• 0
deffa

Perlengkapan Mendaki Gunung Untuk Pemula

Question

Hola Deffa Here !!!

Hiking, kegiatan outdoor yang menuntut kesiapan fisik untuk mencoba menjelajahi sebuah Gunung ini, mulai booming semenjak sudah di mudahkan nya sarana transportasi dan akomodasi untuk mencapai Gunung tersebut. Dan lagi dengan ramai nya para pendaki yang meng unggah poto dari Puncak Gunung yang sangat indah membuat dunia Social Media cukup gencar dengan hal itu.

Beberapa gunung terkenal seperti Rinjani Lombok, Prau Dieng Wonosobo, Semeru Jawa Timur. Jadi sasaran para pendaki, khususnya pendaki baru atau pemula yang juga ingin merasakan keindahan dari Puncak Gunung. Terlebih lagi untuk Gunung Rinjani dan Semeru dengan ada nya Film 5 CM dan Romeo Rinjani, semakin menambah popularitas gunung tersebut di mata masyarakat awam.

Hiking adalah salah satu kegiatan outdoor dimana pelakunya melakukan aktivitas berjalan kaki sebagai kegiatan rekreatif dan olahraga. Biasanya tempat yang di tuju adalah lokasi yang memiliki panorama indah, dengan jalur yang sudah di buat.

Dari keterangan diatas bisa di tarik beberapa kesimpulan dan beberapa persiapan berupa Perlengkapan yang cukup memadai, apalagi untuk pemula. Dan perlengkapan itu adalah sebagai berikut :

      01.   Sepatu Gunung

      Untuk yang satu ini sangat wajib di miliki dan dipakai ketika melakukan pendakian, karena sepatu gunung ini sudah di desain khusus untuk menghadapi jalur yang tidak mulus. Beban nya yang cukup berat membantu ketika kita menstabilkan tubuh menginjak tanah, yang notabene jalur pendakian ini umum nya berupa tanah, bebatuan dan juga rerumputan.

      02.    Pakaian Outdoor

Untuk Baju pilih lah nya berbahan dasar Polyester / Wol karena di samping tidak panas, juga menyerap keringat lebih cepat dari kaos biasa. Dan juga persiapkan jaket untuk pendakian yang memakan waktu beberapa hari karena suhu di pegunungan di malam hari sangat dingin.

Untuk Celana, gunakan celana panjang dengan model Cargo, karena selain menyerap keringat. Celana model ini lebih nyaman di pakai dan juga tidak cepat basah. Sehingga tidak membuat kita kedinginan di malam hari.

03.   Manset

Untuk yang satu ini lebih ke opsional saja, karena manset berfungsi untuk melindungi siku lengan dari gesekan, jadi mungkin bisa alternatif lain dengan menggunakan baju lengan panjang ataupun jaket.

04.   Tas Carrier

Carrier atau Keril, adalah salah satu senjata wajib jika melakukan kegiatan outdoor ini. Karena struktur tas ini yang cukup ringan dan muatan yang cukup besar dengan ukuran dari 45 liter – 80 liter. Sangat terbantu bagi pendaki untuk membawa perlengkapan yang memadai, sebut saja Tenda, Pakaian, Peralatan Masak, Makanan dll

05.   Perlengkapan Tambahan

Perlengkapan ini sebenar nya mempunyai fungsi penting seperti Tenda, Perlengkapan Masak, Makanan dll. Namun beberapa bisa di sewa di pos sebelum memulai pendakian atau di jasa penyewaan perlengkapan outdoor di sekitar gunung. Karena akan sedikit ribet jika kita membawa Tenda dari rumah di Jakarta untuk ke gunung Rinjani Lombok. Walaupun sekarang tenda dan perlengkapan lainnya sudah banyak yang portabel dan cukup ringan.

06.   Cintailah Alam

Nah yang ini memang wajib sekali untuk di pahami dan di makan baik-baik, bagi pendaki pemula maupun yang sudah pengalaman. Mencintai alam dengan tidak membuang Sampah sembarangan dan selalu membawa kembali turun gunung sampah yang sudah di pakai, juga tidak merusak ekosistem alam seperti memetik bunga, membakar lahan dll. Dan juga yang lagi booming saat ini adalah menulis dengan secarik kertas tulisan apapun itu, dengan tujuan untuk di foto di Puncak Gunung, namun bekas kertas nya di buang begitu saja di sana tidak di bawa turun kembali. Cintailah Alam

outfit_naik_gunung.thumb.jpg.2e20a40eeed

 

 

Edited by deffa

Share this post


Link to post
Share on other sites

9 answers to this question

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now


  • Similar Content

    • By Endar
      Dinginnya pagi kota Purwokerto dan rasa lelah karena perjalanan di  bus Tangerang – Purwokerto tidak menyurutkan antusias saya untuk mendaki atap Jawa Tengah, gunung Slamet. Dengan ketinggian 3.428 mdpl, gunung yang masih aktif ini terletak di lima kabupaten, Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan Pemalang. Terdapat beberapa jalur untuk mendaki yang dimulai dari kabupaten-kabupaten disekitar kaki gunung Slamet. Ada Guci dan Kaliwadas yang dimulai dari Brebes, Baturraden yang dimulai dari Purwokerto dan Brambangan yang dimulai dari Purbalingga. Saya sendiri memilih jalur Brambangan karena  sudah resmi dan paling banyak direkomendasikan.
      Kondisi cuaca di basecamp Brambangan saat itu mendung dengan kabut tipis, cuaca yang tepat untuk mendaki asal saja tidak hujan. Setelah menyusun kembali keril agar lebih nyaman dibawa dan mendaftar di basecamp, saya dan teman-teman siap untuk memulai pendakian. Jam tangan saya menunjukkan pukul 10.21 pagi saat melewati gerbang pendakian gunung Slamet. Di awal pendakian, saya disambut dengan suburnya tanah vulkanis Jawa yang ditanami sayuran khas dataran tinggi oleh penduduk sekitar. Senyum dan sapa ramah penduduk yang sedang bekerja juga menjadi penyejuk. Jalur Brambangan dimulai dengan jalan perkebunan warga yang lama kelamaan menjadi jalur setapak dengan suasana hutan khas gunung. Walaupun gunung Slamet berada di Jawa Tengah, kondisi hutannya lebih mirip dengan gunung-gunung di Jawa Barat. Jika gunung-gunung di Jawa Tengah lebih banyak hutan dengan pohon-pohon pendek dan padang rumput, Slamet berbeda. Hutan disini lebih diisi dengan pohon yang besar dan rimbun dan hampir tidak ditemukan padang rumput. Saya harus lebih berhati-hati karena perjalanan sedikit agak licin dan basah  oleh hujan tadi malam sehingga jika tidak tepat melangkah dan tidak berhati-hati akan sangat mudah terpeleset.
      Mendekati pos 1, saya bertemu dengan seorang bapak yang membawa tabung gas hijau, karung berisi semangka dan bahan-bahan jualan lainnya. Tidak terbayangkan besarnya usaha bapak itu mencari rejeki membawa beban begitu berat naik dan turun gunung. Namun dengan berat yang dibawa, bapak itu tetap menjawab dengan ramah saat disapa, suatu budaya yang saya sukai saat mendaki. Tidak lama setelah itu, saya tiba di pos 1 yang terdapat banyak pondok-pondok jajanan yang menjual 
      Mendoan – olahan tempe yang digoreng dengan tepung tapi tidak sampai kering khas Purwokerto dan sekitarnya, semangka dan minuman-minuman. Jika dalam kondisi ramai pendaki seperti saat ini maka pondok-pondok di pos-pos pendakian Slamet akan diisi oleh penjual-penjual.  Harganya pun tidak terlalu mahal jika kita bandingkan dengan usaha membawa barang jualan dari bawah. Suasana ini terjadi di beberapa pos hingga pos 7. Entah karena tersihir oleh warna merah semangka dan aroma mendoan, pada setiap pos saya berhenti untuk beristirahat dan jajan.
      Waktu menunjukkan pukul tiga sore. Saya hampir tiba di pos 4 menurut ucapan pendaki turun yang berpapasan dengan saya. Cuaca semakin mendung dan tidak lama setelah itu hujan datang, tidak deras. Saya bergegas menuju pos ke 4 dan memutuskan untuk bermalam disitu. Setelah tenda selesai didirikan saya beristirahat, memanjangkan kaki, melepas lelah sambil menikmati segarnya udara dan dingin hujan yang tidak terlalu deras. Setelah hujan reda saya menikmati secangkir teh hangat dan santap malam yang sederhana tapi terasa begitu nikmat. Damainya menikmati malam dengan suara serangga hutan dan batang pohon yang tertiup angin yang juga menjadi lagu pengantar tidur.

      Esok hari saya bangun pukul tiga pagi untuk melanjutkan perjalan ke puncak, masih ada empat pos lagi sebelum puncak. Saya membawa kamera, air minum dengan botol 1.5L, camilan pengganjal perut sebagai amunisi saya dan perlengkapan yang dibutuhkan agar beban tidak berat dan tidak cepat letih. Dalam perjalanan pagi itu saya tidak banyak istirahat begitu juga teman-teman lainnya. Menjelang pos 8 sudah mulai jarang pepohonan. Saya putuskan untuk menunggu matahari terbit sebelum pos 8. Setelah mendapatkan posisi nyaman, saya mempersiapkan kamera untuk mengabadikan suasana matahari terbit. Tidak beberapasihir yang mencipatkan keindahan yang menghipnotis itu muncul. Warna merah, jingga, ungu, kuning dan biru berpadu. Kota di kaki gunung Slamet yang ditutupi kabut dan jajaran gunung Sindoro, Sumbing, Merapi, Merbabu dan Lawu menambah tegas suasana matahari terbit pagi itu. Sayang sekali awan agak tebal sehingga matahari hanya muncul sebentar lalu kembali bersembunyi di balik awan.

      Pos 8 adalah batas vegetasi. Dari pos 8 hingga puncak tidak akan ditemukan pohon-pohon hanya terdapat jalur pasir berbatu. Usaha untuk melangkah semakin besar sebanding dengan sudut kemiringan. Setelah terhenti beberapa kali, meghitung langkah satu demi satu lalu berhenti lagi, tibalah saya di puncak Slamet. Saya terduduk, bersyukur dan takjub dengan pemandangan yang begitu memesona. Ke arah barat  terlihat puncak Ciremai, ke arah timur akan terlihat deretan gunung-gunung di Jawa Tengah. Cuaca yang tadinya mendung menjadi cerah. Langit biru membalut alam menjadi batas pandangan dengan hitamnya dunia diluar bumi. Saya tidak turun ke area bibir kawah karena  perjalanan mendaki dan menurun yang cukup jauh.

      Perjalanan turun tidak semudah yang dibayangkan.  Dari puncak ke tenda tidak begitu sulit karena beban yang dibawa tidak begitu banyak. Namun setelah semua perlengkapan masuk ke keril saya harus  lebih menguatkan kaki dan menjaga keseimbangan. Saya tiba kembali di basecamp Brambangan sekitar pukul empat sore. Suasana basecamp tidak seramai kemarin. Seruput teh yang saya pesan menemani gemetarnya kaki. Saya berkata cukup untuk saat itu namun rindu muncul kembali esok harinya.
       
      Tambahan info biaya:
      - Transport Bus Tangerang-Purwokerto  vv  IDR 250.000
      - Sewa mobil Purwokerto - Brambangan vv IDR 600.000
      - SImaksi IDR 5.000 per orang
      - Logistik sesuai kebutuhan
       

    • By akmalbahtiar
      Berikut ini adalah tips untuk mengurangi dan menyembuhkan sakit kepala:
      1. Upaya memulihkan sakit kepala dengan meneguk air putih
      Salah satu penyebab sakit kepala adalah karena kekurangan cairan di tubuh. Dan kita juga tentu telah memahami bahwa air ialah asupan yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. olehnya itu, misalnya anda terserang sakit kepala, lekaslah mengonsumsi air putih. Setelah itu rutinlah mengonsumsi air putih 8 - 10 gelas per harinya agar anda bebas dari sakit kepala.
      2. Mengatasi sakit kepala dengan mengonsumsi kentang
      Selain diakibatkan oleh kekurangan cairan, sakit kepala juga dapat diakibatkan oleh hilangnya kandungan elektrolit semacam kalium. Nah, untuk menanganinya tentu kita wajib meningkatkan mengkonsumsi makanan yang tinggi kandungan kalium yakni salah satunya kentang. Sebaiknya kentang yang akan dikonsumsi, dimasak lewat cara dibakar pada kulitnya, atau direbus (bukan digoreng).
      3. Menyembuhkan sakit kepala lewat buah pisang
      Buah pisang mempunyai banyak khasiat, untuk mengetahui apa saja khasiat buah pisang silahkan baca artikel "17 Manfaat Buah Pisang Bagi Kesehatan Kita". Selain kaya akan potasium ternyata pisang juga memiliki kandungan magnesium yang mampu memiliki khasiat meredakan migrain. Nah, kalau sakit kepala menimpa, anda dapat memakan buah pisang untuk mengurangi rasa sakit di kepala.
      4. Mengatasi sakit kepala dengan es batu
      Tahukan anda, ternyata es batu juga dapat kita dimanfaatkan untuk mengobati rasa sakit pada kepala. Caranya praktis, kita hanya butuh mengkompreskan es batu dengan perlahan di atas kepala anda yang dirasa nyeri. Es batu bisa menyebabkan mati rasa pada area kepala yang terasa sakit, sehingga also known as mengurangi rasa sakit kepala.
      5. Mengatasi sakit kepala lewat makanan/minuman yang mengandung mint
      Nah, ini lebih cocok jika sakit kepala yang anda alami dikarenakan oleh maag karena melewatkan makan mengakibatkan perut menjadi mual dan sakit kepala. Metode Dianjurkan untuk mengobatinya yaitu dengan mengkonsumsi makanan/minuman yang memiliki kandungan mint di antaranya teh pappermint dsb.
      6. Mengatasi sakit kepala dengan Kopi
      Masih ingatkah Anda dengan ungkapan "sesuatu yang berlebihan itu tidak baik?" nah, begitu juga dengan kopi, kalau kita menyeruput kopi dengan jumlah wajar (tidak lebih dari 2-3 cangkir/hari), ternyata kopi juga dapat jadi obat ketika anda merasakan sakit kepala. Sebab kandungan kafein di dalam kopi 40 % lebih efektif dalam mengatasi sakit kepala. Tapi ingat, berlebihan minum kopi juga bisa menjadi penyebab sakit kepala lagi, jadi konsumsilah kopi tidak lebih dari 2-3 cangkir each harinya.
      7. Mengurangi sakit kepala dengan biji wijen
      Kandungan vitamin E pada biji wijen dapat membantu menormalkan estrogen pada tubuh, sehingga dapat mencegah migrain. Selain itu. biji wijen juga banyak mengandung magneisum yang juga mampu mencegah sakit kepala. Selain biji wijen, makanan seperti kacang-kacangan, minyak zaitun, dandelion, gandum, dan kentang manis, juga banyak memiliki kandungan magnesium.
      8. Mengatasi sakit kepala lewat memakan Ikan
      Mengkonsumsi ikan pun dapat membantu mengobati sakit kepala terutama untuk ikan yang beemak misalnya ikan salmon, makarel atau tuna yang kaya akan omega -3 dan lemak esensial yang bisa mencegah rasa neyeri yang dapat menimbulkan migrain.
      9. Meringankan sakit kepala melalui buah semangka
      Semangka merupakan jenis buah-buahan yang kaya akan air, jadi dapat anda gunakan buat mengatasi sakit kepala yang diakibatkan oleh dehidrasi.
      10. Mengobati sakit kepala dengan streching
      Streching merupakan gerakan peregangan (senam). Sakit kepala mampu disebabkan oleh otot-otot yang tegang, jadi kalau anda sakit kepala, cobalah untuk melakukan olahraga senam, atau bisa juga dengan melakukan yoga.
      11. Menghilangkan sakit kepala dengan tidur secara rutin
      Apakah Anda tahu bahwa terlalu banyak tidur adalah salah, walaupun tidak cukup tidur juga tidak baik, karena tidur itu harus normal. Orang tidak bisa produktif selama seharian penuh, karena manusia bukan robot. Usahakan anda mendapatkan waktu tidur yang cukup misal 7-8 jam agar anda terhindar dari yang namanya sakit kepala.
      12. Hindari dalam keadaan tertekan
      Seringkali sakit kepala juga diakibatkan oleh otot-otot atau urat syaraf yang tegang, dalam salah satu penyebabnya sebab terbebani fikiran yang akhirnya mengakibatkan kondisi psikis tertekan dan sakit kepala. Jadi disarankan, jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan. Luangkan waktu anda buat rileks dan bersantai.
      13. Meringankan sakit kepala dengan biji alpukat
      kalau yang mengakibatkan sakit kepala Anda diakibatkan oleh demam, Anda bisa membuat pengompres alami dari biji alpukat. Caranya siapkan dua biji buah alpukat kemudian parut. Setelah itu campur dengan sedikit air, lalu tempel di dahi selama sekitar 1-2 jam atau setiap Anda tidur di malam hari.
      SUMBER
    • By gustavo

      Salam semuanya..salam jalanjalan...
      Sorry nih masih newbe. Saya mau berbagi tentang tips berlibur di Universal Studio Singapore. Karena kalau kita awam disini bisa sangat merugikan dan membuat waktu berlibur kita tidak efektif dan efisien. (hahahaha..liburan aja pake bahasa birokrasi...)
      Pertama-tama yang harus diketahui adalah how to get there.
      Universal Studio ini letaknya di sebuah pulau yang terpisah dari Singapore. Namanya Sentosa Island. Yang dibangun khusus untuk tempat berlibur warga Singapore. Sekedar informasi manajemen Sentosa Island ini sama dengan yang mengelola Genting High Land di Malaysia.
      Untuk ke USS, pastinya harus nyebrang. Caranya? Ada 3 jenis. pertama bisa dengan monorail biaya 3 SGD. Dengan Kereta Gantung. Ini agak mahal biayanya. Atau jalan kaki lebih tepatnya dengan travelator bayar 1SGD. Waktu itu saya milih naik monorail. Selain cepat juga cukup murah karena itu biaya pulang pergi.
      Nah setelah sampai di Sentosa tepatnya di pemberhentian kereta pertama langsung deh turun menuju area Universal Studio. Berikut tipsnya agar liburan kalian di Universal Studio lebih maksimal.
      1. Sediakan waktu satu hari full untuk di Universal Studio. Bisa dibilang arenanya sangat luas dengan berbagai atraksi yang rasanya tidak mungkin habis disambangi dalam waktu satu hari. Buka dari jam 10 dan ditutp dengan pesta kembang api pada jam 8 malam.
      2. Beli tiket online. ada kebijakan di USS untuk membatasi jumlah pengunjung di hari libur agar tidak terlalu ramai. Jadi gak usah khawatir berdesak-desakan seperti ancol. Nah rugi kan udah jauh-jauh ke sana eh..gak kebagian tiket karena udah full.
      3. datang lebih pagi. Selain bagi kalian yang belum membeli tiket online juga untuk menghindari antrean. meskipun bukanya jam 10, tapi orang sudah mengantre di pintu masuk dari jam 9. Dan panjangnya gak main-main meskipun pintu masuknya sangat banyak.
      4. Siapkan peta USS. Karena peta ini sangat berguna untuk mengetahui lokasi wahana plus mengetahui jadwal pertunjukan. Di beberapa wahana memang ada jadwal pertunjukannya. Bahkan ada waktu untuk jumpa fans segala. Misalnya jumpa optimus prime. Ini orang yang make kostum optimus tapi kayak beneran. Bisa juga ketemu replikanya marilyn monroe.
      5. Kunjungi wahana paling favorit terlebih dahulu. Hal ini penting untuk menghindari antrean yang panjang. Wahana paling diminati di USS tentu saja Transformer the Raid. Begitu gerbang dibuka langsung ngibrit ke arena ini. Karena dijamin semua orang akan mengarah ke sana. Wuiiih pokoknya kayak huru hara deh begitu gerbang dibuka. Soalnya kalau terlambat sedikit siap-siap anter selama 2 jam..hehehehehe. Begitu masuk ke transformer the raid pilih tempat duduk paling depan. Karena itu tempat duduk paling asyik untuk menikmati petualangan. Untuk roler costernya gak usah ngantre karena gak banyak yang punya nyali buat wahana ini...hahahaha( saya coba keduanya).
      6. Siapkan satu botol minuman kosong. Bisa dibawa dari rumah bisa juga beli satu minuman botol di USS tapi jangan dibuang botolnya. Karena dijamin mengelilingi USS akan membuat kalian kehausan. Kalau haus tinggal ke toilet karena di depan toilet di USS ada tap water gratis...segeeeerrrr. Kalau mau bawa payung juga boleh. meskipun beberapa wahana dilarang membawa tas nanti boleh dititip di locker (bayar).
      7. Tiket jangan dibuang. Karena kalau kalian bosan atau kepingin nyari makan di luar USS kalian bisa keluar dari USS dan balik lagi dengan menunjukkan tiketnya. Tapi kayaknya gak bakal keluar deh karena di sana sudah ada food center-nya. makanannya enak dan tidak terlalu mahal.
      8. Bawa uang secukupnya. Ini penting buat kalian yang mau icip icip makanan khas USS seperti Turkey Leg yang legendaris itu. Wajib dicoba nih meskipun agak mahal (12 SGD).
      9. Jaga stamina. Karena dipastikan kalian akan sangat capek berkeliling dan mencoba seluruh wahana yang ada.
      10. Jangan takut untuk mencoba seluruh wahana yang ada. AKan sangat rugi kalau kita sudah masuk ke USS tapi cuma nyoba beberapa wahana doang. Roler costernya meskipun tampak mengerikan tapi gak aslinya gak begitu seram. Tips-nya pertama naik yang biru...setelah itu naik apapun dijamin pasti berani....hehehehe
      Nah itu aja tips-nya..nanti kalau ada yang nanya-nanya ditambah lagi...
      Selamat merencanakan liburan ya...
      Salam JalanJalan
      Gustavo
    • By rhiennee
      Pulau ini merupakan pulau yang masih berada di provinsi Kepulauan Riau. Dan tempat ini juga menajadi salah satu destinasi wisata. Lokasi dari pulau ini hanya dapat ditempuh dengan jalur laut. Kurang lebih terletak 6 km dari Tanjung pinang, yang juga menjadi ibukota kepulauan Riau. Apabila dari pulau Batam jaraknya sekitar 35 km. menuju kesana lebih enak, apabila dimulai dari Batam dan juga mungkin dari Pekanbaru. Buat masyarakat di Kepulauan Riau nama pulau ini sangatlah terkenal dan menjadi objek wisata yang wajib dikunjungi.
       

       
      Mata pencaharian penduduk Pulau Penyengat bekerja sebagai seorang nelayan. Karena mereka merupakan keturunan  etnis Melayu dan bahasa sehari-harinya menggunakan bahasa melayu. Untuk penunjuk jalan di pulau ini pun menggunakan dua bahasa, yakni Bahasa arab gundul dan juga Bahasa Indonesia. 
       
      Di pulau ini juga jarang terjadi kriminalitas. Karena disana pergaulan antara pemuda dan pemudinya masih sangat dijaga ketat. Dan warga disana juga masih menjunjung tinggi nilai kesopanan dan agama.
       
      Di Pulau Penyengat juga terdapat masjid raya Sultan Riau yang akan menyapa anda pada saat sampai di Pulau Penyengat. Dan masjid ini juga menjadi  objek wisata utama yang ditawarkan di Pulau Penyengat. Masjid ini sendiri dibangun pada tahun1832 dan sampai sekarang ini masih berdiri dengan kokoh. Warna masjid ini sangat khas, yaitu kuning.
       

       
      Di pulau penyengat selain terdapat masjid juga ada beberapa tempat lain yang selalu dikunjungi  para wisatwan yakni makam-makam raja Riau beserta keluarganya. Dan salah satunya adalah makam Engku Puteri Permaisuri Sultan Mahmud. Makam ini sendiri berada di daerah Dalam Besar. Disana terdapat pula makam Raja Abdullah, Raja Ahmad, Raja Aisyah Permaisuri, dan juga Raja Ali Haji. Pulau Penyengat  sendiri dahulu dibangun oleh Raja Mahmud, yang merupakan suami dari  Engku Puteri. Sultan Mahmud sendiri menjadikan Pulau Penyengat sebagai mahar pernikahannya dengan Engku Puteri yang memiliki nama asli Raja Hamidah. 
       
      Disana dulu juga terdapaat benteng pertahanan, tetapi yang ada cuman tinggal beberapa meriam dan parit yang menjadi pertahanan melawan Belanda. Disana juga masih ada sebuah gudang untuk menyimpan mesiu. Anda dapat mengelilingi objek wisata ini dengan sekedar berjalan kaki, karena luasnya sekitar 2 km persegi saja.apabila anda tidak suka berjalan kaki anda dapat menggunakan becak motor yang disewakan disana dengan harga sewa 20.000 rupiah. Dan sudah dapat mengantar anda untuk berkeliling di Pulau Penyengat tanpa rasa lelah. Disana juga diseidiakan makanan khas pulau penyengat yaitu ikan bakar.
       

       
      Apabila anda memilih lewat dari Pekanbaru, maka akan dua alternatif transportasi yaitu udara dan laut. Disana ada beberapa maskapai penerbangan yang menyediakan penerbanagan dengan jalur bandara sultan syarif kasim Pekanbaru menuju ke Bandara Di Tanjungpinang. Untuk jarak tempuhnya sendiri sekitar 1 jam 10 menit. Kemudian dari bandara di Tanjungpinang anda dapat melanjutkan perjalanan ke pusat kota tanjungpinang dengan menggunakan taksi dengan biaya sekitar 50.000 sampai 60.000 rupiah.
       
      Apabila anda lebih memilih menggunakan  jalur laut, tentu akan memakan durasi waktu yang panjang. Dari Pekanbaru anda harus menaiki kapal ferry, untuk menuju kabupaten Meranti membutuhkan waktu sekitar 5 jam perjalanan.  Kabupaten Meranti merupakan pintu gerbang menuju ke Kepulauan Riau. Kemudian dari pulau tersebut dilanjutkan perjalanan menuju pulau Batam. Kemudian anda harus kembali naik kapal ferry untuk menuju Tanjungpinang dan akan memakan waktu sekitar 1 jam. Cukup lama bukan?
       
      Untuk menuju Pulau Penyengat, anda juga bisa mulai dari Batam, dari  kota manapun anda berasal anda langsung terbang menuju Bandara Hang Nadim di Batam. Dari sana anda langsung dapat naik kapal ferry untuk menuju ke Tanjungpinang. Dari Tanjungpinang anda dapat melanjutkan perjalanan dengan menaiki perahu kecil yang bernama Pompong untuk menuju pulau Penyengat. Harga untuk menaiki pompong cukup murah sekitar 5.000 – 10.000 rupiah per orang dan akan memakan waktu tempuh sekitar 15 menit. Apabila anda menyewa kapal tersebut  biayanya sekitar 80.000 per kapalnya dan langsung bisa membawa anda pulang-pergi.
       
      Apabila anda sudah tiba  di Penyengat, anda tidak usah heran, karena disana tidak terdapat kendaraan roda empat. Transportasi yang ada disana hanyalah bemor atau becak motor , anda dapat menyewanya dengan harga Rp 20.000. Anda langsung bisa berkeliling pulau dengan menggunakan becak motor ini..
       
      Rencanakan liburan anda ke Pulau Penyengat!!!
    • By Melyy
      Hi, Semua...
      Salam kenal..
      Saya berencana untuk ke japang akhir tahun ini.
      8 hari disana, flight dari jakarta ke osaka, pulang dari tokyo.. Any recomendation untuk hotel/hostel, transport, dll?
      Thanks a lot :)
    • By deffa
      Hola Momod Here !!!
       
      Dikarenakan Singapura ini masih menjadi tujuan favorit wisata luar negri untuk pertama kali
      jadi pasti MRT menjadi salah satu topik utama jika berkunjung ke Singapura
       
      Nah kali ini saya mau berbagi tips dan tata cara menggunakan salah satu moda transportasi andalan Singapura tersebut
      akan saya bagi jadi beberapa bagian ya silahkan di simak 
       
      Cara Baca Map MRT
      Ok pertama kali sebelum naik MRT nya minimal kalian harus paham dengan Map MRT Singapura ini
      Sebenernya gak terlalu sulit juga, tapi bagi yang kurang sense of directon dan gak bisa baca map
      bakalan jadi rumit, ini adalah method (cara) yang biasa saya pakai biar gak bingung :

       
      Selalu cek dan aware posisi kalian berada saat itu dimana, bisa dilihat kiri kanan pasti ada pertanda nama jalan / plang toko yang ada alamatnya dll Setelah ketemu posisi kalian baru lah baca map dan perhatikan Stasiun MRT terdekat, misal kalian berada di Bugis Junction berarti lebih dekat dengan Stasiun MRT Bugis  Tentukan tujuannya misal kalian dari Bugis mau ke Marina Bay MRT Singapura ini terdiri dari beberapa Line (Jalur) Utama dibedakan dengan warna (Red, Purple, Green, Circle Line (Yellow), Downtown Line / Blue) Di line (jalur) tersebut perhatikan ujung awal dan akhir, misal Green Line awal nya adalah Pasir Ris dan akhirnya adalah Joo Koon  Nah jika kita mau ke Marina Bay dari Bugis, berarti kita akan melalui dua line (jalur) karena Marina Bay itu berada di Red Line sedangkan Bugis berada di Green Line, logikanya kita harus turun dan ganti kereta di suatu tempat kan. Nah perhatikan pada Map ada stasiun2 yang dua jalur bersebelahan seperti stasiun City Hall atau Raffless Place berikut. Disinilah kita turun dan ganti kereta ke Red Line Marina Bay.                                                 Nah hal diatas itu berlaku untuk beberapa Interchange Station (Transit Station) seperti di Tanah Merah, Dhoby Ghaut, Jurong East, Outram Park, Serangoon dll  
      Jenis Tiket MRT
      Nah setelah kita sedikit paham dengan cara baca map MRT sekarang kita coba untuk membeli tiket MRT.
      Tiket MRT ada 3 Jenis yaitu Singapore Tourist Pass, Ez-Link Card, Single Trip Ticket. Kita akan bahas satu persatu ya
       
      Singapore Tourist Pass
      Singapore Tourist Pass adalah kartu khusus bagi wisatawan untuk menggunakan semua moda transportasi umum (MRT, BUS) sesuai dengan pilihan lama kunjungan. 

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di beberapa daerah berikut :
      Changi Airport, Orchard, Chinatown, City Hall, Raffless Place, Ang Mo Kio, Harbor Front, Lavender, Bugis, Bayfront
       
      Harga nya dari 1 hari 10 SGD, 2 hari 16 SGD, 3 hari 20 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Ez-Link Card
      Kartu Ez-Link ini berfungsi hampir sama dengan Singapore Tourist Pass dimana kalian bisa menggunakan di semua moda transportasi umum singapura. Namun beda nya menggunakan saldo (semacam pulsa) jadi kita harus isi dlo (Top Up) baru bisa di gunakan. Namun untuk kartu baru sudah terisi saldo.

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di semua Stasiun dan juga di 7-Eleven. Cara Top Up (Isi Saldo) juga di lakukan di sana
       
      Harga nya dari 10 SGD - 12 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Single Trip Ticket
      Hampir sama dengan Ez-Link Card 
      Kartu yang ini bisa digunakan untuk beberapa kali perjalanan, total 1 kartu bisa 6 kali di Top Up. 

       
      Cara mendapatkannya bisa mengunjungi counter Tiket MRT di semua Stasiun dan juga di Ticket Vending Machine di tiap Stasiun juga

       
      Harganya tergantung jarak dari Stasiun yang akan di tempuh start dari 0.20 SGD - 10 SGD
       
      Untuk info lengkapnya bisa cek web resmi nya di sini
       
      Cara Menggunakan MRT
      Nah kali ini kita masuk ke tata cara menggunakan MRT pertama kali.
      Mungkin bagi kalian yang pernah naik Bus Transjakarta cara ini tidak akan terlalu aneh, namun bagi yang belum pernah pasti kebingungan dengan sistem nya :
       
      Ketika masuk ke Stasiun MRT ada 2 pilihan beli tiket yaitu manual dengan berbicara dengan petugas Ticket  Counter atau otomatis dengan menggunakan Ticket Vending Machine (Jika menggunakan Singapore Tourist Pass / Ez-Link Card langsung baca ke no 4) Jika kalian pilih Manual ke Ticket Counter sebutkan tujuan kalian dan berapa orang dalam bahasa English misal kalian dari Bugis mau ke Marina Bay "Marina Bay please for 1 person" maka akan diperoleh harga 1.30 SGD Jika kalian pilih Otomatis ke Ticket Vending Machine ini berupa Touch Screen, langsung sentuh layar pilihan bahasa English, lalu keluar map MRT tinggal sentuh di tulisan Marina Bay, lalu pilih jumlah orang nya, kemudian keluar nominal yang harus di bayarkan 1.30 SGD :  Jika kalian membayar dengan uang kertas 2 SGD atau 1 SGD x 2 masukkan uang kertasnya ke sini, lalu uang kembalian akan jatuh di bawah nya
      Jika kalian membayar dengan campuran uang kertas dan logam (1 SGD uang kertas dan 0.30 SGD uang logam), masukkan uang logam nya ke sini.
      Lalu Single Trip Ticket nya akan keluar dari sini
      Karena Single Trip Ticket bisa digunakan sampai 6 kali, kalian bisa Top Up lagi saldo nya dengan menaruh kartu tersebut disini, dan ulangi langkah nya dari awal
       
      4.  Langsung menuju ke Ticket Gate untuk tap (sentuh) kartu nya ke salah satu slot seperti ini

       
      5. Lalu menuju ke MRT Ram dimana tempat kalian naik Kereta MRT nya, tapi perlu di perhatikan biasanya MRT Ram ini terdiri dari dua sisi bahkan ada yang bertingkat seperti di Dhoby Ghaut dan City Hall nah perhatikan baik2 petunjuk arah nya sehingga kalian tidak salah ambil MRT

       
      6. Selama di dalam MRT perhatikan dengan baik petunjuk ini dan juga suara dari pemberitahuan setiap kali berhenti di stasiun, karena itu adalah petunjuk kalian untuk dimana harus turun sesuai dengan tujuan kalian

       
      Tips :
      Selalu pergunakan Smartphone kalian dan aktifkan internet nya karena Google Maps sangat membantu Jangan ragu dan malu untuk bertanya ke siapapun yang ada  Semua kartu di atas hanya untuk 1 Orang saja, jadi TIDAK BISA 1 kartu di pakai berdua atau lebih Ok demikian lah Tata Cara Menggunakan MRT Singapura yang mungkin berguna buat kalian yang baru pertama kali menggunakan MRT. Oiya cara ini juga berguna untuk MRT di negara lain seperti Kuala Lumpur Malaysia, Bangkok Thailand, Taiwan dll. Karena prinsip nya sama saja
    • By vie asano
      Sudah ada banyak tips dan trik tentang caranya melakukan perjalanan bersama keluarga. Namun biasanya, fokus kata ‘keluarga’ disini lebih kepada ‘bagaimana caranya melakukan perjalanan bersama anak-anak’, mulai dari tips agar liburan keluarga berjalan seru (baca: Tips Agar Liburan Keluarga Berjalan Seru), tips untuk menghindari mabuk perjalanan (baca: Resiko Mabuk Perjalanan Bisa Ditekan Menggunakan Tips dan Trik Ini), tips packing untuk family trip (baca: Packing Tips for Family Trip (1) dan Packing Tips for Family Trip (2)) hingga tips jika bertemu dengan penumpang kecil di dalam pesawat (baca: Random Tips Buat Kalian yang Berencana Terbang Bareng Bayi dan Anak-anak).
      Tapi, keluarga kan nggak melulu berisi anak-anak saja. Lantas, ada nggak tips untuk melakukan trip bersama orang tua – terutama yang sudah berusia lanjut?
      Bagi sebagian traveller – khususnya traveller muda – orang tua (dalam artian ‘orang lanjut usia’, atau untuk mudahnya disebut sebagai ‘lansia’ saja) mungkin ada dalam daftar terakhir tipe partner yang akan dipilih untuk menemani acara traveling. Lansia biasanya identik dengan aktifitas rumahan, dan jarang bepergian ke tempat jauh. Apalagi jika lansia tersebut memiliki keterbatasan fisik maupun masalah kesehatan. Wah, terdengar sebuah hambatan untuk melakukan aktifitas traveling yang seru, kan?
      Tapi hey, nggak semua lansia itu suka diam di rumah, lho. Sekalipun mungkin kondisi fisik dan kesehatan nggak se-prima traveller muda, bukan berarti semua lansia hanya suka bepergian di dalam kota saja. Sebagian lansia masih memiliki semangat ala Indiana Jones dan Lara Croft untuk menaklukkan dunia mengunjungi berbagai tempat di dunia. Jadi, kenapa traveller muda harus memaksa meninggalkan lansia di rumah? Kenapa kalian nggak sesekali mencoba mengajak mereka bertualang dan bersenang-senang?

      Ilustrasi, via praktijkbuonappetito
      Namun tentu saja ada beberapa hal yang perlu kalian perhatikan sebelum mengajak lansia melakukan traveling bersama. Ada juga beberapa hal yang perlu kalian siapkan sejak dini untuk membantu melancarkan aktifitas bersama lansia. Singkat kata, langsung simak saja aneka tips untuk melakukan traveling bareng orang tua, kakek nenek, atau siapapun yang jauh lebih tua dari kalian. Sebelum itu, simak dulu sisi positif dan konsekuensinya bepergian bareng lansia.
      *             *             *             *             *
      Sisi Positif Bepergian Bersama Lansia
      - Pernah mendengar istilah ‘kenyang makan asam garam kehidupan’? Begitu juga yang terjadi jika bepergian bersama lansia. Sekalipun mungkin kondisi fisik mereka tidak seprima traveller muda, namun orang yang lebih tua bisa jadi mengetahui berbagai tips dan tips traveling yang belum diketahui oleh traveller muda. Dengan melakukan traveling bersama, kalian bisa belajar banyak dari orang tua tentang hal-hal diluar keseharian kalian. 
      - Jika kalian mengunjungi destinasi yang pernah dikunjungi oleh lansia bertahun silam, bisa jadi kalian akan mendengarkan kisah-kisah yang belum tentu akan kalian temukan dalam leaflet wisata. Seru kan?
      - Traveling bersama bisa menambah momen kebersamaan antara kalian dengan orang tua, apalagi kalau selama ini kalian punya banyak kesibukan sendiri dan jarang meluangkan waktu untuk kumpul-kumpul.
      Konsekuensinya:
      - Konsekuensi yang paling utama tentu saja masalah daya tahan fisik dan juga kesehatan yang berbeda dengan traveller muda (walau nggak semua orang muda punya daya tahan tubuh yang prima). Kalian harus bisa meredam egoisme untuk membuat itinerary sesuka hati.
      - Bepergian dengan lansia pun bisa berpotensi meningkatkan gesekan di antara kalian, apalagi jika selama ini kalian punya banyak cara pandang yang berbeda tentang beberapa hal. Misalnya saja, orang tua mungkin akan melotot saat melihat kalian mengenakan bikini di pantai. Atau mungkin marah-marah melihat kalian nggak tega menawar barang saat akan membeli oleh-oleh di pasar tradisional. Tapi hey, semua hal bisa dinegosiasikan kan? Jadi jangan dulu takut untuk bepergian bersama lansia ya!
      *             *             *             *             *
      Tips dan Trik Traveling Bareng Lansia
      Mari Mulai dari Itinerary, Karena Itinerary Adalah Segalanya

      Ilustrasi, via bordeauxclassictour
      - Umumnya lansia memiliki daya tahan fisik yang berbeda dengan anak muda. Karenanya, realistislah dalam menyusun itinerary. Daripada memaksakan diri mengunjungi 10 tempat dalam sehari, lebih baik kalian fokus memilih 1-2 tempat saja yang mungkin dapat meninggalkan kesan lebih dibanding tempat lainnya.
      - Kondisi setiap lansia memang bisa berbeda satu dengan lainnya. Namun, untuk menghindari lansia jadi terlalu lelah dan berpotensi menyebabkan penurunan kondisi fisik, bijaklah dalam menyusun waktu wisata. Apalagi lansia biasanya bergerak lebih lambat dari anak muda, jadi kalian betul-betul harus mempertimbangkan tempo wisata. Idealnya, kalian bisa mulai jalan-jalan beberapa saat sebelum makan siang, dan di antara makan siang hingga makan malam. 
      - Kenali dengan baik obyek wisata yang kalian pilih, apalagi jika kalian bepergian dengan lansia yang memiliki daya tahan fisik yang kurang baik. Pilihlah obyek wisata yang mudah dijangkau dengan kendaraan, atau mudah di akses dengan berjalan kaki, dan memiliki akses yang baik (jalannya tidak licin, curam, dll dsb).
      - Sedangkan jika bepergian dengan lansia yang mengalami kesulitan bergerak, nggak ada salahnya memastikan apakah kalian bisa meminjam kursi roda di obyek wisata tersebut atau tidak – kecuali jika kalian membawa kursi roda sendiri dari rumah. Begitu juga saat berada di bandara, cari tahu dimana kalian dapat meminjam kursi roda (dan bagaimana cara pengembaliannya).
      - Jangan egois! Kalian mungkin senang melakukan petualangan di alam bebas dan menantang adrenalin, seperti rafting dan bungee jumping. Tapi jika bepergian bersama lansia, pastikan kalian memilih obyek wisata yang dapat kalian nikmati bersama. Caranya, diskusikan setiap usulan itinerary yang kalian ajukan, dan jangan ragu untuk mendengarkan feedback dari mereka ya!
      - Ada baiknya pilih destinasi wisata yang nggak terlalu ramai. Lansia biasanya kurang menyukai keramaian, apalagi jika mereka memiliki kondisi fisik yang kurang baik. Selain itu, tempat ramai juga biasanya kurang nyaman karena harus berdesakan dengan banyak orang, dan lebih rentan akan pencopetan. Namun sekali lagi, konsultasikan setiap itinerary yang kalian usulkan untuk dirundingkan bersama-sama. Siapa tahu lansia yang akan kalian ajak traveling bersama malah menyukai suasana ramai seperti kota, dibanding menyepi di keheningan pegunungan.
      - Jelilah dalam menentukan waktu wisata. Pertimbangkan masalah cuaca di destinasi tujuan wisata kalian, dan hindari bepergian pada periode liburan (di daerah tersebut) untuk menghindari suasana liburan yang terlalu ramai dan malah membuat nggak nyaman. Secara umum, hindari bepergian di tengah kondisi cuaca ekstrem dan tidak menentu, serta hindari bepergian saat high season dan peak season.
      - Bingung menentukan destinasi yang mungkin akan disukai oleh lansia? Kalian bisa mempertimbangkan untuk memasukkan museum dan kuil-kuil dalam itinerary wisata. Tentunya, pilihlah tempat yang mudah di akses oleh lansia ya!
      - Alternatif lainnya, kalian bisa mempertimbangkan untuk mengikuti cruise singkat, asalkan lansia tidak punya mabuk laut ya.
      - Tips lainnya, kalian bisa menanyakan pada lansia, apakah ada tempat kenangan yang ingin dikunjungi di destinasi wisata atau tidak (khususnya jika mereka pernah ke tempat itu sebelumnya). Sesekali menyenangkan orang tua itu bagus lho!
      *             *             *             *             *
      Sebelum Bepergian

      Ilustrasi, via weibo
      - Jika lansia yang akan kalian ajak bepergian memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasikan lebih dulu pada dokter apakah yang bersangkutan dapat diajak untuk bepergian selama beberapa hari (sebutkan dengan detail durasi wisata, kalau perlu jelaskan tentang destinasi yang akan dikunjungi). Jangan lupa tanyakan apa saja ‘do’s’ dan ‘don’t’ yang harus diperhatikan selama masa traveling.
      - Sedangkan jika lansia tersebut diwajibkan mengatur pola makan karena satu dan lain hal (misalnya: terkena penyakit diabetes atau darah tinggi), ada baiknya kalian berkonsultasi pada dietisian mengenai menu yang aman disantap saat traveling. Mintalah daftar pantangan makanan yang harus dihindari selama wisata.
      - Oh ya, kalian juga bisa langsung membuat janji konsultasi dengan dokter sekembalinya dari aktifitas traveling.
      - Bekali diri dengan obat-obatan, terutama obat-obatan yang dibutuhkan oleh lansia (yang memiliki kondisi kesehatan tertentu). Bawalah obat-obatan itu dalam tas yang dapat masuk kabin, supaya mudah diambil sekiranya kalian tiba-tiba memerlukannya.
      - Nggak ada salahnya juga berbekal snack, khususnya yang disukai oleh lansia.
      - Jika perlu, survey lah lebih dulu berbagai fasilitas kesehatan di sekitar lokasi wisata yang akan kalian kunjungi.
      - Untuk menghindari kondisi salah jalan yang akan membuat kalian tersesat, nggak ada salahnya membekali diri dengan peta (online maupun offline). Nggak ada salahnya juga men-download beberapa aplikasi yang mungkin akan kalian butuhkan untuk melancarkan aktifitas traveling, seperti Waze, Google Maps, dan lain-lain.
      - Jangan lupa mengurus asuransi perjalanan sebelum kalian berwisata ya!
      - Dan, pastikan kartu kredit kalian bisa digunakan selama berwisata. Sekalipun nggak semua tempat menerima kartu kredit, namun setidaknya kalian dapat merasa lebih tenang jika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan biaya secepatnya.
      *             *             *             *             *
      Masalah Packing

      Ilustrasi, via tuliptel
      - Biasanya lansia lebih mudah cemas mengenai banyak hal, dan akhirnya packing lebih banyak dari seharusnya. Apalagi jika mereka termasuk jarang bepergian. Untuk menghindari hal tersebut, nggak ada salahnya kalian membantu saat packing, sehingga kalian bisa memberikan saran barang apa saja yang perlu dibawa dan apa saja yang harus ditinggal.
      - Nggak ada salahnya membawa sebuah selimut tipis, apalagi jika kalian bepergian saat cuaca kurang bersahabat.
      - Bawalah perlengkapan yang dapat membantu meningkatkan kenyamanan selama di perjalanan. Misalnya saja, bantal leher yang dapat dipompa, penutup mata, dan penutup telinga.
      *             *             *             *             *
      Random Tips Seputar Transportasi

      Ilustrasi, via eluniversal
      - Beberapa moda transportasi biasanya menawarkan diskon khusus untuk lansia yang telah melampaui usia minimal tertentu. Nggak ada salahnya kalian mencari tahu tentang diskon khusus tersebut, namun jangan bete kalau ternyata nggak menemukan yang kalian cari ya!
      - Jika memungkinkan, pilih penerbangan non-stop (direct flight). Kalian mungkin memang akan duduk lebih lama di pesawat. Tapi jika bepergian bersama lansia, akan lebih melelahkan jika kalian harus transit beberapa kali untuk pindah penerbangan.
      - Beberapa penerbangan memberikan opsi khusus bagi lansia maupun penyandang disabilitas (biasanya saat melakukan pemesanan tiket), sehingga pihak maskapai dapat langsung membantu saat kalian boarding atau setelah di dalam pesawat. Nggak ada salahnya kalian memastikan ketersediaan opsi tersebut saat melakukan pembelian tiket pesawat.
      - Bijaklah dalam memilih jam penerbangan. Saat masih muda, kalian mungkin nggak masalah pergi menggunakan penerbangan termalam yang (biasanya) menawarkan harga tiket lebih murah. Namun penerbangan malam mungkin saja akan mengurangi kenyamanan lansia yang (mungkin saja) telah memiliki pola istirahat yang teratur.
      *             *             *             *             *
      Seputar Akomodasi

      Ilustrasi, via euroweeklynews
      - Biasanya, traveller muda (khususnya budget traveller) suka memilih penginapan yang agak jauh dari pusat keramaian karena harganya yang relatif lebih murah dibanding penginapan sejenis lainnya. Hanya saja, jika kalian berwisata bersama lansia, sebaiknya pertimbangkan memilih akomodasi yang mudah dijangkau oleh transportasi. Tujuannya agar sewaktu-waktu kalian bisa dengan mudah kembali ke penginapan.
      - Pilih akomodasi yang ramah untuk lansia. Definisi ramah disini terutama dari segi fasilitas. Misalnya saja, pilih penginapan/hotel yang memiliki lift (jika akomodasi itu lebih dari satu lantai). Lebih baik lagi jika kalian bisa memilih kamar yang dilengkapi dengan kamar mandi dalam kamar, sekalipun harganya mungkin lebih mahal dibanding kamar tanpa kamar mandi. Tips ini terutama berlaku jika kalian menginap bukan di hotel besar, atau mungkin menginap di hotel-hotel tradisional seperti ryokan (hotel tradisional Jepang).
      - Oya, pilih juga kamar yang dilengkapi dengan penyejuk udara, untuk menjamin agar lansia dapat beristirahat dengan nyaman.
      *             *             *             *             *
      Tips Random Lainnya

      Ilustrasi, via amac
      - Bepergian bersama lansia bukan berarti kalian harus bersama mereka 24/7. Agar kalian tetap bisa menikmati liburan yang kalian inginkan, nggak ada salahnya merencanakan aktifitas kecil untuk kalian nikmati sendiri. Misalnya saja, lanjut kongkow di club malam setelah selesai aktifitas wisata bersama orang tua. Atau, bisa juga kalian memiliki plan B aktifitas sendiri untuk berjaga-jaga seandainya sewaktu-waktu orang tua memutuskan untuk beristirahat di hotel saja dibanding pergi jalan-jalan.
      - Jika memungkinkan, ajak juga anggota keluarga lainnya untuk berwisata bersama. Umumnya lansia akan jauh lebih senang dan merasa lebih aman jika melakukan wisata bersama anggota keluarga lainnya.
      - Jika bepergian bersama keluarga besar, kalian nggak harus selalu pergi bersama-sama sebagai rombongan setiap saat. Seandainya di antara anggota keluarga besar memiliki beberapa ide wisata yang sulit dikompromikan (misalnya karena perbedaan selera), nggak ada salahnya sesekali membagi group menjadi beberapa kelompok. Masing-masing kelompok bisa bergantian untuk menyesuaikan diri dengan itinerary yang nyaman bagi orang tua.
      - Akui saja, jika orang tua kebanyakan sensitif dengan hal-hal tertentu. Misalnya saja, dengan cara kalian berpakaian (terutama jika kalian masih sangat muda). Untuk menjaga suasana traveling tetap terasa menyenangkan, sebaiknya hindari melakukan hal-hal yang mungkin akan menjadi bahan perselisihan. Sebagai contoh, alih-alih memaksakan diri mengenakan bikini lucu yang sebetulnya sudah kalian siapkan untuk liburan, kalian bisa mengenakan one piece yang relatif lebih sopan. Kalian tetap bisa berenang, namun nggak bikin orang tua deg-degan.
      *             *             *             *             *
      Dan, Mungkin Inilah Tips Paling Ultimate yang Perlu Kalian Ketahui

      Ilustrasi, via myageingparent
      Setelah membaca uraian di atas, bisa jadi kalian mungkin malah akan berpikir kalau bepergian bareng lansia itu merepotkan. Tapi, hey, ingatlah satu hal ini.
      Lansia pun dulunya pernah muda. Begitu juga kalian, suatu saat nanti akan menjadi lansia juga (jika umur memungkinan). Jadi, jangan pernah menganggap lansia itu merepotkan, karena kelak akan tiba giliran kalian untuk merepotkan orang lain. Anggap saja traveling bersama lansia (entah itu orang tua maupun kakek-nenek) sebagai bentuk latihan kalian jika kelak diajak traveling oleh anak cucu saat usia tak lagi muda. Lagipula, traveling bareng lansia bisa menjadi kenangan indah, yang akan menjadi harta karun sampai kapanpun juga.
      Jadi, kapan kalian akan mulai mengajak orang tua atau kakek-nenek traveling bareng?
      *             *             *             *             *
      Note:
      Foto diambil dari berbagai sumber (lihat caption) tanpa adanya editan selain proses resizing.