Asa Citra

Ini Dia Daftar Perlengkapan yang Harus Dibawa Saat Travelling dengan Bayi! – Part 1 – Pakaian

21 posts in this topic

Salah satu hal yang paling meribetkan kita saat akan travelling adalah urusan packing. Di satu sisi, ingin sekali rasanya kita membawa semua perlengkapan yang kita punya agar kalau nanti kita perlu, barangnya sudah tersedia. Namun di sisi lain, kita juga ingin membawa beban seringan mungkin agar kita bebas bergerak kesana kemari. Akhirnya kitalah yang harus bisa teliti dan bijak dalam memilih barang apa saja yang akan dibawa dan apa saja yang akan kita tinggal.

Packing akan jadi lebih ribet lagi kalau kita travelling membawa bayi. Seperti yang kita tahu, walau badannya kecil, bayi memiliki banyak sekali kebutuhan. Tapi tentu akan sangat merepotkan jika semua kebutuhan itu kita bawa semuanya. Sementara jika ada barang penting yang tidak terbawa, kemungkinan kita akan repot setengah mati di tempat tujuan nanti. Saking ribetnya packing untuk travelling bersama bayi, banyak sekali orang tua yang lebih baik membatalkan acara jalan-jalannya hanya karena tidak mau dipusingkan oleh urusan packing ini.

Picture1.thumb.jpg.6491f4cfbc9dff18ae108

Bayi Siap Berangkat Travelling

(Sumber: scarymommy.com)

 

Yang harus diperhatikan saat packing seperti ini adalah membuat daftar barang-barang apa saja yang diperlukan si kecil agar tidak ada yang tertinggal. Setelah itu, cari barang mana saja yang bisa disiasati agar lebih ringkas. Untuk mempermudah, berikut adalah panduan daftar perlengkapan bayi yang perlu kita packing saat akan travelling.

 

1. Popok Sekali Pakai. Lupakan Cloth Diaper Apalagi Popok Konvensional.

Namanya bayi tentu memerlukan popok. Tanpa popok, kita akan super kerepotan karena harus membersihkannya setiap kali dia buang air. Padahal, dalam sehari seorang bayi bisa buang air hingga 20 kali lebih. Maka dari itu, jangan pernah berpikiran untuk keluar rumah bersama bayi tanpa membawa popok.

Picture2.thumb.jpg.7efa5b9b9aaac5e052a33

Ganti Popok

(Sumber: ipcdigital.co.uk)

 

Popok bayi ada berbagai macam dengan masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihannya sendiri. Misalnya popok kain konvensional memiliki harga yang murah meriah dan bisa dipakai berulang kali sehingga hemat. Namun, popok ini harus langsung diganti ketika bayi buang air sehingga kita harus membawa banyak popok kain cadangan untuk persediaan ganti. Belum lagi jika air kencing bayi sampai rembes keluar. Otomatis kita juga perlu mengganti seluruh pakaiannya, bahkan mungkin pakaian kita juga. Selain itu, kita juga masih harus mencuci kesemuanya itu segera agar kotorannya tidak mengendap dan bisa segera dipakai lagi. Popok seperti ini akan sangat merepotkan karena menghabiskan waktu dan melelahkan.

Colth diaper modern juga tidak jauh berbeda. Walaupun popok ini tidak perlu sering diganti seperti popok kain konvensional, namun proses pengeringannya sangat lama. Maka sama saja kita harus membawa banyak persediaan agar tidak kehabisan. Bisa jadi koper kita penuh hanya dengan popok-popok yang canggih ini. Cloth diaper hanya cocok untuk penggunaan di rumah atau jika pergi sebentar saja.

Di sisi lain, popok sekali pakai cukup aman dari rembes dan bisa dipakai sampai beberapa kali bayi kencing. Setelah selesai dipakai, popok ini bisa langsung kita buang tanpa harus repot mencuci. Jadi saat jalan-jalan, waktu kita tidak akan banyak tersita untuk mengurus popoknya. Ukurannya pun tipis dan ringan. Jika pergi keluar kota, kita tidak perlu membawa banyak popok. Cukup bawa beberapa saja untuk persediaan selama perjalanan saja. Selanjutnya, kita bisa beli di minimarket saat sudah sampai di kota tujuan.

 

2. Kain Bedong Lebar. Tapi Jangan Bedong Instan Agar Bisa Difungsikan Juga Sebagai Selimut, Alas Tidur, Apron Menyusui, dan Lain-Lain.

Bayi yang masih sangat muda atau biasa disebut Newborn biasanya merasa nyaman jika dibedong karena rasanya mirip seperti berada di dalam rahim atau seperti dipeluk. Bedong juga akan membuat bayi merasa hangat dan terlindung dari angin yang dingin. Untuk itulah sebaiknya kita menyediakan beberapa kain bedong saat travelling bersama si kecil.

Memasang kain bedong pada bayi memang agak ribet terutama bayi mereka yang belum terbiasa mengurus bayi. Di jaman modern seperti sekarang, ada bedong yang sudah berbentuk seperti sleeping bag sehingga kita tidak perlu melipat dan membungkusnya sendiri. Namun sebaiknya kita tidak menggunakan bedong instan ini. Biasakanlah diri untuk memasang bedong konvensional yang bentuknya berupa sehelai kain lebar.

Picture3.thumb.png.35cfc8dd288676a3f8876

Kain Lebar untuk Bedong

(Sumber: sheknows.com)

 

Bedong instan tidak bisa digunakan untuk hal lain selain membungkus bayi. Sementara, bedong berupa kain bisa kita manfaatkan untuk banyak hal lain. Kita bisa menggunakannya sebagai alas tidur bayi yang bersih dan nyaman ketika tidur di kamar hotel. Kita juga bisa menyelimutkannya ke bayi jika suhu udara cukup dingin. Ketika kita perlu menyusui si kecil di tempat terbuka pun, kain tersebut bisa kita ikatkan di leher untuk menutupi dada. Ini berarti dengan membawa kain bedong konvensional, kita tidak perlu lagi membawa selimut bayi, alas tidur, dan apron menyusui. Praktis sekali bukan?

 

3. Baju dengan Segala Macam Bentuk dan Ketebalan Kain. Tapi Tidak Perlu Terlalu Banyak. Lebih Baik Cucilah Saja Bajunya.

Packing baju bayi. Inilah yang susah susah gampang. Di satu sisi, baju bayi memiliki ukuran yang super mini jadi sebenarnya tidak memakan banyak tempat. Di sisi lain, bayi cenderung lebih sering ganti baju dibanding orang tua. Dalam satu hari, seorang bayi bisa ganti baju sebanyak 1-3 kali. Ini berarti kita harus menyiapkan lebih banyak baju untuk si kecil daripada yang kita siapkan untuk diri kita sendiri.

Belum lagi, bentuk baju bayi ada berbagai macam. Baju yang akan dipakaikan ke bayi harus disesuaikan dengan cuaca saat itu dan kondisi sang bayi. Jika baju yang dipakaikan ternyata membuatnya tidak nyaman, maka kita harus menggantinya. Kalau begitu, amannya kita membawa banyak jenis pakaian untuk mengantisipasi hal ini. Berikut adalah beberapa pilihan jenis pakaian bayi yang bisa kamu bawa:

 

-          Jumpsuit/Onesies

Baju bayi dengan model jumpsuit atau onesies adalah bentuk baju yang paling praktis. Dengan adanya kancing di bagian bawah, dijamin baju ini tidak akan tersingkap walaupun si kecil bergerak aktif. Pakaian model ini efektif untuk mencegah bayi masuk angin karena perutnya aman terlindungi dari angin dan dingin.

Bentuk jumpsuit bermacam-macam. Ada yang tanpa lengan, lengan pendek dan lengan panjang. Bagian bawahnya ada yang sampai pangkal paha, tengah paha, tumit, dan bahkan ada juga yang sampai membungkus ujung kakinya. Disarankan untuk membawa yang sepanjang pangkal paha saja agar bisa dipakai saat cuaca gerah. Apabila nanti cuacanya agak dingin, onesies ini bisa dipadankan dengan legging atau celana panjang.

 

Picture4.thumb.jpg.6ba96f65443fd94e5089c

Jumpsuit dengan Pelengkap Topi dan Celana

(Sumber: alicdn.com)

 

-          Legging atau Celana Panjang

Bagi orang dewasa, legging adalah jenis pakaian yang hanya bisa dipakai oleh perempuan. Namun bagi bayi, legging bisa dipakai oleh bayi perempua maupun laki-laki. Legging bayi ada yang berwarna polos dan ada juga yang bermotif lucu-lucu. Untuk bayi laki-laki, legging ada yang bermotif robot dan mobil juga.

Legging dan celana panjang bayi biasanya bentuknya bermacam-macam. Ujung kakinya ada yang terbungkus dan ada yang tidak. Celana yang ujungnya tertutup berarti bayi tidak lagi perlu memakai kaus kaki. Maka otomatis pakaian jenis ini bisa dipakai sebagai celana panjang yang hangat sekaligus kaus kaki. Legging bisa dikombinasikan dengan onesies saat cuaca agak dingin.

 

-          Tutu

Tutu alias rok renda atau rok balet adalah pakaian yang cukup populer untuk bayi perempuan. Tutu bisa dikombinasikan dengan jumpsuit tanpa kaki agar si kecil tampak lebih cantik dan imut. Tutu bisa dipakaikan ke bayi sebagai pelengkap jumpsuit saat legging tidak sedang digunakan. Pakaian ini cocok untuk jalan-jalan dan beraktivitas di luar ruangan atau di tempat yang agak gerah.

 

-          Setelan

Jumpsuit memang jenis pakaian yang paling gampang untuk dibawa travelling karena simpel dan dapat dipadukan dengan legging atau tutu. Tetapi mungkin kesannya terlalu monoton jika semua bajunya berupa jumpsuit. Untuk itu, kamu juga bisa membawa beberapa setelan sebagai variasi. Pilihlah yang bahannya mudah kering agar bisa segera dipakai lagi setelah dicuci.

Picture8.thumb.jpg.e980fa4c08769ae3be061

Setelan Bayi Perempuan

(Sumber: dhresource.com)

 

Pakaian yang dibawa sebaiknya beragam; ada yang lengan panjang, ada yang lengan pendek, ada yang tebal, dan ada yang tipis. Ini untuk mengantisipasi bila si bayi kedinginan atau kegerahan. Jumlah masing-masing jenis tidak harus sama, disesuaikan saja dengan kondisi di tempat tujuan nanti. Misalnya akan pergi ke gunung, perbanyak baju lengan panjang dengan kain tebal namun tetap sediakan baju yang tipis dan pendek.

Meskipun urusan baju bayi ini cukup ribet, bukan berarti kita harus membawa banyak sekali pakaian bayi untuk persediaan. Cukup bawa saja sekedarnya dan jangan malas mencuci. Mencuci baju bayi tidak repot karena kamu bisa menguceknya di manapun; wastafel, shower, bahkan di gayung mandi sekalipun. Kegiatan ini pun tidak akan banyak menyita waktu dan tenaga karena ukurannya yang kecil-kecil. Menjemurnya juga tidak ribet, disampirkan di tepi jendela kamar hotel pun bisa. Pakaian bayi juga cenderung cepat kering, tidak sampai 24 jam.

Dengan rajin mencuci, si kecil tidak akan kehabisan baju dan kamu pun tidak perlu memberatkan isi koper dengan sejuta pakaian mini. Mencuci baju bayi setidaknya sekali sehari. Jadi kamu hanya perlu membawa persediaan pakaian untuk dua hari saja. Agar lebih aman, kamu bisa mencuci baju bayi secara langsung begitu si kecil ganti baju. Dengan begitu, persediaan baju keringnya akan lebih banyak.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

 

 

4. Topi, Sarung Tangan, Kaus Kaki, dan Segala Aksesoris Lainnya.

Bayi memiliki banyak sekali pakaian tambahan dan aksesoris, apalagi kalau bayinya adalah perempuan. Ada topi, slabber, sarung tangan, kaos kaki, sepatu, jaket, bando, pita, dan masih banyak lagi. Sebagian aksesoris memang penting untuk kenyamanan dan kesehatan bayi sehingga kita harus membawanya jika memang diperlukan. Contohnya antara lain sebagai berikut:

-          Topi Bayi untuk melindungi kepalanya dari angin dan dingin. Bayi menjaga kestabilan suhu tubuhnya melalui kepala. Untuk itu, kepala bayi tidak boleh kegerahan atau kedinginan. Tidak boleh kena angin juga karena dapat menyebabkan demam. Topi bayi penting sekali dipakai saat berada di luar ruangan atau jika suhu lingkungannya cukup dingin. Jika tidak, topi bayi bisa cukup berbahaya jika dipakai.

Picture6.thumb.jpg.e5a5ab4c1387ab43e8340

Topi Bayi yang Lucu

(Sumber: christiehobson.com)

 

-          Sarung Tangan untuk mencegah kukunya melukai wajahnya sendiri. Bayi memiliki kuku yang cukup tajam karena ukurannya yang sangat tipis. Di sisi lain, kulit bayi juga masih sangat tipis dan sensitif, sangat rentan terhadap luka. Padahal bayi suka menggerak-gerakkan tangannya ke muka. Ini akan menyebabkan dia mencakar wajahnya sendiri hingga berdarah tanpa sengaja. Resiko ini bisa dicegah dengan memakaikan sarung tangan ke bayi. Sarung tangan bayi juga bisa melindunginya dari dingin.

-          Kaos Kaki untuk melindungi bayi dari dingin. Telapak kaki bayi adalah bagian tubuh bayi yang sangat sensitif terhadap dingin. Sebelum anggota badan lain kedinginan, biasanya telapak kakinyalah yang akan kedinginan terlebih dahulu.

-          Slabber untuk celemek makan, alias untuk mencegah makanan atau susu mengotori pakaiannya. Tanpa slabber, bajunya akan cepat kotor dan akhirnya kita harus sering menggantinya.

-          Jaket tentu saja untuk melindunginya dari dingin dan angin. Pada intinya, fungsi jaket bayi sama saja seperti fungsi jaket pada orang dewasa. Jaket bayi memang rasanya penting untuk disediakan sebagai antisipasi. Namun bila tidak ada jaket, badan bayi bisa dilindungi dari dingin dengan cara dibedong atau diselimuti.

Picture7.thumb.jpg.6bb7f344b5e1724350d0d

Bayi dengan Jaket yang Hangat

(Sumber: etsystatic.com)

 

-          Sepatu bayi berguna jika si bayi sudah belajar jalan karena sepatu akan memberatkan kakinya sehingga bisa menapak dengan lebih stabil. Tapi bila si bayi masih belum waktunya belajar berjalan, maka sepatu hanya berfungsi sebagai aksesoris saja. Lebih baik tidak usah repot membawa sepatu jika bayi masih terlalu kecil. Bawa saja kaos kaki gaya agar lebih ringkas namun tetap keren.

 

Selain aksesoris tersebut di atas, ada juga beberapa jenis aksesoris yang hanya digunakan untuk pemanis. Bayi yang imut dan lucu tentu akan membuat kita gemas dan ingin memakaikan berbagai macam aksesoris yang akan menambah keimutannya. Apalagi saat jalan-jalan nanti kita akan mengambil banyak foto. Tentunya kita ingin si kecil tampil sekeren mungkin agar bisa kita pamerkan dan banggakan. Hal ini terutama terjadi pada bayi perempuan.

Walaupun tidak memiliki fungsi yang penting, tetap tidak akan lengkap rasanya jika kita jalan-jalan tanpa membawa berbagai aksesoris untuk si kecil. Agar tidak kebanyakan bawaan, sebaiknya tidak perlu membawa satu aksesoris untuk satu set pakaian. Cukup bawa sedikit saja persediaan aksesoris dengan pilihan warna yang bisa dipadu padankan dengan beberapa setel pakaian. Jika ada, pilihlah aksesoris yang bisa digunakan dengan berbagai pilihan model agar si kecil bisa tampil imut tanpa kita banyak membawa aksesoris.

 

 

Packing untuk travelling bersama bayi tentu saja lebih repot dan sulit daripada packing untuk diri sendiri. Tetapi, sebaiknya kita tidak menganggapnya sebagai alasan yang membuat kita membatalkan keinginan kita untuk travelling. Anggap saja, ini adalah tantangan baru bagi kita sebagai seorang traveller yang baru naik level menjadi orang tua. Solo travelling itu gampang. Travelling bersama pasangan lebih gampang lagi. Sekarang saatnya untuk menghebatkan diri sebagai parent traveller!

Artikel ini baru membahas sebagian daftar saja, terutama baru pada masalah pakaian dan pelengkapnya. Jangan lupa baca juga artikel lanjutan tentang Daftar Perlengkapan yang Harus Dibawa Saat Travelling dengan Bayi (http://jalan2.com/forum/topic/17988-ini-dia-daftar-perlengkapan-yang-harus-dibawa-saat-travelling-dengan-bayi-–-part-2/) untuk daftar lebih lanjut mengenai perlengkapan bayi lainnya.

 

Edited by Asa Citra

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah emang nih, kalau jalan2 bawaan perlengkapan keperluan bayi lebih banyak dari orang tuanya :D 

hahhaa... emang. untung aja baju bayi itu kecil2 banget jadi bisa diselipin di ransel emaknya.. heheh

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Asa Citra

wah yang baru punya baby udah siap2 ya mau ajak baby nya jalan2 heheh

btw mba @Ayu Merriandari juga mungkin baby nya udah cukup gede buat di ajak jalan2, udah di ajak kemana aja mba ?

ish telat kau @deffa

bayiku udah aku bawa travelling dua kali.

usia 2 bulan ke Jakarta, usia 3 bulan (minggu lalu) ke Semarang.

Mau bikin FR nya belum sempet mulu... udah setengah jadi sih..

Share this post


Link to post
Share on other sites

@Asa Citra

yang traveling ke jakarta kan kamu tinggal di jakarta heheh

wah yang ke semarang naik kereta ?

menjelang lahiran ngungsi ke rumah ibu di pekalongan.. sekarang masih di pekalongan sementara sambil belajar ngurus anak..

balik jakarta lagi nanti abis lebaran.. cuma kemarin kangen suasana jakarta dan mau ngurus pindah rumah. jadi kesana deh..

 

iya kemarin ke semarang naik kereta..

kalo bawa bayi kata dokter paling nyaman dan aman travelling naik kereta. ga ada tanjakan turunan tikungan bikin pusing pala berbih

Share this post


Link to post
Share on other sites
On 6/3/2017 at 11:15 AM, Eko Carbon Prasetyo said:

emaknya dah protes terus,tiap keluar kota saya tinggal terus :D

hahaha ya ya kayak nya baby nya juga tuh bakalan penerus pejalan :D 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now