• Similar Content

    • By Burhan Abdillah Sanjaya
      Kabupaten Malang tak cuman menawarkan keindahan alam saja bagi siapa pun pengunjung datang ke sini, berbagai wisata kuliner Malang pun menarik dicoba kelezatannya. Memang sih kudapan bakso Malang mendominasi pemburu kuliner lokal maupun datang dari pengunjung datang dari luar kota. Selain bakso, Malang juga memiliki kudapan khas Jawa Timur yang wajib dicoba yakni Rawon. Bentuknya mirip seperti soto daging sapi hanya saja warna kuah dan citra rasa rawon berbeda dengan soto. Di kota Apel terbanyak sejumlah warung-warung penjual kuliner rawon, salah satunya cukup terkenal dan sudah melegenda yakni warung rawon Nguling Malang. Hal tersebut lantaran rumah makan Malang ini mampu menjaga konsistensi kenikmatan dari citra rasa ditawarkan kepada pengunjung.

      Bila kita benar-benar cermat nama rumah makan rawon Nguling Malang berasa dari daerah Nguling, Kecamatan Tongas, Kabupaten Purbalingga. Hanya saja di kota Malang, kuliner tersebut sudah lama dibuka. Lokasi warung  berada di pusat kota Malang, tepat di dekat alun-alun yakni di jalan Zainul Arifin atau kata orang Malang sebagai daerah kidul Dalem.
      Kalau dari segi citra rasa, kelezatan rawon Nguling tak perlu diragukan kembali, dapat dikatakan sebagai satu diantara kuliner rawon paling enak di kota Malang. Kuah rawon terlihat tak begitu hitam, tentu rasa kuah terasa segar tak terlalu pekat. Nah kalau dari segi tekstur daging yang digunakan dalam bahan dasar rawon, terasa begitu lembut dan tak perlu mengunyah lama ketika di dalam mulut agar bisa menikmati kelezatan diberikan.
      Pihak rumah makan menyajikan dua jenis rawon kepada pelanggan yakni rawon biasa dan rawon dengkul. Dimana kedua menu rawon tersebut merupakan juga menu favorit di sini. Nah bagi kawan mencari menu lain selain rawon, ada juga beragam kuliner khas Jawa Timur seperti nasi Pecel dan Nasi Lodeh dan lain-lain. Hal tersebut sudah cukup membuat pelanggan datang ke rumah makan kuliner Malang ini tergiur, berbagai hidangan pelengkap disajikan di meja makan bersama menu utama. Diantaranya tempe, mendol, daging empal, babat, tempa dan paru, kesemua menu pelengkap tersebut disajikan berada di satu piring tersendiri.

      Harga satu porsi rawon Nguling Malang dibandrol seharga Rp. 27.000 per porsi, sedangkan rawon saja seharga Rp. 35.000, apabila memesan rawon plus nasi pisah harganya Rp. 40.000. Nah kalau nasi pecal di warung rawon Nguling Malang terlihat segar terdapat sayuran disajikan dengan bumbu kacang agak manis apabila dibandingkan dengan citra rasa nasi pecal di warung lain, meskipun demikian rasanya sangat enak. Dalam satu porsi nasi pecal seharga Rp. 16.000 gratis peyek kacang tanah atau peyek udang. Harga es jeruk di sini cukup mahal yakni Rp. 11.000 dan es dawet Rp. 9.000, sedangkan es teh dibandrol Rp. 6.000 saja.
      SUMBER
    • By Hasan Kareem
      Adanya perpaduan dari berbagai budaya, khususnya Eropa dan Asia, membuat masakan Mediterania memiliki cita rasa yang unik. Selain kaya rempah, jenis masakan ini kerap menggunakan biji-bijian dan buah kering ke dalam setiap hidangannya, mengingat daratan Mediterania sangat kaya akan hasil bumi yang berkualitas baik.
      Salah satu negara yang tersohor akan kuliner Mediteranianya adalah Turki. Berada di perbatasan Eropa dan Asia, membuat kuliner khas Turki begitu kaya akan rasa, apalagi dengan penggunaan rempah-rempah pada setiap masakannya. Berbeda dengan masakan Timur Tengah dan India, rempah-rempah yang digunakan dalam masakan Turki tidak terlalu kuat, sehingga masih terasa ringan.
      Tak perlu jauh-jauh ke Turki untuk menikmati berbagai hidangan Mediterania yang lezat, karena sebuah restoran di kawasan Kemang, Jakarta Selatan bernama Istanbul Turkey Restaurant & Lounge menawarkan berbagai menu masakan Turki bercita rasa autentik.
      Berlokasi di Jalan Ampera Raya, restoran ini tampak gagah dengan logo nama yang cukup besar terpampang di depan dan eksterior bangunan berwarna merah bata. Terdiri dari dua lantai, Istanbul Turkey Restaurant & Lounge menjadi restoran dengan spesialisasi masakan Turki terbesar di ibu kota yang menempati lahan seluas 1,000 meter.
      Mengusung konsep casual dining, ruangan dari restoran yang telah beroperasi sejak tahun 2013 ini terkesan luas dan rapi. Ditambah dengan ornamen dan lampu pada setiap dinding ruangannya, semakin memperkuat kesan dan suasana ala Turki. Berbeda halnya dengan lantai dua Istanbul Turkey Restaurant & Lounge yang lebih santai dibandingkan lantai bawahnya. Sesuai dengan namanya, lantai dua tersebut berfungsi sebagai lounge dan diperuntukkan bagi para pengunjung yang ingin merokok atau menjajal shisha.
      Menunya sendiri sangat beragam, dan terdiri dari appetizer, starter, first course, main course, hingga dessert. Tak tanggung-tanggung, koki restoran ini didatangkan langsung dari Turki. Bahkan, beberapa bumbu dan bahan yang digunakan pun diimpor dari negara asalnya untuk mempertahankan cita rasa autentik dari masakannya.
      Saya pun memesan beberapa menu andalan yang ditawarkan oleh Istanbul Turkey. Menu pertama yang saya cicipi adalah Lahmajun (Rp 48 K), yakni roti isi daging kambing pedas. 
      Hampir mirip seperti hidangan pizza khas Italia, Lahmajun terdiri dari cincangan daging kambing yang telah dibumbui dan disajikan di atas roti naan yang tipis dan renyah. Tekstur daging cincangnya begitu lembut dengan cita rasa sedikit pedas, berpadu dengan renyahnya roti membuatnya sangat pas untuk disantap sebagai starter.
      Kemudian, untuk main course, saya memilih untuk mencicipi Lamb Khabsah (Rp 140 K), yang merupakan sajian nasi khas Timur Tengah yang dimasak dengan rempah dan daging kambing muda pilihan bersama saus khas Istanbul Turkey. Porsinya cukup besar, dan bisa dinikmati untuk dua hingga tiga orang. Rasa gurih langsung menggelitik lidah saat saya mencoba nasinya. Selain itu, tercecap rasa dari bumbu rempah-rempah yang ringan dan nikmat.
      Tekstur dagingnya sendiri sangat empuk, dengan cita rasa yang gurih dan sedikit pedas dari merica dan rempah lainnya. Jenis daging yang digunakan sendiri bukanlah daging domba, melainkan daging kambing pilihan yang berkualitas tinggi. Selain itu, daging kambing tersebut juga memiliki lemak yang lebih rendah, bahkan bila dibandingkan dengan daging ayam sekalipun, sehingga lebih sehat.
      Selanjutnya,  saya juga mencoba menu spesial dari Istanbul Turkey, yakni Chicken BBQ (Rp 98 K) yang terdiri dari ayam bakar dengan bumbu spesial khas restoran Istanbul Turkey, yang disajikan bersama roti dan salad. Sajian ayam tersebut dipanggang di atas arang terlebih dahulu, lalu dimarinasi dengan bumbu yang terdiri dari bawang putih, tomat, dan rempah spesial dari Turki. Kemudian, ayam dipanggang kembali hingga matang.
      Tak heran, tekstur dagingnya begitu empuk dan rasanya sangat gurih, meresap hingga ke dalam serat daging. Berbeda dengan sajian ayam bakar pada umumnya, bumbu pada hidangan ini memiliki tekstur yang lebih licin dan tidak lengket. 
      Selain itu, berbagai hidangan dari Istanbul Turkey juga menggunakan minyak zaitun dan bunga matahari agar kualitas masakannya tetap terjaga dan lebih sehat.
    • By vie asano
      Setelah jalan-jalan mengelilingi Tokyo menggunakan berbagai sample itinerary yang telah saya bagi dalam beberapa seri tulisan sebelumnya, supaya nggak jenuh, kali ini saya ingin berbagi sesuatu yang sedap-sedap dulu deh. Ya, kulineran! Hoho.. Namun kuliner yang akan saya informasikan kali ini bukanlah kuliner ala street food maupun kuliner yang biasa dikenal oleh para pecinta kuliner Jepang seperti sushi dan ramen, namun kuliner paling top di antara jajaran kuliner Jepang lainnya yaitu kaiseki ryori. Ada yang pernah dengar kuliner itu?
      Tentang Kaiseki Ryori
      Setiap negara yang memiliki sejarah kuliner yang panjang pastilah memiliki kuliner khas yang sangat istimewa dan bisa disebut sebagai haute cuisine. Maksud dari haute cuisine disini adalah kuliner tingkat tinggi yang membutuhkan persiapan khusus dan presentasi tingkat tinggi. Nah, dalam khasanah kuliner Jepang, haute cuisine di negara Matahari Terbit itu adalah kaiseki. Ada 2 jenis kaiseki, yaitu kaiseki ryori dan cha-kaiseki (kaiseki yang dihidangkan saat upacara minum teh) namun yang akan saya bahas kali ini adalah kaiseki ryori.
      Kaiseki ryori merupakan set makanan multi menu yang sudah mulai disajikan sejak ratusan tahun silam. Berawal dari set makanan yang disajikan saat upacara minum teh, kaiseki ryori kemudian berkembang menjadi menu yang biasa disajikan di kalangan bangsawan. Uniknya, nama kaiseki ryori sendiri tidak mengandung unsur haute cuisine, karena kaiseki dalam kaiseki ryori secara literal diterjemahkan sebagai batu di dada yang diambil dari kebiasaan pendeta Zen yang selalu menggunakan batu hangat untuk membantu menahan lapar. Bukan untuk dimakan yah, namun untuk dibungkus kain dan disimpan di dekat perut. Kalau dijelaskan terlalu detail nanti malah akan pusing sendiri, jadi kita skip dulu langsung pada inti kaiseki ryori yah.
      Yang membuat kaiseki ryori istimewa
      Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, menu kaiseki ryori terdiri dari multi menu. Dalam satu kali penyajian, jumlah menu yang ditampilkan bisa mencapai 9-10 menu atau lebih. Tenang, tak perlu khawatir akan kekenyangan karena seluruh menu disajikan dalam porsi mungil, dan tentu saja dengan presentasi yang sangat baik.
      Foto 01:
      Contoh set menu kaiseki ryori [foto: 663highland/wikimedia]
      Yang membuat kaiseki ryori ini menarik, dari seluruh menu yang disajikan, tidak ada pengulangan bahan makanan maupun pengulangan teknik memasak. Jadi jika saja (misalnya) wortel sudah digunakan pada satu menu, dia tidak akan digunakan pada menu lainnya. Kecuali untuk menu ikan yang bisa menggunakan beberapa jenis ikan, sehingga tak bisa disebut sebagai pengulangan bahan makanan. Tak hanya bahan makanan yang tidak diulang, namun teknik memasaknya juga tanpa pengulangan lho. Jadi jika ada 10 masakan, ya diolah dengan 10 cara yang berbeda.
      Tambahan lainnya, kaiseki ryori sangat mengutamakan bahan-bahan lokal. Jadi sebuah menu yang sama bisa terdiri dari kombinasi bahan yang berbeda jika dibuat di dua daerah yang berjauhan maupun dibuat pada musim yang berbeda. Mayoritas bahan dalam kaiseki ryori biasanya berasal dari pasar lokal dan menonjolkan keistimewaan dari daerah tersebut. Bagi yang bingung, dalam kaiseki ryori koki memang diijinkan untuk menambahkan bahan musiman yang bisa ditemukan di daerah tersebut, dan itulah yang membuat kaiseki ryori di seluruh Jepang bisa berbeda-beda dan kaya rasa.
      Menu-menu dalam kaiseki ryori
      Biasanya, menu kaiseki ryori dibagi dalam beberapa bagian: makanan pembuka, hidangan utama, shokuji (hidangan nasi), dan makanan penutup. Berikut ini detailnya, dan contoh fotonya mengambil menu yang disediakan di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo:
      Untuk makanan pembuka, bisa terdiri dari minuman beralkohol (biasanya ukuran kecil). Umumnya minuman beralkohol yang disajikan adalah alkohol produksi lokal maupun anggur manis. Tambahan lainnya adalah makanan pembuka ukuran kecil sebelum masuk ke makanan utama.
      Foto 02:
      Contoh menu pembuka: Steamed Tofu and Okura with sea urchin, with tiger prawn in jelly, eel sushi, steamed duck, and pike conger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk makanan utama, bisa terdiri dari beberapa menu yang diolah dengan teknik yang berbeda-beda. Beberapa menu yang masuk dalam list makanan utama ini antara lain: suimono (sup), sashimi (daging mentah yang diiris tipis), nimono (makanan rebusan), yakimono (makanan panggang), agemono (gorengan), mushimono (kukusan), dan sunomono (makanan berbahan cuka).
      Foto 03:
      Contoh menu rebusan: Terong dalam miso dengan bayam [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 04:
      Contoh menu gorengan: deep fried matsutake mushroom, zucchini, and pine leaf [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 05:
      Contoh menu sashimi: Snapper, with lobster, tuna and squid [foto: Chris 73/wikimedia]
      Foto 06:
      Contoh menu bakar: Grilled wakasa (rockfish), with grilled beef in miso, potato, and decorative cut ginger [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk shokuji, set-nya biasanya terdiri dari nasi, sup miso, dan tsukemono (acar). Biasanya set ini disajikan menjelang akhir acara makan, yaitu menjelang dessert.
      Foto 07:
      Contoh shokuji: Nasi dengan jahe [foto: Chris 73/wikimedia]
      Untuk dessert, makanan penutup yang disajikan biasanya adalah buah lokal segar. Bisa juga makanan penutup tradisional khas Jepang lainnya.
      Foto 08:
      Contoh dessert di Iwasaki Mansion, Tsukiji, Tokyo: menu buah-buahan [foto: Chris 73/wikimedia]
      Oya, contoh di atas betul-betul hanya contoh kasar saja ya. Masih ada beberapa menu dengan teknik masak yang berbeda yang belum saya masukkan dalam list di atas, seperti suzakana (makanan kecil untuk membersihkan piring), shiizakana (makanan sejenit hot pot), dan lain-lain.
      Foto 09:
      Contoh side dish: Jelly fish sashimi [foto: Chris 73/wikimedia]
      Dimana bisa menemukan kaiseki ryori?
      Tertarik mencoba kaiseki ryori? Kuliner ini bisa ditemukan di berbagai restoran tradisional Jepang. Namun perlu diperhatikan, tak semua restoran tradisional menyajikan kaiseki ryori yang asli lho. Ada tips-nya untuk membedakan mana restoran yang menyajikan kaiseki ryori asli dan abal-abal. Restoran yang tutup di siang hari biasanya menyediakan kaiseki ryori yang asli. Menyajikan kaiseki ryori membutuhkan persiapan yang sangat panjang, sehingga restoran yang betul-betul asli akan tutup di siang hari karena berkonsentrasi penuh untuk menyajikan kaiseki ryori malam hari.
      Alternatif lainnya, kaiseki ryori ini bisa ditemukan di berbagai ryokan alias penginapan tradisional Jepang. Biasanya ryokan akan menyediakan set menu tersebut saat makan pagi atau malam. Karena itulah harga menginap di ryokan lebih mahal dari jenis akomodasi lainnya karena sekaligus mencakup biaya makan. Untuk informasi dan panduan tentang ryokan, bisa baca disini: From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (1) dan From A to Z Seputar Ryokan, Penginapan Tradisional ala Jepang (2-end).
      Foto 10:
      Contoh set menu yang disajikan di sebuah ryokan [foto: Tomo/wikimedia]
      Yang perlu diperhatikan
      Kaiseki ryori itu mahal, jendral! Untuk sebuah haute cuisine, jangan heran jika harga satu set kaiseki bisa mulai dari 15000 yen hingga 40000 yen per-orang. Memang sih ada juga kaiseki yang dibandrol dengan harga yang relatif terjangkau antara 4000 yen - 8000 yen, namun tentu saja kelengkapannya akan berbeda dengan restoran kelas atas.
      Siap untuk mencoba kaiseki ryori saat wisata ke Jepang?
      ***
      *Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By Pingkan
      Tiket yang sudah setahun lalu dibeli akhirnya akan digunakan juga..
      Segala persiapan untuk mengunjungi wilayah di sekitar Andaman sudah disusun dari 3 bulan sebelum keberangkatan.
      Dan sayangnya, perjalanan kali ini harus dilakukan sendiri. Hwiih.. My dream 2 years ago became true, being a solo traveller.
       
      Oke ini adalah gambaran perjalanan saya untuk solo trip kali ini, 
      1. Kamis, 05 May 2016 : Bandung - Kuala Lumpur (Batal)
      2. Kamis, 05 May 2016 : Kuala Lumpur - Langkawi (Batal)
      3. Sabtu, 07 May 2016 : Langkawi - Penang (Batal)
      4. Sabtu, 07 May 2016 : Penang - Kuala Lumpur (Batal)
      5. Sabtu, 07 May 2016 : Jakarta - Kuala Lumpur
      6. Sabtu, 07 May 2016 : Kuala Lumpur - Phuket
      7. Selasa, 10 May 2016 : Phuket - Kuala Lumpur
      8. Rabu, 11 May 2016 : Kuala Lumpur - Jakarta
      Hmm... Banyak yang tiket untuk perjalanan kali ini, ini semua karena promo air asia. Dan karena awalnya kami hanya berencana berkunjung ke Langkawi & KL, tapi di tengah perjalanan muncullah ide untuk melanjutkan tiket ke Phuket. Tapiiiii... berhubung bertepatan dengan libur panjang dan saya harus berusaha dari Jakarta ke Bandung dengan kondisi tol yang stuck, maka perjalanan ke Langkawi sukses batal. Tapi saya tetap melanjutkan perjalanan ke Phuket & Kuala Lumpur dengan membeli tiket yang baru.
      1. Kamis, 05 May 2016 .. Bandung - Kuala Lumpur - Langkawi
      Yaaa.. karena missed dengan jadwal booking travel dari Jakarta - Bandung, akhirnya saya dapat travel pk 04.45, yang ternyata baru jalan pk 05.00. Tepat di KM 4 mobil kami terhenti lumayan lama karena ada truck isi bawaannya terhambur di jalanan. Dan keadaan tidak berakhir bahkan sampai kami sampai di sekitaran wilayah Karawang, dan itu artinya pesawat yang harusnya saya tumpangi sudah take off ke Kuala Lumpur. 7 Jam dalam perjalanan Jakarta - Bandung benar-benar menjadi percuma, karena saya pun tidak bisa pindah flight, karena seluruh jadwal penerbangan penuh sampai dengan hari Jumat sore. Akhirnya saya kembali ke Jakarta dengan hati yang sangat kecewa.
      2. Sabtu, 07 May 2016 .. Jakarta - Kuala Lumpur - Phuket
      Akhirnya saya membeli tiket baru dari Jakarta menuju Kuala Lumpur, karena tiket Kuala Lumpur - Phuket sudah saya siapkan. Perjalanan kali ini berlangsung tanpa halangan. Dan akhirnya sukses mendarat di KLIA (Lion Air), lalu saya naik KL Express ke KLIA 2 (Air Asia) dan sorenya sampai di Phuket Int Airport. Dari Airport saya akan menuju ke daerah Patong dimana saya sudah memesan hotel di daerah sana. Tidak perlu khawatir bagi para solo traveler, dari airport ada mini van yang isinya kurang lebih 10 org untuk menuju ke area Patong, cukup membayar 180Bath (Flat rate), ditengah jalan kami berhenti di kantor operator bus untuk ditanyai mengenai tujuan kita, agar sie driver dapat langsung menghantar kita menuju ke tempat tujuan. Perjalanan cukup jauh dari airport ke daerah Patong, sekitar 1.5 jam kemudian saya sudah tiba di jalan hotel saya. Saya menginap di Casa Jip Hotel, tempatnya sangat bersih, ruangan luas, dekat dengan Jungceylon Mall. Dan malam ini saya habiskan untuk berjalan disekitaran hotel, melihat Bangla Road yang suasananya seperti di Bali, dengan berbagai bar dan kafe full dengan musik hingar bingar dan juga atraksi-atraksi dewasa. Jangan khawatir apabila kita belum memesan paket trip, sepanjang jalan terdapat berbagai macam toko yang menawarkan paket-paket trip. Dan karena saya besok akan menyebrang ke Phi Phi Island, maka saya mencari informasi mengenai ferry dan jasa penjemputan van, yang pada akhirnya dapat dengan harga 700 Bath (masi agak mahal..!). Malam semakin larut dan saya berusaha mencari Banzaan Market, yang setelah saya bolak - balik ternyata letaknya tepaaaaaat dibelakang Jungceylon Mall (fiiiuh...!!!). Malam itu saya menikmati manggo sticky rice (50 Bath) dan Pad Thai (30 Bath) plus coconut ice cream (60 Bath). Pulang dengan perut super kenyang, waktu nya untuk beres-beres dan beristirahat.
       
      3. Minggu, 08 May 2016 .. Phuket - Phi Phi Island
      Jam 7.15 saya sudah duduk manis di hotel bersama dengan 3 orang turis lainnya menunggu van yang akan menjemput kami menuju Rassada Pier. 5 Menit kemudian akhirnya kami dijemput dan dengan segera kami menuju Rassada Pier yang letaknya lumayan jauh kurang lebih 1 jam perjalanan dari area Patong. Kami naik Ferry yang cukup besar dan penuh dengan pengunjung hari itu. Sekitar 2 jam kemudian akhirnya kami sampai di Tonsai Pier, sebelum memasuki area pulau kami harus membayar retribusi sebesar 20 Bath. Selama di Phi Phi Island saya akan tinggal di Phi Phi Cozy Seafront. Hotel yang saya pilih sangat susah dicari, karena ternyata letaknya di balik Tonsai Pier dan letaknya sudah diujung pulau. Dengan backpack 65 lt yang saya bawa, perjalanan mencari dan kesasar amat sangat membuat stress. Dan sayangnya semenjak saya datang sampai check out, saya tidak pernah terhubung dengan wifi. Yaaah.. walaupun pemandangan dari sekitaran hotel sangat bagus, tapi untuk letak dan fasilitas, saya rasa ada banyak tempat di sekitaran Phi Phi yang bisa menawarkan dengan harga yang lumayan. Jangan khawatir apabila kita datang tanpa memiliki hotel, disana banyak sekali pilihan untuk berbagai pilihan fasilitas dan area.
      Setelah saya meletakkan seluruh barang-barang bawaan, waktunya untuk mencari paket tour untuk mengunjungi Maya Bay. Jangan juga khawatir, di Phi Phi Island ini ada banyak sekali operator tour, tempat makan, gift shop dan mini market. Akhirnya saya mengambil paket tour seharga 300 Bath untuk half day trip yang dimulai dari Pk 14.00 - 18.30. Bersamaan dengan turis lainnya kami mengunjungi Maya Bay yang untuk masuk kedalamnya kami harus membayar 200 Bath (tidak termasuk harga paket), lalu mengunjungi monkey bay, pirates bay dan menikmati sunset. Malam nya saya menghabiskan waktu berjalan di sekitaran Loh Dalum By menikmati sunset yang baru indah-indahnya sekitar pk 18.30, lalu mencari makan malam di restoran yang memiliki wifi sambil memesan chicken fried rice dan Thai tea (-/+ 175 Bath). Kalau kita makan di restoran yang tidak memiliki wifi, makanan nya jauh lebih murah kurang lebih sekitar 60 Bath dengan harga juice buah segar -/+ 40 Bath. Malam belum selesai ternyata di pulau ini, hiruk pikuk dentuman suara dan tawa dari para turis masi mewarnai malam di sekitaran Loh Dalum Bay yang memiliki banyak kafe-kafe.
       
      4. Senin, 09 May 2016 .. Phi Phi Island - Patong 
      Bangun pagi-pagi sekitaran jam 7 pagi, saya memutuskan untuk mengunjungi Phi Phi View Point yang ternyata perlu usaha yang luar biasa karena harus menaiki tangga hampir 3 KM untuk sampai ke titik teratas, sebaiknya beli minum untuk bekal di perjalanan. Walaupun tidak perlu khawatir karena di atas akan ada warung yang menawarkan banyak pilihan makanan dan minuman. Owya, sebaiknya mengunjungi Phi Phi View Point ini pagi-pagi, karena masi sangat sepi. Jadi kita punya kesempatan seluas-luasnya untuk berselfie ria. Siangnya, saya memutuskan kembali ke area Patong, dengan ferry dari Tonsai Pier. Sesampainya di Rassada Pier sudah ada supr-supir van yang membawa nama hotel, dan karena saya memesan untuk antar - jemput maka saya tinggal menghampiri supirnya dan melihat nama saya di list mereka. Maka akhirnya saya kembali ke Patong dan tinggal di Red Planet Hotel, kali ini hotel yang saya pesan terletak sebelum Jungceylon Mall, tapi dekat dengan Patong Beach. Setelah meletakkan barang-barang, saya dengan sesegera mungkin menuju pantai. Karena saat itu sudah pukul 6 sore, artinya saya hanya memiliki 30 menit untuk menikmati sunset di Patong. Pantai Patong ini panjaaaang sekali, dan berpasir putih. Banyak hal yang bisa dilakukan disekitar sini, water sport, berenang di laut atau hanya seperti saya menikmati hilir mudik orang sambil menikmati hangatnya matahari yang akan tenggelam.
      Malamnya kembali ke area Jungceylon Mall untuk mencari informasi mengenai bus untuk ke airport, tapi akhirnya harus pulang dengan tangan kosong, karena tidak ada satu pun orang yang mengerti tentang ini. Yah walaupun katanya ada bus di sekitar belakang jungceylon, ato bahkan ticket counter di depan sbux jungceylon. Yah intinya saya tidak ketemu itu semua. 
      5. Selasa, 10 May 2016 .. Phuket - Kuala Lumpur
      Pagi-pagi kembali saya bangun untuk ke pantai, menikmati indah dan bersihnya pantai Patong. Pagi ini sekitaran pantai banyak diisi dengan aktivitas orang untuk berolahraga. Tidak lama menghabiskan waktu di sekitaran sini, akhirnya saya kembali ke hotel dan berkemas. Sambil coba bertanya ke teman-teman yang baru saja pulang dari Phuket, diusulkan untuk menuju ke Phuket Town, dengan menaiki Songteuw dari depan Patong Beach. Sampai jam 11 kurang bus yang saya tunggu tidak kunjung datang, akhirnya saya mencoba bertanya pada supir taxi meter, yang akhirnya disepakati 450 Bath untuk menuju ke airport. Kurang lebih 1 jam-an saya sampai di Phuket Int Airport, disebelah bangunan yang saya masuki sepertinya sedang bersiap gedung airport yang baru, yang lebih megah dari bangunan yang ada sekarang. Yah saya rasa sudah sepantasnya mereka berbenah, karena ada banyak sekali turis dari mancanegara yang berkunjung ke daerah itu.
      Perjalanan hampir 2 jam dengan Air Asia akhirnya menghantar saya untuk bisa sampai ke Kuala Lumpur. Saya memutuskan untuk naik sky bus dari KLIA 2 ke KL Sentral, sambil menuju ke level 1 saya menuju ticket counter dan membayar 11 RMY. Dan kali ini saya akan menginap di sekitaran Bukit Bintang, Hotel Melange adalah hotel pilihan saya yang letaknya sangat dekat dengan pusat makanan malam JL. Alor. Naik monorail saya harus menuju area yang berbeda dengan area KTM, wlpn masi di sekitaran Nu Sentral Mall, saya harus membayara 2.60 RMY untuk menuju ke stasiun Air Asia Bukit Bintang.
      Setelah meletakkan barang bawaan saya, saya langsung berkeliling ke sekitaran Bukit Bintang melihat-lihat area mall, seperti Sungei Wang, Lot 10, Fahrenheit dan Pavilion. Lalu saya menuju ke Suria KLCC untuk melihat twin tower. Akses ke Twin Tower bisa melalui jembatan di dalam mall Pavilion, jembatan khusus ini cukuuuuuup panjang, saya butuh waktu sekitar 30 menit untuk sampai ke Suria KLCC. Malam itu menikmati pertunjukan air mancur yang warna-warni dan tentunya sang Twin Tower yang berdiri tegak.
      6. Rabu, 11 May 2016 - Kuala Lumpur - Jakarta
      Hari terakhir saya bersolo traveling, dan karena sudah melalui perjalanan yang cukup melelahkan. Hari ini sebelum saya kembali ke Indonesia, saya memutuskan hanya akan mengunjungi Batu Cave. Dari KL Sentral saya terlebih dahulu menitipkan barang saya di loker yang letaknya ada di bagian pojok, dengan deretan-deretan loker berbagai ukuran, akhirnya saya memasukkan backpack 65 lt saya ke loker dengan membayar 20 RMY. Lalu membeli tiket KTM sebesar 3 RMY untuk menuju Batu Caves.
      Batu Cave adalah stasiun terkahir, jadi jangan khawatir kita akan kelewatan stasiun. Setelah turun, maka kita akan menemui area yang luas yang berisikan kuil-kuil. Dan tentunya beratus anak tangga yang perlu dinaiki untuk menuju kuil teratas. 
      Akhirnya setelah puas explore Batu Cave maka saya kembali ke KL Sentral dan dengan sky bus akhirnya saya kembali ke airport untuk menunggu penerbangan saya kembali ke Indonesia.
       
      Sekalipun banyak hal yang perlu diperhatiakn, tapi ternyata bersolo trip itu cukup membuat ketagihan. Walaupun tetap harus memperhatikan daerah yang kita kunjungi. Esp kalau anda adalah seorang perempuan.
       
       
      I'm not lucky, coz I'm blessed
      -Pingkan-
      IG @lets.go.again_pink
       
       
       






       
       

       
    • By petrus.sitepu
      Pada saat anda mengunjungi sebuah kota yang belum pernah anda datangi, alangkah baiknya apabila anda mencari makanan dari kota khas tersebut. Seperti penulis lakukan ketika mendatangi kota cirebon, penulis mulai mencari makan khas dari kota Cirebon. Sebut saja tahu gejrot, nasi leko, dochang, dan tentu nasi jamblang. Pasti akan menjadi salah satu pilihan anda ketika wisata kuliner ke kota cirebon. 
      1. Dochang
      Makan asli cirebon ini merupakan perpaduan dari lontong, toge daun singkong, kerupuk yang dicampur dengan sayur oncom doge. Waktu yang tempat untuk makan docang adalah pagi hari, dan lokasi yang direkomendasi untuk makan docang di depan pasar keraton kanoman. Harga seporsi untuk docang seharga Rp 15,000.
      2 Nasi Leko
      Sego lengko merupakan sebutan untuk nasi leko oleh masyarakat cirebon. Nasi leko merupakan percampuran tempe, tahu, tauge, potongan timun yang ditaruh diatas nasi dan disiram dengan bumbu rujak dan kecap. Harga untuk satu porsi nasi leko seharga Rp 15,000.
      3. Nasi Jamblang
      Ketika makan nasi jamblangan rasanya sama ketika makan di rumah makan padang yaitu penuh dengan lauk. Satu bungkus nasi yang dibungkus dengan daun jamblang bisa menggunakan 3-4 lauk yang disediakan tentunya dengan porsi lauk yang tidak terlalu banyak. Hampir 15 lauk disediakan penjual dari tahu dan tempe bacem sampai dengan sate telor puyuh. Harga untuk satu porsi nasi jamblang dengan 2-3 jenis lauk seharga Rp 30,000 – Rp 40,000 tergatung pilihan lauk.
      Keunggulan dari nasi jamblang yaitu daun pebungkus nasinya yang menggunakan daun jamblang.
      4. Tahu Genjrot
      Tahu gejrot sendiri banyak ditemukan dikota kota besar di Indonesia, seperti di Jakarta. Satu set tahu gejrot terdiri dari 2-3 tahu yang diiris sedang yang disiramkan dengan kuah yang sudah dicampur dengan bumbu antara lain cabe, bawang putih, bawang merah dan gula merah. Rasa yang ditimbulkan ketika anda memakan tahu gejrot yaitu semangat untuk mengeliligi kota cirebon. Harga untuk satu porsi tahu gejrot seharga Rp 10,000
      Jadi makanan apa yang pernah anda coba? selain tahu gejrot? Selamat menikmati wisata kuliner cirebon.
    • By silvia_win
      Day 1 Jakarta-Kuala Lumpur-Phuket
      Sampai di Phuket sudah malam, naik mini van airport ke Patong @Thb 180 di antar langsung ke hotel masing2.
      Nginap di Hotel House of Wing Chun Patong (2 malam = Rp 585.000). Karena tiba di hotel sudah malam, beli makan malam di 7-11 dekat hotel, nasi berserta lauk yg dihangatkan di oven.
       
      Day 2 Phuket city tour.
      Bangun agak siang, berhubung hotel tidak menyediakan sarapan, ke 7-11 lagi cari sarapan, sekalian tanya info ke hotel tentang tour, saya di kasih brosur suruh lihat dan pilih, kalau sudah pilih nanti mereka akan telepon tanya ke tour, lihat brosurnya saya rada bingung, ya sudahlah tanya petunjuk jalan ke pantai patong.
      Setelah sarapan, kami bermaksud jalan ke pantai. Dari hotel menuju pantai banyak kios yang menawarkan paket tour, tanya2 info pas ada yang sesuai selera yakni phuket town city tour Thb 2000 untuk ber3, berangkat jam 1 siang. Kami pun booking tour dan makan siang dulu, lalu dijemput travel dengan mobil van yang pesertanya belasan orang.
      Stop 1 : mobil travel membawa kami melalui pantai patong, karon, kata sampai di suatu view poin untuk melihat pemandangan pantai.
      Stop 2 : Big Buddha temple, lokasi dari vihara ini terletak di atas bukit, dari sini pemandangan pantai phuket terlihat sangat indah.
      Stop 3 : Wat Chalong temple yang merupakan vihara terbesar di phuket, di halaman vihara banyak penjual makanan.
      Stop 4 : Toko souvenir (cashew nut, madu, gem galeri), walau saya tidak suka belanja di toko souvenir yang diatur oleh tour, tapi stop over di toko souvenir di phuket tour ini cukup menyenangkan, waktu singgahnya tidak lama dan semua makanan boleh dicicip walau tidak beli, juga di gem galeri ada mini museum yg indah.
      Stop 5 : Phuket old town adalah daerah kota tua phuket dengan bangunan model sino portugis.
      Pulangnya kami minta didrop di JungCeylon mall di dekat hotel, makan KFC di sini, lalu jalan2 dan melihat ke supermarket di dalam mall.
       
       


       
      Day 3 Hari ini jalan kaki ke pantai patong menikmati pemandangan pantai, lalu check out hotel mau pindah ke phuket city. (soalnya kami mau extend hotelnya bilang full book dan lihat hotel kiri kanan harganya mahal)
      Minta hotel booking taxi ke CA residence di phuket city (Rp 345 ribu/malam).
      Setelah check in hotel, kami ke terminal bus 2 yang letaknya tidak terlalu jauh dari hotel untuk beli tiket bus ke Krabi. Kami beli tiket untuk besok (@ thb 140), lalu kami mampir ke super cheap market (seperti makro) di dekat terminal untuk melihat2.  Lalu kembali ke hotel, makan malam cari di 7-11 dekat hotel.
      Kamar hotel ini cukup luas dan nyaman, di hotel ada swimming pool dan gym, cuma lokasi hotel yg agak jauh dari keramaian, jadi kami istirahat di hotel saja.
       


      Day 4 Phuket – Krabi
      Setelah check out hotel, kami minta tolong call taxi ke terminal bus 2, tapi kata orang hotel mahal soalnya taxinya datang dari luar, kami disarankan jalan kaki saja. Ya sudahlah tadinya malas soalnya mesti bawa koper. Begitu keluar dari hotel banyak mobil van yang mangkal di luar, kami ditawarin naik mobil, kami bilang cuma mau ke terminal bus2, akhirnya setelah nego harga Thb 150 kami naik mobil van belasan seat ke terminal.
      Perjalanan Krabi ke Phuket sekitar 3 jam, sepanjang jalan bus berhenti di beberapa tempat untuk mengambil paket dan penumpang.
      Dari terminal kami naik minivan (tuk tuk) minta di antar ke hotel @Thb 50, ini adalah transport umum berhubung tidak ada taxi, petugas terminal yang membantu kami meminta supir mengantar kami ke city hotel.
      Setelah check in City hotel (Rp 875.000/2malam) kami pun berjalan di sekitar hotel, kami ke patung kepiting yang tidak jauh dari hotel dan merupakan land mark kota krabi. Kami bersantai di sini cukup lama, di sini kami ditawari naik perahu berkeliling sungai (mangrove boat trip) ber3 thb 400 untuk perjalanan pp selama lebih kurang 1 jam, setelah dipertimbangkan bolehlah, soalnya kali ini lagi tidak berminat wisata ke pulau2 sekitar phuket dan krabi, naik perahu mengitar sungai juga lumayan deh bisa merasakan naik long tail boatnya. Kami naik ke daratan seberang yang berpasir dan ada goa serta monyet2, setelah berkeliling sebentar, perahu mengantar kami ke sebuah rumah/resto apung untuk melihat ikan, setelah itu kami kembali ke lokasi patung kepiting.
      Malam hari kami ke Vogue mall di dekat hotel juga ke pasar buah di seberang hotel, di krabi banyak resto halal karena banyak muslim di kota ini.
       

       
       

      Day 5 Ao Nang beach
      Naik mini van ke Ao Nang @thb 50 (sebelum sampai di pantai Ao Nang ada sebuah pantai yang bagus juga tapi kami tidak singgah hanya melihat dari mobil).
      Di pantai banyak long tail boat ke pulau2 sekitarnya, ada loket jual tiket dengan beberapa tujuan dan jadwal.
      Kami makan di resto di tepi pantai menikmati pemandangan pantai, lalu berjalan sepanjang pantai (air laut di pantai patong dan ao nang sedikit beda dengan di Indo, karena pasir pantai tidak lengket di kaki, mungkin kadar garamnya tidak tinggi)
      Di seberang pantai banyak toko2 yang menjual souvenir.
      Lalu naik angkot mini van kembali ke hotel, turun di wat kaeo korawaram dekat hotel
      Malamnya ngitar di sekitar hotel untuk shopping dan cari makanan thai.
       

         
      Day 6 Krabi-Kuala Lumpur
      Pesan airport transfer (thb 350) dari hotel, pagi2 ke bandara, di jalanan masih sepi, ada beberapa bhiksu yang pindata, kata supirnya setiap hari ada.
      Sampai di Klia 2, beli tiket bus ke melaka, tadinya ingin singgah beberapa jam sebelum ke singapura. Tapi sampai terminal bus melaka malas jalan, makan siang lalu beli tiket bus ke singapura. Total harga bus dr klia2 ke sin @ rm 50
      Saat di imigrasi singapura, antrian lama sekali karena pemeriksaan yang ketat.
      Sampai di singapura sudah malam, makan dan istirahat di hotel.
       
       
      Day 7 Singapura-Jakarta
      Pagi check out hotel titip koper, keluar sarapan lalu naik mrt ke garden by the bay.
      Setelah selesai main di garden by the bay, jalan kaki ke marina sands naik mrt ke bugis, makan di bugis junction lalu ke bugis street untuk belanja.
      Pulang hotel ambil koper dan naik taxi ke airport.
    • By elinaid
      Usaha pada bidang masakan, saat ini memang sangat menarik. Tapi, tentu membutuhkan berbagai macam faktor pendorong supaya bisnis dapat jalan terus maju dan tak kalah bersaing dengan pelaku bisnis sejenis.

      Salah satu usaha masakan yang dapat kamu jalankan adalah katering. Usaha katering ini cenderung lebih aman ketimbang membuka restoran makan yang belum tentu rame. Selain itu, makanan yang disiapkan oleh katering adalah yang sesuai dengan pesanan. Jadi, dapat diprediksi tidak akan rugi diakibatkan makanan tersisa karena memang makanan yang diolah sesudah adanya orderan.

      Untuk seorang yang baru pertama kali terjun di dunia bisnis masakan terutama katering, kamu sepatutnya mempelajari terlebih dahulu apa saja yang perlu disiapkan. Jangan terburu-buru membangun bisnis tanpa tahu langkah ke depannya akan seperti apa.

      1. Menambah pengetahuan dan wawasan

      Sebelum mengawali membuka usaha katering, hal pertama yang semestinya kamu lakukan yaitu mencari tahu tentang seluk beluk usaha katering. Seperti yang sedang kamu lakukan sekarang ini dengan melihat tulisan ini.

      Mencari info ini penting, jangan sampai kamu sudah mulai mengelola usaha katering, tapi tak tahu bagaimana mengembangkannya. Akan amat repot dan hasilnya kurang maksimal jika langsung jalan dan kamu baru mempelajari setelahnya. Karena, bisnis makanan itu tentu beda dibandingkan bisnis di bidang fashion atau yang lain.

      2. Siap-siap Modal

      Setelah mempunyai ilmu mengenai katering, langkah berikutnya adalah menyiapkan modal. Modal ini dipakai untuk apa? Tentu saja untuk penyediaan alat. Misalkan saja kamu memerlukan kelengkapan memasak untuk 100 porsi, mungkin bila orderannya masih sebesar itu, kelengkapan yang ada di dapur masih sanggup untuk melayaninya. Akan tetapi, saat pesanan kian banyak, butuh lebih banyak peralatan agar waktu yang digunakan untuk memasak lebih efisien.

      Selain kelengkapan masak, kamu juga memerlukan dapur untuk memasak. Dapur rumah masih dapat dipakai, tetapi perlu penataan ulang supaya ketika mengerjakan orderan lebih mudah. Kamu juga akan memerlukan rak khusus untuk tempat peralatan, bumbu-bumbu, dan peralatan lainnya.

      Untuk pemula, biasanya akan memerlukan biaya yang tidak terlalu besar untuk membeli bahan makanan saat ada pesanan. Estimasi tarif yang diperlukan sekitar 500 ribu sampai 2 juta rupiah. Tentu seluruh itu tergantung dari orderan yang sedang kamu kerjakan.

      3. Menjaga Kualitas Makanan

      Menjaga mutu makanan itu sangat penting, apalagi untuk usaha katering. Karena, konsumen biasanya coba-coba dulu menggunakan jasa katering yang belum pernah ia gunakan. Nah, saat kwalitas dan rasa dari makanan yang kamu masak baik, tentu hal ini dapat menjaga pelanggan supaya nantinya pesan lagi ke katering yang kamu miliki.

      Selain itu, pengunjung sebuah acara pasti akan bertanya pada yang tuan rumah rasa dan mutu makanannya enak. Hal ini juga dapat menjadi promosi gratis yang dapat kamu lakukan.

      Tapi, yang lebih penting lagi, makanan ini ialah barang yang gampang sekali basi. Jika kualitasnya tak kita jaga, tentu dapat memberi pengaruh umur makanan tersebut.

      Dan, saat makanan yang kita sajikan telah tak sesuai, bisa - bisa menyebabkan keracunan.

      4. Selalu Membuat Inovasi Baru

      Setiap bisnis tentu membutuhkan sebuah kreatifitas supaya bisa bersaing dengan kompetitor. Begitu juga dengan bisnis katering, kamu semestinya dapat membikin sesuatu yang baru supaya tidak tertinggal dan tetap bisa menarik pelanggan.

      Kreatifitas dalam bisnis katering ini ada banyak yang dapat kamu lakukan, misalnya memperbanyak menu yang ada, membuat paket dengan harga yang relatif terjangkau atau bersaing dengan kompetitor atau inovasi lain yang mungkin dapat mendongkrak penjualan kamu.

      5. Manajemen Waktu Terkait Penyajian

      Penyedia jasa tentulah sangat terikat oleh waktu, saat ada orderan  yang seharusnya siap jam 8 pagi, tentu kita sudah mengantarkannya lebih awal. Kalau ada orderan untuk acara prasmanan, tentu kita seharusnya lebih awal lagi untuk mempersiapkan semuanya.

      Nah, ketepatan waktu penyajian ini menjadi amat penting karena konsumen tentu tidak ingin jika acaranya jadi batal hanya karena makanan yang belum siap. Oleh karena
      itu, kamu harus dapat memprediksi waktu yang dibutuhkan untuk mengolah, mengantarkan, serta menyajikan makanan hingga dapat dinikmati oleh konsumen.

      6. Sedikit banyak Belajar Teknik Marketing, Termasuk Dunia Internet

      Di jaman yang serba komputerisasi seperti saat ini, pemanfaatan teknologi informasi tentu akan menjadi hal yang wajib. Sebagian orang akan mencari sesuatu yang ia butuhkan secara online, termasuk saat akan mencari katering untuk acara yang akan diadakan.

      Tidak perlu hal yang susah dikerjakan, kamu bisa mulai dari membikin sebuah fanspage pada Facebook, atau mungkin membikin sebuah akun Instagram. Nah, ketika mulai bisa memanfaatkan media sosial, langkah selanjutnya adalah membikin sebuah website. website diperlukan agar bisnis yang kamu jalankan nampak lebih serius dan membuat orang lebih percaya.

      Tapi, jangan tinggalkan juga promosi secara offline ya, hal ini tentu tak akan pernah bisa tergantikan.

      7. Sesekali Mencoba Bereksperimen

      Seperti halnya berinovasi, bereksperimen ini juga perlu sekali-sekali dilakukan. Kamu bisa bereksperimen tentang menu yang akan dijadikan, paket yang kelihatannya akan menarik konsumen, atau mungkin sistem penyajian dari makanan. Semua bisa kamu coba dan kreasikan sampai menemukan mana yang hasilnya memuaskan.

      8. Belajar Menetapkan Tarif yang Rasional

      Salah satu alasan konsumen memilih sebuah jasa katering adalah tarifnya yang cocok. Jangan pernah menetapkan harga yang terlalu tinggi sedangkan kamu baru mengawali usaha katering. Tetapkan harga yang sesuai dengan pasar, atau jikalau dapat sedikit bersaing sehingga konsumen akan menggunakan katering milik kamu.

      9. Jangan Bermental Lemah

      Selain mengurusi keadaan sulit teknik perkateringan, jiwa yang kamu punya juga harus kuat. Karena, bisa jadi kamu menerima konsumen yang kurang sabar dan banyak komplain. Apabila mentalmu kurang kuat, bisa jadi baru mendapatkan satu kali orderan saja telah berkeinginan berhenti.

      10. Kendala Umum yang Sering kali Dihadapi
      Ada banyak kendala yang acap kali menjadi problem saat kita membuka usaha katering, seperti banyak pesaing usaha katering, masakan yang tidak cocok dengan selera pelanggan, izin usaha yang belum didapatnya, pengelolaan orderan yang biasanyakerap mendapat komplain.

      11. Belajar dari Orang Lain yang telah membuka bisnis masakan

      Setelah sukses menjalankan bisnis katering, kamu juga perlu untuk menimba ilmu dari pengusaha yang sudah lebih dahulu terjun dalam dunia katering. Ada banyak orang yang dengan suka rela menjelaskan ilmu tanpa ditutup-tutupi.

      Tapi ingat, kamu mesti tahu dengan siapa berbicara. Sebelum belajar dan menggali cerita dan pengalaman, usahakan kamu sudah mengakrabkan diri terlebih dahulu.

      Jangan tiba-tiba seketika meminta untuk diajarkan, padahal kita belum meperkenalkan diri terlebih dulu.

      Nah, itu tadi beberapa hal yang mesti kamu persiapkan ketika memulai membuka usaha katering. Selalu utamakan kenyamanan pelanggan agar kamu menerima konsumen yang setia dan nantinya dia akan mengorder kembali.