• agoda-hemat.png

Sign in to follow this  
praspraspras

Festival Lembah Baliem

8 posts in this topic

ayo ayo, siapa yang pernah ke papua? kalo pernah, pernah ke wamena? kalo pernah, pernah liat festival budaya lembah baliem a.k.a. FBLB?

Festival ini adalah salah satu festival yang ada di papua yang selalu diadakan tiap tahun sejak 1991. tempat diadakannya ada di lembah baliem (pernah disinggung sama mas royal di threadnya yang ini). lebah baliem sendiri terletak di desa wosi, distrik wosilimo, kabupaten jayawijaya, wamena, papua.

lembah-baliem.jpg

tiap tahun, festival ini selalu diikuti 40 distrik di kabupaten jayawijaya, dan terbuka untuk wisatawan untuk turut serta dalam festival ini. jadi yang mau ngerasain pake koteka dan ikut nari adat bersama suku Dani yang tinggal di lembah tersebut tinggal dateng trus ikut.

selain nari, wisatawan juga bisa ikut melempar tombak dan lainnya yang bener bener khas. kaya karapan babi *bukan karapan sapi doang ya yang ada* , bakar batu, lomba memanah, dan lain lain.

Bal%20fest%20news.JPG

nah, terakhir, FBLB bukan festival biasa, festival ini selalu penuh arti. kenapa penuh arti? karena festival ini digunakan untuk melestarikan buadaya yang ada di papua, khususnya suku dani.

Share this post


Link to post
Share on other sites

menarik juga ya, hahaha....lucu juga kalo misalkan ke sana pas festival lembah baliem 'mau coba pakai koteka :lol: '

tapi kok ngak semua pria memakai koteka ya Bro, apa ada perbedaannya ya?

Share this post


Link to post
Share on other sites

menarik juga ya, hahaha....lucu juga kalo misalkan ke sana pas festival lembah baliem 'mau coba pakai koteka :lol: '

tapi kok ngak semua pria memakai koteka ya Bro, apa ada perbedaannya ya?

oh, itu beda event bro.. yang kalo pake koteka kayanya yang festival di lapangan, pas yang nombak, pas yang manah gitu, nah sedangkan, yang gak pake koteka itu pas yang nari narinya *apa kebalik ya?* *ya pokoknya gitu* :D

wah kalo kesana saya belom pernah...tapi temen saya ada yang pernah jadi dokter tugas disana dan doi pernah cerita soal festival ini

ya karna dia orang baru takjub aja

takjub gimana om? sampe kaget kaget gitu? dia ngikutin acaranya gak om?

wah, unik juga...

tapi sayang sekali, saya belom pernah ke papua.

tapi, saya suka sekali loh ama suku adat yang terbuka terhadap pendatang. :lol:

iya, jadi malah nambah pengetahuan kita, bener gak om? jadi pas banget kan kalo dateng ke papua?

klo ada yg udah pernah trus nyoba pake koteka seru bgt nih buat denger cerita lngsungna ;)

wakakaka, makanya saya nanya ke om deffa itu om, temennya ngikut juga apa gak. kalo ngikut, pasti taulah rasanya pake koteka, ya kan? :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah, bagus banget kayaknya festivalnya.

cuma, agak malu aja kalo harus make koteka.

hahahaha...

apa lagi bekas dipake ama orang laen. hahahaha.....

buat yang cowok, pasti kepikiran deh...

hahahaha....

Share this post


Link to post
Share on other sites

wah, bagus banget kayaknya festivalnya.

cuma, agak malu aja kalo harus make koteka.

hahahaha...

apa lagi bekas dipake ama orang laen. hahahaha.....

buat yang cowok, pasti kepikiran deh...

hahahaha....

kayanya kotekanya bisa dibuat sendiri deh om. khusus, jadi gak bekas orang lain. kalo bekas orang lain pasti males juga lah. mungkin dibuat sendiri, biar bisa disesuaikan juga. ntar kalo kebesaran atau kekecilan kotekanya kan bisa berabe om :D

Share this post


Link to post
Share on other sites

Create an account or sign in to comment

You need to be a member in order to leave a comment

Create an account

Sign up for a new account in our community. It's easy!

Register a new account

Sign in

Already have an account? Sign in here.

Sign In Now
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By vie asano
      Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 H buat Jalan2ers yang merayakan! Taqoballahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum, minal aidzin wal faidzin Mohon maaf lahir dan bathin jika selama ini ada salah-salah kata, baik yang disengaja maupun tidak.
      Setelah beberapa hari absen menulis karena mudik, saya kangen sharing-sharing info lagi di blog sederhana ini. Berhubung masih dalam suasana mudik, kali ini saya ingin sharing info festival khas Jepang yang melibatkan tradisi mudik. Eits, jangan salah. Di Jepang juga ada tradisi mudik lho. Jika di Korea tradisi mudik biasa dilakukan saat perayaan Chuseok (bisa dibaca disini: Mengenal Chuseok, Thanksgiving ala Korea Selatan) dan Seollal (Lunar New Year), maka di Jepang tradisi mudik biasa dilakukan menjelang perayaan Obon atau Obon Festival. Apakah Obon Festival itu?
      Sekilas tentang Obon Festival
      Obon Festival, biasa disebut Obon atau Bon saja, merupakan salah satu festival khas agama Budha yang bertujuan untuk menghormati arwah leluhur. Perayaan ini diangkat dari kisah Maha Maudgalyayana (Mokuren), salah seorang murid Budha yang telah kehilangan ibunya untuk selamanya. Mokuren memiliki penglihatan jika arwah sang ibu menderita, dan dia pun akhirnya bertanya pada Budha bagaimana caranya menolong sang ibu. Budha kemudian memerintahkannya melakukan beberapa ritual melalui pendeta Budha yang telah selesai menjalankan retret musim panas mereka. Mokuren menuruti perintah tersebut, dan dia lalu melihat arwah ibunya kini jauh lebih bahagia. Ritual tersebut kemudian disebarluaskan dan dilakukan oleh banyak orang, dan dikenal dengan nama Obon.
      Kapan perayaan Obon itu?
      Obon dirayakan pada tanggal yang berbeda-beda di seluruh Jepang, walau biasanya berkisar antara bulan Juli dan Agustus. Perbedaan tersebut terjadi karena adanya perubahan sistem penanggalan Jepang. Semula Jepang menganut kalender Bulan, namun pada periode Meiji berganti mengikuti kalender Gregorian. Akibatnya, perayaan Obon yang biasanya jatuh pada bulan ke-7 mengalami pergeseran tanggal. Ada yang tetap merayakan Obon pada tanggal ke-15 pada bulan ke-7 berdasarkan kalender bulan (disebut Kyu Bon); ada yang merayakan pada tanggal ke-15 bulan ke-7 pada kalender Matahari (disebut Shichigatsu Bon); dan ada juga yang merayakan berdasarkan pada kalender Bulan, namun perayaannya mengambil waktu tanggal 15 Agustus (disebut Hachigatsu Bon). Bon yang terakhir ini yang banyak dirayakan di seluruh Jepang, sementara Kyu Bon masih dirayakan di daerah tertentu seperti wilayah Utara area Kanto, Shikoku, Chugoku, dan Okinawa.
      Apa yang dilakukan saat perayaan Obon?
      Inti dari perayaan Obon adalah menghormati arwah leluhur. Secara singkatnya sih orang Jepang percaya jika arwah leluhur akan mengunjungi mereka pada periode perayaan Obon. Karenanya, pada perayaan Obon orang-orang akan menggantungkan lentera di depan rumah mereka untuk memandu arwah leluhur agar bisa menemukan jalan kembali ke rumah.
      Foto 01:
      Lentera di depan rumah saat perayaan Obon [foto: Katorisi/wikimedia]
      Selain menggantungkan lentera, orang Jepang juga akan mempersembahkan makanan bagi para leluhur tersebut. Makanan persembahan tersebut akan disajikan di altar rumah, maupun di kuil. Ritual lainnya adalah mengunjungi makam para leluhur untuk berdoa dan membersihkan makam. Selain itu, mereka akan menarikan bon odori (lihat pada bagian tentang bon odori). Barulah pada akhir periode Obon lentera-lentera tersebut akan dihanyutkan di sungai untuk menuntun kembali para arwah kembali ke alamnya.
      Foto 02:
      Menghanyutkan lentera pada akhir perayaan Obon [foto: JamesAlexanderJack/wikimedia]
      Tentang Bon Odori
      Perayaan Obon tak bisa dipisahkan dari Bon Odori, alias Bon Dance. Tarian ini juga relatif populer ditampilkan di berbagai matsuri yang ada di Indonesia lho. Biasanya sih salah satu lagu favorit untuk mengiringi Bon Odori ini adalah soundtrack-nya anime Chibi Maruko-chan (lupa judulnya apa). Tentunya itu untuk Bon Odori versi Indonesia yah.
      Foto 03:
      Bon Odori [foto: Jiang Dong-Qin/wikimedia]
      Bagi yang masih bingung, Bon Odori merupakan tarian yang ditampilkan pada perayaan Obon. Tarian ini terinspirasi dari luapan kegembiraan yang ditunjukkan oleh Mokuren saat mengetahui jika arwah sang ibu sudah terbebas dari penderitaan. Koreografi dan lagu yang biasa digunakan saat Bon Odori berbeda untuk setiap daerah di Jepang, namun tipikalnya tarian ini dilakukan sambil mengitari sebuah pusat (biasanya yang menjadi pusat adalah yagura/panggung kayu khusus untuk festival). Para penari (biasanya pengunjung yang akan diajak berpartisipasi) akan melakukan serangkaian gerakan sambil bergerak mengitari pusat tersebut.
      Dampak perayaan Obon bagi pariwisata Jepang
      Sampai disini mungkin ada yang bingung yah. Katanya Obon berhubungan dengan mudik? Trus mana nih bagian mudiknya?
      Nah, info ini salah satu yang wajib diketahui oleh wisatawan yang akan berkunjung ke Jepang pada periode Obon (kira-kira 13-15 Agustus). Periode Obon merupakan salah satu periode liburan populer di Jepang. Pada perayaan Obon, orang-orang akan kembali pulang ke kampung halaman untuk ikut menyambut arwah leluhur, maupun sekedar meluangkan waktu untuk kumpul bersama keluarga besar. Bahasa Indonesia-nya sih, mudik!
      Lalu apa dampaknya aktifitas mudik tersebut pada pariwisata Jepang? Tentu saja ada, karena pada masa liburan Obon dianggap sebagai peak season. Harga tiket dan akomodasi akan jauh lebih mahal dibanding low season. Dan tak heran juga jika pada masa tersebut berbagai tempat wisata akan penuh sesak, toko banyak yang tutup, dan jalanan juga lebih ramai dari biasanya. Jadi, jika ingin lebih menikmati suasana liburan, hindari pergi ke Jepang pada periode Obon yah! Sebagai penutup, untuk tahun 2014 ini traffic di Jepang diperkirakan akan mulai meningkat pada tanggal 9 Agustus (saat orang-orang mulai meninggalkan kota besar untuk kembali ke kampung halaman) dan baru berakhir pada tanggal 16-17 Agustus (saat pemudik kembali pulang ke kota besar). Namun jika sudah terlanjur ada rencana liburan ke Jepang saat periode Obon, sekalian saja nikmati suasana festival. Berkunjunglah ke berbagai kuil karena selalu ada kemeriahan pada periode Obon.
      Semoga informasinya bermanfaat!
      ***
      * Seluruh foto diambil melalui creative commons. Tidak ada perubahan dari foto aslinya. Credit nama berdasarkan username flickr/wikimedia.
    • By Nanda Hartoph Rio
      Haloo Freak
      Mumpung ada waktu senggang gue mau kasih info buat traveler yang berkunjung di raja ampat bagian utara. karna kemarin kita uda bahas ya tentang raja ampat bagian selatan. nih dia tempat yang bisa lo kunjungi kalo dah di kota waisai tapi ga semua yaaa,Cekidooooot.!
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
       
      Masih banyak yang pengen gue share tempat tapi waktu senggang dah abis neeh.

    • By Ahmad Sa'bani
      Raja Ampat ialah salah satu distrik di Papua Barat yang sudah menjadi objek wisata mendunia. Pemandangan bawah laut yang estetis menjadi di antara situs warisan dunia diperbanyak dengan keindahan daratannya. Raja Ampat memiliki tidak sedikit jenis terumbu karang dan fauna laut yang mesti diselami. Raja Ampat mempunyai daratan yang estetis dan kaya mencakup pantai berpasir putih, gugusan pulau karst, dan flora hewan endemik laksana cendrawasih dan anggrek. Ada peninggalan zaman prasejarah di area gugusan Misool berupa cap-cap tangan pada dinding batu karang yang dipercayai berusia lebih dari 50.000 tahun. Bahkan terdapat bekas peninggalan pesawat udara yang karam pada masa Perang Dunia II di Pulau Wai. Ingin berlibur ke Raja Ampat? Terbanglah ke Sorong, lantas naik kendaraan mengarah ke Pelabuhan Sorong. Setelah tersebut menyebrang ke Waisai di Pulau Waigeo sekitar 2-3 jam. Jika telah di sana, tidak boleh lupa guna mendatangi sejumlah tempat inilah ini.

      Pulau Waigeo

      Pulau Waigeo ialah pulau terbesar dari empat pulau utama di kepulauan Raja Ampatu yang kerap dinamakan Amberi atau Waigiu. Tiga pulau lain ialah Salawati, Batanta dan Misool. Wasai sedang di Pulau Waigeo ini sebagai ibukota Kabupaten Raja Ampat. Perairan di Pulau Waigeo terdapat tidak sedikit spot diving berupa pulau-pulau batu karang, teluk yang estetis berdinding tebing yang menjulang, hutan dengan interior pemantauan burung dan akomodasi termurah salah satu pulau lainnya di Raja Ampat. Aktivitas wisata yang populer di Raja Ampat ialah menyelam (diving) dan snorkeling. Ikan berwarna-warni (school fish) di dekat terumbu karang menjadi suguhan estetis di laut. Jika menyelam di kedalaman selama 30 meter di sekitar Pantai Waiwom terdapat Ikan Hiu Sirip Putih (white tip reef sharks) dan Ikan Hiu Sirip Hitam (black tip reef sharks).

      Pulau Misool

      Beragam jenis ikan, terumbu karang, hiu, penyu, pari, dan biota laut lainnya menjadi penghuni tetap bawah laut di Pulau Misool. Aktivitas wajib ketika berwisata di Misool ialah snorkeling, diving, berenang, berjemur atau bersantai di ambang pantai yang sepi. Waktu terbaik guna menyelam di Pulau Misool nyaris sepanjang tahun khususnya pada musim kemarau. Jadi tidak butuh bingung menilai masa-masa yang tepat guna berkunjung.

      Beberapa desa di dekat Pulau Misool unik untuk dikunjungi. Pengalaman dan pengetahuan tentang kebiasaan lokal, adat, istiadat, dan lainnya dapat didapatkan. Jelajahi hutan mangrove dan menyaksikan burung-burung endemic yang melulu ada di Papua. Tempat menakjubkan lainnya ialah keberadaan lukisan berbentuk tangan manusia, ikan, dan lainnya yang dinamakan petroglyph dengan warna berpengaruh merah yang diduga berusia selama 5.000 tahun. Ada lokasi estetis yang tersembunyi di dalam labirin berupa laguna dan batuan karst.

      Pulau Wayag
      Ikon Raja Ampat ini mesti dikunjungi, namun tempatnya laing jauh sehingga perlu waktu enam sampai tujuh jam perjalanan dengan speedboat. Sebaiknya pergi ke sana pada malam atau subuh bila hendak mendapat tidak sedikit momen indah. Puncak bukit karst di Wayag, pasir putih, dan keindahan panorama lainnya menjadi suguhan estetis di sana. Dari puncak bukit yang perlu pendakian sekitar 1 sampai 2 jam bakal terlihat semua pemandangan Raja Ampat. Batuan karst di tempat tersebut sangat tajam dan riskan sehingga dapat melukai kaki, jadi wajib menggunakan alas kaki tertutup. Pulau Wayag pun dikenal sebagai habitat burung cenderawasih yang menjadi ikon Papua.

      Serpihan surga yang terdapat di dunia memang benar-benar ada, yakni Raja Ampat. Jika memiliki peluang dan duit wajib mengunjungi tempat ini supaya semakin mengetahui Indonesia seutuhnya. Selamat menjelajah!    
    • By Nanda Hartoph Rio
      Hello fellow.
      Trip : 25 - 28 Desember 2017
      Cost : 1.950.000 inc. Kapal Xpress Sorong - Misool PP,  Boat 2 Hari , Makan & Minum.
      Metting Point : Pelabuhan Rakyat Sorong
      Pendaftaran akhir : 25 November 2017
      Contact : 082199225007
      Untuk Tahun ini acara kumpul backpacker di misool bulan desember, acara ini dibuat khusus untuk backpacker yang ingin mengunjungi Raja Ampat dengan Cost yang minim. jadi jika kalian traveler elite jangan gabung deh. Nah Trip ini saya buat sebagai ajang ngumpul dan silatuhrahmi, dan disini di bagi 2 kelompok yaitu kelompok 1 tinggal di basecamp dan kelompok 2 Camping di pulau tak berpenghuni. 
      Np. untuk yang ingin masuk di kelompok Camping disarankan membawa Alat camping masing masing.
       
      Itinerary & Detail

      Hari Pertama.
      Kita akan kumpul di meeting point yang nanti akan ditentukan, dan apabila semua telah berkumpul pada pukul 11.00 Wit maka kita akan berangkat pada pukul 12.00 Wit menggunakan Kapal Xprees Marina. Dan apabila peserta belum terkumpul pada pukul 11.00 wit maka kita akan menggunakan Kapal Fajar Indah Pukul 24.00 Wit.
      - Kapal Xpress Marina akan menempuh waktu 3 – 4 Jam (tergantung kondisi) menuju misool. Setelah sampai di misool kita akan menuju basecamp yang telah kami sediakan.
      - Kapal Fajar Indah akan Berangkat Pukul 24.00 Wit menempuh waktu 10 jam menuju misool (kamp. Fafanlap) .

      Hari Kedua
      Setelah serapan pagi berkemas dan melanjutkan tour keliling pulau di bagian misool selatan antaranya ;
      Puncak Harfat Jaya – Yapap – Pulau Bannos – Sunmalelen ( lukisan artefak ) .
       
       
      Setelah sore hari kembali menuju basecamp.

      Hari Ketiga
      Setelah sarapan pagi berkemas dan melanjutkan tour keliling pulau diantaranya ;
      Pulau Balbullol – Pulau Dhamu – Puncak love  - Danau ubur –ubur.
            
       
      Setelah sore hari kembali menuju basecamp.

      Hari Keempat.
      Setelah sarapan pagi kita berkemas dan menuju pelabuhan pukul 07.00 Wit menggunakan kapal Express Marina dengan jarak tempuh 3 – 4 jam ( tergantung kondisi ) dan setelah sampai di pelabuhan sorong trip selesai.
    • By ibalmarwan
      Deskripsi Sail Sabang
      Sail Sabang adalah rangkaian dari Sail Indonesia seri ke-9 yang diluncurkan pertama kali di Bunaken Manado tahun 2009. Sabang sendiri menjadi lokasi dari titik nol kilometer di ujung barat NKRI. Kepulauan ini membentang lebih dari 5.000 km dengan jarak sebanding dari Swedia ke Vladivostok. Pemerintah Daerah Aceh telah melakukan berbagai persiapan menyambut perhelatan Sail Sabang termasuk membangun hotel baru yang berkolaborasi dengan Inna Group Grup. Selain itu, juga membenahi berbagai tujuan wisatawan serta mempromosikan Sail Sabang 2017 ke berbagai media.
      Selain Sail Sabang, akan ada pula Sabang Wonderful Expo dan Marine Expo yang akan digelar bersamaan dengan Sabang Expo. Acara tersebut akan menampilkan aneka festival seni dan budaya khas Aceh, kejuaraan parasut, lomba aerobatik internasional, dan kompetisi selam. Ada dua rute utama untuk berpartisipasi dalam Sail Sabang 2017. Setiap rute ditangani oleh koordinator pelayar profesional yang berpengalaman mengelola kebutuhan peserta dari awal sampai akhir, termasuk penyelesaian semua dokumen dan menjelaskan peraturan khusus saat memasuki perairan Indonesia.

       
      Rute Sail Sabang
      Saat ini tersedia tiga penerbangan mingguan dari Medan ke Bandara Sabang atau Anda bisa pergi menggunakan Feri cepat dari Banda Aceh pukul 09.30 dan 16.00 dan kembali dari Sabang (Pulau Weh) pukul 08.30 dan 14.30. Biaya perjalanan berkisar Rp 80.000,- hinggan Rp 95.000,- per orang dengan lama perjalanan satu jam.
      Ada pula feri ekonomi seharga Rp 25.000,0 per orang dengan waktu tempuh 2,5 jam. Jadwalnya dari Banda Aceh dan Pulau Weh pada pukul 08.00 dan 14.00. Terkadang waktu keberangkatan dan kedatangan berubah jadi perlu konfirmasikan jadwal dengan pihak berwenang setempat di Banda Aceh atau Pulau Weh.
       
      Sumber: Sail Sabang
    • By Canaya Tour Service
      Open Trip Festival Budaya Dieng 2017
      Yuk join Festival Dieng Culture, disini kamu bisa mengikuti beragam pertunjukkan keren seperti Jazz atas awan, menerbangkan lampion, pesta kembang api hingga melihat proses cukur rambut anak gimbal. Gak hanya itu, kamu juga bakal disuguhi berbagai pemandangan alam yang ciamik, seperti Kawah Sikidang, Batu Ratapan Angin, Telaga Warna! Kapan lagi bisa melihat sunrise tercantik di Telaga Dringo, yang katanya mirip banget seperti Ranu Kumbolo. 
      PROMO TRIP
      Daftar ber-5, diskon IDR 100.000 untuk 1 grup Daftar ber-10, diskon IDR 250.000 untuk 1 grup Daftar ber-15, diskon IDR 450.000 untuk 1 grup  
      BIAYA TRIP
      Meeting Point Jakarta : IDR 1.250.000 Meeting Point Purwokerto atau Wonosobo : IDR 1.000.000  
      ITINERARY
      3 Agustus 2017 : Pasar Senen - Purwokerto
      Seluruh peserta berkumpul di Stasiun Pasar Senen Pk 21.00 untuk registrasi dan briefing.  Berangkat bersama-sama menuju Purwokerto.
       
      DAY 1
      4 Agustus 2017 : Purwokerto - Dieng (B/L/D)
      Tiba dini hari di Purwokerto. Bagi peserta yang meeting point Purwokerto, berkumpul Pk 04.00 WIB. Perjalanan dilanjutkan dengan elf (Non AC) menuju Dieng.  Sarapan mie ongklok di Wonosobo, next stop : Gardu Pandang Tieng.
      Setibanya di Dieng, pembagian homestay dan makan siang. Setelah itu siang harinya kita akan beraktivitas di Batu Ratapan Angin, Telaga Warna Pengilon, dan Dieng Theater. Malam harinya mengikuti pertunjukkan jazz atas awan.
       
      DAY 2
      5 Agustus 2017 : Dieng Culture Festival (B/L/D)
      Sunrise Telaga Dringo. Menikmati matahari terbit di danau atas awan yang terkenal dengan mini Ranu Kumbolo. Kembali ke homestay untuk sarapan. Setelah itu jalan santai keliling desa, melihat parade seni budaya dan minum purwaceng bersama.
      Explore Kawah Sikidang dan Candi Arjuna. Malam hari pesta kembang api dan lampion terbang.
       
      DAY 3
      6 Agustus : Dieng - Jakarta (B/L)
      Pagi harinya kita akan trekking menuju Bukit Scooter untuk melihat sunrise. Setelah itu kembali ke homestay untuk sarapan.
      Menyaksikan puncak acara nya yaitu kirab budaya dan ruwatan anak gimbal di Komplek Candi Arjuna. Kemudian check out homestay, untuk persiapan pulang. Perjalanan ke Purwokerto.
      Tiba di Purwokerto, peserta drop off di stasiun dan pulang bersama menuju Jakarta. Trip berakhir.
       
      FASILITAS TERMASUK
      Akomodasi homestay di Dieng selama 2 malam (1 room 4-5 pax) Tiket Kereta Api Jakarta - Purwokerto PP (bagi yang meeting point di Jakarta) Land transport Purwokerto - Dieng Pickup transport Dieng - Telaga Dringo Retribusi dan biaya parkir Tiket VIP Dieng Festival, dengan fasilitas : T-shirt, ID Card, kain batik, purwaceng, bakar jagung, lampion, kembang api, dan ruwatan anak gimbal. Makan (B: Breakfast, L: Lunch, D: Dinner) sebanyak 8 kali Tour Leader Dokumentasi foto Tiket masuk tempat wisata  
      TIDAK TERMASUK
      Tips untuk tour guide dan driver Biaya untuk pengeluaran pribadi  
      INFO DAN PENDAFTARAN
      Whatsapp : 0812-1221-0647
      email : canayatour@gmail.com
       
      Follow us on
      Facebook : Canaya Tour Service
      Twitter : @canayatour
      Instagram : @canayatour
    • By Traveler Jogja
      Honeymoon adalah saat-saat yang paling diimpikan oleh pasangan yang baru saja melangsungkan pernikahan. Setelah terjun memasuki tahapan rumah tangga durasi waktu intensif bagi pasangan kadang semakin berkurang. Urusan pekerjaan, & seabrek problem yang hadir di dalamnya seakan-akan lumayan menyita waktu & mengurangi moment-moment penuh romantis bersama pasangan baru.

      Nah, sebelum masalah itu semuanya terjadi, kayaknya acara bulan madu menjadi solusi yang tepat untuk merasai kebersamaan empat mata bersama belahan jiwa. Melakukan bepergian ke destinasi wisata spesial dengan belahan jiwa akan menjadi sebuah kenangan terbaik.

      Agar jadwal bulan madu kamu terasa lebih berkesan kamu pun bisa mengagendakan ke tempat wisata yang romantis. Nggak usah jauh-jauh sampai ke negeri seberang, karena di Indonesia mempunyai beragam tujuan wisata khusus agenda bulan madu kamu agar makin berkesan.

      Di bawah ini beberapa lokasi liburan untuk honeymoon di tanah air. So, selain menumbuhkan rasa cinta pada sejoli juga bakal menyuburkan rasa patirotisme pada tanah tumpah darah tercinta Negeri Indonesia.

      Raja Ampat, Mutiara Surga Tersembunyi di Ujung Merauke


      Belum ada yang menyoal keindahan Pantai Raja Apat. Ya, tujuan liburan ini telah diakui oleh publik sebab pesona alamnya yang cukup memanjakan mata. Deretan kepulauan utama Bantat, pulau Misool, Salawati, & Waigeo bersama bagian pulau-pulau anak di sekelilingnya membuat Pantai Raja Ampat bak sorga dunia.

      Kamu dapat menghabiskan waktu bersama pasangan baru sembari memandang keindahan sepanjang pantai dengan ombak pantai yang jernih dan kerikil pantai putih. Atau dapat melihat kecantikan alam dasar laut menggunakan diving atau snorkelin. Memadu kasih di tempat ini bakal jadi hadiah menarik bersama kekasish yang tak akan pernah kamu lalaikan.

      Ubud Pulau Bali, Kunjungi dan Rasakan Suasana Magis Nan Eksotis


      Pulau Bali tetap konsisten menjadi magnet bagi para pengunjung dengan kecantikan deretan alam dan pantai pesisirnya. Tidak heran jika sebagian besar pasangan pengantin muda yang memilih wilayah ini untuk menghabiskan waktu barengan. Ubud Bali, yups daerah ini memang menjadi kesukaan guna menghabiskan waktu plesiran bersama pasangan tercinta.

      Bentangan sawah yang hijau disertai hutan yang tetap natural dengan kesunyian ala pedalaman desa membuat daya tarik paling utama Ubud Bali. Di Ubub terdapat berbagai rumah makan di hotel sederhana ataupun resort yang bisa menjadi pilihan yang sesuai untuk kamu & kekasih mengadakan makan malam yang romantis.

      Selain keindahan wisata alam, di Ubub Bali pun terdapat pasar bernama Sukawati yang menjual berbagai budaya ala rakyat Bali. Kamu pun bisa belanja berdua bersama kekasih guna membeli aneka aksesoris untuk hadiah. Selain itu kamu juga dapat melihat pentas akbar tari legong atau tari budaya kecak api yang biasa ditampilkan di daerah puri Agung Sareng.

      Kota Jogja, Setiap Pojoknya Senantiasa Eksotis Untuk Dinikmati Bersama Kekasih Hati


      Ngomong-ngomong tentang Jogja memang tak ada puasnya. Setap ujung dari kota bersejarah ini memiliki keindahan tersendiri. Jogjakarta menyajikan destinasi tempat wisata yang sangat komplit. Bila kamu mau menikmati keakraban eksotis di pesisir pantai, kamu dapat ke Daerah Gunkid. Di tempat tersebut bermacam-macam pantai dengan pasir kerakal dan sajian tenggelamnya matahari yang menawan.

      Mau merasakan romantisme tempo dahulu?? Kamu dapat ajak pasangan kamu jalan menuju ke Wisata Keraton Jogja. Kamu akan merasakan sensasi jadi raja dan permaisuri yang lagi jalan berdua untuk menikmati suasana kerajaan.

      Ingin makin romantis lagi? Jangan lewatkan pemandangan malam di Kota Jogjakarta. Kamu bisa menikmati pengamen jalanan di sepanjang jalan raya Malioboro, atau ngumpul di tempat angkringan bebarengan menikmati panasnya kopi.

      Nah supaya plesiran di kota Jogjakarta makin berkesan kamu dapat mamanfaatkan servis tour and travel Yogya yang melayani berbagai paket plesiran di kota Jogja.

      Intinya Kota Yogyakarta memang sungguh-sungguh menarik, kota yang penuh akan bermacam-macam cerita dan kenangan indah bagi siapa saja yang mengunjunginya.

      Umbul Sidomukti, Menyuguhkan Kecantikan Wisata Alam Di Semarang


      Jawa Tengah juga mempunyai alternatif wisata yang tidak kalah dengan daerah lainnya. Satu di antaranya destinasi pariwisata kesukaan yang paling banyak dikunjungi yaitu Kolam Umbul Sidomukti. Tempat wisata yang bertempat di wilayah Semarang ini menjadi satu-satunya tempat wisata alam yang menawarkan keindahan pemandangan alam di pegunungan.
       
      Di daerah pariwisata tersebut terdapat kolam air dengan empat tingkat dengan kedalaman yang berbeda-beda. Bayangkan andai kamu bersama pasangan berada di dalam kolam renang di sisi atas bukit dengan pamandangan cantik di wilayahnya. Romatis banget kan?
       
      Di samping kolam renang umum juga ada fasilitas outbond yang bisa kamu lakukan bareng pasangan. Memacu adreanlin bareng dengan kekasih hati tentunya akan menjadikan kamu selalu kepingin saling menjaga dan mensupport satu sama lain.
       
      Di Kolam Umbul juga menyediakan rumah penginapan atau resort yang bisa kamu pakai untuk tinggal bareng kekasih hati. Jika menginginkan suasana baru yang sedikit berbeda kamu bisa menyewa tenda & memanfaatkan fasilitas outbond. Sudah terbayang kan? Alangkah menyenangkan & romantisnya berbulan madu di destinasi wisata ini?

      Danau Toba, Paparan Air Yang Nyaman Dipandang Bareng Kekasih Tercinta


      Siapa yang belum mengerti danau terbesar Danau Toba? Danau indah yang membentang cantik di daerah Sumatera Utara ini merupakan satu-satunya destinasi honeymoon bagi sebagian banyak pasangan yang baru menikah. Pesona daerah alam di Danau Toba Sumatera akan memanjakan dua mata setiap pasangan kekasih yang datang.

      Luasnya bentangan laut biru yang damai selaras dengan pohon-pohon yang hijau di sekitarnya memberikan nuansa alam yang cukup mempesona. Di tempat ini kamu dapat menyewa perahu guna mengarungi Danau Toba barengan pasangan tersayang.

      Tak hanya itu kamu pun dapat mendatangi pulau indah Samosir yang tepatnya berada di antara danau. Di wilayah tersebut kamu dapat melihat aneka budaya khas Masyarakat Batak yang senantiasa lestari. Di seputaran danau juga banyak rumah penginapan yang dapat kamu jadikan sebagai tinggal bermalam bersama kekasih hati.

      Nanggu, Lombok. Honeymoon Seakan Di PantaiPutih Milik Sendiri


      Andai berbicara terkait destinasi wisata, Indonesia sungguh tiada duanya. Hampir saben pulau yang terdapat di negeri Indonesia memiliki lokasi wisata favorit, di antaranya Pulau Lombok tepatnuya di Nusa Tenggara Barat (Provinsi NTB). Di Lombok ada beberapa pulau kecil yang menjadi alternatif daerah wisata.

      Tentu kamu pernah memahami nama Gili Trawangan dan Gili Meno kan? Ya, kedua daerah tersebut memang telah terkenal sebagai tempat wisata mutu internasional. Tapi ada satu daerah lagi di Lombok yang masih minim dijumpai para pelancong yaitu wisata Gili Nanggu.

      Di Wisata Gili Nanggu kamu akan dihidangkan pemandangan pantai putih\pantai jernih yang sangat mempesona dengan hamparan pasir kerakal putih & air ombak lautnya yang jernih. Iklim lautnya yang hening dan masih kecilnya para wisatawan yang berkunjung alhasil sangat sesuai untuk dijadikan tempat bulan madu.

      Kamu bisa menghayati keindahan hayati Gili Naggu sesuka-sukanya. Tempat ini masih cukup hening sehingga seakan-akan kamu berada di private beach.