
                Tidak ada biaya yang harus kamu keluarkan ketika kamu ingin memasuki museum ini alias gratis. Kamu dapat menikmati arsitektur klasik dengan patung raksasa Abraham Lincoln sebagai tanda penghormatan penduduk Amerika Serikat terhadap presiden tersebut.
       
       
       
       
                Nah, ketika kamu berada di Lincoln Memorial, jangan lupa sempatkan waktumu untuk mengunjungi Washington Monument. Washington Monument terletak persis di seberang Lincoln Memorial, sehingga ketika kamu berada di daerah tersebut kamu akan mendapatkan view berupa dua tempat menarik di Washington DC.
       
                Lincoln Memorial dan Washington Monument dipisahkan oleh sebuah reflection pool yang menyuguhkan pemandangan kolam dengan airnya yang jernih. Washington Monument memiliki tinggi sekitar 169 meter. Washington Monument resmi dibuka pada tanggal 9 Oktober 1888.
       
                Jika kamu perhatikan, maka kamu dapat melihat bahwa pada bagian tengah monumen memiliki warna yang berbeda dibandingkan dengan bagian lainnya. Hal ini dikarenakan sempat terjadi pemberhetian pembangunan, namun tentu saja tidak mengurangi keindahan salah satu monument yang ikonik di Washington DC ini.
       
      Hari Kedua
      Lanjutkan Perjalananmu di Washington DC dengan Mengunjungi Jefferson Memorial dan Berfoto di Depan White House
       
       
       
       
                Kamu dapat melanjutkan kegiatan sightseeing-mu di Kota Washington DC dengan mengunjungi Thomas Jefferson Memorial. Untuk mencapai Thomas Jefferson Memorial dari Lincoln Memorial, kamu dapat menggunakan taksi selama sekitar 3 menit dengan harga USD 11 hingga USD 13.
       
                Jika kamu ingin menikmati pemandangan di Kota Washington DC kamu dapat berjalan kaki dari Lincoln Memorial menuju Jefferson Memorial selama sekitar 24 menit. Namun, perlu diperhatikan masalah cuaca sebab pada saat musim dingin hingga musim semi, cuaca di sekitar Kota Washington DC tergolong sangat dingin sehingga kenyamananmu tetap harus kamu perhatikan.
       
                Thomas Jefferson merupakan salah satu American Founding Fathers yang berperan penting sebagai penulis Declaration of Independence. Beliau merupakan presiden ketiga Amerika Serikat.
       
                Thomas Jefferson adalah seorang yang sangat pintar. Jika kamu memperhatikan bagian kaki Thomas Jefferson, maka kamu akan menemukan ada tiga benda yang sangat menggambarkan siapa Thomas Jefferson: jagung, buku dan kolom.
       
                Jagung menggambarkan pertanian dan agronomi sebagai pertanda bahwa Thomas Jefferson adalah seorang agronomist handal. Buku menggambarkan ilmu pengetahuan dan konon Thomas Jefferson juga merupakan founding father dari sebuah universitas di Washington DC.
       
                Sementara kolom menggambarkan arsitektur, sebagai tanda bahwa beliau adalah seorang arsitek. Sebelum ada campur tangan beliau, ilmu arsitektur belum berkembang begitu pesat di Amerika Serikat, namun beliau mulai memperkenalkan arsitektur dengan menambahkan arsitektur klasik pada bangunan-bangunan di Amerika Serikat.
       
                Tidak ada biaya masuk yang dikenakan jika kamu ingin mengunjungi Jefferson Memorial. Dan ketika memasukinya, kamu akan mendapati bahwa mata Thomas Jefferson tengah mengarah persis ke depan White House yang berada di seberangnya.
       

      Berfoto di Depan White House
       
                White House adalah kediaman resmi dan tempat berkantornya presiden resmi Amerika Serikat untuk saat ini. Untuk mencapai White House dari Jefferson Memorial, kamu dapat menaiki taksi selama tiga menit dengan harga sekitar USD 13 hingga USD 15.
       
                White House didesain oleh James Hoban dan dibangun antara tahun 1792 hingga 1800. Keseluruhan White House dicat putih dengan arsitektur bergaya neo-klasikal.
       
                Pada tahun 1801, ketika Thomas Jefferson pindah ke White House, beliau bersama arsitek Benjamin Latrobe mengembangkan arsitektur White House dengan menambahkan kolom-kolom pada White House. Thomas Jefferson yang juga seorang arsitek memang turut serta mendesain rumah tinggalnya ini.
       
                White House terdiri dari  Executive Residence, West Wing, East Wing, the Eisenhower Executive Office Building, dan Blair House sebagai Guest Residence. White House terdiri dari 6 lantai termasuk 2 lantai sebagai ruang bawah tanah.
       
                Meski demikian, semenjak peristiwa 9/11 pengamanan White House menjadi semakin diperketat sehingga tidak semua orang dapat datang dan mengunjungi White House. Urutan prioritasnya adalah warga Amerika Serikat, presiden dan pejabat penting negara lain, dan turis.
       
                Untuk memasuki White House, terdapat antrian waiting list yang panjang bahkan konon katanya dengan status turis dibutuhkan waktu setidaknya setahun dalam waiting list. Namun, karena White House adalah salah satu icon penting Amerika Serikat dan Washington DC khususnya, jangan lewatkan kesempatan untuk berfoto di depan White House.
       
      Hari Ketiga
      Waktunya Bersantai dengan Mencicipi DC Cupcakes dan Membeli Souvenir Khas Washington DC di Lee and Lee Co Inc
       
      Mencicipi DC Cupcakes atau Georgetown Cupcakes
       
                Ada satu hal yang menarik di Washington DC. Di tempat ini kamu dapat menemukan sebuah toko yang menawarkan cupcakes khusus yang wajib kamu coba. Toko DC Cupcakes ini tergolong sangat kecil dengan hanya tersedia satu meja untuk dine in, namun tidak pernah sepi pengunjung.
       
                Setiap harinya, banyak pengunjung yang datang silih berganti dari berbagai destinasi untuk mencicipi nikmatnya cupcakes ini. Mereka datang, mengantri, dan memesan take away cupcakes ini. Salah satu cupcakes yang menjadi favorit adalah rasa red velvet.
       
                Harga cupcakes satuan adalah USD 3, sementara jika kamu ingin membeli setengah lusin harganya adalah USD 16.50. Jika kamu ingin membeli selusin harganya adalah USD 32.
       
                Untuk mencapai DC Cupcakes di Bethesda Avenue dari White House, kamu dapat berjalan kaki selama 9 menit menuju ke Farragut North Station. Di sana, kamu dapat menaiki metro Washington DC untuk mencapai Bethesda. Perjalanan ini memakan biaya sekitar USD 2 hingga USD 7 selama 14 menit. Selanjutnya kamu tinggal berjalan kaki selama 7 menit.
       
                Selain menaiki metro, kamu juga dapat menggunakan taksi. Biaya yang dikeluarkan jika kamu menaiki taksi adalah sekitar USD 21 hingga USD 24 dengan lama perjalanan 10 menit.
       
       
       
       
                Perjalananmu menjelajahi Washington DC tentu akan terasa lebih menyenangkan jika kamu membeli souvenir khas Washington DC. Nah, sebenarnya ada banyak tempat wisata yang menawarkan berbagai souvenir khas Washington DC seperti magnet kulkas, pulpen, atau gantungan kunci.
       
                Namun, untuk harga yang lebih terjangkau, kamu dapat mencoba untuk datang ke sekitar grosiran toko Lee and Lee. Di sekitar toko ini juga terdapat banyak toko yang menjual souvenir khas Washington DC dengan harga grosiran sehingga kamu dapat mendapatkan souvenir dengan harga yang lebih terjangkau.
       
                Lee and Lee Co Inc berlokasi di 1279 4th Street North East, Washington, DC 20002. Kamu tidak perlu khawatir jika tidak menemukan souvenir favoritmu di Lee and Lee Co Inc karena di sekitar toko itu terdapat banyak toko souvenir lainnya.
       
                Untuk mencapai Lee and Lee Co Inc dari Bethesda Avenue kamu dapat menaiki taksi selama sekitar 13 menit dengan harga USD 24 hingga USD 27. Sebagai gambaran, kamu dapat mendapatkan selusin gantungan kunci dengan harga USD 8. Kamu bahkan dapat mendapatkan harga yang lebih terjangkau lagi jika kamu menawar. Selamat berbelanja!
       
                Nah, itu dia panduan perjalanan mengelilingi mengunjungi Washington District of Columbia (DC), si ibukota Amerika Serikat. Wah, ternyata ada begitu banyak tempat wisata yang dapat kamu kunjungi di kota Washington DC ini. Jadi, jangan lewatkan kesempatanmu untuk mengunjungi kota Washington DC.

       
       
       
       
    • By Saesario Indrawan
      Pesawat yang membawa kami dari Jakarta akhirnya mendarat juga di Hong Kong International Airport (HKIA) tepat pukul enam di pagi yang dingin dan berembun pada bulan Desember. Cuaca yang mendung membuat suhu udara terasa semakin menusuk tulang. Mengunjungi Hong Kong untuk berbelanja dan Macau untuk menikmati suasana kasino sepertinya memang menjadi aliran mainstream bagi wisatawan dari Indonesia, oleh karena itu kami akan mengajak pembaca sekalian untuk menemukan permata – permata yang tersembunyi di antara pencakar langit di Hong Kong dan gemerincing mesin judi di Macau.

                      Macau bisa ditempuh hanya dengan waktu satu jam dari Hong Kong dengan menggunakan perahu berlunas dua yang dikenal dengan nama jetfoil. Sebenarnya ada layanan jetfoil langsung dari HKIA tanpa perlu keluar terlebih dahulu dari imigrasi Hong Kong, namun karena jadwal pertama dari HKIA adalah pukul 09.00, maka kami memutuskan untuk naik bus dari bandara menuju Hong Kong Macau Ferry Terminal yang terletak di Shun Tak Centre, kawasan Central Hong Kong yang melayani perjalanan ferry selama 24 jam, karena sayang ada waktu terbuang cuma bengong di airport.

      Pada hari pertama kami berkelana di kawasan Senado Square (Largo do Senado) dan Ruins of St. Paul yang menjadi tetenger  alias landmark Macau. Tentu saja kedua tempat tersebut penuh dibanjiri oleh turis dan tidak sedikit di antaranya berasal dari Indonesia. Sayang setibanya di sana hujan turun dengan lebat dan membuat acara kami menjadi sedikit terganggu. Di hari kedua kekecewaan kami terobati dengan mengunjungi Panda Pavillion di dalam kompleks Seac Pai Van Parc. Taman Seac Pai Van (dibaca shek pay wan) terletak di Pulau Coloane dan bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30-40 menit dengan bus umum dari Senado Square. Perlu diketahui bahwa dulu Macau terbagi atas tiga wilayah. Pertama, Macau Peninsula (semenanjung Macau), kedua adalah Pulau Taipa, dan ketiga yaitu Pulau Coloane. Perkembangan Macau membuat selat diantara Taipa dan Coloane direklamasi sehingga hasil dari reklamasi tersebut dikenal dengan nama Cotai Strip yaitu singkatan dari Coloane dan Taipa. Di jalur Cotai inilah terletak kasino yang sangat tersohor seperti The Venetian Sands, Galaxy Macau, City of Dreams dan yang teranyar adalah Studio City Macau yang baru saja diresmikan di bulan November 2015 kemarin.

      Coloane, menjadi rumah dari dua ekor panda raksasa (giant panda) yang dihibahkan oleh pemerintahan Beijing pada saat Macau kembali ke pangkuan negeri Tirai Bambu dari tangan Portugis. Kai kai dan Shurong, demikian nama kedua panda tersebut tinggal di dalam paviliun yang megah dan dilengkapi pengatur suhu udara agar keduanya betah dan nyaman. Tiket masuk ke dalam Panda Pavillion hanya 10 Macau Patacas atau disingkat MOP yang nilainya kurang lebih setara dengan 1 Hong Kong Dollar (HKD). Jadi untuk mengunjungi Panda yang lucu dan imut itu cukup merogoh kocek sekitar Rp 17.800,-. Murah bukan? Ditambah lagi Seac Pan Vai Parc memiliki banyak koleksi burung – burung yang unik seperti Pink Flamingo. Walaupun tidak seluas dan selengkap Jurong Bird Park di Singapura, namun melihat Kai kai dan Shurong beraksi di kandang yang dibuat semirip mungkin dengan habitat aslinya dapat membuat hati menjadi riang gembira. Oh ya, apabila Anda ingin berkunjung ke sana pastikan datang sekitar jam 10 – 11 pagi karena pada saat itu adalah jam makan keduanya. Di luar jam – jam makan, maka dapat dipastikan yang bisa dilihat hanyalah dua gumpalan bulu berwarna putih hitam yang sedang tidur dengan damai.

      Dari Seac Pan Vai Parc, kami mengunjungi Vila da Coloane, alias Desa Coloane. Hanya membutuhkan waktu kurang dari sepuluh menit untuk mencapai lokasi ini dari Seac Pan Vai Parc. Memiliki wilayah di tepi pantai, Vila da Coloane menjadi tempat tinggal para nelayan. Di sini masih tersisa bangunan – bangunan bedeng yang  pernah menjadi tempat tinggal nelayan. Di Coloane ini pula terletak Kapel St. Francis Xavier (Santo Fransiskus Xaverius), seorang penginjil yang hidup pada abad XV dan pernah mengunjungi wilayah Nusantara bagian timur dalam rangka memperkenalkan agama Nasrani di wilayah Asia. Gereja ini dibangun pada tahun 1928, sempat menjadi tempat penyimpanan relik dari St. Francis Xavier bersama dengan 26 martir berkebangsaan barat dan Jepang yang disalib pada tahun 1597 oleh penguasa Jepang di Nagasaki, sebelum relik – relik tersebut akhirnya dipindahkan ke Museum of Sacred Art yang bersebelahan dengan Ruins of St. Paul.

      Kapel ini unik dengan warnanya yang kuning terang serta altarnya yang dicat biru muda, serta halamannya yang terbuat dari batu (cobblestone) berwarna putih hitam yang dibuat menyerupai ombak. Hal ini disebabkan karena St. Francis Xavier merupakan santo pelindung Hindia Timur yang kerap melakukan perjalanan dengan kapal untuk menyebarkan misinya. Selain dari itu, keindahan dan keunikan kapel ini adalah lokasinya yang menghadap teluk yang digunakan untuk pendaratan para nelayan sehingga pada masanya, bangunan kapel inilah yang pertama kali dilihat apabila seseorang menginjakkan kakinya di pantai Vila da Coloane. Tidak banyak turis yang mengunjungi Coloane pada hari kerja, oleh karenanya tak heran kalau daerah ini terasa begitu sejuk dan nyaman.

      Setelah mengunjungi kedua permata di Macau ini, kurang lengkap rasanya kalau tidak menyantap masakan khas Macau. Masakan Macau umumnya merupakan perpaduan antara masakan Eropa (Portugis) dan Asia (China – India). Terletak tepat di halaman Kapel St. Francis Xavier ini ada satu restoran yang menyajikan hidangan peranakan Portugis – China – India. Café Nga Tim, begitu namanya, terkenal dengan hidangan Portuguese Chicken alias Ayam ala Portugis yang menyerupai opor, namun dengan cita rasa kari India, dan rempah – rempah China. Makanan ini dihidangkan dengan ditaburi keju dan dipanggang terlebih dahulu di dalam oven. Dengan harga yang cukup terjangkau, tempat makan yang satu ini menjadi tujuan para wisatawan dan juga menjadi klangenan warga lokal. Untuk hidangan pencuci mulut jangan lupa memesan serradura  yaitu semacam krim yang dibekukan dan ditaburi dengan bubuk remah roti yang menyerupai serbuk gergajian kayu. Coloane ini juga menjadi tempat lahirnya Pasteis de Nata alias Portuguese Egg Tart di Macau. Kulit pastry yang renyah berisi krim custard nan lembut ini konon hasil ciptaan pria berkebangsaan Inggris yang kemudian lebih dikenal dengan julukan Lord Stow. Namun, menurut kami egg tart terenak di Macau adalah buatan Margaret's Cafe e Nata yang terletak hanya sepelemparan batu dari Largo do Senado.

      Setelah menjelajah Macau, sekembalinya ke Hong Kong ternyata ada juga tempat yang tenang dan menyenangkan untuk dikunjungi. Chi Lin Nunnery, sebuah padepokan Buddhis yang terletak di Kowloon , tepatnya di kawasan Diamond Hill. Dari kawasan Tsim Sha Tsui, Chi Lin Nunnery dapat ditempuh dengan naik kereta bawah tanah (MTR) atau dengan naik bus tingkat. Dikelilingi belantara beton, kuil ini memang kurang terkenal dibandingkan dengan Tian Tian Buddha yang terletak di Ngong Ping. Namun uniknya, Chi Lin Nunnery tidak hanya sekedar bangunan bernuansa Buddhis, namun juga masih menjadi tempat pengajaran agama Buddha. Didirikan di tahun 1934 dan kemudian dirombak besar – besaran pada tahun 1990, Chi Lin Nunnery dibangun dengan gaya arsitektur pada masa Dinasti Tang (618 – 907 M). Kayu menjadi bahan utama untuk membangun kawasan kompleks yang dilengkapi degan kolam teratai, kolam ikan koi, dan taman bonsai ini. Untuk masuk ke dalam kuil Anda harus melewati  satu diantara tiga Gerbang Langit (Celestial Gate) menuju ke pelataran utama sebelum menuju ke Istana Langit (Celestial Hall). Di dalam ruang persembahyangan utama terdapat patung Sakyamuni Buddha dan para Boddhisattva yang berlapis emas. Namun sebagaimana layaknya tempat suci lainnya, tidak diperbolehkan untuk mengambil gambar di dalam ruang utama.

      Di seberang Chi Lin Nunnery terdapat sebuah taman yang tidak kalah indah, Nan Lian Garden namanya. Taman ini juga  dibangun sesuai dengan gaya pada era Dinasti Tang. Taman seluas 3,5 hektar yang memiliki Pagoda keemasan dan jembatan lengkung  ini dilengkapi pula dengan restoran vegetarian dan toko souvenir. Ada juga House of Rock sebuah museum yang didedikasikan untuk para penggemar batuan yang unik. Mungkin patut diusulkan supaya batu akik juga bisa menjadi koleksi museum tersebut? Replika rumah penduduk Tiongkok pada masa Dinasi Tang juga ada, namun sayang pada hari itu kami tidak dapat masuk karena sedang ada perawatan pada bagian interiornya. Song Cha Xie, sebuah tea house yang ada di Nan Lian Garden bisa menjadi tujuan bagi para penggemar teh. Untuk menikmati upacara minum teh klasik di Song Cha Xie, memang harus merogoh kocek cukup dalam. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk menikmati keindahan Chi Lin Nunnery dan Nan Lian Garden? Jawabannya adalah gratis alias free of charge.

      Berkeliling Hong Kong dengan subway atau MTR memang lebih efisien dan cepat namun cukup menguras kantong apabila Anda sering bepergian dengan jarak yang jauh. Naik Bus menjadi alternatif yang lumayan murah walaupun pada jam – jam tertentu beresiko terjebak kemacetan. Ada satu lagi alternatif moda transportasi sekaligus bisa menjadi atraksi wisata bila ingin menyeberang dari Kowloon ke Hong Kong, yaitu Star Ferry. Ferry bertenaga uap ini mulai menggantikan sampan pada tahun 1888 yang mengantar penumpang menyeberangi Victoria Harbour. Saat ini tenaga penggeraknya sudah bukan uap lagi namun diesel-elektrik sejak 1933. Menumpang Star Ferry merupakan pengalaman tersendiri, dengan suasana kabin yang masih koeno, Star Ferry membawa kita kembali ke masa silam sejarah Hong Kong. Anda dapat memilih rute Kowloon (Tsim Sha Tsui) – Central atau Tsim Sha Tsui – Wan Chai, atau juga rute wisata yang menyinggahi  masing – masing pelabuhan (pier) Tsim Sha Tsui – Wan Chai – Central. Naiklah di dek atas, dan nikmati pemandangan pencakar langit di Victoria Harbour dengan tarif yang sangat murah, rata – rata HKD 2.5 pada hari kerja, dan HKD 3.4 pada akhir pekan. Sebuah pilihan yang lebih ekonomis dibandingkan dengan ikut tour wisata Victoria Harbour yang bisa mencapai HKD 250 per orang.

      Bagi penggemar kuliner, adalah merupakan aib yang teramat sangat pabila berkelana ke Hong Kong tanpa menyantap dim sum dan roasted goose. Sulit rasanya menemukan dim sum yang tidak enak selama berada di Hong Kong. Banyak orang menyarankan untuk makan dim sum di Tim Ho Wan, restoran yang pernah mendapatkan satu bintang Michelin dengan harga warung kaki lima. Alih alih sarapan di Tim Ho Wan dimana lama antrean bisa mencapai 1-2 jam, kami memilih Saam Hui Yaat. Restoran yang sebenarnya lebih cocok disebut kedai ini tersembunyi diantara kawasan pemukiman di Pok Fu Lam Rd, Central, Hong Kong. Datang pada pukul 9.00 pagi hanya ada 1 turis selain kami yang bertandang sementara sisanya adalah warga lokal. Terkenal dengan hidangan cheung fun, shiu mai, har kau, dan lo mai kai makan berdua sampai perut membuncit hanya mengeluarkan uang tak lebih dari HKD 100. Semua pegawai tidak ada yang berbahasa Inggris, Anda harus menguasai bahasa Kanton untuk memilih menu yang ada, lihai berbahasa Tarzan, atau seperti yang kami lakukan yaitu membawa foto makanan yang ingin dicoba dan menunjukannya kepada pelayan. Voila! Dalam waktu 5 menit meja kami sudah penuh dengan dim sum yang lezat dan sepoci Chinese tea. Kurang dari 20 menit kemudian, semuanya sudah berpindah dengan sukses ke dalam perut.

      Bicara soal roasted goose alias angsa panggang, Yung Kee adalah pionir di bidang pengolahan unggas tersebut. Namun seiring dengan waktu, dari sekedar sebuah kedai Yung Kee tumbuh menjadi restoran besar dan membuat harga makanannya menjadi tidak lagi terjangkau bagi rakyat jelata seperti kami. Untungnya masih ada Yat Lok, kedai mungil yang terletak di Stanley St. Central, Hong Kong ini juga menawarkan angsa panggang dengan harga yang lebih miring. Seporsi nasi dan angsa panggang dibanderol dengan harga HKD 85. Kami menduga bahwa angsa panggang akan cenderung berlemak dan berbau agak amis tetapi begitu terhidang di meja, sama sekali tidak ada aroma amis. Kami lebih takjub lagi karena daging angsanya sama sekali tidak berlemak namun sangat juicy dan lembut. Kulitnya yang garing kecoklatan sangat rangup, renyah ketika digigit. Dicocol dengan saus plum yang manis, rasa asin dan gurih dari daging angsa panggang ini berpadu dengan harmonis di mulut dan membawa kami terbang ke langit ke delapan.

      Banyak tempat wisata yang indah dan tempat kuliner yang menggoyang lidah tetapi jarang dikunjungi oleh turis dan yang paling penting adalah harganya yang bersahabat dengan kantong backpakers. Berwisata ke luar negeri tidak harus mahal. Cobalah untuk mengunjungi tempat – tempat yang tidak begitu populer di mata turis, karena keindahan ataupun atraksi yang ditawarkan tidak kalah menarik tanpa harus mengeluarkan uang terlalu banyak.  Manfaatkan diskon – diskon untuk masuk ke atraksi wisata sehingga bisa menghemat biaya perjalanan. Mau tahu bagaimana tips dan trik berwisata murah ke Hong Kong dan Macau? Silakan cek tulisan di bawah ini:

      Tips dan Trik Wisata Murah Ke Hong Kong dan Macau

      Tiket pesawat dan akomodasi adalah komponen utama untuk berwisata keluar negeri. Banyak agen perjalanan on-line menawarkan pelbagai tiket murah untuk tujuan wisata populer. Perhatikan baik – baik dan selalu bandingkan dengan agen perjalanan yang lain. Terkadang di satu agen, hanya mencantumkan biaya pokok (basic fare) dan belum mencantumkan biaya lain seperti pajak, biaya pelayanan, dan biaya proses. Biaya yang tersembunyi ini baru muncul bila Anda akan melakukan pembayaran dan total biayanya bisa membuat anda terperanjat. Budget / Low-cost carrier memang harganya menggoda, tapi bila dihitung dengan biaya bagasi dan lainnya boleh jadi harganya akan sama atau terpaut sedikit dengan maskapai full service yang sedang memiliki program promosi. Cobalah cek laman maskapai full service untuk mengetahui promo yang kadang – kadang hanya dijual melalui laman mereka atau kunjungi travel fair yang sedang berlangsung. Biaya transportasi selama berada di negara tujuan juga merupakan aspek penting. Di Hong Kong,  umumnya tarif transportasi umum tersedia secara daring (on-line) sehingga Anda bisa mengkalkulasi terlebih dahulu berapa biaya yang perlu disiapkan. MTR sebagai operator subway memiliki program tiket kereta Airport Express (untuk perjalanan dari dan ke airport) yang sekaligus dapat digunakan untuk perjalanan dengan subway secara bebas selama 3 hari berturut – turut khusus untuk turis. Hal ini membuat biaya transportasi lebih murah bila Anda sering bepergian melalui jaringan subway. Alternatif lain untuk pembayaran transportasi di Hong Kong adalah dengan membeli Octopus Card, kartu pembayaran multifungsi. Kartu ini bisa digunakan untuk membayar ongkos subway, bus, dan bahkan membayar belanjaan di 7-Eleven atau gerai makanan cepat saji. Membayar ongkos subway dengan Octopus akan lebih murah sekitar 10% daripada membeli tiket single-journey. Kartu ini bisa diperoleh seharga 150 HKD dari kios MTR, convenience store seperti  7-Eleven, Circle-K. Anda akan mendapatkan sebuah kartu dengan nilai awal HKD 100, dan deposit HKD 50. Sisa uang yang ada di dalam kartu bisa dikembalikan, sekaligus dengan deposit setelah dikurangi biaya administrasi sebesar HKD 9. Pengembalian bisa dilakukan di counter Airport Express di Bandara. Transportasi di Macau menggunakan bus umum dan taksi selain shuttle bus milik hotel dan casino, namun demikian jadwalnya teratur dan memiliki tarif flat sehingga Anda tidak perlu bingung. Cukup lihat tarifnya secara online, kemudian siapkan uang pas boleh dalam HKD maupun MOP atau keduanya. Bus tidak akan memberikan kembalian karena uang dimasukkan ke dalam kotak di dekat tempat duduk supir. Informasi pemberhentian bus akan disampaikan dalam empat bahasa, Kanton, Putonghua (Mandarin), Portugis, dan Inggris jadi jangan takut tersesat bila naik bus. Anda juga bisa memanfaatkan shuttle bus milik hotel dan kasino secara gratis. Dari Macau Airport, Outer Harbour Ferry Terminal, dan Taipa Ferry Terminal, gunakan shuttle milik Wynn Macau, Hotel Lisboa, atau Hotel Grand Lisboa untuk mencapai Senado Square. Bila ingin langsung ke Venetian, Galaxy, dan City of Dreams bisa menggunakan shuttle bus milik masing – masing kasino. Untuk bepergian antar kasino di wilayah Cotai Strip, ada Cotai Strip Shuttle, yang rutenya berputar ke masing – masing kasino yang ada di sana. Taksi umumnya menolak untuk bepergian jarak pendek, dan supir taksi jarang ada yang berbahasa Inggris. Akomodasi  di Hong Kong cukup mahal. Kamar hotel bintang dua di Hong Kong bisa jadi harganya sama dengan hotel bintang lima di Indonesia. Pilihan yang murah adalah tinggal di hostel yang banyak tersedia. Di kawasan Kowloon umumnya hostel – hostel ini terletak dalam satu gedung baik itu Chungking Mansion atau Mirador Mansion. Secara umum hostel di Mirador Mansion lebih manusiawi dan lebih bersih. Pilih yang memiliki reputasi baik dari Agoda atau Trip Advisor. Ukuran kamar dan tempat tidur umumnya kecil dan memiliki kamar mandi dalam serta air panas. Kami tinggal di Modern Inn di Mirador Mansion setelah membeli voucher melalui Agoda dengan diskon hampir 60%. Setali tiga uang, demikian juga dengan hotel di Macau. Pilih hostel di seputaran Senado Square karena akses yang mudah dan banyak tersedia tempat makan. Hotel Ole Tai Sam Un yang kami tinggali hanya berjarak 5 menit jalan kaki ke Senado Square. Di sekitarnya masih banyak hotel di antaranya Vila Universal, Hotel Man Va dan Hotel Kou Va. Tiket masuk ke atraksi wisata juga seringkali lebih murah bila dibeli secara on-line sebelum Anda berangkat. Salah satu penyedia layanan tiket atraksi dengan diskon yang cukup besar adalah www.klook.com. Tiket naik gondola di The Venetian Macau dijual dengan harga HKD 88 dari harga asli HKD 125. Klook juga menjual tiket Airport Express, The Peak Tram Combo + Madame Tussaud, dan Hong Kong Disneyland juga dengan diskon yang cukup lumayan. Selain Klook, ada www.asiatravelcare.com yang juga menyediakan layanan pembelian tiket dengan harga diskon. Hong Kong Disneyland kadang – kadang menawarkan promo untuk pembelian langsung dari laman mereka. Bila anda beruntung, bisa mendapatkan tiket Play and Dine, yaitu tiket masuk ditambah meal coupon untuk satu kali makan dengan harga di bawah harga tiket normal. Kami mendapatkan tiket one-day + meal coupon seharga HKD 499 per orang. Bandingkan dengan harga normal sebesar HKD 539 dan paket makanan paling murah termasuk minum seharga HKD 105. Untungnya porsi makanan cukup besar sehingga 1 paket dapat dimakan sepiring berdua. Air minum bisa diperoleh secara gratis dari pancuran air yang ada di dekat fasilitas umum sehingga Anda terhindar dari dehidrasi. iVenture Card patut dijadikan pertimbangan bila Anda bepergian selama 5 hari di Hong Kong. iVenture Card menyediakan paket tiket masuk ke atraksi wisata yaitu Hong Kong 3D Museum, Madame Tussauds, Noah’s Ark, Ngong Ping 360, Sky 100, ditambah Dining Coupon di Galaxy Macau, Macau Tower, dan tiket Airport Express dengan harga murah ditambah bonus yang bisa dipilih salah satu dari Ocean Park, Big Bus Tour, Victoria Harbour Cruise, Meal Coupon Bubba Gump Shrimp Co., dan Disneyland Hong Kong (dengan biaya tambahan). Kartu ini bisa dibeli melalui Klook dan Asia Travel Care maupun di laman iVenture. Bagi yang ingin menyeberang ke Macau, coba kunjungi laman kedua operator layanan ferry, TurboJet dan Cotai Waterjet. Seringkali ada promo tiket yang hanya diberitahukan melalui laman mereka. Kami mendapat promo untuk pembelian tiket first class seharga kelas ekonomi tetapi harus dengan pembelian melalui  aplikasi android milik Cotai Waterjet. Selisih harga Cotai Class dan Cotai First bisa mencapai HKD 100 per orang, selain mendapatkan fasilitas berupa kursi yang lebih lebar, ruang kaki yang lebih luas, snack dan minuman, toilet di dalam ferry yang lebih bersih, enaknya lagi penumpang first class akan turun dari ferry terlebih dahulu sehingga bisa mendapatkan posisi agak di depan dalam antrian imigrasi.
    • By Hasdevi Agrippina Dradjat
      Asia hampir selalu menjadi salah satu destinasi tujuan bagi para anak muda yang ingin menghabiskan waktunya dengan berwisata yang terjangkau. Selain itu, Asia juga selalu menjadi wisata tujuan bagi para backpacker yang ingin berwisata dengan gaya hidup yang murah.
      Kota-kota seperti Bangkok dan Hanoi telah lama menjadi destinasi wisata tujuan para traveler karena harga dolar yang dapat menjadi turun dengan drastis di kota ini.
      Saat ini, wisatawan dapat melakukan kegiatan wisata dengan perencanaan yang lebih informal. Nah, selain itu, wisatawan juga dapat melakukan kegiatan wisata dengan sangat menyenangkan.
      Nah, apakah kamu penasaran dan ingin segera mengetahui destinasi-destinasi wisata terfavorit wisatawan? Pada kesempatan kali ini, kita akan membahasnya dalam delapan destinasi wisata termurah di Asia yang dapat kamu kunjungi.
       
      1. Pokhara, Nepal
       

       

      Pokhara, Nepal 
       
      Jika kamu menginginkan perjalanan dengan gaya backpacker, maka kamu dapat mencoba untuk mengunjungi destinasi wisata yang satu ini. Destinasi wisata ini adalah Pokhara yang terletak di Nepal.
      Pokhara memiliki banyak pilihan hotel dengan jenis budget, mid-range maupun premium. Nah, selain itu, Pokhara juga memiliki banyak aktivitas outdoor yang mempu membuatmu menyusun biaya waktu tinggal yang efektif.
      Kamu juga dapat merasakan keseruan berbagai aktivitas lainnya yang di sini. Kamu dapat mencoba mengunjungi Danau Phewa dan menikmati pemandangan danau tersebut dengan menggunakan rakit.
      Selain itu, kamu juga dapat mencoba untuk menikmati pemandangan sunrise dari puncak Sarangkot dan mengunjungi air terjun Davi. Kamu dapat mencoba untuk menikmati makanan pinggir jalan yang terdapat di Pokhara ini. Ya, makanan pinggir jalan yang tersedia di sini tergolong tidak begitu mahal.
      Pokhara sendiri merupakan kota terbesar kedua di Nepal. Nah, selain itu, kota ini merupakan titik awal untuk melakukan kegiatan trekking di daerah Annapura. Salah satu destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi di Pokhara adalah Danau Phewa. Danau Phewa merupakan salah satu spot tercantik di Nepal.
      Danau Phewa ini dikelilingi oleh pepohonan dan hutan yang berisi monyet-monyet. Selain itu, danau ini juga dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi yang indah.
      Selain Danau Phewa, kamu juga dapat mengunjungi Shanti Stupa. Pagoda ini dibangun pada tahun 1999. Yang paling menyenangkan adalah pagoda ini mampu menyajikan pemandangan indah berupa Pegunungan Annapura yang cantik.
      Tempat ini juga merupakan tempat yang sangat indah untuk menyaksikan matahari terbit dan matahari terbenam. Nah, kamu tentu dapat memasukkan destinasi wisata Pokhara ini ke dalam destinasi wisata yang ingin kamu datangi selanjutnya.
       
      2. Vientiane, Laos
       

       

      Vientiane, Laos
       
      Vientiane adalah ibukota Laos yang terletak di Lembah Mekong. Vientiane sendiri merupakan bagian dari prefektur Vientiane dan terletak di perbatasan dengan Thailand. Jika mengunjungi Vientiane, kamu akan mendapatkan pemandangan berupa atmosfer yang menenangkan dan mampu membuatmu merasa sangat nyaman dengan kota kecil itu.
      Kota Vientiane ini sendiri amat sangat tenang dan walkable. Ya, jika kamu memang ingin menikmati kota Vientiane ini dengan berjalan kaki maupun menaiki sepeda, maka kamu dapat mengunjungi kota ini.
      Biaya makanan yang harus kamu keluarkan jika ingin mengunjungi Vientiane juga cenderung tidak begitu mahal sehingga hal ini tentu akan sangat menyenangkan. Kamu akan dapat menikmati perjalanan wisata dengan biaya yang terjangkau.
      Beberapa destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi ketika kamu datang ke Vientiane adalah Lao National Museum, Patuxai, Wat Si Saket dan lain-lain.
      Lao National Museum adalah sebuah museum yang menyuguhkan pemandangan berupa koleksi nasional Laos. Koleksi tersebut seperti benda-benda yang merupakan benda-benda perjuangan Laos.
      Selain Lao National Museum, kamu juga dapat mengunjungi Patuxai. Patuxai merupakan sebuah gerbang di Vientiane yang terlihat seperti gerbang Arc de Triomphe di Paris. Gerbang ini sendiri sering dikaitkan seperti gerbang kemenangan.
      Kamu juga dapat mengunjungi Wat Si Saket di sini. Tempat ini merupakan candi tertua yang terdapat di Vientiane. Selain itu, candi ini juga merupakan candi Buddha yang sudah lama terdapat di Vientiane.
      Dengan begitu banyak destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi dan juga terjangkaunya biaya wisata di Vientiane, maka tidak ada salahnya untuk mengunjungi kota cantik yang satu ini.
       
      3. Chiang Mai, Thailand
       

       

      Chiang Mai, Thailand
       
      Inilah dia salah satu kota di Thailand yang dapat menjadi referensi wisatamu jika ingin mengunjungi kota dan berwisata secara murah meriah. Ya, kota ini adalah kota Chiang Mai.
      Kota Chiang Mai ini merupakan kota terbesar kedua di Thailand dan terletak di daerah utara Thailand. Terletak di antara pegunungan yang membentuk daerah utara Thailand, Chiang Mai berjarak sekitar 700 kilometer sebelah barat laut Bangkok. Chiang Mai juga merupakan ibu kota dari provinsi Chiang Mai.
      Kota ini adalah destinasi wisata yang tepat jika kamu ingin melarikan diri sejenak dari keriuhan ibukota atau kehidupan sehari-hari. Bagi kamu yang menyukai ketenangan, kamu dapat mencoba untuk mengunjungi kota yang satu ini.
      Nah, kamu dapat mencoba mengunjungi candi-candi di Chiang Mai ini ketika memiliki kesempatan untuk mengunjungi Chiang Mai. Candi-candi tersebut adalah Wat Chedi Luang, Bhubbing Palace dan lain-lain.
      Ketika mengunjungi candi-candi di Chiang Mai, biasanya kamu harus berkendara terlebih dahulu ke daerah suburban untuk dapat mengunjungi candi-candi ini. Nah, sepanjang perjalanan tersebut kamu dapat melihat pemandangan yang indah.
      Kamu akan memiliki kesempatan untuk melihat banyak candi-candi cantik ketika mengunjungi Chiang Mai. Selain candi, kamu juga memiliki kesempatan untuk mengunjungi berbagai destinasi lainnya di Chiang Mai.
      Di Chiang Mai sendiri terdapat sebuah taman bunga yang cantik. Di taman bunga ini, kamu dapat menyaksikan begitu banyak bunga yang berasal dari berbagai macam tempat. Tempat tersebut adalah Royal Flora Rachapruek.
      Untuk mendapatkan pengalaman wisata yang menyenangkan dan terjangkau, jangan lupa untuk mengunjungi kota Chiang Mai ini. Ya, pastikan kamu memasukkan Chiang Mai sebagai destinasi incaranmu berikutnya.
       
      4. Yangshuo, China
       

       

      Yangshuo, China 
       
      Inilah dia destinasi wisata di China yang dapat kamu kunjungi. Kota ini adalah Yangshuo di China. Yangshuo adalah sebuah kota yang terletak di Guilin, Guangxi.
      Para backpacker pertama kali menemukan tempat ini pada tahun 1980-an. Nah, pada waktu itu mereka dapat menemukan destinasi wisata yang sangat berbeda dari kebanyakan kota di Cina lainnya.
      Destinasi wisata ini terletak diantara dua sungai, yaitu Li dan Yulong. Ketika mengunjungi tempat ini kamu akan dapat menyaksikan lanskap sekelilingnya yang begitu indah, yaitu daerah perbukitan, karst, bukit yang hijau dan lain-lain.
      Kota ini sangat menyenangkan untuk kamu kunjungi karena di sini kamu dapat menghirup udara bersih. Selain itu, udara yang terdapat di kota ini juga cenderung tidak berpolusi sehingga sangat menyenangkan untuk kamu sambangi.
      Untuk masalah budget, kota ini juga tergolong budget-friendly. Biaya yang harus kamu keluarkan untuk mengeksplor kota ini cenderung tidak begitu mahal. Di tempat ini terdapat banyak restoran maupun toko. Selain itu, juga terdapat banyak hotel dan hostel di tempat ini.
      Banyak orang juga memilih untuk menyambangi tempat ini karena kamu dapat mengeksplor tempat ini dengan menggunakan sepeda. Menyenangkan sekali, bukan?
       
      5. Lombok, Indonesia
       

       

      Lombok, Indonesia 
       
      Indonesia memiliki Lombok yang terkenal dengan berbagai destinasi wisatanya yang menakjubkan. Kamu tidak hanya menemukan pantai-pantai indah di sini, tetapi kamu juga akan menemukan berbagai kearifan lokal lainnya yang sayang untuk dilewatkan.
      Punya keinginan untuk menjelajahi Lombok? Tentunya keinginan itu dapat kamu wujudkan karena Lombok memang memiliki berbagai destinasi wisata yang terlampau indah serta wajib kamu kunjungi.
      Untuk destinasi wisata andalan, Lombok memiliki Gili Islands. Aktivitas yang wajib kamu coba di Gili Islands adalah snorkeling.
      Kamu dapat mengambil paket snorkeling ke 3 Gili yang dibimbing oleh seorang tour guide yang berpengalaman. Guide tersebut akan menjemputmu dan mengantarmu berkunjung ke titik-titik snorkeling terbaik di Pulau Gili.
      Di Gili Trawangan, kamu akan diajarkan cara menggunakan perlengkapan snorkeling hingga akhirnya kamu akan merasa terbiasa. Kemudian, barulah guide tersebut mengantarmu mengunjungi spot-spot snorkeling terbaik.
      Di Gili Trawangan, kamu dapat melihat karang biru serta ikan hias beraneka ragam yang cantik. Setelah puas mengelilingi Gili Trawangan, kamu dapat melihat Gili Meno dan Gili Air yang terkenal dengan ikan hias, penyu dan karang biru.
      Paket snorkeling yang ditawarkan adalah sekitar Rp 100.000,00 hingga Rp 200.000,00 lengkap dengan guide dan menyewa peralatan snorkeling. Selain snorkeling, aktivitas lain yang dapat kamu coba di Pulau Gili adalah berenang bersama penyu.
      Kamu juga dapat memesan makan siang dan melanjutkan snorkeling setelah selesai makan siang. Jika kamu ingin bersantai sejenak, kamu dapat mencoba untuk sunbathing di pantai sambil menikmati pemandangan Gunung Rinjani yang indah.
      Pastikan untuk kembali pulang sebelum hari beranjak terlalu sore karena dikhawatirkan kamu akan sulit menemukan transportasi untuk kembali ke tempat penginapanmu. Kamu tentu akan merasakan pengalaman yang menyenangkan berkunjung ke sini.
               
      6. Bali, Indonesia
       

       

      Bali, Indonesia
       
      Inilah dia destinasi wisata lainnya yang tentu sudah tidak asing lagi untuk kamu sambangi. Ya, destinasi wisata ini adalah Bali. Bali menawarkan berbagai pemandangan alam yang cantik dan indah untuk kamu saksikan. Di sini kamu dapat melihat lanskap alam berupa pantai maupun gunung.
      Selain itu, di sini kamu juga dapat menemukan terasering dan berbagai lanskap yang indah lainnya. Untuk masalah budgeting, biaya yang kamu keluarkan untuk melakukan perjalanan wisata di Bali pun juga tergolong tidak begitu mahal.
      Bali sudah seringkali menjadi destinasi wisata yang diimpikan oleh banyak orang. Kecantikan alamnya memang tidak diragukan lagi.
      Bali mampu menyuguhkan pemandangan alam berupa lanskap pegunungan serta pantai-pantai cantik yang menarik.
      Bali juga terkenal sebagai surga dunia. Nah, berbagai pilihan wisata tersedia dan tentunya dapat kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Entah kamu menginginkan tempat wisata yang penuh dengan ketenangan atau kamu menginginkan tempat wisata yang ramai.
      Bagi kamu yang mencintai kebudayaan dan ketenangan, tentunya Ubud adalah pilihan destinasi wisata terbaik yang dapat kamu eksplor. Ubud terkenal dengan kenyamanannya, dengan pemandangan yang jauh berbeda jika dibandingkan dengan hingar binger dan ramainya Kuta.
      Pecinta seni juga biasanya akan merasa senang untuk mengunjungi Ubud. Ubud dipenuhi dengan berbagai galeri dan tempat pembuatan kerajinan tangan. Selain itu, arsitektural Ubud juga tergolong begitu cantik dan menawan sehingga membuatmu betah berlama-lama berada di Ubud.
      Ubud terdiri dari sekitar 14 desa yang terletak di Kabupaten Gianyar, Bali. Ubud terletak di antara sawah dan hutan sehingga mampu membuat kamu terpukau karena menyaksikan keindahan alamnya yang begitu cantik.
      Salah satu daerah di Bali yang memiliki pesona wisata cantik yang dapat kamu sambangi adalah Seminyak. Seminyak merupakan sebuah kelurahan yang terletak di kecamatan Kuta, Badung, Bali, Indonesia.
      Seminyak terkenal dengan berbagai wisata pantai, lengkap dengan berbagai fasilitas seperti hotel, spa, restoran dan lain-lain.
      Bagi kamu yang ingin menikmati suasana pantai, mungkin dapat mengunjungi daerah Kuta.       Kuta adalah sebuah kecamatan dan kelurahan yang terdapat di daerah selatan Bali.
      Dulunya, daerah ini merupakan tempat perkampungan para nelayan namun saat ini telah berkembang menjadi salah satu destinasi wisata yang mampu menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara.
       
      7. Goa, India
       

       

      Goa, India 
       
      Inilah dia destinasi wisata di Asia lainnya yang dapat kamu kunjungi dengan biaya wisata yang cenderung terjangkau. Ya, tempat ini adalah Goa yang berada di India.
      Goa adalah sebuah negara bagian yang terletak di pantai barat India. Goa ini menyimpan banyak keindahan yang menarik untuk kamu nikmati dan sambangi.
      Goa memiliki keindahan berupa campuran antara kebudayaan serta arsitektur India dan Portugis. Keindahan dari Goa ini mampu mendatangkan sekitar 2,5 juta pengunjung setiap tahunnya.
      Waktu terbaik untuk mengunjungi Goa adalah sekitar pertengahan November hingga pertengahan Februari. Pada waktu-waktu tersebut, biasanya Goa memiliki cuaca yang nyaman dan kering.
      Beberapa pantai yang terdapat di Goa antara lain adalah Pantai Arambol, Agunda, Anjuna dan Vagator, Colva, dan lain-lain. Selain pantai, Goa juga memiliki penangkaran untuk hewan liar, seperti Bondla Wildlife Sanctuary, Mahavir Wildlife Sanctuary dan lain-lain.
      Untuk masalah budget, kamu tidak perlu khawatir. Perjalanan untuk mengunjungi Goa sendiri tidak membutuhkan budget yang terlalu besar sehingga kamu dapat mengunjungi Goa dengan biaya yang cukup terjangkau.
       
      8. Sihanoukville, Kamboja
       

       

      Sihanoukville, Kamboja 
       
      Inilah dia sebuah kota di Kamboja yang dapat kamu kunjungi jika ingin mendapatkan kegiatan wisata yang tidak membutuhkan biaya berlebihan. Ya, tempat ini merupakan Sihanoukville, Kamboja.
      Sihanoukville ini merupakan daerah yang banyak memiliki pantai cantik yang menanti untuk kamu sambangi. Beberapa pantai yang dapat kamu sambangi adalah Pantai Victory, Pantai Independence, Pantai Sokha, Pantai Serendipity, dan lain-lain.
      Pantai Serendipity mungkin merupakan pantai yang sangat populer. Selain itu, banyak pengunjung yang datang untuk mengunjungi pantai cantik yang satu ini.
      Untuk masalah budgeting, kamu juga tidak harus khawatir. Kamu akan menemukan banyak penginapan dengan berbagai variasi serta pilihan untuk menginap di Sihanoukville, Kamboja ini.
      Di tempat ini, kamu juga dapat menemukan berbagai kuliner yang menarik untuk kamu nikmati. Perjalananmu mengunjungi Sihanoukville tentu akan terasa menyenangkan sekali, bukan?
       
      Nah, itulah dia pembahasan mengenai delapan destinasi wisata termurah di Asia yang dapat kamu kunjungi. Semoga artikel ini mampu menginspirasimu untuk memiliki perjalanan wisata yang menyenangkan dan terjangkau di Asia.
      Happy traveling!