Sign in to follow this  
rianifitria

Info tentang Chiang Mai

36 posts in this topic

Atas anjuran @deffa, saya membuat topik mengenai Chiang Mai. Awalnya saya cuma sharing pengalaman jalan2 di Chiang Mai 4-hari.

Sekilas Info:
Chiang Mai adalah kota yang disebut sebagai 'pusat kebudayaan Thailand Utara'. Dulunya terkenal sebagai tempat penghasil opium terbesar di Asia Tenggara, sekarang menjadi daerah wisata. Letaknya dekat dengan Sungai Mekong; yang menjadi perbatasan 3 negara, juga sebagai salah satu jalur transportasi utama di 3 negara ini, China dan Vietnam, maka daerah ini kaya akan kebudayaan dari berbagai suku 'pedalaman' (baca: jauh dari ibu kota) dan turis2.

 

Datang ke Chiang Mai:
Ada berbagai cara untuk datang ke Chiang Mai.

Yang paling mudah dan cepat adalah pesawat. Tidak ada direct flight dari Jakarta, jadi perlu transit.

Dari Bangkok ke Chiang Mai one way itu sekitar THB 1000-1300. Kalau PP, paling murah itu THB 1800. Jam terbang 1.5 jam.

Selain pesawat, bisa juga naik kereta dan bus dari Bangkok.
Kereta Bangkok-Chiang Mai sekitar THB 300-1350, jam perjalanan 13-15 jam.
Bus dari Bangkok-Chiang Mai sekitar THB 200-500, jam perjalanan 11-14 jam.

Dari Chiang Rai, bisa naik bus ke Chiang Mai. Kira2 3 jam perjalanan dan harga tiketnya THB 185-288 sekali jalan.

 

Transportasi di Chiang Mai:
Di Chiang Mai sendiri ada beberapa cara untuk jalan2. Dan karena kota ini kota turis, para supir2 kendaraan umum bisa membawa para turis ke objek2 wisata, lengkap dengan membawa brosurnya di mobil mereka buat referensi dan juga bisa disewa untuk jalan2 seharian.

  • Taxi:
    Tidak pake argo, jadi perlu nawar juga. Biasanya gak mau jalan kalau jarak dekat, minimal jalan THB 100 ke atas. Juga jarang bisa nemu taxi di pinggir jalan, biasanya harus telpon dulu. Muat 4 orang dan ber-AC (penting kalau musim panas).
     
  • Song Thaew:
    Ini sejenis angkot, tanpa AC. Jurusannya tergantung warna:

    Merah: Kota Tua + Sekitar Kota Tua. Biasanya hampir semua objek wisata bisa didatangi pake yg merah.

    Warna2 lain biasanya mulai berangkatnya dari terminal bus Chang Puak:
    Oranye : Ke arah Utara, daerah Fang
    Putih : Ke arah Timur, daerah San Kampaeng (biasa ngetem di daerah pasar Warorot)
    Kuning : Ke arah Utara, daerah Mae Rim dan Hang Dong
    Biru : Ke arah Selatan, daerah Sarapi dan Lamphun
    Hijau : Ke arah Timur Laut, daerah Mae Jo

    Bisa dipanggil dari pinggir jalan, dan tanya arah dan harga sebelum naik. Karena mereka tidak punya jalur dan harga pasti.
    1 song thaew muat sekitar 10 penumpang, jadi kadang2 mereka cari penumpang sebelum jalan.
    Biasanya kalau di daerah dalam Kota tua kemana2 THB 20 per orang. Keluar Kota Tua THB 40 per orang.
    Bisa juga disewa khusus, jadi gak nyari penumpang, biasanya sekitar THB 200-400 total, tergantung jarak.
     
  • Tuk tuk:
    Seperti bajaj, cuma lebih gak nyaman dibandingkan bajaj.
    Harus nanya dan nawar juga dan bisa muat sampai 4 orang (3 dibelakang 1 di sebelah supir). Kalau di dalam Kota Tua sekitar THB 60 dan Kota Tua sampai ke arah Pasar2 malam (Warorot/Anusarn) kira2 THB 100-150.
     

Akomodasi:
Banyak macamnya. Bisa mulai dari THB 150 ke atas, kelas asrama, sampai Four Season penthouse THB 80000.

Saya tinggal di Hotel M Chiang Mai, $60/malam, double bed. Ada orang lain yg tinggal di Funky Monkey Guest House, $12/malam, double bed (kamarnya luas). Pas jalan sepanjang Tha Phae road itu ada papan yg menawarkan kamar THB 350/malam.

Sebenarnya tidak masalah tinggal di Kota Tua maupun di daerah Pasar Malam (Chang Klan Road), tergantung acaranya saja. Karena jarak antara Kota Tua ke Pasar Malam itu sekitar 20-30 menit jalan kaki, atau 5-10 menit naik kendaraan umum. Jelasnya sih daerah Kota Tua lebih sepi kalau malam.

Tips: cari tempatnya yg dekat dgn landmark yg dikenal orang lokal untuk mempermudah jalan pakai angkot. Misalnya 'Tha Phae', 'Anusarn', 'Warorot' dll. 

 

Makanan:

Harga2:

  • 1 tusuk sate sosis/sate bakso : THB 5
  • Sosis thailand : > THB 10
  • Roti : >THB 20
  • Glutinous rice and manggo (ketan dan mangga) : THB 30 (1 mangga dan porsinya besar)
  • Mie dari gerobak pinggir jalan: THB 35-50
  • Makanan dari food court: THB 35-90
  • Minuman: THB 7-35 (THB 7 air, jus buah THB 20, Smoothie buah segar THB 30)
  • Fast food : THB 130-195 per set (lain2: sunday THB 19, kopi THB 49, nugget THB 89)
  • Es krim : Haagen Dazs > THB 240, magnum THB 40 (7-11)-50 (tempat lain), es krim instan >THB 50 (tips: pesan dari menu harga THB 50an keatas, bukan dari pajangan di rak kaca yg THB 200an)

Daftar makanan khas:

  • kôw soy - mie khas Chiang Mai
  • Sai Oua - sosis khas dari daerah Utara Thailand
  • Miang Kham - snack dibungkus daun
  • Aeb Pla - pepes ikan
  • Kaeng Khanun - gulai nangka muda
  • Gaeng Ho - bihun goreng

Khantoke Dinner:

  • Khantoke Dinner and a Cultural Show di Old Chiangmai Cultural Center, Wua Lai road - THB 650 (termasuk antar jemput dari Hotel Lobby)
  • Khum Khantokem, Sai Na alley - THB 500-600
  • Kantoke Palace, Chang Klan road - THB 400-500

Chiang Mai Cabaret Show at Anusarn Market - THB 200 (termasuk 1 minum)

Makan di Vegetarian society - donasi sesuka hati - dekat Central Airport Plaza
Makan di Devi Mandir Chiang Mai di Utara, Thanon Ratanakosin - donasi sesuka hati - termasuk upacara, mulai jam 6

Nimmanhaemin - daerah yg mulai dikembangkan sebagai pusat hipster cafes dan restaurants. Di luar Kota Tua, arah barat dari Suan Dok Gate.


Extra Tips:
- Biasanya harga2 murah (tips dan naik angkot) itu kelipatan THB 20.
- Tips untuk para pemain Cabaret minimal THB 20 per orang, kalau berfoto dgn mereka setelah acara selesai

 

Edited by rianifitria

Share this post


Link to post
Share on other sites

Bagian ke 2: Tours dan Atraksi Wisata

Hargar2 yg tercantum ini harga perorangan

Atraksi Wisata:

Kuil2:

Karena terlalu banyak (120++), jadi saya singkat saja jadi kuil2 yg terkenal dan yg berada di sekitar daerah kota tua (dibawah).

Wat Suan Dok - Tempat pusaka yg legendanya dibawa gajah sampai Doi Suthep
Wat Sri Suphan - kuil perak - dekat Wua Lai street
Wat Jed Yod - Kuil 7 puncak dgn arsitektur India - km 4 tol Chiang Mai-Lampang
Wat Ku Tao - Pagodanya bulat2 - dekat Chiang Mai stadium di Utara
Wat Phrathat Doi Kham - Kuil dgn lukisan2 Buddha dan kata legenda pernah didatangi Buddha. Keluar di km 9 di jalan menuju Hang Dong
Wat Umong Mahatherachan - 3.5 km ke Barat Kota Tua, enak buat meditasi karena banyak pohon

 

Gajah:

Tanpa naik gajah:

Dengan naik gajah + mandiin, agak lebih murah:

Paling murah, show + mandiin:

 


Objek wisata di Doi Suthep–Pui National Park:

Taman Negara Doi Suthep adalah daerah pegunungan dgn 3 puncak : Doi Suthep, Doi Buak Ha, Doi Pui
Ini adalah tempat rekreasi yg paling terkenal di Chiang Mai, karena adanya kuil Doi Suthep dan berbagai objek wisata lainnya.

  • Chiang Mai Zoo and Aquarium - di kaki Doi Suthep - THB 100
  • Doi Ithanon - puncak gunung tertinggi di Thailand 2565 m (di atas Doi Suthep) - THB 500
  • Bhubing Palace - Istana musim dingin, 4km setelah kuil Doi Suthep - THB 50
  • Monumen biksu Khru Ba Si Wichai
  • Kew Mae Pan Nature Trail - di Doi Ithanon National Park
  • Wat Palat - Kuil kecil sekitar 5km dari kuil Doi Suthep
  • Banyak air terjun yg bisa dilihat juga disini.

Wat Phra That Doi Suthep - Kuil di atas bukit Doi Suthep yg terkenal sekali. Ada legenda gajah+pusaka sebelum kuil ini dibangun, dan bisa melihat panorama kota Chiang Mai.

Cara pergi murah: Naik song thaew merah ke Chiang Mai zoo (THB 40/orang), dilanjutkan dgn naik song thaew merah lagi ke kuil (THB 40/org). Bisa juga sewa song thaew dari kota sampai kuil dgn harga sekitar THB 300/mobil.

 

Taman2:

  • Ratchaphruek Garden : Royal Flora for His Majesty the King - di Hang Dong - THB 20
     
  • Doi Ang Khang - di distrik Fang
    Ang Khang Royal Project - tempat eksperimentasi pertanian - THB 50/mobil + THB 30/org
     
  • Mon Jam - Daerah piknik diatas bukit (mirip Puncak) -masuk gratis
     
  • Orchid and Butterfly Farms - di Mae Rim
  • Queen Sirikit Botanical Garden - di Mae Rim - THB 40
     
  • Doi Luang Chiang Dao - Taman Nasional dan perlu ijin untuk masuk, biasanya tempat perkemahan, ada di Chiang Dao
     
  • Bann Phor Liang Meun Terra Cotta Arts - Taman terakota, ada di Kota Tua dekat tembok selatan - gratis
  • Taman kota Suan Buak Haad - Taman kota tempat Flower Festival, di barat daya Kota Tua - gratis
     
  • Sri Lanna National Park - Ada Mae Ngat Dam yg terkenal dgn restoran dan penginapan terapung dan air terjun Bua Tong Namthok yg bisa dipanjat - masuk THB 20/org
     
  • Khun Chang Kian - Hmong village dan sakura di Jan-feb
  • Baan Tong Luang Hilltribe village - Maerim-Samoeng Road - THB 500

 

Museum2:

Ada banyak Museum di Chiang Mai, saya hanya menuliskan beberapa saja disini:

  • Di tengah kota tua ada 3 museum, persis disekitar patung 3 Raja:
    Chiang Mai City Arts & Culture Centre, Lanna Folklife Museum, dan Chiang Mai Historical Centre
    Satunya harga tiketnya THB 100, kalau beli tiket untuk 3 THB 180. Buka jam 8.30-17.00
     
  • Ban Roi An Phan Yang Museum - Museum seni peninggalan kerajaan Lanna, 15km dari Kota Tua di Hang Dong - THB 100
  • Art in Paradise, Chiang Mai 3D Art Museum - museum ilusi - THB 300 (jam: 9.00-21.00)
  • Insects museum  - jam: 9.00-17.00
     
  • Lanna Architecture centre - free
  • Documentary Arts Asia - Menayangkan dokumentari gratis tiap Kamis, 18.30, di Wua Lai road
  • Chiang Mai University Art Museum – dekat Thanon Suthep dan Thanon Klorng Chonprath - gratis


Pasar
Pasar Malam:

  • Chang Klan Street - disepanjang pinggir jalan Chang Klan, lumayan tapi agak lebih mahal dari Sunday market
  • Anusarn Market - Banyak suvenir2
  • Kalare Night Market
  • Warorot Market - Kayak Mangga Dua untuk penduduk lokal, banyak jajanan
  • Wua Lai (Saturday Night Market) - Sabtu malam, barang2nya mirip2 Sunday Night Market
  • Sunday Night Market (Rachadamnoen Road) - Minggu malam, besar dan rame, mulai jualan jam 5 sore.
  • Student Market - dekat pintu gerbang Chiang Mai University ada beberapa pasar (Kad Na Mor market, Namaw market, Rincome Market, CMU Front Gate Market, Kad Sum Mur market, Malin Plaza dll)

Pasar lain2:

  • JJ market - pasar barang bekas dan barang antik di Atsadathon Road
  • Thippanet Market - pasar jimat di Thippanet Road
  • Muang Mai - Pasar pagi di Barat Wang Singkam Road, dekat sungai
  • Pasar Bunga - Ton Lamyai (di belakang Warorot Market), Khamtieng Market (dekat JJ market)
  • Pasar lokal - Sompet Market (Moon Muang Road), Muang Mai market (dekat Warorot), Chang Puak Market (Chang Puak Gate), San Pakhoy Market (dekat stasiun), Ton Payom Market (Nimmanhaemin)

Tips: Cari bumbu2 masakan dan kerupuk2an buat oleh2 di pasar lokal. Pasar lokal juga biasanya banyak penjual makanan.

Adventure:
Flying Fox:

Ke Mae Ngat Dam:

Helicopter ride: > THB 25000++

Microlight flying: THB 8800 

Balon Udara: THB 8800 

Kursus pilot pesawat kecil: Nok Aviation

kursus hang-glide dan paragliding:

Tour paramotor1 minggu THB 38000 

Muay Thai Boxing:
Lanna Muay Thai Club & Muay Thai Sangha Club - pertandingan tiap Jumat malam di Kawila Boxing Stadium

 

Lain2:

  • Chiang Mai Night Safari - di Hang Dong - THB 800 (day + night safari)
  • Mae Sa Snake Farm - di daerah Mae Rim - THB 200
  • San Kamphaeng Hot Spring - THB 30
  • Wiang Kum Kam - Kota peninggalan sejarah di arah Tenggara Kota Tua, dekat Sungai (arah ke Lamphun, daerah Saraphi). Ada beberapa kuil disini. - THB 20
     
  • Bo Sang Umbrella Village - payung2 kertas dan tempat Bo Sang Umbrella Festival
  • San Kamphaeng Handicrafts Highway - keramik, kertas saa, lacquerware, payung kertas dan sutra
  • Baan Tawai Wood carving village - ukiran2 kayu

 

Tour2 Lain:
Chiang Mai Street Food tours - THB 750 

 

Budget tours link:

 

Tips: Book tour-nya kalau sudah di Chiang Mai saja, bisa lebih murah THB 200-400.

 

Edited by rianifitria

Share this post


Link to post
Share on other sites

Festival:

Jan:
Bo Sarn Umbrella Festival
Jalanan dari Doi Suthep ke Bo Sarn akan ditutup selama 3 hari untuk festival, dari jam 3-10 malam. Ada pawai, bazaar, kontes kecantikan di hari terakhir, dan PAYUNG!

Feb:
Flower Festival
- Di taman kota (barat daya) Kota Tua, taman Suan Buak Haad, akan ada pameran bunga
- Pawai dimulai dari jembatan Narawat, ke Tha Phae Gate, dan mengikuti parit ke Suan Buak Haad. Biasanya di hari sabtu.
- Miss Chiang Mai Flower Festival

April:
Songkran
Tahun baru dengan melempar2 air, termasuk pawai patung Buddha Phra Sihing dari Wat Phra Singh (Temple of the Lion Buddha). Menuang air melambangkan 'mencuci bersih' dosa dan kesialan. Biasanya total 5 hari main air dan yg paling puncaknya pada 3 hari libur nasional Songkran.

November:
Ada 4 acara yg berbeda, semuanya di tanggal2 yg berdekatan. Biasanya festival ini terjadi selama 3 hari bulan purnama di bulan November dengan 2 hari extra sebelum dan sesudahnya.

Yee Ping Festival
Menandakan dimulainya musim dingin. Dirayakan dengan menggantungkan lentera2 di rumah2 dan toko2 untuk keberuntungan dan dengan menerbangkan lentera.

Loi Krathong Festival
Sebenarnya bukan festival asli Chiang Mai, tapi pada jaman dahulu salah seorang Ratu Thailand merayakan Loi Krathong di sungai Ping dan sejak saat itu mulai berkembang. Awalnya adalah festival Hindu (menyalakan lilin untuk berdoa) dan akhirnya digabungkan dengan 'mencuci' dosa, maka di festival ini orang2 akan mengapungkan lilin2 (krathong) yg dinyalakan di badan air (biasanya sungai yg mengalir).

Lanna Khatina Ceremony (aka Mae Jo "local" event)
Upacara buddha yg diadakan di Tudongkasatan Lanna (pusat meditasi) di belakang Universitas Mae Jo dan diakhiri dengan menerbangkan ribuan lentera (khom loi). Dipercaya bisa membuang kesialan, apalagi bila lentera menghilang dari jarak pandang dgn api masih menyala. Juga ada kebiasaan menuliskan alamat di lentera, penemu lentera bisa meminta uang dari penerbang lentera untuk berbagi berkah.

Yee Ping Lanna (aka Mae Jo "tourist" event atau The Mae Jo/Sansai lantern release)
Versi turisnya Lanna Khatina, perlu membeli tiket sekitar THB 2000an untuk berpartisipasi.

Edited by rianifitria

Share this post


Link to post
Share on other sites

Daerah Kota Tua + daerah pasar malam:

Peta jalan2 Kota Tua:

11416165_10206200676632420_3369542377625644735_o.jpg

Dari peta diatas:

Dalam Kota Tua (garis batas biru)


1 :
Three King's Monument, dan dibelakangnya ada Chiang Mai City Arts & Culture Centre, diseberangnya ada Lanna Folklife Museum
Sebelahnya 1 : Wat Sadeau Muang - Kuil tonggak fondasi kota Chiang Mai pertama

2 : Sekolah Buddhism Yuparaj Wittayalai Prep School
Kanan dari 3 : Wat Lam Chang - Kuil kandang gajahnya Raja Mengrai
3 : Wat Chiang Man - Kuil tertua, katanya Raja Mengrai tinggal disini dulu
4 : Wat Saen Muang Ma Luang

5 : Gerbang Chang Puak (Gajah Putih)
Kanan atas dari 5 : Wat Chiang Yuen
Kiri dari 5 : Wat Mor Khum Thwong

6 : Wat Kun Kha Ma - Kuil dgn patung kuda
7 : Wat Monthian / Wat Ratchamontian - Kuil dgn Buddha yg duduk di luar

8 : Wat Lok Molee - S/d 1397 ini adalah Istana dan ada abu raja dan ratu
Sebrang 8 : Workshop pembuatan patung Buddha dan ada kuil Hindu kecil

9 : Janghuarinnakorn House - Mansion bergaya Eropa
10 : Tembok Hualin - bagian tembok yg bisa dinaiki

Atas kiri 11 : Wat Pra Sart
Atas 11 : Wat Pra Pong
11 : Wat Phra Singh (Temple of the Lion Buddha) - Patung Buddha paling penting dan paling suci: The Buddha Phra Sihing yg dipawaikan ketika Songkran

Kiri 12 : Wat Sri Kerd
12 : Wat Tung Yu - Patung2 lilin biksu2
Antara 12 - 13 : Patung polisi sebagai simbol melayani
13 : Wat Chaiprakiat - Kuil dgn 3 Bahasa (Burmese, Mon dan Thai) mengenai kerajaan Lanna

14 : Wat Pan Tao - Kuil utama dari kayu jati dan 'pabrik' patung Buddha
15 : Wat Chedi Luang - Kuil terbesar di kerajaan Lanna pada abad 15 dan biasanya ada program 'Monk Chat' untuk para turis supaya bisa bercakap2 dgn para biksu

Kanan atas 16 : Wat Sum Pow
16 : Pujasera di lapangan terbuka

17 : Wat Phan On - dgn 4 payung di sudut
Kanan atas 17 : Wat Muen Lan

18 : Gerbang Tha Phae


Grup di kanan bawah kota tua:
Wat Pha Kaw, Wat Zaimoon (Phama), Wat Sai Moon, Wat Changtem, Wat Muentoon, Wat Chedin

 

Yang ada di luar Kota Tua:

19 : Wat Mahawan - Stupa gaya Myanmar
20 : Wat Chetawan - 3 stupa dgn ukiran hindu
21 : Wat Bupparam - Tempat Raja Chao Kawila mengambil alih Chiang Mai balik dari Myanmar
22 : Wat Saen Fang - Ada stupa besar dikelilingi stupa2 kecil

23 : Daerah pasar malam, sepanjang Chang Klan road
24 : Tempat naik tuk tuk balik ke Kota Tua
25 : Reggae bar
26 : Cocktail car bar
27 : Rose Bar & Restaurant

 

Untuk peta yg lebih besar dan detail:

Super extra: Peta Bangkok dan Peta Khao San Road, Bangkok

Untuk informasi mengenai Chiang Rai bias dibaca di Sedikit Info tentang Chiang Rai  

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Jalan2 : Thanks! :tersipu merasa gak enak, soalnya bener2 infodump gitu. Tapi kalau bisa berguna, syukurlah :D

Yup, tadi sudah FB PM Mas deffa. 

Ya yg penting bisa bantu travellers disini :), kalo ada info bagus lg jgn ragu2 share2 disini ya heheh...

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Sari Suwito

aku dah beli neh ke chiang mai

tapi ke vietnam dlo hehe timeline nya 8 agustus 2016 Jakarta - KL - Ho Chi Min City, 9 agustus 2016 Ho Chi Min City - Bangkok, 10 agustus 2016 Bangkok - Chiang Mai

tapi belom beli tiket pulang heheh

 

@Nonik Ayen

ayo kalo mau bareng itu tanggal saya udah di sebut di atas

Share this post


Link to post
Share on other sites

@deffa

Jadi : Jakarta - KL - Ho Chi Minh (Ho Chi Minh 1 Night) ; Ho Chi Minh - Bangkok (Bangkok 1 night) ; Bangkok - Chiang Mai (Chiang Mai ?? Night) ; Chiang Mai - Bangkok (Bangkok 2 Night); Bangkok - Jakarta

Wow.... udah kaya daftar nama kota gitu. Salut. :backpacking

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now

Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By Azharchai
      Salam kenal semuanya,,,
      Saya Azhar, ada rencana jelajah Thailand 25 Nov - 30 Nov 2017
      itin Kasar:
      1. Bangkok -- hanya Ancient Siam + Asiatique the waterfront
      2. Ayutthaya
      3. Lopburi -- Sunflower farm
      4. Khao Yai -- Primo Piazza, Palio Village, Vineyard , Khao Yai national Park (kalo sempet)
       
      bagi yang minat bisa DM yaa..
       
      terima kasih :*
       
    • By Yulianayuchan
      Hi, sesuai dengan judul diatas, adakah yang ke Thailand bulan Januari 2018? Mungkin ada yang jadwalnya yang sama dengan itinerary Saya?
      Jan 13 -> CGK - Bangkok
      Jan 14 -> Lop buri dan (kalau sempat) Khao Yai
      Jan 15 -> Bangkok half day, move to Chiang Rai
      Jan 16 -> Chiang Rai
      Jan 17 -18 -> Chiang Mai
      Jan 19 - 21 -> Explore Bangkok
       
      Bila berminat, please send me a DM atau kirim email ke yuliana.yuchan@gmail.com 
      Yuk meet up dan nyasar bareng!  
       
       
       
    • By deffa
      Hola Deffa Here !!!
       
      Melanjutkan Field Report petualangan saya 28 April - 5 Mei di Thailand (Pattaya - Hua Hin - Phuket) 
      Yang sebelum nya saya Eksplor Pattaya 1 hari 2 malam di
       
      Kali ini saya menuju Hua Hin tepatnya area Cha Am yang katanya disini ada Santorini yang seperti di Yunani itu loh. 
      Ya mungkin gak mirip karena yang disini berupa Waterpark hehe. Namun perlu di ingat Hua Hin dan Cha Am itu berbeda ya. Mereka emang berdekatan hanya 30 menitan jarak nya namun Cha Am masuk Propinsi Petchaburi dan Hua Hin masuk Propinsi Prachuap Khiri Khan
       
      Destinasi saya kesini berawal dari Twitter ketika saya lagi di Bank dan iseng menulis status "Rampok bank dulu buat modal ke Santorini" eh ada yang Retweet mba @Sari Suwito "kalo ke Santorini di Thailand gak perlu mahal mod" dan saya langsung ingat kalau di Hua Hin memang ada sekilas Santorini nya heheh
       
      30 April 2015
      Nah saya tiba lagi di Bangkok pukul 11.00 WIB dengan menggunakan Pattaya Van dan langsung menuju Pool nya di dekat BTS Victory Monument, dan ternyata disini juga ada destinasi menuju Cha Am seharga 160 Baht, yasudah gak usah repot langsung saya ambil dan cuma menunggu 10 menit, mini bus nya pun berangkat 

       
      Perjalanan ditempuh selama 2 jam dan di dalam Mini Bus penuh dan saya kebagian kursi paling belakang, dan dalam perjalanan ini lagi-lagi tidak bisa tidur karena ya Demam saya mulai berulah lagi
       
      SANTORINI PARK
      Setelah 2 jam perjalanan sekitar pukul 13.00 WIB sang supir pun berteriak "Santorini Santorini" saya pun langsung bilang "Yes Please". Ternyata rute mini bus nya pas melalui Santorini Park jadi saya tinggal menyebrang jalan sedikit saja.

       
      Ini loh tampilan depan nya Santorini Park masih belum terlihat ya gaya khas Santorini Yunani nya hehe

       
      Ok saya masuk ke dalam dan udah mulai terlihat neh gaya bangunan khas Santorini yang ada di Yunani berupa bangunan kotak berdempetan dan penuh nuansa Putih dan Biru. Di loket masuk tertera untuk wisatawan asing seharga 150 Baht

       
      Dan ketika saya masuk, mulai lah saya sedikit terkagum-kagum dengan arsitektur nya yang memang agak mirip dengan yang saya sering lihat di Internet tentang Santorini di Yunani sana. Walaupun tidak terlalu mirip tapi mendekati lah. Dari arsitektur bangunan rumah-rumah nya yang khas kotak ditambah warna nya yang dominan putih dan biru.

       
      Lalu ada beberapa area yang di dinding rumah nya di khiasi taman gantung cukup unik dan cantik loh untuk spot foto-foto kalian hehe

       
      Pada dasarnya bangunan berupa rumah khas itu di fungsi kan juga sebagai Kafe, Restoran ataupun Toko Souvenir dan Baju. Jangan salah disini ada toko Adidas juga loh hehehe
       
      Oh ya saya sempat makan siang disini di salah satu restoran menu Jepang nya, saya pesan Chicken Katsu seharga 200 baht
       
      Ya walaupun sebentar cukup lah waktu yang di habiskan disini, memang disini lebih ke spot foto-foto, dengan bangunan-bangunan yang unik kita bisa dapat background yang bagus pula.
       
      Nah beres dari sini permasalahan berikut nya adalah bagaimana cara dari Santorini Park ke Penginapan saya di Blue Lagoon Guesthouse dekat Pantai Cha Am. Karena minim nya transportasi umum dan ketika saya tanya ke petugas Santorini, jika mau saya harus ambil semacam taksi saja seharga 400 baht ke Pantai Cha Am. Ya sudah saya ambil taksi deh.

       
      Pukul 16.30 WIB saya sudah berada di Blue Lagoon Guesthouse, reviewnya nanti ya, pemilik nya bernama Stuart, dan dia sangat baik sekali menjelaskan semua kegiatan dan destinasi wisata yang ada di Cha Am ini, hingga pas besok nya dia menawari mengantar saya ke Mini Bus Pool untuk kembali ke Bangkok. Oh iya saya booking via Agoda semalam harga nya 580 baht
       
      Karena badan sudah tidak enak jadi saya putuskan untuk istirahat saja, niat hati ingin eksplor Cha Am tapi ya apa boleh buat.
       
      Pukul 20.00 WIB saya bangun untuk cari makan malam, dan ternyata di malam hari di sini suasananya mirip di Krabi, dimana tidak berisik dan cukup tenang, banyak pedagang jualan makanan kaki lima. Akhirnya saya coba makan di salah satu resto dekat pantai dan order Thai Fried Rice Seafood seharga 100 baht + Thai Tea seharga 40 baht

       
      Beres makan Pukul 21.00 WIB saya putuskan untuk balik ke penginapan untuk istirahat dan saya ketemu lagi dengan Stuart dan dia sekali lagi menawarkan untuk mengantar saya ke Pool Mini Bus besok pukul 08.00 WIB dan saya meng iya kan
       
      01 Mei 2015
      Saya terbangun pukul 06.00 WIB langsung saya cari makanan untuk sarapan, karena di Pantai Cha Am ada Seven Eleven saya menuju kesana sekalian mau lihat pantai nya kayak gimana.
       
      Pukul 06.00 WIB pagi ini ternyata di Pantai Cha Am sudah banyak aktifitas dan ternyata juga pantai nya saya rasa kurang menarik dan tidak terlalu bersih, dan juga kurang mengenakkan nya banyak nya tenda yang di pasang di area pantai, mengurangi keindahan pantai itu sendiri.

       
      Ya sudah saya beli sarapan saja berupa Tom Yam Fried Rice di Seven Eleven seharga 50 baht.
       
      Oh iya di Cha Am ini ada satu lagi destinasi favorit yaitu Jetty Stone Cha Am. Berupa semenanjung dan tempat yang bagus jika kalan mengincar poto sunset. Sayang saya tidak sempat kesana

       
      Pukul 08.00 WIB saya sudah siap dan menunggu di lobby tidak lama kemudian Stuart datang dengan mobil nya dan langsung mengantar saya ke Pool Mini Bus untuk ke Bangkok, tidak terlalu jauh ternyata hanya 1 km dari penginapannya dan pas berada di perempatan jalan. Setelah saya mengucapkan terima kasih banyak ke Stuart saya langsung ke Pool Mini Bus tersebut dan membayar tiket seharga 160 Baht untuk menuju ke Victory Monument Bangkok

       
      Mungkin Web ini sedikit menggambarkan Santorini Park klik di SINI
       
      BANGKOK
      Perjalanan pulang hampir sama sekitar 2 jam an. Tiba di Victory Monument sekitar pukul 10.30 WIB. Tujuan saya disini hanya ke Platinum Mall untuk beli celana renang dan juga ke RCA Road untuk ke Siam Tamiya, yup apalagi kalo bukan beli Tamiya hahaha
       
      Ternyata di BTS Victory Monument ini kalo siang ini sangat ramai, mungkin karena lagi ada demo Hari Buruh Internasional ya bertepatan libur juga 1 Mei. Saya cukup lama antri untuk membeli tiket BTS ini. Tujuan saya ke BTS Siam untuk ke Platinum Mall namun melintasi Central World Mall dulu seharga 25 baht
       
      Kebetulan di Central World ini lagi ada pameran Toys & Hobbies Exhibition namun sayang gak ada Tamiya cuma ada Die Cast dan Action Figure

       
      Central World dan Platinum Mall hanya berjarak jalan kaki sekitar 10 - 15 menitan, disini saya cuma beli Celana Renang seharga 100 baht dan nyantai dulu di Starbucks nya minum Ice Chocolate seharga 70 baht
       
      Beres langsung balik lagi ke Central World untuk ke BTS nya kali ini naik BTS Chit Lom untuk menuju BTS Asok seharga 25 baht. Dan berganti ke MRT Sukhumvit menuju MRT Phra Ram 9 seharga 16 baht
       
      Tujuan saya adalah ke Siam Tamiya dari sini saya jalan kaki sekitar 1,5 km lumayan lah hahaha

       
      Dan setelah 30 menit jalan kaki akhirnya sampai juga di Siam Tamiya ini. Saya hanya beli 2 kit disini seharga total 700 baht

       
      Ok beres dari sini saya balik lagi ke Phra Ram 9 MRT Station tapi kali ini saya naik Bus aja deh seharga 10 baht langsung turun di MRT Station nya hahahha
       
      Ini peta BTS dan MRT Bangkok

       
      Sekarang tujuannya adalah ke Bandara Don Mueang karena nanti malam saya harus Flight pukul 20.35 ke Phuket, sekarang sudah pukul 18.00 WIB. Jadi dari Phra Ram 9 MRT Station saya menuju ke Mo Chit MRT Station seharga 30 baht
       
      Tiba di Mo Chit MRT Station saya harus menyebrang ke sisi sebelah nya karena saya berada di sisi Catchucak Market dan Bus A1 yang menuju Bandara Don Mueang ada di halte sisi sebelah nya, jadi saya menyebrang dan tidak lama Bus A1 khusus untuk ke Don Mueang tiba seharga 30 baht perorang.
       
      Tiba di Don Mueang sekitar pukul 19.30 WIB langsung saya Self Check in karena tidak ada bagasi, dan tinggal menunggu flight saya pukul 20.35 WIB ke Phuket.
       
      Sekian Petualangan saya ke Santorini Park Cha Am. Intinya jika kalian belum ada biaya untuk ke Santorini di Yunani, Santorini Park di Cha Am Thailand ini bisa jadi Opsi loh, walaupun tidak terlalu mirip tapi lumayan lah. 
       
      Ini perbedaan nya Santorini Yunani dan Cha Am Thailand, poto dari mas @chrisvild

       
      Ya saya bilang lumayan lah untuk Low Budget Santorini hehe
      Silahkan yang mau coba ke Santorini Park nya Cha Am di Thailand ya
       
      Pengeluaran Cha Am :
      Mini Bus Victory Monument ke Cha Am = 160 baht Tiket Santorini Park = 150 baht Makan Siang = 200 baht Penginapan = 580 baht Makan Malam = 140 baht Sarapan = 50 baht Mini Bus Cha Am ke Victory Monument = 160 baht Pengeluaran Bangkok :
      BTS Victory Monument ke BTS Siam = 25 baht Celana Renang = 100 baht Ice Chocolate Starbucks = 70 baht BTS Chit Lom ke BTS Asok = 25 baht MRT Sukhumvit ke MRT Phra Ram 9 = 16 baht Beli Tamiya = 700 baht Bus ke MRT Phra Ram 9 = 10 baht MRT Phra Ram 9 ke MRT Mo Chit = 30 baht Bus A1 ke Don Mueang = 30 baht UPDATE
      Untuk Mini Van dari Victory Monument ke Cha Am dan Huahin sudah pindah ke Bangkok Southern Terminal dan Ekkamai Terminal. Info dari @nashir

    • By iWei
      Halo.. Halo..
      Teman2 forum jalan2.. Saya dan keluarga (3org) berencana ke Bangkok backpacker-an awal Oktober..
      Tiket dan penginapan sudah lengkap.. Penginapan 4 malam di A-One Inn (daerah MBK dan BTS National Stadium)..
      Saya udah buat itienerary tapi mau minta pendapatnya teman2 yang udah biasa ke Bangkok, mohon bantuannya yaa.. 
      DAY-1
      Nyampe Bangkok sore - Hotel (jam 5-6 sore)
      -Asiatique
      DAY-2
      -Or Tor Kor Market
      -Chatuchak Weekend Market
      -Pratunam Market
      -Platinum Fashion Mall
      -Big C Supercenter
      -Silom Night Market (optional)
      DAY-3
      -Grand Palace
      -Wat Pho
      -Wat Arun
      -Wang Lang Market
      -Yaowarat (Chinatown)
      Day-4
      -MBK
      -Siam Square
      -Maddam Tussauds
      -Siam Center
      -Central World
       
      Mohon pendapatnya, siapa tahu ada yang dikurangin atau ditambahin.. Terima kasih.. 
       
       
    • By silvia_win
      Day 1 Jakarta-Kuala Lumpur
      Tiba di Klia2 sudah malam, makan dulu di Marry Brown, setelah itu ngitar2 di klia2 untuk foto2 suasana new year. Lalu cari lokasi yg kosong untuk tidur2an di klia2.
       
       
      Day 2 Kuala Lumpur-Chiang Mai
      Dini hari kami berangkat ke Chiang Mai, di airport Chiang Mai pesan taxi airport ke hotel (thb 150).
      Sampai di hotel belum bisa check in (katanya waktu check in 14:00). Hotel Western House di area kota tua. (@thb750/malam, deposit thb 500).
      Nanya info tour ke Chiang Rai dll, staf hotel memberikan brosur2 dari tour di suruh pilih yang dikehendaki, lalu dia tel ke tournya untuk tanya available ngga (staf hotel minta bayaran thb 20 untuk ongkos tel).
      Setelah konfirmasi dan bayar tour untuk besok (@thb1000), waktu check in hotel masih lama.
      Kamipun mulai jalan kaki mengitar kota tua ke chang puak gate, wat chiang man, three king monumen, wat prasingh. Di dalam kota tua banyak vihara2 besar dan kecil, yang masing2 menpunyai dekorasi yang unik. Setelah selesai berkeliling pulang ke hotel beristirahat, malamnya beli makan di seberang chang puak gate (dekat hotel), di sini ada 7-11, toko2 dan street food.
       
       

      Day 3 Local tour
      Pagi kami dijemput untuk ikut tour naik van, peserta tour belasan orang.
      Mobil tour membawa kami keluar kota tua, di luar kota tua terlihat pemandangan seperti kota2 pada umumnya, berbeda dengan kota tua yang banyak viharanya dan monumen. Kota tua dikelilingi oleh tembok kota yang sudah tidak utuh lagi.
      Stop 1: sumber air panas, airnya disemprotkan ke atas seperti air mancur, asap mengepul dari sumber air panas. Pedagang menawarkan telur mentah, yg bisa direbus di dalam sumber air panas.
       

      Sumber air panas di sini tidak terlalu luas, hanya satu sumber air panas di depan daerah wisata, di dalamnya ada toko makanan dan souvenir.
      Stop 2 : White temple, bangunan vihara ini adalah sebuah karya seni yang indah dengan warna putih.
      Untuk masuk ke dalam vihara perlu melewati jembatan yang dibawahnya banyak tangan menjulur ke atas (seperti makhluk di alam neraka sedang meminta makanan).
      Dinding di dalam vihara (tidak boleh foto) ada lukisan imaginer yang indah ada superman, minion dll.
      Banguan toiletnya berwarna emas.
       

      Stop 3 : Golden triangle, kami foto dulu di plang golden triangle yang ada peta negara Thailand, Laos dan Mynmar. Sebagian peserta naik perahu menyebrang sungai mekong ke Laos (katanya lihat sebuah pasar kecil di sana, jika ikut nyebrang ke Laos biaya tournya @thb1200). Kami makan di salah satu kedai makan di sepanjang sungai mekong, yang menu utamanya tom yam. Kami makan sambil menikmati pemandangan sungai mekong. Sebenarnya pemandangan sungai mekong tidak terlalu indah, air sungai berwarna kecoklatan tapi dari sini bisa melihat bangunan2 di seberang yang merupakan bangunan negara Laos jadi memberi nuansa yang istimewa.
      Setelah makan kami jalan ke sebuah vihara dengan patung Buddha keemasan di atas perahu. Sebelum sampai ke vihara ada dermaga, di mana banyak yang menawarkan untuk menyeberang ke Laos (dari sisi lain bukan dari tempat travel membawa peserta lain nyebrang).
       


      Vihara ini lumayan bagus, pemandangannya juga indah bisa melihat sungai mekong dari atas, dan juga ada teropong untuk melihat ke seberang.
      Stop 4: makan siang prasmanan, menunya lumayan banyak juda ada camilan thai.
      Stop 5: mengunjungi perkampungan suku leher panjang (suku Karen), di sini foto2 dengan suku leher panjang, yang memakai gelang di lehernya, yang terlihat hanya para wanitanya, semakin berumur gelang2 di lehernya makin banyak.
       

       
       
      Setelah ini perjalanan pulang ke chiang mai (+ 3 jam), mobil singgah sebentar di toko oleh2.
      Kami minta di drop di weekend night market.
       
      Pasar malam ini merupakan salah satu pasar malam yang terbaik yang pernah saya kunjungi, area pasar malamnya sangat luas, jalannya bercabang2, bingung juga mau jalan ke mana, lalu pilih jalanan yg tidak terlalu ramai. Beli camilan thai food yang disukai, keliling2 cuci mata dan belanja, di pasar malam ini tidak terlihat ada dagangan kaos, tas merek yang kw, tapi dagangannya adalah kaos, tas dll buatan kerajinan lokal. Di sepanjang jalan di area night market ada juga pemain musik tradisional yang menyanyi dan bermain musik (ngamen), ada juga seniman lukis yg menawarkan jasa lukis wajah, dan seniman lainnya yg menjajakan karya hand made yang dibuat di tempat.  
      Kemudian kami melewati Wat Chedi Luang yang ternyata halamannya ditempati pedagang pasar malam, walau bangunan dalam vihara sudah tutup, tapi di halaman ada patung Buddha dan pengujung sekalian sembahyang di sana, bangunan vihara yang cukup besar itu diterangi lampu memberi kesan megah dan indah, kami berkeliling di dalam dan duduk berisitirahat di taman.
      Setelah istirahat jalan keliling pasar malam lagi, sampai di sebuah ujung jalan waktu sudah malam, beli sedikit camilan lagi, lalu stop tuk tuk untuk pulang hotel. Tuk tuk thailand lebih luas dan nyaman dari bajaj di jakarta.  Tuk tuk berjalan melewati beberapa area yang masih merupakan area dari pasar malam,  yang ternyata dari hotel juga dekat pasar malam. Sampai di hotel sudah jam 11:30 malam.
       
       
      Day 4 Mengunjungi Wat Doi Suthep.
      Hari ini bangun agak siang, lalu keluar cari money changer tapi tidak ketemu, akhirnya tarik tunai atm saja (biaya adm thb 180), beli sarapan lalu pulang hotel.
      Check out hotel, titip bagasi di hotel.
      Ke terminal mangkal angkot di depan 7-11 (diseberang chang puak gate). Angkot jalan setelah penumpang penuh (@ thb 50). Doi Suthep adalah vihara yang terletak di atas bukit.
      Di sini naik lift ke atas. Di sini bisa melihat pemandangan kota chiang mai, viharanya cukup luas dan indah.
      Setelah berkeliling, kami naik pulang, sampai ke area kota penumpang angkot ini tinggal sedikit, kami pun charter supirnya untuk ke Arcade bus terminal untuk beli tiket bus ke Bangkok.
      Di terminal bus, kami ingin membeli tiket bus malam ke Bangkok, tapi berhubung masih liburan new year tiket dari semua operator bus sudah habis. (sebenarnya sudah mau beli kemarin, tapi staf hotel bilang terminalnya jauh dari hotel, dan sudah ditanyakan ke staf hotel apa bisa pesan di hotel, katanya ngga bisa mesti ke terminal, ngga apalah sedikit bumbu2 go show).
      Akhirnya kami beli tiket bus jam 7:30 pagi, juga tanya ke staf yg jual tiket hotel di sekitar sana yang bagus di mana. Kami berkeliling melihat beberapa hotel, hotel di sana lumayan murah harga 700 an sudah bisa dapat kamar yang bagus dan luas, ada juga model apartmen dengan sofa, tv, dapur dll.
      Tapi kami milih hotel yang seperti losmen saja, terlalu nyaman besok susah bangun pagi.
      Staf hotel di sini tidak seperti hotel sebelumnya tidak mengerti bhs inggris, jadi kami pun berkomunikasi dengan bahasa isyarat, awalnya staf hotel menunjuk angka 3 dengan jarinya (maksudnya thb 300), kemudian dia  menunjuk angka 4 dengan jarinya, yang mana maksudnya thb 300 untuk kamar non ac, thb 400 untuk kamar ac. Hotel ini seperti losmen, kamarnya cukup bersih lumayanlah buat 1 malam.
      Setelah booking hotel, kami mencharter tuk tuk untuk ke hotel western house ambil bagasi, supir tuk tuk seorang wanita muda yang bisa bicara bahasa inggris.
      Malam kami jalan2 ke star avenue (mall kecil di samping terminal).
       
       
      Day 5 Chiang Mai ke Bangkok
      Bus berangkat sesuai jadwal (thb 1700 utk 3 tiket). Di bus dibagikan air mineral, kopi, coca cola dan snack. Siang hari bus berhenti di tempat peristirahatan untuk makan siang, kami dibagikan voucher makan siang, jatahnya nasi+1lauk, jika mau tambah lauk bayar thb 10/lauk.
      Jam 6 sore bus sampai di terminal bus bangkok, kami antri taxi, tapi antrian panjang dan taxinya sedikit, lalu kami naik tuk tuk (thb 300), supir tuk tuk pasang harga mahal walau hotelnya ngga terlalu jauh, sudahlah antri taxi menghabiskan waktu.
      Check in hotel Bangkok 68 (thb 700/malam) dan beli makanan di resto di hotel, lalu bersiap2 explore kota bangkok. Dari bangkok jalan kaki ke MRT (cukup jauh juga + 10 menit), kami naik MRT+BTS ke taksin pier, dari sini naik free shuttle boat ke Asiatique. Shuttle boatnya sangat nyaman, mengarungi sungai Chao Praya yang pemandangan malamnya sangat indah, juga banyak boat dari hotel berbintang ataupun cruise yang hidir musik.
      Di Asiatique banyak resto2, toko2 juga ada arena permaian anak2, di sini tempat ngongkrong dan jalan2 yang asyik, kami makan KFC di sini lalu jalan2 dan menikmati pemandangan di sepanjang sungai.
      Setelah itu naik free shuttle bus (jadwal terakhir) ke halte taksin pear lagi.
      Banyak turis yg naik shuttle bus ini berhubung jadwal terakhir, semuanya antri beli tiket pulang ke tempatnya masing2, bule yang antri di depan kami mempersilahkan kami beli duluan, sambil melihat peta mereka bilang i want to make sure first. Setelah beli tiket kami pun naik BTS, tapi ternyata kami salah naik ke arah yg berlawanan, lalu kami turun ganti kereta. Saat kami mau ganti mrt ke hotel, ternyata stasiun mrt sudah tutup. Lalu kami menyetop taxi untuk pulang ke hotel, ternyata harga taxi tidak mahal malah lebih murah dari tiga tiket MRT. (mungkin sudah larut malam dan tidak macet)
       
       

      Day 6 Madame tussaud dan wat...
      Pagi ini, kami mau mengunjungi idola di Madame tussaud di Siam Discovery mall, berhubung harga taxi tidak terlalu mahal, langsung stop taxi saja dari hotel. Sampai di sini mallnya belum buka, kami tunggu di luar sambil lihat2 street food yang jual sarapan. Mallnya buka jam 10, kami pun masuk dan menuju madame tussaud (Beli tiket online @thb400). Di dalam Tussaud masih sepi, bisa foto sepuasnya berkali2.
      Siang hari kami ke wat emerald buddha (di samping grand palace, kami tidak masuk grand palace soalnya bayar tiket masuk , cukup lihat dari luar saja).
      Bangunan vihara ini bagus dan indah, merupakan vihara utama di bangkok yang di dalamnya ada patung Buddha dari Emerald.
      Dari sini naik tuk tuk ke pier untuk menyebrang ke wat arun, sampai di pier malas nyebrang (ternyata naik perahu kecil, dipikir perahunya mirip shuttle boat ke Asiatique). Setelah melihat2 sebentar wat arun yang berada di seberang sungai, kami naik taxi ke  wat traimit.
       
       
      Wat traimit berada di sekitar china town Bangkok, adalah vihara dengan patung Buddha dari emas yang tingginya 3 m dan beratnya 5 ton.
       
       
      Dari Vihara kami berjalan ke china town melihat2 toko2 dan penjual makanan chinese food, jalanan ramai dan macet karena ada pasar di sana.
       
       
      Dari sini kami naik MRT ke Huai Khwang, di sini ada lokal night market, jualan baju, makanan, buah dll,  keliling sebentar dan beli makan malam lalu naik tuk tuk pulang hotel.
       

       


       Day 7 Bangkok-Jakarta
      Pagi hari pulang ke jakarta via singapura (berhubung tiket direct flight mahal ngga apalah transit singapura). Karena masih suasana new year maka kamipun menikmati dekorasi new year di bandara bangkok dan singapura.